Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 - Badan Perencanaan ...

bappeda.posokab.go.id

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 - Badan Perencanaan ...

KABUPATEN

POSO

DALAM ANGKA

POSO REGENCY IN FIGURES

2011


KABUPATEN POSO DALAM ANGKA 2011

Poso Regency in Figures 2011

Katalog BPS/ BPS Catalogue : 1403.7204

I S S N : 0215.6768

No. Publikasi/ Publication Number : 7204.09.01

Ukuran Buku/ Book Size : 21 cm x 15 cm

Jumlah Halaman/ Total Pages : 355 + xlvii

Naskah/ Manuscript :

Badan Pusat Statistik Kabupaten Poso

BPS-Statistics of Poso Regency

Penyunting/ Editor :

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Integration Processing and Statistical Dissemination

Gambar Kulit/ Art Designer :

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Integration Processing and Statistical Dissemination

Diterbitkan oleh/ Published by :

Badan Pusat Statistik Kabupaten Poso

BPS-Statistics of Poso Regency

Dicetak oleh/

Printed by :

Percetakan RIO

Palu

B o l e h d i k u t i p d e n g a n m e n y e b u t s u m b e r n y a

May be cited with reference to the source


LAMBANG DAERAH KABUPATEN POSO

KABUPATEN POSO

SINTUWU

MAROSO


A. ARTI LAMBANG DAERAH KABUPATEN POSO

Lambang Daerah Kabupaten Poso ditetapkan dengan peraturan Daerah

Kabupaten

Poso No. 43 Tahun 1967, yang terdiri dari 7 (tujuh) bagian yaitu :

1. Perisai bersudut lima dengan bingkai merah

2. Lingkaran berwarna putih

3. Bintang bersudut dengan bersinat lima (berwarna kuning emas)

4. Baruga (Balai Kampung)

5. Buah Padi berwarna kuning emas dan daun kelapa berwarna hijau

melingkar

6. Gunung, Hutan, Daratan dan Lautan

7. Pita berwarna kuning emas (sebelah atas) bertuliskan nama Daerah "

KABUPATEN POSO ", (tulisan hitam) dan pita berwarna kuning emas

(sebelah bawah) bertuliskan semboyan : "SINTUWU MAROSO'.

B. PENGERTIANNYA

1. Perisai bersudut lima menunjukan bahwa Daerah Kabupaten Poso

adalah merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia

yang berdasarkan Pancasila dan merupakan "Perisai" dalam

membela dan mempertahankan Negara Pancasila.

2. Warna hijau tua pada perisai melukiskan bahwa Daerah Kabupaten

Poso adalah suatu daerah yang penuh dengan hutan-hutan dan

daratan-daratan yang subur dengan hasil-hasilnya terkenal didalam

maupun di luar negeri.

3. Bingkai yang berwarna merah menunjukan sifat kepahlawanan dan

keperwiraan rakyat yang bersama-sama dengan Pemerintah

Kabupaten Poso siap sedia menghadapi segala tantangan yang mau

merongrong Pancasila dan dengan semangat membara bertekad

bulat memajukan daerah.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 vii


4. Bundaran berwarna putih bersih menunjukan kehidupan rakyat

Kabupaten Poso yang suci bersih, putih hati dan hati tetap terbuka, untuk

musyawarah ramahtamah dan lemah lembut dalam pergaulan baik

dengan suku-suku bangsa lainnya dalam Negara Republik Indonesia,

maupun dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia.

5. Bintang bersudut dan bersinar lima berwarna kuning emas mengartikan

sinar dan cahaya cemerlangnya ke Tuhan Yang Maha Esa.

6. Baruga mewujudkan lambang dari sifat-sifat asli penduduk Kabupaten

Poso dari masa ke masa sebagai pencerminan dari jiwa musyawarah

untuk mufakat, tetap memelihara persatuan dan kesatuan.

Baruga ini mempunyai :

8 (delapan) tiang berwarna hitam dan 2 (dua) balak melintang

juga berwarna hitam, melukiskan bahwa Kabupaten Poso adalah

viii

daerah penghasil kayu hitam (kayu Ebony) yang terkenal.

Batu alas dasar dari Baruga yang berwarna abu-abu yang terdiri

dari 5 (lima) buah melukiskan Pancasila yang murni sebagai

falsafah Negara RI sebagaimana dilukiskan dalam Undang-

undang Dasar 1945

Lukisan tanduk kerbau berwarna hitam dipuncak ujung sebelahmenyebelah

pada baruga, melukiskan bahwa binatang kerbau

mempunyai sejarah tersendiri dan penting artinya dalam hidup

dan penghidupan rakyat di daerah ini, baik menurut hukum

adat dan sebagainya.

7. Buah padi berwarna kuning emas dan kelapa berwarna hijau

Buah padi berwarna kuning emas merupakan salah satu sumber

penghidupan rakyat di daerah Kabupaten Poso dan melukiskan

harapan dimasa depan dalam menjadikan daerah ini sebagai

lumbung pangan Sulawesi Tengah

Daun kelapa berwarna hijau menggambarkan bahwa hasil utama

Kabupaten ini adalah Kopra

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


8. Buah padi yang berjumlah 17 (tujuh belas) tiang baruga yang berjumlah 8

(delapan) dan daun kelapa yang berjumlah 45 (empat puluh lima)

melukiskan Hari Proklamasi 17 Agustus 1945.

9. Gunung, hutan, daratan dan lautan melukiskan bahwa Kabupaten Poso

adalah suatu daerah yang bergunung-gunung dan berbukit-bukit yang

dalam perut buminya terdapat mineral-mineral/logam melimpah dan

hutan-hutannya mempunyai hasil yang tidak ternilai. Daratan dan lautan

diatas melukiskan bahwa Kabupaten Poso terdiri dari daratan dan pulaupulau

besar dan kecil yang bertebaran di lautan.

10. Pita berwarna kuning emas (sebelah atas bertuliskan dengan warna

hitam nama daerah) "KABUPATEN POSO". semboyan "SINTUWU

MAROS0" bermakna Bersatu Teguh.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 ix


BUPATI POSO

SAMBUTAN

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,

saya menyambut gembira diterbitkannya buku " Kabupaten Poso Dalam

Angka Tahun 2011 " oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Poso.

Data statistik yang disajikan sangat bermanfaat bagi Pemerintah

Kabupaten Poso terutama sebagai bahan perumusan kebijaksanaan, serta

untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan program yang telah

meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

Kepada Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Poso dan Staf yang

telah berhasil menerbitkan buku ini, saya ucapkan terima kasih dan

menghimbau kepada semua instansi pemerintah maupun swasta di

daerah ini agar senantiasa meningkatkan kerjasama dalam pengumpulan

dan penyajian data yang akurat guna peningkatan mutu publikasi ini

dimasa mendatang.

Terima kasih, dan Selamat bekerja.

Poso, Juli 2012

BUPATI POSO

Drs. PIET INKIRIWANG, MM


POSO REGENT

F O R E W O R D

With Praises and Honour to the God Almighty, I am Excited the

Kabupaten Poso Dalam Angka Tahun 2011” book has published by Central

Bureau of Statistic Poso.

The statistical data presented is very useful for Regional Government

of Poso Regency in decision making and evaluated of the program succes

which increase the society income and welfare in this area.

I am delighted to BPS-Statistic Poso Head and Staff who have

success to completed and published this book. And for another instance,

public and pivate instance must be increased cooperated in collection and

presentation of accurate data to improve the publication’s quality in future.

Thanks and Good Work.

Poso, July 2012

P OSO REGENT

Drs. PIET INKIRIWANG, MM


KEPALA BAPPEDA KABUPATEN POSO

SAMBUTAN

Sejalan dengan semakin meningkatnya usaha-usaha pembangunan

dalam segala bidang menuntut tersedianya data statistik yang akurat, tepat

waktu, lengkap dan berkesinambungan terutama guna menunjang terwujudnya

antara lain: perencanaan yang mantap dan tepat, pengawasan dan

pengendalian yang cermat serta evaluasi kritis terhadap hasil esensial

pembangunan yang telah dicapai.

Upaya ini mulai dirintis oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Poso

dalam usahanya untuk pengumpulan dan menyusun data dari berbagai produk

kegiatan administrasi Dinas/Jawatan/Instansi yang ada di wilayah Kabupaten

Poso secara periodic yang diterbitkan dalam publikasi Kabupaten Poso Dalam

Angka setiap tahunnya.

Dengan terbitnya Kabupaten Poso Dalam Angka setiap tahun secara

periodik, berarti kesamaan bahasa dalam mendasari pengambilan

kebijaksanaan telah mulai dapat dipenuhi dan atas kekurangan-kekurangan

yang terdapat dalam penerbitan ini diharapkan adanya saran dan kritik

membangun dari pemakai data untuk perbaikan dan kelengkapannya pada

penerbitan berikutnya.

Semoga publikasi Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 ini berguna

dan bermanfaat.

Poso, Juli 2012

Badan Perencanaan Pembangunan

Kabupaten Poso

Drs. S. SONGGO

NIP. 195808301982091001


Chairman of Regional Development Planning Board

of Poso Regency

F O R E W O R D

As well as with the rapid accelaration in all fields need the availability

of statistical data which accurate, up-to-date, complete and

continuous,especially to support suitable planning, good control and critical

evaluation toward the development essential result have been achieved.

This effort have been begin by BPS- Statistic Poso to collected and

presented of data from another instance product activities in Poso Regency in

periodic which published in Kabupaten Poso Dalam Angka every year.

The Publication Kabupaten Poso Dalam Angka published every

year,therefore there is a same resource which is based the decision making.

And comment and suggestion for improvedment of this publication are

welcome.

We hope that this Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 will be usefull.

Poso, July 2012

Regional Development Planning Board

Of Poso Regency

Head,

Drs. S. SONGGO

NIP. 195808301982091001


KATA PENGANTAR

Penerbitan publikasi " Kabupaten Poso Dalam Angka Tahun 2011"

ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan akan data statistik yang

mendesak dari Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dalam men gambil langk

ah-langkah dan kebijaksanaan pembangunan di daerah ini.

Tabel-tabel statistik yang disajikan pada penerbitan ini sebagian besar

merupakan data sekunder, yang diturunkan dari kegiatan administrasi

instansi-instansi di lingkungan pemerintah daerah dan swasta, dan dilengkapi

dengan tabel-tabel hasil sensus dan survei yang dilaksanakan oleh Badan

Pusat Statistik.

