2011%20Annual%20Reports

yolaa

2011%20Annual%20Reports

Laporan Tahunan

Annual Report

2011


Daftar isi

Contents

04 Riwayat Singkat Perseroan

Company’s Brief History

05 Visi Perseroan & Elemen Strategi Perseroan

Company’s Vision & Company’s Element of

Strategy

06 Ikhtisar Keuangan dan Operasional

Financial and Operational Highlights

10 Ikhtisar Saham

Stock Highlights

11 Struktur Perusahaan

Corporate Stucture

12 Properti Minyak Dan Gas Bumi

Oil And Gas Property

14 Peristiwa Penting 2011

2011 Event Highlights

15 Penghargaan Dan Sertifikasi

Awards And Certification

16 Laporan Komisaris Utama

Report Of The President Commissioner

20 Laporan Direktur Utama

Report Of The President Director

24 Tinjauan Operasional

Operational Review

40 Sumber Daya Manusia

Human Resources

46 Manajemen Risiko

Risk Management

50 Pemasaran

Marketing

54 Audit Internal

Internal Audit

56 Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan

Perlindungan Lingkungan

Safety, Health And Environment

64 Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance

64 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

102 Pembahasan Dan Analisis Manajemen

Tentang Kondisi Keuangan Serta

Hasil-Hasil Operasi

Management Discussion And Analysis Of

The Financial Condition And Results Of

Operations (Md&A)

110 Data Perusahaan

Corporate Data

125 Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2011

Responsibility For 2011 Annual Report

126 Indeks Untuk Bapepam-Lk

Index For Bapepam-Lk

135 Laporan Keuangan

Financial Report

Tahun 2011 merupakan tahun mulai menggeliatnya produksi

secara operasional bagi Perseroan. Dibandingkan tahun 2010,

operasional Perseroan sepanjang tahun 2011 mengalami

kenaikan dari segi volume minyak dan gas yang diproduksi.

The Year 2011 was the year where the Company began to stretch its production

operationally. Compared to the previous year, the operation of the Company during 2011

has increased in terms of oil volume and gas production.


Setelah melalui tahun 2010 sebagai saat

Perseroan melakukan konsolidasi guna

mempersiapkan diri menghadapi tantangan

pertumbuhan berikutnya, dengan gembira kami

sampaikan bahwa di tahun 2011, Perseroan telah

menyelesaikan langkah-langkah yang harus

dipersiapkan untuk tinggal landas mewujudkan

visinya.

After experiencing a period of consolidation in 2010 in anticipation of the

next growth challenge, we are proud to announce that in 2011 the Company

completed its steps to prepare for the take-off towards the realization of its

vision.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

1


2

2011 Corporate

Achievements

Tahun 2011 adalah tahun

pemantapan seluruh persiapan

tinggal landas bagi Perseroan.

Sepanjang tahun, Perseroan

membukukan pencapaian-pencapaian

yang memperkokoh pijakan untuk

melesat di tahun-tahun mendatang

mewujudkan visi dan misinya.

EBITDA tahun 2011 adalah

Rp894 miliar, naik sebesar

140% dibandingkan tahun

2010.

EBITDA in 2011 reached Rp894 billion, an

increase of 140% compared to the previous

year.

Perseroan berhasil melakukan

akuisisi18,73% working

interest di ONWJ yang

menambah jumlah cadangan

terbukti dan terukur Perseroan

menjadi 586 juta barel.

Acquisition of new block, ONWJ, increases

Company’s net proved and probable reserves

to 586 million barrels.

The year 2011 is the

consolidating year for the entire

take off preparations to the

Company. Throughout the year,

the Company has posted the

achievements that strengthen

the ground for the attempt in

the coming years to realize its

vision and mission.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Laba bersih tahun 2011

adalah Rp68 miliar, menjadi

lebih baik dibandingkan

tahun 2010 yang mengalami

rugi bersih.

Net profit in 2011 is Rp68 billion, a positive

turn around from a deficit in 2010.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Produksi minyak dan

gas Perseroan sepanjang

tahun 2011 meningkat

masing-masing sebesar

13% dan 34%.

In 2011, oil and gas production increased

respectively 13% and 34%.

3


Riwayat Singkat

Perseroan

Company’s Brief History

4

October 2001

Energi Mega Persada didirikan dan dikenal sebagai perusahaan produsen,

pengembang dan eksplorasi dalam sektor hulu minyak dan gas bumi.

Energi Mega Persada was established and known today as an active

producer, developer and explorer in the upstream oil and gas sector.

February 2003

Mengakuisisi RHI Corporation (RHI), pemilik Kondur Petroleum S.A. (Kondur),

operator KKS Malacca Strait dan menguasai 34,46% working interest atas

Malacca Strait.

Acquired RHI Corporation owner of Kondur Petroleum S.A. (Kondur),

operator for the Malacca Strait PSC (Production Sharing Contract) and

carrying a 34.46% working interest.

February 2004

Mengakuisisi PT Imbang Tata Alam (ITA) yang mengusai 26,03% working

interest di KKS Malacca Strait. Kondur dan ITA bersama-sama memiliki

60,49% working interest di KKS Malacca Strait.

Acquired PT Imbang Tata Alam carrying a 26.03% working interest in the

Malacca Strait PSC. Kondur and ITA together hold a 60.49% working interest

in the Malacca Strait PSC.

March 2004

Mengakuisisi Kalila Energy Ltd. (KEL) dan Pan Asia Enterprise Ltd. (PAN),

menjadi pemilik langsung 100% Lapindo Brantas Inc. (“Lapindo”). Lapindo

memiliki 50% working interest dan merupakan operator KKS Brantas.

Acquired Kalila Energy Ltd. (KEL) and Pan Asia Enterprise Ltd. (PAN) being

direct owners of 100% of Lapindo Brantas Inc. (“Lapindo”). Lapindo has a

50% working interest and is operator of the Brantas PSC.

June 2004

Tercatat di Bursa Efek Jakarta dengan kode saham ENRG.

Listed on the Jakarta Stock Exchange, code: ENRG.

August 2004

Mengakuisisi Energi Mega Pratama Inc, sehingga memiliki 100% working

interest KKS Kangean melalui EMP Exploration (Kangean) Limited dan EMP

Kangean Ltd. EMP Kangean Ltd adalah operator KKS Kangean.

Acquired Energi Mega Pratama Inc. which in turn owned a 100% working

interest in the Kangean PSC through EMP Exploration (Kangean) Limited and

EMP Kangean Ltd. and EMP Kangean Ltd is the operator of the PSC.

January 2006

Pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas I menghasilkan dana sebesar Rp3,78

triliun untuk pembelian aset PT Tunas Harapan Perkasa (“THP”) termasuk

Rp832 miliar untuk memenuhi persyaratan modal kerja.

Completed 1 st Right Issue raising Rp3.78 trillion to fund the purchase of

assets of PT Tunas Harapan Perkasa (“THP”) including a Rp832 billion to

support working capital requirements.

January 2006

Mengakuisisi THP dengan total sebesar US$308.6 juta, memiliki 5 Kontraktor

Kerja Sama terpisah melalui 5 anak perusahaan. Total cadangan minyak dan

gas 2P pada saat ini adalah 88 mmboe.

Acquired THP for a total consideration of US$308.6 million, owner of

five separate PSCs via five wholly-owned subsidiaries. Total 2P oil and gas

reserves acquired are 88 mmboe.

May 2007

Menyelesaikan transaksi dengan Mitsubishi Corporation (“Mitsubishi”) dan

Japan Petroleum Exploration Co.Ltd. (“JAPEX”) untuk menjadikan mereka

mitra strategis melalui pembelian saham anak perusahaan Perseroan, Energi

Mega Pratama Inc. Sebagai hasil transaksi ini adalah Mitsubishi dan JAPEX

memiliki total 50% working interest tak langsung di KKS Kangean dan

Perseroan menerima US$360 juta dari hasil transaksi.

Closed transaction with Mitsubishi Corporation (“Mitsubishi”) and Japan

Petroleum Exploration Co. Ltd. (“JAPEX”) to introduce them as strategic

partner via a share subscription into EMP’s subsidiaries, Energi Mega Pratama

Inc. The closing of this deal resulted in Mitsubishi & JAPEX assuming in

aggregate an indirect 50% working interest in Kangean PSC. EMP still retains

a 50% indirect interest in Kangean PSC and the Company received US$360

million from the transaction.

July 2007

Melakukan dekonsolidasi Lapindo Brantas Inc, Kalila Energy Ltd. (“KEL”),

dan Pan Asia Enterprise (“PAN”) dari laporan keuangan konsolidasi (sesuai

dengan Standar Akuntansi Indonesia).

Deconsolidation of Lapindo Brantas Inc, Kalila Energy Ltd. (“KEL”), and Pan

Asia Enterprise (“PAN”) from EMP’s consolidated financial statements (in line

with the Indonesian Accounting Standards).

March 2008

Melakukan konversi pinjaman dari Minarak Labuan Co. (L) Ltd’s (“MLC”)

kepada Kalila Energy Ltd. KEL dan PAN, menjadi saham KEL dan PAN. KEL

dan PAN adalah pemilik Lapindo. Dengan demikian kepemilikan Perseroan

di KEL dan PAN terdilusi menjadi masing-masing 0,0117783% dan

0,0009999%.

Converted a loan from Minarak Labuan Co. (L) Ltd’s (MLC) to KEL and PAN

into shares in KEL and PAN by issuing new shares in KEL and PAN. KEL and

PAN are the owners of Lapindo Brantas Inc. Consequently, EMP’s stakes in

KEL and PAN were diluted to 0.0117783% and 0.0009999% respectively.

April 2008

Mengakuisisi KKS Tonga senilai US$11,8 juta. KKS Tonga diperkirakan

memiliki cadangan hingga 90 juta barel ekuivalen minyak. Blok yang

berlokasi di Sumatera Utara telah menghasilkan 850 barrel minyak per hari

dari 1 sumur di Tonga.

Acquired the Tonga PSC for US$11 million. Tonga PSC is estimated to have

up to 90 million barrels of oil equivalent in place. The block which is located

in North Sumatera made discovery of 850 barrels of oil per day in Tonga – 1

well.

May 2009

Perseroan memperoleh 2 KKS Gas Methana Batubara (GMB) di Kalimantan

(Sangatta II dan Tabulako) dengan perkiraan sumber daya gabungan sebesar

1,5 triliun kaki kubik gas.

Was awarded 2 new Coal Bed Methane (CBM) PSC (Sangatta II and

Tabulako) in Kalimantan with the combined estimated resources of 1.5

trillion cubic feet of gas

November 2009

Perseroan menandatangani perjanjian dengan INPEX Masela Ltd (“INPEX”)

untuk mengakuisisi 10% working interest di KKS Masela yang berlokasi di

Laut Arafura. KKS Masela telah memperoleh sertifikasi atas cadangan gas 2P

sebesar lebih dari 18 triliun kaki kubik.

EMP signed an agreement with INPEX Masela Ltd (“INPEX”) to acquire 10%

working interest in Masela PSC in the Arafura Sea, Indonesia. Masela PSC is

certified to have over 18 trillion cubic feet of gross 2P gas reserves.

February 2010

Perseroan berhasil melaksanakan Penawaran Umum Terbatas II yang

menghasilkan Rp4,84 triliun (sekitar US$519 juta). Perolehan ini digunakan

untuk membayar sebagian besar pinjaman (US$250 juta) dan untuk

mengamankan akuisisi 10% kepemilikan KKS Masela dari INPEX. Setelah

pembayaran pinjaman, rasio Hutang terhadap Modal dalam laporan

keuangan perseroan membaik dari 3,2 kali (2009) menjadi 0,6 kali (2010).

EMP completed the 2 nd Rights Issue, raising Rp4.84 trillion (US$519 million)

proceed. The rights proceed was used to partly repay the outstanding loan

(US$250 million) and to secure the acquisition of 10% stake in Masela PSC

from INPEX. Post the loan repayment, ENRG’s consolidated Debt to Equity

ratio improved from 3.2x (FYE 2009) to 0.6x (FYE 2010).

November 2010

Perseroan menyelesaikan transaksi akuisisi 10% KKS Masela dari INPEX.

Dengan transaksi ini, maka cadangan 2P bersih Perseroan meningkat

sebanyak 138% menjadi 531 juta barrel ekuivalen minyak.

EMP completed the financial closing of the 10% acquisition of Masela PSC

from INPEX. Consequently, EMP nett 2P reserves increased by 138% to 531

million barrels of oil equivalent.

December 2011

Mengakuisisi 18,73% porsi efektif pada KKS ONWJ senilai US$2,4 /

barel yang meningkatkan cadangan 2P Perusahaan sebesar 10% dan

meningkatkan produksi bersih Perusahaan sebesar 72%.

Acquired 18.73% effective stake in ONWJ PSC for US$2.4 / BOE (Net 2P

reserve increase of 10% and net production increase of 72%)

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Visi Perseroan

and Elemen Strategi Perseroan

Company’s Vision and Company’s Elements of Strategy

Visi Perseroan

Menjadi Perusahaan Eksplorasi dan Produksi

Minyak dan Gas independen terkemuka di Asia.

Menerapkan keunggulan dalam kesehatan,

keselamatan kerja dan lingkungan, menjunjung

tinggi tata kelola perusahaan yang baik, dan

berkontribusi dalam pengembangan komunitas.

Elemen Strategi

Perseroan

• Membentuk sumber daya manusia yang handal

dan memiliki kinerja tinggi.

• Mendorong pertumbuhan Perseroan secara

organik melalui kegiatan eksplorasi dan

pengembangan dari portofolio yang sudah ada.

• Mempercepat pertumbuhan melalui akuisisi

strategis dengan mengakuisisi aset yang

mempunyai harga kompetitif, berada di lokasi

strategis serta memiliki prospek cadangan dan

sumber daya yang baik.

• Meningkatkan keunggulan Operasi untuk semua

kegiatan utama Perseroan.

• Memproduksi sejumlah besar cadangan minyak

dan gas.

• Meningkatkan produksi minyak dan gas yang

telah dimiliki.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Company’s Vision

To become the leading independent Oil & Gas

Exploration & Production Company in Asia.

To implement safety, health and environment

excellence, to uphold good corporate

governance, to contribute to the community

development.

Company’s Elements of

Strategy

• High performing human resources.

• Organic Growth via exploration and development

activities within the existing portfolio.

• Step up growth via strategic acquisitions by

acquiring assets that have competitive price,

strategic location, and prospective reserves and

resources.

• Operational Excellence (human resource, efficient

operation, know how, etc.).

• Monetization of large gas reserves (Kangean PSC,

Bentu PSC, Masela PSC).

• Oil Production Enhancement.

5


Ikhtisar Keuangan dan

Operasional

Financial and Operational Highlights

Performa Keuangan

(Miliar Rupiah, kecuali LBS dan Rasio Keuangan)

6

2011 2010 2009 2008 2007*

Financial Performance

(In billion Rupiah, except EPS and Financial Ratios)

Penjualan 2,122.9 1,249.7 1,444.4 1,859.1 1,137.5 Net Sales

EBITDA 894.2 372.8 107.3 863.3 343.4 EBITDA

Beban Keuangan (375.9) (296.6) (1,267.3) (626.1) (318.5) Interest and Financing Charges

Laba (Rugi) Bersih 68.56 (62.3) (1,729.50) (34.94) 115.6 Net Profit (Loss)

Kas & Investasi Jangka Pendek 1,223.94 1,218.55 1,689.13 2,479.45 1,831.62 Cash & Short Term Investment

Neraca 6,847.70 3,664.71 5,700.77 6,363.12 3,823.40 Debt

Ekuitas 6,002.40 5,855.08 1,741.36 3,711.24 3,352.24 Equity

Rasio Hutang Bersih atas Ekuitas 0.94 0.42 2.30 1.05 0.59 Net Debt to Equity Ratio

Interest Coverage 2.38 1.26 0.08 1.38 1.08 Interest Coverage

*Disajikan kembali *Restated

Produksi Minyak & Gas Harian Daily Oil & Gas Production

Produksi Minyak (barel/hari) 7,200 6,370 7,979 6,729 7,107 Oil Production (barrel/day)

Produksi Gas (juta kaki kubik/hari) 56.4 42 59 62 55 Gas Production (million cubic feet/day)

Realisasi Harga Produk Product Price Realizations

2011 2010 2009 2008 2007

Rata-rata realisasi harga likuid (US$/bbl) 112.3 81.4 62.3 96.4 73.2 Average realised liquid price (US$/bbl)

Rata-rata realisasi harga gas (US$/mcf) 4.0 2.9 2.7 2.8 2.6 Average realised gas price (US$/mcf)

2,500

2,000

1,500

1,000

500

0

Penjualan

Net Sales

(Miliar Rupiah)

(In billion Rupiah)

1,444.4

1,249.7

2,122.9

2009 2010 2011

1,000

800

600

400

200

0

EBITDA

EBITDA

(Miliar Rupiah)

(In billion Rupiah)

107.3

372.8

894.2

2009 2010 2011

100

0

(100)

(2,000)

Laba (Rugi) Bersih

Net Profit (Loss)

(Miliar Rupiah)

(In billion Rupiah)

2009 2010 2011

(1,729.50)

(62.3)

68.56

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Performa Produksi (Working Interest EMP) Production Performance (EMP Working Interest)

Energi Mega Persada Annual Report 2011

2011 2010 2009 2008 2007 *

Produksi Minyak (bopd) Oil Production (bopd)

KKS Malacca Strait 4,465 4,480 5,548 5,424 5,087 Malacca Strait PSC

KKS Kangean 1,360 641 1,064 162 915 ** Kangean PSC

TAC Gelam 494 291 492 197 322 Gelam TAC

TAC Semberah 862 947 852 917 752 Semberah TAC

KKS Gebang JOB 19 11 24 30 27 Gebang JOB PSC

KKS ONWJ 5,994 - - - - ONWJ PSC

Jumlah 7,200 **** 6,370 7,979 6,729 7,107 Total

Jumlah Produksi Minyak WI (mmboe) 2.6 2.3 2.9 2.5 2.6 Oil Production WI volume (mmboe)

Produksi Gas Bumi (mmcfd) Gas Production (mmcfd)

KKS Malacca Strait 8.7 7 14 10 6 Malacca Strait PSC

KKS Kangean 15.5 15 16 19 29 ** Kangean PSC

TAC Gelam 1.6 1 1 0 0 Gelam TAC

TAC Semberah 8.8 9 11 15 8 Semberah TAC

KKS Bentu 16.7 - - - - Bentu PSC

KKS Gebang JOB 0.66 1 1 1 1 Gebang JOB PSC

KKS Korinci Baru 4.4 9 16 17 6 Korinci Baru PSC

KKS ONWJ 35.5 - - - - ONWJ PSC

Jumlah 56.4 **** 42 59 62 55 *** Total

Jumlah Produksi Gas Bumi WI (mmboe) 3.4 2.5 3.6 3.8 3.4 Gas Production WI volume (mmboe)

* Data tahun 2007 termasuk Brantas KKS yang pada tahun 2008 telah didivestasi

** Working Interest KKS Kangean sejak Mei 2007 adalah 50 persen.

*** Pada tahun 2007, produksi gas bumi dihitung dalam satuan bbtud.

**** Tidak termasuk KKS ONWJ.

* 2007 data includes Brantas PSC which was divested in 2008.

** Kangean Working Interest 50 per cent since May 2007.

*** As of 2007, gas production has been calculated in bbtud.

**** Not included ONWJ PSC.

7


Ikhtisar Keuangan dan

Operasional

Financial and Operational Highlights

Performa Cadangan dan

Sumber Daya Bersih Tahun Berakhir 2011

8

(mmboe) 1P 2P 3P

Sumber Daya Terunjuk*

Contingent Resources*

(mmboe)

KKS Malacca Strait Malacca Strait PSC

Minyak 14.7 21.1 28.0 0.8 Oil

Gas Bumi 1.6 2.2 2.4 11.5 Gas

KKS Kangean Kangean PSC

Minyak 0.4 3.0 6.7 0 Oil

Gas Bumi 57.9 112.7 155.7 5.5 Gas

KKS Bentu Bentu PSC

Minyak 0 0 0 0 Oil

Gas Bumi 28.6 64.7 113.2 0 Gas

KKS Korinci Baru Korinci Baru PSC

Minyak 0 0 0 0 Oil

Gas Bumi 0.6 9.5 14.4 0 Gas

TAC Gelam Gelam TAC

Minyak 0.4 2.8 41.8 0 Oil

Gas Bumi 0 0 0 66.6 Gas

TAC Semberah Semberah TAC

Minyak 4.0 10.2 22.7 0.7 Oil

Gas Bumi 1.5 6.8 26.3 0 Gas

KKS Gebang Job Gebang Job PSC

Minyak 0 0 0 0 Oil

Gas Bumi 1.5 3.1 13.3 6.9 Gas

KKS Tonga Tonga PSC

Minyak 0.5 1.4 3.7 0 Oil

Gas Bumi 0 0 0 0 Gas

KKS Masela Masela PSC

Minyak 0 0 0 0 Oil

Gas Bumi 162.6 307.8 548.9 0 Gas

KKS ONWJ ONWJ PSC

Minyak 14.3 22.2 27.8 0 Oil

Gas Bumi 12.2 18.6 25.4 0 Gas

Jumlah Keseluruhan 301 586 1,030 92 Grand Total

Minyak 34 61 130 2.0 Oil

Gas Bumi 267 525 900 90 Gas

*2C (Estimasi Terbaik) *2C (Best Estimate)

Catatan

1) Cadangan telah disertifikasi oleh badan sertifikasi independen

yaitu Gaffney, Cline and Associates (GCA), Sproule International

dan Malkewicz Hueni and Associates (MHA).

2) Cadangan pada tabel di atas merefleksikan penilaian cadangan

independen terakhir EMP. EMP telah mengambil pendekatan

konservatif atas cadangan dalam menentukan kebijakan

penyusutan, deplesi dan amortisasi (PDA) sebagaimana dijelaskan

di halaman 53 pada Laporan Keuangan Audit. Apabila plan of

development (POD) yang telah disetujui mengandung perkiraan

cadangan yang lebih rendah daripada cadangan sertifikasi

independen, maka perkiraan POD yang digunakan untuk

perhitungan PDA.

3) Jumlah cadangan 3P dan Sumber Daya Terunjuk dibulatkan.

2011 Year End Net Reserves and

Resources

Notes

1) Oil and gas reserves have been certified by independent certification

agencies such as Gaffney, Cline and Associates, Sproule International

and MHA Petroleum Consultants.

2) Oil and gas reserves stated in the above table reflect EMP’s latest

independent reserves appraisals. EMP has taken a conservative

approach to reserves in setting depreciation, depletion and

amortization (DDA) policy as outlined on page 51 of the Audited

Financial Statements. When an approved plan of development (POD)

contains reserve estimates lower than the independent certification,

the POD estimate is used for DDA purposes.

3) Reserves and Contingent Resources totals are subject to rounding.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Cadangan Dan Sumber Daya Bersih Net Reserves And Resources

(mmboe) 2011 2010 2009 2008 2007 (mmboe)

1P 1P

Minyak 34 22 22.5 25 21 Oil

Gas Bumi 267 251 88.3 87 89 Gas

Jumlah 301 273 110.8 112 110 Total

2P 2P

Minyak 61 41 39 42 43 Oil

Gas Bumi 525 490 182 184 185 Gas

Jumlah 586 531 221 226 228 Total

3P 3P

Minyak 130 105 102 105 118 Oil

Gas Bumi 900 838 290 292 284 Gas

Jumlah 1,030 943 392 397 402 Total

Sumber Daya Terunjuk* Contingent Resources*

Minyak 2 4 4 2 2 Oil

Gas Bumi 90 93 88 88 89 Gas

Jumlah 92 97 92 90 91 Total

*2C (Estimasi Terbaik) *2C (Best Estimate)

Aktivitas Pengeboran Drilling Activity

(berdasarkan tahun pengeboran) 2011 2010 2009 2008 2007 (based on year spudded)

Sumur pengembangan 15 8 1 40 36 Development wells

Sumur eksplorasi 2 0 0 3 3 Exploration wells

Jumlah 17 8 1 43 39 Total

KKS Malacca Strait Malacca Strait PSC

Sumur pengembangan 9 6 0 24 19 Development wells

Sumur eksplorasi 0 0 0 3 3 Exploration wells

KKS Kangean Kangean PSC

Sumur pengembangan 5 1 0 5 3 Development wells

Sumur eksplorasi 0 0 0 0 0 Exploration wells

KKS Korinci Baru Korinci Baru PSC

Sumur pengembangan 0 0 0 1 1 Development wells

Sumur eksplorasi 0 0 0 0 0 Exploration wells

KKS Tonga Tonga PSC

Sumur pengembangan 0 0 Development wells

Sumur eksplorasi 2 0 Exploration wells

TAC Gelam Gelam TAC

Sumur pengembangan 1 1 1 3 6 Development wells

Sumur eksplorasi 0 0 0 0 0 Exploration wells

TAC Semberah Semberah TAC

Sumur pengembangan 0 0 0 7 4 Development wells

Sumur eksplorasi 0 0 0 0 0 Exploration wells

KKS Gebang JOB Gebang JOB PSC

Sumur pengembangan 0 0 0 0 3 Development wells

Sumur eksplorasi 0 0 0 0 0 Exploration wells

Catatan: semua sumur eksplorasi termasuk sumur appraisal. Note: all exploration wells include appraisal wells

Energi Mega Persada Annual Report 2011

9


Ikhtisar Keuangan dan

Operasional

Financial and Operational Highlights

Harga Saham

Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode

‘ENRG’.

Kronologis Pencatatan Saham EMP

Waran Seri I

Series I Warrant

10

Nama

Name

Keterangan

Description

Penawaran Umum Terbatas II

Rights Issue II

Waran Seri I

Pada Penawaran Umum Terbatas II, Perusahaan menerbitkan

4.909.368.195 Waran Seri I, dengan catatan atas setiap 16

saham hasil pelaksanaan HMETD PUT II, melekat 3 Waran

Seri I.

Waran Seri I Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia

dengan kode “ENRG-W”.

Tanggal Pencatatan

Listing Date

7 June 2004

6 January 2006

15 January 2010

Harga

Tertinggi

Highest Price

2011 2010

Harga

Terendah

Lowest Price

Aksi Korporasi

Corporate Action

Penawaran Umum Perdana

Initial Public Offering

Penawaran Umum Terbatas I

Rights Issue I

Penawaran Umum Terbatas II

Rights Issue II

Share Price

The Company is listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX)

under ticker ‘ENRG’.

Harga

Tertinggi

Highest Price

Harga

Terendah

Lowest Price

Triwulan 1 130 102 82 61 Quarter 1

Triwulan 2 215 126 454 67 Quarter 2

Triwulan 3 265 132 422 309 Quarter 3

Triwulan 4 179 114 356 172 Quarter 4

Kinerja Saham & Waran

Share & Warrant Performance

Harga Price (Rupiah) Volume (‘000)

300

250

200

150

100

50

0

Jan-11 Feb-11 Mar-11 Apr-11 May-11 Jun-11 Jul-11 Aug-11 Sep-11 Oct-11 Nov-11 Dec-11

Harga Saham

Share Price

Volume Saham

Share Volume

Harga Waran

Warrant Price

Volume Waran

Warrant Volume

Tanggal Pencatatan

Listing Date

15 Januari 2010

15 January 2010

Jumlah Waran

Amount of Warrants

4,909,368,195

Series I Warrant

On the Second Rights Issue, the Company issued 4,909,368,195

Series I Warrants, on the basis that for every 16 shares exercised

from the Second Rights Issue’s pre-emptive rights, will receive 3

Series I Warrants.

The Companies’ Series I Warrant is listed on the Indonesia

Stock Exchange under ticker “ENRG-W”.

Jumlah Saham Tambahan

Number of Additional Shares

2,000,000

1,750,000

1,500,000

1,250,000

1,000,000

750,000

500,000

250,000

Chronological Listing of Shares

Akumulasi Jumlah Saham

Number of Accumulated Shares

6,644,011,677 9,491,445,177

4,909,368,195 14,400,813,372

26,183,297,040 40,584,110,412

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada

0


Struktur

Perusahaan

Corporate Structure

99.99%

100%

49.99998%

100%

99.99%

100%

100%

100%

100%

100%

75%

70%

70%

99.99%

51%

Energi Mega Persada Annual Report 2011

PT IMBANG TATA ALAM

(Indonesia)

RHI CORPORATION

(Delaware)

ENERGI MEGA PRATAMA INC.

(British Virgin Islands)

0.00002%

ENERGY MEGA PERSADA

PTE. LTD

(Singapore)

PT TUNAS HARAPAN PERKASA

(Indonesia)

EMP HOLDINGS SINGAPORE

PTE. LTD.

(Singapore)

MALACCA BRANTAS FINANCE

B.V.

(Netherlands)

ENVIROCO COMPANY LIMITED

(Seychelles)

FREEMONT CAPITAL GROUP

LIMITED

(British Virgin Islands)

EMP INTERNATIONAL

HOLDINGS PTE. LTD.

(Singapore)

PT MOSESA PETROLEUM

(Indonesia)

PT VISI MULTI ARTHA

(Indonesia)

PT ARTHA WIDYA PERSADA

(Indonesia)

PT EMP ENERGI INDONESIA

(Indonesia)

EMP INTERNATIONAL (BVI) LTD

(British Virgin Islands)

100%

100%

100%

99.99%

99.99%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

KONDUR PETROLEUM S.A.

(Panama)

KANGEAN ENERGY

INDONESIA LTD

(Delaware)

EMP EXPLORATION

(KANGEAN) LIMITED

(United Kingdom)

PT SEMBERANI PERSADA OIL

(Indonesia)

PT INSANI MITRASANI GELAM

(Indonesia)

COSTA INTERNATIONAL

GROUP LIMITED

(British Virgin Islands)

KALILA (BENTU) LIMITED

(British Virgin Islands)

KALILA (KORINCI-BARU)

LIMITED

(British Virgin Islands)

ALLGOLD (88) LIMITED

(Seychelles)

GOLDHILL INVESTMENT LTD

(Seychelles)

EMP ONWJ LTD.

(Labuan, Malaysia)

26.03% WI

34.46% WI

60% WI

40% WI

100% WI

100% WI

50% WI

100% WI

100% WI

71.25% WI

60% WI

100% WI

10% WI

36.72% WI

MALACCA STRAITS PSC

KANGEAN PSC

SEMBERAH TAC

SUNGAI GELAM TAC

GEBANG PSC

BENTU PSC

KORINCI BARU PSC

TONGA PSC

SANGATTA II CBM PSC

TABULAKO CBM PSC

MASELA PSC

ONWJ PSC

11


Properti Minyak

dan Gas Bumi

Oil and Gas Properties

Sebagai salah satu Perseroan yang mengeksplorasi dan memproduksi

minyak dan gas bumi di Indonesia, PT Energi Mega Persada Tbk

melalui anak-anak perusahaannya mengoperasikan working interest

dengan kepemilikan portofolio minyak dan gas bumi berskala

besar:

Sumatera Jawa Kalimantan Maluku

KKS Malacca Strait (60.49%) KKS Kangean (50%) TAC Semberah (100%) KKS Masela (10%)

KKS Gebang JOB (50%) KKS ONWJ (18.73%) KKS GMB Tabulako (70%)

KKS Bentu (100%) KKS GMB Sangatta II (42%)

KKS Korinci Baru (100%)

TAC Gelam (100%)

KKS Tonga (53.44%)

Keahlian dalam manajemen cadangan minyak dan gas, penggunaan

teknologi modern yang inovatif serta teknik-teknik pengeboran

diterapkan Perseroan dalam eksplorasi dan produksi minyak dan gas

bumi di area seluas lebih dari 28.000 km2 . EMP merupakan pemasok

utama gas bumi bagi industri-industri yang sedang berkembang

pesat di wilayah Jawa Timur dan pelanggan utama di Sumatera dan

Kalimantan.

12

KKS Gebang JOB

Gebang JOB PSC

KKS Bentu

Bentu PSC

KKS Tonga

Tonga PSC

TAC Gelam

Gelam TAC

KKS Korinci Baru

Korinci Baru PSC

KKS ONWJ

ONWJ PSC

KKS Malacca Strait

Malacca Strait PSC

INDONESIA

KKS Kangean

Kangean PSC

KKS GMB Sangatta II

Sangatta II CBM PSC

TAC Semberah

Semberah TAC

KKS GMB Tabulako

Tabulako CBM PSC

KKS Masela

Masela PSC

One of the leading publicly listed oil and gas exploration and

production the Company in Indonesia, PT Energi Mega Persada Tbk

(EMP or the Company) and through its subsidiaries operate working

interests in a wide ranging portfolio of oil and gas properties:

The Company is applying its extensive skills in reservoir management,

innovative use of modern technology and drilling techniques in the

exploration and production of oil and gas in an area of over 28,000 km2 .

EMP is a major gas supplier to the rapidly growing industrial region

of East Java, as well as serving major customers in Sumatera and

Kalimantan.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Town Hall Meeting | Dec 2011

Energi Mega Persada Annual Report 2011

13


Peristiwa

Penting 2011

2011 Event Highlights

14

January 11, 2011

ENRG mengumumkan tambahan produksi minyak dari

lapangan Pagerungan Utara di blok Kangean PSC.

ENRG Announces Additional Oil Production from the

Kangean PSC’s Pagerungan Utara Field.

February 09, 2011

Salah satu aset ENRG, blok Kangean KKS, menandatangani

perjanjian jual beli gas dengan PLN, Petrokimia Gresik,

Pertagas (Pertamina) dan Indogas dengan rata-rata harga

US$5.15/mmbtu.

ENRG’s Kangean PSC Block Signed gas contract at gas price

US$ 5,15/mmbtu with PLN, Petrokimia Gresik, Pertagas

(Pertamina) and Indogas.

February 21, 2011

ENRG melaporkan tambahan produksi gas dari blok Bentu

KKS (Riau, Sumatra)

ENRG Announces Additional Gas Flow from the Bentu PSC

Block (Riau, Sumatra).

Penghargaan dan Sertifikasi

Awards and Certifications

April 11, 2011

Kangean KKS blok menyelesaikan pengujian aliran gas dari

5 sumur-sumur pengembangan di lapangan gas Terang

dengan total Potensial Produksi 300 juta kaki lebih gas/hari.

Kangean PSC block completed flow tests in Terang

development wells with expected combined production

rate of 300 million cubic ft/day.

April 26, 2011

Energi Mega Persada melaporkan EBITDA dan Laba Bersih

masing-masing sebesar Rp194 miliar dan Rp14 miliar pada

kuartal pertama 2011.

Energi Mega Persada Reports EBITDA and Net Profit of

Rp194 billion and Rp14 billion respectively in its first

quarter 2011 results.

May 11, 2011

Energi Mega Persada melaporkan penandatanganan harga

jual gas dengan PLN di harga US$ 4,9/mmbtu dari blok

Gelam TAC di Jambi, Sumatera.

Energi Mega Persada reported another competitive gas

price signed from its Gelam TAC block in Jambi Sumatera

to PLN at the price of US$ 4.9/mmbtu.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


May 31, 2011

EMP mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham.

EMP held the Annual General Meeting.

June 16, 2011

Energi Mega Persada mengadakan RUPS-LB yang

menyetujui penjaminan aset Perusahaan.

Energi Mega Persada held Extraordinary General Meeting.

July 29, 2011

Penigkatan EBITDA sebesar 183% menjadi senilai Rp380

miliar.

ENRGs EBITDA rose by 183% to Rp380 billion in 1 Half

2011.

October 13, 2011

Energi Mega Persada melaporkan bahwa salah satu anak

perusahaannya, Gelam TAC, memulai produksi gas ke PLN.

ENRG reports its Gelam TAC Block commences gas

production to PLN Jambi, Sumatera.

October 31, 2011

Energi Mega Persada membukukan EBITDA sebesar Rp565

miliar di periode Januari - September 2011

ENRG booked Rp565 billion EBITDA in the first 9 months

2011.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

November 9, 2011

Peresmian Seng Gas Plant (KKS Bentu).

Inauguration of Seng Gas Plant (Bentu PSC).

December 15, 2011

EMP Malacca Strait mendapat 3 penghargaan Indonesia

CSR Award dari Menteri Sosial RI.

1. Platinum bidang lingkungan

2. Platinum bidang ekonomi

3. Gold bidang sosial

EMP Malacca Strait received 3 Indonesia CSR Awards from

Minister of Social Welfare.

1. Platinum in environment

2. Platinum in economy

3. Gold in social

December 22, 2011

Energi Mega Persada telah mengakuisisi 18,73%

kepemilikan di Offshore Northwest Java PSC dari CNOOC

(cadangan 2P dan produksi harian masing-masing

meningkat 10% dan 70%).

ENRG acquired 18.73% stake in Offshore Northwest Java

PSC (ONWJ) from CNOOC (2P reserve and daily production

went up by 10% and 70% respectively, post acquisition).

15


Laporan

Komisaris Utama

Report of the President Commissioner

16

Ari S. Hoedaja

Komisaris Utama

President Commissioner

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Kinerja Perseroan sepanjang tahun 2011 menunjukkan bahwa

strategi dan arah program kerja yang diputuskan oleh Direksi

kami nilai sudah tepat. Produksi mengalami peningkatan

dibandingkan tahun sebelumnya. Target-target yang

ditentukan untuk produksi berhasil dipenuhi, sebagian bahkan

melebih target.

In our opinion, the Company’s performance throughout 2011 reflects the

effectiveness of the strategy and work programs set by the Board of Directors.

Production showed an increase over the previous year, with production targets

being successfully met, and in some areas, exceeded.

Pemegang Saham yang Terhormat,

Tanpa terasa, Perseroan telah menyelesaikan target dan tugasnya di

tahun 2011. Dengan bangga kami dapat sampaikan bahwa sejauh

pengawasan kami sepanjang tahun 2011,Direksi telah memimpin

Perseroan dengan baik sehingga dapat mencapai kinerja sesuai

bahkan di beberapa area melebihi harapan.

Tahun 2011 diwarnai dengan adanya krisis keuangan di Eropa yang,

semula diperkirakan akan mengganggu kondisi perekonomian dunia.

Akan tetapi, dampak krisis keuangan tersebut dapat dikatakan tidak

dirasakan oleh Perseroan. Perekonomian Indonesia masih mengalami

pertumbuhan yang cukup baik, sebesar 6%. Dalam industri migas,

harga minyak mentah ditutup pada harga US$98,83/ barel di akhir

tahun 2011, naik 8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Dear Shareholders,

The year passed by quickly unnoticed, and throughout 2011, the

Company has completed its targets and tasks. We are proud to state

that to the extent of our supervision during the year, the Company’s

Board of Directors has led the Company well, thus achieved the

appropriate performance, which in some areas even exceeded

expectations.

Year 2011 marked by the financial crisis in Europe that was initially

expected to disrupt the world economy. However, the impact of

financial crisis has no effect to the Company. Indonesia’s economy

is still experiencing positive growth of 6%. In the oil industry, crude

oil prices closed at USD98.83/bbl at the end of 2011, an increase of

8% over the previous year.

17


Laporan

Komisaris Utama

Report of the President Commissioner

Dengan latar belakang makro ekonomi yang demikian, kinerja

Perseroan sepanjang tahun 2011 menunjukkan bahwa strategi

dan arah program kerja yang diputuskan oleh Direksi kami nilai

sudah tepat. Produksi mengalami peningkatan dibandingkan tahun

sebelumnya. Target-target yang ditentukan untuk produksi berhasil

dipenuhi, sebagian bahkan melebih target. Hal ini juga tercermin

pada kinerja keuangan Perseroan yang semakin membaik. Kinerja

lain yang patut dicatat adalah keberhasilan Perseroan mengakuisisi

aset baru Offshore Northwest Java (ONWJ PSC). Pencapaian ini

merupakan realisasi strategi penambahan aset yang telah digariskan

sebelumnya. Semua ini dalam penilaian kami menunjukkan bahwa

kinerja Direksi sepanjang 2011 sangat baik.

Kami juga melihat bahwa Dewan Komisaris beserta Komite-komite

memainkan peran cukup penting dalam meningkatkan tata kelola

perusahaan yang baik. Seluruh jajaran manajemen dan Direksi

menunjukkan komitmennya dan bekerja sama dengan Dewan

Komisaris dan komite-komite pendukungnya merancang dan

mengimplementasikan hal-hal baru yang dapat meningkatkan tata

kelola perusahaan. Komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang

baik ini telah direalisasikan antara lain dengan menunjuk seorang

manajer untuk menangani bidang ini. Komite-komite yang ada

dalam Perseroan tidak mengalami perubahan sepanjang 2011.

18

Within this macroeconomic background, the Company’s

performance throughout 2011 reflects the effectiveness of

the strategy and work programs set by the Board of Directors.

Production showed an increase over the previous year, with production

targets being successfully met, and in some areas, exceeded. This

matter is also reflected in the positive improvement in the financial

performance of the Company. An additional noteworthy success was

to acquire a new block, ONWJ (Offshore Northwest Java) PSC. This

achievement is the realization of the strategy to accumulate assets.

In accordance to our assessments, these achievements showed the

good performance of the Board of Directors throughout 2011.

We also observed that the Board of Commissioners and its

Committees engaged in an important role to enhance good corporate

governance. All ranks of management and The Board of Directors

demonstrated its commitment and teamwork with the Board of

Commissioners and with supporting committees, designed and

implemented improvements to corporate governance. Commitment

towards good corporate governance has been realized, among

others by appointing a manager to be in charge of Good Corporate

Governance. Throughout 2011, there were no adjustments to the

structure of the committees that exist within the Company.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Pencapaian ini menurut hemat kami telah memberikan bukti bahwa

Perseroan telah siap untuk menjawab tantangan-tantangan di masa

depan. Kami juga yakin bahwa momentum ini perlu dipertahankan

dan dimanfaatkan guna mendukung pencapaian visi Perseroan

untuk menjadi perusahaan migas terkemuka secara regional.

Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada

Direksi, manajemen dan karyawan Perseroan atas kerja kerasnya

selama ini. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya

atas dukungan yang telah diberikan oleh para pemegang saham,

regulator dan para pemangku kepentingan lainnya, serta para mitra

usaha. Semoga kerja sama yang baik ini dapat kita pertahankan di

masa mendatang.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Untuk dan atas nama Dewan Komisaris,

On behalf of the Board of Commissioners,

Ari S. Hoedaja

Komisaris Utama

President Commissioner

In our opinion, these achievements are evidence that the Company is

prepared to respond to the challenges of the future. We also believe

that this momentum should be maintained and utilized in order

to support the achievement of the Company’s vision to become a

leader in the oil and gas sector on a regional basis.

We also would like to express our highest appreciation to the Board

of Directors, management and employees for their outstanding

efforts over the years and express our gratitude for the support

given by the shareholders, regulators and other stakeholders, as well

as business partners. May the excellent cooperation be maintained

in the future.

19


Laporan

Direktur Utama

Report of the President Director

20

Imam P. Agustino

Direktur Utama

President Director

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Berdasarkan kinerja Perseroan tahun 2011, kami yakin

bahwa rencana kerja Perseroan untuk tahun 2012

dapat berjalan sesuai rencana. Di tahun 2012, Perseroan

berencana untuk terus meningkatkan produksi, dan

merealisasikan target produksi yang dicanangkan

untuk tahun tersebut, serta terus mengembangkan aset

Perseroan sesuai rencana strategis yang sudah digariskan.

Based on the Company’s performance in 2011, we are confident

that the work plans for the year 2012 will perform well. In 2012,

the Company plans to continually increase production, and the

realization of production target, and continue to develop the assets

of the Company according to the outlined strategic plan.

Pemegang Saham yang Terhormat,

Setelah melalui tahun 2010 sebagai saat Perseroan melakukan

konsolidasi guna mempersiapkan diri menghadapi tantangan

pertumbuhan berikutnya, dengan gembira kami sampaikan

bahwa di tahun 2011, Perseroan telah menyelesaikan

langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk tinggal

landas mewujudkan visinya. Pencapaian Perseroan sepanjang

tahun 2011 merupakan bukti bahwa strategi yang diambil

sudah tepat. Kondisi perekonomian dan industri minyak dan

gas sepanjang tahun 2011 juga mendukung pencapaianpencapaian

yang akan kami paparkan di bawah ini.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Dear Shareholders,

After experiencing a period of consolidation in 2010 in

anticipation of the next growth challenge, we are proud to

announce that in 2011 the Company completed its steps to

prepare for the take-off towards the realization of its vision.

The achievement of the Company during 2011 is an evidence

of the precise measure of its strategy. The economic conditions

along with the oil and gas industry during 2011 supported the

following achievements.

21


Laporan

Direktur Utama

Report of the President Director

Kinerja Operasional

Tahun 2011 Perseroan berhasil melakukan akuisisi 18,73% working

interest blok ONWJ. Blok yang sudah berproduksi ini menambah

jumlah cadangan terbukti dan terukur Perseroan sebesar 10%,

menjadi 586 juta barel. Langkah ini sesuai dengan strategi Perseroan

untuk melakukan pertumbuhan melalui cara akuisisi, selain secara

organik.

Secara operasional produksi tahun 2011 mengalami kenaikan

signifikan dibandingkan tahun 2010. Target produksi minyak dan

gas sebesar 8.100 barel per hari dan 45 juta kaki kubik gas per

hari untuk tahun 2011 terpenuhi sebesar 7.200 barel per hari dan

56,48 juta kaki kubik gas per hari, 6% di atas target. Beberapa

area kerja Perseroan bahkan berhasil membukukan produksi di atas

target yaitu Bentu, Malacca Strait dan Kangean. Pencapaian ini jika

dibandingkan dengan produksi tahun 2010 sebesar 6.370 barel

per hari dan 42 juta kaki kubik gas per hari masing-masing untuk

produksi minyak dan gas, berarti membukukan peningkatan sebesar

13% untuk produksi minyak dan 36% untuk produksi gas.

Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan (K3LL) salah

satu tolok ukur keunggulan operasional di industri minyak dan gas

ditingkatkan terus menerus. Komitmen Perseroan juga kami perkuat

dengan mengeluarkan revisi Pernyataan Kebijakan tentang K3LL.

Tahun ini kami juga memulai proses untuk mendapatkan sertifikasi

ISO 14001 dan OHSAS 18001 dari lembaga sertifikasi eksternal.

Kinerja Keuangan

Dari sisi keuangan, kinerja Perseroan meningkat dibandingkan tahun

2010. Tahun 2011 penjualan bersih meningkat 69% menjadi Rp2,1

triliun, dibandingkan pendapatan tahun 2010 sebesar Rp1,2 triliun.

EBITDA tahun 2011 juga meningkat 140% menjadi Rp894 miliar,

dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp373 miliar.

Tahun ini Perseroan berhasil membukukan laba sebesar Rp68 miliar

Pencapaian ini merupakan suatu pencapaian yang bermakna dari

tahun sebelumnya.

