BAB I - Kadin Indonesia
BAB I - Kadin Indonesia
BAB I - Kadin Indonesia
Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!
Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.
TATACARA PENDAFTARAN DAN PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
<strong>BAB</strong> I UMUM 2<br />
Pasal 1 Pengertian 2<br />
<strong>BAB</strong> II ANGGOTA BIASA 3<br />
Pasal 2 Perusahaan dan Unit-Unit Perusahaan 3<br />
Pasal 3 Tempat dan Waktu Pendaftaran 4<br />
Pasal 4 Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan 4<br />
Pasal 5 Dokumen Pendaftaran 4<br />
Pasal 6 Proses Administrasi Pendaftaran melalui <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota 5<br />
Pasal 7 Prosedur Pendaftaran Anggota Biasa Melalui Anggota Luar Biasa 6<br />
Pasal 8 Formulir Pendaftaran 7<br />
Pasal 9 Kartu Tanda Anggota Biasa 7<br />
Pasal 10 Data dan Informasi Perusahaan 9<br />
Pasal 11 Pendaftaran Ulang 9<br />
Pasal 12 Hak Banding dan Pencabutan KTA-B 9<br />
<strong>BAB</strong> III ANGGOTA TERCATAT 9<br />
Pasal 13 Pencatatan 9<br />
Pasal 14 Proses Administrasi Pencatatan 10<br />
Pasal 15 Formulir Pencatatan 11<br />
Pasal 16 Kartu Anggota Tercatat 11<br />
Pasal 17 Pencatatan Ulang 12<br />
<strong>BAB</strong> IV ANGGOTA LUAR BIASA 12<br />
Pasal 18 Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha 12<br />
Pasal 19 Tempat dan Waktu Pendaftaran 14<br />
Pasal 20 Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan 14<br />
Pasal 21 Dokumen Pendaftaran 15<br />
Pasal 22 Proses Administrasi Pendaftaran Anggota Luar Biasa 15<br />
Pasal 23 Formulir Pendaftaran 16<br />
Pasal 24 Kartu Tanda Anggota Luar Biasa 16<br />
Pasal 25 Pendaftaran Ulang 18<br />
Pasal 26 Hak Banding dan Pencabutan KTA-LB 18<br />
Pasal 27 Anggota Luar Biasa Tercatat 18<br />
<strong>BAB</strong> V KEUANGAN 18<br />
Pasal 28 Uang Pangkal 18<br />
Pasal 29 Uang Iuran 19<br />
Pasal 30 Pembagian Keuangan 21<br />
Pasal 31 Tatacara Penyetoran Keuangan 21<br />
Pasal 32 Leges 21<br />
<strong>BAB</strong> VI BASIS DATA ANGGOTA NASIONAL 22
Pasal 33 Basis Data Anggota Biasa 22<br />
Pasal 34 Legalitas dan Legitimasi dan Sanksi 22<br />
Pasal 35 Daftar Anggota 22<br />
Pasal 36 Sanksi 23<br />
<strong>BAB</strong> VII PENUTUP 23<br />
Pasal 37 Penutup 23<br />
LAMPIRAN-LAMPIRAN<br />
Lampiran 01 Contoh permintaan menjadi Anggota Biasa<br />
Lampiran 02 Formulir A Pendaftaran Pendaftaran Ulang Anggota Biasa<br />
Lampiran 03 Daftar Periksa Dokumen<br />
Lampiran 04 Format Laporan<br />
Lampiran 05 Sistem Penomoran Anggota Biasa<br />
Lampiran 06 Kode Daerah<br />
Lampiran 07 Klasifikasi Bidang Lapangan Usaha <strong>Indonesia</strong> (KBLI)<br />
Lampiran 08 Contoh KTA-B<br />
Lampiran 09 Formulir AT Pendaftaran Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong><br />
Lampiran 10 Contoh Kartu Anggota Tercatat<br />
Lampiran 11 Sistem Penomoran Anggota Tercatat<br />
Lampiran 12 Pernyataan Tidak merangkap Jabatan<br />
Lampiran 13 Contoh Permintaan menjadi ALB<br />
Lampiran 14 Formulir B Pendaftaran/Pendaftaran Ulang ALB<br />
Lampiran 15 Contoh KTA-LB<br />
Lampiran 16 Sistem Penomoran Anggota Luar Biasa<br />
Lampiran 17 Format daftar AB<br />
Lampiran 18 Format daftar ALB
KEPUTUSAN<br />
DEWAN PENGURUS<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA<br />
Nomor: Skep/ /DP/XII/2006<br />
tentang<br />
TATACARA<br />
PENDAFTARAN DAN PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
DEWAN PENGURUS KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA<br />
Menimbang : a. bahwa tatacara pendaftaran dan pendaftaran ulang anggota<br />
Kamar dagang dan Industri yang ditetapkan pertama kali pada<br />
tahun 1995 dan telah beberapa kali disempurnakan, terakhir<br />
tahun 2004, perlu disempurnakan dan ditindaklanjuti secara<br />
berkesinambungan dalam rangka memantapkan program<br />
keanggotaan <strong>Kadin</strong> secara nasional;<br />
b. bahwa untuk tujuan tersebut di atas, Dewan Pengurus Kamar<br />
Dagang dan Industri <strong>Indonesia</strong> perlu menetapkan keputusan<br />
mengenai penyempurnaan tatacara pendaftaran dan<br />
pendaftaran ulang anggota biasa Kamar Dagang dan Industri;<br />
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang<br />
dan Industri, khususnya Pasal 9 dan Pasal 10;<br />
2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar<br />
Perusahaan;<br />
3. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang<br />
dan Industri yang disetujui dengan Keputusan Presiden<br />
4.<br />
Republik <strong>Indonesia</strong> Nomor 16 Tahun 2006 tentang Persetujuan<br />
Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga<br />
Kamar Dagang dan Industri;<br />
Hasil-hasil Musyawarah Nasional Keempat Kamar Dagang dan<br />
Industri Tahun 2004;<br />
5. Hasil-hasil Musyawarah Nasional Khusus Kamar Dagang dan<br />
Industri Tahun 2005 dan Tahun 2006;<br />
Memperhatikan : 1. Hasil-hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang<br />
dan Industri (<strong>Kadin</strong>) Tahun 2006, khususnya mengenai<br />
2.<br />
Keanggotaan;<br />
Hasil-hasil Rapat Koordinasi Nasional bidang Keorganisasian dan<br />
Keanggotaan Kamar Dagang dan Industri (Rakornas Organisasi<br />
<strong>Kadin</strong>) Tahun 2006, khususnya mengenai penyempurnaan<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 1
tatacara pendaftaran dan pendaftaran ulang anggota Kamar<br />
Dagang dan Industri;<br />
Memutuskan<br />
Menetapkan : Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang Anggota Kamar<br />
Dagang dan Industri.<br />
<strong>BAB</strong> I<br />
UMUM<br />
Pasal 1<br />
Pengertian<br />
Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan:<br />
1. Undang-Undang <strong>Kadin</strong> adalah Undang-Undang Republik <strong>Indonesia</strong> Nomor 1 Tahun<br />
1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.<br />
2. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga <strong>Kadin</strong>, disingkat AD-ART <strong>Kadin</strong>, adalah<br />
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang dan Industri <strong>Indonesia</strong><br />
disetujui pemerintah dengan Keputusan Presiden Republik <strong>Indonesia</strong> Nomor 16<br />
Tahun 2006.<br />
3. Organisasi Perusahaan dengan sebutan Asosiasi, Gabungan, atau nama apapun yang<br />
serupa, adalah wadah persatuan dan kesatuan dari perusahaan-perusahaan Badan<br />
Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Koperasi maupun<br />
Badan Usaha Swasta, atau wadah komunikasi dan konsultasi antara perusahaan<br />
<strong>Indonesia</strong> dan perusahaan asing dari sesuatu negara, yang didirikan secara sah<br />
berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dasar<br />
kesamaan jenis usaha, mata dagangan atau jasa yang dihasilkan atau yang<br />
diperdagangkan, bersifat nasional ataupun daerah, yang dalam kegiatannya bersifat<br />
nirlaba, dan memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sejalan<br />
dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.<br />
4. Organisasi Pengusaha dengan sebutan Himpunan, Ikatan, atau nama apapun yang<br />
serupa, adalah wadah persatuan dan kesatuan para pengusaha, yang didirikan<br />
secara sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas<br />
dasar kesamaan tujuan, aspirasi, strata kepengusahaan, atau ciri-ciri alamiah<br />
tertentu, bersifat nasional atau daerah yang dalam kegiatannya bersifat nirlaba, dan<br />
memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sejalan dengan<br />
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.<br />
5. Dewan Bisnis dengan sebutan Dewan Kerja Sama Ekonomi, atau nama apapun yang<br />
serupa, adalah wadah konsultasi dan komunikasi antara pengusaha <strong>Indonesia</strong><br />
dengan pengusaha asing dari sesuatu negara bersifat nasional atau daerah yang<br />
dalam kegiatannya bersifat nirlaba, dan memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran<br />
Rumah Tangga yang sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang<br />
Kamar Dagang dan Industri.<br />
6. Pengusaha adalah setiap orang perseorangan atau persekutuan orang yang<br />
menjalankan sesuatu jenis perusahaan, baik perusahaan perseorangan maupun<br />
perusahaan berbadan hukum.<br />
7. Perusahaan adalah setiap bentuk usaha orang perseorangan atau persekutuan atau<br />
badan hukum yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 2
menerus, didirikan, bekerja dan berkedudukan di dalam wilayah Negara Republik<br />
<strong>Indonesia</strong> serta bertujuan memperoleh keuntungan atau manfaat dan atau laba.<br />
8. Perusahaan berbadan hukum adalah perusahaan yang dimiliki oleh persekutuan 2<br />
(dua) orang atau lebih yang didirikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,<br />
berbentuk Perseroan Terbatas (PT), koperasi, NV (Naamloze Vennotschap), firma<br />
(Fa), CV (Commaditter Vennotschap) atau Usaha Dagang (UD), yang dimiliki oleh<br />
negara (Badan Usaha Milik Negara atau BUMN), daerah (Badan Usaha Milik Daerah,<br />
atau BUMD), atau oleh swasta, baik perusahaan penanaman modal dalam negeri<br />
(PMDN) maupun perusahaan penanaman modal asing (PMA), sesuai dengan<br />
ketentuan peraturan perundang-undangan.<br />
9. Perusahaan tidak berbadan hukum adalah perusahaan milik orang perseorangan<br />
yang tidak bersekutu dengan orang lain dalam suatu perikatan hukum sesuai dengan<br />
ketentuan peraturan perundang-undangan.<br />
10. Pengurus <strong>Kadin</strong> adalah dewan pertimbangan, dewan pengurus dan pengurus komite<br />
luar negeri pada setiap tingkatan organisasi <strong>Kadin</strong>.<br />
11. Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> adalah perusahaan berbadan hukum, baik yang menjadi<br />
anggota ataupun tidak menjadi organisasi perusahaan, organisasi pengusaha, dan<br />
atau dewan bisnis, yang terdaftar pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat.<br />
12. Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> adalah organisasi-organisasi perusahaan, organisasi-<br />
organisasi pengusaha, dan dewan-dewan bisnis yang memenuhi persyaratan<br />
keanggotaan yang terdaftar pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/ Kabupaten/Kota<br />
setempat sesuai dengan tingkatan organisasinya.<br />
13. Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> adalah perusahaan perseorangan atau pengusaha informal<br />
yang tercatat pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat.<br />
14. Anggota Luar Biasa Tercatat adalah organisasi-organisasi perusahaan, organisasi-<br />
organisasi pengusaha, dan dewan-dewan bisnis, yang belum memenuhi persyaratan<br />
keanggotaan dan tercatat pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota<br />
sesuai dengan tingkatan organisasinya.<br />
15. Kartu anggota adalah suatu bentuk dokumen organisasi yang menjadi identitas<br />
sesuatu perusahaan, pengusaha, organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha<br />
sebagai anggota <strong>Kadin</strong>. Ada empat jenis kartu anggota, yakni Kartu Tanda Anggota<br />
Biasa (disingkat KTA-B) untuk perusahaan sebagaimana dimaksud butir 9, Kartu<br />
Tanda Anggota Luar Biasa (disingkat KTA-LB) untuk identitas organisasi perusahaan<br />
atau organisasi pengusaha sebagaimana dimaksud butir 10, Kartu Anggota Tercatat<br />
(disingkat KAT) untuk identitas perusahaan perseorangan atau pengusaha informal<br />
sebagaimana dimaksud butir 11, Kartu Anggota Luar Biasa Tercatat (disingkat<br />
KALBT) untuk identitas organisasi perusahaan/organisasi pengusaha sebagaimana<br />
dimaksud butir 12.<br />
<strong>BAB</strong> II<br />
ANGGOTA BIASA<br />
Pasal 2<br />
Perusahaan dan Unit-Unit Perusahaan<br />
(1) Perusahaan yang dapat diterima menjadi Anggota Biasa adalah perusahaan yang<br />
berbadan hukum sesuai dengan ketentuan Pasal 1 butir 8.<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 3
(2) Setiap kantor pusat, cabang, perwakilan dan unit produksi atau pabrik perusahaan<br />
sebagaimana dimaksud ayat (1) masing-masing mendaftar menjadi Anggota Biasa<br />
pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat domisilinya masing-masing.<br />
(3) Pengusaha yang menjadi pemilik dan/atau pengelola perusahaan atau unit usaha<br />
sebagaimana dimaksud ayat (2) yang menjadi Anggota Biasa mempunyai hak<br />
dipilih menjadi pengurus <strong>Kadin</strong> sebagaimana dimaksud Pasal 1 butir 10 sesuai<br />
dengan ketentuan AD Pasal 31 ayat (5).<br />
Pasal 3<br />
Tempat dan Waktu Pendaftaran<br />
(1) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dilakukan pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/<br />
Kota; khusus untuk Daerah Khusus Ibukota Jakarta, pendaftaran dilakukan pada<br />
<strong>Kadin</strong> DKI Jakarta.<br />
(2) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa juga dapat dilakukan melalui<br />
Anggota Luar Biasa yang ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
(3) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dapat dilakukan setiap saat pada<br />
hari kerja.<br />
(4) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa di daerah kabupaten/kota atau<br />
yang disetingkatkan dengan itu yang belum memiliki <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
dilakukan melalui dan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi setempat.<br />
Pasal 4<br />
Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan<br />
(1) Jangka waktu keanggotaan perusahaan sebagai Anggota Biasa adalah 5 (lima)<br />
tahun takwim.<br />
(2) Pada akhir tahun takwim kelima pendaftaran perusahaan sebagai Anggota Biasa<br />
harus diperpanjang dengan mendaftar ulang.<br />
(3) Perusahaan yang diterima menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> mendapatkan KTA-B <strong>Kadin</strong><br />
dengan pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran untuk sisa bulan tahun takwim<br />
berjalan.<br />
(4) Perusahaan yang sudah menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> pada tahun 2006 dan<br />
mendaftar ulang pada tahun 2007 mendapat KTA-B.<br />
(5) Perusahaan yang menjadi Anggota Biasa pada setiap tahun takwim berikutnya<br />
mulai tahun 2008 harus membayar Uang Iuran untuk satu tahun dan mendapat<br />
leges sebagaimana dimaksud Pasal 30 yang ditempelkan pada Kartu Tanda Anggota<br />
Biasa (KTA-B) <strong>Kadin</strong> setelah menyelesaikan kewajiban membayar iuran bulanan<br />
sekaligus untuk 1 (satu) tahun takwim.<br />
Pasal 5<br />
Dokumen Pendaftaran<br />
Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dilakukan mengajukan permintaan<br />
tertulis [contoh pada Lampiran 01] dengan dilengkapi fotokopi dokumen-dokumen<br />
sebagai berikut:<br />
a. Formulir Pendaftaran Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> [Formulir A, contoh pada Lampiran 02]<br />
yang sudah diisi secara lengkap;<br />
b. Dokumen-dokumen legalitas perusahaan dengan ketentuan sebagai berikut:<br />
1. bagi perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT):<br />
1) Izin Usaha,<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 4
2) Pensahan Akta Notaris di Departemen Hukum dan HAM<br />
3) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) di Dinas Perdagangan,<br />
4) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan<br />
5) neraca keuangan tahun buku terakhir;<br />
2. bagi perusahaan berbadan hukum Koperasi:<br />
1) Izin Usaha,<br />
2) persetujuan pemerintah tentang pendiriannya,<br />
3) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) di Dinas Perdagangan,<br />
4) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan<br />
5) neraca keuangan tahun terakhir;<br />
3. bagi perusahaan berbadan hukum CV (comanditer venotschap), firma (Fa) atau<br />
Usaha Dagang (UD):<br />
1) Izin Usaha,<br />
2) Akte Notaris,<br />
3) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) di Dinas Perdagangan,<br />
4) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan<br />
5) neraca keuangan tahun terakhir.<br />
c. bukti setor pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran Anggota sekaligus untuk sisa<br />
tahun takwim terhitung dari bulan pendaftaran sampai dengan bulan Desember<br />
tahun pendaftaran.<br />
Pasal 6<br />
Pendaftaran<br />
(1) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dilakukan melalui <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota tempat domisili usahanya; atau juga dapat melalui Anggota Luar<br />
Biasa yang ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
(2) Pendaftaran Anggota Biasa baru (registrasi) melalui <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota diproses<br />
menurut urutan kerja sebagai berikut:<br />
A. <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota:<br />
01. Memeriksa kelengkapan (melakukan validasi) dan meneliti kebenaran dan<br />
keabsahan (melakukan verifikasi) pengisian Formulir A dan kelengkapan<br />
dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud Pasal 5;<br />
02. Jika lengkap dan absah, membuat laporan penerimaan keanggotaan dan<br />
resume data legal dan data kompetensi perusahaan yang bersangkutan<br />
[sesuai dengan format pada Lampiran 04]; jika tidak lengkap atau ada<br />
yang diragukan kebenaran atau keabsahannya, meminta perusahaan<br />
melengkapinya dan memberikan bukti keabsahannya;<br />
03. Mencantumkan Nomor Anggota Biasa pada Formulir A [sesuai dengan<br />
sistem penomoran pada Lampiran 05 dan Lampiran 06];<br />
04. Mengirimkan laporan kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dilengkapi<br />
dengan Formulir A dan resume data legal dan data kompetensi<br />
perusahaan yang bersangkutan, sekaligus mengirimkan bukti setor bank<br />
alokasi dana hak <strong>Kadin</strong> Provinsi dan hak <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> ke rekening<br />
masing-masing.<br />
B. <strong>Kadin</strong> Provinsi menerima laporan <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan melakukan:<br />
05. Memeriksa ulang kelengkapan serta kebenaran dan keabsahan dokumen-<br />
dokumen perusahaan yang bersangkutan;<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 5
06. Jika lengkap dan benar, mencatatkan Nomor Anggota Biasa dan Nomor<br />
KTA-B yang akan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, serta<br />
mengisikan pada Buku Induk Keanggotaan <strong>Kadin</strong> Provinsi, dan pada KTA-B<br />
yang bersangkutan data:<br />
a. Nomor Klasifikasi Baku Lapangan Usaha <strong>Indonesia</strong> 2005,<br />
b. Kualifikasi perusahaan,<br />
c. Data legalitas perusahaan,<br />
d. Data kompetensi perusahaan, dan<br />
e. Data kemampuan permodalan<br />
[sesuai dengan sistem penomoran KBLI 2005 pada Lampiran 07 dan<br />
ketentuan Bab III];<br />
07. Mengirimkan KTA-B yang sudah ditandatangani Ketua Umum <strong>Kadin</strong><br />
Provinsi kepada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan.<br />
08. Menyampaikan semua Daftar Anggota Biasa yang diterima kepada <strong>Kadin</strong><br />
<strong>Indonesia</strong> sesuai dengan ketentuan Bab VI.<br />
C. <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota menerima KTA-B dari <strong>Kadin</strong> Provinsi:<br />
09. Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota menandatangani KTA-B.<br />
10. Mencatatkan data Anggota Biasa dalam Buku Induk Keanggotaan <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota.<br />
11. Menyerahkannya kepada yang berhak atas nama <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
Seluruh proses butir 01 sampai butir 11 kecuali butir 07 pada huruf A sampai huruf<br />
C di atas harus selesai dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja,<br />
terhitung sejak tanggal dikeluarkannya Tanda Terima Formulir Pendaftaran oleh<br />
<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota kepada Calon Anggota.<br />
(3) Pendaftaran Anggota Biasa melalui Anggota Luar Biasa tertunjuk yang ditetapkan<br />
oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> diproses menurut urutan kerja sebagai berikut:<br />
a. Anggota Luar Biasa tertunjuk memeriksa kelengkapan (melakukan validasi)<br />
dan meneliti kebenaran dan keabsahan (melakukan verifikasi) pengisian<br />
Formulir A dan kelengkapan dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud Pasal<br />
5;<br />
b. Anggota Luar Biasa tertunjuk menyerahkan semua dokumen pendaftaran<br />
dilengkapi dengan fotokopi kartu anggota perusahaan yang bersangkutan pada<br />
ALB bersangkutan kepada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat atau kepada <strong>Kadin</strong><br />
Provinsi setempat;<br />
c. Jika <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang menerima pendaftaran Anggota Biasa dari<br />
Anggota Luar Biasa tertunjuk sebagaimana dimaksud pada huruf b, maka<br />
<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan memprosesnya seperti dimaksud<br />
pada Pasal 5; setelah selesai menyerahkan KTA-B yang bersangkutan melalui<br />
Anggota Luar Biasa tertunjuk yang bersangkutan;<br />
d. Jika <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan yang menerima pendaftaran Anggota<br />
Biasa langsung dari Anggota Luar Biasa tertunjuk sebagaimana dimaksud pada<br />
huruf b, maka <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan segera menyerahkan data dan<br />
KTA-B yang bersangkutan ke <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan untuk<br />
kemudian memprosesnya seperti dimaksud ayat (2) huruf A dan<br />
mengirimkannya ke <strong>Kadin</strong> Provinsi untuk memprosesnya seperti dimaksud<br />
pada ayat (2) huruf B.05 dan setelah selesai menyerahkan KTA-B yang<br />
bersangkutan kepada Anggota Luar Biasa Tertunjuk untuk selanjutnya<br />
menyerahkannya kepada perusahaan yang bersangkutan;<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 6
e. Atas setiap Uang Pangkal dan Uang Iuran Tahunan Anggota Biasa yang<br />
diterimanya, Anggota Luar Biasa Tertunjuk memperoleh hak sebesar 10<br />
(sepuluh) persen.<br />
(4) Sesuai dengan ketentuan Bab III, proses validasi dan verifikasi harus dilakukan<br />
dengan teliti dan benar karena KTA-B <strong>Kadin</strong> yang diterbitkan juga merupakan<br />
informasi tepat dan akurat tentang perusahaan yang bersangkutan.<br />
(5) Jika proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melebihi batas waktu 30 (tiga<br />
puluh) hari, maka perusahaan yang bersangkutan berhak mengajukan laporan dan<br />
pengaduan kepada Dewan Pengurus Provinsi yang bersangkutan dan Dewan<br />
Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
Pasal 7<br />
Formulir Pendaftaran<br />
Formulir Pendaftaran dan Formulir Pendaftaran Ulang Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> formatnya<br />
sama, yaitu Formulir A, yang seragam untuk seluruh <strong>Indonesia</strong> dan dikeluarkan oleh<br />
<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui <strong>Kadin</strong> Provinsi dan selanjutnya mengirimkannya kepada <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota di wilayahnya masing-masing [contoh pada Lampiran 02].<br />
Pasal 8<br />
Kartu Tanda Anggota Biasa<br />
(1) Kartu Tanda Anggota Biasa (KTA-B) <strong>Kadin</strong> ada 3 (tiga) macam, yakni untuk<br />
Golongan Usaha Besar; Golongan Usaha Menengah dan Golongan Usaha Kecil,<br />
masing-masing seragam untuk seluruh <strong>Indonesia</strong>; dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />
dan dikirimkan melalui <strong>Kadin</strong> Provinsi untuk selanjutnya mengirimkannya kepada<br />
<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota di wilayah-nya masing-masing [contoh KTA-B pada<br />
Lampiran 08].<br />
(2) KTA-B merupakan bukti absah bagi perusahaan sebagai Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> telah<br />
memenuhi kewajibannya membayar Uang Iuran pada tahun takwim yang<br />
bersangkutan dan memiliki hak-hak keanggotaan, seperti hak mendapat pelayanan<br />
keorganisasian, hak mendapat informasi, hak-hak keorganisasian seperti mengikuti<br />
Munas/Muprov/Mukab/Mukota, Rapimnas/Rapimprov/Rapimkab/Rapimkot, dan<br />
kegiatan-kegiatan <strong>Kadin</strong> lainnya sesuai dengan ketentuan AD-ART <strong>Kadin</strong>.<br />
(3) <strong>Kadin</strong> Provinsi bertanggung jawab atas administrasi dan keuangan setiap<br />
pengeluaran KTA-B yang dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Selambat-lambatnya<br />
pada akhir Januari tahun berikutnya, seluruh KTA-B yang tidak digunakan harus<br />
dikembalikan ke <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Jika tidak, maka semua KTA-B yang telah<br />
dikirimkan dianggap telah dipergunakan dan karenanya harus dipertanggung-<br />
jawabkan baik administrasi maupun keuangannya.<br />
(4) KTA-B berlaku untuk 5 (lima) tahun takwim mulai tahun penerbitannya sampai<br />
dengan tanggal 31 Desember 4 (empat) tahun takwim berikutnya.<br />
(5) Ukuran dan bentuk KTA-B dicetak horisontal adalah sebagai berikut:<br />
a. ukuran A4 = 210 mm x 297 mm.<br />
b. kertas jenis manuscript paper<br />
c. halaman depan KTAB:<br />
c.1. bingkai pinggir berupa rangkaian logo kecil <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> berwarna<br />
merah.<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 7
c.2. pada bagian bawah KTA-B di dalam bingkai, sebagai latar belakang ada<br />
cetakan raster (samar-samar) baris-baris tulisan <strong>Kadin</strong> yang warnanya<br />
berbeda untuk setiap golongan usaha.<br />
c.3. di atas tengah terdapat cetak berwarna logo <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Di bawah<br />
logo terdapat tiga baris tulisan, yakni KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI,<br />
(KADIN), KARTU TANDA ANGGOTA BIASA.<br />
c.4. horisontal di tengah tercetak outline huruf KADIN dan huruf kode golongan<br />
usaha yang warnanya berbeda untuk setiap golongan usaha.<br />
c.5. di bawah baris tulisan KARTU TANDA ANGGOTA BIASA terdapat baris<br />
untuk menuliskan Nomor Keanggotaan Pemilik KTA-B (Tatacara<br />
penomoran pada lampiran 4).<br />
c.6. di bawah Nomor Keanggotaan terdapat baris-baris NAMA PERUSAHAAN,<br />
NAMA PENANGGUNG JAWAB, JABATAN, ALAMAT PERUSAHAAN, BIDANG<br />
USAHA, KUALIFIKASI PERUSAHAAN, NPWP, SURAT IZIN USAHA, baris<br />
untuk menuliskan nama kabupaten/kota dan nama provinsi tempat<br />
perusahaan terdaftar.<br />
c.7. di bawah kiri terdapat petak untuk menempatkan foto pengusaha/<br />
penanggungjawab badan usaha pemilik KTA-B. Pada foto yang<br />
bersangkutan diterakan stempel <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang<br />
bersangkutan.<br />
c.8. di bawah kanan sejajar petak terdapat cetak berwarna biru tanda tangan<br />
Ketua Umum <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dan namanya; sejajar dengan itu di tengah<br />
ruang tanda tangan Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dan<br />
baris untuk namanya; sejajar dengan itu di sebelah kirinya dekat petak<br />
foto pengusaha ruang tanda tangan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan<br />
baris untuk namanya.<br />
c.9. di baris bawah tercantum masa berlaku KTA-B, yakni tulisan Masa<br />
Berlaku Lima Tahun Takwim mulai Tahun Penerbitan KTA-B.<br />
c.10. di atas di kiri dan kanan logo <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> masing-masing terdapat 2<br />
(dua) petak untuk menempelkan leges sebagaimana dimaksud Pasal 31.<br />
d. di halaman belakang KTA-B tercantum:<br />
d.1. di bagian atas di tengah Keanggotaan Pemilik KTA-B pada Anggota Luar<br />
Biasa <strong>Kadin</strong> (Asosiasi dan atau Himpunan)<br />
d.2. di bagian bawah di tengah Nomor Klasifikasi Bidang Usaha Anggota<br />
pemilik KTA-B.<br />
(5) KTA-B dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan dinyatakan sah setelah<br />
ditandatangani oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
yang bersangkutan. Penandatanganan oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua<br />
<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tidak dapat diwakilkan, kecuali atas persetujuan Dewan<br />
Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
(6) Setiap Anggota Biasa memiliki hanya 1 (satu) KTA-B yang diberikan setelah<br />
memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 2.<br />
(7) Setiap Anggota Biasa mendapat Nomor Keanggotaan yang dicantumkan pada KTA-<br />
B miliknya. Nomor Keanggotaan setiap Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> diberikan oleh <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota yang bersangkutan dan tetap dipakai selama yang bersangkutan<br />
tidak pernah berhenti atau diberhentikan sebagai Anggota Biasa <strong>Kadin</strong>.<br />
(8) Dengan ditetapkannya Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang ini, <strong>Kadin</strong><br />
Provinsi maupun <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tidak dibenarkan mengeluarkan KTA-B<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 8
Sementara atau KTA-B Pengganti, atau Surat Keterangan Keanggotaan ataupun<br />
Surat Rekomendasi Keanggotaan sejenis lainnya.<br />
Pasal 9<br />
Pendaftaran Ulang<br />
(1) Pendaftaran ulang atau her-registrasi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> dilakukan sekali dalam 5<br />
(lima) tahun di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota; kecuali untuk Daerah Ibukota Jakarta,<br />
Pendaftaran Ulang Anggota Biasa dilakukan melalui dan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi DKI<br />
Jakarta, sesuai ketentutan Pasal 6.<br />
(2) Pendaftaran ulang melalui Anggota Luar Biasa Tertunjuk diproses sesuai ketentuan<br />
Pasal 7.<br />
(3) Jika dalam jangka 5 (lima) tahun takwim terjadi perubahan kepemilikan, status<br />
hukum dan perubahan legal lainnya pada perusahaan yang menjadi Anggota Biasa,<br />
maka perusahaan yang bersangkutan wajib melakukan pendaftaran ulang ke <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota setempat yang memprosesnya sesuai ketentuan Pasal 6.<br />
(4) Pendaftaran Ulang perusahaan sebagai Anggota Biasa tidak dikenakan kewajiban<br />
membayar Uang Pangkal.<br />
Pasal 10<br />
Hak Banding dan Pencabutan KTA-B<br />
(1) Perusahaan yang ditolak atau proses administrasi menjadi Anggota Biasa pada<br />
<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat domisilinya sebagaimana dimaksud Pasal 6 dan<br />
Pasal 11, berhak mengajukan pengaduan tertulis kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang<br />
bersangkutan dan/atau <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dengan melampirkan fotokopi dokumen-<br />
dokumen sebagaimana dimaksud Pasal 7.<br />
(2) <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dapat membatalkan dan mencabut KTA-B yang dikeluarkan oleh<br />
<strong>Kadin</strong> Provinsi sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) jika anggota<br />
yang bersangkutan terbukti tidak memenuhi persyaratan keanggotaan yang<br />
ditetapkan.<br />
<strong>BAB</strong> III<br />
ANGGOTA TERCATAT<br />
Pasal 11<br />
Pencatatan<br />
(1) Perusahaan perseorangan yang tidak berbadan hukum, termasuk perusahaan<br />
informal, adalah Anggota Tercatat jika data dasar perusahaan tercatat pada <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota di tempat domisili usahanya.<br />
(2) Pendataan perusahaan (listing) menjadi Anggota Tercatat dilakukan oleh staf atau<br />
petugas tertunjuk Sekretariat <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dengan:<br />
a. mengisi Formulir AT (Formulir Pendaftaran Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong>) rangkap<br />
dua [contoh pada Lampiran 09] yang masing-masing dilampiri dengan salinan<br />
(fotokopi):<br />
a1. Surat Keterangan dan/atau<br />
a2. Izin Usaha;<br />
b. membayar Uang Pendaftaran Anggota Tercatat yang berlaku selama satu tahun<br />
kalender.<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 9
(3) Pencatatan Perusahaan sebagai Anggota Tercatat sebagaimana dimaksud Pasal 2<br />
dilakukan setiap saat dalam tahun berjalan.<br />
Pasal 12<br />
Pencatatan<br />
(1) Pelayanan pencatatan dan pencatatan ulang Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> (listing dan re-<br />
listing) diproses menurut urutan kerja sebagai berikut:<br />
A. Staf atau petugas tertunjuk <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota melakukan:<br />
01. mengisikan Formulir AT (rangkap 2);<br />
02. Formulir AT yang sudah diisi ditandatangani oleh pihak penanggungjawab<br />
perusahaan atau yang dikuasakannya;<br />
03. menerima pembayaran Uang Iuran Tahunan Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> dan<br />
menyerahkan bukti menerima pembayaran kepada perusahaan yang<br />
bersangkutan.<br />
04. membuat laporan tertulis harian atas pencatatan perusahaan dan<br />
menyerahkan uang iuran tahunan anggota tercatat yang diterima pada<br />
setiap hari kerja kepada Direktur Eksekutif <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
masing-masing;<br />
B. Direktur Eksekutif <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota atau staf sekretariat yang<br />
ditunjuknya melakukan administrasi dengan:<br />
05. memasukkan data dasar Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> ke dalam sistem<br />
database anggota tercatat yang disediakan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>;<br />
06. mencantumkan Nomor Anggota Tercatat pada Formulir AT [mengikuti<br />
sistem penomoran sesuai Lampiran 05 dan Lampiran 06] sekaligus<br />
mengisikan data pada Kartu Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> [contoh pada<br />
Lampiran 10];<br />
07. membuat laporan tertulis harian pelaksanaan pencatatan perusahaan<br />
sebagai Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> kepada Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
masing-masing sekaligus memintanya menandatangani Kartu Anggota<br />
Tercatat untuk kemudian diserahkan kepada perusahaan yang<br />
bersangkutan oleh staf atau petugas tertunjuk;<br />
08. mengirimkan laporan bulanan tertulis kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang<br />
bersangkutan pada minggu pertama setiap bulan dengan menyertakan<br />
softcopy Daftar Anggota Tercatat yang didata selama bulan sebelumnya<br />
sekaligus mengirimkan alokasi dana hak <strong>Kadin</strong> Provinsi.<br />
C. <strong>Kadin</strong> Provinsi menerima laporan <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan melakukan:<br />
09. memasukan Daftar Anggota Tercatat ke dalam sistem database provinsi<br />
yang disediakan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>;<br />
10. mengirimkan softcopy Daftar Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> di provinsinya<br />
minimal sekali dalam tiga bulan, yakni pada akhir bulan April, Agustus dan<br />
Desember tahun berjalan kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
Pasal 13<br />
Formulir Pencatatan<br />
(1) Formulir AT adalah Formulir Pencatatan dan Formulir Pencatatan Ulang Anggota<br />
Tercatat seragam untuk setiap provinsi dan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> provinsi yang<br />
bersangkutan [contoh pada Lampiran 09].<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 10
(2) Formulir AT akan dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> provinsi kepada setiap <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota yang bersangkutan.<br />
Pasal 14<br />
Kartu Anggota Tercatat<br />
(1) Kartu Anggota Tercatat (KAT) seragam untuk setiap provinsi dan dikeluarkan oleh<br />
<strong>Kadin</strong> provinsi melalui <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota di wilayahnya masing-masing [contoh<br />
pada Lampiran 10].<br />
(2) KAT merupakan bukti bagi perusahaan sebagai Anggota Tercatat dalam<br />
menggunakan hak-hak keanggotaannya, seperti hak mendapat pelayanan advokasi<br />
dan hak mendapat informasi.<br />
(3) <strong>Kadin</strong> Provinsi bertanggung jawab atas pencetakan KAT, daftar anggota provinsi<br />
dan pengiriman daftar anggota provinsi ke <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> untuk menjadi daftar<br />
anggota nasional.<br />
(4) KAT berlaku untuk satu tahun kalender mulai tanggal 1 Januari sampai dengan<br />
tanggal 31 Desember tahun berjalan.<br />
(5) Ukuran dan bentuk KAT dicetak horisontal adalah sebagai berikut:<br />
a. ukuran A5 = 148mm x 210 mm<br />
b. kertas jenis cardboard<br />
c. bingkai pinggir berupa rangkaian logo kecil <strong>Kadin</strong> provinsi masing-masing<br />
d. pada bagian bawah KAT di dalam bingkai, sebagai latar belakang ada cetakan<br />
raster (samar-samar) baris-baris tulisan <strong>Kadin</strong> dan angka tahun masa<br />
berlakunya KAT yang warnanya berubah pada setiap tahun penerbitan KAT.<br />
e. di atas tengah terdapat cetak berwarna logo <strong>Kadin</strong> Provinsi. Di bawah logo<br />
terdapat tiga baris tulisan, yakni KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI, (KADIN),<br />
KARTU ANGGOTA TERCATAT.<br />
f. horisontal di tengah tercetak outline huruf KADIN dan angka tahun penerbitan<br />
KAT, tanda tahun berlakunya KAT yang warnanya berubah pada setiap tahun<br />
penerbitan KAT.<br />
g. di bawah baris tulisan KARTU ANGGOTA TERCATAT terdapat baris untuk<br />
menuliskan Nomor Keanggotaan Pemilik KAT.<br />
h. di bawah Nomor Keanggotaan terdapat baris-baris NAMA PENANGGUNG<br />
JAWAB/ PEMILIK, ALAMAT PERUSAHAAN, BIDANG USAHA, baris untuk<br />