Keberhasilan penyusunan publikasi ini tidak terlepas dari kerjasama

yang baik dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Untuk itu

secara khusus kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,

mudah-mudahan kerjasama yang baik ini tetap dapat dibina untuk waktu yang

akan datang.

Akhirnya, saran dan kritik yang bersifat konstruktif dari pemakai data

sangat dihargai untuk perbaikan dan penyempurnaan penerbitan selanjutnya.

Poso, Juli 2012

Kepala Badan Pusat Statistik

Kabupaten Poso

Ir. Yaslin H. Tansala, M.Si

NIP. 196604231993032001


PREFACE

The published of “Kabupaten Poso Dalam Angka Tahun 2011” to

fullfill the need of statistical data Regional Goverment of Poso Regency to

make decision and create development policy in this region.

Statistical tables which are presented in this publication, mostly from

secondary data, it is processed from administration activities of regional

government instances. And the tables also processed from censuses and

surveys conducted by Central Bureau Statistic.

The Successful completed this publication is supported by good

cooperation from public instance and private instance. Therefore, especially we

wish to express our gratitude to those who involved in publishing this

publication. We hope that this good cooperation can be build in the future.

Finally, comment and critic for the improvement of this publication

are welcome.

Poso, July 2012

BPS-Statistic Poso,

Head

Ir. Yaslin H. Tansala, M.Si

NIP. 196604231993032001


SEJARAH SINGKAT KABUPATEN POSO

Pada mulanya penduduk yang mendiami daerah Poso berada dibawah

kekuasaan pemerintah Raja-Raja yang terdiri dari: Raja Poso, Raja Napu, Raja

Mori, Raja Tojo, Raja Una-Una dan Raja Bungku yang satu sama lain tidak

ada hubungannya.

Keenam wilayah kerajaan tersebut dibawah pengaruh tiga kerajaan

yakni: Wilayah Bagian Selatan tunduk kepada Raja Luwu yang bekedudukan

di Palopo sedangkan Wilayah Bagian Utara tunduk dibawah pengaruh Raja

Sigi yang berkedudukan di Sigi (daerah Kabupaten Donggala) dan khusus

wilayah Bagian Timur yakni daerah Bungku termasuk daerah Kepulauan

tunduk kepada Raja Ternate.

Sejak Tahun 1880 Pemerintah Hindia Belanda di Sulawesi Bagian

Utara mulai menguasai wilayah Sulaweis Tengah dan secara berangsurangsur

berusaha untuk melepaskan pengaruh Raja Luwu dan Raja Sigi di

daerah Poso.

Pada Tahun 1918 seluruh wilayah Sulawesi Tengah dalam lingkungan

Kabupaten Poso yang sekarang telah dikuasai oleh belanda dan mulailah

disusun Pemerintah Sipil. Kemudian oleh Pemerintah Belanda wilayah Poso

dalam Tahun 1905-1918 terbagi dalam 2 (dua) kekuasaan pemerintah,

sebagian masuk wilayah Keresidenan Manado yakni Onderafdeeling

(Kewedanan) Poso dan Tojo Una-Una. Sedangkan sebagian lagi masuk

Keresidenan Makassar yakni Onderafdeeling (Kewedanan) Kolonodale dan

Bungku sedangkan kedudukan raja-raja dan wilayah kekuasaannya tetap

dipertahankan dengan sebutan Self Bestuure-Gebieden (wilayah kerajaan)

berpegang pada peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Belanda yang

disebut Self Self Bestuur/ Peraturan Adat Kerajaan (Hukum Adat).

Pada Tahun 1919 seluruh wilayah Poso digabungkan/dialihkan dalam

wilayah Keresidenan Manado dimana Sulawesi Tengah terbagi dalam 2 (dua)

wilayah yang disebut Afdeeling, yaitu Afdeeling Donggala dengan Ibukotanya

Donggala dan Afdeeling Poso dengan Ibukotanya Poso, yang dipimpin oleh

masing-masing Asisten Residen.

Sejak tanggal 2 Desember 1948 Daerah Otonom Sulawesi Tengah terbentuk

yang meliputi

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xvii


Afdeeling Donggala dan Afdeeling Poso dengan Ibukotanya Poso, yang terdiri

dari 3 (tiga) wilayah

Onder Afdeeling Chef atau lazimnya disebut pada waktu itu Kontroleur atau

Hoofd Van Paltselyk

Bestuure (HPB).

Ketiga Onderafdeeling ini meliputi beberapa Landschap dan terbagi

dengan beberapa distrik yakni:

1. Onderafdeeling Poso meliputi:

- Landschap Poso/Lage berkedudukan di Poso

- Landschap Lore berkedudukan di Wanga

- Landschap Tojo berkedudukan di Ampana

- Landschap Una-Una berkedudukan di Una-Una

2. Onderafdeeling Bungku dan Mori meliputi:

- Landschap Bungku berkedudukan di Bungku

- Landschap Mori berkedudukan di Kolonodale

3. Onderafdeeling Luwuk meliputi:

- Landschap Banggai berkedudukan di Luwuk

Disamping ketiga Onderafdeeling tersebut diatas terdapat 4 (empat)

Onderafdeeling lainnya yaitu; Donggala, Palu, Toli-Toli, dan Parigi.

Kemudian pada Tahun 1949 setelah realisasi pembentukan Daerah

Otonom Sulawesi Tengah disusul dengan pembentukan Dewan Perwakilan

Rakyat Sulawesi Tengah. Pembentukan Daerah Otonom Sulawesi Tengah

merupakan tindak lanjut dari hasil Muktamar Raja-Raja se- Sulawesi Tengah

pada tanggal 13-14 Oktober 1948 di Tentena yang mencetuskan suara rakyat

se- Sulawesi Tengah agar dalam lingkungan Pemerintahan Negara Indonesia

Timut (NIT), Sulawesi Tengah dapat berdiri sendiri dan ditetapkan Bapak

Rajawali Pusadan Ketua Dewan Raja-Raja sebagai Kepala Daerah Otonom

Sulawesi Tengah.

Selanjutnya dengan melalui beberapa tahapan perjuangan rakyat

Sulawesi Tengah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Sulawesi Tengah yang

dipimpin oleh A.Y.Binol pada Tahun 1952 dikeluarkan Peraturan Pemerintah

No.33 Tahun 1952 tentang pembentukan Daerah Otonom Sulawesi Tengah

xviii

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


yang terdiri Onderafdeeling Poso, Luwuk Banggai dan Kolonodale dengan

Ibukotanya Poso dan daerah Otonom Donggala meliputi Onderafdeeling

Donggala, Palu, Parigi dan Toli-Toli dengan Ibukotanya palu.

Pada tahun 1959 berdasarkan Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959,

Daerah Otonom Poso dipecah menjadi 2 (dua) derah Kabupaten yakni

Kabupaten Poso dengan ibukotanya Poso dan Kabupaten Luwuk Banggai

dengn ibukotanya Luwuk.

Pada tahun 1999 daerah Kabupaten Poso dipecah menjadi 2 (dua)

daerah kabupaten yaitu Kabupaten Poso dengan ibukotanya Poso dan

Kabupaten Morowali dengan ibukotanya Kolonodale.

Dan tahun 2004 daerah kabupaten Poso dipecah kembali menjadi 2

(dua) daerah kabupaten yaitu kabupaten Kabupaten Poso dengan ibukotanya

Poso dan Kabupaten Tojo Una-una dengan ibukotanya Ampana.

Pejabat Bupati Kepala daerah yang pernah memerintah di daerah

Kabupaten Poso berturut- turut sebagai berikut:

1. R. PUSADAN [sebagai Ketua Dewan Raja-Raja di Sulawesi Tengah] (1948 - 1952)

2. ABDULLATIF DG. MASIKI (1948 - 1952)

3. ALIMOEDDIN DG. MATIRO (1954 - 1956)

4. DJAFAR LAPASERE (1956 - 1957)

5. S. KABO (1957 - 1959)

6. A. WAHAB [Pejabat] (1959 - 1960)

7. NGITUNG (1960 - 1962)

8. Drs. B.L. SALLATA (1962 - 1966)

9. Drs. GALIB LASAHIDO (1967 - 1973)

10. Drs. R.P. MARTO HERLAN KOESWANDI (1973 - 1984)

11. SOEGIONO (1984 - 1988)

12. Drs. J.W. SARAPANG [Pejabat] (1988 - 1989)

13. ARIEF PATANGA, SH (1989 - 1993)

14. ARIEF PATANGA, SH (1993 - 1999)

15. Drs. MUIN PUSADAN (1999 - 2004)

16. Drs. H. A. AZIKIN SUYUTI, M. Si [Pejabat] (2004 - 2005)

17. Drs. PIET INKIRIWANG, MM (2005 - 2010)

18. Drs. PIET INKIRIWANG, MM (2010 - )

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xix


PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 51 TAHUN 1999

TENTANG PENYELENGARAAN STATISTIK

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Menimbang : a. bahwa dalam upaya memenuhi asas keterpaduan, keakuratan dan

kemutakhiran data dalam kegiatan statistik perlu diatur mekanisme

penyelenggaraan statistik baik statistik dasar, sektoral maupun

khusus menuju terwujudnya Sistem Statistik Nasional yang andal,

efektif dan efisien;

b. bahwa dalam rangka perencanaan pembangunan nasional

pada khususnya dan pembangunan sistem rujukan informasi statistik

nasional pada umumnya, penyelenggaraan statistik perlu didukung

upaya-upaya koordinasi dan kerjasama serta upaya pembinaan

terhadap seluruh komponen masyarakat statistik;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana tersebut pada huruf a

dan b, serta dalam rangka penjabaran lebih lanjut Undang-undang

Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, dipandang perlu menetapkan

Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Statistik;

Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-undang 1945;

2. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik ( Lembaran

Negara Tahun 1997 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Nomor

3686 );

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG

PENYELENGGARAAN STATISTIK

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxi


xxii

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan :

1. Sensus Penduduk adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan seluruh

penduduk yang bertempat tinggal atau berada di wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh

karakteristik penduduk pada saat tertentu.

2. Sensus Pertanian adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan seluruh

petani, rumahtangga pertanian dan perusahaan pertanian di wilayah Republik Indonesia untuk

memperoleh karakteristik pertanian pada saat tertentu.

3. Sensus Ekonomi adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan seluruh

usaha dan atau perusahaan non pertanian di wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh

karakteristik usaha dan atau perusahaan pada saat tertentu.