Penghargaan

Perseroan merasa bahwa strategi dan program yang diterapkan

sudah sesuai pada jalurnya. Terbukti dengan adanya penghargaan

yang diterima oleh Perseroan karena kinerja operasionalnya. Tahun

2011 ini, empat anak perusahaan memperoleh peringkat Biru dan

satu anak perusahaan memperoleh peringkat Hijau dari PROPER

(Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan

Lingkungan Hidup), serta mendapatkan penghargaan tentang CSR.

Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Komitmen terhadap Tata Kelola Perusahaan yang Baik semakin kuat

dan ditunjukkan dengan ditunjuknya Manajer bidang Tata Kelola

Perusahaan yang Baik. Semua program kerja yang berhubungan

dengan pengembangan dan implementasi Tata Kelola Perusahaan

yang Baik dikoordinasikan oleh Manajer ini. Salah satu perangkat

pendukung Tata Kelola Perusahaan yang Baik yang diterbitkan pada

tahun 2011 adalah Manual Dewan dan Kode Etik Karyawan.

22

Operational Performance

In 2011, the Company successfully acquired 18.73% working

interest in the Offshore Northwest Java (ONWJ) block. The ongoing

production of the block increases the proved and probable

reserves of the Company by 10%, to 586 million barrels. This step

is in accordance to the Company’s strategy for growth through

acquisitions, in addition to organic growth.

On the operational level the production in 2011 increased

significantly compared to the previous year. The target for oil and

gas production of 8,100 boepd and 45 mmcfd for 2011 was met

at 7,200 boepd and 56.48 mmcfd, or 6% above target. Some areas

of the Company that managed to record a production above target

namely, Bentu, Malacca and Kangean. This achievement compared

to production in 2010 which amounted to 6,370 barrels of oil per

day and 42 million cubic feet per day, respectively for oil and gas

production, has recorded an increase of 13% for oil production and

36% for gas production.

Continuing improvement and safety, Occupational Health and

Environmental Protection (SHE), is one of the benchmarks for

operational excellence in the oil and gas industry. The Company also

strengthened its commitment by issuing a revised Statement of Policy

on SHE. This year we also started the process to obtain certifications

ISO 14001 and OHSAS 18001 from an external agency.

Financial Performance

On the financial side, the performance of the Company increased

compared to the previous year. In 2011 the revenues increased by

69% to 2.1 trillion, compared to net sales in 2010 amounting to

Rp1.2 trillion. EBITDA in 2011 also increased by 140% to Rp894

billion, compared to 2010 which amounted to Rp373 billion.

This year the Company recorded a profit of Rp68 billion. This is a

significant achievement from the previous years result.

Appreciation

The Company is confident that the strategy and programs which

have been implemented are on the right track, as proven by the

number of awards received for its operational performance. During

2011, four of the Company’s subsidiaries received blue ratings and

one received green ratings from PROPER (Corporate Performance

Rating Program in Environmental Management), as well as receiving

a CSR award.

Good Corporate Governance

The Commitment to Good Corporate Governance (GCG) has

become increasingly solid, indicated through the appointment of a

manager in the field of GCG. The entire work program associated

with the development and implementation of GCG is coordinated

by the manager. One of the instruments to support GCG is the Board

Manual and Employee Code of Conduct issued in 2011.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Penambahan Direksi

Direksi menyambut dengan hangat bergabungnya Bapak Syailendra

Surmansyah Bakrie dalam jajaran Direksi. Beliau akan menangani

bidang merger dan akuisisi serta keuangan. Kami yakin kehadiran

beliau akan memperkuat manajemen Perseroan dan mendorong

pencapaian yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.

Rencana 2012

Berdasarkan kinerja Perseroan tahun 2011, kami yakin bahwa rencana

kerja Perseroan untuk tahun 2012 dapat berjalan sesuai rencana.

Di tahun 2012, Perseroan berencana untuk terus meningkatkan

produksi, dan merealisasikan target produksi yang dicanangkan

untuk tahun tersebut, serta terus mengembangkan aset Perseroan

sesuai rencana strategis yang sudah digariskan. Secara internal

Perseroan akan memulai implementasi sistem Enterprise Resources

Planning (ERP) yang diyakini akan membantu Perseroan mencapai

visi dan misinya.

Ucapan Terima Kasih

Pencapaian luar biasa di tahun 2011 merupakan karya bersama yang

tidak akan terwujud tanpa dukungan banyak pihak. Pertama-tama

kami ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan

rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan

Perseroan yang mewujudkan semua ini dengan kerja keras mereka.

Dukungan luar biasa juga kami rasakan dari para pemangku

kepentingan, untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang

sebesar-besarnya. Kerja sama yang baik dengan para mitra bisnis,

kontraktor serta pemasok juga merupakan salah satu faktor penentu

keberhasilan kami. Terima kasih setulusnya atas kerja sama yang baik

ini. Semoga kerja sama yang erat dan kuat ini dapat kita lanjutkan

di tahun-tahun mendatang, sehingga kita dapat memberikan hasil

yang semakin memberikan manfaat kepada banyak pihak.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Untuk dan atas nama Direksi,

On behalf of the Board of Directors,

Imam P. Agustino

Direktur Utama

President Director

Composition of the Directors

The Directors warmly welcomed Mr. Syailendra Surmansyah Bakrie in

joining the ranks of the Board of Directors. His tasks include handling

mergers and acquisitions as well as finance. We believe his presence

will strengthen the Company’s management and encourages higher

achievement in the coming years.

Plans in 2012

Based on the Company’s performance in 2011, we are confident

that the work plans for the year 2012 will perform well. In 2012,

the Company plans to continually increase production, and the

realization of production target, and continue to develop the assets

of the Company according to the outlined strategic plan. Internally,

the Company will begin the implementation of an Enterprise

Resources Planning (ERP) system to assist the Company in order to

achieve its vision and mission.

Acknowledgements

The outstanding achievement throughout 2011 has resulted from

the teamwork, which required the full support from many parties.

First of all we would like to express our highest appreciation and

gratitude to all employees who achieved the targets through their

hard work and efforts. We also acknowledge the tremendous

support from the stakeholders, and for that we would like to thank

them profusely. The good cooperation with our business partners,

contractors and suppliers is also a determining factor for our success.

Thank you sincerely for the good cooperation. Hopefully, we can

continue the close and strong teamwork in the coming years, thus

we can deliver the results that provide benefits to many parties.

23


24

Tinjauan

Operasional

Operational Review

Perseroan melakukan akuisisi lapangan baru yang

sudah berproduksi, yaitu KKS ONWJ. Dengan

working interest sebesar 18,73%, lapangan dengan

cadangan 2P ini memberikan kontribusi pada

cadangan total Perseroan yang sekarang sebesar

586 juta barel ekuivalen, masih menjadi perusahaan

minyak dan gas dengan cadangan terbukti terbesar

kedua di Indonesia.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


In December 2011, the Company acquired a new field that

is already in production, namely ONWJ PSC. With a working

interest of 18.73%, the field with 2P reserves will contribute

to the Company’s current total reserves of 586 million

barrels equivalent gas and oil leaving the company with the

second largest proven reserves in Indonesia.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

25


26

Tinjauan Operasional

Operational Review

Secara keseluruhan target produksi Perseroan adalah

8,1 mbopd untuk minyak dan 45,6 bbtud untuk

gas. Dari jumlah tersebut, pada tahun 2011 dapat

dipenuhi 89% atau 7,2 mbopd untuk minyak dan

124% atau 56,4 bbtud untuk gas.

The Company’s overall production target number stands

at 8.1 mbopd for oil, and 45.6 bbtud for gas. From those

numbers, in 2011 the Company filled 89% or 7.2 mbopd

for oil and 124% or 56.4 bbtud for gas.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Tinjauan Operasional

Tahun 2011 merupakan tahun mulai menggeliatnya produksi secara

operasional bagi Perseroan. Dibandingkan tahun 2010, operasional

Perseroan sepanjang tahun 2011 mengalami peningkatan dari segi

volume minyak dan gas yang diproduksi.

Kemampuan keuangan Perseroan yang membaik membuat Perseroan

kembali mempunyai kemampuan untuk mendorong produksi dari

aset-asetnya. Mulai bergulirnya kembali kemampuan produksi

ditambah dengan proses perencanaan dan penentuan target yang

lebih baik, sebagai buah pelajaran produksi tahun sebelumnya,

tahun ini terbukti memberikan hasil yang memuaskan.

Secara keseluruhan target produksi Perseroan adalah 8,1 mbopd

untuk minyak dan 45,6 bbtud untuk gas. Dari jumlah tersebut, pada

tahun 2011 dapat dipenuhi 89% atau 7,2 mbopd untuk minyak dan

124% atau 56,4 bbtud untuk gas.

Lapangan yang memberikan kontribusi terbesar pada pemenuhan

target minyak keseluruhan adalah Kangean PSC. Target produksi

minyak untuk tahun 2011 adalah 1,3 mbopd, meningkat 21%

dibandingkan tahun 2010. Dari jumlah tersebut berhasil dipenuhi

sebanyak 1,4 mbopd atau 107%.

Untuk gas, kontribusi terbesar pada pemenuhan target produksi

gas keseluruhan diberikan oleh Kangean dengan target produksi

gas tahun 2011 adalah 10,9 bbtud, meningkat 28% dibandingkan

tahun 2010. Dari jumlah tersebut berhasil dipenuhi sebanyak 15,5

bbtud atau 152%.

Pada bulan Desember 2011 Perseroan melakukan akuisisi lapangan

baru yang sudah siap berproduksi, yaitu ONWJ. Dengan working

interest sebesar 18,73%, lapangan dengan cadangan 2P ini

memberikan kontribusi pada cadangan total Perseroan yang sekarang

sebesar 586 juta barel ekuivalen, masih menjadi perusahaan minyak

dan gas dengan cadangan terbukti terbesar kedua di Indonesia.

Rencana 2012

Pencapaian sepanjang tahun 2011 ini menambah keyakinan

Perseroan untuk meningkatkan lagi produksi di tahun 2012.

Untuk itu target produksi total tahun 2012 dicanangkan sebesar

40,8 mboepd. Selain itu, untuk meningkatkan kinerja operasional,

Perseroan akan berupaya keras meningkatkan penjualan gas dengan

harga premium, seperti yang sudah dilakukan saat ini. Perseroan juga

berencana untuk fokus pada proyek yang potensial dengan biaya

yang efisien (seperti development drilling dan kegiatan workover).

Selain itu, dengan mempertimbangkan rencana penggantian

cadangan (reserve replacement) guna menjaga tingkat produksi dan

cadangan yang dimiliki, Perseroan akan mengambil alih aset-aset

baru yang prospektif.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Operational Review

The Year 2011 was the year where the Company began to stretch

its production operationally. Compared to the previous year, the

operation of the Company during 2011 has increased in terms of oil

volume and gas production.

The Company’s improved financial capacity gave the company the

ability to increase production from its assets. The revolving of its

production capability together with the planning processes and

precise targeting, as the production lesson from the previous year,

this year proved to present adequate results.

The Company’s overall production target number stands at 8.1

mbopd for oil, and 45.6 bbtud for gas. From those numbers, in 2011

the Company filled 89% or 7.2 mbopd for oil and 124% or 56.4

bbtud for gas.

The field with largest contribution and fulfilled the overall oil

production target was Kangean PSC. The oil production target for

Kangean PSC in 2011 was 1.3 mbopd, an increase of 21% compared

to 2010. More than target, 1.4 mbopd or 107% successfully filled.

The largest contribution in fulfilling of the overall gas production

target was Kangean PSC with gas production target in 2011 at 10.9

bbtud, an increase of 28% compared to 2010. More than target

15.5 bbtud or 152% was successfully filled.

In December 2011, the Company acquired a producing block,

namely ONWJ. With a working interest of 18.73%, this increases

the Company’s 2P reserves by 10% to 586 million barrels equivalent

gas and oil leaving the company with the second largest 2P reserves

in Indonesia.

Plans in 2012

The Achievement throughout 2011 heightens confidence to the

Company in order to increase production in 2012. Therefore, the

total production target of 2012 initiated at 40.8 mboepd. In addition,

to improve operational performance, the Company is determined to

continue its efforts to increase gas sales at a premium price. The

Company also plans to focus on potential projects, cost efficiently

(such as development drilling and workover activities). Additionally,

taking into account the reserves replacement plan, in order to

maintain production levels and reserves owned, the Company will

take over new prospective assets.

27


Tinjauan

Operasional

Operational Review

28

Sumatera

KKS MALACCA STRAIT (Working Interest 60.49%)

Malacca Strait PSC

Operator - Operator : Kondur Petroleum S.A. (34.46%)

Mitra - Partner : PT Imbang Tata Alam (26.03%)

OOGC Malacca Ltd. (32.58%)

Malacca Petroleum Ltd. (6.93%)

Area - Area : 7,105 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 21.1 mmbbl, 13.2 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : 4,465 bopd, 8.7 mmcfd

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Sumatera

TAC GELAM (Working Interest 100%)

Gelam TAC

Operator - Operator : PT Insani Mitrasani Gelam (100%)

Area - Area : 55.6 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 2.8 mmbbl

Produksi 2011 - 2011 Production : 494 bopd, 1.6 mmcfd

Energi Mega Persada Annual Report 2011

29


Tinjauan

Operasional

Operational Review

30

Sumatera

KKS BENTU (Working Interest 100%)

Bentu PSC

Operator - Operator : Kalila (Bentu) Limited 100%

Area - Area : 1,043 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 388.2 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : 16.7 mmcfd

KKS KORINCI BARU (Working Interest 100%)

Korinci Baru PSC

Operator - Operator : Kalila (Korinci Baru) Limited 100%

Area - Area : 253 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 57 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : 4.4 mmcfd

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Sumatera

KKS GEBANG JOB (Working Interest 50%)

Gebang JOB PSC

Operator - Operator : Costa International Group Limited (50%)

Mitra - Partner : Pertamina (50%)

Area - Area : 980.2 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 18.6 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : 19 bopd, 0.7 mmcfd

Energi Mega Persada Annual Report 2011

31


Tinjauan

Operasional

Operational Review

32

Sumatera

KKS TONGA (Working Interest 53.44%)

Tonga PSC

Operator - Operator : PT Mosesa Petroleum (71.25%)

Mitra - Partner : PT Kencana Surya Perkasa (23.75%)

PT Petross EP (5%)

Area - Area : 2,607 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 1.4 mmbbl

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Kalimantan

TAC SEMBERAH (Working Interest 100%)

Semberah TAC

Operator - Operator : PT Semberani Persada Oil (100%)

Area - Area : 40.5 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 10.2 mmbbl, 40.8 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : 862 bopd, 8.8 mmcfd

Energi Mega Persada Annual Report 2011

33


Tinjauan

Operasional

Operational Review

34

Kalimantan

KKS GMB SANGATTA II (Working Interest 42%)

Sangatta II GMB PSC

Operator - Operator : PT Visi Multi Artha (60%)

Mitra - Partner : PT Pertamina Hulu Energi Metana Kalimantan B (40%)

Area - Area : 909.4 km 2

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Kalimantan

KKS GMB TABULAKO (Working Interest 70%)

Tabulako CBM PSC

Operator - Operator : PT Artha Widya Persada (100%)

Area - Area : 704.82 km 2

Energi Mega Persada Annual Report 2011

35


Tinjauan

Operasional

Operational Review

36

AV

AVS

AA

ZU

JAWA

Jakarta

KILOMETER 0 1020 30 40 50 KILOMETER

KKS ONWJ (Working Interest 18.73%)

ONWJ PSC

Operator - Operator : PT Pertamina Hulu Energi ONWJ

Mitra - Partner : PT Pertamina Hulu Energi ONWJ (53.25%)

Talisman Resources (northwest java) Ltd (5.03%)

Risco Energy ONWJ BV (5%)

Owen Holdings Limited (17.99%)

Area - Area : 8,300 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 22.2 mmbbl, 111.6 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : 5,994 bopd, 35.5 mmcfd

P

APN

MQ

M

MB

MM

LL

L

BZZ

KLX

LES

KLY

K

KL

KK

JJ

B

U

EQ

Y EW

UR

E

ES

HZ

F

FS

FW

FN

FF

FXE

OW

O

OC

GG

X

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


JAWA

KKS Kangean (Working Interest 50%)

Kangean PSC

Operator - Operator : Kangean Energy Indonesia Ltd. (60%)

Mitra - Partner : EMP Exploration (Kangean) Limited (40%)

Area - Area : 4,508 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 3.0 mmbbl, 676 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : 641 bopd, 14.5 mmcfd

Energi Mega Persada Annual Report 2011

37


Tinjauan

Operasional

Operational Review

38

Laut Arafura

KKS MASELA (Working Interest 10%)

Masela PSC

Operator - Operator : INPEX Masela Ltd

Mitra - Partner : INPEX Masela Ltd (60%)

Shell Upstream Overseas Services (I) Limited (30%)

PT EMP Energy Indonesia (10%)

Area - Area : 3,221 km 2

Cadangan 2P - 2P Reserves : 1,846.8 bcf

Produksi 2011 - 2011 Production : Produksi LNG dan Kondensat akan dimulai pada tahun 2018.

LNG and Condensate production expected to start in 2018.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Lalang Platform | EMP Malacca Strait

Energi Mega Persada Annual Report 2011

39


40

Sumber Daya Manusia

Human Resources

Perseroan menerapkan Program Pengembangan

Kepemimpinan yang berfungsi sebagai pusat

penempaan calon-calon pemimpin Perseroan

di masa depan dan untuk menjamin agar

suksesi kepemimpinan dapat tetap terjaga

kelangsungannya.

The Company implemented a Leadership Development

Program that serves as the center of the placement of

the Company’s prospective leaders in the future and to

ensure a steady and continuity succession of leadership.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Sumber Daya Manusia

Sejalan dengan Visi Perseroan untuk menjadi perusahaan

eksplorasi dan produksi minyak dan gas terkemuka di kawasan

Asia, manajemen Energi Mega Persada memiliki komitmen tinggi

untuk memberikan prioritas utama bagi pengelolaan sumber daya

manusianya (SDM). Pengelolaan SDM berbasis kompetensi menjadi

pilihan strategi dalam mendukung serta mewujudkan pencapaian

Visi Perseroan tersebut.

Berbagai program SDM telah dikembangkan setiap tahunnya. Pada

tahun ini, tujuan internal Perseroan adalah dengan menitikberatkan

pengembangan kekuatan internal SDM dan terus berupaya

menjadikan Perseroan sebagai Employer of Choice atau perusahaan

pilihan bagi para pencari kerja sebagai tujuan eksternalnya.

Memperkuat Sumber Daya Manusia secara

berkelanjutan

Tujuan internal meningkatkan kekuatan SDM Perseroan antara

lain dilakukan dengan cara mengupayakan lingkungan kerja yang

harmoni di seluruh perusahaan, baik di kantor pusat maupun di area

operasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Lingkungan kerja yang

harmoni ditingkatkan dengan jalan memajukan keterbukaan dalam

pengelolaan SDM. Seluruh fungsi dilibatkan dalam beberapa inisiatif

pengambilan keputusan terkait SDM dengan cara membentuk

beberapa kelompok kerja atau committee.

Keadilan dan kewajaran (fairness) juga diterapkan semaksimal

mungkin dalam berbagai bidang. Pencapaian individu dan tim juga

semakin dihargai dan direfleksikan ke dalam suatu penghargaan

yang disebut Spot Recognition Award, yang diumumkan kepada

seluruh Pekerja setiap tahun.

Untuk menjaga market competitiveness dari sisi remunerasi Pekerja,

setiap tahun Perseroan turut aktif berperan dalam aktivitas survei

eksklusif Compensation & Benefit, yang diselenggarakan oleh

Indonesian Industry (Oil & Gas) Compensation and Benefit Survey

(IICS). Tahun 2011 IICS diikuti lebih kurang 37 perusahaan minyak

dan gas yang sebagian besar telah berproduksi di Indonesia. Hasil

survey IICS dijadikan sebagai dokumen pendukung bagi Perseroan

dalam menentukan strategi atau langkah-langkah yang perlu

diambil untuk menjaga agar Perseroan tetap menarik bagi para

pencari kerja dari sisi remunerasi.

Perseroan juga telah menerapkan Program Pengembangan

Kepemimpinan yang berfungsi sebagai pusat penempaan caloncalon

pemimpin Perseroan di masa depan dan untuk menjamin agar

suksesi kepemimpinan dapat tetap terjaga kelangsungannya.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Human Resources

The management at Energi Mega Persada is committed to provide

the top priority management of human resources (HR), which In line

with the vision of the Company to become the prominent oil and

gas exploration and production in Asia. A competency-based human

resources management becomes the strategy of choice in supporting

and realizing towards the achievements of the Company’s vision.

HR has constantly developed a variety of programs each year. This

year, the Company’s internal goal is to emphasize the development

of human resources and internal forces and continue to make the

Company as the Employer of Choice or the company of choice for

job seekers in order to reach external goal.

Strengthening Sustainable Human Resources

Through seeking harmony in the working environment across the

Company, both at headquarters and in the areas of operation

across Indonesia, it increases the strength of the Company’s human

resources, which is the internal purpose. Harmonious working

environment is improved by encouraging transparency in the

management of human resources. The entire functions are involved

in several decision-making initiatives related to human resources

through establishing a number of working group or committee.

The full implementation of justice and fairness is conducted in various

fields. Achievement of individual and team are also increasingly

valued and reflected in an award called the Spot Recognition Award,

which announced to all workers annually.

In order to maintain market competitiveness of the remuneration of

workers, each year the Company also actively involved in an exclusive

survey of Compensation & Benefit, hosted by the Indonesian Industry

(Oil & Gas) Compensation and Benefit Survey (IICS). In 2011, the IICS

participated by approximately 37 oil and gas companies that have

been largely producing in Indonesia. The result of the IICS survey

provide as supporting documents for the Company to determine

strategies or steps to be taken in order to maintain the company to

remains attractive for job seekers in terms of remuneration.

The Company has also implemented a Leadership Development

Program that serves as the center of the placement of the

Company’s prospective leaders in the future and to ensure a steady

and continuity succession of leadership.

41


Membangun Budaya Perusahaan Secara

Berkesinambungan

Perseroan menaruh perhatian yang sangat besar pada pembentukan

budaya perusahaan yang mampu mendukung pencapaian Visi &

Misinya. Perseroan meyakini adanya keterkaitan antara struktur dan

budaya. Strukur perusahaan akan membentuk budaya yang tercipta

dalam perusahaan, sedangkan budaya perusahaan merupakan salah

satu faktor yang menentukan bagaimana struktur suatu perusahaan

dibentuk.

Dalam jangka panjang, akan dilakukan upaya untuk melakukan

alignment atau pengintegrasian nilai-nilai yang tertanam dalam

Trimatra Bakrie, yaitu Keindonesiaan, Kebersamaan dan Kemanfaatan

ke dalam budaya Perseroan.

Penyempurnaan Proses Rekrutmen

Sepanjang tahun 2011 telah dilakukan penyempurnaan proses

rekrutmen Pekerja. Perseroan mengembangkan program rekrutmen

eksternal Pekerja untuk sarjana baru dengan latar pendidikan

sesuai kebutuhan Perseroan serta program khusus rekrutmen calon

sarjana. Program khusus rekrutmen calon sarjana terdiri dari dua

jenis program, yaitu program Tugas Akhir Khusus dan program

rekrutmen dini. Dalam program Tugas Akhir Khusus, Perseroan

memberikan sponsor bagi para mahasiswa yang ingin melakukan

tugas akhir dengan menawarkan judul tesis dan mengambil kasus

di Perseroan. Sedangkan pada program rekrutmen dini, Perseroan

akan memberikan sponsor bagi para mahasiswa berprestasi yang

42

Building a Sustainable Corporate Culture

The Company takes an interest in the formation of a corporate

culture that is able to support the achievement of the vision and

mission. The Company confidence there is a correlation between

structure and culture. Structure of the company will establish a

culture that is created within the company, while the corporate

culture is one of the factors that determine how the structure of a

company was formed.

In the longer term, efforts will be made to conduct the alignment

or integration of the values embedded in the tridimensional Bakrie,

the Indonesian-ness togetherness and usefulness to the Company

culture.

Completion of Recruitment Process

Throughout 2011, the improvement of employee recruitment

process has been conducted. The Company developed an external

recruitment program for the new graduate employees with the

educational background in accordance with the requirements of

the Company as well as the special program to recruit prospective

graduates. Special recruitment of prospective graduate program

consists of two types of programs, namely Special Final Project and

early recruitment program. In the Special Final Project program, the

Company provides sponsorship for students that preparing their

final project by presenting the thesis title and choosing the case in

the Company. While in the early recruitment program, the Company

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


masih belum lulus dan memberikan peluang untuk menjadi Pekerja

di Perseroan ketika nantinya mereka sudah selesai pendidikan.

Dalam melakukan rekrutmen eksternal maupun internal, Perseroan

menjunjung tinggi prinsip kesetaraan hak dan kesempatan dengan

memberikan peluang kesempatan bagi siapa pun untuk mengisi

suatu posisi tertentu di Perseroan. Dalam kaitan ini, kompetensi

menjadi kriteria utama seiring dan sejalan dengan strategi SDM

Perseroan yang berbasis kompetensi.

Sepanjang tahun 2011, Perseroan telah melakukan rekrutmen

Pekerja sesuai rencana awal tahun sebanyak 74 orang. Angka

tersebut termasuk penggantian (replacement) 20 orang Pekerja

yang mengundurkan diri secara sukarela dari Perseroan.

Penyiapan Posisi Kunci Organisasi melalui Program

Talent Management

Untuk penyiapan posisi-posisi kunci dalam organisasi perusahaan,

pada tahun 2011 Perseroan telah menerapkan Talent Management.

Talent Management merupakan program untuk mengidentifikasi

dan menyiapkan Pekerja-pekerja yang mempunyai potensi yang

cukup kuat untuk meneruskan dan mengembangkan Perusahaan ini

ke depannya. Proses identifikasi pekerja dalam Talent Management

menggunakan Assessment center dengan melibatkan para leader

masing-masing departemen dan eksternal konsultan untuk menjaga

validitas proses identifikasi. Bagi pekerja yang lolos dalam proses

identifikasi akan masuk dalam talent pool.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

will provide sponsorship to the outstanding students who have not

graduated and provide opportunities to become an employee in the

Company upon the competition of the undergraduate education.

In conducting the internal and external recruitment, the Company

upholds the principle of equal rights and opportunities by providing

opportunities to anyone to fill a particular position in the Company.

In this regard, competence is the main criteria in line with the Human

Resources competency-based strategy of the Company.

Throughout 2011, the Company has conducted the recruitment

of employees as many as initially planned 74 people. This figure

includes replacement of 20 employees who voluntarily resigned

from the Company.

Preparation of Key Position of Organization through

Talent Management Program

In 2011, the Company has implemented Talent Management in

order for the preparation of key positions within the organization.

Talent Management is a program to identify and prepare employees

that have the strong potentials to continue and develop the

Company into the future. The employees’ identification process

within the talent management involves the management leaders

in each department, and also utilizes assessment center service to

further increase the validity of the identification process. For those

employees that qualify the identification process will be included in

the company’s talent pool.

43


Sumber

Daya Manusia

Human Resources

Peningkatan Program Pengembangan SDM

Perseroan juga mengembangkan Program Pengembangan

Kepemimpinan dan Program Pengembangan Karier Profesional.

Untuk Program Pengembangan Kepemimpinan, Perseroan secara

mandiri telah mendesain suatu program pelatihan yang disesuaikan

dengan karakter dan budaya perusahaan. Adapun program tersebut

diberi nama EMP Leadership Development Program (ELDP). Program

tersebut dirancang untuk semua pekerja dengan materi yang

disesuaikan dengan generic competency untuk masing-masing level

dari pekerja, dan program ini akan menjadi program wajib bagi

Pekerja. Selama tahun 2011, ELDP sudah dilakukan sebanyak 7

batch mencakup 183 Pekerja dari beberapa tingkatan Pekerja.

Selain itu, secara berkala Perseroan melakukan penugasan domestik

dan internasional kepada para Pekerja yang memenuhi persyaratan.

Dengan penugasan ini, pengalaman Pekerja akan semakin lengkap

dan dengan demikian meningkatkan kualitas dirinya sebagai SDM

yang dapat memberikan kontribusi lebih kepada Perseroan.

Setiap tahun, Perseroan menyelenggarakan Penilaian Kinerja yang

merupakan bagian dari Sistem Manajemen Kinerja. Hasil dari

penilaian ini, selain dalam bentuk promosi adalah penghargaan atas

pencapaian istimewa individu atau pun kelompok. Hal ini merupakan

bukti nyata bahwa Perseroan menghargai kerja keras dan dedikasi

setiap pekerja dan tim kerja yang berada di dalam Perseroan.

Pada tahun 2011, agar pengembangan dan pelatihan bagi karyawan

lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan,

perencanaan pengembangan dan pelatihan untuk Pekerja telah

mengacu dan harus didasarkan kepada kompetensi masing-masing

departemen khususnya yang berhubungan dengan keahlian teknis.

Dan untuk kemudahan dalam pengelolaan data kompetensi

pekerja, Perseroan juga telah membuat Sistem Kompetensi secara

komputerisasi di dalam Human Resources Information System

(HRIS).

Sepanjang tahun 2011, Perseroan merencanakan untuk

menyelenggarakan 45 jenis pelatihan yang dilakukan secara

inhouse dan dibagi menjadi 3 kategori yaitu SHE, Petro technical,

dan Non-Petrotechnical. Pelatihan-pelatihan tersebut direncanakan

untuk diikuti oleh 762 pekerja dan dari rencana tersebut berhasil

direalisasikan 37 jenis pelatihan serta diikuti oleh 929 pekerja.

Selain pelatihan secara inhouse, Perseroan juga mengirim para

pekerja untuk melakukan pelatihan secara eksternal baik domestik

ataupun internasional. jumlah pekerja yang dikirim untuk pelatihan

eksternal adalah sebanyak 369 pekerja untuk pelatihan eksternal

domestik dan 27 pekerja untuk pelatihan eksternal internasional.

Pengembangan pekerja melalui pelatihan ini merupakan salah

satu wujud implementasi dari pelaksanaan pelatihan berdasarkan

kompetensi.

44

Improvement of the Human Resources Development

Program

The Company also developed a Leadership Development Program

and Professional Career Development Program. For the Leadership

Development Program, the Company has independently designed a

training program adapted to the character and company culture. The

program was named EMP Leadership Development Program (ELDP),

which is intended for all employees with matters adjusted to the

generic competency for each level of employees and will become a

mandatory program. During 2011, ELDP has conducted as much as

7 batch that includes 183 people from several levels of employees.

In addition, the Company periodically conducted both domestic and

international assignments to employees who meet the requirements.

Through this assignment, the experience of the employees will

further complete and thus improve the quality of individual as a

human resource that can add contributions to the Company.

The Company held a Performance Assessment annually which

is a part of the Performance Management System. The result of

this assessment, besides in the form of promotion, is the special

achievement award for individuals or groups. This is clear evidence

that the company appreciates the hard work and dedication of each

employee and teamwork within the Company.

In order for the development and training of employees to

reach targets and in accordance to the needs of the Company,

the development planning and training for employees has

been benchmarked and based upon the competence of each

department, particularly related to technical expertise. For the ease

for data management of employees’ competence, the Company has

developed a computerized Competency System within the Human

Resources Information System (HRIS).

Throughout 2011, the Company was planning to organize 45 types

of in-house training which divided into 3 categories, namely SHE,

Petro technical, and Non-Petro technical. The following trainings

are intended for 762 participants and of the initial planned the

Company successfully realized 37 types of training attended by 929

employees.

In addition to the in-house training, the Company also assigned

employees to conduct external training both domestically or

internationally. The numbers of employees that are assigned to

external training are as much as 369 employees domestically and 27

employees internationally. The development of employees through

training is one form of implementation of the training terms.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Program Peningkatan Kebersamaan Pekerja

Untuk mengakomodasi kebutuhan Pekerja bersosialisasi sesama

Pekerja sembari mengembangkan bakat dan minat mereka, Perseroan

mensponsori pendirian klub bagi para Pekerja yang disebut ESSAC

– EMP’s Sport, Sosial and Art Club. ESSAC merupakan wadah bagi

para pekerja yang mempunyai kemampuan dan minat dalam bidang

olahraga, sosial dan seni untuk saling berkomunikasi dan berkarya.

Sebagai acara tahunan, Perseroan juga menyelenggarakan Family

Gathering pada 25 November 2011. Acara ini merupakan ajang

silaturahmi seluruh pekerja dengan keluarganya. Kegiatan ini

dianggap mempererat tali persaudaraan di antara pekerja sehingga

mereka dapat menganggap dan merasa bahwa Perseroan adalah

rumah kedua mereka.

Penghargaan

Upaya-upaya yang dikembangkan Perseroan untuk menjadikan

pengelolaan SDM sebagai suatu keunggulan komparatif Perseroan

terbukti dengan penghargaan dari BPMIGAS yang diberikan kepada

Kondur Petroleum S.A, sebagai salah satu dari tiga perusahaan yang

sukses dalam pengelolaan SDM.

Komposisi SDM 2011

Pada tahun 2011, jumlah pekerja EMP tercatat 671 orang,

mengalami peningkatan dibandingkan jumlah pekerja 627

orang pada akhir Desember tahun 2010. Dari jumlah tersebut,

berdasarkan latar belakang pendidikan terjadi peningkatan jumlah

pekerja dengan latar belakang pendidikan S1, dari 320 orang di

tahun 2010, menjadi 361 orang di tahun 2011. Sedangkan pekerja

dengan latar belakang pendidikan S2 tidak mengalami perubahan,

yakni sebanyak 47 orang.

Berdasarkan rentang usia, terjadi peningkatan jumlah pekerja

dengan rentang usia 18-30 tahun, dari 147 orang di tahun 2010,

menjadi 178 orang di tahun 2011. Sebaliknya jumlah pekerja dengan

rentang usia >55 tahun mengalami penurunan, dari 59 orang di

tahun 2010, menjadi 52 orang di tahun 2011.

Komposisi Pekerja berdasarkan Jenjang Pendidikan

Composition Employee by Education Level

2010

Rencana Kerja 2012

Energi Mega Persada Annual Report 2011

12.81%

87.19%

Rencana kerja SDM untuk tahun 2012 masih akan berpusat

pada upaya peningkatan pengelolaan SDM yang sudah ada serta

mendorong pencapaian visi sebagai perusahaan yang menjadi pilihan

tempat kerja bagi tenaga kerja terbaik di Indonesia serta menjadikan

Perseroan sebagai tempat untuk mempelajari banyak hal.

Employees’ Mutual Improvement Program

In order to accommodate the needs of the employees to socialize

with fellow employees while developing their talents and interests,

the Company sponsored the establishment of club for the employees

which called ESSAC - EMP’s Sport, Social and Art Club. ESSAC is the

place for the employees that have the ability and interest in sports,

social and art to communicate and create.

As an annual event, the Company also held Family Gathering

on November 25, 2011. This event is a gathering occasion of all

employees and their families. This activity is intended to strengthen

the relationships ties among employees in order for them to consider

and feel the Company as their second home.

Appreciation

The efforts that are improved by the Company to form the Human

Resources management as a comparative excellence of the Company

has been proven by the award from BPMIGAS presented to Kondur

Petroleum SA, as one of three successful companies in the Human

Resources management.

HR Composition in 2011

In 2011, the number of employees at EMP recorded to 671 people,

which is an increased when compared to the number of employees

of 627 people in late December of 2010. Based on the educational

background of the following number, an increasing of the number of

employees with an educational background of S1 (Undergraduate),

of the 320 people in 2010, to 361 people in 2011. Meanwhile

employees with an educational background of S2 (Postgraduate)

remains unchanged, which as many as 47 people.

Based on the age range, there have been an increasing number of

employees in an age range of 18-30 years, from 147 people in 2010,

to 178 people in 2011. In contrast the number of employees ranging

in age above 55 years has decreased, from 59 people in 2010, to 52

people in 2011.

2011

11.55%

88.45%

S1 S2 S1 S2

Work Plans in 2012

The work plans of Human Resources for 2012 remains to be centered

on efforts to improve management of the existing Human Resources

and to encourage the achievement towards the vision as a Company

that becomes the choice of workplace for the best labor force in

Indonesia, as well as to shape the Company as a learning place.

45


46

Manajemen Risiko

Risk Management

Untuk menjawab tantangan perkembangan dunia

manajemen risiko secara global dan menyelaraskan

diri dengan kecenderungan internasional yang banyak

mengadopsi standar ISO:31000 sebagai panduan dalam

pengelolaan risiko perusahaan masing-masing, Perseroan

mulai menyelaraskan beberapa standar proses pengelolaan

risikonya dengan standar tersebut.

To meet the challenges in the development of risk management

globally and to align itself with the international trend that adapts

the ISO:31000 standards as a guidance of risk management in each

company, the Company began to align some of its standards of risk

management process accordingly.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Manajemen Risiko

Di tahun 2011, Perseroan semakin memantapkan peran Manajemen

Risiko dalam pengelolaan bisnis menuju pencapaian visi Perseroan

menjadi perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas

independen terkemuka di Asia. Upaya-upaya yang telah dirintis

sejak beberapa tahun sebelumnya ditingkatkan dan sejumlah inisiatif

baru, yang merupakan langkah menuju keunggulan operasional

dalam bidang manajemen risiko, terus dicanangkan dan mulai

diterapkan. Perseroan semakin nyata menempatkan Manajemen

Risiko sebagai pengawal dalam proses pencapaian visi Perseroan

secara keseluruhan.

Profil Risiko Perseroan tahun 2011, yang merupakan potret

pengelolaan risiko-risiko penghambat pencapaian Visi Perseroan,

telah tersusun. Risiko dan mitigasi yang bersumber dari berbagai

Unit Bisnis dan Fungsi Pusat dianalisa dan diolah, kemudian

dijadikan bahan pertemuan Komite Manajemen Risiko dan

kedua sub-komitenya, komite Support Risk Management dan

komite Operation Risk Management. Ketiga komite menjalankan

fungsinya melalui pertemuan yang dilakukan sebanyak 8 kali, dan

menghasilkan beberapa rekomendasi strategis untuk ditindaklanjuti

Direksi Perseroan. Profil ini direncanakan untuk ditinjau ulang secara

berkala, dengan demikian Direksi Perseroan selalu memiliki acuan

dalam pengelolaan risiko pada saat proses pengambilan keputusan.

Pengelolaan risiko berbagai aktivitas di dalam Perseroan juga

dilakukan melalui berbagai asesmen proyek, baik untuk keperluan

Unit Bisnis maupun Fungsi Pusat. Selain itu, Perseroan juga

melakukan pengelolaan risiko untuk keputusan strategis, terutama

dalam hal analisa dan pengelolaan risiko akuisisi blok-blok minyak

dan gas.

Pada tahun 2011, Perseroan melakukan beberapa aktivitas antara

lain aktivitas operasi seperti pengeboran, serta pengerjaan ulang

beberapa sumur, dan juga beberapa aktivitas pengembangan

fasilitas produksi di beberapa Unit Bisnis. Pengelolaan risiko secara

aktif memberikan nilai tambah pada setiap pertimbangan keputusan

strategis manajemen. Dalam akuisisi kepemilikan CNOOC di

Offshore Northwest Java (ONWJ), dilakukan penelaahan berbagai

pertimbangan atas beberapa risiko penting, termasuk berbagai

alternatif mitigasi. Pada saat yang bersamaan beberapa peluang

bernilai tinggi juga dihasilkan di sela-sela kajian risiko strategis.

Kombinasi strategi mitigasi dan penciptaan peluang ini menjadi

salah satu kontribusi penting dalam pengambilan keputusan akhir.

Untuk memastikan efektivitas dari berbagai mitigasi yang diterapkan,

Perseroan menerapkan proses pemantauan mitigasi yang ketat

melalui pemantauan berkala terhadap berbagai risiko yang telah

teridentifikasi sebelumnya oleh para pemilik risiko. Kegiatan

ini bertujuan untuk memastikan bahwa berbagai mitigasi yang

ditetapkan akan dijalankan dengan baik dan tepat waktu, sehingga

dampak dari risiko dapat diminimalkan.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Risk Management

In 2011, the Company continues to strengthen the role of Risk

Management in the business in order to achieve towards its vision

to become the leading independent oil & gas exploration and

production company in Asia. The efforts initiated since the previous

years has been enhanced along with a number of new initiatives,

which is a step towards operational excellence in the field of risk

management, continues to be proclaimed and implemented. The

Company clearly placed Risk Management as a guardian in the

process of achieving its overall vision.

The risk profile of the Company in 2011, which is a portrait of risks

management obstacles to the achievement of the Company’s vision,

has been arranged. Risks and mitigations derived from various

Business Units and Central Functions is analyzed and processed,

which then used as basis in the Risk Management Committee meeting

with its two sub-committees, Support Risk Management Committee

and Operations Risk Management Committee. These committees

performed their functions through meetings that were held 8 times,

and generating a number of strategic recommendations, which will

then be acted upon by the Board of the Directors. The profile is

planned to be reviewed periodically, therefore the Board of Directors

will always have references in the management of risks at the time

of decision making processes.

Risk management of the various activities of the Company is also

conducted through a number of project assessments, both for the

purposes of the Business Unit and Central Function. In addition, the

Company also implements risk management in making strategic

decisions, especially in terms of risk analysis and management in the

acquisition of oil and gas blocks.

In 2011, the Company conducted a number of activities, among

others, drilling operations, as well as reworking on some of the wells,

along with various activities in production facilities development on

a number of Business Units. Risk management is actively adding

value to every consideration of the strategic management decisions.

In the ownership acquisition of CNOOC’s ownership in the Offshore

Northwest Java (ONWJ), conducted a review of various considerations

of some important risks including a variety of mitigation alternatives.

At the same time, a number of high value opportunities are also

generated during the strategic risk assessment. The combination of

mitigation strategies and the creation of this opportunity became

one of the major contributions in making the final decision.

To ensure the effectiveness of various mitigations applied, the

Company implemented a strict mitigation monitoring process

through regular monitoring of the various risks, which have been

previously identified by the owners of the risk. This activity aims to

ensure that the mitigation measures will be executed properly and

on time, therefore the impact of the risk can be minimized.

47


Manajemen

Risiko

Risk Management

Upaya-upaya peningkatan dan pengembangan yang berkelanjutan

telah dilakukan melalui penyempurnaan berbagai infrastruktur

pengelolaan risiko di setiap tingkatan organisasi, mulai dari

kebijakan hingga peralatan atau kelengkapan pengelolaan risiko

untuk memastikan kelayakan dan hasil dari proses yang dilakukan.

Perseroan juga terus menerus melakukan berbagai upaya untuk

meningkatkan kepatuhan dalam lingkup kegiatan Perseroan,

diantaranya melalui pernyataan komitmen perusahaan atas

pengelolaan Tata Kelola Perusahaan yang baik. Peningkatan

budaya sadar risiko juga menjadi salah satu prioritas yang dilakukan

sepanjang tahun 2011. Hal ini dilakukan melalui sosialisasi

pengelolaan risiko secara terus menerus dalam berbagai bentuk

pendekatan komunikasi, baik melalui prosedur kerja yang diterapkan

maupun melalui kampanye dan sosialisasi.

Untuk menjawab tantangan perkembangan dunia manajemen

risiko secara global dan menyelaraskan diri dengan kecenderungan

internasional yang banyak mengadopsi standar-standar ISO:31000

sebagai panduan dalam pengelolaan risiko perusahaan masingmasing,

Perseroan mulai menyelaraskan beberapa standar proses

pengelolaan risikonya dengan standar tersebut. Pengadopsian

standar ISO:31000 yang berlaku secara internasional ini diharapkan

akan membantu meningkatkan kemampuan dan daya saing

Perseroan dalam industri minyak dan gas baik lokal maupun

internasional. Penyempurnaan-penyempurnaan ini juga diharapkan

akan memastikan tercapainya suatu tata kelola perusahaan yang

lebih baik.

Rencana 2012

Perseroan berencana untuk mengimplementasikan berbagai

upaya penyempurnaan infrastruktur pengelolaan risiko yang telah

dilakukan selama tahun 2011. Hal ini penting untuk memastikan

tercapainya pengelolaan risiko perusahaan yang memadai dan lebih

baik.

Tahun 2012 kembali akan dilakukan penyusunan Profil Risiko guna

membantu memberikan kepastian kepada manajemen dalam

pengambilan keputusan yang bersifat strategis dan mendukung

pencapaian visi Perseroan. Asesmen proyek yang memadai dan

analisa risiko secara mendalam juga akan terus dilakukan untuk

mengawal proses pencapaian berbagai target dan tujuan Perseroan

di masa datang.

Perseroan juga akan menyusun dan mengimplementasikan

standardisasi pemantauan mitigasi untuk membantu mendorong

efektivitas pengelolaan risiko, dan memastikan kejelasan peran dan

tanggung jawab pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Di tahun-tahun mendatang Perseroan akan terus menerus

melakukan inisiatif untuk mendorong pengelolaan manajemen risiko

yang berstandar internasional di dalam Perseroan, serta memastikan

bahwa manajemen risiko merupakan instrumen penting yang

menentukan pencapaian visi Perseroan.

48

Improvement efforts and continuous development has been

done through the improvement of the various risk management

infrastructures at all levels of the organization, from policy to

tools or comprehensiveness of risk management to ensure the

appropriateness and outcome of the process.

The Company also continues to make efforts to improve compliance

within the scope of activities of the Company, including through

the company’s statement of commitment of Good Corporate

Governance. Improvement in risk awareness culture is also one of

priorities throughout 2011. This is done through the continuous

socialization of risk management in various forms of communication

approaches, either through applied working procedures as well as

campaigns and socializations.

To meet the challenges in the development of risk management

globally and to align itself with the international trend that adapts

the ISO:31000 standards as a guidance of risk management in each

company, the Company began to align some of its standards of

risk management process accordingly. The adoption of ISO:31000

standards that accepted internationally are expected to help improve

the capability and competitiveness of the Company’s in the oil and

gas industry both locally and internationally. These improvements

are also expected to ensure the achievement of better corporate

governance.

Plans in 2012

The company is planning to implement a variety of efforts to improve

risk management infrastructures that has been done during 2011.

This matter is very crucial to ensure the achievement of an adequate

and better risk management in the company.

In 2012, the preparation of Risk Profiles will be re-conduct to assist

in providing assurance for the management for strategic decision

making and support to the achievements of the Company’s vision.

Adequate project assessments and in-depth risk analysis will continue

to oversee the process of achieving various goals and objectives of

the Company in the future.

The Company will also develop and implement standardized

mitigation monitoring to assist and encourage the effectiveness

of risk management, as well as to ensure the clarity of roles and

responsibilities of the parties that are involved.

In the coming years, the Company will continue to take initiatives

to encourage the utilization of international standards of risk

management in the Company, as well as ensuring that risk

management is an important instrument that determines the

achievement for the vision of the Company.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Energi Mega Persada Annual Report 2011

49


50

Pemasaran

Marketing

Secara keseluruhan hasil penjualan gas sepanjang

tahun 2011 mengalami kenaikan dibandingkan

tahun 2010.