menuliskan nama kabupaten/kota tempat perusahaan terdaftar.<br />
i. di bawah kiri terdapat petak untuk menempatkan foto pengusaha/ pemilik KAT;<br />
pada foto yang bersangkutan diterakan stempel <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang<br />
bersangkutan.<br />
j. di bawah kanan sejajar petak terdapat cetak berwarna biru tanda tangan<br />
Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan namanya; sejajar dengan itu di tengah<br />
ruang tanda tangan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan<br />
dan baris untuk namanya;<br />
k. di baris bawah tercantum masa berlaku KAT, yakni tulisan Masa Berlaku dari<br />
1 Januari diikuti angka tahun berjalan sampai dengan 31 Desember diikuti<br />
angka tahun berjalan.<br />
l. halaman belakang KAT blanko atau kosong.<br />
(6) KAT dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan dinyatakan sah setelah<br />
ditandatangani oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
yang bersangkutan. Penandatanganan oleh Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tidak<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 11
dapat diwakilkan, kecuali atas persetujuan Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Provinsi yang<br />
bersangkutan.<br />
(6) Setiap Anggota Tercatat memiliki hanya 1 (satu) KAT yang diberikan setelah<br />
memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 13.<br />
(7) Setiap Anggota Tercatat mendapat Nomor Anggota Tercatat (NAT) [mengikuti<br />
sistem penomoran pada Lampiran 11, Lampiran o6 dan 07] yang dicantumkan<br />
pada KAT miliknya. NAT diberikan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan<br />
dan tetap dipakai selama yang bersangkutan tidak pernah berhenti atau<br />
diberhentikan sebagai Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong>.<br />
Pasal 15<br />
Pencatatan Ulang<br />
(1) Pencatatan ulang atau re-listing Anggota Tercatat dilakukan sekali setahun oleh<br />
<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat dengan mengisi Formulir AT dan membayar Uang<br />
Pendaftaran Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong>.<br />
(2) Pencatatan ulang sebagaimana dimaksud Pasal 12 dilakukan setiap saat pada hari<br />
kerja.<br />
<strong>BAB</strong>IV<br />
ANGGOTA LUAR BIASA<br />
Pasal 16<br />
Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha<br />
(1) Organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha yang dapat diterima sebagai<br />
anggota luar biasa harus memenuhi persyaratan yang terdiri atas persyaratan<br />
umum dan persyaratan khusus.<br />
(2) Persyaratan umum Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha (termasuk<br />
Dewan Bisnis) yang dapat diterima sebagai Anggota Luar Biasa (ALB) <strong>Kadin</strong> adalah<br />
sebagai berikut:<br />
a. memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang berlandaskan UU<br />
<strong>Kadin</strong> dan sejalan dengan AD-ART <strong>Kadin</strong>, dengan mengandung penegasan<br />
tentang:<br />
1. bidang usaha sejenis yang dicakup Organisasi Perusahaan (untuk<br />
Organisasi Perusahaan); aspirasi atau tujuan yang sama (untuk Organisasi<br />
Pengusaha);<br />
2. mekanisme penyempurnaan/perubahan AD-ART melalui Musyawarah<br />
Anggota-nya;<br />
3. mekanisme pembentukan atau pemilihan kepengurusan setiap periode<br />
melalui sistem musyawarah, rapat atau kongres atau apapun nama<br />
kegiatan musyawarahnya;<br />
4. tidak berdasarkan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, ideologi/politik dan<br />
ras;<br />
b. memiliki Kode Etik Organisasi;<br />
c. tidak memiliki kesamaan nama, merek, lambang atau logo dengan organisasi<br />
sejenis yang sudah ada;<br />
d. telah berdiri dan telah melaksanakan paling sedikit 1 (satu) tahun dan telah<br />
melaksanakan paling sedikit 1 (satu) kali Musyawarah Anggota-nya menurut<br />
tingkatan keanggotaannya masing-masing, selain/di luar waktu pendiriannya;<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 12
(3) Persyaratan khusus Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha yang dapat<br />
diterima sebagai Anggota Luar Biasa (ALB) <strong>Kadin</strong> menurut tingkatan organisasi<br />
adalah sebagai berikut:<br />
a. Organisasi atau cabang organisasi, kecuali Dewan Bisnis, pada tingkat<br />
Kabupaten/Kota jumlah anggotanya minimal 20 (dua puluh) perusahaan/<br />
pengusaha;<br />
b. Organisasi tingkat provinsi atau yang pusatnya berada pada tingkat provinsi<br />
harus memiliki cabang paling sedikit 30 (tiga puluh) persen dari jumlah<br />
kabupaten/kota pada provinsi yang bersangkutan yang dibuktikan dengan KTA-<br />
LB pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan, kecuali bagi organisasi<br />
perusahaan yang dalam AD-ART-nya secara jelas menentukan tidak adanya<br />
organisasi tingkat kabupaten/kota-nya;<br />
c. Organisasi yang pusatnya berada pada tingkat nasional, cabangnya harus ada<br />
paling sedikit di 30 (tiga puluh) persen jumlah provinsi yang tersebar di lima<br />
wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara-Maluku-<br />
Papua dan dibuktikan dengan KTA-LB di provinsi yang bersangkutan, terkecuali<br />
Organisasi Perusahaan Tingkat Nasional/Provinsi yang tidak memiliki cabang di<br />
daerah, tetapi ruang lingkup usaha anggotanya berskala atau bersifat<br />
nasional/provinsi yang bersangkutan sehingga mempunyai pengaruh besar<br />
dalam perekonomian nasional/provinsi, kedudukannya sebagai Anggota Luar<br />
Biasa sama dengan kedudukan Organisasi Perusahaan Tingkat Nasional/Provinsi<br />
yang bersangkutan lainnya;<br />
(4) Anggota Luar Biasa Tingkat Nasional yang akan membuka cabang di suatu provinsi<br />
harus memenuhi ketentuan ayat (3) huruf b, terkecuali Organisasi Perusahaan<br />
Tingkat Provinsi yang tidak memiliki cabang di kabupaten/kota di daerah provinsi<br />
yang bersangkutan, tetapi ruang lingkup usaha anggotanya berskala atau bersifat<br />
nasional/provinsi yang bersangkutan sehingga mempunyai pengaruh besar dalam<br />
perekonomian nasional/provinsi, kedudukannya sebagai Anggota Luar Biasa sama<br />
dengan kedudukan Organisasi Perusahaan Tingkat Nasional/Provinsi yang<br />
bersangkutan lainnya sebagaimana dimaksud AD Pasal 1 huruf g.<br />
(5) Persyaratan keanggotaan perusahaan/pengusaha pada Organisasi Perusahaan/<br />
Organisasi Pengusaha:<br />
a. untuk Organisasi Perusahaan: Setiap perusahaan yang berbadan hukum harus<br />
memiliki Akte Pendirian, SIUP dan NPWP, bagi perusahaan yang tidak berbadan<br />
hukum harus memiliki perizinan pemerintah setempat;<br />
b. untuk Organisasi Pengusaha: Setiap pengusaha yang menjadi anggota harus<br />
memiliki fungsi/jabatan pada perusahaannya sebagai pemilik/komisaris dan/atau<br />
pengurus perusahaan (eksekutif/direksi), serta memiliki NPWP perseorangan;<br />
(6) Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha untuk menjadi Anggota Luar<br />
Biasa <strong>Kadin</strong> harus mendaftarkan diri (melakukan Registrasi) pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />
atau pada <strong>Kadin</strong> Provinsi dan <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota sesuai dengan tingkatannya;<br />
Dewan Bisnis untuk mendaftar menjadi Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> harus<br />
mendaftarkan diri (melakukan Registrasi) pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> atau pada <strong>Kadin</strong><br />
Provinsi sesuai dengan tingkatannya; dengan ketentuan sebagai berikut:<br />
a. Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha Tingkat Pusat yang memenuhi<br />
persyaratan sebagaimana dimaksud ayat (3) huruf c mendaftar pada <strong>Kadin</strong><br />
<strong>Indonesia</strong>;<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 13
. Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha Tingkat Provinsi yang yang<br />
memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud ayat (3) huruf b mendaftar pada<br />
<strong>Kadin</strong> Provinsi setempat;<br />
c. Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha yang hanya ada di suatu<br />
daerah kabupaten/kota, mendaftar pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat.<br />
Pasal 17<br />
Tempat dan Waktu Pendaftaran<br />
(1) Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha yang memenuhi syarat<br />
sebagaimana dimaksud Pasal 16 mendaftar menjadi Anggota Luar Biasa pada <strong>Kadin</strong><br />
<strong>Indonesia</strong>/Provinsi/Kabupaten/Kota sesuai dengan tingkatannya.<br />
(2) Pendaftaran Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha sebagaimana<br />
dimaksud ayat (1) dilakukan pada hari kerja.<br />
(3) Pendaftaran Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha sebagaimana<br />
dimaksud ayat (1) di daerah kabupaten/kota atau yang disetingkatkan dengan itu<br />
yang belum memiliki <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dilakukan melalui dan oleh <strong>Kadin</strong><br />
Provinsi setempat.<br />
Pasal 18<br />
Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan<br />
(1) Jangka waktu keanggotaan organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha<br />
sebagai Anggota Luar Biasa adalah 5 (lima) tahun takwim.<br />
(2) Pada akhir tahun takwim kelima pendaftaran organisasi perusahaan dan organisasi<br />
pengusaha sebagai Anggota Luar Biasa harus diperpanjang.<br />
(3) Organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha yang diterima menjadi Anggota<br />
Luar Biasa <strong>Kadin</strong> pada setiap tahun takwim sesudah tahun pendaftarannya<br />
mendapat leges atau tanda bukti lunas yang ditempelkan pada Kartu Tanda<br />
Anggota Luar Biasa (KTA-LB) <strong>Kadin</strong> setelah menyelesaikan kewajiban membayar<br />
iuran bulanan sekaligus untuk 1 (satu) tahun takwim.<br />
(4) Leges sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diterbitkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> setiap<br />
tahun dengan warna berbeda-beda, baik menurut golongan usaha maupun menurut<br />
tahun penerbitannya.<br />
Pasal 19<br />
Dokumen Pendaftaran<br />
Pendaftaran dilakukan dengan mengajukan permintaan tertulis [contoh pada Lampiran<br />
13] menjadi Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> yang dilengkapi dengan fotokopi dokumen-<br />
dokumen sebagai berikut:<br />
a. Formulir Pendaftaran yang sudah diisi [contoh pada Lampiran 14].<br />
b Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;<br />
c. Susunan Pengurus dan Daftar Cabang sebagaimana dimaksud ART <strong>Kadin</strong> Pasal 5<br />
huruf f, g dan h, kecuali untuk Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha<br />
sebagaimana dimaksud ART <strong>Kadin</strong> Pasal 5 huruf h dan huruf i;<br />
d. Daftar alamat anggota Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha;<br />
e. Bukti setor bank pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran.<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 14
Pasal 20<br />
Pendaftaran<br />
(1) Pendaftaran Anggota Luar Biasa dilakukan pada setiap tingkatan <strong>Kadin</strong> sesuai<br />
dengan tingkatan Organisasi Perusahaan atau Organisasi Pengusaha sebagaimana<br />
dimaksud Pasal 17.<br />
(2) Pendaftaran Anggota Luar Biasa pada setiap tingkatan dilakukan menurut urutan<br />
kerja sebagai berikut:<br />
01. Memeriksa kebenaran pengisian Formulir Pendaftaran (rangkap 4) dan<br />
kelengkapan dokumen-dokumen lampirannya sebagaimana ditentukan dalam<br />
Pasal 16 ayat (2) dan ayat (3). Jika lengkap dan benar, Calon Anggota Luar<br />
Biasa membayar Uang Pangkal.<br />
02. Menyusun resume dan laporan penelitian tentang permohonan keanggotaan.<br />
03. Keputusan menolak atau menerima permohonan yang bersangkutan<br />
dilakukan oleh Tim Penerimaan ALB <strong>Kadin</strong> yang bersifat lintas sektoral yang<br />
dibentuk oleh <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan.<br />
a. Jika diterima, <strong>Kadin</strong> memproses lanjut:<br />
1) Mengisikan Nomor Anggota Luar Biasa dan Nomor Klasifikasi Bidang<br />
Usahanya dalam Buku Induk Keanggotaan Luar Biasa dan pada KTA-<br />
LB yang bersangkutan [Tabel Klasifikasi Bidang usaha pada<br />
Lampiran 07].<br />
2) Menerbitkan Surat Keputusan Penerimaan Pendaftaran/ Pendaftaran<br />
Ulang Anggota Luar Biasa dan mengirimkan tembusannya kepada<br />
tingkatan organisasi di atas dan di bawah <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan.<br />
3) Anggota Luar Biasa yang bersangkutan untuk membayar Uang Iuran<br />
sekaligus untuk sisa tahun berjalan.<br />
4) Menyerahkan Surat Keputusan Penerimaan Anggota Luar Biasa dan<br />
KTA-LB kepada yang bersangkutan.<br />
b. Jika tidak diterima atau ditolak, maka <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan membuat<br />
surat penolakan kepada yang bersangkutan dengan tembusan kepada<br />
tingkatan organisasi di atas dan di bawah <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan; dan<br />
Uang Pangkal yang telah diterima dikembalikan kepada yang<br />
bersangkutan.<br />
05. Seluruh proses pada butir 01 sampai butir 03 di atas harus selesai dalam<br />
waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja, terhitung sejak tanggal<br />
dikeluarkannya Tanda Terima Formulir Pendaftaran yang dilampiri dengan<br />
dokumen-dokumen yang lengkap.<br />
(4) Jika proses sebagaimana dimaksud pada ayat (2) melebihi batas waktu 30 (tiga<br />
puluh) hari kerja, maka Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang<br />
bersangkutan berhak mengajukan laporan dan pengaduan kepada Dewan Pengurus<br />
yang setingkat lebih tinggi.<br />
Pasal 21<br />
Formulir Pendaftaran<br />
(1) Formulir Pendaftaran/Pendaftaran Ulang Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> seragam untuk<br />
seluruh <strong>Indonesia</strong> dan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> [contoh pada Lampiran<br />
14].<br />
(2) Formulir Pendaftaran/Pendaftaran Ulang untuk tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota<br />
akan dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> berdasarkan permintaan <strong>Kadin</strong> Provinsi.<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 15
Pasal 22<br />
Kartu Tanda Anggota Luar Biasa<br />
(1) Kartu Tanda Anggota Luar Biasa (KTA-LB) <strong>Kadin</strong> seragam untuk seluruh <strong>Indonesia</strong><br />
dan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui <strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota<br />
setempat.<br />
(2) KTA-LB merupakan bukti absah bagi Organisasi Perusahaan dan Organisasi<br />
Pengusaha di setiap tingkatan <strong>Kadin</strong> telah memenuhi kewajibannya membayar<br />
Uang Iuran pada tahun takwim yang bersangkutan dan untuk menggunakan hak-<br />
hak keanggotaan, seperti hak mendapat pelayanan keorganisasian, hak mendapat<br />
informasi, hak-hak keorganisasian seperti mengikuti Munas/Muprov/Mukab/Mukota,<br />
Rapimnas/Rapimprov/Rapimkab/Rapimkota, dan kegiatan-kegiatan <strong>Kadin</strong> lainnya<br />
sesuai ketentuan AD-ART <strong>Kadin</strong>.<br />
(3) Setiap tingkatan <strong>Kadin</strong> bertanggung jawab atas administrasi dan keuangan setiap<br />
pengeluaran KTA-LB yang dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Pada setiap akhir tahun<br />
berjalan, KTA-LB yang tidak digunakan harus dikembalikan ke <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>, jika<br />
tidak, maka semua KTA-LB yang telah dikirimkan dianggap telah dipergunakan dan<br />
karenanya harus dipertanggungjawabkan baik administrasi maupun keuangannya.<br />
(4) KTA-LB berlaku untuk 5 (lima) tahun takwim terhitung mulai tahun penerbitan KTA-<br />
LB.<br />
(5) Ukuran dan bentuk KTA-LB dicetak horisontal adalah sebagai berikut:<br />
a. ukuran A4 = 210 mm x 297 mm<br />
b. kertas jenis manuscript paper 90 gr<br />
c. bingkai pinggir berupa rangkaian logo kecil <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> berwarna merah<br />
d. pada dasar KTA-LB di dalam bingkai, sebagai latar belakang ada cetakan raster<br />
(samar-samar) baris-baris tulisan KADIN dan angka tahun penerbitan KTA-LB.<br />
e. di atas tengah terdapat cetak timbul berwarna logo <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Di bawah<br />
logo terdapat tiga baris tulisan berwarna, yakni KAMAR DAGANG DAN<br />
INDUSTRI, (KADIN), KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA yang warnanya<br />
berubah pada setiap tahun penerbitan KTA-LB.<br />
f. horizontal di tengah tercetak outline huruf KADIN dan angka tahun penerbitan<br />
KTA-LB.<br />
g. di bawah baris tulisan KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA terdapat baris<br />
untuk menuliskan Nomor Keanggotaan Pemilik KTA-LB [Sistem Nomor<br />
Keanggotaan Luar Biasa pada Lampiran 16, Lampiran 06 dan Lampiran<br />
07].<br />
h. Tanda tangan Ketua Umum/Ketua <strong>Kadin</strong> pada KTA-LB:<br />
h.1. KTA-LB Tingkat Pusat:<br />
di bawah kanan terdapat ruang tanda tangan Ketua Umum dan baris<br />
untuk namanya.<br />
h.2. KTA-LB Tingkat Provinsi:<br />
di bawah kanan terdapat cetak berwarna biru tanda tangan Ketua Umum<br />
<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dan namanya, sejajar dengan itu di tengah ruang tanda<br />
tangan Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dan baris untuk<br />
namanya.<br />
h.3. KTA-LB Tingkat Kabupaten/Kota:<br />
di bawah kanan terdapat cetak berwarna biru tanda tangan Ketua Umum<br />
<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dan namanya, sejajar dengan itu di tengah ruang tanda<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 16
tangan Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan di kanannya ruang tanda tangan<br />
Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan dan baris untuk<br />
namanya.<br />
i. di antara baris tulisan KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA dan baris tanda<br />
tangan (huruf g dan huruf h di atas) terdapat baris-baris untuk menuliskan:<br />
i.1. nama Anggota Luar Biasa yang bersangkutan<br />
i.2. alamat,<br />
i.3. dan nomor klasifikasi Bidang Usaha Anggota Luar Biasa yang<br />
bersangkutan [Nomor Klasifikasi Bidang Usaha pada Lampiran 07].<br />
j. di baris bawah tercantum masa berlaku KTA-LB, yakni tulisan Masa Berlaku<br />
Lima Tahun Takwim Terhitung Mulai Tahun Penerbitannya sampai dengan<br />
Tahun Leges Terakhir pada Petak Kanan Atas.<br />
k. halaman belakang KTA-LB tidak dicetak atau halaman kosong.<br />
(5) KTA-LB dikeluarkan oleh setiap tingkatan organisasi <strong>Kadin</strong> dan dinyatakan sah<br />
setelah ditandatangani oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota yang bersangkutan. Penandatanganan oleh Ketua Umum/Ketua<br />
tidak dapat diwakilkan, kecuali atas persetujuan Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
(6) Setiap Anggota Luar Biasa memiliki hanya 1 (satu) KTA-LB yang diberikan setelah<br />
memenuhi persyaratan berikut:<br />
a. Mengajukan permintaan tertulis menjadi Anggota Luar Biasa dan mengisi<br />
Formulir Pendaftaran Anggota Luar Biasa yang ditandatangani oleh Ketua<br />
Umum Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang bersangkutan dan<br />
dilampiri dengan dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud Pasal 16 ayat (2),<br />
dan atau<br />
b. Mengajukan perpanjangan keanggotaan secara tertulis dengan mengisi<br />
Formulir Pendaftaran Ulang Anggota Luar Biasa dan dilampiri dengan daftar<br />
pengurus dan daftar anggotanya.<br />
c. Menyerahkan copy bukti setor pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran<br />
Anggota Luar Biasa sebagaimana dimaksud Pasal 26 ayat (4) dan Pasal 27 ayat<br />
(3).<br />
(7) Setiap Anggota Luar Biasa mendapat Nomor Keanggotaan yang dicantumkan pada<br />
KTA-LB miliknya. Nomor Keanggotaan setiap Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> tetap<br />
dipakai atau tidak berubah selama yang bersangkutan tidak pernah berhenti atau<br />
diberhentikan sebagai Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong>.<br />
(8) Dengan ditetapkannya Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang ini, setiap<br />
tingkatan <strong>Kadin</strong> tidak dibenarkan mengeluarkan KTA-LB Sementara atau KTA-LB<br />
Pengganti, Surat Keterangan Keanggotaan ataupun Surat Rekomendasi<br />
Keanggotaan sejenis lainnya.<br />
Pasal 23<br />
Pendaftaran Ulang<br />
(1) Pendaftaran ulang atau her-registrasi Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> dilakukan sekali<br />
dalam 5 (lima) tahun di <strong>Kadin</strong> yang sesuai dengan tingkatan organisasinya.<br />
(2) Pendaftaran ulang melalui Anggota Luar Biasa Tertunjuk diproses sesuai ketentuan<br />
Pasal 22.<br />
(3) Jika dalam jangka 5 (lima) tahun takwim terjadi perubahan status hukum dan<br />
perubahan legal lainnya pada Anggota Luar Biasa yang bersangkutan, maka<br />
Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang bersangkutan wajib melakukan<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 17
pendaftaran ulang ke <strong>Kadin</strong> yang sesuai tingkatan organisasinya mengikuti<br />
ketentuan Pasal 22.<br />
(4) Pendaftaran Ulang Anggota Luar Biasa tidak dikenakan kewajiban membayar Uang<br />
Pangkal.<br />
Pasal 24<br />
Hak Banding dan Pencabutan KTA-LB<br />
(1) Organisasi perusahaan/organisasi pengusaha yang ditolak atau proses administrasi<br />
menjadi Anggota Biasa pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat domisilinya<br />
sebagaimana dimaksud Pasal 22, berhak mengajukan pengaduan tertulis kepada<br />
<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dengan melampirkan fotokopi dokumen-dokumen sebagaimana<br />
dimaksud Pasal 19.<br />
(2) <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dapat membatalkan dan mencabut KTA-LB yang dikeluarkan oleh<br />
setiap Tingkatan <strong>Kadin</strong> sebagaimana dimaksud Pasal 22 jika anggota yang<br />
bersangkutan terbukti tidak memenuhi persyaratan keanggotaan yang ditetapkan.<br />
Pasal 25<br />
Anggota Luar Biasa Tercatat<br />
Ketentuan dan tatacara pendaftaran Anggota Luar Biasa Tercatat akan diatur dalam<br />
peraturan organisasi tersendiri.<br />
<strong>BAB</strong> V<br />
KEUANGAN<br />
Pasal 26<br />
Uang Pangkal<br />
(1) Perusahaan yang baru mendaftar menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> wajib membayar<br />
Uang Pangkal Anggota sebagaimana dimaksud AD <strong>Kadin</strong> Pasal 37 huruf a yang<br />
besarnya untuk Golongan Kecil ditetapkan seragam di seluruh <strong>Indonesia</strong>; untuk<br />
Golongan Menengah dan Golongan Besar ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi masing-<br />
masing berdasarkan golongan atau kualifikasi perusahaan yang dicantumkan pada<br />
SIUP dan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing serta prinsip tidak<br />
memberatkan dengan patokan sebagai berikut:<br />
1. Golongan Kecil:<br />
a) Golongan K2 (SIUP Putih, modal sampai dengan Rp 100 juta) sebesar<br />
Rp 25.000.<br />
b) Golongan K1 (SIUP Putih, modal antara Rp 100 juta s/d Rp 200 juta)<br />
sebesar Rp 50.000.<br />
2. Golongan Menengah (SIUP Biru, modal Rp 200 juta s/d Rp 500 juta):<br />
serendah-rendahnya Rp 200.000 dan setinggi-tingginya Rp 500.000.<br />
3. Golongan Besar (SIUP Kuning, modal lebih dari Rp 500 juta):<br />
serendah-rendahnya Rp 350.000 dan setinggi-tingginya Rp 1.000.000.<br />
(2) Keputusan mengenai besarnya Uang Pangkal sebagaimana dimaksud ayat (1) butir<br />
2 dan butir 3 harus dilaporkan kepada Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> paling<br />
lambat pada akhir bulan Januari tahun berjalan.<br />
(3) Perusahaan yang baru mendaftar menjadi Anggota Tercatat tidak dikenakan<br />
ketentuan membayar Uang Pangkal.<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 18
(4) Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang baru mendaftar menjadi<br />
Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> pada tahun berjalan dikenakan kewajiban membayar<br />
Uang Pangkal dengan ketentuan sebagai berikut:<br />
a. Tingkat Pusat : Rp 5.000.000.<br />
b. Tingkat Provinsi : Rp 2.500.000.<br />
c. Tingkat Kabupaten/Kota : Rp 1.000.000.<br />
Pasal 27<br />
Uang Iuran<br />
(1) Uang Iuran Anggota sebagaimana dimaksud AD <strong>Kadin</strong> Pasal 37 huruf a adalah uang<br />
iuran bulanan untuk mendukung pembiayaan kegiatan operasional rutin dan<br />
pengembangan <strong>Kadin</strong>.<br />
(2) Perusahaan berbadan hukum sebagaimana dimaksud Pasal 2 yang menjadi<br />
Anggota Biasa pada setiap tahun takwim sesudah tahun pendaftarannya<br />
sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 atau Pasal 7 wajib membayar Uang Iuran<br />
sekaligus untuk satu tahun takwim dan berhak mendapat leges tahun takwim yang<br />
bersangkutan pada KTA-B-nya sebagai bukti penerimaan Uang Iuran.<br />
(3) Perusahaan tidak berbadan hukum sebagaimana dimaksud Pasal 11 yang menjadi<br />
Anggota Tercatat dibebaskan dari kewajiban membayar Uang Iuran, tetapi cukup<br />
membayar uang pendaftaran dan uang pengganti biaya kartu setinggi-tingginya Rp<br />
25,000 per tahun.<br />
(4) Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha sebagaimana dimaksud Pasal 16<br />
yang menjadi Anggota Luar Biasa pada setiap tahun takwim sesudah tahun<br />
pendaftarannya sebagaimana dimaksud pada Pasal 18 wajib membayar Uang Iuran<br />
sekaligus untuk satu tahun takwim dan berhak mendapat leges tahun takwim yang<br />
bersangkutan pada KTA-LB-nya sebagai bukti penerimaan Uang Iuran.<br />
(5) Anggota Biasa dan Anggota Luar Biasa yang tidak membayar Uang Iuran<br />
sebagaimana dimaksud ayat (2) dan ayat (4) sampai akhir bulan Juni tahun<br />
berjalan akan kehilangan hak-hak keanggotaannya sampai kewajibannya dipenuhi.<br />
(6) Uang Iuran Anggota ditetapkan sebagai berikut:<br />
a. Uang Iuran Anggota Biasa besarnya ditetapkan berdasarkan skala atau ukuran<br />
usaha anggota atas dasar perizinan yang dimilikinya yang dikeluarkan oleh<br />
Pemerintah/Pemerintah Daerah, seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan);<br />
untuk Golongan Kecil besarnya seragam di seluruh <strong>Indonesia</strong>, dan untuk<br />
Golongan Besar dan Golongan Menengah ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi sesuai<br />
dengan kondisi daerah masing-masing, dan prinsip tidak memberatkan<br />
anggota dengan patokan sebagai berikut:<br />
1. Golongan Kecil:<br />
1) Golongan K2 (SIUP Putih, modal sampai dengan Rp 100 juta) sebesar<br />
Rp 10.000 per bulan.<br />
2) Golongan K1 (SIUP Putih, modal antara Rp 100 juta s/d Rp 200 juta)<br />
sebesar Rp 25.000 per bulan.<br />
2. Golongan Menengah (SIUP Biru, modal antara Rp 200 juta s/d Rp 500<br />
juta):<br />
serendah-rendahnya Rp 60.000 dan setinggi-tingginya Rp 150.000 per<br />
bulan.<br />
3. Golongan Besar (SIUP Kuning, modal lebih dari Rp 500 juta):<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 19
serendah-rendahnya Rp 200.000 dan setinggi-tingginya Rp 500.000 per<br />
bulan.<br />
b. Bagi Anggota Biasa yang telah menjadi anggota pada Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong>,<br />
yaitu Organisasi Perusahaan, Organisasi Pengusaha, atau Dewan Bisnis,<br />
dikenakan Uang Iuran Anggota sebesar 50% (lima puluh persen) dari jumlah<br />
yang ditentukan dalam Pasal 11 ayat (2) dan ayat (3) setelah yang<br />
bersangkutan memberikan bukti telah memiliki kartu tanda keanggotaan yang<br />
masih berlaku dari Organisasi Perusahaan, Organisasi Pengusaha, atau Dewan<br />
Bisnis anggota <strong>Kadin</strong>.<br />
(3) Uang Iuran Anggota Luar Biasa ditetapkan sebagai berikut:<br />
a. Uang Iuran Anggota Luar Biasa, sebagaimana dimaksud AD <strong>Kadin</strong> Pasal 37<br />
huruf a, besarnya ditetapkan berdasarkan prinsip pengembangan tertib<br />
administrasi organisasi dan keanggotaan pada setiap Organisasi<br />
Perusahaan/Organisasi Pengusaha, yakni sebesar 2,5 (dua setengah) persen<br />
dari jumlah uang iuran bulanan anggota yang diterima oleh Organisasi<br />
Perusahaan/Organisasi Pengusaha sesuai tingkatannya yang menjadi Anggota<br />
Luar Biasa <strong>Kadin</strong>, dengan ketentuan serendah-rendahnya sebagai berikut:<br />
a.1. Tingkat Pusat : Rp 200.000 per bulan;<br />
a.2. Tingkat Provinsi : Rp 100.000 per bulan;<br />
a.3. Tingkat Kabupaten/Kota : Rp 50.000 per bulan.<br />
b. Uang Iuran Anggota Luar Biasa sebagaimana dimaksud huruf a di atas harus<br />
dibayarkan oleh Anggota Luar Biasa sekaligus untuk sisa bulan tahun takwim<br />
bagi yang baru mendaftar sesuai ketentuan Pasal 17 dan Pasal 18; dan<br />
sekaligus 12 (dua belas) bulan setiap tahun takwim berikutnya sesuai<br />
ketentuan Pasal 18 ayat (3).<br />
(6) Uang Iuran Anggota Biasa/Anggota Luar Biasa harus dibayar sekaligus untuk 1<br />
(satu) tahun takwim melalui bank tertunjuk paling lambat tanggal 30 Juni tahun<br />
berjalan; dan berdasarkan bukti setor pembayaran Uang Iuran tersebut <strong>Kadin</strong><br />
setempat menempelkan leges yang sesuai sebagaimana ditentukan pada Pasal 4<br />
atau Pasal 18.<br />
Pasal 28<br />
Pembagian Keuangan<br />
(1) Sesuai dengan ART <strong>Kadin</strong> Pasal 13 ayat (1), Uang Pangkal dan Uang Iuran Anggota<br />
Biasa dan Anggota Luar Biasa dibagi sebagai berikut:<br />
a. Untuk <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> 10 (sepuluh) persen;<br />
b. Untuk <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan sebesar 20 (dua puluh) sampai<br />
dengan 40 (empat puluh) persen;<br />
c. Untuk <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan sebesar antara 50 (lima<br />
puluh) sampai dengan 70 (tujuh puluh) persen;<br />
d. Penetapan besarannya untuk masing-masing sebagaimana dimaksud huruf b<br />
dan huruf c ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi masing-masing dan dilaporkan<br />
kepada Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> termasuk tanggal pemberlakuannya.<br />
(2) Uang Iuran Anggota Tercatat dibagi sebagai berikut:<br />
a. <strong>Kadin</strong> Provinsi 40 (empat puluh) persen<br />
b. <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan 60 (enam puluh) persen.<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 20
Pasal 29<br />
Tanggungjawab Keuangan<br />
(1) <strong>Kadin</strong> Provinsi bertanggung jawab sepenuhnya atas administrasi dan keuangan dari<br />
penerbitan KTA-B, serta atas pelaksanaan pembagian keuangan yang diperoleh dari<br />
Uang Pangkal dan Uang Iuran Anggota sebagaimana dimaksud Pasal 28.<br />
(2) <strong>Kadin</strong> Provinsi mengirimkan dana Uang Pangkal dan Uang Iuran yang menjadi hak<br />
<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> langsung kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui rekening Bank Mandiri<br />
Cabang Fakhruddin Jakarta nomor 121-00-9601850-6 disertai dengan daftar<br />
anggota yang membayar Uang Pangkal dan Uang Iuran.<br />
Pasal 30<br />
Leges<br />
(1) Leges sebagaimana dimaksud pada Pasal 4 dan Pasal 19 adalah tanda bukti lunas<br />
pembayaran uang iuran bulanan anggota biasa atau anggota luar biasa sekaligus<br />
untuk 1 (satu) tahun takwim.<br />
(2) Leges terdiri atas 2 (dua) jenis, yakni:<br />
a. leges untuk Anggota Biasa, dan<br />
b. leges untuk Anggota Luar Biasa.<br />
(3) Leges untuk anggota biasa terdiri atas 3 (tiga) macam, yaitu:<br />
a. leges Anggota Biasa untuk Golongan Kecil,<br />
b. leges Anggota Biasa untuk Golongan Menengah, dan<br />
c. leges Anggota Biasa untuk Golongan Besar.<br />
(4) Bentuk dan warna setiap leges berbeda-beda, baik menurut keanggotaan, golongan<br />
usaha, maupun tahun penerbitan.<br />
(5) Leges ditempelkan pada petak kolom yang ada pada setiap KTA-B atau KTA-LB.<br />
<strong>BAB</strong> VI<br />
DAFTAR ANGGOTA<br />
Pasal 31<br />
Daftar Anggota<br />
(1) <strong>Kadin</strong> setiap tingkatan organisasi harus membangun dan memiliki Daftar Anggota<br />
yang disusun berdasarkan data dari pendaftaran dan pendaftaran ulang Anggota<br />
Biasa, Anggota Tercatat dan Anggota Luar Biasa masing-masing yang bersifat<br />
terbuka untuk semua pihak.<br />
(2) Daftar anggota sebagaimana dimaksud ayat (1) memuat identitas, data serta<br />
keterangan lainnya yang menjadi sumber informasi resmi bagi semua pihak<br />
berkepentingan dalam rangka memberikan kepastian berusaha.<br />
(3) Legitimasi organisasi <strong>Kadin</strong> terukur dari jumlah anggota biasa dan anggota tercatat<br />
yang dibuktikan dengan adanya daftar anggota yang dimilikinya.<br />
(4) <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota wajib mengirimkan Daftar Anggota Biasa masing-masing<br />
kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dan langsung kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />
secara berkala, yakni pada akhir bulan April, Agustus dan Desember tahun berjalan,<br />
dalam bentuk dokumen elektronik (softcopy) dan/atau dalam bentuk dokumen<br />
tercetak (hardcopy) sesuai dengan format pada Lampiran 17 dan Lampiran 18.<br />
(5) <strong>Kadin</strong> Provinsi wajib mengirimkan daftar Anggota Luar Biasa masing-masing kepada<br />
<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> daftar Anggota Luar Biasa kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> secara berkala,<br />
yakni pada akhir bulan April, Agustus dan Desember tahun berjalan, dalam bentuk<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 21
dokumen elektronik (softcopy) dan/atau dalam bentuk dokumen tercetak<br />
(hardcopy) sesuai dengan format pada Lampiran 18.<br />
(6) Data atau dokumen elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (3) dapat<br />
dikirimkan langsung kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui alamat email:<br />
anggota@kadin-indonesia.or.id<br />
<strong>BAB</strong> VII<br />
PENUTUP<br />
Pasal 32<br />
Sanksi<br />
<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota yang tidak mengirimkan daftar anggota sebagaimana<br />
dimaksud Pasal 31 akan dikenakan sanksi berupa pemberhentian pengiriman KTA-B dan<br />
KTA-LB serta sanksi sebagaimana dimaksud pada ART Pasal 18 dan Pasal 19.<br />
Pasal 33<br />
Penutup<br />
(1) Hal-hal yang belum diatur di dalam Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang<br />
Anggota ini akan ditetapkan kemudian oleh Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />
(2) Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang Anggota ini berlaku mulai tanggal 1<br />
Januari 2007.<br />
Ditetapkan di : Jakarta<br />
pada tanggal : Desember 2006<br />
DEWAN PENGURUS<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA<br />
Ketua Umum<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 22<br />
Mohamad S. Hidayat
KOP SURAT PERUSAHAAN<br />
Lampiran 01<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Nomor : ............................................................. ............................, ..............................,<br />
Lampiran : Dokumen pendaftaran Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Perihal : Pendaftaran/pendaftaran ulang Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Dengan hormat,<br />
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:<br />
nama :<br />
nama perusahaan :<br />
jabatan :<br />
alamat perusahaan :<br />
Yth. Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong><br />
..................................<br />
Jalan<br />
..........................................................<br />
.<br />
.......................................................<br />
........................................................................................<br />
....................................................................................<br />
........................................................................................<br />
....................................................................................<br />
........................................................................................<br />
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan disebut di atas, dengan<br />
ini mengajukan permintaan untuk didaftarkan sebagai Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> serta<br />
menyatakan bahwa kami akan:<br />
1. mematuhi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, Anggaran<br />
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga <strong>Kadin</strong>, serta ketentuan-ketentuan<br />
organisasi <strong>Kadin</strong> yang berlaku;<br />
2. bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran isi Formulir<br />
Pendaftaran/Pendaftaran Ulang Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> beserta dokumendokumen<br />
lampirannya;<br />
3. membayar Uang Iuran bulanan sekaligus untuk sisa tahun takwim pendaftaran<br />
perusahaan kami;<br />
4. membayar Uang Iuran bulanan tahun takwim berikutnya selama 4 (empat)<br />
tahun berturut-turut pada setiap awal tahun takwim yang bersangkutan;<br />
5. jika ada perubahan status hukum, permodalan dan hal-hal mendasar lainnya<br />
pada perusahaan kami, kami akan melakukan Pendaftaran Ulang sesuai<br />
tatacara yang ditetapkan <strong>Kadin</strong>.<br />
Atas perhatian dan diterimanya permintaan ini, kami ucapkan terima kasih<br />
.................................., .................................. 20<br />
.............................................................................<br />
.
