WANITA

mariskalbs

WANITA

NO. 01 APRIL 2013

THE ASSET

Mariska Lubis

Seks, Politik, dan Perempuan

TIPS & TRICK

FOTO POTRET

Wanita Modern dan Isu

Hypogamy

THE VIP / THE AGENT / THE ASSET

ARTI

SEORANG

PEREMPUAN

POTRET

WANITA

D’cinnamons

Spirit dan Inspirasi Wanita

Tips Non Teknis Berburu

Foto Konser Musik


EDITORIAL

POTRET WANITA

Sejauh mana Anda mengenal wanita?

Sejauh identitas ragawi dan sifat

keperempuanannya sajakah? Atau

Anda sudah memahaminya hingga makna

terdalam. Sebatas apa pun itu, jelasnya akan

ada banyak derivasi tentang apa itu wanita.

Sebutkanlah wanita itu saudara kandung

lelaki, wanita penyempurna lelaki, wanita

adalah perempuan dewasa, wanita adalah

seorang ibu sekaligus pendidik, wanita

merupakan manusia mulia dengan sifat

kemanusiaan tinggi, dan pastinya juga tidak

disangkal bahwa wanita adalah pilar bangsa.

Kata ‘wanita’ sendiri diambil dari bahasa

Sansekerta, 2 akar kata yang membentuknya

adalah: ‘wan’ yang berarti menghormati dan

tambahan kata ‘ita’ yang artinya mulia. Akan

tetapi, tidak cukup kita memahami wanita

hanya dari makna kata saja. Lebih dari itu,

untuk memahami wanita (bahkan bagi wanita

itu sendiri) perlu terjun ke dalam lautan pikiran

dan perasaan demi membuka tabir keinginan

hatinya yang seringkali mengelabui mata.

Di edisi Intimata kali ini kami suguhkan kepada

Anda bahasan tema “Wanita” dimana itu

seiring berlalunya Hari Wanita Sedunia pada 8

Maret dan akan hadirnya Hari Kartini pada 21

April. Kami tidak akan menjabarkan

sepenuhnya tentang apa itu wanita tetapi

kami ingin menyajikan kepada Anda sudut

pandang lain tentang tema yang sudah sering

dibahas ini. Mengapa?

HIM

EDITOR IN CHIEF

Itu karena ada banyak alasan yang menyertai

mengapa wanita itu istimewa dan begitu

besar perannya. Baik itu sebagai perempuan

maupun sebagai seorang ibu.

Wanita memiliki kekuatan luar biasa yang tak

pernah dipunyai lawan jenisnya, lelaki, yaitu

tentang cinta, empati dan kesetiaan. Dengan

cintanya dikuatkan langkah orang-orang

bersamanya, dengan empatinya dibangkitkan

mereka yang jatuh, dan dengan kesetiaannya

mendampingi tidak lekang oleh waktu, tidak

pula lebur dengan perubahan.

Wanita sebagai sosok ibu adalah sumber

kehidupan yang tidak akan pernah lepas dari

keberadaan manusia. Dari rahim ibu kelahiran

manusia adanya, seorang ibu

mempertaruhkan nyawa untuk kehidupan

baru. Dari dadanya mengalir air susu yang

menumbuhkan darah, daging dan tulang

manusia. Lebih dari itu ikatan batin dan

kehangatan seorang ibu akan senantiasa

melekat dalam benak sang anak dan

membentuk pribadinya hingga dewasa.

Semoga artikel dan foto yang kami sajikan

dalam edisi ini memberi informasi dan sudut

pandang lain tentang wanita. Kiranya kami

berharap ada pesan moral yang dapat kita

reguk bersama tentang betapa wanita itu

istimewa dan kaum wanita perlu memahami

dirinya sendiri sekaligus mengetahui tentang

apa yang mereka mau.

DEWAN PENASEHAT

AKHMAD HADIAN LUKITA

DION LUTVAN PRAMUDYO

KEMITRAAN

MIKHAEL SEBAYANG

@mikeystroo | +62819.3133.3010

SOCIAL MEDIA

EKO JUSMAR

@kitajimaland

EDITOR IN CHIEF

HIM

@saifanah

ROSALINA WATI

@prettyow

NENI IRYANI

@lilalily9

PENULIS

PENGEMBANGAN BISNIS

anggun nugraha

@PariwisKata

sunaryo kusumo

@caksun

TATA LETAK & DESIGN

abdul aris mustaqin

@arisbronson

WEBSITE MASTER

NUR KHAFIDL

andi abdul muhaimin

@dmuhaimin

fauziah andRi priYaTNo

@zeezeeuzieuzie

ADMINISTRASI DAN KEUANGAN

ida siti nuraida

@Nuraida_ida

REDAKSI DAN KEMITRAAN

JL. KYAI GEDE UTAMA NO. 12 BANDUNG 40132

PHONE. +62.22.2501925 - FAX. +62.22.2516752

www.inifotoku.com

www.intimatamagz.com

APRIL 2013 3


content

NO. 01 APRIL 2013 THE VIP / THE AGENT / THE ASSETS

6

19

23

News

The Asset

Mariska Lubis

Seks, Politik, dan Perempuan

The Hunter

D’cinnamons: Spirit dan Inspirasi Wanita

Earth Hour 2013:

Ini Aksiku Mana Aksimu?

31

Tips & Trick

Foto Potret

26

11

Liputan Khusus

Ketika Penyanyi Wanita Merajai

Panggung Java Jazz 2013

Kontributor

Arti Seorang Perempuan

36

The Agent

Studio 181, Cita-Cita

Mewujud Nyata

13

Review

Wanita Modern dan Isu Hypogamy

15

News

Kereta Khusus Wanita

16

The VIP

Aghnia Nabila, Tekad Kuat dan

Semangat Wanita Muda

32

Tips & Trick

TIPS Non Teknis Berburu Foto Konser

Musik

34

Gear

Metabones Speed Booster,

Lebih Tajam, Lebih Lebar

39

Gallery

APRIL 2013 4


THE ASSET

MARISKA LUBIS

S e k s , P o l i t i k d a n P e r e m p u a n

Persepsi umum yang menunjukkan bahwa

emansipasi itu berhasil ketika perempuan

sudah bisa menduduki posisi penting dalam

masyarakat atau pekerjaan tidak akan ada

artinya ketika mereka tidak mengetahui jati

dirinya sendiri.

““

Teks: Andi A Muhaimin

Photo: Him

APRIL 2013 6


THE ASSET

Seks, politik, dan perempuan memiliki

maknanya sendiri-sendiri tetapi di

tangan Mariska Lubis ketiganya dapat

menjadi keseimbangan yang indah. Sudut

pandang penulis yang satu ini mungkin sulit

dicerna bagi beberapa pihak tetapi

kejujurannya menyuarakan hal-hal yang

dianggap tabu bisa membuka mata kita

melihat kehidupan dari sisi yang lebih utuh.

Penulis yang dikenal lewat telisik dunia seks

itu memaparkan bahwa seks, politik, dan

perempuan memiliki banyak arti dan telah

menginspirasinya menelurkan berbagai tulisan.

Berbincang santai dengan Intimata di

kediamannya, Mariska berbagi pandangan

tentang seks, politik, dan perempuan yang

begitu banyak mewarnai kehidupan dan

keseharian masyarakat.

Ibu 4 orang anak ini menceritakan bahwa

awalnya dia lebih banyak menyoroti

permasalahan sosial, budaya, dan politik. Akan

tetapi, seiring beragam penelusuran yang

dilakukan ternyata banyak kasus berkaitan

dengan seks. Ia pun akhirnya melakukan kajian

mendalam hingga ke pengertian dasar kata

dari ‘seks’ itu sendiri dan seks yang rupanya

selalu dijadikan obyek dalam pandangan

masyarakat.

Mariska mengungkapkan bahwa

permasalahan timbul ketika kata ‘seks’ hanya

ditempatkan sebagai obyek.

Padahal kata ‘seks’ juga bisa menjadi subyek

ataupun predikat (dalam pengertian bahasa).

