01.05.2013 Views

disini - Badan Pusat Statistik Kota Tanjung Balai

disini - Badan Pusat Statistik Kota Tanjung Balai

disini - Badan Pusat Statistik Kota Tanjung Balai

SHOW MORE
SHOW LESS

Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!

Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.

INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

Indikator Pertanian<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

2011<br />

No Publikasi : 12720.1221<br />

Katalog BPS : 5102001.1272<br />

Ukuran Buku : (15 x 21) cm<br />

Jumlah Halaman : (74 + xv) halaman<br />

Naskah :<br />

Seksi <strong>Statistik</strong> Produksi<br />

<strong>Badan</strong> <strong>Pusat</strong> <strong>Statistik</strong> <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Penanggung Jawab : Ir. Aulia Mufridah, M.Si<br />

Penulis : A z h a r i, SE<br />

Gambar Kulit :<br />

Seksi Integrasi Pengolahan Data, dan Diseminasi <strong>Statistik</strong><br />

<strong>Badan</strong> <strong>Pusat</strong> <strong>Statistik</strong> <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Diterbitkan oleh :<br />

<strong>Badan</strong> <strong>Pusat</strong> <strong>Statistik</strong> <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI ii


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

KATA PENGANTAR<br />

Puji Syukur ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya publikasi<br />

Indikator Pertanian <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011. Publikasi ini menyajikan<br />

informasi mengenai data pertanian <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai, perkembangannya dan<br />

memberikan gambaran mengenai kontribusi sektor pertanian terhadap<br />

perekonomian <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai.<br />

Publikasi ini tidak hanya menggambarkan kondisi tahun 2011 saja,<br />

namun juga dibandingkan dengan kondisi tahun 2006 sehingga dapat melihat<br />

perkembangan di sektor pertanian selama periode 2006-2011. Diharapkan<br />

dengan terbitnya publikasi ini ketersediaan data khususnya mengenai kondisi di<br />

sektor pertanian dapat dipenuhi dengan baik.<br />

Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua<br />

pihak yang telah menyumbangkan tenaga dan pemikirannya baik langsung<br />

maupun tidak langsung sehingga terwujudnya publikasi ini. Akhirnya segala<br />

kritik dan saran dari pengguna data sangat diharapkan demi penyempurnaan<br />

publikasi ini dimasa yang akan datang dan semoga publikasi ini bermanfaat.<br />

<strong>Tanjung</strong>balai, 31 Oktober 2012<br />

Kepala <strong>Badan</strong> <strong>Pusat</strong> <strong>Statistik</strong><br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Ir. Aulia Mufridah, M.Si<br />

NIP 19680119 199302 2 001<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI iii


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

SEJARAH SINGKAT KOTA TANJUNGBALAI<br />

Sejarah Kerajaan Asahan dimulai dengan penobatan raja pertama<br />

kerajaan tersebut yang berlangsung meriah di sekitar Kampung <strong>Tanjung</strong>.<br />

Peristiwa penabalan raja pertama Kerajaan Asahan tersebut terjadi tepatnya<br />

pada tanggal 27 Desember 1620 dan tanggal 27 Desember kemudian ditetapkan<br />

sebagai “Hari Jadi <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai” dengan Surat Keputusan DPRD <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Nomor : 4/DPRD/TB/1986 tanggal 25 Nopember 1986.<br />

Mengenai asal-usul nama kota “<strong>Tanjung</strong>balai” menurut cerita rakyat<br />

yang ada di <strong>Tanjung</strong>balai bermula dari sebuah kampung yang ada di sekitar<br />

ujung tanjung di muara Sungai Silau dan aliran Sungai Asahan.<br />

Lama kelamaan balai yang dibangun semakin ramai disinggahi karena<br />

tempatnya yang strategis sebagai bandar kecil tempat melintas ataupun orang-<br />

orang yang ingin bepergian ke hulu Sungai Silau. Tempat itu kemudian<br />

dinamai “Kampung <strong>Tanjung</strong>” dan orang lazim menyebutnya balai “Di<br />