4. Survei adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan sampel dari sesuatu

populasi untuk memperkirakan karakteristik suatu obyek pada saat tertentu.

5. Survei antar sensus adalah survei yang dilakukan diantara 2 (dua) sensus sejenis.

6. BPS adalah singkatan dari Badan Pusat Statistik sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang

Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

7. Instansi Pemerintah adalah Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen,

Pemerintah Daerah dan Lembaga Pemerintah lainnya di luar BPS.

BAB II

STATISTIK DASAR, SEKTORAL DAN KHUSUS

Bagian Pertama

Statistik Dasar

Paragraf 1

Penyelenggaraan

Pasal 2

(1) Pemerintah berkewajiban menyediakan statistik dasar

(2) Statistik dasar diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS)

(3) Dalam menyelenggarakan statistik dasar, BPS memperoleh data melalui sensus, survei,

kompilasi produk administrasi dan cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan

teknologi.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


(1) Pasal 3 (1) Sensus terdiri dari :

a. Sensus Penduduk;

b. Sensus Pertanian;

c. Sensus Ekonomi

Pasal 3

(2) Waktu penyelenggaraan sensus dilakukan pada :

a. tahun berakhiran 0 (nol) bagi Sensus Penduduk;

b. tahun berakhiran 3 (tiga) bagi Sensus Pertanian;

c. tahun berakhiran 6 (enam) bagi Sensus Ekonomi.

Pasal 4

(1) Pencacahan dalam sensus penduduk dilaksanakan untuk pengumpulan karakteristik

pokok dan rinci terhadap seluruh penduduk.

(2) Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) mencakup

karakteristik tentang penduduk, perumahan dan lingkungan, dan karakteristik lain yang

termasuk dalam lingkup statistik dasar bidang kependudukan.

Pasal 5

(1) Pencacahan dalam sensus pertanian dilaksanakan untuk mengumpulkan karakteristik

pokok dan rinci terhadap seluruh petani, perusahaan pertanian dan pengukuran obyek

kegiatan statistik pertanian.

(2) Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) mencakup

karakteristik petani, tanah, tanama, kegiatan usaha di bidang pertanian serta karakteristik

lain yang termasuk dalam lingkup statistik dasar bidang pertanian.

Pasal 6

(1) Pencacahan dalam sensus ekonomi dilaksanakan untuk mengumpulkan karakteristik

pokok dan rinci terhadap seluruh perusahaan dan kegiatan usaha dibidang ekonomi.

(2) Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) mencakup kegiatan

usaha, penyerapan tenaga kerja, produksi, pemekaian bahan baku serta karakteristik lain

yang termasuk dalam lingkup statistik dasar bidang ekonomi.

Pasal 7

(1) Dalam penyelenggaraan sensus Kepala BPS menetapkan wilayah pencacahan.

(2) Wilayah pencacahan sebagaimana dimaksud dalam ayat(1) dapat merupakan bagian,

seluruh atau gaungan desa dan atau kelurahan.

Pasal 8

(1) BPS wajib mengumumkan rencana penyelenggaraan sensus kepada masyarakat

sebelum sensus dilaksanakan.

(2) Setiap penyelenggaraan sensus didahului dengan uji coba sensus.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxiii


xxiv

Pasal 9

(1) Selain sensus, BPS juga menyelenggarakan survei dan kompilasi produk administrasi

untuk penyediaan statistik dasar.

(2) Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)

dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

(3) Survei juga dilakukan diantara 2 (dua) sensus sejenis.

(4) Survei sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) adalah survei antar sensus.

Pasal 10

(1) Wilayah pencacahan survei statistik dasar ditetapkan oleh Kepala BPS.

(2) Pelaksanaan survei statistik dasar di lapangan dilakukan oleh petugas survei yang

ditetapkan oleh BPS.

Pasal 11

Kompilasi produk administrasi statistik dasar dilaksanakan dengan memanfaatkan

berbagai dokumen produk administrasi.

Pasal 12

(1) BPS berhak memperoleh produk administrasi dari instansi pemerintah dan masyarakat.

(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakuakan dengan tetap

memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga yang dilindungi

peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 13

(1) Dalam penyelenggaraan statistik dasar, BPS mendapatkan dukungan pelaksanaan

operasional dari Menteri, Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Departemen, Gubernur,

Bupati, Walikota, Camat, Kepala Desa dan Kepala Kelurahan sesuai lingkup tugas dan

wewenangnya.

(2) Dukungan pelaksanaan operasional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi

dukungan pengadaan petugas, penyediaan data serta sarana dan prasarana penunjang

untuk kelancaran pelaksanaan sensus, survei dan kompilasi produk administrasi yang

dilakukan oleh BPS.

Paragraf 2

Petugas dan Responden

Pasal 14

(1) Pencacahan di lapangan dalam pelaksanaan sensus dilakukan oleh petugas sensus yang

diangkat secara sah oleh Kepala BPS.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


(2) Petugas sensus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) bertugas melakukan pencacahan,

pengawasan dan pemeriksaan.

(3) Petugas sensus dapat berasal dari pegawai BPS dan atau direkrut dari pegawai instansi

pemerintah lainnya atau anggota masyarakat.

(4) Setiap petugas sensus wajib mengikuti pelatihan tata cara pelaksanaan sensus.

(5) Ketentuan tentang pengangkatan, pemberhentian dan pelatihan petugas sensus diatur

lebih lanjut oleh Kepala BPS.

Pasal 15

Dalam melaksanakan tugasnya, setiap petugas sensus berhak memasuki wilayah kerja

yang telah ditetapkan untuk memperoleh keterangan yang diperlukan.

Pasal 16

Dalam melaksanakan tugasnya, setiap petugas sensus wajib :

a. memperhatikan surat tugas dan atau tanda pengenal petugas sensus;

b. memperhatikan nilai-nilai agama, adat istiadat setempat, tata krama dan

ketertiban umum;

c. menyampaikan hasil pelaksanaan sensus sebagaimana adanya.

Pasal 17

Setiap petugas sensus wajib memegang teguh rahasia atas keterangan yang diberikan

responden dan yang diperoleh dari obyek kegiatan sensus.

Pasal 18

(1) Petugas sensus yang merupakan tenaga lepas dan bukan pegawai negeri yang mendapat

kecelakaan dan mengakibatkan cacat atau meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya,

mendapat jaminan asuransi.

(2) Biaya pembayaran premi untuk jaminan asuransi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)

merupakan bagian tidak terpisahkan dari anggaran penyelenggaraan sensus.

(3) Besarnya jaminan asuransi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan oleh Kepala

BPS setelah mendapat persetujuan Menteri Keuangan.

Pasal 19

(1) Setiap responden sensus wajib :

a. menerima petugas sensus;

b. memberi izin petugas sensus memasuki halaman atau pelataran, tanah atau

tempat usaha, serta masuk ke dalam bangunan yang berada di wilayah kerja

petugas sensus;

c. memberi izin petugas sensus memasang, memeriksa atau memperbaharui

tanda nomor bangunan atau stiker sensus baik bangunan tempat tinggal

maupun bangunan bukan tempat tinggal;

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxv


xxvi

d. memberikan keterangan- keterangan yang diperlukan petugas sensus mengenai

diri sendiri, anggota keluarga, orang lain yang berkaitan, dan atau kegiatannya

secara lengkap dan benar;

e. memperhatikan catatan tertulis, buku-buku dan naskah-naskah yang diperlukan

oleh petugas sensus.

(2) Pimpinan lembaga atau orang lain yang ditunjuk dari lembaga yang telah ditetapkan

sebagai responden berkewajiban memberikan keterangan kepada petugas sensus

mengenai segala kegiatan lembaga sesuai dengan daftar isian sensus dan atau

memperhatikan catatan tertulis, buku-buku dan naskah-naska.

(3) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak menghilangkan hak

atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga yang dilindungi peraturan perundangundangan

yang berlaku.

(4) Setiap responden berhak menolak petugas sensus yang tidak dapat memenuhi ketentuan

Pasal 16 huruf a dan b.

Pasal 20

(1) Ketentuan yang berlaku bagi petugas sensus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14,

Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17 dan Pasal 18 berlaku juga bagi petugas survei statistik dasar.

(2) Ketentuan tentang kewajiban responden sensus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19

berlaku juga bagi responden survei statistik dasar.

Paragraf 3

Pengolahan Hasil

Pasal 21

(1) BPS bertanggung jawab melakukan pengolahan hasil sensus, survei dan kompilasi produk

administrasi untuk menyediakan statistik dasar yang lengkap, akurat dan mutakhir untuk

kebutuhan sampai pada lingkungan satuan pemerintah terkecil.

(2) Sajian statistik dasar hanya disampaikan dalam bentuk data agregasi dan bukan data

individu.

Pasal 22

(1) Perwakilan BPS di Daerah berwenang melakukan pengolahan hasil sensus, survei dan

kompilasi produk admiistrasi untuk kebutuhan statistik dasar bagi lingkup daerah yang

bersangkutan.

(2) Perwakilan BPS di Daerah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur lebih lanjut oleh

Kepala BPS.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Bagian Kedua

Statistik Sektoral

Paragraf 1

Penyelenggaraan

Pasal 23

(1) Instansi pemerintah menyelenggarakan statistik sektoral sesuai tugas pokok dan

fungsinya.

(2) Penyelenggaraan statistik sektoral dapat dilakukan secara mandiri atau bersama-sama

dengan BPS.

(3) Statistik sektoral yang jangkauan populasinya berskala nasional dan hanya dapat

dilakukan dengan cara sensus, wajib dilakukan bersama-sama dengan BPS.

Pasal 24

(1) Dalam menyelenggarakan statistik sektoral, instansi pemerintah memperoleh data melalui

survei, kompilasi produk administrasi dan cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu

pengetahuan dan teknologi.

(2) Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)

dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

(3) Wilayah survei statistik sektoral meliputi sebagian atau seluruh wilayah Republik

Indonesia.

Pasal 25

(1) Instansi pemerintah menyelenggarakan survei dan kompilasi produk administrasi untuk

menyediakan statistik sektoral guna mendukung pelaksanaan tugas pokok instansi yang

bersangkutan.

(2) Instansi pemerintah juga dapat menyelenggarakan survei dan kompilasi produk

administrasi untuk kebutuhan intern instansi yang bersangkutan.

Pasal 26

(1) Hasil survei statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) juga

ditujukan untuk mendukung penyediaan informasi bagi kepentingan perencanaan

pembangunan nasional dan dalam rangka membangun Sistem Statistik Nasional.