Overall, the gas sales during 2011 have increased

compared to the previous year.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Pemasaran

Pemasaran dan penjualan minyak dan gas bumi dilakukan dalam

suatu koridor peraturan yang cukup ketat. Perusahaan minyak dan

gas harus mematuhi sejumlah aturan yang ditetapkan oleh BPMIGAS

saat melakukan pemasaran dan penjualan minyak dan gas bumi

yang dihasilkannya.

Tata Niaga Minyak Mentah

Dalam penjualan minyak mentah, Perseroan diwajibkan untuk

terlebih dahulu menyerahkan bagian Negara dalam bentuk minyak

mentah. Bagian Negara ini akan dijual atau dipergunakan sendiri

oleh Negara.

Sesuai ketentuan, Perseroan berhak melakukan penjualan minyak

yang menjadi bagiannya. Harga penjualan ini harus sekurangkurangnya

sama dengan Harga Minyak Mentah Indonesia (Indonesia

Crude Price/ICP). Perseroan mempunyai keleluasaan untuk

menegosiasikan harga dengan pembeli, sehingga dimungkinkan

bagi Perseroan untuk menjual minyaknya dengan harga premium (di

atas ICP). Kontrak penjualan minyak dapat dilakukan secara “spot”

jangka pendek atau jangka panjang.

Tata Niaga Gas Bumi

Penjualan Gas Bumi berbeda dengan penjualan minyak bumi, sesuai

sifatnya yang tidak mungkin dibagi sebelum dijual. Sehingga untuk

penjualannya, Perseroan akan mendapatkan hasilnya dalam bentuk

hasil penjualan.

Prosedur penjualan Gas Bumi di atur oleh pemerintah melalui

Pedoman Tata Kerja (PTK) BPMIGAS No 029/PTK/VII/20 tentang

penunjukan penjual dan penjualan Gas Bumi/LNG/LPG Bagian

Negara. Saat Perseroan menemukan cadangan, Perseroan harus

mengajukan izin Penjualan Gas Bumi dari Unit Bisnis penghasil

kepada BPMIGAS. BPMIGAS akan mengeluarkan Surat keputusan

BPMIGAS yang memperbolehkan Perseroan menjual gas bumi

dengan volume total, laju debit tertentu dan harga minimal tertentu

selama jangka waktu tertentu. Setelah mendapatkan penunjukkan

dari BPMIGAS, Perseroan berhak melakukan negosiasi dengan calon

pembeli.

Dalam tata niaga penjualan gas, pemerintah menentukan sektorsektor

yang harus menjadi prioritas pembeli. Sektor-sektor tersebut

adalah (1) untuk pengangkatan minyak bumi, (2) untuk industri

pupuk, (3) untuk pembangkit tenaga listrik dan (4) untuk industri

lainnya. Perseroan mempunyai kewajiban menjual gasnya kepada

pihak-pihak yang telah ditentukan pemerintah dalam Surat

Penunjukan yang dikeluarkannya.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Marketing

The sales and marketing of oil and gas is conducted in strict corridor

regulations. A Company in the oil and gas industry which markets

and sell its own production of oil and gas is required to comply with

certain rules set by BPMIGAS at the marketing and sale of the oil

and gas.

Procedures of Crude Oil Trading

In crude oil sales, the Company is initially required to declare to the

State in the form of crude oil which will be sold or used by the

State.

The Company reserves the right to sell its part of the oil production.

The sales price must be at least equal to the Indonesian Crude

Price (ICP). The Company has the flexibility to negotiate prices with

buyers, thus it is feasible for the Company to sell its oil at a premium

price (above ICP). Oil sales contract can be either ‘spot’ (short-term)

or long-term.

Procedures of Natural Gas Trading

The sale of natural gas is different from oil sales due to the nature of

product (gas) which cannot be divided before the distribution. Thus

for the trade, the Company receives the result in form of the sale.

The procedure of Natural Gas trading is set by the government

through the BPMIGAS Guidelines of work No. 029/PTK/VII/2009

about an appointment and sales of the Country’s Natural Gas / LNG

/ LPG of State. In the event where Company discovered reserves, the

Company is required to apply permission for the Sale of Natural Gas

of Business Unit producer to BMIGAS. The license will be issues by

BPMIGAS which allocates the Company to sell natural gas with total

volume, certain flow rate and specified minimum price for a certain

period. After obtaining the appointment of BPMIGAS, the Company

reserves the right to negotiate with prospective buyers.

In the marketing of gas sales, the government determines which

sectors should be the priority to the buyer. These sectors are (1) for

extraction of petroleum, (2) for the fertilizer industry, (3) for power

plants and (4) for other industry. The company has an obligation to

sell its gas to the parties which determined by the government in the

issued Letter of Appointment.

51


Pemasaran

Marketing

Kinerja Pemasaran 2011

Sepanjang tahun 2011, Perseroan berhasil membukukan perjanjian

penjualan minyak untuk tahun 2012 sebagai berikut:

• Kontrak Penjualan Minyak Mentah dari lapangan Lalang


(Malacca Strait) kepada Toyota Tsusho Corporation sepanjang

tahun 2012.

Kontrak penjualan spot minyak mentah dari lapangan Ardjuna

dan Cinta kepada Itochu dan Mitsubishi untuk bulan Februari

2012.

Penjualan Gas

Dalam penjualan gas, selain berhasil menandatangani perjanjian jual

beli gas baru, Perseroan juga berhasil melakukan negosiasi ulang

atas perjanjian jual beli gas yang masih berlaku yang dianggap

kurang menguntungkan.

Secara keseluruhan hasil penjualan gas sepanjang tahun 2011

mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2010.

Sepanjang tahun 2011, Perseroan berhasil melakukan negosiasi

ulang untuk PJBG dari Lapangan Arbei di Gebang, sehingga

memperoleh revisi harga dari $2,05/mmbtu menjadi $6/mmbtu dan

berlaku surut sejak tahun 2009.

Di tahun 2011, Perseroan juga melakukan negosiasi harga gas

bumi untuk RAPP dari US$4,08/mmbtu menjadi US$4,70 mmbtu.

Sedangkan harga gas TAC Semco dinegosiasikan dari US$2,865/

mmbtu menjadi US$5,00/mmbtu. Perseroan juga berhasil

memasarkan gas dari PSC Bentu Lapangan Seng dan Segat

Rencana 2012

Dengan target produksi yang semakin meningkat di tahun 2012

dan seterusnya, rencana Departemen Komersial yang menangani

Pemasaran dan Penjualan minyak dan gas adalah mendapatkan

kontrak-kontrak penjualan baru yang menguntungkan bagi

Perseroan serta melakukan negosiasi ulang kontrak-kontrak

sebelumnya yang dianggap masih dapat dioptimalkan.

52

Marketing Performance in 2011

Throughout 2011, the Company managed to recorded oil sales

agreement for the year 2012 as follows:

• Crude oil sales contract from Lalang (Malacca Strait) field to

Toyota Tsusho Corporation throughout the year 2012.

• Crude oil spot sales contract from Ardjuna and Cinta fields to

Itochu and Mitsubishi for the month of February 2012.

Gas Sales

In gas sales, besides managed to signed new gas purchase

agreement, the Company also managed to renegotiate the existing

gas purchase agreement that considered less favorable.

Overall, the gas sales during 2011 have increased compared to the

previous year.

Throughout 2011, the Company successfully renegotiated PJBG

from Arbei field in Gebang, in order to obtain the revised price of

US$2.05/mmbtu to US$6/mmbtu and applies retroactively since

2009.

In 2011, the Company also negotiated the price of natural gas for

the RAPP from US$4.08/mmbtu to US$4.70/mmbtu. Meanwhile,

the gas price of TAC Semco was negotiated from US$2.865/mmbtu

to US$5.00/mmbtu. The Company also managed to sell gas from

the Seng and Segat field in Bentu PSC.

Plans in 2012

In the midst of the escalating production targets in 2012 and beyond,

the plans of the Commercial Department that handle the Sales and

Marketing of oil and gas is to obtains a new sales contracts which

favorable to the Company and renegotiate past contracts which

considered able to be optimize.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Energi Mega Persada Annual Report 2011

53


Audit Internal

Internal Audit

Audit Internal

Sesuai dengan visi Perseroan untuk menjadi perusahaan terkemuka

dalam industri minyak dan gas serta dengan makin meningkatnya

pencapaian-pencapaian Perseroan, elemen kontrol menjadi elemen

yang sangat penting. Oleh karenanya peran Audit Internal semakin

tidak dapat diabaikan, bahkan menjadi perhatian utama.

Piagam Audit

Untuk menunjang pelaksanaan tugasnya, Perseroan menetapkan

Piagam Audit yang disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris.

Piagam Audit ini perlu diketahui seluruh jajaran untuk memastikan

bahwa semua menyadari dan memahami perlunya kontrol internal

yang memadai dan dilaksanakan dengan konsisten. Proses sosialiasi

Piagam Audit terus menerus dilakukan sepanjang 2011.

Program Kerja 2011

Program Kerja Audit Internal sepanjang tahun 2011 adalah

melakukan tindak lanjut atas review dari temuan-temuan audit

2010, melakukan monitoring dan memberi saran penyelesaian dan

implementasi untuk seluruh Policy and Procedure Manuals (PPM)

Unit Finance Service. melanjutkan implementasikan Control Self

Assessment yang telah diluncurkan tahun sebelumnya, Selain itu

Audit Internal juga menyelesaikan audit atas operasi keuangan KKS

Kangean untuk operasional tahun buku 2008 – 2009.

54

Internal Audit

In accordance with the Company’s vision to become the leading

company in the oil and gas industry, as well as with the increasing

number of the Company’s achievements, the control element has

become a very important factor. Therefore, the role of Internal Audit

cannot be ignored; in fact it is becoming a prime concern.

Audit Charter

To support the performance of its duties, the Company released

Audit Charter which was approved by the Board of Directors and

the Board of Commissioners. It is necessary for the Audit Charter to

be acknowledged by the whole company to ensure that everyone is

aware and understands the need for adequate internal control and

the consistent implementation. Socialization process of the Audit

Charter was carried out continuously throughout 2011.

Work Program in 2011

During 2011 the Work Program of Internal Audit conducted followup

review on audit findings in 2010, performed monitoring, and

provided suggestions for the completion and implementation

of all Policy and Procedure Manuals (PPM) of Finance Services

Unit. Continued implementing Control Self Assessment which

was launched in the previous year. In addition, Internal Audit also

completed the audit of Kangean PSC’s financial operations for the

year 2008 - 2009.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Kinerja 2011

Temuan-temuan audit 2010 ditindaklanjuti hingga dan saran-saran

relatif sudah diimplemetasikan.

Policy and Procedure Manual (PPM) Unit Finance Service baik untuk

level kontraktor Kontrak Kerja Sama KKS, Technical Assistance

Contracts maupun untuk Perseroan sebagai Perusahaan Terbuka

telah diimplementasikan seluruhnya.

Pelaksanaan Control Self Assessment yang direncanakan untuk

dilaksanakan di seluruh Perseroan, baru berhasil diterapkan

sebagian. Setelah dilakukan evaluasi, penyebabnya antara lain

adalah belum memadainya sumber daya manusia yang tersedia di

Audit Internal untuk melaksanakan hal ini, mengingat banyaknya

pekerjaan lainnya yang harus diselesaikan sepanjang tahun 2011.

Audit Internal juga melakukan pengembangan organisasi dengan

mulai melakukan perekrutan tenaga tambahan agar dapat

melaksanakan tuntutan tugas yang semakin bertambah seiring

dengan semakin meningkatnya kegiatan Perseroan.

Dalam audit Kangean, beberapa temuan telah dibicarakan secara

rinci dengan manajemen Kangean, dan telah disepakati tindakantindakan

yang perlu dilakukan. Hal ini akan ditinjau kembali di

tahun mendatang.

Setiap awal tahun Audit Internal menyampaikan rencana audit

tahun berjalan kepada manajemen serta Komite Audit untuk

dimintakan masukan. Pada waktu yang relatif sama, Internal Audit

melaporkan kepada manajemen serta Komite Audit pelaksanaan

program tahun lalu, temuan-temuan yang dianggap potensial,

serta mengemukakan kendala-kendala yang dihadapi, juga di

rekomendasikan tindakan-tindakan ke depan untuk menghindari

kendala-kendala yang dihadapi di waktu yang lalu. Selama tahun

2011, Internal Audit, bersama dengan Komite Audit melakukan

review atas laporan-laporan keuangan yang akan dikeluarkan

kepada publik, untuk menilai kelayakan laporan-laporan tersebut.

Audit Internal juga berupakan bagian Perseroan yang terlibat aktif

dalam peningkatan Tata Kelola Perusahaan yang baik. Masukanmasukan

dari Audit Internal membantu Perseroan untuk senantiasa

mengambil keputusan yang mendorong implementasi Tata Kelola

Perusahaan yang baik.

Independensi dalam Pelaksanaan Tugas

Sebelum audit dilaksanakan, Audit Internal selalu menjelaskan tujuan

pelaksanaan audit kepada calon auditee. Sedangkan dalam proyekproyek

yang melibatkan Audit Internal sebagai sumber informasi

maupun pemberi saran, yang bertanggung jawab atas proyek

adalah unit operasi yang terkait langsung. Fungsi Audit Internal

dalam proyek tersebut adalah memberikan masukan-masukan

terkait dengan pelaksanaan kontrol pada waktu proyek dimaksud

diimplementasikan. Dalam pelaksanaan tugas, selalu diperhatikan

bahwa staf yang ditugaskan tidak mempunyai hubungan kerja

langsung dengan pihak yang diaudit guna menghindari benturan

kepentingan.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Performance in 2011

Audit findings in 2010 were followed through and recommendation

were relatively implemented.

Policy and Procedure Manual (PPM) of Financial Services Unit, both

for the level of Production Sharing Contract PSC, Technical Assistance

Contractory (TAC), as well as for the Company as a public company

has been completely implemented.

The Implementation of Control Self Assessment that was planned to

be conducted throughout the Company has only been successfully

completed partly. After conducting an evaluation, one of the causes

was due to inadequate resources available in the Internal Audit for

the implementation process, considering a number of other higher

priority tasks which had to be completed during 2011.

Internal Audit also conducted organizational development,

beginning with the recruitment of additional staff in order to carry

out the demand of the increasing tasks with the growing activities

of the Company.

In the Kangean audit, a number findings were discussed in detail

with Kangean management, and appropriate measures have been

agreed to. follow-ups on agreed actions will be done in the next

audit.

At the beginning of each year, Internal Audit submits the plan for

the audit in the coming year to the management and the Audit

Committee to request for input. At relatively the same time, Internal

Audit reports to the management and the Audit Committee

regarding the implementation of the program in the previous year,

the findings which are considered potential, and states the obstacles

they encountered, as well as giving recommendations for the future

to avoid the constraints faced in the past. During 2011, Internal

Audit together with the Audit Committee regularly reviewed

financial reports, which would will be issued to the public, to assess

the appropriateness of those reports.

Internal Audit is also a part of the Company that is actively involved

in the enhancement of Good Corporate Governance. Inputs

from Internal Audit assist the Company to continually making

decisions that encourage the implementation of Good Corporate

Governance.

Independence in Work Implementation

Prior to the audit, Internal Audit always explains the purpose of the

audit to the prospective auditees. While in projects which involves

the Internal Audit as a source of information or advisory, the one that

is responsible of the project is the related operating unit. Internal

Audit’s function in the project is to provide inputs related to the

implementation of control when related the project is implemented.

In the execution of the task, noted that the Internal Audit assigned

staff has no direct work affiliations with the audited party in order to

avoid conflicts of interest.

55


56

Keselamatan, Kesehatan Kerja &

Lindungan Lingkungan

Safety, Health & Environment

Komitmen Perseroan juga diperkuat dengan

mengeluarkan revisi Pernyataan Kebijakan tentang

K3LL. Tahun ini kami juga memulai proses untuk

mendapatkan sertifikasi ISO 14001 dan OHSAS

18001 dari lembaga sertifikasi eksternal.

The Company also strengthened its commitment by issuing a

revised Statement of Policy on K3LL. This year we also started

the process to obtain certifications ISO 14001 and OHSAS

18001 from an external agency.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan

Lingkungan (K3LL)

Sejalan dengan visi Perseroan untuk menjadi perusahan minyak

dan gas yang disegani, penerapan keunggulan operasional dalam

hal pengelolaan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan

Lingkungan menjadi hal yang tidak dapat ditawar. Perseroan

menginginkan agar setiap unsur di dalamnya memiliki semangat

untuk memberikan lebih dari yang dituntut oleh ketentuan

perundang-undangan yang harus dipatuhi. Hal ini tercermin dalam

revisi Pernyataan Kebijakan K3LL yang disahkan pada Agustus 2011

dan menjadi rujukan bagi seluruh pekerja. Dalam revisi pernyataan

kebijakan ini, Perseroan secara eksplisit menyatakan bahwa setiap

unsur dalan Perseroan berkomitmen untuk mencegah terjadinya

kecelakaan, penyakit akibat kerja, dan kerusakan lingkungan,

dengan mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundangan yang

berlaku, memelihara tempat kerja yang sehat dan aman bagi para

pekerja dan mitra kerja, mengurangi tingkat emisi dan mengelola

limbah, serta menggunakan energi dan sumber daya alam lainnya

secara efisien.

Sistem Manajemen K3LL Perseroan yang telah ditetapkan secara

terstruktur menjadi pedoman bagi setiap Unit Bisnis dalam

pelaksanaan kegiatan operasional dengan pendekatan K3LL. Nilainilai

yang terkandung dalam Sistem Manajemen K3LL Perseroan dan

dijalankan oleh setiap pekerja di Perseroan antara lain: kepatuhan

terhadap regulasi, memastikan manajemen risiko berjalan dengan

efektif dan efisien, memberikan jaminan standar K3LL dipenuhi

dengan baik, mengembangkan budaya operations excellence, dan

melakukan peningkatan yang berkelanjutan.

Program Keselamatan, Kesehatan Kerja dan

Lindungan Lingkungan

Setiap Unit Operasi dalam Perseroan saat ini telah mengembangkan

Sistem Manajemen K3LL sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan

Unitnya, dengan mengacu pada Sistem Manajemen K3LL yang

ditetapkan Perseroan. Di awal tahun 2011, setiap unit operasi

Perseroan menyusun Program Keselamatan, Kesehatan Kerja dan

Lindungan Lingkungan tahun 2011 guna mencapai sasaran-sasaran

yang ditetapkan Perseroan diantaranya meminimalisir kecelakaan

terhadap pekerja, peralatan maupun aset-aset Perseroan lainnya

serta memenuhi ketentuan dan kaidah pengelolaan Lingkungan

yang disyaratkan Pemerintah.

Kinerja Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan

Lingkungan

Komitmen terhadap K3LL ditunjukkan oleh jajaran manajemen

puncak baik Korporasi maupun Pimpinan Unit Operasi dengan

melakukan kegiatan yang rutin dilakukan dua kali dalam setahun

yaitu SHE Management Tour. Dalam kegiatan ini manajemen puncak

melakukan kunjungan ke setiap area operasi Perseroan untuk

memastikan berjalannya sistem Manajemen K3LL dengan baik.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan beberapa kegiatan antara

lain inspeksi K3LL, temu wicara dengan pekerja, serta melakukan

pertemuan dengan pimpinan daerah tempat Unit Operasi Perseroan

beroperasi.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Safety, Health and Environmental (SHE)

The implementation of operational excellence in managing Safety,

Occupational Health and Environmental Protection (SHE) is a nonnegotiable

obligation, which in line with the Company’s vision to

become the respected company in the oil and gas industry. The

Company desires that every elements of SHE should be apply with

passion in order to offer more than the required statutory provisions

which must be comply. This is reflected in the revised policy

statement of SHE that was approved in August 2011, which became

a reference to all employees. In the revised policy statement, the

Company clearly stated its commitment to each elements through

roles to prevent the occurrence of accidents, illness due to work,

and damage to the environment, by complying with all provisions

of applicable laws and regulations, maintaining a healthy and safe

workplace for the employees and partners, reducing emissions and

manage waste, as well as using energy and other natural resources

efficiently.

The SHE Management System of the Company was structurally

established as a guide to every Business Unit in the implementation

of operational activities through the SHE approach. The values

contained in the SHE Management System of the Company which

conducted by all employees include: compliance with regulations,

ensure that risk management is running effectively and efficiently,

provide a standard guarantee that SHE properly fulfilled, develop

an operational excellence culture, and conducting sustainable

improvements.

SHE Program and Performance

In reference to the SHE Management Systems determined by the

Company, currently each operation units has developed a system

according to its characteristics and needs respectively. In early 2011,

each of the Company’s operation units prepared Safety, Occupational

Health and Environmental Protection Program 2011 in order to

achieve the objectives of the Company including to minimize injury

to employees, equipment and other assets of the Company, as

well as to comply with the provisions and rules of environmental

management as required by the government

Safety Performance and Occupational Health

The commitment to SHE demonstrated by the top managements

of both corporate and operation units, through conducting routine

activities performed two times a year, namely SHE Management Tour.

In this activity, the top managements conducting visits to each of its

operational area to ensure that the SHE Management System works

accordingly. During the visit, some of the activities that are perform,

among others, SHE inspection, colloquium with the employees, as

well as meetings with leaders of the area where the unit operates.

57


Keselamatan, Kesehatan Kerja

& Lindungan Lingkungan

Safety, Health & Environment

Sepanjang tahun 2011 komunikasi dan kampanye yang berkaitan

dengan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan

dilakukan secara terus menerus karena dipandang sangat penting

untuk menunjang berjalannya sistem Manajemen K3LL dengan

baik. Perseroan dan unit operasinya secara konsisten melaksanakan

pertemuan yang dihadiri oleh pimpinan setiap lini Perseroan,

pekerja dan mitra kerja Perseroan. Pertemuan yang dilakukan secara

terjadwal tersebut dikenal sebagai SHE Meeting yang bertujuan untuk

mencari setiap pelajaran yang berkaitan dengan aspek K3LL baik di

dalam Perseroan maupun di luar Perseroan yang dapat diterapkan di

Perseroan. Berbagai kampanye bertema K3LL juga aktif dilakukan di

lingkungan Perseroan untuk meningkatkan kesadaran pekerja akan

pentingnya aspek-aspek K3LL dalam aktivitas sehari-hari. Kampanye

tersebut dilakukan antara lain melalui perayaan Bulan K3LL Nasional

pada bulan Januari hingga Maret 2011, perayaan hari Lingkungan

Hidup pada bulan Juli, promosi bertema K3LL melalui poster, banner,

spanduk, serta presentasi bertema K3LL.

Selain itu, Perseroan juga terlibat aktif dalam pertemuan-pertemuan

K3LL yang dilaksanakan oleh pihak eksternal antara lain pertemuan

Penanggulangan Tumpahan Minyak di Perairan (PTMP) antara

BPMIGAS dan KKKS, dimana salah satu Unit Bisnis Perseroan

(Kondur Petroleum S.A) dipercaya menjadi koordinator PTMP area

II yang meliputi Riau, Jambi dan Sumatera Selatan, Forum nasional

Quality, Security, Safety, Health, Environment (QSSHE) dan Forum

Komunikasi Operasional BPMIGAS Sumatera Bagian Utara. Perseroan

juga berpartisipasi dalam Rapat koordinasi program kerja K3LL yang

58

Throughout 2011, campaigns and socializations activities under the

theme of SHE constantly held within the Company’s locations at the

Jakarta office and the Company’s operational areas, which aims to

raise employees’ awareness to the importance of the SHE aspects

in the Company’s activities. The campaigns and socializations

activities, among others, conducting the socialization of PROPER

assessment criteria to the entire Business Units, held a memorial

SHE National Month January to March 2011 at the Jakarta office

and the Company’s operational areas through activities such as;

walking together in Lapangan Kurau, Housekeeping Competition

in Semberah, as well as promoting SHE throughout the Company’s

operational units, among others, by posters, computer flash, banners

and internal memos.

In addition, the Company is also actively involved in SHE meetings

which held by external parties such as the Oil Spill Response in

Water (PTMP) meetings between BPMIGAS and KKKS, where one

of the Company’s Business Unit (Kondur Petroleum S.A) is assigned

to be PTMP coordinator area II, which includes Riau, Jambi and

South Sumatra, National Forum of Quality, Security, Safety, Health,

Environment (QSSHE) and Operational Communications Forum

BPMIGAS Northern Sumatra. The Company also participated in

the coordination meeting of SHE work program held by Pertamina

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


diadakan oleh Pertamina dan dihadiri oleh perwakilan bagian SHE

Unit Bisnis (EMP Semberah dan EMP Gelam) pada tanggal 30-31

Maret 2011 dan Workshop SHE yang diselenggarakan oleh BPMIGAS

di Yogyakarta pada Bulan Desember 2011.

Perseroan juga menyadari pentingnya kemampuan di bidang

K3LL yang harus dimiliki oleh setiap pekerja, terutama pekerja di

area operasi guna mendukung sistem Manajemen K3LL. Berbagai

pelatihan K3LL selama tahun 2011 baik yang dilaksanakan langsung

oleh Perseroan maupun oleh pihak luar Perseroan, dilaksanakan

dan diikuti oleh setiap pekerja berdasarkan kebutuhan. Pelatihan

tersebut antara lain pelatihan pemadaman kebakaran, P3K,

pengelolaan limbah, pelaporan dan investigasi kecelakaan, analisa

bahaya pekerjaan serta sistem izin kerja.

Kesiapan pekerja dalam menghadapi keadaaan darurat baik di

Kantor Pusat di Jakarta maupun di area operasi menjadi salah

satu hal yang menjadi perhatian serius. Untuk itu, di area operasi,

secara berkala melaksanakan latihan menghadapi keadaan darurat

dengan berbagai skenario keadaan darurat diantaranya kebakaran,

tumpahan minyak, pekerja jatuh ke laut dan evakuasi medis.

Pengukuran kinerja sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan

Kerja dan Lindungan Lingkungan yang terdiri dari 12 elemen dasar

selalu dilakukan oleh Perseroan setiap tahunnya untuk melihat sejauh

mana efektivitas pelaksanaan sistem tersebut di setiap Unit Operasi.

Pengukuran tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Audit Internal

Energi Mega Persada Annual Report 2011

which attended by representatives of the SHE Business Unit (EMP

Semberah and Gelam) on March 30, to 31, 2011 and SHE Workshop

organized by BPMIGAS in Yogyakarta on December 2011.

The Company also recognizes the importance of capacity in the SHE

to be possessed by every employee, especially those in the operational

areas to support the SHE Management System. Throughout 2011,

variety of SHE trainings conducted directly by the Company or

external parties were implemented and participated by each

employees based on their needs. The trainings include; firefighting,

first aid, waste management, reporting and accident investigation,

job hazard analysis and work permit system.

The employees’ readiness in facing emergency situation, both at

the Head Office in Jakarta and in the operational areas is becoming

a matter of serious concern. Therefore, in the operational areas

exercises are conducted periodically to face emergencies with a

range of scenarios such as fire, oil spills, worker fell into the sea and

medical evacuation.

Measurement of performance system in Safety Management,

Occupational Health and Environment Protection consists of 12 basic

elements that are constantly performed by the Company each year

in order to observe the extend of the effectiveness of the system

to each operational units. The measurement is conducted through

59


Keselamatan, Kesehatan Kerja

& Lindungan Lingkungan

Safety, Health & Environment

di setiap Unit Perseroan maupun Audit sertifikasi ISO 14001 dan

OHSAS 18001 oleh badan sertifikasi eksternal yaitu Lloyd Register

Quality Assurance terhadap salah satu Unit Operasi Perseroan yang

beroperasi di Selat Lalang.

Kinerja 2011

Performance in 2011

Sepanjang tahun 2011 terjadi beberapa insiden. Dari kejadiankejadian

tersebut terdapat beberapa kejadian yang hampir

menyebabkan kerugian bagi Perseroan dan terdapat juga kejadian

yang telah menyebabkan kerugian bagi Perseroan baik kerugian

terhadap pekerja Perseroan maupun peralatan Perseroan. Kejadian

terkait transportasi darat menjadi kejadian yang sering berulang

di tahun 2011. Kejadian yang lainnya diantaranya berhubungan

dengan kebocoran pipa, ceceran minyak, timbulnya api di fasilitas

Perseroan, proses Drilling dan Workover, transportasi laut dan

kegiatan angkat mengangkat. Guna mencegah berulangnya

insiden ini dan meningkatkan kehati-hatian seluruh pekerja selama

melaksanakan tugas, Perseroan melakukan kampanye, pelatihan

dan pembinaan terus menerus tentang pentingnya K3LL dalam

pelaksanaan tugas kepada seluruh pekerja serta kontraktor yang

bekerja untuk Perseroan.

Pengelolaan dan Pembinaan Mitra Kerja

Perseroan bertekad untuk melakukan pembinaan dan pengawasan

yang baik terhadap setiap aktivitas mitra Perseroan yang bekerja

di lingkungan Perseroan. Hal ini dilakukan untuk memastikan

bahwa setiap kegiatan yang dilakukan mitra atas nama Perseroan

selalu dilakukan dengan kualitas K3LL tertinggi dan sesuai dengan

standar yang ditetapkan Perseroan dan Perundang-undangan.

Pembinaan dan pengawasan tersebut dilakukan dalam bentuk

pelatihan Contractor Safety Management System (CSMS) kepada

para Mitra Kerja di Jambi, Pekanbaru dan Samarinda yang dihadiri

oleh perwakilan Mitra Kerja yang berada di sekitar area Operasi

Perseroan; pra Kualifikasi SHE (PQ-SHE) yang merupakan seleksi

60

Indikator

Indicators

Proper 2010-2011

(FINAL RESULT)

Training Hours from

Total Man-hours

EMP Malacca Strait Bentu Korinci Semberah Gelam Mosesa Gebang

Target Actual Target Actual Target Actual Target Actual Target Actual Target Actual Target Actual

N/A N/A Blue Blue Blue Blue Green Green Blue Blue Blue

Under

preparation

Blue Red

0.75% 0.22

GAp Closure Actions 75% 62%

Observation (SSA/

SSC/Near Miss)

FATALITY Rata (cases)

0.75%

(Min)

0.75%

(Min)

0.17

53%

0.75%

(Min)

0.75%

(Min)

0.78

0

0.75%

(Min)

0.75%

(Min)

0.15

66.7%

0.75%

(Min)

0.75%

(Min)

0.87 0.75% 0

94.1% 75% 0

0.75%

(Min)

0.75%

(Min)

2,445 3,697 1,500 2,233 400 410 200 235 225 793 70 16 50 10

0.00

(0)

LTI Rate (cases) < 0.20 (6)

MT Rate (cases)

TRI Rate (cases)

< 0.54

(16)

< 0.74

(22)

0.04

(1)

0.00

(0)

0.00

(0)

< 0.14 (1)

0.07

(1)

0.00

(0)

0.00

(0)

< 0.42 (2)

0.31 (7) < 0.33 (7) 0.42 (6) < 0.63 (3)

0.34 (8) < 0.46 (8) 0.49 (7) < 1.05 (5)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

the implementation of Internal Audit at each unit of the Company

and Audit certification ISO 14001 and OHSAS 18001 by an external

certification body Lloyd Register Quality Assurance towards one of

the Company’s operational unit in the Selat Lalang.

0.00

(0)

< 0.32 (1)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

< 0.40 (1)

< 0.64 (2) 0.35 (2) < 0.80 (2)

< 0.96 (3) 0.35 (2) < 1.20 (3)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

< 0.19 (1)

< 0.38 (2)

< 0.57 (3)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

< 0.73 (1)

< 1.45 (2)

< 2.18 (3)

Spills (>1 Bbl) 1 Max 2 0 Max 1 3 Max 0 1 Max 1 1 Max 0 1 Max 0 3 Max 0

Property Damage/

Loss (>$50K)

1 Max 0 0 Max 0 1 Max 0 1 Max 0 1 Max 0 1 Max 0 1 Max 0

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada

0

0

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

0.00

(0)

Throughout 2011, a number of incidents have occurs that nearly

causing loss to the Company and there are also incidents that have

caused the Company’s losses, both in terms of employees or the

equipment. Transportation-related events, particularly in land are

becoming the incidents that are often repeated in 2011. Meanwhile

the other events include a leak associated with pipeline, oil spills,

fire incidence in the Company’s facilities, process of Drilling and

Workover, marine transportation and lifting activities. In order to

prevent the recurrence of these incidents and improve the prudence

of all employees in conducting the duties, the Company performed

campaign, ongoing training and coaching related to the importance

in the SHE performance of duties to all employees as well as

contractors that work for the Company.

Management and Development of Partners

The Company is determined to perform an excellence guidance and

supervision of all activities involving its partners that work within

the Company. This matter is conducted to ensure that any activities

undertaken on behalf of the Company’s partners are constantly

conducted with the highest SHE quality and in accordance with

the standards established by the Company and Legislation. The

guidance and supervision is conducted in the form of Contractor

Safety Management System (CSMS) training to the Partners in Jambi,

Pekanbaru and Samarinda, which was attended by representatives

of Partners in the surrounding operational areas of the Company;

the SHE pre-qualification (PQ-SHE) which is a selection of potential


terhadap calon mitra Perseroan sebelum mengikuti proses tender

pekerjaan berisiko tinggi dan inspeksi pekerjaan pada tahap awal,

selama proses berlangsung, dan pada akhir pekerjaan.

Pengelolaan Bahaya

Perseroan melalui Departemen SHE juga memastikan setiap proyek

yang dikerjakan harus melewati Pengelolaan bahaya yang benar

dan sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku. Beberapa

implementasi pengelolaan bahaya yang dilakukan selama tahun

2011 antara lain penyusunan HAZOPS dalam rencana pembangunan

Mini Gas Plant di lapangan Bentu dan pembangunan jalur pipa dari

lapangan Semberah ke PLN di Samarinda. Perseroan juga melakukan

SHE Assessment untuk jalur transportasi minyak mentah dari

lapangan Tonga ke fasilitas offloading di Langgak; SHE assessment

dalam pekerjaan perbaikan pipa bawah laut di area operasi Malacca

Strait; melakukan pengawasan SHE dalam perbaikan Wemco

di Pedas Plant serta melakukan SHE assessment dalam rencana

pembangunan jalur pipa gas trunkline di lapangan area operasi EMP

Bentu & Korinci Baru.

Konservasi Energi dan Lindungan Lingkungan

Di tahun 2011, Perseroan mendorong agar kegiatan dalam bidang

Lindungan Lingkungan lebih digalakkan sehingga komitmen

Perseroan dalam bidang Lingkungan dapat semakin dirasakan oleh

berbagai pihak. Penekanan dalam bidang Lindungan Lingkungan ini

menyangkut Konservasi Energi dan Keanekaragaman Hayati.

Dalam hal konservasi energi Perseroan sudah sejak lama mendorong

penggunaan peralatan-peralatan hemat energi yang secara signifikan

dapat menurunkan konsumsi energi. Dimulai dengan penggunaan

lampu hemat energi di seluruh lokasi operasional Perseroan, yang

dimulai beberapa tahun lalu. Tahun ini tindakan tersebut diikuti

dengan mengganti generator dengan generator berbahan bakar

gas.

Perseroan juga mendorong masing-masing Unit Bisnis untuk

melakukan kegiatan terkait konservasi energi dan keanekaragaman

hayati di lingkungan operasional masing-masing. Hal ini antara

lain telah diimplementasikan di salah satu unit bisnis yaitu Kondur,

Petroleum SA dengan mewujudkan komitmen terhadap rehabilitasi

lingkungan dengan melakukan konservasi mangrove di sekitar

tempat beroperasinya yang berada di pantai.

Di tingkat korporasi, komitmen konservasi energi salah satunya

diwujudkan dengan penerapan lingkungan nirkertas. Pencetakan

dokumen dengan kertas hanya pada kondisi-kondisi yang tidak

dapat dihindari, akan tetapi apabila memungkinkan, semua

pemrosesan dilakukan tanpa perlu mencetak pada kertas.

Selain itu, Perseroan telah melaksanakan berbagai program

kegiatan untuk memenuhi ketentuan yang digariskan pemerintah

berkaitan dengan Lingkungan Hidup. Perseroan secara aktif ikut

serta dalam Program Pemerintah yaitu Program Penilaian Peringkat

Kinerja Perseroan di bidang Lingkungan Hidup yang dikenal dengan

PROPER. Setiap limbah berbahaya dan beracun yang dihasilkan

dari aktivitas di setiap unit operasi Perseroan, selalu dikelola secara

Energi Mega Persada Annual Report 2011

partners of the Company before proceeding with the tender process

of high-risk task and work inspection at an early stage, during the

process, and at the end of the task.

Hazards Management

The Company ensures that each project require to be conducted

through proper management of hazards and in accordance with

applicable regulations, through the SHE Department. During

2011, a number of implementations of hazard management were

conducted includes the preparation of HAZOPS in the development

plans for Mini Gas Plant in the Bentu field and the development

pipeline from the Semberah field to PLN in Samarinda. The Company

also performed SHE Assessment for crude oil transport line from

the Tonga field to offloading facility in Langgak; SHE assessments

of subsea pipeline repaired task at the Malacca Strait operational

area; SHE supervising to repaired Wemco in Pedas Plant; and SHE

assessment in development plans of trunkline gas pipeline in the

field operational area of EMP Bentu & Korinci Baru.

Energy Conservation and Environmental Protection

In 2011, the Company encouraged for activities in the field of

Environmental Protection to be more promoted in order for its

commitments to the environmental field to have an effect on various

parties. The emphasis within the Environmental Protection field is

related to Energy Conservation and Biodiversity Conservation.

In terms of energy conservation, the Company since long has

encouraged the use of energy efficient equipment that can

significantly reduce the energy consumption, starting with the

use of energy efficient lighting in all locations of the Company’s

operational areas several years ago. This year the action continued

by replacing the generator with gas energy generator.

The Company also encouraged each Business Unit to conduct

activities related to energy and biodiversity conservation in their

respective operational environments. This activity has been

implemented in Kondur which embodies a commitment to the

rehabilitation of the environment by conserving mangroves in the

vicinity of the operation located on the beach.

At the corporate level, the commitment to energy conservation

one of which is realized with the implementation of paperless

environment. Document printing with paper can only be done under

conditions that cannot be avoided; if possible, all processing is done

without the need to print on paper.

The Company has implemented various programs of activities to

meet the outlined requirements by the government related to the

Environment. The Company is actively participating in the Government

Program, namely Company Performance Rating Program in the field

of Environment, known as PROPER. Every hazardous and toxic waste

generated from operational activities in each unit of the Company,

has always been planned and soundly managed in accordance with

61


Keselamatan, Kesehatan Kerja

& Lindungan Lingkungan

Safety, Health & Environment

terencana dengan baik dan sesuai dengan mekanisme Peraturan

dan Perundangan yang berlaku sebelum dikirim ke pihak ketiga

yang telah memiliki izin dari Kementrian Lingkungan Hidup untuk

melakukan pengelolaan lebih lanjut terhadap limbah berbahaya dan

beracun tersebut. Secara berkala dilakukan pemantauan lingkungan

di setiap area operasi Perseroan oleh pihak eksternal yang independen

dan bersetifikasi dari Kementrian Lingkungan Hidup. Pemantauan

lingkungan ini dilakukan untuk mengukur tingkat baku mutu di area

operasi Perseroan terhadap persyaratan pengendalian pencemaran

air, pencemaran udara dan pencemaran laut.

Perseroan membagi-bagikan ratusan bibit Tanaman kepada pekerja

secara gratis dikantor Pusat di Jakarta. Kegiatan lainnya adalah

melaksanakan Presentasi K3LL dikantor Jakarta dan area Operasi

Perseroan, membagikan 2.000 bibit polybags trembesi ke beberapa

desa di area Operasi Malacca Strait seperti desa Mekarsari, Teluk

Belitung, Bagan Melibur, dan lain-lain. Selain itu juga Perseroan

juga membagikan secara gratis 50 polybags bibit Jelutung kepada

pekerja dan masyarakat disekitar area Operasi EMP Gelam.

Keseluruhan Kegiatan tersebut bertepatan dengan Hari Lingkungan

Hidup 2011.

Penghargaan

Upaya keras Perseroan untuk menunjukkan komitmennya mulai

menampakkan hasil dengan diraihnya peringkat Biru untuk empat

unit bisnis dan peringkat Hijau untuk satu unit bisnis, sesuai

ketentuan PROPER yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan

Hidup. Hal ini menjadi bukti bahwa selain setiap aktivitas Perseroan

telah memenuhi ketentuan minimum yang dipersyaratkan dalam

Perundangan terkait Pengelolaan Lingkungan Hidup. Perseroan juga

dianggap telah berhasil dalam membina hubungan yang baik dengan

masyarakat di sekitar area operasi Perseroan serta mempunyai

program unggulan lanjutan dalam menggelola lingkungan hidup

melalui program 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Selain itu, Kondur Petroleum menerima Platinum Award dalam

Indonesian CSR Award 2011 untuk kategori Green Program. Kategori

ini diberikan kepada Perseroan yang dinilai berhasil melaksanakan

program tanggung jawab sosial Perseroan yang berdampak positif

pada perlindungan lingkungan.

Tahun 2011, EMP Kalila Bentu-Korinci Baru memperoleh pengakuan

sebagai Perseroan dengan kinerja yang baik dalam pencegahan

kecelakaan dengan memperoleh Penghargaan Nihil Kecelakaan

Kerja dari Walikota Pekanbaru.

62

the mechanisms of the applicable regulation and legislation before

being sent to a third party that has a permit from the Ministry of

Environment to further manage the hazardous and toxic waste.

Periodic monitoring of the environment in every operational area

of the Company is performed by an independent external party and

received certification from the Government through the Ministry of

Environment. Environmental monitoring is conducted to measure

the level of quality standards in the Company’s operational area

towards the requirements control of water pollution, air pollution

and marine pollution.

In commemoration of World Environment Day 2011, as well as

to increase employee awareness of the importance of forestation,

the Company gave away hundreds of seedlings free of charge to

employees. Other activities, among others, conducted the SHE

presentation at the Jakarta office and the operational areas of the

Company, shared 2000 poly bags of tamarind seeds to several villages

in the operational areas of Malacca Strait such as Mekarsari village,

Teluk Belitung, Bagan Melibur, and others. In addition, the Company

also distributed free of charge 50 poly bags of Jelutung seeds to

employees and the community surroundings in the operational area

of EMP Gelam.

Awards

The Company efforts in demonstrating its commitment was proven

from the rating achievement results namely, Blue ratings for the four

business units and Green ratings for one business unit, in accordance

with the PROPER provision by the Ministry of Environment. These

achievements is an evidence that in addition to every Company

activities that has complied with the minimum requirement of the

legislation related to environmental management, the Company is

also considered to have been successful in building good relationships

with community surroundings in the Company’s operational area, as

well as having advanced excellent programs in the environmental

management through 3R (Reduce, Reuse, Recycle) program.

In addition, Kondur Petroleum receives Platinum Award at the

Indonesian CSR Award 2011 for the category Green Program

from the Ministry of Social Affairs. This category is awarded to

the Company that successfully implementing the Corporate Social

Responsibility programs and contributes a positive impact on

environmental protection.

In 2011, EMP Kalila Bentu-Korinci Baru gained recognition as a

company with an excellence performance in the prevention of

accident by obtaining Zero Accident Award from the Mayor of

Pekanbaru.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Sertifikasi

Untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan Perseroan terkait

dengan K3LL ini memenuhi ISO 14001 dan OHSAS 18001, pada

bulan Desember 2011, Perseroan mengundang lembaga sertifikasi

internasional Llyod Register Quality Assurance untuk mulai

melakukan proses sertifikasi. Hasilnya diharapkan akan diterima

Perseroan pada tahun 2012. Sekali lagi hal ini mencerminkan

kuatnya komitmen Perseroan untuk selalu mewujudkan keunggulan

operasional termasuk dalam hal pengelolaan K3LL.

Rencana 2012

Pada tahun 2012. Perseroan berencana untuk melaksanakan

pemantauan lingkungan secara berkala untuk memastikan tingkat

pemenuhan baku mutu dari setiap aspek aktivitas Perseroan

seperti yang dipersyaratkan dalam PROPER. Perseroan juga akan

meningkatkan implementasi dan pendokumentasian programprogram

unggul lingkungan dan program konservasi energi. Di

tahun 2012 juga ditargetkan untuk melaksanakan pengukuran

kinerja melalui audit internal K3LL dan audit eksternal ISO 14001

dan OHSAS 18001; serta menggalakkan program penurunan tingkat

kecelakaan terutama kecelakaan transportasi darat.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Certification

In order to ensure that all activities of the Company which

associated with the SHE to achieve ISO 14001 and OHSAS 18001, in

December 2011 the Company invited the international certification

body Lloyd Register Quality Assurance to initiate the certification

process. The result is expected by the Company in the year 2012.

Once again this reflects the strong commitment of the Company to

constantly achieved operational excellence which includes the SHE

management aspect.

Plans in 2012

In 2012, the Company is planning to periodically conduct

environmental monitoring in order to ensure compliance with

the quality standards of every aspect of the Company’s activities

as required in PROPER. The Company determines to enhance

implementation and documentation of advanced environmental

programs and energy conservation programs. To perform the

measurement of performance through SHE internal audits and

external audits ISO 14001 and OHSAS 18001; and promoting

the program to reduce the level of accidents, in particular land

transportation accidents.

63


64

Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance

Operational Review

Sebagai salah satu bentuk komitmen praktik Tata

Kelola Perusahaan yang baik, maka di tahun 2011

perusahaan telah mengesahkan Etika Usaha dan

Tata Perilaku yang telah disempurnakan.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


In 2011, as a form of commitment to the Good Corporate

Governance practices, the Company has adopted Business

Ethics and Code of Conduct that have been refined.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

65


Tata Kelola Perusahaan

Gambaran Umum

Komitmen manajemen untuk menerapkan Tata Kelola Perusahaan

yang baik dan menerapkan 5 (lima) asas tata kelola perusahaan

yang baik – keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban,

independensi serta kewajaran dan kesetaraan – dalam keseharian

praktik bisnis yang dilakukan Perseroan, semakin jelas terlihat.

Perseroan telah membentuk unit khusus yang bertugas untuk

memastikan bahwa penerapan Tata Kelola Perusahaan dengan

mengusulkan, menyusun dan membuat kebijakan, tindakan atau

perangkat organisasi lainnya yang diperlukan untuk meningkatkan

implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik. Unit ini dalam

pelaksanaan tugasnya akan bekerja sama dengan unit-unit kerja lain

di dalam Perseroan guna memastikan bahwa semua unsur terlibat

dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik.