<strong>Tanjung</strong>”.<br />

Ditemukannya Kampung <strong>Tanjung</strong> kemudian menjadikan daerah itu<br />

semakin ramai dan berkembang menjadi sebuah negeri. Penabalan Sultan<br />

Abdul Jalil sebagai raja pertama Kerajaan Asahan di Kampung <strong>Tanjung</strong><br />

kemudian memulai sejarah pemerintahan Kerajaan Asahan pada tahun 1620.<br />

Dalam catatan sejarah, Kerajaan Asahan pernah diperintah oleh<br />

delapan orang raja yang sejak raja pertama Sultan Abdul Jalil pada tahun<br />

1620 sampai dengan Sultan Syaibun Abdul Jalil Rahmadsyah tahun 1933, yang<br />

kemudian mangkat pada tanggal 17 April 1980 di Medan dan dimakamkan di<br />

kompleks Mesjid Raya <strong>Tanjung</strong>balai.<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI iv


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

Pertumbuhan dan perkembangan <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai sejak didirikan<br />

sebagai Gementee berdasarkan Besluit G.G. tanggal 27 Juni 1917 dengan Stbl.<br />

1917 No. 284, sebagai akibat dibukanya perkebunan-perkebunan di Daerah<br />

Sumatera Timur termasuk Daerah Asahan seperti H.A.P.M, SIPEF, London<br />

Sumatera (Lonsum) dan lain-lain, maka <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai sebagai kota<br />

pelabuhan dan pintu masuk ke Daerah Asahan menjadi penting artinya bagi<br />

perkembangan perekonomian Belanda.<br />

Dengan telah berfungsinya jembatan Kisaran dan dibangunnya jalan<br />

kereta api Medan – <strong>Tanjung</strong>balai, maka hasil-hasil dari perkebunan dapat<br />

lebih lancar disalurkan atau di eksport melalui <strong>Kota</strong> Pelabuhan <strong>Tanjung</strong>balai.<br />

Untuk memperlancar kegiatan perkebunan, maskapai-maskapai<br />

Belanda membuka kantor dagangnya di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai antara lain : Kantor<br />

K.P.M., Borsumeij dan lain-lain, maka pada abad XX mulailah penduduk<br />

Bangsa Eropa tinggal menetap di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai. Assisten Resident van<br />

Asahan berkedudukan di <strong>Tanjung</strong>balai dan karena jabatannya bertindak sebagai<br />

Walikota dan Ketua Dewan (Voorzitter van den Gemeenteraad).<br />

Sebagai kota pelabuhan dan tempat kedudukan Assisten Resident<br />

<strong>Tanjung</strong>balai juga merupakan tempat kedudukan Sultan Kerajaan Asahan.<br />

Pada waktu Gementee <strong>Tanjung</strong>balai didirikan atas Besluit G.G.<br />

tanggal 27 Juni 1917 No. 284, luas wilayah Gementee <strong>Tanjung</strong>balai adalah 106<br />

Ha. Atas persetujuan Bupati Asahan melalui maklumat tanggal 11 Januari 1958<br />

No. 260 daerah-daerah yang dikeluarkan (menurut Stbl. 1917 No. 641)<br />

dikembalikan pada batas semula, sehingga menjadi seluas 200 Ha.<br />

Dengan dikeluarkannya Undang-Undang Darurat No. 9 Tahun 1956,<br />

Lembaran Negara 1956 No. 60 nama Hamintee <strong>Tanjung</strong>balai diganti dengan<br />

<strong>Kota</strong> Kecil <strong>Tanjung</strong>balai dan jabatan Walikota terpisah dari Bupati Asahan<br />

berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri tanggal 18 September 1956 No. U.P.<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI v


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

15/2/3. Selanjutnya dengan UU. No. 1 Tahun 1957 nama <strong>Kota</strong> Kecil<br />

<strong>Tanjung</strong>balai diganti menjadi <strong>Kota</strong>praja <strong>Tanjung</strong>balai.<br />

