TUGAS FINAL PERANCANGAN PERMUKIMAN KELOMPOK 1 4A
Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!
Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.
SAMPUL
DAFTAR ISI
BAB I Pendahuluan
A. Latar Belakang ...........................................................................................................
B. Ide Desain ...................................................................................................................
C. Tujuan .........................................................................................................................
BAB II Tinjauan Kebijakan
A. Tinjauan Tata Ruang
B. Tinjauan Intensitas Bangunan dan Sempadan
BAB III Analisis
A . Analisis Pemilihan Lokasi
B. Analisis Fisik Site
C. Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana (berdasarkan jumlah
penduduk yang diasumsikan)
D. Analisis Kebutuhan Lahan (hunian berdasarkan tipe, ruang terbuka,
sarana prasarana dll)
BAB IV Konsep Perancangan
A. Pola Permukiman
B. Zonasi (tipe hunian, ruang terbuka hijau, sarana-prasarana)
C. Desain Masterplan
D. Contoh unit tiap tipe hunian
PENUTUP
A. Pembagian Tugas
A. LATAR BELAKANG
Permukiman merupakan bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik berupa kawasan perkotaan maupun perdesaan,
yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan
penghidupan. Konsep permukiman tidak hanya mencakup aspek fisik berupa bangunan tempat tinggal, tetapi juga infrastruktur
pendukung seperti jalan, sistem drainase, penyediaan air bersih, pengelolaan limbah, serta fasilitas sosial dan ekonomi yang
terintegrasi dalam satu kesatuan lingkungan yang layak huni.
B. IDE DESAIN
Ide desain permukiman ini mengusung pendekatan berbasis komunitas dengan penekanan pada konektivitas ruang, efisiensi lahan,
pencahayaan alami, dan sirkulasi udara. Tata letak dirancang agar mendorong interaksi sosial, tetap menjaga privasi, dan
memperhatikan prinsip arsitektur tropis.
C.TUJUAN
Tujuan dari perancangan permukiman ini adalah untuk menciptakan lingkungan hunian yang fungsional, nyaman, dan manusiawi,
dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, efisiensi lahan, serta kebutuhan sosial masyarakat. Selain itu, perancangan ini bertujuan
untuk menghadirkan ruang bersama yang mendorong interaksi antarwarga, serta menerapkan prinsip arsitektur yang adaptif
terhadap iklim dan konteks lokal.
A . TINJAUAN TATA RUANG
KAWASAN PERUMAHAN
Pemilihan lokasi secara umum, merupakan
lingkungan perumahan di perkotaan yang
berfungsi sebagai tempat tinggal dan lokasi
hunian
merupakan kawasan diluar kawasan
lindung dan merupakan perumahan
dengan kepadatan tinggi sesuai dengan
PERDA Kab. Gowa No. 2 Tahun 2018
Sumber : https://dpmptsp.gowakab.go.id
PEMANFAATAN RUANG
• KDB : Max 80%
• KLB : Max 15 Meter
• KDH : Min 10%
•GSB : Berbanding lurus dengan rumija dan tinggi
bangunan di batasi dengan garis bukaan 45 derajat di
atas as jalanan
• RTH : Min 30%
Sumber : Google Earth
B . TINJAUAN INTENSITAS BANGUNAN DAN SEMPADAN
Sesuai dengan PerDa Gowa
Tujuan dari tinjauan intensitas bangunan adalah
untuk mengatur dan mengendalikan tingkat
penggunaan lahan dan pembangunan di daerah
Kabupaten Gowa.
KDB = MAKSIMAL 80%
Luas Lantai Dasar Bangunan
Luas Kavling / Lahan
KDH = MINIMAL 10%
Luas Ruang Terbuka
Luas Kavling / Lahan
KLB = MAKSIMAL 15 METER
Luas Seluruh Lantai Bangunan
Luas Kavling Lahan
LOKASI TAPAK PERUMAHAN
TUJUAN
Mengidentifikasi lokasi ideal untuk pengembangan fisik, fasilitas,
lingkungan, dan fungsi, sesuai dengan peraturan daerah, untuk
memaksimalkan tapak dan mendukung kegiatan penghuni
SULAWESI SELATAN
Alamat Lengkap
Jl.bonto biraeng,Kecamatan barombong,Kabupaten Gowa
KABUPATEN GOWA
Kabupaten Gowa merupakan sebuah daerah tingkat II di Provinsi Sulawesi
Selatan, yang berbatasan langsung dengan Kota Makassar di sisi utara. Ibu kota
Kabupaten Gowa ialah Sungguminasa. Secara geografis, Kabupaten Gowa memiliki
area yang bervariasi, mulai dari kawasan rendah hingga perbukitan. Lokasi lahan di
Kecamatan Barombong terletak di daerah dataran rendah Gowa yang sangat dekat
dengan Kota Makassar.
Kabupaten Gowa, termasuk Kecamatan Barombong, umumnya memiliki iklim
tropis yang serupa dengan Makassar, yaitu jenis iklim tropis muson (Am). Suhu udara
rata-rata di daerah ini biasanya berada antara 26°C hingga 29°C. Curah hujan
tahunan yang juga tinggi berkisar antara 2700-3200 milimeter, mendukung sektor
pertanian tetapi harus diperhatikan dalam desain bangunan dan sistem drainase.