Dalam kamus pun kata ‘seks’ hanya dikaitkan

dengan gender. Ketika seks hanya dijadikan

obyek maka persepsinya terbentuk dari

subyek yang membicarakannya sehingga

kebanyakan orang berpikir bahwa sakral dan

tabu-nya itu karena porno.

Akan tetapi, saat seks ditempatkan

sebagai subyek maka obyeknya bisa

menjadi bermacam-macam, tidak sekedar

porno atau tabu. Dengan meletakkan seks

sebagai subyek maka orang bisa

mengutarakan beragam hal seperti seks

adalah ilmu pengetahuan atau seks adalah

anugerah yang harus dihormati.

Inilah yang mendorong Mariska menggubah

pola pikir masyarakat bahwa seks itu tidak

selalu porno. Ia pun tidak menggunakan

kata-kata halus seperti cinta atau romansa

namun lebih memilih mengambil jalur ekstrim

dengan mengedepankan kata seks itu sendiri.

Mariska menjelaskan pula tentang hakekat

politik sebagai seni mencapai tujuan maka

dengan menggunakan istilah seks ia ingin

pesannya dapat diterima. Bagi Mariska ada

keterkaitan antara seks dan politik secara

keseluruhan. Pemikiran Mariska tentang seks

berkaitan dengan pollitik dituangkan dalam

bukunya, “Wahai Pemimpin Bangsa!! Belajar

dari Seks Dong!!!”.

APRIL 2013 7


THE ASSET

Banyak filsuf membicarakan tentang seks,

karena seks itu adalah energi luar biasa yang

berpengaruh pada kehidupan sehari-hari.

Ia mencontohkan ketika pria tidak

mendapat ciuman dari pasangannya di pagi

hari kemudian di kantor bisa jadi ia lebih

temperamen. Ada efek psikologis dan energi

dari seks mampu memengaruhi kehidupan

seseorang. Hanya saja seks ini begitu pribadi

sehingga orang cenderung menutupinya.

Mariska mempunyai pemikiran bahwa seks

adalah awal dari kehidupan dan kehidupan itu

sendiri. Tidak ada hal yang tidak berkaitan

dengan seks, baik itu agama, budaya, atau

hukum, semua berkaitan dengan seks. Seks

adalah keseimbangan dan ketika

keseimbangan ini tidak tercapai maka dapat

menjadi akar berbagai permasalahan.

Begitu pula dengan istilah ‘perempuan’

mengalami nasib serupa karena banyak

ditempatkan sebagai obyek dalam

kebahasaan dan pandangan masyarakat.

Ada ironi ketika perempuan Indonesia

berteriak tentang hak dan keadilan tetapi

masih menempatkan diri mereka sebagai

obyek karena sesungguhnya mereka masih

belum bisa menaikan harkat dan martabatnya

sendiri.

Begitu pula ketika perempuan Indonesia

berbicara mengenai kesetaraan gender atau

emansipasi perempuan. Pandangan umum

emansipasi yang berlaku adalah perempuan

harus berkarir atau sekolah tinggi baru

dikatakan perempuan hebat. Menurut Mariska

itu keliru, kesuksesan perempuan harusnya

tidak dinilai dari hal-hal tersebut. Pendidikan

dan pandangan umum inilah yang mendorong

perempuan Indonesia mencari pengakuan

bahwa dirinya lebih hebat dari laki-laki.

Persepsi bahwa emansipasi berhasil ketika

perempuan dapat menduduki posisi penting

dalam masyarakat atau pekerjaan menurut

Mariska tidak akan ada artinya ketika wanita

belum mengetahui jati dirinya. Ketika wanita

belum jujur pada keinginan diri sendiri karena

masih mengikuti persepsi umum mengenai

kesuksesan, kecantikan, dan lainnya maka

perempuan Indonesia belum mampu merdeka

dari diri mereka sendiri.

APRIL 2013 8


THE ASSET

Seks adalah awal dari kehidupan dan

kehidupan itu sendiri.”Tidak ada yang

tidak berkaitan dengan seks, baik

itu agama, budaya, hukum, semua

berkaitan dengan seks.

““

APRIL 2013 9


KONTIBUTOR

Arti seorang

Perempuan

Teks: Mariska Lubis

Seorang perempuan bisa

mengguncang dunia, negara,

bangsa, keluarga, dan pribadi.

Mengguncang dengan sedemikian hebatnya

lewat berbagai cara, baik yang langsung

ataupun tidak langsung, secara cepat atau

bertahap. Memberikan hanya dua

kemungkinan, kehancuran atau kesuksesan,

duka atau bahagia, perang atau damai, neraka

atau surga. Sangat tergantung bagaimana

perempuan itu sendiri mengartikan dirinya.

Fakta sejarah membuktikannya dan

bahkan juga tertulis di dalam setiap buku

yang menjadi pegangan setiap agama di dunia

ini bahwa perempuan memiliki peranan yang

besar di dunia, negara, bangsa, keluarga,

dan pribadi-pribadi. Adam tidak lagi menjadi

penghuni nirwana dan menjadi manusia di

bumi karena Eva, seorang perempuan. Eva

telah berhasil mengguncang. Saya bisa bilang

bahkan Tuhan, surga, neraka dan para setan

serta malaikatnya. Apakah kemudian Eva itu

dianggap menjadi penghancur atau

pembangkit maka itu tergantung pada Eva

sendiri.

Begitu juga halnya dengan saya dan kita

semua sebagai perempuan. Sudahkah kita

mengerti apa arti diri kita sendiri sebagai

manusia yang sudah diberikan berkah sebagai

perempuan. Barangkali ada juga yang

menyesali, ada juga yang tidak suka namun

saya yakin lebih banyak yang belum

mengetahui.

Saya mengartikan diri saya sebagai

perempuan yang merupakan Ibu Pertiwi

dengan Tanah Air, Nusa dan Bangsa yang

terhormat.

Memiliki kekuasaan dan kedaulatan penuh

atas diri saya sendiri sebagai manusia

Indonesia. Pancasila menjadi dasar saya berdiri

dan Garuda merupakan sayap bagi saya

untuk dapat terbang tinggi dengan kepala

tegak berdiri. Saya adalah harta yang sangat

berharga bagi masyarakat di negara ini dan

juga dunia. Siapa yang berani meremehkan

dan merendahkan saya! Tanpa saya maka

dunia ini akan ada yang hilang.

Oleh karena itu, saya tidak pernah merasa

lemah dan tak berdaya. Tidak juga perlu

merengek untuk mendapatkan pengakuan

atas diri saya sendiri. Keyakinan atas diri saya

sebagai Indonesia dengan segala kekayaan

dan kehormatannya menjadi landasan bagi

saya untuk terus maju. Melakukan apa yang

baik dan benar untuk dilakukan dan

bermanfaat bagi semua. Kedaulatan dan

kemerdekaan yang saya junjung tinggi adalah

milik semua dan sudah sepantasnya untuk

diberikan bagi semua.

Mengenai saya sebagai pribadi dan

perempuan, saya mengartikan diri saya

sebagai perempuan yang berhak dan

wajib untuk menghantarkan surga bagi

masa depan. Tidak terbatas pada pendidikan,

keuangan, ataupun segala kemampuan yang

dianggap merupakan hak perempuan, saya

memiliki hak dan kewajiban utama yang harus

didahulukan, yaitu menjadi ibu bagi semua

anak-anak saya.

Menjadi seorang ibu rumah tangga bukan

berarti perempuan kehilangan hak. Mereka

justru kehilangan hak mereka saat posisi

mereka sebagai ibu rumah tangga dianggap

remeh dan tidak berarti. Dianggap tidak hebat

karena tidak mampu menjadi lebih dari ibu

rumah tangga.

Mereka berhak untuk mengartikan

diri mereka sebagai apa pun juga sesuai

dengan diri mereka agar mampu

menempatkan diri sesuai posisi, waktu, dan

tempatnya. Kehilangan arti perempuan

sebagai ibu rumah tangga maka sama artinya

menghilangkan perempuan yang berhak dan

wajib menghantarkan masa depan, yaitu

anak-anak mereka.