(2) Penyelenggara survei statistik sektoral, wajib :

a. memberitahukan rencana penyelenggaraan survei kepada BPS;

b. mengikuti rekomendasi yang diberikan BPS;

c. menyerahkan hasil penyelenggaraan survei yang dilakukannya kepada BPS.

(3) Rencana penyelenggaraan survei sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) huruf a memuat :

nama instansi, judul, tujuan survei, jenis data yang akan dikumpulkan, jumlah responden

dan waktu pelaksanaan.

(4) Tata cara pemberitahuan rencana penyelenggaraan survei sebagaiman dimaksud dalam

ayat (3), diatur dengan Keputusan Kepala BPS.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxvii


xxviii

Pasal 27

Kompilasi produk administrasi statistik sektoral dilaksanakan dengan memanfaatkan

berbagai dokumen produk administrasi.

Pasal 28

(1) Penyelenggara statistik sektoral berhak memperoleh produk administrasi dari instansi

pemerintah dan atau masyarakat.

(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap memperhatikan

hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga yang dilindungi peraturan

perundang-undangan yang berlaku.

Paragraf 2

Petugas dan Responden

Pasal 29

(1) Pelaksanaan pencacahan survei statistik sektoral dilakukan oleh petugas survei yang telah

ditetapkan instansi penyelenggara.

(2) Ketentuan yang berlaku mengenai petugas sensus sebagaimana dimaksud dalam Pasal

16 dan 17 berlaku juga untuk petugas survei statistik sektoral.

Pasal 30

(1) Penyelenggara statistik sektoral menetapkan responden atau obyek penelitian sebelum

survei dilakukan.

(2) Setiap orang yang telah bersedia menjadi responden tunduk pada ketentuan sebagaimana

dimaksud dalam Pasal 19.

Paragraf 3

Pengolahan Hasil

Pasal 31

(1) Instansi pemerintah yang menyelenggarakan statistik sektoral berwenang melakukan

pengolahan hasil statistik sektoral yang diselenggarakannya.

(2) Pengolahan hasil statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dilakukan

oleh instansi pemerintah bersama-sama dengan pihak lain.

Pasal 32

Ketentuan tentang penyajian statistik dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat

(2) berlaku juga bagi penyelenggaraan statistik sektoral.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Bagian Ketiga

Statistik Khusus

Paragraf 1

Penyelenggaraan

Pasal 33

(1) Lembaga, organisasi, perorangan dan atau unsur masyarakat lainnya dapat

menyelenggarakan statistik khusus. (2) Penyelenggaraan statistik khusus dilakukan secara

mandiri atau bersama-sama dengan pihak lain.

Pasal 34

(1) Penyelenggara kegiatan statistik khusus memperoleh data melalui survei, kompilasi

produk administrasi dan cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan

teknologi.

(2) Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)

dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

(3) Wilayah survei statistik khusus meliputi sebagian atau seluruh wilayah Republik Indonesia

Pasal 35

(1) Survei statistik khusus, meliputi :

a. survei yang hasilnya dipublikasikan;

b. survei untuk kebutuhan intern.

(2) Hasil survei statistik khusussebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a turut

mendukung pengembangan Sistem Statistik Nasional.

Pasal 36

(1) Penyelenggara survei statistik khusus wajib memberitahukan sinopsis hasil survei yang

diselenggarakannya kepada BPS.

(2) Sinopsis hasil survei yang wajib, meliputi survei yang memenuhi kriteria :

a. hasilnya dipublikasikan;

b. menggunakan metode statistik;

c. merupakan data primer.

(3) Kewajiban memberitahukan sinopsissebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak berlaku

bagi survei yang digunakan untuk keperluan intern.

(4) Sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) memuat judul, wilayah kegiatan survei,

obyek populasi, jumlah responden, waktu pelaksanaan, metode statistik, nama dan alamat

penyelenggara dan abstraksi.

(5) Batas waktu dan tata cara penyampaian sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)

diatur lebih lanjut oleh Kepala BPS.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxix


xxx

Pasal 37

(1) Kewajiban memberitahukan sinopsis dibebankan kepada pihak yang mempunyai hak

untuk menyebarluaskan hasil kegiatan statistik.

(2) Pemberitahuan sinopsis dapat dikuasakan kepada penyelenggara kegiatan statistik di

dalam negeri apabila pihak yang memiliki hak berada di luar negeri.

(3) Penyampaian pemberitahuan sinopsis dapat dilakukan melalui pos, jaringan komunikasi

dan atau cara penyampaian lainnya yang dianggap mudah bagi penyelenggara kegiatan

statistik.

Pasal 38

(1) Kompilasi produk administrasi statistik khusus dilaksanakan dengan memanfaatakan

berbagai dokumen produk administrasi.

(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap memperhatikan

hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga yang dilindungi peraturan

perundang-undangan yang berlaku.

Paragraf 2

Petugas dan Responden

Pasal 39

(1) Pelaksanaan pencacahan survei statistik khusus dilakukan oleh petugas survei yang telah

ditetapkan oleh penyelenggara.

(2) Ketentuan yang berlaku mengenai petugas sensus sebagaimana dimaksud dalam Pasal

16 da 17 berlaku juga untuk petugas survei statistik khusus.

Pasal 40

Penyelenggara survei statistik khusus menetapkan responden atau obyek penelitian

sebelum survei dilakukan.

Paragraf 3

Pengolahan Hasil

Pasal 41

(1) Penyelenggara statistik khusus berwenang melakukan pengolahan hasil survei dan

kompilasi produk administrasi yang diselenggarakannya.

(2) Pengolahan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dilaksanakan secara mandiri

atau bersama-sama dengan pihak lain.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


BAB III

PENGUMUMAN, PENYEBARLUASAN, PEMANFAATAN DAN

PEMASYARAKATAN HASIL STATISTIK

Pasal 42

(1) Pengumuman dan penyebarluasan hasil kegiatan statistik dilaksanakan oleh

penyelenggara.

(2) Dalam hal penyelenggaraan kegiatan statistik yang dilaksanakan secara bekerja sama,

maka yang berwenang mengumumkan dan menyebarluaskan hasil kegiatan adalah sesuai

kesepakatan masing-masing pihak.

Pasal 43

(1) BPS berwenang mengumumkan dan menyebarluaskan hasil statistik dasar yang

diselenggarakannya kepada masyarakat, instansi pemerintah pusat dan atau daerah.

(2) Hasil statistik dasar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi hasil sensus, hasil

survei dan hasil kompilasi produk administrasi.

Pasal 44

(1) Pengumuman hasil statistik yang diselenggarakan oleh BPS dimuat dalam Berita Resmi

Statistik atau media lainnya.

(2) Berita Resmi Statistik merupakan salah satu media penyebarluasan hasil statistik.

(3) Pelaksanaan teknis pengumuman dan penyebarluasan hasil statistik sebagaimana

dimaksud dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Kepala BPS.

Pasal 45

(1) Hasil kegiatan statistik yang diselenggarakan oleh BPS, pemanfaatannya terbuka untuk

umum.

(2) BPS memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk memperoleh hasil

statistik yang diselenggarakannya.

(3) Masyarakat berhak memperoleh manfaat dari hasil statistik yang diselenggarakan oleh

BPS.

Pasal 46

(1) Penyelenggaraan statistik sektoral dan khusus yang hasilnya untuk dipublikasikan,

pemanfaatannya terbuka untuk umum.

(2) Penyelenggara kegiatan statistik sektoral dan statistik khusus memberikan kesempatan

yang sama kepada masyarakat untuk memperoleh hasil statistik.

(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan dengan tetap

memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga yang dilindungi

peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxxi


xxxii

Pasal 47

(1) Pemasyarakatan statistik dilakukan dalam rangka memberikan kesadaran kepada

responden, penyelenggara dan pengguna statistik akan arti dan pentingnya statistik.

(2) Pemasyarakatan statistik sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan BPS

bekerja sama dengan instansi pemerintah dan masyarakat.

(3) Pemasyarakatan statistik dilakukan dengan menyebarluaskan hasil kegiatan statistik

sesuai dengan kebutuhan pengguna statistik.

(4) Pemasyarakatan statistik dilakukan secara berkala dan atau sewaktu-waktu melalui

berbagai media informasi, seminar atau dialog.

BAB IV KOORDINASI DAN KERJASAMA

Bagian Pertama Umum

Pasal 48

Koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan statistik meliputi hal-hal yang berkaitan

dengan :

a. pelaksanaan kegiatan statistik;

b. pembakuan konsep, definisi, klasifikasi dan ukuran-ukuran.

Pasal 49

Koordinasi dan atau kerjasamapenyelenggaraan statistik antara BPS, instansi pemerintah

dan masyarakatdilaksanakan atas dasarprinsip kemitraan dan dengan tetap

mengantisipasi serta menerapkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bagian Kedua

Pelaksanaan Kegiatan Statistik

Pasal 50

(1) Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik dilakukan dalam rangka

membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional.

(2) Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik mencakup perencanaan,

pengumpulan, pengolahan, penyajian dan atau analisis statistik.

Pasal 51

(1) Dalam hal kerjasama pelaksanaan kegiatan statistiksektoral antara pemerintah dengan

lembaga swasta, instansi pemerintah bertindak sebagai penyelenggara utama.

(2) Dalam hal koordinasi dan atau kerjasama yang dilakukan dengan pihak luar negeri maka

pihak Indonesia harus bertindak sebagai penyelenggara utama.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Pasal 52

Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik antara instansi pemerintah

dan BPS dapat dilakukan dalam hal :

a. pelaksanaan kegiatan statistik sektoral yang jangkauan populasinya berskala

nasional dan hanya dapat dilakukan dengan cara sensus.

b. pelaksanaan kegiatan statistik sektoral yang dapat dilakukan sendiri oleh

instansi pemerintah.

Pasal 53

(1) Penyelenggaraan statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 huruf a wajib

dilaksanakan bersama- sama oleh BPS dan instansi pemerintah yang bersangkutan.

(2) Dalam menyelenggarakan statistik sektoral tersebut dilaksanakan sendiri oleh instansi

pemerintah yang bersangkutan berlaku ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26.

Bagian Ketiga

Pembakuan Konsep, Definisi,

Klasifikasi dan Ukuran-ukuran

Pasal 55

BPS, instansi pemerintah dan masyarakat bekerjasama melakukan pembakuan konsep,

definisi, klasifikasi dan ukuran-ukuran untuk mewujudkan dan mengembangkan Sistem

Statistik Nasional.

