01.05.2013 Views

BAB I - Kadin Indonesia

BAB I - Kadin Indonesia

BAB I - Kadin Indonesia

SHOW MORE
SHOW LESS

Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!

Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.

TATACARA PENDAFTARAN DAN PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

<strong>BAB</strong> I UMUM 2<br />

Pasal 1 Pengertian 2<br />

<strong>BAB</strong> II ANGGOTA BIASA 3<br />

Pasal 2 Perusahaan dan Unit-Unit Perusahaan 3<br />

Pasal 3 Tempat dan Waktu Pendaftaran 4<br />

Pasal 4 Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan 4<br />

Pasal 5 Dokumen Pendaftaran 4<br />

Pasal 6 Proses Administrasi Pendaftaran melalui <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota 5<br />

Pasal 7 Prosedur Pendaftaran Anggota Biasa Melalui Anggota Luar Biasa 6<br />

Pasal 8 Formulir Pendaftaran 7<br />

Pasal 9 Kartu Tanda Anggota Biasa 7<br />

Pasal 10 Data dan Informasi Perusahaan 9<br />

Pasal 11 Pendaftaran Ulang 9<br />

Pasal 12 Hak Banding dan Pencabutan KTA-B 9<br />

<strong>BAB</strong> III ANGGOTA TERCATAT 9<br />

Pasal 13 Pencatatan 9<br />

Pasal 14 Proses Administrasi Pencatatan 10<br />

Pasal 15 Formulir Pencatatan 11<br />

Pasal 16 Kartu Anggota Tercatat 11<br />

Pasal 17 Pencatatan Ulang 12<br />

<strong>BAB</strong> IV ANGGOTA LUAR BIASA 12<br />

Pasal 18 Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha 12<br />

Pasal 19 Tempat dan Waktu Pendaftaran 14<br />

Pasal 20 Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan 14<br />

Pasal 21 Dokumen Pendaftaran 15<br />

Pasal 22 Proses Administrasi Pendaftaran Anggota Luar Biasa 15<br />

Pasal 23 Formulir Pendaftaran 16<br />

Pasal 24 Kartu Tanda Anggota Luar Biasa 16<br />

Pasal 25 Pendaftaran Ulang 18<br />

Pasal 26 Hak Banding dan Pencabutan KTA-LB 18<br />

Pasal 27 Anggota Luar Biasa Tercatat 18<br />

<strong>BAB</strong> V KEUANGAN 18<br />

Pasal 28 Uang Pangkal 18<br />

Pasal 29 Uang Iuran 19<br />

Pasal 30 Pembagian Keuangan 21<br />

Pasal 31 Tatacara Penyetoran Keuangan 21<br />

Pasal 32 Leges 21<br />

<strong>BAB</strong> VI BASIS DATA ANGGOTA NASIONAL 22


Pasal 33 Basis Data Anggota Biasa 22<br />

Pasal 34 Legalitas dan Legitimasi dan Sanksi 22<br />

Pasal 35 Daftar Anggota 22<br />

Pasal 36 Sanksi 23<br />

<strong>BAB</strong> VII PENUTUP 23<br />

Pasal 37 Penutup 23<br />

LAMPIRAN-LAMPIRAN<br />

Lampiran 01 Contoh permintaan menjadi Anggota Biasa<br />

Lampiran 02 Formulir A Pendaftaran Pendaftaran Ulang Anggota Biasa<br />

Lampiran 03 Daftar Periksa Dokumen<br />

Lampiran 04 Format Laporan<br />

Lampiran 05 Sistem Penomoran Anggota Biasa<br />

Lampiran 06 Kode Daerah<br />

Lampiran 07 Klasifikasi Bidang Lapangan Usaha <strong>Indonesia</strong> (KBLI)<br />

Lampiran 08 Contoh KTA-B<br />

Lampiran 09 Formulir AT Pendaftaran Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong><br />

Lampiran 10 Contoh Kartu Anggota Tercatat<br />

Lampiran 11 Sistem Penomoran Anggota Tercatat<br />

Lampiran 12 Pernyataan Tidak merangkap Jabatan<br />

Lampiran 13 Contoh Permintaan menjadi ALB<br />

Lampiran 14 Formulir B Pendaftaran/Pendaftaran Ulang ALB<br />

Lampiran 15 Contoh KTA-LB<br />

Lampiran 16 Sistem Penomoran Anggota Luar Biasa<br />

Lampiran 17 Format daftar AB<br />

Lampiran 18 Format daftar ALB


KEPUTUSAN<br />

DEWAN PENGURUS<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA<br />

Nomor: Skep/ /DP/XII/2006<br />

tentang<br />

TATACARA<br />

PENDAFTARAN DAN PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

DEWAN PENGURUS KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA<br />

Menimbang : a. bahwa tatacara pendaftaran dan pendaftaran ulang anggota<br />

Kamar dagang dan Industri yang ditetapkan pertama kali pada<br />

tahun 1995 dan telah beberapa kali disempurnakan, terakhir<br />

tahun 2004, perlu disempurnakan dan ditindaklanjuti secara<br />

berkesinambungan dalam rangka memantapkan program<br />

keanggotaan <strong>Kadin</strong> secara nasional;<br />

b. bahwa untuk tujuan tersebut di atas, Dewan Pengurus Kamar<br />

Dagang dan Industri <strong>Indonesia</strong> perlu menetapkan keputusan<br />

mengenai penyempurnaan tatacara pendaftaran dan<br />

pendaftaran ulang anggota biasa Kamar Dagang dan Industri;<br />

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang<br />

dan Industri, khususnya Pasal 9 dan Pasal 10;<br />

2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar<br />

Perusahaan;<br />

3. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang<br />

dan Industri yang disetujui dengan Keputusan Presiden<br />

4.<br />

Republik <strong>Indonesia</strong> Nomor 16 Tahun 2006 tentang Persetujuan<br />

Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga<br />

Kamar Dagang dan Industri;<br />

Hasil-hasil Musyawarah Nasional Keempat Kamar Dagang dan<br />

Industri Tahun 2004;<br />

5. Hasil-hasil Musyawarah Nasional Khusus Kamar Dagang dan<br />

Industri Tahun 2005 dan Tahun 2006;<br />

Memperhatikan : 1. Hasil-hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang<br />

dan Industri (<strong>Kadin</strong>) Tahun 2006, khususnya mengenai<br />

2.<br />

Keanggotaan;<br />

Hasil-hasil Rapat Koordinasi Nasional bidang Keorganisasian dan<br />

Keanggotaan Kamar Dagang dan Industri (Rakornas Organisasi<br />

<strong>Kadin</strong>) Tahun 2006, khususnya mengenai penyempurnaan<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 1


tatacara pendaftaran dan pendaftaran ulang anggota Kamar<br />

Dagang dan Industri;<br />

Memutuskan<br />

Menetapkan : Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang Anggota Kamar<br />

Dagang dan Industri.<br />

<strong>BAB</strong> I<br />

UMUM<br />

Pasal 1<br />

Pengertian<br />

Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan:<br />

1. Undang-Undang <strong>Kadin</strong> adalah Undang-Undang Republik <strong>Indonesia</strong> Nomor 1 Tahun<br />

1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.<br />

2. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga <strong>Kadin</strong>, disingkat AD-ART <strong>Kadin</strong>, adalah<br />

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang dan Industri <strong>Indonesia</strong><br />

disetujui pemerintah dengan Keputusan Presiden Republik <strong>Indonesia</strong> Nomor 16<br />

Tahun 2006.<br />

3. Organisasi Perusahaan dengan sebutan Asosiasi, Gabungan, atau nama apapun yang<br />

serupa, adalah wadah persatuan dan kesatuan dari perusahaan-perusahaan Badan<br />

Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Koperasi maupun<br />

Badan Usaha Swasta, atau wadah komunikasi dan konsultasi antara perusahaan<br />

<strong>Indonesia</strong> dan perusahaan asing dari sesuatu negara, yang didirikan secara sah<br />

berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dasar<br />

kesamaan jenis usaha, mata dagangan atau jasa yang dihasilkan atau yang<br />

diperdagangkan, bersifat nasional ataupun daerah, yang dalam kegiatannya bersifat<br />

nirlaba, dan memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sejalan<br />

dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.<br />

4. Organisasi Pengusaha dengan sebutan Himpunan, Ikatan, atau nama apapun yang<br />

serupa, adalah wadah persatuan dan kesatuan para pengusaha, yang didirikan<br />

secara sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas<br />

dasar kesamaan tujuan, aspirasi, strata kepengusahaan, atau ciri-ciri alamiah<br />

tertentu, bersifat nasional atau daerah yang dalam kegiatannya bersifat nirlaba, dan<br />

memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang sejalan dengan<br />

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.<br />

5. Dewan Bisnis dengan sebutan Dewan Kerja Sama Ekonomi, atau nama apapun yang<br />

serupa, adalah wadah konsultasi dan komunikasi antara pengusaha <strong>Indonesia</strong><br />

dengan pengusaha asing dari sesuatu negara bersifat nasional atau daerah yang<br />

dalam kegiatannya bersifat nirlaba, dan memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran<br />

Rumah Tangga yang sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang<br />

Kamar Dagang dan Industri.<br />

6. Pengusaha adalah setiap orang perseorangan atau persekutuan orang yang<br />

menjalankan sesuatu jenis perusahaan, baik perusahaan perseorangan maupun<br />

perusahaan berbadan hukum.<br />

7. Perusahaan adalah setiap bentuk usaha orang perseorangan atau persekutuan atau<br />

badan hukum yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 2


menerus, didirikan, bekerja dan berkedudukan di dalam wilayah Negara Republik<br />

<strong>Indonesia</strong> serta bertujuan memperoleh keuntungan atau manfaat dan atau laba.<br />

8. Perusahaan berbadan hukum adalah perusahaan yang dimiliki oleh persekutuan 2<br />

(dua) orang atau lebih yang didirikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,<br />

berbentuk Perseroan Terbatas (PT), koperasi, NV (Naamloze Vennotschap), firma<br />

(Fa), CV (Commaditter Vennotschap) atau Usaha Dagang (UD), yang dimiliki oleh<br />

negara (Badan Usaha Milik Negara atau BUMN), daerah (Badan Usaha Milik Daerah,<br />

atau BUMD), atau oleh swasta, baik perusahaan penanaman modal dalam negeri<br />

(PMDN) maupun perusahaan penanaman modal asing (PMA), sesuai dengan<br />

ketentuan peraturan perundang-undangan.<br />

9. Perusahaan tidak berbadan hukum adalah perusahaan milik orang perseorangan<br />

yang tidak bersekutu dengan orang lain dalam suatu perikatan hukum sesuai dengan<br />

ketentuan peraturan perundang-undangan.<br />

10. Pengurus <strong>Kadin</strong> adalah dewan pertimbangan, dewan pengurus dan pengurus komite<br />

luar negeri pada setiap tingkatan organisasi <strong>Kadin</strong>.<br />

11. Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> adalah perusahaan berbadan hukum, baik yang menjadi<br />

anggota ataupun tidak menjadi organisasi perusahaan, organisasi pengusaha, dan<br />

atau dewan bisnis, yang terdaftar pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat.<br />

12. Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> adalah organisasi-organisasi perusahaan, organisasi-<br />

organisasi pengusaha, dan dewan-dewan bisnis yang memenuhi persyaratan<br />

keanggotaan yang terdaftar pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/ Kabupaten/Kota<br />

setempat sesuai dengan tingkatan organisasinya.<br />

13. Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> adalah perusahaan perseorangan atau pengusaha informal<br />

yang tercatat pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat.<br />

14. Anggota Luar Biasa Tercatat adalah organisasi-organisasi perusahaan, organisasi-<br />

organisasi pengusaha, dan dewan-dewan bisnis, yang belum memenuhi persyaratan<br />

keanggotaan dan tercatat pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota<br />

sesuai dengan tingkatan organisasinya.<br />

15. Kartu anggota adalah suatu bentuk dokumen organisasi yang menjadi identitas<br />

sesuatu perusahaan, pengusaha, organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha<br />

sebagai anggota <strong>Kadin</strong>. Ada empat jenis kartu anggota, yakni Kartu Tanda Anggota<br />

Biasa (disingkat KTA-B) untuk perusahaan sebagaimana dimaksud butir 9, Kartu<br />

Tanda Anggota Luar Biasa (disingkat KTA-LB) untuk identitas organisasi perusahaan<br />

atau organisasi pengusaha sebagaimana dimaksud butir 10, Kartu Anggota Tercatat<br />

(disingkat KAT) untuk identitas perusahaan perseorangan atau pengusaha informal<br />

sebagaimana dimaksud butir 11, Kartu Anggota Luar Biasa Tercatat (disingkat<br />

KALBT) untuk identitas organisasi perusahaan/organisasi pengusaha sebagaimana<br />

dimaksud butir 12.<br />

<strong>BAB</strong> II<br />

ANGGOTA BIASA<br />

Pasal 2<br />

Perusahaan dan Unit-Unit Perusahaan<br />

(1) Perusahaan yang dapat diterima menjadi Anggota Biasa adalah perusahaan yang<br />

berbadan hukum sesuai dengan ketentuan Pasal 1 butir 8.<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 3


(2) Setiap kantor pusat, cabang, perwakilan dan unit produksi atau pabrik perusahaan<br />

sebagaimana dimaksud ayat (1) masing-masing mendaftar menjadi Anggota Biasa<br />

pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat domisilinya masing-masing.<br />

(3) Pengusaha yang menjadi pemilik dan/atau pengelola perusahaan atau unit usaha<br />

sebagaimana dimaksud ayat (2) yang menjadi Anggota Biasa mempunyai hak<br />

dipilih menjadi pengurus <strong>Kadin</strong> sebagaimana dimaksud Pasal 1 butir 10 sesuai<br />

dengan ketentuan AD Pasal 31 ayat (5).<br />

Pasal 3<br />

Tempat dan Waktu Pendaftaran<br />

(1) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dilakukan pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/<br />

Kota; khusus untuk Daerah Khusus Ibukota Jakarta, pendaftaran dilakukan pada<br />

<strong>Kadin</strong> DKI Jakarta.<br />

(2) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa juga dapat dilakukan melalui<br />

Anggota Luar Biasa yang ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

(3) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dapat dilakukan setiap saat pada<br />

hari kerja.<br />

(4) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa di daerah kabupaten/kota atau<br />

yang disetingkatkan dengan itu yang belum memiliki <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

dilakukan melalui dan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi setempat.<br />

Pasal 4<br />

Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan<br />

(1) Jangka waktu keanggotaan perusahaan sebagai Anggota Biasa adalah 5 (lima)<br />

tahun takwim.<br />

(2) Pada akhir tahun takwim kelima pendaftaran perusahaan sebagai Anggota Biasa<br />

harus diperpanjang dengan mendaftar ulang.<br />

(3) Perusahaan yang diterima menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> mendapatkan KTA-B <strong>Kadin</strong><br />

dengan pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran untuk sisa bulan tahun takwim<br />

berjalan.<br />

(4) Perusahaan yang sudah menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> pada tahun 2006 dan<br />

mendaftar ulang pada tahun 2007 mendapat KTA-B.<br />

(5) Perusahaan yang menjadi Anggota Biasa pada setiap tahun takwim berikutnya<br />

mulai tahun 2008 harus membayar Uang Iuran untuk satu tahun dan mendapat<br />

leges sebagaimana dimaksud Pasal 30 yang ditempelkan pada Kartu Tanda Anggota<br />

Biasa (KTA-B) <strong>Kadin</strong> setelah menyelesaikan kewajiban membayar iuran bulanan<br />

sekaligus untuk 1 (satu) tahun takwim.<br />

Pasal 5<br />

Dokumen Pendaftaran<br />

Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dilakukan mengajukan permintaan<br />

tertulis [contoh pada Lampiran 01] dengan dilengkapi fotokopi dokumen-dokumen<br />

sebagai berikut:<br />

a. Formulir Pendaftaran Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> [Formulir A, contoh pada Lampiran 02]<br />

yang sudah diisi secara lengkap;<br />

b. Dokumen-dokumen legalitas perusahaan dengan ketentuan sebagai berikut:<br />

1. bagi perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT):<br />

1) Izin Usaha,<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 4


2) Pensahan Akta Notaris di Departemen Hukum dan HAM<br />

3) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) di Dinas Perdagangan,<br />

4) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan<br />

5) neraca keuangan tahun buku terakhir;<br />

2. bagi perusahaan berbadan hukum Koperasi:<br />

1) Izin Usaha,<br />

2) persetujuan pemerintah tentang pendiriannya,<br />

3) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) di Dinas Perdagangan,<br />

4) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan<br />

5) neraca keuangan tahun terakhir;<br />

3. bagi perusahaan berbadan hukum CV (comanditer venotschap), firma (Fa) atau<br />

Usaha Dagang (UD):<br />

1) Izin Usaha,<br />

2) Akte Notaris,<br />

3) Tanda Daftar Perusahaan (TDP) di Dinas Perdagangan,<br />

4) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan<br />

5) neraca keuangan tahun terakhir.<br />

c. bukti setor pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran Anggota sekaligus untuk sisa<br />

tahun takwim terhitung dari bulan pendaftaran sampai dengan bulan Desember<br />

tahun pendaftaran.<br />

Pasal 6<br />

Pendaftaran<br />

(1) Pendaftaran perusahaan menjadi Anggota Biasa dilakukan melalui <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota tempat domisili usahanya; atau juga dapat melalui Anggota Luar<br />

Biasa yang ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

(2) Pendaftaran Anggota Biasa baru (registrasi) melalui <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota diproses<br />

menurut urutan kerja sebagai berikut:<br />

A. <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota:<br />

01. Memeriksa kelengkapan (melakukan validasi) dan meneliti kebenaran dan<br />

keabsahan (melakukan verifikasi) pengisian Formulir A dan kelengkapan<br />

dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud Pasal 5;<br />

02. Jika lengkap dan absah, membuat laporan penerimaan keanggotaan dan<br />

resume data legal dan data kompetensi perusahaan yang bersangkutan<br />

[sesuai dengan format pada Lampiran 04]; jika tidak lengkap atau ada<br />

yang diragukan kebenaran atau keabsahannya, meminta perusahaan<br />

melengkapinya dan memberikan bukti keabsahannya;<br />

03. Mencantumkan Nomor Anggota Biasa pada Formulir A [sesuai dengan<br />

sistem penomoran pada Lampiran 05 dan Lampiran 06];<br />

04. Mengirimkan laporan kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dilengkapi<br />

dengan Formulir A dan resume data legal dan data kompetensi<br />

perusahaan yang bersangkutan, sekaligus mengirimkan bukti setor bank<br />

alokasi dana hak <strong>Kadin</strong> Provinsi dan hak <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> ke rekening<br />

masing-masing.<br />

B. <strong>Kadin</strong> Provinsi menerima laporan <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan melakukan:<br />

05. Memeriksa ulang kelengkapan serta kebenaran dan keabsahan dokumen-<br />

dokumen perusahaan yang bersangkutan;<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 5


06. Jika lengkap dan benar, mencatatkan Nomor Anggota Biasa dan Nomor<br />

KTA-B yang akan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, serta<br />

mengisikan pada Buku Induk Keanggotaan <strong>Kadin</strong> Provinsi, dan pada KTA-B<br />

yang bersangkutan data:<br />

a. Nomor Klasifikasi Baku Lapangan Usaha <strong>Indonesia</strong> 2005,<br />

b. Kualifikasi perusahaan,<br />

c. Data legalitas perusahaan,<br />

d. Data kompetensi perusahaan, dan<br />

e. Data kemampuan permodalan<br />

[sesuai dengan sistem penomoran KBLI 2005 pada Lampiran 07 dan<br />

ketentuan Bab III];<br />

07. Mengirimkan KTA-B yang sudah ditandatangani Ketua Umum <strong>Kadin</strong><br />

Provinsi kepada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan.<br />

08. Menyampaikan semua Daftar Anggota Biasa yang diterima kepada <strong>Kadin</strong><br />

<strong>Indonesia</strong> sesuai dengan ketentuan Bab VI.<br />

C. <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota menerima KTA-B dari <strong>Kadin</strong> Provinsi:<br />

09. Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota menandatangani KTA-B.<br />

10. Mencatatkan data Anggota Biasa dalam Buku Induk Keanggotaan <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota.<br />

11. Menyerahkannya kepada yang berhak atas nama <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

Seluruh proses butir 01 sampai butir 11 kecuali butir 07 pada huruf A sampai huruf<br />

C di atas harus selesai dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja,<br />

terhitung sejak tanggal dikeluarkannya Tanda Terima Formulir Pendaftaran oleh<br />

<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota kepada Calon Anggota.<br />

(3) Pendaftaran Anggota Biasa melalui Anggota Luar Biasa tertunjuk yang ditetapkan<br />

oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> diproses menurut urutan kerja sebagai berikut:<br />

a. Anggota Luar Biasa tertunjuk memeriksa kelengkapan (melakukan validasi)<br />

dan meneliti kebenaran dan keabsahan (melakukan verifikasi) pengisian<br />

Formulir A dan kelengkapan dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud Pasal<br />

5;<br />

b. Anggota Luar Biasa tertunjuk menyerahkan semua dokumen pendaftaran<br />

dilengkapi dengan fotokopi kartu anggota perusahaan yang bersangkutan pada<br />

ALB bersangkutan kepada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat atau kepada <strong>Kadin</strong><br />

Provinsi setempat;<br />

c. Jika <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang menerima pendaftaran Anggota Biasa dari<br />

Anggota Luar Biasa tertunjuk sebagaimana dimaksud pada huruf b, maka<br />

<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan memprosesnya seperti dimaksud<br />

pada Pasal 5; setelah selesai menyerahkan KTA-B yang bersangkutan melalui<br />

Anggota Luar Biasa tertunjuk yang bersangkutan;<br />

d. Jika <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan yang menerima pendaftaran Anggota<br />

Biasa langsung dari Anggota Luar Biasa tertunjuk sebagaimana dimaksud pada<br />

huruf b, maka <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan segera menyerahkan data dan<br />

KTA-B yang bersangkutan ke <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan untuk<br />

kemudian memprosesnya seperti dimaksud ayat (2) huruf A dan<br />

mengirimkannya ke <strong>Kadin</strong> Provinsi untuk memprosesnya seperti dimaksud<br />

pada ayat (2) huruf B.05 dan setelah selesai menyerahkan KTA-B yang<br />

bersangkutan kepada Anggota Luar Biasa Tertunjuk untuk selanjutnya<br />

menyerahkannya kepada perusahaan yang bersangkutan;<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 6


e. Atas setiap Uang Pangkal dan Uang Iuran Tahunan Anggota Biasa yang<br />

diterimanya, Anggota Luar Biasa Tertunjuk memperoleh hak sebesar 10<br />

(sepuluh) persen.<br />

(4) Sesuai dengan ketentuan Bab III, proses validasi dan verifikasi harus dilakukan<br />

dengan teliti dan benar karena KTA-B <strong>Kadin</strong> yang diterbitkan juga merupakan<br />

informasi tepat dan akurat tentang perusahaan yang bersangkutan.<br />

(5) Jika proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melebihi batas waktu 30 (tiga<br />

puluh) hari, maka perusahaan yang bersangkutan berhak mengajukan laporan dan<br />

pengaduan kepada Dewan Pengurus Provinsi yang bersangkutan dan Dewan<br />

Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

Pasal 7<br />

Formulir Pendaftaran<br />

Formulir Pendaftaran dan Formulir Pendaftaran Ulang Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> formatnya<br />

sama, yaitu Formulir A, yang seragam untuk seluruh <strong>Indonesia</strong> dan dikeluarkan oleh<br />

<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui <strong>Kadin</strong> Provinsi dan selanjutnya mengirimkannya kepada <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota di wilayahnya masing-masing [contoh pada Lampiran 02].<br />

Pasal 8<br />

Kartu Tanda Anggota Biasa<br />

(1) Kartu Tanda Anggota Biasa (KTA-B) <strong>Kadin</strong> ada 3 (tiga) macam, yakni untuk<br />

Golongan Usaha Besar; Golongan Usaha Menengah dan Golongan Usaha Kecil,<br />

masing-masing seragam untuk seluruh <strong>Indonesia</strong>; dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />

dan dikirimkan melalui <strong>Kadin</strong> Provinsi untuk selanjutnya mengirimkannya kepada<br />

<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota di wilayah-nya masing-masing [contoh KTA-B pada<br />

Lampiran 08].<br />

(2) KTA-B merupakan bukti absah bagi perusahaan sebagai Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> telah<br />

memenuhi kewajibannya membayar Uang Iuran pada tahun takwim yang<br />

bersangkutan dan memiliki hak-hak keanggotaan, seperti hak mendapat pelayanan<br />

keorganisasian, hak mendapat informasi, hak-hak keorganisasian seperti mengikuti<br />

Munas/Muprov/Mukab/Mukota, Rapimnas/Rapimprov/Rapimkab/Rapimkot, dan<br />

kegiatan-kegiatan <strong>Kadin</strong> lainnya sesuai dengan ketentuan AD-ART <strong>Kadin</strong>.<br />

(3) <strong>Kadin</strong> Provinsi bertanggung jawab atas administrasi dan keuangan setiap<br />

pengeluaran KTA-B yang dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Selambat-lambatnya<br />

pada akhir Januari tahun berikutnya, seluruh KTA-B yang tidak digunakan harus<br />

dikembalikan ke <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Jika tidak, maka semua KTA-B yang telah<br />

dikirimkan dianggap telah dipergunakan dan karenanya harus dipertanggung-<br />

jawabkan baik administrasi maupun keuangannya.<br />

(4) KTA-B berlaku untuk 5 (lima) tahun takwim mulai tahun penerbitannya sampai<br />

dengan tanggal 31 Desember 4 (empat) tahun takwim berikutnya.<br />

(5) Ukuran dan bentuk KTA-B dicetak horisontal adalah sebagai berikut:<br />

a. ukuran A4 = 210 mm x 297 mm.<br />

b. kertas jenis manuscript paper<br />

c. halaman depan KTAB:<br />

c.1. bingkai pinggir berupa rangkaian logo kecil <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> berwarna<br />

merah.<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 7


c.2. pada bagian bawah KTA-B di dalam bingkai, sebagai latar belakang ada<br />

cetakan raster (samar-samar) baris-baris tulisan <strong>Kadin</strong> yang warnanya<br />

berbeda untuk setiap golongan usaha.<br />

c.3. di atas tengah terdapat cetak berwarna logo <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Di bawah<br />

logo terdapat tiga baris tulisan, yakni KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI,<br />

(KADIN), KARTU TANDA ANGGOTA BIASA.<br />

c.4. horisontal di tengah tercetak outline huruf KADIN dan huruf kode golongan<br />

usaha yang warnanya berbeda untuk setiap golongan usaha.<br />

c.5. di bawah baris tulisan KARTU TANDA ANGGOTA BIASA terdapat baris<br />

untuk menuliskan Nomor Keanggotaan Pemilik KTA-B (Tatacara<br />

penomoran pada lampiran 4).<br />

c.6. di bawah Nomor Keanggotaan terdapat baris-baris NAMA PERUSAHAAN,<br />

NAMA PENANGGUNG JAWAB, JABATAN, ALAMAT PERUSAHAAN, BIDANG<br />

USAHA, KUALIFIKASI PERUSAHAAN, NPWP, SURAT IZIN USAHA, baris<br />

untuk menuliskan nama kabupaten/kota dan nama provinsi tempat<br />

perusahaan terdaftar.<br />

c.7. di bawah kiri terdapat petak untuk menempatkan foto pengusaha/<br />

penanggungjawab badan usaha pemilik KTA-B. Pada foto yang<br />

bersangkutan diterakan stempel <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang<br />

bersangkutan.<br />

c.8. di bawah kanan sejajar petak terdapat cetak berwarna biru tanda tangan<br />

Ketua Umum <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dan namanya; sejajar dengan itu di tengah<br />

ruang tanda tangan Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dan<br />

baris untuk namanya; sejajar dengan itu di sebelah kirinya dekat petak<br />

foto pengusaha ruang tanda tangan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan<br />

baris untuk namanya.<br />

c.9. di baris bawah tercantum masa berlaku KTA-B, yakni tulisan Masa<br />

Berlaku Lima Tahun Takwim mulai Tahun Penerbitan KTA-B.<br />

c.10. di atas di kiri dan kanan logo <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> masing-masing terdapat 2<br />

(dua) petak untuk menempelkan leges sebagaimana dimaksud Pasal 31.<br />

d. di halaman belakang KTA-B tercantum:<br />

d.1. di bagian atas di tengah Keanggotaan Pemilik KTA-B pada Anggota Luar<br />

Biasa <strong>Kadin</strong> (Asosiasi dan atau Himpunan)<br />

d.2. di bagian bawah di tengah Nomor Klasifikasi Bidang Usaha Anggota<br />

pemilik KTA-B.<br />

(5) KTA-B dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan dinyatakan sah setelah<br />

ditandatangani oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

yang bersangkutan. Penandatanganan oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua<br />

<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tidak dapat diwakilkan, kecuali atas persetujuan Dewan<br />

Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

(6) Setiap Anggota Biasa memiliki hanya 1 (satu) KTA-B yang diberikan setelah<br />

memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 2.<br />

(7) Setiap Anggota Biasa mendapat Nomor Keanggotaan yang dicantumkan pada KTA-<br />

B miliknya. Nomor Keanggotaan setiap Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> diberikan oleh <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota yang bersangkutan dan tetap dipakai selama yang bersangkutan<br />

tidak pernah berhenti atau diberhentikan sebagai Anggota Biasa <strong>Kadin</strong>.<br />

(8) Dengan ditetapkannya Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang ini, <strong>Kadin</strong><br />

Provinsi maupun <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tidak dibenarkan mengeluarkan KTA-B<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 8


Sementara atau KTA-B Pengganti, atau Surat Keterangan Keanggotaan ataupun<br />

Surat Rekomendasi Keanggotaan sejenis lainnya.<br />

Pasal 9<br />

Pendaftaran Ulang<br />

(1) Pendaftaran ulang atau her-registrasi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> dilakukan sekali dalam 5<br />

(lima) tahun di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota; kecuali untuk Daerah Ibukota Jakarta,<br />

Pendaftaran Ulang Anggota Biasa dilakukan melalui dan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi DKI<br />

Jakarta, sesuai ketentutan Pasal 6.<br />

(2) Pendaftaran ulang melalui Anggota Luar Biasa Tertunjuk diproses sesuai ketentuan<br />

Pasal 7.<br />

(3) Jika dalam jangka 5 (lima) tahun takwim terjadi perubahan kepemilikan, status<br />

hukum dan perubahan legal lainnya pada perusahaan yang menjadi Anggota Biasa,<br />

maka perusahaan yang bersangkutan wajib melakukan pendaftaran ulang ke <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota setempat yang memprosesnya sesuai ketentuan Pasal 6.<br />

(4) Pendaftaran Ulang perusahaan sebagai Anggota Biasa tidak dikenakan kewajiban<br />

membayar Uang Pangkal.<br />

Pasal 10<br />

Hak Banding dan Pencabutan KTA-B<br />

(1) Perusahaan yang ditolak atau proses administrasi menjadi Anggota Biasa pada<br />

<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat domisilinya sebagaimana dimaksud Pasal 6 dan<br />

Pasal 11, berhak mengajukan pengaduan tertulis kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang<br />

bersangkutan dan/atau <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dengan melampirkan fotokopi dokumen-<br />

dokumen sebagaimana dimaksud Pasal 7.<br />

(2) <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dapat membatalkan dan mencabut KTA-B yang dikeluarkan oleh<br />

<strong>Kadin</strong> Provinsi sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) jika anggota<br />

yang bersangkutan terbukti tidak memenuhi persyaratan keanggotaan yang<br />

ditetapkan.<br />

<strong>BAB</strong> III<br />

ANGGOTA TERCATAT<br />

Pasal 11<br />

Pencatatan<br />

(1) Perusahaan perseorangan yang tidak berbadan hukum, termasuk perusahaan<br />

informal, adalah Anggota Tercatat jika data dasar perusahaan tercatat pada <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota di tempat domisili usahanya.<br />

(2) Pendataan perusahaan (listing) menjadi Anggota Tercatat dilakukan oleh staf atau<br />

petugas tertunjuk Sekretariat <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dengan:<br />

a. mengisi Formulir AT (Formulir Pendaftaran Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong>) rangkap<br />

dua [contoh pada Lampiran 09] yang masing-masing dilampiri dengan salinan<br />

(fotokopi):<br />

a1. Surat Keterangan dan/atau<br />

a2. Izin Usaha;<br />

b. membayar Uang Pendaftaran Anggota Tercatat yang berlaku selama satu tahun<br />

kalender.<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 9


(3) Pencatatan Perusahaan sebagai Anggota Tercatat sebagaimana dimaksud Pasal 2<br />

dilakukan setiap saat dalam tahun berjalan.<br />

Pasal 12<br />

Pencatatan<br />

(1) Pelayanan pencatatan dan pencatatan ulang Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> (listing dan re-<br />

listing) diproses menurut urutan kerja sebagai berikut:<br />

A. Staf atau petugas tertunjuk <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota melakukan:<br />

01. mengisikan Formulir AT (rangkap 2);<br />

02. Formulir AT yang sudah diisi ditandatangani oleh pihak penanggungjawab<br />

perusahaan atau yang dikuasakannya;<br />

03. menerima pembayaran Uang Iuran Tahunan Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> dan<br />

menyerahkan bukti menerima pembayaran kepada perusahaan yang<br />

bersangkutan.<br />

04. membuat laporan tertulis harian atas pencatatan perusahaan dan<br />

menyerahkan uang iuran tahunan anggota tercatat yang diterima pada<br />

setiap hari kerja kepada Direktur Eksekutif <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

masing-masing;<br />

B. Direktur Eksekutif <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota atau staf sekretariat yang<br />

ditunjuknya melakukan administrasi dengan:<br />

05. memasukkan data dasar Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> ke dalam sistem<br />

database anggota tercatat yang disediakan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>;<br />

06. mencantumkan Nomor Anggota Tercatat pada Formulir AT [mengikuti<br />

sistem penomoran sesuai Lampiran 05 dan Lampiran 06] sekaligus<br />

mengisikan data pada Kartu Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> [contoh pada<br />

Lampiran 10];<br />

07. membuat laporan tertulis harian pelaksanaan pencatatan perusahaan<br />

sebagai Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> kepada Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

masing-masing sekaligus memintanya menandatangani Kartu Anggota<br />

Tercatat untuk kemudian diserahkan kepada perusahaan yang<br />

bersangkutan oleh staf atau petugas tertunjuk;<br />

08. mengirimkan laporan bulanan tertulis kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang<br />

bersangkutan pada minggu pertama setiap bulan dengan menyertakan<br />

softcopy Daftar Anggota Tercatat yang didata selama bulan sebelumnya<br />

sekaligus mengirimkan alokasi dana hak <strong>Kadin</strong> Provinsi.<br />

C. <strong>Kadin</strong> Provinsi menerima laporan <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan melakukan:<br />

09. memasukan Daftar Anggota Tercatat ke dalam sistem database provinsi<br />

yang disediakan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>;<br />

10. mengirimkan softcopy Daftar Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> di provinsinya<br />

minimal sekali dalam tiga bulan, yakni pada akhir bulan April, Agustus dan<br />

Desember tahun berjalan kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

Pasal 13<br />

Formulir Pencatatan<br />

(1) Formulir AT adalah Formulir Pencatatan dan Formulir Pencatatan Ulang Anggota<br />

Tercatat seragam untuk setiap provinsi dan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> provinsi yang<br />

bersangkutan [contoh pada Lampiran 09].<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 10


(2) Formulir AT akan dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> provinsi kepada setiap <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota yang bersangkutan.<br />

Pasal 14<br />

Kartu Anggota Tercatat<br />

(1) Kartu Anggota Tercatat (KAT) seragam untuk setiap provinsi dan dikeluarkan oleh<br />

<strong>Kadin</strong> provinsi melalui <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota di wilayahnya masing-masing [contoh<br />

pada Lampiran 10].<br />

(2) KAT merupakan bukti bagi perusahaan sebagai Anggota Tercatat dalam<br />

menggunakan hak-hak keanggotaannya, seperti hak mendapat pelayanan advokasi<br />

dan hak mendapat informasi.<br />

(3) <strong>Kadin</strong> Provinsi bertanggung jawab atas pencetakan KAT, daftar anggota provinsi<br />

dan pengiriman daftar anggota provinsi ke <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> untuk menjadi daftar<br />

anggota nasional.<br />

(4) KAT berlaku untuk satu tahun kalender mulai tanggal 1 Januari sampai dengan<br />

tanggal 31 Desember tahun berjalan.<br />

(5) Ukuran dan bentuk KAT dicetak horisontal adalah sebagai berikut:<br />

a. ukuran A5 = 148mm x 210 mm<br />

b. kertas jenis cardboard<br />

c. bingkai pinggir berupa rangkaian logo kecil <strong>Kadin</strong> provinsi masing-masing<br />

d. pada bagian bawah KAT di dalam bingkai, sebagai latar belakang ada cetakan<br />

raster (samar-samar) baris-baris tulisan <strong>Kadin</strong> dan angka tahun masa<br />

berlakunya KAT yang warnanya berubah pada setiap tahun penerbitan KAT.<br />

e. di atas tengah terdapat cetak berwarna logo <strong>Kadin</strong> Provinsi. Di bawah logo<br />

terdapat tiga baris tulisan, yakni KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI, (KADIN),<br />