Tembusan:<br />
<strong>Kadin</strong>da Provinsi .....................................................<br />
*) Coret yang tidak perlu<br />
Lampiran 01<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
.............................................................................<br />
.
FORMULIR PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA BIASA<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
PERUSAHAAN/KOPERASI<br />
01 Nama: 01A Nomor Anggota:<br />
02 Nama Lama: 02A Kota<br />
03 Alamat 03A Kode Pos<br />
04 Telepon: 04A E-mail:<br />
05 Faksimil: 05A Website:<br />
Lampiran 02<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Halaman 1/2<br />
06 A Contact Person: (Komisaris/Direksi/Manajemen yang mewakili perusahaan dalam kegiatan <strong>Kadin</strong>)<br />
B Jabatan:<br />
08 Status Keanggotaan: Aktif Pasif Keluar *)<br />
09 Anggota Asosiasi/Himpunan<br />
10 Uang Pangkal: Rp 10A Uang Iuran: Rp<br />
11 Tanggal Pendaftaran: 11A Tanggal Pendaftaran Ulang<br />
12 Badan Hukum: 12A Tahun Berdiri<br />
13 Pensahan Akta: 13A SIUP:<br />
14 NPWP: 14A APE 14B API<br />
15 Perizinan lainnya:<br />
07 Bank:<br />
16 Tenaga Kerja Domestik: orang 16A Tenaga Kerja Asing: orang<br />
17 Modal Dasar: Rp/USD 17A Modal Ditempatkan: Rp/USD<br />
18 Asset: Rp/USD 18A Omset: Rp/USD<br />
DIREKSI DAN KOMISARIS PERUSAHAAN/PENGURUS DAN PENGAWAS KOPERASI<br />
19 DIREKSI/PENGURUS 19A KOMISARIS/PENGAWAS<br />
a. a.<br />
b. b.<br />
c. c.<br />
d. d.<br />
e. e.<br />
20 Kelompok Usaha:<br />
21 Anak Perusahaan:<br />
KELOMPOK USAHA<br />
PRODUK<br />
22 Bidang Usaha: Perdagangan Industri (Manufaktur) Jasa<br />
23 Produk:<br />
24 Kode KLUI: 24A Kode HS:<br />
25 Merek 25A Paten:<br />
26 Kapasitas produksi:<br />
27 Pasar Utama/Negara Tujuan<br />
PABRIK (bagi industri manufaktur)<br />
28 Alamat Pabrik: 28A Kota:<br />
29 Telepon 29A Kode Pos:<br />
30 Faksimil 30A E-mail:<br />
Dengan mengisi Formulir di atas, kami menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran isinya, serta menyatakan<br />
bahwa kami akan mematuhi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, AD-ART <strong>Kadin</strong>, dan ketentuan lainnya dari<br />
organisasi <strong>Kadin</strong>.<br />
Catatan: Tanda *) = Pilih yang sesuai<br />
..............................., .......................... 20<br />
(...............................................)
LEMBAR PERSETUJUAN/PENSAHAN<br />
(diisi oleh Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan)<br />
Lampiran 02<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Halaman 2/2<br />
Permohonan yang bersangkutan untuk menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> pada<br />
<strong>Kadin</strong>da Kabupaten/Kota<br />
...........................................................................<br />
.........................., ....................... 20<br />
Mengetahui,<br />
Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong>da Provinsi<br />
...........................................................<br />
.......................................<br />
Ketua Umum<br />
dapat disetujui<br />
.........................., ....................... 20<br />
Menyetujui,<br />
Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong>da Kabupaten/Kota<br />
...........................................................<br />
.......................................<br />
Ketua
DAFTAR PERIKSA DOKUMEN<br />
PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA BIASA KADIN<br />
Perusahaan ............................................................... 1 )<br />
1. Tabel Hasil Verifikasi dan Validasi <strong>Kadin</strong> Kabupaten<br />
NO<br />
DOKUMEN DAN DATA ISIAN<br />
PENDAFTARAN ANGGOTA BIASA Ada<br />
A INFORMASI DASAR 2 )<br />
1 Nama<br />
2 Alamat<br />
3 Telepon<br />
4 FaKsimili<br />
6 Contact Person (komisaris/direksi yang mewakili dalam kegiatan <strong>Kadin</strong>)<br />
7 Uang pangkal & Uang iuran<br />
8 Badan hukum dan tahun berdiri<br />
9 Pensahan akta<br />
10 Tahun berdiri<br />
11 NPWP<br />
B INFORMASI KEUANGAN 2 )<br />
12 Bank<br />
13 Tenaga kerja<br />
14 Modal dasar<br />
15 Modal ditempatkan/disetor<br />
16 Asset<br />
17 Omset<br />
C INFORMASI KELOMPOK USAHA<br />
18 Kelompok Usaha<br />
19 Anak Perusahaan<br />
D INFORMASI PRODUK<br />
20 Bidang Usaha<br />
21 Kapasitas Produksi<br />
22 Pasar Utama/Negara Tujuan<br />
E INFORMASI PABRIK BAGI INDUSTRI MANUFAKTUR<br />
23 Alamat Pabrik<br />
24 Telepon, Faksimili<br />
25 Email dan Website<br />
Lampiran 03<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
VERIFIKASI VALIDASI<br />
Tdk<br />
Ada<br />
Sesuai<br />
Tidak<br />
Sesuai<br />
2. Catatan hasil validasi oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota:<br />
Berdasarkan dari verifikasi dan validasi yang dilakukan, <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota ..................................., memutuskan<br />
(pilih satu satu):<br />
1<br />
2<br />
Memberikan persetujuan penerbitan Kartu Tanda Anggota Biasa atas nama perusahaan .............................<br />
..........................................................................................................................................<br />
Belum dapat memberikan persetujuan penerbitan Kartu Tanda Anggota Biasa atas nama perusahaan....... dan<br />
mengembalikannya kepada Asosiasi karena persyaratan perusahaan yang kurang antara lain:<br />
a. .......................................................................................................................................<br />
b. .......................................................................................................................................<br />
Menyetujui<br />
<strong>Kadin</strong> Provinsi ......................................<br />
(Nama & tandatangan)<br />
......................, .................... 20<br />
<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kab/Kota<br />
(Nama & tanda tangan)<br />
Catatan: *) wajib diisi/ada datanya, jika tidak ada maka <strong>Kadin</strong> harus mengembalikan kepada perusahaan pendaftar<br />
**) coret salah satu
KOP KADIN KABUPATEN/KOTA ……………………………….<br />
LAPORAN VALIDASI DAN VERIFIKASI<br />
Lampiran 04<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Yang bertandatangan di bawah ini menyetakan telah melakukan validasi dan verifikasi atas<br />
dokumen-dokumen pendaftaran perusahaan disebut di bawah ini:<br />
Nama Perusahaan : ...................................................................................................<br />
...................................................................................................<br />
Alamat : ...................................................................................................<br />
...................................................................................................<br />
Penganggungjawab : ....................................................................................................<br />
....................................................................................................<br />
Dari pemeriksaan validasi dan verifikasi dokumen-dokumen tersebut, perusahaan tersebut di<br />
atas telah memenuhi persyaratan untuk diterima menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> pada <strong>Kadin</strong><br />
Kabupaten/Kota ....................................<br />
Terlampir Daftar Periksa Dokumen beserta dokumen-dokumen dimaksud.<br />
Mengetahui<br />
Direktur Eksekutif<br />
(................................)<br />
........................, ............................ 200<br />
<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota ............................<br />
Pemeriksa<br />
(..............................)
SISTEM PENOMORAN ANGGOTA BIASA<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
Lampiran 05<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Nomor keanggotaan Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> terdiri atas 14 digit, yang mengandung unsur-unsur kode<br />
sebagai berikut:<br />
a. Kode Wilayah, terdiri atas 1 digit<br />
b. Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi, terdiri atas 2 digit<br />
c. Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, terdiri atas 2 digit<br />
d. Tanda strip (-), 1 digit<br />
e. Kode Tahun Terdaftar menjadi Anggota, 2 digit<br />
f. Nomor Urut Anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat perusahaan/cabang perusahaan<br />
pendaftar, terdiri atas 6 digit<br />
1 2 3 4 5 - 6 7 8 9 10 11<br />
Nomor Urut Anggota<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi<br />
Kode Wilayah<br />
13 14<br />
Kode Tahun Jadi Anggota<br />
Misalnya: PT Mega Titan menjadi anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta (lihat<br />
Kode <strong>Kadin</strong> pada Lampiran 06) dengan nomor urut anggota 3456, maka Nomor<br />
Keanggotaan PT Mega Titan pada <strong>Kadin</strong> adalah 20404-003456.<br />
2 0 4 0 4 - 0 6 0 0 4 3<br />
Nomor Urut Anggota PT Mega Titan<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten Kulon Progo<br />
Kode <strong>Kadin</strong> DI Yogyakarta<br />
Kode Wilayah Jawa<br />
2 1<br />
Tahun PT Mega Titan Jadi Anggota
KODE DAN ALAMAT E-MAIL KADIN PROVINSI, KABUPATEN DAN KOTA<br />
101 NANGROE ACEH DARUSSALAM kadinnad@kadin-indonesia.or.id<br />
10101 Kota Banda Aceh kot.bandaaceh@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10102 Kota Sabang kot.sabang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10103 Aceh Besar kab.acehbesar@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10104 Pidie kab.pidie@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10105 Aceh Utara kab.acehutara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10106 Aceh Tengah kab.acehtengah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10107 Aceh Barat kab.acehbarat@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10108 Aceh Selatan kab.acehselatan@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10109 Aceh Timur kab.acehtimur@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10110 Aceh Tenggara kab.acehtenggara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10111 Bireuen kab.bireuen@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10112 Simeuleu kab.simeuleu@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10113 Aceh Singkil kab.acehsingkil@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10114 Kota Lhokseumawe kot.lhokseumawe@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10115 Kota Langsa kot.langsa@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10116 Aceh Barat Daya kab.acehbaratdaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10117 Gayo Lues kab.gayolues@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10118 Nagan Raya kab.naganraya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10119 Aceh Tamiang kab.acehtamiang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10120 Aceh Jaya kab.acehjaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
10121 Bener Meriah kab.benermeriah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
102 SUMATERA UTARA kadinsumut@kadin-indonesia.or.id<br />
10201 Kota Medan kot.medan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10202 Kota Binjai kot.binjai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10203 Kota Tanjung Balai kot.tanjungbalai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10204 Kota Tebing Tinggi kot.tebingtinggi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10205 Kota Pematang Siantar kot.pematangsiantar@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10206 Kota Sibolga kot.sibolga@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10207 Kota Padang Sidempuan kot.padangsidempuan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10208 Deli Serdang kab.deliserdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10209 Langkat kab.langkat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10210 Karo kab.karo@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10211 Simalungun kab.simalungun@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10212 Asahan kab.asahan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10213 Labuhan Batu kab.labuhanbatu@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10214 Tapanuli Tengah kab.tapanulitengah@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10215 Tapanuli Utara kab.tapanuliutara@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10216 Tapanuli Selatan kab.tapanuliselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10217 Nias kab.nias@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10218 Dairi kab.dairi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10219 Toba Samosir kab.tobasamosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10220 Mandailing Natal kab.mandailing@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10221 Serdang Bedagai kab.serdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10222 Nias Selatan kab.niasselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10223 Pakpak Bharat kab.pakpakbarat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10224 Humbang Hasundutan kab.humbang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
10225 Samosir kab.samosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
103 SUMATERA BARAT kadinsumbar@kadin-indonesia.or.id<br />
10301 Kota Padang kot.padang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10302 Kota Bukittinggi kot.bukittinggi@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10303 Kota Payakumbuh kot.payakumbuh@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10304 Kota Padang Panjang kot.padangpanjang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10305 Kota Solok kot.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10306 Kota Sawah Lunto kot.sawahlunto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10307 Pasaman kab.pasaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10308 Agam kab.agam@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Lampiran 06<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
1
10309 Lima Puluh Koto kab.koto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10310 Tanah Datar kab.tanahdatar@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10311 Solok kab.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10312 Sawahlunto/Sijunjung kab.sijunjung@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10313 Padang Pariaman kab.padangpariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10314 Pesisir Selatan kab.pesisirselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10315 Solok Selatan kab.solokselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10316 Pasaman Barat kab.pasamanbarat@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10317 Kota Pariaman kab.pariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10318 Dharmas Raya kab.dharmas@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
10319 Kepulauan Mentawai kab.mentawai@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
104 RIAU kadinriau@kadin-indonesia.or.id<br />
10401 Kota Pekan Baru kot.pekanbaru@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10402 Kota Dumai kot.dumai@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10403 Bengkalis kab.bengkalis@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10404 Kampar kab.kampar@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10405 Indagiri Hulu kab.indagirihulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10406 Indagiri Hilir kab.indagirihilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10407 Kuantan Singingi kab.kuantan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10408 Pelalawan kab.pelalawan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10409 Rokan Hilir kab.rokanhilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10410 Rokan Hulu kab.rokanhulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
10411 Siak kab.siak@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
105 JAMBI kadinjambi@kadin-indonesia.or.id<br />
10501 Kota Jambi kot.jambi@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10502 Batang Hari kab.batanghari@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10503 Bungo kab.bungo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10504 Tebo kab.tebo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10505 Kerinci kab.kerinci@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10506 Merangin kab.merangin@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10507 Sarolangun kab.sarolangun@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10508 Tanjung Jabung Barat kab.tanjungbarat@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10509 Tanjung Jabung Timur kab.tanjungtimur@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
10510 Muaro Jambi kab.muaro@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
106 BENGKULU kadinbengkulu@kadin-indonesia.or.id<br />
10601 Kota Bengkulu kot.bengkulu@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10602 Bengkulu Utara kab.bengkuluutara@@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10603 Bengkulu Selatan kab.bengkuluselatan@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10604 Rejang Lebong kab.rejanglebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10605 Muko-muko kab.Muko2@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10606 Seluma kab.seluma@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10607 Kaur kab.kaur@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10608 Lebong kab.lebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
10609 Kepahyang kab.kepahyang@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
107 SUMATERA SELATAN kadinsumsel@kadin-indonesia.or.id<br />
10701 Kota Palembang kot.palembang@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10702 Banyuasin kab.banyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10703 Musi Banyuasin kab.musibanyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10704 Musi Rawas kab.musirawas@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10704 Ogan Komering Ilir kab.ogankilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10705 Ogan Komering Ulu kab.ogankulu@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10706 Muara Enim kab.muaraenim@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10707 Lahat kab.lahat@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10708 Ogan Komering Ulu Timur kab.ogankulutimur@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10709 Ogan Komering Ulu Selatan kab.ogankuluselatan@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10710 Ogan ilir kab.oganilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10711 Kota Lubuk Linggau kot.lubuklinggau@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10712 Kota Pagar Alam kot.pagaralam@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
10713 Kota Prabumulih kot.prabumulih@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
2
108 LAMPUNG kadinlampung@kadin-indonesia.or.id<br />
10801 Kota Bandar Lampung kot.bandarlampung@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10802 Lampung Utara kab.lampungutara@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10803 Lampung Barat kab.lampungbarat@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10804 Lampung Tengah kab.lampungtengah@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10805 Lampung Selatan kab.lampungselatan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10806 Kota Metro kab.kot.metro@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10807 Tulang Bawang kab.tulangbawang@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10808 Tanggamus kab.tanggamus@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10809 Way Kanan kab.waykanan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
10810 Lampung Timur kab.lampungtimur@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
109 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG kadinbabel@kadin-indonesia.or.id<br />
10901 Kota Pangkal Pinang kot.pangkalpinang@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
10902 Bangka kab.bangka@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
10903 Belitung kab.belitung@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
10904 Bangka Tengah kab.bangkatengah@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
10905 Bangka Barat kab.bangkabarat@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
10906 Belitung Timur kab.belitungtimur@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
10907 Bangka Selatan kab.bangkaselatan@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
110 KEPULAUAN RIAU kadinkepri@kadin-indonesia.or.id<br />
11001 Kota Tanjung Pinang kot.tanjungpinang@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
11002 Kota Batam kot.batam@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
11003 Bintan kab.bintan@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
11004 Karimun kab.karimun@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
11005 Natuna kab.natuna@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
11006 Lingga kab.lingga@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
201 JAWA BARAT kadinjabar@kadin-indonesia.or.id<br />
20101 Kota Bandung kot.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20102 Kota Bogor kot.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20103 Kota Sukabumi kot.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20104 Kota Cirebon kot.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20105 Bekasi kab.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20106 Karawang kab.karawang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20107 Purwakarta kab.purwakarta@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20108 Subang kab.subang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20109 Bogor kab.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20110 Sukabumi kab.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20111 Cianjur kab.cianjur@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20112 Bandung kab.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20113 Garut kab.garut@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20114 Sumedang kab.sumedang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20115 Tasikmalaya kab.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20116 Ciamis kab.ciamis@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20117 Kuningan kab.kuningan@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20118 Cirebon kab.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20119 Indramayu kab.indramayu@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20120 Majalengka kab.majalengka@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20121 Kota Bekasi kot.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20122 Kota Depok kot.depok@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20123 Kota Cimahi kot.cimahi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20124 Kota Tasikmalaya kot.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
20125 Kota Banjar kot.banjar@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
202 DKI JAKARTA kadindki@kadin-indonesia.or.id<br />
20201 Jakarta Pusat kot.jakartapusat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
20202 Jakarta Barat kot.jakartabarat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
20203 Jakarta Selatan kot.jakartaselatan@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
20204 Jakarta Timur kot.jakartatimur@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
20205 Jakarta Utara kot.jakartautara@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
20206 Kepulauan Seribu kab.kplseribu@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
3
203 JAWA TENGAH kadinjateng@kadin-indonesia.or.id<br />
20301 Kota Semarang kot.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20302 Kota Tegal kot.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20303 Kota Pekalongan kot.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20304 Kota Salatiga kot.salatiga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20305 Kota Magelang kot.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20306 Kota Surakarta kot.surakarta@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20307 Semarang kab.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20308 Kendal kab.kendal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20309 Demak kab.demak@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20310 Grobogan kab.grobogan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20311 Pekalongan kab.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20312 Batang kab.batang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20313 Pemalang kab.pemalang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20314 Tegal kab.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20315 Brebes kab.brebes@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20316 Banyumas kab.banyumas@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20317 Cilacap kab.cilacap@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20318 Banjarnegara kab.banjarnegara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20319 Purbalingga kab.purbalingga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20320 Magelang kab.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20321 Temanggung kab.temanggung@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20322 Wonosobo kab.wonosobo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20323 Purworejo kab.purworejo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20324 Kebumen kab.kebumen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20325 Pati kab.pati@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20326 Kudus kab.kudus@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20327 Jepara kab.jepara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20328 Blora kab.blora@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20329 Sukoharjo kab.sukoharjo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20330 Klaten kab.klaten@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20331 Rembang kab.rembang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20332 Sragen kab.sragen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20333 Boyolali kab.boyolali@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20334 Karanganyar kab.karanganyar@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
20335 Wonogiri kab.wonogiri@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
204 DI YOGYAKARTA kadindiy@kadin-indonesia.or.id<br />
20401 Kota Yogyakarta kot.yogyakarta@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
20402 Bantul kab.bantul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
20403 Sleman kab.sleman@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
20404 Kulon Progo kab.kulonprogo@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
20405 Gunung Kidul kab.gunungkidul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
205 JAWA TIMUR kadinjatim@kadin-indonesia.or.id<br />
20501 Kota Surabaya kot.surabaya@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20502 Kota Malang kot.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20503 Kota Kediri kot.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20504 Kota Madiun kot.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20505 Kota Blitar kot.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20506 Kota Mojokerto kot.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20507 Kota Pasuruan kot.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20508 Kota Probolinggo kot.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20509 Gresik kab.gresik@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20510 Sidoarjo kab.sidoarjo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20511 Mojokerto kab.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20512 Jombang kab.jombang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20513 Bojonegoro kab.bojonegoro@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20514 Tuban kab.tuban@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20515 Lamongan kab.lamongan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20516 Madiun kab.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
4
20517 Magetan kab.magetan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20518 Ngawi kab.ngawi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20519 Ponorogo kab.ponorogo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20520 Pacitan kab.pacitan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20521 Kediri kab.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20522 Nganjuk kab.nganjuk@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20523 Blitar kab.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20524 Tulungagung kab.tulungagung@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20525 Trenggalek kab.trenggalek@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20526 Malang kab.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20527 Pasuruan kab.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20528 Probolinggo kab.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20529 Lumajang kab.lumajang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20530 Bondowoso kab.bondowoso@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20531 Situbondo kab.situbondo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20532 Jember kab.jember@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20533 Banyuwangi kab.banyuwangi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20534 Pamekasan kab.pamekasan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20535 Sampang kab.sampang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20536 Sumenep kab.sumenep@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20537 Bangkalan kab.bangkalan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
20538 Kota Batu kot.batu@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
206 BANTEN kadinbanten@kadin-indonesia.or.id<br />
20601 Kota Tangerang kot.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
20602 Kota Cilegon kot.cilegon@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
20603 Serang kab.serang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
20604 Lebak kab.lebak@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
20605 Pandeglang kab.pandeglang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
20606 Tangerang kab.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
301 KALIMANTAN BARAT kadinkalbar@kadin-indonesia.or.id<br />
30101 Kota Pontianak kot.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30102 Sambas kab.sambas@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30103 Pontianak kab.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30104 Sanggau kab.sanggau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30105 Sintang kab.sintang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30106 Kapuas Hulu kab.kapuashulu@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30107 Ketapang kab.ketapang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30108 Landak kab.landak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30109 Bengkayang kab.bengkayang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30110 Melawi kab.melawi@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30111 Sekadau kab.sekadau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
30112 Kota Singkawang kot.singkawang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
302 KALIMANTAN TENGAH kadinkalteng@kadin-indonesia.or.id<br />
30201 Kota Palangka Raya kot.palangkaraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30203 Kapuas kab.kapuas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30203 Kotawaringin Barat kot.waringinbarat@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30204 Kotawaringin Timur kot.waringintimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30205 Barito Utara kab.baritoutara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30206 Barito Selatan kab.baritoselatan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30207 Pulang Pisau kab.pulangpisau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30208 Gunung Mas kab.gunungmas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30209 Sukamara kab.sukamara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30210 Lamandau kab.lamandau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30211 Katingan kab.katingan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30212 Seruyan kab.seruyan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30213 Murung Raya kab.murungraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
30214 Barito Timur kab.baritotimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
303 KALIMANTAN SELATAN kadinkalsel@kadin-indonesia.or.id<br />
30301 Kota Banjarmasin kot.banjarmasin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
5
30302 Banjar kab.banjar@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30303 Hulu Sungai Utara kab.hulusutara@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30304 Hulu Sungai Tengah kab.hulustengah@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30305 Hulu Sungai Selatan kab.hulusselatan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30306 Kota Baru kot.baru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30307 Barito Kuala kab.baritokuala@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30308 Tapin kab.tapin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30309 Tabalong kab.tabalong@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30310 Tanah Laut kab.tanahlaut@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30311 Kota Banjar Baru kot.banjarbaru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30312 Tanah Bumbu kab.tanahbumbu@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
30313 Balangan kab.balangan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
304 KALIMANTAN TIMUR kadinkaltim@kadin-indonesia.or.id<br />
30401 Kota Samarinda kot.samarinda@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30402 Kota Balikpapan kot.balikpapan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30403 Kutai Kertanegara kab.kutaikertanegara@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30404 Berau kab.berau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30405 Bulungan kab.bulungan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30406 Pasir kab.pasir@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30407 Kota Tarakan kot.tarakan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30408 Kota Bontang kot.bontang@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30409 Kutai Timur kab.kutaitimur@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30410 Kutai Barat kab.kutaibarat@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30411 Nunukan kab.nunukan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30412 Malinau kab.malinau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
30413 Penajam Paser Utara kab.penajampaser@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
401 SULAWESI UTARA kadinsulut@kadin-indonesia.or.id<br />
40101 Kota Manado kot.manado@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40102 Kota Bitung kot.bitung@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40103 Kepulauan Sangihe kab.sangihe@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40104 Minahasa kab.minahasa@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40105 Bolaang Mongondow kab.bolaang@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40106 Minahasa Utara kab.minahasautara@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40107 Minahasa Selatan kab.minahasaselatan@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40108 Kota Tomohon kot.tomohon@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40109 Kepulauan Talaud kab.talaud@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
402 SULAWESI TENGAH kadinsulteng@kadin-indonesia.or.id<br />
40201 Kota Palu kot.palu@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40202 Buol kab.buol@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40203 Donggala kab.donggala@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40204 Poso kab.poso@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40205 Banggai kab.banggai@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40206 Banggai Kepulauan kab.banggaikepulauan@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40207 Tojo Una-Una kab.tojouna2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40208 Toli-Toli kab.toli2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40209 Parigi Moutong kab.parigimoutong@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
40210 Morowali kab.morowali@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
403 SULAWESI TENGGARA kadinsultra@kadin-indonesia.or.id<br />
40301 Kota Kendari kot.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40302 Kendari kab.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40303 Kolaka kab.kolaka@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40304 Muna kab.muna@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40305 Buton kab.buton@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40306 Konawe Selatan kab.konaweselatan@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40307 Bombana kab.bombana@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40308 Wakatobi kab.wakatobi@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40309 Kolaka Utara kab.kolakautara@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
40310 Kota Bau-bau kot.bau2@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
404 SULAWESI SELATAN kadinsulsel@kadin-indonesia.or.id<br />
6