Pasal 56

(1) Dalam rangka mewujudkan kerjasama pembakuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal

55, BPS bertindak aktif memprakarsai kerjasama dengan instansi pemerintah dan

masyarakat.

(2) Dalam melaksanakan pembakuan konsep, definisi, klasifikasi dan ukuran-ukuran, Kepala

BPS memperoleh saran dan pertimbangan dari Forum Masyarakat Statistik.

Pasal 57

(1) Hasil kerjasama pembakuan konsep, definisi, klasifikasidan ukuran-ukuran, sebagaimana

dimaksud dalam Pasal 55, selanjutnya disusun oleh BPS.

(2) Konsep, definisi, klasifikasi dan ukuran-ukuran yang disusun oleh BPS sebagaimana

dimaksud dalam ayat (1) menjadi acuan utama penyelenggaraan statistik di Indonesia.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxxiii


xxxiv

BAB V

PEMBINAAN

Pasal 58

(1) BPS melakukan pembinaan statistik.

(2) Dalam melakukan pembinaan statistik, BPS dapat bekerjasama dengan instansi

pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swasta dan atau unsur masyarakat lainnya.

Pasal 59

(1) Pembinaan statistik ditujukan untuk lebih :

a. meningkatkan kontribusi dan aspirasi masyarakat terhadap statistik;

b. membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional;

c. mengembangkan Sistem Statistik Nasional;

d. mendukung pembangunan nasional.

(2) Sasaran pembinaan statistik mencakup :

a. penyelenggara kegiatan statistik;

b. responden;

c. pengguna statistik.

Pasal 60

Upaya pembinaan statistik meliputi :

a. peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan statistik;

b. pengembangan statistik sebagai ilmu;

c. peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mendukung

penyelenggaraan statistik;

d. perwujudan kondisi yang mendukung terbentuknya pembakuan dan

pengembangan konsep, definisi, klasifikasi dan ukuran-ukuran dalam kerangka

semangat kerjasama dengan para penyelenggara kegiatan statistik lainnya;

e. pengembangan sistem informasi statistik;

f. peningkatan penyebarluasan informasi statistik;

g. peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik untuk

mendukung pembangunan nasional;

h. peningkatan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik.

Pasal 61

Peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan statistik

dilaksanakan melalui :

a. pendidikan formal;

b. pelatihan;

c. seminar, lokakarya dan pertemuan ilmiah statistik;

d. peningkatan kerjasama pendidikan dan pelatihan statistik antar instansi

pemerintah dan atau swasta.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Pasal 62

Pengembangan statistik sebagai ilmu dilaksanakan melalui :

a. penelitian dan pengembangan;

b. pengadaan dan penyebaran media ilmiah statistik;

c. peningkatan pengembangan profesi;

d. peningkatan penerapan ilmu statistik melalui pelatihan, seminar, lokakarya dan

atau pertemuan ilmiah lainnya;

e. pengadaan bahan rujukan tentang ilmu statistik;

f. peningkatan kerjasama pengembangan statistik sebagai ilmu antar instansi

pemerintah dan atau swasta.

Pasal 63

Peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mendukung

penyelenggaraan statistik dilaksanakan melalui :

a. penerapan dan pengembangan jaringan informasi statistik;

b. penerapan dan pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak

komputer;

c. penerapan dan pengembangan penginderaan jarak jauh;

d. peningkatan kerjasama pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang

mendukung kegiatan statistik.

Pasal 64

Perwujudan kondisi yang mendukung terbentuknyapembakuan dan pengembangan

konsep, definisi, klasifikasi dan ukuran-ukuran dalam rangka semangat kerjasama dengan

para penyelenggara kegiatan statistik lainnya dilaksanakan melalui :

a. pengkajian, evaluasi dan penerapan konsep, definisi, klasifikasi dan ukuranukuran;

b. pembakuan dan penyebarluasan konsep, definisi, klasifikasi dan ukuranukuran

yang dibakukan;

c. peningkatan kerjasama pengembangan dan penerapan konsep, definisi,

klasifikasi dan ukuran-ukuran yang dibakukan antar instansi pemerintah dan

atau swasta.

Pasal 65

Pengembangan sistem informasi statistik dilaksanakan melalui :

a. peningkatan keterpaduan penyusunan jaringan sistem informasi statistik;

b. peningkatan komunikasi sistem informasi statistik antar penyelenggara

kegiatan statistik;

c. peningkatan hubungan sistem jaringan antar penyelenggara kegiatan statistik;

d. peningkatan kerjasama pengembangan jaringan sistem informasi statistik.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxxv


xxxvi

Pasal 66

Peningkatan penyebarluasan informasi statistik dilaksanakan melalui :

a. peningkatan mutu dan frekuensi penyebarluasan informasi statistik melalui

berbagai media cetak dan elektronik;

b. penganekaragaman bentuk dan cara penyajian data sesuai dengan penggolongan

pengguna statistik;

c. peningkatan kemudahan dalam memperoleh data hasil kegiatan statistik;

d. peningkatan kerjasama penyebarluasan informasi hasil kegiatan statistik antar

instansi pemerintah dan atau swasta.

Pasal 67

Peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik untuk mendukung

pembangunan nasional serta peningkatan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan

statistik dilaksanakan melalui ;

a. peningkatan penyuluhan tentang pemanfaatan hasil statistik secara berkala;

b. peningkatan penyebarluasan hasil statistik secara menyeluruh dan bertahap;

c. peningkatan kerjasama penerangan dan pemasyarakatan kegiatan statistik antar

instansi pemerintah dan atau swasta.

BAB VI

PEMBIAYAAN

Pasal 68

(1) Pembiayaan penyelenggaraan statistik dasar, dibebankan pada Anggaran

Pendapatan dan Belanja Negara dan sumber lain yang sah.

(2) Dalam rangka memenuhi kebutuhan data statistik dasar untuk keperluan pemerintah

daerah, pembiayaannya dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah yang bersangkutan.

(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2), berlaku juga untuk

pembiayaan pembinaan statistik.

BAB VII

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 69

Semua ketentuan peraturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun

1979 tentang Pelaksanaan Sensus Penduduk, Peraturan Pemerintah Nomor 2

Tahun 1983 tentang Sensus Pertanian, Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun

1985 tentang Sensus Ekonomi dan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1992

tentang Organisasi Biro Pusat Statistik dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak

bertentangan dengan atau diganti dengan ketentuan baru berdasarkan Peraturan

Pemerintah ini.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


BAB VIII

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 70

Dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah ini maka :

a. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1979 tentang Pelaksanaan Sensus

Penduduk;

b. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1983 tentang Sensus Pertanian;

c. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1985 tentang Sensus Ekonomi;

d. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1992 tentang Organisasi Biro Pusat

Statistik;

dinyatakan tidak berlaku

Pasal 71

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah

ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 26 Mei 1999

MENTERI NEGARA SEKRETARIS NEGARA

REPUBLIK INDONESIA

t t d.

PROF. DR. H. MULADI, SH.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 26 Mei 1999

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xxxvii

t t d.

BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1999 NOMOR 96

Salinan sesuai dengan aslinya Salinan sesuai dengan salinan aslinya

SEKRETARIS KABINET RI BADAN PUSAT STATISTIK

Kepala Biro Peraturan Kepala Biro Perencanaan,

Perundang-undangan II

Plt.

t t d.

Edy Sudibyo Pietojo, MSA


Seksi

Statistik

Distribusi

STRUKTUR ORGANISASI

BADAN PUSAT STATISTIK

KABUPATEN POSO

Seksi

Integritas Pengolahan

&

Diseminasi Statistik

BPS KABUPATEN POSO

Seksi

Statistik

Produksi

Tenaga Fungsional

STATISTIK

Sub Bagian

Tata Usaha

Seksi

Neraca Wilayah

&

Analsisi Statistik

Seksi

Statistik

Sosial


DAFTAR ISI / CONTENTS

Halaman / Page

Photo Bupati Kabupaten Poso / Photo of Poso Regent ............................................... iii

Lambang Daerah Kabupaten Poso / Regional Symbol ................................................ v

Sambutan Bupati Kabupaten Poso / Foreword by Regent .......................................... xi

Sambutan Ketua Bappeda Kabupaten Poso / Foreword by BAPPEDA Head ............ xiii

Kata Pengantar / Preface ............................................................................................ xv

Sejarah Singkat Kabupaten Poso / Simple History of Poso Regency ......................... xvii

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 51 Tahun 1999 / Government’s Rule xxi

Struktur Organisasi BPS Kabupaten Poso / Organization Structure of BPS Poso ...... xxxix

Daftar Isi / Contents ..................................................................................................... xli

Daftar Tabel / List of Tables.......................................................................................... xlii

Daftar Gambar / List of Graphs .................................................................................... xliii

Penjelasan Umum / Explanatory Notes ........................................................................ xliv

Peta Daerah Kabupaten Poso / Map of Poso Regency .............................................. xlv

BAB – BAB

BAB I Geografi / Geographical .......................................................... 1

BAB II Keadaan Iklim / Climate Situation .......................................................... 25

BAB III Pemerintahan / Government .................................................................. 39

BAB IV Penduduk / Population ........................................................................... 57

BAB V Sosial dan Budaya / Social and Culture................................................ 87

BAB VI Pertanian / Agriculture ............................................................................ 175

BAB VII Industri / Industry .................................................................................... 239

BAB VIII Perdagangan / Trading .......................................................................... 257

BAB IX Perhubungan / Transportation ............................................................... 279

BAB X Keuangan dan Harga-harga / Finance and Prices ................................ 307

BAB XI Pendapatan Regional / Regional Income .............................................. 333

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xli


xlii

DAFTAR TABEL / LIST OF TABLES

Halaman / Page

1. 1. Batas dan Letak Wilayah / Area Border and Location........................................ 12

1. 2. Jarak Tempat / Distance ..................................................................................... 15

2. 1. Suhu dan Kelembaban Udara / Temperature and Humidity .............................. 30

2. 2. Curah Hujan dan Kecepatan Angin / Rainfall and Wind Velocity ........................ 33

3.1 Pemerintahan Umum / General Government ..................................................... 47

4. 1. Persebaran dan Kepadatan Penduduk / Populatioan Distribution and Density 69

4. 2. Transmigrasi / Transmigration ............................................................................ 74

4. 3. Tenaga Kerja / Manpower .................................................................................. 79

5. 1. Pendidikan dan Kebudayaan / Education and Culture ..................................... 105