KARTU ANGGOTA TERCATAT.<br />

f. horisontal di tengah tercetak outline huruf KADIN dan angka tahun penerbitan<br />

KAT, tanda tahun berlakunya KAT yang warnanya berubah pada setiap tahun<br />

penerbitan KAT.<br />

g. di bawah baris tulisan KARTU ANGGOTA TERCATAT terdapat baris untuk<br />

menuliskan Nomor Keanggotaan Pemilik KAT.<br />

h. di bawah Nomor Keanggotaan terdapat baris-baris NAMA PENANGGUNG<br />

JAWAB/ PEMILIK, ALAMAT PERUSAHAAN, BIDANG USAHA, baris untuk<br />

menuliskan nama kabupaten/kota tempat perusahaan terdaftar.<br />

i. di bawah kiri terdapat petak untuk menempatkan foto pengusaha/ pemilik KAT;<br />

pada foto yang bersangkutan diterakan stempel <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang<br />

bersangkutan.<br />

j. di bawah kanan sejajar petak terdapat cetak berwarna biru tanda tangan<br />

Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan namanya; sejajar dengan itu di tengah<br />

ruang tanda tangan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan<br />

dan baris untuk namanya;<br />

k. di baris bawah tercantum masa berlaku KAT, yakni tulisan Masa Berlaku dari<br />

1 Januari diikuti angka tahun berjalan sampai dengan 31 Desember diikuti<br />

angka tahun berjalan.<br />

l. halaman belakang KAT blanko atau kosong.<br />

(6) KAT dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dan dinyatakan sah setelah<br />

ditandatangani oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

yang bersangkutan. Penandatanganan oleh Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tidak<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 11


dapat diwakilkan, kecuali atas persetujuan Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Provinsi yang<br />

bersangkutan.<br />

(6) Setiap Anggota Tercatat memiliki hanya 1 (satu) KAT yang diberikan setelah<br />

memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 13.<br />

(7) Setiap Anggota Tercatat mendapat Nomor Anggota Tercatat (NAT) [mengikuti<br />

sistem penomoran pada Lampiran 11, Lampiran o6 dan 07] yang dicantumkan<br />

pada KAT miliknya. NAT diberikan oleh <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan<br />

dan tetap dipakai selama yang bersangkutan tidak pernah berhenti atau<br />

diberhentikan sebagai Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong>.<br />

Pasal 15<br />

Pencatatan Ulang<br />

(1) Pencatatan ulang atau re-listing Anggota Tercatat dilakukan sekali setahun oleh<br />

<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat dengan mengisi Formulir AT dan membayar Uang<br />

Pendaftaran Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong>.<br />

(2) Pencatatan ulang sebagaimana dimaksud Pasal 12 dilakukan setiap saat pada hari<br />

kerja.<br />

<strong>BAB</strong>IV<br />

ANGGOTA LUAR BIASA<br />

Pasal 16<br />

Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha<br />

(1) Organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha yang dapat diterima sebagai<br />

anggota luar biasa harus memenuhi persyaratan yang terdiri atas persyaratan<br />

umum dan persyaratan khusus.<br />

(2) Persyaratan umum Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha (termasuk<br />

Dewan Bisnis) yang dapat diterima sebagai Anggota Luar Biasa (ALB) <strong>Kadin</strong> adalah<br />

sebagai berikut:<br />

a. memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang berlandaskan UU<br />

<strong>Kadin</strong> dan sejalan dengan AD-ART <strong>Kadin</strong>, dengan mengandung penegasan<br />

tentang:<br />

1. bidang usaha sejenis yang dicakup Organisasi Perusahaan (untuk<br />

Organisasi Perusahaan); aspirasi atau tujuan yang sama (untuk Organisasi<br />

Pengusaha);<br />

2. mekanisme penyempurnaan/perubahan AD-ART melalui Musyawarah<br />

Anggota-nya;<br />

3. mekanisme pembentukan atau pemilihan kepengurusan setiap periode<br />

melalui sistem musyawarah, rapat atau kongres atau apapun nama<br />

kegiatan musyawarahnya;<br />

4. tidak berdasarkan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, ideologi/politik dan<br />

ras;<br />

b. memiliki Kode Etik Organisasi;<br />

c. tidak memiliki kesamaan nama, merek, lambang atau logo dengan organisasi<br />

sejenis yang sudah ada;<br />

d. telah berdiri dan telah melaksanakan paling sedikit 1 (satu) tahun dan telah<br />

melaksanakan paling sedikit 1 (satu) kali Musyawarah Anggota-nya menurut<br />

tingkatan keanggotaannya masing-masing, selain/di luar waktu pendiriannya;<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 12


(3) Persyaratan khusus Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha yang dapat<br />

diterima sebagai Anggota Luar Biasa (ALB) <strong>Kadin</strong> menurut tingkatan organisasi<br />

adalah sebagai berikut:<br />

a. Organisasi atau cabang organisasi, kecuali Dewan Bisnis, pada tingkat<br />

Kabupaten/Kota jumlah anggotanya minimal 20 (dua puluh) perusahaan/<br />

pengusaha;<br />

b. Organisasi tingkat provinsi atau yang pusatnya berada pada tingkat provinsi<br />

harus memiliki cabang paling sedikit 30 (tiga puluh) persen dari jumlah<br />

kabupaten/kota pada provinsi yang bersangkutan yang dibuktikan dengan KTA-<br />

LB pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan, kecuali bagi organisasi<br />

perusahaan yang dalam AD-ART-nya secara jelas menentukan tidak adanya<br />

organisasi tingkat kabupaten/kota-nya;<br />

c. Organisasi yang pusatnya berada pada tingkat nasional, cabangnya harus ada<br />

paling sedikit di 30 (tiga puluh) persen jumlah provinsi yang tersebar di lima<br />

wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara-Maluku-<br />

Papua dan dibuktikan dengan KTA-LB di provinsi yang bersangkutan, terkecuali<br />

Organisasi Perusahaan Tingkat Nasional/Provinsi yang tidak memiliki cabang di<br />

daerah, tetapi ruang lingkup usaha anggotanya berskala atau bersifat<br />

nasional/provinsi yang bersangkutan sehingga mempunyai pengaruh besar<br />

dalam perekonomian nasional/provinsi, kedudukannya sebagai Anggota Luar<br />

Biasa sama dengan kedudukan Organisasi Perusahaan Tingkat Nasional/Provinsi<br />

yang bersangkutan lainnya;<br />

(4) Anggota Luar Biasa Tingkat Nasional yang akan membuka cabang di suatu provinsi<br />

harus memenuhi ketentuan ayat (3) huruf b, terkecuali Organisasi Perusahaan<br />

Tingkat Provinsi yang tidak memiliki cabang di kabupaten/kota di daerah provinsi<br />

yang bersangkutan, tetapi ruang lingkup usaha anggotanya berskala atau bersifat<br />

nasional/provinsi yang bersangkutan sehingga mempunyai pengaruh besar dalam<br />

perekonomian nasional/provinsi, kedudukannya sebagai Anggota Luar Biasa sama<br />

dengan kedudukan Organisasi Perusahaan Tingkat Nasional/Provinsi yang<br />

bersangkutan lainnya sebagaimana dimaksud AD Pasal 1 huruf g.<br />

(5) Persyaratan keanggotaan perusahaan/pengusaha pada Organisasi Perusahaan/<br />

Organisasi Pengusaha:<br />

a. untuk Organisasi Perusahaan: Setiap perusahaan yang berbadan hukum harus<br />

memiliki Akte Pendirian, SIUP dan NPWP, bagi perusahaan yang tidak berbadan<br />

hukum harus memiliki perizinan pemerintah setempat;<br />

b. untuk Organisasi Pengusaha: Setiap pengusaha yang menjadi anggota harus<br />

memiliki fungsi/jabatan pada perusahaannya sebagai pemilik/komisaris dan/atau<br />

pengurus perusahaan (eksekutif/direksi), serta memiliki NPWP perseorangan;<br />

(6) Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha untuk menjadi Anggota Luar<br />

Biasa <strong>Kadin</strong> harus mendaftarkan diri (melakukan Registrasi) pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />

atau pada <strong>Kadin</strong> Provinsi dan <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota sesuai dengan tingkatannya;<br />

Dewan Bisnis untuk mendaftar menjadi Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> harus<br />

mendaftarkan diri (melakukan Registrasi) pada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> atau pada <strong>Kadin</strong><br />

Provinsi sesuai dengan tingkatannya; dengan ketentuan sebagai berikut:<br />

a. Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha Tingkat Pusat yang memenuhi<br />

persyaratan sebagaimana dimaksud ayat (3) huruf c mendaftar pada <strong>Kadin</strong><br />

<strong>Indonesia</strong>;<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 13


. Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha Tingkat Provinsi yang yang<br />

memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud ayat (3) huruf b mendaftar pada<br />

<strong>Kadin</strong> Provinsi setempat;<br />

c. Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha yang hanya ada di suatu<br />

daerah kabupaten/kota, mendaftar pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota setempat.<br />

Pasal 17<br />

Tempat dan Waktu Pendaftaran<br />

(1) Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha yang memenuhi syarat<br />

sebagaimana dimaksud Pasal 16 mendaftar menjadi Anggota Luar Biasa pada <strong>Kadin</strong><br />

<strong>Indonesia</strong>/Provinsi/Kabupaten/Kota sesuai dengan tingkatannya.<br />

(2) Pendaftaran Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha sebagaimana<br />

dimaksud ayat (1) dilakukan pada hari kerja.<br />

(3) Pendaftaran Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha sebagaimana<br />

dimaksud ayat (1) di daerah kabupaten/kota atau yang disetingkatkan dengan itu<br />

yang belum memiliki <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota dilakukan melalui dan oleh <strong>Kadin</strong><br />

Provinsi setempat.<br />

Pasal 18<br />

Jangka Waktu dan Kartu Keanggotaan<br />

(1) Jangka waktu keanggotaan organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha<br />

sebagai Anggota Luar Biasa adalah 5 (lima) tahun takwim.<br />

(2) Pada akhir tahun takwim kelima pendaftaran organisasi perusahaan dan organisasi<br />

pengusaha sebagai Anggota Luar Biasa harus diperpanjang.<br />

(3) Organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha yang diterima menjadi Anggota<br />

Luar Biasa <strong>Kadin</strong> pada setiap tahun takwim sesudah tahun pendaftarannya<br />

mendapat leges atau tanda bukti lunas yang ditempelkan pada Kartu Tanda<br />

Anggota Luar Biasa (KTA-LB) <strong>Kadin</strong> setelah menyelesaikan kewajiban membayar<br />

iuran bulanan sekaligus untuk 1 (satu) tahun takwim.<br />

(4) Leges sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diterbitkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> setiap<br />

tahun dengan warna berbeda-beda, baik menurut golongan usaha maupun menurut<br />

tahun penerbitannya.<br />

Pasal 19<br />

Dokumen Pendaftaran<br />

Pendaftaran dilakukan dengan mengajukan permintaan tertulis [contoh pada Lampiran<br />

13] menjadi Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> yang dilengkapi dengan fotokopi dokumen-<br />

dokumen sebagai berikut:<br />

a. Formulir Pendaftaran yang sudah diisi [contoh pada Lampiran 14].<br />

b Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;<br />

c. Susunan Pengurus dan Daftar Cabang sebagaimana dimaksud ART <strong>Kadin</strong> Pasal 5<br />

huruf f, g dan h, kecuali untuk Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha<br />

sebagaimana dimaksud ART <strong>Kadin</strong> Pasal 5 huruf h dan huruf i;<br />

d. Daftar alamat anggota Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha;<br />

e. Bukti setor bank pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran.<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 14


Pasal 20<br />

Pendaftaran<br />

(1) Pendaftaran Anggota Luar Biasa dilakukan pada setiap tingkatan <strong>Kadin</strong> sesuai<br />

dengan tingkatan Organisasi Perusahaan atau Organisasi Pengusaha sebagaimana<br />

dimaksud Pasal 17.<br />

(2) Pendaftaran Anggota Luar Biasa pada setiap tingkatan dilakukan menurut urutan<br />

kerja sebagai berikut:<br />

01. Memeriksa kebenaran pengisian Formulir Pendaftaran (rangkap 4) dan<br />

kelengkapan dokumen-dokumen lampirannya sebagaimana ditentukan dalam<br />

Pasal 16 ayat (2) dan ayat (3). Jika lengkap dan benar, Calon Anggota Luar<br />

Biasa membayar Uang Pangkal.<br />

02. Menyusun resume dan laporan penelitian tentang permohonan keanggotaan.<br />

03. Keputusan menolak atau menerima permohonan yang bersangkutan<br />

dilakukan oleh Tim Penerimaan ALB <strong>Kadin</strong> yang bersifat lintas sektoral yang<br />

dibentuk oleh <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan.<br />

a. Jika diterima, <strong>Kadin</strong> memproses lanjut:<br />

1) Mengisikan Nomor Anggota Luar Biasa dan Nomor Klasifikasi Bidang<br />

Usahanya dalam Buku Induk Keanggotaan Luar Biasa dan pada KTA-<br />

LB yang bersangkutan [Tabel Klasifikasi Bidang usaha pada<br />

Lampiran 07].<br />

2) Menerbitkan Surat Keputusan Penerimaan Pendaftaran/ Pendaftaran<br />

Ulang Anggota Luar Biasa dan mengirimkan tembusannya kepada<br />

tingkatan organisasi di atas dan di bawah <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan.<br />

3) Anggota Luar Biasa yang bersangkutan untuk membayar Uang Iuran<br />

sekaligus untuk sisa tahun berjalan.<br />

4) Menyerahkan Surat Keputusan Penerimaan Anggota Luar Biasa dan<br />

KTA-LB kepada yang bersangkutan.<br />

b. Jika tidak diterima atau ditolak, maka <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan membuat<br />

surat penolakan kepada yang bersangkutan dengan tembusan kepada<br />

tingkatan organisasi di atas dan di bawah <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan; dan<br />

Uang Pangkal yang telah diterima dikembalikan kepada yang<br />

bersangkutan.<br />

05. Seluruh proses pada butir 01 sampai butir 03 di atas harus selesai dalam<br />

waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja, terhitung sejak tanggal<br />

dikeluarkannya Tanda Terima Formulir Pendaftaran yang dilampiri dengan<br />

dokumen-dokumen yang lengkap.<br />

(4) Jika proses sebagaimana dimaksud pada ayat (2) melebihi batas waktu 30 (tiga<br />

puluh) hari kerja, maka Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang<br />

bersangkutan berhak mengajukan laporan dan pengaduan kepada Dewan Pengurus<br />

yang setingkat lebih tinggi.<br />

Pasal 21<br />

Formulir Pendaftaran<br />

(1) Formulir Pendaftaran/Pendaftaran Ulang Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> seragam untuk<br />

seluruh <strong>Indonesia</strong> dan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> [contoh pada Lampiran<br />

14].<br />

(2) Formulir Pendaftaran/Pendaftaran Ulang untuk tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota<br />

akan dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> berdasarkan permintaan <strong>Kadin</strong> Provinsi.<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 15


Pasal 22<br />

Kartu Tanda Anggota Luar Biasa<br />

(1) Kartu Tanda Anggota Luar Biasa (KTA-LB) <strong>Kadin</strong> seragam untuk seluruh <strong>Indonesia</strong><br />

dan dikeluarkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui <strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota<br />

setempat.<br />

(2) KTA-LB merupakan bukti absah bagi Organisasi Perusahaan dan Organisasi<br />

Pengusaha di setiap tingkatan <strong>Kadin</strong> telah memenuhi kewajibannya membayar<br />

Uang Iuran pada tahun takwim yang bersangkutan dan untuk menggunakan hak-<br />

hak keanggotaan, seperti hak mendapat pelayanan keorganisasian, hak mendapat<br />

informasi, hak-hak keorganisasian seperti mengikuti Munas/Muprov/Mukab/Mukota,<br />

Rapimnas/Rapimprov/Rapimkab/Rapimkota, dan kegiatan-kegiatan <strong>Kadin</strong> lainnya<br />

sesuai ketentuan AD-ART <strong>Kadin</strong>.<br />

(3) Setiap tingkatan <strong>Kadin</strong> bertanggung jawab atas administrasi dan keuangan setiap<br />

pengeluaran KTA-LB yang dikirimkan oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Pada setiap akhir tahun<br />

berjalan, KTA-LB yang tidak digunakan harus dikembalikan ke <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>, jika<br />

tidak, maka semua KTA-LB yang telah dikirimkan dianggap telah dipergunakan dan<br />

karenanya harus dipertanggungjawabkan baik administrasi maupun keuangannya.<br />

(4) KTA-LB berlaku untuk 5 (lima) tahun takwim terhitung mulai tahun penerbitan KTA-<br />

LB.<br />

(5) Ukuran dan bentuk KTA-LB dicetak horisontal adalah sebagai berikut:<br />

a. ukuran A4 = 210 mm x 297 mm<br />

b. kertas jenis manuscript paper 90 gr<br />

c. bingkai pinggir berupa rangkaian logo kecil <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> berwarna merah<br />

d. pada dasar KTA-LB di dalam bingkai, sebagai latar belakang ada cetakan raster<br />

(samar-samar) baris-baris tulisan KADIN dan angka tahun penerbitan KTA-LB.<br />

e. di atas tengah terdapat cetak timbul berwarna logo <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>. Di bawah<br />

logo terdapat tiga baris tulisan berwarna, yakni KAMAR DAGANG DAN<br />

INDUSTRI, (KADIN), KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA yang warnanya<br />

berubah pada setiap tahun penerbitan KTA-LB.<br />

f. horizontal di tengah tercetak outline huruf KADIN dan angka tahun penerbitan<br />

KTA-LB.<br />

g. di bawah baris tulisan KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA terdapat baris<br />

untuk menuliskan Nomor Keanggotaan Pemilik KTA-LB [Sistem Nomor<br />

Keanggotaan Luar Biasa pada Lampiran 16, Lampiran 06 dan Lampiran<br />

07].<br />

h. Tanda tangan Ketua Umum/Ketua <strong>Kadin</strong> pada KTA-LB:<br />

h.1. KTA-LB Tingkat Pusat:<br />

di bawah kanan terdapat ruang tanda tangan Ketua Umum dan baris<br />

untuk namanya.<br />

h.2. KTA-LB Tingkat Provinsi:<br />

di bawah kanan terdapat cetak berwarna biru tanda tangan Ketua Umum<br />

<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dan namanya, sejajar dengan itu di tengah ruang tanda<br />

tangan Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dan baris untuk<br />

namanya.<br />

h.3. KTA-LB Tingkat Kabupaten/Kota:<br />

di bawah kanan terdapat cetak berwarna biru tanda tangan Ketua Umum<br />

<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dan namanya, sejajar dengan itu di tengah ruang tanda<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 16


tangan Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan di kanannya ruang tanda tangan<br />

Ketua <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan dan baris untuk<br />

namanya.<br />

i. di antara baris tulisan KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA dan baris tanda<br />

tangan (huruf g dan huruf h di atas) terdapat baris-baris untuk menuliskan:<br />

i.1. nama Anggota Luar Biasa yang bersangkutan<br />

i.2. alamat,<br />

i.3. dan nomor klasifikasi Bidang Usaha Anggota Luar Biasa yang<br />

bersangkutan [Nomor Klasifikasi Bidang Usaha pada Lampiran 07].<br />

j. di baris bawah tercantum masa berlaku KTA-LB, yakni tulisan Masa Berlaku<br />

Lima Tahun Takwim Terhitung Mulai Tahun Penerbitannya sampai dengan<br />

Tahun Leges Terakhir pada Petak Kanan Atas.<br />

k. halaman belakang KTA-LB tidak dicetak atau halaman kosong.<br />

(5) KTA-LB dikeluarkan oleh setiap tingkatan organisasi <strong>Kadin</strong> dan dinyatakan sah<br />

setelah ditandatangani oleh Ketua Umum <strong>Kadin</strong> Provinsi dan Ketua <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota yang bersangkutan. Penandatanganan oleh Ketua Umum/Ketua<br />

tidak dapat diwakilkan, kecuali atas persetujuan Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

(6) Setiap Anggota Luar Biasa memiliki hanya 1 (satu) KTA-LB yang diberikan setelah<br />

memenuhi persyaratan berikut:<br />

a. Mengajukan permintaan tertulis menjadi Anggota Luar Biasa dan mengisi<br />

Formulir Pendaftaran Anggota Luar Biasa yang ditandatangani oleh Ketua<br />

Umum Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang bersangkutan dan<br />

dilampiri dengan dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud Pasal 16 ayat (2),<br />

dan atau<br />

b. Mengajukan perpanjangan keanggotaan secara tertulis dengan mengisi<br />

Formulir Pendaftaran Ulang Anggota Luar Biasa dan dilampiri dengan daftar<br />

pengurus dan daftar anggotanya.<br />

c. Menyerahkan copy bukti setor pembayaran Uang Pangkal dan Uang Iuran<br />

Anggota Luar Biasa sebagaimana dimaksud Pasal 26 ayat (4) dan Pasal 27 ayat<br />

(3).<br />

(7) Setiap Anggota Luar Biasa mendapat Nomor Keanggotaan yang dicantumkan pada<br />

KTA-LB miliknya. Nomor Keanggotaan setiap Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> tetap<br />

dipakai atau tidak berubah selama yang bersangkutan tidak pernah berhenti atau<br />

diberhentikan sebagai Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong>.<br />

(8) Dengan ditetapkannya Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang ini, setiap<br />

tingkatan <strong>Kadin</strong> tidak dibenarkan mengeluarkan KTA-LB Sementara atau KTA-LB<br />

Pengganti, Surat Keterangan Keanggotaan ataupun Surat Rekomendasi<br />

Keanggotaan sejenis lainnya.<br />

Pasal 23<br />

Pendaftaran Ulang<br />

(1) Pendaftaran ulang atau her-registrasi Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> dilakukan sekali<br />

dalam 5 (lima) tahun di <strong>Kadin</strong> yang sesuai dengan tingkatan organisasinya.<br />

(2) Pendaftaran ulang melalui Anggota Luar Biasa Tertunjuk diproses sesuai ketentuan<br />

Pasal 22.<br />

(3) Jika dalam jangka 5 (lima) tahun takwim terjadi perubahan status hukum dan<br />

perubahan legal lainnya pada Anggota Luar Biasa yang bersangkutan, maka<br />

Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang bersangkutan wajib melakukan<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 17


pendaftaran ulang ke <strong>Kadin</strong> yang sesuai tingkatan organisasinya mengikuti<br />

ketentuan Pasal 22.<br />

(4) Pendaftaran Ulang Anggota Luar Biasa tidak dikenakan kewajiban membayar Uang<br />

Pangkal.<br />

Pasal 24<br />

Hak Banding dan Pencabutan KTA-LB<br />

(1) Organisasi perusahaan/organisasi pengusaha yang ditolak atau proses administrasi<br />

menjadi Anggota Biasa pada <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat domisilinya<br />

sebagaimana dimaksud Pasal 22, berhak mengajukan pengaduan tertulis kepada<br />

<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dengan melampirkan fotokopi dokumen-dokumen sebagaimana<br />

dimaksud Pasal 19.<br />

(2) <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> dapat membatalkan dan mencabut KTA-LB yang dikeluarkan oleh<br />

setiap Tingkatan <strong>Kadin</strong> sebagaimana dimaksud Pasal 22 jika anggota yang<br />

bersangkutan terbukti tidak memenuhi persyaratan keanggotaan yang ditetapkan.<br />

Pasal 25<br />

Anggota Luar Biasa Tercatat<br />

Ketentuan dan tatacara pendaftaran Anggota Luar Biasa Tercatat akan diatur dalam<br />

peraturan organisasi tersendiri.<br />

<strong>BAB</strong> V<br />

KEUANGAN<br />

Pasal 26<br />

Uang Pangkal<br />

(1) Perusahaan yang baru mendaftar menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> wajib membayar<br />

Uang Pangkal Anggota sebagaimana dimaksud AD <strong>Kadin</strong> Pasal 37 huruf a yang<br />

besarnya untuk Golongan Kecil ditetapkan seragam di seluruh <strong>Indonesia</strong>; untuk<br />

Golongan Menengah dan Golongan Besar ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi masing-<br />

masing berdasarkan golongan atau kualifikasi perusahaan yang dicantumkan pada<br />

SIUP dan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing serta prinsip tidak<br />

memberatkan dengan patokan sebagai berikut:<br />

1. Golongan Kecil:<br />

a) Golongan K2 (SIUP Putih, modal sampai dengan Rp 100 juta) sebesar<br />

Rp 25.000.<br />

b) Golongan K1 (SIUP Putih, modal antara Rp 100 juta s/d Rp 200 juta)<br />

sebesar Rp 50.000.<br />

2. Golongan Menengah (SIUP Biru, modal Rp 200 juta s/d Rp 500 juta):<br />

serendah-rendahnya Rp 200.000 dan setinggi-tingginya Rp 500.000.<br />

3. Golongan Besar (SIUP Kuning, modal lebih dari Rp 500 juta):<br />

serendah-rendahnya Rp 350.000 dan setinggi-tingginya Rp 1.000.000.<br />

(2) Keputusan mengenai besarnya Uang Pangkal sebagaimana dimaksud ayat (1) butir<br />

2 dan butir 3 harus dilaporkan kepada Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> paling<br />

lambat pada akhir bulan Januari tahun berjalan.<br />

(3) Perusahaan yang baru mendaftar menjadi Anggota Tercatat tidak dikenakan<br />

ketentuan membayar Uang Pangkal.<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 18


(4) Organisasi Perusahaan/Organisasi Pengusaha yang baru mendaftar menjadi<br />

Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> pada tahun berjalan dikenakan kewajiban membayar<br />

Uang Pangkal dengan ketentuan sebagai berikut:<br />

a. Tingkat Pusat : Rp 5.000.000.<br />

b. Tingkat Provinsi : Rp 2.500.000.<br />

c. Tingkat Kabupaten/Kota : Rp 1.000.000.<br />

Pasal 27<br />

Uang Iuran<br />

(1) Uang Iuran Anggota sebagaimana dimaksud AD <strong>Kadin</strong> Pasal 37 huruf a adalah uang<br />

iuran bulanan untuk mendukung pembiayaan kegiatan operasional rutin dan<br />

pengembangan <strong>Kadin</strong>.<br />

(2) Perusahaan berbadan hukum sebagaimana dimaksud Pasal 2 yang menjadi<br />

Anggota Biasa pada setiap tahun takwim sesudah tahun pendaftarannya<br />

sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 atau Pasal 7 wajib membayar Uang Iuran<br />

sekaligus untuk satu tahun takwim dan berhak mendapat leges tahun takwim yang<br />

bersangkutan pada KTA-B-nya sebagai bukti penerimaan Uang Iuran.<br />

(3) Perusahaan tidak berbadan hukum sebagaimana dimaksud Pasal 11 yang menjadi<br />

Anggota Tercatat dibebaskan dari kewajiban membayar Uang Iuran, tetapi cukup<br />

membayar uang pendaftaran dan uang pengganti biaya kartu setinggi-tingginya Rp<br />

25,000 per tahun.<br />

(4) Organisasi Perusahaan dan Organisasi Pengusaha sebagaimana dimaksud Pasal 16<br />

yang menjadi Anggota Luar Biasa pada setiap tahun takwim sesudah tahun<br />

pendaftarannya sebagaimana dimaksud pada Pasal 18 wajib membayar Uang Iuran<br />

sekaligus untuk satu tahun takwim dan berhak mendapat leges tahun takwim yang<br />

bersangkutan pada KTA-LB-nya sebagai bukti penerimaan Uang Iuran.<br />

(5) Anggota Biasa dan Anggota Luar Biasa yang tidak membayar Uang Iuran<br />

sebagaimana dimaksud ayat (2) dan ayat (4) sampai akhir bulan Juni tahun<br />

berjalan akan kehilangan hak-hak keanggotaannya sampai kewajibannya dipenuhi.<br />

(6) Uang Iuran Anggota ditetapkan sebagai berikut:<br />

a. Uang Iuran Anggota Biasa besarnya ditetapkan berdasarkan skala atau ukuran<br />

usaha anggota atas dasar perizinan yang dimilikinya yang dikeluarkan oleh<br />

Pemerintah/Pemerintah Daerah, seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan);<br />

untuk Golongan Kecil besarnya seragam di seluruh <strong>Indonesia</strong>, dan untuk<br />

Golongan Besar dan Golongan Menengah ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi sesuai<br />

dengan kondisi daerah masing-masing, dan prinsip tidak memberatkan<br />

anggota dengan patokan sebagai berikut:<br />

1. Golongan Kecil:<br />

1) Golongan K2 (SIUP Putih, modal sampai dengan Rp 100 juta) sebesar<br />

Rp 10.000 per bulan.<br />

2) Golongan K1 (SIUP Putih, modal antara Rp 100 juta s/d Rp 200 juta)<br />

sebesar Rp 25.000 per bulan.<br />

2. Golongan Menengah (SIUP Biru, modal antara Rp 200 juta s/d Rp 500<br />

juta):<br />

serendah-rendahnya Rp 60.000 dan setinggi-tingginya Rp 150.000 per<br />

bulan.<br />

3. Golongan Besar (SIUP Kuning, modal lebih dari Rp 500 juta):<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 19


serendah-rendahnya Rp 200.000 dan setinggi-tingginya Rp 500.000 per<br />

bulan.<br />

b. Bagi Anggota Biasa yang telah menjadi anggota pada Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong>,<br />

yaitu Organisasi Perusahaan, Organisasi Pengusaha, atau Dewan Bisnis,<br />

dikenakan Uang Iuran Anggota sebesar 50% (lima puluh persen) dari jumlah<br />

yang ditentukan dalam Pasal 11 ayat (2) dan ayat (3) setelah yang<br />

bersangkutan memberikan bukti telah memiliki kartu tanda keanggotaan yang<br />

masih berlaku dari Organisasi Perusahaan, Organisasi Pengusaha, atau Dewan<br />

Bisnis anggota <strong>Kadin</strong>.<br />

(3) Uang Iuran Anggota Luar Biasa ditetapkan sebagai berikut:<br />

a. Uang Iuran Anggota Luar Biasa, sebagaimana dimaksud AD <strong>Kadin</strong> Pasal 37<br />

huruf a, besarnya ditetapkan berdasarkan prinsip pengembangan tertib<br />

administrasi organisasi dan keanggotaan pada setiap Organisasi<br />

Perusahaan/Organisasi Pengusaha, yakni sebesar 2,5 (dua setengah) persen<br />

dari jumlah uang iuran bulanan anggota yang diterima oleh Organisasi<br />

Perusahaan/Organisasi Pengusaha sesuai tingkatannya yang menjadi Anggota<br />

Luar Biasa <strong>Kadin</strong>, dengan ketentuan serendah-rendahnya sebagai berikut:<br />

a.1. Tingkat Pusat : Rp 200.000 per bulan;<br />

a.2. Tingkat Provinsi : Rp 100.000 per bulan;<br />

a.3. Tingkat Kabupaten/Kota : Rp 50.000 per bulan.<br />

b. Uang Iuran Anggota Luar Biasa sebagaimana dimaksud huruf a di atas harus<br />

dibayarkan oleh Anggota Luar Biasa sekaligus untuk sisa bulan tahun takwim<br />

bagi yang baru mendaftar sesuai ketentuan Pasal 17 dan Pasal 18; dan<br />

sekaligus 12 (dua belas) bulan setiap tahun takwim berikutnya sesuai<br />

ketentuan Pasal 18 ayat (3).<br />

(6) Uang Iuran Anggota Biasa/Anggota Luar Biasa harus dibayar sekaligus untuk 1<br />

(satu) tahun takwim melalui bank tertunjuk paling lambat tanggal 30 Juni tahun<br />

berjalan; dan berdasarkan bukti setor pembayaran Uang Iuran tersebut <strong>Kadin</strong><br />

setempat menempelkan leges yang sesuai sebagaimana ditentukan pada Pasal 4<br />

atau Pasal 18.<br />

Pasal 28<br />

Pembagian Keuangan<br />

(1) Sesuai dengan ART <strong>Kadin</strong> Pasal 13 ayat (1), Uang Pangkal dan Uang Iuran Anggota<br />

Biasa dan Anggota Luar Biasa dibagi sebagai berikut:<br />

a. Untuk <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> 10 (sepuluh) persen;<br />

b. Untuk <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan sebesar 20 (dua puluh) sampai<br />

dengan 40 (empat puluh) persen;<br />

c. Untuk <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan sebesar antara 50 (lima<br />

puluh) sampai dengan 70 (tujuh puluh) persen;<br />

d. Penetapan besarannya untuk masing-masing sebagaimana dimaksud huruf b<br />

dan huruf c ditetapkan oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi masing-masing dan dilaporkan<br />

kepada Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> termasuk tanggal pemberlakuannya.<br />

(2) Uang Iuran Anggota Tercatat dibagi sebagai berikut:<br />

a. <strong>Kadin</strong> Provinsi 40 (empat puluh) persen<br />

b. <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota yang bersangkutan 60 (enam puluh) persen.<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 20


Pasal 29<br />

Tanggungjawab Keuangan<br />

(1) <strong>Kadin</strong> Provinsi bertanggung jawab sepenuhnya atas administrasi dan keuangan dari<br />

penerbitan KTA-B, serta atas pelaksanaan pembagian keuangan yang diperoleh dari<br />

Uang Pangkal dan Uang Iuran Anggota sebagaimana dimaksud Pasal 28.<br />

(2) <strong>Kadin</strong> Provinsi mengirimkan dana Uang Pangkal dan Uang Iuran yang menjadi hak<br />

<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> langsung kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui rekening Bank Mandiri<br />

Cabang Fakhruddin Jakarta nomor 121-00-9601850-6 disertai dengan daftar<br />

anggota yang membayar Uang Pangkal dan Uang Iuran.<br />

Pasal 30<br />

Leges<br />

(1) Leges sebagaimana dimaksud pada Pasal 4 dan Pasal 19 adalah tanda bukti lunas<br />

pembayaran uang iuran bulanan anggota biasa atau anggota luar biasa sekaligus<br />

untuk 1 (satu) tahun takwim.<br />

(2) Leges terdiri atas 2 (dua) jenis, yakni:<br />

a. leges untuk Anggota Biasa, dan<br />

b. leges untuk Anggota Luar Biasa.<br />

(3) Leges untuk anggota biasa terdiri atas 3 (tiga) macam, yaitu:<br />

a. leges Anggota Biasa untuk Golongan Kecil,<br />

b. leges Anggota Biasa untuk Golongan Menengah, dan<br />

c. leges Anggota Biasa untuk Golongan Besar.<br />

(4) Bentuk dan warna setiap leges berbeda-beda, baik menurut keanggotaan, golongan<br />

usaha, maupun tahun penerbitan.<br />

(5) Leges ditempelkan pada petak kolom yang ada pada setiap KTA-B atau KTA-LB.<br />

<strong>BAB</strong> VI<br />

DAFTAR ANGGOTA<br />

Pasal 31<br />

Daftar Anggota<br />

(1) <strong>Kadin</strong> setiap tingkatan organisasi harus membangun dan memiliki Daftar Anggota<br />

yang disusun berdasarkan data dari pendaftaran dan pendaftaran ulang Anggota<br />

Biasa, Anggota Tercatat dan Anggota Luar Biasa masing-masing yang bersifat<br />

terbuka untuk semua pihak.<br />

(2) Daftar anggota sebagaimana dimaksud ayat (1) memuat identitas, data serta<br />

keterangan lainnya yang menjadi sumber informasi resmi bagi semua pihak<br />

berkepentingan dalam rangka memberikan kepastian berusaha.<br />

(3) Legitimasi organisasi <strong>Kadin</strong> terukur dari jumlah anggota biasa dan anggota tercatat<br />

yang dibuktikan dengan adanya daftar anggota yang dimilikinya.<br />

(4) <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota wajib mengirimkan Daftar Anggota Biasa masing-masing<br />

kepada <strong>Kadin</strong> Provinsi yang bersangkutan dan langsung kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />

secara berkala, yakni pada akhir bulan April, Agustus dan Desember tahun berjalan,<br />

dalam bentuk dokumen elektronik (softcopy) dan/atau dalam bentuk dokumen<br />

tercetak (hardcopy) sesuai dengan format pada Lampiran 17 dan Lampiran 18.<br />

(5) <strong>Kadin</strong> Provinsi wajib mengirimkan daftar Anggota Luar Biasa masing-masing kepada<br />

<strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> daftar Anggota Luar Biasa kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> secara berkala,<br />

yakni pada akhir bulan April, Agustus dan Desember tahun berjalan, dalam bentuk<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 21


dokumen elektronik (softcopy) dan/atau dalam bentuk dokumen tercetak<br />

(hardcopy) sesuai dengan format pada Lampiran 18.<br />

(6) Data atau dokumen elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (3) dapat<br />

dikirimkan langsung kepada <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong> melalui alamat email:<br />

anggota@kadin-indonesia.or.id<br />

<strong>BAB</strong> VII<br />

PENUTUP<br />

Pasal 32<br />

Sanksi<br />

<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota yang tidak mengirimkan daftar anggota sebagaimana<br />

dimaksud Pasal 31 akan dikenakan sanksi berupa pemberhentian pengiriman KTA-B dan<br />

KTA-LB serta sanksi sebagaimana dimaksud pada ART Pasal 18 dan Pasal 19.<br />

Pasal 33<br />

Penutup<br />

(1) Hal-hal yang belum diatur di dalam Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang<br />

Anggota ini akan ditetapkan kemudian oleh Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>.<br />

(2) Tatacara Pendaftaran dan Pendaftaran Ulang Anggota ini berlaku mulai tanggal 1<br />

Januari 2007.<br />

Ditetapkan di : Jakarta<br />

pada tanggal : Desember 2006<br />

DEWAN PENGURUS<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA<br />

Ketua Umum<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong> - 22<br />

Mohamad S. Hidayat


KOP SURAT PERUSAHAAN<br />

Lampiran 01<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Nomor : ............................................................. ............................, ..............................,<br />

Lampiran : Dokumen pendaftaran Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Perihal : Pendaftaran/pendaftaran ulang Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Dengan hormat,<br />

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:<br />

nama :<br />

nama perusahaan :<br />

jabatan :<br />

alamat perusahaan :<br />

Yth. Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong><br />

..................................<br />

Jalan<br />

..........................................................<br />

.<br />

.......................................................<br />

........................................................................................<br />

....................................................................................<br />

........................................................................................<br />

....................................................................................<br />

........................................................................................<br />

dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan disebut di atas, dengan<br />

ini mengajukan permintaan untuk didaftarkan sebagai Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> serta<br />

menyatakan bahwa kami akan:<br />

1. mematuhi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, Anggaran<br />

Dasar dan Anggaran Rumah Tangga <strong>Kadin</strong>, serta ketentuan-ketentuan<br />

organisasi <strong>Kadin</strong> yang berlaku;<br />

2. bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran isi Formulir<br />

Pendaftaran/Pendaftaran Ulang Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> beserta dokumendokumen<br />

lampirannya;<br />

3. membayar Uang Iuran bulanan sekaligus untuk sisa tahun takwim pendaftaran<br />

perusahaan kami;<br />

4. membayar Uang Iuran bulanan tahun takwim berikutnya selama 4 (empat)<br />

tahun berturut-turut pada setiap awal tahun takwim yang bersangkutan;<br />

5. jika ada perubahan status hukum, permodalan dan hal-hal mendasar lainnya<br />

pada perusahaan kami, kami akan melakukan Pendaftaran Ulang sesuai<br />

tatacara yang ditetapkan <strong>Kadin</strong>.<br />

Atas perhatian dan diterimanya permintaan ini, kami ucapkan terima kasih<br />

.................................., .................................. 20<br />

.............................................................................<br />

.