Sementara itu tercatat pula 14 Kepala Daerah yang pernah memimpin<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai sejak tahun 1957 sampai sekarang yaitu :<br />

1. Dt. Edwarsyah Syamsura [ 1956 – 1958 ]<br />

2. Wan Wasmayuddin [ 1958 – 1960 ]<br />

3. Zainal Abidin [ 1960 – 1965 ]<br />

4. Syaiful Alamsyah [ 1965 – 1967 ]<br />

5. Anwar Idris [ 1967 – 1970 ]<br />

6. Patuan Naga Nasution [ 1970 – 1975 ]<br />

7. H. Bahrum Damanik [ 1975 – 1980 ]<br />

8. Drs. H. Ibrahim Gani [ 1980 – 1985 ]<br />

9. Ir. H. Marsyal Hutagalung [ 1985 – 1990 ]<br />

10. H. Bachta Nizar Lubis, SH. [ 1990 – 1995 ]<br />

11. Drs. H. Abdul Muis Dalimunthe [ 1995 – 2000 ]<br />

12. dr. H. Sutrisno Hadi, Sp.OG dan [ 2000 – 2005]<br />

Mulkan Sinaga sebagai Wakil Walikota<br />

13. dr. H. Sutrisno Hadi, Sp.OG dan [ 2005 – 2010],<br />

Drs. H. Thamrin Munthe, M.Hum sebagai Wakil Walikota.<br />

14. Drs. H. Thamrin Munthe dan [ 2010 – sekarang ]<br />

Rolel Harahap, BA sebagai Wakil Walikota<br />

Dari tahun ke tahun <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai terus berkembang, para<br />

pendatang dari berbagai tempat dengan tujuan untuk berdagang, kemudian<br />

menetap di <strong>Tanjung</strong>balai, sehingga kota ini telah menjadi kota yang<br />

berpenduduk padat.<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI vi


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

Sebelum <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai diperluas dari hanya 199 Ha. ( 2 Km )<br />

menjadi 60 Km , kota ini pernah menjadi kota terpadat di Asia Tenggara<br />

dengan jumlah penduduk lebih kurang 40.000 orang dengan kepadatan<br />

penduduk lebih kurang 20.000 jiwa per Km .<br />

Akhirnya <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai diperluas menjadi lebih kurang 60 Km <br />

dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 20 Tahun 1987,<br />

tentang perubahan batas wilayah <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai dan Kabupaten Asahan<br />

yang terdiri dari 5(lima) kecamatan, yaitu:<br />

1. Kecamatan Datuk Bandar<br />

2. Kecamatan <strong>Tanjung</strong>balai Selatan<br />

3. Kecamatan <strong>Tanjung</strong>balai Utara<br />

4. Kecamatan Sei Tualang Raso<br />

5. Kecamatan Teluk Nibung<br />

Berdasarkan SK. Gubsu No. 146.1/3372/SK/1993 tanggal 28 Oktober<br />

1993 desa dan kelurahan telah dimekarkan menjadi bertambah 5 desa dan 7<br />

kelurahan persiapan sehingga menjadi 19 desa dan 11 kelurahan di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai. Berdasarkan Perda No.23 Tahun 2001 seluruh desa yang ada<br />

telah berubah status menjadi Kelurahan, sehingga saat ini <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

terdiri dari 30 Kelurahan.<br />

Dengan keluarnya Peraturan Daerah (Perda) <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Nomor 4 Tahun 2005 tanggal 4 Agustus 2005 tentang pembentukan Kecamatan<br />

Datuk Bandar Timur dan Nomor 3 Tahun 2006 tanggal 22 Pebruari 2006<br />

tentang Pembentukan Kelurahan Pantai Johor di Kecamatan Datuk Bandar,<br />

maka wilayah <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai menjadi 6 Kecamatan dan 31 Kelurahan.<br />

Adapun Kecamatan yang ada di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai adalah sebagai berikut :<br />