5. 2. Kesehatan / Health .............................................................................................. 127

5. 3. Keluarga Berencana / Family Planning ............................................................... 139

5. 4. Keamanan dan Ketertiban Masyarakat / Safety And Society Order ................. 147

5. 5. A g a m a / Religion.............................................................................................. 152

5. 6. Sosial Lainnya / Others Social ........................................................................... 161

6. 1. Tanaman Pangan / Food Crops.......................................................................... 192

6. 2. Perkebunan / Estate Crops................................................................................. 209

6. 3. Kehutanan / Forestry ................................................................ ......................... . 213

6. 4. Peternakan / Livestock ....................................................................................... 215

6. 5. Perikanan / Fishery .................................................................. ......................... 230

7. 1. Perusahaan Perindustrian / Industrial Company ............................................. .. 248

7. 2. Listrik dan Air Minum / Electricity and Water Supply ........................................... 250

8. 1. Perdagangan / Trading...................................................................................... 266

8. 2. E k s p o r / Export............................................................................................. 267

8. 3. Koperasi / Cooperative ....................................................................................... 269

8. 4. D o l o g / Logistic................................................................................................ 275

9. 1. Panjang Jalan / Lenght of Road ......................................................................... 289

9. 2. Angkutan Darat / Land Transportation ............................................................... 294

9. 3. Angkutan Udara / Air Transportation .................................................................. 299

9. 4. Angkutan Laut / Sea Transportation ................................................................... 301

9. 5. Pos dan Telekomunikasi / Pos and Telecommunication .................................... 302

10. 1. Keuangan Pemerintah Daerah / Regional Finance ............................................ 316

10. 2. Perbankan / Banking ............................................................................................ 326

10. 3. Harga - Harga / Prices ........................................................................................ 327

11.1. Pendapatan Regional / Regional Income ............................................................ 338

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


DAFTAR GRAFIK / LIST OF GRAPHS

Halaman / Page

Gambar 1.1 Persentase Luas Wilayah Kecamatan di Kabupaten Poso...................... 6

Percentage of District Area in Poso Regency

Gambar 2.1 Rata-rata Kecepatan Angin Maximum Kab. Poso 2011 .......................... 29

The Average of Maximum Wind Velocity in Poso Regency 2011

Gambar 3.1 Persentase Dana Bantuan Pengembangan Desa .................................. 44

Percentage of Village Development Grant

Gambar 3.2 Jumlah Pemilih pada PemiluKada Kabupaten Poso Tahun 2010 ........... 46

Number of Voters in Poso Regency Election 2010

Gambar 4.1 Peta persebaran penduduk Kabupaten Poso 2011. ................................ 61

Map of Population Distribution in Poso Regency 2011

Gambar 4.2 Piramida Penduduk Kabupaten Poso tahun 2011 ................................... 62

Population Pyramid of Poso Regency 2011

Gambar 5.1 Perkembangan Jumlah Sekolah 2009-2011. ........................................... 91

Number of School Trends 2009-2011

Gambar 5.2 Angka Prevalensi Balita di Kabupaten Poso Tahun 2011 ....................... 96

Prevalence Rate in Poso Regency 2011

Gambar 5.3 Persentase Akseptor KB menurut metode kontrasepsi Tahun 2011 ....... 97

Percentage of Active KB Acceptor based on Contraception Methode 2011

Gambar 5.4 Frekuensi Bencana Alam dan Jumlah Korban Jiwa tahun 2011 ............. 103

Disaster’s Frequent and Victims 2011

Gambar 6.1 Produksi Tanaman Palawija Tahun 2011 ................................................ 181

Food Crops Product 2011

Gambar 6.2 Perbandingan Jenis Hasil Hutan Kabupaten Poso Tahun 2011 .............. 186

Comparison of Forestry Product in Poso Regency 2011

Gambar 7.1 Perkembangan Industri Kabupaten Poso 2008 – 2010 ........................... 243

Industrial Trend of Poso Regency 2008-2010

Gambar 7.2 Perbandingan Pelangan Listrik Kabupaten Poso 2010-2011 .................. 245

The Comparison of Electricity Customers in Poso Regency 2010 - 2011

Gambar 7.3 Produksi Air Bersih PDAM Kabupaten Poso 2009 - 2011 ...................... 247

Water Supply Production of Poso Regency PDAM 2009 - 2011

Gambar 8.1 Banyak Perusahaan Perdagangan Kabupaten Poso 2007-2011 ............ 260

Number of Trading Company in Poso Regency 2007 - 2011

Gambar 8.2 Perkembangan Koperasi di Kabupaten Poso Tahun 2007-2011 ............ 263

Cooperation Trend in Poso Regency 2007 - 2011

Gambar 8.3 Supply Beras Ex Pengadaan Lokal Selama Tahun 2011 ....................... 265

Rise Supply Ex Local Procurement During 2011

Gambar 9.1 Tingkat Kecelakaan Angkutan Darat Kabupaten Poso 2007-2011 ......... 283

Number of Land Transportation Accident in Poso Regency 2007 - 2011

Gambar 10.1 Persentase belanja tidak langsung Pemda Kabupaten Poso ................ 311

Percentage of Inderect Expenditure of Regional Government

Gambar 11.1 Distribusi PDRB ADHB menurut Lapangan Usaha Tahun 2011 ......... 337

GDP Distribution with Current Price by Sectoral 2011

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 xliii


PENJELASAN UMUM / EXPLANATORY NOTES

Tanda-tanda satuan-satuan dan lain-lainnya yang digunakan dalam edisi ini, adalah sebagai

berikut :

Symbols, units, and others which used in this publication, are as follow :

1. TANDA-TANDA / SYMBOLS

Data belum tersedia / tidal tersedia / not available.................................... : ...

Data dapat diabaikan / Can be Ignored ..................................................... : -

Tanda Desimal / Decimal .......................................................................... : .

Angka Sementara / Temporary Value ....................................................... : x)

Angka diperbaiki / Repaired Value ............................................................ : r)

Angka Perkiraan / Estimate Value ............................................................. : e)

2. SATUAN / UNITS

Bata (untuk Garam) / Bata ( For Salt)........................................................ : 500 Gram

Barang (untuk Sabun) / Thing ( For Soap) ................................................ : 400 Gram

Botol / Bottle............................................................................................... : 700 cc

Kilometer (Km) ........................................................................................... : 1.000 meter

Kwintal (Kw) ............................................................................................... : 100 Kg

Liter (untuk Beras /For Rise)...................................................................... : 0,80 Kg

Ton ............................................................................................................ : 1.000 Kg

Sak (untuk Semen) / Zak (for Cement)...................................................... : 40 Kg

Knote .......................................................................................................... : 1,8 Km/Jam

Kilometer Bujur Sangkar (Km 2 ) .................................................................. : 100 Ha

Satuan lain : Buah, Bungkus, Butir, Helai/Lembar, Kaleng

Batang, Pulsa, Ton, Jam, Menit, Persen (%).

Others units : unit, pack, number, pieces, tin, pulls, ton-kilometers, hours, minute, percent (%)

3. LAIN – LAIN / OTHERS

F.O.B (Free On Board) = Harga Ekspor sampai ke pelabuhan muat

C.I.F (Cost Insurance and Fright) = Harga Impor sampa ke pelabuhan masuk

C.I.F (Harga F.O.B + Asuransi dan Freight)

M.T.O.W (Maximum Take Off Weights) = Kemampuan berat maksimum suatu

Pesawat untuk dapat terbang

D.W.T (Deed Weight Ton) = Bobot Mati

B.R.T (Bruto Registered Ton)

Kabupaten Poso Dalam Angka 2012 xlv


PETA WILAYAH KABUPATEN POSO

MAP OF POSO REGENCY


Geografi

Geograhy


A. Wilayah Kabupaten Poso

Kabupaten Poso wilayahnya

membentang dari arah Tenggara ke Barat

Daya dan melebar dari arah Barat ke Timur,

dan sebagian besar berada di daratan

pulau Sulawesi. Dan lihat dari posisinya

kabupaten Poso terletak ditengah

Sulawesi yang merupakan jalur strategis

yang menghubungkan Sulawesi Utara

dengan Sulawesi Tengah.

1. Letak Wilayah

Letak wilayah Kabupaten Poso

dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain

letak Astronomis, letak geografis, dan letak

geologis.

a. Letak Astronomis

Berdasarkan garis lintang dan

garis bujur wilayah Kabupaten Poso terletak

pada koordinat 1 o 06' 44,892" - 2 o 12'

53,172" LS dan 120 o 05' 96" - 120 o 52' 4,8"

BT. Berdasarkan letak astronomisnya,

panjang wilayah Kabupaten Poso dari ujung

barat sampai ujung timur diperkirakan

jaraknya kurang lebih 86,2 Km. Lebarnya

dari utara ke selatan dengan jarak kurang

lebih 130 Km.

BAB I

GEOGRAFI

Geographical

A. Poso Regency Area

Geografi

The area in Poso Regency

extends from Southeast to Southwest and it

is widen from West to East, and mostly

located in Sulawesi. The position of Poso

Regency in the middle of Sulawesi is a

strategic path that connects North Sulawesi

and Central Sulawesi.

1. The Location of the Area

The location of Poso Regency

Area can be seen from various aspects,

such as Astronomical location, geographical

location, and geological location.

a. Astronomical Location

Based on the latitude and

longitude, Poso Regency is located at

1 o 06' 44,892" - 2 o 12' 53,172" SL and 120 o

05' 96" - 120 o 52' 4,8" EL. Based on its

astronomical location, the estimated

distance of Poso Regency Area from west

to east is approximately 86,2 Km. Its width

from North to South is approximately 130

Km.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 3


Geografi

b. Letak Geografis

4

Dilihat dari posisinya

dipermukaan bumi letak wilayah Kabupaten

Poso secara umum terletak di kawasan

hutan dan lembah pegunungan. Dan

kawasan lainnya terletak pada pesisir pantai

yang sebagian terletak di perairan Teluk

Tomini dan Teluk Tolo.

c. Letak Geologis

Secara geologis wilayah

Kabupaten Poso terletak pada deretan

pegunungan lipatan, yakni Pegunungan

Fennema dan Tineba di bagian barat,

Pegunungan Takolekaju di bagian barat

daya, Pegunungan Verbeek di bagian

tenggara, Pegunungan Pompangeo dan

Pegunungan Lumut di bagian timur laut.