Sebagai salah satu bentuk komitmen praktik Tata Kelola Perusahaan

yang baik, di tahun 2011 perusahaan telah mengesahkan Etika

Usaha dan Tata Perilaku yang telah disempurnakan. Penekanan

penerapan Etika Usaha dan Tata Perilaku ini, dicantumkan dalam

Pakta Integritas Board of Director sebagai bentuk komitmen

menyeluruh penerapan Etika Usaha dan Tata Perilaku tersebut

Struktur Tata Kelola

Rapat Umum Pemegang Saham

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai wadah para

pemegang saham untuk mengambil keputusan penting yang

berkaitan dengan modal yang ditanam dalam perusahaan, sesuai

dengan ketentuan anggaran dasar dan peraturan perundangundangan,

wajib diselenggarakan setidaknya satu tahun sekali.

66

Good Corporate Governance

General Overview

The commitment of the management to implement Good

Corporate Governance and to apply its five principles - openness,

accountability, responsibility, independence as well as fairness and

equality – in the daily business practice conducted by the Company

is becoming clearly visible.

The Company has established a special unit with tasks to ensure

that the implementation of Corporate Governance to propose,

structure and establish policies, actions or any other organization

that is needed to improve the implementation of good Corporate

Governance. In the performance of their duties, the unit will be

collaborating with other work units within the Company in order to

ensure the entire elements involved in the implementation of Good

Corporate Governance.

In 2011, as a form of commitment to practice Good Corporate

Governance, the company has adopted Business Ethics and

Code of Conduct that has been perfected. The emphasis on the

implementation of Business Ethics and Code of Conduct, included in

the Integrity Pact of the Board of Director as a form of commitment

to a thorough implementation of Business Ethics and Code of

Conduct.

Corporate Governance Structure

General Meeting of Shareholders (GMS)

The General Meeting of Shareholders (GMS) which to be held at

least once a year, is utilized as an opportunity for shareholders to

formulate important decisions relating to the capital invested in

the company, in accordance with the provisions of statues and

regulations.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Keputusan yang diambil dalam RUPS harus didasarkan pada

kepentingan usaha perusahaan dalam jangka panjang. RUPS dan

atau pemegang saham tidak dapat melakukan intervensi terhadap

tugas, fungsi dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi dengan

tidak mengurangi wewenang RUPS untuk menjalankan haknya

sesuai dengan anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan,

termasuk untuk melakukan penggantian atau pemberhentian

anggota Dewan Komisaris dan atau Direksi.

Pada tahun 2011 dilaksanakan satu kali RUPS Tahunan dan dua

kali RUPS Luar Biasa. RUPS Tahunan diselenggarakan pada tanggal

31 Mei 2011 bertempat di Mawar Room Gedung Balai Kartini,

Jl. Jend Gatot Subroto Kav.37, Jakarta 12950. Dalam RUPS Tahunan

ini diputuskan beberapa hal antara lain.

1. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi mengenai kegiatan dan

pengurusan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada

tanggal 31 Desember 2010 dan mengesahkan atas Laporan

Keuangan Perseroan (yang terdiri dari Neraca dan Laporan

Rugi Laba Perseroan) untuk tahun buku yang berakhir pada

tanggal 31 Desember 2010 serta memberikan pelunasan

dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et

decharge) kepada seluruh anggota Direksi atas semua tindakan

kepengurusan serta kepada seluruh anggota Dewan Komisaris

atas tindakan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun

buku Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010,

sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan

Keuangan Perseroan.

2. Menyetujui dan memberikan kewenangan kepada Direksi

Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk

mengaudit Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada

tanggal 31 Desember 2010 dan periode-periode lainnya

dalam Tahun Buku 2011 apabila diperlukan dan memberikan

kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan

jumlah honorarium Akuntan Publik beserta persyaratanpersyaratan

lainnya.

3. Menyetujui pengangkatan Sdr. Syailendra Surmansyah Bakrie

sebagai Direktur Perseroan untuk jangka waktu yang sama

dengan sisa masa jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris

lainnya, dengan tanpa mengesampingkan hak dan wewenang

pemegang saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu.

Sehingga untuk selanjutnya susunan Direksi Perseroan menjadi

sebagai berikut:

a. Direktur Utama : Imam Pria Agustino

b. Direktur : Amir Balfas

c. Direktur : Didit Hidayat Agripinanto

d. Direktur : Syailendra Surmansyah Bakrie

4. Menyetujui penetapan jumah gaji dan tunjangan bagi anggota

Direksi dan Komisaris Perseroan serta melimpahkan kewenangan

kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besaran gaji dan

tunjangan yang diterima masing-masing anggota Direksi dan

Komisaris Perseroan yang keseluruhan jumlah totalnya adalah

sebesar Rp2.200.000.000 (dua miliar dua ratus juta Rupiah) nett

per bulan.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

The decisions made at the GMS must be based on the company’s

business interests in the long run. GMS and shareholders can not

intervene against the duties, functions and authority of the Board

of Commissioners and the Board of Directors, without prejudice to

the authority of the GMS to perform its right in accordance to the

statutes and regulations, including for replacement or dismissal of

the members of the Board of Commissioners or Board of Directors.

In 2011, the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) was

held one time and the Extraordinary General Meeting of Shareholders

(EGMS) was held two times. The AGMS was held on May 31, 2011

at the Mawar Room of Balai Kartini Building, Jl. Jend Gatot Subroto

Kav.37, Jakarta 12950. The AGM decided several matters, among

others.

1. Approved the Annual Report of the Board of Directors on

the activities and management of the Company for the fiscal

year ended December 31, 2010 and approved the Financial

Statements of the Company (consisting of Balance Sheet and

Income Statement of the Company) for the fiscal year ended

December 31, 2010 and granted full release and discharge

(acquit et decharge) to all members of the Board of Directors

for all management actions, as well as to all members of the

Board of Commissioners for control measures that have been

implemented during the Company’s fiscal year ended December

31, 2010, to the extent such actions are reflected in the

Company’s Annual Report and Financial Statements.

2. Approved and authorized the Board of Directors to appoint a

Public Accountant in order to audit the Company’s Financial

Statements ended December 31, 2010 and other periods in

fiscal year 2011 if necessary and to provide the authority to the

Board of Directors to determine the honorarium of Certified

Public Accountants and other requirements.

3. Approve the appointment of Mr. Syailendra Surmansyah Bakrie

as the Director of the Company for a period equal to the

remaining term of the other members of the Board of Directors

and the Board of Commissioners, without prejudice to the right

and authority of the shareholders to dismiss at any time. Thus,

the structure for the next Board of Directors of the Company are

as follows:

a. President Director : Imam Pria Agustino

b. Director : Amir Balfas

c. Director : Didit Hidayat Agripinanto

d. Director : Syailendra Surmansyah Bakrie

4. Approved the sheer amount of remuneration and allowances

for members of the Board of Directors and the Board of

Commissioners, as well as delegated authority to the Board of

Commissioners to determine the amount of remuneration and

allowances received by each member of the Board of Directors

and the Board of Commissioners of the overall total amount of

Rp2,200,000,000 (two billion two hundred million Rupiah) Nett

per month.

67


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

RUPS Luar Biasa yang pertama diselenggarakan pada tanggal 31 Mei

2011 di di Mawar Room Gedung Balai Kartini, Jl. Jend Gatot Subroto

Kav.37, Jakarta 12950, akan tetapi RUPS Luar Biasa tersebut tidak

memenuhi kuorum, berdasarkan ketentuan dalam Anggaran Dasar

Perseroan, atas dasar tersebut, Perseroan melakukan pemanggilan

kedua untuk menghadiri RUPS Luar Biasa yang kedua di tahun

2011. RUPS Luar Biasa yang kedua diselenggarakan pada tanggal

16 Juni 2011 di The Bridge Function Room, Hotel Aston Rasuna,

Kompleks Apartemen Taman Rasuna, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta

12960. Dalam RUPS Luar Biasa ini diambil keputusan sebagai

berikut: Menyetujui untuk menjaminkan seluruh atau sebagian

besar asset dan/atau kekayaan Perseroan dan/atau anak-anak

perusahaan Perseroan atau untuk menerbitkan Jaminan Perusahaan

(Corporate Guarantee) dalam rangka pendanaan (Financing) dan/

atau pendanaan kembali (Refinancing).

Dewan Komisaris

Persyaratan, Keanggotaan dan Masa Jabatan

Anggota Dewan Komisaris yang diangkat dalam RUPS haruslah

terdiri dari orang-orang yang patut dan layak (fit and proper)

bagi Perseroan. Anggota Dewan harus memenuhi sejumlah syarat

kemampuan dan integritas agar dapat melaksanakan dengan baik

fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan

Perseroan. Anggota Dewan juga harus memiliki integritas, tidak

akan memanfaatkan Perseroan untuk kepentingan pribadi,

keluarga, kelompok usahanya atau pihak lain. Anggota Dewan

haruslah orang yang memahami dan mematuhi anggaran dasar,

peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tugasnya,

serta memahami dan melaksanakan Tata Kelola Perusahaan yang

Baik.

Jumlah anggota dan susunan Dewan Komisaris disesuaikan dengan

kebutuhan dan ketetapan Anggaran Dasar Perseroan, serta diangkat

untuk masa jabatan 5 tahun, dan dapat diberhentikan oleh RUPS.

Dewan Komisaris yang bertugas saat ini diangkat pada tahun 2009

dan akan memangku jabatan hingga RUPS Tahunan tahun 2014.

Saat ini Dewan Komisaris terdiri dari lima orang dengan dua orang

diantaranya adalah Komisaris Independen.

Susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Saptari Hudaya – Komisaris Utama

A. Qoyum Tjandranegara – Komisaris Independen

Sulaiman Zuhdi Pane – Komisaris Independen

Suyitno Patmosukismo – Komisaris

Nalinkant A. Rathod - Komisaris

Profil Dewan Komisaris tersaji di halaman 112.

68

The first Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS) was

held on May 31, 2011 at the Mawar Room of Balai Kartini Building,

Jl. Jend Gatot Subroto Kav.37, Jakarta 12950, however the EGMS

did not met quorum in accordance to the provisions in the Articles

of Association, and thus the shareholders were recalled once again

to attend the second EGMS in 2011. The second EGMS was held on

June 16, 2011 at The Bridge Function Room of Aston Rasuna Hotel

in Apartment Taman Rasuna Complex, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta

12960. At the EGMS, a decision was taken to the following matter:

approved to pledge the entire or part of the Company’s asset(s) and

or treasure(s) or to issue a Corporate Guarantee for Fund Raising

and/ or Refinancing purpose.

The Board of Commissioners

Requirements, Membership and Term of Office

Members of the Board of Commissioners who are appointed through

the GMS shall consist of those who are considered fit and proper

for the company. Members of the Board shall fulfill capability and

integrity requirements so that the implementation of supervisory

functions and advice giving for the Company’s interests can be well

performed. Members of the Board must have integrity by not taking

advantage of the Company for personal, family, business group or

any other party’s interests. Members of the Board must understand

and comply with the Articles of Association and laws and regulations

related to their duties, as well as understand, and implement the

Good Corporate Governance.

The number and composition of members of the Board of

Commissioners adapted to the needs and provisions of the

Company’s Articles of Association, and are appointed for a term of 5

years, and can be dismissed at anytime by the GMS.

Currently, the Board of Commissioners of the Company was

appointed in 2009 and will serve until 2014 Annual GMS. The

Board of Commissioners consists of 5 (five) people including of two

independent commissioners.

The compositions of the Board of Commissioners are as follows:

Saptari Hudaya – President Commissioner

A. Qoyum Tjandranegara - Independent Commissioner

Sulaiman Zuhdi Pane - Independent Commissioner

Suyitno Patmosukismo - Commissioner

Nalinkant A. Rathod - Commissioner

Profile of the Board of Commissioners can be found on page 112.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Tugas dan Tanggung Jawab

Dewan Komisaris melaksanakan tugas pengawasan operasional

Perseroan untuk memastikan Perseroan dikelola dan dijalankan

sesuai dengan tujuan pendiriannya. Selain wewenang pengawasan

atas pengelolaan perusahaan yang dilaksanakan oleh Direksi,

memberikan rekomendasi untuk persetujuan Laporan Tahunan

dalam RUPS Tahunan, memberikan persetujuan atas transaksi

material seperti digariskan dalam Anggaran Dasar Perseroan, Dewan

Komisaris juga turut mengawasi pelaksanaan manajemen risiko,

audit dan penyampaian informasi secara akurat dan tepat waktu

sebagaimana disyaratkan oleh peraturan perundangan.

Dewan Komisaris juga bertanggung jawab untuk melakukan

pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada

umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan dan

memberi nasihat kepada Direksi untuk kepentingan Perseroan sesuai

dengan maksud dan tujuan Perseroan.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Duties and Responsibilities

Board of Commissioners performs supervisory function of the

Company to ensure that the Company is managed and operated in

accordance with the purpose of its establishment. In addition to the

oversee authority over the management of the Company conducted

by the Directors, recommendation for the approval of the Annual

Report in AGMS, grant approval for material transactions as outlined

in the Articles of Association, the Board of Commissioners also

oversee implementation of risk management, audit, and disclosure

of information in accurate and timely manners as required by laws

and regulations.

Board of Commissioners oversees the management policy, the

overall management whether regarding Company and the

Company’s business and provides advice to the Board of Directors

for the interest of the Company in accordance with the goals and

objectives of the Company.

69


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

Komite-komite

Dewan Komisaris berwenang untuk membentuk Komite yang akan

membantu pelaksanaan tugasnya. Berdasarkan hal tersebut, Dewan

Komisaris membentuk 5 (lima) Komite yaitu:

1. Komite Audit

2. Komite Manajemen Risiko

3. Komite Benturan Kepentingan

4. Komite Remunerasi

5. Komite Pengawasan dan Kepatuhan

Komite Audit

Tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah membantu Dewan

Komisaris dalam hal mengawasi setiap hal yang berkaitan dengan

integritas Laporan Keuangan, membuat rekomendasi penunjukkan

Auditor Eksternal Perusahaan, mengelola risiko menjaga agar

perusahaan benar-benar mematuhi hukum dan perundangundangan

yang berlaku. Komite Audit memberikan masukan dan

menyampaikan Laporan Keuangan dan informasi keuangan lain

yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada Dewan Komisaris.

Komite ini bertugas selama 5 tahun sejak penunjukkan kembali

pada tahun 2009 dan saat ini beranggotakan 3 anggota yang terdiri

dari:

Ketua : A. Qoyum Tjandranegara

Anggota : Hertanto

Toha Abidin

Profil Komite Audit dapat dilihat pada halaman 112-113.

Sepanjang tahun 2011, Komite Audit telah mengadakan

7 (tujuh) kali pertemuan. Agenda dan kehadiran dalam

pertemuan dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

No

70

Tanggal

Date

1 14 April 2011

April 14, 2011

2 24 Mei 2011

May 24, 2011

3 30 Juni 2011

June 30, 2011

4 26 Juli 2011

July 26, 2011

Agenda

Agenda

Melakukan pembahasan dengan finance manager dalam rangka penerapan PSAK baru sesuai dengan

ketentuan bagi emiten dan dalam rangka evaluasi kinerja perusahaan. Rapat tersebut juga dihadiri oleh

komisaris independen.

Discussing with the finance manager about the implementation of the new SFAS in accordance with

the provisions of the issuers and in order to evaluate the Company’s performance. The meeting was also

attended by an independent commissioner.

Melakukan pembahasan dengan finance manager dalam rangka penerapan PSAK baru sesuai dengan

ketentuan bagi emiten dan dalam rangka evaluasi kinerja perusahaan. Rapat tersebut juga dihadiri oleh

komisaris independen.

Discussing with the finance manager about the implementation of the new SFAS in accordance with

the provisions of the issuers and in order to evaluate the Company’s performance. The meeting was also

attended by an independent commissioner.

Melakukan pembahasan dengan finance manager dalam rangka penerapan PSAK baru sesuai dengan

ketentuan bagi emiten dan dalam rangka evaluasi kinerja perusahaan. Rapat tersebut juga dihadiri oleh

komisaris independen.

Discussing with the finance manager about the implementation of the new SFAS in accordance with

the provisions of the issuers and in order to evaluate the Company’s performance. The meeting was also

attended by an independent commissioner.

Melakukan penelaahan Laporan Keuangan tengah tahunan 2011

Reviewing the 2011 semi-annual financial statements

Committees

The Board of Commissioners is authorized to form a committee in

order to assist the implementation of their duties. In accordance

to that matter, the Board of Commissioners formed a 5 (five)

Committees, namely:

1. Audit Committee

2. Risk Management Committee

3. Conflict of Interest Committee

4. Remuneration Committee

5. Monitoring and Compliance Committee

Audit Committee

Duties and responsibilities of Audit Committee is to assist the

Board of Commissioners in terms of monitoring matters related to

the integrity of financial reports, make recommendations on the

appointment of External Auditors, managing the risk of maintaining

the company to strictly abides the applicable laws and regulations.

The Audit Committee provides inputs and submits a Financial Report

and other financial information issued by the Company to Board of

Commissioners.

This committee serves for five (5) years from its re-appointment in

2009 and currently consists of three (3) members:

Chairman : A. Qoyum Tjandranegara

Member : Hertanto

Toha Abidin

Profile of the Audit Committee can be found on page 112-113.

During 2011, the Audit Committee held seven (7) meetings. The

agenda and attendance of the meetings can be seen in the table

below:

A Qoyum

Kehadiran

Attendance

Hertanto Toha Abidin

V V V

V V V

V V V

V V V

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


No

Tanggal

Date

5 22 Agustus 2011

August 22, 2011

6 24 Oktober 2011

October 24, 2011

7 25 Oktober 2011

October 25, 2011

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Agenda

Agenda

Melakukan pembahasan dengan finance manager dalam rangka penerapan PSAK baru sesuai dengan

ketentuan bagi emiten dan dalam rangka evaluasi kinerja perusahaan. Rapat tersebut juga dihadiri oleh

komisaris independen.

Discussing with the finance manager about the implementation of the new SFAS in accordance with

the provisions of the issuers and in order to evaluate the Company’s performance. The meeting was also

attended by an independent commissioner.

Melakukan penelaahan Laporan Keuangan triwulan ke-3 tahun 2011

Reviewing the Financial Statements of the Q3 2011

Melakukan penelaahan Laporan Keuangan triwulan ke-3 tahun 2011

Reviewing the Financial Statements of the Q3 2011

Komite Manajemen Risiko

Perseroan menjadikan manajemen risiko sebagai salah satu hal yang

sangat penting dalam proses pencapaian Visi dan Misi Perseroan.

Hal itu juga tercermin dari Komite dan dua Sub-Komite Manajemen

Risiko yang dibentuk terkait dengan pengelolaan risiko. Sub-komite

ini dibentuk untuk secara khusus membahas manajemen risiko

terkait bidang dalam Perseroan.

Tugas dan tanggung jawab utama Komite Manajemen Risiko adalah

memastikan risiko bisnis penting telah teridentifikasi dan memastikan

implementasi Sistem Manajemen Risiko di seluruh Perseroan.

Komite Manajemen Risiko terdiri dari:

Ketua : Chief Executive Officer

Anggota : Chief Financial Officer

Chief Operational & Technical Officer

Director

Chief Business Development

Chief Investor Relations

VP Legal

Sekretaris : Unit Manajemen Risiko

Profil Komite Manajemen Risiko dapat dilihat pada halaman 115

Selama tahun 2011, Komite dan Sub-Komite Manajemen Risiko

telah mengadakan 8 kali pertemuan untuk membahas berbagai

risiko strategis dari berbagai entitas di dalam Perseroan, merumuskan

‘7 Tantangan Besar’ (EMP Seven Great Challanges) yang harus

menjadi perhatian, dan dimonitor secara berkala untuk memastikan

tercapainya Visi dan Misi Perseroan.

Komite Benturan Kepentingan

Tugas dan tanggung jawab Komite adalah membantu Dewan

Komisaris dalam hal mengatur tentang transaksi yang mengandung

benturan kepentingan dan yang dikecualikan, transaksi yang

mengandung benturan kepentingan. Perseroan selalu memastikan

bahwa transaksi yang berpotensi menimbulkan benturan

kepentingan diajukan dan disetujui oleh pemegang saham sebelum

transaksi semacam ini dilaksanakan.

A Qoyum

Kehadiran

Attendance

Hertanto Toha Abidin

V V V

V V V

V V V

Risk Management Committee

The Company considers risk management as one of the important

aspects in the process of achieving the Vision and Mission of the

Company. This was reflected in the establishment of the Committee

and the two Sub-Committees related to Risk Management. The Sub-

Committee was formed to specifically address the risk management

related to specific areas (operational or support) in the Company.

Main duties and responsibilities of the Risk Management Committee

are to ensure that critical business risks are identified and to ensure

the implementation of adequate and integrated Risk Management

across the Company.

Risk Management Committee consists of,

Chairman : Chief Executive Officer

Members : Chief Financial Officer

Chief Operational & Technical Officer

Director

Chief Business Development

Chief Investor Relations

VP Legal

Secretary : Risk Management Unit

Profile of Risk Management Committee can be found on page 115

During 2011, the Committee and Sub-Committee of Risk

Management has held 8 (eight) meetings to discussed a range

of strategic risks of the various entities in the Company, as well

as formulating ‘EMP Seven Great Challenges’ that should be

concerned and monitored regularly to ensure the achievement of

the Company’s Vision and Mission.

Conflict of Interest Committee

Duties and responsibilities of the Committee is to assist the Board

of Commissioners in terms of transactions containing conflict of

interest and transactions that are exempt, as well as procedures

to implement and/or disclose transactions containing conflict of

interest. The Company always ensures that the potential transaction

that can results in a conflict of interest is submitted and approved by

the shareholders prior to such transaction is conducted.

71


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

Komite ini terdiri dari:

Ketua : Komisaris

Anggota : CEO

VP Legal

VP Business Services

Head of Financial Control

Profil Komite Benturan Kepentingan dapat dilihat pada halaman

116.

Pada tahun 2011, Komite Benturan Kepentingan mengadakan 2 kali

pertemuan.

Komite Remunerasi

Tugas dan tanggung jawab Komite adalah membantu Dewan

Komisaris dalam hal memastikan bahwa remunerasi untuk Dewan

Komisaris, manajemen Perusahaan maupun pejabat pelaksana

sudah sesuai prinsip tata kelola perusahaan.

Komite terdiri dari:

Ketua : A. Qoyum Tjandranegara

Anggota : Hertanto

Toha Abidin

L. Raphael Warsito

Budi Susanto

Profil Komite Remunerasi dapat dilihat pada halaman 116.

Pada tahun 2011, Komite Remunerasi mengadakan 2 kali

pertemuan.

Komite Pengawasan dan Kepatuhan

Tugas Komite adalah membantu Dewan Komisaris dalam hal

memastikan agar semua peraturan Perusahaan dan kebijakan dan

kualitas dipatuhi dan dilaksanakan dengan baik dan benar.

Tanggung jawab dalam hal menentukan agar tidak terjadinya situasi

tertentu, baik situasi tersebut masih merupakan potensi ataupun

pada kenyataannya, akan menyebabkan terjadinya benturan

kepentingan, dimana situasi tersebut bertentangan Perseroan.

Komite terdiri dari:

Ketua : Direktur Utama

Anggota : GM EMP Malacca Strait

GM EMP Bentu & Korinci Baru

GM EMP Gelam

GM EMP Semberah

VP Legal/Corporate Secretary

VP Human Resources & General Affairs

Sekretaris : Sr. Manager Internal Control

Profil Komite Pengawasan dan Kepatuhan dapat dilihat pada

halaman 116.

Pada tahun 2011, Komite Pengawasan dan Kepatuhan mengadakan

4 kali pertemuan.

72

This committee consists of:

Chairman : Commissioner

Member : CEO

VP Legal

VP Business Services

Head of Financial Control

Profile of Conflict of Interest Committee can be found on page

116.

In 2011, meetings of the Conflict of Interest Committee were held

2 times.

Remuneration Committee

Duties and responsibilities of the Committee are to assist Board

of Commissioners in ensuring that remuneration for Board of

Commissioners, management, and executive officers is based on

the principles of corporate governance.

The committee consists of:

Chairman : A. Qoyum Tjandranegara

Members : Hertanto

Toha Abidin

L. Raphael Warsito

Budi Susanto

Profile of Remuneration Committee can be found on page 116.

In 2011, meetings of the Remuneration Committee were held 2

times.

Monitoring and Compliance Committee

Duties of the committee is to assist Board of Commissioners in terms

of ensuring that all company regulations and policies, as well as

quality are adhered and implemented accordingly.

Responsibility in regard to avoid specific situation to occur, whether

it is still potential or real, will cause any conflicts of interest, where

the situation is contrary to the Company’s regulations.

The Committee consists of:

Chairman : President Director

Members : GM EMP Malacca Strait

GM EMP Bentu & Korinci Baru

GM EMP Gelam

GM EMP Semberah

VP Legal/Corporate Secretary

VP Human Resources & General Affairs

Secretary : Sr. Manager Internal Control

Profile of Monitoring and Compliance Committee can be found on

page 116.

In 2011, meetings of the Monitoring and Compliance Committee

were held 4 times.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Direksi

Persyaratan, Keanggotaan dan Masa Jabatan

Jumlah anggota dan susunan Direksi disesuaikan dengan kebutuhan

dan ketetapan Anggaran Dasar Perseroan. Anggota Direksi diangkat

oleh RUPS untuk jangka waktu 5 tahun sejak tanggal RUPS yang

mengangkat mereka dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk

memberhentikannya sewaktu-waktu.

Direksi Perseroan yang bertugas saat ini terdiri dari 4 (empat)

anggota. Tiga diantaranya diangkat dalam RUPS tanggal 28 Mei

2009; dan satu diangkat dalam RUPS tanggal 31 Mei 2011.

Susunan Direksi adalah sebagai berikut:

Direktur Utama/CEO : Imam P. Agustino

Direktur/CFO : Didit A. Ratam

Direktur/COO : Amir Balfas

Direktur : Syailendra Surmansyah Bakrie

Profil Direksi dapat dilihat di halaman 114.

Tugas dan Tanggung Jawab

Direksi Perseroan bertanggung jawab atas penyelenggaraan

kegiatan operasional Perseroan sehari-hari. Seluruh anggota Direksi

memiliki tanggung jawab dan kedudukan hukum yang sama atas

penyelenggaraan kegiatan Perseroan.

Wewenang dan tugas-tugas Direksi adalah sebagai berikut:

1. Administrasi serta pengelolaan rekening-rekening perusahaan;

2. Bersama-sama dengan Dewan Komisaris menyiapkan serta

menandatangani laporan tahunan Perseroan guna mendapatkan

persetujuan dari para pemegang saham;

3. Mengelola, meninjau serta menyetujui strategi pengelolaan

risiko Perseroan, melakukan pemantauan terhadap efektivitas

strategi tersebut, dan menyelenggarakan dialog secara terusmenerus

dengan para auditor Perseroan dan para pengawas

Perseroan;

4. Melaksanakan implementasi strategi korporasi dan rekomendasi

tentang inisiatif strategi korporasi yang dianggap signifikan;

5. Melakukan pengembangan dan memberikan rekomendasi

tentang anggaran tahunan Perseroan kepada Dewan Komisaris

serta para pemegang saham untuk mendapatkan persetujuan

dan manajemen kegiatan operasi harian berdasarkan anggaran

yang disediakan;

6. Menetapkan standar etika dan perilaku (code of conduct),

menetapkan nilai-nilai Perseroan dan mengarahkan tumbuh dan

berkembangnya budaya perusahaan yang tidak bertentangan

dengan norma-norma kemasyarakatan;

7. Mewakili Perseroan dalam setiap aspek kegiatan dan persoalan

hukum.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Board of Directors

Requirements, Membership, and Term of Office

The number and composition of members of Board of Directors are

adjusted to the needs and provisions of the Company’s Articles of

Association. Members of Board of Directors are appointed by GMS

for a period of five (5) years from the date of GMS when they are

appointed without prejudice to reduce the rights of GMS to dismiss

them at any time.

Currently, the serving directors of the Company consist of three 4

(four) members, among three were appointed at GMS on May 28,

2009; and one other person were appointed at GMS on May 31,

2011.

The compositions of Board of Directors are as follows:

President Director/CEO : Imam P. Agustino

Director/CFO : Didit A. Ratam

Director/COO : Amir Balfas

Director : Syailendra Surmansyah Bakrie

Profile of the Board of Directors can be found on page 114.

Duties and Responsibilities

Board of Directors is responsible for performing of the daily

operational activities of the Company. The entire Directors have the

equal responsibility and legal position on the implementation of the

Company’s activities.

Authorities and duties of Directors are as follows:

1. Administration and management of corporate accounts;

2. Together with Board of Commissioners prepares and signs the

annual report of the Company to obtain approval from the

shareholders;

3. Manages, reviews, and approves the Company’s risk

management strategy, monitors the effectiveness of these

strategies, and conducts continuous dialogue with the of the

auditors and supervisors of the Company;

4. Conducting the implementation of corporate strategies and

recommendations on corporate strategy initiatives that are

considered significant;

5. Develops and recommends the annual budget to the Board and

shareholders for approval and management of daily operations

on the basis of the budget provided;

6. Sets standards of ethics and conducts (code of conduct), sets

the Company’s values and directs growth and development of a

corporate culture that does not conflict with societal norms;

7. Represents the Company in every aspect of activity and legal

issues.

73


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

Bidang Tugas

Bidang tugas masing-masing Direktur adalah sebagai berikut:

Direktur Utama/CEO bertanggung jawab untuk:

1. Menetapkan dan mengimplementasikan visi dan misi Perseroan,

termasuk menetapkan nilai dan keyakinan Perseroan; tipe

bisnis serta menentukan waktu dan cara mensosialisasikan

dan melekatkan wawasan nilai dan keyakinan ini di seluruh

Perseroan, untuk memastikan terbentuknya profil karyawan

dan perilaku yang sesuai dengan nilai Perseroan.

2. Mengarahkan dan mengintegrasikan operasional seluruh

fungsi bisnis dalam Perseroan untuk memastikan bahwa semua

sumber daya digunakan, disesuaikan dan digerakkan untuk

memenuhi tingkat hasil keuangan dan sasaran jangka panjang

yang disetujui.

3. Menetapkan falsafah operasional dan standar tata kelola dan

memimpin kepatuhan terhadap Standar GCG dan pelaporan

untuk memastikan risiko bagi pemegang saham telah

dimitigasi.

4. Mengawasi pengembangan dan implementasi sistem

manajemen bisnis yang diwajibkan, yang memungkinkan

Perseroan mengelola, mengendalikan dan melaporkan

pencapaian strategi bisnis Perseroan.

5. Mengidentifikasi potensi bisnis dan bisnis baru, terkait atau

tidak terkait dengan bisnis saat ini melalui kemitraan strategis

dengan pihak terkait dan dilaksanakan oleh direktur terkait,

sehingga Perseroan dapat mengajikan usulan bisnis baru untuk

dijalankan guna menjaga kesinambungan Perseroan.

6. Menetapkan arah masa depan dan memastikan semua

kepemimpinan manajerial, mekanisme penghargaan,

kemampuan masa depan dan kumpulan talenta) tersedia untuk

mendukung pencapaian strategi sumber daya manusia dan jalur

kepemimpinan dapat dikembangkan.

7. Memandu pengembangan dan implementasi strategi dan

infrastruktur Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan

serta Kualitas untuk mendukung pencapaian kinerja bisnis

Perseroan dan memastikan kesesuaian SHE dengan persyaratan

pemerintah.

8. Memimpin, mengembangkan dan mengelola seluruh bawahan

langsung dan lingkungan kerjanya guna memungkinkan

seluruh staf secara perorangan dan bersama-sama mencapai

hasil kinerja yang disepakati.

Direktur/CFO bertanggung jawab untuk:

1. Mengarahkan dan mengevaluasi program keuangan dan

sistem informasi pendukung Perseroan termasuk anggaran,

memastikan semua persiapan laporan keuangan, analisis khusus

dan laporan informasi lainnya dilakukan secara tepat waktu dan

memenuhi aturan akuntansi dan keuangan yang ditetapkan

pemerintah.

2. Mengembangkan dan mengarahkan implementasi proyek,

program dan sistem untuk memastikan bahwa semua sistem,

pelaporan dan akuntansi sesuai ketentuan dan persyaratan legal

termasuk perpajakan, dividen, laporan tahunan, serta rekening

dipelihara sesuai dengan standar audit yang berlaku.

74

Field of Duties

The fields of duties of each Director are as follows:

President Director/CEO is responsible for:

1. Sets and disseminates vision and mission of the company which

includes positioning the corporate value and belief, type of

business, as well as defines time and approaches to socializing

and embeds the insight of value and belief throughout the

Company, to ensure the achievement of people profile and

behavior which aligned with Company’s value.

2. Directs and integrates the operations of all business functions

within the Company to ensure that all resources are utilized,

aligned and mobilized to meet the approved level of financial

results and long term objectives.

3. Establishing operational philosophy and governance standard

and lead the compliance to GCG Standards and reporting to

ensure the risks to shareholders have been mitigated.

4. Oversees the development and implementation of the business

management systems required to enable the Company to

manage, control and report the achievement of the Company’s

business strategy

5. Identifying business potentials and new businesses, related or

unrelated to the current business through strategic relationship

with stakeholders and implemented by the relevant director,

so the Company can presents new business proposal to be

deployed for the Company sustainability

6. Establishing the future direction and ensure all managerial

leadership processes, reward mechanism, future capability and

talent pool are provided to support the achievement of human

resources strategy and development of leadership pathways.

7. Guides the development and implementation of Corporate

Safety, Occupational Health, Environment as well as Quality

strategies and infrastructures to support the Company’s business

performance achievement and ensure the alignment of SHE

with government requirements.

8. Leading, developing and managing all direct subordinates and

their work environment to enable the entire staffs, individually

and collectively, to achieve the agreed performance outcomes.

Director/CFO is responsible for:

1. Directing and evaluating the financial programs and supporting

information systems of the Company, including budgeting, to

ensure all the preparation of financial reports, special analyzes,

and other information reports are conducted on time and comply

with the financial and accounting regulations established by the

government.

2. Developing and directing the implementation of projects,

programs, and systems to ensure that all systems, reporting and

accounting are in accordance with legal requirements including

taxation, dividends, annual report and accounts maintained in

accordance with applicable auditing standards.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


3. Mengawasi persetujuan dan pemrosesan pendapatan,

pengeluaran dan dokumen kendali posisi, anggaran departemen,

buku besar dan pemeliharaan rekening dan entri data untuk

membangun dan memelihara keamanan kendali internal yang

memadai.

4. Mengarahkan dan mengintegrasikan strategi dan dan terkait

dengan pasar modal dan tekanan bisnis untuk memastikan

ketersediaan dana dan kas operasional yang berkesinambungan

untuk aktivitas sehari-hari dan masa depan.

5. Memberikan dukungan konsultatif pada inisiatif perencanaan

melalui analisis strategis, pelaporan dan rekomendasi informasi

manajemen dan keuangan untuk memastikan rekomendasi

keuangan strategis bagi bisnis baru dan pendanaan tersedia dan

dibahas dengan benar.

6. Memimpin dan menganalisis arus kas, kendali biaya dan

pelaporan pengeluaran di seluruh Perseroan untuk memandu

para pemimpin bisnis mengenali potensi area yang lemah

sehingga manajemen dapat mengarahkan dan mengembangkan

implementasi dan rencana dalam atau rencana operasional,

proyek, program dan sistem untuk mencapai target.

7. Memimpin, mengembangkan dan mengelola seluruh bawahan

langsung dan lingkungan kerjanya guna memungkinkan

seluruh staf secara perorangan dan bersama-sama mencapai

hasil kinerja yang disepakati.

Direktur/COO bertanggung jawab untuk:

1. Turut memimpin pengembangan dan implementasi strategi dan

rencana bisnis Perseroan, anggaran dan arus kas, pengawasan

dan pelaporan kinerja terhadap rencana, mengevaluasi hasil

terhadap rencana.

2. Memberikan konteks dan arahan strategis pada seluruh fungsi

Perseroan untuk memastikan operasional Perseroan sebagai

organisasi yang terintegrasi dalam mewujudkan sasaran bisnis.

3. Mengarahkan dan mengintegrasikan operasional seluruh fungsi

dalam Perseroan untuk menghasilkan tingkat hasil keuangan

dan target uplifting minyak yang disepakati.

4. Mengawasi pengembangan dan implementasi sistem

memungkinkan dilakukannya pengelolaan, pengawasan dan

pelaporan operasional Perseroan, dalam mendukung pencapaian

strategi bisnis Perseroan.

5. Memandu pengembangan dan implementasi model

operasional, struktur organisasi serta kebijakan, prosedur dan

program sumber daya manusia untuk mendukung strategi

bisnis Perseroan.

Direktur bertanggung jawab untuk:

1. Memimpin dan memberikan pengarahan strategi komersial serta

bertindak sebagai pengendali pengembangan dan pelaksanaan

strategi pengembangan bisnis.

2. Mengembangkan dan menjaga target Perseroan, kemitraan

strategis dan kegiatan komersial Perseroan untuk memastikan

target dan tujuan Perseroan tercapai serta mempersiapkan

rencana perkembangan bisnis dan mengawasi seluruh elemen

kegiatan pemasaran serta pengembangan perusahaan untuk

memastikan kesesuaiannya dengan pencapaian tujuan itu

sendiri;

Energi Mega Persada Annual Report 2011

3. Oversees the approval and processing of revenue, expenditure

and position of control documents, department budgets, ledger,

as well as account maintenance and data entry to establish and

maintain appropriate internal control safeguards.

4. Directing and integrating strategies related to the capital market

and business pressures to ensure the availability of funds and

continuous operational cash for daily activities and the future.

5. Provides consultative support for planning initiatives through

strategic analysis, reporting and management information as well

as financial advice to ensure strategic financial recommendation

for new business and available funding and also addressed

appropriately.

6. Leading and analyze cash flow, cost control and reporting

expenses throughout the Company to guide the business

leaders to identify potential weak areas, thus that management

can direct and develop the implementation as well as the plan

or operational plans, projects, programs and systems to achieve

the target.

7. Leading, developing and managing all direct subordinates and

their work environment to enable the entire staffs, individually

and collectively, to achieve the agreed performance outcomes.

Director/COO is responsible for:

1. Co-lead the development and implementation of the Company’s

business strategies and business plans, budgets and cash flow,

monitoring and reporting on performance against the plan,

evaluates the results against plan.

2. Provides strategic context and direction to all Company’s

functions to ensure that Company’s operates as an integrated

organization in pursuing its business objectives.

3. Directing and integrating the operations of the entire functions

within Company’s to produce the agreed level of financial results

and oil uplifting target.

4. Oversees the development and implementation of the business/

operational management systems required to enable the

Company’s operations to be managed, controlled and reported,

to support achievement of Company’s business strategy.

5. Guides the development and implementation of the operational

models, organization structures and policies, as well as

and human resources procedures and programs to support

Company’s business strategy.

Director is responsible for:

1. Leading and providing the direction of commercial strategy

as well as acting as a controlling the development and

implementation of strategies of business development.

2. Developing and maintaining the Company’s target, strategic

partnerships and commercial activities to ensure the Company’s

targets and objectives are achieved, as well as preparing the

business development plan and oversees all elements of

marketing and corporate development activities to ensure the

compliance with the achievement of the goal itself;

75


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

3. Berkomunikasi secara berkesinambungan dengan klien atau

mitra Perseroan serta menindaklanjuti hubungan Perseroan

yang telah ada.

4. Mengidentifikasi potensi bisnis dan bisnis baru, terkait atau

tidak terkait dengan bisnis saat ini melalui kemitraan strategis

dengan pihak terkait dan dilaksanakan oleh direktur terkait,

sehingga Perseroan dapat mengajukan usulan bisnis baru

untuk dijalankan guna menjaga kesinambungan Perseroan

dan menggunakan pengetahuan hukum bisnis mereka untuk

memeriksa, mengawasi atau menyetujui perjanjian dan

dokumentasi pemasaran dan akuisisi/divestasi Perseroan.

Rapat Direksi dan Rapat Gabungan dengan Dewan

Komisaris

Direksi mengadakan Rapat Direksi secara berkala minimal 1 kali

dalam seminggu. Sepanjang tahun, telah terselenggara 52 kali

Rapat Direksi. Selain itu juga dilakukan 5 kali Rapat Gabungan

dengan Dewan Komisaris.

Kehadiran Direksi dan Dewan Komisaris dalam rapat-rapat tersebut

adalah sebagaimana tercantum dalam tabel Kehadiran Direksi dan

Dewan Komisaris dalam Rapat Direksi dan Rapat Gabungan.

Manajemen Risiko

Perseroan menganggap manajemen risiko sebagai salah satu hal

yang sangat penting dalam proses pencapaian visi misi Perseroan.

Hal itu juga tercermin dari Komite dan dua Sub-komite yang

dibentuk terkait dengan manajemen risiko. Sub-komite ini dibentuk

untuk secara khusus membahas manajemen risiko terkait bidangbidang

khusus dalam Perseroan.

Operations Risk Management Committee (“ORMC”)

Tugas dan tanggung jawab utama Sub-Komite ini memastikan

risiko bisnis utama di entitas-entitas operasional, serta mengkaji

dan merekomendasikan Laporan Asesmen Risiko kepada Komite

Manajemen Risiko.

Komite Manajemen Risiko-Operasional terdiri dari,

Ketua : Chief Financial Officer

Wakil Ketua : Chief Financial Officer

Anggota : GM EMP Gelam

GM EMP Tonga

VP SHE

VP HR & GA

Head of Drilling & Workover

Head Of Business Units operated by others

Sekretaris : Unit Manajemen Risiko

76

3. Continuously communicate with clients or business partners

as well as follow up on the Company’s existing corporate

relationships.

4. Identifying business potentials and new businesses, related or

unrelated to current business through strategic relationship

with stakeholders and implemented by the relevant director,

so that the Company can presents new business proposal to

be deployed for the Company sustainability and utilize their

knowledge of business law to inspect, supervise or approve the

agreement and documentation of marketing and acquisition/

divestiture of the Company.

Board of Directors Meeting and Joint Meeting with

Board of Commissioners

The Board of Directors held a regular meeting at least once a week.

Throughout the year, the Board of Directors meetings have been held

52 times. In addition, joint meeting with Board of Commissioners

have been held 5 times.

The attendance of the Board of Directors and the Board of

Commissioners meetings are listed in the following Attendance of

the Board in the Directors Meeting and Joint Meeting table.

Risk Management

The Company considers risk management as one of the important

aspects in the process of achieving the vision and mission of

the Company. This is reflected in the Committee and two Sub-

Committees formed in relation to risk management. The Sub-

Committees were formed to specifically address the related risk

management in the specific areas of the Company.

Operations Risk Management Committee (“ORMC”)

The main duties and responsibilities of the Sub-Committee are to

ensure the key business risks in the operational entities, as well as

reviewing and recommending the Risk Assessment Report to the

Risk Management Committee.

Operational Risk Management Committee, consisting of:

Chairman : Chief Financial Officer

Vice Chairman : GM EMP Malacca Strait

Members : GM EMP Gelam

GM EMP Tonga

VP SHE

VP HR & GA

Head of Drilling & Workover

Head of Business Units operated by others

Secretary : Risk Management Unit

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Support Risk Management Committee (“SRMC”)

Tugas dan tanggung jawab utama Sub-Komite ini memastikan

risiko bisnis utama di entitas-entitas pendukung operasional, serta

mengkaji dan merekomendasikan Laporan Asesmen Risiko kepada

Komite Manajemen Risiko.

Komite ini terdiri dari:

Ketua : Chief of Technical Operations

Wakil Ketua : GM EMP Bentu / GM EMP Korinci Baru

Anggota : GM EMP Semberah

GM EMP Tabulako / GM EMP Sangata II

VP Business Services

VP Economic & Planning

Head of Engineering

Head Of Geoscience

Sekretaris : Unit Manajemen Risiko

Kebijakan

Sebagai panduan dalam pengambilan keputusan, Perseroan

menetapkan beberapa kebijakan kunci, antara lain Kebijakan

Remunerasi dan Kebijakan Dividen.

Kebijakan Remunerasi

Penetapan jumlah gaji dan tunjangan bagi anggota Direksi dan

Komisaris Perseroan harus di setujui oleh RUPS.

Kebijakan Dividen

Pembayaran dividen tunai tetap dilakukan sekurang-kurangnya

sekali setahun dengan menggunakan dasar presentase Dividen

Tunai terhadap Laba Bersih Setelah Pajak sebanyak-banyaknya

25% (dua puluh lima persen), dengan tidak mengabaikan tingkat

kesehatan Perseroan, ketentuan-ketentuan dalam UUPT dan tanpa

mengurangi hak dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan

untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar

Perseroan sepanjang pembagian dividen tersebut dilakukan dengan

memperhatikan pemenuhan kewajiban-kewajiban Perseroan

berdasarkan perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga.

Akuntan Publik

Berdasarkan hasil RUPS, Perseroan menunjuk KAP Tjiendradjaja &

Handoko Tomo sebagai Auditor Independen untuk melakukan audit

atas Laporan Keuangan Perusahaan dan Anak Perusahaan untuk

tahun yang berakhir pada 31 Desember 2011. Auditor yang ditunjuk

ini telah menjadi auditor Perseroan sejak Desember 2009 dan ini

merupakan periode kedua KAP tersebut melakukan Audit Tahunan

untuk Perseroan. Untuk melakukan audit tahunan ini Perseroan

mengeluarkan biaya audit sebesar Rp1,2 miliar. Selain melakukan

audit tahunan, KAP Tjiendradjaja & Handoko Tomo juga memberikan

jasa penelaahan terbatas untuk laporan keuangan Perseroan dan

Anak perusahaan untuk periode 9 bulan yang berakhir tanggal

30 September 2011 dan Laporan auditor atas laporan keuangan

proforma Perseroan dan Anak perusahaan untuk periode 9 bulan

yang berakhir tanggal 30 September 2011

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Support Risk Management Committee (“SRMC”)

The main duties and responsibilities of the Sub-Committee are to

ensure the main business risks in the operational support entities, as

well as reviewing and recommending to the Risk Assessment Report

to the Risk Management Committee.

Support Risk Management Committee consists of:

Chairman : Chief of Technical Operations

Vice Chairman : GM EMP Bentu/ GM EMP Korinci Baru

Members : GM EMP Semberah

GM EMP Tabulako/GM EMP Sangata II

VP Business Services

VP Economic & Planning

Head of Engineering

Head of Geosciences

Secretary : Risk Management Unit

Policy

The Company set a few key policies as a guide for decision making

which include the Remuneration Policy and Dividend Policy.

Remuneration Policy

The determination of the amount of remuneration in benefit for the

member of the Company’s Boards of Directors and Commissioners

must be approved by the General of Shareholders

Dividend Policy

Payment of cash dividends is conducted at least once a year on the

basis of percentage of Cash Dividend to Net Profit After Tax as much

as 25% (twenty five percent), without neglecting to the soundness

of the Company, the provisions of the Company Law and without

prejudice to the right of GMS to decide otherwise in accordance

with the provisions of the Articles of Association provided that all

dividends are conducted with due regard to the fulfillment of the

obligations of the Company under agreements with third parties.