Di dalam berpasangan, saya mengartikan diri

saya sebagai tangan kiri pasangan saya.

Tangan kanan mereka adalah milik mereka

yang bertugas dan berfungsi untuk

menjadikan mereka seorang pria sejati.

Tangan kiri bertugas untuk mendampingi

mereka secara bersama mencapai semua

tujuan, kesuksesan, dan kebahagiaan.

Kegagalan mereka adalah kegagalan saya,

kesuksesan mereka adalah kesuksesan

mereka. Tanpa bermaksud merendahkan pria,

tidak ada pria sukses tanpa perempuan hebat

di sampingnya.

Saya sebagai perempuan tidak malu mengakui

bahwa saya tetap membutuhkan pria. Saya

adalah perempuan dan saya memiliki arti

sebagai perempuan. Saya bukan pria

perempuan dan saya tidak mau menjadi sama

dengan mereka. Saya justru lebih berarti bila

saya mampu menjadi seorang perempuan

sejati.

Sebagai bangsa yang berdaulat kita telah

memosisikan Indonesia sebagai Ibu Pertiwi.

Sudahkah kita menjadi ‘Ibu’ bagi seluruh anak

negeri? Dengan tulisan ini saya

menyerukan kepada semua anak bangsa

khususnya perempuan untuk memulihkan

marwah ibu pertiwi kita agar kembali menjadi

Ibu bagi anak-anaknya sendiri dan bagi dunia.

APRIL 2013 11


REVIEW

WANITA

modern

&ISU

HYPOGAMY

Teks: Neni Iryani

Apabila diminta memilih antara cinta dan status sosial (uang), mana yang Anda pilih? Lalu

apa alasannya? Apapun jawabannya, mungkin fakta hasil penelitian terbaru ini akan

membuka pikiran bahwa uang atau status sosial tidak selalu menjadi tolak ukur. Sebuah

penelitian terbaru mengungkap bahwa saat ini jumlah wanita yang menikahi lelaki yang lebih rendah

standar sosialnya meningkat. Standar sosial dalam hal ini adalah khususnya dalam hal tingkat

pendidikan atau pendapatan.

Istilah yang biasa digunakan untuk fenomena ini disebut hypogamy atau marrying down. Hypogamy

kental terasa pada budaya Hindu yang mengenal sistem kasta dimana wanita dari kasta lebih tinggi

menikahi lelaki dari kasta yang lebih rendah. Hypogamy dalam dunia modern sedikit bergeser

lingkupnya, yaitu lebih kepada perbedaan status sosial kepemilikan harta dan atau tingkat

pendidikan wanita yang lebih tinggi dibandingkan pasangannya.

Secara tradisional, biasanya wanita lebih memilih menikahi lelaki yang tingkat pendidikan lebih tinggi

(atau setidaknya setara) dan yang berpenghasilan lebih besar dibandingkan mereka. Hal ini terkait

dengan pola masyarakat umumnya yang menganggap bahwa lelaki adalah tulang punggung

keluarga.

Akan tetapi, di dunia modern saat ini, kemudahan akses dalam bidang pendidikan yang lebih baik

membuat wanita memiliki kualitas dan kesempatan yang lebih baik pula di lingkungan pekerjaan.

Dengan begitu, kesempatan ini membuat banyak wanita memiliki kemandirian secara finansial lebih

baik dibandingkan pasangannya. Pada akhirnya, fenomena ini menggubah model pola hubungan

antara wanita dan pria masa kini.

Hasil penelitian ahli dari beberapa universitas di Barcelona, Spanyol, menunjukkan peningkatan

jumlah kasus fenomena hypogamy pada masyarakat modern. Berdasarkan data sensus di 56

negara, para akademisi demografi dari Universitat Autònoma de Barcelona menemukan bahwa

wanita di 21 negara lebih banyak “marrying down” dibandingkan “marrying up”. Fenomena ini paling

banyak terjadi di negara seperti Perancis, Slovenia, dan Mongolia.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Belum ada penelitian khusus perihal fenomena hypogamy ini.

Bagaimana menurut Anda?

APRIL 2013 13


NEWS

Kereta

Khusus

Wanita

Teks: Neni Iryani

www.affanfarisi.blogspot.com/

8gerbong kereta diberi nuansa warna

kuning dan merah muda yang serasi

dengan warna kursi penumpangnya.

Rangkaian gerbong tersebut merupakan

program Kereta Khusus Wanita (KKW) dari

PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ)

yang diresmikan pada 19 Agustus 2010. Ide

peluncurannya didasari 2 pertimbangan.

Pertama, jumlah penumpang wanita lebih

banyak dari laki-laki. Kedua, demi kenyamanan

dan keamanan penumpang wanita.

Penumpang wanita tentunya menyambut

baik kehadiran kereta tersebut. Mereka tidak

perlu berdesakan dan berebut kursi dengan

penumpang laki-laki. Keluhan kejahatan yang

kerap terjadi di kereta, seperti copet,

pelecehan seksual, dan lainnya, diharapkan

menurun seiring kehadiran kereta yang

memberikan jaminan keamanan dan

kenyamanan bagi kaum wanita itu.

Rangkaian kereta khusus wanita ini hanya

berlaku untuk commuter line dengan

kapasitas 84 penumpang duduk. Di dalamnya

dilengkapi 16 petugas PAM dimana dua

diantaranya wanita.

Rangkaian KRL Commuter Line khusus wanita

ini melayani rute Jakarta-Bogor PP serta

Jatinegara-Bogor PP dengan 8 kali jadwal

keberangkatan dan kedatangan, yakni dari

Stasiun Bogor, Jakarta Kota, dan Jatinegara.

Terdapat pro dan kontra mengenai hadirnya

kereta khusus wanita ini. Pihak pro

menganggap kereta khusus wanita adalah

salah satu solusi kenyamanan dan keamanan

bagi wanita menggunakan alat

transportasi umum. Wanita tidak perlu

berebut kursi dan berdesak-desakan dengan

laki-laki.

Sementara itu, pihak yang kontra

berpendapat bahwa kebijakan ini bersifat

diskriminatif. Belum lagi fakta bahwa

terkadang saat kereta biasa penuh sesak

dengan penumpang terutama di jam-jam

pergi atau pulang kerja, kereta khusus wanita

ini tampak lengang. Di samping itu, wanita

yang bepergian bersama pasangan atau

keluarga tentu lebih memilih naik kereta

umum.

Ada pendapat lain juga menyatakan bahwa

KKW ini adalah bentuk tindakan yang

meremehkan kemampuan wanita untuk

beradaptasi dengan tekanan, melanggar

prinsip kesetaraan gender. Bahkan, bisa saja

ini menjadi bentuk pelanggaran hak asasi

manusia (HAM).

Terlepas dari pro dan kontra, bagaimana pun

juga kereta khusus wanita diharapkan

memfasilitasi masalah transportasi di Kota

Jakarta. Kereta ini dapat menjadi contoh

bagaimana transportasi umum yang lebih

nyaman dan aman dinikmati masyarakat.

APRIL 2013 15


THE VIP

Aghnia Nabila

Teks & Photo: Rosalinawati

T e k a d K u a t d a n S e m a n g a t W a n i t a M u d a

Yang muda yang berkarya! Mungkin

kata-kata tersebut cocok disandang

seorang wanita muda asal Bandung

bernama Aghnia Nabila. Bukan tanpa alasan,

diusia 22 tahun, mahasiswi yang mengambil

studi hukum di Universitas Padjadjaran ini

sudah mampu menjadi wirausahawan muda

yang sukses.

Berbekal kecintaanya pada kuliner, pada 2009

Aghnia memulai usahanya berjualan risoles

berdasarkan pesanan teman-temannya

di kampus. Akhirnya ia pun memberanikan

diri membuka sebuah booth dengan nama

L Risoles. Mempekerjakan beberapa orang

tetangganya, dalam waktu tidak lama

L Risoles berkembang pesat menghasilkan

beberapa reseller di Bandung dan luar

Bandung.