1. Kecamatan Datuk Bandar.<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI vii


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

2. Kecamatan Datuk Bandar Timur.<br />

3. Kecamatan <strong>Tanjung</strong>balai Selatan.<br />

4. Kecamatan <strong>Tanjung</strong>balai Utara.<br />

5. Kecamatan Sei Tualang Raso.<br />

6. Kecamatan Teluk Nibung<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai terletak diantara 2 58’ LU dan 99 48’ BT, dengan<br />

luas wilayah 60,529 Km 2 (6.052,9 Ha.) berada dikelilingi oleh wilayah<br />

Kabupaten Asahan dengan batas-batas sebagai berikut :<br />

1. Sebelah Selatan dengan Kecamatan Simpang Empat.<br />

2. Sebelah Utara dengan Kecamatan <strong>Tanjung</strong>balai.<br />

3. Sebelah Timur dengan Kecamatan Sei Kepayang.<br />

4. Sebelah Barat dengan Kecamatan Simpang Empat.<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI viii


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

DAFTAR ISI<br />

Kata Pengantar ...................................................................................... iii<br />

Halaman<br />

Sejarah Singkat <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai ........................................................ iv-viii<br />

Daftar Isi ............................................................................................... ix<br />

Daftar Tabel .......................................................................................... x-xiv<br />

Daftar Gambar ...................................................................................... xv<br />

Bab 1 Pendahuluan ................................................................................ 1<br />

1.1 Latar Belakang ................................................................. 2<br />

1.2 Tujuan .............................................................................. 3<br />

1.3 Langkah Penyusunan ........................................................ 3<br />

1.4 Konsep Defenisi ............................................................... 5<br />

1.5 Jenis Komoditas ............................................................... 6<br />

Bab 2 Kondisi Sektor Pertanian <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 ............. 11<br />

2.1 Sub Sektor Tanaman Padi Palawija ................................... 13<br />

2.2 Sub Sektor Tanaman Sayur-sayuran .................................. 15<br />

2.3 Sub Sektor Tanaman Buah-buahan .................................... 17<br />

2.4 Sub Sektor Peternakan ...................................................... 19<br />

2.5 Sub Sektor Perikanan ........................................................ 20<br />

Tabel-Tabel........................................................................................... 23-74<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI ix


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

DAFTAR TABEL<br />

Tabel 1.1 Produk Domestik Regional Bruto atas Dasar Harga<br />

Berlaku menurut Sektor/Sub Sektor Pertanian, Industri<br />

Pengolahan dan Lainnya di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Halaman<br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2009 – 2011 (Jutaan Rupiah) ................... 24<br />

Tabel 1.2 Produk Domestik Regional Bruto atas Dasar Harga<br />

Konstan 2000 menurut Sektor/Sub Sektor Pertanian,<br />

Industri Pengolahan dan Lainnya di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Tahun 2009 – 2011 (Jutaan Rupiah) ........................................ 25<br />

Tabel 1.3 Indeks Berantai Produk Domestik Regional Bruto atas<br />

Dasar Harga Konstan 2000 menurut Sektor/Sub Sektor<br />

Pertanian, Industri Pengolahan dan Lainnya di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2009 – 2011 (%) ...................................... 26<br />

Tabel 1.4 Indeks Berantai Produk Domestik Regional Bruto atas<br />

Dasar HargaBerlaku menurut Sektor/Sub Sektor<br />

Pertanian, Industri Pengolahan.dan Lainnya di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2009 – 2011.(%) ...................................... 27<br />

Tabel 1.5 Persentase Distribusi Sektor/Sub Sektor Pertanian,<br />

Industri Pengolahan dan Lainnya Terhadap Produk<br />

Domestik Regional Bruto atas Dasar Harga Berlaku di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2009 – 2011 (%) ............................. 28<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI x


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

Tabel 2.1 Luas Lahan Pertanian menurut Jenis Penggunaan di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2009 – 2011 (Ha) .................................... 29<br />

Tabel 2.2 Luas Lahan Sawah yang Satu Kali Penanaman Padi<br />

menurut Jenis Pengairan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun<br />

2009 – 2011 (Ha) .................................................................... 30<br />