Public Accountants

Based on the result of GMS, the Company appointed Public

Accountant Office (KAP) Tjiendradjaja & Handoko Tomo as an

Independent Auditor to conduct audit of the Company’s Financial

Statements and its Subsidiaries for the year ended December 31,

2011. The appointed auditor has been the auditor of the Company

since December 2009 and this was the second term for the KAP

to conduct the Company’s Annual Audit. The Company incurred

audit costs in amount of Rp1.2 billion to perform the annual audit.

In addition to the annual audit, KAP Tjiendradjaja & Handoko

Tomo also provides the review of limited services to the financial

statements of the Company and its Subsidiaries for the nine months

period ended September 30, 2011 and the auditor’s report on the

financial statements pro-forma of the Company and its Subsidiaries

for the nine month period ended September 30, 2011.

77


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

Sekretaris Perusahaan

Sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK No. IX.I.4 dan Peraturan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) No. I-A, Perseroan mengangkat

Sekretaris Perusahaan yang bertanggung jawab atas komunikasi

antara Perseroan dengan berbagai pemangku kepentingan

– Bapepam-LK, BEI; pemegang saham dan publik. Sekretaris

Perusahaan bertanggung jawab kepada Direksi. Jabatan ini sejak

tahun 2005 dijabat oleh Riri Hosniari Harahap yang profilnya dapat

dilihat di halaman 82.

Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan mencakup

tugas eksternal dan internal. Tugas eksternalnya adalah mengikuti

perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan yang

berlaku di bidang Pasar Modal; memberikan pelayanan kepada

masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan pemodal yang

berkaitan dengan kondisi Perseroan; memberikan masukan kepada

Direksi Perseroan untuk mematuhi ketentuan Undang-undang No.

8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksananya,

Peraturan Bapepam-LK dan ketentuan Bursa Efek Indonesia; dan

secara aktif menjalankan peran penghubung/contact person

antara Perseroan dengan Bapepam-LK, Bursa Efek Indonesia dan

masyarakat.

Sedangkan tugas internal Sekretaris Perusahaan adalah sebagai

penanggung jawab persiapan dan pelaksanaan Rapat Umum

Pemegang Saham dan tindakan yang dilakukan oleh Perseroan

(corporate action); memberikan dukungan administratif kepada

Direksi dan Dewan Komisaris dalam hal-hal yang berhubungan

dengan tapi tidak terbatas pada persiapan dan pencatatan segala

keputusan-keputusan yang dikeluarkan oleh Direksi dan Dewan

Komisaris Perseroan. Selain itu, Sekretaris Perusahan bertugas

mengkoordinasi segala hal yang berkaitan dengan implementasi

keputusan-keputusan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan

dengan departemen/unit operasi yang terkait; bertindak selaku

penanggung jawab atas persiapan dan pelaksanaan tindakantindakan

dengan Bapepam-LK, Bursa Efek Indonesia dan lembaga

serta profesi penunjang pasar modal serta berkoordinasi dengan

departemen/unit operasi Perseroan mengenai segala hal yang

berkaitan dengan keputusan terhadap hukum yang berlaku (Legal

compliance) sehingga tercipta tata kelola perusahaan yang baik

(Good Corporate Governance).

Penyebarluasan informasi kepada pemangku kepentingan dan

publik dikoordinasikan oleh Sekretaris Perusahaan melalui media

surat, siaran media dan pengumuman pada situs web Perseroan

www.energi-mp.com.

Korespondensi Perseroan dengan Bapepam LK serta BEI sepanjang

tahun 2010 dapat dilihat pada tabel Korespondensi dengan

Bapepam LK dan BEI.

78

Corporate Secretary

In accordance with Bapepam-LK Regulation No.IX.I.4 and

the Regulation of Indonesia Stock Exchange (IDX) No.I-A, the

Company appoints the Corporate Secretary who is responsible for

communication between the Company and the various stakeholders-

Bapepam-LK, BEI, shareholders, and public. The Corporate Secretary

is responsible to Board of Directors. This position since 2005 has been

held by Riri Hosniari Harahap. Profile of the Corporate Secretary can

be found on page 82.

Duties and responsibilities of the Corporate Secretary include external

and internal. The external duties are; to follows the development of

the Capital Market in particular the rules applicable in the Capital

Market; provides public for any information required by investors

related to the condition of the Company; provides input to Board

of Directors of the Company to comply with the provisions of Law

Number 8 of 1995 concerning Capital Markets and its implementing

regulations, regulations of Bapepam-LK and provisions of the

Indonesia Stock Exchange; and actively performs the role of a

liaison/contact person between the Company with Bapepam-LK, the

Indonesia Stock Exchange, and public.

Meanwhile, the internal duties of the Corporate Secretary are as

the person in charge of the preparation and implementation of

General Meeting of Shareholders and actions taken by the Company

(corporate actions); provides administrative support to Board of

Directors and Commissioners in matters related to but not limited

to the preparation and recording of all decisions issued by the

Board of Directors and Board of Commissioners of the Company.

In addition, the Corporate Secretary coordinates all matters related

to the implementation of the decisions of the Board of Directors

and Commissioners with the related operational department/

unit; acts as a caretaker of the preparation and implementation of

measures by Bapepam-LK, the Indonesian Stock Exchange, and the

capital market’s supporting institutions and professions, as well as

coordinates with the related operational department/unit of the

Company on all matters related to the decision to the applicable laws

(Legal compliance) thus to create Good Corporate Governance.

Dissemination of information to stakeholders and public is

coordinated by the Corporate Secretary via media of mail, broadcast,

and announcements on the Company’s website www.energi-mp.

com.

The Company’s correspondence with Bapepam-LK and BEI during

the year 2011 can be seen in table The Company’s Correspondence

with Bapepam-LK and IDX.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Tabel Korespondensi dengan Bapepam-LK dan BEI

Table of Correspondence with Bapepam-LK and IDX

Tanggal

Date

11 Jan

13 Jan

13 Jan

17 Jan

11 Jan

8 Feb

8 Feb

21 Feb

10 Mar

11 Mar

31 Mar

31 Mar

31 Mar

31 Mar

11 Apr

12 Apr

12 Apr

21 Apr

21 Apr

27 Apr

27 Apr

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Perihal Surat

Subject

Laporan Realisasi Penggunaan Dana dalam rangka PUT II PT EMP Tbk dengan HMETD

Report on the realization of the Use of Funds in the framework of PUT II EMP Tbk with

HMETD

Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

Report on the Use of Funds of Public Offering

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Montly Registration Report of the Securities Holders

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan tentang Aktivitas Pemboran dan Eksplorasi

(Bulan Desember 2010)

Monthly Disclosure Report on Drilling and Exploration Activities (December 2010)

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan tentang Aktivitas Pemboran dan Eksplorasi

(Bulan Januari 2011)

Monthly Disclosure Report on Drilling and Exploration Activities (January 2011)

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan tentang Aktivitas Pemboran dan Eksplorasi

(Bulan Februari 2011)

Monthly Disclosure Report on Drilling and Exploration Activities (February 2011)

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Montly Registration Report of the Securities Holders

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian Beserta Laporan Auditor Independen

(31 Desember 2010)

Submission of the Consolidated Financial Statements, along with Independent Auditors’

Report (December 31, 2010)

Penyampaian Bukti Iklan

Submission of Advertisement Proof

Penjelasan Perseroan Sehubungan Dengan Adanya Perubahan Total Kewajiban

The explanation of the Company Relating to Changes in Total Liabilities

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan tentang Aktivitas Pemboran dan Eksplorasi

(Bulan Maret 2011)

Monthly Disclosure Report on Drilling and Exploration Activities (March 2011)

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Montly Registration Report of the Securities Holders

Pemberitahuan Rencana RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa EMP Tbk

Notification Plan of Annual General Meeting and Extraordinary General Meeting of EMP

Tbk

Keterbukaan Informasi yang Perlu Diketahui Publik (surat kepada Bapepam-LK perihal

Pemberitahuan Rencana RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa EMP Tbk)

Disclosure of Information to the Public (Letter to Bapepam-LK regarding the Notice

of Annual General Meeting of Shareholders and Plan for the Extraordinary General

Meeting of Shareholders EMP Tbk)

Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian Triwulan-I Tahun 2011 PT EMP Tbk &

Anak Perusahaan untuk Periode 3 bulan - 31 Maret 2011

Submission of Quarterly Consolidated Financial Statements-I Year 2011 of PT EMP Tbk &

Subsidiaries for the period 3 months - March 31, 2011

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Kepada

To

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK

Bapepam-LK

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

Bapepam cc BEI

Bapepam cc IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK

Peraturan

Rules

BEI

IDX

No. X.K.1 No. I-E

No. X.K.4

No. I-E

No. I-E

No. IX.I.1 No. I-E

No. IX.I.1

No. IX.I.1 No. I-E

No. IX.I.1 No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. IX.I.1

No. I-E

No. I-E

No. X.K.1

No. X.K.2 No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

79


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

Tanggal

Date

80

29 Apr

29 Apr

29 Apr

11 May

12 May

12 May

16 May

16 May

27 May

1 Jun

3 Jun

3 Jun

6 Jun

7 Jun

10 Jun

10 Jun

20 Jun

20 Jun

23 Jun

23 Jun

27 Jun

27 Junl

30 Jun

30 Jun

5 Jul

6 Jul

6 Jul

6 Jul

Perihal Surat

Subject

Penyampaian Bukti Iklan Koran Tentang Pemberitahuan Rencana RUPST & RUPSLB PT

EMP Tbk

Submission of Newspaper Advertising Proof Related to Notification Plan of AGM & EGM

PT EMP Tbk

Pemberitahuan Rencana Penyelenggaran RUPS

Notification Plan for the GMS

Penyampaian Laporan Tahunan 2010

Submission of Annual Report 2010

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan Tentang Aktivitas Pemboran dan Eksplorasi

(Bulan April 2011)

Monthly Disclosure Report on Drilling and Exploration Activities (April 2011)

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Registration Report of the Securities Holders

Penyampaian Bukti Iklan Koran Tentang Panggilan RUPST dan RUPSLB

Submission of Newspaper Advertising Proof On AGM and EGM announcement

Panggilan RUPS

GMS Summons

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Hasil RUPS

GMS Results

Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPST dan RUPSLB

Submission of Evidence of AGM and EGM Results

Penyampaian Bukti Iklan Hasil RUPST dan RUPSLB

Submission of Advertising Proof for AGM and EGM Results

Penyampaian Bukti Iklan Koran Tentang Panggilan RUPS LB Kedua

Submission of Newspaper Advertising Proof for The Second EGMS Summon

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan Tentang Aktivitas Pemboran dan Eksplorasi

(Bulan Mei 2011)

Disclosure of Report on Monthly Drilling and Exploration Activities (May 2011)

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Registration Report of the Securities Holders

Penyampaian Bukti Iklan Koran Tentang Hasil RUPS LB Kedua

Submission of Newspaper Advertising Proof on The Second EGMS Results.

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Kepada

To

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK

Bapepam-LK

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK

Peraturan

Rules

BEI

IDX

No. IX.I.1 No. I-E

No. I-E

No. X.K.6 No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. IX.I.1 No. I-E

No. IX.I.1

No. I-E

No. X.M.I

No. X.M.I

No. I-A

No. I-E

No. IX.I.1 No. I-E

No. X.M.1

No. X.M.1

No. X.M.1

No. X.M.1

No. X.M.1

No. X.M.1

No. X.M.1

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. X.M.1

No. X.M.1

No. X.M.1

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Tanggal

Date

12 Jul

12 Jul

19 Jul

19 Jul

19 Jul

22 Jul

29 Jul

29 Jul

29 Jul

1 Aug

8 Aug

12 Aug

15 Aug

12 Sep

12 Sep

6 Oct

11 Oct

11 Oct

13 Oct

17 Oct

18 Oct

24 Oct

25 Oct

31 Oct

31 Oct

10 Nov

11 Nov

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Perihal Surat

Subject

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan Tentang Aktivitas Pemboran & Eksplorasi (Bulan

Juni 2011)

Monthly Disclosure Report on Drilling and Exploration Activities (June 2011)

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Registration Report of the Securities Holders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Tengah Tahunan PT EMP Tbk

dan Anak Perusahaan untuk Periode 6 Bulan - 30 Juni 2011

Submission of the Annual Central Interim Consolidated Financial Statements PT EMP

Tbk and Subsidiaries for the 6 (six) months period - June 30, 2011

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Penyampaian Bukti Iklan - Informasi Laporan Keuangan Interim Periode 30 Juni 2011

Submission of Advertisement Proof – Information on Interim Financial Report Period

June 30, 2011

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Registration Report of the Securities Holders

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan Tentang Aktivitas Eksplorasi

Monthly Disclosure Report on Exploration Activities.

Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu

Disclosure of Information to Certain Shareholders

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan tentang Aktivitas Pemboran dan Eksplorasi

Bulan Agustus 2011

Monthly Disclosure Report on Drilling and Exploration Activities (August 2011)

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Registration Report of the Securities Holders

Rencana Penyelenggaraan Public Expose

Implementation Plan of Public Expose

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan tentang Aktivitas Eksplorasi

Monthly Disclosure Report on

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Report of Securities Registration Holders

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Penyampaian Materi Public Expose

Submission of Materials for Public Expose

Undangan Public Expose 20 Oktober 2011

Invitation of Public Expose October 20, 2011

Penyampaian Hasil Public Expose Tanggal 20 Oktober 2011

Release of Public Expose Results on October 20, 2011

Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

Use of Funds of Public Offering

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim PT EMP Tbk dan Anak

Perusahaan untuk periode 9 Bulan - 31 September 2011

Submission of Interim Consolidated Financial Statements PT EMP Tbk and Subsidiaries

for the period of 9 months – September 31, 2011

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan tentang Aktivitas Eksplorasi

Monthly Disclosure Report on Exploration Activities

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Registration Report of the Securities Holders

Kepada

To

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam cc BEI

Bapepam cc IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK

No. X.M.1

No. X.K.1

No. X.M.1

No. X.M.1

Peraturan

Rules

BEI

IDX

No. I-E

No. I-E

No. X.K.2 No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. X.M.1

No. X.M.1

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. X.K.4

No. X.K.1

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

No. I-E

81


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

82

Tanggal

Date

17 Nov

12 Dec

12 Dec

22 Dec

23 Dec

27 Dec

27 Dec

28 Dec

Perihal Surat

Subject

Tanggapan PT EMP Tbk atas Surat Bapepam-LK No.S-11794/BL/2011 tanggal 31

Oktober 2011

Response PT EMP Tbk for The Letter Bapepam-LK No.S-11794/BL/2011 dated October

31, 2011

Keterbukaan Informasi Laporan Bulanan Tentang Aktivitas Eksplorasi

Monthly Disclosure Report on exploration activities

Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek

Monthly Registration Report of the Securities Holders

Keterbukaan Informasi

Disclosure of Information

Penyampaian Dokumen-Dokumen Sehubungan Dengan Transaksi Material PT EMP Tbk

Submission Documents Relating to the Material Transaction PT EMP Tbk

Penyampaian Laporan Proforma PT EMP Tbk

Proforma Submission Reports of PT EMP Tbk

Penyampaian Bukti Iklan Tentang Tambahan & Perubahan IKPS

Submission of Advertising Proof on Additional & Changes to IKPS

Keterbukaan Informasi yang Perlu Diketahui Publik

Disclosure of Information to the Public

Profil Sekretaris Perusahaan

Riri Hosniari Harahap

Sekretaris perusahaan sejak 2005 Memulai karier di PT Mitraguna

Tribhakti pada tahun 1993, pada tahun 1999 bergabung dengan

PT Energi Timur Jauh. Tahun 2004 bergabung dengan PT Energi

Mega Persada. Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia tahun

1991.

Hubungan Investor

Sebagai sebuah perusahaan terbuka, Perseroan terus memelihara

hubungan dengan para investor, calon investor dan para analis

melalui divisi Hubungan Investor. Divisi ini bertanggung jawab

kepada Direktur Utama dan mempunyai tugas dan tanggung jawab

antara lain memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat

investasi dalam jangka waktu yang diperlukan; mengungkapkan

informasi yang relevan kepada khalayak yang ditargetkan

(komunitas investasi); menjaga hubungan baik dengan dengan

Analis Ekuitas, Manajer Investasi, regulator Pasar Modal, dan Media

serta melakukan penilaian ekuitas oleh analis berdasarkan nilai

kunci yang akurat.

Kegiatan bagian Hubungan Investor sepanjang 2011 dapat dilihat

pada tabel Kegiatan Hubungan Investor 2011.

Kepada

To

Bapepam-LK

Bapepam-LK

BEI

IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK dan BEI

Bapepam-LK and

IDX

Bapepam cc BEI

Bapepam cc IDX

Bapepam cc BEI

Bapepam cc IDX

Bapepam cc BEI

Bapepam cc IDX

BEI

IDX

Bapepam-LK

Surat

Tanggapan

Response

Letter

Peraturan

Rules

BEI

IDX

No. I-E

No. I-E

No. X.K.1 No. I-E

No. X.E.2

No. X.E.2

No. X.E.2

No. X.K.1

Tabel Hubungan Investor 2011

Table of Investor Relations Activities 2011

Paparan Publik & Briefing Analyst Public Exposes & Analyst Briefings

No

Tanggal

Date

Corporate Secretary Profile

Riri Hosniari Harahap

Served as corporate secretary of the Company since 2005, she began

her career at PT Mitraguna Tribhakti in 1993, and then in1999 joined

PT Energi Timur Jauh. In 2004 she joined PT Energi Mega Persada.

She graduated with a Bachelor of Law from University of Indonesia

in 1991.

Investor Relations

The Company continues to encourage relationships with investors,

prospective investors, and analysts through the Investor Relations

division. This division is responsible to the President Director and has

the duties and responsibilities, among others, to provide accurate

information to the investment community in the required period

of time; to disclose relevant information to targeted audience

(investment community); maintaining good relationships with Equity

Analyst, Fund Manager, Capital Market regulator, and Media, as well

as conducting equity assessment by analysts based on the accurate

key value.

Investor Relations Activities during 2011 can be seen in table Investor

Relations Activities 2011.

Deskripsi

Description

1 13-Jan-11 ENRG Analyst Briefing Hongkong

2 29-Apr-11 ENRG Analyst Briefing Jakarta

3 20-Oct-11 ENRG Public Expose & Analyst Briefing Jakarta

Tempat

Venue

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Rapat Analyst Analyst Meetings

No

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Tanggal

Date

Analis

Analyst

1 21-Jan-11 Morgan Stanley Indonesia

2 25-Jan-11 Ward Ferry Management Hongkong

3 7-Feb-11 Alpheus Advisors Greece

4 8-Feb-11 Ellerston Capital Australia

5 28-Feb-11 CIMB client European Islamic Investment Bank Plc London

6 3-Mar-11 CLSA Client (Mr Colbert Nocom of Capital Reserach Global Investor) Hongkong

7 9-Mar-11 Pratama Capital Indonesia

8 10-Mar-11 Vallar London

9 10-Mar-11 CIM Investment Indonesia

10 22-Mar-11 JP Morgan Indonesia

11 24-Mar-11 Dana Pensiun Krakatau Steel Indonesia

12 30-Mar-11 Trimegah Research Team Indonesia

13 6-Apr-11 Etrading Securities Indonesia

14 8-Apr-11 Capital Asset (JP Morgan Client) US

15 26-Apr-11 Allianz (Mandiri Sekuritas Client) Singapore

16 12-May-11 BNI Securities Indonesia

17 13-May-11 BNP Paribas (CLSA Client) Indonesia

18 16-May-11 Credit Suisse Indonesia

19 18-May-11 Front Point Partners (UBS Client) Singapore

20 20-May-11 KE Capital (CLSA Client) Singapore

21 30-May-11 Abu Dhabi Investment Authority (BNP Paribas Client) UAE

22 13-Jun-11 Manulife (CLSA client) Indonesia

23 16-Jun-11 Copar Finance Asset (Mandiri Sekuritas Client) Singapore

24 17-Jun-11 Morgan Stanley Indonesia

25 27-Jun-11 UBS Indonesia

26 27-Jun-11 Ciptadana Asset Management (Samuel Sekuritas Client) Indonesia

27 27-Jun-11 Ciptadana Sekuritas Indonesia

28 30-Jun-11 Morgan Stanley Singapore

29 4-Jul-11 Eight Investment Partners (Citigroup) Australia

30 22-Jul-11 CIM Investment Indonesia

31 22-Jul-11 Dana Pensiun Angkasa Pura I Indonesia

32 25-Jul-11 E-Trading Indonesia

33 25-Jul-11 AIA Indonesia

34 26-Jul-11 Morgan stanley Indonesia

35 29-Jul-11 Ellerston Capital Australia

36 10-Aug-11 Schroders Indonesia Indonesia

37 18-Aug-11 Schroders Indonesia Indonesia

38 18-Aug-11 Altheus Advisor (Conference Call) Yunani

39 4-Oct-11 Toccata Capital (Conference Call)

40 11-Nov-11 Morgan Stanley Singapore

41 17-Nov-11 Alliance Bernstein

42 14-Dec-11 Pratama Capital Indonesia

43 16-Dec-11 Sucorinvest Asset Management Indonesia

44 19-Dec-11 AM Capital Securities Indonesia

Dari

Origin

83


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

Roadshow/Konferensi Roadshows/Conferences

84

No

Tanggal

Date

Deskripsi

Description

1 22 - 23 Feb 11 Deutsche Conference Hongkong

2 3 - 4 Mar 11 BNP Paribas Asian Conference Hongkong

3 13-Apr-11 JP Morgan Equity Conference Jakarta

4 18-May-11 Merrill Lynch Equity Conference Singapore

5 19-May-11 JP Morgan Equity Conference Jakarta

6 1-4 Aug 11 Mandiri New York

7 2-4 Nov 11 CLSA Asean Corporate Access Day London

8 29-30 Nov 11 Deutsche Bank Access Indonesia Conference Jakarta

Laporan Analyst

No Date Equity House Analyst Recommendation

1 16-Feb-11 Mandiri Sekuritas Raditya Christian Artono Buy Rp104

2 04-Mei-11 Mandiri Sekuritas Raditya Christian Artono Buy Rp167

3 25-Mei-11 BNI Securities Indonesia Deo Rawendra Buy Rp210

4 16-Jun-11 UBS Sebastian Tobing Buy Rp270

5 11-Jul-11 Mandiri Sekuritas Raditya Christian Artono Buy Rp230

6 27-Jul-11 Mandiri Sekuritas Raditya Christian Artono Buy Rp245

7 30-Des-11 Mandiri Sekuritas Verdi Budiman Buy Rp298

Perangkat Pendukung

Perangkat Perundang-undangan yang Mengikat

Perseroan

Sebagai perusahaan minyak dan gas, Perseroan harus selalu

tunduk pada ketentuan yang digariskan pemerintah mengenai

industri minyak dan gas melalui Badan Pelaksana Kegiatan Usaha

Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS). Selain itu sebagai suatu

perusahaan publik, Perseroan tunduk pada ketentuan-ketentuan

yang digariskan Bapepam & LK serta Bursa Efek Indonesia (BEI).

Prosedur Operasi Standar

Guna memastikan bahwa semua visi, misi dan rencana tertuang

sampai ke tingkat operasional dengan semestinya, Perseroan

mengembangkan sejumlah prosedur operasional standar yang

menjadi panduan bagi karyawan dalam melaksanakan tugasnya.

Melengkapi 61 prosedur yang sudah ada, pada tahun 2011,

Perseroan memberlakukan 76 prosedur baru, masing-masing 43

prosedur untuk bidang finance, 30 prosedur untuk bidang corporate

finance, dan 2 prosedur untuk bidang ICT, 1 prosedur untuk bidang

legal.

Kode Etik Perseroan

Pada tahun 2011 Perseroan mengesahkan Kode Etik Perseroan

yang disempurnakan. Dalam Kode Etik revisi 2011 ini diatur halhal

yang menyangkut etika usaha dan tata perilaku setiap karyawan

wajib menyatakan telah mengetahui, mempelajari dan bersedia

mematuhi Kode Etik Perseroan. Setiap tahun karyawan akan diminta

memperbarui pernyataannya ini.

Supporting Tools

Laws and Regulation Binding the Company

Tempat

Venue

Price

Target

As a company in the oil and gas sector, the Company shall always

be subject to the provisions outlined by government on oil and

gas industry through the Executive Agency for Upstream Oil and

Gas (BPMIGAS). In addition, as a public company, the Company is

subject to the provisions outlined by Bapepam-LK and Indonesian

Stock Exchange (IDX).

Standard Operating Procedures

To ensure that all of the vision and mission, as well as the plans

contained to the operational level accordingly, the Company

developed a number of standard operational procedures to guide

employees in performing their duties. In order to complements the

61 existing procedures, in 2011, the Company imposed 76 new

procedures, 43 procedures in the field of finance, 30 procedures in

the field of corporate finance, and two procedures in the field of ICT,

one procedure in the legal field, respectively.

Company’s Code of Conduct

In 2011 the Company approved the enhanced Company’s Code of

Conduct. In the 2011 revision of the Code of Conduct, governed

matters related to business ethics and code of conduct Every

employee has an obligation to know, learn and willing to comply

with the Code of Conduct of the Company. Each year employees

will be asked to update these statements.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Manual Direksi dan Komisaris

Manual Direksi dan Komisaris adalah Pedoman ataupun rujukan

yang secara garis besar menjelaskan Struktur Dewan Komisaris

dan Struktur Direksi serta proses hubungan fungsi organ Direksi,

organ Komisaris dan proses hubungan antara kedua organ tersebut.

Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi ini adalah merupakan

softstructure Good Corporate Governance yang dijabarkan dari

Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang baik dengan mengacu

kepada Anggaran Dasar Perusahaan.

Tujuan

• Menjadi rujukan bagi setiap organ perusahaan dalam

melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

• Memudahkan setiap organ perusahaan dalam


mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar Good Corporate

Governance pada aktivitas kerja yang dilakukannya.

Memudahkan setiap organ perusahaan mengembangkan tugas

dan tanggung jawabnya serta menggunakan kewenangan

yang dimilikinya, sebagaimana yang diamanatkan dalam

anggaran dasar serta perundang undangan yang berlaku.

• Meningkatkan kualitas, efektivitas dan akuntabilitas hubungan

kerja antar organ perusahaan.

• Menjadi naskah kesepakatan yang mengikat bagi organ

Komisaris dan Organ Direksi dalam pelaksanaan Good

Corporate Governance Code (Tata Kelola Perusahaan yang

Baik).

Ruang Lingkup

• Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi ini disusun berdasarkan

anggaran dasar perusahaan dan peraturan terkait yang

mengatur mekanisme kerja perusahaan.

• Berlaku hanya bagi pelaksanaan hubungan kerja organ

Komisaris, organ Direksi dan hubungan kerja antar organ

tersebut.

Keterbukaan Informasi

Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi

Komposis kepemilikan saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi

pada tanggal 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut:

Komposisi kepemilikan saham per 31 Desember 2011

Nama

Name

Dewan Komisaris

Board of Commisioners

Ari Saptari Hudaja

A. Qoyum Tjandranegara

Sulaiman Zuhdi Pane

Suyitno Patmosukismo

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Komisaris Utama

President Commisioner

Komisaris Independen

Independent Commisioner

Komisaris Independen

Independent Commisioner

Komisaris

Commisioner

Posisi

Position

The Board of Directors and Commissioners Manual

In general, the Board of Directors and the Board of Commissioners

manual serves as a guideline or reference for BOC and BOD’s

structure, functions, and relation between both company organs.

This guideline is a soft structure for Good Corporate Governance,

explained in the GCG guidelines and refers to the Articles of

Association of the Company.

Purpose






Serves as a reference for each division of the company in

conducting its duties and functions.

Facilitates each division of the company to implement the

basic principles of Good Corporate Governance on the work

activities that are being conducted.

Facilitates each division of the company to develop its duties

and responsibilities as well as the use of its authority, as

mandated in the articles of association, as well as the statutory

of law and regulations.

Improving the quality, effectiveness and accountability of the

working relationship between the divisions of the company.

Serves as a manuscript of the binding agreement for the

Commissioners and Directors in the implementation of Good

Corporate Governance Code.

Scope

• The guidelines for the Board of Commissioners and Board

of Directors are organized based on the company’s articles

of association and the governing regulations of its work

mechanism.

• Applies only to the implementation of the working relationships

in the divisions of Commissioners and Directors and the working

relationships between the divisions.

Disclosure of Information

Ownership of Shares by the Board

The compositions of shares ownership by the Board of Commissioners

and the Board of Directors on December 31, 2011 are as follows:

Ownership of shares compositions per December 31,

2011

Kepemilikan Saham

Share Ownership

Jumlah Saham

Persentase

Total Shares

Percentage

- -

- -

- -

- -

85


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

86

Nama

Name

Nalinant A. Rathod

Direksi

Board of Directors

Imam P. Agustino

Amir Balfas

Didit Hidayat Agripinanto

Syailendra Surmansyah Bakrie

Komisaris

Commisioner

Direktur Utama

President Director

Direktur

Director

Direktur

Director

Direktur

Director

Posisi

Position

Transaksi yang bersifat Material

Guna memenuhi ketentuan Peraturan Bapepam-LK No. IX.E.2

Tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha

Utama, Perseroan pada tanggal 23 dan 24 Desember 2011 telah

mengumumkan Informasi Kepada Pemegang Saham mengenai

Transaksi Material kepada masyarakat pada surat kabar harian

dan telah menyampaikan dokumen-dokumen sehubungan

dengan Transaksi Material kepada Bapepam-LK dan PT Bursa Efek

Indonesia.

Informasi Kepada Pemegang Saham tersebut disampaikan

sehubungan dengan:

1. Transaksi perolehan pinjaman dan pemberian jaminan oleh

Perseroan melalui EMP International (BVI) Ltd. (anak perusahaan

Perseroan) sebesar USD228.865.979 dan

2. Akuisisi seluruh saham milik CNOOC Southeast Asia Limited di

CNOOC ONWJ Ltd. oleh EMP International (BVI) Ltd.

Transaksi dengan Benturan Kepentingan

Tidak ada transaksi dengan benturan kepentingan yang dilakukan

Perseroan sepanjang tahun 2011.

Transaksi terkait Anak Perusahaan dan Afiliasi

Tidak ada transaksi terkait afiliasi atau anak perusahaan dilakukan

Perseroan sepanjang tahun 2011.

Perkara Penting yang Dihadapi

Tidak ada kasus litigasi dan/atau perkara penting yang dihadapi

Perseroan sepanjang tahun 2011.

Rencana Kerja Tahun 2012

Dengan tumbuhnya bisnis dan kegiatan Perseroan, maka di tahuntahun

selanjutnya Perseroan merencanakan untuk selalu memperbaiki

dan meningkatkan kualitas Tata Kelola Perusahaan, juga melakukan

internalisasi dan implementasi semua kebijakan sehingga menjadi

bagian tak terpisahkan dalam budaya perusahaan.

Melalui usaha-usaha sebagai berikut:

1. Internalisasi dan Implementasi Etika Usaha dan Tata Perilaku,

dilingkungan perusahaan maupun pada lingkungan pemangku

kepentingan terkait.

2. Mengusahakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang

Baik menjadi budaya perusahaan.

3. Melakukan monitoring dan evaluasi penerapan Etika Usaha

dan Tata Perilaku.

Kepemilikan Saham

Share Ownership

Jumlah Saham

Persentase

Total Shares

Percentage

- -

- -

- -

1,734,500 0.004

- -

Material Transactions

In order to comply with the Regulations of Bapepam-LK No.IX.E.2

in relation to Material Transactions and Changes in Core Business,

on December 23 and 24, 2011, the Company has announced the

Information Circular concerning Material Transaction to the public

on a daily newspaper and has submitted the documents in relation

to the Material Transactions to Bapepam-LK and the Indonesia Stock

Exchange.

The Information Circular is submitted in connection with:

1. Acquisition transactions and granting loan guarantees by the

Company through the EMP International (BVI) Ltd. (A subsidiary

of the Company) of US$228,865,979 and

2. Acquisition of all shares owned by CNOOC Southeast Asia

Limited in CNOOC ONWJ Ltd. by EMP International (BVI) Ltd.

Transactions with Conflict of Interest

No transactions with conflict of interest made by the Company

throughout 2011.

Transactions Related to Subsidiaries and Affiliates

No transactions related to affiliates or subsidiaries done by the

Company throughout 2011.

Important Cases

No cases of litigation and/or important matters confronted by the

Company during the year 2011.

Work Plan of 2012

With the growth of the Company’s business and activities, in

subsequent years the Company plans to constantly improving

and enhancing the quality of Corporate Governance, as well as

performing the internalization and implementation of all policies

thus become an integral part of corporate culture.

Through the following efforts of the:

1. Internalization and Implementation of Business Ethics and

Conduct within the corporate environment as well as the related

environment of stakeholders

2. Pursuing the principles of Good Corporate Governance to

corporate culture.

3. Monitoring and evaluating the implementation of Business

Ethics and Conduct.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


LAPORAN KOMITE AUDIT

Kepada Yth.

DEWAN KOMISARIS

PT ENERGI MEGA PERSADA Tbk.

1. UMUM

Pembentukan Komite Audit berpedoman pada keputusan Ketua

BAPEPAM No. Kep-41/PM/2003, tanggal 23 Desember 2003

dan No. Kep-29/PM/2004, tanggal 24 September 2004 tentang

Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

Berdasarkan pada ketentuan tersebut di atas maka dengan

keputusan Rapat Dewan Komisaris PT Energi Mega Persada Tbk

(PT EMP Tbk) pada tanggal 2 September 2004 telah diangkat

Komite Audit PT EMP Tbk dengan Surat Keputusan tertanggal

2 September 2004, dan terakhir dengan keputusan rapat Dewan

Komisaris tanggal 1 September 2009, dengan tujuan untuk

membantu Dewan Komisaris mengawasi kebijakan manajemen

dan operasional Perusahaan dalam rangka penyelenggaraan dan

pengelolaan Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance),

dengan susunan anggota Komite Audit sebagai berikut:

- A. Qoyum Tjandranegara - Ketua Komite Audit (Komisaris

Independen)

- Hertanto - Anggota

- Toha Abidin - Anggota

2. PELAKSANAAN TUGAS

Tugas pokok Komite Audit adalah memberikan pendapat

professional yang independen kepada Dewan Komisaris terhadap

laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh Direksi kepada Dewan

Komisaris serta mengidentifikasikan hal-hal yang memerlukan

perhatian kepada Dewan Komisaris, antara lain dengan:

- Melakukan penelaahan atas Laporan Keuangan, proyeksi

dan informasi keuangan lainnya yang akan diterbitkan oleh

Perusahaan.

- Melakukan penelaahan atas ketaatan Perusahaan terhadap

peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan

peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan

kegiatan Perusahaan.

- Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh

auditor internal dan eksternal.

- Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada Dewan

Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan emiten atau

perusahaan publik, bilamana ada.

- Membantu Dewan Komisaris dalam melakukan seleksi terhadap

penunjukan auditor eksternal.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

AUDIT COMMITTEE REPORT

To The Honorable Members of

THE BOARD OF COMMISSIONERS

PT ENERGI MEGA PERSADA Tbk

1. GENERAL

The establishment of the Audit Committee is based on the decision

from the Chairman of BAPEPAM No. Kep-41/PM/2003, dated

December 23, 2003 and No. Kep-29/PM/2004, dated September

24, 2004 on the Establishment and Implementation Guidelines for

the Audit Committee.

Based on the abovementioned conditions, the decision of the Board

of Commissioners PT Energi Mega Persada Tbk (PT EMP Tbk) on

September 2, 2004 has appointed the Audit Committee of by the

Decree dated September 2, 2004, and latest by the decision of the

Board of Commissioners on September 1, 2009 that aims to assist

the Board of Commissioners to oversees the management policies

and the Company’s operational in furtherance of the good corporate

management (Good Corporate Governance), with the composition

of the Audit Committee as follows:

- A. Qoyum Tjandranegara - Chairman of the Audit Committee

(Independent Commissioner)

- Hertanto - Member

- Toha Abidin - Member

2. IMPLEMENTATION OF TASK

The principal tasks of the Audit Committee is to provide an

independent professional opinion to the Board of Commissioners

on the report or matters submitted by the Board of Directors to the

Board of Commissioners as well as to identify issues that requires the

attention of the Board of Commissioners, among others:

- Conducting a review of the financial statements, projections and

other financial information that will be issued by the Company.

- Conducting a review of the Company’s obedience of the capital

market regulations and the set of laws related to the Company’s

activities.

- Conducting a review on the implementation of the assessment

by internal and external auditors.

- To review and report to the Board of Commissioners on

complaints related to the issuer or public company, if any.

- Assist the Board of Commissioners to make the selection for

appointment of external auditors.

87


Tata Kelola

Perusahaan

Corporate Governance

3. PENGKAJIAN DAN PENELAAHAN LAPORAN

KEUANGAN KONSOLIDASIAN PT ENERGI MEGA

PERSADA TBK. PER 31 DESEMBER 2011

Dalam rangka penyusunan Laporan Komite Audit, Komite Audit PT

Energi Mega Persada Tbk telah mengadakan Rapat pada tanggal 12

Maret 2012, rapat tersebut dihadiri oleh:

- A. Qoyum Tjandranegara Ketua Komite Audit/

Komisaris Independen

- Hertanto Anggota

- Toha Abidin Anggota

- Norman H. Harahap Head of Intenal Auditor

- Rahmad Dianoor Head of Financial Control

- Teuku Syahrial Staf Auditor Internal

Rapat tersebut telah melakukan pengkajian dan penelaahan

terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian per 31 Desember 2011

serta catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian yang

tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara

keseluruhan. Untuk meyakini penyajian atas Laporan Keuangan

Konsolidasian dimaksud, maka Komite Audit juga telah melakukan

pembahasan dengan Auditor Eksternal dan Auditor Internal

mengenai:

- Struktur organisasi Perusahaan Induk dan Anak Perusahaan.

- Sistem Pengendalian Internal Perusahaan Induk dan Anak

Perusahaan.

- Kebijakan, sistem dan prosedur akuntansi Perusahaan Induk

dan Anak Perusahaan.

- Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang

Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang

berhubungan dengan kegiatan perusahaan.

- Informasi lainnya yang terkait dengan kebijakan manajemen

PT Energi Mega Persada Tbk.

Selain itu dalam rangka penelaahan laporan keuangan

PT Energi Mega Persada Tbk tengah tahunan 2011 dan kuartal

ke-tiga 2011 dan persiapan tutup buku laporan keuangan, rapat

juga telah diadakan pada: 26 Juli 2011; 24 Oktober 2011; dan 25

Oktober 2011. Sebelumnya rapat dan pertemuan dengan diadakan

beberapa kali antara Januari 2011 hingga Agustus 2011 dengan

Finance Manager yang baru dalam rangka mendiskusikan penerapan

PSAK- PSAK baru sesuai ketentuan bagi emiten dan dalam rangka

evaluasi kinerja perusahaan dengan Komisaris Independen, yaitu

pada: 14 April 2011; 24 Mei 2011; 30 Juni 2011, 22 Agustus

2011 serta pada 21 Maret 2011 guna review terakhir draft laporan

keuangan audited. Termasuk jadwal lainnya yaitu kehadiran Komite

Audit pada menghadiri RUPS dan Public Expose.

Dari hasil dan telaahan tersebut diatas diperoleh keyakinan terhadap

hal-hal sebagai berikut:

1. Independensi dan obyektivitas Kantor Akuntan Publik dan hasil

audit yang dilakukan. Dalam melakukan audit atas Laporan

Keuangan Konsolidasian PT Energi Mega Persada Tbk per

88

3. ASSESSMENT AND REVIEW OF CONSOLIDATED

FINANCIAL STATEMENTS OF PT EMP Tbk per

DECEMBER 31, 2011

In the framework for the preparation of the Audit Committee

Report, the Audit Committee of PT Energi Mega Persada Tbk held a

Meeting on March 12th 2012, which attended by:

- A. Qoyum Tjandranegara Chairman of Audit Committee/

Independent Commissioner

- Hertanto Member

- Toha Abidin Member

- Norman H. Harahap Head of Internal Auditor

- Rahmat Dianoor Head of Controller

- Teuku Syahrial Internal Auditor Staff

During the Meeting, assessment and review of the Consolidated

Financial Statements per December 31, 2011 and the notes to

the Financial Statements, which is an integral part of the overall

Consolidated Financial Statements, were conducted. In order to

ensure the presentation of the Consolidated Financial Statements,

the Audit Committee discussed with the External and Internal

Auditors regarding:

- The organizational structure of the Holding Company and

Subsidiaries.

- Internal Control Systems of the Holding Company and

Subsidiaries.

- Policies, systems and accounting procedures of the Holding

Company and Subsidiaries.

- Compliance with the capital market regulations and the set of

laws related to corporate activities.

- Other information related to management policies of PT Energi

Mega Persada Tbk.

Furthermore, in order to review the financial statements of PT Energi

Mega Persada Tbk, for the half year of 2011 and the third quarter of

2011, as well as the closing preparation of the financial statements,

meetings were held respectively on July 26, 2011, October 24,

2011, and October 25, 2011. Beforehand, meetings were held

several times between January 2011 until August 2011 with the

new Finance Manager in order to discuss the implementation of

the latest SFAS in accordance to the provision for the issuer and in

order to evaluate the company’s performance with the Independent

Commissioner, which were held on April 14, 2011, May 24, 2011,

June 30, 2011, August 22, 2011 and March 21, 2011 to review

the latest draft of the audited financial statements. Other schedule

includes the presence of the Audit Committee to attend the GMS

and Public Expose.

The above results and the research have reached the confidence

towards the following matters:

1. Independence and objectivity of Public Accountants and the

results of audits conducted. In performing an audit of the

Consolidated Financial Statements of PT Energi Mega Persada

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


31 Desember 2011, auditor eksternal telah melakukan

korepondensi dengan manajemen, dengan tembusan kepada

Komite Audit, dalam rangka klarifikasi atas kebijakan yang

berkaitan dengan pos-pos Laporan Keuangan, dengan hasil

bahwa Auditor Eksternal telah melaksanakan general audit

secara independen dan obyektif atas Laporan Keuangan

Konsolidasian per 31 Desember 2011.

2. Efektivitas fungsi Audit Internal

Dari hasil kajian dan telaahan dan kajian atas laporan audit

internal, melalui program, pelaksanaan dan pelaporan audit

internal serta tindak lanjutnya selama tahun 2011, dapat

diambil kesimpulan bahwa Auditor Internal secara umum telah

mencerminkan pelaksanaan fungsi internal audit yang cukup

memadai.

3. Penerapan Peraturan dan Ketentuan Pasar Modal dan

Pemerintah RI

a. Manajemen telah menerapkan kebijakan dan tata kelola

perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap ketentuan

pasar Modal dan peraturan lain dari Permintah RI.

b. Transaksi hubungan istimewa yang terjadi di induk dan

anak perusahaannya, merupakan transaksi benturan

kepentingan yang dikecualikan menurut aturan BAPEPAM

No.IX.E1. Transaksi-transaksi tersebut merupakan transaksi

yang dikecualikan karena hubungan dan jenis transaksi

sudah ada sebelum perusahaan mengadakan penawaran

umum dan hubungan ini merupakan sifat hubungan

yang berlanjut, dan telah diungkapkan dalam prosepektus

penawaran perdana tersebut (Peraturan BAPEPAM No.IX.E-1

butir 3c.1).

4. LAPORAN KEUANGAN INDUK DAN ANAK

PERUSAHAAN

a. Laporan keuangan induk dan anak perusahaan telah sesuai

dengan Prinsip Akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

b. Dasar penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian, kecuali

untuk Laporan Arus Kas, telah memakai dasar akrual. Mata

uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan

keuangan adalah mata uang Rupiah. Laporan Keuangan

Konsolidasian telah disusun berdasarkan Prinsip Akuntansi yang

berlaku umum di Indonesia.

c. Semua transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai

hubungan istimewa baik yang dilakukan dengan atau tidak

dengan tingkat bunga atau harga, persyaratan dan kondisi yang

sama sebagaimana yang dilakukan dengan pihak ketiga telah

diungkapkan dalam laporan Keuangan Konsolidasian.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Tbk per December 31, 2011, the external auditor has conducted

a correspondence in regards to the Audit Committee report

with the management in order to clarify the policy related to the

Financial Statements, with the result that the External Auditor

has conducted a general audit independently and objectively for

the Consolidated Financial Statements per December 31, 2011.

2. Effectiveness of Internal Audit function

From the review and report of the internal auditor through

program, execution and reporting of internal audits as well as

follow-up actions throughout 2011, it can be concluded that

the internal auditor has generally reflect the implementation of

an adequate internal audit function.

3. Implementation of the Capital Market and Indonesian

Government Regulations

a. Management has implemented a policy and good corporate

governance as well as compliance towards the provisions

of capital market and other regulations of the Indonesian

Government.

b. Related party transaction that occurred in the holding

company and its subsidiaries is a conflict of interest

transaction that exempted according to the rule of BAPEPAM

No.IX.E1. These transaction are excluded because the

affiliation and transaction category already existed before

the company held a public offering and the nature of the

affiliation is continuous, and also has been disclosed in the

prospectus initial offering (rule of BAPEPAM No.IX.E-1 point

3c.1).

4. FINANCIAL STATEMENTS OF THE HOLDING

COMPANY AND SUBSIDIARIES

a. The financial statements of the holding company and its

subsidiaries are in accordance with the Generally Accepted

Accounting Principles in Indonesia.

b. The basis for the preparation of Consolidated Financial

Statements, except for the Statement of Cash Flows, has

adopted the accrual basis. The reporting currency used for the

preparation of financial statements is the Rupiah currency. The

Consolidated Financial Statements has been prepared based on

Generally Accepted Accounting Principles in Indonesia.

c. All transactions concerning to the related parties that have a

special affiliation whether or not conducted with the interest

rate or value, the same terms and conditions as conducted by

third parties as been disclosed in the Consolidated Financial

Statements.

89


d. Laporan Arus Kas Konsolidasian telah disusun dengan

menggunakan metode langsung dengan mengelompokan arus

kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

e. Laporan keuangan perusahaan induk dan anak perusahaan

yang mempunyai kepemilikan saham diatas 50% baik secara

langsung maupun tidak langsung telah mencerminkan posisi

keuangan dan hasil operasi sebagai satu entitas.

f. Perusahaan induk dan anak perusahaan telah menerapkan

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 50/No. 55

tentang pengukuran, pengakuan, penyajian dan pengungkapan

instrumen keuangan No. 50/No. 55. Selain itu juga No. 24 (PSAK

24) dan pelaksanaan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13

tahun 2003 dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 150 tahun

2002 tentang Manfaat Karyawan dan Pencadangan Dana, yang

mana kewajiban tersebut, ditetapkan dengan menggunakan

metode Projected Unit Credit Method, berdasarkan asumsi

Aktuaris Jangka Panjang, selain itu menggunakan PSAK

No. 53 (Revisi 2010), ”Pembayaran Berbasis Saham”, PSAK

No. 60, ”Instrumen Keuangan: pengungkapan”, ISAK No.