40401 Kota Makasar kot.makasar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40402 Kota Pare-Pare kot.pare2@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40406 Tana Toraja kab.tanatoraja@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40407 Pinrang kab.pinrang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40408 Enrekang kab.enrekang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40409 Sidenreng Rappang kab.sidenrengrappang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40410 Pangkajene Kepulauan kab.pangkajene@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40411 Maros kab.maros@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40412 Gowa kab.gowa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40413 Takalar kab.takalar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40414 Jeneponto kab.jeneponto@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40415 Bantaeng kab.bantaeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40416 Bulukumba kab.bulukumba@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40417 Selayar kab.selayar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40418 Sinjai kab.sinjai@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40419 Bone kab.bone@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40420 Wajo kab.wajo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40421 Luwu kab.luwu@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40422 Luwu Utara kab.luwuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40423 Soppeng kab.soppeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40424 Barru kab.barru@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40425 Luwu Timur kab.luwutimur@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40426 Mamuju Utara void kab.mamujuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40427 Kota Palopo kot.palopo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
40428 Mamasa void kab.mamasa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
405 GORONTALO kadingorontalo@kadin-indonesia.or.id<br />
40501 Kota Gorontalo kot.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40502 Gorontalo kab.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40503 Boalemo kab.boalemo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40504 Bone Bolango kab.bonebolango@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
40505 Pohuwato kab.pohuwato@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
406 SULAWESI BARAT kadinsulbar@kadin-indonesia.or.id<br />
40601 Polewali kab.Polewali@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
40602 Mamuju kab.mamuju@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
40603 Majene kab.majene@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
40604 Mamuju Utara kab.mamujuutara@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
40605 Mamasa kab.mamasa@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
501 BALI kadinbali@kadin-indonesia.or.id<br />
50101 Kota Denpasar kot.denpasar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50102 Buleleng kab.buleleng@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50103 Jembrana kab.jembrana@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50104 Badung kab.badung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50105 Tabanan kab.tabanan@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50106 Gianyar kab.gianyar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50107 Klungkung kab.klungkung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50108 Bangli kab.bangli@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
50109 Karang Asem kab.karangasem@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
502 NUSA TENGGARA BARAT kadinntb@kadin-indonesia.or.id<br />
50201 Kota Mataram kot.mataram@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50202 Lombok Barat kab.lombokbarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50203 Lombok Tengah kab.lomboktengah@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50204 Lombok Timur kab.lomboktimur@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50205 Sumbawa kab.sumbawa@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50206 Dompu kab.dompu@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50207 Bima kab.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50208 Sumbawa Barat kab.sumbawabarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
50209 Kota Bima kot.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
503 NUSA TENGGARA TIMUR kadinntt@kadin-indonesia.or.id<br />
50301 Kota Kupang kot.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
7
50302 Sumba Barat kab.sumbabarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50303 Sumba Timur kab.sumbatimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50304 Manggarai kab.manggarai@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50305 Sikka kab.sikka@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50306 Ngada kab.ngada@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50307 Ende kab.ende@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50308 Flores Timur kab.florestimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50309 Kupang kab.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50310 Timor Tengah Selatan kab.timortselatan@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50311 Timor Tengah Utara kab.timortutara@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50312 Belu kab.belu@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50313 Alor kab.alor@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50314 Lembata kab.lembata@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50315 Manggarai Barat kab.manggaraibarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
50316 Rote Ndao kab.rotendao@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
601 MALUKU kadinmaluku@kadin-indonesia.or.id<br />
60101 Kota Ambon kot.ambon@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
60102 Maluku Tengah kab.malukutengah@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
60103 Maluku Tenggara kab.malukutenggara@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
60104 Maluku Tenggara Barat kab.malukutbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
60105 Buru kab.buru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
60106 Seram Bagian Timur kab.serambtimur@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
60107 Seram Bagian Barat kab.serambbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
60108 Kepulauan Aru kab.aru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
602 MALUKU UTARA kadinmalut@kadin-indonesia.or.id<br />
60201 Kota Ternate kot.ternate@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
60202 Kota Tidore Kepulauan kot.tidore@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
60203 Halmahera Utara kab.halmaherautara@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
60204 Halmahera Tengah kab.halmaheratengah@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
60205 Halmahera Barat kab.halmaherabarat@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
60206 Halmahera Selatan kab.halmaheraselatan@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
60207 Halmahera Timur kab.halmaheratimur@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
60208 Kepulauan Sula kab.sula@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
603 PAPUA kadinpapua@kadin-indonesia.or.id<br />
60301 Kota Jayapura kot.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60302 Jayapura kab.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60303 Biak Numfor kab.biaknumfor@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60304 Sarmi kab.sarmi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60305 Keerom kab.keerom@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60306 Boven Digoel kab.bovendigoel@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60307 Merauke kab.merauke@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60308 Jayawijaya kab.jayawijaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60309 Paniai kab.paniai@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60310 Yapen Waropen kab.yapenwaropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60311 Waropen kab.waropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60312 Asmat kab.asmat@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60313 Mappi kab.mappi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60314 Mimika kab.mimika@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60315 Nabire kab.nabire@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60316 Pegunungan Bintang kab.pegununganbintang@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60317 Puncak Jaya kab.puncakjaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60318 Tolikara kab.tolikara@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60319 Yahukimo kab.yahukimo@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
60320 Supiori Kab.supiori@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
604 IRIAN JAYA BARAT kadinirjabar@kadin-indonesia.or.id<br />
60401 Kota Sorong kot.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
60402 Sorong kab.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
60403 Sorong Selatan kab.sorongselatan@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
60404 Kaimana kab.kaimana@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
8
60405 Manokwari kab.manokwari@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
60406 Raja Ampat kab.rajaampat@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
60407 Teluk Bintuni kab.telukbintuni@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
60408 Teluk Wondama kab.telukwondama@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
60409 Fak-Fak kab.fak-fak@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
9
KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 2005<br />
Garis Besar Dua Digit<br />
A PERTANIAN, PERBURUAN DAN KEHUTANAN<br />
01 Pertanian dan Perburuan<br />
02 Kehutanan<br />
B PERIKANAN<br />
05 Perikanan<br />
C PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN<br />
10 Pertambangan batubara, penggalian gambut,<br />
gasifikasi batubara dan pembuatan briket batubara<br />
11 Pertambangan dan jasa pertambangan minyak dan<br />
gas bumi<br />
12 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />
13 Pertambangan bijih logam<br />
14 Penggalian batu-batuan, tanah liat dan pasir, serta<br />
pertambangan mineral dan bahan kimia<br />
D INDUSTRI PENGOLAHAN<br />
15 Industri makanan dan minuman<br />
16 Industri pengolahan tembakau<br />
17 Industri tekstil<br />
18 Industri pakaian jadi<br />
19 Industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki<br />
20 Industri kayu, barang-barang dari kayu (tidak<br />
termasuk mebel), dan barang-barang anyaman dari<br />
rotan, bambu, dan sejenisnya<br />
21 Industri kertas, barang dari kertas, dan sejenisnya<br />
22 Industri penerbitan, percetakan dan reproduksi media<br />
rekaman<br />
23 Industri barang-barang dari batubara, pengilangan<br />
minyak bumi dan pengolahan gas bumi, barangbarang<br />
dari hasil pengilangan minyak bumi, dan<br />
bahan bakar nuklir<br />
24 Industri kimia dan barang-barang dari bahan kimia<br />
25 Industri karet, barang dari karet, dan barang dari<br />
plastik<br />
26 Industri barang galian bukan logam<br />
27 Industri logam dasar<br />
28 Industri barang dari logam, kecuali mesin dan<br />
peralatannya<br />
29 Industri mesin dan perlengkapannya<br />
30 Industri mesin dan peralatan kantor, akuntansi, dan<br />
pengolahan data<br />
31 Industri mesin listrik lainnya dan perlengkapannya<br />
32 Industri radio, televisi, dan peralatan komunikasi,<br />
serta perlengkapannya<br />
33 Industri peralatan kedokteran, alat-alat ukur,<br />
peralatan navigasi, peralatan optik, jam dan lonceng<br />
34 Industri kendaraan bermotor<br />
35 Industri alat angkutan, selain kendaraan bermotor<br />
roda empat atau lebih<br />
36 Industri furnitur dan industri pengolahan lainnya<br />
37 Daur ulang<br />
E LISTRIK, GAS DAN AIR<br />
40 Listrik, gas, uap, dan air panas<br />
41 Pengadaan dan penyaluran air bersih<br />
F KONSTRUKSI<br />
45 Konstruksi<br />
G PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN<br />
50 Penjualan mobil, sepeda motor, dan penjualan eceran<br />
bahan bakar kendaraan<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
51 Perdagangan besar dalam negeri selain ekspor dan<br />
impor (kecuali perdagangan mobil dan sepeda motor)<br />
52 Perdagangan eceran, kecuali mobil dan sepeda motor<br />
53 Perdagangan ekspor, kecuali perdagangan mobil dan<br />
sepeda motor<br />
54 Perdagangan impor, kecuali perdagangan mobil dan<br />
sepeda motor<br />
H PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN<br />
MAKAN MINUM<br />
55 Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan<br />
minum<br />
I TRANSPORTASI, PERGUDANGAN DAN KOMUNIKASI<br />
60 Angkutan da rat dan angkutan dengan saluran pipa<br />
61 Angkutan air<br />
62 Angkutan udara<br />
63 Jasa penunjang dan pelengkap kegiatan angkutan,<br />
dan jasa perjalanan wisata<br />
64 Pos dan telekomunikasi<br />
J PERANTARA KEUANGAN<br />
65 Perantara keuangan kecuali asuransi dan dana<br />
pensiun<br />
66 Asuransi dan dana pensiun<br />
67 Jasa penunjang perantara keuangan<br />
K REAL ESTAT, USAHA PERSEWAAN DAN JASA<br />
PERUSAHAAN<br />
70 Real estat<br />
71 Jasa persewaan mesin dan peralatannya (tanpa<br />
operator), barang-barang keperluan rumah tangga<br />
dan pribadi<br />
72 Jasa komputer dan kegiatan yang terkait<br />
73 Penelitian dan pengembangan (swasta)<br />
74 Jasa perusahaan lainnya<br />
L ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, PERTAHANAN<br />
DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB<br />
75 Administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan<br />
sosial wajib<br />
M JASA PENDIDIKAN<br />
80 Jasa pendidikan<br />
N JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL<br />
85 Jasa kesehatan dan kegiatan sosial<br />
O JASA KEMASYARAKATAN. SOSIAL BUDAYA,<br />
HIBURAN DAN PERORANGAN LAINNY<br />
90 Jasa kebersihan<br />
91 Kegiatan organisasi yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
92 Jasa rekreasi, kebudayaan, dan olahraga<br />
93 Jasa kegiatan lainnya<br />
P JASA PERSEORANGAN YANG MELAYANI RUMAH<br />
TANGGA<br />
95 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />
Q BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA-<br />
INTERNASIONAL LAINNYA<br />
99 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />
lainnya<br />
X KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA<br />
00 Kegiatan yang belum jelas batasannya
KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 2005<br />
Rincian Lima Digit<br />
A PERTANIAN, PERBURUAN DAN KEHUTANAN<br />
01 PERTANIAN DAN PERBURUAN<br />
011 Pertanian tanaman pangan, tanaman perkebunan,<br />
dan hortikultura<br />
0111 Pertanian tanaman pangan dan<br />
perkebunan<br />
01111 Pertanian padi<br />
01112 Pertanian palawija<br />
Kacang merah dan kacang panjang masuk<br />
kelompok 01122.<br />
01113 Perkebunan tebu dan tanaman pemanis lainnya<br />
01114 Perkebunan tembakau<br />
01115 Perkebunan karet dan penghasil getah lainnya<br />
01116 Perkebunan tanaman bahan baku tekstil dan<br />
sejenisnya<br />
01117 Perkebunan tanaman obat/ bahan farmasi<br />
01118 Perkebunan tanaman minyak atsiri<br />
01119 Perkebunan tanaman lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
Tanaman perkebunan teh, kakao, dan kopi masuk<br />
kelompok 01135; tanaman perkebunan bumbubumbuan<br />
masuk kelompok 01137-01139.<br />
0112 Pertanian hortikultura sayuran dan bunga-bungaan<br />
01121 Pertanian hortikultura sayuran yang dipanen sekali<br />
01122 Pertanian hortikultura sayuran yang dipanen<br />
lebih dari sekali<br />
01123 Pertanian hortikultura bunga-bungaan<br />
01124 Pertanian tanaman hias lainnya<br />
01125 Pembibitan dan pembenihan<br />
hortikultura sayuran dan bungabungaan<br />
0113 Pertanian buah-buahan, perkebunan kelapa,<br />
perkebunan kelapa sawit, perkebunan tanaman<br />
untuk minuman, perkebunan jambu mete, dan<br />
perkebunan tanaman untuk rempah<br />
01131 Pertanian buah-buahan musiman<br />
01132 Pertanian buah-buahan sepanjang tahun<br />
01133 Perkebunan kelapa<br />
01134 Perkebunan kelapa sawit<br />
01135 Perkebunan tanaman untuk bahan minuman<br />
01136 Perkebunan jambu mete<br />
01137 Perkebunan lada<br />
01138 Perkebunan cengkeh<br />
01139 Perkebunan tanaman rempah lainnya<br />
012 Peternakan<br />
0121 Pembibitan dan budidaya ternak<br />
01211 Pembibitan dan budidaya sapi potong<br />
01212 Pembibitan dan budidaya sapi perah<br />
01213 Pembibitan dan budidaya kerbau potong<br />
01214 Pembibitan dan budidaya kerbau perah<br />
01215 Pembibitan dan budidaya kuda<br />
01216 Pembibitan dan budidaya kambing potong<br />
01217 Pembibitan dan budidaya kambing perah<br />
01218 Pembibitan dan budidaya domba<br />
0122 Pembibitan dan budidaya ternak lainnya<br />
01222 Pembibitan dan budidaya ayam ras<br />
01223 Pembibitan dan budidaya ayam buras<br />
01224 Pembibitan dan budidaya itik<br />
01225 Pembibitan dan budidaya burung puyuh<br />
01226 Pembibitan dan budidaya burung merpati<br />
01227 Pembibitan dan budidaya burung onta<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
01228 Pembibitan dan budidaya aneka ternak lainnya<br />
01229 Pembibitan dan budidaya ternak unggas lainnya<br />
013 Kombinasi pertanian atau perkebunan dengan<br />
peternakan (mixed farming)<br />
0130 Kombinasi Pertanian atau perkebunan dengan<br />
peternakan (mixed farming)<br />
01300 Kombinasi pertanian atau perkebunan dengan<br />
peternakan (mixed farming)<br />
014 Jasa pertanian, perkebunan dan peternakan<br />
0140 Jasa pertanian, perkebunan dan peternakan<br />
01401 Jasa pengolahan lahan<br />
01402 Jasa pemupukan, penanaman bibit/ benih dan<br />
pengendalian jasad pengganggu<br />
Ol403 Jasa pemanenan dan pasca panen<br />
01404 Usaha jasa pertanian lainnya<br />
Penyewaan khusus alat pertanian saja tanpa<br />
operatornya masuk subgolongan 7121<br />
01405 Jasa pelayanan kesehatan ternak<br />
Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan<br />
bukan ternak masuk golongan 852.<br />
01406 Jasa pemacekan ternak<br />
01407 Jasa penetasan telur<br />
01408 Jasa pelayanan peternakan lainnya<br />
015 Perburuan/penangkapan dan penangkaran satwa liar<br />
0150 Perburuan/penangkapan dan penangkaran satwa liar<br />
01501 Perburuan/penangkapan satwa liar<br />
01502 Penangkaran satwa liar<br />
02 KEHUTANAN<br />
020 Kehutanan<br />
0201 Pengusahaan hutan tanaman<br />
02011 Pengusahaan hutan jati<br />
02012 Pengusahaan hutan pinus<br />
02013 Pengusahaan hutan mahoni<br />
02014 Pengusahaan hutan sonokeling<br />
02015 Pengusahaan hutan albasia/jeunjing<br />
02016 Pengusahaan hutan cendana<br />
02017 Pengusahaan hutan akasia<br />
02018 Pengusahaan hutan ekaliptus<br />
02019 Pengusahaan hutan lainnya<br />
Yang belum termasuk dalam kelompok 02011<br />
s.d. 02018.<br />
0202 Pengusahaan hutan alam<br />
02020 Pengusahaan hutan alam<br />
0203 Pengusahaan hasil hutan selain kayu<br />
02031 Pengusahaan rotan<br />
02032 Pengusahaan getah pinus<br />
02033 Pengusahaan daun kayu putih<br />
02034 Pengusahaan kokon/kepompong ulat sutera<br />
02035 Pengusahaan damar<br />
02039 Penggunaan hasil hutan selain kayu lainnya<br />
0204 Jasa kehutanan<br />
02041 Jasa kehutanan bidang inventarisasi dan tataguna<br />
lahan
02042 Jasa kehutanan bidang perlindungan hutan dan<br />
pelestarian alam<br />
02043 Jasa kehutanan bidang reboisasi dan rehabilitasi<br />
02049 Jasa kehutanan lainnya<br />
Jasa di bidang kehutanan yang tidak tercakup dalam<br />
kelompok 02041 s.d. 02043.<br />
0205 Usaha kehutanan lainnya<br />
02051 Usaha pemungutan kayu<br />
02052 Usaha pemungutan selain kayu<br />
02059 Usaha kehutanan lainnya<br />
B PERIKANAN<br />
05 PERIKANAN<br />
050 Perikanan<br />
0501 Penangkapan biota di laut<br />
05011 Penangkapan ikan di laut<br />
05012 Penangkapan crustacea laut<br />
05013 Penangkapan mollusca laut<br />
05014 Penangkapan/pengambilan tanaman laut<br />
05015 Penangkapan/pengambilan benih biota laut<br />
0502 Budidaya biota di laut<br />
05021 Budidaya biota laut<br />
05022 Pembenihan biota laut<br />
0503 Penangkapan biota di perairan umum<br />
05031 Penangkapan ikan di perairan umum<br />
05032 Penangkapan crustacea, mollusca, dan biota<br />
lainnya di perairan umum<br />
0504 Budidaya biota air tawar dan air payau<br />
05041 Budidaya biota air tawar<br />
05042 Budidaya biota air payau<br />
05043 Pembenihan biota air tawar<br />
05044 Pembenihan biota air payau<br />
0505 Jasa perikanan<br />
05051 Jasa sarana produksi perikanan laut<br />
05052 Jasa produksi perikanan laut<br />
05053 Jasa pascapanen perikanan laut<br />
05054 Jasa sarana produksi perikanan darat<br />
05055 Jasa produksi perikanan darat<br />
05056 Jasa pasca panen perikanan darat<br />
C PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN<br />
10 PERTAMBANGAN BATUBARA, PENGGALIAN<br />
GAMBUT, GASIFIKASI BATUBARA DAN<br />
PEMBUATAN BRIKET BATUBARA<br />
101 Pertambangan batubara, penggalian gambut, dan<br />
gasifikasi batubara<br />
10101 Pertambangan batubara, penggalian gambut, dan<br />
gasifikasi batubara<br />
10102 Gasifikasi batubara di lokasi penambangan<br />
102 Pembuatan briket batubara<br />
1020 Pembuatan briket batubara<br />
10200 Pembuatan briket batubara<br />
11 PERTAMBANGAN DAN JASA PERTAMBANGAN<br />
MINYAK DAN GAS BUMI<br />
111 Pertambangan minyak dan gas bumi, serta<br />
pengusahaan tenaga panas bumi<br />
1110 Pertambangan minyak dan gas bumi, serta<br />
pengusahaan tenaga panas bumi<br />
11101 Pertambangan minyak dan gas bumi<br />
Pencairan gas bumi menjadi LNG sampai<br />
kepengapalannya termasuk kegiatan<br />
pertambangan, sedangkan pengolahan lanjut dari<br />
hasil minyak bumi masuk subgolongan 2320.<br />
11102 Pengusahaan tenaga panas bumi<br />
112 Jasa pertambangan minyak dan gas bumi<br />
1120 Jasa pertambangan minyak dan gas bumi<br />
11200 Jasa pertambangan minyak dan gas bumi<br />
12 PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN<br />
THORIUM<br />
120 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />
1200 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />
12000 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />
13 PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM<br />
131 Pertambangan pasir besi dan bijih besi<br />
1310 Pertambangan pasir besi dan bijih besi<br />
13101 Pertambangan pasir besi<br />
13102 Pertambangan bijih besi<br />
132 Pertambangan logam dan bijih timah<br />
1320 Pertambangan logam dan bijih timah<br />
13201 Pertambangan bijih timah<br />
13202 Pertambangan bijih bauksit<br />
13203 Pertambangan bijih tembaga<br />
13204 Pertambangan bijih nikel<br />
13205 Pertambangan bijih mangan<br />
13206 Pertambangan emas dan perak<br />
13207 Pertambangan bijih timah hitam<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
13209 Bahan galian lainnya yang tidak mengandung bijih<br />
besi<br />
Yang belum termasuk kelompok 13201 s.d<br />
13207 seperti: bijih seng platinum, dan silicon.<br />
Kegiatan pembersihan dan pemurnian yang tidak<br />
dapat dipisahkan secara administratif dari usaha<br />
pertambangan bijih logam lainnya, masuk<br />
kelompok ini.<br />
14 PENGGALIAN BATU-BATUAN, TANAH LIAT DAN<br />
PASIR, SERTA PERTAMBANGAN MINERAL DAN<br />
BAHAN KIMIA<br />
141 Penggalian batu-batuan, tanah liat dan pasir<br />
1410 Penggalian batu-batuan, tanah liat dan pasir<br />
14101 Penggalian batu hias dan batu bangunan<br />
14102 Penggalian batu bahan industri<br />
14103 Penggalian tanah dan tanah liat<br />
14104 Penggalian gips<br />
14105 Penggalian pasir<br />
14106 Penggalian kerikil<br />
142 Pertambangan dan penggalian yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
1421 Pertambangan mineral, bahan kimia dan bahan<br />
pupuk<br />
14211 Pertambangan belerang<br />
Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yang<br />
tidak ada hubungannya dengan kegiatan/ usaha<br />
penambangan masuk subgolongan 2411.<br />
14212 Pertambangan fosfat<br />
14213 Pertambangan nitrat<br />
14214 Pertambangan yodium<br />
14215 Pertambangan potash (kalium karbonat)<br />
14219 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk<br />
lainnya<br />
1422 Ekstraksi garam<br />
14220 Ekstraksi garam<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 14211 s.d<br />
14215. Kegiatan pembersihan, pemurnian,<br />
pemisahan dan sortasi yang tidak dapat<br />
dipisahkan secara administratif dari usaha<br />
pertambangan mineral bahan kimia dan bahan<br />
pupuk lainnya dimasukkan dalam kelompok ini.
Pengolahan yang tidak ada hubungannya<br />
dengan ekstraksi dan penggalian garam<br />
masukkan subgolongan 1549.<br />
1429 Pertambangan dan penggalian lain<br />
14291 Pertambangan aspal alam<br />
14292 Penggalian asbes<br />
14299 Pertambangan dan penggalian lainnya<br />
D INDUSTRI PENGOLAHAN<br />
15 INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN<br />
151 Pengolahan dan pengawetan daging, ikan, buahbuahan,<br />
sayuran, minyak dan lemak<br />
1511 Pemotongan hewan dan pengawetan daging<br />
15111 Industri pemotongan hewan<br />
Pemotongan yang dilakukan oleh pedagang<br />
masuk golongan 512, 522,532; pemotongan<br />
hewan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />
peternakannya masuk golongan 012<br />
15112 Industri pengolahan dan pengawetan daging<br />
1512 Industri pengolahan dan pengawetan ikan dan biota<br />
perairan lainnya<br />
15121 Industri pengalengan ikan dan biota perairan lainnya<br />
15122 Industri penggaraman/ pengeringan ikan dan biota<br />
perairan lainnya<br />
Penggaraman/pengeringan ikan dan atau biota<br />
perairan lainnya yang tidak dapat dipisahkan<br />
dari usaha penangkapan/ budidaya masuk<br />
golongan 050<br />
15123 Industri pengasapan ikan dan biota perairan lainnya<br />
Pengasapan ikan dan atau biota perairan lainnya<br />
yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />
penangkapan/ budidaya masuk golongan 050<br />
15124 Industri pembekuan ikan dan biota perairan lainnya<br />
Pembekuan ikan dan atau biota perairan lainnya<br />
yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />
penangkaran/ budidaya masuk golongan 050;<br />
kegiatan ini tidak termasuk usaha pendinginan<br />
ikan dengan es yang dimaksud untuk<br />
mempertahankan kesegaran ikan tersebut.<br />
15125 Industri pemindangan ikan dan biota perairan lainnya<br />
Pemindangan ikan dan atau biota perairan<br />
lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />
penangkapan/ budidaya masuk golongan 050<br />
15129 Industri pengolahan dan pengawetan lainnya untuk<br />
ikan dan biota perairan lainnya<br />
Selain yang tercakup dalam kelompok 15121<br />
s.d. 15125, seperti: tepung ikan, kecap ikan,<br />
tepung udang, tepung kerang dan peda<br />
peragian; dan pengolahan dan pengawetan<br />
lainnya untuk ikan dan atau biota perairan<br />
lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />
penangkapan/ budidaya masuk golongan 050<br />
1513 Industri pengolahan, pengawetan buah-buahan dan<br />
sayuran<br />
15131 Industri pengalengan buah-buahan dan sayuran<br />
15132 Industri pengasinan/pemanisan buah-buahan dan<br />
sayuran<br />
15133 Industri pelumatan buah-buahan dan sayuran<br />
15134 Industri pengeringan buah-buahan dan sayuran<br />
15139 Industri pengolahan dan pengawetan lainnya untuk<br />
buah-buahan dan sayuran<br />
Selain yang terliput dalam kelompok 15131 s.d.<br />
15134 bubuk sari buah-buahan, air/ sari pekat<br />
buah buahan, dan air/ sari pekat sayuran.<br />
1514 Industri minyak makan dan lemak dari nabati dan<br />
hewani<br />
15141 Industri minyak kasar (minyak makan) dari nabati<br />
dan hewani<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya<br />
yang digunakan untuk bahan farmasi ataupun<br />
kosmetik masuk subgolongan 2423; pengolahan<br />
minyak makan yang tidak dapat dipisahkan dari<br />
usaha pertaniannya masuk golongan 012, 013,<br />
014 dan 015.<br />
15142 Industri margarine<br />
15143 Industri minyak goreng dari minyak kelapa<br />
15144 Industri minyak goreng dari minyak kelapa sawit<br />
15145 Industri minyak goreng lainnya dari nabati dan<br />
hewani<br />
Yang belum terliput pada kelompok 15143 dan<br />
15144, seperti: minyak bekatul, minyak goreng<br />
babi, dan minyak goreng unggas.<br />
15149 Industri minyak makan dan lemak lainnya dari nabati<br />
dan hewani<br />
Yang belum terliput pada kelompok 15141 s.d.<br />
15145 seperti: shorterning (minyak roti).<br />
152 Industri susu dan makanan dari susu<br />
1520 Industri susu dan makanan dari susu<br />
15201 Industri susu<br />
Pasteurises! susu yang tidak dapat dipisahkan<br />
dari usaha peternakannya masuk golongan 012<br />
dan 013<br />
15202 Industri makanan dari susu<br />
15203 Industri es krim<br />
Pembuatan es krim yang bahan utamanya dari<br />
susu masuk kelompok 15213.<br />
Pembuatan es krim yang bahan utamanya bukan<br />
dari susu masuk kelompok 15492.<br />
153 Industri penggilingan padi-padian, tepung, dan<br />
makanan ternak<br />
1531 Industri penggilingan, pengupasan dan pembersihan<br />
padi-padian, biji-bijian dan kacang-kacangan,<br />
termasuk pembuatan kopra<br />
15311 Industri penggilingan padi dan penyosohan beras<br />
Penggilingan yang tidak dapat dipisahkan dari<br />
usaha pertaniannya dimasukkan dalam golongan<br />
011<br />
15312 Industri penggilingan dan pembersihan padi-padian<br />
lainnya<br />
Penggilingan dan pembersihan yang tidak dapat<br />
dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan<br />
dalam golongan 011<br />
15313 Industri pengupasan, pembersihan, dan sortasi kopi<br />
Pengupasan, pembersihan dan sortasi kopi yang<br />
tidak dapat dipisahkan dari usaha pertaniannya<br />
dimasukkan dalam golongan 011; pembuatan<br />
bubuk kopi masuk kelompok 15491.<br />
15314 Industri pengupasan, pembersihan dan pengeringan<br />
kakao<br />
Pengupasan dan pembersihan cokelat yang tidak<br />
dapat dipisahkan dari usaha pertaniannya<br />
dimasukkan dalam golongan 011.<br />
15315 Industri pengupasan dan pembersihan biji-bijian<br />
selain kopi dan kakao<br />
Pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain<br />
kopi dan coklat yang tidak dapat dipisahkan dari<br />
usaha pertaniannya dimasukkan dalam golongan<br />
011<br />
15316 Industri pengupasan dan pembersihan kacangkacangan<br />
Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacangkacangan<br />
yang tidak dapat dipisahkan dari<br />
usaha pertaniannya dimasukkan dalam golongan<br />
011<br />
15317 Industri pengupasan dan pembersihan umbi-umbian<br />
(termasuk rizoma)
15318 Industri kopra<br />
1532 Industri tepung dan pati<br />
15321 Industri tepung terigu<br />
15322 Industri berbagai macam tepung dari padi-padian,<br />
biji-bijian, kacang-kacangan, umbi-umbian, dan<br />
sejenisnya<br />
15323 Industri pati ubi kayu<br />
15324 Industri berbagai macam pati palma<br />
15329 Industri pati lainnya<br />
1533 Industri makanan ternak<br />
15331 Industri ransum pakan ternak/ ikan<br />
Pengolahan ransum pakan .ternak, unggas, ikan<br />
dan hewan lainnya yang tidak dapat dipisahkan<br />
dari usaha peternakan atau perikanannya masuk<br />
golongan 012 dan 050<br />
15332 Industri konsentrat pakan ternak<br />
Pengolahan konsentrat pakan ternak, unggas,<br />
dan hewan lainnya yang tidak dapat di pisahkan<br />
dari usaha peternakan masuk golongan 012<br />
154 Industri makanan lainnya<br />
1541 Industri roti dan sejenisnya<br />
15410 Industri roti dan sejenisnya<br />
1542 Industri gula dan pengolahan gula<br />
15421 Industri gula pasir<br />
15422 Industri gula merah<br />
Pembuatan gula merah yang tidak dapat<br />
dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan<br />
dalam golongan 011 atau 013<br />
15423 Industri gula lainnya<br />
15424 Industri sirop<br />
Yang belum terliput dalam kelompok 15421 dan<br />
15422, seperti: glucosa, fructosa, lactosa,<br />
maltosa, sacharosa, dan gula stevia.<br />
Pembuatan sirop yang tergabung dengan pabrik<br />
gula dan tidak dapat dipisahkan tersendiri<br />
masuk dalam kelompok 15421 atau 15422.<br />
15429 Industri pengolahan gula lainnya selain sirop<br />
1543 Industri coklat dan kembang gula<br />
15431 Industri bubuk coklat<br />
15432 Industri makanan dari coklat dan kembang gula<br />
1544 Industri makaroni, mie, spagheti, bihun, so'un dan<br />
sejenisnya<br />
15440 Industri makaroni, mie, spagheti, bihun, so'un dan<br />
sejenisnya<br />
1549 Industri makanan lainnya yang tidak diklasifikasikan<br />
di tempat lain<br />
15491 Industri pengolahan teh dan kopi<br />
15492 Industri es<br />
15493 Industri kecap<br />
Es kering (dry ice) masuk golongan 241.<br />
Pembuatan kecap ikan masuk kelompok 15129.<br />
15494 Industri tempe dan tahu<br />
Pembuatan tempe yang bahan bakunya selain<br />
kedele/ kacangkacangan lainnya, seperti: tempe<br />
bongkrek, masuk kelompok 15499.<br />
15495 Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan<br />
lainnya selain kecap, tempe, dan tahu<br />
15496 Industri kerupuk, kripik, peyek dan sejenisnya<br />
Pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan<br />
masuk kelompok 15493; peyek teri, peyek<br />
udang, dan sejenisnya masuk dalam kelompok<br />
15499.<br />
15497 Industri bumbu masak dan penyedap masakan<br />
15498 Industri kue-kue basah<br />
15499 Industri makanan yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
155 Industri minuman<br />
1551 Industri minuman keras<br />
15510 Industri minuman keras<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Industri alkohol murni masuk subgolongan<br />
2411; pembotolan tanpa pengolahan minuman<br />
masuk subgolongan 5122<br />
1552 Industri anggur dan sejenisnya<br />
15520 Industri anggur (wine) dan sejenisnya<br />
Pembotolan tanpa pengolahan minuman<br />
dimasukkan dalam subgolongan 5122<br />
1553 Industri malt dan minuman yang mengandung malt<br />
15530 Industri malt dan minuman yang mengandung malt<br />
Pembotolan tanpa pengolahan minuman masuk<br />
subgolongan 5122 5122<br />
1554 Industri minuman ringan (soft drink), air minum<br />
dalam kemasan<br />
15541 Industri minuman ringan (soft drink)<br />
15542 Industri air minum dalam kemasan<br />
16 INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU<br />
160 Industri pengolahan tembakau<br />
1600 Industri pengolahan tembakau<br />
16001 Industri pengeringan dan pengolahan tembakau<br />
Pengolahan daun tembakau yang tidak dapat<br />
dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya<br />
masuk subgolongan 0111<br />
16002 Industri rokok kretek<br />
Pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa<br />
pembuatan rokok masuksubgolongan 5122<br />
16003 Industri rokok putih<br />
Pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa<br />
melakukan pembuatan rokok masuk<br />
subgolongan 5122<br />
16004 Industri rokok lainnya<br />
16009 Industri bumbu rokok serta kelengkapan rokok<br />
lainnya<br />
Yang produknya belum terliput dalam kelompok<br />
16001 s.d. 16004, seperti: tembakau bersaus;<br />
bumbu rokok, kelembak menyan, saus rokok/<br />
tembakau, uwur, klobot, kawung serta filter<br />
17 INDUSTRI TEKSTIL<br />
171 Industri pemintalan, pertenunan, pengolahan akhir<br />
tekstil<br />
1711 Industri persiapan dan pemintalan; pertenunan<br />
tekstil<br />
17111 Industri persiapan serat tekstil<br />
17112 Industri pemintalan benang<br />
17113 Industri pemintalan benang jahit<br />
17114 Industri pertenunan (kecuali pertenunan karung goni<br />
dan karung lainnya)<br />
Pertenunan karung goni dan karung lainnya<br />
masuk kelompok 17214 atau 17215 dan kecuali<br />
industri kain tenun ikat.<br />
17115 Industri kain tenun ikat<br />
1712 Industri penyelesaian akhir (finishing) tekstil<br />
17121 Industri penyempurnaan benang<br />
17122 Industri penyempurnaan kain<br />
Penyempurnaan kain yang tidak dapat<br />
dipisahkan dengan kegiatan pertenunan masuk<br />
kelompok 17114<br />
17123 Industri pencetakan kain<br />
17124 Industri batik<br />
172 Industri barang jadi tekstil dan permadani<br />
1721 Industri barang jadi tekstil, kecuali untuk pakaian<br />
jadi<br />
17211 Industri barang jadi tekstil untuk keperluan<br />
rumahtangga
17212 Industri barang jadi tekstil, untuk keperluan<br />
kesehatan<br />
17213 Industri barang jadi tekstil lainnya<br />
Mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil<br />
lainnya, seperti layar, tenda, bendera, terpal,<br />
parasut, pelampung penyelamat.dll termasuk<br />
untuk keperluan kosmetika, seperti kapas<br />
kosmetika.<br />
17214 Industri karung goni<br />
17215 Industri karung lainnya<br />
Pembuatan karung plastik masuk kelompok<br />
25205<br />
1722 Industri permadani (ambal)<br />
17220 Industri permadani (ambal)<br />
Karpet yang terbuat dari banan-bahan gabus,<br />
karet atau plastik masuk kelompok 20299,<br />
25191, atau 25204; kain alas lantai dengan<br />
lapisan permukaan keras masuk kelompok<br />
17299.<br />
1723 Industri tali dan barang dari tali<br />
17231 Industri tali<br />
17232 Industri barang-barang dari tali<br />
1729 Industri tekstil lainnya<br />
17291 Industri yang menghasilkan kain pita (narrow fabric)<br />
17292 Industri yang menghasilkan kain keperluan industri<br />
Industri kulit imitasi dengan media selain tekstil<br />
masuk kelompok 19113.<br />
17293 Industri bordir dan sulaman<br />
17294 Industri bukan tenunan (nonwoven)<br />
17295 Industri kain ban<br />
17299 Industri tekstil yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />
lain<br />
173 Industri perajutan<br />
1730 Industri perajutan<br />
17301 Industri kain rajut<br />
17302 Industri pakaian jadi rajutan<br />
17303 Industri rajutan kaos kaki<br />
17304 Industri barang jadi rajutan lainnya<br />
174 Industri kapuk industri kapuk<br />
1740 Industri kapuk<br />
17400 Industri kapuk<br />
18 INDUSTRI PAKAIAN JADI<br />
181 Industri pakaian jadi dan perlengkapannya, kecuali<br />
pakaian jadi berbulu<br />
1810 Industri pakaian jadi dan perlengkapannya, kecuali<br />
pakaian jadi berbulu<br />
18101 Industri pakaian jadi dari tekstil dan perlengkapannya<br />
18102 Industri pakaian jadi dari tekstil dan perlengkapannya<br />
18103 Industri pakaian jadi (konveksi) dan perlengkapannya<br />
dari kulit<br />
182 Industri pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu<br />
dan pencelupan bulu<br />
1820 Industri pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu<br />
dan pencelupan bulu<br />
18201 Industri bulu tiruan<br />
18202 Industri pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu<br />
dan atau aksesoris<br />
18203 Industri pencelupan bulu<br />
19 INDUSTRI KULIT, BARANG DARI KULIT, DAN<br />
ALAS KAKI<br />
191 Industri kulit dan barang dari kulit (termasuk kulit<br />
buatan)<br />