Huruf L dalam L Risoles merupakan nama

panggilan yang diberikan kakeknya kepada

ibunya. Aghnia mengaku nama ini merupakan

bentuk penghargaan kepada ibunya yang

menjadi sumber inspirasinya.

Saat ditemui di kediamannya, Aghnia mengaku

tidak memiliki tips khusus untuk

mengembangkan bisnisnya sehingga sebesar

sekarang. Modalnya hanya terletak pada cara

bijak mengatur waktu antara belajar dan

berbisnis karena dia menyadari tidak memiliki

banyak waktu luang.

Kepandaiannya mengatur waktu terbukti

dengan memperoleh IPK (Indeks Prestasi

Kumulatif) 3,82 di kampusnya. Selain itu,

kunci kesuksesannya juga terletak pada

tekad kuat dan semangatnya yang pantang

menyerah. Berkat prestasinya di akademik

dan kesuksesan bisnisnya dalam waktu

yang bersamaan tersebut, Aghnia akhirnya

mendapatkan pengakuan melalui beberapa

penghargaan, yaitu sebagai Finalis Wirausaha

Muda Mandiri 2011, Finalis Honda Youth

Star-up Icon 2011, Finalis Entrepreneur Award

2011, Finalis Sosro Youth Business

Competition 2012, dan Young Caring

Professional Award 2012 (YCPA).

Berkat pencapaiannya tersebut, Aghnia sering

diundang ke berbagai seminar untuk menjadi

pembicara. Selain itu, ia merupakan salah satu

pendiri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia

(HIPMI) dan tercatat sebagai anggota BEM FH

UNPAD dalam divisi Pengembangan Sumber

Daya Manusia (PSDM).

APRIL 2013 16


THE VIP

Ketika disinggung mengenai peranannya

sebagai wanita dalam hal akademik dan bisnis,

Aghnia mengatakan bahwa dia ingin menjadi

inspirasi bagi wanita Indonesia terutama

wanita di usianya. Aghnia ingin menjadi bentuk

nyata dari seorang wanita yang sukses di

usia muda. Menurutnya bahwa wanita

sejati adalah yang mampu melakukan segala

hal dari hati dibarengi perilaku yang baik.

Dia juga menambahkan bahwa

untuk menjadi wanita sukses harus memiliki

iman, intelektual, dapat menginspirasi, serta

tentunya memiliki kepedulian sosial.

Dengan modal awal sebesar Rp5.000.000,-

kini L Risoles sudah dapat menghasilkan

omset mencapai 28 juta per bulannya. Untuk

sebuah bisnis yang sedang berkembang,

pencapaian ini terbilang besar. Keberhasilan

Aghnia tersebut didukung kualitas produk

risolesnya.

Aghnia mengungkapkan bahwa risoles

buatannya berbeda dengan risoles yang ada

di pasaran selain karena memang

menggunakan resep warisan keluarga,

bahan-bahan yang digunakan juga berkualitas.

Adonannya diramu dengan inovasi rasa yang

tidak biasa dan tidak hanya itu, L Risoles

bebas bahan pengawet sehingga terjamin

kesehatannya. L Risoles sendiri memiliki tiga

varian rasa yaitu, Smoked Beef Risoles, Hot

Beef Risoles, dan Chicken Cheese Risoles.


Wanita sejati adalah yang mampu melakukan

segala hal dari hati dibarengi perilaku yang baik.


APRIL 2013 17


THE HUNTER

D'cinnamons

Spirit dan Inspirasi Wanita Teks: Fauziah Andri Priyatno

Photo: Andi & Mike


“Wanita itu harus kritis, dan pandai

menilai potensi diri sendiri dengan baik.

APRIL 2013 19


THE HUNTER

Bandung adalah salah satu kota yang

banyak menelurkan band tersohor

di Indonesia. Salah satunya yang

beraliran unplugged acoustic khas adalah

D’cinnamons. Band yang berdiri 17

September 2004 tersebut terdiri dari 2

wanita dan 1 pria, meliputi Dodo sebagai lead

vocals-acoustic guitar, Nana sebagai acoustic

bass-backing vocal, dan Bona sebagai

acoustic guitar-backing vocal.

Musik D’cinnamons sangat sophisticated

dimana detail dalam pembagian vokal dan

warna suara gitar yang dihasilkan. Nama

D’cinnamons sendiri berarti sejenis kayu

manis yang merupakan rempah dan memiliki

bau khas. Pemilihan kata tersebut diibaratkan

D’cinnamons ingin memberikan sesuatu yang

khas di dunia musik Tanah Air.

D’cinnamons hadir dengan Album pertama

mereka yang diberi judul “Good Morning”.

Album ini meliputi 10 lagu bertema cinta dan

6 lagu diantaranya berbahasa Inggris.

Berikutnya, pada September 2007 dirilis

single berjudul “Selamanya Cinta” dan menjadi

salah satu pengisi soundtrack film

“Cintapuccino”.

Menyambut Hari Wanita Sedunia pada

8 Maret serta Hari Kartini pada 21 April,

Intimata berkesempatan berbincang dengan

personel band ini untuk membahas tema

tentang wanita. Mereka memberikan

pandangan bahwa wanita yang dahulu sering

diidentikkan lemah, kini sudah diakui haknya

dalam berbagai bidang (politik, sosial, budaya

dan ekonomi).

Personel D’cinnamons berpendapat bahwa

wanita Indonesia kini lebih cerdas dan kuat

dalam pemikiran. Terbukti kini banyak wanita

terlibat dalam profesi yang dahulunya hanya

dilakukan pria. Tidak terkecuali dalam

dunia musik dimana bassist dan gitaris dalam

komposisi group band D’cinnamons ini adalah

wanita.

Pandangan tentang wanita

Dodo: “Wanita sekarang lebih independent,

mereka gak takut untuk sendiri, gak takut

bila menjadi single parent, mungkin

kesannya negatif tapi membuktikan bahwa

wanita sekarang kuat dalam hal pemikiran,

pertimbangan, dan intelektual”.

Nana: “Karena kebetulan aku sudah

berkeluarga, zaman sekarang wanita lebih

banyak berani ngambil karir sekaligus menjadi

istri walaupun ada wanita yang

mengesampingkan keluarga dan lupa bahwa

anak dan suami adalah prioritas keluarga.

Akan tetapi, tidak sedikit juga wanita yang

bisa membagi waktu antara pekerjaan dan

keluarganya”.

Bona: “Sudah banyak pekerjaan yang dulu

dikerjakan pria kini ditangani wanita seperti

pilot, supir bus, tukang ojeg, dan lainnya.

Bahkan, wanita sekarang sudah banyak

terlibat dalam dunia politik, olah raga, dan

lainnya. Menurut aku sah-sah saja yang

penting ada keseimbangan bagaikan yin dan

yang dalam hidup ini”.

“Wanita Indonesia kini lebih cerdas

dan kuat dalam pemikiran.

Terbukti banyak wanita kini

terlibat dalam profesi yang

dahulunya hanya dilakukan pria


Diskriminasi terhadap wanita bekerja

Dodo: “Aku sih gak ngerasa diskriminasi”.

Nana: “Sekarang sih gak tapi dulu pernah

sebelum bergabung dengan D’cinnamons,

sebagian orang memandang sepele karena

saat itu belum banyak bassist wanita di

Indonesia padahal profesi bassist kan gak

harus identik dengan gender, kemampuan

sebagai jaminan“.

APRIL 2013 20


THE HUNTER

Sosok wanita sebagai spirit dan inspirasi

hidup

Dodo: “Ibu yang paling care, kadang perhatian

kecilnya terkesan sederhana dan gak

terpikirkan tapi sebenernya itu berarti banget.

Aku pengen banget jadi sehebat Ibu yang

walaupun sedang mengalami masalah dan

kesedihan selalu nempatin diri untuk terlihat

bahagia di depan anak-anaknya”.