2. Luas Wilayah

Luas daratan Kabupaten Poso

setelah terpisah dengan Kabupaten Tojo

Una-una diperkirakan sekitar 8.712,25 Km 2

atau 12,81 persen dari luas daratan Propinsi

Sulawesi Tengah. Bila dibandingkan

dengan luas daratan kabupaten yang ada di

Propinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Poso

menempati urutan keempat.

b. Geographical Location

Based on its position on the

surface of the earth, Poso Regency area is

located in the forest areas and mountain

valleys. And the other areas are located on

the coast which partly located in the waters

of Tomini Bay and Tolo Bay.

c. Geological Location

Geologically, Poso Regency Area

is located on the folds of the mountain

range, namely Fennema and Tineba

Mountains in the west, Takolekaju

Mountains in the southwest, Verbeek

Mountains in the Southeast, Pompangeo

and Lumut Mountains in the Northeast.

2. Total Area

Poso Regency ’s land area after

being separated with Tojo Una-una District

is approximately 8.712,25 Km 2 or 12,81

percent of the land area of Central Sulawesi

Province. Compare to the land area of the

existing districts in Central Sulawesi

Province, Poso Regency takes the fourth

place.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Kabupaten / Kodya

Regency

Pada tahun 2010 Kabupaten

Poso mengalami pemekaran kecamatan,

yaitu Kecamatan Pamona Puselemba.

Kecamatan ini merupakan pemekaran dari

Kecamatan Pamona Utara dengan luas

wilayah kira-kira 560,05 Km 2 . Terdiri dari 10

wilayah pedesaan, dengan ibukota

kecamatan yaitu Desa Sangele. Jika dilihat

berdasarkan luas kecamatan, Kecamatan

Lore Tengah memiliki luas terbesar yaitu

kira-kira 976,37 Km 2 atau 11,21 persen

dari luas Kabupaten Poso.

Perbandingan Luas Daratan Kabupaten Poso dengan

Kabupaten Lainnya di Sulawesi Tengah, 2011

Comparison between Land Area of Poso Regency with

Another Regencis in Central Sulawesi, 2011

L u a s (Km 2 )

Geografi

In 2010, Poso Regency

experiencing expansion, namely Pamona

Puselemba Sub-district. This Sub-district is

the expansion from North Pamona Sub-

district with total area for about 560,05 Km 2 .

Consists of 10 rural area, with the Sangele

Village as its capital district. Based on the

district area, Central Lore Sub-district has

the largest area which is approximately

976,37 Km 2 or 11,21 percent of Poso

Regency ’s area.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 5

Area

Persentase

Percentage

(1) (2) (3)

Morowali 15 490,12 22,77

Banggai Kepulauan 3 214,46 4,72

Banggai 9 672,70 14,22

P o s o 8 712,25 12,81

Donggala 10 471,71 15,39

Toli-Toli 4 079,77 6,00

Buol 4 043,57 5,94

P a l u 395,06 0,58

Parigi Moutong 6 231,85 9,16

Tojo Una-una 5 721,51 8,41

Sulawesi Tengah 68 033,00 100,00


Geografi

6

Gambar 1.1 Persentase Luas Wilayah Kecamatan di Kabupaten Poso

Figure Percentage of district area in Poso Regency

3. Batas Wilayah

Wilayah Kabupaten Poso dibatasi

oleh batas alam yakni kawasan pantai dan

pegunungan / perbukitan dengan batas

administratif sebagai berikut:

Sebelah Utara :

berbatasan dengan Teluk Tomini dan

Prop. Sulawesi Utara

Sebelah Selatan :

berbatasan dengan Prop. Sulawesi

Selatan

Sebelah Timur :

berbatas dengan wilayah Kab. Tojo

Una-una dan Kab. Morowali

Sebelah Barat : berbatasan

dengan wilayah Kab. Donggala dan

Kab. Parigi Moutong

3. Borders

Poso Regency area is bounded

by natural boundaries which is coastal area

and mountains / hills area with

administrative boundaries as follows:

North :

bordering with Tomini Bay and North

Sulawesi Province

South :

bordering with South Sulawesi

East :

bordering with the area of Tojo Una-

una District and Morowali Regency

West :

bordering with the area of Donggala

Regency and Parigi Moutong Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Pada belahan utara wilayah ini

terdiri dari Kecamatan-kecamatan Poso

Pesisir, Poso Kota, Lage dimana sebagian

wilayahnya berbatasan dengan pantai Teluk

Tomini.

Di belahan timur adalah sebagian

Pamona Timur yang berbatasan dengan

Kabupaten Morowali dan sebagian Lage

berbatasan dengan Kecamatan Tojo Una-

una.

Dan pada belahan Barat terdiri

dari Kecamatan Lore Utara, Lore Tengah

dan Lore Barat yang berbatasan dengan

wilayah Kabupaten Donggala dan

Kabupaten Parigi Moutong.

Sedangkan Kecamatan Pamona

Selatan dan Lore Selatan sebagian

wilayahnya berbatasan dengan Propinsi

Sulawesi Selatan.

4. Relief Wilayah

Wilayah Kabupaten Poso

sebagian besar merupakan kawasan

pegunungan dan perbukitan, maka

ketinggian wilayah pada umumnya berada

diatas 500 meter dari permukaan laut.

terdiri dari:

Kemiringan tanah/lereng yang

Kemiringan 0-2 % (datar agak landai),

tersebar diseluruh kecamatan

khususnya kecamatan Pamona

Selatan

Geografi

In the northern part, this area

consists of sub-districts of Poso Coastal,

Poso City, Lage where half of the area is

bordering with Tomini Bay.

In the eastern part, half of East

Pamona is bordering with Morowali District

and half of Lage is bordering with Tojo Una-

una Sub-district.

And in the western part consists

of Sub-districts of North Lore, Central Lore

and West Lore that are bordering with

Donggala District and Parigi Moutong

District.

While half area of South Pamona

and South Lore Sub-districts is bordering

with South Sulawesi Province.

4. Relief Area

Most of Poso Regency area is

mountains and hills area, then the height of

this area is generally above 500 meters

from the surface of the sea.

The slope of the land consists of:

The slope of 0-2% (the land is rather

sloping) is scattered throughout the

sub-districts, especially South Pamona

sub-district.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 7


Geografi

8

Kemiringan 3-15 % (landai agak

miring) tersebar hampir diseluruh

kecamatan kecuali Kecamatan Lage

Kemiringan 16-40 % (miring agak

curam), terdapat dihampir seluruh

kecamatan kecuali di wilayah

Kecamatan Lore Selatan. Sedangkan

kemiringan yang terluas terdapat di

Kecamatan Lore Utara.

Kemiringan lebih dari 40 % (sangat

curam), merupakan bagian terluas

dari seluruh luas kemiringan tanah di

wilayah Kabupaten Poso.

Jenis tanah didaerah ini terbentuk

dari lapisan kelompok jenis batuan dengan

ciri-ciri dan penyebarannya sebagai berikut:

Batuan Kapur, jenis batuan ini terdapat

di wilayah Kecamatan Pamona Selatan

dan Pamona Utara;

Batuan Skiss, terdapat diwilayah

Kecamatan Pamona Utara, Poso

Pesisir, Lage, Pamona Selatan, Lore

Utara, Lore Selatan dan Poso Kota;

Batuan Metamorfik, hanya terdapat

diwilayah Kecamatan Lore Utara, Lore

Selatan dan sebagian kecil di

Kecamatan Poso Pesisir.

The slope of 3-15% is scattered in

nearly all sub-districts except Lage

Sub-district.

The slope of 16-40 % (rather steep),

almost in all districts except in South

Lore Sub-district, while the widest

slope is in North Lore Sub-district.

The slope of more than 40 % (very

steep), is the largest part of all land

slope in Poso Regency area.

The soil type in this area is

formed from group of layers of rock type

with the characteristics and distribution as

follows:

Limestone rocks, this type of rock is

located in South Pamona Sub-district

and North Pamona Sub-district.

Skis rocks, located in Sub-districts of

North Pamona, Coastal Poso, Lage,

South Pamona, North Lore, South Lore

and City Poso;

Metamorphic rocks, only located in

Sub-Districts of North Lore, South Lore

and some are in Coastal Poso.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


B. Flora dan Fauna

1. F l o r a

Disamping tanah pertanian,

wilayah Kabupaten Poso sebagian besar

ditumbuhi hutan dengan vegetasi kayu-

kayuan diselingi dengan belukar yang

luasnya kurang lebih 514.234,20 Ha. Dan

selebihnya ditumbuhi padang rumput

berasosiasi dengan pohon-pohonan pada

tepi-tepi sungai.

Pada hutan produksi biasa dan

produksi terbatas serta fungsi hutan lainnya

banyak ditumbuhi jenis kayu dan hasil hutan

antara lain:

Kayu Agathis, Meranti dan Rotan

diwilayah Kecamatan Pamona Utara,

Lage, dan Lore Utara;

Kayu Hitam (Ebony, diwilayah

Kecamatan Poso Pesisir, Lage;

Damar diwilayah Kecamatan Lore

Utara, Pamona Utara dan Lage;

Kayu Mani, diwilayah Kecamatan Lore

Utara.

Disamping itu masih banyak

ditemukan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan

berupa kayu-kayuan yang bemutu seperti;

Kemiri, Kenari, Rambutan, Kulahi, Melinjo,

Leci, Aren, Pakis Haji, yang merupakan

tumbuhan liar di hutan. Pada pesisir pantai

yang landai banyak ditumbuhi pohon-pohon

Bakau.

B. Flora and Fauna

1. F l o r a

Geografi

In addition to agricultural land,

Poso Regency is mostly overgrown with

forests with woody vegetation interspersed

with groves with approximate area of more

or less 514.234,20 Ha. And the remaining

area is overgrown with meadows associated

with trees on the river banks.

In the common production forest

and limited production forest and other

forest functions is overgrown with timber

and forest products such as:

Agathis, Meranti and Rattan wood in

the area of North Pamona, Lage, and

North Lore Sub-districts;

Black wood (Ebony), in the area of

Coastal Poso, Lage Sub-district;

Resin wood in the area of North Lore,

North Pamona and Lage Sub-district;

Semen wood, in North Lore Sub-

district area.