15, ”PSAK No. 24 – Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan

Pendanaan Minimum dan Interaksinya”, ISAK No. 20 ”Pajak

Penghasilan – Perubahan Dalam Status Pajak Entitas atau Para

Pemegang Saham”, ISAK No. 13 – Lindung Nilai Investasi Bersih

dalam Kegiatan Usaha Luar Negeri, Kelompok Usaha sedang

mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan

standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian,

PSAK No. 10 (Revisi 2010) – Pengaruh Perubahan Kurs Valuta

Asing, PSAK No. 18 (Revisi 2010), ”Akuntasi dan Pelaporan

Program Manfaat Purnakarya”, PSAK No. 24 (Revisi 2010)

”Imbalan Kerja”, PSAK No. 46 (Revisi 2010) ”Akuntansi Pajak

Penghasilan”, PSAK No. 50 (Revisi 2010), ”Instrumen Keuangan

: Penyajian”.

g. Laporan Keuangan Konsolidasian perusahaan telah disajikan

dalam mata uang rupiah, transaksi-transaksi selama tahun

berjalan yang dicatat dalam mata uang asing telah dikonversikan

dengan kurs yang berlaku pertanggal laporan keuangan.

5. INFORMASI LAINNYA

a. Perusahaan induk dan anak perusahaan telah menetapkan

prakiraan angka cadangan terbukti (proven oil and gas reserves)

berdasarkan laporan yang telah disertifikasi oleh konsultan

perminyakan independen yang dalam hal ini oleh Gaffney, Cline

& Associate (GCA), DeGolyer and MacNaughton (D&M), Sproule

International dan Malkewiez Hueni Associates.

b. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 31

Mei 2011 telah diputuskan perubahan pengurus Perseroan dan

sekaligus diputuskan besarnya kompensasi bagi komisaris dan

direksi sebesar Rp2,2 miliar per bulan.

c. Perusahaan telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham

Luar Biasa Kedua pada tanggal 16 Juni 2011, yang memutuskan

90

d. Consolidated Cash Flow Statement has been prepared by using

the direct method through classify the cash flows into operating,

investing and financing activities.

e. The financial statements of the holding company and subsidiaries

that comprise above 50% of shares ownership, directly or

indirectly reflects the financial position and results of operations

as one entity.

f. Holding company and subsidiaries have implemented Statement

of Financial Accounting Standards (SFAS) No.50, No.55 in regards

to the measurement, recognition, presentation and disclosure

of financial instruments No.50, No.55. In addition, Statement

of Financial Accounting Standards (SFAS) No.24 (SFAS 24) and

the implementation of the Employment Act No.13 Year 2003

and the Decree of the Minister of Labor No.150 Year 2002 on

Employee Benefits and Backup Fund, in which this obligation is

determined by using the Projected Unit Credit Method, based on

the Actuarial Long Term assumption, in addition through using

SFAS.53 (Revised 2010) - Share-Based Payment, SFAS No.60

- Financial Instruments: disclosures, ISAK No.15, SFAS No.24 -

Benefits of Definite Asset Limits, Minimum Funding Requirements

and Interaction, ISAK No.20 - Income Taxes - Changes in Tax

Status of Entities or the Shareholders, ISAK No.13 - Hedging

Net Investment in Foreign Operations, the Business Group is

studying the possible impact of the adoption of these standards

on the consolidated financial statements, SFAS No.10 (Revised

2010) - Effects of Changes in Foreign Currency Exchange, SFAS

No.18 (Revised 2010) - Accounting and Reporting by Retirement

Benefit Plans, SFAS No.24 (Revised 2010) - Employee Benefits,

SFAS No.46 (Revised 2010) - Accounting for Income Taxes, SFAS

No.50 (Revised 2010) - Financial Instruments: Presentation.

g. Company’s consolidated financial statements have been

presented in the Rupiah currency; transactions during the year

that are recorded in the foreign currencies have been converted

at the exchange rate as dated in the financial statements.

5. OTHER INFORMATION

a. Holding company and its subsidiaries have determined forecasting

figures of proven oil and gas reserves based on reports that have

been certified by the independent petroleum consultant which

in this case by Gaffney, Cline & Associates (GCA), DeGolyer and

MacNaughton (D&M), Sproule International and Malkewiez

Hueni Associates.

b. In the Annual General Meeting of Shareholders (AGM) on May

31, 2011 the Company’s Board has decided changes to the

Company’s management as well as the amount of compensation

for the commissioners and directors to Rp2.2 billion per month.

c. The Company has conducted Extraordinary General Meeting of

Shareholders (EGM) on June 16, 2011, which decided to approve

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Menyetujui untuk menjaminkan seluruh atau sebagian besar aset

dan/atau kekayaan Perseroan dan/atau anak-anak perusahaan

Perseroan atau untuk menerbitkan Jaminan Perusahaan

(Corporate Guarantee) dalam rangka pendanaan (financing)

dan/atau pendanaan kembali (refinancing).

KESIMPULAN:

a. Tidak ada indikasi Auditor Eksternal untuk tidak bersikap

independen dan tidak objektif dalam mengaudit Laporan

Keuangan induk dan anak perusahaan untuk tahun yang

berakhir pada tanggal 31 Desember 2011.

b. Tidak ada indikasi bahwa Audit Internal tidak mencerminkan

pelaksanaan fungsi internal audit yang tidak memadai

diperusahaan induk dan anak perusahaan, namun masih dapat

dilakukan peningkatan kinerja dan penyempurnaan sistem audit

internal.

c. Tidak ada indikasi manajemen induk dan anak perusahaan tidak

berusaha menerapkan kebijakan dan tata kelola perusahaan

yang baik serta kepatuhan terhadap ketentuan pasar modal dan

peraturan lain dari pemerintah RI.

d. Tidak ada indikasi manajemen induk dan anak perusahaan tidak

mempersiapkan Laporan Keuangan induk dan anak perusahaan

per 31 Desember 2011 yang sesuai dengan Prinsip Akuntansi

yang berlaku umum di Indonesia dan sesuai dengan persyaratan

kontrak PSC yang berlaku bagi anak perusahaan yang bergerak

dibidang minyak dan gas bumi.

e. Tidak ada indikasi bahwa paket kompensasi Komisaris dan

Direksi tidak ditentukan sebagaimana mestinya, karena telah

disetujui oleh RUPS.

f. Tidak ada indikasi Perusahaan tidak menentukan angka perkiraan

cadangan terbukti (proven oil & gas reserves) berdasarkan

sertifikasi oleh Konsultan perminyakan independen, kecuali

blok ONWJ menggunakan Estimasi oleh Operator di dalam

laporannya kepada Pemerintah (BPMIGAS).

Laporan ini diserahkan dan ditandatangani oleh Komite Audit

PT ENERGI MEGA PERSADA Tbk. pada tanggal 30 Maret 2012.

Hertanto

Anggota

Member

Energi Mega Persada Annual Report 2011

the guarantee of all or most of the assets and/or the Company’s

assets and/or the Company’s subsidiaries or to issue Corporate

Guarantee in the context of financing and/or refinancing.

CONCLUSION:

A. Qoyum Tjandranegara

Ketua Komite Audit

Chairman of Audit Committee

a. There was no indication of the External Auditor for not acting

independent and objective in auditing financial statements of

the holding company and its subsidiaries for the year ended

December 31, 2011.

b. There was no indication that the Internal Audit does not

reflects the implementation of the internal audit functions

that insufficient to the holding company and its subsidiaries,

nevertheless able to improve performance and enhancement of

the internal audit system.

c. There was no indication that the management of the holding

company and its subsidiaries did not undertake efforts to

implement policies and good corporate governance, as well as

compliance with the capital market regulations and other set of

laws by the Indonesian Government.

d. There was no indication that the management of the holding

company and subsidiaries did not prepare financial statements

of the holding company and its subsidiaries per December

31, 2011 in accordance with Generally Accepted Accounting

Principles in Indonesia and the PSC contract requirements that

apply to subsidiaries engaged in oil and gas sector.

e. There was no indication that the compensation package for

the Board of Commissioners and the Board of Directors were

not specified as it should, because it has been approved at the

AGM.

f. There was no indication that the Company does not determined

estimates of proven oil & gas reserves based on the certification

by an independent petroleum consultant, with the exception of

ONWJ block which used internal estimates.

This report is submitted and signed by the Audit Committee of

PT ENERGI MEGA PERSADA Tbk. on March 30, 2012.

Toha Abidin

Anggota

Member

91


92

Tanggung Jawab

Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

Program CSR yang dilaksanakan oleh unit bisnis Perseroan

ini telah mendapatkan penghargaan. Platinum Award

dalam bidang ekonomi untuk Program Lembaga

Keuangan Mikro dan Gold Award dalam bidang sosial

untuk program Pemberian Makanan Tambahan dan kelas

ibu hamil pada Indonesia CSR Award 2011.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


The implementation of CSR programs in the Company’s

business units has been awarded the Platinum Award in the

field of economics for Microfinance Institutions Program

and the Gold Award in the social sphere for Supplementary

Feeding program and classes for pregnant women by the

Indonesia CSR Award 2011.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

93


Tanggung Jawab

Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Visi dan Misi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Sejalan dengan visi Perseroan untuk menjadi perusahaan minyak

dan gas terkemuka, Perseroan bercita-cita menjadikan dirinya

sebagai perusahaan yang dikenal selalu berkontribusi dalam

pengembangan komunitas di mana pun daerah operasionalnya.

Perseroan menginginkan kehadirannya di daerah operasi dapat

memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, bahkan

pada wilayah yang lebih luas dari sekadar daerah operasi.

Sejalan dengan visi tersebut, visi tanggung jawab sosial Perseroan

adalah berperan serta dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri

secara ekonomi dan sosial untuk memenuhi tantangan kesempatan

masa depan, baik daerah maupun nasional. Visi tanggung jawab

sosial tersebut juga dituangkan dalam misi kegiatan

Visi tersebut mendorong komitmen Perseroan untuk membangun

dan mengembangkan program-program yang menunjang

pembangunan berkelanjutan meliputi aspek ekonomi, kesehatan,

pendidikan dan pengelolaan lingkungan, dengan melibatkan

kepedulian pekerja, komunitas setempat dan masyarakat secara

luas untuk meningkatkan kualitas kehidupan, dengan cara yang

berimbang, antara manfaat usaha dan manfaat pembangunan.

Seluruh kegiatan yang dirancang dan dilakukan oleh Perseroan

mengarah pada perwujudan misi menjadikan Perseroan sebagai

94

Corporate Social Responsibility (CSR)

Vision and Mission of CSR

The Company aspires to position itself in reaching for the recognition

of its contribution towards the development in communities

within the operational areas, in line with the Company’s vision to

become the oil and gas industry leader. The company envisions that

its presence in the area could give a positive impact to the local

community, even in much wider areas of operation.

In line with the vision, the initiative of the CSR is to participate

towards the realization of economically and socially independent

community that are able to meet the challenges in their future, both

locally and nationally. The vision of the social responsibility is also

outlined in the mission activities

This vision has encouraged the Company’s commitment to build and

develop sustainable programs covering aspects such as economy,

health, education, and environmental management by involving

care workers, local communities and the public at large to aim at

enhancing the quality of life in an equitable manner that strikes a

balance between business and development benefits.

The entire activities that are designed and conducted by the company

led to a realization of the mission to craft the Company as a catalyst

for the development of local community and its surroundings in

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


katalisator pengembangan bagi masyarakat sekitarnya, guna

mencapai sasaran pembangunan yang berkelanjutan. Perseroan

berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat

sekitarnya melalui serangkaian aktivitas yang dirancang untuk

meningkatkan dan memberdayakan potensi ekonomi lokal,

meningkatkan kapasitas & keterampilan pekerja dan sumber

daya manusia setempat, meningkatkan kualitas kesehatan dan

melindungi kelestarian lingkungan, di sekitar wilayah operasional

perusahaan. Proses ini dilakukan melalui partisipasi dan kolaborasi

bersama dengan pemangku kepentingan yang ada di wilayah

operasi setiap unit bisnis.

Tujuan yang ingin dicapai adalah agar program pemberdayaan

masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak pada

akhirnya akan menumbuhkan daya saing daerah di wilayah operasi

perusahaan sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk

meningkatkan kesejahteraannya.

Pengelola Program CSR

Di tahun 2011, Perseroan menyempurnakan alur kerja unit pengelola

CSR yaitu Departemen Komunikasi/CSR di bawah Divisi General

Affairs. Terbentuknya Departemen ini meningkatkan alur kerja yang

selama ini diterapkan untuk pelaksanaan program-program CSR.

Proses perencanaan strategis program CSR dilakukan secara terpusat

sedangkan implementasi program diserahkan kepada masingmasing

unit bisnis dengan dukungan teknis dari kantor pusat.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

order to reach sustainable development goals. The company is

committed to improve the quality of life to the local community

through conducting a series of activity designed to enhance and

empower local economic potentials, build the capacity and skills

of local workers and human resources, improve health quality, and

conserve the environment. This process is achieved through effective

participation and cooperation with existing stakeholders in the

operational area of each business unit.

The objective to be achieved is intended for community empowerment

program through collaboration with various parties to cultivate the

competitiveness in the operational area of the Company, thus the

community have the ability to improve their welfare.

CSR Program Management

The Company refined the workflow of the CSR management unit

through a Communication Department/CSR under the General

Affairs Division. The establishment of the department has enhanced

the existing workflow which has been applied to the implementation

of the CSR programs. The planning process of the CSR strategic

program is centralized while the implementation is specified to each

of the business unit with technical support from the head office.

95


Tanggung Jawab

Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

Departemen CSR ini mempunyai tanggung jawab antara lain

merancang, merencanakan dan menentukan anggaran untuk

program CSR melalui kesepakatan bersama dengan semua unit

bisnis. Ini berarti walaupun rancangan keseluruhan program

dilakukan secara terpusat, pengalokasian anggaran untuk program

kerja tersebut disepakati bersama dengan semua unit bisnis.

Departemen CSR juga bertanggung jawab untuk memberikan

dukungan kebutuhan tenaga ahli bidang CSR untuk unit bisnis.

Untuk masing-masing program yang akan dijalankan di unit bisnis,

apabila dibutuhkan maka kantor pusat akan mengirimkan tenaga

ahli yang akan mendukung implementasi program ke unit bisnis

yang membutuhkan. Saat ini para tenaga ahli yang terlibat dalam

pengembangan program CSR ini adalah para spesialis dalam

bidang pembiayaan mikro, desain grafis dan pengembangan klaster

industri.

Dukungan yang juga diberikan kantor pusat adalah dukungan media

dan pengembangan desain grafis/multimedia. Dukungan media

dilakukan dengan cara mendorong munculnya publikasi kegiatankegiatan

CSR di unit bisnis melalui media masa. Sedangkan desain

grafis/multimedia diberikan dalam bentuk dukungan penyediaan

desain grafis atau pengembangan multimedia yang dibutuhkan

untuk pelaksanaan program CSR.

Program Kerja CSR 2011

Saat ini, kerangka dan sasaran program CSR Perseroan di masingmasing

unit bisnis telah dirumuskan melalui metoda partisipatif

yang melibatkan pihak Perseroan dan para pemangku kepentingan

di wilayah operasional, untuk memastikan bahwa program tersebut

merupakan bagian yang tak terpisahkan dari aspirasi masyarakat

di daerah operasional. Proses penentuan program ini diawali

dengan pemetaan sosial menggunakan metoda Participatory Rapid

Community Appraisal (PARCA) kemudian dilanjutkan dengan focus

group discussion (FGD) antara Perseroan dengan para pemangku

kepentingan. FGD ini sendiri berhasil membentuk lembaga

kolaborasi berbagai pemangku kepentingan pengembangan

ekonomi lokal yaitu Kelompok Kerja (POKJA) dan merumuskan

agenda pengembangan ekonomi yang mengintegrasikan antara

ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan yang bersifat

jangka pendek dan jangka menengah.

Perencanaan program CSR berbasis komunitas ini pertama kali

dilakukan oleh Malacca Strait pada tahun 2006 dan 2007, kemudian

diikuti berikutnya oleh Gelam (2008), Bentu & Korinci Baru (2009)

serta Semberah (2009 dan 2010).

Secara umum, ada persamaan isu yang disepakati menjadi sasaran

program CSR yang disusun oleh berbagai kelompok masyarakat dari

beberapa unit bisnis, yaitu:

1. Meningkatkan pendapatan

2. Meningkatkan kualitas pendidikan

3. Meningkatkan kondisi, fasilitas, dan layanan kesehatan

4. Meningkatkan kualitas SDM melalui pembangunan kapasitas

5. Meningkatkan infrastruktur dan prasarana umum

6. Memajukan organisasi lokal

96

The responsibilities of the CSR Department, among others are;

designing, planning, and preparing the budget of CSR program

through the mutual agreement with all business units. Nevertheless,

although the design of the overall program is centralized, the

budget allocation of the operational program is agreed upon the

entire business unit.

The CSR Department is also responsible for providing CSR

professionals support for the needs of all business units in order to

perform each of its programs. If assistant is needed, the head office

will provide professionals who will support the implementation

program related to the business unit. Currently, the professionals

involved in CSR development program are specialized in micro

financing, graphic design, and industrial cluster development.

Other supports provided by the head office includes, media supports

and multimedia/graphic design development. Media support is

performed by encouraging the mass media publications of CSR

activities conducted in the business unit. While multimedia/graphic

design support is offered by providing the needs of graphic designers

or multimedia development to perform CSR programs.

CSR Work Program 2011

The framework and objectives of the Company’s CSR programs in

each business unit are currently formulated through a participatory

method involving the Company and stakeholders in the area

of operation, thus to ensures that the program constitute an

inseparable part of the aspirations from the community in the

operational area. The process of program determination initiated by

a social mapping through Participatory Rapid Community Appraisal

(PARCA) method, continued with Focus Group Discussion (FGD)

between the company and stakeholders. FGD has ultimately led to

the establishment of collaborative multi-stakeholder institutions for

local economic development, namely, the Working Group (POKJA)

and also formulated an economic development agenda that

integrates economic, educational, health and environmental aspects

in short and medium-term.

The planning of the community-based CSR program was first

performed by Malacca Strait in 2006 and 2007, followed by Gelam

(2008), Bentu & Korinci Baru (2009) and Semberah (2009 and

2010).

Generally, there are common issues which mutually agreed upon

that become the CSR program goals which organized by various

community groups from several business units, namely:

1. To increase income

2. To enhance the quality of education

3. To improve standards, facilities and health services

4. To enhance human resource quality through capacity building

5. To improve infrastructure and public facilities

6. To advance local organizations

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Program CSR yang dilakukan pada tahun 2011 mengacu pada

sasaran program bersama di atas.

Kinerja CSR 2011

Pada prinsipnya Perseroan menginginkan agar penerima manfaat

dari program CSR terutama adalah para pemangku kepentingan

yang berada di sekitar wilayah beroperasi anak-anak perusahaan

Perseroan. Dalam pelaksanaannya, unit bisnis selalu melibatkan

pemerintah daerah di wilayah operasi dan pemuka masyarakat

dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program di atas.

Dampaknya sudah mulai terasa dengan semakin eratnya kerja sama

pemerintah daerah dan pemuka masyarakat, sehingga beberapa

program yang berhasil dijalankan di suatu wilayah operasi kemudian

dikembangkan oleh pemerintah daerah setempat untuk diterapkan

di kawasan lain. Hal ini merupakan salah satu indikator keberhasilan

program CSR, karena merupakan bentuk pengakuan positifnya

keberadaan Perseroan di wilayah operasi tersebut.

Pada tahun 2011, bersama-sama dengan lembaga kolaboratif

(POKJA) telah dilaksanakan Focus Group Discussion dalam bentuk

Rapat Koordinasi (Rakor) Pokja di unit bisnis EMP Malacca Strait

dan EMP Kalila (Bentu & Korinci Baru). Rakor yang melibatkan

Perseroan, masyarakat serta pemerintah daerah ini bertujuan

untuk mengevaluasi sejauh mana pencapaian program-program

pengembangan masyarakat yang telah disepakati bersama dan

mempertajam arah program yang akan dilaksanakan untuk periode

selanjutnya.

Adanya transisi pemerintahan daerah di wilayah operasi EMP Malacca

Strait yakni dari Kabupaten Bengkalis menjadi Kabupaten Kepulauan

Meranti memberikan arah baru bagi strategi pengembangan

masyarakat dimana perusahaan bersama stakeholder lokal

bersepakat untuk menumbuhkan lembaga kolaboratif yang baru

yaitu Lembaga Kolaborasi Klaster Industri Tuah Meranti untuk lebih

meningkatkan peran Perseroan kepada Kabupaten Kepulauan

Meranti. Melalui lembaga kolaboratif Tuah Meranti ini Perseroan

memperluas tema pengembangan masyarakat dengan tetap

mengacu pada sasaran program yang telah disepakati pada tahun

2006-2007.

Sepanjang tahun 2011, EMP Malacca Strait melakukan aktivitas

program CSR yang menonjol di wilayah operasi Kabupaten

Kepulauan Meranti (Kecamatan Merbau) dan Kabupaten Siak

(Kecamatan Sungai Apit). Sedangkan EMP Kalila (Bentu dan Korinci

Baru) banyak melakukan kegiatan di Kabupaten Pelalawan dan

Kota Pekanbaru. EMP Semberah banyak melakukan kegiatan di

wilayah operasi Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda.

EMP Gelam banyak melakukan kegiatan CSR di wilayah operasi

Kabupaten Muaro Jambi.

Bidang Ekonomi

EMP Malacca Strait

Fokus kegiatan CSR di sini adalah pada pengembangan lembaga

keuangan mikro yang saat ini menjadi satu-satunya lembaga

keuangan yang dikelola oleh masyarakat di wilayah operasi. Pada

tahun 2011, Lembaga Keuangan Mikro Mandiri Sejahtera 01

Kecamatan Merbau telah membuka cabang di Selat Panjang yang

Energi Mega Persada Annual Report 2011

The CSR programs accomplished in 2011 referred to the goals

above.

CSR Performance 2011

In principles, the Company desires that the prime beneficiary of the

CSR program is the stakeholder within the operational area of the

Company’s subsidiaries. In practice, the business unit constantly

involved with the local government and community leaders within

the operational area in order to plan and implement the programs.

The close collaboration with the local government and community

leaders has brought an impact, thus several successful programs that

were implemented in a certain operational area, are also adapted by

the local government in order to be implemented and developed in

surrounding areas. This result was one of the successful indicators of

the CSR programs, because it formed a positive recognition of the

Company’s presence in the operational area.

In 2011, a Focus Group Discussion (FGD) has been conducted in

a form of Coordination Meeting (Rakor) in collaboration with the

Working Group (POKJA), at EMP Malacca Strait and EMP Kalila

(Bentu and Korinci Baru) business units. The coordination meeting

which involving the Company, the community and local government

aim to evaluate the extent of the community development programs

achievement have been mutually agreed upon and refine the

program direction to be implemented for the next period.

The transition of the local government in EMP Malacca Strait

operational area, from Bengkalis to Meranti Islands, provides a

new direction to the community development strategy where the

Company and the local stakeholders had agreed to formulate a

new collaborative institution, namely Industrial Cluster Tuah Meranti

Collaborative Institution to further enhance the role of the company’s

participation in Meranti Islands District. Through the collaborative

institution of Tuah Meranti, the Company expanded the theme of

community development under the same reference of the program

target objectives that was agreed upon in 2006-2007.

The EMP Malacca Strait has conducted its CSR programs activities

outstandingly in Meranti Islands (Merbau District) and Siak (Sungai

Apit District) operational area, throughout 2011. Meanwhile EMP

Kalila (Bentu and Korinci Baru District) has conducted its activities

in Pelalawan and Kota Pekanbaru, EMP Semberah has conducted

several activities in the operational area of Kutai Kartanegara and

Kota Samarinda, and EMP Geram conducted its CSR activities in the

operational area of Muaro Jambi.

Economic Sector

EMP Malacca Strait

The development of microfinance institution at EMP Malacca Strait,

which currently is the only financial institution managed by local

community in the operational area, is the main focus of its CSR

activity. In 2011, Financial Institution of Mikro Mandiri Sejahtera

01 in Merbau District has opened a branch in Selat Panjang which

97


Tanggung Jawab

Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

peresmiannya dilakukan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti

dan dihadiri oleh Ketua DPRD serta para tokoh masyarakat. Saat

ini program lembaga keuangan mikro kemudian menjadi program

strategis Pemda Kabupaten Kep. Meranti untuk dikembangkan

kepada seluruh kecamatan yang ada, bekerjasama dengan LKM

Mandiri Sejahtera 01 dan CSR EMP Malacca Strait. Sedangkan

Lembaga Keuangan Mikro dari KJKS Mandiri Sejahtera 02 Kecamatan

Sungai Apit juga telah membuka cabang di Desa Mengkapan.

Lembaga keuangan mikro ini telah terbukti banyak membantu

melepaskan pelaku usaha kecil dari jeratan rentenir dan

menumbuhkan iklim menabung yang sebelumnya sulit dilakukan

oleh masyarakat setempat. Lembaga keuangan mikro ini juga

berhasil mendorong tumbuhnya minat menabung para siswa

sekolah dasar melalui produk TADIKA (Tabungan Pendidikan Anak)

Keberadaan lembaga keuangan mikro ini semakin kokoh sehingga

mendapat kepercayaan bekerjasama dengan Bank Riau dan Dinas

Koperasi setempat. Sepanjang tahun 2011, Lembaga Keuangan

Mikro Mandiri Sejahtera 01 di Kecamatan Merbau berhasil meraih

penghargaan yaitu; Koperasi Terbaik ke-2 se-Kabupaten Kepulauan

Meranti yang diserahkan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kep. Meranti

dan Platinum Award dalam ajang Indonesia CSR Awards 2011 dari

Kementrian Sosial RI.

Pengembangan ekonomi juga telah memunculkan wirausaha baru

untuk produk pangan olahan sagu sebagai makanan oleh-oleh khas

riau baik di Kota Selat Panjang hingga ke Pekanbaru. Kelompok

produsen pangan olahan sagu binaan EMP Malacca Strait saat ini

telah menjadi mitra strategis Disperindagkop & UKM Kabupaten Kep.

Meranti untuk pengembangan pangan olahan sagu. Pemerintah

daerah aktif mempromosikan pangan olahan sagu terutama produk

unggulan Brownies Sagu dan Cendol Sagu Kering ini ke berbagai

pameran di seluruh Indonesia dan melakukan pelatihan pangan

olahan sagu di daerah lain dengan narasumber pelaku usaha sagu

binaan EMP Malacca Strait.

Transaksi bisnis aneka makanan olahan sagu juga sudah mulai

tumbuh dan berkembang, dimana saat ini masyarakat di Kecamatan

Merbau telah memiliki kebanggaan terhadap produk unggulan

daerah mereka, yakni Brownies Sagu. Permintaan terhadap kuekue

sagu terutama Brownies Sagu semakin meningkat, terutama

untuk kebutuhan oleh-oleh penduduk local yang akan bepergian

antar pulau atau antar daerah. Hal ini juga mendorong tumbuhnya

outlet penjualan produk oleh-oleh khas Meranti yang menjual aneka

produk olahan sagu berlokasi di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selat

Panjang sebagai hasil kerjasama antara CSR EMP Malacca Strait

dengan Disperindagkop & UKM Kabupaten Kepulauan Meranti.

Di Kabupaten Siak juga dilakukan program pengembangan karet

yang yang didukung penuh oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan

dan telah bersepakat untuk berkolaborasi untuk mengembangkan

sentra pembibitan karet unggul di Kecamatan Sungai Apit.

98

the officially launched by the District Head of Meranti Islands

and attended by the Chairman of the Parliament and community

leaders. The current program of microfinance institution then

become a strategic program for the local government of Meranti

Islands District to be developed in the surrounding areas through the

cooperation with LKM Mandiri Sejahtera 01 and CSR EMP Malacca

Strait. Meanwhile, the microfinance institution of KJKS Mandiri

Sejahtera 02 in Sungai Apit District has also opened a branch in

Mengkapan Village.

Microfinance institutions have proven to assist with the released

of small businesses from the shackles of moneylenders and to

encourage a climate of saving which previously a challenge for

the local community. It also succeeds to encourage the growth of

interest in saving money to the elementary school students through

TADIKA (Tabungan Pendidikan Anak/Children Education Savings).

The existence of these microfinance institutions is more robust, thus

established partnership trust with Bank Riau and local Department

of Cooperatives. Throughout 2011, the Financial Institution of Mikro

Mandiri Sejahtera 01 in Merbau District awarded The Second Best

Cooperative of the entire Meranti Islands District, submitted by the

Vice District Head of Meranti Islands, and also received Platinum

Award in Indonesia CSR Awards 2011 from Ministry of Social Affair

Republic Indonesia.

The economic development has also generated new entrepreneurs

for sago processed food products as the distinctive souvenirs from

Riau that stretch from Kota Selat Panjang to Pekanbaru. The food

producer group assisted by EMP Malacca Strait currently is the

strategic partner of the Department of Industry Trade Cooperation

& SME Meranti Islands District in the development of sago processed

food product. The local governments actively promote sago

processed product especially the prime products Brownies Sagu and

Cendol Sagu Kering at the exhibitions throughout Indonesia and

to conduct sago processed food training in other areas from sago

processed product entrepreneurs assisted by EMP Malacca Strait.

Business transaction of sago processed products has started to grow

and develop, where today the Merbau District community has pride

for their prime local product which is Brownies Sagu. The demand of

the sago cakes, especially Brownies Sagu is increasing, especially for

local souvenirs. This case also encourages the growth of outlets that

provides the distinctive sago products in Tanjung Harapan Harbour,

Selat Panjang as a result of cooperation between CSR EMP Malacca

Strait and the Department of Industry Trade Cooperation & SME

Meranti Islands District.

In Siak District, rubber development program is also being conducted,

which fully supported by The Department of Forestry and Plantation,

and has been agreed to collaborate in order to expand a superior

rubber seed centers in Sungai Apit.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


EMP Kalila (Bentu dan Korinci Baru)

Aktivitas program CSR untuk wilayah operasi Kabupaten Pelalawan

dan Kota Pekanbaru fokus pada upaya memunculkan tema

makanan oleh-oleh khas riau melalui produk unggulan; abon ikan

gabus, dodol khasiat (makanan khas Kabupaten Pelalawan yang

saat ini sudah sulit ditemui) dan madu sialang. Selain itu dilakukan

pendampingan bagi pengembangan usaha kecil untuk produk

industri kreatif yaitu produsen gerabah serta kelompok pelaku usaha

paperbag dan kemasan.

Manfaat program mulai dirasakan positif terhadap kehidupan

masyarakat, dengan tumbuhnya kepercayaan diri masyarakat untuk

memanfaatkan potensi lokal yang ada di sekitarnya. Potensi lokal

yang selama ini tidak pernah dioptimalkan tersebut diolah menjadi

produk inovatif menjadi pangan olahan ikan seperti abon ikan

gabus. Produk Dodol Khasiat yang selama ini seolah terlupakan oleh

masyarakat, mulai dikembangkan kembali oleh binaan EMP Kalila

dan terbukti mendapat respons positif dari Pemerintah Daerah

Kabupaten Pelalawan yang mengharapkan produk ini menjadi

produk unggulan Kabupaten Pelalawan.

Selain makanan, inisiasi industri kreatif di Kelurahan Tanjung Rhu,

Kota Pekanbaru juga telah berhasil membuat masyarakat berinovasi

untuk memanfaatkan eceng gondok yang selama ini menjadi gulma

di sungai menjadi produk bernilai tambah sebagai tali paperbag.

Produk paperbag ini sudah dimanfaatkan oleh para pelaku usaha

Samerase, binaan dari EMP Malacca Strait untuk kemasan jinjing

Brownies Sagu.

Produk makanan oleh khas Riau serta industri kreatif gerabah serta

paperbag telah dipromosikan produknya pada beragam pameran

dimana produk gerabah diminati oleh salah satu hotel bintang lima

di Pekanbaru sebagai elemen estetis pada desain interiornya.

EMP Gelam

Fokus program adalah memunculkan produk unggulan budidaya

ikan kolam dan pangan olahan ikan sebagai oleh-oleh khas Jambi.

Telah dilaksanakan Pelatihan Pengolahan Ikan Tanpa Duri yang

melibatkan Disperindag Provinsi Jambi. Program ini disambut baik

oleh masyarakat lokal yang diharapkan dapat menjadi program

alternatif untuk peningkatan pendapatan kelompok perempuan.

Pihak Pemerintah Daerah juga mengharapkan produk ikan tanpa

duri ini kelak akan menjadi produk unggulan sebagai oleh-oleh khas

Jambi.

EMP Semberah

Aktivitas program CSR di EMP Semberah dilakukan di wilayah operasi

Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda. Fokus program

adalah memunculkan produk unggulan yaitu Pisang Rutai sebagai

pisang khas daerah dan pangan olahan pisang sebagai oleh-oleh

khas Kutai Timur. Saat ini, telah berdiri Rumah Pisang sebagai rumah

produksi sekaligus outlet aneka produk olahan pisang dengan merk

PIKU-PIKU sebagai oleh-oleh khas Kutai Timur. Dari hasil pelatihan,

saat ini telah tumbuh pelaku-pelaku usaha baru dengan produk

unggulan pangan olahan pisang diantaranya adalah Dodol Pisang

yang memiliki cita rasa yang khas.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

EMP Kalila (Bentu dan Korinci Baru)

The CSR program activity for Pelalawan Regency and Kota Pekanbaru

operational area is focusing on the efforts to raise the theme of

distinctive souvenirs food from Riau through its prime products;

abon ikan gabus, dodol khasiat (a rare food from Pelalawan

District) and Sialang honey. Additionally, an assistant for the

development of micro business for creative industry products such

as the manufacturer of pottery, as well as paper bag and packaging

business group is conducted.

The benefits from the program began to affect positively towards

the community, with the growing confidence of local communities

to exploit the existing potential in the vicinity. The Local potential

which has not been optimized is developed into innovative products

of fish processed food such as abon ikan gabus. The food product

that was almost forgotten by the public, such as dodol khasiat,

began to redevelop by EMP Kalila and proven to receive positive

response from the Local Government of Pelalawan District which

expects it to be their prime product.

In addition to food, the initiation of the creative industry in the

Village Tanjung Rhu, Kota Pekanbaru has managed to produce an

innovative community to utilize the water hyacinth that has become

weed in the river into value added products such as rope paper bag

handles. The product of paper bag has been utilized by business

people in Samerase, assisted by EMP Malacca Strait for portable

packaging of Brownies Sagu.

The product of distinctive food from Riau, as well as pottery and

creative industries paper bag has been promoted at various exhibitions

in which the pottery products gained interest and demand of one

of the five-star hotel in Pekanbaru as aesthetic elements in interior

design.

EMP Gelam

The focus of the program is to raise the prime product cultivation of

pond fish and fish processed food as distinctive souvenirs of Jambi.

The training of boneless fish processing has been conducted which

involves the Department of Industry and Trade of Jambi Province.

The program is welcomed positively by the local communities that

expected the program to be the alternative to increase the income of

women. The Local Government also expects the product of boneless

fish to become the prime souvenir product unique of Jambi.

EMP Semberah

The activity of CSR program in EMP Semberah is conducted in the

operational area of Kutai Kartanegara District and Kota Samarinda.

The focus of the program is to raise the prime product of Pisang

Rutai as the distinctive banana of the area and banana processed

products as the souvenirs of East Kutai. Today, the House of Banana

has stood as the bananas production houses, as well as outlet for

various banana processed products with brand PIKU-PIKU as the

distinctive souvenirs of East Kutai. From the training results, new

business entrepreneurs has emerged to offers their prime products

of banana processed food such as Dodol Pisang which has a

distinctive taste.

99


Tanggung Jawab

Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

Dampak program juga dirasakan di EMP Semberah, dimana

masyarakat juga tumbuh kesadaran untuk menjaga keunikan lokal

Pisang Rutai sebagai produk unggulan daerahnya, dimana pisang

jenis ini sudah sulit dicari. Di lain pihak, mulai tumbuh kerja sama

dari stakeholder, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah hingga

pihak swasta lainnya untuk berkolaborasi mengembangkan potensi

unggulan daerah. Dalam progam pengembangan ekonomi di

Kabupaten Kutai Kartanegara, turut berkolaborasi selain Pemerintah

Daerah melalui instansi terkait juga perusahaan swasta lokal seperti

perusahaan batubara yang bekerja sama mengembangkan produk

unggulan pisang.

Rumah Pisang sebagai Rumah Produksi pangan olahan pisang

dikembangkan bersama-sama antara EMP Semberah dengan

PT Lana Harita, perusahaan batubara dan perusahaan lain seperti

VICO.

Di wilayah operasi Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda dilakukan

program perintisan lembaga keuangan mikro untuk memberikan

akses keuangan kepada para pelaku usaha kecil/mikro. Melalui proses

pendampingan, akhirnya pada bulan April telah berdiri Koperasi Jasa

Keuangan Syariah Sambutan Berkah Mandiri yang kemudian pada

bulan Oktober diresmikan oleh Ketua DPRD Samarinda.

Bidang Kesehatan

EMP Malacca Strait

Selaras dengan agenda Millenium Development Goals (target

ke-4 dan ke-5) yaitu mengurangi tingkat kematian anak dan

meningkatkan kesehatan ibu, program memberikan perhatian

besar pada pemberdayaan POSYANDU melalui kegiatan pemberian

makanan tambahan (PMT) bagi balita, pelatihan kader posyandu

hingga pelatihan bagi ibu hamil untuk meningkatkan kualitas

kesehatan ibu dan bayi untuk mencegah angka kematian ibu dan

bayi serta menghindari terjadinya gizi buruk. Progam kesehatan bagi

para ibu hamil yang bekerja sama dengan Puskesmas ini pada tahun

2011 telah terbukti secara signifikan mampu menurunkan angka

kematian bayi dan menaikkan angka partisipasi kontrol kesehatan

ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Sungai Apit.

Di bidang kesehatan, saat ini kegiatan POSYANDU semakin

semarak dengan meningkatnya partisipasi ibu dan anak balita serta

meningkatnya kualitas kader POSYANDU sebagai ujung tombak

pemerintah dalam mengejar target MDG’s di sector kesehatan.

Jumlah Posyandu bertambah dari 22 Posyandu menjadi 27 Posyandu

sedangkan jumlah balita pun turut meningkat menjadi 1400 balita

dari sebelumnya 1200 balita. Pelatihan Ibu Hamil diikuti oleh 183

orang, dari tahun sebelumnya 170 orang.

Bidang Pendidikan

EMP Malacca Strait

Di bidang pendidikan, saat ini telah ratusan putra daerah yang

meningkat ketrampilannya setelah mengikuti kegiatan kursus di

CLC maupun dan program life skill training. Program pelatihan

telah memberikan ketrampilan, baik dalam bentuk pembuatan

pangan olahan sagu, sablon hingga penyiaran untuk Radio

Komunitas di Kecamatan Merbau. Keahlian para pemuda/pemudi

100

The impact of the program can be felt at EMP Semberah, where the

growing awareness of the community in maintaining the distinctive

local food of Pisang Rutai as the prime product of the area, in which

the type of banana used considerably rare. In contrast, the cooperation

of stakeholders in growing beginning from communities, local

government to private sectors in order to collaborate in developing

the potential of the regions. In the economic development program

at Kutai District, in addition to the local government agencies, local

private companies in the coal business sector also collaborate to

develop the prime product of banana.

The House of Banana as the home for banana processed food

products jointly developed between the EMP Semberah with

PT Lana Harita, VICO, and Coal Company.

At the operational area of Sambutan District, Kota Samarinda the

pioneering program of microfinance institutions is conducted to

provide financial access to small/micro businesses. Through the

mentoring process, in April the Cooperative Financial Services of

Syariah Sambutan Berkah Mandiri has been established which was

later inaugurated in October by the Chairman of DPRD Samarinda.

Health Sector

EMP Malacca Strait

In line with the Millennium Development Goals (the 4th and 5th

target) agenda to reduce child mortality and improving maternal

health, the program largely focused on the empowerment of

integrated health post (POSYANDU) through supplementary feeding

activities (PMT) for children, training for POSYANDU cadres and

pregnant women to improve the quality of maternal and infant

health care to prevent mortality and malnutrition. In 2011, the

health program for pregnant women in collaboration with public

health center (PUSKESMAS) has been shown significantly to reduce

infant mortality and increase participation rates in the control of

maternal health at the PUSKESMAS of Sungai Apit District.

In the health sector, currently the activities at the local POSYANDU

are lively with the increasing participation of mothers and infants, as

well as the increasing quality of POSYANDU cadres as the spearhead

of the government in order to pursuit MDG’s target in the health

sector. The number of POSYANDU has increased from 22 to 27

health posts, while the number of children also increases to 1400

children from the previous 1200 children. The training program for

maternal were participated by 183 people, from the previous year

of 170 people.

Education Sector

EMP Malacca Strait

Today, hundreds of local men have increased their skills after

attending courses at the CLC and life skill training program, in line

with the contribution in the education sector. The training program

has provided skills in the form of sago processed food manufacturing,

screen printing and the Community Radio broadcasting for the

Merbau District. The expertise of the local young men/women in

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


lokal di bidang penyiaran ini terbukti memberikan manfaat

ekonomi bagi mahasiswa yang mendapatkan tambahan uang saku

sebagai pekerjaan sambilan menjadi penyiar Radio di Pekanbaru.

Keberadaan Perpustakaan Umum juga telah membantu ratusan

anak usia sekolah dan masyarakat umum yang yang ada di wilayah

operasi, yakni di Kecamatan Merbau dan Kecamatan Sungai Apit.

Program kursus komputer di Kecamatan Sungai Apit bahkan saat

ini sudah dimanfaatkan oleh para staf pemerintahan desa untuk

meningkatkan keahliannya di bidang komputer.

Penghargaan

Program CSR yang dilaksanakan oleh unit bisnis Perseroan ini

telah mendapatkan penghargaan Indonesia CSR Award 2011.

Penghargaan yang diterima adalah Platinum Award dalam bidang

ekonomi untuk Program Lembaga Keuangan Mikro dan Gold Award

dalam bidang sosial untuk program Pemberian Makanan Tambahan

dan kelas ibu hamil.

Biaya yang Dikeluarkan

Anggaran CSR dialokasikan dari anggaran Program Sosial Penunjang

Operasi (PSPO) sesuai dengan arahan dari BPMIGAS. Proses

penentuan jumlah anggaran disesuaikan dengan kemampuan

unit bisnis (dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak operasi)

selanjutnya diusulkan kepada pihak BPMIGAS melalui pertemuan pra

WP&B. Dalam meeting tersebut pihak BPMIGAS akan menentukan

program apa saja yang disetujui dan besar anggaran yang disetujui.

Persetujuan tersebut di keluarkan melalui surat persetujuan WP&B

dari BPMIGAS.

Anggaran yang dialokasikan Perseroan untuk mewujudkan

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan pada tahun 2011 adalah

sebesar Rp4.279.860.000 Dari segi anggaran jumlah ini naik 6,2%

dibandingkan anggaran tahun 2010 sebesar Rp4.031.336.100.

Realisasi biaya untuk program-program Tanggung Jawab Sosial

Perusahaan tahun 2011 adalah sebesar Rp3.373.398.804 naik

39% dibandingkan biaya pos yang sama tahun 2010 sebesar

Rp2.424.316.643.

Rencana 2012

Rencana program CSR di tahun mendatang adalah melanjutkan

agenda pengembangan ekonomi lokal yang telah disusun bersama

dengan POKJA. Fokus utamanya adalah melakukan pendampingan

terhadap Kelompok Kerja (POKJA) di masing-masing wilayah

operasi agar mampu menjadi lembaga kolaborasi yang menjadi

motor kegiatan pengembangan ekonomi lokal. Selain itu juga

akan dilakukan program-program untuk peningkatan kapasitas

kelembagaan POKJA dan pelaku usaha. Upaya penumbuhan

wirausaha baru serta memfasilitasi akses pasar untuk produk usaha

kecil juga tetap akan menjadi perhatian khusus.

Program CSR di tahun mendatang juga akan meningkatkan sinergi

dengan kegiatan operasi perusahaan sehingga program CSR tidak

hanya yang bersifat pengembangan komunitas saja, akan tetapi

diperluas seperti program pengembangan bisnis lokal, melalui

pembinaan vendor lokal yaitu koperasi dan UKM, bekerjasama

dengan divisi SCM, SHE dan lain-lain.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

broadcasting has shown to provide economic benefits to students

to earn extra income from the part-time job as a Radio announcer

in Pekanbaru. The existence of the Public Library also has facilitated

hundreds of school-age children and the general public in the areas

of operation, namely in the District of Merbau and Sungai Apit River.

Currently, the computer course program at Sungai Apit District is

utilized by the staff of the district administration to increase their

expertise in the field of computers.

Appreciation

The implementation of the CSR programs in the business unit of the

Company has been awarded by the Indonesia CSR Award 2011. The

honor received was the Platinum Award in the field of economics

for Microfinance Institutions Program and the Gold Award in the

social sphere for Supplementary Feeding program and classes for

pregnant women.

Expenditure

The CSR budget allocated from the Operational Support Social

Program (PSPO) budget in accordance with guidelines from

BPMIGAS. Budget amount is determined according to the capacity

of business units (carried out in coordination with operational

units), and the budget later proposed to BPMIGAS through the Pre

Working Program & Budgeting (WP&B) meeting. In the meeting,

BPMIGAS shall determine on approved programs and budget size.

This approval is informed through the WP&B agreement letter issued

by BPMIGAS.

Budget allocated by the Company for the realization of the CSR in

2011, amounted to Rp4,279,860,000. In terms of, the amount is an

increased of 6.2% compared to 2010 at Rp4,031,336,100.

The realization of the cost for the CSR programs in 2011 amounted

to Rp3,373,398,804 an increase of 39% compared to 2010 at

Rp2,424,316,643.

Plans in 2012

The Plan of CSR programs in the coming year is to continue the local

economy development agenda that has been mutually prepared

with the Working Group (POKJA). The primary focus is to provide

guidance to the Working Group in each operational area in order to

be an effective collaborative institution which determines to become

the drive for the local economic development activities. In addition,

there are programs conducted to improve the Working Group

Institution capacity and entrepreneurs. The effort to generate new

entrepreneurs and to facilitate market access for small businesses

will remain the main concern.

The CSR program in the coming year determine to enhance the

synergies with the company’s operational activities, in order for

the CSR program to expands the development of community

development into other area such as local business development

program, through local vendor training i.e. union and small

businesses, in cooperation with the division of SCM, SHE, etc.