Tembusan:<br />

<strong>Kadin</strong>da Provinsi .....................................................<br />

*) Coret yang tidak perlu<br />

Lampiran 01<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

.............................................................................<br />

.


FORMULIR PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA BIASA<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

PERUSAHAAN/KOPERASI<br />

01 Nama: 01A Nomor Anggota:<br />

02 Nama Lama: 02A Kota<br />

03 Alamat 03A Kode Pos<br />

04 Telepon: 04A E-mail:<br />

05 Faksimil: 05A Website:<br />

Lampiran 02<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Halaman 1/2<br />

06 A Contact Person: (Komisaris/Direksi/Manajemen yang mewakili perusahaan dalam kegiatan <strong>Kadin</strong>)<br />

B Jabatan:<br />

08 Status Keanggotaan: Aktif Pasif Keluar *)<br />

09 Anggota Asosiasi/Himpunan<br />

10 Uang Pangkal: Rp 10A Uang Iuran: Rp<br />

11 Tanggal Pendaftaran: 11A Tanggal Pendaftaran Ulang<br />

12 Badan Hukum: 12A Tahun Berdiri<br />

13 Pensahan Akta: 13A SIUP:<br />

14 NPWP: 14A APE 14B API<br />

15 Perizinan lainnya:<br />

07 Bank:<br />

16 Tenaga Kerja Domestik: orang 16A Tenaga Kerja Asing: orang<br />

17 Modal Dasar: Rp/USD 17A Modal Ditempatkan: Rp/USD<br />

18 Asset: Rp/USD 18A Omset: Rp/USD<br />

DIREKSI DAN KOMISARIS PERUSAHAAN/PENGURUS DAN PENGAWAS KOPERASI<br />

19 DIREKSI/PENGURUS 19A KOMISARIS/PENGAWAS<br />

a. a.<br />

b. b.<br />

c. c.<br />

d. d.<br />

e. e.<br />

20 Kelompok Usaha:<br />

21 Anak Perusahaan:<br />

KELOMPOK USAHA<br />

PRODUK<br />

22 Bidang Usaha: Perdagangan Industri (Manufaktur) Jasa<br />

23 Produk:<br />

24 Kode KLUI: 24A Kode HS:<br />

25 Merek 25A Paten:<br />

26 Kapasitas produksi:<br />

27 Pasar Utama/Negara Tujuan<br />

PABRIK (bagi industri manufaktur)<br />

28 Alamat Pabrik: 28A Kota:<br />

29 Telepon 29A Kode Pos:<br />

30 Faksimil 30A E-mail:<br />

Dengan mengisi Formulir di atas, kami menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran isinya, serta menyatakan<br />

bahwa kami akan mematuhi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, AD-ART <strong>Kadin</strong>, dan ketentuan lainnya dari<br />

organisasi <strong>Kadin</strong>.<br />

Catatan: Tanda *) = Pilih yang sesuai<br />

..............................., .......................... 20<br />

(...............................................)


LEMBAR PERSETUJUAN/PENSAHAN<br />

(diisi oleh Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> yang bersangkutan)<br />

Lampiran 02<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Halaman 2/2<br />

Permohonan yang bersangkutan untuk menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> pada<br />

<strong>Kadin</strong>da Kabupaten/Kota<br />

...........................................................................<br />

.........................., ....................... 20<br />

Mengetahui,<br />

Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong>da Provinsi<br />

...........................................................<br />

.......................................<br />

Ketua Umum<br />

dapat disetujui<br />

.........................., ....................... 20<br />

Menyetujui,<br />

Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong>da Kabupaten/Kota<br />

...........................................................<br />

.......................................<br />

Ketua


DAFTAR PERIKSA DOKUMEN<br />

PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA BIASA KADIN<br />

Perusahaan ............................................................... 1 )<br />

1. Tabel Hasil Verifikasi dan Validasi <strong>Kadin</strong> Kabupaten<br />

NO<br />

DOKUMEN DAN DATA ISIAN<br />

PENDAFTARAN ANGGOTA BIASA Ada<br />

A INFORMASI DASAR 2 )<br />

1 Nama<br />

2 Alamat<br />

3 Telepon<br />

4 FaKsimili<br />

6 Contact Person (komisaris/direksi yang mewakili dalam kegiatan <strong>Kadin</strong>)<br />

7 Uang pangkal & Uang iuran<br />

8 Badan hukum dan tahun berdiri<br />

9 Pensahan akta<br />

10 Tahun berdiri<br />

11 NPWP<br />

B INFORMASI KEUANGAN 2 )<br />

12 Bank<br />

13 Tenaga kerja<br />

14 Modal dasar<br />

15 Modal ditempatkan/disetor<br />

16 Asset<br />

17 Omset<br />

C INFORMASI KELOMPOK USAHA<br />

18 Kelompok Usaha<br />

19 Anak Perusahaan<br />

D INFORMASI PRODUK<br />

20 Bidang Usaha<br />

21 Kapasitas Produksi<br />

22 Pasar Utama/Negara Tujuan<br />

E INFORMASI PABRIK BAGI INDUSTRI MANUFAKTUR<br />

23 Alamat Pabrik<br />

24 Telepon, Faksimili<br />

25 Email dan Website<br />

Lampiran 03<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

VERIFIKASI VALIDASI<br />

Tdk<br />

Ada<br />

Sesuai<br />

Tidak<br />

Sesuai<br />

2. Catatan hasil validasi oleh <strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota:<br />

Berdasarkan dari verifikasi dan validasi yang dilakukan, <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota ..................................., memutuskan<br />

(pilih satu satu):<br />

1<br />

2<br />

Memberikan persetujuan penerbitan Kartu Tanda Anggota Biasa atas nama perusahaan .............................<br />

..........................................................................................................................................<br />

Belum dapat memberikan persetujuan penerbitan Kartu Tanda Anggota Biasa atas nama perusahaan....... dan<br />

mengembalikannya kepada Asosiasi karena persyaratan perusahaan yang kurang antara lain:<br />

a. .......................................................................................................................................<br />

b. .......................................................................................................................................<br />

Menyetujui<br />

<strong>Kadin</strong> Provinsi ......................................<br />

(Nama & tandatangan)<br />

......................, .................... 20<br />

<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kab/Kota<br />

(Nama & tanda tangan)<br />

Catatan: *) wajib diisi/ada datanya, jika tidak ada maka <strong>Kadin</strong> harus mengembalikan kepada perusahaan pendaftar<br />

**) coret salah satu


KOP KADIN KABUPATEN/KOTA ……………………………….<br />

LAPORAN VALIDASI DAN VERIFIKASI<br />

Lampiran 04<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Yang bertandatangan di bawah ini menyetakan telah melakukan validasi dan verifikasi atas<br />

dokumen-dokumen pendaftaran perusahaan disebut di bawah ini:<br />

Nama Perusahaan : ...................................................................................................<br />

...................................................................................................<br />

Alamat : ...................................................................................................<br />

...................................................................................................<br />

Penganggungjawab : ....................................................................................................<br />

....................................................................................................<br />

Dari pemeriksaan validasi dan verifikasi dokumen-dokumen tersebut, perusahaan tersebut di<br />

atas telah memenuhi persyaratan untuk diterima menjadi Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> pada <strong>Kadin</strong><br />

Kabupaten/Kota ....................................<br />

Terlampir Daftar Periksa Dokumen beserta dokumen-dokumen dimaksud.<br />

Mengetahui<br />

Direktur Eksekutif<br />

(................................)<br />

........................, ............................ 200<br />

<strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota ............................<br />

Pemeriksa<br />

(..............................)


SISTEM PENOMORAN ANGGOTA BIASA<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

Lampiran 05<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Nomor keanggotaan Anggota Biasa <strong>Kadin</strong> terdiri atas 14 digit, yang mengandung unsur-unsur kode<br />

sebagai berikut:<br />

a. Kode Wilayah, terdiri atas 1 digit<br />

b. Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi, terdiri atas 2 digit<br />

c. Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, terdiri atas 2 digit<br />

d. Tanda strip (-), 1 digit<br />

e. Kode Tahun Terdaftar menjadi Anggota, 2 digit<br />

f. Nomor Urut Anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat perusahaan/cabang perusahaan<br />

pendaftar, terdiri atas 6 digit<br />

1 2 3 4 5 - 6 7 8 9 10 11<br />

Nomor Urut Anggota<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi<br />

Kode Wilayah<br />

13 14<br />

Kode Tahun Jadi Anggota<br />

Misalnya: PT Mega Titan menjadi anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta (lihat<br />

Kode <strong>Kadin</strong> pada Lampiran 06) dengan nomor urut anggota 3456, maka Nomor<br />

Keanggotaan PT Mega Titan pada <strong>Kadin</strong> adalah 20404-003456.<br />

2 0 4 0 4 - 0 6 0 0 4 3<br />

Nomor Urut Anggota PT Mega Titan<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten Kulon Progo<br />

Kode <strong>Kadin</strong> DI Yogyakarta<br />

Kode Wilayah Jawa<br />

2 1<br />

Tahun PT Mega Titan Jadi Anggota


KODE DAN ALAMAT E-MAIL KADIN PROVINSI, KABUPATEN DAN KOTA<br />

101 NANGROE ACEH DARUSSALAM kadinnad@kadin-indonesia.or.id<br />

10101 Kota Banda Aceh kot.bandaaceh@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10102 Kota Sabang kot.sabang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10103 Aceh Besar kab.acehbesar@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10104 Pidie kab.pidie@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10105 Aceh Utara kab.acehutara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10106 Aceh Tengah kab.acehtengah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10107 Aceh Barat kab.acehbarat@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10108 Aceh Selatan kab.acehselatan@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10109 Aceh Timur kab.acehtimur@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10110 Aceh Tenggara kab.acehtenggara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10111 Bireuen kab.bireuen@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10112 Simeuleu kab.simeuleu@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10113 Aceh Singkil kab.acehsingkil@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10114 Kota Lhokseumawe kot.lhokseumawe@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10115 Kota Langsa kot.langsa@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10116 Aceh Barat Daya kab.acehbaratdaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10117 Gayo Lues kab.gayolues@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10118 Nagan Raya kab.naganraya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10119 Aceh Tamiang kab.acehtamiang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10120 Aceh Jaya kab.acehjaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

10121 Bener Meriah kab.benermeriah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

102 SUMATERA UTARA kadinsumut@kadin-indonesia.or.id<br />

10201 Kota Medan kot.medan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10202 Kota Binjai kot.binjai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10203 Kota Tanjung Balai kot.tanjungbalai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10204 Kota Tebing Tinggi kot.tebingtinggi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10205 Kota Pematang Siantar kot.pematangsiantar@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10206 Kota Sibolga kot.sibolga@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10207 Kota Padang Sidempuan kot.padangsidempuan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10208 Deli Serdang kab.deliserdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10209 Langkat kab.langkat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10210 Karo kab.karo@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10211 Simalungun kab.simalungun@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10212 Asahan kab.asahan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10213 Labuhan Batu kab.labuhanbatu@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10214 Tapanuli Tengah kab.tapanulitengah@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10215 Tapanuli Utara kab.tapanuliutara@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10216 Tapanuli Selatan kab.tapanuliselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10217 Nias kab.nias@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10218 Dairi kab.dairi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10219 Toba Samosir kab.tobasamosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10220 Mandailing Natal kab.mandailing@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10221 Serdang Bedagai kab.serdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10222 Nias Selatan kab.niasselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10223 Pakpak Bharat kab.pakpakbarat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10224 Humbang Hasundutan kab.humbang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

10225 Samosir kab.samosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

103 SUMATERA BARAT kadinsumbar@kadin-indonesia.or.id<br />

10301 Kota Padang kot.padang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10302 Kota Bukittinggi kot.bukittinggi@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10303 Kota Payakumbuh kot.payakumbuh@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10304 Kota Padang Panjang kot.padangpanjang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10305 Kota Solok kot.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10306 Kota Sawah Lunto kot.sawahlunto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10307 Pasaman kab.pasaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10308 Agam kab.agam@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Lampiran 06<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

1


10309 Lima Puluh Koto kab.koto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10310 Tanah Datar kab.tanahdatar@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10311 Solok kab.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10312 Sawahlunto/Sijunjung kab.sijunjung@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10313 Padang Pariaman kab.padangpariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10314 Pesisir Selatan kab.pesisirselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10315 Solok Selatan kab.solokselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10316 Pasaman Barat kab.pasamanbarat@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10317 Kota Pariaman kab.pariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10318 Dharmas Raya kab.dharmas@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

10319 Kepulauan Mentawai kab.mentawai@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

104 RIAU kadinriau@kadin-indonesia.or.id<br />

10401 Kota Pekan Baru kot.pekanbaru@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10402 Kota Dumai kot.dumai@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10403 Bengkalis kab.bengkalis@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10404 Kampar kab.kampar@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10405 Indagiri Hulu kab.indagirihulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10406 Indagiri Hilir kab.indagirihilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10407 Kuantan Singingi kab.kuantan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10408 Pelalawan kab.pelalawan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10409 Rokan Hilir kab.rokanhilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10410 Rokan Hulu kab.rokanhulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

10411 Siak kab.siak@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

105 JAMBI kadinjambi@kadin-indonesia.or.id<br />

10501 Kota Jambi kot.jambi@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10502 Batang Hari kab.batanghari@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10503 Bungo kab.bungo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10504 Tebo kab.tebo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10505 Kerinci kab.kerinci@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10506 Merangin kab.merangin@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10507 Sarolangun kab.sarolangun@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10508 Tanjung Jabung Barat kab.tanjungbarat@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10509 Tanjung Jabung Timur kab.tanjungtimur@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

10510 Muaro Jambi kab.muaro@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

106 BENGKULU kadinbengkulu@kadin-indonesia.or.id<br />

10601 Kota Bengkulu kot.bengkulu@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10602 Bengkulu Utara kab.bengkuluutara@@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10603 Bengkulu Selatan kab.bengkuluselatan@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10604 Rejang Lebong kab.rejanglebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10605 Muko-muko kab.Muko2@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10606 Seluma kab.seluma@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10607 Kaur kab.kaur@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10608 Lebong kab.lebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

10609 Kepahyang kab.kepahyang@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

107 SUMATERA SELATAN kadinsumsel@kadin-indonesia.or.id<br />

10701 Kota Palembang kot.palembang@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10702 Banyuasin kab.banyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10703 Musi Banyuasin kab.musibanyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10704 Musi Rawas kab.musirawas@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10704 Ogan Komering Ilir kab.ogankilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10705 Ogan Komering Ulu kab.ogankulu@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10706 Muara Enim kab.muaraenim@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10707 Lahat kab.lahat@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10708 Ogan Komering Ulu Timur kab.ogankulutimur@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10709 Ogan Komering Ulu Selatan kab.ogankuluselatan@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10710 Ogan ilir kab.oganilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10711 Kota Lubuk Linggau kot.lubuklinggau@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10712 Kota Pagar Alam kot.pagaralam@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

10713 Kota Prabumulih kot.prabumulih@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

2


108 LAMPUNG kadinlampung@kadin-indonesia.or.id<br />

10801 Kota Bandar Lampung kot.bandarlampung@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10802 Lampung Utara kab.lampungutara@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10803 Lampung Barat kab.lampungbarat@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10804 Lampung Tengah kab.lampungtengah@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10805 Lampung Selatan kab.lampungselatan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10806 Kota Metro kab.kot.metro@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10807 Tulang Bawang kab.tulangbawang@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10808 Tanggamus kab.tanggamus@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10809 Way Kanan kab.waykanan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

10810 Lampung Timur kab.lampungtimur@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

109 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG kadinbabel@kadin-indonesia.or.id<br />

10901 Kota Pangkal Pinang kot.pangkalpinang@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

10902 Bangka kab.bangka@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

10903 Belitung kab.belitung@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

10904 Bangka Tengah kab.bangkatengah@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

10905 Bangka Barat kab.bangkabarat@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

10906 Belitung Timur kab.belitungtimur@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

10907 Bangka Selatan kab.bangkaselatan@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

110 KEPULAUAN RIAU kadinkepri@kadin-indonesia.or.id<br />

11001 Kota Tanjung Pinang kot.tanjungpinang@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

11002 Kota Batam kot.batam@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

11003 Bintan kab.bintan@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

11004 Karimun kab.karimun@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

11005 Natuna kab.natuna@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

11006 Lingga kab.lingga@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

201 JAWA BARAT kadinjabar@kadin-indonesia.or.id<br />

20101 Kota Bandung kot.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20102 Kota Bogor kot.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20103 Kota Sukabumi kot.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20104 Kota Cirebon kot.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20105 Bekasi kab.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20106 Karawang kab.karawang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20107 Purwakarta kab.purwakarta@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20108 Subang kab.subang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20109 Bogor kab.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20110 Sukabumi kab.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20111 Cianjur kab.cianjur@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20112 Bandung kab.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20113 Garut kab.garut@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20114 Sumedang kab.sumedang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20115 Tasikmalaya kab.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20116 Ciamis kab.ciamis@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20117 Kuningan kab.kuningan@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20118 Cirebon kab.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20119 Indramayu kab.indramayu@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20120 Majalengka kab.majalengka@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20121 Kota Bekasi kot.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20122 Kota Depok kot.depok@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20123 Kota Cimahi kot.cimahi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20124 Kota Tasikmalaya kot.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

20125 Kota Banjar kot.banjar@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

202 DKI JAKARTA kadindki@kadin-indonesia.or.id<br />

20201 Jakarta Pusat kot.jakartapusat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

20202 Jakarta Barat kot.jakartabarat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

20203 Jakarta Selatan kot.jakartaselatan@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

20204 Jakarta Timur kot.jakartatimur@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

20205 Jakarta Utara kot.jakartautara@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

20206 Kepulauan Seribu kab.kplseribu@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

3


203 JAWA TENGAH kadinjateng@kadin-indonesia.or.id<br />

20301 Kota Semarang kot.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20302 Kota Tegal kot.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20303 Kota Pekalongan kot.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20304 Kota Salatiga kot.salatiga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20305 Kota Magelang kot.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20306 Kota Surakarta kot.surakarta@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20307 Semarang kab.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20308 Kendal kab.kendal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20309 Demak kab.demak@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20310 Grobogan kab.grobogan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20311 Pekalongan kab.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20312 Batang kab.batang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20313 Pemalang kab.pemalang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20314 Tegal kab.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20315 Brebes kab.brebes@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20316 Banyumas kab.banyumas@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20317 Cilacap kab.cilacap@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20318 Banjarnegara kab.banjarnegara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20319 Purbalingga kab.purbalingga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20320 Magelang kab.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20321 Temanggung kab.temanggung@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20322 Wonosobo kab.wonosobo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20323 Purworejo kab.purworejo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20324 Kebumen kab.kebumen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20325 Pati kab.pati@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20326 Kudus kab.kudus@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20327 Jepara kab.jepara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20328 Blora kab.blora@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20329 Sukoharjo kab.sukoharjo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20330 Klaten kab.klaten@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20331 Rembang kab.rembang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20332 Sragen kab.sragen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20333 Boyolali kab.boyolali@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20334 Karanganyar kab.karanganyar@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

20335 Wonogiri kab.wonogiri@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

204 DI YOGYAKARTA kadindiy@kadin-indonesia.or.id<br />

20401 Kota Yogyakarta kot.yogyakarta@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

20402 Bantul kab.bantul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

20403 Sleman kab.sleman@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

20404 Kulon Progo kab.kulonprogo@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

20405 Gunung Kidul kab.gunungkidul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

205 JAWA TIMUR kadinjatim@kadin-indonesia.or.id<br />

20501 Kota Surabaya kot.surabaya@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20502 Kota Malang kot.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20503 Kota Kediri kot.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20504 Kota Madiun kot.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20505 Kota Blitar kot.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20506 Kota Mojokerto kot.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20507 Kota Pasuruan kot.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20508 Kota Probolinggo kot.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20509 Gresik kab.gresik@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20510 Sidoarjo kab.sidoarjo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20511 Mojokerto kab.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20512 Jombang kab.jombang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20513 Bojonegoro kab.bojonegoro@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20514 Tuban kab.tuban@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20515 Lamongan kab.lamongan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20516 Madiun kab.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

4


20517 Magetan kab.magetan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20518 Ngawi kab.ngawi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20519 Ponorogo kab.ponorogo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20520 Pacitan kab.pacitan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20521 Kediri kab.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20522 Nganjuk kab.nganjuk@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20523 Blitar kab.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20524 Tulungagung kab.tulungagung@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20525 Trenggalek kab.trenggalek@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20526 Malang kab.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20527 Pasuruan kab.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20528 Probolinggo kab.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20529 Lumajang kab.lumajang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20530 Bondowoso kab.bondowoso@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20531 Situbondo kab.situbondo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20532 Jember kab.jember@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20533 Banyuwangi kab.banyuwangi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20534 Pamekasan kab.pamekasan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20535 Sampang kab.sampang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20536 Sumenep kab.sumenep@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20537 Bangkalan kab.bangkalan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

20538 Kota Batu kot.batu@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

206 BANTEN kadinbanten@kadin-indonesia.or.id<br />

20601 Kota Tangerang kot.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

20602 Kota Cilegon kot.cilegon@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

20603 Serang kab.serang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

20604 Lebak kab.lebak@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

20605 Pandeglang kab.pandeglang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

20606 Tangerang kab.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

301 KALIMANTAN BARAT kadinkalbar@kadin-indonesia.or.id<br />

30101 Kota Pontianak kot.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30102 Sambas kab.sambas@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30103 Pontianak kab.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30104 Sanggau kab.sanggau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30105 Sintang kab.sintang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30106 Kapuas Hulu kab.kapuashulu@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30107 Ketapang kab.ketapang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30108 Landak kab.landak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30109 Bengkayang kab.bengkayang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30110 Melawi kab.melawi@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30111 Sekadau kab.sekadau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

30112 Kota Singkawang kot.singkawang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

302 KALIMANTAN TENGAH kadinkalteng@kadin-indonesia.or.id<br />

30201 Kota Palangka Raya kot.palangkaraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30203 Kapuas kab.kapuas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30203 Kotawaringin Barat kot.waringinbarat@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30204 Kotawaringin Timur kot.waringintimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30205 Barito Utara kab.baritoutara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30206 Barito Selatan kab.baritoselatan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30207 Pulang Pisau kab.pulangpisau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30208 Gunung Mas kab.gunungmas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30209 Sukamara kab.sukamara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30210 Lamandau kab.lamandau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30211 Katingan kab.katingan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30212 Seruyan kab.seruyan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30213 Murung Raya kab.murungraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

30214 Barito Timur kab.baritotimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

303 KALIMANTAN SELATAN kadinkalsel@kadin-indonesia.or.id<br />

30301 Kota Banjarmasin kot.banjarmasin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

5


30302 Banjar kab.banjar@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30303 Hulu Sungai Utara kab.hulusutara@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30304 Hulu Sungai Tengah kab.hulustengah@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30305 Hulu Sungai Selatan kab.hulusselatan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30306 Kota Baru kot.baru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30307 Barito Kuala kab.baritokuala@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30308 Tapin kab.tapin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30309 Tabalong kab.tabalong@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30310 Tanah Laut kab.tanahlaut@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30311 Kota Banjar Baru kot.banjarbaru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30312 Tanah Bumbu kab.tanahbumbu@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

30313 Balangan kab.balangan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

304 KALIMANTAN TIMUR kadinkaltim@kadin-indonesia.or.id<br />

30401 Kota Samarinda kot.samarinda@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30402 Kota Balikpapan kot.balikpapan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30403 Kutai Kertanegara kab.kutaikertanegara@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30404 Berau kab.berau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30405 Bulungan kab.bulungan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30406 Pasir kab.pasir@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30407 Kota Tarakan kot.tarakan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30408 Kota Bontang kot.bontang@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30409 Kutai Timur kab.kutaitimur@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30410 Kutai Barat kab.kutaibarat@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30411 Nunukan kab.nunukan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30412 Malinau kab.malinau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

30413 Penajam Paser Utara kab.penajampaser@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

401 SULAWESI UTARA kadinsulut@kadin-indonesia.or.id<br />

40101 Kota Manado kot.manado@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40102 Kota Bitung kot.bitung@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40103 Kepulauan Sangihe kab.sangihe@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40104 Minahasa kab.minahasa@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40105 Bolaang Mongondow kab.bolaang@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40106 Minahasa Utara kab.minahasautara@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40107 Minahasa Selatan kab.minahasaselatan@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40108 Kota Tomohon kot.tomohon@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40109 Kepulauan Talaud kab.talaud@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

402 SULAWESI TENGAH kadinsulteng@kadin-indonesia.or.id<br />

40201 Kota Palu kot.palu@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40202 Buol kab.buol@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40203 Donggala kab.donggala@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40204 Poso kab.poso@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40205 Banggai kab.banggai@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40206 Banggai Kepulauan kab.banggaikepulauan@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40207 Tojo Una-Una kab.tojouna2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40208 Toli-Toli kab.toli2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40209 Parigi Moutong kab.parigimoutong@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

40210 Morowali kab.morowali@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

403 SULAWESI TENGGARA kadinsultra@kadin-indonesia.or.id<br />

40301 Kota Kendari kot.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40302 Kendari kab.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40303 Kolaka kab.kolaka@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40304 Muna kab.muna@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40305 Buton kab.buton@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40306 Konawe Selatan kab.konaweselatan@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40307 Bombana kab.bombana@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40308 Wakatobi kab.wakatobi@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40309 Kolaka Utara kab.kolakautara@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

40310 Kota Bau-bau kot.bau2@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

404 SULAWESI SELATAN kadinsulsel@kadin-indonesia.or.id<br />

6


40401 Kota Makasar kot.makasar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40402 Kota Pare-Pare kot.pare2@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40406 Tana Toraja kab.tanatoraja@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40407 Pinrang kab.pinrang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40408 Enrekang kab.enrekang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40409 Sidenreng Rappang kab.sidenrengrappang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40410 Pangkajene Kepulauan kab.pangkajene@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40411 Maros kab.maros@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40412 Gowa kab.gowa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40413 Takalar kab.takalar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40414 Jeneponto kab.jeneponto@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40415 Bantaeng kab.bantaeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40416 Bulukumba kab.bulukumba@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40417 Selayar kab.selayar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40418 Sinjai kab.sinjai@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40419 Bone kab.bone@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40420 Wajo kab.wajo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40421 Luwu kab.luwu@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40422 Luwu Utara kab.luwuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40423 Soppeng kab.soppeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40424 Barru kab.barru@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40425 Luwu Timur kab.luwutimur@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40426 Mamuju Utara void kab.mamujuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40427 Kota Palopo kot.palopo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

40428 Mamasa void kab.mamasa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

405 GORONTALO kadingorontalo@kadin-indonesia.or.id<br />

40501 Kota Gorontalo kot.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40502 Gorontalo kab.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40503 Boalemo kab.boalemo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40504 Bone Bolango kab.bonebolango@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

40505 Pohuwato kab.pohuwato@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

406 SULAWESI BARAT kadinsulbar@kadin-indonesia.or.id<br />

40601 Polewali kab.Polewali@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

40602 Mamuju kab.mamuju@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

40603 Majene kab.majene@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

40604 Mamuju Utara kab.mamujuutara@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

40605 Mamasa kab.mamasa@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

501 BALI kadinbali@kadin-indonesia.or.id<br />

50101 Kota Denpasar kot.denpasar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50102 Buleleng kab.buleleng@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50103 Jembrana kab.jembrana@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50104 Badung kab.badung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50105 Tabanan kab.tabanan@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50106 Gianyar kab.gianyar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50107 Klungkung kab.klungkung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50108 Bangli kab.bangli@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

50109 Karang Asem kab.karangasem@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

502 NUSA TENGGARA BARAT kadinntb@kadin-indonesia.or.id<br />

50201 Kota Mataram kot.mataram@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50202 Lombok Barat kab.lombokbarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50203 Lombok Tengah kab.lomboktengah@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50204 Lombok Timur kab.lomboktimur@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50205 Sumbawa kab.sumbawa@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50206 Dompu kab.dompu@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50207 Bima kab.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50208 Sumbawa Barat kab.sumbawabarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

50209 Kota Bima kot.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

503 NUSA TENGGARA TIMUR kadinntt@kadin-indonesia.or.id<br />

50301 Kota Kupang kot.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

7


50302 Sumba Barat kab.sumbabarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50303 Sumba Timur kab.sumbatimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50304 Manggarai kab.manggarai@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50305 Sikka kab.sikka@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50306 Ngada kab.ngada@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50307 Ende kab.ende@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50308 Flores Timur kab.florestimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50309 Kupang kab.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50310 Timor Tengah Selatan kab.timortselatan@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50311 Timor Tengah Utara kab.timortutara@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50312 Belu kab.belu@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50313 Alor kab.alor@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50314 Lembata kab.lembata@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50315 Manggarai Barat kab.manggaraibarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

50316 Rote Ndao kab.rotendao@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

601 MALUKU kadinmaluku@kadin-indonesia.or.id<br />

60101 Kota Ambon kot.ambon@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

60102 Maluku Tengah kab.malukutengah@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

60103 Maluku Tenggara kab.malukutenggara@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

60104 Maluku Tenggara Barat kab.malukutbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

60105 Buru kab.buru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

60106 Seram Bagian Timur kab.serambtimur@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

60107 Seram Bagian Barat kab.serambbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

60108 Kepulauan Aru kab.aru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

602 MALUKU UTARA kadinmalut@kadin-indonesia.or.id<br />

60201 Kota Ternate kot.ternate@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

60202 Kota Tidore Kepulauan kot.tidore@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

60203 Halmahera Utara kab.halmaherautara@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

60204 Halmahera Tengah kab.halmaheratengah@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

60205 Halmahera Barat kab.halmaherabarat@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

60206 Halmahera Selatan kab.halmaheraselatan@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

60207 Halmahera Timur kab.halmaheratimur@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

60208 Kepulauan Sula kab.sula@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

603 PAPUA kadinpapua@kadin-indonesia.or.id<br />

60301 Kota Jayapura kot.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60302 Jayapura kab.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60303 Biak Numfor kab.biaknumfor@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60304 Sarmi kab.sarmi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60305 Keerom kab.keerom@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60306 Boven Digoel kab.bovendigoel@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60307 Merauke kab.merauke@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60308 Jayawijaya kab.jayawijaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60309 Paniai kab.paniai@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60310 Yapen Waropen kab.yapenwaropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60311 Waropen kab.waropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60312 Asmat kab.asmat@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60313 Mappi kab.mappi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60314 Mimika kab.mimika@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60315 Nabire kab.nabire@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60316 Pegunungan Bintang kab.pegununganbintang@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60317 Puncak Jaya kab.puncakjaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60318 Tolikara kab.tolikara@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60319 Yahukimo kab.yahukimo@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