Nana: “Sama, Ibu! Walaupun aku sudah

berkeluarga, Ibu tetap peduli.”

Bona: “Ibu, sangat penting!!”

Sosok wanita yang menjadi inspirasi

dalam berkarir

Dodo: “Aku tuh belajar dari kesuksesan

penyanyi seperti Mariah Carey, Alanis

Morisette, Anggun, dan Adele, suara-suara

mereka itu spektakuler”.

Nana: “Kalau aku sih terinspirasi oleh sosok

Nissa Hamzah atau Nissa omellete, bassist

dari band omellete. Walaupun lebih muda dari

usia aku tapi main bass-nya jago banget”.

Bona: “Aku sih mengidolakan kakak aku

sendiri, Maria Septria Ekastuti, sebagai

inspirasi ketika belajar bermain gitar, beliau

yang duluan bisa maen gitar dibanding aku,

lama-lama aku pengen hebat seperti dia.

Selain itu dalam aplikasi kehidupan sehari-hari

ia selalu memberikan support yang luar biasa

bagi dirinya dan nasehat-nasehatnya

bijaksana”.

Aspek penunjang kesuksesan wanita

dalam berkarir

Bona: “Sekarang wanita karir kan kebanyakan

banyak bekerja hingga larut malam,

sepertinya aspek keamanan itu yang

paling penting ditingkatkan, karena kini banyak

terjadi pelecehan seksual dan penjambretan

yang sasaran utamanya justru wanita

sehingga perlu pengawasan patroli keamanan

khusus di titik-titik rawan kriminal”.

Nana: “Kalau aku selain masalah keamanan,

lebih kepada prasarana misal ruang ganti

khusus untuk wanita yang lebih private,

gerbong khusus untuk wanita, angkot khusus

wanita, untuk menghindari pelecehan

terhadap wanita karena banyak wanita yang

bekerja hingga larut malam misalnya

pemerintah menyediakan transportasi khusus

wanita jika lembur.”

Dodo: “Aku juga setuju dan jawabannya sama

dengan Bona dan Nana”.

Saran terhadap wanita yang hendak

berkarir agar mencapai kesuksesan

Dodo: “Wanita itu harus kritis, dan pandai

menilai potensi diri sendiri dengan baik.”

Nana: “Wanita yang memilih berkarir

walaupun sudah berkeluarga, wanita harus

berani, profesional dan tidak melupakan

keluarga karena dengan doa dan support dari

keluarga, pekerjaan akan menjadi berkah.”

Bona: “Kalau dari sudut pandang pria,

wanita harus memiliki intelektualitas yang

baik dan tetap sadar sebagai wanita sesuai

kodratnya”.

APRIL 2013 21


NEWS

Earth Hour 2013

Ini Aksiku Mana Aksimu?

Teks: Fauziah Andri Priyatno

Photo: Fauziah & Neni

APRIL 2013 23


NEWS

Pemanasan global merupakan

salah satu dampak dari

ketidakseimbangan lingkungan

yang terjadi di dunia ini. Keadaan Bumi kian

memprihatinkan akibat tindakan tidak

bertanggung jawab dalam mengeksploitasi

energi dan kekayaan ekosistem.

World Wild Fund (WWF) menginisiasi dan

mengajak publik untuk bertindak langsung

menyelamatkan Bumi dengan melakukan

penghematan energi. Tindakan sederhana

secara serempak perlu dilakukan bersama,

yaitu dengan mematikan lampu dan peralatan

elektronik selama 1 jam.

Sebuah jaringan komunikasi di Kota Bandung,

yaitu Bandung Bijak Energi bekerja sama

dengan BPLHD (Badan Pengelolaan Hidup

Daerah) kembali tergerak mengkampanyekan

Earth Hour yang diprakarsai WWF tersebut.

Dengan mengusung gerakan 60+

diharapkan kampanye ini tidak hanya sebagai

ajang seremoni 60 menit menghemat energi

listrik. Akan tetapi, Earth Hour membawakan

makna plus (+) sebagai gaya hidup (yang

dibiasakan) dalam keseharian.

Tahun ini, kampanye Earth Hour jatuh pada

23 Maret 2013 dan di Bandung bertepatan

dengan event Bandung Lautan Onthel III.

Kedua acara penting tersebut

berkolaborasi meramaikan kawasan Gedung

Sate dan Lapangan Gasibu. Hadir di acara ini

berbagai komunitas yang ada di Kota Bandung

seperti pencinta reptil, parkour, air soft gun,

dan lainnya.

Acara dibuka dengan marching band dari

PT. KAI. Berikutnya ada tari saman dari Aceh,

tatalu, stand up comedy, zumba, dan

sebagainya. Malam harinya hadir Gubernur

Jawa Barat Ahmad Heryawan melakukan

seremoni menerbangkan lampion dan menyalakan

obor. Saat pemadaman listrik, cahaya

lampu pun digantikan obor yang menerangi

langit. Pemadaman ini berlangsung tepat pukul

20:30 - 21:30 WIB.

Kampanye Earth Hour di Bandung juga diikuti

sejumlah hotel yang turut mematikan listrik

dan perangkat elektroniknya selama satu jam.

Beberapa diantaranya adalah Festival City

Link dan Trans Studio Mall Bandung. Museum

KAA juga tidak ketinggalan berpartisipasi

dalam kampanye ini.

APRIL 2013 24


LIPUTAN KHUSUS

Ketika Penyanyi Wanita Merajai

Panggung Java Jazz 2013

Setiap tahun, minggu pertama Maret

adalah waktu dimana Jakarta

berpesta dengan musik Jazz. Tahun

ini pun bukan pengecualian, pada 1 - 3 Maret

2013, Ibu Kota kembali bergeliat dengan riuh

musik Java Jazz Festival 2013 bertempat di

Jakarta International Exhibition Center.

Event internasional tersebut menghadirkan

musisi papan atas dunia dan tentunya juga

musisi terbaik dalam negeri. Java Jazz

menjadi ajang berkumpulnya pecinta musik

seantero Indonesia dan juga negara lain. Hadir

nama terkenal diantaranya adalah: Phil Perry,

Earl Klugh, Ron King Big Band, Spyrogyra, Lee

Ritenour, dan Fourplay.

Tampil juga musisi jazz dalam negeri seperti

Indra Lesmana, Bary Likumahuwa, Tohpati,

dan banyak lagi yang lainnya. Dari nama-nama

besar musisi yang tampil jelas

menggambarkan besarnya skala gelaran tiga

hari tersebut.

Ada yang menarik dari penyelenggaran Java

Jazz tahun ini, yaitu para penampil wanita

yang menjadi magnet utama berhasil menarik

kerumunan penonton ke beberapa panggung

dan ruang pertunjukan. Bahkan untuk special

shows, tiga diva legendaris dunia menguasai

panggung utama Java Jazz Festival 2013.

Joss Stone hadir memukau ribuan mata pada

hari pertama dengan penampilan atraktif dan

kesederhanaannya tanpa alas kaki.

Teks: Andi A Muhaimin

Photo: Abdul Aris Mustaqin

Basia, seorang legenda Bossanova,

hadir pada hari kedua dan ketiga sukses

menyebarkan demam ‘salsa’ kepada

penonton yang bergoyang mengikuti irama

lagu. Sang legenda musik pop dari Inggris,

Lisa Stansfield, tidak kalah menjadi yang

paling banyak ditunggu terutama mereka

yang ingin bernostalgia dengan hits-nya di era

80-an. Lisa pun menjawabnya dengan

memberikan pertunjukan yang mengudang

decak kagum ribuan penonton.

Selain nama-nama di atas, perhatian juga

banyak tercurah pada artis-artis wanita

kebanggaan negeri sendiri. Dengan tembang

romantis, Raisa memuaskan penonton yang

didominasi anak muda.

Di sudut lain hadir nama yang jarang muncul

sebelumnya, yaitu Eva Celia tampil memukau.