1911 Industri kulit dan kulit buatan<br />
19111 Industri pengawetan kulit<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Kegiatan pengawetan kulit hewan besar, hewan<br />
kecil, reptil, ikan/ biota perairan, dan hewan<br />
lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />
peternakan atau penangkaran/ budidaya, masuk<br />
golongan 012 atau golongan 050<br />
19112 Industri penyamakan kulit<br />
Kegiatan penyamakan kulit hewan besar, hewan<br />
kecil, reptil, ikan/ biota perairan, dan hewan<br />
lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />
peternakan atau penangkaran/ budidaya,<br />
dimasukkan dalam golongan 01 atau golongan<br />
050<br />
19113 Industri kulit buatan/imitasi<br />
Industri kulit buatan/ imitasi dengan media<br />
tekstil dimasukkan dalam kelompok 17292.<br />
1912 Industri barang-barang dari kulit dan kulit buatan,<br />
kecuali untuk alas kaki<br />
19121 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />
keperluan pribadi<br />
Seperti: kopor, ransel, tas, dompet, kotak rias,<br />
sarung senjata, tempat kaca mata dan tali jam.<br />
19122 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />
keperluan teknik/industri<br />
Seperti: klep, packing, rem pickers, sarung<br />
tangan kerja, kulit pompa, kulit ban mesin<br />
(belt), kulit apron, dan sisir kulit pada mesin<br />
(combing leather).<br />
19123 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />
keperluan hewan dan sepatu hewan.<br />
19129 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />
keperluan lainnya<br />
Yang belum terliput dalam kelompok 19121<br />
sampai dengan 19123, seperti: jok, dan<br />
kerajinan tatah sungging (hiasan, wayang dan<br />
kap lampu).<br />
192 Industri alas kaki<br />
1920 Industri alas kaki<br />
19201 Industri alas kaki untuk keperluan sehari-hari<br />
19202 Industri sepatu olahraga<br />
19203 Industri sepatu teknik lapangan/ keperluan industri<br />
19209 Industri alas kaki lainnya<br />
20 INDUSTRI KAYU, BARANG-BARANG DARI KAYU<br />
(TIDAK TERMASUK MEBELLER), DAN BARANG-<br />
BARANG ANYAMAN DARI ROTAN, BAMBU, DAN<br />
SEJENISNYA<br />
201 Industri penggergajian dan pengawetan kayu, rotan,<br />
bambu, dan sejenisnya<br />
2010 Industri penggergajian dan pengawetan kayu, rotan,<br />
bambu dan sejenisnya<br />
20101 Industri penggergajian kayu<br />
20102 Industri pengawetan kayu<br />
20103 Industri pengawetan rotan, bambu, dan sejenisnya<br />
20104 Industri pengolahan rotan<br />
202 Industri barang-barang dari kayu, dan barang-barang<br />
anyaman dari rotan, bambu, dan sejenisnya<br />
2021 Industri kayu lapis, veneer, dan sejenisnya<br />
20211 Industri kayu lapis<br />
20212 Industri kayu lapis laminasi, termasuk decorative<br />
plywood<br />
20213 Industri panel kayu lainnya<br />
20214 Industri veneer<br />
2022 Industri komponen bahan bangunan<br />
20220 Industri moulding dan komponen bahan bangunan<br />
2023 Industri peti kemas dari kayu<br />
20230 Industri peti kemas dari kayu kecuali peti mati<br />
2029 Industri anyam-anyaman, kerajinan, ukiran dari<br />
kayu, dan industri barang lain dari kayu
20291 Industri anyam-anyaman dari rotan dan bambu<br />
20292 Industri anyam-anyaman dari tanaman selain rotan<br />
dan bambu<br />
20293 Industri kerajinan ukir-ukiran dari kayu kecuali<br />
mebeller<br />
20294 Industri alat-alat dapur dari kayu, rotan dan bambu<br />
20299 Industri barang dari kayu, rotan, gabus yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
21 INDUSTRI KERTAS, BARANG DARI KERTAS, DAN<br />
SEJENISNYA<br />
210 Industri kertas, barang dari kertas dan sejenisnya<br />
2101 Industri bubur kertas (pulp), kertas dan karton/<br />
paper board<br />
21011 Industri bubur kertas (pulp)<br />
21012 Industri kertas budaya<br />
21013 Industri kertas berharga<br />
21014 Industri kertas khusus<br />
Pengerjaan kertas yang melapisi dengan segala<br />
cara, seperti: coating, glazing, gumming, dan<br />
laminating serta pembuatan kertas karbon dan<br />
stensil masuk subgolongan 2109; kertas<br />
fotografi masuk dalam subgolongan 2429;<br />
kertas ampelas (abrasive paper) masuk<br />
golongan 269.<br />
21015 Industri kertas industri<br />
21016 Industri kertas tissue<br />
21019 Industri kertas lainnya<br />
selain kelompok 21011 sampai 21016, seperti<br />
kertas magnetik.<br />
2102 Industri kemasan dan kotak dari kertas dan karton<br />
21020 Industri Kemasan Dan Kotak Dari Kertas Dan Karton<br />
2109 Industri barang dari kertas dan karton yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
21090 Industri barang dari kertas dan karton yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
Pembuatan alat tulis kantor dan kartu yang<br />
dicetak masuk kelompok 22110.<br />
22 INDUSTRI PENERBITAN, PERCETAKAN DAN<br />
REPRODUKSI MEDIA REKAMAN<br />
221 Industri penerbitan<br />
2211 Penerbitan buku, brosur, buku musik dan publikasi<br />
lainnya<br />
22110 Penerbitan buku, brosur, buku musik dan publikasi<br />
lainnya<br />
2212 Penerbitan suratkabar, jurnal, tabloid dan majalah<br />
22120 Penerbitan suratkabar, jurnal, tabloid, dan majalah<br />
2213 Penerbitan dalam media rekaman<br />
22130 Penerbitan dalam media rekaman<br />
Penerbitan rekaman film dan video masuk<br />
subgolongan 9211; penerbitan piranti lunak<br />
komputer masuk subgolongan 7220<br />
2214 Industri penerbitan khusus<br />
22140 Industri penerbitan khusus<br />
Mencakup industri penerbitan perangko,<br />
materai, uang kertas, blangko cek, giro, surat<br />
andil, obligasi surat saham, surat berharga<br />
lainnya, paspor, tiket pesawat terbang, dan<br />
terbitan khusus lainnya.<br />
2219 Industri penerbitan lainnya<br />
22190 Industri penerbitan lainnya<br />
Mencakup usaha penerbitan foto-foto, grafir<br />
(engraving) dan kartu pos, formulir, poster,<br />
reproduksi, pencetakan lukisan, dan barang'barang<br />
cetakan lainnya. Industri ini termasuk<br />
pula rekaman mikro film.<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
222 Industri percetakan dan kegiatan yang berkaitan<br />
dengan pencetakan, termasuk reproduksi/cetak<br />
ulang)<br />
2221 Industri percetakan<br />
22210 Industri percetakan<br />
Pencetakan label kertas atau karton masuk<br />
subgolongan 2109.<br />
2222 Industri jasa penunjang percetakan<br />
22220 Industri jasa penunjang percetakan<br />
223 Reproduksi media rekaman, film, dan video<br />
2230 Reproduksi media rekaman, film, dan video<br />
22301 Reproduksi media rekaman<br />
Pembuatan piringan hitam kosong, pita kaset<br />
kosong, pita komputer dan disket kosong untuk<br />
merekam data masuk kelompok 25207; industri<br />
rekaman suara di piringan hitam, pita kaset dan<br />
sejenisnya masuk kelompok 22130.<br />
22302 Reproduksi film dan video<br />
Penerbitan rekaman film dan video masuk<br />
subgolongan 9211<br />
23 INDUSTRI BARANG-BARANG DARI BATU BARA,<br />
PENGILANGAN MINYAK BUMI DAN<br />
PENGOLAHAN GAS BUMI, BARANG-BARANG<br />
DARI HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI, DAN<br />
BAHAN BAKAR NUKLIR<br />
231 Industri barang-barang dari batubara<br />
2310 Industri barang-barang dari batubara<br />
23100 Industri barang-barang dari batubara<br />
Destilasi gas oleh pabrik gas yang<br />
penyalurannya melalui pipa saluran masuk<br />
subgolongan 4020; pembuatan gas dan kokas<br />
yang tergabung dalam kegiatan pengolahan besi<br />
dan baja masuk subgolongan 2710; briket dan<br />
pengepakan batubara yang tergabung dengan<br />
kegiatan pertambangan dimasukkan dalam<br />
subgolongan 1010<br />
232 Industri pengilangan minyak burnt, pengolahan gas<br />
bumi, dan industri barang-barang dari hasil<br />
pengilangan minyak bumi<br />
2320 Industri pengilangan minyak bumi, pengolahan gas<br />
bumi, dan industri barang-barang dari hasil<br />
pengilangan minyak bumi<br />
23201 Industri pemurnian dan pengilangan minyak bumi<br />
23202 Industri pemurnian dan pengolahan gas bumi<br />
23203 Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi<br />
23204 Industri pembuatan minyak pelumas<br />
23205 Industri pengolahan kembali minyak pelumas bekas<br />
233 Pengolahan bahan bakar nuklir (nuclear fuel)<br />
2330 Pengolahan bahan bakar nuklir (nuclear fuel)<br />
23300 Pengolahan bahan bakar nuklir (nuclear fuel)<br />
24 INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI<br />
BAHAN KIMIA<br />
241 Industri bahan kimia industri<br />
2411 Industri kimia dasar, kecuali pupuk<br />
24111 Industri kimia dasar anorganik khlor dan alkali<br />
Industri pembuatan garam dapur masuk<br />
kelompok 15499.<br />
24112 Industri kimia dasar anorganik gas industri<br />
24113 Industri kimia dasar anorganik pigmen<br />
24114 Industri kimia dasar anorganik lainnya<br />
24115 Industri kimia dasar organik, yang bersumber dari<br />
hasil pertanian<br />
24116 Industri kimia dasar organik, bahan baku zat warna<br />
dan pigmen, zat warna dan pigmen<br />
24117 Industri kimia dasar organik yang bersumber dari<br />
minyak bumi, gas bumi dan batubara
24118 Industri kimia dasar organik yang menghasilkan<br />
bahan kimia khusus.<br />
24119 Industri kimia dasar organik lainnya<br />
2412 Industri pupuk<br />
24121 Industri pupuk alam/ non sintetis hara makro primer<br />
24122 Industri pupuk buatan tunggal hara makro primer<br />
Mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro<br />
primer jenis pupuk buatan tunggal seperti: urea,<br />
2A, TSP, DSP, dan kalsium sulfat; termasuk juga<br />
pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak,<br />
asam fosfat, asam nitrat, dan lain-lain yang<br />
berkaitan dengan pembuatan pupuk dan tidak<br />
dapat dilaporkan secara terpisah.<br />
24123 Industri pupuk buatan majemuk hara makro primer<br />
Mencakup usaha pembuatan pupuk yang<br />
mengandung minimal 2 unsur hara makro<br />
primer melalui proses reaksi kimia seperti: mono<br />
amonium fosfat (pupuk buatan majemuk<br />
nitrogen fosfat), kalium amonium khlorida<br />
(pupuk buatan majemuk nitrogen kalium),<br />
kalium metafosfat (pupuk buatan majemuk<br />
fosfat kalium) dan amonium kalium fosfat<br />
(pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium).<br />
Total kandungan unsur hara makro primer<br />
minimal 10 persen sampai dengan 30 persen.<br />
24124 Industri pupuk buatan campuran hara makro primer<br />
24125 Industri pupuk hara makro sekunder<br />
24126 Industri pupuk hara mikro<br />
Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk<br />
yang mengandung unsur hara mikro seperti<br />
seng, besi, tembaga, mangan, boron, dan<br />
molybdenum.<br />
24127 Industri pupuk pelengkap<br />
24129 Industri pupuk lainnya<br />
2413 Industri plastik dan karet buatan<br />
24131 Industri damar buatan (resin sintetis) dan bahan<br />
baku plastik<br />
24132 Industri karet buatan<br />
242 Industri barang-barang kimia lainnya<br />
2421 Industri bahan baku pemberantas kama dan<br />
pemberantas hama termasuk zat pengatur tumbuh<br />
24211 Industri bahan baku pemberantas hama (bahan aktif)<br />
24212 Industri pemberantas hama (formulasi)<br />
24213 Industri zat pengatur tumbuh<br />
24214 Industri bahan amelioran (pembenah tanah)<br />
2422 Industri cat, pernis dan lak<br />
24221 Industri cat<br />
24222 Industri pernis<br />
24223 Industri lak<br />
2423 Industri farmasi dan jamu<br />
24231 Industri bahan farmasi<br />
24232 Industri farmasi<br />
24233 Industri simplisia (bahan jamu)<br />
24234 Industri jamu<br />
24235 Industri minuman penyegar<br />
2424 Industri sabun dan bahan pembersih keperluan<br />
rumah tangga, kosmetik dan sejenisnya<br />
24241 Industri sabun dan bahan pembersih keperluan<br />
rumah tangga, termasuk pasta gigi<br />
24242 Industri bahan kosmetik dan kosmetik<br />
2429 Industri bahan kimia dan barang kimia yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
24291 Industri perekat/lem<br />
24292 Industri bahan peledak<br />
24293 Industri tinta<br />
24294 Industri minyak atsiri<br />
24295 Industri korek api<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Pembuatan batu korek api (flint) masuk<br />
subgolongan 2690; korek api dari logam<br />
(lighter) masuk subgolongan 3699.<br />
24299 Industri bahan kimia dan barang kimia lainnya<br />
243 Industri serat buatan<br />
2430 Industri serat buatan<br />
24301 Industri serat/benang filamen buatan<br />
24302 Industri serat stapel buatan<br />
25 INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET, DAN<br />
BARANG DARI PLASTIK<br />
251 Industri karet dan barang dari karet<br />
2511 Industri ban dan vulkanisir ban<br />
25111 Industri ban luar dan ban dalam<br />
25112 Industri vulkanisir ban<br />
2512 Industri karet<br />
25121 Industri Pengasapan karet<br />
25122 Industri remilling karet<br />
25123 Industri karet remah (crumb rubber)<br />
2519 Industri barang-barang lain dari karet<br />
25191 Industri barang-barang dari karet untuk keperluan<br />
rumah tangga<br />
25192 Industri barang-barang dari karet untuk keperluan<br />
industri<br />
25199 Industri barang-barang dari karet yang belum<br />
termasuk 25191 dan 25192<br />
252 Industri barang dari plastik<br />
2520 Industri Barang dari plastik<br />
25201 Industri pipa dan selang dari plastik<br />
25202 Industri barang plastik lembaran<br />
25203 Industri media rekam dari plastik<br />
Pembuatan film peka cahaya masuk kelompok<br />
24299; rekaman suara dengan media pita kaset,<br />
piringan hitam masuk kelompok 22130;<br />
rekaman gambar film dan pita video masuk<br />
subgolongan 9211; rekaman data dengan pita,<br />
disk/ diskette dan sejenisnya yang<br />
menggunakan jasa komputer masuk<br />
subgolongan 7290<br />
25204 Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga<br />
(tidak termasuk furnitur)<br />
25205 Industri kemasan dari plastik<br />
25206 Industri barang-barang dan peralatan teknik/ industri<br />
dari plastik<br />
25209 Industri barang-barang plastik lainnya<br />
Pembuatan barang-barang peralatan olahraga<br />
masuk subgolongan 3693; mainan anak-anak<br />
dari plastik masuk subgolongan 3694; tas, buku<br />
saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan<br />
masuk subgolongan 1912.<br />
26 INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM<br />
261 Industri gelas dan barang dari gelas<br />
2611 Industri kaca<br />
26111 Industri kaca lembaran<br />
26112 Industri kaca pengaman<br />
26119 Industri kaca lainnya<br />
Yang belum termasuk kelompok 26111 dan<br />
26112, seperti: tubes atau rods.<br />
2612 Industri barang dari gelas<br />
26121 Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga<br />
dari gelas<br />
26122 Industri alat-alat laboratorium, farmasi dan<br />
kesehatan dari gelas<br />
26123 Industri barang gelas untuk keperluan sampul<br />
26124 Industri kemasan dari gelas<br />
26129 Industri barang-barang lainnya dari gelas
262 Industri barang-barang dari porselin<br />
2620 Industri barang-barang dari porselin<br />
26201 Industri perlengkapan rumah tangga dari porselin<br />
26202 Industri bahan bangunan dari porselin<br />
26203 Industri alat laboratorium dan alat listrik/ teknik dari<br />
porselin<br />
26209 Industri barang-barang lainnya dari porselin<br />
263 Industri pengolahan tanah liat/keramik<br />
2631 Industri barang-barang dari tanah liat/ keramik<br />
lainnya<br />
26311 Industri bata tahan api dan sejenisnya<br />
26319 Industri barang-barang tahan api dari tanah liat/<br />
keramik lainnya<br />
2632 Industri barang-barang dari tanah liat/ keramik,<br />
selain barang tanah liat tahan api<br />
26321 Industri barang-barang dari tanah liat / keramik<br />
untuk keperluan rumah tangga<br />
26322 Industri batubata dari tanah liat/keramik<br />
26323 Industri genteng dari tanah liat/keramik<br />
26324 Industri bahan bangunan dari tanah liat/keramik<br />
selain batu bata dan genteng<br />
26329 Industri barang lainnya dari tanah liat/keramik<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 26321<br />
sampai dengan 26324.<br />
264 Industri semen, kapur dan gips, serta barang-barang<br />
dari semen, dan kapur<br />
2641 Industri semen, kapur, dan gips<br />
26411 Industri semen<br />
26412 Industri kapur<br />
26413 Industri gips<br />
2642 Industri barang-barang dari semen, kapur dan gips<br />
26421 Industri barang-barang dari semen<br />
26422 Industri barang-barang dari kapur<br />
26423 Industri barang-barang dari semen dan kapur untuk<br />
konstruksi<br />
26429 Industri barang-barang dari semen dan kapur lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 26421<br />
hingga 26423.<br />
265 Industri barang-barang dari batu<br />
2650 Industri barang-barang dari batu<br />
26501 Industri barang dari marmer dan granit untuk<br />
keperluan rumah tangga dan pajangan<br />
26502 Industri barang dari marmer dan granit untuk<br />
keperluan bahan bangunan<br />
26503 Industri barang dari batu untuk keperluan rumah<br />
tangga dan pajangan<br />
26509 Industri barang dari marmer, granit dan batu lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 26501<br />
hingga 26503.<br />
266 Industri barang-barang dari asbes<br />
2660 Industri barang-barang dari asbes<br />
26601 Industri barang dari asbes untuk keperluan bahan<br />
bangunan<br />
26602 Industri barang dari asbes untuk keperluan industri<br />
26609 Industri barang-barang dari asbes lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 26601<br />
dan 26602.<br />
269 Industri barang-barang galian bukan logam lainnya<br />
2690 Industri barang galian bukan logam lainnya<br />
26900 Industri barang galian bukan logam lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam golongan 261 s.d.<br />
266<br />
27 INDUSTRI LOGAM DASAR<br />
271 Industri logam dasar besi dan baja<br />
2710 Industri logam dasar besi dan baja<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
27101 Industri besi dan baja dasar (iron and steel making)<br />
27102 Industri penggilingan baja (steel rolling)<br />
27103 Industri pipa dan sambungan pipa dari baja dan besi<br />
272 Industri logam dasar bukan besi<br />
2720 Industri logam dasar bukan besi<br />
27201 Industri pembuatan logam dasar bukan besi<br />
27202 Industri penggilingan logam bukan besi<br />
27203 Industri ekstrusi logam bukan besi<br />
27204 Industri pipa dan sambungan pipa dari logam bukan<br />
besi dan baja<br />
273 Industri pengecoran logam<br />
2731 Industri pengecoran besi dan baja<br />
27310 Industri pengecoran besi dan baja<br />
2732 Industri pengecoran logam bukan besi dan baja<br />
27320 Industri pengecoran logam bukan besi dan baja<br />
28 INDUSTRI BARANG DARI LOGAM, KECUALI<br />
MESIN DAN PERALATANNYA<br />
281 Industri barang-barang logam siap pasang untuk<br />
bangunan, pembuatan tangki, dan generator uap<br />
2811 Industri barang-barang logam siap pasang untuk<br />
bangunan<br />
28111 Industri barang-barang dari logam bukan aluminium<br />
siap pasang untuk bangunan<br />
Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap<br />
pasang dari baja, seperti untuk jembatan,<br />
menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan<br />
sejenisnya masuk kelompok 28113; industri<br />
pembuatan ketel uap, bejana tekan, dan<br />
sejenisnya masuk kelompok 28120.<br />
28112 Industri barang-barang dari logam aluminium siap<br />
pasang untuk bangunan<br />
28113 Industri konstruksi berat siap pasang dari baja untuk<br />
bangunan<br />
28119 Industri barang-barang dari logam siap pasang untuk<br />
konstruksi lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 28111 sampai dengan<br />
28113.<br />
2812 Industri tangki, penampung zat cair, dan kontainer<br />
dari logam<br />
28120 Industri tangki, penampungan zat cair, dan kontainer<br />
dari logam<br />
289 Industri barang logam lainnya, dan kegiatan jasa<br />
pembuatan barang-barang dari logam<br />
2891 Industri penempaan, pengepresan, dan<br />
penggulungan logam<br />
28910 Industri penempaan, pengepresan, dan<br />
penggulungan logam<br />
2892 Jasa industri untuk berbagai pekerjaan khusus<br />
terhadap logam dan barang-barang dari logam<br />
28920 Jasa industri untuk berbagai pekerjaan khusus<br />
terhadap logam dan barang-barang dari logam<br />
2893 Industri alat-alat pertanian, pertukangan, pemotong,<br />
dan peralatan lainnya dari logam<br />
28931 Industri alat pertanian dari logam<br />
28932 Industri alat pertukangan dari logam<br />
28933 Industri alat pemotong dan alat-alat lain yang<br />
digunakan dalam rumah tangga<br />
28939 Industri peralatan lainnya dari logam<br />
2899 Industri barang logam yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
28991 Industri alat-alat dapur dari logam<br />
28992 Industri peralatan kantor dari logam, tidak termasuk<br />
furnitur<br />
28993 Industri paku, mur dan baut<br />
28994 Industri macam-macam wadah dari logam<br />
28995 Industri kawat logam dan barang-barang dari kawat
Industri kabel listrik dan komunikasi masuk<br />
kelompok 31300.<br />
28996 Industri pembuatan profil<br />
Mencakup usaha pembuatan baja profil dengan<br />
cara las, seperti: H-Beam, I-Beam dan<br />
sejenisnya.<br />
28997 Industri lampu dari logam<br />
28998 Industri keperluan rumah tangga lainnya dari logam<br />
28992 Industri barang logam lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
29 INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPANNYA<br />
291 Industri mesin-mesin umum<br />
2911 Industri motor penggerak mula (prime motor)<br />
29111 Industri mesin uap, turbin dan kincir<br />
29112 Industri motor pembakaran dalam<br />
Motor pembakaran dalam untuk kendaraan<br />
bermotor roda empat atau lebih masuk<br />
kelompok 34300; motor pembakaran dalam<br />
untuk kendaraan bermotor roda dua dan tiga<br />
dimasukkan dalam kelompok 35912, dan motor<br />
pembakaran dalam untuk pesawat terbang<br />
masuk kelompok 35301.<br />
29113 Industri komponen dan suku cadang motor<br />
penggerak mula<br />
29114 Jasa penunjang industri motor penggerak mula<br />
2912 Industri pompa dan kompresor<br />
29120 Industri pompa dan kompresor<br />
Katup dari karet masuk subgolongan 2519;<br />
keran dari porselen masuk subgolongan 26202.<br />
2913 Industri transmisi mekanik selain kendaraan<br />
bermotor<br />
29130 Industri transmisi mekanik selain kendaraan<br />
bermotor<br />
2914 Industri oven dan tungku<br />
29141 Industri tungku dan alat pemanas sejenis yang tidak<br />
menggunakan arus listrik (bukan untuk keperluan<br />
rumah tangga)<br />
29142 Industri tungku, oven, dan alat pemanas sejenis yang<br />
menggunakan arus listrik<br />
Alat pengatur panas untuk makanan, minuman,<br />
dan tembakau termasuk pula non-electric oven<br />
untuk pembuat roti masuk subgolongan 2925,<br />
sedangkan alat pengukur panas untuk pulp,<br />
kertas, dan bahan industri lainnya masuk<br />
subgolongan 2929.<br />
2915 Industri alat pengangkat dan alat pemindah<br />
29150 Industri alat pengangkat dan alat pemindah<br />
Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor<br />
yang digunakan di sektor pertanian masuk<br />
subgolongan 2921; alat pengangkut dan<br />
pemindah yang dibuat khusus untuk<br />
penggunaan di bawah tanah masuk subgolongan<br />
2924.<br />
2919 Industri mesin-mesin umum lainnya<br />
29191 Industri mesin untuk pembungkus, pembotolan, dan<br />
pengalengan<br />
29192 Industri mesin timbangan<br />
29193 Industri mesin pendingin bukan untuk keperluan<br />
rumah tangga<br />
29199 Industri mesin-mesin umum lainnya<br />
292 Industri mesin-mesin untuk keperluan khusus<br />
2921 Industri mesin pertanian dan kehutanan, serta jasa<br />
penunjang pemeliharaan dan perbaikannya<br />
29211 Industri mesin pertanian dan kehutanan<br />
2922 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />
pengerjaan logam, kayu dan material lainnya<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
29221 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />
pengerjaan logam<br />
29222 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />
pengerjaan kayu<br />
29223 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />
pengerjaan material selain logam dan kayu<br />
29224 Industri mesin/ peralatan untuk pengelasan yang<br />
menggunakan arus listrik<br />
2923 Industri mesin-mesin metalurgi<br />
29230 Industri mesin-mesin metalurgi<br />
2924 Industri mesin-mesin untuk pertambangan,<br />
penggalian dan konstruksi<br />
29240 Industri mesin-mesin untuk pertambangan,<br />
penggalian dan konstruksi<br />
Pembuatan traktor untuk pertanian dimasukkan<br />
dalam subgolongan 2921.<br />
2925 Industri mesin untuk pengolahan makanan, minuman<br />
dan tembakau<br />
29250 Industri mesin untuk pengolahan makanan, minuman<br />
dan tembakau<br />
2926 Industri mesin-mesin tekstil, produk tekstil, dan<br />
barang-barang dari kulit<br />
29261 Industri kabinet mesin jahit<br />
Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit, baik<br />
dari kayu, plywood, maupun dari logam.<br />
29262 Industri mesin jahit serta mesin cuci, dan mesin<br />
pengering untuk keperluan niaga<br />
Pembuatan mesin cuci, mesin pengering dan<br />
sejenisnya untuk keperluan rumah tangga<br />
masuk kelompok 29302.<br />
29263 Industri mesin tekstil<br />
29264 Industri jarum mesin dan jarum rajut<br />
2927 Industri senjata dan amunisi<br />
29270 Industri senjata dan amunisi<br />
2929 Industri mesin-mesin khusus lainnya<br />
29291 Industri mesin-mesin untuk percetakan<br />
29292 Industri mesin-mesin pabrik kertas<br />
29299 Industri mesin-mesin industri khusus lainnya<br />
293 Industri peralatan rumah tangga yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
2930 Industri peralatan rumah tangga yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
29301 Industri kompor, dan alat-alat pemanas, dan alat<br />
pemanas ruangan, tanpa menggunakan arus listrik<br />
29302 Industri peralatan rumah tangga dengan<br />
menggunakan arus listrik<br />
Pembuatan mesin cuci, mesin pengering dan<br />
sejenisnya dalam bentuk yang besar atau untuk<br />
kepentingan niaga masuk subgolongan 2926;<br />
pembuatan mesin jahit baik untuk keperluan<br />
rumah tangga maupun tidak masuk subgolongan<br />
2926.<br />
29309 Industri alat-alat listrik lainnya untuk keperluan<br />
rumah tangga<br />
30 INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR,<br />
AKUNTANSI, DAN PENGOLAHAN DATA<br />
300 Industri mesin dan peralatan kantor, akuntansi, dan<br />
pengolahan data<br />
3000 Industri mesin dan peralatan kantor, akuntansi, dan<br />
pengolahan data<br />
30001 Industri mesin kantor dan akuntansi manual<br />
30002 Industri mesin kantor dan akuntansi elektrik<br />
30003 Industri mesin kantor, komputasi dan akuntansi<br />
elektronik<br />
Pembuatan sub-assembly dan komponen<br />
elektronika mesin komputasi masuk<br />
subgolongan 3210; pemeliharaan dan perbaikan
mesin kantor, akutansi, dan pengolahan data<br />
masuk subgolongan 7250; pembuatan electronic<br />
games dimasukkan dalam subgolongan 3694.<br />
30004 Industri mesin fotocopi<br />
31 INDUSTRI MESIN LISTRIK LAINNYA DAN<br />
PERLENGKAPANNYA<br />
311 Industri motor listrik, generator, dan transformator<br />
3110 Industri motor listrik, generator, dan transformator<br />
31101 Industri motor listrik<br />
31102 Industri mesin pembangkit listrik<br />
31103 Industri pengubah tegangan (transformator),<br />
pengubah arus (rectifier) dan pengontrol tegangan<br />
(voltage stabilizer)<br />
Pembuatan generator kendaraan dan cranking<br />
motor masuk subgolongan 3190.<br />
312 Industri peralatan pengontrol dan pendistribusian<br />
listrik<br />
3120 Industri peralatan pengontrol dan pendistribusian<br />
listrik<br />
31201 Industri panel listrik dan swicth gear<br />
31202 Industti peralatan pengontrol arus listik<br />
Mencakup usaha pembuatan sekering, fitting,<br />
sakelar, stop kontak, KWH meter, dsb.<br />
313 Industri kabel listrik dan telepon<br />
3130 Industri kabel listrik dan telepon<br />
31300 Industri kabel listrik dan telepon<br />
Pembuatan kawat/ kabel logam tanpa dibalut<br />
masuk subgolongan 2720.<br />
314 Industri akumulator listrik dan batu baterai<br />
3140 Industri akumulator listrik dan batu baterai<br />
31401 Industri batu baterai kering (batu baterai primer)<br />
31402 Industri akumulator listrik (batu baterai sekunder)<br />
Mencakup pembuatan pelat aki, separator, pole,<br />
dan jepitan aki (tipe gigi).<br />
315 Industri bola lampu pijar dan lampu penerangan<br />
3150 Industri bola lampu pijar dan lampu penerangan<br />
31501 Industri bola lampu pijar, lampu penerangan terpusat<br />
dan lampu ultra violet<br />
Pembuatan peralatan penerangan pada sepeda<br />
dan kendaraan bermotor masuk subgolongan<br />
3190.<br />
31502 Industri lampu tabung gas (lampu pembuang listrik)<br />
31509 Industri komponen lampu listrik<br />
319 Industri peralatan listrik yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
3190 Industri peralatan listrik yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
31900 Industri peralatan listrik yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
32 INDUSTRI RADIO, TELEVISI, DAN PERALATAN<br />
KOMUNIKASI, SERTA PERLENGKAPANNYA<br />
321 Industri tabung dan katup elektronik serta komponen<br />
elektronik lainnya<br />
3210 Industri tabung dan katup elektronik serta komponen<br />
elektronik lainnya<br />
32100 Industri tabung dan katup elektronik serta komponen<br />
elektronik lainnya<br />
322 Industri alat transmisi komunikasi<br />
3220 Industri alat transmisi komunikasi<br />
32200 Industri alat transmisi dan alat komunikasi<br />
323 Industri radio, televisi, alat-alat rekaman suara dan<br />
gambar, dan sejenisnya<br />
3230 Industri radio, televisi, alat-alat rekaman suara dan<br />
gambar, dan sejenisnya<br />
32300 Industri radio, televisi, alat-alat rekaman suara dan<br />
gambar, dan sejenisnya<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
33 INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN, ALAT-<br />
ALAT UKUR, PERALATAN NAVIGASI,<br />
PERALATAN OPTIK, JAM DAN LONCENG<br />
331 Industri peralatan kedokteran, dan peralatan untuk<br />
mengukur, memeriksa, menguji, dan bagian lainnya,<br />
kecuali alat-alat optik<br />
3311 Industri peralatan kedokteran, dan perlengkapan<br />
orthopaedic<br />
33111 Industri perabot untuk operasi, perawatan, dan<br />
kedokteran gigi<br />
33112 Industri peralatan sinar X, perlengkapan dan<br />
sejenisnya<br />
33113 Industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi,<br />
perlengkapan orthopaedic dan prosthetic<br />
Termasuk usaha pembuatan gigi palsu, dan<br />
peralatan tubuh palsu lainnya, seperti: mata<br />
palsu, tengkorak palsu, dan bagian-bagian<br />
dalam tubuh palsu.<br />
33119 Industri peralatan kedokteran, dan perlengkapan<br />
orthopaedic lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 33111<br />
sampai 33113.<br />
3312 Industri peralatan dan perlengkapan untuk<br />
pengukuran, pemeriksaan, pengujian, navigasi, dan<br />
maksud lain, kecuali peralatan pengawasan dalam<br />
proses industri<br />
33121 Industri peralatan pengukuran, pengatur dan<br />
pengujian manual<br />
33122 Industri pengukuran, pengatur dan pengujian elektrik<br />
33123 Industri pengukuran, pengatur dan pengujian<br />
elektronik<br />
3313 Industri peralatan pengujian dalam proses industri<br />
33130 Industri peralatan pengujian dalam proses industri<br />
332 Industri instrumen optik dan peraiatan fotografi<br />
3320 Industri instrumen optik dan peralatan fotografi<br />
33201 Industri kacamata<br />
Termasuk juga pembuat lensa kaca mata dan<br />
lensa kontak.<br />
33202 Industri teropong dan alat optik<br />
33203 Industri kamera fotografi<br />
33204 Industri kamera sinematografi proyektor dan<br />
perlengkapannya<br />
333 Industri jam, lonceng, dan sejenisnya<br />
3330 Industri jam, lonceng, dan sejenisnya<br />
33300 Industri jam, lonceng, dan sejenisnya<br />
34 INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR<br />
341 Industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih<br />
3410 Industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih<br />
34100 Industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih<br />
Termasuk pembuatan kendaraan untuk<br />
keperluan khusus, seperti: mobil pemadam<br />
kebakaran, mobil toko, mobil penyapu jalan,<br />
ambulan, dan sejenisnya.<br />
342 Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat<br />
atau lebih<br />
3420 Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat<br />
atau lebih<br />
34200 Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat<br />
atau lebih<br />
Termasuk pembuatan trailer, semi trailer dan<br />
bagian-bagiannya.<br />
343 Industri perlengkapan dan komponen kendaraan<br />
bermotor roda empat atau lebih<br />
3430 Industri perlengkapan dan komponen kendaraan<br />
bermotor roda empat atau lebih<br />
34300 Industri perlengkapan dan komponen kendaraan<br />
bermotor roda empat atau lebih
Mencakup pembuatan komponen dan suku<br />
cadang<br />
35 INDUSTRI ALAT ANGKUTAN, SELAIN<br />
KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU<br />
LEBIH<br />
351 Industri pembuatan dan perbaikan kapal dan perahu<br />
3511 Industri pembuatan dan perbaikan kapal dan perahu<br />
35111 Industri kapal/perahu<br />
35112 Industri peralatan dan perlengkapan kapal<br />
35113 Industri perbaikan kapal<br />
Mencakup perbaikan/ pemeliharaan dan<br />
modifikasi lambung kapal, dan alat apung<br />
lainnya.<br />
35114 Industri pemotongan kapal (ship breaking)<br />
35115 Industri bangunan lepas pantai<br />
3512 Industri pembuatan dan pemeliharaan perahu pesiar,<br />
rekreasi dan olahraga<br />
35120 Industri pembuatan dan pemeliharaan perahu pesiar,<br />
rekreasi dan olahraga<br />
352 Industri kereta api, bagian-bagian dan<br />
perlengkapannya, serta perbaikan kereta api<br />
3520 Industri kereta api, bagian-bagian dan<br />
perlengkapannya serta perbaikan kereta api<br />
35201 Industri kereta api, bagian-bagian dan<br />
perlengkapannya<br />
35202 Jasa penunjang industri kereta api<br />
Mencakup usaha perbaikan dan perawatan<br />
kereta api.<br />
353 Industri pesawat terbang dan perlengkapannya serta<br />
perbaikan pesawat terbang<br />
3530 Industri pesawat terbang dan perlengkapannya serta<br />
perbaikan pesawat terbang<br />
35301 Industri pesawat terbang dan perlengkapannya<br />
35302 Industri jasa perbaikan dan perawatan pesawat<br />
terbang<br />
359 Industri alat angkut lainnya<br />
3591 Industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga serta<br />
komponen dan perlengkapannya<br />
35911 Industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga<br />
Termasuk sepeda yang dilengkapi motor.<br />
35912 Industri komponen dan perlengkapan kendaraan<br />
bermotor roda dua dan tiga<br />
3592 Industri sepeda dan kendaraan orang cacat<br />
35921 Industri sepeda dan becak<br />
termasuk pula pembuatan kendaraan orang<br />
cacat baik bermotor maupun tidak.<br />
35922 Industri perlengkapan sepeda dan becak<br />
Pembuatan ban sepeda (luar dan dalam) masuk subgolongan<br />
2511.<br />
3599 Industri alat angkut yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
35990 Industri alat angkut yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
36 INDUSTRI FURNITUR DAN INDUSTRI<br />
PENGOLAHAN LAINNYA<br />
361 Industri furnitur<br />
3610 Industri furnitur<br />
36101 Industri furnitur dari kayu<br />
36102 Industri furnitur dari rotan, dan atau bambu<br />
36103 Industri furnitur dari plastik<br />
36104 Industri furnitur dari logam<br />
36109 Industri Furnitur Yang Belum Tercakup Dalam<br />
Kelompok 36101 s.d. 36104<br />
369 Industri pengolahan lainnya<br />
3691 Industri barang perhiasan<br />
36911 Industri permata<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
36912 Industri barang perhiasan berharga untuk keperluan<br />
pribadi dari logam mulia<br />
Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi, dan<br />
Benang bedah) masuk subgolongan 2423.<br />
36913 Industri barang perhiasan berharga bukan untuk<br />
keperluan pribadi dari logam mulia<br />
Pembuatan perhiasan imitasi masuk<br />
subgolongan 3699.<br />
36914 Industri barang untuk keperluan teknik dan atau<br />
laboratorium dari logam mulia<br />
36915 Industri barang perhiasan bukan untuk keperluan<br />
pribadi dari bukan logam mulia<br />
Pembuatan kotak jam dan perhiasan jam masuk<br />
subgolongan 3330.<br />
3692 Industri alat-alat musik<br />
36921 Industri alat-alat musik tradisional<br />
36922 Industri alat-alat musik nontradisional<br />
Perabuatan mikrofon, loudspeaker, headphone<br />
dan komponen yang sejenisnya masuk<br />
subgolongan 3230; alat-alat musik untuk<br />
mainan masuk subgolongan 3694.<br />
3693 Industri alat-alat olahraga<br />
36930 Industri alat-alat olahraga<br />
Pembuatan perlengkapan perahu layar masuk<br />
subgolongan 1721, pakaian olahraga masuk<br />
subgolongan 1810, pakaian kuda masuk<br />
subgolongan 1912, sepatu olahraga masuk<br />
subgolongan 1920, senjata untuk olahraga<br />
masuk subgolongan 2927, sepeda olahraga/<br />
kereta peluncur masuk golongan pokok 34/ 35),<br />
kapal/ sampan masuk subgolongan 3512, meja<br />
billiard/ perlengkapan bowling masuk<br />
subgolongan 3694, cambuk dan pecut masuk<br />
subgolongan 3699<br />
3694 Industri alat permainan dan mainan anak-anak<br />
36941 Industri alat permainan<br />
36942 Industri mainan<br />
Sepeda anak-anak masuk subgolongan 3592.<br />
3699 Industri pengolahan lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
36991 Industri alat-alat tulis dan gambar, termasuk<br />
perlengkapannya<br />
Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak.<br />
36992 Industri pita mesin tulis/ gambar<br />
36993 Industri kerajinan yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
36999 Industri pengolahan lain yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
37 DAUR ULANG<br />
Pembuatan sumbu lampu dimasukan dalam<br />
subgolongan 17232.<br />
371 Daur ulang barang-barang logam<br />
3710 Daur ulang barang-barang logam<br />
37100 Daur ulang barang-barang logam<br />
Pembuatan barang-barang logam baru yang<br />
menggunakan bahan baku barang-barang logam<br />
bekas dan sisa-sisa barang logam masuk<br />
kelompok industri yang sesuai dari golongan<br />
pokok 37.<br />
372 Daur ulang barang-barang bukan logam<br />
3720 Daur ulang barang-barang bukan logam<br />