101


102

Pembahasan dan Analisis

Manajemen tentang Kondisi

Keuangan serta Hasil-hasil Operasi

Management’s Discussion and Analisys of the Financial

Condition and Results of Operations (MD&A)

Laba bersih tahun 2011 adalah Rp68 miliar, yang

menjadi lebih baik dibandingkan tahun 2010 yang

mengalami rugi neto sebesar Rp62 miliar.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Net profit in 2011 was Rp68 billion, which a positive turn

around from a loss of Rp62 billion in 2010.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

103


Pembahasan dan Analisis Manajemen tentang

Kondisi Keuangan serta Hasil-hasil Operasi

Management’s Discussion and Analisys of the Financial Condition and Results of Operations (MD&A)

Tinjauan Ekonomi Makro

Perekonomian dunia masih mengalami perlambatan karena adanya

krisis keuangan yang melanda zona Euro dan mempengaruhi kondisi

keuangan dunia, terutama di negara-negara maju. Dampak krisis

ini adalah pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2011 sebesar 2,7%

menurun jauh dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya yang

mencapai angka 4%.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terlalu terpengaruh oleh

krisis tersebut bahkan secara keseluruhan pada tahun 2011 mampu

tumbuh sebesar 6,5%, naik dibandingkan pertumbuhan 2010

sebesar 6,1%.

Tinjauan Industri

Menurut Laporan Neraca Pembayaran Kuartal IV yang dikeluarkan

oleh Bank Indonesia, nilai ekspor minyak selama Kuartal IV tahun

2011 mencapai USD5,2 miliar, tumbuh sebesar 1,0% dibanding

triwulan sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong oleh

peningkatan ekspor minyak mentah sebesar 5,4% yang bersumber

dari peningkatan volume ekspor minyak mentah sebesar 7,7%

sedangkan harga minyak mentah mengalami penurunan sebesar

2,2%. Ekspor minyak mentah Indonesia antara lain ditujukan

ke Jepang, Australia, Singapura, Korea Selatan, dan Amerika

Serikat dengan jenis minyak mentah Duri, SLC, dan Badak IV. Laju

pertumbuhan nilai ekspor minyak terhambat oleh penurunan ekspor

produk kilang yang tumbuh negatif sebesar 8,3% karena penurunan

volume ekspor sebesar 12,8%.

Rata-rata triwulanan harga minyak OPEC dan Brent mengalami

penurunan masing-masing dari USD108,5/barel dan USD113,5/

barel pada Tw. III-2011 menjadi USD107,8/barel dan USD110,2/

barel pada Tw. IV-2011. Sedangkan untuk minyak WTI mengalami

kenaikan dari USD89,7/barel di Tw. III-2011 menjadi USD94,0/barel

di Tw. IV-2011.

Sepanjang tahun terjadi volatilitas harga yang antara lain disebabkan

oleh sentimen pasar dan kekhawatiran pasar akan dampak krisis

ekonomi yang terjadi di Eropa.

Produksi gas tahun 2011 tercatat sebesar 1,50 juta barel oil

equivalent per hari, turun 5,0% dari produksi tahun 2010 yang

mencapai 1,58 juta barel oil equivalent per hari. Penurunan produksi

gas ini disebabkan oleh penurunan secara natural kilang LNG yang

sudah tua (antara lain Arun dan Bontang), sementara kilang LNG

baru (Tangguh) belum dapat beroperasi optimal.

104

Macroeconomic Overview

The world economy continues to experience a slowdown due to the

financial crisis that swept the Euro zone and affects the financial

condition of the world particularly in the developed countries. In

2011 the world’s economic growth is estimated at 2.7%, a declined

considerably compared to previous year’s growth that reached 4%,

which caused the impact of this crisis.

Indonesia’s economic growth was less affected by the crisis, in

overall the Indonesia’s economy was able to grow by 6.5% in 2011,

an increase compared to 2010 growth of 6.1%.

Industry Overview

The value of oil exports during the fourth quarter of 2011 reached

USD5.2 billion, an increase of 1.0% over the previous quarter

according to the fourth quarter report of the Balance of Payment

issued by Bank Indonesia. The increase was driven by an increase in

the crude oil exports by 5.4% resulting from an increased volume

of crude oil exports by 7.7%, while crude oil prices decreased by

2.2%. Indonesia’s crude oil exports, among others, addressed to

Japan, Australia, Singapore, South Korea and the United States with

the crude oil types of Duri, SLC, and Badak IV. The growth rate of

oil export value is hampered by a decline in the exports of refinery

product with a negative growth of 8.3% due to a decrease in the

export volume by 12.8%.

The quarterly average oil price of OPEC and Brent has decreased

respectively from USD108.5/barrel and USD113.5/barrel in Q3 2011

to USD107.8/barrel and USD110.2/barrel in Q4 2011. As for the

West Texas Intermediate (WTI) oil, experienced an increase from

USD89.7/barrel in Q3 2011 to USD94.0/barrel in Q4 2011.

Throughout the year, price volatility was resulted from the market

sentiment and market concerns regarding the impact of the

economic crisis that occurred in Europe.

In 2011, gas production recorded 1.50 million barrels of oil equivalent

per day, down 5.0% from production in 2010 that reached 1.58

million barrels of oil equivalent per day. The decrease in the gas

production is due to natural declined of the previous LNG plant

(including Arun and Bontang), while the new LNG (Tangguh) have

not been able to operate optimally.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Kinerja Keuangan

Pembahasan dan analisa kinerja keuangan Perseroan berikut ini

harus dibaca bersama-sama dengan laporan keuangan konsolidasian

Perseroan serta informasi tertentu mengenai data keuangan dan

operasi yang terkonsolidasikan.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan telah disusun sesuai

dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK), yang mencakup

Pernyataan dan Interpelasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar

Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan

Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang

diterbitkan oleh Bapepam-LK.

Akun-akun tertentu pada laporan keuangan konsolidasian untuk

tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 telah

direklarifikasi agar sesuai dengan penerapan SAK No. 1 (Revisi 2009)

tentang Penyajian Laporan keuangan serta agar sesuai dengan

penyajian laporan keuangan konsolidasian pada tahun 2011.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang

berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2011 dan 2010

telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tjiendradjaja & Handoko

Tomo. Mereka telah memberikan opini bahwa laporan keuangan

konsolidasian Perseroan telah disajikan secara wajar dan sesuai

dengan prinsip Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Berikut ini ringkasan dari Laporan Laba Rugi Komprehensif

Konsolidasian Perseroan untuk tahun 2011.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Financial Performance

The discussion and analysis of the following Company’s financial

performance should be read in conjunction with the consolidated

financial statements of the Company and certain information

regarding the financial data and consolidated operations.

The consolidated financial statements of the Company have been

prepared in accordance to the Financial Accounting Standards

(GAAP), which includes the Statement and Interpellation issued by the

Financial Accounting Standards Board under the Indonesia Institute

of Accountants and the regulatory Guidelines for Presentation and

Disclosure of Financial Statements issued by Bapepam-LK.

Certain accounts in the consolidated financial statements for the

year ended December 31, 2010 has been reclassified to suit the

implementation of SAK No. 1 (Revised 2009) on Presentation of

Financial Statements as well as to conform with the presentation of

consolidated financial statements in 2011.

The financial statements for the year ended December 31, 2011

and 2010 has been audited by the Public Accountant Office of

Tjiendradjaja & Handoko Tomo. They have given an opinion that the

Company’s consolidated financial statements are presented fairly

and in accordance to the GAAP principles in Indonesia.

The following is a summary of the Company’s Consolidated

Statement of Comprehensive Income in 2011.

105


Pembahasan dan Analisis Manajemen tentang

Kondisi Keuangan serta Hasil-hasil Operasi

Management’s Discussion and Analisys of the Financial Condition and Results of Operations (MD&A)

Penjualan Bersih

Penjualan bersih Perseroan tahun 2011 berjumlah Rp2.122 miliar

meningkat 70% dibandingkan tahun 2010 yang berjumlah Rp1.249

miliar.

Kontribusi terbesar diperoleh dari penjualan minyak, yaitu sebesar

77%, meningkat 68% dibanding kontribusi tahun sebelumnya.

Sedangkan kontribusi penjualan gas adalah sebesar 23%,

meningkat 79% dibanding kontribusi tahun sebelumnya. Kontribusi

penjualan terbesar dari seluruh blok yang dimiliki oleh Perseroan

adalah berasal dari Unit Bisnis KKS Malacca Strait yaitu 36% dari

total penjualan bersih.

Meningkatnya penjualan bersih ini antara lain disebabkan oleh

peningkatan volume produksi Perseroan, harga minyak dan gas

bumi yang meningkat serta tambahan penjualan bersih dari anak

perusahaan yang baru diakuisisi pada tahun 2011.

Pengakuan Pendapatan

Pendapatan dari penjualan minyak mentah dan/atau gas bumi

diakui berdasarkan basis kepemilikan pada lapangan yang telah

berproduksi (entitlement method) pada saat minyak mentah dan/

atau gas dikirim ke pelanggan. Pendapatan yang diperoleh dari

suatu PSC dan TAC diakui berdasarkan bagian bersih sesuai dengan

kesepakatan dalam PSC dan TAC.

Beban Pokok Penjualan

Beban pokok penjualan tahun 2011 adalah berjumlah Rp1.225

miliar, naik 35% dibandingkan tahun 2010 berjumlah Rp904

miliar.

Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan biaya produksi seiring

peningkatan volume produksi Perseroan serta tambahan beban

pokok penjualan dari anak perusahaan yang baru diakuisisi pada

tahun 2011.

Beban Usaha

Beban usaha tahun 2011 adalah Rp118 miliar, turun sebesar 23%

dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp154 miliar.

Hal ini antara lain disebabkan oleh penurunan biaya gaji, tunjangan

dan manfaat karyawan. yang dibebankan dalam beban usaha

Penghasilan (Beban) Lain-lain

Beban Lain-lain – neto tahun 2011 adalah berjumlah Rp454 miliar,

naik sebesar 100% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp227

miliar.

Hal ini antara lain disebabkan oleh peningkatan beban lain – neto

dan beban keuangan seiring meningkatnya pinjaman jangka

panjang anak perusahaan Perseroan.

EBITDA

EBITDA tahun 2011 adalah Rp894 miliar, naik sebesar 140%

dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp372 miliar. Hal ini antara lain

disebabkan oleh kenaikan harga minyak dan gas sebesar 38%

106

Net Sales

The Company’s net sales in 2011 amounted to Rp2,122 billion,

which was an increase of 70% compared to 2010 result of Rp1,249

billion.

The largest contribution was from the sale of oil at 77%, an increase

of 68% compared to the contribution of the previous year. While

the contribution of gas sales amounted to 23%, an increase of

79% compared to the contribution of the previous year. The largest

contribution of the total sales from the entire blocks owned by the

Company was derived from the Business Unit of Malacca Strait PSC

which is 36% of total net sales.

The net sales increase was do to the higher production volume of

the Company, rising oil and gas prices, as well as additional net sales

contributed from the newly acquired subsidiaries in 2011.

Revenue Recognition

The revenue from the sales of crude oil and/or natural gas is

recognized on the basis of ownership of the field that has been in

production (entitlement method) at the time of crude oil and/or gas

is distributed to the customers. The income derived from a PSC and

TAC is recognized on the net portion basis, in accordance to the

agreement within the PSC and TAC.

Cost of Goods Sold

The cost of goods sold in 2011 amounted to Rp1,225 billion, which

represented an increase of 35% compared to 2010 result that of

Rp904 billion.

This increase is mainly due to the higher production costs in line

with the increases in production volume of the Company, as well

as additional cost of goods sold from the newly acquired subsidiary

in 2011.

Operating Expenses

The operating expenses in 2011 was Rp118 billion, a decrease of

23% compared to the year 2010 that amounted to Rp154 billion.

This is partly due to the decrease in the cost of salaries, allowances

and employee benefits which charge in the operating expenses

Other Income (Expense)

Other Expenses - net in 2011 amounted to Rp454 billion, an increase

of 100% compared to 2010, which amounted to Rp227 billion.

This is partly due to the increase in other expense - net and

infinancing charges due to the higher long-term loan of the

Company’s subsidiaries.

EBITDA

EBITDA in 2011 was Rp894 billion, an increase of 140% compared to

the year 2010 of Rp372 billion. This is partly due to the 38% increase

in both oil and gas selling prices in 2011 that reached an average of

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


dalam tahun 2011 yang mencapai rata-rata USD112/ barrel dan

USD4/mcf dalam tahun 2011 dan tambahan EBITDA dari anak

perusahaan Perseroan yang baru diakuisisi pada tahun 2011. Selain

itu Perseroan juga membukukan kenikan produksi minyak dan gas

masing-masing sebesar 13% dan 34%.

Perpajakan

Beban pajak penghasilan Perseroan dan anak perusahaan Perseroan

pada tahun 2011 mengalami kenaikan sebesar 453% dari Rp27

miliar di tahun 2010 menjadi Rp150 miliar di tahun 2011. Hal ini

terutama disebabkan oleh kenaikan beban pajak penghasilan

tangguhan atas penurunan rugi fiskal kumulatif dan penurunan

biaya yang belum dipulihkan (unrecoverable cost). Beban pajak kini

mengalami kenaikan yang disebabkan oleh peningkatan penjualan

bersih selama tahun 2011 dibanding tahun 2010.

Laba (Rugi) Bersih

Laba bersih tahun 2011 adalah Rp68 miliar, yang menjadi lebih baik

dibandingkan tahun 2010 yang mengalami rugi bersih sebesar Rp62

miliar.

Berikut ini ringkasan dari Laporan Arus Kas Konsolidasian Perseroan

untuk tahun 2011.

Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Operasi pada tahun 2011 adalah

berjumlah Rp749 miliar, menjadi lebih baik dibandingkan tahun

2010 yang merupakan defisit Rp581 miliar. Kinerja yang semakin

baik ini antara lain disebabkan oleh peningkatan penerimaan dari

pelanggan selama tahun 2011.

Kas Bersih dari Aktivitas Investasi

Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi pada tahun 2011

adalah berjumlah Rp3.722 miliar, meningkat 136% dibandingkan

tahun 2010 sebesar Rp1.576 miliar. Peningkatan ini terutama

disebabkan oleh adanya akuisisi anak perusahaan dalam tahun

2011 sebesar Rp1.924 miliar (setara dengan USD212 juta).

Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Kas bersih diperoleh dari Aktivitas Pendanaan pada tahun 2011

adalah berjumlah Rp3.108 miliar, meningkat 38% dibandingkan

tahun 2010 sebesar Rp2.249 miliar. Peningkatan ini antara lain

disebabkan oleh kenaikan pinjaman jangka panjang oleh anak

perusahaan Perseroan untuk mendanai akuisisi anak perusahaan

dan peningkatan modal kerja.

Berikut ini ringkasan dari Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Konsolidasian Perseroan untuk tahun 2011.

Aset

Total Aset Perseroan tahun 2011 adalah sebesar Rp17.354 miliar,

meningkat 48% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp11.762 miliar.

Dari total aset tersebut, total Aset Lancar tahun 2011 adalah sebesar

Rp2.731 miliar, meningkat 42% dibandingkan tahun 2010 yang

sebesar Rp1.924 miliar. Sedangan total Aset Tak Lancar tahun 2011

adalah sebesar Rp14.623 miliar, meningkat 49% dibandingkan

Energi Mega Persada Annual Report 2011

USD112/ barrel and USD4/ mcf in 2011 and the additional EBITDA of

the Company’s newly acquired subsidiary in 2011. In addition, EMP

booked 13% and 34% increase in oil and gas outputs respectively.

Taxation

The income tax expense of the Company and its subsidiaries in

2011 were increased by 453% from Rp27 billion in 2010 to Rp150

billion in 2011. This is mainly due to the higher deferred income tax

expense as a result of the decrease in cumulative tax losses and a

decrease in the unrecoverable cost. The higher current tax expense

was due to increases in net sales during 2011 compared to 2010.

Income (Loss) Net

The net profit in 2011 was Rp68 billion, a positive turn around from

a losses of Rp62 billion in 2010.

The following is a summary of the Company’s Consolidated

Statements of Cash Flows in 2011.

Net Cash from Operating Activities

Net cash obtained from operating activities in 2011 amounted to

Rp749 billion, a positive turnaround from a deficit of Rp581 billion in

2010. This improvement is partly due to the increased receipts from

customers during 2011.

Net Cash from Investing Activities

Net cash utilized for investing activities in 2011 amounted to Rp3,722

billion, an increase of 136% compared to 2010 that amounted to

Rp1,576 billion. The increase was primarily due to the acquisition of

subsidiaries in 2011 that amounted to Rp1,924 billion (equivalent to

USD212 million).

Net Cash from Financing Activities

Net cash obtained from financing activities in 2011 amounted

to Rp3,108 billion, an increase of 38% compared to 2010 that

amounted to Rp2,249 billion. This increase is partly due to the

increased of long-term loan by the subsidiaries of the Company to

fund the acquisition of subsidiaries and increased working capital

requirement

The following a summary of the Company’s Consolidated Report of

Financial Position (Balance Sheet) for 2011.

Asset

In 2011, the total assets of the Company amounted to Rp17,354

billion, an increase of 48% compared to 2010 at Rp11,762 billion.

From the total assets, the Current Assets total in 2011 amounted

to Rp2,731 billion, an increase of 42% compared to the year 2010

at Rp1,924 billion. Whereas, the No-Current Assets total in 2011

amounted to Rp14,623 billion, an increase of 49% compared to

107


Pembahasan dan Analisis Manajemen tentang

Kondisi Keuangan serta Hasil-hasil Operasi

Management’s Discussion and Analisys of the Financial Condition and Results of Operations (MD&A)

tahun 2010 sebesar Rp9.837 miliar. Peningkatan Total Aset Perseroan

tersebut terutama disebabkan oleh adanya akuisisi anak perusahaan

Perseroan baru pada tahun 2011.

Liabilitas

Total Liabilitas Perseroan tahun 2011 adalah sebesar Rp11.215

miliar, meningkat 91% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp5.875

miliar. Dari Total Liabilitas tersebut, Total Liabilitas Jangka Pendek

tahun 2011 adalah sebesar Rp4.310 miliar, meningkat 37%

dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp3.141 miliar. Sedangan Total

Kewajiban Jangka Panjang tahun 2011 adalah sebesar Rp6.904

miliar, meningkat 153% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp2.733

miliar.

Peningkatan total liabilitas Perseroan tersebut terutama disebabkan

oleh adanya tambahan pinjaman jangka panjang untuk membiayai

akuisisi anak perusahaan dan peningkatan modal kerja.

Ekuitas

Total Ekuitas Perseroan tahun 2011 adalah sebesar Rp6.139 miliar,

meningkat 4% dibandingkan tahun 2010 sebesar Rp5.887 miliar.

Peningkatan Ekuitas tersebut terutama disebabkan oleh laba

komprehensif bersih pada tahun 2011 sebesar Rp252 miliar.

Berikut ini ringkasan dari Catatan atas Laporan Keuangan

Konsolidasian Perseroan untuk tahun 2011.

Kebijakan Akuntansi yang Signifikan

Penjelasan rinci mengenai dasar penyajian laporan keuangan

konsolidasian dapat dilihat dalam catatan 2 atas laporan keuangan

konsolidasian Perseroan.

Aset minyak dan gas bumi

Penjelasan rinci mengenai transaksi aset minyak dan gas bumi dapat

dilihat dalam catatan 2 dan 14 atas laporan keuangan konsolidasian

Perseroan.

Ekspansi/Akuisisi

Penjelasan rinci mengenai transaksi akuisisi anak perusahaan

dapat dilihat dalam catatan 4 atas laporan keuangan konsolidasian

Perseroan.

Important Agreements and Associations

Perjanjian dan Ikatan Penting Penjelasan rinci mengenai perjanjian

dan ikatan penting dapat dilihat dalam catatan 34 atas laporan

keuangan konsolidasian Perseroan.

108

the year 2010 at Rp9,837 billion. The increase in total assets of the

Company is primarily due to the acquisition of the new subsidiaries

of the Company in 2011.

Liabilities

The Total Liabilities of the Company in 2011 amounted to Rp11,215

billion, an increase of 91% compared to 2010 at Rp5,875 billion.

From the Total Liabilities, the Short-Term Liabilities Total in 2011

amounted to Rp4,310 billion, an increase of 37% compared to 2010

at Rp3,141 billion. Whereas, the Long-Term Liabilities Total in 2011

amounted to Rp6,904 billion, an increase of 153% compared to

2010 at Rp2,733 billion.

The increase in total liabilities of the Company is primary due to

additional long term loans to be utilized for the acquisition of the

new subsidiaries and for additional working capital,

Equity

In 2011, Total Equity of the Company in 2011 amounted to Rp6,139

billion, an increase of 4% compared to 2010 at Rp5,887 billion.

The increase in equity was primarily due to the comprehensive net

income in 2011 amounted to Rp252 billion.

The following is a summary of the Note to the Company’s

Consolidated Financial Statements for 2011.

Significant Accounting Policies

The detailed explanation of the basic consolidated financial

statements can be found in note 2 of the consolidated financial

statements of the Company.

Oil and Gas Assets

The detailed explanation of the oil and gas assets transactions can

be found in notes 2 and 14 of the consolidated financial statements

of the Company.

Expansion/Acquisition

The detailed explanation of the acquisition transaction of subsidiaries

can be found in note 4 of the consolidated financial statements of

the Company.

Important Agreements and Associations

The detailed explanation of the important agreements and

associations can be found in note 34 of the consolidated financial

statements of the Company.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Energi Mega Persada Annual Report 2011

109


110

Data Perusahaan

Corporate Data

Operational Review

Pencapaian tahun 2011 ini telah memberikan

bukti bahwa Perseroan telah siap untuk menjawab

tantangan-tantangan di masa depan.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


The year 2011 achievements were evidence that the

Company is prepared well to respond to the challenges of

the future.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

111


Profil Dewan

Komisaris

Profile of the Board

of Commissioners

112

1

4

1. Ari S. Hoedaja

Komisaris Utama

President Commissioner

Warga Negara Indonesia,

kelahiran 30 mei 1959.

Menjabat sebagai Komisaris

Utama Perseroan sejak

bulan Mei 2007. Memulai

kariernya sejak tahun

1984 di Mitsubishi Motor

Corporation, Jepang, beliau

kemudian mengembangkan

karier di dunia perbankan

antara tahun 1986 sampai

dengan 1993 di Citibank, NA.

Bank Bumi Putera dan Bank

Universal. Tahun 1993-1995

beliau berkarier di

PT Astra International

sebagai Senior General

Manager/ Treasury & Banking

Relationship dan selanjutnya

tahun 1995-1997 menjadi

Direktur Pengelola di PT

Astra Securities. Bergabung

dengan Bakrie Group sejak

1997 sebagai Direktur PT

Bakrieland Development

serta sebagai Senior Vice

President (1997-1998) dan

CEO (1998-2001) PT Bakrie

Capital Indonesia. Sejak

tahun 2001 beliau menjabat

sebagai Direktur Utama PT

Bumi Resources Tbk. Beliau

juga menjadi Komisaris

Utama PT Arutmin Indonesia

sejak tahun 2007 hingga

sekarang dan Direktur PT

Bakrie & Brothers Tbk sejak

2008 hingga sekarang.

Meraih gelar Sarjana Teknik

Mesin dari Institut Teknologi

Bandung, Bandung pada

tahun 1983.

2

5

Indonesian citizen, born in

Jakarta May 30, 1959. Serves

as Company’s President

Commissioner since May

2007. Began his career in

1984 in Mitsubishi Motor

Corporation, Japan; then he

started his banking career in

1986 in Citibank, Bank Bumi

Putera and Bank Universal

until 1993. In 1993-1995

he worked at

PT Astra International as

Senior General Manager/

Treasury & Banking

Relationship and in

1995-1997 he served as

Managing Director of

PT Astra Securities. Joined

Bakrie Group since 1997 as

Director of PT Bakrie Land

Development and as Senior

Vice President (199701998)

and CEO (1998-2001) of

PT Bakrie Capital Indonesia.

Since 2001 he serves as

President Director of

PT Bumi Resources Tbk. He is

also President Commissioner

of PT Arutmin Indonesia

since 2007 and Director of

PT Bakrie & Brothers Tbk.

Since 2008. Graduated

as Bachelor of Science in

Mechanical Engineering from

Institut Teknologi Bandung,

Bandung in 1983.

2. Nalinkant A. Rathod

Komisaris

Commissioner

Warga Negara India,

kelahiran di Rajahmundry

(AP) 12 Mei 1950.

Menjabat sebagai Komisaris

Perseroan sejak bulan Mei

2007. Tahun 1989 sampai

sekarang menjabat sebagai

Managing Director Great

Asian Holdings Pte. Ltd.

Tahun 1993-2001 menjadi

Managing Director & COO

pada PT Bakrie & Brothers.

Tahun 2001 sampai sekarang

menjadi Managing Director

Capital Managers Asia

Ltd. Tahun 2005–sekarang

menjadi Komisaris pada

PT Bumi Resources Tbk dan

Komisaris pada PT Bakrie

Telecom Tbk. Sejak tahun

2007 hingga sekarang

menjadi Direktur Utama

pada PT Kaltim Prima Coal

dan Direktur Utama pada

PT Arutmin Indonesia. Beliau

juga menjadi Direktur Utama

pada PT Bakrie & Brothers

Tbk sejak tahun 2008 hingga

sekarang. Meraih gelar

Sarjana Bisnis dari Andhra

University, India pada

tahun 1970 dan meraih CPA

(Certified Public Accountant)

dari Institute of Chartered

Accountants of India, India,

pada tahun 1976.

3

Indian citizen, born in

Rajahmundry (AP) 12

May 1950 1950. Serves as

Company’s Commissioner

since May 2007. From 1989

serves as Managing Director

Great Asian Holdings Pte.

Ltd. In 1993-2001 served as

Managing Director & COO at

PT Bakrie & Brothers. Since

2001 serves as Managing

Director Capital Managers

Asia Ltd. Starting 2005 serves

as Commissioner at PT Bumi

Resources Tbk. dan at

PT Bakrie Telecom Tbk. Since

2007 serves as President

Director of PT Kaltim Prima

Coal and of PT Arutmin

Indonesia. He serves as

President Director of

PT Bakrie & Brothers Tbk,

since 2008. Graduated as

Bachelor in Commerce from

Andhra University, India

in 1970 and became CPA

(Certified Public Accountant)

from Institute of Chartered

Accountants of India, India,

in 1976.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


3. Suyitno Patmosukismo

Komisaris

Commissioner

Warga Negara Indonesia

kelahiran 27 Agustus

1937. Menjadi Komisaris

Perseroan sejak bulan Mei

2007 Beliau mempunyai

pengalaman selama 25 tahun

di Pertamina (1963-1988),

pernah menjabat sebagai

Manajer Eksplorasi dan

Produksi Pertamina Unit

1 (1984-1985), Pimpinan

Umum Daerah Pertamina

Sumatera Bagian Utara

(1985-1986) dan sebagai

Direktur Eksplorasi &

Produksi Pertamina Pusat

(1986-1988). Beliau menjabat

sebagai Direktur Jenderal

MIGAS Republik Indonesia

dan Gubernur OPEC (tahun

1988-1996). Tahun 2000-2008

beliau menjadi Direktur

Eksekutif Indonesian

Petroleum Association.

Beliau meraih gelar Sarjana

Geologi dari Institut

Teknologi Bandung tahun

1963 dan Magister Hukum

dari Universitas Padjadjaran

tahun 2006. Mencapai gelar

Doktor dalam ilmu Hukum

dari Universitas Padjadjaran

Bandung tahun 2011.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Indonesian citizen born in

August 27, 1937. Serves as

Company’s Commissioner

since May 2007. Having

25 years experience in

Pertamina (1963-1988). He

served as Exploration and

Production Manager of

Pertamina Unit 1 (1984-

1985), General Manager of

Northern Pertamina Area

(1985-1986) and Director of

Exploration & Production

(1986-1988). He served as

Director General of Oil and

Gas Republic of Indonesia

and Governor of OPEC

(1988-1996). In 2000-2008

he served as Executive

Director of Indonesian

Petroleum Association. He

graduated as Bachelor of

Science in Geology from

Institut Teknologi Bandung,

Bandung in 1963 and Master

in Law from Universitas

Padjadjaran, Bandung,

in 2006. Achieved Doctor

in Law from University of

Padjadjaran Bandung in

2011.

4. Sulaiman Zuhdi Pane

Komisaris Independen

Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia

kelahiran 23 Februari 1938.

Menjadi Komisaris Perseroan

sejak Agustus 2008.

Berpengalaman lebih dari 40

tahun dalam industri minyak

dan gas. Memulai kariernya

di Pertamina pada tahun

1967, dan pernah menduduki

jabatan Vice President

Management Development

of All Production Sharing

Contracts Implementation

Body, Vice President Divisi

Eksplorasi dan Manajer

Umum Area Sumatra Selatan.

Beliau saat ini juga menjabat

sebagai Komisaris

PT Bumi Resources Tbk.

Meraih gelar Sarjana Geologi

dari Institut Teknologi

Bandung pada tahun 1962.

5. A. Qoyum Tjandranegara

Komisaris Independen

Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia

kelahiran 14 Januari

1939. Menjadi Komisaris

Perseroan sejak tahun 2004.

Berpengalaman selama

lebih dari 40 tahun dalam

bidang energi, minyak dan

gas. Pada tahun 1992-1996

menjadi Direktur Utama

Perum Gas Negara dan tahun

1996-2001 menjadi Direktur

Utama PT Perusahaan

Gas Negara (Persero) Tbk.

Beliau meraih gelar Sarjana

Teknik Kimia dari Institut

Teknologi Bandung pada

tahun 1964 dan Sarjana

Ekonomi dari Universitas

Indonesia jurusan Ekonomi

Perusahaan (ekstension)

pada tahun 1985. Pada tahun

1969 beliau meraih gelar

pasca sarjana dari Ecole

Nationale Seperleure du

Petrole et Moteur, Jurusan

Ekonomi Perminyakan di

Rueil Malmaison, Prancis.

Sejak tahun 2008 beliau

mengambil program Doktor

Teknik Kimia di Universitas

Indonesia.

Indonesian citizen, born in

February 23, 1938. Serves as

Company’s Commissioner

since August 2008. Having

more than 40 years

experience in oil and gas

industry. Started his career

in Pertamina in 1967, and

served as Vice President

Management Development

of All Production Sharing

Contracts Implementation

Body, Vice President of

Exploration Division and

General Manager of

Southern Sumatra Area.

Currently he also serves as

Commissioner of PT Bumi

Resources Tbk. Graduated

as Bachelor in Science

of Geology from Institut

Teknologi Bandung,

Bandung, in 1962.

Indonesian citizen, born in

January 14, 1939. He serves

as Company’s Commissioner

since 2004. Having more

than 40 years experience in

the field of energy, oil and

gas. In 1992-1996 served as

President Director of Perum

Gas Negara and in 1996-2001

held position as

President Director of

PT Perusahaan Gas Negara

(Persero) Tbk. Graduated

as Bachelor of Science in

Chemical Engineering from

Institut Teknologi Bandung,

Bandung, in 1964 and as

Bachelor in Economics

from Universitas Indonesia,

majoring in Corporate

Economics (extension)

program in 1985. In 1969 he

obtained his postgraduate

degree from Ecole Nationale

Seperleure du Petrole

et Moteur, majoring in

Petroleum Economics, at

Rueil Malmaison, France.

Since 2008 he studied for

Doctoral degree in Chemical

Engineering in Universitas

Indonesia.

113


Profil

Direksi

Profile of the Board

of Directors

114

1 2 3

4

1. Imam P. Agustino

Direktur Utama/CEO

President Director/CEO

Warga Negara Indonesia,

kelahiran Bandung tahun

1964. Diangkat sebagai

Direktur Utama/CEO Perseroan

pada tahun 2009. Sebelumnya

pernah menjabat sebagai

Special Project Representative

pada Trafalgar House UK/

Kvaerner Oil & Gas tahun

1995 hingga 1996. Pada tahun

1996-2001 menjadi Direktur di

GTN Pte, Ltd, tahun 2001-2006

menjadi Direktur di Energy

Services Pte.Ltd. Meraih gelar

Sarjana Teknik Sipil dari

Universitas Parahyangan,

Bandung pada tahun 1988.

3. Amir Balfas

Direktur/COO

Director/COO

Warga Negara Indonesia,

kelahiran Bogor tahun 1951.

Diangkat sebagai Direktur/

COO Perseroan pada tahun

2009. Sebelumnya menjadi

Geophysicist di VICO Indonesia

Blok Kalimantan Timur pada

tahun 1985–2001 dengan

jabatan terakhir sebagai

Manajer G&G. Pada tahun

2001 bergabung dengan

Kondur Petroleum, SA dan

terakhir menjabat sebagai

General Manager Kondur

Petroleum, SA pada tahun

2007. Meraih gelar Sarjana

Geologi dari Institut Teknologi

Bandung, Bandung pada

tahun 1981.

Indonesian citizen, born in

Bandung in 1964. Serves as

President Director/CEO of

the Company since 2009.

Previously he served as Special

Project Representative at

Trafalgar House UK/Kvaerner

Oil & Gas in 1995-1996.

In 1996-2001 he served as

Director in GTN Pte.Ltd and in

2001-2006 served as Director

in Energy Services Pte.Ltd.

Graduated as Bachelor of

Science in Civil Engineering

from Universitas Parahyangan,

Bandung in 1988.

Indonesian citizen, born

in Bogor in 1951. Serves as

Director/COO of the Company

since 2009. Previously he

was a Geophysicist at VICO

Indonesia, East Kalimantan

Block in 1985-2001 and held

last position as Manager G&G.

In 2001 he joined Kondur

Petroleum, SA and held last

position as General Manager

of Kondur Petroleum, SA in

2007. Graduated as Bachelor

of Science in Geology from

Institut Teknologi Bandung,

Bandung, in 1981.

2. Didit A. Ratam

Direktur/CFO

Director/CFO

Warga negara Indonesia,

kelahiran Koln, 23 Desember

1964. Diangkat sebagai

Direktur/CFO Perseroan sejak

tahun 2009. Beliau mengawali

karir di Treasury Department,

Mobil South Inc. (Mobil Oil

Corp), Fairfax VA, Amerika

Serikat pada tahun 1990-1991.

Kemudian menjadi Project

Team Gas Venture Advisers di

Boston, MA, Amerika Serikat

tahun 1992. Pada tahun

1993-2002 menjadi Direktur

Keuangan

PT Pradamitra Intrapersada,

Jakarta. Dan juga menjadi

Direktur Keuangan PT Binder

Indonesia, Bekasi sampai

tahun 2005. Tahun 2005-2008

beliau menjadi Direktur/

CFO PT Prime Petroservices,

Jakarta. Beliau meraih gelar

Sarjana Teknik Gas dari

Universitas Indonesia pada

tahun 1987, dan Master

in Business Administration

bidang Bisnis Internasional

dari George Washington

University, Washington

DC, U.S pada tahun 1989

serta meraih gelar Doktor

Administrasi Bisnis dalam

bidang Finance/Ekonomi dari

Boston University, Boston MA,

AS pada tahun 2000.

4. Syailendra S. Bakrie

Direktur

Director

Warga Negara Indonesia,

kelahiran Jakarta, 29 April 1980.

Menjabat sebagai Direktur

Perseroan sejak bulan Mei

2011. Beliau mengawali karir

di Capital Managers Asia Pte.

Ltd. sebagai Analyst pada tahun

2003-2004, kemudian di PT

Brantas Indonesia pada tahun

2004-2008. Pada tahun 2008-

2010, beliau menjabat sebagai

Chief Investment Strategist (CIO)

pada PT Bakrie Kalila Investment

dan kemudian menjadi Direktur

Utama pada tahun 2010-

2011. Beliau menyelesaikan

pendidikan di Babson College,

Boston, Amerika Serikat pada

tahun 2002.

Indonesian citizen, born in

Koln December 23, 1964.

Serves as Director/CFO since

2009. He began his career at

Treasury Department, Mobil

South Inc. (Mobil Oil Corp),

Fairfax VA, US in 1990-1991.

Then he became Project

Team Gas Venture Advisers

in Boston, MA, US, in 1992.

In 1993-2002 he served as

Finance Director PT Pradamitra

Intrapersada, Jakarta. In 2002-

2005 he served as Finance

Director PT Binder Indonesia,

Bekasi. And in 2005-2008 he

became Director/CFO of PT

Prime Petroservices, Jakarta.

Graduated as Bachelor in

Science of Gas Engineering

from Universitas Indonesia,

Jakarta in 1987 and as Master

in Business Administration

majoring in International

Business from George

Washington University,

Washington DC, U.S in 1989,

also graduated as Doctor

in Business Administration

majoring in Finance/Economics

from Boston University, Boston

MA, US in 2000.

Indonesian citizen, born in

Jakarta, 29 April 1980. Serves

as Director of the Company

since May 2011. He began his

career in Capital Managers

Asia Pte. Ltd. as an Analyst in

2003-2004, then in PT Brantas

Indonesia from 2004-2008. In

2008-2010, he served as Chief

Investment Strategist (CIO) in

PT Bakrie Kalila Investment

and as the President Director

in 2010-2011. Graduated from

Babson College, Boston, USA,

in 2002.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


1. Komite Audit

Audit Committee

Energi Mega Persada Annual Report 2011

2. Komite Manajemen Risiko

Risk Management Committee

A. Qoyum Tjandranegara

Ketua

Chairman

Hertanto

Anggota

Member

Pada bulan September 2009,

Hertanto terpilih kembali

sebagai anggota Komite Audit.

Beliau telah menjadi anggota

sejak bulan Oktober 2005. Beliau

memiliki pengalaman 38 tahun

sebagai auditor dan pernah

menjadi Komisaris Independen

PT Adhi Karya (Persero) antara

tahun 2004 dan 2006.

Toha Abidin

Anggota

Member

Toha Abidin terpilih kembali

sebagai anggota Komite

Audit pada bulan September

2009. Saat ini beliau menjabat

sebagai Direktur Utama PT

Piesta Dinamika Consult. Beliau

memiliki pengalaman 30 tahun

dalam bidang keuangan dan

audit, serta pernah bekerja di

Pieter, Ulways & Partners dan

Departemen Keuangan.

Imam P. Agustino

Ketua

Chairman

Didit A. Ratam

Anggota

Member

Amir Balfas

Anggota

Member

Syailendra S. Bakrie

Anggota

Member

Bambang P. Istadi

Anggota

Member

Herwin W. Hidayat

Anggota

Member

Riri Harahap

Anggota

Member

Lihat halaman 112-113

(Profil Dewan Komisaris)

See page 112-113

(profiles of the board of commissioners)

In September 2009, Hertanto

was re- appointed as a member

of the Audit Committee; he has

been serving as a member since

October 2005. Hertanto has 38

years of experience as an auditor

and served as an Independent

Commissioner for PT Adhi Karya

(Persero) between 2004 and

2006.

Toha Abidin was re-appointed

as a member of the Audit

Committee in September 2009.

He currently serves as President

Director of PT Piesta Dinamika

Consult. He has 30 years

experience in the finance and

audit sector and has worked

with Pieter, Ulways & Partners

and the Ministry of Finance.

Lihat halaman 114 (Profil Direksi)

See page 114 (Profiles of The Board of Directors)

Lihat halaman 114 (Profil Direksi)

See page 114 (Profiles of The Board of Directors)

Lihat halaman 114 (Profil Direksi)

See page 114 (Profiles of The Board of Directors)

Lihat halaman 114 (Profil Direksi)

See page 114 (Profiles of The Board of Directors)

115


116

3.Komite Benturan Kepentingan

Conflict of Interest Committee

4. Komite Remunerasi

Remuneration Committee

5. Komite Pengawasan dan Kepatuhan

Monitoring and Compliance Committee

Suyitno Patmosukismo

Ketua

Chairman

Imam P. Agustino

Anggota

Member

Riri Harahap

Anggota

Member

A. Darwanto

Anggota

Member

Rahmad Dianoor

Anggota

Member

A. Qoyum Tjandranegara

Ketua

Chairman

Hertanto

Anggota

Member

Toha Abidin

Anggota

Member

L. Raphael Warsito

Anggota

Member

Budi Susanto

Anggota

Member

Imam P. Agustino

Ketua

Chairman

Bagus T. Kartika

Anggota

Member

Lisdiyanto Suhardjo

Anggota

Member

Aris Setiawan

Anggota

Member

Tengku Zulfikar

Anggota

Member

Lihat halaman 112-113 (Profil Dewan Komisaris)

See page 112-113 (Profiles of the Board of Commissioners)

Lihat halaman 114 (Profil Direksi)

See page 114 (Profiles of The Board of Directors)

Lihat halaman 112-113 (Profil Dewan Komisaris)

See page 112-113 (Profiles of the Board of Commissioners)

Lihat halaman 114 (Profil Direksi)

See page 114 (Profiles of The Board of Directors)

Riri Harahap

Anggota

Member

Budi Susanto

Anggota

Member

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Manajemen

Senior

Senior Management

1. Tengku Zulfikar

GM EMP Semberah

2. Farid Gaffar

EVP Kangean Energy

Indonesia Ltd.

3. Aris Setiawan

GM EMP Gelam

4. Junichi Matsumoto

President & GM Kangean

Energy Indonesia Ltd.

1

Energi Mega Persada Annual Report 2011

2

3

5. Aswan P. Siregar

Adviser to Chief Operations

& Technical Officer

6. Bagus T. Kartika

GM EMP Malacca Strait

7. Hayu Prabowo

ONWJ Representative

8. Nuke Nugraha

GM Gebang

4 5 6

9. Lisdiyanto Suhardjo

GM EMP Bentu &

EMP Korinci Baru

10. Bambang Sadarta

Operations Manager Gebang

11. Sapar Suyono

GM EMP Tonga

12. Heru Sunarto

GM CBM Sangata II

& CBM Tabulako

7 8 9 10 11 12

117


Manajemen

Senior

Senior Management

118

1. Herwin W. Hidayat

Chief Investor Relations

2. Sambudi Sukaman

SVP Government Relation

3. A. Darwanto

VP Business Services

4. Agustanzil Sjahroezah

VP Safety Health &

Environment

1

5. Bambang P. Istadi

Chief Business

Development (CBD)

6. Riri Harahap

Corporate Secretary/

VP Legal

7. Arif Wibowo

Head of Geoscience

8. Eddy Sutriono

Head of Drilling

9. Kin Tjendrasa

VP Operations

Performance

10. Budi Susanto

VP Human Resources

& General Affairs

11. Hayu Prabowo

VP Economic & Planning

12. Peter Adam

Head of Engineering

2 3 4 5 7 8

6

9 10 11

12

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Struktur

Organisasi

Organization Structure

Risk Management

Director

Didit Hidayat Agripinanto

HR & General Services

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Board of Commissioners:

Ari S. Hoedaja - President Commissioner

A. Qoyum Tjandranegara - Independent Commissioner

Sulaiman Zuhdi Pane - Independent Commissioner

Suyitno Patmosukismo - Commissioner

Nalinkant A. Rathod - Commissioner

Director

Syailendra S.Bakrie

Corporate Secretary

& VP Legal

Investor Relations

President Director

Imam P. Agustino

Committees:

• Audit

• Conflict of Interest

• Compliance

• Remuneration

• Risk Management

Director

Amir Balfas

Assets GM

Internal Audit Business Dev. Advisory Board

119


Nama dan Alamat Anak

Perusahaan

Names and Addresses of Company’s Subsidiaries

1. Kondur Petroleum, S.A

Bakrie Tower Lantai 23

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

2. PT Insani Mitrasani Gelam

Bakrie Tower Lantai 24

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

3. Kalila (Korinci Baru) Limited

Bakrie Tower Lantai 22

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

4. PT Artha Widya Persada

Bakrie Tower Lantai 22

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

5. PT Semberani Persada Oil

Bakrie Tower Lantai 22

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

6. Kalila (Bentu) Limited

Bakrie Tower Lantai 22

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

7. PT Mosesa Petroleum

Bakrie Tower Lantai 24

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

8. PT Visi Multi Artha

Bakrie Tower Lantai 24

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan Jakarta 12940

Nama dan Alamat Profesi Penunjang

Names and Addresses of Supporting Professional

Akuntan Publik Tjiendradjaja & Handoko Tomo

Auditor Jl. Sisingamangaraja No. 26, 2 nd Floor

Jakarta 12120, Indonesia

Tel. : 62-21 7202605

Fax. : 62-21 72788954

www.mazars.co.id

120

9. Costa International Group Limited

Bakrie Tower Lantai 27

Rasuna Epicentrum

Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12940

Alamat Bisnis Unit di Area Kerja

Business Unit Address in Work Area

1. PT Insani Mitrasani Gelam

Jl. Nias no. 59, RT. 17, Kelurahan Handil Jaya

Kecamatan Jelutung, Kota Jambi

Telp : (0741) 446729

2. PT Kondur Petroleum S.A

Komplek Perkantoran Grand Sudirman

Jl. Setya Maharaja/

Jl. Parit Indah Blok D No. 3, Pekanbaru 28111

Telp : (0761) 41818

Fax : (0761) 32350

3. PT Masesa Petroleum

Desa Siboris Dolok, Napasimin, Kecamatan Barumun

Tengah Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara

22755

4. Kalila (Bentu) Limited dan Kalila (Korinci Baru)

Limited

Gedung Surya Dumai Lt. 8

Jl. Jend. Sudirman No.395, Pekanbaru, Riau 28116

Telp : (0761) 853939

5. PT Semberani Persada Oil

Jl. Poros Samarinda - Bontang KM. 24 RT. 26

Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara, Kalimantan

Timur

Telp : (0541) 7250026

6. JOB Pertamina-Costa International Group Limited

Jl. Samudra, Komplek Pertamina, Pangkalan Susu

Stabat, Sumatera Utara 20858

Telp : (0620) 51856

Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registrar

Share Registrar Mayapada Tower, 10 th Floor

Suite 2B

Jl. Jenderal Sudirman Kav. 28

Jakarta 12920, Indonesia

Tel. : 62-21 5212316

Fax. : 62-21 5212320

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Glosarium Terminologi Minyak dan Gas

serta Unit Pengukuran

Glossary of Oil and Gas Terms and Units

of Measurements

Istilah dan Pengertian

BPMIGAS Badan Pelaksana Kegiatan Usaha

Hulu Minyak dan Gas Bumi atau

Badan Eksekutif Hulu, badan

pelaksana non-profit milik

pemerintah yang menggantikan

peran Pertamina sebagai regulator

kegiatan usaha hulu minyak dan

gas bumi berdasarkan Undang-

Undang Minyak dan Gas Bumi no

22 tahun 2001.

GCA Sertifikasi cadangan yang

diterbitkan oleh Gaffney, Cline

& Associates (Consultants) Pte

Ltd., sebuah lembaga assessor

independent yang bekerja

meneliti cadangan yang dimiliki

Perusahaan.

PJBG atau GSPA Perjanjian Jual Beli Gas

PGN PT Perusahaan Gas Negara

(Persero) Tbk.

PLN PT Perusahaan Listrik Negara

(Persero).

