13_186Perbandinganmetodemolekuler

kalbemed.com

13_186Perbandinganmetodemolekuler

Teknik HC-II adalah antibody capture/solution

hybridization/signal amplication assay [9,10]

yang memakai deteksi kualitatif chemiluminescence

terhadap DNA HPV; secara umum

HC-II ialah teknik berbasis DNA-RNA yang

dapat mendeteksi secara akurat dan cepat

dengan sensitivitas 98% dan spesifisitas HC-II

98% [10]

Prinsip kerja HC-II yaitu (1) menghancurkan

protein kapsid virus HPV dalam sampel yang

telah dimasukkan ke dalam botol sampel yang

telah disediakan [4], (2) Setelah kapsid dirusak,

tahap berikutnya adalah mendenaturasi DNA

untai ganda menjadi untai tunggal dengan

menambahkan larutan denaturasi [2]. Denaturasi

merupakan langkah awal prosedur untuk

mengeluarkan DNA (release DNA) target dari

sel [2], (3) hibridisasi antara DNA virus dengan

probe RNA menghasilkan DNA-RNA hybrid

yang ditangkap oleh antibodi yang kemudian

akan bereaksi dengan antibodi kedua [4].

Antibodi kedua ini bertindak sebagai sinyal

amplifikasi; makin banyak hibrid DNA-RNA

yang tertangkap pada dinding capture plate

maka makin banyak pula antibodi kedua

yang dapat mengenali hibrid DNA-RNA[9],

(4) Kuantitas antibodi yang terikat pada hibrid

DNA-RNA diukur dengan menambahkan zat

chemiluminescent sehingga menghasilkan

sinyal chemiluminescent, (5) sinyal ini akan di-

tangkap oleh alat luminometer yang dihubung-

kan dengan komputer. Gambar 3 menunjuk-

kan visualisasi prinsip kerja HC-II [10].

Gambar 3. Prinsip kerja HC-II (1) DNA yang sudah

terdenaturasi, (2) hibridisasi DNA Virus dengan

probe RNA, (3) hibrid DNA-RNA berikatan antibodi

spesifik, (4) ikatan antibodi dengan hibrid DNA-RNA

akan bereaksi dengan alkaline phosphatase, (5) reaksi

ini menghasilkan sinyal chemiluminescent, (6) sinyal

amplifikasi dalam bentuk emisi cahaya, diukur Lumino-

meter, (7) pengukuran tersebut tersambung dengan

perangkat komputer menghasilkan nilai RLU (Relative

Light Unit) [2]

Penentuan nilai positif uji DNA HPV didasarkan

pada perbandingan sampel dengan rata-

rata RLU/PV; jika perbandingan RLU/PC (relative

light unit/posirif kontrol) melebihi nilai ambang

CDK 186/Vol.38 no.5/Juli-Agustus 2011

positif maka spesimen dinyatakan positif

terhadap tes DNA HPV [9]. Penentuan konsentrasi

ambang DNA HPV yang akan berpeluang

terbentuknya kanker leher rahim adalah

sangat penting. Digene menetapkan nilai

ambang positif sebesar 1.0 RLU/PC [2,4,9].

Bila dibandingkan dengan PCR, HC-II memiliki

ketepatan 92-94% terhadap teknik peme-

riksaan sitologi/histologi, waktu yang lebih

singkat, tidak terdapat atau hanya sedikit

kontaminasi, dan disertai dengan probe [2].

Probe A untuk melacak DNA lr-HPV seperti

HPV-6, HPV-11, HPV-42, HPV-43, dan HPV-44,

sedangkan probe B untuk melacak 13 tipe

DNA hr-HPV yaitu HPV-16, HPV-18, HPV-31,

HPV-33, HPV-35, HPV-39, HPV-45, HPV-51,

HPV-52, HPV-56, HPV-58, HPV-59, dan

HPV-68 [10]. Namun HC-II tidak dapat digunakan

untuk menentukan genotipe HPV karena

tes ini hanya memperkirakan kuantitatif jumlah

virus tanpa mengetahui genotipe HPV-nya [4,9,10].