Buah hati dari keyboardist ternama Indra

Lesmana dan model Sophia Latjuba itu

menunjukkan kemampuan bernyanyi yang

mampu menyihir ribuan mata.

Banyak juga musisi wanita yang lain

memberikan penampilan memukau di gelaran

Java Jazz Festival tahun ini. Ada Roberta

Gambarini, Shakila, Aimee Saras, Andien,

Bandaneira, Kaori Kobayashi, dan sederet

nama lainnya. Satu hal yang pasti, penampilan

para diva jazz ini telah memberikan kemilau

indah pada pergelaran Java Jazz Festival 2013.

Sampai jumpa di Java Jazz Festival tahun

depan!

Lisa Stansfield

APRIL 2013 26


LIPUTAN KHUSUS

Eva Celia Fried Pride Aimee Saras Roberta Gambarini Raisa

APRIL 2013 27


LIPUTAN KHUSUS

Joss Stone

APRIL 2013 28


LIPUTAN KHUSUS

Joss Stone

APRIL 2013 29


TIPS & TRICKS

TIPS FOTO POTRET

Foto potret merupakan teknik foto yang mengungkapkan perasaan, kepribadian, emosi,

serta ekspresi seseorang. Jenis foto potret bisa jadi lebih popular daripada jenis foto

lainnya namun demikian untuk menghasilkan foto bagus jenis ini terbilang tidak

mudah. Nah, kali ini Intimata coba berbagi beberapa tips sederhana untuk mendapatkan foto

potret. Bagaimapun juga untuk handal mendapatkan foto potret bagus maka Anda perlu berlatih

terus.

Berkomunikasilah dengan obyek, jangan

diam, berbicaralah dengan orang yang ingin

Anda foto. Kemampuan berkomunikasi adalah

syarat penting foto portrait. Interaksi akan

membantu Anda menghasilkan foto yang

bagus dan memperoleh kedekatan dengan

obyek sehingga nyaman saat memfoto.

Dekati obyek, Anda tidak perlu malu-malu

mendekati obyek. Ini adalah salah satu trik

yang perlu diterapkan. Mendekati obyek dan

berinteraksi dengannya diharapkan membuat

suasana santai dan leluasa untuk

mendapatkan ekspresi terbaik yang diinginkan.

Ketahui usianya, hal ini sangat berpengaruh

terhadap ekspresi yang dihasilkan agar

berkesan natural. Sebagai contoh memotret

orang dewasa berbeda dengan memotret

balita. Itu karena balita identik dengan nuansa

ceria sehingga fotografer perlu akrab agar

si balita nyaman saat pemotretan.

Foto obyek berkaca mata, ini perlu perhatian

khusus karena kaca mata dapat

menimbulkan pantulan cahaya. Setelah

memotret, lihat di layar LCD kamera apakah

ada pantulan cahaya mengganggu. Apabila

masih ada, Anda dapat memintanya

menggerakkan kepala perlahan hingga

pantulan cahaya hilang dari titik tengah kaca

mata. Mintalah obyek sedikit menundukkan

kepala namun perhatikan agar tidak terlalu

menunduk.

Perhatikan pencahayaan, apabila lokasi

pemotretan dilakukan outdoor maka Anda

hanya perlu mencari sudut terbaik. Suasana

mendung membuat cahaya Matahari

menjadi rata dan lembut karena awan

mendung menjadi reflektornya. Untuk venue

indoor biasanya bermasalah dengan

kurangnya pencahayaan sehingga Anda perlu

memanfaatkan pencahayaan dari payung

studio, softbox, reflektor, atau beauty dish

untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Rule of third dan sudut pemotretan,

manfaatkan prinsip ini dengan menempatkan

obyek pada sepertiga bagian frame sehingga

obyek ditempatkan sebagai point of interest.

Sudut pemotretan juga akan memengaruhi

latar belakang dan bayangan dalam frame.

Sudut pemotretan menjadi lebih penting

karena obyek utama mungkin memiliki

keistimewaan dari sudut tertentu.

Perhatikan pula latar belakang agar tidak

memecah perhatian foto.

Naikkan eksposur, cara ini akan membuat

wajah terlihat lebih putih, bersih dan

terkesan modern. Apabila Anda amati

foto-foto wajah di majalah cenderung

memakai teknik ini. Hindari menggunakan

flash bawaan yang menempel di kamera

karena cahaya yang keluar arahnya tegak

lurus sehingga membuat foto wajah terlihat

keras. Sebagai ganti Anda dapat

memaksimalkan pencahayaan alami dari

jendela. Posisikan saja obyek di samping

jendela agar cahaya menerpa wajah dari arah

samping dan bukan tegak lurus ke wajah

seperti flash bawaan kamera.

Anda dapat mencari inspirasi foto-foto potret

dari karya fotografer ternama di internet

seperti Diego Verges (www.diegoverges.com),

Morgan Norman (www.morgannorman.com),

atau Marco Grob (www.marcogrob.com).

by Achmad Firdaus Ariyanto

www.inifotoku.com

by Daniel AB

www.inifotoku.com

APRIL 2013 31

by Erwin Ferdiana

www.inifotoku.com


TIPS & TRICKS

Pastikan hadir sebelum pertunjukan

Untuk beberapa konser atau festival

multi-panggung seperti Java Jazz maka

pertunjukan dapat berlangsung secara

simultan di beberapa panggung. Sangat

penting memerhatikan jadwal pertunjukan

dan berada di lokasi pertunjukan sekira 15-20

menit sebelum pertunjukan. Itu karena akan

banyak pemburu foto lainnya ingin mengambil

posisi terbaik di depan panggung.

Tidak perlu terburu-buru mengambil foto

Ketika artis sudah hadir di atas panggung

dan posisi kurang bagus maka tidak perlu

khawatir tidak mendapat gambar. Jangan

pula memaksakan zoom dari kamera Anda.

Ini dikarenakan biasanya artis akan bergerak

ke setiap sudut panggung, termasuk sudut

Anda.

Tips Non Teknis Berburu

Foto Konser Musik

Selain sebagai ajang menyaksikan penampilan memukau musisi ternama,

konser musik juga telah berkembang menjadi ajang photo hunting bagi

penggemar stage photography. Tidak mengherankan apabila dalam beberapa

acara musik seperti Java Jazz Festival, Java Rockinland, Blues Festival, atau konser

lainnya, banyak penonton yang hadir adalah fotografer yang diperlengkapi peralatan yang

lebih lengkap dari wartawan atau photojournalist. Nah, kali ini Intimata mengupas

beberapa hal non teknis yang mungkin ada baiknya diperhatikan ketika Anda

berburu aksi panggung artis idola.

Pastikan baterai kamera terisi penuh

Tidak mengganggu penonton yang lain

dan kapasitas memory cukup Ingat bahwa Anda bukan satu-satunya yang

Akan sangat membuat frustasi ketika Anda ingin menyaksikan dan mengambil jepretan

siap mendapatkan momen terbaik

foto. Ada banyak penonton lain yang juga

tiba-tiba kamera mati karena habis batere

ingin menikmati pertunjukan tersebut. Apabila

atau memory penuh. Oleh karena itu, ada

Anda menggunakan smartphone atau PC

baiknya menyiapkan seksama perlengkapan tablet maka usahakan jangan mengambil

sebelum berangkat. Termasuk membawa

video dengan jangka waktu cukup lama

batere dan memory cadangan.

karena itu akan menutupi penonton yang

lain. Apabila Anda menggunakan kamera

Jangan lupa untuk sedikit ‘narsis’

DSLR dengan lensa panjang maka sebaiknya

mengambil gambar dari sisi kiri atau kanan

Mungkin semangat untuk berburu aksi

pertunjukan.

panggung akan membuat Anda terlupa untuk

mengambil gambar sendiri dalam suasana

itu. Kalau Anda ingin pulang dengan sesuatu

sebagai kenang-kenangan maka tidak usah

ragu meminta rekan mengambil gambar saat

kemeriahan konser atau bahkan bersama

si musisi.