60320 Supiori Kab.supiori@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

604 IRIAN JAYA BARAT kadinirjabar@kadin-indonesia.or.id<br />

60401 Kota Sorong kot.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

60402 Sorong kab.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

60403 Sorong Selatan kab.sorongselatan@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

60404 Kaimana kab.kaimana@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

8


60405 Manokwari kab.manokwari@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

60406 Raja Ampat kab.rajaampat@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

60407 Teluk Bintuni kab.telukbintuni@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

60408 Teluk Wondama kab.telukwondama@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

60409 Fak-Fak kab.fak-fak@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

9


KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 2005<br />

Garis Besar Dua Digit<br />

A PERTANIAN, PERBURUAN DAN KEHUTANAN<br />

01 Pertanian dan Perburuan<br />

02 Kehutanan<br />

B PERIKANAN<br />

05 Perikanan<br />

C PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN<br />

10 Pertambangan batubara, penggalian gambut,<br />

gasifikasi batubara dan pembuatan briket batubara<br />

11 Pertambangan dan jasa pertambangan minyak dan<br />

gas bumi<br />

12 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />

13 Pertambangan bijih logam<br />

14 Penggalian batu-batuan, tanah liat dan pasir, serta<br />

pertambangan mineral dan bahan kimia<br />

D INDUSTRI PENGOLAHAN<br />

15 Industri makanan dan minuman<br />

16 Industri pengolahan tembakau<br />

17 Industri tekstil<br />

18 Industri pakaian jadi<br />

19 Industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki<br />

20 Industri kayu, barang-barang dari kayu (tidak<br />

termasuk mebel), dan barang-barang anyaman dari<br />

rotan, bambu, dan sejenisnya<br />

21 Industri kertas, barang dari kertas, dan sejenisnya<br />

22 Industri penerbitan, percetakan dan reproduksi media<br />

rekaman<br />

23 Industri barang-barang dari batubara, pengilangan<br />

minyak bumi dan pengolahan gas bumi, barangbarang<br />

dari hasil pengilangan minyak bumi, dan<br />

bahan bakar nuklir<br />

24 Industri kimia dan barang-barang dari bahan kimia<br />

25 Industri karet, barang dari karet, dan barang dari<br />

plastik<br />

26 Industri barang galian bukan logam<br />

27 Industri logam dasar<br />

28 Industri barang dari logam, kecuali mesin dan<br />

peralatannya<br />

29 Industri mesin dan perlengkapannya<br />

30 Industri mesin dan peralatan kantor, akuntansi, dan<br />

pengolahan data<br />

31 Industri mesin listrik lainnya dan perlengkapannya<br />

32 Industri radio, televisi, dan peralatan komunikasi,<br />

serta perlengkapannya<br />

33 Industri peralatan kedokteran, alat-alat ukur,<br />

peralatan navigasi, peralatan optik, jam dan lonceng<br />

34 Industri kendaraan bermotor<br />

35 Industri alat angkutan, selain kendaraan bermotor<br />

roda empat atau lebih<br />

36 Industri furnitur dan industri pengolahan lainnya<br />

37 Daur ulang<br />

E LISTRIK, GAS DAN AIR<br />

40 Listrik, gas, uap, dan air panas<br />

41 Pengadaan dan penyaluran air bersih<br />

F KONSTRUKSI<br />

45 Konstruksi<br />

G PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN<br />

50 Penjualan mobil, sepeda motor, dan penjualan eceran<br />

bahan bakar kendaraan<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

51 Perdagangan besar dalam negeri selain ekspor dan<br />

impor (kecuali perdagangan mobil dan sepeda motor)<br />

52 Perdagangan eceran, kecuali mobil dan sepeda motor<br />

53 Perdagangan ekspor, kecuali perdagangan mobil dan<br />

sepeda motor<br />

54 Perdagangan impor, kecuali perdagangan mobil dan<br />

sepeda motor<br />

H PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN<br />

MAKAN MINUM<br />

55 Penyediaan akomodasi dan penyediaan makan<br />

minum<br />

I TRANSPORTASI, PERGUDANGAN DAN KOMUNIKASI<br />

60 Angkutan da rat dan angkutan dengan saluran pipa<br />

61 Angkutan air<br />

62 Angkutan udara<br />

63 Jasa penunjang dan pelengkap kegiatan angkutan,<br />

dan jasa perjalanan wisata<br />

64 Pos dan telekomunikasi<br />

J PERANTARA KEUANGAN<br />

65 Perantara keuangan kecuali asuransi dan dana<br />

pensiun<br />

66 Asuransi dan dana pensiun<br />

67 Jasa penunjang perantara keuangan<br />

K REAL ESTAT, USAHA PERSEWAAN DAN JASA<br />

PERUSAHAAN<br />

70 Real estat<br />

71 Jasa persewaan mesin dan peralatannya (tanpa<br />

operator), barang-barang keperluan rumah tangga<br />

dan pribadi<br />

72 Jasa komputer dan kegiatan yang terkait<br />

73 Penelitian dan pengembangan (swasta)<br />

74 Jasa perusahaan lainnya<br />

L ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, PERTAHANAN<br />

DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB<br />

75 Administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan<br />

sosial wajib<br />

M JASA PENDIDIKAN<br />

80 Jasa pendidikan<br />

N JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL<br />

85 Jasa kesehatan dan kegiatan sosial<br />

O JASA KEMASYARAKATAN. SOSIAL BUDAYA,<br />

HIBURAN DAN PERORANGAN LAINNY<br />

90 Jasa kebersihan<br />

91 Kegiatan organisasi yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

92 Jasa rekreasi, kebudayaan, dan olahraga<br />

93 Jasa kegiatan lainnya<br />

P JASA PERSEORANGAN YANG MELAYANI RUMAH<br />

TANGGA<br />

95 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />

Q BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA-<br />

INTERNASIONAL LAINNYA<br />

99 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />

lainnya<br />

X KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA<br />

00 Kegiatan yang belum jelas batasannya


KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 2005<br />

Rincian Lima Digit<br />

A PERTANIAN, PERBURUAN DAN KEHUTANAN<br />

01 PERTANIAN DAN PERBURUAN<br />

011 Pertanian tanaman pangan, tanaman perkebunan,<br />

dan hortikultura<br />

0111 Pertanian tanaman pangan dan<br />

perkebunan<br />

01111 Pertanian padi<br />

01112 Pertanian palawija<br />

Kacang merah dan kacang panjang masuk<br />

kelompok 01122.<br />

01113 Perkebunan tebu dan tanaman pemanis lainnya<br />

01114 Perkebunan tembakau<br />

01115 Perkebunan karet dan penghasil getah lainnya<br />

01116 Perkebunan tanaman bahan baku tekstil dan<br />

sejenisnya<br />

01117 Perkebunan tanaman obat/ bahan farmasi<br />

01118 Perkebunan tanaman minyak atsiri<br />

01119 Perkebunan tanaman lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

Tanaman perkebunan teh, kakao, dan kopi masuk<br />

kelompok 01135; tanaman perkebunan bumbubumbuan<br />

masuk kelompok 01137-01139.<br />

0112 Pertanian hortikultura sayuran dan bunga-bungaan<br />

01121 Pertanian hortikultura sayuran yang dipanen sekali<br />

01122 Pertanian hortikultura sayuran yang dipanen<br />

lebih dari sekali<br />

01123 Pertanian hortikultura bunga-bungaan<br />

01124 Pertanian tanaman hias lainnya<br />

01125 Pembibitan dan pembenihan<br />

hortikultura sayuran dan bungabungaan<br />

0113 Pertanian buah-buahan, perkebunan kelapa,<br />

perkebunan kelapa sawit, perkebunan tanaman<br />

untuk minuman, perkebunan jambu mete, dan<br />

perkebunan tanaman untuk rempah<br />

01131 Pertanian buah-buahan musiman<br />

01132 Pertanian buah-buahan sepanjang tahun<br />

01133 Perkebunan kelapa<br />

01134 Perkebunan kelapa sawit<br />

01135 Perkebunan tanaman untuk bahan minuman<br />

01136 Perkebunan jambu mete<br />

01137 Perkebunan lada<br />

01138 Perkebunan cengkeh<br />

01139 Perkebunan tanaman rempah lainnya<br />

012 Peternakan<br />

0121 Pembibitan dan budidaya ternak<br />

01211 Pembibitan dan budidaya sapi potong<br />

01212 Pembibitan dan budidaya sapi perah<br />

01213 Pembibitan dan budidaya kerbau potong<br />

01214 Pembibitan dan budidaya kerbau perah<br />

01215 Pembibitan dan budidaya kuda<br />

01216 Pembibitan dan budidaya kambing potong<br />

01217 Pembibitan dan budidaya kambing perah<br />

01218 Pembibitan dan budidaya domba<br />

0122 Pembibitan dan budidaya ternak lainnya<br />

01222 Pembibitan dan budidaya ayam ras<br />

01223 Pembibitan dan budidaya ayam buras<br />

01224 Pembibitan dan budidaya itik<br />

01225 Pembibitan dan budidaya burung puyuh<br />

01226 Pembibitan dan budidaya burung merpati<br />

01227 Pembibitan dan budidaya burung onta<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

01228 Pembibitan dan budidaya aneka ternak lainnya<br />

01229 Pembibitan dan budidaya ternak unggas lainnya<br />

013 Kombinasi pertanian atau perkebunan dengan<br />

peternakan (mixed farming)<br />

0130 Kombinasi Pertanian atau perkebunan dengan<br />

peternakan (mixed farming)<br />

01300 Kombinasi pertanian atau perkebunan dengan<br />

peternakan (mixed farming)<br />

014 Jasa pertanian, perkebunan dan peternakan<br />

0140 Jasa pertanian, perkebunan dan peternakan<br />

01401 Jasa pengolahan lahan<br />

01402 Jasa pemupukan, penanaman bibit/ benih dan<br />

pengendalian jasad pengganggu<br />

Ol403 Jasa pemanenan dan pasca panen<br />

01404 Usaha jasa pertanian lainnya<br />

Penyewaan khusus alat pertanian saja tanpa<br />

operatornya masuk subgolongan 7121<br />

01405 Jasa pelayanan kesehatan ternak<br />

Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan<br />

bukan ternak masuk golongan 852.<br />

01406 Jasa pemacekan ternak<br />

01407 Jasa penetasan telur<br />

01408 Jasa pelayanan peternakan lainnya<br />

015 Perburuan/penangkapan dan penangkaran satwa liar<br />

0150 Perburuan/penangkapan dan penangkaran satwa liar<br />

01501 Perburuan/penangkapan satwa liar<br />

01502 Penangkaran satwa liar<br />

02 KEHUTANAN<br />

020 Kehutanan<br />

0201 Pengusahaan hutan tanaman<br />

02011 Pengusahaan hutan jati<br />

02012 Pengusahaan hutan pinus<br />

02013 Pengusahaan hutan mahoni<br />

02014 Pengusahaan hutan sonokeling<br />

02015 Pengusahaan hutan albasia/jeunjing<br />

02016 Pengusahaan hutan cendana<br />

02017 Pengusahaan hutan akasia<br />

02018 Pengusahaan hutan ekaliptus<br />

02019 Pengusahaan hutan lainnya<br />

Yang belum termasuk dalam kelompok 02011<br />

s.d. 02018.<br />

0202 Pengusahaan hutan alam<br />

02020 Pengusahaan hutan alam<br />

0203 Pengusahaan hasil hutan selain kayu<br />

02031 Pengusahaan rotan<br />

02032 Pengusahaan getah pinus<br />

02033 Pengusahaan daun kayu putih<br />

02034 Pengusahaan kokon/kepompong ulat sutera<br />

02035 Pengusahaan damar<br />

02039 Penggunaan hasil hutan selain kayu lainnya<br />

0204 Jasa kehutanan<br />

02041 Jasa kehutanan bidang inventarisasi dan tataguna<br />

lahan


02042 Jasa kehutanan bidang perlindungan hutan dan<br />

pelestarian alam<br />

02043 Jasa kehutanan bidang reboisasi dan rehabilitasi<br />

02049 Jasa kehutanan lainnya<br />

Jasa di bidang kehutanan yang tidak tercakup dalam<br />

kelompok 02041 s.d. 02043.<br />

0205 Usaha kehutanan lainnya<br />

02051 Usaha pemungutan kayu<br />

02052 Usaha pemungutan selain kayu<br />

02059 Usaha kehutanan lainnya<br />

B PERIKANAN<br />

05 PERIKANAN<br />

050 Perikanan<br />

0501 Penangkapan biota di laut<br />

05011 Penangkapan ikan di laut<br />

05012 Penangkapan crustacea laut<br />

05013 Penangkapan mollusca laut<br />

05014 Penangkapan/pengambilan tanaman laut<br />

05015 Penangkapan/pengambilan benih biota laut<br />

0502 Budidaya biota di laut<br />

05021 Budidaya biota laut<br />

05022 Pembenihan biota laut<br />

0503 Penangkapan biota di perairan umum<br />

05031 Penangkapan ikan di perairan umum<br />

05032 Penangkapan crustacea, mollusca, dan biota<br />

lainnya di perairan umum<br />

0504 Budidaya biota air tawar dan air payau<br />

05041 Budidaya biota air tawar<br />

05042 Budidaya biota air payau<br />

05043 Pembenihan biota air tawar<br />

05044 Pembenihan biota air payau<br />

0505 Jasa perikanan<br />

05051 Jasa sarana produksi perikanan laut<br />

05052 Jasa produksi perikanan laut<br />

05053 Jasa pascapanen perikanan laut<br />

05054 Jasa sarana produksi perikanan darat<br />

05055 Jasa produksi perikanan darat<br />

05056 Jasa pasca panen perikanan darat<br />

C PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN<br />

10 PERTAMBANGAN BATUBARA, PENGGALIAN<br />

GAMBUT, GASIFIKASI BATUBARA DAN<br />

PEMBUATAN BRIKET BATUBARA<br />

101 Pertambangan batubara, penggalian gambut, dan<br />

gasifikasi batubara<br />

10101 Pertambangan batubara, penggalian gambut, dan<br />

gasifikasi batubara<br />

10102 Gasifikasi batubara di lokasi penambangan<br />

102 Pembuatan briket batubara<br />

1020 Pembuatan briket batubara<br />

10200 Pembuatan briket batubara<br />

11 PERTAMBANGAN DAN JASA PERTAMBANGAN<br />

MINYAK DAN GAS BUMI<br />

111 Pertambangan minyak dan gas bumi, serta<br />

pengusahaan tenaga panas bumi<br />

1110 Pertambangan minyak dan gas bumi, serta<br />

pengusahaan tenaga panas bumi<br />

11101 Pertambangan minyak dan gas bumi<br />

Pencairan gas bumi menjadi LNG sampai<br />

kepengapalannya termasuk kegiatan<br />

pertambangan, sedangkan pengolahan lanjut dari<br />

hasil minyak bumi masuk subgolongan 2320.<br />

11102 Pengusahaan tenaga panas bumi<br />

112 Jasa pertambangan minyak dan gas bumi<br />

1120 Jasa pertambangan minyak dan gas bumi<br />

11200 Jasa pertambangan minyak dan gas bumi<br />

12 PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN<br />

THORIUM<br />

120 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />

1200 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />

12000 Pertambangan bijih uranium dan thorium<br />

13 PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM<br />

131 Pertambangan pasir besi dan bijih besi<br />

1310 Pertambangan pasir besi dan bijih besi<br />

13101 Pertambangan pasir besi<br />

13102 Pertambangan bijih besi<br />

132 Pertambangan logam dan bijih timah<br />

1320 Pertambangan logam dan bijih timah<br />

13201 Pertambangan bijih timah<br />

13202 Pertambangan bijih bauksit<br />

13203 Pertambangan bijih tembaga<br />

13204 Pertambangan bijih nikel<br />

13205 Pertambangan bijih mangan<br />

13206 Pertambangan emas dan perak<br />

13207 Pertambangan bijih timah hitam<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

13209 Bahan galian lainnya yang tidak mengandung bijih<br />

besi<br />

Yang belum termasuk kelompok 13201 s.d<br />

13207 seperti: bijih seng platinum, dan silicon.<br />

Kegiatan pembersihan dan pemurnian yang tidak<br />

dapat dipisahkan secara administratif dari usaha<br />

pertambangan bijih logam lainnya, masuk<br />

kelompok ini.<br />

14 PENGGALIAN BATU-BATUAN, TANAH LIAT DAN<br />

PASIR, SERTA PERTAMBANGAN MINERAL DAN<br />

BAHAN KIMIA<br />

141 Penggalian batu-batuan, tanah liat dan pasir<br />

1410 Penggalian batu-batuan, tanah liat dan pasir<br />

14101 Penggalian batu hias dan batu bangunan<br />

14102 Penggalian batu bahan industri<br />

14103 Penggalian tanah dan tanah liat<br />

14104 Penggalian gips<br />

14105 Penggalian pasir<br />

14106 Penggalian kerikil<br />

142 Pertambangan dan penggalian yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

1421 Pertambangan mineral, bahan kimia dan bahan<br />

pupuk<br />

14211 Pertambangan belerang<br />

Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yang<br />

tidak ada hubungannya dengan kegiatan/ usaha<br />

penambangan masuk subgolongan 2411.<br />

14212 Pertambangan fosfat<br />

14213 Pertambangan nitrat<br />

14214 Pertambangan yodium<br />

14215 Pertambangan potash (kalium karbonat)<br />

14219 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk<br />

lainnya<br />

1422 Ekstraksi garam<br />

14220 Ekstraksi garam<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 14211 s.d<br />

14215. Kegiatan pembersihan, pemurnian,<br />

pemisahan dan sortasi yang tidak dapat<br />

dipisahkan secara administratif dari usaha<br />

pertambangan mineral bahan kimia dan bahan<br />

pupuk lainnya dimasukkan dalam kelompok ini.


Pengolahan yang tidak ada hubungannya<br />

dengan ekstraksi dan penggalian garam<br />

masukkan subgolongan 1549.<br />

1429 Pertambangan dan penggalian lain<br />

14291 Pertambangan aspal alam<br />

14292 Penggalian asbes<br />

14299 Pertambangan dan penggalian lainnya<br />

D INDUSTRI PENGOLAHAN<br />

15 INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN<br />

151 Pengolahan dan pengawetan daging, ikan, buahbuahan,<br />

sayuran, minyak dan lemak<br />

1511 Pemotongan hewan dan pengawetan daging<br />

15111 Industri pemotongan hewan<br />

Pemotongan yang dilakukan oleh pedagang<br />

masuk golongan 512, 522,532; pemotongan<br />

hewan yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />

peternakannya masuk golongan 012<br />

15112 Industri pengolahan dan pengawetan daging<br />

1512 Industri pengolahan dan pengawetan ikan dan biota<br />

perairan lainnya<br />

15121 Industri pengalengan ikan dan biota perairan lainnya<br />

15122 Industri penggaraman/ pengeringan ikan dan biota<br />

perairan lainnya<br />

Penggaraman/pengeringan ikan dan atau biota<br />

perairan lainnya yang tidak dapat dipisahkan<br />

dari usaha penangkapan/ budidaya masuk<br />

golongan 050<br />

15123 Industri pengasapan ikan dan biota perairan lainnya<br />

Pengasapan ikan dan atau biota perairan lainnya<br />

yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />

penangkapan/ budidaya masuk golongan 050<br />

15124 Industri pembekuan ikan dan biota perairan lainnya<br />

Pembekuan ikan dan atau biota perairan lainnya<br />

yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />

penangkaran/ budidaya masuk golongan 050;<br />

kegiatan ini tidak termasuk usaha pendinginan<br />

ikan dengan es yang dimaksud untuk<br />

mempertahankan kesegaran ikan tersebut.<br />

15125 Industri pemindangan ikan dan biota perairan lainnya<br />

Pemindangan ikan dan atau biota perairan<br />

lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />

penangkapan/ budidaya masuk golongan 050<br />

15129 Industri pengolahan dan pengawetan lainnya untuk<br />

ikan dan biota perairan lainnya<br />

Selain yang tercakup dalam kelompok 15121<br />

s.d. 15125, seperti: tepung ikan, kecap ikan,<br />

tepung udang, tepung kerang dan peda<br />

peragian; dan pengolahan dan pengawetan<br />

lainnya untuk ikan dan atau biota perairan<br />

lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />

penangkapan/ budidaya masuk golongan 050<br />

1513 Industri pengolahan, pengawetan buah-buahan dan<br />

sayuran<br />

15131 Industri pengalengan buah-buahan dan sayuran<br />

15132 Industri pengasinan/pemanisan buah-buahan dan<br />

sayuran<br />

15133 Industri pelumatan buah-buahan dan sayuran<br />

15134 Industri pengeringan buah-buahan dan sayuran<br />

15139 Industri pengolahan dan pengawetan lainnya untuk<br />

buah-buahan dan sayuran<br />

Selain yang terliput dalam kelompok 15131 s.d.<br />

15134 bubuk sari buah-buahan, air/ sari pekat<br />

buah buahan, dan air/ sari pekat sayuran.<br />

1514 Industri minyak makan dan lemak dari nabati dan<br />

hewani<br />

15141 Industri minyak kasar (minyak makan) dari nabati<br />

dan hewani<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya<br />

yang digunakan untuk bahan farmasi ataupun<br />

kosmetik masuk subgolongan 2423; pengolahan<br />

minyak makan yang tidak dapat dipisahkan dari<br />

usaha pertaniannya masuk golongan 012, 013,<br />

014 dan 015.<br />

15142 Industri margarine<br />

15143 Industri minyak goreng dari minyak kelapa<br />

15144 Industri minyak goreng dari minyak kelapa sawit<br />

15145 Industri minyak goreng lainnya dari nabati dan<br />

hewani<br />

Yang belum terliput pada kelompok 15143 dan<br />

15144, seperti: minyak bekatul, minyak goreng<br />

babi, dan minyak goreng unggas.<br />

15149 Industri minyak makan dan lemak lainnya dari nabati<br />

dan hewani<br />

Yang belum terliput pada kelompok 15141 s.d.<br />

15145 seperti: shorterning (minyak roti).<br />

152 Industri susu dan makanan dari susu<br />

1520 Industri susu dan makanan dari susu<br />

15201 Industri susu<br />

Pasteurises! susu yang tidak dapat dipisahkan<br />

dari usaha peternakannya masuk golongan 012<br />

dan 013<br />

15202 Industri makanan dari susu<br />

15203 Industri es krim<br />

Pembuatan es krim yang bahan utamanya dari<br />

susu masuk kelompok 15213.<br />

Pembuatan es krim yang bahan utamanya bukan<br />

dari susu masuk kelompok 15492.<br />

153 Industri penggilingan padi-padian, tepung, dan<br />

makanan ternak<br />

1531 Industri penggilingan, pengupasan dan pembersihan<br />

padi-padian, biji-bijian dan kacang-kacangan,<br />

termasuk pembuatan kopra<br />

15311 Industri penggilingan padi dan penyosohan beras<br />

Penggilingan yang tidak dapat dipisahkan dari<br />

usaha pertaniannya dimasukkan dalam golongan<br />

011<br />

15312 Industri penggilingan dan pembersihan padi-padian<br />

lainnya<br />

Penggilingan dan pembersihan yang tidak dapat<br />

dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan<br />

dalam golongan 011<br />

15313 Industri pengupasan, pembersihan, dan sortasi kopi<br />

Pengupasan, pembersihan dan sortasi kopi yang<br />

tidak dapat dipisahkan dari usaha pertaniannya<br />

dimasukkan dalam golongan 011; pembuatan<br />

bubuk kopi masuk kelompok 15491.<br />

15314 Industri pengupasan, pembersihan dan pengeringan<br />

kakao<br />

Pengupasan dan pembersihan cokelat yang tidak<br />

dapat dipisahkan dari usaha pertaniannya<br />

dimasukkan dalam golongan 011.<br />

15315 Industri pengupasan dan pembersihan biji-bijian<br />

selain kopi dan kakao<br />

Pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain<br />

kopi dan coklat yang tidak dapat dipisahkan dari<br />

usaha pertaniannya dimasukkan dalam golongan<br />

011<br />

15316 Industri pengupasan dan pembersihan kacangkacangan<br />

Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacangkacangan<br />

yang tidak dapat dipisahkan dari<br />

usaha pertaniannya dimasukkan dalam golongan<br />

011<br />

15317 Industri pengupasan dan pembersihan umbi-umbian<br />

(termasuk rizoma)


15318 Industri kopra<br />

1532 Industri tepung dan pati<br />

15321 Industri tepung terigu<br />

15322 Industri berbagai macam tepung dari padi-padian,<br />

biji-bijian, kacang-kacangan, umbi-umbian, dan<br />

sejenisnya<br />

15323 Industri pati ubi kayu<br />

15324 Industri berbagai macam pati palma<br />

15329 Industri pati lainnya<br />

1533 Industri makanan ternak<br />

15331 Industri ransum pakan ternak/ ikan<br />

Pengolahan ransum pakan .ternak, unggas, ikan<br />

dan hewan lainnya yang tidak dapat dipisahkan<br />

dari usaha peternakan atau perikanannya masuk<br />

golongan 012 dan 050<br />

15332 Industri konsentrat pakan ternak<br />

Pengolahan konsentrat pakan ternak, unggas,<br />

dan hewan lainnya yang tidak dapat di pisahkan<br />

dari usaha peternakan masuk golongan 012<br />

154 Industri makanan lainnya<br />

1541 Industri roti dan sejenisnya<br />

15410 Industri roti dan sejenisnya<br />

1542 Industri gula dan pengolahan gula<br />

15421 Industri gula pasir<br />

15422 Industri gula merah<br />

Pembuatan gula merah yang tidak dapat<br />

dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan<br />

dalam golongan 011 atau 013<br />

15423 Industri gula lainnya<br />

15424 Industri sirop<br />

Yang belum terliput dalam kelompok 15421 dan<br />

15422, seperti: glucosa, fructosa, lactosa,<br />

maltosa, sacharosa, dan gula stevia.<br />

Pembuatan sirop yang tergabung dengan pabrik<br />

gula dan tidak dapat dipisahkan tersendiri<br />

masuk dalam kelompok 15421 atau 15422.<br />

15429 Industri pengolahan gula lainnya selain sirop<br />

1543 Industri coklat dan kembang gula<br />

15431 Industri bubuk coklat<br />

15432 Industri makanan dari coklat dan kembang gula<br />

1544 Industri makaroni, mie, spagheti, bihun, so'un dan<br />

sejenisnya<br />

15440 Industri makaroni, mie, spagheti, bihun, so'un dan<br />

sejenisnya<br />

1549 Industri makanan lainnya yang tidak diklasifikasikan<br />

di tempat lain<br />

15491 Industri pengolahan teh dan kopi<br />

15492 Industri es<br />

15493 Industri kecap<br />

Es kering (dry ice) masuk golongan 241.<br />

Pembuatan kecap ikan masuk kelompok 15129.<br />

15494 Industri tempe dan tahu<br />

Pembuatan tempe yang bahan bakunya selain<br />

kedele/ kacangkacangan lainnya, seperti: tempe<br />

bongkrek, masuk kelompok 15499.<br />

15495 Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan<br />

lainnya selain kecap, tempe, dan tahu<br />

15496 Industri kerupuk, kripik, peyek dan sejenisnya<br />

Pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan<br />

masuk kelompok 15493; peyek teri, peyek<br />

udang, dan sejenisnya masuk dalam kelompok<br />

15499.<br />

15497 Industri bumbu masak dan penyedap masakan<br />

15498 Industri kue-kue basah<br />

15499 Industri makanan yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

155 Industri minuman<br />

1551 Industri minuman keras<br />

15510 Industri minuman keras<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Industri alkohol murni masuk subgolongan<br />

2411; pembotolan tanpa pengolahan minuman<br />

masuk subgolongan 5122<br />

1552 Industri anggur dan sejenisnya<br />

15520 Industri anggur (wine) dan sejenisnya<br />

Pembotolan tanpa pengolahan minuman<br />

dimasukkan dalam subgolongan 5122<br />

1553 Industri malt dan minuman yang mengandung malt<br />

15530 Industri malt dan minuman yang mengandung malt<br />

Pembotolan tanpa pengolahan minuman masuk<br />

subgolongan 5122 5122<br />

1554 Industri minuman ringan (soft drink), air minum<br />

dalam kemasan<br />

15541 Industri minuman ringan (soft drink)<br />

15542 Industri air minum dalam kemasan<br />

16 INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU<br />

160 Industri pengolahan tembakau<br />

1600 Industri pengolahan tembakau<br />

16001 Industri pengeringan dan pengolahan tembakau<br />

Pengolahan daun tembakau yang tidak dapat<br />

dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya<br />

masuk subgolongan 0111<br />

16002 Industri rokok kretek<br />

Pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa<br />

pembuatan rokok masuksubgolongan 5122<br />

16003 Industri rokok putih<br />

Pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa<br />

melakukan pembuatan rokok masuk<br />

subgolongan 5122<br />

16004 Industri rokok lainnya<br />

16009 Industri bumbu rokok serta kelengkapan rokok<br />

lainnya<br />

Yang produknya belum terliput dalam kelompok<br />

16001 s.d. 16004, seperti: tembakau bersaus;<br />

bumbu rokok, kelembak menyan, saus rokok/<br />

tembakau, uwur, klobot, kawung serta filter<br />

17 INDUSTRI TEKSTIL<br />

171 Industri pemintalan, pertenunan, pengolahan akhir<br />

tekstil<br />

1711 Industri persiapan dan pemintalan; pertenunan<br />

tekstil<br />

17111 Industri persiapan serat tekstil<br />

17112 Industri pemintalan benang<br />

17113 Industri pemintalan benang jahit<br />

17114 Industri pertenunan (kecuali pertenunan karung goni<br />

dan karung lainnya)<br />

Pertenunan karung goni dan karung lainnya<br />

masuk kelompok 17214 atau 17215 dan kecuali<br />

industri kain tenun ikat.<br />

17115 Industri kain tenun ikat<br />

1712 Industri penyelesaian akhir (finishing) tekstil<br />

17121 Industri penyempurnaan benang<br />

17122 Industri penyempurnaan kain<br />

Penyempurnaan kain yang tidak dapat<br />

dipisahkan dengan kegiatan pertenunan masuk<br />

kelompok 17114<br />

17123 Industri pencetakan kain<br />

17124 Industri batik<br />

172 Industri barang jadi tekstil dan permadani<br />

1721 Industri barang jadi tekstil, kecuali untuk pakaian<br />

jadi<br />

17211 Industri barang jadi tekstil untuk keperluan<br />

rumahtangga


17212 Industri barang jadi tekstil, untuk keperluan<br />

kesehatan<br />

17213 Industri barang jadi tekstil lainnya<br />

Mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil<br />

lainnya, seperti layar, tenda, bendera, terpal,<br />

parasut, pelampung penyelamat.dll termasuk<br />

untuk keperluan kosmetika, seperti kapas<br />

kosmetika.<br />

17214 Industri karung goni<br />

17215 Industri karung lainnya<br />

Pembuatan karung plastik masuk kelompok<br />

25205<br />

1722 Industri permadani (ambal)<br />

17220 Industri permadani (ambal)<br />

Karpet yang terbuat dari banan-bahan gabus,<br />

karet atau plastik masuk kelompok 20299,<br />

25191, atau 25204; kain alas lantai dengan<br />

lapisan permukaan keras masuk kelompok<br />

17299.<br />

1723 Industri tali dan barang dari tali<br />

17231 Industri tali<br />

17232 Industri barang-barang dari tali<br />

1729 Industri tekstil lainnya<br />

17291 Industri yang menghasilkan kain pita (narrow fabric)<br />

17292 Industri yang menghasilkan kain keperluan industri<br />

Industri kulit imitasi dengan media selain tekstil<br />

masuk kelompok 19113.<br />

17293 Industri bordir dan sulaman<br />

17294 Industri bukan tenunan (nonwoven)<br />

17295 Industri kain ban<br />

17299 Industri tekstil yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />

lain<br />

173 Industri perajutan<br />

1730 Industri perajutan<br />

17301 Industri kain rajut<br />

17302 Industri pakaian jadi rajutan<br />

17303 Industri rajutan kaos kaki<br />

17304 Industri barang jadi rajutan lainnya<br />

174 Industri kapuk industri kapuk<br />

1740 Industri kapuk<br />

17400 Industri kapuk<br />

18 INDUSTRI PAKAIAN JADI<br />

181 Industri pakaian jadi dan perlengkapannya, kecuali<br />

pakaian jadi berbulu<br />

1810 Industri pakaian jadi dan perlengkapannya, kecuali<br />

pakaian jadi berbulu<br />

18101 Industri pakaian jadi dari tekstil dan perlengkapannya<br />

18102 Industri pakaian jadi dari tekstil dan perlengkapannya<br />

18103 Industri pakaian jadi (konveksi) dan perlengkapannya<br />

dari kulit<br />

182 Industri pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu<br />

dan pencelupan bulu<br />

1820 Industri pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu<br />

dan pencelupan bulu<br />

18201 Industri bulu tiruan<br />

18202 Industri pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu<br />

dan atau aksesoris<br />

18203 Industri pencelupan bulu<br />

19 INDUSTRI KULIT, BARANG DARI KULIT, DAN<br />

ALAS KAKI<br />

191 Industri kulit dan barang dari kulit (termasuk kulit<br />

buatan)<br />

1911 Industri kulit dan kulit buatan<br />

19111 Industri pengawetan kulit<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Kegiatan pengawetan kulit hewan besar, hewan<br />

kecil, reptil, ikan/ biota perairan, dan hewan<br />

lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />

peternakan atau penangkaran/ budidaya, masuk<br />

golongan 012 atau golongan 050<br />

19112 Industri penyamakan kulit<br />

Kegiatan penyamakan kulit hewan besar, hewan<br />

kecil, reptil, ikan/ biota perairan, dan hewan<br />

lainnya yang tidak dapat dipisahkan dari usaha<br />

peternakan atau penangkaran/ budidaya,<br />

dimasukkan dalam golongan 01 atau golongan<br />

050<br />

19113 Industri kulit buatan/imitasi<br />

Industri kulit buatan/ imitasi dengan media<br />

tekstil dimasukkan dalam kelompok 17292.<br />

1912 Industri barang-barang dari kulit dan kulit buatan,<br />

kecuali untuk alas kaki<br />

19121 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />

keperluan pribadi<br />

Seperti: kopor, ransel, tas, dompet, kotak rias,<br />

sarung senjata, tempat kaca mata dan tali jam.<br />

19122 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />

keperluan teknik/industri<br />

Seperti: klep, packing, rem pickers, sarung<br />

tangan kerja, kulit pompa, kulit ban mesin<br />

(belt), kulit apron, dan sisir kulit pada mesin<br />

(combing leather).<br />

19123 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />

keperluan hewan dan sepatu hewan.<br />

19129 Industri barang dari kulit dan kulit buatan untuk<br />

keperluan lainnya<br />

Yang belum terliput dalam kelompok 19121<br />

sampai dengan 19123, seperti: jok, dan<br />

kerajinan tatah sungging (hiasan, wayang dan<br />

kap lampu).<br />

192 Industri alas kaki<br />

1920 Industri alas kaki<br />

19201 Industri alas kaki untuk keperluan sehari-hari<br />

19202 Industri sepatu olahraga<br />

19203 Industri sepatu teknik lapangan/ keperluan industri<br />

19209 Industri alas kaki lainnya<br />

20 INDUSTRI KAYU, BARANG-BARANG DARI KAYU<br />

(TIDAK TERMASUK MEBELLER), DAN BARANG-<br />

BARANG ANYAMAN DARI ROTAN, BAMBU, DAN<br />

SEJENISNYA<br />

201 Industri penggergajian dan pengawetan kayu, rotan,<br />

bambu, dan sejenisnya<br />

2010 Industri penggergajian dan pengawetan kayu, rotan,<br />

bambu dan sejenisnya<br />

20101 Industri penggergajian kayu<br />

20102 Industri pengawetan kayu<br />

20103 Industri pengawetan rotan, bambu, dan sejenisnya<br />

20104 Industri pengolahan rotan<br />

202 Industri barang-barang dari kayu, dan barang-barang<br />

anyaman dari rotan, bambu, dan sejenisnya<br />

2021 Industri kayu lapis, veneer, dan sejenisnya<br />

20211 Industri kayu lapis<br />

20212 Industri kayu lapis laminasi, termasuk decorative<br />

plywood<br />

20213 Industri panel kayu lainnya<br />

20214 Industri veneer<br />

2022 Industri komponen bahan bangunan<br />

20220 Industri moulding dan komponen bahan bangunan<br />

2023 Industri peti kemas dari kayu<br />

20230 Industri peti kemas dari kayu kecuali peti mati<br />

2029 Industri anyam-anyaman, kerajinan, ukiran dari<br />

kayu, dan industri barang lain dari kayu


20291 Industri anyam-anyaman dari rotan dan bambu<br />

20292 Industri anyam-anyaman dari tanaman selain rotan<br />

dan bambu<br />

20293 Industri kerajinan ukir-ukiran dari kayu kecuali<br />

mebeller<br />

20294 Industri alat-alat dapur dari kayu, rotan dan bambu<br />

20299 Industri barang dari kayu, rotan, gabus yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

21 INDUSTRI KERTAS, BARANG DARI KERTAS, DAN<br />

SEJENISNYA<br />

210 Industri kertas, barang dari kertas dan sejenisnya<br />

2101 Industri bubur kertas (pulp), kertas dan karton/<br />

paper board<br />

21011 Industri bubur kertas (pulp)<br />

21012 Industri kertas budaya<br />

21013 Industri kertas berharga<br />

21014 Industri kertas khusus<br />

Pengerjaan kertas yang melapisi dengan segala<br />

cara, seperti: coating, glazing, gumming, dan<br />

laminating serta pembuatan kertas karbon dan<br />

stensil masuk subgolongan 2109; kertas<br />

fotografi masuk dalam subgolongan 2429;<br />

kertas ampelas (abrasive paper) masuk<br />

golongan 269.<br />

21015 Industri kertas industri<br />

21016 Industri kertas tissue<br />

21019 Industri kertas lainnya<br />

selain kelompok 21011 sampai 21016, seperti<br />

kertas magnetik.<br />

2102 Industri kemasan dan kotak dari kertas dan karton<br />

21020 Industri Kemasan Dan Kotak Dari Kertas Dan Karton<br />

2109 Industri barang dari kertas dan karton yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

21090 Industri barang dari kertas dan karton yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

Pembuatan alat tulis kantor dan kartu yang<br />

dicetak masuk kelompok 22110.<br />

22 INDUSTRI PENERBITAN, PERCETAKAN DAN<br />

REPRODUKSI MEDIA REKAMAN<br />

221 Industri penerbitan<br />

2211 Penerbitan buku, brosur, buku musik dan publikasi<br />

lainnya<br />

22110 Penerbitan buku, brosur, buku musik dan publikasi<br />

lainnya<br />

2212 Penerbitan suratkabar, jurnal, tabloid dan majalah<br />

22120 Penerbitan suratkabar, jurnal, tabloid, dan majalah<br />

2213 Penerbitan dalam media rekaman<br />

22130 Penerbitan dalam media rekaman<br />

Penerbitan rekaman film dan video masuk<br />

subgolongan 9211; penerbitan piranti lunak<br />

komputer masuk subgolongan 7220<br />

2214 Industri penerbitan khusus<br />

22140 Industri penerbitan khusus<br />

Mencakup industri penerbitan perangko,<br />

materai, uang kertas, blangko cek, giro, surat<br />

andil, obligasi surat saham, surat berharga<br />

lainnya, paspor, tiket pesawat terbang, dan<br />

terbitan khusus lainnya.<br />

2219 Industri penerbitan lainnya<br />

22190 Industri penerbitan lainnya<br />

Mencakup usaha penerbitan foto-foto, grafir<br />

(engraving) dan kartu pos, formulir, poster,<br />

reproduksi, pencetakan lukisan, dan barang'barang<br />

cetakan lainnya. Industri ini termasuk<br />

pula rekaman mikro film.<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

222 Industri percetakan dan kegiatan yang berkaitan<br />

dengan pencetakan, termasuk reproduksi/cetak<br />

ulang)<br />

2221 Industri percetakan<br />

22210 Industri percetakan<br />

Pencetakan label kertas atau karton masuk<br />

subgolongan 2109.<br />

2222 Industri jasa penunjang percetakan<br />

22220 Industri jasa penunjang percetakan<br />

223 Reproduksi media rekaman, film, dan video<br />

2230 Reproduksi media rekaman, film, dan video<br />

22301 Reproduksi media rekaman<br />

Pembuatan piringan hitam kosong, pita kaset<br />

kosong, pita komputer dan disket kosong untuk<br />

merekam data masuk kelompok 25207; industri<br />

rekaman suara di piringan hitam, pita kaset dan<br />

sejenisnya masuk kelompok 22130.<br />

22302 Reproduksi film dan video<br />

Penerbitan rekaman film dan video masuk<br />

subgolongan 9211<br />

23 INDUSTRI BARANG-BARANG DARI BATU BARA,<br />

PENGILANGAN MINYAK BUMI DAN<br />

PENGOLAHAN GAS BUMI, BARANG-BARANG<br />

DARI HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI, DAN<br />

BAHAN BAKAR NUKLIR<br />

231 Industri barang-barang dari batubara<br />

2310 Industri barang-barang dari batubara<br />

23100 Industri barang-barang dari batubara<br />

Destilasi gas oleh pabrik gas yang<br />

penyalurannya melalui pipa saluran masuk<br />

subgolongan 4020; pembuatan gas dan kokas<br />

yang tergabung dalam kegiatan pengolahan besi<br />

dan baja masuk subgolongan 2710; briket dan<br />

pengepakan batubara yang tergabung dengan<br />

kegiatan pertambangan dimasukkan dalam<br />

subgolongan 1010<br />

232 Industri pengilangan minyak burnt, pengolahan gas<br />

bumi, dan industri barang-barang dari hasil<br />

pengilangan minyak bumi<br />

2320 Industri pengilangan minyak bumi, pengolahan gas<br />

bumi, dan industri barang-barang dari hasil<br />

pengilangan minyak bumi<br />

23201 Industri pemurnian dan pengilangan minyak bumi<br />

23202 Industri pemurnian dan pengolahan gas bumi<br />

23203 Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi<br />

23204 Industri pembuatan minyak pelumas<br />

23205 Industri pengolahan kembali minyak pelumas bekas<br />

233 Pengolahan bahan bakar nuklir (nuclear fuel)<br />

2330 Pengolahan bahan bakar nuklir (nuclear fuel)<br />

23300 Pengolahan bahan bakar nuklir (nuclear fuel)<br />

24 INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI<br />

BAHAN KIMIA<br />

241 Industri bahan kimia industri<br />

2411 Industri kimia dasar, kecuali pupuk<br />

24111 Industri kimia dasar anorganik khlor dan alkali<br />

Industri pembuatan garam dapur masuk<br />

kelompok 15499.<br />

24112 Industri kimia dasar anorganik gas industri<br />

24113 Industri kimia dasar anorganik pigmen<br />

24114 Industri kimia dasar anorganik lainnya<br />

24115 Industri kimia dasar organik, yang bersumber dari<br />

hasil pertanian<br />

24116 Industri kimia dasar organik, bahan baku zat warna<br />

dan pigmen, zat warna dan pigmen<br />

24117 Industri kimia dasar organik yang bersumber dari<br />

minyak bumi, gas bumi dan batubara


24118 Industri kimia dasar organik yang menghasilkan<br />

bahan kimia khusus.<br />

24119 Industri kimia dasar organik lainnya<br />

2412 Industri pupuk<br />

24121 Industri pupuk alam/ non sintetis hara makro primer<br />

24122 Industri pupuk buatan tunggal hara makro primer<br />

Mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro<br />

primer jenis pupuk buatan tunggal seperti: urea,<br />

2A, TSP, DSP, dan kalsium sulfat; termasuk juga<br />

pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak,<br />

asam fosfat, asam nitrat, dan lain-lain yang<br />

berkaitan dengan pembuatan pupuk dan tidak<br />

dapat dilaporkan secara terpisah.<br />

24123 Industri pupuk buatan majemuk hara makro primer<br />

Mencakup usaha pembuatan pupuk yang<br />

mengandung minimal 2 unsur hara makro<br />

primer melalui proses reaksi kimia seperti: mono<br />

amonium fosfat (pupuk buatan majemuk<br />

nitrogen fosfat), kalium amonium khlorida<br />

(pupuk buatan majemuk nitrogen kalium),<br />

kalium metafosfat (pupuk buatan majemuk<br />

fosfat kalium) dan amonium kalium fosfat<br />

(pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium).<br />

Total kandungan unsur hara makro primer<br />

minimal 10 persen sampai dengan 30 persen.<br />

24124 Industri pupuk buatan campuran hara makro primer<br />

24125 Industri pupuk hara makro sekunder<br />

24126 Industri pupuk hara mikro<br />

Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk<br />

yang mengandung unsur hara mikro seperti<br />

seng, besi, tembaga, mangan, boron, dan<br />

molybdenum.<br />

24127 Industri pupuk pelengkap<br />

24129 Industri pupuk lainnya<br />

2413 Industri plastik dan karet buatan<br />

24131 Industri damar buatan (resin sintetis) dan bahan<br />

baku plastik<br />

24132 Industri karet buatan<br />

242 Industri barang-barang kimia lainnya<br />

2421 Industri bahan baku pemberantas kama dan<br />

pemberantas hama termasuk zat pengatur tumbuh<br />

24211 Industri bahan baku pemberantas hama (bahan aktif)<br />

24212 Industri pemberantas hama (formulasi)<br />

24213 Industri zat pengatur tumbuh<br />

24214 Industri bahan amelioran (pembenah tanah)<br />

2422 Industri cat, pernis dan lak<br />

24221 Industri cat<br />

24222 Industri pernis<br />

24223 Industri lak<br />

2423 Industri farmasi dan jamu<br />

24231 Industri bahan farmasi<br />

24232 Industri farmasi<br />

24233 Industri simplisia (bahan jamu)<br />

24234 Industri jamu<br />

24235 Industri minuman penyegar<br />

2424 Industri sabun dan bahan pembersih keperluan<br />

rumah tangga, kosmetik dan sejenisnya<br />

24241 Industri sabun dan bahan pembersih keperluan<br />

rumah tangga, termasuk pasta gigi<br />

24242 Industri bahan kosmetik dan kosmetik<br />

2429 Industri bahan kimia dan barang kimia yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

24291 Industri perekat/lem<br />

24292 Industri bahan peledak<br />

24293 Industri tinta<br />

24294 Industri minyak atsiri<br />

24295 Industri korek api<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Pembuatan batu korek api (flint) masuk<br />