37200 Daur ulang barang-barang bukan logam<br />
E LISTRIK, GAS DAN AIR<br />
40 LISTRIK, GAS, UAP, DAN AIR PANAS<br />
401 Ketenagalistrikan<br />
4010 Ketenagalistrikan
40101 Pembangkitan tenaga listrik<br />
40102 Transmisi tenaga listrik<br />
Penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke<br />
jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik<br />
tegangan tinggi termasuk gardu-gardu<br />
induknya,<br />
40103 Distribusi tenaga listrik<br />
40104 Jasa penunjang kelistrikan<br />
402 Gas<br />
4020 Gas<br />
40201 Pengadaan gas<br />
40202 Distribusi gas<br />
Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas<br />
jasa atau fee, masuk subgolongan 6030<br />
403 Uap dan air panas<br />
4030 Uap dan air panas<br />
40300 Uap dan air panas<br />
41 PENGADAAN DAN PENYALURAN AIR BERSIH<br />
410 Pengadaan dan penyaluran air bersih<br />
4100 Pengadaan dan penyaluran air bersih<br />
41001 Pengadaan, penjernihan dan penyaluran air bersih<br />
Penyaluran air pada sistem irigasi untuk<br />
pertanian masuk subgolongan 0140<br />
41002 Pengadaan dan penyaluran air baku<br />
41003 Jasa penunjang pengadaan dan penyaluran air bersih<br />
F KONSTRUKSI<br />
45 KONSTRUKSI<br />
451 Penyiapan lahan<br />
4510 Penyiapan lahan<br />
45100 Penyiapan lahan<br />
452 Konstruksi gedung dan bangunan sipil<br />
4521 Konstruksi gedung<br />
45211 Konstruksi gedung tempat tinggal<br />
45212 Konstruksi gedung perkantoran<br />
45213 Konstruksi gedung industri<br />
45214 Konstruksi gedung perbelanjaan<br />
45215 Konstruksi gedung kesehatan<br />
45216 Konstruksi gedung pendidikan<br />
45217 Konstruksi gedung penginapan<br />
45218 Konstruksi gedung tempat hiburan<br />
45219 Konstruksi gedung lainnya<br />
Selainyang masuk kelompok 45211s.d. 45218,<br />
4522 Konstruksi bangunan sipil<br />
45221 Bangunan jalan, jembatan dan landasan<br />
45222 Bangunan jalan dan jembatan kereta api<br />
45223 Bangunan terowongan<br />
45224 Bangunan pengairan<br />
45225 Bangunan pengolahan, penyaluran dan penampungan<br />
air bersih, air limbah dan drainase<br />
45226 Bangunan pengolahan, penyaluran dan penampungan<br />
barang minyak dan gas<br />
45227 Bangunan dermaga<br />
45229 Bangunan sipil lainnya<br />
Yang belum terliput dalam kelompok 45221 s.d.<br />
45227<br />
4523 Konstruksi bangunan elektrikal dan komunikasi<br />
45231 Bangunan elektrikal<br />
Termasuk juga pembangunan gardu induk dan<br />
pemasangan tiang listrik yang dimanfaatkan<br />
untuk bangunan gedung (perumahan/<br />
pemukiman) maupun sarana transportasi kereta<br />
api.<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
45232 Konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut,<br />
dan rambu sungai<br />
45233 Konstruksi telekomunikasi navigasi udara<br />
45234 Konstruksi sinyal dan telekomunikasi kereta api<br />
45235 Konstruksi sentral telekomunikasi<br />
45239 Konstruksi elektrikal dan telekomunikasi lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 4523 s.d.<br />
45235.<br />
4524 Konstruksi khusus<br />
45241 Pemasangan pondasi dan pilar<br />
45242 Pembuatan/pengeboran sumur air tanah<br />
45243 Pemasangan perancah (steiger)<br />
45244 Pemasangan atap (roof covering)<br />
45245 Pemasangan bangunan konstruksi prefab dan<br />
pemasangan kerangka baja<br />
45246 Pengerukan<br />
45249 Konstruksi khusus lainnya<br />
Yang belum terliput dalam kegiatan konstruksi<br />
kelompok 45241 s.d. 45246.<br />
453 Instalasi gedung dan bangunan sipil<br />
4531 Instalasi gedung<br />
45311 Instalasi air (plumbing)<br />
45312 Instalasi listrik<br />
45313 Instalasi telekomunikasi<br />
45314 Instalasi gas<br />
45315 Instalasi elektronika<br />
45316 Instalasi mekanikal<br />
45317 Instalasi AC<br />
45319 Instalasi gedung lainnya<br />
Mencakup kegiatan pemasangan instalasi<br />
gedung lainnya yang belum terliput dalam<br />
kelompok 45311 s.d. 45317.<br />
4532 Instalasi bangunan sipil<br />
45321 Instalasi listrik bangunan sipil<br />
Pemasangan tiang listrik masuk kelompok 45231.<br />
45322 Instalasi navigasi laut dan sungai<br />
45323 Instalasi meteorologi dan geofisika<br />
45324 Instalasi navigasi udara<br />
45325 Instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api<br />
45326 Instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya<br />
45327 Instalasi telekomunikasi<br />
45328 Instalasi jaringan pipa<br />
45329 Instalasi bangunan sipil lainnya<br />
Pemeliharaan, dan perbaikan instalasi bangunan<br />
sipil lainnya yang belum terliput dalam kelompok<br />
45321s.d. 45328.<br />
454 Penyelesaian konstruksi gedung<br />
4540 Penyelesaian konstruksi gedung<br />
45401 Pengerjaan pemasangan kaca dan alumunium<br />
45402 Pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan<br />
plafon<br />
45403 Pengecatan<br />
45404 Dekorasi interior<br />
45405 Dekorasi eksterior<br />
45409 Penyelesaian konstruksi gedung lainnya<br />
Mencakup penyelesaian konstruksi lainnya yang<br />
belum masuk kelompok 45401 s.d. 45405.<br />
455 Penyewaan alat konstruksi atau peralatan<br />
pembongkar/penghancur bangunan dengan<br />
operatornya<br />
4550 Penyewaan alat konstruksi atau peralatan<br />
pembongkar/penghancur bangunan dengan<br />
operatornya
45500 Penyewaan alat konstruksi atau peralatan<br />
pembongkar/ penghancur bangunan dengan<br />
operatornya<br />
Penyewaan peralatan mesin konstruksi tan pa<br />
operatornya masuk subgolongan 7122<br />
G PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN<br />
50 PENJUALAN MOBIL, SEPEDA MOTOR, DAN<br />
PENJUALAN ECERAN BAHAN BAKAR<br />
KENDARAAN<br />
501 Penjualan mobil<br />
5010 Penjualan mobil<br />
50101 Perdagangan besar mobil<br />
50102 Penjualan eceran mobil<br />
502 Penjualan suku cadang dan aksesoris mobil<br />
5020 Penjualan suku cadang dan aksesoris mobil<br />
50201 Perdagangan besar suku cadang dan aksesoris mobil<br />
50202 Penjualan eceran suku cadang dan aksesoris mobil<br />
503 Penjualan sepeda motor serta suku cadang dan<br />
aksesorisnya<br />
5030 Penjualan sepeda motor serta suku cadang dan<br />
aksesorisnya<br />
50301 Perdagangan besar sepeda motor serta suku cadang<br />
dan aksesorisnya<br />
50302 Penjualan eceran sepeda motor serta suku cadang<br />
dan aksesorisnya<br />
504 Perdagangan eceran bahan bakar kendaraan<br />
5040 Perdagangan eceran bahan bakar kendaraan<br />
50400 Perdagangan eceran bahan bakar kendaraan di SPBU<br />
Perdagangan besar bahan bakar masuk<br />
kelompok 51410; perdagangan eceran LPG dan<br />
bahan bakar untuk keperluan memasak atau<br />
pemanas masuk kelompok 52353<br />
51 PERDAGANGAN BESAR DALAM NEGERI SELAIN<br />
EKSPOR DAN IMPOR (KECUALI PERDAGANGAN<br />
MOBIL DAN SEPEDA MOTOR)<br />
511 Perdagangan besar berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />
kontrak<br />
5110 Perdagangan besar berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />
kontrak<br />
51100 Perdagangan besar berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />
kontrak<br />
Perdagangan besar mobil dan sepeda motor<br />
masuk golongan 501 s.d. 503.<br />
512 Perdagangan Besar dalam negeri hasil pertanian,<br />
binatang hidup, makanan, minuman, dan tembakau<br />
5121 Perdagangan besar hasil pertanian, binatang hidup<br />
51211 Perdagangan besar hasil pertanian<br />
51212 Perdagangan besar binatang hidup<br />
51213 Perdagangan besar hasil perikanan<br />
51214 Perdagangan besar hasil kehutanan dan perburuan<br />
5122 Perdagangan besar makanan, minuman dan<br />
tembakau<br />
51220 Perdagangan besar makanan, minuman dan<br />
tembakau<br />
513 Perdagangan besar barang-barang keperluan rumah<br />
tangga<br />
5131 Perdagangan besar tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />
51310 Perdagangan besar tekstil, pakaian jadi dan kulit<br />
5139 Perdagangan besar barang-barang keperluan rumah<br />
tangga lainnya<br />
51391 Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan<br />
rumah tangga<br />
51392 Perdagangan besar barang-barang klmia dan farmasi<br />
untuk keperluan rumah tangga<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Mencakup perdagangan besar peralatan dan<br />
perlengkapan orthopedi.<br />
51399 Perdagangan besar berbagai barang-barang dan<br />
perlengkapan rumah tangga lainnya<br />
514 Perdagangan besar produk antara bukan hasil<br />
pertanian, barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />
terpakai (scrap)<br />
5141 Perdagangan besar bahan bakar gas, cair, dan padat,<br />
serta produk sejenis<br />
51410 Perdagangan besar bahan bakar gas, cair, dan padat,<br />
serta produk sejenis<br />
5142 Perdagangan besar logam dan bijih logam<br />
51420 Perdagangan besar logam dan bijih logam<br />
5143 Perdagangan besar bahan-bahan konstruksi<br />
51431 Perdagangan besar barang-barang logam untuk<br />
bahan konstruksi<br />
51432 Perdagangan besar kaca untuk bahan konstruksi<br />
51433 Perdagangan besar genteng, batu bata, ubin, dan<br />
sejenisnya dari tanah liat, kapur, semen, atau gelas<br />
51434 Perdagangan besar semen, kapur, pasir dan batu<br />
51435 Perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen<br />
51436 Perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu<br />
51437 Perdagangan besar cat<br />
51438 Perdagangan besar macam-macam material<br />
bangunan<br />
51439 Perdagangan besar bahan konstruksi lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 51431<br />
s.d. 51438<br />
5149 Perdagangan besar barang antara (intermediate<br />
products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />
terpakai (scrap)<br />
51490 Perdagangan besar barang antara (intermediate<br />
products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />
terpakai (scrap)<br />
515 Perdagangan besar mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
5150 Perdagangan besar mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
51501 Perdagangan besar mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
51502 Perdagangan besar alat transportasi laut, suku<br />
cadang dan perlengkapannya<br />
51503 Perdagangan besar alat transportasi darat (kecuali<br />
mobil, sepeda motor, dan sejenisnya), suku cadang<br />
dan perlengkapannya<br />
51504 Perdagangan Besar alat transportasi udara, suku<br />
cadang dan perlengkapannya<br />
519 Perdagangan besar lainnya<br />
5190 Perdagangan besar lainnya<br />
51900 Perdagangan besar lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam golongan 512-515.<br />
52 PERDAGANGAN ECERAN, KECUALI MOBIL DAN<br />
SEPEDA MOTOR<br />
521 Perdagangan eceran berbagai macam barang<br />
5211 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />
didominasi makanan, minuman dan tembakau<br />
52111 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />
utamanya makanan, minuman, atau tembakau di<br />
supermarket/minimarket<br />
52112 Perdagangan eceran barang-barang yang utamanya<br />
makanan, minuman, atau tembakau selain di<br />
supermarket/minimarket (pasar tradisional)<br />
5219 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />
didominasi oleh barang bukan makanan, minuman<br />
dan tembakau<br />
52191 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />
utamanya bukan bahan makanan/makanan,
minuman, atau tembakau di toserba (department<br />
store)<br />
52192 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />
utamanya bukan bahan makanan, minuman, atau<br />
tembakau (barang-barang kelontong) selain di<br />
toserba (department store)<br />
522 Perdagangan eceran komoditi makanan, minuman,<br />
atau tembakau<br />
5221 Perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil<br />
pertanian<br />
52211 Perdagangan eceran padi dan palawija<br />
52212 Perdagangan eceran buah-buahan<br />
52213 Perdagangan eceran sayuran<br />
52214 Perdagangan eceran hasil peternakan<br />
52215 Perdagangan eceran hasil perikanan<br />
52219 Perdagangan eceran hasil pertanian lainnya<br />
5222 Perdagangan eceran komoditi makanan, minuman,<br />
atau tembakau hasil industri pengolahan<br />
52221 Perdagangan eceran beras<br />
52222 Perdagangan eceran roti, kue kering, serta kue basah<br />
dan sejenisnya<br />
52223 Perdagangan eceran kopi, gula pasir, atau gula<br />
merah<br />
52224 Perdagangan eceran tahu, tempe, tauco, dan oncom<br />
52225 Perdagangan eceran daging dan biota air olahan<br />
52226 Perdagangan eceran minuman<br />
Termasuk perdagangan'eceran air minum isi<br />
ulang<br />
52227 Perdagangan eceran rokok dan tembakau<br />
52228 Perdagangan eceran pakan ternak/unggas/ikan<br />
52229 Perdagangan eceran makanan lainnya<br />
523 Perdagangan eceran komoditi bukan makanan,<br />
minuman, atau tembakau<br />
5231 Perdagangan eceran bahan kimia, farmasi, kosmetik,<br />
dan alat laboratorium<br />
52311 Perdagangan eceran bahan kimia<br />
52312 Perdagangan eceran barang farmasi di apotik<br />
52313 Perdagangan eceran barang farmasi selain di apotik<br />
52314 Perdagangan eceran jamu<br />
52315 Perdagangan eceran kosmetik<br />
52316 Perdagangan eceran pupuk dan pemberantas hama<br />
52317 Perdagangan eceran alat-alat laboratorium, farmasi,<br />
dan kesehatan<br />
52318 Perdagangan eceran minyak atsiri<br />
52319 Perdagangan eceran lainnya<br />
Selain yang tercakup pada kelompok 52311 s.d.<br />
52318<br />
5232 Perdagangan eceran tekstil, pakaian jadi, alas kaki,<br />
dan barang keperluan pribadi<br />
52321 Perdagangan eceran tekstil<br />
52322 Perdagangan eceran pakaian jadi<br />
52323 Perdagangan eceran sepatu, sandal, dan alas kaki<br />
lainnya<br />
52324 Perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang<br />
52325 Perdagangan eceran kaca mata<br />
52326 Perdagangan eceran barang perhiasan<br />
52327 Perdagangan eceran jam<br />
52328 Perdagangan eceran tas, dompet, koper, ransel dan<br />
sejenisnya<br />
52329 Perdagangan eceran tekstil, pakaian jadi, alas kaki,<br />
dan barang keperiuan pribadi lainnya<br />
5233 Perdagangan eceran perlengkapan human tangga<br />
dan perlengkapan dapur<br />
52331 Perdagangan eceran furnitur<br />
52332 Perdagangan eceran barang elektronik<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
52333 Perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik<br />
52334 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />
perlengkapan dapur dari plastik<br />
52335 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />
perlengkapan dapur dari batu atau tanah liat<br />
52336 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />
perlengkapan dapur dari kayu, bambu, atau rotan<br />
52337 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />
pertengkapan dapur bukan dari plastik, batu, tanah<br />
liat, kayu, bambu, atau rotan<br />
52338 Perdagangan eceran alat-alat telekomunikasi<br />
52339 Perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan<br />
perlengkapan dapur lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 52331<br />
s.d. 52337<br />
5234 Perdagangan eceran bahan konstruksi<br />
52341 Perdagangan eceran barang-barang logam untuk<br />
bahan konstruksi<br />
52341 Perdagangan eceran barang-barang logam untuk<br />
bahan konstruksi<br />
52342 Perdagangan eceran kaca untuk bahan konstruksi<br />
52343 Perdagangan eceran genteng, batu bata, ubin, dan<br />
sejenisnya dari tanah liat, kapur, semen, atau gelas<br />
52344 Perdagangan eceran semen, kapur, pasir dan batu<br />
52345 Perdagangan eceran bahan konstruksi dari porselen<br />
52346 Perdagangan eceran bahan konstruksi dari kayu<br />
52347 Perdagangan eceran cat<br />
52348 Perdagangan eceran macam-macam material<br />
bangunan<br />
52349 Perdagangan eceran bahan konstruksi lainnya<br />
5235 Perdagangan eceran bahan bakar dan minyak<br />
pelumas<br />
52351 Perdagangan eceran premium, premix, dan solar di<br />
kios/toko<br />
Perdagangan eceran avtur, premium, premix,<br />
dan solar untuk bahan bakar mobil dan sepeda<br />
motor di SPBU masuk kelompok 50500<br />
52352 Perdagangan eceran minyak tanah<br />
52353 Perdagangan eceran gas elpiji<br />
52354 Perdagangan eceran minyak pelumas<br />
52359 Perdagangan eceran bahan bakar lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 52351<br />
s.d. 52354 di dalam bangunan.<br />
5236 Perdagangan eceran kertas, barang-barang dari<br />
kertas, alat tulis, barang cetakan, alat olahraga, alat<br />
musik, alat fotografi, komputer<br />
52361 Perdagangan eceran kertas, kertas karton, dan<br />
barang dari kertas/ kertas karton<br />
52362 Perdagangan eceran alat tulis menulis dan gambar<br />
52363 Perdagangan eceran hasil pencetakan, penerbitan<br />
dan perangkat lunak (software)<br />
52364 Perdagangan eceran alat-alat olahraga<br />
52365 Perdagangan eceran alat-alat musik<br />
52366 Perdagangan eceran alat fotografi dan<br />
perlengkapannya<br />
52367 Perdagangan eceran alat-alat optik dan<br />
perlengkapannya<br />
52368 Perdagangan eceran komputer dan mesin kantor<br />
5237 Perdagangan eceran mesin-mesin (kecuali mobil dan<br />
sepeda motor) dan suku cadang (onderdil), termasuk<br />
alat-alat transportasi<br />
52371 Perdagangan eceran mesin pertanian dan<br />
perlengkapannya<br />
52372 Perdagangan eceran mesin jahit dan<br />
perlengkapannya
52373 Perdagangan eceran mesin lainnya -dan<br />
perlengkapannya<br />
52374 Perdagangan eceran alat transportasi darat tidak<br />
bermotor dan perlengkapannya<br />
52375 Perdagangan eceran alat transportasi air dan<br />
perlengkapannya<br />
5238 Perdagangan eceran barang-barang kerajinan,<br />
mainan anak-anak, dan lukisan<br />
52381 Perdagangan eceran barang kerajinan dari kayu,<br />
bambu, rotan, pandan,rumput dan sejenisnya<br />
52382 Perdagangan eceran barang kerajinan dari kulit,<br />
tulang, tanduk, gading, bulu dan hewan yang<br />
diawetkan<br />
52383 Perdagangan eceran barang kerajinan dari logam<br />
52384 Perdagangan eceran barang kerajinan dari keramik<br />
52385 Perdagangan eceran mainan anak-anak<br />
52386 Perdagangan eceran lukisan<br />
52389 Perdagangan eceran barang-barang kerajinan,<br />
mainan anak-anak, dan lukisan lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 52381<br />
s.d. 52386 di dalam bangunan.<br />
5239 Perdagangan eceran komoditi lainnya (bukan<br />
makanan, minuman, atau tembakau)<br />
52391 Perdagangan eceran alat-alat pertanian<br />
52392 Perdagangan eceran alat-alat pertukangan<br />
52393 Perdagangan eceran binatang peliharaan (pet shop)<br />
52394 Perdagangan eceran bunga poton /florist<br />
52395 Perdagangan eceran tanaman hias, bibit buahbuahan<br />
dan tanaman obat-obatan<br />
52399 Perdagangan eceran komoditi lainnya (bukan<br />
makanan, minuman, atau tembakau)<br />
Yang belum tercakup subgolongan 5231 s.d.<br />
5238 dan kategori 52391 s.d. 52398.<br />
524 Perdagangan eceran barang bekas<br />
5240 Perdagangan eceran barang bekas<br />
52401 Perdagangan eceran barang bekas perlengkapan<br />
rumah tangga<br />
Perdagangan mobil dan motor bekas masuk<br />
golongan pokok 50.<br />
52402 Perdagangan eceran pakaian jadi, alas kaki dan<br />
pelengkap pakaian bekas<br />
52403 Perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi<br />
bekas<br />
52404 Perdagangan eceran barang listrik dan elektronik<br />
bekas<br />
52405 Perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi<br />
bekas<br />
52406 Perdagangan eceran barang antik<br />
52409 Perdagangan eceran barang bekas lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 52401<br />
s.d. 52406.<br />
525 Perdagangan eceran kaki lima<br />
5251 Perdagangan eceran kaki lima komoditi dari hasil<br />
pertanian<br />
52511 Perdagangan eceran kaki lima komoditi padi dan<br />
palawija<br />
52512 Perdagangan eceran kaki lima komoditi buah-buahan<br />
52513 Perdagangan eceran kaki lima komoditi sayursayuran<br />
52514 Perdagangan eceran kaki lima komoditi hasil<br />
petemakan<br />
52515 Perdagangan eceran kaki lima komoditi hasil<br />
perikanan<br />
52516 Perdagangan eceran kaki lima komoditi tanaman hias<br />
dan hasil pertanian lainnya<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 52511 s.d<br />
52515<br />
5252 Perdagangan eceran kaki lima komoditi makanan,<br />
minuman hasil industri pengolahan<br />
52521 Perdagangan eceran kaki lima beras<br />
52522 Perdagangan eceran kaki lima roti, kue kering, kue<br />
basah dan sejenisnya<br />
52523 Perdagangan eceran kaki lima kopi, gula pasir, gula<br />
merah, dan sejenisnya<br />
52524 Perdagangan eceran kaki lima tahu, tempe, tauco,<br />
dan oncom<br />
52525 Perdagangan eceran kaki lima daging olahan dan<br />
biota air olahan<br />
52526 Perdagangan eceran kaki lima minuman<br />
52527 Perdagangan eceran kaki lima rokok dan tembakau<br />
52528 Perdagangan eceran kaki lima pakan ternak, pakan<br />
unggas, dan pakan ikan<br />
52529 Perdagangan eceran kaki lima komoditi makanan dan<br />
minuman<br />
Yang belum tercakup kelompok 52521 s.d. 52528<br />
5253 Perdagangan eceran kaki lima bahan kimia, farmasi,<br />
kosmetik, dan alat laboratorium<br />
52531 Perdagangan eceran kaki lima bahan kimia<br />
52532 Perdagangan eceran kaki lima farmasi<br />
52533 Perdagangan eceran kaki lima jamu<br />
52534 Perdagangan eceran kaki lima kosmetik<br />
52535 Perdagangan eceran kaki lima pupuk dan<br />
pemberantas hama<br />
52536 Perdagangan eceran kaki lima minyak atsiri<br />
52539 Perdagangan eceran kaki lima bahan kimia, farmasi,<br />
kosmetik, dan alat laboratorium<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 52531<br />
s.d. 52536<br />
5254 Perdagangan eceran kaki lima tekstil, pakaian jadi,<br />
alas kaki dan barang keperluan pribadi<br />
52541 Perdagangan eceran kaki lima tekstil<br />
52542 Perdagangan eceran kaki lima pakaian jadi<br />
52543 Perdagangan eceran kaki lima sepatu, sandal, dan<br />
alas kaki lainnya<br />
52544 Perdagangan eceran kaki lima pelengkap pakaian dan<br />
benang<br />
52545 Perdagangan eceran kaki lima kacamata<br />
52546 Perdagangan eceran kaki lima barang perhiasan<br />
52547 Perdagangan eceran kaki lima jam<br />
52548 Perdagangan eceran kaki lima tas, dompet, koper,<br />
ransel, dan sejenisnya<br />
52549 Perdagangan eceran kaki lima barang keperluan<br />
pribadi lainnya<br />
5255 Perdagangan eceran kaki lima perlengkapan rumah<br />
tangga dan perlengkapan dapur<br />
52551 Perdagangan eceran kaki lima barang elektronik<br />
52552 Perdagangan eceran kaki lima alat dan perlengkapan<br />
listrik<br />
52553 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />
dan perlengkapan dapur dari plastik/melamin<br />
52554 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />
dan perlengkapan dapur dari batu atau tanah liat<br />
52555 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />
dan perlengkapan dapur dari kayu, bambu, atau<br />
rotan<br />
52556 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />
dan perlengkapan dapur bukan dari plastik, batu atau<br />
tanah liat, kayu, bambu, atau rotan<br />
52557 Perdagangan eceran kaki lima alat-alat kebersihan<br />
52559 Perdagangan eceran kaki lima perlengkapan rumah<br />
tangga lainnya
5256 Perdagangan eceran kaki lima bahan bakar dan<br />
pelumas<br />
52561 Perdagangan eceran kaki lima bahan bakar minyak,<br />
gas dan minyak pelumas<br />
52569 Perdagangan eceran kaki lima bahan bakar lainnya<br />
5257 Perdagangan eceran kaki lima kertas, barang-barang<br />
dari kertas, alat tulis, barang cetakan, alat olah raga,<br />
alat musik, alat fotografi, dan komputer<br />
52571 Perdagangan eceran kaki lima kertas, karton, dan<br />
barang dari kertas<br />
52572 Perdagangan eceran kaki lima alat tulis menulis dan<br />
gambar<br />
52573 Perdagangan eceran kaki lima hasil 'pencetakan,<br />
penerbitan dan perangkat lunak (software)<br />
52574 Perdagangan eceran kaki lima alat-alat olah raga dan<br />
alat musik<br />
52575 Perdagangan eceran kaki lima alat fotagrafi, alat<br />
optik dan perlengkapannya<br />
52576 Perdagangan eceran kaki lima mesin kantor<br />
52577 Perdagangan eceran kaki lima campuran kertas,<br />
karton, barang-barang dari kertas, alat tulis-menulis,<br />
alat gambar, hasil pencetakan, penerbitan dan<br />
lainnya<br />
5258 Perdagangan eceran kaki lima barang-barang<br />
kerajinan, mainan anak-anak, dan lukisan<br />
52581 Perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan<br />
52582 Perdagangan eceran kaki lima mainan anak-anak<br />
52583 Perdagangan eceran kaki lima lukisan<br />
5259 Perdagangan eceran kaki lima barang-barang bekas<br />
52591 Perdagangan eceran kaki lima barang bekas<br />
perlengkapan rumah tangga<br />
52592 Perdagangan eceran kaki lima pakaian jadi, alas kaki,<br />
perlengkapan pakaian, dan barang-barang<br />
perlengkapan pribadi bekas<br />
52593 Perdagangan eceran kaki lima barang listrik dan<br />
elektronik bekas<br />
52594 Perdagangan eceran kaki lima barang antik<br />
52595 Perdagangan eceran kaki lima barang bekas<br />
campuran<br />
526 Perdagangan eceran kaki lima lainnya<br />
5260 Perdagangan eceran kaki lima lainnya<br />
52600 Perdagangan eceran kaki lima lainnya<br />
Selain barang-barang dalam golongan 525.<br />
527 Perdagangan eceran lainnya<br />
5271 Perdagangan eceran melalui media<br />
52711 Perdagangan eceran melalui media untuk komoditi<br />
makanan, minuman, tembakau, kimia , farmasi<br />
kosmetik, dan alat laboratorium<br />
52712 Perdagangan eceran melalui media untuk komoditi<br />
tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan barang-barang<br />
keperluan pribadi<br />
52713 Perdagangan eceran melalui media untuk barangbarang<br />
perlengkapan rumah tangga dan<br />
perlengkapan dapur<br />
52714 Perdagangan eceran melalui media untuk barangbarang<br />
campuran yang masuk dalam 52711 s.d<br />
52713<br />
52719 Perdagangan eceran melalui media untuk berbagai<br />
macam barang lainnya<br />
5272 Perdagangan eceran keliling<br />
52721 Perdagangan eceran keliling komoditi makanan dari<br />
hasil pertanian<br />
52722 Perdagangan eceran keliling komoditi makanan,<br />
minuman, atau tembakau hasil industri pengolahan<br />
52723 Perdagangan eceran keliling bahan-bahan kimia,<br />
farmasi, kosmetik, dan alat laboratorium<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
52724 Perdagangan eceran keliling tekstil, pakaian jadi, alas<br />
kaki, dan barang-barang keperluan pribadi<br />
52725 Perdagangan eceran keliling perlengkapan rumah<br />
tangga dan perlengkapan dapur<br />
52726 Perdagangan eceran keliling bahan bakar dan minyak<br />
pelumas<br />
52727 Perdagangan eceran keliling kertas, barang-barang<br />
dari kertas, alat tulis, barang cetakan, alat olah raga,<br />
alat musik, alat fotografi, dan komputer<br />
52728 Perdagangan eceran keliling barang-barang<br />
kerajinan, mainan anak-anak, dan lukisan<br />
52729 Perdagangan eceran keliling barang-barang lainnya<br />
Selain yang masuk kelompok 52721 s.d. 52728<br />
53 PERDAGANGAN EKSPOR, KECUALI<br />
PERDAGANGAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR<br />
531 Perdagangan ekspor berdasarkan balas jasa (fee)<br />
atau kontrak<br />
5310 Perdagangan ekspor berdasarkan balas jasa (fee)<br />
atau kontrak<br />
53100 Perdagangan ekspor berdasarkan balas jasa (fee)<br />
atau kontrak<br />
Perdagangan besar ekspor mobil dan-sepeda<br />
motor masuk golongan 501 s.d. 503.<br />
532 Perdagangan ekspor bahan baku hasil pertanian,<br />
binatang hidup, makanan, minuman, dan tembakau<br />
5321 Perdagangan ekspor bahan baku hasil pertanian,<br />
binatang hidup<br />
53211 Perdagangan ekspor bahan baku hasil pertanian<br />
53212 Perdagangan ekspor binatang hidup<br />
53213 Perdagangan ekspor hasil perikanan<br />
53214 Perdagangan ekspor hasil kehutanan dan perburuan<br />
5322 Perdagangan ekspor makanan, minuman, dan<br />
tembakau<br />
53220 Perdagangan ekspor makanan, minuman dan<br />
tembakau<br />
533 Perdagangan ekspor barang-barang keperluan rumah<br />
tangga<br />
5331 Perdagangan ekspor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />
53310 Perdagangan ekspor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />
5339 Perdagangan ekspor barang-barang keperluan rumah<br />
tangga lainnya<br />
53391 Perdagangan ekspor peralatan dan perlengkapan<br />
rumah tangga<br />
53392 Perdagangan ekspor barang-barang kimia dan<br />
farmasi untuk keperluan rumah tangga<br />
Termasuk pula perdagangan ekspor peralatan<br />
dan perlengkapan orthopedi.<br />
53399 Perdagangan ekspor berbagai barang-barang dan<br />
perlengkapan rumah tangga lainnya<br />
534 Perdagangan ekspor produk antara bukan hasil<br />
pertanian, barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />
terpakai (scrap)<br />
5341 Perdagangan ekspor bahan bakar gas, cair, dan<br />
padat serta produk sejenis<br />
53410 Perdagangan ekspor bahan bakar gas, cair, dan<br />
padat serta produk sejenis<br />
5342 Perdagangan ekspor logam dan bijih log am (hasil<br />
pertambangan dan penggalian)<br />
53420 Perdagangan ekspor logam dan bijih logam (hasil<br />
pertambangan dan penggalian)<br />
5343 Perdagangan ekspor bahan-bahan konstruksi (kecuali<br />
bahan hasil penggalian)<br />
53430 Perdagangan ekspor bahan-bahan konstruksi (kecuali<br />
bahan hasil penggalian)<br />
5349 Perdagangan ekspor produk antara (intermediate<br />
products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />
terpakai (scrap)
53491 Perdagangan ekspor produk antara (intermediate<br />
products)<br />
Mencakup usaha mengekspor barang-barang<br />
antara, barang-barang bekas, dan sisa-sisa tak<br />
terpakai, seperti: barang-barang kimia dasar,<br />
pupuk, bahan dasar plastik, tekstil, fiber.<br />
53492 Perdagangan ekspor barang-barang bekas dan sisasisa<br />
tak terpakai (scrap)<br />
Mencakup usaha mengekspor barang-barang<br />
bekas, dan sisa-sisa tak terpakai untuk kegiatan<br />
daur ulang.<br />
535 Perdagangan ekspor mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
5350 Perdagangan ekspor mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
53500 Perdagangan ekspor mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
539 Perdagangan ekspor lainnya<br />
5390 Perdagangan ekspor lainnya<br />
53900 Perdagangan ekspor lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam golongan 532-535<br />
ke luar negeri.<br />
54 PERDAGANGAN IMPOR, KECUALI<br />
PERDAGANGAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR<br />
541 Perdagangan impor berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />
kontrak<br />
5410 Perdagangan impor berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />
kontrak<br />
54100 Perdagangan impor berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />
kontrak<br />
Perdagangan besar impor mobil dan sepeda<br />
motor masuk golongan 501 s.d. 503.<br />
542 Perdagangan impor bahan baku hasil pertanian,<br />
binatang hidup, makanan, minuman, dan tembakau<br />
5421 Perdagangan impor bahan baku hasil pertanian,<br />
binatang hidup<br />
54211 Perdagangan impor bahan baku hasil pertanian<br />
54212 Perdagangan impor binatang hidup<br />
54213 Perdagangan impor hasil perikanan<br />
54214 Perdagangan impor hasil kehutanan dan perburuan<br />
5422 Perdagangan impor makanan, minuman, dan<br />
tembakau<br />
54220 Perdagangan impor makanan, minuman dan<br />
tembakau<br />
543 Perdagangan impor barang-barang keperluan rumah<br />
tangga<br />
5431 Perdagangan impor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />
54310 Perdagangan impor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />
5439 Perdagangan impor barang-barang keperluan rumah<br />
tangga lainnya<br />
54391 Perdagangan impor peralatan dan perlengkapan<br />
rumah tangga lainnya<br />
54392 Perdagangan impor barang-barang kimia dan farmasi<br />
untuk keperluan rumah tangga<br />
Termasuk perdagangan besar impor peralatan<br />
dan perlengkapan orthopedi.<br />
54399 Perdagangan impor berbagai barang-barang dan<br />
perlengkapan rumah tangga lainnya<br />
544 Perdagangan impor produk antara bukan hasil<br />
pertanian, barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />
terpakai (scrap)<br />
5441 Perdagangan impor bahan bakar gas, cair, dan padat<br />
serta produk sejenis<br />
54410 Perdagangan impor bahan bakar gas, cair, dan padat<br />
serta produk sejenis<br />
5442 Perdagangan impor logam dan bijih logam<br />
54420 Perdagangan impor logam dan bijih logam<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
5443 Perdagangan impor bahan-bahan konstruksi<br />
54430 Perdagangan impor bahan-bahan konstruksi<br />
5449 Perdagangan impor barang antara (intermediate<br />
products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />
terpakai (scrap)<br />
54491 Perdagangan impor produk antara (intermediate<br />
products)<br />
54492 Perdagangan impor barang-barang bekas dan sisasisa<br />
tak terpakai (scrap)<br />
545 Perdagangan impor mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
5450 Perdagangan impor mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
54500 Perdagangan impor mesin-mesin, suku cadang dan<br />
perlengkapannya<br />
549 Perdagangan Impor lainnya<br />
5490 Perdagangan impor lainnya<br />
54900 Perdagangan impor lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam dalam golongan<br />
542-545.<br />
H PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN<br />
MAKAN MINUM<br />
55 PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN<br />
MAKAN MINUM<br />
551 Penyediaan akomodasi<br />
5511 Hotel bintang<br />
55111 Hotel bintang lima<br />
55112 Hotel bintang empat<br />
55113 Hotel bintang tiga<br />
55114 Hotel bintang dua<br />
55115 Hotel bintang satu<br />
5512 Hotel melati<br />
55120 Hotel melati<br />
5513 Penginapan remaja (youth hostel)<br />
55130 Penginapan remaja (youth hostel)<br />
5514 Pondok wisata (home stay)<br />
55140 Pondok wisata (home stay)<br />
5515 Bumi perkemahan<br />
55150 Bumi perkemahan<br />
5516 Persinggahan karavan<br />
55160 Persinggahan karavan<br />
5519 Jasa Akomodasi lainnya<br />
55190 Jasa akomodasi lainnya<br />
Yang belum masuk subgolongan 5511 s.d. 5516.<br />
552 Restoran/rumah makan, bar dan jasa boga<br />
5521 Restoran/rumah makan<br />
55211 Restoran/rumah makan talam kencana<br />
55212 Restoran/rumah makan talam selaka<br />
55213 Restoran/rumah makan talam gangsa<br />
55214 Restoran/rumah makan nontalam<br />
5522 Warung makan<br />
55220 Warung makan<br />
5523 Bar<br />
55230 Bar<br />
Usaha bar yang merupakan fasilitas dari hotel<br />
bintang masuk subgolongan 5111.<br />
5524 Kedai makanan dan minuman<br />
55240 Kedai makanan dan minuman<br />
5525 Penjual makanan dan minuman keliling/tempat tidak<br />
tetap<br />
55250 Penjual makanan dan minuman keliling/ tempat tidak<br />
tetap<br />
5526 Jasa boga (catering)
55260 Jasa boga (catering)<br />
I TRANSPORTASI, PERGUDANGAN DAN<br />
KOMUNIKASI<br />
60 ANGKUTAN DA RAT DAN ANGKUTAN DENGAN<br />
SALURAN PIPA<br />
601 Angkutan jalan rel<br />
6011 Angkutan jalan rel untuk penumpang<br />
60110 Angkutan jalan rel untuk penumpang<br />
6012 Angkutan jalan rel untuk barang<br />
60120 Angkutan jalan rel untuk barang<br />
6013 Angkutan jalan rel khusus<br />
60131 Angkutan jalan rel khusus wisata<br />
60139 Angkutan jalan rel khusus lainnya<br />
602 Angkutan jalan<br />
6021 Angkutan jalan dalam trayek untuk penumpang<br />
60211 Angkutan antar-kota antar provinsi (AKAP)<br />
60212 Angkutan perbatasan<br />
Mencakup usaha pengangkutan orang pada<br />
kabupaten/kota yang berbatasan langsung dan<br />
belum terlayani trayek AKAP/AKDP.<br />
60213 Angkutan antar-kota dalam provinsi (AKDP)<br />
60214 Angkutan kota<br />
60215 Angkutan pedesaan<br />
60216 Angkutan khusus<br />
meliputi angkutan antar jempuit, angkutan<br />
karyawan, angkutan pemukiman, dan angkutan<br />
pemadu moda.<br />
60217 Angkutan lintas batas negara<br />
6022 Angkutan jalan tidak dalam trayek untuk penumpang<br />
60221 Angkutan taksi<br />
60222 Angkutan sewa<br />
Termasuk angkutan yang disewakan berikut<br />
pengemudi, misal: bajaj, kancil, dll.<br />
60223 Angkutan pariwisata<br />
60224 Angkutan tidak bermotor untuk penumpang<br />
60225 Angkutan ojek<br />
Termasuk dalam kelompok ini apabila jenis<br />
angkutan tersebut bukan merupakan fasilitas di<br />
kawasan wisata.<br />
6023 Angkutan jalan untuk barang<br />
60231 Angkutan bermotor untuk barang umum<br />
60232 Angkutan bermotor untuk barang khusus<br />
60233 Angkutan tidak bermotor untuk barang umum<br />
603 Angkutan dengan saluran pipa<br />
6030 Angkutan dengan saluran pipa<br />
60300 Angkutan dengan saluran pipa<br />
61 ANGKUTAN AIR<br />
611 Angkutan laut<br />
6111 Angkutan laut domestik<br />
61111 Angkutan laut domestik umum liner untuk<br />
penumpang<br />
61112 Angkutan laut domestik umum tramper untuk<br />
penumpang<br />
61113 Angkutan laut domestik umum liner untuk barang<br />
61114 Angkutan laut domestik umum tramper untuk barang<br />
61115 Angkutan laut domestik khusus untuk wisata<br />
61116 Angkutan laut domestik khusus untuk barang<br />
61117 Angkutan laut domestik perintis<br />
61118 Angkutan laut domestik pelayaran rakyat<br />
6112 Angkutan laut internasional<br />
61121 Angkutan laut internasional umum liner untuk<br />
penumpang<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
61122 Angkutan laut internasional umum tramper untuk<br />
penumpang<br />
61123 Angkutan laut intemasional umum liner untuk barang<br />
61124 Angkutan laut intemasional umum tramper untuk<br />
barang<br />
61125 Angkutan laut intemasional khusus untuk wisata<br />
61126 Angkutan laut intemasional khusus untuk barang<br />
61127 Angkutan laut intemasional pelayaran rakyat<br />
612 Angkutan sungai, danau, dan<br />
penyeberangan<br />
6121 Angkutan sungai dan danau<br />
61211 Angkutan sungai dan danau untuk penumpang<br />
dengan trayek tetap dan teratur<br />
61212 Angkutan sungai dan danau untuk penumpang<br />
dengan trayek tidak tetap dan tidak teratur<br />
61213 Angkutan sungai dan danau dengan trayek tidak<br />
tetap dan tidak teratur untuk wisata<br />
61214 Angkutan sungai dan danau untuk barang umum dan<br />
atau hewan<br />
61215 Angkutan sungai dan danau untuk barang khusus<br />
61216 Angkutan sungai dan danau untuk barang berbahaya<br />
Pengangkutan bahan berbahaya dari tempat<br />
kegiatan pemuatan sampai ke tempat<br />
pembongkaran akhir.<br />
6122 Angkutan penyeberangan domestik<br />