APRIL 2013 32


GEAR

METABONES

SPEED BOOSTER

L e b i h T a j a m , L e b i h L e b a r

M

etabones, perusahaan penyedia

adapter dan aksesoris kamera

yang bermarkas di Jepang dan

Hongkong baru-baru ini mengeluarkan produk

unggulan mereka, Metabones Speed Booster.

Sebagai spesialis aksesoris kamera,

Metabones tentu saja tidak mengeluarkan

produk sembarangan. Metabones Speed

Booster didesain unik dengan performa

maksimal.

Metabones Speed Booster adalah sebuah

adapter kamera yang dilengkapi lensa di

dalamnya. Fungsi alat ini untuk membantu

performa lensa kamera Anda agar lebih tajam

dan lebih lebar ketika menangkap sebuah

obyek. Alat ini juga cocok untuk penangkapan

obyek menggunakan manual fokus sehingga

menghasilkan efek bokeh sempurna. Ini jelas

sebuah rayuan bagi para pecinta fotografi.

Metabones mengklaim bahwa dengan

mengurangi citra pembesaran gambar, alat ini

dapat menghasilkan fokus multiplier sampai

1.09 x sehingga memungkinkan sinar masuk

ke sensor lebih banyak dan menjanjikan

bingkai pandang penuh pada APS-C.

Alat ini juga dapat menggubah optik

berukuran F2.8 menjadi optik dengan ukuran

F2.0 sehingga memungkinkan mengambil

gambar dalam cahaya remang dengan

sensitivitas ISO rendah. Metabones Speed

Booster juga dapat menggubah lensa Canon

EF 85mm f/1.2L II menjadi lensa NEX Sony

f/0.9.

Optik pada Metabones Speed Booster

didesain oleh desainer lensa kenamaan dunia,

Brian Caldwell dan tersedia untuk tipe kamera

dengan lensa DX atau EF-S. Harga

Metabones Speed Booster adapter

tergantung spesifikasi yang diinginkan, yaitu

mulai dari 399 dollar sampai 599 dollar. Alat ini

dapat digunakan untuk tipe lensa EF, ALP dan

Leica-R mounting, Alpa Fuji X, Canon EF

sampai Sony NEX, Leica R, dan Sony NEX.

Apabila Anda ingin membeli lensa ini demi

memaksimalkan tangkapan lebih tajam dan

lebih lebar maka bisa mendapatkannya di

website resmi Metabones, yaitu

www.metabones.com atau bisa juga

membelinya di dealer Metabones di seluruh

dunia.

APRIL 2013 34


THE AGENT

STUDIO 181

Cita-Cita Mewujud Nyata

Teks: Neni Iryani

Photo: Neni & Him

APRIL 2013 36


THE AGENT

ELINA KERAMIK

Lampu-lampu unik nan cantik sudah

dinyalakan saat Intimata

menyambangi salah satu rumah asri

di kawasan Jalan Pramuka No. 181, Bandung

sore itu. Cahaya temaram kekuningannya

menambah kesan elegan dari kejauhan. Kursi

dan meja kayu juga melengkapi keanggunan

yang tertata di area paling depan. Sementara

itu, jauh beberapa langkah ke belakangnya ada

sederetan etalase dan lemari yang memajang

keramik beragam bentuk nan cantik.

Studio 181 adalah nama galeri ini dengan

rumah tampak kecil dari luar dan halaman

yang tak seberapa luas. Di sana bernaung

galeri Elina Keramik, Titik Oranje Galery, craft

shop, Klub Kreatifitas, Club Drawing, dan

Warung Bakmi Gandaria.

Intimata bertandang ke rumah kreatif ini

bukan tanpa alasan. Sebagaimana tema bulan

ini, yaitu “Wanita” maka Studio 181 adalah

hasil kerja keras seorang wanita bernama

Elina Farida. Wanita kelahiran 22 November ini

merintis usahanya dengan inovasi aneka

keramik sejak 1996. Toko keramik Elina

awalnya sebuah garasi yang kemudian ditata

sedemikian rupa sehingga terlihat cantik

sebagai sebuah galeri seni.

Kala itu, Elina membuat aksesories keramik

dengan peralatan terbatas dan

memasarkannya di bazaar atau pasar seni.

Didukung ketekunan dan kerja keras, Elina

menemukan pelanggan dan target pasarnya

sendiri hingga akhirnya pada 2001 ia

memutuskan mendaftarkan usahanya dengan

nama Studio 181.

Biasanya keramik hanya menjadi pajangan

atau guci di sudut ruang tamu tetapi

dengan modal kreativitas, inovasi, dan bekal

ilmu lulusan Seni Keramik FSRD ITB, Elina

mendesain dan memproduksi beragam bentuk

karya keramik. Di galeri keramik ini dapat

Anda temukan banyak sekali pilihan, yaitu:

bros, kalung, anting, hiasan dinding, cangkir,

dan jam dinding dari keramik. Selain itu, ada

juga gelas keramik bermotif batik,

vas bunga keramik, tea set, art work,

peralatan spa, serta banyak lagi karya

penghias rumah lainnya.

Elina sudah memutuskan untuk membuka

studio keramik sejak duduk di bangku kuliah.

Ia memilih craft keramik yang ternyata bisa

diminati apalagi keramik buatan Elina adalah

bentuk aksesories atau bentuk lain yang

berdaya manfaat (tidak sekedar hiasan).

Dengan membuat beragam bentuk variasi

keramik, Elina ingin karya keramiknya tidak

hanya diminati kelompok pencinta seni saja

tetapi banyak kalangan.

Memperkerjakan 8 orang pegawai, order

keramik terus mengalir berasal dari pelanggan

dari beberapa kota besar di Tanah Air, seperti

Jakarta, Bali, atau Surabaya. Bahkan, ada pula

pesanan dari negara tetangga, seperti

Malaysia dan Singapura.

Elina Keramik memiliki ciri khas, selain

produknya semua handmade, desainnya pun

kreatif dan inovatif namun tetap memiliki

identitas khas Indonesia sehingga dapat

bersaing dengan produk luar. Ciri khas

tersebut bisa dilihat pada sejumlah produk

yang mengaplikasikan motif batik, khususnya

batik Jawa Barat, pola daun sirih, capung,

atau kupu-kupu.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tidak

hanya studio keramik yang ada di sini. Ada

Oranje Galery, yaitu ruang pameran karya seni

yang berdiri sejak 2009. Saat tak ada

pameran, ruang galeri juga dimanfaatkan

untuk craft shop yang menjual art work

keramik, radio model lama, bantal, baju batik,

dan lainnya. Selain itu, apabila merasa lapar

saat berkunjung atau berkegiatan di Studio

181 maka Bakmi Gandaria menyediakan aneka

makanan bercita rasa masakan rumah.

Klub kreativitas dibuka untuk siswa SD,

berkegiatan setiap Jumat sore pukul 16.00

WIB. Setiap sesi di klub ini, anak-anak akan

belajar hal yang berbeda, misalnya membuat

keramik, topeng, cup cakes atau maket.

Drawing Club diadakan setiap Sabtu khusus

untuk siswa SMP atau SMA.

APRIL 2013 37


THE AGENT

WANITA BEKERJA SEKALIGUS IBU RUMAH TANGGA

Menjadi wanita bekerja atau ibu

rumah tangga adalah pilihan.

Ketika memutuskan menjadi ibu

bekerja, memilih bekerja di rumah atau di luar

rumah adalah pilihan selanjutnya. Sepertinya

dilema yang kerap melanda kaum hawa ini

adalah hal yang tak habis-habis dibahas dan

merupakan pilihan sulit bagi sebagian orang.

Alasan wanita bekerja bisa berbagai macam,

misalnya membantu mencari nafkah,

aktualisasi diri, atau memanfaatkan ilmu yang

telah di dapat. Kemajuan zaman yang

memberi peluang bagi wanita setara

dengan kaum pria dalam mengakses

pendidikan menjadikan wanita punya peluang

lebih baik untuk bekerja di ranah publik

dengan keahlian yang dimiliki.