PROPER Program Penilaian Peringkat Kinerja

Perusahaan dalam Pengelolaan

Lingkungan.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Defined Terms

BPMIGAS ‘Badan Pelaksana Kegiatan Usaha

Hulu Minyak Dan Gas Bumi’ or

Upstream Executive Body, the

non-profit, Government-owned,

operating board that is succeeding

Pertamina’s role as regulator of

upstream oil and gas activities

under the Oil and Gas Law no 22

of 2001.

GCA Gaffney, Cline & Associates

(Consultants) Pte Ltd, independent

assessors of the Company’s

reserves.

GSPA Gas Sales and Purchase

Agreement.

PGN PT Perusahaan Gas Negara

(Persero) Tbk.

PLN PT Perusahaan Listrik Negara

(Persero).

PROPER The Environmental Compliance

Performance Evaluation Program

or Program Penilaian Peringkat

Kinerja Perusahaan dalam

Pengelolaan Lingkungan.

121


Glosarium Terminologi Minyak

dan Gas serta Unit Pengukuran

Glossary of Oil and Gas Terms and Units of

Measurements

Terminologi Minyak dan Gas

1P atau cadangan

terbukti atau proved

reserves

2P atau cadangan

terbukti plus tereka

atau proved plus

probable

reserves

3P atau proved,

probable and possible

reserves

cadangan kotor atau

gross reserves

122

Mencerminkan jumlah minyak

berdasarkan analisis data geologi

dan engineering, dengan tingkat

ketepatan atau kepastian tertentu

diperkirakan dapat menghasilkan

jumlah minyak atau gas yang dapat

ditambang (recoverable), berlaku

sejak tanggal yang ditetapkan

dan seterusnya, dari sumber

cadangan yang telah diketahui

berdasarkan kondisi ekonomi saat

ini, metode-metode operasional,

serta peraturan pemerintah yang

berlaku.

Cadangan yang terbukti plus

cadangan-cadangan lainnya yang

belum terbukti berdasarkan analisis

data geologi dan engineering

yang menunjukkan adanya

kecenderungan bahwa sumber

daya tersebut memiliki peluang

untuk bisa ditambang.

Cadangan plus cadangancadangan

lainnya yang belum

terbukti berdasarkan analisis

data geologi dan engineering

yang menunjukkan adanya

kecenderungan bahwa sumber

daya tersebut memiliki peluang

untuk bisa ditambang.

Merupakan jumlah cadangan yang

besarnya sesuai dengan working

interest Perusahaan sebelum

dikurangi bagian pemerintah

yang harus diserahkan kepada

pemerintah sebagai pemilik

cadangan tersebut berdasarkan

ketentuan perjanjian yang

berlaku.

cadangan bersih Merupakan jumlah cadangan

berdasarkan working interest

perusahaan.

JOB Badan Kerja Sama Operasi atau

Joint Operating Body.

KKS Kontrak Kerja Sama.

lead Penafsiran awal tentang informasi

geologi dan geofisika yang dapat

atau tidak dilanjuti dengan

kegiatan prospek.

Oil and Gas Terms

1P or proved reserves Represents those quantities of

petroleum which, by analysis of

geological and engineering data,

can be estimated with reasonable

certainty to be commercially

recoverable, from a given date

forward, from known reservoirs

and under current economic

conditions, operating methods,

and Government regulations.

2P or proved plus

probable reserves

3P or proved,

probable & possible

reserves

Proved reserves plus those reserves

that are unproved reserves

which analysis of geological

and engineering data suggests

are more likely than not to be

recoverable.

2P reserves plus those reserves

that are unproved reserves

which analysis of geological and

engineering data suggests are

less likely to be recoverable than

probable reserves.

gross reserves Represents the sum of all oil and

gas operated reserves not adjusted

for the Government interest.

net reserves Represents the reserves attributable

to the Company’s working

interest.

JOB Joint Operating Body in reference

to production sharing contracts.

PSC Production Sharing Contract.

lead Preliminary interpretation of

geological and geophysical

information that may or may not

lead to prospects.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


minyak mentah atau

crude oil

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Istilah umum yang digunakan

untuk minyak atau bahan bakar

cair yang belum diproses atau

disuling.

petroleum Campuran kompleks yang

secara alamiah berupa senyawa

hidrokarbon yang ditemukan

dalam batuan. Petroleum dapat

berupa padatan atau gas, namun

biasanya istilah ‘petroleum’

digunakan untuk ‘liquid crude oil’

atau minyak mentah cair.

produksi bersih atau

net production

sumber daya terunjuk

atau contingent

resources

sumur eksplorasi /

exploration well atau

wild cat well

Bagian produksi kotor milik

Perusahaan setelah dikurangi

bagian pemerintah yang telah

diatur berdasarkan syaratsyarat

dan ketentuan perjanjian

Kontraktor Kontrak Kerja Sama

yang berlaku.

Volume hidrokarbon yang

dapat ditambang atau diperoleh

(recoverable) dan tidak termasuk

dalam kategori cadangan yang

biasanya disebabkan karena

Perusahaan belum menyusun

Rencana Pengembangan

(POD) yang pasti atau belum

menandatangani Perjanjian Jual

Beli Gas (PJBG).

Sebuah sumur yang dirancang

untuk menguji validitas penafsiran

seismik dan untuk melakukan

konfirmasi adanya hidrokarbon

dalam sebuah formasi yang belum

dibor.

TAC Technical Assistance Contract.

crude oil A general term for unrefined

petroleum or liquid petroleum.

petroleum A complex mixture of naturally

occurring hydrocarbon compounds

found in rock. Petroleum can

range from solid to gas, but the

term is generally used to refer to

liquid crude oil.

net production Represents the Company’s share

of gross production.

contingent resources Volumes of recoverable

hydrocarbons that are excluded

from the reserve category primarily

because the Company has yet to

file a definitive POD or agree on

GSPA.

exploration well or

wild cat well

A well that is designed to test the

validity of a seismic interpretation

and to confirm the presence of

hydrocarbons in an undrilled

formation.

TAC Technical Assistance Contract.

123


Glosarium Terminologi Minyak

dan Gas serta Unit Pengukuran

Glossary of Oil and Gas Terms and Units of

Measurements

Unit Pengukuran

bbl barrels.

bbl/d barrels per day.

bbtu billion British Thermal Unit, satuan standar

pengukuran nilai kalor gas bumi.

bboe billion of barrels of oil equivalent; gas

alam dikonversi ke satuan bboe dengan

menggunakan rasio satu bbl minyak mentah

berbanding 6,0 mcf gas alam.

bopd barel minyak per hari.

btu British Thermal Unit, satuan standar

pengukuran nilai kalor gas bumi.

mbbl/d ribu barel per hari.

mboe/d ribu barel minyak ekuivalen per hari.

mbopd ribu barel minyak per hari.

mbtu ribu btu.

mcf ribu kaki kubik.

mmbbl juta barel.

mmbbl/d juta barel per hari.

mmboe juta barel minyak ekuivalen.

mmbtu juta btu.

mmbtud juta btu per hari.

mmcf juta kaki kubik.

mmcf/d juta kaki kubik per hari.

mmscfd juta standar kaki kubik per hari.

tcf trilliun kaki kubik.

124

Units of Measurement

bbl barrels.

bbl/d barrels per day.

bbtu billion British Thermal Unit, the standard

measure of the heating value of natural gas.

bboe billion of barrels of oil equivalent.

bopd barrels oil per day.

btu British Thermal Unit.

mbbl/d thousand barrels per day.

mboe/d thousand barrels of oil equivalent per day.

mbopd thousand barrels oil per day.

mbtu thousand btu.

mcf thousand cubic feet.

mmbbl million barrels.

mmbbl/d million barrels per day.

mmboe million barrels of oil equivalent.

mmbtu million btu.

mmbtud million btu per day.

mmcf million cubic feet.

mmcf/d million cubic feet per day.

mmscfd million standard cubic feet per day.

tcf trillion cubic feet.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Tanggung Jawab atas Laporan

Tahunan 2011

Responsibility for 2011 Annual Report

Laporan Tahunan dan lampiran Laporan Keuangan serta informasi

keuangan terkait lainnya merupakan tanggung jawab pihak

manajemen PT Energi Mega Persada Tbk dan telah disetujui oleh

para anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang membubuhkan

tanda tangannya di bawah ini:

A. Qoyum Tjandranegara

Komisaris Independen

Independent Commissioner

Suyitno Patmosukismo

Komisaris

Commissioner

Didit A. Ratam

Direktur

Director

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Dewan Komisaris

Board of Commissioners

Ari S. Hoedaja

Komisaris Utama

President Commissioner

Direksi

Board of Directors

Imam P. Agustino

Direktur Utama

President Director

Amir Balfas

Direktur

Director

This Annual Report and the accompanying Financial Statements

and related financial information, are the responsibility of the

Management of PT Energi Mega Persada Tbk and have been

approved by members of the Board of Commissioners and Board of

Directors whose signatures appear below:

Sulaiman Zuhdi Pane

Komisaris Independen

Independent Commissioner

Nalinkant A. Rathod

Komisaris

Commissioner

Syailendra S. Bakrie

Direktur

Director

125


Indeks untuk Bapepam-LK

Index for Bapepam-LK (Indonesia Capital Market &

Financial Institution Supervisory Agency)

126

Materi & Penjelasan

Halaman

Page

I. Umum I. General

1. Dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, dianjurkan

menyajikan juga dalam Bahasa Inggris.

2. Laporan tahunan dicetak dengan kualitas yang baik dan

menggunakan jenis dan ukuran huruf yang mudah dibaca.

3. Mencantumkan identitas perusahaan dengan jelas.

Nama Perusahaan dan Tahun Annual Report ditampilkan di:

1. Sampul muka;

2. Samping;

3. Sampul belakang; dan

4. Setiap halaman

Subject & Explanation

√ 1. In good and correct Indonesian, it is recommended to present the

report also in English.

√ 2. The annual report should be printed in good quality paper, using the

font type and size that allow for easy reading

√ 3. Should state clearly the identity of the company.

Name of company and year of the Annual Report is placed on:

1. The front cover;

2. Sides;

3. Back cover;

2. Each page.

4. Laporan Tahunan ditampilkan di website perusahaan. √ 4. The Annual Report is presented in the company’s website.

II. Ikhtisar Data Keuangan Penting II. Summary of Key Financial Information

1. Informasi hasil usaha perusahaan dalam bentuk perbandingan

6 1. Result of the Company information in comparative form over a

selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika

period of 5 financial years or since the commencement of business

perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang

if the company has been running its business activities for less than

dari 5 (lima) tahun

5 years.

Informasi memuat antara lain:

1. Penjualan/pendapatan usaha

2. Laba (rugi)

3. Total Laba (rugi) komprehensif

4. Laba (rugi) bersih per saham

2. Informasi posisi keuangan perusahaan dalam bentuk perbandingan

selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika

perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang

dari 5 (lima) tahun

Informasi memuat antara lain:

1. Modal kerja bersih

2. Jumlah investasi pada entitas lain

3. Jumlah aset

4. Jumlah kewajiban

5. Jumlah ekuitas

3. Rasio keuangan dalam bentuk perbandingan selama 5 (lima) tahun

buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut

menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 5 (lima) tahun

Informasi memuat 5 (lima) rasio keuangan yang umum dan relevan

dengan industri perusahaan

4. Informasi harga saham dalam bentuk tabel dan grafik.

Informasi dalam bentuk tabel dan grafik yang memuat:

1. Harga saham tertinggi,

2. Harga saham terendah,

3. Harga saham penutupan,

4. Volume saham yang diperdagangkan

untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir

(jika ada).

5. Informasi mengenai obligasi, sukuk atau obligasi konvertibel yang

masih beredar dalam 2 (dua) tahun buku terkahir

Informasi memuat:

1. Jumlah obligasi/sukuk/obligasi konversi yang beredar

2. Tingkat bunga/imbalan

3. Tanggal jatuh tempo

4. Peringkat obligasi/sukuk

The information contained includes:

1. Sales/income from business.

2. Profit (loss).

3. Total comprehensive profit (loss)

4. Net profit (loss) per share.

6 2. Financial information in comparative form over a period of 5 financial

years or since the commencement of business if the company has

been running its business activities for less than 5 years.

The information contained includes:

1. Net working capital

2. Investments in other business entities

3. Total assets

4. Total liabilities

5. Total equity

6 3. Financial Ratio in comparative form over a period of 5 financial years

or since the commencement of business if the company has been

running its business activities for less than 5 years.

The information contains 5 (five) general financial ratios and relevant

to the industry

10 2. Information regarding share price in the form of tables and graphs.

The information contained includes:

1. Highest share price

2. Lowest share price

3. Closing share price

4. Share volume

for each three-month period in the last two (2) financial years (if

any).

n/a 5. Information regarding bonds, sharia bonds or convertible bonds

issued and which are still outstanding in the last 2 financial years.

The information contained includes:

1. The amount/value of bonds/convertible bonds outstanding

2. Interest rate

3. Maturity date

4. Rating of bonds

III. Laporan Dewan Komisaris dan Direksi III. Board of Commissioners’ and Board of Directors’ Report

1. Laporan Dewan Komisaris.

16-19 1. Board of Commissioners’ Report.

Memuat hal-hal sebagai berikut:

1. Penilaian kinerja Direksi mengenai pengelolaan perusahaan

2. Pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh

Direksi.

3. Komite-komite yang berada dibawah pengawasan Dewan

Komisaris.

4. Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada)

2. Laporan Direksi.

Memuat hal-hal sebagai berikut:

1. Analisis atas kinerja perusahaan misalnya kebijakan strategis,

perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang

ditargetkan, dan kendala-kendala yang dihadapi perusahaan.

2. Prospek usaha

3. Penerapan tata kelola perusahaan yang baik yang telah

dilaksanakan oleh perusahaan

4. Perubahan komposisi Direksi (jika ada).

Contains the following items:

1. Assessment on the performance of the Board of Directors in

managing the company.

2. View on the prospects of the company’s business as

established by the Board of Directors.

3. Committees under the Board of Commissioners.

4. Changes in the composition of the Board of Commissioners (if

any).

20-23 2. Board of Directors’ Report.

Contains the following items:

1. Analysis of the company’s performance, i.e. strategic policies,

comparison between achievement of results and targets, and

challenges faced by the company.

2. Business prospects.

3. Implementation of Good Corporate Governance by the

company.

4. Changes in the composition of the Board of Directors (if any).

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Materi & Penjelasan

3. Tanda tangan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris

Memuat hal-hal sebagai berikut:

1. Tanda tangan dituangkan pada lembaran tersendiri

2. Pernyataan bahwa Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung

jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan.

3. Ditandatangani seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota

Direksi dengan menyebutkan nama dan jabatannya

4. Penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari yang

bersangkutan dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris

atau Direksi yang tidak menandatangani laporan tahunan, atau:

penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari anggota yang

lain dalam hal tidak terdapat penjelasan tertulis dari yang

bersangkutan.

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Halaman

Subject & Explanation

Page

125 3. Signature of members of the Board of Directors and Board of

Commissioners.

Contains the following items:

1. Signatures are set on a separate page.

2. Statement that the Board of Directors and the Board of

Commissioners are fully responsible for the accuracy of the

annual report.

3. Signed by all members of the Board of Commissioners and

Board of Directors, stating their names and titles/positions.

4. A written explanation in a separate letter from each member of

the Board of Commissioners or Board of Directors who refuses

to sign the annual report, or:

written explanation in a separate letter from the other members

in the event that there is no written explanation provided by the

said member.

IV. Profil Perusahaan IV. Company Profile

1. Nama dan alamat perusahaan.

Back Cover 1. Name and address of the company.

Informasi memuat antara lain nama dan alamat, kode pos, no. Telp,

no. Fax, email, dan website

2. Riwayat singkat perusahaan.

Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, dan perubahan

nama perusahaan (jika ada).

3. Bidang usaha.

Uraian mengenai antara lain:

1. Bidang usaha yang dijalankan sesuai dengan anggaran dasar

yang telah ditetapkan.

2. Penjelasan mengenai produk dan/atau jasa yang dihasilkan

4. Struktur Organisasi.

Dalam bentuk bagan, meliputi nama dan jabatan

5. Visi dan Misi Perusahaan.

Mencakup:

1. Visi dan Misi Perusahaan

2. Keterangan bahwa visi dan misi tersebut telah disetujui oleh

Direksi/Dewan Komisaris

6. Identitas dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Komisaris

Informasi memuat antara lain:

1. Nama

2. Jabatan (termasuk jabatan pada perusahaan atau lembaga lain)

3. Umur

4. Pendidikan

5. Pengalaman kerja

6. Tanggal penunjukkan pertama kali sebagai anggota Dewan

Komisaris

7. Identitas dan riwayat hidup singkat anggota Direksi

Informasi memuat antara lain:

1. Nama

2. Jabatan (termasuk jabatan pada perusahaan atau lembaga lain)

3. Umur

4. Pendidikan

5. Pengalaman kerja

6. Tanggal penunjukkan pertama kali sebagai anggota Direksi

8. Jumlah Karyawan (komparatif 2 tahun) dan deskripsi

pengembangan kompetensinya (misal: aspek pendidikan dan

pelatihan karyawan)

Informasi memuat antara lain:

1. Jumlah karyawan untuk masing-masing level organisasi

2. Jumlah karyawan untuk masing-masing tingkat pendidikan

3. Pelatihan karyawan yang telah dilakukan dengan mencerminkan

adanya persamaan kesempatan kepada seluruh karyawan

4. Biaya yang telah dikeluarkan

9. Komposisi Pemegang saham.

Mencakup antara lain:

1. Nama pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham

2. Direktur dan Komisaris yang memiliki saham

3. Kelompok pemegang saham masyarakat dengan kepemilikan

saham masing-masing kurang dari 5% dan presentase

kepemilikannya.

Includes information on name and address, zip code, telephone and/

or facsimile, email, website.

4 2. Brief history of the company.

Includes among others: date/year of establishment, name and change

in the company name, if any.

12 3. Field of business.

Includes the types of products and or services produced.

119 4. Organizational structure.

In the form of a chart, giving the names and titles.

5 5. Company Vision and Mission.

The information should contain:

1. Company vision and mission statements

2. A note that the vision and mission statements have been

approved by the Board of Directors/Commissioners

112-113 6. Name, title, and brief curriculum vitae of the members of the Board

of Commissioners.

The information should contain:

1. Name

2. Title (including position in other company or institution)

3. Age

4. Education

5. Working experience

6. Date of first appointment to the Board of Commissioners

114 7. Name, title, and brief curriculum vitae of the members of the Board

of Directors.

The information should contain:

1. Name

2. Title (including position in other company or institution)

3. Age

4. Education

5. Working experience

6. Date of first appointment to the Board of Directors

45 8. Number of employees (comparative in two years) and description

of competence building (for example: education and training of

employees).

The information should contain:

1. The number of employees for each level of the organization.

2. The number of employees for each level of education.

3. Training of employees that has been conducted, which also

reflect equal opportunity to all employees.

4. Expenses incurred.

85 9. Composition of shareholders.

Should include:

1. Names of shareholders having 5% or more shares.

2. Directors and Commissioners who own shares.

3. Groups of public shareholders with less than 5% ownership

each, and their ownership percentage

127


Indeks untuk Bapepam-LK

Index for Bapepam-LK (Indonesia Capital Market & Financial Institution Supervisory Agency)

128

Materi & Penjelasan

10. Daftar Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi.

Informasi memuat antara lain:

1. Nama Entitas Anak/Asosiasi

2. Presentase Kepemilikan saham

3. Keterangan tentang bidang usaha Entitas Anak atau Entitias

Asosiasi

4. Keterangan status operasi Entitas Anak atau Entitias Asosiasi

(telah beroperasi atau belum beroperasi)

11. Kronologi pencatatan saham.

Mencakup antara lain:

1. Kronologis pencatatan saham

2. Jenis tindakan korporasi (corporate action) yang menyebabkan

perubahan jumlah saham

3. Perubahan jumlah saham dari awal pencatatan sampai dengan

akhir tahun buku

4. Nama bursa dimana saham perusahaan dicatatkan

12. Kronologi pencatatan Efek lainnya.

Mencakup antara lain:

1. Kronologis pencatatan efek lainnya

2. Jenis tindakan korporasi (corporate action) yang menyebabkan

perubahan jumlah efek lainnya

3. Perubahan jumlah efek lainnya dari awal pencatatan sampai

dengan akhir tahun buku

4. Nama Bursa dimana efek lainnya perusahaan dicatatkan

5. Peringkat efek

13. Nama dan alamat lembaga dan atau profesi penunjang pasar modal.

Informasi memuat antara lain:

1. Nama dan alamat BAE

2. Nama dan alamat Kantor Akuntan Publik

3. Nama dan alamat Perusahaan Pemeringkat Efek

14. Penghargaan dan atau sertifikasi yang diterima perusahaan baik

yang berskala nasional maupun internasional.

Informasi memuat antara lain:

1. Nama penghargaan dan atau sertifikat

2. Tahun perolehan

3. Badan pemberi penghargaan dan atau sertifikat

4. Masa berlaku (untuk sertifikasi)

15. Nama dan alamat entitas anak dan atau kantor cabang atau kantor

perwakilan (jika ada).

Halaman

Page

Subject & Explanation

11, 120 10. List of Subsidiary and/or Affiliate companies

The information contains, among others:

1. Name of Subsidiary/Affiliate

2. Percentage of share ownership.

3. Information on the field of business of Subsidiary/Affiliate.

4. Explanation regarding the operational status of the Subsidiary/

Affiliate (already operating or not yet operating).

10 11. Chronology of shares listing.

Includes among others:

1. Chronology of shares listing.

2. Types of corporate action that caused changes in the number of

shares.

3. Changes in the number of shares from the beginning of listing

up to the end of the financial year.

4. Name of Stock Exchange where the company shares are listed.

10 12. Chronology of other securities listing.

Includes among others:

1. Chronology of other securities listing.

2. Types of corporate action that caused changes in the number of

securities.

3. Changes in the number of securities from the initial listing up to

the end of the financial year.

4. Name of Stock Exchange where the company’s other securities

are listed.

5. Rating of the securities.

120 13. Name and address of capital market institutions and or supporting

professions.

The information contains, among others:

1. Name and address of Share Registrar.

2. Name and address of the Public Accountants’ Office.

3. Name and address of the Securities Rating company.

14-15 15. Award and certification received by the company, both on a national

scale and international scale.

Information should include:

1. Name of the award and or certification.

2. Year of receiving the award.

3. Institution presenting the award and or certification.

4. Period of validity (for certificates).

120 15. Name and address of subsidiary companies and or branch office or

representative office (if any).

V. Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan V. Management Analysis and Discussion on Company

Performance

1. Tinjauan operasi per segmen usaha.

24-39 1. Operational review per business segment.

Memuat uraian mengenai:

1. Produksi/kegiatan usaha;

2. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi;

3. Penjualan/pendapatan usaha;

4. Profitabilitas.

2. Uraian atas kinerja keuangan perusahaan.

Analisis kinerja keuangan yang mencakup perbandingan antara

kinerja keuangan tahun yang bersangkutan dengan tahun

sebelumnya (dalam bentuk narasi dan tabel), antara lain mengenai:

1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan jumlah aset;

2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total

liabilitas;

3. Penjualan/pendapatan usaha, beban dan laba (rugi);

4. Pendapatan komprehensif lain, dan total laba (rugi)

komprehensif

5. Arus Kas

3. Bahasan dan analisis tentang kemampuan membayar hutang dan

tingkat kolektibilitas piutang Perseroan.

Penjelasan tentang:

1. Kemampuan membayar hutang baik jangka pendek maupun

jangka panjang

2. Tingkat kolektibilitas piutang

Contains description of:

1. Production/business activity;

2. Increase/decrease in production capacity;

3. Sales/income from business;

4. Profitability.

102-108 2. Description of company’s financial performance.

Financial performance analysis which includes a comparison

between the financial performance of the current year and that of

the previous year (in the form of narration and tables), among others

concerning:

1. Current assets, non-current assets, and total assets.

2. Short term liabilities, long term liabilities, total liabilities

3. Sales/operating revenues, expenses and profit (loss)

4. Other comprehensive revenues, and total comprehensive profit

(loss)

5. Cash flows

n/a 3. Discussion and analysis on the capacity to pay debts and the

company’s accounts receivable collectibility.

Explanation on:

1. Capacity to pay debts in long term and short term

2. Accounts receivable collectibility.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Materi & Penjelasan

4. Bahasan tentang struktur modal (capital structure), kebijakan

manajemen atas struktur modal (capital structure policy)

Penjelasan atas:

1. Struktur modal (capital structure),

2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure

policies)

5. Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang

modal.

Penjelasan tentang:

1. Tujuan dari ikatan tersebut

2. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-ikatan

tersebut

3. Mata uang yang menjadi denominasi

4. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk

melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait.

Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait

investasi barang modal, agar diungkapkan

6. Jika laporan keuangan mengungkapkan peningkatan atau

penurunan yang material dari penjualan/pendapatan bersih, maka

berikan bahasan tentang sejauh mana perubahan tersebut dapat

dikaitkan dengan jumlah barang atau jasa yang dijual dan atau

adanya produk atau jasa baru.

Penjelasan mengenai:

1. Besaran peningkatan/penurunan penjualan atau pendapatan

bersih

2. Faktor penyebab peningkatan/penurunan material dari penjualan

atau pendapatan bersih dikaitkan dengan jumlah barang atau

jasa yang dijual, dan atau adanya produk atau jasa baru

7. Bahasan tentang dampak perubahan harga terhadap penjualan/

pendapatan bersih perusahaan serta laba perusahaan selama 2

(dua) tahun atau sejak perusahaan memulai usahanya, jika baru

memulai usahanya kurang dari 2 (dua) tahun

Ada atau tidak ada pengungkapan.

8. Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan

akuntan.

Uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan termasuk

dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.

Catatan: apabila tidak ada kejadian penting setelah tanggal laporan

akuntan, agar diungkapkan

9. Uraian tentang prospek usaha perusahaan

Uraian mengenai prospek perusahaan sehubungan dengan industri,

ekonomi secara umum disertai data pendukung kuantitatif jika ada

sumber data yang layak dipercaya.

10. Uraian tentang aspek pemasaran.

Uraian tentang pemasaran atas produk dan jasa perusahaan, antara

lain meliputi pangsa pasar.

11. Uraian mengenai kebijakan dividen dan tanggal serta jumlah dividen

kas per saham dan jumlah dividen per tahun yang diumumkan atau

dibayar selama 2 tahun buku terakhir.

Memuat uraian mengenai:

1. Jumlah dividen

2. Jumlah dividen per saham

3. Payout ratio untuk masing-masing tahun

Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar diungkapkan

alasannya

12. Realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum (dalam hal

perusahaan masih diwajibkan menyampaikan laporan realisasi

penggunaan dana).

Memuat uraian mengenai:

1. Total perolehan dana,

2. Rencana penggunaan dana,

3. Rincian penggunaan dana,

4. Saldo dana, dan

5. Tanggal persetujuan RUPS atas perubahan penggunaan dana

(jika ada).

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Halaman

Page

Subject & Explanation

107-108 4. Discussion on capital structure and capital structure policies

Explanation on:

1. Capital structure.

2. Capital structure policies.

108 5. Discussion on material ties for the investment of capital goods.

Explanation on:

1. The purpose of such ties.

2. Source of funds expected to fulfil the said ties.

3. Currency of denomination.

4. Steps taken by the company to protect the position of related

foreign currency against risks.

Note: Should be disclosed if the company has no material ties in

investments in capital goods

106 6. If the financial statement discloses a material increase or decrease

in net sales or net revenues, then an explanation should be included

concerning the extent that such changes can be linked to, among

others, the amount of goods or services sold, and or the existence

of new products or services.

Explanation on:

1. The increase/decrease in net sales or net revenues

2. Reasons for the material increase/decrease in net sales or net

revenues, related to the amount of goods or services sold, and

or any new products or services

n/a 7. Discussion on the impact of price change to the company’s net

sales or net revenues and the profit of the company for the past

two (2) years or since the company commenced its business, if the

company has been operating for less than two years.

Is this disclosed or not.

108 8. Material Information and facts that occurred after the date of the

accountant’s report (subsequent events).

Description of important events after the date of the accountant’s

report including their impact on performance and business risks in

the future.

Note: should be disclosed if there is no significant events after the

date of accountant report

104 9. Description of the company’s business prospects.

Information on the company prospects in connection with industry,

economy in general, accompanied with supporting quantitative data

if there is a reliable data source.

50-52 10. Information on marketing aspects.

Information regarding the marketing of the company’s products and

services, among others concerning the market segment.

77 11. Description regarding the dividend policy and the date and amount

of cash dividend per share and amount of dividend per year as

announced or paid during the past two (2) years.

Contains information on:

1. Amount of dividend

2. Dividend per share

3. Pay-out ratio for each year

Note: if there is no dividend payment, disclose the reasons for not

making a dividend payment

n/a 12. Use of proceeds from the public offering (in the event that the

company is still obligated to report such use of proceeds).

Contains information on:

1. Total funds obtained.

2. Plan for funds utilization.

3. Details of funds utilization.

4. Remaining balance of funds, and

5. Date of GMS approval on change in the funds utilization plan (if

any).

129


Indeks untuk Bapepam-LK

Index for Bapepam-LK (Indonesia Capital Market & Financial Institution Supervisory Agency)

130

Materi & Penjelasan

13. Informasi material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, akuisisi

atau restrukturisasi utang/modal.

Memuat uraian mengenai:

1. Tujuan dilakukannya transaksi;

2. Nilai transaksi atau jumlah yang direstrukturisasi;

3. Sumber dana.

Catatan: apabila tidak mempunyai transaksi dimaksud, agar

diungkapkan

14. Informasi transaksi material yang mengandung benturan

kepentingan dan/atau transaksi dengan pihak afiliasi.

Memuat uraian mengenai:

1. Nama pihak yang bertransaksi dan sifat hubungan afiliasi;

2. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi;

3. Alasan dilakukannya transaksi;

4. Realisasi transaksi pada periode berjalan;

5. Kebijakan perusahaan terkait dengan mekanisme review atas

transaksi;

6. Pemenuhan peraturan dan ketentuan terkait.

Catatan: apabila tidak mempunyai transaksi dimaksud, agar

diungkapkan

15. Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang

berpengaruh signifikan terhadap perusahaan

Uraian memuat antara lain: perubahan peraturan perundangundangan

dan dampaknya terhadap perusahaan.

Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundangundangan

yang berpengaruh signifikan, agar diungkapkan

16. Uraian mengenai perubahan kebijakan akuntansi.

Uraian memuat antara lain:

Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap

laporan keuangan

Halaman

Page

Subject & Explanation

86, 108 13. Material information, among others concerning investment,

expansion, divestment, acquisition, debt/capital restructuring.

Contains information on:

1. The purpose of the transaction;

2. The value of transactions or amount being restructured

3. Source of funds

Note: should be disclosed if there are no such transactions

86 14. Information on material transactions with conflict of interest and/or

transactions with related parties.

Contains information on:

1. Name of the transacting parties and nature of related parties;

2. A description of the fairness of the transaction;

3. Reason for the transaction

4. Realization of transactions during the period.

5. Company policies regarding the review mechanism on the

transactions

6. Compliance with related rules and regulations

Note: should be disclosed if there are no such transactions

84 17. Description of changes in regulation which have a significant effect

on the company

Description should contain among others: any changes in regulation

and its impact on the company.

Note: if there is no change in regulation which have a significant

effect, to be disclosed

108 16. Description of changes in the accounting policy.

Description should contain among others:

Any revision to accounting policies, rationale and impact on the

financial statement.

VI. Tata Kelola Perusahaan VI. Corporate Governance

1. Uraian Dewan Komisaris.

68-69 1. Information on the Board of Commissioners.

Uraian memuat antara lain:

1. Uraian tanggung jawab Dewan Komisaris

2. Pengungkapan prosedur penetapan remunerasi

3. Struktur remunerasi yang menunjukkan komponen remunerasi

dan jumlah nominal per komponen untuk setiap anggota Dewan

Komisaris

4. Frekuensi pertemuan dan Tingkat kehadiran Dewan Komisaris

dalam pertemuan

5. Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi

Dewan Komisaris

2. Uraian Direksi.

Uraian memuat antara lain:

1. Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing

anggota Direksi.

2. Frekuensi pertemuan

3. Tingkat kehadiran anggota Direksi dalam pertemuan

4. Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi

Direksi

3. Assessment terhadap anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi

Uraian mengenai:

1. Proses pelaksanaan assessment atas kinerja anggota Dewan

Komisaris dan/atau Direksi

2. Kriteria yang digunakan dalam pelaksanaan assessment atas

kinerja anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi

3. Pihak yang melakukan assessment

4. Uraian mengenai kebijakan penetapan remunerasi bagi Direksi

Mencakup antara lain:

1. Pengungkapan prosedur penetapan remunerasi

2. Struktur remunerasi yang menunjukkan jenis dan jumlah

imbalan jangka pendek dan jangka panjang/pasca kerja untuk

setiap anggota Direksi

3. Indikator kinerja untuk mengukur performance Direksi

The information should contain:

1. Description of the responsibility of the Board of Commissioners.

2. Disclosing the procedure for determining remuneration

3. Remuneration structure, disclosing the remuneration

components and nominal amount of each component for each

Commissioner

4. Frequency of meetings and attendance of the Board of

Commissioners in the meetings.

5. Training programs for improving the competence of the Board

of Commissioner.

73-76 2. Information on the Board of Directors.

The information should include:

1. Scope of work and responsibility of each member of the Board

of Directors.

2. Frequency of meetings.

3. Attendance of the Board of Directors in the meetings.

4. Training programs for improving the competence of the Board

of Directors.

84-85 3. Assessment on members of the Board of Commissioners and/or

Board of Directors

Description of:

1. The assessment process on the performance of members of

the Board of Commissioners and/or Directors

2. The criteria used in the assessment on the performance of

members of the Board of Commissioners and/or Directors

3. The party performing the assessment

77 4. Description of the remuneration policy for the Board of Directors

that is related to the company performance

Includes among others:

1. Remuneration procedures

2. Remuneration structure, disclosing the type and amount of

short-term and long-term compensation/post service benefits

for each member of the Board of Directors

3. Performance indicators to measure the performance of the

Board of Directors.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


5. Komite Audit.

Materi & Penjelasan

Mencakup antara lain:

1. Nama dan jabatan anggota Komite Audit

2. Kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja anggota Komite

Audit

3. Independensi anggota Komite Audit

4. Uraian tugas dan tanggung jawab

5. Laporan singkat pelaksanaan kegiatan Komite Audit

6. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Audit

6. Komite Nominasi

Mencakup antara lain:

1. Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota Komite

Nominasi

2. Independensi anggota Komite Nominasi

3. Uraian tugas dan tanggung jawab.

4. Uraian pelaksanaan kegiatan Komite Nominasi

5. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Nominasi

7. Komite Remunerasi.

Mencakup antara lain:

1. Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota Komite

Remunerasi

2. Independensi anggota Komite Remunerasi

3. Uraian tugas dan tanggung jawab

4. Uraian pelaksanaan kegiatan Komite Remunerasi

5. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Remunerasi

8. Komite-komite lain di bawah Dewan Komisaris yang dimiliki oleh

perusahaan (Komite Pemantau Risiko).

Mencakup antara lain:

1. Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota komite lain

2. Independensi anggota komite lain

3. Uraian tugas dan tanggung jawab.

4. Uraian pelaksanaan kegiatan komite lain

5. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran komite lain

9. Uraian tugas dan fungsi Sekretaris Perusahaan.

Mencakup antara lain:

1. Nama dan riwayat jabatan singkat sekretaris perusahaan

2. Uraian pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan

10. Uraian mengenai unit audit internal.

Mencakup antara lain:

1. Nama ketua unit audit internal

2. Jumlah pegawai pada unit audit internal

3. Kualifikasi/sertifikasi sebagai profesi audit internal

4. Struktur atau kedudukan unit audit internal

5. Uraian pelaksanaan tugas.

6. Pihak yang mengangkat/memberhentikan ketua unit audit

internal

11. Akuntan perseroan.

Informasi memuat antara lain:

1. Jumlah periode akuntan telah melakukan audit laporan

keuangan tahunan perusahaan

2. Jumlah periode Kantor Akuntan Publik telah melakukan audit

laporan keuangan tahunan perusahaan

3. Besarnya fee audit dan jasa atestasi lainnya (dalam hal akuntan

memberikan jasa atestasi lainnya bersamaan dengan audit)

4. Jasa lain yang diberikan akuntan selain jasa finansial audit

12. Uraian mengenai manajemen risiko perusahaan

Mencakup antara lain:

1. Penjelasan mengenai sistem manajemen risiko

2. Penjelasan mengenai evaluasi yang dilakukan atas efektivitas

sistem manajemen risiko

3. Penjelasan mengenai risiko-risiko yang dihadapi perusahaan

4. Upaya untuk mengelola risiko tersebut

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Halaman

Subject & Explanation

Page

70-71, 5. Audit Committee.

87-91

Includes among others:

1. Name and title of the members of the Audit Committee.

2. Education and work experience of Audit Committee members

3. Independence of the members of the Audit Committee

4. Description of tasks and responsibilities.

5. Brief report on the activities carried out by the Audit Committee.

6. Frequency of meetings and the attendance of the Audit

Committee.

n/a 6. Nomination Committee.

Includes among others:

1. Name, title, and brief curriculum vitae of the members of the

Nomination Committee.

2. Independence of the members of the Nomination Committee.

3. Description of the tasks and responsibilities.

4. Activities carried out by the Nomination Committee.

5. Frequency of meetings and the attendance of the Nomination

Committee.

72 7. Remuneration Committee.

Includes among others:

1. Name, title, and brief curriculum vitae of the members of the

Remuneration Committee.

2. Independence of the members of the Remuneration

Committee.

3. Description of the tasks and responsibilities.

4. Activities carried out by the Remuneration Committee

5. Frequency of meetings and the attendance of the Remuneration

Committee.

71 8. Other committees under the Board of Commissioners (Risk

Oversight Committee)

Includes among others:

1. Name, title, and brief curriculum vitae of the members of the

committees

2. Independence of the members of the committee.

3. Description of the tasks and responsibilities.

4. Activities carried out by the committees

5. Frequency of meetings and the attendance of other committee.

78-84 9. Description of tasks and function of the Corporate Secretary.

Includes among others:

1. Name and brief history of the position of Corporate Secretary.

2. Description of the tasks performed by the Corporate Secretary.

54-55 10. Description of the company’s internal audit unit.

Includes among others:

1. Name of the head of audit internal unit

2. Number of auditors in the unit

3. Qualification/certification as an internal audit profession

4. Structure or position of the internal audit unit

5. Description of audit work performed

6. The party authorized to appoint/dismiss the head of internal

audit unit

77-78 11. Company accountant.

The information should contain:

1. How many audit periods has the accountant audited the

financial statements of the company.

2. How many audit periods has the public accountant firm audited

the financial statements of the company.

3. The amount of fees for the audit and other attestation services

(in the event that such accountant provides other attestation

services together with the audit)

4. Other service provided by the accountant in addition to financial

audit.

76-77 12. Description of the company’s risk management.

Includes among others:

1. Description of risk management systems

2. Description of evaluation on the effectiveness of risk

management systems

3. Description of risks faced by the company

4. Efforts to manage these risks

131


Indeks untuk Bapepam-LK

Index for Bapepam-LK (Indonesia Capital Market & Financial Institution Supervisory Agency)

132

Materi & Penjelasan

13. Uraian mengenai sistem pengendalian intern

Mencakup antara lain:

1. Penjelasan singkat mengenai sistem pengendalian intern

2. Penjelasan mengenai evaluasi yang dilakukan atas efektivitas

sistem pengendalian intern

14. Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan

lingkungan hidup

Mencakup antara lain informasi tentang:

1. Kebijakan

2. Kegiatan yang dilakukan,

3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait program lingkungan

hidup, seperti penggunaan material dan energi yang ramah

lingkungan dan dapat didaur ulang, sistem pengolahan limbah

perusahaan, dan lain-lain

4. Sertifikasi di bidang lingkungan yang dimiliki

15. Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan

ketenagakerjaan, kesehatan dan keselamatan kerja

Mencakup antara lain informasi tentang:

1. Kebijakan

2. Kegiatan yang dilakukan, dan

3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait praktik ketenagakerjaan,

kesehatan, dan keselamatan kerja, seperti kesetaraan gender

dan kesempatan kerja, sarana dan keselamatan kerja, tingkat

turnover karyawan, tingkat kecelakaan kerja, pelatihan, dan lainlain

16. Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan

pengembangan sosial dan kemasyarakatan

Mencakup antara lain informasi tentang:

1. Kebijakan

2. Kegiatan yang dilakukan, dan

3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait pengembangan sosial

dan kemasyarakatan, seperti penggunaan tenaga kerja lokal,

pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan, perbaikan

sarana dan prasarana sosial, bentuk donasi lainnya, dan lain-lain

17. Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan

tanggung jawab kepada konsumen

Mencakup antara lain informasi tentang:

1. Kebijakan

2. Kegiatan yang dilakukan, dan

3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait tanggung jawab produk,

seperti kesehatan dan keselamatan konsumen, informasi

produk, sarana, jumlah dan penanggulangan atas pengaduan

konsumen, dan lain-lain.

18. Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, entitas

anak anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang

menjabat pada periode laporan tahunan.

Mencakup antara lain:

1. Pokok perkara/gugatan

2. Status penyelesaian perkara/gugatan

3. Pengaruhnya terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Catatan: dalam hal tidak berperkara, agar diungkapkan

19. Akses informasi dan data perusahaan.

Uraian mengenai tersedianya akses informasi dan data perusahaan

kepada publik, misalnya melalui website, media massa, mailing list,

buletin, pertemuan dengan analis, dan sebagainya.

20. Bahasan mengenai kode etik

Memuat uraian antara lain:

1. Keberadaan kode etik

2. Isi kode etik

3. Pengungkapan bahwa kode etik berlaku bagi seluruh level

organisasi

4. Upaya dalam penerapan dan penegakannya

5. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate culture)

yang dimiliki perusahaan

Halaman

Page

Subject & Explanation

n/a 13. Description of internal control systems

Includes among others:

1. Short description of the internal control system

2. Description of evaluation on the effectiveness of internal control

system

61-63 14. Description of corporate social responsibility activities related to

environment

Contains information on, among others:

1. Policies

2. Activities conducted,

3. Financial impact of environment-related activities, such as usage

of recycled materials, energy, waste treatment, etc

4. Environment-related certification

56-61 15. Description of corporate social responsibility related to the

workforce, work health and safety

Contains information on, among others:

1. Policies

2. Activities conducted

3. Financial impact of workforce, health and safety-related

activities, such as gender equality, equal work opportunity, work

and safety facilities, employee turnover, work incident rate,

training, etc

92-101 16. Description of corporate social responsibility activities related to

social and community development

Contains information on, among others:

1. Policies

2. Activities conducted

3. Financial impact of social and community development related

activities, such as the use of local work force, empowerment

of local communities, aid for public social facilities, social

donations, etc

n/a 17. Description of corporate social responsibility activities related to

responsibility to the consumer

Contains information on, among others:

1. Policies

2. Activities conducted

3. Financial impact on consumer protection related activities, such

as consumer health and safety, product information, facility

for consumer complaint, number and resolution of consumer

complaint cases, etc

86 18. Important legal cases faced by the Company, subsidiaries,

members of the Board of Directors and Board of Commissioners

serving in the period of the annual report.

Information includes among others:

1. Substance of the case/claim.

2. Status of settlement of case/claim.

3. Potential impacts on the financial condition of the company.

Notes: in case not litigants, to be disclosed

78-83 19. Access to corporate information and data.

Description on the availability of access to corporate information

and data to the public, for example through website, mass media,

mailing list, bulletin, analyst meeting, etc.

42, 84 20. Discussion of company code of conduct.

Contains information on:

1. The existence of the Code of Conduct.

2. Content of the Code of Conduct.

3. Disclosure on the relevancy of the code of conduct for all levels

of the organization

4. Implementation and enforcement of the code of conduct

5. Statement concerning the corporate culture.

Laporan Tahunan 2011 Energi Mega Persada


Materi & Penjelasan

21. Pengungkapan mengenai whistleblowing system.

Memuat uraian tentang mekanisme whistleblowing system antara

lain:

1. Penyampaian laporan pelanggaran

2. Perlindungan bagi whistleblower

3. Penanganan pengaduan

4. Pihak yang mengelola pengaduan

Energi Mega Persada Annual Report 2011

Halaman

Page

Subject & Explanation

n/a 21. Disclosure on the whistleblowing system.

VII. Informasi Keuangan VII. Financial Information

1. Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab Direksi atas

Laporan Keuangan.

Kesesuaian dengan peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.11 tentang

Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan.

Description of the mechanism of the whistleblowing system,

including:

1. Mechanism for violation reporting

2. Protection for the whistleblower

3. Handling of violation report

4. The unit responsible for handling of violation report.

√ 1. Statement by the Board of Directors concerning the Responsibility

of the Board of Directors on the Financial Statement.

Compliance with Bapepam-LK Regulation No.VIII.G.11 on

Responsibility of the Board of Directors on the Financial Statement.

2. Opini auditor independen atas laporan keuangan. √ 2. Independent auditor’s opinion on the financial statement.

3. Deskripsi Auditor Independen di Opini.

√ 3. Description of the Independent Auditor in the Opinion.

Deskripsi memuat tentang:

1. Nama & tanda tangan

2. Tanggal Laporan Audit

3. No. ijin KAP dan nomor ijin Akuntan Publik

4. Laporan keuangan yang lengkap.

Memuat secara lengkap unsur-unsur laporan keuangan:

1. Laporan posisi keuangan (Neraca)

2. Laporan laba rugi komprehensif

3. Laporan perubahan ekuitas

4. Laporan arus kas

5. Catatan atas laporan keuangan

6. Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang

disajikan ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi

secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos

laporan keuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos

dalam laporan keuangannya (jika relevan)

5. Pengungkapan dalam catatan atas laporan keuangan ketika entitas

menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika

entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya

6. Perbandingan tingkat profitabilitas.

Perbandingan laba(rugi) usaha tahun berjalan dengan tahun

sebelumnya.

7. Laporan Arus Kas.

Memenuhi ketentuan sebagai berikut:

1. Pengelompokan dalam tiga kategori aktivitas: aktivitas operasi,

investasi, dan pendanaan

2. Penggunaan metode langsung (direct method) untuk

melaporkan arus kas dari aktivitas operasi

3. Pemisahan penyajian antara penerimaan kas dan atau

pengeluaran kas selama tahun berjalan pada aktivitas operasi,

investasi dan pendanaan

4. Pengungkapan aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas

8. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi.

Meliputi sekurang-kurangnya:

1. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

2. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

3. Pengakuan pendapatan dan beban

4. Aset Tetap

5. Instrumen Keuangan

9. Pengungkapan transaksi pihak berelasi

Hal-hal yang diungkapkan antara lain:

1. Nama pihak berelasi, serta sifat dan hubungan dengan pihak

berelasi

2. Nilai transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan

dan beban terkait