subgolongan 2690; korek api dari logam<br />

(lighter) masuk subgolongan 3699.<br />

24299 Industri bahan kimia dan barang kimia lainnya<br />

243 Industri serat buatan<br />

2430 Industri serat buatan<br />

24301 Industri serat/benang filamen buatan<br />

24302 Industri serat stapel buatan<br />

25 INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET, DAN<br />

BARANG DARI PLASTIK<br />

251 Industri karet dan barang dari karet<br />

2511 Industri ban dan vulkanisir ban<br />

25111 Industri ban luar dan ban dalam<br />

25112 Industri vulkanisir ban<br />

2512 Industri karet<br />

25121 Industri Pengasapan karet<br />

25122 Industri remilling karet<br />

25123 Industri karet remah (crumb rubber)<br />

2519 Industri barang-barang lain dari karet<br />

25191 Industri barang-barang dari karet untuk keperluan<br />

rumah tangga<br />

25192 Industri barang-barang dari karet untuk keperluan<br />

industri<br />

25199 Industri barang-barang dari karet yang belum<br />

termasuk 25191 dan 25192<br />

252 Industri barang dari plastik<br />

2520 Industri Barang dari plastik<br />

25201 Industri pipa dan selang dari plastik<br />

25202 Industri barang plastik lembaran<br />

25203 Industri media rekam dari plastik<br />

Pembuatan film peka cahaya masuk kelompok<br />

24299; rekaman suara dengan media pita kaset,<br />

piringan hitam masuk kelompok 22130;<br />

rekaman gambar film dan pita video masuk<br />

subgolongan 9211; rekaman data dengan pita,<br />

disk/ diskette dan sejenisnya yang<br />

menggunakan jasa komputer masuk<br />

subgolongan 7290<br />

25204 Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga<br />

(tidak termasuk furnitur)<br />

25205 Industri kemasan dari plastik<br />

25206 Industri barang-barang dan peralatan teknik/ industri<br />

dari plastik<br />

25209 Industri barang-barang plastik lainnya<br />

Pembuatan barang-barang peralatan olahraga<br />

masuk subgolongan 3693; mainan anak-anak<br />

dari plastik masuk subgolongan 3694; tas, buku<br />

saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan<br />

masuk subgolongan 1912.<br />

26 INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM<br />

261 Industri gelas dan barang dari gelas<br />

2611 Industri kaca<br />

26111 Industri kaca lembaran<br />

26112 Industri kaca pengaman<br />

26119 Industri kaca lainnya<br />

Yang belum termasuk kelompok 26111 dan<br />

26112, seperti: tubes atau rods.<br />

2612 Industri barang dari gelas<br />

26121 Industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga<br />

dari gelas<br />

26122 Industri alat-alat laboratorium, farmasi dan<br />

kesehatan dari gelas<br />

26123 Industri barang gelas untuk keperluan sampul<br />

26124 Industri kemasan dari gelas<br />

26129 Industri barang-barang lainnya dari gelas


262 Industri barang-barang dari porselin<br />

2620 Industri barang-barang dari porselin<br />

26201 Industri perlengkapan rumah tangga dari porselin<br />

26202 Industri bahan bangunan dari porselin<br />

26203 Industri alat laboratorium dan alat listrik/ teknik dari<br />

porselin<br />

26209 Industri barang-barang lainnya dari porselin<br />

263 Industri pengolahan tanah liat/keramik<br />

2631 Industri barang-barang dari tanah liat/ keramik<br />

lainnya<br />

26311 Industri bata tahan api dan sejenisnya<br />

26319 Industri barang-barang tahan api dari tanah liat/<br />

keramik lainnya<br />

2632 Industri barang-barang dari tanah liat/ keramik,<br />

selain barang tanah liat tahan api<br />

26321 Industri barang-barang dari tanah liat / keramik<br />

untuk keperluan rumah tangga<br />

26322 Industri batubata dari tanah liat/keramik<br />

26323 Industri genteng dari tanah liat/keramik<br />

26324 Industri bahan bangunan dari tanah liat/keramik<br />

selain batu bata dan genteng<br />

26329 Industri barang lainnya dari tanah liat/keramik<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 26321<br />

sampai dengan 26324.<br />

264 Industri semen, kapur dan gips, serta barang-barang<br />

dari semen, dan kapur<br />

2641 Industri semen, kapur, dan gips<br />

26411 Industri semen<br />

26412 Industri kapur<br />

26413 Industri gips<br />

2642 Industri barang-barang dari semen, kapur dan gips<br />

26421 Industri barang-barang dari semen<br />

26422 Industri barang-barang dari kapur<br />

26423 Industri barang-barang dari semen dan kapur untuk<br />

konstruksi<br />

26429 Industri barang-barang dari semen dan kapur lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 26421<br />

hingga 26423.<br />

265 Industri barang-barang dari batu<br />

2650 Industri barang-barang dari batu<br />

26501 Industri barang dari marmer dan granit untuk<br />

keperluan rumah tangga dan pajangan<br />

26502 Industri barang dari marmer dan granit untuk<br />

keperluan bahan bangunan<br />

26503 Industri barang dari batu untuk keperluan rumah<br />

tangga dan pajangan<br />

26509 Industri barang dari marmer, granit dan batu lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 26501<br />

hingga 26503.<br />

266 Industri barang-barang dari asbes<br />

2660 Industri barang-barang dari asbes<br />

26601 Industri barang dari asbes untuk keperluan bahan<br />

bangunan<br />

26602 Industri barang dari asbes untuk keperluan industri<br />

26609 Industri barang-barang dari asbes lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 26601<br />

dan 26602.<br />

269 Industri barang-barang galian bukan logam lainnya<br />

2690 Industri barang galian bukan logam lainnya<br />

26900 Industri barang galian bukan logam lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam golongan 261 s.d.<br />

266<br />

27 INDUSTRI LOGAM DASAR<br />

271 Industri logam dasar besi dan baja<br />

2710 Industri logam dasar besi dan baja<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

27101 Industri besi dan baja dasar (iron and steel making)<br />

27102 Industri penggilingan baja (steel rolling)<br />

27103 Industri pipa dan sambungan pipa dari baja dan besi<br />

272 Industri logam dasar bukan besi<br />

2720 Industri logam dasar bukan besi<br />

27201 Industri pembuatan logam dasar bukan besi<br />

27202 Industri penggilingan logam bukan besi<br />

27203 Industri ekstrusi logam bukan besi<br />

27204 Industri pipa dan sambungan pipa dari logam bukan<br />

besi dan baja<br />

273 Industri pengecoran logam<br />

2731 Industri pengecoran besi dan baja<br />

27310 Industri pengecoran besi dan baja<br />

2732 Industri pengecoran logam bukan besi dan baja<br />

27320 Industri pengecoran logam bukan besi dan baja<br />

28 INDUSTRI BARANG DARI LOGAM, KECUALI<br />

MESIN DAN PERALATANNYA<br />

281 Industri barang-barang logam siap pasang untuk<br />

bangunan, pembuatan tangki, dan generator uap<br />

2811 Industri barang-barang logam siap pasang untuk<br />

bangunan<br />

28111 Industri barang-barang dari logam bukan aluminium<br />

siap pasang untuk bangunan<br />

Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap<br />

pasang dari baja, seperti untuk jembatan,<br />

menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan<br />

sejenisnya masuk kelompok 28113; industri<br />

pembuatan ketel uap, bejana tekan, dan<br />

sejenisnya masuk kelompok 28120.<br />

28112 Industri barang-barang dari logam aluminium siap<br />

pasang untuk bangunan<br />

28113 Industri konstruksi berat siap pasang dari baja untuk<br />

bangunan<br />

28119 Industri barang-barang dari logam siap pasang untuk<br />

konstruksi lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 28111 sampai dengan<br />

28113.<br />

2812 Industri tangki, penampung zat cair, dan kontainer<br />

dari logam<br />

28120 Industri tangki, penampungan zat cair, dan kontainer<br />

dari logam<br />

289 Industri barang logam lainnya, dan kegiatan jasa<br />

pembuatan barang-barang dari logam<br />

2891 Industri penempaan, pengepresan, dan<br />

penggulungan logam<br />

28910 Industri penempaan, pengepresan, dan<br />

penggulungan logam<br />

2892 Jasa industri untuk berbagai pekerjaan khusus<br />

terhadap logam dan barang-barang dari logam<br />

28920 Jasa industri untuk berbagai pekerjaan khusus<br />

terhadap logam dan barang-barang dari logam<br />

2893 Industri alat-alat pertanian, pertukangan, pemotong,<br />

dan peralatan lainnya dari logam<br />

28931 Industri alat pertanian dari logam<br />

28932 Industri alat pertukangan dari logam<br />

28933 Industri alat pemotong dan alat-alat lain yang<br />

digunakan dalam rumah tangga<br />

28939 Industri peralatan lainnya dari logam<br />

2899 Industri barang logam yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

28991 Industri alat-alat dapur dari logam<br />

28992 Industri peralatan kantor dari logam, tidak termasuk<br />

furnitur<br />

28993 Industri paku, mur dan baut<br />

28994 Industri macam-macam wadah dari logam<br />

28995 Industri kawat logam dan barang-barang dari kawat


Industri kabel listrik dan komunikasi masuk<br />

kelompok 31300.<br />

28996 Industri pembuatan profil<br />

Mencakup usaha pembuatan baja profil dengan<br />

cara las, seperti: H-Beam, I-Beam dan<br />

sejenisnya.<br />

28997 Industri lampu dari logam<br />

28998 Industri keperluan rumah tangga lainnya dari logam<br />

28992 Industri barang logam lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

29 INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPANNYA<br />

291 Industri mesin-mesin umum<br />

2911 Industri motor penggerak mula (prime motor)<br />

29111 Industri mesin uap, turbin dan kincir<br />

29112 Industri motor pembakaran dalam<br />

Motor pembakaran dalam untuk kendaraan<br />

bermotor roda empat atau lebih masuk<br />

kelompok 34300; motor pembakaran dalam<br />

untuk kendaraan bermotor roda dua dan tiga<br />

dimasukkan dalam kelompok 35912, dan motor<br />

pembakaran dalam untuk pesawat terbang<br />

masuk kelompok 35301.<br />

29113 Industri komponen dan suku cadang motor<br />

penggerak mula<br />

29114 Jasa penunjang industri motor penggerak mula<br />

2912 Industri pompa dan kompresor<br />

29120 Industri pompa dan kompresor<br />

Katup dari karet masuk subgolongan 2519;<br />

keran dari porselen masuk subgolongan 26202.<br />

2913 Industri transmisi mekanik selain kendaraan<br />

bermotor<br />

29130 Industri transmisi mekanik selain kendaraan<br />

bermotor<br />

2914 Industri oven dan tungku<br />

29141 Industri tungku dan alat pemanas sejenis yang tidak<br />

menggunakan arus listrik (bukan untuk keperluan<br />

rumah tangga)<br />

29142 Industri tungku, oven, dan alat pemanas sejenis yang<br />

menggunakan arus listrik<br />

Alat pengatur panas untuk makanan, minuman,<br />

dan tembakau termasuk pula non-electric oven<br />

untuk pembuat roti masuk subgolongan 2925,<br />

sedangkan alat pengukur panas untuk pulp,<br />

kertas, dan bahan industri lainnya masuk<br />

subgolongan 2929.<br />

2915 Industri alat pengangkat dan alat pemindah<br />

29150 Industri alat pengangkat dan alat pemindah<br />

Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor<br />

yang digunakan di sektor pertanian masuk<br />

subgolongan 2921; alat pengangkut dan<br />

pemindah yang dibuat khusus untuk<br />

penggunaan di bawah tanah masuk subgolongan<br />

2924.<br />

2919 Industri mesin-mesin umum lainnya<br />

29191 Industri mesin untuk pembungkus, pembotolan, dan<br />

pengalengan<br />

29192 Industri mesin timbangan<br />

29193 Industri mesin pendingin bukan untuk keperluan<br />

rumah tangga<br />

29199 Industri mesin-mesin umum lainnya<br />

292 Industri mesin-mesin untuk keperluan khusus<br />

2921 Industri mesin pertanian dan kehutanan, serta jasa<br />

penunjang pemeliharaan dan perbaikannya<br />

29211 Industri mesin pertanian dan kehutanan<br />

2922 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />

pengerjaan logam, kayu dan material lainnya<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

29221 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />

pengerjaan logam<br />

29222 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />

pengerjaan kayu<br />

29223 Industri mesin/ peralatan untuk pengolahan/<br />

pengerjaan material selain logam dan kayu<br />

29224 Industri mesin/ peralatan untuk pengelasan yang<br />

menggunakan arus listrik<br />

2923 Industri mesin-mesin metalurgi<br />

29230 Industri mesin-mesin metalurgi<br />

2924 Industri mesin-mesin untuk pertambangan,<br />

penggalian dan konstruksi<br />

29240 Industri mesin-mesin untuk pertambangan,<br />

penggalian dan konstruksi<br />

Pembuatan traktor untuk pertanian dimasukkan<br />

dalam subgolongan 2921.<br />

2925 Industri mesin untuk pengolahan makanan, minuman<br />

dan tembakau<br />

29250 Industri mesin untuk pengolahan makanan, minuman<br />

dan tembakau<br />

2926 Industri mesin-mesin tekstil, produk tekstil, dan<br />

barang-barang dari kulit<br />

29261 Industri kabinet mesin jahit<br />

Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit, baik<br />

dari kayu, plywood, maupun dari logam.<br />

29262 Industri mesin jahit serta mesin cuci, dan mesin<br />

pengering untuk keperluan niaga<br />

Pembuatan mesin cuci, mesin pengering dan<br />

sejenisnya untuk keperluan rumah tangga<br />

masuk kelompok 29302.<br />

29263 Industri mesin tekstil<br />

29264 Industri jarum mesin dan jarum rajut<br />

2927 Industri senjata dan amunisi<br />

29270 Industri senjata dan amunisi<br />

2929 Industri mesin-mesin khusus lainnya<br />

29291 Industri mesin-mesin untuk percetakan<br />

29292 Industri mesin-mesin pabrik kertas<br />

29299 Industri mesin-mesin industri khusus lainnya<br />

293 Industri peralatan rumah tangga yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

2930 Industri peralatan rumah tangga yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

29301 Industri kompor, dan alat-alat pemanas, dan alat<br />

pemanas ruangan, tanpa menggunakan arus listrik<br />

29302 Industri peralatan rumah tangga dengan<br />

menggunakan arus listrik<br />

Pembuatan mesin cuci, mesin pengering dan<br />

sejenisnya dalam bentuk yang besar atau untuk<br />

kepentingan niaga masuk subgolongan 2926;<br />

pembuatan mesin jahit baik untuk keperluan<br />

rumah tangga maupun tidak masuk subgolongan<br />

2926.<br />

29309 Industri alat-alat listrik lainnya untuk keperluan<br />

rumah tangga<br />

30 INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR,<br />

AKUNTANSI, DAN PENGOLAHAN DATA<br />

300 Industri mesin dan peralatan kantor, akuntansi, dan<br />

pengolahan data<br />

3000 Industri mesin dan peralatan kantor, akuntansi, dan<br />

pengolahan data<br />

30001 Industri mesin kantor dan akuntansi manual<br />

30002 Industri mesin kantor dan akuntansi elektrik<br />

30003 Industri mesin kantor, komputasi dan akuntansi<br />

elektronik<br />

Pembuatan sub-assembly dan komponen<br />

elektronika mesin komputasi masuk<br />

subgolongan 3210; pemeliharaan dan perbaikan


mesin kantor, akutansi, dan pengolahan data<br />

masuk subgolongan 7250; pembuatan electronic<br />

games dimasukkan dalam subgolongan 3694.<br />

30004 Industri mesin fotocopi<br />

31 INDUSTRI MESIN LISTRIK LAINNYA DAN<br />

PERLENGKAPANNYA<br />

311 Industri motor listrik, generator, dan transformator<br />

3110 Industri motor listrik, generator, dan transformator<br />

31101 Industri motor listrik<br />

31102 Industri mesin pembangkit listrik<br />

31103 Industri pengubah tegangan (transformator),<br />

pengubah arus (rectifier) dan pengontrol tegangan<br />

(voltage stabilizer)<br />

Pembuatan generator kendaraan dan cranking<br />

motor masuk subgolongan 3190.<br />

312 Industri peralatan pengontrol dan pendistribusian<br />

listrik<br />

3120 Industri peralatan pengontrol dan pendistribusian<br />

listrik<br />

31201 Industri panel listrik dan swicth gear<br />

31202 Industti peralatan pengontrol arus listik<br />

Mencakup usaha pembuatan sekering, fitting,<br />

sakelar, stop kontak, KWH meter, dsb.<br />

313 Industri kabel listrik dan telepon<br />

3130 Industri kabel listrik dan telepon<br />

31300 Industri kabel listrik dan telepon<br />

Pembuatan kawat/ kabel logam tanpa dibalut<br />

masuk subgolongan 2720.<br />

314 Industri akumulator listrik dan batu baterai<br />

3140 Industri akumulator listrik dan batu baterai<br />

31401 Industri batu baterai kering (batu baterai primer)<br />

31402 Industri akumulator listrik (batu baterai sekunder)<br />

Mencakup pembuatan pelat aki, separator, pole,<br />

dan jepitan aki (tipe gigi).<br />

315 Industri bola lampu pijar dan lampu penerangan<br />

3150 Industri bola lampu pijar dan lampu penerangan<br />

31501 Industri bola lampu pijar, lampu penerangan terpusat<br />

dan lampu ultra violet<br />

Pembuatan peralatan penerangan pada sepeda<br />

dan kendaraan bermotor masuk subgolongan<br />

3190.<br />

31502 Industri lampu tabung gas (lampu pembuang listrik)<br />

31509 Industri komponen lampu listrik<br />

319 Industri peralatan listrik yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

3190 Industri peralatan listrik yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

31900 Industri peralatan listrik yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

32 INDUSTRI RADIO, TELEVISI, DAN PERALATAN<br />

KOMUNIKASI, SERTA PERLENGKAPANNYA<br />

321 Industri tabung dan katup elektronik serta komponen<br />

elektronik lainnya<br />

3210 Industri tabung dan katup elektronik serta komponen<br />

elektronik lainnya<br />

32100 Industri tabung dan katup elektronik serta komponen<br />

elektronik lainnya<br />

322 Industri alat transmisi komunikasi<br />

3220 Industri alat transmisi komunikasi<br />

32200 Industri alat transmisi dan alat komunikasi<br />

323 Industri radio, televisi, alat-alat rekaman suara dan<br />

gambar, dan sejenisnya<br />

3230 Industri radio, televisi, alat-alat rekaman suara dan<br />

gambar, dan sejenisnya<br />

32300 Industri radio, televisi, alat-alat rekaman suara dan<br />

gambar, dan sejenisnya<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

33 INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN, ALAT-<br />

ALAT UKUR, PERALATAN NAVIGASI,<br />

PERALATAN OPTIK, JAM DAN LONCENG<br />

331 Industri peralatan kedokteran, dan peralatan untuk<br />

mengukur, memeriksa, menguji, dan bagian lainnya,<br />

kecuali alat-alat optik<br />

3311 Industri peralatan kedokteran, dan perlengkapan<br />

orthopaedic<br />

33111 Industri perabot untuk operasi, perawatan, dan<br />

kedokteran gigi<br />

33112 Industri peralatan sinar X, perlengkapan dan<br />

sejenisnya<br />

33113 Industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi,<br />

perlengkapan orthopaedic dan prosthetic<br />

Termasuk usaha pembuatan gigi palsu, dan<br />

peralatan tubuh palsu lainnya, seperti: mata<br />

palsu, tengkorak palsu, dan bagian-bagian<br />

dalam tubuh palsu.<br />

33119 Industri peralatan kedokteran, dan perlengkapan<br />

orthopaedic lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 33111<br />

sampai 33113.<br />

3312 Industri peralatan dan perlengkapan untuk<br />

pengukuran, pemeriksaan, pengujian, navigasi, dan<br />

maksud lain, kecuali peralatan pengawasan dalam<br />

proses industri<br />

33121 Industri peralatan pengukuran, pengatur dan<br />

pengujian manual<br />

33122 Industri pengukuran, pengatur dan pengujian elektrik<br />

33123 Industri pengukuran, pengatur dan pengujian<br />

elektronik<br />

3313 Industri peralatan pengujian dalam proses industri<br />

33130 Industri peralatan pengujian dalam proses industri<br />

332 Industri instrumen optik dan peraiatan fotografi<br />

3320 Industri instrumen optik dan peralatan fotografi<br />

33201 Industri kacamata<br />

Termasuk juga pembuat lensa kaca mata dan<br />

lensa kontak.<br />

33202 Industri teropong dan alat optik<br />

33203 Industri kamera fotografi<br />

33204 Industri kamera sinematografi proyektor dan<br />

perlengkapannya<br />

333 Industri jam, lonceng, dan sejenisnya<br />

3330 Industri jam, lonceng, dan sejenisnya<br />

33300 Industri jam, lonceng, dan sejenisnya<br />

34 INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR<br />

341 Industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih<br />

3410 Industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih<br />

34100 Industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih<br />

Termasuk pembuatan kendaraan untuk<br />

keperluan khusus, seperti: mobil pemadam<br />

kebakaran, mobil toko, mobil penyapu jalan,<br />

ambulan, dan sejenisnya.<br />

342 Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat<br />

atau lebih<br />

3420 Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat<br />

atau lebih<br />

34200 Industri karoseri kendaraan bermotor roda empat<br />

atau lebih<br />

Termasuk pembuatan trailer, semi trailer dan<br />

bagian-bagiannya.<br />

343 Industri perlengkapan dan komponen kendaraan<br />

bermotor roda empat atau lebih<br />

3430 Industri perlengkapan dan komponen kendaraan<br />

bermotor roda empat atau lebih<br />

34300 Industri perlengkapan dan komponen kendaraan<br />

bermotor roda empat atau lebih


Mencakup pembuatan komponen dan suku<br />

cadang<br />

35 INDUSTRI ALAT ANGKUTAN, SELAIN<br />

KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU<br />

LEBIH<br />

351 Industri pembuatan dan perbaikan kapal dan perahu<br />

3511 Industri pembuatan dan perbaikan kapal dan perahu<br />

35111 Industri kapal/perahu<br />

35112 Industri peralatan dan perlengkapan kapal<br />

35113 Industri perbaikan kapal<br />

Mencakup perbaikan/ pemeliharaan dan<br />

modifikasi lambung kapal, dan alat apung<br />

lainnya.<br />

35114 Industri pemotongan kapal (ship breaking)<br />

35115 Industri bangunan lepas pantai<br />

3512 Industri pembuatan dan pemeliharaan perahu pesiar,<br />

rekreasi dan olahraga<br />

35120 Industri pembuatan dan pemeliharaan perahu pesiar,<br />

rekreasi dan olahraga<br />

352 Industri kereta api, bagian-bagian dan<br />

perlengkapannya, serta perbaikan kereta api<br />

3520 Industri kereta api, bagian-bagian dan<br />

perlengkapannya serta perbaikan kereta api<br />

35201 Industri kereta api, bagian-bagian dan<br />

perlengkapannya<br />

35202 Jasa penunjang industri kereta api<br />

Mencakup usaha perbaikan dan perawatan<br />

kereta api.<br />

353 Industri pesawat terbang dan perlengkapannya serta<br />

perbaikan pesawat terbang<br />

3530 Industri pesawat terbang dan perlengkapannya serta<br />

perbaikan pesawat terbang<br />

35301 Industri pesawat terbang dan perlengkapannya<br />

35302 Industri jasa perbaikan dan perawatan pesawat<br />

terbang<br />

359 Industri alat angkut lainnya<br />

3591 Industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga serta<br />

komponen dan perlengkapannya<br />

35911 Industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga<br />

Termasuk sepeda yang dilengkapi motor.<br />

35912 Industri komponen dan perlengkapan kendaraan<br />

bermotor roda dua dan tiga<br />

3592 Industri sepeda dan kendaraan orang cacat<br />

35921 Industri sepeda dan becak<br />

termasuk pula pembuatan kendaraan orang<br />

cacat baik bermotor maupun tidak.<br />

35922 Industri perlengkapan sepeda dan becak<br />

Pembuatan ban sepeda (luar dan dalam) masuk subgolongan<br />

2511.<br />

3599 Industri alat angkut yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

35990 Industri alat angkut yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

36 INDUSTRI FURNITUR DAN INDUSTRI<br />

PENGOLAHAN LAINNYA<br />

361 Industri furnitur<br />

3610 Industri furnitur<br />

36101 Industri furnitur dari kayu<br />

36102 Industri furnitur dari rotan, dan atau bambu<br />

36103 Industri furnitur dari plastik<br />

36104 Industri furnitur dari logam<br />

36109 Industri Furnitur Yang Belum Tercakup Dalam<br />

Kelompok 36101 s.d. 36104<br />

369 Industri pengolahan lainnya<br />

3691 Industri barang perhiasan<br />

36911 Industri permata<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

36912 Industri barang perhiasan berharga untuk keperluan<br />

pribadi dari logam mulia<br />

Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi, dan<br />

Benang bedah) masuk subgolongan 2423.<br />

36913 Industri barang perhiasan berharga bukan untuk<br />

keperluan pribadi dari logam mulia<br />

Pembuatan perhiasan imitasi masuk<br />

subgolongan 3699.<br />

36914 Industri barang untuk keperluan teknik dan atau<br />

laboratorium dari logam mulia<br />

36915 Industri barang perhiasan bukan untuk keperluan<br />

pribadi dari bukan logam mulia<br />

Pembuatan kotak jam dan perhiasan jam masuk<br />

subgolongan 3330.<br />

3692 Industri alat-alat musik<br />

36921 Industri alat-alat musik tradisional<br />

36922 Industri alat-alat musik nontradisional<br />

Perabuatan mikrofon, loudspeaker, headphone<br />

dan komponen yang sejenisnya masuk<br />

subgolongan 3230; alat-alat musik untuk<br />

mainan masuk subgolongan 3694.<br />

3693 Industri alat-alat olahraga<br />

36930 Industri alat-alat olahraga<br />

Pembuatan perlengkapan perahu layar masuk<br />

subgolongan 1721, pakaian olahraga masuk<br />

subgolongan 1810, pakaian kuda masuk<br />

subgolongan 1912, sepatu olahraga masuk<br />

subgolongan 1920, senjata untuk olahraga<br />

masuk subgolongan 2927, sepeda olahraga/<br />

kereta peluncur masuk golongan pokok 34/ 35),<br />

kapal/ sampan masuk subgolongan 3512, meja<br />

billiard/ perlengkapan bowling masuk<br />

subgolongan 3694, cambuk dan pecut masuk<br />

subgolongan 3699<br />

3694 Industri alat permainan dan mainan anak-anak<br />

36941 Industri alat permainan<br />

36942 Industri mainan<br />

Sepeda anak-anak masuk subgolongan 3592.<br />

3699 Industri pengolahan lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

36991 Industri alat-alat tulis dan gambar, termasuk<br />

perlengkapannya<br />

Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak.<br />

36992 Industri pita mesin tulis/ gambar<br />

36993 Industri kerajinan yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

36999 Industri pengolahan lain yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

37 DAUR ULANG<br />

Pembuatan sumbu lampu dimasukan dalam<br />

subgolongan 17232.<br />

371 Daur ulang barang-barang logam<br />

3710 Daur ulang barang-barang logam<br />

37100 Daur ulang barang-barang logam<br />

Pembuatan barang-barang logam baru yang<br />

menggunakan bahan baku barang-barang logam<br />

bekas dan sisa-sisa barang logam masuk<br />

kelompok industri yang sesuai dari golongan<br />

pokok 37.<br />

372 Daur ulang barang-barang bukan logam<br />

3720 Daur ulang barang-barang bukan logam<br />

37200 Daur ulang barang-barang bukan logam<br />

E LISTRIK, GAS DAN AIR<br />

40 LISTRIK, GAS, UAP, DAN AIR PANAS<br />

401 Ketenagalistrikan<br />

4010 Ketenagalistrikan


40101 Pembangkitan tenaga listrik<br />

40102 Transmisi tenaga listrik<br />

Penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke<br />

jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik<br />

tegangan tinggi termasuk gardu-gardu<br />

induknya,<br />

40103 Distribusi tenaga listrik<br />

40104 Jasa penunjang kelistrikan<br />

402 Gas<br />

4020 Gas<br />

40201 Pengadaan gas<br />

40202 Distribusi gas<br />

Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas<br />

jasa atau fee, masuk subgolongan 6030<br />

403 Uap dan air panas<br />

4030 Uap dan air panas<br />

40300 Uap dan air panas<br />

41 PENGADAAN DAN PENYALURAN AIR BERSIH<br />

410 Pengadaan dan penyaluran air bersih<br />

4100 Pengadaan dan penyaluran air bersih<br />

41001 Pengadaan, penjernihan dan penyaluran air bersih<br />

Penyaluran air pada sistem irigasi untuk<br />

pertanian masuk subgolongan 0140<br />

41002 Pengadaan dan penyaluran air baku<br />

41003 Jasa penunjang pengadaan dan penyaluran air bersih<br />

F KONSTRUKSI<br />

45 KONSTRUKSI<br />

451 Penyiapan lahan<br />

4510 Penyiapan lahan<br />

45100 Penyiapan lahan<br />

452 Konstruksi gedung dan bangunan sipil<br />

4521 Konstruksi gedung<br />

45211 Konstruksi gedung tempat tinggal<br />

45212 Konstruksi gedung perkantoran<br />

45213 Konstruksi gedung industri<br />

45214 Konstruksi gedung perbelanjaan<br />

45215 Konstruksi gedung kesehatan<br />

45216 Konstruksi gedung pendidikan<br />

45217 Konstruksi gedung penginapan<br />

45218 Konstruksi gedung tempat hiburan<br />

45219 Konstruksi gedung lainnya<br />

Selainyang masuk kelompok 45211s.d. 45218,<br />

4522 Konstruksi bangunan sipil<br />

45221 Bangunan jalan, jembatan dan landasan<br />

45222 Bangunan jalan dan jembatan kereta api<br />

45223 Bangunan terowongan<br />

45224 Bangunan pengairan<br />

45225 Bangunan pengolahan, penyaluran dan penampungan<br />

air bersih, air limbah dan drainase<br />

45226 Bangunan pengolahan, penyaluran dan penampungan<br />

barang minyak dan gas<br />

45227 Bangunan dermaga<br />

45229 Bangunan sipil lainnya<br />

Yang belum terliput dalam kelompok 45221 s.d.<br />

45227<br />

4523 Konstruksi bangunan elektrikal dan komunikasi<br />

45231 Bangunan elektrikal<br />

Termasuk juga pembangunan gardu induk dan<br />

pemasangan tiang listrik yang dimanfaatkan<br />

untuk bangunan gedung (perumahan/<br />

pemukiman) maupun sarana transportasi kereta<br />

api.<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

45232 Konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut,<br />

dan rambu sungai<br />

45233 Konstruksi telekomunikasi navigasi udara<br />

45234 Konstruksi sinyal dan telekomunikasi kereta api<br />

45235 Konstruksi sentral telekomunikasi<br />

45239 Konstruksi elektrikal dan telekomunikasi lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 4523 s.d.<br />

45235.<br />

4524 Konstruksi khusus<br />

45241 Pemasangan pondasi dan pilar<br />

45242 Pembuatan/pengeboran sumur air tanah<br />

45243 Pemasangan perancah (steiger)<br />

45244 Pemasangan atap (roof covering)<br />

45245 Pemasangan bangunan konstruksi prefab dan<br />

pemasangan kerangka baja<br />

45246 Pengerukan<br />

45249 Konstruksi khusus lainnya<br />

Yang belum terliput dalam kegiatan konstruksi<br />

kelompok 45241 s.d. 45246.<br />

453 Instalasi gedung dan bangunan sipil<br />

4531 Instalasi gedung<br />

45311 Instalasi air (plumbing)<br />

45312 Instalasi listrik<br />

45313 Instalasi telekomunikasi<br />

45314 Instalasi gas<br />

45315 Instalasi elektronika<br />

45316 Instalasi mekanikal<br />

45317 Instalasi AC<br />

45319 Instalasi gedung lainnya<br />

Mencakup kegiatan pemasangan instalasi<br />

gedung lainnya yang belum terliput dalam<br />

kelompok 45311 s.d. 45317.<br />

4532 Instalasi bangunan sipil<br />

45321 Instalasi listrik bangunan sipil<br />

Pemasangan tiang listrik masuk kelompok 45231.<br />

45322 Instalasi navigasi laut dan sungai<br />

45323 Instalasi meteorologi dan geofisika<br />

45324 Instalasi navigasi udara<br />

45325 Instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api<br />

45326 Instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya<br />

45327 Instalasi telekomunikasi<br />

45328 Instalasi jaringan pipa<br />

45329 Instalasi bangunan sipil lainnya<br />

Pemeliharaan, dan perbaikan instalasi bangunan<br />

sipil lainnya yang belum terliput dalam kelompok<br />

45321s.d. 45328.<br />

454 Penyelesaian konstruksi gedung<br />

4540 Penyelesaian konstruksi gedung<br />

45401 Pengerjaan pemasangan kaca dan alumunium<br />

45402 Pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan<br />

plafon<br />

45403 Pengecatan<br />

45404 Dekorasi interior<br />

45405 Dekorasi eksterior<br />

45409 Penyelesaian konstruksi gedung lainnya<br />

Mencakup penyelesaian konstruksi lainnya yang<br />

belum masuk kelompok 45401 s.d. 45405.<br />

455 Penyewaan alat konstruksi atau peralatan<br />

pembongkar/penghancur bangunan dengan<br />

operatornya<br />

4550 Penyewaan alat konstruksi atau peralatan<br />

pembongkar/penghancur bangunan dengan<br />

operatornya


45500 Penyewaan alat konstruksi atau peralatan<br />

pembongkar/ penghancur bangunan dengan<br />

operatornya<br />

Penyewaan peralatan mesin konstruksi tan pa<br />

operatornya masuk subgolongan 7122<br />

G PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN<br />

50 PENJUALAN MOBIL, SEPEDA MOTOR, DAN<br />

PENJUALAN ECERAN BAHAN BAKAR<br />

KENDARAAN<br />

501 Penjualan mobil<br />

5010 Penjualan mobil<br />

50101 Perdagangan besar mobil<br />

50102 Penjualan eceran mobil<br />

502 Penjualan suku cadang dan aksesoris mobil<br />

5020 Penjualan suku cadang dan aksesoris mobil<br />

50201 Perdagangan besar suku cadang dan aksesoris mobil<br />

50202 Penjualan eceran suku cadang dan aksesoris mobil<br />

503 Penjualan sepeda motor serta suku cadang dan<br />

aksesorisnya<br />

5030 Penjualan sepeda motor serta suku cadang dan<br />

aksesorisnya<br />

50301 Perdagangan besar sepeda motor serta suku cadang<br />

dan aksesorisnya<br />

50302 Penjualan eceran sepeda motor serta suku cadang<br />

dan aksesorisnya<br />

504 Perdagangan eceran bahan bakar kendaraan<br />

5040 Perdagangan eceran bahan bakar kendaraan<br />

50400 Perdagangan eceran bahan bakar kendaraan di SPBU<br />

Perdagangan besar bahan bakar masuk<br />

kelompok 51410; perdagangan eceran LPG dan<br />

bahan bakar untuk keperluan memasak atau<br />

pemanas masuk kelompok 52353<br />

51 PERDAGANGAN BESAR DALAM NEGERI SELAIN<br />

EKSPOR DAN IMPOR (KECUALI PERDAGANGAN<br />

MOBIL DAN SEPEDA MOTOR)<br />

511 Perdagangan besar berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />

kontrak<br />

5110 Perdagangan besar berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />

kontrak<br />

51100 Perdagangan besar berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />

kontrak<br />

Perdagangan besar mobil dan sepeda motor<br />

masuk golongan 501 s.d. 503.<br />

512 Perdagangan Besar dalam negeri hasil pertanian,<br />

binatang hidup, makanan, minuman, dan tembakau<br />

5121 Perdagangan besar hasil pertanian, binatang hidup<br />

51211 Perdagangan besar hasil pertanian<br />

51212 Perdagangan besar binatang hidup<br />

51213 Perdagangan besar hasil perikanan<br />

51214 Perdagangan besar hasil kehutanan dan perburuan<br />

5122 Perdagangan besar makanan, minuman dan<br />

tembakau<br />

51220 Perdagangan besar makanan, minuman dan<br />

tembakau<br />

513 Perdagangan besar barang-barang keperluan rumah<br />

tangga<br />

5131 Perdagangan besar tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />

51310 Perdagangan besar tekstil, pakaian jadi dan kulit<br />

5139 Perdagangan besar barang-barang keperluan rumah<br />

tangga lainnya<br />

51391 Perdagangan besar peralatan dan perlengkapan<br />

rumah tangga<br />

51392 Perdagangan besar barang-barang klmia dan farmasi<br />

untuk keperluan rumah tangga<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Mencakup perdagangan besar peralatan dan<br />