Bagaimana pun juga, hakekat wanita adalah

menjadi ibu yang mengurus, membesarkan

dan mendidik anak. Saat wanita menikah

apalagi memiliki anak, pekerjaan profesional

mengurangi waktunya untuk dapat

melimpahkan curahan kasih sayang dan

perhatian kepada keluarganya. Sebagai ibu

bekerja, sebagian wanita biasanya

menyerahkan hak asuh anaknya pada baby

sitter atau pihak keluarga yang dipercaya.

Bagi sebagian wanita lainnya, berhenti bekerja

dan menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan

bijak demi anak dan suami.

Menyiasati hal ini, Elina Farida rupanya

mempunyai pandangan yang berbeda. Sejak

duduk di bangku kuliah ia telah memutuskan

ingin membuka usaha sendiri, yaitu

studio keramik. Menurut Elina, wanita bekerja

adalah pilihan; lalu apakah bekerja di luar atau

di rumah adalah pilihan selanjutnya. Elina

menyadari betul, bekerja di luar rumah akan

membuatnya kehilangan waktu bagi anak

dan keluarga. Jika sudah demikian ia akan

tidak bisa mengikuti perkembangan anak dan

mendidik mereka.

Akan tetapi, ia juga tidak ingin hanya menjadi

ibu rumah tangga. Karena itulah, ibu dua

putra ini menyiasatinya dengan membangun

usaha berbasis rumah (home industry).

Dengan menjalankan Elina Keramik dan

usaha lainnya di rumah, ia bisa tetap menjadi

ibu rumah tangga namun juga bisa

mengaktualisasikan dirinya secara produktif

sebagai pengusaha keramik.


Bisa tetap menjadi ibu rumah tangga

namun juga bisa mengaktualisasikan

dirinya secara produktif


Meski dijalankan dengan modal usaha yang

tidak banyak, Elina Keramik bisa terus

bertahan dan kian kuat sebagai sebuah UKM

dengan produk yang berkualitas dan unik. Niat

yang kuat serta kerja keras mendorong Elina

untuk terus berinovasi dalam menjalankan

usaha keramik. Kejelian melihat dan membidik

selera pasar juga mutlak ia lakukan hingga

keramik yang diproduksi kian diminati banyak

kalangan namun tetap mempertahankan

karakternya yang berciri khas Indonesia.

Elina juga berharap ke depannya dapat

berkembang menghasilkan produk dari

macam-macam tanah liat, seperti terakota

(tanah merah) dan stoneware.

APRIL 2013 38


GALLERY

RAGAM KEMILAU WANITA

Wanita dan segala kemilau yang

terpancar dari setiap gerak dan

langkahnya menyuguhkan

keindahan yang tak terbantahkan. Baik itu

dari para diva yang mempersembahkan suara

emas dan gemulai gerakan di atas panggung,

wanita yang mengisi hari-harinya dengan

kesibukan kerja, hingga ekspresi sederhana

yang tertangkap dari senyuman atau tatapan.

Apapun aktivitas dan bagaimana pun mereka

mempresentasikan dirinya, wanita selalu

dekat dengan keindahan.

Image gallery kali ini menampilkan beragam

keindahan wanita dalam segala aktivitas

yang terekam lensa kamera. Ketika keindahan

dan kecantikan memiliki makna yang

luas dan personal maka kami coba

tampilkan keindahan wanita dalam segala

bentuk dan keunikannya. Satu hal yang pasti,

keindahan wanita adalah kemilau yang selalu

hadir dan memberikan warna dalam

kehidupan manusia.

Menyanyikan Indonesia Raya

ISO: 1000 Shutter: 1/200 F: 5

by Abdul Aris Lisa Mustaqin Stansfield

ISO: 3200 Shutter: 1/250 F: 5.6

by Abdul Aris Mustaqin

APRIL 2013 39


GALLERY

Andien

ISO: 3200 Shutter: 1/50 F: 5

by Abdul Aris Mustaqin

APRIL 2013 40


GALLERY

Lisa Stansfield

ISO: 3200 Shutter: 1/250 F: 5.6

by Abdul Aris Mustaqin

APRIL 2013 41


GALLERY

Terpukau

ISO: 400 Shutter: 1/160 F: 5.6

by Abdul Aris Mustaqin

APRIL 2013 42


GALLERY

Glamour

ISO: 1000 Shutter: 1/200 F: 5

by Abdul Aris Mustaqin

APRIL 2013 43


GALLERY

Erykah Badu in Java Jazz 2012

ISO: 3200 Shutter: 1/50 F: 4.5

by Andi A Muhaimin

APRIL 2013 44


GALLERY

Syaharani in Java Jazz 2012

ISO: 3200 Shutter: 1/100 F: 5.6

by Andi A Muhaimin

APRIL 2013 45


GALLERY

Dira Sugandhi in Java Jazz 2012

ISO: 2000 Shutter: 1/320 F: 5

by Andi A Muhaimin

APRIL 2013 46


GALLERY

Wanita pun bisa olah raga lintas alam

ISO: 100 Shutter: 1/500 F: 6,3

by Him

APRIL 2013 48


GALLERY

Bidikan kamera ibu negara

ISO: 100 Shutter: 1/640 F: 6,3

by Him

APRIL 2013 49


GALLERY

Senyum wanita minang

ISO: 200 Shutter: 1/320 F: 3.2

by Him

APRIL 2013 50


GALLERY

Learn to Surf

ISO: 400 Shutter: 1/1000 F: 11

by Ronny Boyd

APRIL 2013 51


GALLERY

Wanita Masa Lalu

by Samsul Bahari

APRIL 2013 52


GALLERY

Lady Boxer

ISO: 200 Shutter: 1/40 F: 2.8

by Haryadi Handoko

APRIL 2013 53


GALLERY

Photographer

by Adryan Frankolin

Kegagahan Wanita

ISO: 400 Shutter: 1/500 F: 7.1

by Adhi Rachdian

APRIL 2013 54


GALLERY

Naluri Keibuan

ISO: 400 Shutter: 1/200 F: 5

by Henricus Danuarta

APRIL 2013 55


GALLERY

Kondektur Wanita

ISO: 1600 Shutter: 1/1600 F: 5.6

by Edi Suryanto

Wanita Perkasa

ISO: 250 Shutter: 1/100 F: 4

by Ronny Fhyzar

APRIL 2013 56


Wanita Penyadap Karet

ISO: 100 Shutter: 10/500 F: 5.6

by Heru Putranto

APRIL 2013 57


KONTES

60+

ISO: 800 Shutter: 119/10

by Zulfadli Sulthan

Turn Off Lights

ISO: 400 Shutter: 1/200 F: 1.8

by Arnold Panjaitan

pemenang kontes

inifotoku.com

APRIL 2013 59


KONTES

Menggambar

ISO: 200 Shutter: 1/20 F: 2.8

by Adhi Krismala

Act For Earth

ISO: 3200 Shutter: 1/8

by Gananda Hayardisi

APRIL 2013 60


KONTES

City Light Under the Stars

ISO: 400 Shutter: 15/1 F: 2.8

by Setionojoko Purwanto

APRIL 2013 61


KONTES

Lilin 60+

ISO: 1600 Shutter: 1/18 F: 1.8

by Teguh Tofik Hidayat

APRIL 2013 62


KONTES

6000 Liilin untuk 1 Jam

ISO: 3200 Shutter: 1/100

by Victor Fidelis

APRIL 2013 63


KONTES

Menatap Jam

ISO: 400 Shutter: 1/40

by Kadri Boy

APRIL 2013 64


KONTES

Earth Hour 60+ Pontianak

ISO: 1600 Shutter: 1/60

by Yohanes Kurniairawan

APRIL 2013 65


KONTES

Ini Aksiku Mana Aksi Loe !

ISO: 400 Shutter: 1/60

by Ludi Sasmita

APRIL 2013 66

Similar magazines