Metode Multiplex HPV Genotyping Kit

Metode Multiplex HPV Genotyping Kit adalah

metode yang digunakan untuk mengetahui

genotipe HPV [4]. Multiplex HPV Genotyping

Kit dapat medeteksi 24 genotipe HPV :

HPV-6, HPV-11, HPV-16, HPV-18, HPV-26,

HPV-31, HPV-33, HPV-35, HPV-39, HPV-42,

HPV-43, HPV-44, HPV-45, HPV-51, HPV-52,

HPV-53, HPV-56, HPV-58, HPV-59, HPV-66,

HPV-68, HPV-70, HPV-73, dan HPV-82 [4,11].

Prinsip kerja Multiplex HPV Genotyping Kit :

(1) ekstraksi sel untuk mengisolasi DNA, (2)

DNA yang telah diisolasi kemudian di amplifikasi

menggunakan PCR yang telah diberi

label biotin pada primer sehingga DNA yang

diperbanyakpun akan terlabel biotin. Biotin

penting dalam proses deteksi hasil hibridisasi.

Primer akan mengamplifikasi DNA β-globin

manusia dan DNA ke-24 HPV, (3) hasil amplifikasi

dihibridisasi menggunakan probe spesifik

dari ke-24 genotipe HPV; pada proses hibri-

disasi ini diperlukan sejumlah DNA untai

tunggal; untuk mendenaturasi DNA untai

ganda menjadi DNA untai tunggal pada

metode ini menggunakan suhu tinggi

sehingga DNA akan terdenaturasi, (4) kemudian

proses deteksi menggunakan Luminex

analyzer : produk PCR akan terdeteminasi oleh

Phycoerythrin fluorescens [4,11].

TEKNIK

Metode DNA-HPV Micro Array

Metode DNA-HPV Micro Array adalah metode

yang digunakan untuk mengetahui genotipe

HPV [4]. DNA-HPV Micro Array dapat mendeteksi

24 genotipe HPV : HPV-6, HPV-11,

HPV-16, HPV-18, HPV-31, HPV-33, HPV-34,

HPV-35, HPV-39, HPV-40, HPV-42, HPV-43,

HPV-44, HPV-45, HPV-51, HPV-52, HPV-53,

HPV-54, HPV-56, HPV-58, HPV-59, HPV-66,

HPV-68, dan HPV-70 [12].

Prinsip kerja DNA-HPV Micro Array : (1) eks-

traksi sel untuk mengisolasi DNA, (2) DNA

yang telah diisolasi kemudian diamplifikasi

menggunakan PCR, (3) hasil amplifikasi di-

hibridisasi menggunakan probe spesifik dari

ke-24 genotipe HPV; proses hibridisasi ini

memerlukan sejumlah DNA untai tunggal,

(4) kemudian proses deteksi sehingga akan

terlihat genotipe-genotipe HPV pada sampel

yang diperiksa [4,12]. (gambar 4).

Gambar 4. Hasil deteksi genotipe HPV [12]

Linear Array HPV Genotyping Test

Metode ini sudah digunakan pada banyak

penelitian mengenai HPV [13]; di RS Kanker

Dharmais digunakan untuk diagnosis infeksi

HPV penyebab kanker serviks dan kutil [4]. Teknik

ini adalah salah satu teknik terbaru di dunia

molekuler untuk mendeteksi HPV [13]. Kelebihan

teknik ini adalah dapat diketahuinya tipe

HPV yang menginfeksi, apakah tipe lr-HPV

atau hr-HPV yang dapat menyebabkan kaker

serviks. Linear Array HPV Genotyping Test

mampu mendeteksi 37 genotipe HPV baik

hr-HPV maupun lr-HPV secara bersamaan [13,14].

Ke-37 genotipe HPV yaitu HPV-6, HPV-11,

HPV-16, HPV-18, HPV-26, HPV-31, HPV-33,

HPV-35, HPV-39, HPV-40, HPV-42, HPV-45,

HPV-51, HPV-52, HPV-53, HPV-54, HPV-55,

HPV-56, HPV-58, HPV-59, HPV-61, HPV-62,

HPV-64, HPV-66, HPV-67, HPV-68, HPV-69,

HPV-70, HPV-71, HPV-72, HPV-73, HPV-81,

HPV-82, HPV-83, HPV-84, HPV-IS39, dan

HPV-CP6108[13].

357

More magazines by this user
Similar magazines