Tabel 2.3 Luas Lahan Sawah yang Dua Kali Penanaman Padi<br />

menurut Jenis Pengairan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun<br />

2009 – 2011 (Ha) .................................................................... 31<br />

Tabel 2.4 Luas Tanam Tanaman Padi Sawah, Jagung dan Ubi<br />

Kayu, di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Ha) .............. 32<br />

Tabel 2.5 Luas Panen Padi Sawah, Jagung dan Ubi Kayu di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Ha) .................................... 33<br />

Tabel 2.6 Produksi Padi Sawah, Jagung dan Ubi Kayu di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2009 – 2011 (Ton) ................................... 34<br />

Tabel 2.7 Indeks Berantai Luas Panen Tanaman Padi Sawah,<br />

Jagung dan Ubi Kayu di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006<br />

– 2011 (%) ............................................................................. 35<br />

Tabel 2.8 Indeks Berantai Produksi Tanaman Padi Sawah, Jagung<br />

dan Ubi Kayu di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011<br />

(%) ......................................................................................... 36<br />

Tabel 2.9 Produktivitas Padi Sawah, Jagung dan Ubi Kayu di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Kw/Ha) .............................. 37<br />

Tabel 3.1 Luas Tanam Terong, Bayam, Cabe, Sawi, Kangkung,<br />

Ketimun dan Kacang Panjang di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Tahun 2006 – 2011 (Ha) ......................................................... 38<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI xi


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

Tabel 3.2 Luas Panen Tanaman Terong, Bayam, Cabe, Sawi,<br />

Kangkung, Ketimun dan Kacang Panjang di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai 2008 – 2011 (Ha) ............................................... 39<br />

Tabel 3.3 Produksi Terong, Bayam, Cabe, Sawi, Kangkung,<br />

Ketimun dan Kacang Panjang di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Tahun 2006 – 2011 (Ton) ........................................................ 40<br />

Tabel 3.4 Indeks Berantai Luas Panen Tanaman Terong, Bayam,<br />

Cabe, Sawi, Kangkung, Ketimun dan Kacang Panjang di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 ................................... 41<br />

Tabel 3.5 Indeks Berantai Produksi Tanaman Terong, Bayam, Cabe,<br />

Sawi, Kangkung, Ketimun dan Kacang Panjang di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 ............................................ 42<br />

Tabel 3.6 Produktivitas Tanaman Terong, Bayam, Cabe, Sawi,<br />

Kangkung, Ketimun dan Kacang Panjang di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Kw/Ha) .............................. 43<br />

Tabel 4.1 Produksi Buah-Buahan menurut Jenis Tanaman di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai 2006 – 2011 (Ton) ............................................. 44<br />

Tabel 4.2 Indeks Berantai Produksi Buah-Buahan menurut Jenis<br />

Tanaman di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai 2006 – 2011 ........................... 45<br />

Tabel 5.1 Banyaknya Ternak Besar/Kecil menurut Jenis di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai 2006 – 2011 (Ekor) ............................................ 46<br />

Tabel 5.2 Banyaknya Ternak Besar/Kecil menurut Jenis dan<br />

Kecamatan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 (Ekor) ............... 47<br />

Tabel 5.3 Banyaknya Unggas menurut Jenis di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

2006 – 2011 (Ekor) ................................................................. 48<br />

Tabel 5.4 Banyaknya Unggas menurut Jenis dan Kecamatan di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 (Ekor)..................................... 49<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI xii


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

Tabel 5.5 Banyaknya Produksi Kulit menurut Jenis Ternak di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Kg) .................................... 50<br />

Tabel 5.6 Persentase Banyaknya Ternak menurut Jenis di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 ............................................ 51<br />

Tabel 5.7 Persentase Banyaknya Unggas menurut Jenis di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 ............................................ 52<br />

Tabel 5.8 Indeks Berantai Banyaknya Ternak menurut Jenis di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 ............................................ 53<br />

Tabel 5.9 Indeks Berantai Banyaknya Unggas menurut Jenis di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 ................................... 54<br />

Tabel 5.10 Indeks Berantai Produksi Kulit menurut Jenis Ternak di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2007 – 2011 ................................... 55<br />