perlengkapan orthopedi.<br />

51399 Perdagangan besar berbagai barang-barang dan<br />

perlengkapan rumah tangga lainnya<br />

514 Perdagangan besar produk antara bukan hasil<br />

pertanian, barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />

terpakai (scrap)<br />

5141 Perdagangan besar bahan bakar gas, cair, dan padat,<br />

serta produk sejenis<br />

51410 Perdagangan besar bahan bakar gas, cair, dan padat,<br />

serta produk sejenis<br />

5142 Perdagangan besar logam dan bijih logam<br />

51420 Perdagangan besar logam dan bijih logam<br />

5143 Perdagangan besar bahan-bahan konstruksi<br />

51431 Perdagangan besar barang-barang logam untuk<br />

bahan konstruksi<br />

51432 Perdagangan besar kaca untuk bahan konstruksi<br />

51433 Perdagangan besar genteng, batu bata, ubin, dan<br />

sejenisnya dari tanah liat, kapur, semen, atau gelas<br />

51434 Perdagangan besar semen, kapur, pasir dan batu<br />

51435 Perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen<br />

51436 Perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu<br />

51437 Perdagangan besar cat<br />

51438 Perdagangan besar macam-macam material<br />

bangunan<br />

51439 Perdagangan besar bahan konstruksi lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 51431<br />

s.d. 51438<br />

5149 Perdagangan besar barang antara (intermediate<br />

products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />

terpakai (scrap)<br />

51490 Perdagangan besar barang antara (intermediate<br />

products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />

terpakai (scrap)<br />

515 Perdagangan besar mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

5150 Perdagangan besar mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

51501 Perdagangan besar mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

51502 Perdagangan besar alat transportasi laut, suku<br />

cadang dan perlengkapannya<br />

51503 Perdagangan besar alat transportasi darat (kecuali<br />

mobil, sepeda motor, dan sejenisnya), suku cadang<br />

dan perlengkapannya<br />

51504 Perdagangan Besar alat transportasi udara, suku<br />

cadang dan perlengkapannya<br />

519 Perdagangan besar lainnya<br />

5190 Perdagangan besar lainnya<br />

51900 Perdagangan besar lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam golongan 512-515.<br />

52 PERDAGANGAN ECERAN, KECUALI MOBIL DAN<br />

SEPEDA MOTOR<br />

521 Perdagangan eceran berbagai macam barang<br />

5211 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />

didominasi makanan, minuman dan tembakau<br />

52111 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />

utamanya makanan, minuman, atau tembakau di<br />

supermarket/minimarket<br />

52112 Perdagangan eceran barang-barang yang utamanya<br />

makanan, minuman, atau tembakau selain di<br />

supermarket/minimarket (pasar tradisional)<br />

5219 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />

didominasi oleh barang bukan makanan, minuman<br />

dan tembakau<br />

52191 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />

utamanya bukan bahan makanan/makanan,


minuman, atau tembakau di toserba (department<br />

store)<br />

52192 Perdagangan eceran berbagai macam barang yang<br />

utamanya bukan bahan makanan, minuman, atau<br />

tembakau (barang-barang kelontong) selain di<br />

toserba (department store)<br />

522 Perdagangan eceran komoditi makanan, minuman,<br />

atau tembakau<br />

5221 Perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil<br />

pertanian<br />

52211 Perdagangan eceran padi dan palawija<br />

52212 Perdagangan eceran buah-buahan<br />

52213 Perdagangan eceran sayuran<br />

52214 Perdagangan eceran hasil peternakan<br />

52215 Perdagangan eceran hasil perikanan<br />

52219 Perdagangan eceran hasil pertanian lainnya<br />

5222 Perdagangan eceran komoditi makanan, minuman,<br />

atau tembakau hasil industri pengolahan<br />

52221 Perdagangan eceran beras<br />

52222 Perdagangan eceran roti, kue kering, serta kue basah<br />

dan sejenisnya<br />

52223 Perdagangan eceran kopi, gula pasir, atau gula<br />

merah<br />

52224 Perdagangan eceran tahu, tempe, tauco, dan oncom<br />

52225 Perdagangan eceran daging dan biota air olahan<br />

52226 Perdagangan eceran minuman<br />

Termasuk perdagangan'eceran air minum isi<br />

ulang<br />

52227 Perdagangan eceran rokok dan tembakau<br />

52228 Perdagangan eceran pakan ternak/unggas/ikan<br />

52229 Perdagangan eceran makanan lainnya<br />

523 Perdagangan eceran komoditi bukan makanan,<br />

minuman, atau tembakau<br />

5231 Perdagangan eceran bahan kimia, farmasi, kosmetik,<br />

dan alat laboratorium<br />

52311 Perdagangan eceran bahan kimia<br />

52312 Perdagangan eceran barang farmasi di apotik<br />

52313 Perdagangan eceran barang farmasi selain di apotik<br />

52314 Perdagangan eceran jamu<br />

52315 Perdagangan eceran kosmetik<br />

52316 Perdagangan eceran pupuk dan pemberantas hama<br />

52317 Perdagangan eceran alat-alat laboratorium, farmasi,<br />

dan kesehatan<br />

52318 Perdagangan eceran minyak atsiri<br />

52319 Perdagangan eceran lainnya<br />

Selain yang tercakup pada kelompok 52311 s.d.<br />

52318<br />

5232 Perdagangan eceran tekstil, pakaian jadi, alas kaki,<br />

dan barang keperluan pribadi<br />

52321 Perdagangan eceran tekstil<br />

52322 Perdagangan eceran pakaian jadi<br />

52323 Perdagangan eceran sepatu, sandal, dan alas kaki<br />

lainnya<br />

52324 Perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang<br />

52325 Perdagangan eceran kaca mata<br />

52326 Perdagangan eceran barang perhiasan<br />

52327 Perdagangan eceran jam<br />

52328 Perdagangan eceran tas, dompet, koper, ransel dan<br />

sejenisnya<br />

52329 Perdagangan eceran tekstil, pakaian jadi, alas kaki,<br />

dan barang keperiuan pribadi lainnya<br />

5233 Perdagangan eceran perlengkapan human tangga<br />

dan perlengkapan dapur<br />

52331 Perdagangan eceran furnitur<br />

52332 Perdagangan eceran barang elektronik<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

52333 Perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik<br />

52334 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />

perlengkapan dapur dari plastik<br />

52335 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />

perlengkapan dapur dari batu atau tanah liat<br />

52336 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />

perlengkapan dapur dari kayu, bambu, atau rotan<br />

52337 Perdagangan eceran barang pecah belah dan<br />

pertengkapan dapur bukan dari plastik, batu, tanah<br />

liat, kayu, bambu, atau rotan<br />

52338 Perdagangan eceran alat-alat telekomunikasi<br />

52339 Perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan<br />

perlengkapan dapur lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 52331<br />

s.d. 52337<br />

5234 Perdagangan eceran bahan konstruksi<br />

52341 Perdagangan eceran barang-barang logam untuk<br />

bahan konstruksi<br />

52341 Perdagangan eceran barang-barang logam untuk<br />

bahan konstruksi<br />

52342 Perdagangan eceran kaca untuk bahan konstruksi<br />

52343 Perdagangan eceran genteng, batu bata, ubin, dan<br />

sejenisnya dari tanah liat, kapur, semen, atau gelas<br />

52344 Perdagangan eceran semen, kapur, pasir dan batu<br />

52345 Perdagangan eceran bahan konstruksi dari porselen<br />

52346 Perdagangan eceran bahan konstruksi dari kayu<br />

52347 Perdagangan eceran cat<br />

52348 Perdagangan eceran macam-macam material<br />

bangunan<br />

52349 Perdagangan eceran bahan konstruksi lainnya<br />

5235 Perdagangan eceran bahan bakar dan minyak<br />

pelumas<br />

52351 Perdagangan eceran premium, premix, dan solar di<br />

kios/toko<br />

Perdagangan eceran avtur, premium, premix,<br />

dan solar untuk bahan bakar mobil dan sepeda<br />

motor di SPBU masuk kelompok 50500<br />

52352 Perdagangan eceran minyak tanah<br />

52353 Perdagangan eceran gas elpiji<br />

52354 Perdagangan eceran minyak pelumas<br />

52359 Perdagangan eceran bahan bakar lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 52351<br />

s.d. 52354 di dalam bangunan.<br />

5236 Perdagangan eceran kertas, barang-barang dari<br />

kertas, alat tulis, barang cetakan, alat olahraga, alat<br />

musik, alat fotografi, komputer<br />

52361 Perdagangan eceran kertas, kertas karton, dan<br />

barang dari kertas/ kertas karton<br />

52362 Perdagangan eceran alat tulis menulis dan gambar<br />

52363 Perdagangan eceran hasil pencetakan, penerbitan<br />

dan perangkat lunak (software)<br />

52364 Perdagangan eceran alat-alat olahraga<br />

52365 Perdagangan eceran alat-alat musik<br />

52366 Perdagangan eceran alat fotografi dan<br />

perlengkapannya<br />

52367 Perdagangan eceran alat-alat optik dan<br />

perlengkapannya<br />

52368 Perdagangan eceran komputer dan mesin kantor<br />

5237 Perdagangan eceran mesin-mesin (kecuali mobil dan<br />

sepeda motor) dan suku cadang (onderdil), termasuk<br />

alat-alat transportasi<br />

52371 Perdagangan eceran mesin pertanian dan<br />

perlengkapannya<br />

52372 Perdagangan eceran mesin jahit dan<br />

perlengkapannya


52373 Perdagangan eceran mesin lainnya -dan<br />

perlengkapannya<br />

52374 Perdagangan eceran alat transportasi darat tidak<br />

bermotor dan perlengkapannya<br />

52375 Perdagangan eceran alat transportasi air dan<br />

perlengkapannya<br />

5238 Perdagangan eceran barang-barang kerajinan,<br />

mainan anak-anak, dan lukisan<br />

52381 Perdagangan eceran barang kerajinan dari kayu,<br />

bambu, rotan, pandan,rumput dan sejenisnya<br />

52382 Perdagangan eceran barang kerajinan dari kulit,<br />

tulang, tanduk, gading, bulu dan hewan yang<br />

diawetkan<br />

52383 Perdagangan eceran barang kerajinan dari logam<br />

52384 Perdagangan eceran barang kerajinan dari keramik<br />

52385 Perdagangan eceran mainan anak-anak<br />

52386 Perdagangan eceran lukisan<br />

52389 Perdagangan eceran barang-barang kerajinan,<br />

mainan anak-anak, dan lukisan lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 52381<br />

s.d. 52386 di dalam bangunan.<br />

5239 Perdagangan eceran komoditi lainnya (bukan<br />

makanan, minuman, atau tembakau)<br />

52391 Perdagangan eceran alat-alat pertanian<br />

52392 Perdagangan eceran alat-alat pertukangan<br />

52393 Perdagangan eceran binatang peliharaan (pet shop)<br />

52394 Perdagangan eceran bunga poton /florist<br />

52395 Perdagangan eceran tanaman hias, bibit buahbuahan<br />

dan tanaman obat-obatan<br />

52399 Perdagangan eceran komoditi lainnya (bukan<br />

makanan, minuman, atau tembakau)<br />

Yang belum tercakup subgolongan 5231 s.d.<br />

5238 dan kategori 52391 s.d. 52398.<br />

524 Perdagangan eceran barang bekas<br />

5240 Perdagangan eceran barang bekas<br />

52401 Perdagangan eceran barang bekas perlengkapan<br />

rumah tangga<br />

Perdagangan mobil dan motor bekas masuk<br />

golongan pokok 50.<br />

52402 Perdagangan eceran pakaian jadi, alas kaki dan<br />

pelengkap pakaian bekas<br />

52403 Perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi<br />

bekas<br />

52404 Perdagangan eceran barang listrik dan elektronik<br />

bekas<br />

52405 Perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi<br />

bekas<br />

52406 Perdagangan eceran barang antik<br />

52409 Perdagangan eceran barang bekas lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 52401<br />

s.d. 52406.<br />

525 Perdagangan eceran kaki lima<br />

5251 Perdagangan eceran kaki lima komoditi dari hasil<br />

pertanian<br />

52511 Perdagangan eceran kaki lima komoditi padi dan<br />

palawija<br />

52512 Perdagangan eceran kaki lima komoditi buah-buahan<br />

52513 Perdagangan eceran kaki lima komoditi sayursayuran<br />

52514 Perdagangan eceran kaki lima komoditi hasil<br />

petemakan<br />

52515 Perdagangan eceran kaki lima komoditi hasil<br />

perikanan<br />

52516 Perdagangan eceran kaki lima komoditi tanaman hias<br />

dan hasil pertanian lainnya<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 52511 s.d<br />

52515<br />

5252 Perdagangan eceran kaki lima komoditi makanan,<br />

minuman hasil industri pengolahan<br />

52521 Perdagangan eceran kaki lima beras<br />

52522 Perdagangan eceran kaki lima roti, kue kering, kue<br />

basah dan sejenisnya<br />

52523 Perdagangan eceran kaki lima kopi, gula pasir, gula<br />

merah, dan sejenisnya<br />

52524 Perdagangan eceran kaki lima tahu, tempe, tauco,<br />

dan oncom<br />

52525 Perdagangan eceran kaki lima daging olahan dan<br />

biota air olahan<br />

52526 Perdagangan eceran kaki lima minuman<br />

52527 Perdagangan eceran kaki lima rokok dan tembakau<br />

52528 Perdagangan eceran kaki lima pakan ternak, pakan<br />

unggas, dan pakan ikan<br />

52529 Perdagangan eceran kaki lima komoditi makanan dan<br />

minuman<br />

Yang belum tercakup kelompok 52521 s.d. 52528<br />

5253 Perdagangan eceran kaki lima bahan kimia, farmasi,<br />

kosmetik, dan alat laboratorium<br />

52531 Perdagangan eceran kaki lima bahan kimia<br />

52532 Perdagangan eceran kaki lima farmasi<br />

52533 Perdagangan eceran kaki lima jamu<br />

52534 Perdagangan eceran kaki lima kosmetik<br />

52535 Perdagangan eceran kaki lima pupuk dan<br />

pemberantas hama<br />

52536 Perdagangan eceran kaki lima minyak atsiri<br />

52539 Perdagangan eceran kaki lima bahan kimia, farmasi,<br />

kosmetik, dan alat laboratorium<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 52531<br />

s.d. 52536<br />

5254 Perdagangan eceran kaki lima tekstil, pakaian jadi,<br />

alas kaki dan barang keperluan pribadi<br />

52541 Perdagangan eceran kaki lima tekstil<br />

52542 Perdagangan eceran kaki lima pakaian jadi<br />

52543 Perdagangan eceran kaki lima sepatu, sandal, dan<br />

alas kaki lainnya<br />

52544 Perdagangan eceran kaki lima pelengkap pakaian dan<br />

benang<br />

52545 Perdagangan eceran kaki lima kacamata<br />

52546 Perdagangan eceran kaki lima barang perhiasan<br />

52547 Perdagangan eceran kaki lima jam<br />

52548 Perdagangan eceran kaki lima tas, dompet, koper,<br />

ransel, dan sejenisnya<br />

52549 Perdagangan eceran kaki lima barang keperluan<br />

pribadi lainnya<br />

5255 Perdagangan eceran kaki lima perlengkapan rumah<br />

tangga dan perlengkapan dapur<br />

52551 Perdagangan eceran kaki lima barang elektronik<br />

52552 Perdagangan eceran kaki lima alat dan perlengkapan<br />

listrik<br />

52553 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />

dan perlengkapan dapur dari plastik/melamin<br />

52554 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />

dan perlengkapan dapur dari batu atau tanah liat<br />

52555 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />

dan perlengkapan dapur dari kayu, bambu, atau<br />

rotan<br />

52556 Perdagangan eceran kaki lima barang pecah belah<br />

dan perlengkapan dapur bukan dari plastik, batu atau<br />

tanah liat, kayu, bambu, atau rotan<br />

52557 Perdagangan eceran kaki lima alat-alat kebersihan<br />

52559 Perdagangan eceran kaki lima perlengkapan rumah<br />

tangga lainnya


5256 Perdagangan eceran kaki lima bahan bakar dan<br />

pelumas<br />

52561 Perdagangan eceran kaki lima bahan bakar minyak,<br />

gas dan minyak pelumas<br />

52569 Perdagangan eceran kaki lima bahan bakar lainnya<br />

5257 Perdagangan eceran kaki lima kertas, barang-barang<br />

dari kertas, alat tulis, barang cetakan, alat olah raga,<br />

alat musik, alat fotografi, dan komputer<br />

52571 Perdagangan eceran kaki lima kertas, karton, dan<br />

barang dari kertas<br />

52572 Perdagangan eceran kaki lima alat tulis menulis dan<br />

gambar<br />

52573 Perdagangan eceran kaki lima hasil 'pencetakan,<br />

penerbitan dan perangkat lunak (software)<br />

52574 Perdagangan eceran kaki lima alat-alat olah raga dan<br />

alat musik<br />

52575 Perdagangan eceran kaki lima alat fotagrafi, alat<br />

optik dan perlengkapannya<br />

52576 Perdagangan eceran kaki lima mesin kantor<br />

52577 Perdagangan eceran kaki lima campuran kertas,<br />

karton, barang-barang dari kertas, alat tulis-menulis,<br />

alat gambar, hasil pencetakan, penerbitan dan<br />

lainnya<br />

5258 Perdagangan eceran kaki lima barang-barang<br />

kerajinan, mainan anak-anak, dan lukisan<br />

52581 Perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan<br />

52582 Perdagangan eceran kaki lima mainan anak-anak<br />

52583 Perdagangan eceran kaki lima lukisan<br />

5259 Perdagangan eceran kaki lima barang-barang bekas<br />

52591 Perdagangan eceran kaki lima barang bekas<br />

perlengkapan rumah tangga<br />

52592 Perdagangan eceran kaki lima pakaian jadi, alas kaki,<br />

perlengkapan pakaian, dan barang-barang<br />

perlengkapan pribadi bekas<br />

52593 Perdagangan eceran kaki lima barang listrik dan<br />

elektronik bekas<br />

52594 Perdagangan eceran kaki lima barang antik<br />

52595 Perdagangan eceran kaki lima barang bekas<br />

campuran<br />

526 Perdagangan eceran kaki lima lainnya<br />

5260 Perdagangan eceran kaki lima lainnya<br />

52600 Perdagangan eceran kaki lima lainnya<br />

Selain barang-barang dalam golongan 525.<br />

527 Perdagangan eceran lainnya<br />

5271 Perdagangan eceran melalui media<br />

52711 Perdagangan eceran melalui media untuk komoditi<br />

makanan, minuman, tembakau, kimia , farmasi<br />

kosmetik, dan alat laboratorium<br />

52712 Perdagangan eceran melalui media untuk komoditi<br />

tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan barang-barang<br />

keperluan pribadi<br />

52713 Perdagangan eceran melalui media untuk barangbarang<br />

perlengkapan rumah tangga dan<br />

perlengkapan dapur<br />

52714 Perdagangan eceran melalui media untuk barangbarang<br />

campuran yang masuk dalam 52711 s.d<br />

52713<br />

52719 Perdagangan eceran melalui media untuk berbagai<br />

macam barang lainnya<br />

5272 Perdagangan eceran keliling<br />

52721 Perdagangan eceran keliling komoditi makanan dari<br />

hasil pertanian<br />

52722 Perdagangan eceran keliling komoditi makanan,<br />

minuman, atau tembakau hasil industri pengolahan<br />

52723 Perdagangan eceran keliling bahan-bahan kimia,<br />

farmasi, kosmetik, dan alat laboratorium<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

52724 Perdagangan eceran keliling tekstil, pakaian jadi, alas<br />

kaki, dan barang-barang keperluan pribadi<br />

52725 Perdagangan eceran keliling perlengkapan rumah<br />

tangga dan perlengkapan dapur<br />

52726 Perdagangan eceran keliling bahan bakar dan minyak<br />

pelumas<br />

52727 Perdagangan eceran keliling kertas, barang-barang<br />

dari kertas, alat tulis, barang cetakan, alat olah raga,<br />

alat musik, alat fotografi, dan komputer<br />

52728 Perdagangan eceran keliling barang-barang<br />

kerajinan, mainan anak-anak, dan lukisan<br />

52729 Perdagangan eceran keliling barang-barang lainnya<br />

Selain yang masuk kelompok 52721 s.d. 52728<br />

53 PERDAGANGAN EKSPOR, KECUALI<br />

PERDAGANGAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR<br />

531 Perdagangan ekspor berdasarkan balas jasa (fee)<br />

atau kontrak<br />

5310 Perdagangan ekspor berdasarkan balas jasa (fee)<br />

atau kontrak<br />

53100 Perdagangan ekspor berdasarkan balas jasa (fee)<br />

atau kontrak<br />

Perdagangan besar ekspor mobil dan-sepeda<br />

motor masuk golongan 501 s.d. 503.<br />

532 Perdagangan ekspor bahan baku hasil pertanian,<br />

binatang hidup, makanan, minuman, dan tembakau<br />

5321 Perdagangan ekspor bahan baku hasil pertanian,<br />

binatang hidup<br />

53211 Perdagangan ekspor bahan baku hasil pertanian<br />

53212 Perdagangan ekspor binatang hidup<br />

53213 Perdagangan ekspor hasil perikanan<br />

53214 Perdagangan ekspor hasil kehutanan dan perburuan<br />

5322 Perdagangan ekspor makanan, minuman, dan<br />

tembakau<br />

53220 Perdagangan ekspor makanan, minuman dan<br />

tembakau<br />

533 Perdagangan ekspor barang-barang keperluan rumah<br />

tangga<br />

5331 Perdagangan ekspor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />

53310 Perdagangan ekspor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />

5339 Perdagangan ekspor barang-barang keperluan rumah<br />

tangga lainnya<br />

53391 Perdagangan ekspor peralatan dan perlengkapan<br />

rumah tangga<br />

53392 Perdagangan ekspor barang-barang kimia dan<br />

farmasi untuk keperluan rumah tangga<br />

Termasuk pula perdagangan ekspor peralatan<br />

dan perlengkapan orthopedi.<br />

53399 Perdagangan ekspor berbagai barang-barang dan<br />

perlengkapan rumah tangga lainnya<br />

534 Perdagangan ekspor produk antara bukan hasil<br />

pertanian, barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />

terpakai (scrap)<br />

5341 Perdagangan ekspor bahan bakar gas, cair, dan<br />

padat serta produk sejenis<br />

53410 Perdagangan ekspor bahan bakar gas, cair, dan<br />

padat serta produk sejenis<br />

5342 Perdagangan ekspor logam dan bijih log am (hasil<br />

pertambangan dan penggalian)<br />

53420 Perdagangan ekspor logam dan bijih logam (hasil<br />

pertambangan dan penggalian)<br />

5343 Perdagangan ekspor bahan-bahan konstruksi (kecuali<br />

bahan hasil penggalian)<br />

53430 Perdagangan ekspor bahan-bahan konstruksi (kecuali<br />

bahan hasil penggalian)<br />

5349 Perdagangan ekspor produk antara (intermediate<br />

products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />

terpakai (scrap)


53491 Perdagangan ekspor produk antara (intermediate<br />

products)<br />

Mencakup usaha mengekspor barang-barang<br />

antara, barang-barang bekas, dan sisa-sisa tak<br />

terpakai, seperti: barang-barang kimia dasar,<br />

pupuk, bahan dasar plastik, tekstil, fiber.<br />

53492 Perdagangan ekspor barang-barang bekas dan sisasisa<br />

tak terpakai (scrap)<br />

Mencakup usaha mengekspor barang-barang<br />

bekas, dan sisa-sisa tak terpakai untuk kegiatan<br />

daur ulang.<br />

535 Perdagangan ekspor mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

5350 Perdagangan ekspor mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

53500 Perdagangan ekspor mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

539 Perdagangan ekspor lainnya<br />

5390 Perdagangan ekspor lainnya<br />

53900 Perdagangan ekspor lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam golongan 532-535<br />

ke luar negeri.<br />

54 PERDAGANGAN IMPOR, KECUALI<br />

PERDAGANGAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR<br />

541 Perdagangan impor berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />

kontrak<br />

5410 Perdagangan impor berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />

kontrak<br />

54100 Perdagangan impor berdasarkan balas jasa (fee) atau<br />

kontrak<br />

Perdagangan besar impor mobil dan sepeda<br />

motor masuk golongan 501 s.d. 503.<br />

542 Perdagangan impor bahan baku hasil pertanian,<br />

binatang hidup, makanan, minuman, dan tembakau<br />

5421 Perdagangan impor bahan baku hasil pertanian,<br />

binatang hidup<br />

54211 Perdagangan impor bahan baku hasil pertanian<br />

54212 Perdagangan impor binatang hidup<br />

54213 Perdagangan impor hasil perikanan<br />

54214 Perdagangan impor hasil kehutanan dan perburuan<br />

5422 Perdagangan impor makanan, minuman, dan<br />

tembakau<br />

54220 Perdagangan impor makanan, minuman dan<br />

tembakau<br />

543 Perdagangan impor barang-barang keperluan rumah<br />

tangga<br />

5431 Perdagangan impor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />

54310 Perdagangan impor tekstil, pakaian jadi, dan kulit<br />

5439 Perdagangan impor barang-barang keperluan rumah<br />

tangga lainnya<br />

54391 Perdagangan impor peralatan dan perlengkapan<br />

rumah tangga lainnya<br />

54392 Perdagangan impor barang-barang kimia dan farmasi<br />

untuk keperluan rumah tangga<br />

Termasuk perdagangan besar impor peralatan<br />

dan perlengkapan orthopedi.<br />

54399 Perdagangan impor berbagai barang-barang dan<br />

perlengkapan rumah tangga lainnya<br />

544 Perdagangan impor produk antara bukan hasil<br />

pertanian, barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />

terpakai (scrap)<br />

5441 Perdagangan impor bahan bakar gas, cair, dan padat<br />

serta produk sejenis<br />

54410 Perdagangan impor bahan bakar gas, cair, dan padat<br />

serta produk sejenis<br />

5442 Perdagangan impor logam dan bijih logam<br />

54420 Perdagangan impor logam dan bijih logam<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

5443 Perdagangan impor bahan-bahan konstruksi<br />

54430 Perdagangan impor bahan-bahan konstruksi<br />

5449 Perdagangan impor barang antara (intermediate<br />

products), barang-barang bekas dan sisa-sisa tak<br />

terpakai (scrap)<br />

54491 Perdagangan impor produk antara (intermediate<br />

products)<br />

54492 Perdagangan impor barang-barang bekas dan sisasisa<br />

tak terpakai (scrap)<br />

545 Perdagangan impor mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

5450 Perdagangan impor mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

54500 Perdagangan impor mesin-mesin, suku cadang dan<br />

perlengkapannya<br />

549 Perdagangan Impor lainnya<br />

5490 Perdagangan impor lainnya<br />

54900 Perdagangan impor lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam dalam golongan<br />

542-545.<br />

H PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN<br />

MAKAN MINUM<br />

55 PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN<br />

MAKAN MINUM<br />

551 Penyediaan akomodasi<br />

5511 Hotel bintang<br />

55111 Hotel bintang lima<br />

55112 Hotel bintang empat<br />

55113 Hotel bintang tiga<br />

55114 Hotel bintang dua<br />

55115 Hotel bintang satu<br />

5512 Hotel melati<br />

55120 Hotel melati<br />

5513 Penginapan remaja (youth hostel)<br />

55130 Penginapan remaja (youth hostel)<br />

5514 Pondok wisata (home stay)<br />

55140 Pondok wisata (home stay)<br />

5515 Bumi perkemahan<br />

55150 Bumi perkemahan<br />

5516 Persinggahan karavan<br />

55160 Persinggahan karavan<br />

5519 Jasa Akomodasi lainnya<br />

55190 Jasa akomodasi lainnya<br />

Yang belum masuk subgolongan 5511 s.d. 5516.<br />

552 Restoran/rumah makan, bar dan jasa boga<br />

5521 Restoran/rumah makan<br />

55211 Restoran/rumah makan talam kencana<br />

55212 Restoran/rumah makan talam selaka<br />

55213 Restoran/rumah makan talam gangsa<br />

55214 Restoran/rumah makan nontalam<br />

5522 Warung makan<br />

55220 Warung makan<br />

5523 Bar<br />

55230 Bar<br />

Usaha bar yang merupakan fasilitas dari hotel<br />

bintang masuk subgolongan 5111.<br />

5524 Kedai makanan dan minuman<br />

55240 Kedai makanan dan minuman<br />

5525 Penjual makanan dan minuman keliling/tempat tidak<br />

tetap<br />

55250 Penjual makanan dan minuman keliling/ tempat tidak<br />

tetap<br />

5526 Jasa boga (catering)


55260 Jasa boga (catering)<br />

I TRANSPORTASI, PERGUDANGAN DAN<br />

KOMUNIKASI<br />

60 ANGKUTAN DA RAT DAN ANGKUTAN DENGAN<br />

SALURAN PIPA<br />

601 Angkutan jalan rel<br />

6011 Angkutan jalan rel untuk penumpang<br />

60110 Angkutan jalan rel untuk penumpang<br />

6012 Angkutan jalan rel untuk barang<br />

60120 Angkutan jalan rel untuk barang<br />

6013 Angkutan jalan rel khusus<br />

60131 Angkutan jalan rel khusus wisata<br />

60139 Angkutan jalan rel khusus lainnya<br />

602 Angkutan jalan<br />

6021 Angkutan jalan dalam trayek untuk penumpang<br />

60211 Angkutan antar-kota antar provinsi (AKAP)<br />

60212 Angkutan perbatasan<br />

Mencakup usaha pengangkutan orang pada<br />

kabupaten/kota yang berbatasan langsung dan<br />

belum terlayani trayek AKAP/AKDP.<br />

60213 Angkutan antar-kota dalam provinsi (AKDP)<br />

60214 Angkutan kota<br />

60215 Angkutan pedesaan<br />

60216 Angkutan khusus<br />

meliputi angkutan antar jempuit, angkutan<br />

karyawan, angkutan pemukiman, dan angkutan<br />

pemadu moda.<br />

60217 Angkutan lintas batas negara<br />

6022 Angkutan jalan tidak dalam trayek untuk penumpang<br />

60221 Angkutan taksi<br />

60222 Angkutan sewa<br />

Termasuk angkutan yang disewakan berikut<br />

pengemudi, misal: bajaj, kancil, dll.<br />

60223 Angkutan pariwisata<br />

60224 Angkutan tidak bermotor untuk penumpang<br />

60225 Angkutan ojek<br />

Termasuk dalam kelompok ini apabila jenis<br />

angkutan tersebut bukan merupakan fasilitas di<br />

kawasan wisata.<br />

6023 Angkutan jalan untuk barang<br />

60231 Angkutan bermotor untuk barang umum<br />

60232 Angkutan bermotor untuk barang khusus<br />

60233 Angkutan tidak bermotor untuk barang umum<br />

603 Angkutan dengan saluran pipa<br />

6030 Angkutan dengan saluran pipa<br />

60300 Angkutan dengan saluran pipa<br />

61 ANGKUTAN AIR<br />

611 Angkutan laut<br />

6111 Angkutan laut domestik<br />

61111 Angkutan laut domestik umum liner untuk<br />

penumpang<br />

61112 Angkutan laut domestik umum tramper untuk<br />

penumpang<br />

61113 Angkutan laut domestik umum liner untuk barang<br />

61114 Angkutan laut domestik umum tramper untuk barang<br />

61115 Angkutan laut domestik khusus untuk wisata<br />

61116 Angkutan laut domestik khusus untuk barang<br />

61117 Angkutan laut domestik perintis<br />

61118 Angkutan laut domestik pelayaran rakyat<br />

6112 Angkutan laut internasional<br />

61121 Angkutan laut internasional umum liner untuk<br />

penumpang<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

61122 Angkutan laut internasional umum tramper untuk<br />

penumpang<br />

61123 Angkutan laut intemasional umum liner untuk barang<br />

61124 Angkutan laut intemasional umum tramper untuk<br />

barang<br />

61125 Angkutan laut intemasional khusus untuk wisata<br />

61126 Angkutan laut intemasional khusus untuk barang<br />

61127 Angkutan laut intemasional pelayaran rakyat<br />

612 Angkutan sungai, danau, dan<br />

penyeberangan<br />

6121 Angkutan sungai dan danau<br />

61211 Angkutan sungai dan danau untuk penumpang<br />

dengan trayek tetap dan teratur<br />

61212 Angkutan sungai dan danau untuk penumpang<br />

dengan trayek tidak tetap dan tidak teratur<br />

61213 Angkutan sungai dan danau dengan trayek tidak<br />

tetap dan tidak teratur untuk wisata<br />

61214 Angkutan sungai dan danau untuk barang umum dan<br />

atau hewan<br />

61215 Angkutan sungai dan danau untuk barang khusus<br />

61216 Angkutan sungai dan danau untuk barang berbahaya<br />

Pengangkutan bahan berbahaya dari tempat<br />

kegiatan pemuatan sampai ke tempat<br />

pembongkaran akhir.<br />

6122 Angkutan penyeberangan domestik<br />

61221 Angkutan penyeberangan antar-negara<br />

61222 Angkutan penyeberangan umum antar-provinsi<br />

61223 Angkutan penyeberangan perintis antar-provinsi<br />

61224 Angkutan penyeberangan umum antar-kabupaten/<br />

kota<br />

61225 Angkutan penyeberangan perintis antarkabupaten/kota<br />

61226 Angkutan penyeberangan umum dalam<br />

kabupaten/kota<br />

62 ANGKUTAN UDARA<br />

621 Angkutan udara berjadwal<br />

6211 Angkutan udara berjadwal domestik<br />

62111 Angkutan Udara Berjadwal Domestik Umum<br />

62112 Angkutan udara berjadwal domestik perintis<br />

6212 Angkutan udara berjadwal internasional<br />

62120 Angkutan udara berjadwal internasional<br />

622 Angkutan udara tidak berjadwal<br />

6220 Angkutan udara tidak berjadwal<br />

62201 Angkutan udara tidak berjadwal domestik umum<br />

62202 Angkutan udara tidak berjadwal domestik perintis<br />

623 Angkutan udara khusus<br />

6231 Angkutan udara khusus kegiatan keudaraan<br />

62311 Angkutan udara khusus kegiatan keudaraan<br />

penyemprotan dan penyerbukan<br />

62312 Angkutan udara khusus kegiatan keudaraan<br />

pemotretan, survei dan pemetaan<br />

62313 Angkutan udara khusus olahraga<br />

62314 Angkutan udara khusus pengangkutan orang sakit<br />

(medical evacuation)<br />

6232 Angkutan udara khusus pendidikan awak pesawat<br />

62320 Angkutan udara khusus pendidikan awak pesawat<br />

Mencakup usaha pengangkutan khusus awak<br />

pesawat dalam rangka pendidikan.<br />

6239 Angkutan udara khusus lainnya<br />

62390 Angkutan udara khusus lainnya<br />

63 JASA PENUNJANG DAN PELENGKAP KEGIATAN<br />

ANGKUTAN, DAN JASA PERJALANAN WISATA<br />

631 Jasa pelayanan bongkar muat barang<br />

6310 Jasa pelayanan bongkar muat barang<br />

63100 Jasa pelayanan bongkar muat barang


632 Pergudangan, jasa cold storage, dan jasa wilayah<br />

berikat<br />

6321 Pergudangan<br />

63210 Pergudangan<br />

6322 Jasa cold storage<br />

63220 Jasa cold storage<br />

6323 Jasa bounded warehousing atau wilayah kawasan<br />

berikat<br />

63230 Jasa bounded warehousing atau wilayah kawasan<br />

berikat<br />

6329 Jasa pergudangan lainnya<br />

63290 Jasa pergudangan lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 63210<br />

s.d. 63230.<br />

633 Jasa penunjang angkutan kecuali jasa bongkar muat<br />

dan pergudangan<br />

6331 Jasa terminal darat<br />

63310 Jasa terminal darat<br />

6332 Jasa pelayanan kepelabuhanan<br />

63321 Jasa pelayanan kepelabuhanan laut<br />

63322 Jasa pelayanan kepelabuhan sungai dan danau<br />

63323 Jasa pelayanan kepelabuhan penyeberangan<br />

6333 Jasa kebandarudaraan<br />

63330 Jasa kebandarudaraan<br />

6334 Jasa jalan tol<br />

63340 Jasa jalan tol<br />

6335 Jasa perparkiran<br />

63351 Jasa perparkiran di badan jalan (on street parking)<br />

63352 Jasa perparkiran di luar badan jalan (off sreet<br />

parking)<br />

6339 Jasa penunjang angkutan lainnya<br />

63390 Jasa penunjang angkutan lainnya<br />

Selain yang tercakup dalam subgolongan 6331<br />

s.d. 6335.<br />

634 Jasa perjalanan wisata<br />

6341 Jasa biro perjalanan wisata cakra dan non cakra<br />

63411 Jasa biro perjalanan wisata cakra empat<br />

63412 Jasa biro perjalanan wisata cakra tiga<br />

63413 Jasa biro perjalanan wisata cakra dua<br />

63414 Jasa biro perjalanan wisata cakra satu<br />

63415 Jasa biro perjalanan wisata noncakra<br />

6342 Agen perjalanan wisata<br />

63420 Agen perjalanan wisata<br />

6343 Jasa pramuwisata<br />

63430 Jasa pramuwisata<br />

6344 Jasa konvensi, pameran, dan perjalanan insentif<br />

63440 Jasa konvensi, pameran, dan perjalanan insentif<br />

6345 Impresariat<br />

63450 Impresariat<br />

Kegiatan usaha jasa impresariat ini meliputi<br />

bidang seni dan olah raga.<br />

6346 Jasa konsultasi pariwisata<br />

63460 Jasa konsultasi pariwisata<br />

6347 Jasa informasi pariwisata<br />

63470 Jasa informasi pariwisata<br />

6349 Jasa perjalanan wisata lainnya<br />

63490 Jasa perjalanan wisata lainnya<br />

Yang belum termasuk pada subgolongan 6341<br />

s.d. 6347.<br />

635 Jasa pengiriman dan pengepakan<br />

6351 Jasa pengurusan transportasi (JPT)<br />

63510 Jasa pengurusan transportasi (JPT)<br />

6352 Jasa ekspedisi muatan kereta api dan ekspedisi<br />

angkutan darat (EMKA & EAD)<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