Strategis Dekat Makassar: Lokasi yang menguntungkan di Gowa, dekat
pusat Makassar, memberikan akses kota dengan suasana yang lebih
tenang.
Lingkungan Pemukiman yang Maju: Keberadaan daerah pemukiman di
sekitar menunjukkan potensi besar untuk pembangunan perumahan
baru dan ketersediaan sarana prasarana.
Kemampuan Lahan & Daya Dukung Optimal: Area datar (bekas ladang)
dan kondisi tanah yang mendukung pembangunan, ideal untuk
pengembangan berskala besar dengan potensi ruang terbuka hijau.
Kenyamanan Lingkungan: Suasana lebih damai dan alami
dibandingkan pusat kota, meningkatkan kualitas hidup yang nyaman.
Akses SaranaLengkap:Berdekatandengan sekolah
dasar,pertamina,persawahan,apotek,danpusat belanja, meningkatkan
daya tarik serta fungsi lokasi.
TAPAK
Tujuan analisis tapak adalah untuk mengidentifikasi dan menilai secara komprehensif seluruh faktor lingkungan yang memengaruhi
suatu bangunan di lokasinya. Dengan memahami dampak positif dan negatif dari faktor-faktor ini terhadap penghuni atau pengguna
bangunan, kita dapat mengoptimalkan potensi lingkungan sekitar untuk secara efektif mendukung segala aktivitas mereka.
SEKOLAH DASAR
APOTEK
Jalan Bonto Biraeng di Kecamatan Barombong, Kabupaten
Gowa ,Kabupaten Gowa,Sulawesi Selatan,90225
PERUMAHAN
PERTAMINA
Lokasi yang sangat cocok untuk permukiman.
SIANG
SORE
PAGI
C. ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU
PERDA Kabupaten Gowa Nomor 2 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),
suatu lokasi dapat ditetapkan sebagai kawasan di luar area lindung dan diperuntukkan secara
spesifik bagi permukiman dengan kepadatan tinggi. Penetapan ini memberikan kerangka regulasi
yang jelas mengenai jenis dan intensitas pembangunan yang diizinkan, memastikan bahwa
pengembangan berjalan sesuai dengan visi tata ruang daerah.
SUMBER
https://peraturan.bpk.go.id/Details/243080/perda-kab-gowano-2-tahun-2018
ANALISIS PETA KUNCI
Luas Area Keseluruhan:
10.01 Hektar
ANALISIS PERDA KABUPATEN GOWA
Luas Area Ruang Terbuka Hijau yang di Butuhkan:
= LUAS TAPAK X 30%
=10.01 Hektar X 30%
=3.003 Hektar
TAPAK
Jadi luas area RTH yang dibutuhkan sekitar 3.03 Hektar
"Untuk analisis kebutuhan sarana dan prasarana, perhitungan perkiraan jumlah
penduduk permukiman yang kami rancang disajikan pada tabel di bawah ini."
ANALISIS FASOS DAN FASUM
FASILITAS JUMLAH UNIT LUAS PER.UNIT TOTAL LUAS
Masjid
1 UNIT
500 m²
500 m²
UMKM
1 UNIT
120 m²
120 m²
TAMAN
2 UNIT
1.000 m²
1.000 m²
Apotek
1 UNIT
100 m²
150 m²
Pola permukiman perpaduan linear dan grid, untuk memberikan
kesan rapih dan tertata pada permukiman.
POLA GRID
POLA LINEAR
Rumah ibadah adalah tempat yang digunakan oleh kelompok
atau komunitas untuk melakukan kegiatan keagamaan dan
spiritual.
Ruang terbuka hijau (RTH) memiliki berbagai fungsi yang sangat
penting untuk kualitas hidup di perkotaan serta keberlanjutan
lingkungan. Ruang terbuka hijau (RTH) adalah area di lingkungan
urban yang di dedikasikan untuk kegiatan luar ruangan dan
penanaman vegetasi.
Taman dalam perumahan memiliki berbagai fungsi yang mendukung kualitas hidup penghuni serta keberlanjutan lingkungan.
RUMAH TIPE 36
RUMAH TIPE 42
RUMAH TIPE 60
RUMAH TIPE 72
FASUM/FASOS
MASJID
TAMAN
RTH
TAMPAK DEPAN
TAMPAK SAMPING KANAN
TAMPAK BELAKANG
TAMPAK SAMPING KIRI
TAMPAK DEPAN
TAMPAK SAMPING KANAN
TAMPAK BELAKANG
TAMPAK SAMPING KIRI
TAMPAK DEPAN
TAMPAK SAMPING KANAN
TAMPAK BELAKANG
TAMPAK SAMPING KIRI
TAMPAK DEPAN
TAMPAK SAMPING KANAN
TAMPAK BELAKANG
TAMPAK SAMPING KIRI
M
Muh Fathurrahman S. Pamentar
POLA PERMUKIMAN, ANALISIS TYPE HUNIAN, MENDESAIN
TYPE UNIT, MENGANALISIS RTH, PEMILIHAN LOKASI
M
Muhammad Hizbullah
MENDESAIN MASTER PLAN, MENGANALISIS
KDB,KDH, KLB, TINJAUAN TATA RUANG,
H
Hasrianti
ANALISIS SITE, ANALISIS RTH, ANALISIS KEBUTUHAN
SARANA DAN PRASARANA
Thank You
Gerente General