61221 Angkutan penyeberangan antar-negara<br />
61222 Angkutan penyeberangan umum antar-provinsi<br />
61223 Angkutan penyeberangan perintis antar-provinsi<br />
61224 Angkutan penyeberangan umum antar-kabupaten/<br />
kota<br />
61225 Angkutan penyeberangan perintis antarkabupaten/kota<br />
61226 Angkutan penyeberangan umum dalam<br />
kabupaten/kota<br />
62 ANGKUTAN UDARA<br />
621 Angkutan udara berjadwal<br />
6211 Angkutan udara berjadwal domestik<br />
62111 Angkutan Udara Berjadwal Domestik Umum<br />
62112 Angkutan udara berjadwal domestik perintis<br />
6212 Angkutan udara berjadwal internasional<br />
62120 Angkutan udara berjadwal internasional<br />
622 Angkutan udara tidak berjadwal<br />
6220 Angkutan udara tidak berjadwal<br />
62201 Angkutan udara tidak berjadwal domestik umum<br />
62202 Angkutan udara tidak berjadwal domestik perintis<br />
623 Angkutan udara khusus<br />
6231 Angkutan udara khusus kegiatan keudaraan<br />
62311 Angkutan udara khusus kegiatan keudaraan<br />
penyemprotan dan penyerbukan<br />
62312 Angkutan udara khusus kegiatan keudaraan<br />
pemotretan, survei dan pemetaan<br />
62313 Angkutan udara khusus olahraga<br />
62314 Angkutan udara khusus pengangkutan orang sakit<br />
(medical evacuation)<br />
6232 Angkutan udara khusus pendidikan awak pesawat<br />
62320 Angkutan udara khusus pendidikan awak pesawat<br />
Mencakup usaha pengangkutan khusus awak<br />
pesawat dalam rangka pendidikan.<br />
6239 Angkutan udara khusus lainnya<br />
62390 Angkutan udara khusus lainnya<br />
63 JASA PENUNJANG DAN PELENGKAP KEGIATAN<br />
ANGKUTAN, DAN JASA PERJALANAN WISATA<br />
631 Jasa pelayanan bongkar muat barang<br />
6310 Jasa pelayanan bongkar muat barang<br />
63100 Jasa pelayanan bongkar muat barang
632 Pergudangan, jasa cold storage, dan jasa wilayah<br />
berikat<br />
6321 Pergudangan<br />
63210 Pergudangan<br />
6322 Jasa cold storage<br />
63220 Jasa cold storage<br />
6323 Jasa bounded warehousing atau wilayah kawasan<br />
berikat<br />
63230 Jasa bounded warehousing atau wilayah kawasan<br />
berikat<br />
6329 Jasa pergudangan lainnya<br />
63290 Jasa pergudangan lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 63210<br />
s.d. 63230.<br />
633 Jasa penunjang angkutan kecuali jasa bongkar muat<br />
dan pergudangan<br />
6331 Jasa terminal darat<br />
63310 Jasa terminal darat<br />
6332 Jasa pelayanan kepelabuhanan<br />
63321 Jasa pelayanan kepelabuhanan laut<br />
63322 Jasa pelayanan kepelabuhan sungai dan danau<br />
63323 Jasa pelayanan kepelabuhan penyeberangan<br />
6333 Jasa kebandarudaraan<br />
63330 Jasa kebandarudaraan<br />
6334 Jasa jalan tol<br />
63340 Jasa jalan tol<br />
6335 Jasa perparkiran<br />
63351 Jasa perparkiran di badan jalan (on street parking)<br />
63352 Jasa perparkiran di luar badan jalan (off sreet<br />
parking)<br />
6339 Jasa penunjang angkutan lainnya<br />
63390 Jasa penunjang angkutan lainnya<br />
Selain yang tercakup dalam subgolongan 6331<br />
s.d. 6335.<br />
634 Jasa perjalanan wisata<br />
6341 Jasa biro perjalanan wisata cakra dan non cakra<br />
63411 Jasa biro perjalanan wisata cakra empat<br />
63412 Jasa biro perjalanan wisata cakra tiga<br />
63413 Jasa biro perjalanan wisata cakra dua<br />
63414 Jasa biro perjalanan wisata cakra satu<br />
63415 Jasa biro perjalanan wisata noncakra<br />
6342 Agen perjalanan wisata<br />
63420 Agen perjalanan wisata<br />
6343 Jasa pramuwisata<br />
63430 Jasa pramuwisata<br />
6344 Jasa konvensi, pameran, dan perjalanan insentif<br />
63440 Jasa konvensi, pameran, dan perjalanan insentif<br />
6345 Impresariat<br />
63450 Impresariat<br />
Kegiatan usaha jasa impresariat ini meliputi<br />
bidang seni dan olah raga.<br />
6346 Jasa konsultasi pariwisata<br />
63460 Jasa konsultasi pariwisata<br />
6347 Jasa informasi pariwisata<br />
63470 Jasa informasi pariwisata<br />
6349 Jasa perjalanan wisata lainnya<br />
63490 Jasa perjalanan wisata lainnya<br />
Yang belum termasuk pada subgolongan 6341<br />
s.d. 6347.<br />
635 Jasa pengiriman dan pengepakan<br />
6351 Jasa pengurusan transportasi (JPT)<br />
63510 Jasa pengurusan transportasi (JPT)<br />
6352 Jasa ekspedisi muatan kereta api dan ekspedisi<br />
angkutan darat (EMKA & EAD)<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
63520 Jasa ekspedisi muatan kereta api dan ekspedisi<br />
angkutan darat (EMKA & BAD)<br />
6353 Jasa ekspedisi muatan kapal (EMKL)<br />
63530 Jasa ekspedisi muatan kapal (EMKL)<br />
6354 Jasa ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU)<br />
63540 Jasa ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU)<br />
6359 Jasa pengiriman dan pengepakan lainnya<br />
63590 Jasa pengiriman dan pengepakan lainnya<br />
Selain yang tercakup subgolongan 6351 s.d.<br />
6354. atau subgolongan 7495<br />
639 Jasa penunjang angkutan lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
6390 Jasa penunjang angkutan lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
63900 Jasa penunjang angkutan lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
64 POS DAN TELEKOMUNIKASI<br />
641 Pos nasional, unit pelayanan pos dan jasa kurir<br />
6411 Pos nasional<br />
64110 Pos nasional<br />
6412 Unit pelayanan pos<br />
64120 Unit pelayanan pos<br />
6413 Jasa kurir (jasa titipan swasta)<br />
64130 Jasa kurir (jasa titipan swasta)<br />
Tidak termasuk pengiriman surat, warkat pos<br />
dan kartu pos yang berperangko.<br />
642 Jaringan telekomunikasi<br />
6421 Jaringan telepon tetap<br />
64210 Jaringan tetap<br />
6422 Jaringan bergerak<br />
64221 Jaringan bergerak terestrial<br />
64222 Jaringan bergerak seluler<br />
64223 Jaringan bergerak satelit<br />
643 Jasa telekomunikasi<br />
6431 Jasa nilai tambah teleponi<br />
64311 Jasa panggilan premium (premium call)<br />
64312 Jasa radio panggil untuk umum (RPUU)<br />
64313 Jasa radio trunking<br />
Yang menggunakan frekuensi radio tertutup, dan<br />
dapat komunikasi dua arah, seperti: CB, HT,<br />
SSB.<br />
64314 Warung telekomunikasi (Wartel)<br />
64319 Jasa telekomunikasi lainnya<br />
6432 Jasa multimedia<br />
64321 Internet service provider<br />
64322 Jasa sistem komunikasi<br />
64323 Jasa portal<br />
64324 Jasa voice over internet protocol (VOIP)<br />
64325 Warung Internet (warnet)<br />
64329 Jasa multimedia lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam subgolongan<br />
64321s.d. 64325.<br />
644 Telekomunikasi khusus<br />
6441 Telekomunikasi khusus untuk sendiri<br />
64410 Telekomunikasi khusus untuk sendiri<br />
6442 Telekomunikasi khusus untuk pertahanan keamanan<br />
64420 Telekomunikasi khusus untuk pertahanan keamanan<br />
6443 Telekomunikasi khusus untuk penyiaran<br />
64430 Telekomunikasi khusus untuk penyiaran<br />
J PERANTARA KEUANGAN<br />
65 PERANTARA KEUANGAN KECUALI ASURANSI<br />
DAN DANA PENSIUN<br />
651 Perantara moneter (perbankan)
6511 Bank sentral<br />
65110 Bank sentral<br />
6512 Bank umum<br />
65121 Bank devisa<br />
65122 Bank nondevisa<br />
65123 Bank syariah<br />
6519 Jasa perantara moneter lainnya<br />
65191 Bank perkreditan rakyat (BPR)<br />
65192 Bank perkreditan rakyat syariah<br />
65199 Jasa perantara moneter lainnya<br />
Selain yang dicakup subgolongan 6511 s.d 6519.<br />
misal : baitul maal wantanwil (BMT)<br />
659 Jasa perantara keuangan lainnya<br />
6591 Sewa guna usaha (leasing)<br />
65910 Sewa guna usaha (leasing)<br />
6592 Pembiayaan nonleasing<br />
65921 Pembiayaan anjak piutang (factoring)<br />
65922 Pembiayaan konsumen (consumers credit)<br />
65923 Pembiayaan kartu kredit (credit card)<br />
65929 Pembiayaan nonleasing lainnya<br />
Selain yang tercakup dalam kelompok 65921<br />
sampai 65923.<br />
6593 Modal ventura (venture capital)<br />
65930 Modal ventura (venture capital)<br />
6594 Pegadaian<br />
65940 Pegadaian<br />
6595 Koperasi simpan pinjam/unit simpan pinjam<br />
65950 Koperasi simpan pinjam/unit simpan pinjam<br />
6599 Jasa perantara keuangan yang tidak diklasifikasikan<br />
di tempat lain<br />
65991 Jasa merger dan akuisisi<br />
65999 Jasa perantara keuangan lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
Yang tidak diklasifikasikan di tempat lain,<br />
seperti: rentenir, credit union.<br />
66 ASURANSI DAN DANA PENSIUN<br />
660 Asuransi dan dana pensiun<br />
6601 Asuransi jiwa<br />
66010 Asuransi jiwa<br />
6602 Dana pensiun<br />
66020 Dana pensiun<br />
Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib<br />
yang diselenggarakan pemerintah untuk<br />
kepentingan masyarakat/umum masuk<br />
subgolongan 7530.<br />
6603 Asuransi non-jiwa<br />
66030 Asuransi non-jiwa<br />
67 JASA PENUNJANG PERANTARA KEUANGAN<br />
671 Jasa penunjang perantara keuangan kecuali asuransi<br />
dan dana pensiun<br />
6711 Administrasi pasar modal<br />
67111 Bursa efek<br />
67112 Lembaga kliring dan penjaminan<br />
67113 Lembaga penyimpanan dan penyelesaian<br />
6712 Jasa yang berkaitan dengan efek<br />
67121 Penjamin emisi efek (underwriter)<br />
67122 Perantara pedagang efek (broker dealer)<br />
Jual beli efek untuk kepentingan sendiri masuk<br />
subgolongan 65999.<br />
67123 Manager investasi<br />
6713 Jasa perantara keuangan yang menunjang kegiatan<br />
administrasi pasar modal dan jasa yang berkaitan<br />
dengan efek<br />
67131 Wali amanat (trustee)<br />
67132 Biro administrasi efek<br />
67133 Kustodian<br />
67134 Lembaga pemeringkat efek<br />
6719 Jasa penunjang keuangan lainnya<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
67191 Jasa penukaran mata uang (money changer)<br />
67199 Jasa penunjang keuangan lainnya yang tidak<br />
diklasifikasikan di tempat lain<br />
672 Jasa penunjang asuransi dan dana pensiun<br />
6720 Jasa penunjang asuransi dan dana pensiun<br />
67201 Agen asuransi<br />
67202 Adjuster<br />
67203 Aktuaria<br />
67204 Broker asuransi<br />
67209 Jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 67201 s.d<br />
67204.<br />
K REAL ESTAT, USAHA PERSEWAAN DAN JASA<br />
PERUSAHAAN<br />
70 REAL ESTAT<br />
701 Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa dan<br />
asrama<br />
7010 Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa dan<br />
asrama<br />
70101 Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa<br />
Perusahaan real estate yang melakukan kegiatan<br />
konstruksi masuk subgolongan 4521;<br />
pengusahaan hotel atau tempat penginapan<br />
lainnya masuk golongan 551<br />
70102 Asrama (bourding house)<br />
702 Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak<br />
7020 Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak<br />
70200 Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak<br />
703 Kawasan pariwlsata dan penyediaan sarana wisata<br />
tirta<br />
7031 Kawasan pariwisata<br />
70310 Kawasan pariwisata<br />
7032 Penyediaan sarana wisata tirta<br />
70320 Penyediaan sarana wisata tirta<br />
71 JASA PERSEWAAN MESIN DAN PERALATANNYA<br />
(TANPA OPERATOR), BARANG-BARANG<br />
KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI<br />
711 Persewaan alat-alat transportasi<br />
7111 Persewaan alat transportasi darat<br />
71110 Persewaan alat transportasi darat<br />
Persewaan atau leasing alat transportasi darat<br />
dengan operatornya dicakup dalam subgolongan<br />
6022 dan 6023; sewa guna usaha (financial<br />
leasing) dicakup dalam subgolongan 6591.<br />
Persewaan sepeda dicakup dalam subgolongan<br />
7130.<br />
7112 Persewaan alat transportasi air<br />
71120 Persewaan alat transportasi air<br />
Persewaan alat transportasi air dengan<br />
operatornya masuk golongan pokok 61<br />
7113 Persewaan alat transportasi udara
71130 Persewaan alat transportasi udara<br />
Persewaan alat transportasi udara dengan<br />
operatornya masuk golongan pokok 62<br />
712 Persewaan mesin lainnya dan peralatannya<br />
7121 Persewaan mesin pertanian dan peralatannya<br />
71210 Persewaan mesin pertanian dan peralatannya<br />
Persewaan mesin dan peralatan/ perlengkapan<br />
pertanian dengan operatornya masuk<br />
subgolongan 0140<br />
7122 Persewaan mesin konstruksi dan teknik sipil dan<br />
peralatannya<br />
71220 Persewaan mesin konstruksi dan teknik sipil dan<br />
peralatannya<br />
Persewaan mesin dan peralatan/ perlengkapan<br />
konstruksi dan teknik sipil dengan operatornya<br />
masuk subgolongan 4550<br />
7123 Persewaan mesin kantor dan peralatannya (termasuk<br />
komputer)<br />
71230 Persewaan mesin kantor dan peralatannya (termasuk<br />
komputer)<br />
7129 Persewaan mesin lainnya dan peralatannya yang<br />
tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />
71290 Persewaan mesin lainnya dan peralatannya yang<br />
tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />
713 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />
dan pribadi yang tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />
7130 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />
dan pribadi yang tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />
71301 Persewaan alat-alat pesta<br />
71302 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />
dan pribadi<br />
71303 Persewaan barang-barang hasil pencetakan dan<br />
penerbitan<br />
71304 Persewaan barang-barang hasil perekaman<br />
71305 Persewaan barang-barang peralatan olah raga dan<br />
peralatan musik<br />
71306 Persewaan bunga dan tanaman hias<br />
71309 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />
dan pribadi lainnya yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain<br />
Selain kelompok 71301 s.d. 71306, seperti:<br />
kapal pesiar, dll.<br />
72 JASA KOMPUTER DAN KEGIATAN YANG TERKAIT<br />
721 Jasa konsultasi piranti keras (hardware consulting)<br />
7210 Jasa konsultasi piranti keras (hardware consulting)<br />
72100 Jasa konsultasi piranti keras (hardware consulting)<br />
Kegiatan yang sama oleh unit penjualan<br />
komputer masuk subgolongan 3000, 5150,<br />
5239, 5350, dan 5450.<br />
722 Jasa konsultasi piranti lunak<br />
7220 Jasa konsultasi piranti lunak<br />
72200 Jasa konsultasi piranti lunak<br />
Kegiatan yang sama berkaitan dengan piranti<br />
lunak masuk subgolongan 5239<br />
723 Pengolahan data<br />
7230 Pengolahan data<br />
72300 Pengolahan data<br />
724 Jasa kegiatan data base<br />
7240 Jasa kegiatan data base<br />
72400 Jasa kegiatan data base<br />
Penyediaan data oleh perpustakaan dan arsip<br />
masuk subgolongan 9231.<br />
725 Perawatan dan reparasi mesin-mesin kantor,<br />
akuntansi, dan komputer<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
7250 Perawatan dan reparasi mesin-mesin kantor,<br />
akuntansi, dan komputer<br />
72500 Perawatan dan reparasi mesin-mesin kantor, akutansi<br />
dan komputer<br />
729 Kegiatan lain yang berkaitan dengan komputer<br />
7290 Kegiatan lain yang berkaitan dengan komputer<br />
72900 Kegiatan lain yang berkaitan dengan komputer<br />
Yang belum tercakup dalam golongan 721 s.d.<br />
725.<br />
73 PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (SWASTA)<br />
731 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />
alam dan teknologi<br />
7311 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />
alam<br />
73110 Penelitian dan pengetahuan ilmu pengetahuan alam<br />
7312 Penelitian dan pengembangan ilmu teknologi dan<br />
rekayasa (engineering)<br />
73120 Penelitian dan pengembangan ilmu teknologi dan<br />
rekayasa (engineering)<br />
732 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />
sosial dan humaniora<br />
7321 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />
sosial<br />
73210 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />
sosial<br />
Penelitian pasar dan pemasaran (market<br />
research) masuk subgolongan 7413.<br />
7322 Penelitian dan pengembangan humaniora<br />
73220 Penelitian dan pengembangan humaniora<br />
74 JASA PERUSAHAAN LAINNYA<br />
741 Jasa hukum, akuntansi dan pembukuan, konsultasi<br />
pajak, penelitian pasar, dan konsultasi bisnis dan<br />
manajemen<br />
7411 Jasa hukum<br />
74110 Jasa hukum<br />
Peradilan masuk subgolongan 7523.<br />
7412 Jasa akuntansi dan perpajakan<br />
74120 Jasa akuntansi dan perpajakan<br />
Kegiatan yang mencakup konsultasi manajemen<br />
oleh suatu unit yang tidak menyediakan jasa<br />
akuntansi dan audit masuk subgolongan 7414.<br />
7413 Jasa riset pemasaran<br />
74130 Jasa riset pemasaran<br />
7414 Jasa konsultasi bisnis dan manajemen<br />
74140 Jasa konsultasi bisnis dan manajemen<br />
742 Jasa konsultasi arsitek, kegiatan teknik dan rekayasa,<br />
serta analisis dan testing<br />
7421 Jasa konsultasi arsitek, kegiatan teknik dan rekayasa<br />
(engineering)<br />
74210 Jasa konsultasi arsitek, kegiatan teknik dan rekayasa<br />
(engineering)<br />
Seperti: design bangunan, pengawasan<br />
konstruksi, perencanaan kota, konsultasi<br />
kegiatan teknik dan rekayasa, seperti: rekayasa<br />
bangunan sipil, rekayasa hidrolik, rekayasa lalu<br />
lintas, rekayasa listrik, rekayasa elektronika, dan<br />
sebagainya; konsultasi penyelidikan geologi,<br />
serta survei dan pemetaan.<br />
7422 Analisis dan testing<br />
74220 Analisis dan testing<br />
743 Jasa periklanan<br />
7430 Jasa periklanan<br />
74300 Jasa periklanan<br />
Pengujian medis masuk subgolongan 8519.<br />
749 Jasa perusahaan lainnya yang tidak diklasifikasikan di<br />
tempat lain
7491 Jasa penyeleksian dan penyediaan tenaga kerja<br />
74910 Jasa penyeleksian dan penyediaan tenaga kerja<br />
7492 Jasa penyelidikan dan keamanan<br />
74920 Jasa penyelidikan dan keamanan<br />
Penjagaan dengan sistem instalasi alarm<br />
dimasukkan dalam subgolongan 4531.<br />
Penyelidikan yang berhubungan dengan<br />
perasuransian masuk subgolongan 6720.<br />
7493 Jasa kebersihan gedung<br />
74930 Jasa kebersihan gedung<br />
7494 Jasa fotografi<br />
74940 Jasa fotografi<br />
Pencucian karpet dan permadani serta<br />
pembersihan gorden masuk subgolongan 9301;<br />
jasa binatu, kegiatan jasa kebersihan gedung<br />
yang dilakukan oleh pekerja yang melayani<br />
rumah tangga masuk subgolongan 9500<br />
Produksi film untuk bioskop dan video dan<br />
distribusinya masuk subgolongan 9211<br />
7495 Jasa pengepakan<br />
74950 Jasa pengepakan<br />
7499 Jasa perusahaan yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />
lain<br />
74990 Jasa perusahaan yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />
lain<br />
L ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, PERTAHANAN<br />
DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB<br />
75 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, PERTAHANAN<br />
DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB<br />
751 Administrasi pemerintahan, dan kebijaksanaan<br />
ekonomi dan sosial<br />
7511 Kegiatan pemerintahan umum<br />
75111 Lembaga legislatif<br />
75112 Penyelenggaraan pemerintah negara dan<br />
kesekretariatan negara<br />
75113 Lembaga eksekutif keuangan, perpajakan dan bea<br />
cukai<br />
75114 Lembaga eksekutif perencanaan<br />
Mencakup kegiatan lembaga pemerintah di<br />
bidang perencanaan dalam merumuskan<br />
koordinasi kebijaksanaan, termasuk juga<br />
kegiatan kesekretariatannya.<br />
75115 Lembaga yudikatif<br />
7512 Pembinaan kesehatan, pendidikan, kebudayaan dan<br />
pelayanan sosial, kecuali jaminan sosial wajib (social<br />
security)<br />
75121 Pembinaan pendidikan<br />
75122 Pembinaan kesehatan<br />
75123 Pembinaan perumahan dan lingkungan hidup<br />
75124 Pembinaan pelayanan kesejahteraan sosial<br />
75125 Pembinaan keagamaan<br />
75126 Pembinaan penerangan<br />
75127 Pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/ olahraga<br />
75129 Pembinaan pelayanan sosial lainnya selain kesehatan,<br />
pendidikan, keagamaan dan kebudayaan<br />
Yang belum termasuk dalam kelompok 75121<br />
s.d. 75127.<br />
7513 Kegiatan lembaga pemerintah untuk menciptakan<br />
efisiensi produksi dan bisnis<br />
75131 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang pertanian<br />
75132 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang<br />
pertambangan dan penggalian<br />
75133 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang perindustrian<br />
75134 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang listrik, gas<br />
dan air<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
75135 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang konstruksi<br />
75136 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang perdagangan<br />
dan pariwisata<br />
75137 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang perhubungan<br />
dan komunikasi<br />
75138 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang<br />
ketenagakerjaan dan transmigrasi<br />
75139 Kegiatan lembaga pemerintahan untuk menciptakan<br />
efisiensi produksi dan bisnis lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam kelompok 75131<br />
s.d. 75138, seperti: Menpan.<br />
7514 Lembaga pemerintah non departemen dengan tugas<br />
khusus<br />
75140 Lembaga pemerintah nondeartemen dengan tugas<br />
khusus<br />
Lembaga pemerintahan nondepartemental yang<br />
bertugas melakukan penelitian dan<br />
pengembangan masuk subgolongan 7311, 7312,<br />
7321, dan 7322.<br />
752 Hubungan luar negeri, pertahanan dan keamanan<br />
7521 Hubungan luar negeri<br />
75210 Hubungan luar negeri<br />
7522 Pertahanan<br />
Semua kegiatan yang dikelola oleh Departemen<br />
Luar Negeri, antara lain kegiatan administrasi<br />
dan operasional yang ditempatkan di luar negeri<br />
75221 Lembaga pertahanan dan angkatan bersenjata<br />
75222 Angkatan darat<br />
75223 Angkatan udara<br />
75224 Angkatan laut<br />
7523 Keamanan dan ketertiban dan lembaga peradilan<br />
75231 Kepolisian<br />
75232 Pertahanan sipil<br />
Termasuk juga kegiatan polisi rahasia (dtektif).<br />
Dikelola serta dibiayai oleh masyarakat untuk<br />
kepentingan keamanan dan ketertiban<br />
lingkungan.<br />
75233 Lembaga peradilan<br />
753 Jaminan sosial wajib<br />
7530 Jaminan sosial wajib<br />
75300 Jaminan sosial wajib<br />
Seperti: jaminan sosial kesehatan, kecelakaan,<br />
pengangguran, dan pensiun, melahirkan, cacat<br />
tubuh dan sebagainya.<br />
M JASA PENDIDIKAN<br />
80 JASA PENDIDIKAN<br />
801 Jasa pendidikan dasar<br />
8011 Jasa Pendidikan dasar pemerintah<br />
80111 Jasa pendidikan pra sekolah pemerintah<br />
80112 Jasa Pendidikan sekolah dasar pemerintah<br />
80113 Jasa pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama<br />
pemerintah<br />
8012 Jasa pendidikan dasar swasta<br />
80121 Jasa pendidikan pra sekolah swasta<br />
80122 Jasa pendidikan sekolah dasar swasta<br />
80123 Sekolah lanjutan tingkat pertama swasta<br />
802 Jasa pendidikan menengah<br />
8021 Jasa pendidikan menengah pemerintah<br />
80211 Jasa pendidikan sekolah menengah umum<br />
pemerintah<br />
80212 Jasa pendidikan sekolah menengah kejuruan<br />
pemerintah<br />
8022 Jasa pendidikan menengah swasta<br />
80221 Jasa pendidikan sekolah menengah umum swasta
Termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan<br />
khusus sederajat, seperti: SMU, madrasah<br />
aliyah, dan sekolah luar biasa menengah tingkat<br />
atas.<br />
80222 Jasa pendidikan sekolah menengah kejuruan swasta<br />
803 Jasa pendidikan tinggi<br />
8031 Jasa pendidikan tinggi pemerintah<br />
80311 Jasa pendidikan tinggi program gelar pemerintah<br />
80312 Jasa pendidikan tinggi program nongelar pemerintah<br />
8032 Jasa pendidikan tinggi swasta<br />
80321 Jasa pendidikan tinggi program gelar swasta<br />
80322 Jasa pendidikan tinggi program nonglar swasta<br />
809 Jasa pendidikan lainnya<br />
8091 Jasa pendidikan pemerintah lainnya<br />
80910 Jasa pendidikan pemerintah lainnya<br />
seperti: kursus pegawai administrasi, kursus<br />
pegawai administrasi atas, kursus pendidikan<br />
guru, balai pelatihan teknik, kursus<br />
kecantikan,elompok belajar paket A dan B, serta<br />
kelompok belajar usaha bag! orang dewasa.<br />
8092 Jasa pendidikan swasta lainnya<br />
80921 Jasa pendidikan komputer swasta<br />
80922 Jasa pendidikan bahasa swasta<br />
80923 Jasa pendidikan kecantikan dan kepribadian swasta<br />
80929 Jasa Pendidikan Keterampilan Swasta Lainnya<br />
Yang belum dicakup dalam kelompok 80921 s.d<br />
80923.<br />
N JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL<br />
85 JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL<br />
851 Jasa kesehatan manusia<br />
8511 Jasa rumahsakit<br />
85111 Jasa rumahsakit pemerintah<br />
85112 Jasa poliklinik pemerintah<br />
85113 Jasa rumahsakit swasta<br />
85114 Jasa klinik swasta<br />
85119 Jasa rumahsakit lainnya<br />
Selain yang tercakup dalam kelompok 85111 s.d<br />
85114.<br />
8512 Praktek dokter dan dokter gigi<br />
85121 Praktek dokter umum<br />
85122 Praktek dokter spesialis<br />
85123 Praktek dokter gigi<br />
8519 Jasa pelayanan kesehatan lainnya<br />
85191 Jasa pelayanan kesehatan oleh paramedis<br />
85192 Jasa pelayanan kesehatan tradisional<br />
85193 Jasa pelayanan penunjang kesehatan<br />
Seperti: laboratorium, gudang farmasi, balai<br />
POM, bank mata, bank darah dan pelayanan<br />
penunjang medik lainnya.<br />
852 Jasa kesehatan hewan<br />
8520 Jasa kesehatan hewan<br />
85200 Jasa kesehatan hewan<br />
853 Jasa kegiatan sosial<br />
8531 Jasa kegiatan sosial di dalam panti<br />
85311 Panti wreda pemerintah<br />
85312 Panti wreda swasta<br />
85313 Panti asuhan pemerintah<br />
85314 Panti asuhan swasta<br />
85319 Panti sosial lainnya<br />
8532 Jasa kegiatan sosial di luar panti<br />
85321 Kegiatan sosial pemerintah di luar panti<br />
85322 Kegiatan sosial swasta di luar panti<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
O JASA KEMASYARAKATAN. SOSIAL BUDAYA,<br />
HIBURAN DAN PERORANGAN LAINNY<br />
90 JASA KEBERSIHAN<br />
900 Jasa kebersihan<br />
9000 Jasa kebersihan<br />
90001 Jasa kebersihan pemerintah<br />
90002 Jasa kebersihan swasta<br />
91 KEGIATAN ORGANISASI YANG TIDAK<br />
DIKLASIFIKASIKAN DI TEMPAT LAIN<br />
911 Organisasi bisnis, pengusaha dan profesional<br />
9111 Organisasi bisnis dan pengusaha<br />
91110 Organisasi bisnis dan pengusaha<br />
9112 Organisasi profesional<br />
91121 Organisasi sains sosial dan masyarakat<br />
91122 Organisasi sains alami dan teknologi<br />
912 Organisasi buruh<br />
9120 Organisasi buruh<br />
91200 Organisasi buruh<br />
919 Organisasi lainnya<br />
9191 Organisasi keagamaan<br />
91910 Organisasi keagamaan<br />
9192 Organisasi politik<br />
91920 Organisasi politik<br />
9199 Organisasi sosial masyarakat<br />
91990 Organisasi sosial masyarakat<br />
seperti: LSM, KOWANI.<br />
92 JASA REKREASI, KEBUDAYAAN, DAN OLAHRAGA<br />
921 Kegiatan perfilman, radio, televisi, dan hiburan<br />
lainnya<br />
9211 Produksi dan distribusi film, serta video<br />
92111 Produksi dan distribusi film, serta video oleh<br />
pemerintah<br />
Duplikasi film, dan reproduksi audio/ video dari<br />
master copies masuk subgolongan 2230.<br />
92112 Produksi dan distribusi film, serta video oleh swasta<br />
9212 Kegiatan bioskop<br />
92120 Kegiatan bioskop<br />
9213 Kegiatan radio dan televisi<br />
92131 Kegiatan radio dan televisi oleh pemerintah<br />
92132 Kegiatan radio dan televisi oleh swasta<br />
9214 Kegiatan drama, musik dan hiburan lainnya<br />
92141 Kegiatan drama, musik dan hiburan lainnya oleh<br />
pemerintah<br />
Seperti hiburan baik melalui siaran radio dan<br />
televisi maupun tidak, pagelaran musik, dengan<br />
tujuan sebagai media hiburan.<br />
92142 Kegiatan drama, musik dan hiburan lainnya oleh<br />
swasta<br />
92143 Jasa penunjang hiburan<br />
Seperti: jasa juru kamera, juru lampu, juru rias,<br />
penata musik, dan jasa peralatan lainnya<br />
sebagai penunjang seni panggung, agen<br />
penjualan karcis pertunjukkan seni dan hiburan.<br />
9219 Kegiatan hiburan lainnya<br />
92190 Kegiatan hiburan lainnya<br />
Yang belum tercakup dalam subgolongan 9211s.d. 9214<br />
922 Kegiatan kantor berita<br />
9220 Kegiatan kantor berita<br />
92201 Kegiatan kantor berita oleh pemerintah<br />
92202 Kegiatan kantor berita oleh swasta<br />
92203 Pencari berita (free lance)<br />
923 Perpustakaan, arsip, museum, dan kegiatan<br />
kebudayaan lainnya<br />
9231 Perpustakaan dan arsip
92311 Perpustakaan dan arsip pemerintah<br />
92312 Perpustakaan swasta<br />
9232 Museum dan peninggalan sejarah<br />
92321 Museum pemerintah<br />
92322 Museum swasta<br />
92323 Peninggalan sejarah yang dikelola pemerintah<br />
92324 Peninggalan sejarah yang dikelola swasta<br />
9233 Kebun raya, kebun binatang dan taman konservasi<br />
alam<br />
92331 Kebun raya dan kebun binatang<br />
92332 Taman nasional<br />
92333 Taman hutan raya<br />
92334 Taman wisata alam<br />
92335 Hutan lindung, suaka margasatwa dan cagar alam<br />
92336 Taman buru dan kebun buru<br />
92339 Selain kebun raya, kebun binatang dan taman<br />
konservasi alam<br />
Mencakup kegiatan yang belum tercakup pada<br />
kelompok 92331 s.d 92336, seperti: taman laut.<br />
924 Olahraga dan kegiatan rekreasi lainnya<br />
9241 Kegiatan olahraga<br />
92411 Bilyar<br />
92412 Golf<br />
92413 Bowling<br />
92414 Renang<br />
92415 Sepakbola<br />
92416 Tenis lapangan<br />
92417 Kebugaran (fitness)<br />
92418 Sport centre<br />
92419 Kegiatan olahraga lainnya<br />
9242 Jasa rekreasi<br />
92421 Taman rekreasi<br />
92422 Pemandian alam<br />
kegiatan olahraga selain 92411 s.d. 92418.<br />
92423 Kolam pemancingan<br />
92424 Gelanggang permainan dan ketangkasan<br />
92425 Kelab malam (night club) dan atau diskotek<br />
92426 Panti pijat<br />
92427 Panti mandi uap<br />
92428 Karaoke<br />
92429 Jasa rekreasi lainnya<br />
Yang tidak tercakup dalam 92421 s.d. 92428<br />
9243 Objek dan daya tarik wisata minat khusus<br />
92431 Wisata agro<br />
92432 Wisata tirta<br />
92433 Wisata petualangan alam<br />
Misal: outbond, rock climbing.<br />
92434 Wisata gua<br />
92439 Wisata minat khusus lainnya<br />
Yang belum dicakup pada kelompok 92431 s.d<br />
92434.<br />
93 JASA KEGIATAN LAINNYA<br />
930 Jasa kegiatan lainnya<br />
9301 Jasa binatu<br />
93010 Jasa binatu<br />
9302 Pemarigkas rambut dan salon kecantikan<br />
93021 Pangkas rambut<br />
93022 Salon kecantikan<br />
9303 Jasa pemakaman<br />
93030 Jasa pemakaman<br />
9304 Pemeliharaan dan reparasi mobil<br />
93040 Pemeliharaan dan reparasi mobil<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Termasuk pencucian mobil dan usaha perawatan<br />
lainnya.<br />
9305 Pemeliharaan dan reparasi sepeda motor<br />
93050 Pemeliharaan dan reparasi sepeda motor<br />
Termasuk pencucian sepeda motor dan usaha<br />
perawatan lainnya.<br />
9306 Reparasi barang-barang keperluan pribadi dan rumah<br />
tangga<br />
93061 Reparasi barang-barang pribadi<br />
Seperti: jam/ arloji, perhiasan, sepatu, sandal,<br />
koper, tas, dan sebagainya dan bukan<br />
merupakan bagian dari jasa reparasi yang ada<br />
hubungannya dengan pelayanan usaha industri<br />
dan perdagangan besar barang-barang tersebut.<br />
93062 Reparasi barang-barang perlengkapan rumah tangga<br />
Seperti: pemeliharaan dan pemasangan pesawat<br />
radio dan televisi (termasuk pemasangan<br />
antena), perbaikan tape recorder, kulkas, AC,<br />
mesin cuci, seterika listrik, dll<br />
93069 Reparasi lainnya<br />
9309 Jasa lainnya<br />
93091 Jasa penjahitan<br />
Yang belum termasuk kelompok 93041 dan<br />
93042, seperti: perbaikan sepeda, alat-alat<br />
musik, alat-alat olah raga, mainan anak<br />
93092 Jasa penyaluran tenaga kerja<br />
93093 Jasa pelayanan kebugaran<br />
seperti: pijat perorangan/ pijat tuna netra dan<br />
lainnya.<br />
93094 Jasa perorangan yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />
lain<br />
Yang belum termasuk dalam kelompok 93091<br />
s.d. 93093, seperti: tukang semir sepatu, tukang<br />
pijat, penunjuk jalan yang dilakukan atas dasar<br />
balas jasa, konsultasi pernikahan, pengelolaan<br />
wc umum.<br />
P JASA PERSEORANGAN YANG MELAYANI RUMAH<br />
TANGGA<br />
95 JASA PERSEORANGAN YANG MELAYANI RUMAH<br />
TANGGA<br />
950 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />
9500 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />
95000 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />
Seperti: juru masak, tukang cuci, tukang kebun,<br />
pengurus rumah tangga, dan pengasuh bayi,<br />
guru private yang mengajar di rumah, sekretaris<br />
pribadi dan sopir pribadi.<br />
Q BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA-<br />
INTERNASIONAL LAINNYA<br />
99 BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA-<br />
INTERNASIONAL LAINNYA<br />
990 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />
lainnya<br />
9900 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />
lainnya<br />
99000 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />
lainnya<br />
Seperti: kedutaan besar, konsulat, perwakilan<br />
PBB dan suborganisasi, UNICEF, UNESCO, UNDP,<br />
WHO, ILO, ASEAN, dan OPEC.<br />
X KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA<br />
00 KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA<br />
000 Kegiatan yang belum jelas batasannya<br />
0000 Kegiatan yang belum jelas batasannya
00000 Kegiatan yang belum jelas batasannya<br />
Yang tidak tercakup dalam salah satu golongan<br />
pokok 01 s.d. 99, ataupun yang tidak atau<br />
belum jelas batasannya.<br />
Lampiran 07<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong>
NAMA PERUSAHAAN<br />
Name of Company<br />
:<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
Chamber of Commerce and Industry<br />
KARTU TANDA ANGGOTA BIASA<br />
Certificate of Ordinary Member<br />
No. Anggota/Membership No.: . . . . . . . . . . . .<br />
Formulir A<br />
Lampiran 08 TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Leges Leges Leges Leges<br />
2010 2011 2008 2009<br />
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />
PEMIMPIN PERUSAHAAN JABATAN<br />
:<br />
Person in Charge ……………………………………………………………………………………………… Position<br />
…………………………………………………………………………………<br />
ALAMAT PERUSAHAAN Kode Pos<br />
:<br />
Company’s Address<br />
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />
BIDANG USAHA<br />
Line of Businesses<br />
:<br />
NPWP SURAT IZIN USAHA<br />
Tax registration Number : Business Licence<br />
Number<br />
ADALAH ANGGOTA BIASA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI (KADIN)<br />
is an Ordinary Member of Chamber of Commerce and Industry (<strong>Kadin</strong>)<br />
PROVINSI KABUPATEN/KOTA<br />
:<br />
Province of<br />
District/City<br />
PASFOTO<br />
3 X 4<br />
…………………………………………………………<br />
………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………<br />
…………………………………………………………………….., 2007<br />
Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Provinsi Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Ind<br />
Boards of Directors, <strong>Kadin</strong> of District/City Boards of Directors, <strong>Kadin</strong> of Province Board of Directors, <strong>Kadin</strong> In<br />
..................................................................... .....................................................................<br />
Mohamad S. Hidaya<br />
Ketua/Chairman Ketua Umum/Chairman Ketua Umum/Preside<br />
BERLAKU DARI 1 JANUARI SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER .<br />
Valid as of January 1 up to December 31
NAMA PERUSAHAAN :<br />
NOMOR ANGGOTA BIASA :<br />
1 Akta Pendirian<br />
a. Notaris<br />
b. Nomor<br />
c. Tanggal<br />
2 Akta Perubahan Terakhir<br />
a. Notaris<br />
b. Nomor<br />
c. Tanggal<br />
INFORMASI PERUSAHAAN<br />
A. DATA LEGALITAS PERUSAHAAN B. KOMPETENSI PERUSAHAAN<br />
3 Pendaftaran di Pengadilan Negeri<br />
Nomor/tanggal:<br />
4 Pendaftaran Akta di Departemen Hukum dan HAM RI<br />
BIDANG<br />
JUMLAH<br />
TENAGA<br />
AHLI<br />
NILAI KONTRAK<br />
TAHUN TERAKHI<br />
5 Pengumuman dalam Lembaran Berita negara/Tambahan Berita Negara C. KUALIFIKASI BERDASARKAN KEMAMPUAN PERMODALAN<br />
Nomor/tanggal:<br />
1 Modal statuta<br />
6 Izin PMDN/PMA (coret yang tidak perlu) a. Modal Dasar<br />
Nomor/tanggal: b. Modal Disetor<br />
7 Surat Izin Usaha Perdagangan 2 Modal non-ekuitas<br />
Nomor/tanggal:<br />
3 Neraca<br />
8 Surat Izin Usaha Khusus (Sektoral)<br />
Nomor/tanggal 4 Surat Dukungan Bank<br />
9 NPWP Perusahaan 5 Referensi Proyek dalam 5 Tahun Terakhir<br />
a. Nilai Tertinggi:<br />
10 NPWP Direktur Utama/Penanggungjawab: b. Omzet Tertinggi:<br />
KADIN PROVINSI ...............................................................<br />
Direktur Eksekutif<br />
BERLAKU DARI 1 JANUARI SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER .<br />
Valid as of January 1, up to December 31, .<br />
KADIN KABUPATEN/KOTA ............................................................<br />
Direktur Eksekutif
FORMULIR AT<br />
PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA TERCATAT<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
NO USAHA PERSEORANGAN-USAHA INFORMAL<br />
01 Nama Pengusaha/Pemilik<br />
02 Alamat Usaha<br />
03 Alamat Rumah Pengusaha<br />
logo<br />
kadinprov<br />
BIDANG USAHA<br />
(pilih sektor usaha yang dominan)<br />
04 Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan<br />
Lampiran 09<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Pertanian Peternakan Perikanan Kehutanan Tumpangsari/mixing farming<br />
05 PERDAGANGAN, PENGINAPAN DAN RUMAH MAKAN<br />
Warung/Toko Kelontong Warung Makan/ Restoran Penginapan Lainnya<br />
06 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN (Cantumkan barang galiannya)<br />
07 INDUSTRI PENGOLAHAN (Cantumkan jenis industri/produknya)<br />
08 JASA-JASA<br />
Angkutan Persewaan Bangunan Jasa Perusahaan Lainnya<br />
Dengan mengisi Formulir di atas, kami menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran isinya,<br />
serta menyatakan bahwa kami akan mematuhi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, AD-ART<br />
<strong>Kadin</strong>, dan ketentuan lainnya dari organisasi <strong>Kadin</strong>.<br />
Catatan: Tanda *) = Pilih yang sesuai<br />
..............................., .......................... 20<br />
(...............................................)<br />
(diisi oleh Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong>da yang bersangkutan)<br />
Pengusaha tersebut di atas terdaftar sebagai Anggota Tercatat pada<br />
<strong>Kadin</strong>da Kabupaten/Kota<br />
...........................................................................