63520 Jasa ekspedisi muatan kereta api dan ekspedisi<br />

angkutan darat (EMKA & BAD)<br />

6353 Jasa ekspedisi muatan kapal (EMKL)<br />

63530 Jasa ekspedisi muatan kapal (EMKL)<br />

6354 Jasa ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU)<br />

63540 Jasa ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU)<br />

6359 Jasa pengiriman dan pengepakan lainnya<br />

63590 Jasa pengiriman dan pengepakan lainnya<br />

Selain yang tercakup subgolongan 6351 s.d.<br />

6354. atau subgolongan 7495<br />

639 Jasa penunjang angkutan lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

6390 Jasa penunjang angkutan lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

63900 Jasa penunjang angkutan lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

64 POS DAN TELEKOMUNIKASI<br />

641 Pos nasional, unit pelayanan pos dan jasa kurir<br />

6411 Pos nasional<br />

64110 Pos nasional<br />

6412 Unit pelayanan pos<br />

64120 Unit pelayanan pos<br />

6413 Jasa kurir (jasa titipan swasta)<br />

64130 Jasa kurir (jasa titipan swasta)<br />

Tidak termasuk pengiriman surat, warkat pos<br />

dan kartu pos yang berperangko.<br />

642 Jaringan telekomunikasi<br />

6421 Jaringan telepon tetap<br />

64210 Jaringan tetap<br />

6422 Jaringan bergerak<br />

64221 Jaringan bergerak terestrial<br />

64222 Jaringan bergerak seluler<br />

64223 Jaringan bergerak satelit<br />

643 Jasa telekomunikasi<br />

6431 Jasa nilai tambah teleponi<br />

64311 Jasa panggilan premium (premium call)<br />

64312 Jasa radio panggil untuk umum (RPUU)<br />

64313 Jasa radio trunking<br />

Yang menggunakan frekuensi radio tertutup, dan<br />

dapat komunikasi dua arah, seperti: CB, HT,<br />

SSB.<br />

64314 Warung telekomunikasi (Wartel)<br />

64319 Jasa telekomunikasi lainnya<br />

6432 Jasa multimedia<br />

64321 Internet service provider<br />

64322 Jasa sistem komunikasi<br />

64323 Jasa portal<br />

64324 Jasa voice over internet protocol (VOIP)<br />

64325 Warung Internet (warnet)<br />

64329 Jasa multimedia lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam subgolongan<br />

64321s.d. 64325.<br />

644 Telekomunikasi khusus<br />

6441 Telekomunikasi khusus untuk sendiri<br />

64410 Telekomunikasi khusus untuk sendiri<br />

6442 Telekomunikasi khusus untuk pertahanan keamanan<br />

64420 Telekomunikasi khusus untuk pertahanan keamanan<br />

6443 Telekomunikasi khusus untuk penyiaran<br />

64430 Telekomunikasi khusus untuk penyiaran<br />

J PERANTARA KEUANGAN<br />

65 PERANTARA KEUANGAN KECUALI ASURANSI<br />

DAN DANA PENSIUN<br />

651 Perantara moneter (perbankan)


6511 Bank sentral<br />

65110 Bank sentral<br />

6512 Bank umum<br />

65121 Bank devisa<br />

65122 Bank nondevisa<br />

65123 Bank syariah<br />

6519 Jasa perantara moneter lainnya<br />

65191 Bank perkreditan rakyat (BPR)<br />

65192 Bank perkreditan rakyat syariah<br />

65199 Jasa perantara moneter lainnya<br />

Selain yang dicakup subgolongan 6511 s.d 6519.<br />

misal : baitul maal wantanwil (BMT)<br />

659 Jasa perantara keuangan lainnya<br />

6591 Sewa guna usaha (leasing)<br />

65910 Sewa guna usaha (leasing)<br />

6592 Pembiayaan nonleasing<br />

65921 Pembiayaan anjak piutang (factoring)<br />

65922 Pembiayaan konsumen (consumers credit)<br />

65923 Pembiayaan kartu kredit (credit card)<br />

65929 Pembiayaan nonleasing lainnya<br />

Selain yang tercakup dalam kelompok 65921<br />

sampai 65923.<br />

6593 Modal ventura (venture capital)<br />

65930 Modal ventura (venture capital)<br />

6594 Pegadaian<br />

65940 Pegadaian<br />

6595 Koperasi simpan pinjam/unit simpan pinjam<br />

65950 Koperasi simpan pinjam/unit simpan pinjam<br />

6599 Jasa perantara keuangan yang tidak diklasifikasikan<br />

di tempat lain<br />

65991 Jasa merger dan akuisisi<br />

65999 Jasa perantara keuangan lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

Yang tidak diklasifikasikan di tempat lain,<br />

seperti: rentenir, credit union.<br />

66 ASURANSI DAN DANA PENSIUN<br />

660 Asuransi dan dana pensiun<br />

6601 Asuransi jiwa<br />

66010 Asuransi jiwa<br />

6602 Dana pensiun<br />

66020 Dana pensiun<br />

Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib<br />

yang diselenggarakan pemerintah untuk<br />

kepentingan masyarakat/umum masuk<br />

subgolongan 7530.<br />

6603 Asuransi non-jiwa<br />

66030 Asuransi non-jiwa<br />

67 JASA PENUNJANG PERANTARA KEUANGAN<br />

671 Jasa penunjang perantara keuangan kecuali asuransi<br />

dan dana pensiun<br />

6711 Administrasi pasar modal<br />

67111 Bursa efek<br />

67112 Lembaga kliring dan penjaminan<br />

67113 Lembaga penyimpanan dan penyelesaian<br />

6712 Jasa yang berkaitan dengan efek<br />

67121 Penjamin emisi efek (underwriter)<br />

67122 Perantara pedagang efek (broker dealer)<br />

Jual beli efek untuk kepentingan sendiri masuk<br />

subgolongan 65999.<br />

67123 Manager investasi<br />

6713 Jasa perantara keuangan yang menunjang kegiatan<br />

administrasi pasar modal dan jasa yang berkaitan<br />

dengan efek<br />

67131 Wali amanat (trustee)<br />

67132 Biro administrasi efek<br />

67133 Kustodian<br />

67134 Lembaga pemeringkat efek<br />

6719 Jasa penunjang keuangan lainnya<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

67191 Jasa penukaran mata uang (money changer)<br />

67199 Jasa penunjang keuangan lainnya yang tidak<br />

diklasifikasikan di tempat lain<br />

672 Jasa penunjang asuransi dan dana pensiun<br />

6720 Jasa penunjang asuransi dan dana pensiun<br />

67201 Agen asuransi<br />

67202 Adjuster<br />

67203 Aktuaria<br />

67204 Broker asuransi<br />

67209 Jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 67201 s.d<br />

67204.<br />

K REAL ESTAT, USAHA PERSEWAAN DAN JASA<br />

PERUSAHAAN<br />

70 REAL ESTAT<br />

701 Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa dan<br />

asrama<br />

7010 Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa dan<br />

asrama<br />

70101 Real estat yang dimiliki sendiri atau disewa<br />

Perusahaan real estate yang melakukan kegiatan<br />

konstruksi masuk subgolongan 4521;<br />

pengusahaan hotel atau tempat penginapan<br />

lainnya masuk golongan 551<br />

70102 Asrama (bourding house)<br />

702 Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak<br />

7020 Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak<br />

70200 Real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak<br />

703 Kawasan pariwlsata dan penyediaan sarana wisata<br />

tirta<br />

7031 Kawasan pariwisata<br />

70310 Kawasan pariwisata<br />

7032 Penyediaan sarana wisata tirta<br />

70320 Penyediaan sarana wisata tirta<br />

71 JASA PERSEWAAN MESIN DAN PERALATANNYA<br />

(TANPA OPERATOR), BARANG-BARANG<br />

KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI<br />

711 Persewaan alat-alat transportasi<br />

7111 Persewaan alat transportasi darat<br />

71110 Persewaan alat transportasi darat<br />

Persewaan atau leasing alat transportasi darat<br />

dengan operatornya dicakup dalam subgolongan<br />

6022 dan 6023; sewa guna usaha (financial<br />

leasing) dicakup dalam subgolongan 6591.<br />

Persewaan sepeda dicakup dalam subgolongan<br />

7130.<br />

7112 Persewaan alat transportasi air<br />

71120 Persewaan alat transportasi air<br />

Persewaan alat transportasi air dengan<br />

operatornya masuk golongan pokok 61<br />

7113 Persewaan alat transportasi udara


71130 Persewaan alat transportasi udara<br />

Persewaan alat transportasi udara dengan<br />

operatornya masuk golongan pokok 62<br />

712 Persewaan mesin lainnya dan peralatannya<br />

7121 Persewaan mesin pertanian dan peralatannya<br />

71210 Persewaan mesin pertanian dan peralatannya<br />

Persewaan mesin dan peralatan/ perlengkapan<br />

pertanian dengan operatornya masuk<br />

subgolongan 0140<br />

7122 Persewaan mesin konstruksi dan teknik sipil dan<br />

peralatannya<br />

71220 Persewaan mesin konstruksi dan teknik sipil dan<br />

peralatannya<br />

Persewaan mesin dan peralatan/ perlengkapan<br />

konstruksi dan teknik sipil dengan operatornya<br />

masuk subgolongan 4550<br />

7123 Persewaan mesin kantor dan peralatannya (termasuk<br />

komputer)<br />

71230 Persewaan mesin kantor dan peralatannya (termasuk<br />

komputer)<br />

7129 Persewaan mesin lainnya dan peralatannya yang<br />

tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />

71290 Persewaan mesin lainnya dan peralatannya yang<br />

tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />

713 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />

dan pribadi yang tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />

7130 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />

dan pribadi yang tidak diklasifikasikan di tempat lain<br />

71301 Persewaan alat-alat pesta<br />

71302 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />

dan pribadi<br />

71303 Persewaan barang-barang hasil pencetakan dan<br />

penerbitan<br />

71304 Persewaan barang-barang hasil perekaman<br />

71305 Persewaan barang-barang peralatan olah raga dan<br />

peralatan musik<br />

71306 Persewaan bunga dan tanaman hias<br />

71309 Persewaan barang-barang keperluan rumah tangga<br />

dan pribadi lainnya yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain<br />

Selain kelompok 71301 s.d. 71306, seperti:<br />

kapal pesiar, dll.<br />

72 JASA KOMPUTER DAN KEGIATAN YANG TERKAIT<br />

721 Jasa konsultasi piranti keras (hardware consulting)<br />

7210 Jasa konsultasi piranti keras (hardware consulting)<br />

72100 Jasa konsultasi piranti keras (hardware consulting)<br />

Kegiatan yang sama oleh unit penjualan<br />

komputer masuk subgolongan 3000, 5150,<br />

5239, 5350, dan 5450.<br />

722 Jasa konsultasi piranti lunak<br />

7220 Jasa konsultasi piranti lunak<br />

72200 Jasa konsultasi piranti lunak<br />

Kegiatan yang sama berkaitan dengan piranti<br />

lunak masuk subgolongan 5239<br />

723 Pengolahan data<br />

7230 Pengolahan data<br />

72300 Pengolahan data<br />

724 Jasa kegiatan data base<br />

7240 Jasa kegiatan data base<br />

72400 Jasa kegiatan data base<br />

Penyediaan data oleh perpustakaan dan arsip<br />

masuk subgolongan 9231.<br />

725 Perawatan dan reparasi mesin-mesin kantor,<br />

akuntansi, dan komputer<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

7250 Perawatan dan reparasi mesin-mesin kantor,<br />

akuntansi, dan komputer<br />

72500 Perawatan dan reparasi mesin-mesin kantor, akutansi<br />

dan komputer<br />

729 Kegiatan lain yang berkaitan dengan komputer<br />

7290 Kegiatan lain yang berkaitan dengan komputer<br />

72900 Kegiatan lain yang berkaitan dengan komputer<br />

Yang belum tercakup dalam golongan 721 s.d.<br />

725.<br />

73 PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (SWASTA)<br />

731 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />

alam dan teknologi<br />

7311 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />

alam<br />

73110 Penelitian dan pengetahuan ilmu pengetahuan alam<br />

7312 Penelitian dan pengembangan ilmu teknologi dan<br />

rekayasa (engineering)<br />

73120 Penelitian dan pengembangan ilmu teknologi dan<br />

rekayasa (engineering)<br />

732 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />

sosial dan humaniora<br />

7321 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />

sosial<br />

73210 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan<br />

sosial<br />

Penelitian pasar dan pemasaran (market<br />

research) masuk subgolongan 7413.<br />

7322 Penelitian dan pengembangan humaniora<br />

73220 Penelitian dan pengembangan humaniora<br />

74 JASA PERUSAHAAN LAINNYA<br />

741 Jasa hukum, akuntansi dan pembukuan, konsultasi<br />

pajak, penelitian pasar, dan konsultasi bisnis dan<br />

manajemen<br />

7411 Jasa hukum<br />

74110 Jasa hukum<br />

Peradilan masuk subgolongan 7523.<br />

7412 Jasa akuntansi dan perpajakan<br />

74120 Jasa akuntansi dan perpajakan<br />

Kegiatan yang mencakup konsultasi manajemen<br />

oleh suatu unit yang tidak menyediakan jasa<br />

akuntansi dan audit masuk subgolongan 7414.<br />

7413 Jasa riset pemasaran<br />

74130 Jasa riset pemasaran<br />

7414 Jasa konsultasi bisnis dan manajemen<br />

74140 Jasa konsultasi bisnis dan manajemen<br />

742 Jasa konsultasi arsitek, kegiatan teknik dan rekayasa,<br />

serta analisis dan testing<br />

7421 Jasa konsultasi arsitek, kegiatan teknik dan rekayasa<br />

(engineering)<br />

74210 Jasa konsultasi arsitek, kegiatan teknik dan rekayasa<br />

(engineering)<br />

Seperti: design bangunan, pengawasan<br />

konstruksi, perencanaan kota, konsultasi<br />

kegiatan teknik dan rekayasa, seperti: rekayasa<br />

bangunan sipil, rekayasa hidrolik, rekayasa lalu<br />

lintas, rekayasa listrik, rekayasa elektronika, dan<br />

sebagainya; konsultasi penyelidikan geologi,<br />

serta survei dan pemetaan.<br />

7422 Analisis dan testing<br />

74220 Analisis dan testing<br />

743 Jasa periklanan<br />

7430 Jasa periklanan<br />

74300 Jasa periklanan<br />

Pengujian medis masuk subgolongan 8519.<br />

749 Jasa perusahaan lainnya yang tidak diklasifikasikan di<br />

tempat lain


7491 Jasa penyeleksian dan penyediaan tenaga kerja<br />

74910 Jasa penyeleksian dan penyediaan tenaga kerja<br />

7492 Jasa penyelidikan dan keamanan<br />

74920 Jasa penyelidikan dan keamanan<br />

Penjagaan dengan sistem instalasi alarm<br />

dimasukkan dalam subgolongan 4531.<br />

Penyelidikan yang berhubungan dengan<br />

perasuransian masuk subgolongan 6720.<br />

7493 Jasa kebersihan gedung<br />

74930 Jasa kebersihan gedung<br />

7494 Jasa fotografi<br />

74940 Jasa fotografi<br />

Pencucian karpet dan permadani serta<br />

pembersihan gorden masuk subgolongan 9301;<br />

jasa binatu, kegiatan jasa kebersihan gedung<br />

yang dilakukan oleh pekerja yang melayani<br />

rumah tangga masuk subgolongan 9500<br />

Produksi film untuk bioskop dan video dan<br />

distribusinya masuk subgolongan 9211<br />

7495 Jasa pengepakan<br />

74950 Jasa pengepakan<br />

7499 Jasa perusahaan yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />

lain<br />

74990 Jasa perusahaan yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />

lain<br />

L ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, PERTAHANAN<br />

DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB<br />

75 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, PERTAHANAN<br />

DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB<br />

751 Administrasi pemerintahan, dan kebijaksanaan<br />

ekonomi dan sosial<br />

7511 Kegiatan pemerintahan umum<br />

75111 Lembaga legislatif<br />

75112 Penyelenggaraan pemerintah negara dan<br />

kesekretariatan negara<br />

75113 Lembaga eksekutif keuangan, perpajakan dan bea<br />

cukai<br />

75114 Lembaga eksekutif perencanaan<br />

Mencakup kegiatan lembaga pemerintah di<br />

bidang perencanaan dalam merumuskan<br />

koordinasi kebijaksanaan, termasuk juga<br />

kegiatan kesekretariatannya.<br />

75115 Lembaga yudikatif<br />

7512 Pembinaan kesehatan, pendidikan, kebudayaan dan<br />

pelayanan sosial, kecuali jaminan sosial wajib (social<br />

security)<br />

75121 Pembinaan pendidikan<br />

75122 Pembinaan kesehatan<br />

75123 Pembinaan perumahan dan lingkungan hidup<br />

75124 Pembinaan pelayanan kesejahteraan sosial<br />

75125 Pembinaan keagamaan<br />

75126 Pembinaan penerangan<br />

75127 Pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/ olahraga<br />

75129 Pembinaan pelayanan sosial lainnya selain kesehatan,<br />

pendidikan, keagamaan dan kebudayaan<br />

Yang belum termasuk dalam kelompok 75121<br />

s.d. 75127.<br />

7513 Kegiatan lembaga pemerintah untuk menciptakan<br />

efisiensi produksi dan bisnis<br />

75131 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang pertanian<br />

75132 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang<br />

pertambangan dan penggalian<br />

75133 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang perindustrian<br />

75134 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang listrik, gas<br />

dan air<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

75135 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang konstruksi<br />

75136 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang perdagangan<br />

dan pariwisata<br />

75137 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang perhubungan<br />

dan komunikasi<br />

75138 Kegiatan lembaga pemerintahan bidang<br />

ketenagakerjaan dan transmigrasi<br />

75139 Kegiatan lembaga pemerintahan untuk menciptakan<br />

efisiensi produksi dan bisnis lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam kelompok 75131<br />

s.d. 75138, seperti: Menpan.<br />

7514 Lembaga pemerintah non departemen dengan tugas<br />

khusus<br />

75140 Lembaga pemerintah nondeartemen dengan tugas<br />

khusus<br />

Lembaga pemerintahan nondepartemental yang<br />

bertugas melakukan penelitian dan<br />

pengembangan masuk subgolongan 7311, 7312,<br />

7321, dan 7322.<br />

752 Hubungan luar negeri, pertahanan dan keamanan<br />

7521 Hubungan luar negeri<br />

75210 Hubungan luar negeri<br />

7522 Pertahanan<br />

Semua kegiatan yang dikelola oleh Departemen<br />

Luar Negeri, antara lain kegiatan administrasi<br />

dan operasional yang ditempatkan di luar negeri<br />

75221 Lembaga pertahanan dan angkatan bersenjata<br />

75222 Angkatan darat<br />

75223 Angkatan udara<br />

75224 Angkatan laut<br />

7523 Keamanan dan ketertiban dan lembaga peradilan<br />

75231 Kepolisian<br />

75232 Pertahanan sipil<br />

Termasuk juga kegiatan polisi rahasia (dtektif).<br />

Dikelola serta dibiayai oleh masyarakat untuk<br />

kepentingan keamanan dan ketertiban<br />

lingkungan.<br />

75233 Lembaga peradilan<br />

753 Jaminan sosial wajib<br />

7530 Jaminan sosial wajib<br />

75300 Jaminan sosial wajib<br />

Seperti: jaminan sosial kesehatan, kecelakaan,<br />

pengangguran, dan pensiun, melahirkan, cacat<br />

tubuh dan sebagainya.<br />

M JASA PENDIDIKAN<br />

80 JASA PENDIDIKAN<br />

801 Jasa pendidikan dasar<br />

8011 Jasa Pendidikan dasar pemerintah<br />

80111 Jasa pendidikan pra sekolah pemerintah<br />

80112 Jasa Pendidikan sekolah dasar pemerintah<br />

80113 Jasa pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama<br />

pemerintah<br />

8012 Jasa pendidikan dasar swasta<br />

80121 Jasa pendidikan pra sekolah swasta<br />

80122 Jasa pendidikan sekolah dasar swasta<br />

80123 Sekolah lanjutan tingkat pertama swasta<br />

802 Jasa pendidikan menengah<br />

8021 Jasa pendidikan menengah pemerintah<br />

80211 Jasa pendidikan sekolah menengah umum<br />

pemerintah<br />

80212 Jasa pendidikan sekolah menengah kejuruan<br />

pemerintah<br />

8022 Jasa pendidikan menengah swasta<br />

80221 Jasa pendidikan sekolah menengah umum swasta


Termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan<br />

khusus sederajat, seperti: SMU, madrasah<br />

aliyah, dan sekolah luar biasa menengah tingkat<br />

atas.<br />

80222 Jasa pendidikan sekolah menengah kejuruan swasta<br />

803 Jasa pendidikan tinggi<br />

8031 Jasa pendidikan tinggi pemerintah<br />

80311 Jasa pendidikan tinggi program gelar pemerintah<br />

80312 Jasa pendidikan tinggi program nongelar pemerintah<br />

8032 Jasa pendidikan tinggi swasta<br />

80321 Jasa pendidikan tinggi program gelar swasta<br />

80322 Jasa pendidikan tinggi program nonglar swasta<br />

809 Jasa pendidikan lainnya<br />

8091 Jasa pendidikan pemerintah lainnya<br />

80910 Jasa pendidikan pemerintah lainnya<br />

seperti: kursus pegawai administrasi, kursus<br />

pegawai administrasi atas, kursus pendidikan<br />

guru, balai pelatihan teknik, kursus<br />

kecantikan,elompok belajar paket A dan B, serta<br />

kelompok belajar usaha bag! orang dewasa.<br />

8092 Jasa pendidikan swasta lainnya<br />

80921 Jasa pendidikan komputer swasta<br />

80922 Jasa pendidikan bahasa swasta<br />

80923 Jasa pendidikan kecantikan dan kepribadian swasta<br />

80929 Jasa Pendidikan Keterampilan Swasta Lainnya<br />

Yang belum dicakup dalam kelompok 80921 s.d<br />

80923.<br />

N JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL<br />

85 JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL<br />

851 Jasa kesehatan manusia<br />

8511 Jasa rumahsakit<br />

85111 Jasa rumahsakit pemerintah<br />

85112 Jasa poliklinik pemerintah<br />

85113 Jasa rumahsakit swasta<br />

85114 Jasa klinik swasta<br />

85119 Jasa rumahsakit lainnya<br />

Selain yang tercakup dalam kelompok 85111 s.d<br />

85114.<br />

8512 Praktek dokter dan dokter gigi<br />

85121 Praktek dokter umum<br />

85122 Praktek dokter spesialis<br />

85123 Praktek dokter gigi<br />

8519 Jasa pelayanan kesehatan lainnya<br />

85191 Jasa pelayanan kesehatan oleh paramedis<br />

85192 Jasa pelayanan kesehatan tradisional<br />

85193 Jasa pelayanan penunjang kesehatan<br />

Seperti: laboratorium, gudang farmasi, balai<br />

POM, bank mata, bank darah dan pelayanan<br />

penunjang medik lainnya.<br />

852 Jasa kesehatan hewan<br />

8520 Jasa kesehatan hewan<br />

85200 Jasa kesehatan hewan<br />

853 Jasa kegiatan sosial<br />

8531 Jasa kegiatan sosial di dalam panti<br />

85311 Panti wreda pemerintah<br />

85312 Panti wreda swasta<br />

85313 Panti asuhan pemerintah<br />

85314 Panti asuhan swasta<br />

85319 Panti sosial lainnya<br />

8532 Jasa kegiatan sosial di luar panti<br />

85321 Kegiatan sosial pemerintah di luar panti<br />

85322 Kegiatan sosial swasta di luar panti<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

O JASA KEMASYARAKATAN. SOSIAL BUDAYA,<br />

HIBURAN DAN PERORANGAN LAINNY<br />

90 JASA KEBERSIHAN<br />

900 Jasa kebersihan<br />

9000 Jasa kebersihan<br />

90001 Jasa kebersihan pemerintah<br />

90002 Jasa kebersihan swasta<br />

91 KEGIATAN ORGANISASI YANG TIDAK<br />

DIKLASIFIKASIKAN DI TEMPAT LAIN<br />

911 Organisasi bisnis, pengusaha dan profesional<br />

9111 Organisasi bisnis dan pengusaha<br />

91110 Organisasi bisnis dan pengusaha<br />

9112 Organisasi profesional<br />

91121 Organisasi sains sosial dan masyarakat<br />

91122 Organisasi sains alami dan teknologi<br />

912 Organisasi buruh<br />

9120 Organisasi buruh<br />

91200 Organisasi buruh<br />

919 Organisasi lainnya<br />

9191 Organisasi keagamaan<br />

91910 Organisasi keagamaan<br />

9192 Organisasi politik<br />

91920 Organisasi politik<br />

9199 Organisasi sosial masyarakat<br />

91990 Organisasi sosial masyarakat<br />

seperti: LSM, KOWANI.<br />

92 JASA REKREASI, KEBUDAYAAN, DAN OLAHRAGA<br />

921 Kegiatan perfilman, radio, televisi, dan hiburan<br />

lainnya<br />

9211 Produksi dan distribusi film, serta video<br />

92111 Produksi dan distribusi film, serta video oleh<br />

pemerintah<br />

Duplikasi film, dan reproduksi audio/ video dari<br />

master copies masuk subgolongan 2230.<br />

92112 Produksi dan distribusi film, serta video oleh swasta<br />

9212 Kegiatan bioskop<br />

92120 Kegiatan bioskop<br />

9213 Kegiatan radio dan televisi<br />

92131 Kegiatan radio dan televisi oleh pemerintah<br />

92132 Kegiatan radio dan televisi oleh swasta<br />

9214 Kegiatan drama, musik dan hiburan lainnya<br />

92141 Kegiatan drama, musik dan hiburan lainnya oleh<br />

pemerintah<br />

Seperti hiburan baik melalui siaran radio dan<br />

televisi maupun tidak, pagelaran musik, dengan<br />

tujuan sebagai media hiburan.<br />

92142 Kegiatan drama, musik dan hiburan lainnya oleh<br />

swasta<br />

92143 Jasa penunjang hiburan<br />

Seperti: jasa juru kamera, juru lampu, juru rias,<br />

penata musik, dan jasa peralatan lainnya<br />

sebagai penunjang seni panggung, agen<br />

penjualan karcis pertunjukkan seni dan hiburan.<br />

9219 Kegiatan hiburan lainnya<br />

92190 Kegiatan hiburan lainnya<br />

Yang belum tercakup dalam subgolongan 9211s.d. 9214<br />

922 Kegiatan kantor berita<br />

9220 Kegiatan kantor berita<br />

92201 Kegiatan kantor berita oleh pemerintah<br />

92202 Kegiatan kantor berita oleh swasta<br />

92203 Pencari berita (free lance)<br />

923 Perpustakaan, arsip, museum, dan kegiatan<br />

kebudayaan lainnya<br />

9231 Perpustakaan dan arsip


92311 Perpustakaan dan arsip pemerintah<br />

92312 Perpustakaan swasta<br />

9232 Museum dan peninggalan sejarah<br />

92321 Museum pemerintah<br />

92322 Museum swasta<br />

92323 Peninggalan sejarah yang dikelola pemerintah<br />

92324 Peninggalan sejarah yang dikelola swasta<br />

9233 Kebun raya, kebun binatang dan taman konservasi<br />

alam<br />

92331 Kebun raya dan kebun binatang<br />

92332 Taman nasional<br />

92333 Taman hutan raya<br />

92334 Taman wisata alam<br />

92335 Hutan lindung, suaka margasatwa dan cagar alam<br />

92336 Taman buru dan kebun buru<br />

92339 Selain kebun raya, kebun binatang dan taman<br />

konservasi alam<br />

Mencakup kegiatan yang belum tercakup pada<br />

kelompok 92331 s.d 92336, seperti: taman laut.<br />

924 Olahraga dan kegiatan rekreasi lainnya<br />

9241 Kegiatan olahraga<br />

92411 Bilyar<br />

92412 Golf<br />

92413 Bowling<br />

92414 Renang<br />

92415 Sepakbola<br />

92416 Tenis lapangan<br />

92417 Kebugaran (fitness)<br />

92418 Sport centre<br />

92419 Kegiatan olahraga lainnya<br />

9242 Jasa rekreasi<br />

92421 Taman rekreasi<br />

92422 Pemandian alam<br />

kegiatan olahraga selain 92411 s.d. 92418.<br />

92423 Kolam pemancingan<br />

92424 Gelanggang permainan dan ketangkasan<br />

92425 Kelab malam (night club) dan atau diskotek<br />

92426 Panti pijat<br />

92427 Panti mandi uap<br />

92428 Karaoke<br />

92429 Jasa rekreasi lainnya<br />

Yang tidak tercakup dalam 92421 s.d. 92428<br />

9243 Objek dan daya tarik wisata minat khusus<br />

92431 Wisata agro<br />

92432 Wisata tirta<br />

92433 Wisata petualangan alam<br />

Misal: outbond, rock climbing.<br />

92434 Wisata gua<br />

92439 Wisata minat khusus lainnya<br />

Yang belum dicakup pada kelompok 92431 s.d<br />

92434.<br />

93 JASA KEGIATAN LAINNYA<br />

930 Jasa kegiatan lainnya<br />

9301 Jasa binatu<br />

93010 Jasa binatu<br />

9302 Pemarigkas rambut dan salon kecantikan<br />

93021 Pangkas rambut<br />

93022 Salon kecantikan<br />

9303 Jasa pemakaman<br />

93030 Jasa pemakaman<br />

9304 Pemeliharaan dan reparasi mobil<br />

93040 Pemeliharaan dan reparasi mobil<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Termasuk pencucian mobil dan usaha perawatan<br />

lainnya.<br />

9305 Pemeliharaan dan reparasi sepeda motor<br />

93050 Pemeliharaan dan reparasi sepeda motor<br />

Termasuk pencucian sepeda motor dan usaha<br />

perawatan lainnya.<br />

9306 Reparasi barang-barang keperluan pribadi dan rumah<br />

tangga<br />

93061 Reparasi barang-barang pribadi<br />

Seperti: jam/ arloji, perhiasan, sepatu, sandal,<br />

koper, tas, dan sebagainya dan bukan<br />

merupakan bagian dari jasa reparasi yang ada<br />

hubungannya dengan pelayanan usaha industri<br />

dan perdagangan besar barang-barang tersebut.<br />

93062 Reparasi barang-barang perlengkapan rumah tangga<br />

Seperti: pemeliharaan dan pemasangan pesawat<br />

radio dan televisi (termasuk pemasangan<br />

antena), perbaikan tape recorder, kulkas, AC,<br />

mesin cuci, seterika listrik, dll<br />

93069 Reparasi lainnya<br />

9309 Jasa lainnya<br />

93091 Jasa penjahitan<br />

Yang belum termasuk kelompok 93041 dan<br />

93042, seperti: perbaikan sepeda, alat-alat<br />

musik, alat-alat olah raga, mainan anak<br />

93092 Jasa penyaluran tenaga kerja<br />

93093 Jasa pelayanan kebugaran<br />

seperti: pijat perorangan/ pijat tuna netra dan<br />

lainnya.<br />

93094 Jasa perorangan yang tidak diklasifikasikan di tempat<br />

lain<br />

Yang belum termasuk dalam kelompok 93091<br />

s.d. 93093, seperti: tukang semir sepatu, tukang<br />

pijat, penunjuk jalan yang dilakukan atas dasar<br />

balas jasa, konsultasi pernikahan, pengelolaan<br />

wc umum.<br />

P JASA PERSEORANGAN YANG MELAYANI RUMAH<br />

TANGGA<br />

95 JASA PERSEORANGAN YANG MELAYANI RUMAH<br />

TANGGA<br />

950 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />

9500 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />

95000 Jasa perseorangan yang melayani rumah tangga<br />

Seperti: juru masak, tukang cuci, tukang kebun,<br />

pengurus rumah tangga, dan pengasuh bayi,<br />

guru private yang mengajar di rumah, sekretaris<br />

pribadi dan sopir pribadi.<br />

Q BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA-<br />

INTERNASIONAL LAINNYA<br />

99 BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA-<br />

INTERNASIONAL LAINNYA<br />

990 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />

lainnya<br />

9900 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />

lainnya<br />

99000 Badan internasional dan badan ekstra-internasional<br />

lainnya<br />

Seperti: kedutaan besar, konsulat, perwakilan<br />

PBB dan suborganisasi, UNICEF, UNESCO, UNDP,<br />

WHO, ILO, ASEAN, dan OPEC.<br />

X KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA<br />

00 KEGIATAN YANG BELUM JELAS BATASANNYA<br />

000 Kegiatan yang belum jelas batasannya<br />

0000 Kegiatan yang belum jelas batasannya


00000 Kegiatan yang belum jelas batasannya<br />

Yang tidak tercakup dalam salah satu golongan<br />

pokok 01 s.d. 99, ataupun yang tidak atau<br />

belum jelas batasannya.<br />

Lampiran 07<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong>


NAMA PERUSAHAAN<br />

Name of Company<br />

:<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

Chamber of Commerce and Industry<br />

KARTU TANDA ANGGOTA BIASA<br />

Certificate of Ordinary Member<br />

No. Anggota/Membership No.: . . . . . . . . . . . .<br />

Formulir A<br />

Lampiran 08 TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Leges Leges Leges Leges<br />