Tabel 5.11 Banyaknya Produksi Daging Ternak menurut Jenis di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Kg) ............................ 56<br />

Tabel 5.12 Banyaknya Produksi Daging menurut Jenis Ternak dan<br />

Kecamatan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 (Kg) ................. 57<br />

Tabel 5.13 Banyaknya Produksi Daging Unggas menurut Jenis di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Kg) ............................ 58<br />

Tabel 5.14 Banyaknya Produksi Daging menurut Jenis Unggas dan<br />

Kecamatan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 (Kg) ................. 59<br />

Tabel 5.15 Banyaknya Produksi Telur Unggas menurut Jenis di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Kg) .................................... 60<br />

Tabel 5.16 Banyaknya Produksi Telur Unggas menurut Jenis dan<br />

Kecamatan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 (Kg) ................ 61<br />

Tabel 5.17 Banyaknya Ternak yang Dipotong di Rumah Potong<br />

Hewan menurut Jenis Ternak di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun<br />

2006 – 2011 (Ekor) ................................................................. 62<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI xiii


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

Tabel 5.18 Banyaknya Ternak yang di Vaksinasi menurut Jenis di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Ekor) ......................... 63<br />

Tabel 6.1 Banyaknya Produksi Ikan menurut Asal Tangkapan<br />

di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Ton)....................... 64<br />

Tabel 6.2 Indeks Berantai Produksi Ikan menurut Asal Tangkapan<br />

di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 ............................... 65<br />

Tabel 6.3 Banyaknya Perahu/Kapal Penangkap Ikan menurut<br />

Kategori di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Unit) ........ 66<br />

Tabel 6.4 Banyaknya Rumah Tangga Perikanan Laut menurut<br />

Kategori Usaha di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011<br />

(Rt) ......................................................................................... 67<br />

Tabel 6.5 Banyaknya Rumah Tangga Perikanan Laut menurut Jenis<br />

Perahu di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Rt) .............. 68<br />

Tabel 6.6 Banyaknya Rumah Tangga Perikanan Laut menurut Jenis<br />

Perahu dan Kecamatan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011<br />

(Rt) ......................................................................................... 69<br />

Tabel 6.7 Banyaknya Perahu Motor Penangkap Ikan Laut menurut<br />

Kekuatan Mesin di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011<br />

(Unit)...................................................................................... 70<br />

Tabel 6.8 Banyaknya Perahu Motor Penangkap Ikan Laut menurut<br />

Kekuatan Mesin dan Kecamatan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai<br />

Tahun 2011 (Unit) .................................................................. 71<br />

Tabel 6.9 Banyaknya Alat Penangkap Ikan Laut menurut Jenis di<br />

<strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2006 – 2011 (Unit) .......................... 72<br />

Tabel 6.10 Banyaknya Alat Penangkap Ikan Laut menurut Jenis dan<br />

Kecamatan di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 (Unit) .............. 73<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI xiv


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

DAFTAR GAMBAR<br />

Gambar 1 Perkembangan Produksi Padi Sawah, Jagung dan Ubi<br />

Halaman<br />

Kayu di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2007 – 2011 ....................... 14<br />

Gambar 2 Persentase Distribusi Produksi Tanaman Sayur-sayuran<br />

menurut Komoditi di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 .............. 16<br />

Gambar 3 Perkembangan Produksi Komoditi Cabe, Sawi, Ketimun<br />

dan Kacang Panjang di <strong>Kota</strong> <strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2007 –<br />

2011 ....................................................................................... 17<br />

Gambar 4 Persentase Distribusi Jenis Buah-buahan di <strong>Kota</strong><br />

<strong>Tanjung</strong>balai Tahun 2011 ........................................................ 18<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI xv


INDIKATOR PERTANIAN KOTA TANJUNGBALAI 2011<br />

BADAN PUSAT STATISTIK KOTA TANJUNGBALAI xvi

Hooray! Your file is uploaded and ready to be published.

Saved successfully!

Ooh no, something went wrong!