logo<br />
kadinprov<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
KARTU TANDA ANGGOTA TERCATAT<br />
No. Anggota: . . . . . . . . . . . .<br />
NAMA PENGUSAHA<br />
KADIN<br />
:<br />
2007<br />
ALAMAT USAHA :<br />
BIDANG USAHA :<br />
PASFOTO<br />
3 X 4<br />
Lampiran 10<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
........................., .................... 2007<br />
KADIN JAWA TENGAH <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota .............................<br />
Ketua Umum Ketua<br />
Solichedi ............................................
SISTEM PENOMORAN ANGGOTA TERCATAT<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
Lampiran 11<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Nomor keanggotaan Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> terdiri atas 14 digit, yang mengandung unsur-unsur<br />
kode sebagai berikut:<br />
a. Kode Wilayah, terdiri atas 1 digit<br />
b. Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi, terdiri atas 2 digit<br />
c. Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, terdiri atas 2 digit<br />
d. Tanda strip (-), 1 digit<br />
e. Kode Tahun Terdaftar menjadi Anggota, 2 digit<br />
f. Nomor Urut Anggota Tercatat di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat pengusaha tercatat, terdiri atas 6<br />
digit<br />
1 2 3 4 5 - 6 7 8 9 10 11<br />
Nomor Urut Anggota<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi<br />
Kode Wilayah<br />
13 14<br />
Kode Tahun Jadi Anggota<br />
Misalnya: Warteg Bahari menjadi anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (lihat tabel<br />
Kode <strong>Kadin</strong>, Lampiran 06) dengan nomor urut anggota 9876, maka Nomor Keanggotaan<br />
Warteg Bahari pada <strong>Kadin</strong> adalah 20403-009876.<br />
2 0 3 3 7 - 0 0 9 8 7 6<br />
Nomor Urut Anggota Warteg Bahari<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten Jepara<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Jawa Tengah<br />
Kode Wilayah Jawa<br />
2 1<br />
Tahun Warteg Bahari Jadi Anggota
KOP ASOSIASI/HIMPUNAN ……………………………….<br />
SURAT PERNYATAAN<br />
Lampiran12<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Ketua Umum Asosiasi/Himpunan ..................... dengan ini menyatakan bahwa dalam<br />
kepengurusan periode ........ - ......... (daftar pengurus terlampir) tidak ada anggota pengurus<br />
yang merangkap jabatan pada Asosiasi/Himpunan sejenis lainnya. Surat pernyataan ini dibuat<br />
dengan kenyataan yang sebenar-benarnya dan jika terbukti tidak ketidakbenarannya maka<br />
organisasi kami kehilangan hak-haknya sebagai Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> ............... .<br />
stempel<br />
asosiasi/<br />
himpunan<br />
.............., ................ 20<br />
Asosiasi/Himpunan .....................<br />
Ketua Umum<br />
(................................)
KOP SURAT ASOSIASI/HIMPUNAN<br />
Lampiran 13<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Nomor : ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ......................, ............................,<br />
Lampiran : Dokumen pendaftaran ALB <strong>Kadin</strong><br />
Perihal : Pendaftaran/pendaftaran ulang ALB <strong>Kadin</strong><br />
Dengan hormat,<br />
Dengan ini kami, Dewan Pengurus Pusat/Daerah *)<br />
Yth. Dewan Pengurus<br />
<strong>Kadin</strong><br />
......................................................<br />
.<br />
Jalan<br />
......................................................<br />
.<br />
...................................................<br />
..............................................................................................................<br />
..<br />
..............................................................................................................<br />
..<br />
mengajukan permintaan untuk menjadi Anggota Luar Biasa Kamar Dagang dan<br />
Industri pada <strong>Kadin</strong> .....................................................<br />
Untuk keperluan tersebut, bersama ini kami lampirkan data-data mengenai<br />
organisasi kami sebagai berikut:<br />
1. Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga<br />
2. Susunan Dewan Pengurus Periode .......... s/d ..................<br />
3. Daftar Anggota<br />
Sepanjang pengetahuan kami, asosiasi sejenis belum ada. Dengan diterimanya<br />
sebagai Anggota Luar Biasa, kami akan mematuhi seluruh peraturan organisasi<br />
Kamar Dagang dan Industri.<br />
Atas perhatian dan diterimanya permintaan ini, kami ucapkan terima kasih<br />
.................................., ..................................<br />
20<br />
Dewan Pengurus Pusat/Daerah<br />
.........................................................................<br />
.<br />
Ketua Umum/Ketua *)
*) Coret yang tidak perlu<br />
.........................................................................<br />
.
FORMULIR PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG<br />
ANGGOTA LUAR BIASA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
Nama Asosiasi/Himpunan:<br />
Alamat:<br />
Lampiran 14<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Tingkat Nasional Tingkat Provinsi Tingkat Kabupaten/Kota<br />
Tel: Fax:<br />
e-mail: website:<br />
Jenis Usaha/Mata Dagangan/Jasa yang dicakup Asosiasi:<br />
Kode Pos:<br />
dengan mengisi Formulir Pendaftaran/Pendaftaran Ulang ini, kami menyatakan akan mematuhi:<br />
1. ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, AD-ART <strong>Kadin</strong> dan peraturan organisasi <strong>Kadin</strong><br />
lainnya.<br />
3. membayar Uang Iuran bulanan sekaligus untuk sisa tahun takwim pendaftaran organisasi kami;<br />
4. membayar Uang Iuran bulanan tahun takwim berikutnya selama 4 (empat) tahun berturut-turut pada setiap<br />
awal tahun takwim yang bersangkutan;<br />
5. jika ada perubahan status hukum, permodalan dan hal-hal mendasar lainnya pada organisasi kami, kami akan<br />
melakukan Pendaftaran Ulang sesuai tatacara yang ditetapkan <strong>Kadin</strong>.<br />
*) Coret yang tidak perlu<br />
........................................., .................................................., 20<br />
...................................................................<br />
.....................................................<br />
Ketua Umum/Ketua<br />
Ruang ini diisi oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota *)<br />
Kepada yang bersangkutan diberikan<br />
KTA-LB Nomor: .........................................<br />
oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota *)<br />
.........................................................................................................<br />
........................................, ................................, 20<br />
(......................................................................................................)<br />
Ketua Umum/Ketua
NAMA Organisasi<br />
Namer of Organization<br />
ALAMAT ORGANISASI<br />
Organization’s Address<br />
:<br />
:<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
Chamber of Commerce and Industry<br />
KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA<br />
Certificate of Extra-Ordinary Member<br />
No. Anggota: . . . . . . . . . . . .<br />
Lampiran 15<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />
KLASIFIKASI USAHA NOMOR KBLI<br />
: ……………………………………………………………………………………………….. ISIC Code<br />
Industrial Classification<br />
PASFOTO<br />
3 X 4<br />
:<br />
ADALAH ANGGOTA LUAR BIASA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI (KADIN)<br />
is an Extra-Ordinary Member of Chamber of Commerce and Industry (<strong>Kadin</strong>)<br />
KABUPATEN/KOTA<br />
District/City<br />
………………………………………………………………………………………………<br />
………………………………………………………………………………<br />
…………………………………………………………………….., 2007<br />
Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Provinsi Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />
Boards of Directors, <strong>Kadin</strong> of District/City Boards of Rirectors, <strong>Kadin</strong> of Province Board of Directors, <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />
..................................................................... .....................................................................<br />
Mohamad S. Hidayat<br />
Ketua/Chairman Ketua Umum/Chairman Ketua Umum/President<br />
BERLAKU DARI 1 JANUARI SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER .<br />
Valid as of January 1, up to December 31, .<br />
Leges Leges Leges Leges
SISTEM PENOMORAN ANGGOTA LUAR BIASA<br />
KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />
Lampiran 15<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Nomor keanggotaan Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> terdiri atas 14 digit, yang mengandung unsur-unsur<br />
kode sebagai berikut:<br />
a. Kode Wilayah, terdiri atas 1 digit<br />
b. Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi, terdiri atas 2 digit<br />
c. Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, terdiri atas 2 digit<br />
d. Tanda strip (-), 1 digit<br />
e. Kode Tahun Terdaftar menjadi Anggota, 2 digit<br />
f. Nomor Urut Anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat asosiasi/himpunan terdaftar, terdiri atas 6<br />
digit<br />
1 2 3 4 5 - 6 7 8 9 10 11<br />
Nomor Urut Anggota<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi<br />
Kode Wilayah<br />
13 14<br />
Kode Tahun Jadi Anggota<br />
Misalnya: Asosiasi Eksportir Kopi <strong>Indonesia</strong> (AEKI) menjadi anggota luar biasa di <strong>Kadin</strong> Bandaqr<br />
Lampung, Lampung (lihat tabel Kode <strong>Kadin</strong>, Lampiran 06) dengan nomor urut anggota<br />
11, maka Nomor Keanggotaan AEKI Bandar Lampung pada <strong>Kadin</strong> adalah 10801-<br />
06000011.<br />
1 0 8 0 1 - 0 6 0 0 0 0<br />
Nomor Urut Anggota AEKI Bandar<br />
Lampung<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Bandar Lampung<br />
Kode <strong>Kadin</strong> Lampung<br />
Kode Wilayah Sumatera<br />
1 1<br />
Tahun AEKI Bandar Lampung Jadi<br />
Anggota
No<br />
Urut<br />
Nomor<br />
Anggota<br />
Nama<br />
Perusahaan<br />
DAFTAR ANGGOTA BIASA<br />
KADIN KABUPATEN/KOTA ……………………………………………………<br />
TAHUN ……………………..<br />
Bidang Penanggung Jawab Alamat Kabupaten/Kota SIUP<br />
Usaha Nama Jabatan Jalan Telpon Faksimil; Kota Kodepos SI Sektor<br />
Lampiran 17<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
NPWP<br />
PMDN/<br />
PMA
No<br />
Urut<br />
Nomor<br />
Anggota<br />
Nama Organisasi<br />
Perusahaan/Pengusaha<br />
DAFTAR ANGGOTA LUAR BIASA BIASA<br />
KADIN PROVINSI/KABUPATEN/KOTA ……………………………………………………<br />
TAHUN ……………………………….<br />
Sektor Industri/Sektor Usaha<br />
Jalan/Kota<br />
Alamat<br />
Kode Pos Telpon Faksimil<br />
Lampiran 18<br />
TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />
Keterangan
DAFTAR ALAMAT EMAIL KADIN PROVINSI DAN KABUPATEN SE-INDONESIA<br />
NANGGROE ACEH DARUSSALAM<br />
PROVINSI NAD kadinnad@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Banda Aceh kot.bandaaceh@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Sabang kot.sabang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Besar kab.acehbesar@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Pidie kab.pidie@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Utara kab.acehutara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Tengah kab.acehtengah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Barat kab.acehbarat@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Selatan kab.acehselatan@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Timur kab.acehtimur@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Tenggara kab.acehtenggara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Bireuen kab.bireuen@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Simeuleu kab.simeuleu@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Singkil kab.acehsingkil@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Lhokseumawe kot.lhokseumawe@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Langsa kot.langsa@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Barat Daya kab.acehbaratdaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Gayo Lues kab.gayolues@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Nagan Raya kab.naganraya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Tamiang kab.acehtamiang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Aceh Jaya kab.acehjaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
Bener Meriah kab.benermeriah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />
SUMATERA UTARA<br />
PROVINSI SUMUT kadinsumut@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Medan kot.medan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Binjai kot.binjai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tanjung Balai kot.tanjungbalai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tebing Tinggi kot.tebingtinggi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pematang Siantar kot.pematangsiantar@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Sibolga kot.sibolga@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Padang Sidempuan kot.padangsidempuan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Deli Serdang kab.deliserdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Langkat kab.langkat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Karo kab.karo@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Simalungun kab.simalungun@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Asahan kab.asahan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Labuhan Batu kab.labuhanbatu@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Tapanuli Tengah kab.tapanulitengah@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Tapanuli Utara kab.tapanuliutara@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Tapanuli Selatan kab.tapanuliselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Nias kab.nias@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Dairi kab.dairi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Toba Samosir kab.tobasamosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Mandailing Natal kab.mandailing@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Serdang Bedagai kab.serdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Nias Selatan kab.niasselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Pakpak Bharat kab.pakpakbarat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Humbang Hasundutan kab.humbang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
Samosir kab.samosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />
SUMATERA BARAT<br />
PROVINSI SUMBAR kadinsumbar@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Padang kot.padang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bukittinggi kot.bukittinggi@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Payakumbuh kot.payakumbuh@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Padang Panjang kot.padangpanjang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Solok kot.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Sawah Lunto kot.sawahlunto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Pasaman kab.pasaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Agam kab.agam@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
1
Lima Puluh Koto kab.koto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Tanah Datar kab.tanahdatar@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Solok kab.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sawahlunto/Sijunjung kab.sijunjung@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Padang Pariaman kab.padangpariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Pesisir Selatan kab.pesisirselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Solok Selatan kab.solokselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Pasaman Barat kab.pasamanbarat@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pariaman kab.pariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Dharmas Raya kab.dharmas@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kepulauan Mentawai kab.mentawai@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />
RIAU<br />
PROVINSI RIAU kadinriau@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pekan Baru kot.pekanbaru@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Dumai kot.dumai@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Bengkalis kab.bengkalis@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Kampar kab.kampar@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Indagiri Hulu kab.indagirihulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Indagiri Hilir kab.indagirihilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Kuantan Singingi kab.kuantan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Pelalawan kab.pelalawan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Rokan Hilir kab.rokanhilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Rokan Hulu kab.rokanhulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
Siak kab.siak@riau.kadin-indonesia.or.id<br />
JAMBI<br />
PROVINSI JAMBI kadinjambi@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Jambi kot.jambi@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Batang Hari kab.batanghari@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Bungo kab.bungo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Tebo kab.tebo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Kerinci kab.kerinci@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Merangin kab.merangin@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Sarolangun kab.sarolangun@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Tanjung Jabung Barat kab.tanjungbarat@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Tanjung Jabung Timur kab.tanjungtimur@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
Muaro Jambi kab.muaro@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />
BENGKULU<br />
PROVINSI BENGKULU kadinbengkulu@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bengkulu kot.bengkulu@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Bengkulu Utara kab.bengkuluutara@@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Bengkulu Selatan kab.bengkuluselatan@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Rejang Lebong kab.rejanglebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Muko-muko kab.Muko2@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Seluma kab.seluma@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Kaur kab.kaur@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Lebong kab.lebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
Kepahyang kab.kepahyang@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />
SUMATERA SELATAN<br />
PROVINSI SUMSEL kadinsumsel@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Palembang kot.palembang@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Banyuasin kab.banyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Musi Banyuasin kab.musibanyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Musi Rawas kab.musirawas@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Ogan Komering Ilir kab.ogankilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Ogan Komering Ulu kab.ogankulu@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Muara Enim kab.muaraenim@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Lahat kab.lahat@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Ogan Komering Ulu Timur kab.ogankulutimur@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Ogan Komering Ulu Selatan kab.ogankuluselatan@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Ogan ilir kab.oganilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Lubuk Linggau kot.lubuklinggau@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pagar Alam kot.pagaralam@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
2
Kota Prabumulih kot.prabumulih@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />
LAMPUNG<br />
PROVINSI LAMPUNG kadinlampung@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bandar Lampung kot.bandarlampung@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Lampung Utara kab.lampungutara@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Lampung Barat kab.lampungbarat@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Lampung Tengah kab.lampungtengah@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Lampung Selatan kab.lampungselatan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Metro kab.kot.metro@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Tulang Bawang kab.tulangbawang@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Tanggamus kab.tanggamus@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Way Kanan kab.waykanan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
Lampung Timur kab.lampungtimur@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />
BANGKA BELITUNG<br />
PROVINSI BANGKA BELITUNG <strong>Kadin</strong>babel@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pangkal Pinang kot.pangkalpinang@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
Bangka kab.bangka@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
Belitung kab.belitung@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
Bangka Tengah kab.bangkatengah@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
Bangka Barat kab.bangkabarat@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
Belitung Timur kab.belitungtimur@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
Bangka Selatan kab.bangkaselatan@babel.kadin-indonesia.or.id<br />
KEPULAUAN RIAU<br />
PROVINSI KEPULAUAN RIAU kadinkepri@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tanjung Pinang kot.tanjungpinang@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Batam kot.batam@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
Bintan kab.bintan@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
Karimun kab.karimun@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
Natuna kab.natuna@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
Lingga kab.lingga@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />
JAWA BARAT<br />
PROVINSI JAWA BARAT kadinjabar@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bandung kot.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bogor kot.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Sukabumi kot.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Cirebon kot.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Bekasi kab.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Karawang kab.karawang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Purwakarta kab.purwakarta@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Subang kab.subang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Bogor kab.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sukabumi kab.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Cianjur kab.cianjur@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Bandung kab.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Garut kab.garut@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sumedang kab.sumedang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Tasikmalaya kab.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Ciamis kab.ciamis@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kuningan kab.kuningan@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Cirebon kab.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Indramayu kab.indramayu@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Majalengka kab.majalengka@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bekasi kot.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Depok kot.depok@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Cimahi kot.cimahi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tasikmalaya kot.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Banjar kot.banjar@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />
DKI JAKARTA<br />
PROVINSI DKI JAKARTA kadindki@kadin-indonesia.or.id<br />
Jakarta Pusat kot.jakartapusat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
Jakarta Barat kot.jakartabarat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
Jakarta Selatan kot.jakartaselatan@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
3
Jakarta Timur kot.jakartatimur@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
Jakarta Utara kot.jakartautara@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
Kepulauan Seribu kab.kplseribu@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />
JAWA TENGAH<br />
PROVINSI JAWA TENGAH kadinjateng@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Semarang kot.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tegal kot.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pekalongan kot.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Salatiga kot.salatiga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Magelang kot.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Surakarta kot.surakarta@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Semarang kab.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kendal kab.kendal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Demak kab.demak@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Grobogan kab.grobogan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Pekalongan kab.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Batang kab.batang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Pemalang kab.pemalang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Tegal kab.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Brebes kab.brebes@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Banyumas kab.banyumas@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Cilacap kab.cilacap@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Banjarnegara kab.banjarnegara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Purbalingga kab.purbalingga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Magelang kab.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Temanggung kab.temanggung@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Wonosobo kab.wonosobo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Purworejo kab.purworejo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kebumen kab.kebumen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Pati kab.pati@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kudus kab.kudus@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Jepara kab.jepara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Blora kab.blora@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Sukoharjo kab.sukoharjo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Klaten kab.klaten@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Rembang kab.rembang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Sragen kab.sragen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Boyolali kab.boyolali@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Karanganyar kab.karanganyar@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
Wonogiri kab.wonogiri@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />
D I YOGYAKARTA<br />
PROVINSI DI YOGYAKARTA kadindiy@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Yogyakarta kot.yogyakarta@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
Bantul kab.bantul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
Sleman kab.sleman@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
Kulon Progo kab.kulonprogo@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
Gunung Kidul kab.gunungkidul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />
JAWA TIMUR<br />
PROVINSI JAWA TIMUR kadinjatim@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Surabaya kot.surabaya@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Malang kot.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Kediri kot.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Madiun kot.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Blitar kot.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Mojokerto kot.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pasuruan kot.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Probolinggo kot.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Gresik kab.gresik@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Sidoarjo kab.sidoarjo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Mojokerto kab.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Jombang kab.jombang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Bojonegoro kab.bojonegoro@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
4
Tuban kab.tuban@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Lamongan kab.lamongan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Madiun kab.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Magetan kab.magetan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Ngawi kab.ngawi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Ponorogo kab.ponorogo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Pacitan kab.pacitan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kediri kab.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Nganjuk kab.nganjuk@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Blitar kab.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Tulungagung kab.tulungagung@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Trenggalek kab.trenggalek@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Malang kab.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Pasuruan kab.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Probolinggo kab.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Lumajang kab.lumajang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Bondowoso kab.bondowoso@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Situbondo kab.situbondo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Jember kab.jember@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Banyuwangi kab.banyuwangi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Pamekasan kab.pamekasan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Sampang kab.sampang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Sumenep kab.sumenep@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Bangkalan kab.bangkalan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Batu kot.batu@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />
BANTEN<br />
PROVINSI BANTEN kadinbanten@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tangerang kot.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Cilegon kot.cilegon@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
Serang kab.serang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
Lebak kab.lebak@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
Pandeglang kab.pandeglang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
Tangerang kab.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />
KALIMANTAN BARAT<br />
PROVINSI KALBAR kadinkalbar@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pontianak kot.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sambas kab.sambas@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Pontianak kab.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sanggau kab.sanggau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sintang kab.sintang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kapuas Hulu kab.kapuashulu@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Ketapang kab.ketapang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Landak kab.landak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Bengkayang kab.bengkayang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Melawi kab.melawi@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sekadau kab.sekadau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Singkawang kot.singkawang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />
KALIMANTAN TENGAH<br />
PROVINSI KALTENG kadinkalteng@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Palangka Raya kot.palangkaraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kapuas kab.kapuas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kotawaringin Barat kot.waringinbarat@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Kotawaringin Timur kot.waringintimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Barito Utara kab.baritoutara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Barito Selatan kab.baritoselatan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Pulang Pisau kab.pulangpisau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Gunung Mas kab.gunungmas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Sukamara kab.sukamara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Lamandau kab.lamandau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Katingan kab.katingan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Seruyan kab.seruyan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Murung Raya kab.murungraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
5
Barito Timur kab.baritotimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />
KALIMANTAN SELATAN<br />
PROVINSI KALSEL kadinkalsel@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Banjarmasin kot.banjarmasin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Banjar kab.banjar@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Hulu Sungai Utara kab.hulusutara@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Hulu Sungai Tengah kab.hulustengah@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Hulu Sungai Selatan kab.hulusselatan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Baru kot.baru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Barito Kuala kab.baritokuala@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Tapin kab.tapin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Tabalong kab.tabalong@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Tanah Laut kab.tanahlaut@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Banjar Baru kot.banjarbaru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Tanah Bumbu kab.tanahbumbu@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Balangan kab.balangan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />
KALIMANTAN TIMUR<br />
PROVINSI KALTIM kadinkaltim@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Samarinda kot.samarinda@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Balikpapan kot.balikpapan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kutai Kertanegara kab.kutaikertanegara@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Berau kab.berau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Bulungan kab.bulungan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Pasir kab.pasir@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tarakan kot.tarakan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bontang kot.bontang@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kutai Timur kab.kutaitimur@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Kutai Barat kab.kutaibarat@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Nunukan kab.nunukan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Malinau kab.malinau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
Penajam Paser Utara kab.penajampaser@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />
SULAWESI UTARA<br />
PROVINSI SULAWESI UTARA kadinsulut@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Manado kot.manado@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bitung kot.bitung@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kepulauan Sangihe kab.sangihe@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Minahasa kab.minahasa@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Bolaang Mongondow kab.bolaang@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Minahasa Utara kab.minahasautara@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Minahasa Selatan kab.minahasaselatan@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tomohon kot.tomohon@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kepulauan Talaud kab.talaud@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
SULAWESI TENGAH<br />
PROVINSI SULAWESI TENGAH kadinsulteng@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Palu kot.palu@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Buol kab.buol@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Donggala kab.donggala@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Poso kab.poso@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Banggai kab.banggai@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Banggai Kepulauan kab.banggaikepulauan@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Tojo Una-Una kab.tojouna2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Toli-Toli kab.toli2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Parigi Moutong kab.parigimoutong@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
Morowali kab.morowali@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />
SULAWESI TENGGARA<br />
PROVINSI SUL. TENGGARA kadinsultra@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Kendari kot.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Kendari kab.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Kolaka kab.kolaka@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Muna kab.muna@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Buton kab.buton@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Konawe Selatan kab.konaweselatan@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
6
Bombana kab.bombana@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Wakatobi kab.wakatobi@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Kolaka Utara kab.kolakautara@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bau-bau kot.bau2@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />
SULAWESI SELATAN<br />
PROVINSI SUL. SELATAN kadinsulsel@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Makasar kot.makasar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Pare-Pare kot.pare2@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Tana Toraja kab.tanatoraja@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Pinrang kab.pinrang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Enrekang kab.enrekang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Sidenreng Rappang kab.sidenrengrappang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Pangkajene Kepulauan kab.pangkajene@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Maros kab.maros@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Gowa kab.gowa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Takalar kab.takalar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Jeneponto kab.jeneponto@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Bantaeng kab.bantaeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Bulukumba kab.bulukumba@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Selayar kab.selayar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Sinjai kab.sinjai@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Bone kab.bone@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Wajo kab.wajo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Luwu kab.luwu@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Luwu Utara kab.luwuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Soppeng kab.soppeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Barru kab.barru@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Luwu Timur kab.luwutimur@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Mamuju Utara kab.mamujuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Palopo kot.palopo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
Mamasa kab.mamasa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />
GORONTALO<br />
PROVINSI GORONTALO kadingorontalo@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Gorontalo kot.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Gorontalo kab.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Boalemo kab.boalemo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Bone Bolango kab.bonebolango@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
Pohuwato kab.pohuwato@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />
SULAWESI BARAT<br />
PROVINSI SULAWESI BARAT kadinsulbar@kadin-indonesia.or.id<br />
Polewali kab.Polewali@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Mamuju kab.mamuju@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Majene kab.majene@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Mamuju Utara kab.mamujuutara@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
Mamasa kab.mamasa@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />
BALI<br />
PROVINSI BALI kadinbali@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Denpasar kot.denpasar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Buleleng kab.buleleng@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Jembrana kab.jembrana@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Badung kab.badung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Tabanan kab.tabanan@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Gianyar kab.gianyar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Klungkung kab.klungkung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Bangli kab.bangli@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
Karang Asem kab.karangasem@bali.kadin-indonesia.or.id<br />
NUSA TENGGARA BARAT<br />
PROVINSI NTB kadinntb@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Mataram kot.mataram@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
Lombok Barat kab.lombokbarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
Lombok Tengah kab.lomboktengah@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
Lombok Timur kab.lomboktimur@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
7
Sumbawa kab.sumbawa@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
Dompu kab.dompu@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
Bima kab.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
Sumbawa Barat kab.sumbawabarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Bima kot.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />
NUSA TENGGARA TIMUR<br />
PROVINSI NTT kadinntt@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Kupang kot.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Sumba Barat kab.sumbabarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Sumba Timur kab.sumbatimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Manggarai kab.manggarai@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Sikka kab.sikka@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Ngada kab.ngada@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Ende kab.ende@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Flores Timur kab.florestimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Kupang kab.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Timor Tengah Selatan kab.timortselatan@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Timor Tengah Utara kab.timortutara@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Belu kab.belu@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Alor kab.alor@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Lembata kab.lembata@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Manggarai Barat kab.manggaraibarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
Rote Ndao kab.rotendao@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />
MALUKU<br />
PROVINSI MALUKU kadinmaluku@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Ambon kot.ambon@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
Maluku Tengah kab.malukutengah@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
Maluku Tenggara kab.malukutenggara@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
Maluku Tenggara Barat kab.malukutbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
Buru kab.buru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
Seram Bagian Timur kab.serambtimur@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
Seram Bagian Barat kab.serambbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
Kepulauan Aru kab.aru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />
MALUKU UTARA<br />
PROVINSI MALUKU UTARA kadinmalut@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Ternate kot.ternate@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Tidore Kepulauan kot.tidore@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
Halmahera Utara kab.halmaherautara@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
Halmahera Tengah kab.halmaheratengah@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
Halmahera Barat kab.halmaherabarat@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
Halmahera Selatan kab.halmaheraselatan@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
Halmahera Timur kab.halmaheratimur@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
Kepulauan Sula kab.sula@malut.kadin-indonesia.or.id<br />
PAPUA<br />
PROVINSI PAPUA kadinpapua@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Jayapura kot.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Jayapura kab.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Biak Numfor kab.biaknumfor@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Sarmi kab.sarmi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Keerom kab.keerom@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Boven Digoel kab.bovendigoel@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Merauke kab.merauke@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Jayawijaya kab.jayawijaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Paniai kab.paniai@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Yapen Waropen kab.yapenwaropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Waropen kab.waropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Asmat kab.asmat@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Mappi kab.mappi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Mimika kab.mimika@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Nabire kab.nabire@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Pegunungan Bintang kab.pegununganbintang@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Puncak Jaya kab.puncakjaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
8
Tolikara kab.tolikara@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Yahukimo kab.yahukimo@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
Supiori Kab.supiori@papua.kadin-indonesia.or.id<br />
IRIAN JAYA BARAT<br />
PROVINSI IRIAN JAYA BARAT kadinirjabar@kadin-indonesia.or.id<br />
Kota Sorong kot.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sorong kab.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Sorong Selatan kab.sorongselatan@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Kaimana kab.kaimana@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Manokwari kab.manokwari@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Raja Ampat kab.rajaampat@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Teluk Bintuni kab.telukbintuni@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Teluk Wondama kab.telukwondama@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
Fak-Fak kab.fak-fak@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />
9