2010 2011 2008 2009<br />

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />

PEMIMPIN PERUSAHAAN JABATAN<br />

:<br />

Person in Charge ……………………………………………………………………………………………… Position<br />

…………………………………………………………………………………<br />

ALAMAT PERUSAHAAN Kode Pos<br />

:<br />

Company’s Address<br />

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />

BIDANG USAHA<br />

Line of Businesses<br />

:<br />

NPWP SURAT IZIN USAHA<br />

Tax registration Number : Business Licence<br />

Number<br />

ADALAH ANGGOTA BIASA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI (KADIN)<br />

is an Ordinary Member of Chamber of Commerce and Industry (<strong>Kadin</strong>)<br />

PROVINSI KABUPATEN/KOTA<br />

:<br />

Province of<br />

District/City<br />

PASFOTO<br />

3 X 4<br />

…………………………………………………………<br />

………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………<br />

…………………………………………………………………….., 2007<br />

Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Provinsi Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Ind<br />

Boards of Directors, <strong>Kadin</strong> of District/City Boards of Directors, <strong>Kadin</strong> of Province Board of Directors, <strong>Kadin</strong> In<br />

..................................................................... .....................................................................<br />

Mohamad S. Hidaya<br />

Ketua/Chairman Ketua Umum/Chairman Ketua Umum/Preside<br />

BERLAKU DARI 1 JANUARI SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER .<br />

Valid as of January 1 up to December 31


NAMA PERUSAHAAN :<br />

NOMOR ANGGOTA BIASA :<br />

1 Akta Pendirian<br />

a. Notaris<br />

b. Nomor<br />

c. Tanggal<br />

2 Akta Perubahan Terakhir<br />

a. Notaris<br />

b. Nomor<br />

c. Tanggal<br />

INFORMASI PERUSAHAAN<br />

A. DATA LEGALITAS PERUSAHAAN B. KOMPETENSI PERUSAHAAN<br />

3 Pendaftaran di Pengadilan Negeri<br />

Nomor/tanggal:<br />

4 Pendaftaran Akta di Departemen Hukum dan HAM RI<br />

BIDANG<br />

JUMLAH<br />

TENAGA<br />

AHLI<br />

NILAI KONTRAK<br />

TAHUN TERAKHI<br />

5 Pengumuman dalam Lembaran Berita negara/Tambahan Berita Negara C. KUALIFIKASI BERDASARKAN KEMAMPUAN PERMODALAN<br />

Nomor/tanggal:<br />

1 Modal statuta<br />

6 Izin PMDN/PMA (coret yang tidak perlu) a. Modal Dasar<br />

Nomor/tanggal: b. Modal Disetor<br />

7 Surat Izin Usaha Perdagangan 2 Modal non-ekuitas<br />

Nomor/tanggal:<br />

3 Neraca<br />

8 Surat Izin Usaha Khusus (Sektoral)<br />

Nomor/tanggal 4 Surat Dukungan Bank<br />

9 NPWP Perusahaan 5 Referensi Proyek dalam 5 Tahun Terakhir<br />

a. Nilai Tertinggi:<br />

10 NPWP Direktur Utama/Penanggungjawab: b. Omzet Tertinggi:<br />

KADIN PROVINSI ...............................................................<br />

Direktur Eksekutif<br />

BERLAKU DARI 1 JANUARI SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER .<br />

Valid as of January 1, up to December 31, .<br />

KADIN KABUPATEN/KOTA ............................................................<br />

Direktur Eksekutif


FORMULIR AT<br />

PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG ANGGOTA TERCATAT<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

NO USAHA PERSEORANGAN-USAHA INFORMAL<br />

01 Nama Pengusaha/Pemilik<br />

02 Alamat Usaha<br />

03 Alamat Rumah Pengusaha<br />

logo<br />

kadinprov<br />

BIDANG USAHA<br />

(pilih sektor usaha yang dominan)<br />

04 Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan<br />

Lampiran 09<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Pertanian Peternakan Perikanan Kehutanan Tumpangsari/mixing farming<br />

05 PERDAGANGAN, PENGINAPAN DAN RUMAH MAKAN<br />

Warung/Toko Kelontong Warung Makan/ Restoran Penginapan Lainnya<br />

06 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN (Cantumkan barang galiannya)<br />

07 INDUSTRI PENGOLAHAN (Cantumkan jenis industri/produknya)<br />

08 JASA-JASA<br />

Angkutan Persewaan Bangunan Jasa Perusahaan Lainnya<br />

Dengan mengisi Formulir di atas, kami menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran isinya,<br />

serta menyatakan bahwa kami akan mematuhi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, AD-ART<br />

<strong>Kadin</strong>, dan ketentuan lainnya dari organisasi <strong>Kadin</strong>.<br />

Catatan: Tanda *) = Pilih yang sesuai<br />

..............................., .......................... 20<br />

(...............................................)<br />

(diisi oleh Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong>da yang bersangkutan)<br />

Pengusaha tersebut di atas terdaftar sebagai Anggota Tercatat pada<br />

<strong>Kadin</strong>da Kabupaten/Kota<br />

...........................................................................


logo<br />

kadinprov<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

KARTU TANDA ANGGOTA TERCATAT<br />

No. Anggota: . . . . . . . . . . . .<br />

NAMA PENGUSAHA<br />

KADIN<br />

:<br />

2007<br />

ALAMAT USAHA :<br />

BIDANG USAHA :<br />

PASFOTO<br />

3 X 4<br />

Lampiran 10<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

........................., .................... 2007<br />

KADIN JAWA TENGAH <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota .............................<br />

Ketua Umum Ketua<br />

Solichedi ............................................


SISTEM PENOMORAN ANGGOTA TERCATAT<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

Lampiran 11<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Nomor keanggotaan Anggota Tercatat <strong>Kadin</strong> terdiri atas 14 digit, yang mengandung unsur-unsur<br />

kode sebagai berikut:<br />

a. Kode Wilayah, terdiri atas 1 digit<br />

b. Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi, terdiri atas 2 digit<br />

c. Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, terdiri atas 2 digit<br />

d. Tanda strip (-), 1 digit<br />

e. Kode Tahun Terdaftar menjadi Anggota, 2 digit<br />

f. Nomor Urut Anggota Tercatat di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat pengusaha tercatat, terdiri atas 6<br />

digit<br />

1 2 3 4 5 - 6 7 8 9 10 11<br />

Nomor Urut Anggota<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi<br />

Kode Wilayah<br />

13 14<br />

Kode Tahun Jadi Anggota<br />

Misalnya: Warteg Bahari menjadi anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (lihat tabel<br />

Kode <strong>Kadin</strong>, Lampiran 06) dengan nomor urut anggota 9876, maka Nomor Keanggotaan<br />

Warteg Bahari pada <strong>Kadin</strong> adalah 20403-009876.<br />

2 0 3 3 7 - 0 0 9 8 7 6<br />

Nomor Urut Anggota Warteg Bahari<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten Jepara<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Jawa Tengah<br />

Kode Wilayah Jawa<br />

2 1<br />

Tahun Warteg Bahari Jadi Anggota


KOP ASOSIASI/HIMPUNAN ……………………………….<br />

SURAT PERNYATAAN<br />

Lampiran12<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Ketua Umum Asosiasi/Himpunan ..................... dengan ini menyatakan bahwa dalam<br />

kepengurusan periode ........ - ......... (daftar pengurus terlampir) tidak ada anggota pengurus<br />

yang merangkap jabatan pada Asosiasi/Himpunan sejenis lainnya. Surat pernyataan ini dibuat<br />

dengan kenyataan yang sebenar-benarnya dan jika terbukti tidak ketidakbenarannya maka<br />

organisasi kami kehilangan hak-haknya sebagai Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> ............... .<br />

stempel<br />

asosiasi/<br />

himpunan<br />

.............., ................ 20<br />

Asosiasi/Himpunan .....................<br />

Ketua Umum<br />

(................................)


KOP SURAT ASOSIASI/HIMPUNAN<br />

Lampiran 13<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Nomor : ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ......................, ............................,<br />

Lampiran : Dokumen pendaftaran ALB <strong>Kadin</strong><br />

Perihal : Pendaftaran/pendaftaran ulang ALB <strong>Kadin</strong><br />

Dengan hormat,<br />

Dengan ini kami, Dewan Pengurus Pusat/Daerah *)<br />

Yth. Dewan Pengurus<br />

<strong>Kadin</strong><br />

......................................................<br />

.<br />

Jalan<br />

......................................................<br />

.<br />

...................................................<br />

..............................................................................................................<br />

..<br />

..............................................................................................................<br />

..<br />

mengajukan permintaan untuk menjadi Anggota Luar Biasa Kamar Dagang dan<br />

Industri pada <strong>Kadin</strong> .....................................................<br />

Untuk keperluan tersebut, bersama ini kami lampirkan data-data mengenai<br />

organisasi kami sebagai berikut:<br />

1. Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga<br />

2. Susunan Dewan Pengurus Periode .......... s/d ..................<br />

3. Daftar Anggota<br />

Sepanjang pengetahuan kami, asosiasi sejenis belum ada. Dengan diterimanya<br />

sebagai Anggota Luar Biasa, kami akan mematuhi seluruh peraturan organisasi<br />

Kamar Dagang dan Industri.<br />

Atas perhatian dan diterimanya permintaan ini, kami ucapkan terima kasih<br />

.................................., ..................................<br />

20<br />

Dewan Pengurus Pusat/Daerah<br />

.........................................................................<br />

.<br />

Ketua Umum/Ketua *)


*) Coret yang tidak perlu<br />

.........................................................................<br />

.


FORMULIR PENDAFTARAN/PENDAFTARAN ULANG<br />

ANGGOTA LUAR BIASA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

Nama Asosiasi/Himpunan:<br />

Alamat:<br />

Lampiran 14<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Tingkat Nasional Tingkat Provinsi Tingkat Kabupaten/Kota<br />

Tel: Fax:<br />

e-mail: website:<br />

Jenis Usaha/Mata Dagangan/Jasa yang dicakup Asosiasi:<br />

Kode Pos:<br />

dengan mengisi Formulir Pendaftaran/Pendaftaran Ulang ini, kami menyatakan akan mematuhi:<br />

1. ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang <strong>Kadin</strong>, AD-ART <strong>Kadin</strong> dan peraturan organisasi <strong>Kadin</strong><br />

lainnya.<br />

3. membayar Uang Iuran bulanan sekaligus untuk sisa tahun takwim pendaftaran organisasi kami;<br />

4. membayar Uang Iuran bulanan tahun takwim berikutnya selama 4 (empat) tahun berturut-turut pada setiap<br />

awal tahun takwim yang bersangkutan;<br />

5. jika ada perubahan status hukum, permodalan dan hal-hal mendasar lainnya pada organisasi kami, kami akan<br />

melakukan Pendaftaran Ulang sesuai tatacara yang ditetapkan <strong>Kadin</strong>.<br />

*) Coret yang tidak perlu<br />

........................................., .................................................., 20<br />

...................................................................<br />

.....................................................<br />

Ketua Umum/Ketua<br />

Ruang ini diisi oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota *)<br />

Kepada yang bersangkutan diberikan<br />

KTA-LB Nomor: .........................................<br />

oleh <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong>/<strong>Kadin</strong> Provinsi/Kabupaten/Kota *)<br />

.........................................................................................................<br />

........................................, ................................, 20<br />

(......................................................................................................)<br />

Ketua Umum/Ketua


NAMA Organisasi<br />

Namer of Organization<br />

ALAMAT ORGANISASI<br />

Organization’s Address<br />

:<br />

:<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

Chamber of Commerce and Industry<br />

KARTU TANDA ANGGOTA LUAR BIASA<br />

Certificate of Extra-Ordinary Member<br />

No. Anggota: . . . . . . . . . . . .<br />

Lampiran 15<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………<br />

KLASIFIKASI USAHA NOMOR KBLI<br />

: ……………………………………………………………………………………………….. ISIC Code<br />

Industrial Classification<br />

PASFOTO<br />

3 X 4<br />

:<br />

ADALAH ANGGOTA LUAR BIASA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI (KADIN)<br />

is an Extra-Ordinary Member of Chamber of Commerce and Industry (<strong>Kadin</strong>)<br />

KABUPATEN/KOTA<br />

District/City<br />

………………………………………………………………………………………………<br />

………………………………………………………………………………<br />

…………………………………………………………………….., 2007<br />

Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> Provinsi Dewan Pengurus <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />

Boards of Directors, <strong>Kadin</strong> of District/City Boards of Rirectors, <strong>Kadin</strong> of Province Board of Directors, <strong>Kadin</strong> <strong>Indonesia</strong><br />

..................................................................... .....................................................................<br />

Mohamad S. Hidayat<br />

Ketua/Chairman Ketua Umum/Chairman Ketua Umum/President<br />

BERLAKU DARI 1 JANUARI SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER .<br />

Valid as of January 1, up to December 31, .<br />

Leges Leges Leges Leges


SISTEM PENOMORAN ANGGOTA LUAR BIASA<br />

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI<br />

Lampiran 15<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Nomor keanggotaan Anggota Luar Biasa <strong>Kadin</strong> terdiri atas 14 digit, yang mengandung unsur-unsur<br />

kode sebagai berikut:<br />

a. Kode Wilayah, terdiri atas 1 digit<br />

b. Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi, terdiri atas 2 digit<br />

c. Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota, terdiri atas 2 digit<br />

d. Tanda strip (-), 1 digit<br />

e. Kode Tahun Terdaftar menjadi Anggota, 2 digit<br />

f. Nomor Urut Anggota di <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota tempat asosiasi/himpunan terdaftar, terdiri atas 6<br />

digit<br />

1 2 3 4 5 - 6 7 8 9 10 11<br />

Nomor Urut Anggota<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Kabupaten/Kota<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Provinsi<br />

Kode Wilayah<br />

13 14<br />

Kode Tahun Jadi Anggota<br />

Misalnya: Asosiasi Eksportir Kopi <strong>Indonesia</strong> (AEKI) menjadi anggota luar biasa di <strong>Kadin</strong> Bandaqr<br />

Lampung, Lampung (lihat tabel Kode <strong>Kadin</strong>, Lampiran 06) dengan nomor urut anggota<br />

11, maka Nomor Keanggotaan AEKI Bandar Lampung pada <strong>Kadin</strong> adalah 10801-<br />

06000011.<br />

1 0 8 0 1 - 0 6 0 0 0 0<br />

Nomor Urut Anggota AEKI Bandar<br />

Lampung<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Bandar Lampung<br />

Kode <strong>Kadin</strong> Lampung<br />

Kode Wilayah Sumatera<br />

1 1<br />

Tahun AEKI Bandar Lampung Jadi<br />

Anggota


No<br />

Urut<br />

Nomor<br />

Anggota<br />

Nama<br />

Perusahaan<br />

DAFTAR ANGGOTA BIASA<br />

KADIN KABUPATEN/KOTA ……………………………………………………<br />

TAHUN ……………………..<br />

Bidang Penanggung Jawab Alamat Kabupaten/Kota SIUP<br />

Usaha Nama Jabatan Jalan Telpon Faksimil; Kota Kodepos SI Sektor<br />

Lampiran 17<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

NPWP<br />

PMDN/<br />

PMA


No<br />

Urut<br />

Nomor<br />

Anggota<br />

Nama Organisasi<br />

Perusahaan/Pengusaha<br />

DAFTAR ANGGOTA LUAR BIASA BIASA<br />

KADIN PROVINSI/KABUPATEN/KOTA ……………………………………………………<br />

TAHUN ……………………………….<br />

Sektor Industri/Sektor Usaha<br />

Jalan/Kota<br />

Alamat<br />

Kode Pos Telpon Faksimil<br />

Lampiran 18<br />

TPPU Anggota <strong>Kadin</strong><br />

Keterangan


DAFTAR ALAMAT EMAIL KADIN PROVINSI DAN KABUPATEN SE-INDONESIA<br />

NANGGROE ACEH DARUSSALAM<br />

PROVINSI NAD kadinnad@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Banda Aceh kot.bandaaceh@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Sabang kot.sabang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Besar kab.acehbesar@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Pidie kab.pidie@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Utara kab.acehutara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Tengah kab.acehtengah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Barat kab.acehbarat@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Selatan kab.acehselatan@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Timur kab.acehtimur@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Tenggara kab.acehtenggara@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Bireuen kab.bireuen@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Simeuleu kab.simeuleu@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Singkil kab.acehsingkil@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Lhokseumawe kot.lhokseumawe@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Langsa kot.langsa@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Barat Daya kab.acehbaratdaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Gayo Lues kab.gayolues@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Nagan Raya kab.naganraya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Tamiang kab.acehtamiang@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Aceh Jaya kab.acehjaya@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

Bener Meriah kab.benermeriah@nad.kadin-indonesia.or.id<br />

SUMATERA UTARA<br />

PROVINSI SUMUT kadinsumut@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Medan kot.medan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Binjai kot.binjai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tanjung Balai kot.tanjungbalai@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tebing Tinggi kot.tebingtinggi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pematang Siantar kot.pematangsiantar@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Sibolga kot.sibolga@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Padang Sidempuan kot.padangsidempuan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Deli Serdang kab.deliserdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Langkat kab.langkat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Karo kab.karo@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Simalungun kab.simalungun@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Asahan kab.asahan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Labuhan Batu kab.labuhanbatu@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Tapanuli Tengah kab.tapanulitengah@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Tapanuli Utara kab.tapanuliutara@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Tapanuli Selatan kab.tapanuliselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Nias kab.nias@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Dairi kab.dairi@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Toba Samosir kab.tobasamosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Mandailing Natal kab.mandailing@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Serdang Bedagai kab.serdang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Nias Selatan kab.niasselatan@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Pakpak Bharat kab.pakpakbarat@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Humbang Hasundutan kab.humbang@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

Samosir kab.samosir@sumut.kadin-indonesia.or.id<br />

SUMATERA BARAT<br />

PROVINSI SUMBAR kadinsumbar@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Padang kot.padang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bukittinggi kot.bukittinggi@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Payakumbuh kot.payakumbuh@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Padang Panjang kot.padangpanjang@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Solok kot.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Sawah Lunto kot.sawahlunto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Pasaman kab.pasaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Agam kab.agam@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

1


Lima Puluh Koto kab.koto@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Tanah Datar kab.tanahdatar@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Solok kab.solok@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sawahlunto/Sijunjung kab.sijunjung@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Padang Pariaman kab.padangpariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Pesisir Selatan kab.pesisirselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Solok Selatan kab.solokselatan@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Pasaman Barat kab.pasamanbarat@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pariaman kab.pariaman@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Dharmas Raya kab.dharmas@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kepulauan Mentawai kab.mentawai@sumbar.kadin-indonesia.or.id<br />

RIAU<br />

PROVINSI RIAU kadinriau@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pekan Baru kot.pekanbaru@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Dumai kot.dumai@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Bengkalis kab.bengkalis@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Kampar kab.kampar@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Indagiri Hulu kab.indagirihulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Indagiri Hilir kab.indagirihilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Kuantan Singingi kab.kuantan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Pelalawan kab.pelalawan@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Rokan Hilir kab.rokanhilir@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Rokan Hulu kab.rokanhulu@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

Siak kab.siak@riau.kadin-indonesia.or.id<br />

JAMBI<br />

PROVINSI JAMBI kadinjambi@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Jambi kot.jambi@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Batang Hari kab.batanghari@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Bungo kab.bungo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Tebo kab.tebo@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Kerinci kab.kerinci@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Merangin kab.merangin@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Sarolangun kab.sarolangun@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Tanjung Jabung Barat kab.tanjungbarat@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Tanjung Jabung Timur kab.tanjungtimur@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

Muaro Jambi kab.muaro@jambi.kadin-indonesia.or.id<br />

BENGKULU<br />

PROVINSI BENGKULU kadinbengkulu@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bengkulu kot.bengkulu@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Bengkulu Utara kab.bengkuluutara@@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Bengkulu Selatan kab.bengkuluselatan@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Rejang Lebong kab.rejanglebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Muko-muko kab.Muko2@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Seluma kab.seluma@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Kaur kab.kaur@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Lebong kab.lebong@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

Kepahyang kab.kepahyang@bengkulu.kadin-indonesia.or.id<br />

SUMATERA SELATAN<br />

PROVINSI SUMSEL kadinsumsel@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Palembang kot.palembang@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Banyuasin kab.banyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Musi Banyuasin kab.musibanyuasin@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Musi Rawas kab.musirawas@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Ogan Komering Ilir kab.ogankilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Ogan Komering Ulu kab.ogankulu@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Muara Enim kab.muaraenim@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Lahat kab.lahat@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Ogan Komering Ulu Timur kab.ogankulutimur@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Ogan Komering Ulu Selatan kab.ogankuluselatan@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Ogan ilir kab.oganilir@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Lubuk Linggau kot.lubuklinggau@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pagar Alam kot.pagaralam@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

2


Kota Prabumulih kot.prabumulih@sumsel.kadin-indonesia.or.id<br />

LAMPUNG<br />

PROVINSI LAMPUNG kadinlampung@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bandar Lampung kot.bandarlampung@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Lampung Utara kab.lampungutara@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Lampung Barat kab.lampungbarat@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Lampung Tengah kab.lampungtengah@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Lampung Selatan kab.lampungselatan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Metro kab.kot.metro@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Tulang Bawang kab.tulangbawang@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Tanggamus kab.tanggamus@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Way Kanan kab.waykanan@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

Lampung Timur kab.lampungtimur@lampung.kadin-indonesia.or.id<br />

BANGKA BELITUNG<br />

PROVINSI BANGKA BELITUNG <strong>Kadin</strong>babel@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pangkal Pinang kot.pangkalpinang@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

Bangka kab.bangka@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

Belitung kab.belitung@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

Bangka Tengah kab.bangkatengah@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

Bangka Barat kab.bangkabarat@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

Belitung Timur kab.belitungtimur@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

Bangka Selatan kab.bangkaselatan@babel.kadin-indonesia.or.id<br />

KEPULAUAN RIAU<br />

PROVINSI KEPULAUAN RIAU kadinkepri@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tanjung Pinang kot.tanjungpinang@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Batam kot.batam@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

Bintan kab.bintan@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

Karimun kab.karimun@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

Natuna kab.natuna@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

Lingga kab.lingga@kepri.kadin-indonesia.or.id<br />

JAWA BARAT<br />

PROVINSI JAWA BARAT kadinjabar@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bandung kot.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bogor kot.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Sukabumi kot.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Cirebon kot.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Bekasi kab.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Karawang kab.karawang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Purwakarta kab.purwakarta@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Subang kab.subang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Bogor kab.bogor@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sukabumi kab.sukabumi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Cianjur kab.cianjur@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Bandung kab.bandung@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Garut kab.garut@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sumedang kab.sumedang@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Tasikmalaya kab.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Ciamis kab.ciamis@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kuningan kab.kuningan@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Cirebon kab.cirebon@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Indramayu kab.indramayu@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Majalengka kab.majalengka@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bekasi kot.bekasi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Depok kot.depok@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Cimahi kot.cimahi@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tasikmalaya kot.tasikmalaya@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Banjar kot.banjar@jabar.kadin-indonesia.or.id<br />

DKI JAKARTA<br />

PROVINSI DKI JAKARTA kadindki@kadin-indonesia.or.id<br />

Jakarta Pusat kot.jakartapusat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

Jakarta Barat kot.jakartabarat@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

Jakarta Selatan kot.jakartaselatan@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

3


Jakarta Timur kot.jakartatimur@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

Jakarta Utara kot.jakartautara@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

Kepulauan Seribu kab.kplseribu@Jakarta.kadin-indonesia.or.id<br />

JAWA TENGAH<br />

PROVINSI JAWA TENGAH kadinjateng@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Semarang kot.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tegal kot.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pekalongan kot.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Salatiga kot.salatiga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Magelang kot.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Surakarta kot.surakarta@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Semarang kab.semarang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kendal kab.kendal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Demak kab.demak@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Grobogan kab.grobogan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Pekalongan kab.pekalongan@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Batang kab.batang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Pemalang kab.pemalang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Tegal kab.tegal@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Brebes kab.brebes@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Banyumas kab.banyumas@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Cilacap kab.cilacap@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Banjarnegara kab.banjarnegara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Purbalingga kab.purbalingga@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Magelang kab.magelang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Temanggung kab.temanggung@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Wonosobo kab.wonosobo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Purworejo kab.purworejo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kebumen kab.kebumen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Pati kab.pati@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kudus kab.kudus@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Jepara kab.jepara@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Blora kab.blora@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Sukoharjo kab.sukoharjo@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Klaten kab.klaten@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Rembang kab.rembang@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Sragen kab.sragen@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Boyolali kab.boyolali@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Karanganyar kab.karanganyar@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

Wonogiri kab.wonogiri@jateng.kadin-indonesia.or.id<br />

D I YOGYAKARTA<br />

PROVINSI DI YOGYAKARTA kadindiy@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Yogyakarta kot.yogyakarta@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

Bantul kab.bantul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

Sleman kab.sleman@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

Kulon Progo kab.kulonprogo@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

Gunung Kidul kab.gunungkidul@yogya.kadin-indonesia.or.id<br />

JAWA TIMUR<br />

PROVINSI JAWA TIMUR kadinjatim@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Surabaya kot.surabaya@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Malang kot.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Kediri kot.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Madiun kot.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Blitar kot.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Mojokerto kot.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pasuruan kot.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Probolinggo kot.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Gresik kab.gresik@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Sidoarjo kab.sidoarjo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Mojokerto kab.mojokerto@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Jombang kab.jombang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Bojonegoro kab.bojonegoro@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

4


Tuban kab.tuban@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Lamongan kab.lamongan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Madiun kab.madiun@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Magetan kab.magetan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Ngawi kab.ngawi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Ponorogo kab.ponorogo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Pacitan kab.pacitan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kediri kab.kediri@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Nganjuk kab.nganjuk@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Blitar kab.blitar@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Tulungagung kab.tulungagung@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Trenggalek kab.trenggalek@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Malang kab.malang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Pasuruan kab.pasuruan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Probolinggo kab.probolinggo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Lumajang kab.lumajang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Bondowoso kab.bondowoso@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Situbondo kab.situbondo@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Jember kab.jember@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Banyuwangi kab.banyuwangi@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Pamekasan kab.pamekasan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Sampang kab.sampang@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Sumenep kab.sumenep@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Bangkalan kab.bangkalan@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Batu kot.batu@jatim.kadin-indonesia.or.id<br />

BANTEN<br />

PROVINSI BANTEN kadinbanten@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tangerang kot.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Cilegon kot.cilegon@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

Serang kab.serang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

Lebak kab.lebak@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

Pandeglang kab.pandeglang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

Tangerang kab.tangerang@banten.kadin-indonesia.or.id<br />

KALIMANTAN BARAT<br />

PROVINSI KALBAR kadinkalbar@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pontianak kot.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sambas kab.sambas@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Pontianak kab.pontianak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sanggau kab.sanggau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sintang kab.sintang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kapuas Hulu kab.kapuashulu@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Ketapang kab.ketapang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Landak kab.landak@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Bengkayang kab.bengkayang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Melawi kab.melawi@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sekadau kab.sekadau@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Singkawang kot.singkawang@kalbar.kadin-indonesia.or.id<br />

KALIMANTAN TENGAH<br />

PROVINSI KALTENG kadinkalteng@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Palangka Raya kot.palangkaraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kapuas kab.kapuas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kotawaringin Barat kot.waringinbarat@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Kotawaringin Timur kot.waringintimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Barito Utara kab.baritoutara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Barito Selatan kab.baritoselatan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Pulang Pisau kab.pulangpisau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Gunung Mas kab.gunungmas@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Sukamara kab.sukamara@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Lamandau kab.lamandau@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Katingan kab.katingan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Seruyan kab.seruyan@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Murung Raya kab.murungraya@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

5


Barito Timur kab.baritotimur@kalteng.kadin-indonesia.or.id<br />

KALIMANTAN SELATAN<br />

PROVINSI KALSEL kadinkalsel@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Banjarmasin kot.banjarmasin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Banjar kab.banjar@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Hulu Sungai Utara kab.hulusutara@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Hulu Sungai Tengah kab.hulustengah@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Hulu Sungai Selatan kab.hulusselatan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Baru kot.baru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Barito Kuala kab.baritokuala@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Tapin kab.tapin@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Tabalong kab.tabalong@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Tanah Laut kab.tanahlaut@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Banjar Baru kot.banjarbaru@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Tanah Bumbu kab.tanahbumbu@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Balangan kab.balangan@kalsel.kadin-indonesia.or.id<br />

KALIMANTAN TIMUR<br />

PROVINSI KALTIM kadinkaltim@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Samarinda kot.samarinda@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Balikpapan kot.balikpapan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kutai Kertanegara kab.kutaikertanegara@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Berau kab.berau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Bulungan kab.bulungan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Pasir kab.pasir@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tarakan kot.tarakan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bontang kot.bontang@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kutai Timur kab.kutaitimur@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Kutai Barat kab.kutaibarat@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Nunukan kab.nunukan@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Malinau kab.malinau@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

Penajam Paser Utara kab.penajampaser@kaltim.kadin-indonesia.or.id<br />

SULAWESI UTARA<br />

PROVINSI SULAWESI UTARA kadinsulut@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Manado kot.manado@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bitung kot.bitung@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kepulauan Sangihe kab.sangihe@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Minahasa kab.minahasa@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Bolaang Mongondow kab.bolaang@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Minahasa Utara kab.minahasautara@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Minahasa Selatan kab.minahasaselatan@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tomohon kot.tomohon@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kepulauan Talaud kab.talaud@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

SULAWESI TENGAH<br />

PROVINSI SULAWESI TENGAH kadinsulteng@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Palu kot.palu@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Buol kab.buol@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Donggala kab.donggala@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Poso kab.poso@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Banggai kab.banggai@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Banggai Kepulauan kab.banggaikepulauan@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Tojo Una-Una kab.tojouna2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Toli-Toli kab.toli2@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Parigi Moutong kab.parigimoutong@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

Morowali kab.morowali@sulteng.kadin-indonesia.or.id<br />

SULAWESI TENGGARA<br />

PROVINSI SUL. TENGGARA kadinsultra@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Kendari kot.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Kendari kab.kendari@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Kolaka kab.kolaka@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Muna kab.muna@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Buton kab.buton@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Konawe Selatan kab.konaweselatan@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

6


Bombana kab.bombana@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Wakatobi kab.wakatobi@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Kolaka Utara kab.kolakautara@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bau-bau kot.bau2@sultra.kadin-indonesia.or.id<br />

SULAWESI SELATAN<br />

PROVINSI SUL. SELATAN kadinsulsel@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Makasar kot.makasar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Pare-Pare kot.pare2@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Tana Toraja kab.tanatoraja@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Pinrang kab.pinrang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Enrekang kab.enrekang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Sidenreng Rappang kab.sidenrengrappang@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Pangkajene Kepulauan kab.pangkajene@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Maros kab.maros@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Gowa kab.gowa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Takalar kab.takalar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Jeneponto kab.jeneponto@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Bantaeng kab.bantaeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Bulukumba kab.bulukumba@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Selayar kab.selayar@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Sinjai kab.sinjai@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Bone kab.bone@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Wajo kab.wajo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Luwu kab.luwu@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Luwu Utara kab.luwuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Soppeng kab.soppeng@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Barru kab.barru@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Luwu Timur kab.luwutimur@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Mamuju Utara kab.mamujuutara@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Palopo kot.palopo@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

Mamasa kab.mamasa@sulsel.kadin-indonesia.or.id<br />

GORONTALO<br />

PROVINSI GORONTALO kadingorontalo@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Gorontalo kot.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Gorontalo kab.gorontalo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Boalemo kab.boalemo@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Bone Bolango kab.bonebolango@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

Pohuwato kab.pohuwato@sulut.kadin-indonesia.or.id<br />

SULAWESI BARAT<br />

PROVINSI SULAWESI BARAT kadinsulbar@kadin-indonesia.or.id<br />

Polewali kab.Polewali@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Mamuju kab.mamuju@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Majene kab.majene@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Mamuju Utara kab.mamujuutara@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

Mamasa kab.mamasa@sulbar.kadin-indonesia.or.id<br />

BALI<br />

PROVINSI BALI kadinbali@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Denpasar kot.denpasar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Buleleng kab.buleleng@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Jembrana kab.jembrana@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Badung kab.badung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Tabanan kab.tabanan@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Gianyar kab.gianyar@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Klungkung kab.klungkung@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Bangli kab.bangli@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

Karang Asem kab.karangasem@bali.kadin-indonesia.or.id<br />

NUSA TENGGARA BARAT<br />

PROVINSI NTB kadinntb@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Mataram kot.mataram@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

Lombok Barat kab.lombokbarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

Lombok Tengah kab.lomboktengah@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

Lombok Timur kab.lomboktimur@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

7


Sumbawa kab.sumbawa@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

Dompu kab.dompu@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

Bima kab.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

Sumbawa Barat kab.sumbawabarat@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Bima kot.bima@ntb.kadin-indonesia.or.id<br />

NUSA TENGGARA TIMUR<br />

PROVINSI NTT kadinntt@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Kupang kot.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Sumba Barat kab.sumbabarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Sumba Timur kab.sumbatimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Manggarai kab.manggarai@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Sikka kab.sikka@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Ngada kab.ngada@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Ende kab.ende@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Flores Timur kab.florestimur@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Kupang kab.kupang@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Timor Tengah Selatan kab.timortselatan@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Timor Tengah Utara kab.timortutara@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Belu kab.belu@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Alor kab.alor@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Lembata kab.lembata@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Manggarai Barat kab.manggaraibarat@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

Rote Ndao kab.rotendao@ntt.kadin-indonesia.or.id<br />

MALUKU<br />

PROVINSI MALUKU kadinmaluku@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Ambon kot.ambon@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

Maluku Tengah kab.malukutengah@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

Maluku Tenggara kab.malukutenggara@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

Maluku Tenggara Barat kab.malukutbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

Buru kab.buru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

Seram Bagian Timur kab.serambtimur@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

Seram Bagian Barat kab.serambbarat@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

Kepulauan Aru kab.aru@maluku.kadin-indonesia.or.id<br />

MALUKU UTARA<br />

PROVINSI MALUKU UTARA kadinmalut@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Ternate kot.ternate@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Tidore Kepulauan kot.tidore@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

Halmahera Utara kab.halmaherautara@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

Halmahera Tengah kab.halmaheratengah@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

Halmahera Barat kab.halmaherabarat@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

Halmahera Selatan kab.halmaheraselatan@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

Halmahera Timur kab.halmaheratimur@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

Kepulauan Sula kab.sula@malut.kadin-indonesia.or.id<br />

PAPUA<br />

PROVINSI PAPUA kadinpapua@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Jayapura kot.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Jayapura kab.jayapura@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Biak Numfor kab.biaknumfor@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Sarmi kab.sarmi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Keerom kab.keerom@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Boven Digoel kab.bovendigoel@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Merauke kab.merauke@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Jayawijaya kab.jayawijaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Paniai kab.paniai@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Yapen Waropen kab.yapenwaropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Waropen kab.waropen@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Asmat kab.asmat@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Mappi kab.mappi@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Mimika kab.mimika@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Nabire kab.nabire@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Pegunungan Bintang kab.pegununganbintang@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Puncak Jaya kab.puncakjaya@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

8


Tolikara kab.tolikara@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Yahukimo kab.yahukimo@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

Supiori Kab.supiori@papua.kadin-indonesia.or.id<br />

IRIAN JAYA BARAT<br />

PROVINSI IRIAN JAYA BARAT kadinirjabar@kadin-indonesia.or.id<br />

Kota Sorong kot.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sorong kab.sorong@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Sorong Selatan kab.sorongselatan@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Kaimana kab.kaimana@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Manokwari kab.manokwari@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Raja Ampat kab.rajaampat@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Teluk Bintuni kab.telukbintuni@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Teluk Wondama kab.telukwondama@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

Fak-Fak kab.fak-fak@irjabar.kadin-indonesia.or.id<br />

9

Hooray! Your file is uploaded and ready to be published.

Saved successfully!

Ooh no, something went wrong!