Besides that, there are still many

different kinds of plants in the form of high

quality woods such as: Candlenut, Walnut,

Rambutan, Kulahi, Melinjo, Lychees, Sugar,

Pakis Haji which are wild plants in the

forest. At the sloping coast, there are many

Mangrove trees.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 9


Geografi

2. F a u n a

10

Selain ternak besar-kecil serta

jenis unggas yang dipelihara/diusahakan,

didaerha ini banyak ditemukan jenis

binatang liar yang hidup dihutan-hutan,

yakni; Anoa, Rusa, Babi, Babi Rusa, Monyet

Hitam Sulawesi, Kuskus, Bajing Tanah,

Bajing Terbang, Kucing Hutan, Biawak

Pohon, Burung Maleo dan jenis Aves

lainnya.

C. Jarak Tempat

Jarak tempat antara Ibukota

Kabupaten Poso dengan Ibukota

kecamatan baik melalui darat maupun laut

dapat dilihat pada tabel 1.2.1. Jaringan jalan

antar kabupaten di Sulaweis Tengah melalui

desa atau kota kecamatan sampai tapal

batas wilayah Kabupaten Poso melalu jalan

Trans Sulawesi dan ibukota Propinsi

Sulawesi Tengah, dapat dilalui beberapa

kecamatan merupakan gerbang masuk/

keluar wilayah ini adalah:

Tambarana, adalah ibukota

Kecamatan Poso Pesisir Utara,

dengan melalui Desa Tumora

merupakan gerbang masuk/keluar

untuk hubungan dengan wilayah

Kabupaten Parigi Moutong dan ibukota

Propinsi Sulawesi Tengah.

2. F a u n a

Besides small-big cattle and poultry

that are raised / grown in this area, there are

many types of wild animals that live in the

forest, namely; Anoa, Deer, Pigs, Sulawesi

Black Monkeys, Kuskus, Land Squirrels,

Flying Squirrels, Forest Cats, Tree Lizards,

Maleo Birds, and other Aves.

C. Distance

The distance between Poso

Regency capital and Sub-district capital

either by land or sea can be seen on table

1.2.1. Inter-district road networks in Central

Sulawesi through villages or sub-district city

to the border of Poso Regency area is

through Trans Sulawesi and the capital of

Central Sulawesi Province, can go through

several sub-districts which are the

entrance/exit areas:

Tambarana, is the capital of North

Coastal Poso Sub-district, by going

through Tumora village which is the

entrance/exit to connect with Parigi

Moutong Regency and the capital of

Central Sulawesi Province.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tagolu, adalah Ibukota Kecamatan

Lage, melalui Desa Malei merupakan

gerbang masuk/keluar dari dan ke

wilayah Kabupaten Tojo Una-una.

Pendolo, adalah ibukota Kecamatan

Pamona Selatan, yang

menghubungkan wilayah Kabupaten

Luwu Propinsi Sulawesi Selatan,

melalui Taripa Kecamatan Pamona

Timur.

Wuasa, adalah Ibukota Kecamatan

Lore Utara, melalui Desa Sedoa

merupakan gerbang masuk/ keluar dari

dan ke wilayah Kabupaten Donggala

menuju ibukota Propinsi Sulawesi

Tengah.

Taripa, adalah ibukota Kecamatan

Pamona Timur, melalui Desa

Pancasila 1 merupakan gerbang

masuk/keluar dari dan ke wilayah

Kabupaten Morowali.

Geografi

Tagolu, is the capital of Lage District,

through Malei Village is the entrance /

exit from and to Tojo Una-una

Regency area.

Pendolo, is the capital of South

Pamona District, which connects the

area of Luwu Regency South Sulawesi

Province, through Taripa, East

Pamona District.

Wuasa, is the capital of North Lore

District, through Sedoa Village is

extrance / exit from and to Donggala

Regency area to the capital of Central

Sulawesi Province.\

Taripa, is the capital of East Pamona

District, through Pancasila Village 1

which is the entrance / exit from and to

Morowali Regency area.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 11


Geografi

1.1. Batas dan Letak Wilayah/ Area Border and Location

Tabel

Letak Geografis Kabupaten Poso

: 1.1.1.

Table Geographic Location of Poso Regency

12

Batas

Border

Derajat

Degree

(1) (2)

Lintang Utara/ North Latitude -

Lintang Selatan/ South Latitude 1 0 06' 44" - 2 0 12' 53"

Bujur Timur/ East Longitude 120 o 05' 09" - 122 o 52' 04"

Bujur Barat/ West Longitude -

Sumber : Peta Provinsi Sulawes Tengah

Source : Central Sulawesi Province Map

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Batas Wilayah Kabupaten Poso

: 1.1.2.

Table Boundaries of Poso Regency

Batas Wilayah

Boundaries

Berbatasan Dengan

Bordering

(1) (2)

Utara Teluk Tomini dan Provinsi Sulawesi Utara

Selatan Provinsi Sulawesi Selatan

Barat

Geografi

Kabupaten Sigi Biromaru dan Kabupaten Parigi

Moutong

Timur Kabupaten Tojo Una-una dan Kabupaten Morowali

Sumber : BPS Kabupaten Poso

Source : Statistics Office of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 13


Geografi

Tabel

Table

14

: 1.1.3. Luas Wilayah Poso menurut Kecamatan Tahun 2010

Total Area of Poso Regency by District

Kecamatan

District

Luas (Km²)

Area

Persentase

Percentage

(1) (2) (3)

01. Pamona Selatan 399,86 4,59

02. Pamona Barat 272,16 3,12

03. Pamona Tenggara 487,4 5,59

04. Pamona Pusalemba 560,05 6.43

05. Pamona Utara 614,61 7.05

06. Pamona Timur 701,95 8,06

07. Lore Selatan 569,49 6,54

08. Lore Barat 428,2 4,91

09. Lore Utara 864,61 9,92

10. Lore Tengah 976,37 11,21

11. Lore Timur 423,87 4,87

12. Lore Peore 327,87 3,76

13. Poso Pesisir 437,39 5,02

14. Poso Pesisir Selatan 563,06 6,46

15. Poso Pesisir Utara 623,47 7,16

16. Poso Kota 12,8 0,15

17. Poso Kota Selatan 27,62 0,32

18. Poso Kota Utara 20,04 0,23

19. Lage

401,43 4,61

Kabupaten Poso 8.712,25 100

Sumber : BPS Kabupaten Poso

Source : StatisticsOffice of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


1.2. Jarak Tempat / Distance

Tabel

Jarak Ibu Kota Kabupaten dengan Ibu Kota Kecamatan

:1.2.1

Tabel The Distance between Regency Capital to District Capital

Ibu Kota

Kabupaten

Regency

Capital

Kecamatan/Ibu Kota

Kecamatan

District Capital

Jarak Melalui/ Distance By

Darat/Land

(Km)

Laut/Sea

(Mil)

Geografi

Jalur

Transportasi

Transportation

way

(1) (2) (3) (4) (5)

P

O

S

O

Pamona Selatan 136 - Darat/land

Pamona Barat 96 - Darat/land

Pamona Tenggara 129 - Darat/land

Pamona Utara 56 - Darat/land

Pamona Pusalemba Darat/land

Pamona Timur 91 - Darat/land

Lore Selatan 124 - Darat/land

Lore Barat 129 - Darat/land

Lore Utara 117 - Darat/land

Lore Tengah 156 - Darat/land

Lore Timur 102 - Darat/land

Lore Peore 107 - Darat/land

Poso Pesisir 13 - Darat/land

Poso Pesisir Selatan 42 - Darat/land

Poso Pesisir Utara 45 - Darat/land

Poso Kota 0 - Darat/land

Poso Kota Selatan 5 - Darat/land

Poso Kota Utara 3 - Darat/land

Lage 7,5 - Darat/land

Sumber : BPS Kabupaten Poso

Source : StatisticsOffice of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 15


Geografi

Tabel

Table

16

Jarak

Distance

: 1.2.2. Jarak Antara Poso-Luwuk melalui Tarikmata (km)

The Distance between Poso- Luwuk via Tarikmata (km)

Poso Tagolu Uekuli Marowo Ampana Tete

Bali-

ngara

Bunta

Pagi-

mana

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)

Luwuk

Poso - 8 53 135 157 167 199 250 323 385

Tagolu 8 - 45 127 149 159 191 242 315 377

Uekuli 53 45 - 82 104 114 146 197 270 332

Marowo 135 127 82 - 22 32 64 115 188 250

Ampana 157 149 104 22 - 10 42 93 166 228

Tete 167 159 114 32 10 - 32 83 156 218

Balingara 199 191 146 64 42 32 - 51 124 186

Bunta 150 242 197 115 93 83 51 - 73 135

Pagimana 323 315 270 188 166 156 124 73 - 62

Luwuk 385 377 332 250 228 218 186 135 62 -

Tabel

Table

Jarak

Distance

: 1.2.3. Jarak Antara Poso-Kamba melalui Tarikmata (km)

The Distance between Poso- Kamba via Tarikmata (km)

Poso Tagolu Tentena Taripa Kamba

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Poso - 8 56 91 106

Tagolu 8 - 48 83 98

Tentena 56 48 - 35 50

Taripa 91 83 35 - 15

Kamba 106 98 50 15 -

Sumber : Peta Kabupaten Poso

Source : Poso Regency Map

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel : 1.2.4. Jarak Antara Poso- Palu (km)

Table The Distance between Poso- Palu (km)

Jarak

Distance

Palu

Kebun

Kopi

Parigi Tolai Sausu

Tamba-

rana

Kalora Maranda

Geografi

Kasi-

guncu

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)

Palu - 45 84 113 129 153 157 166 190 205

Kebun Kopi 45 - 39 68 84 108 112 121 145 160

Parigi 84 39 - 29 45 69 73 82 106 121

Tolai 113 68 29 - 16 40 44 53 77 92

Sausu 129 84 45 16 - 24 28 37 61 76

Tambarana 153 108 69 40 24 - 4 13 37 52

Kalora 157 112 73 44 28 4 - 9 33 48

Maranda 166 121 82 53 37 13 9 - 24 39

Kasiguncu 190 145 106 77 61 37 33 24 - 15

Poso 205 160 121 92 76 52 48 39 15 -

Tabel : 1.2.5. Jarak Antara Poso- Wonorejo (km)

Table The Distance between Poso- Wonorejo (km)

Jarak

Distance

Poso Tagolu Sule-

wana

Ten-

tena

Taripa Pendolo

Mayoa Batas

Sulteng

Kayu

-

langi

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 17

Poso

Wono

-

rejo

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)

Poso - 8 46 56 91 136 145 174 187 235

Tagolu 8 - 38 48 83 128 137 166 179 227

Sulewana 46 38 - 10 45 90 99 128 141 189

Tentena 56 48 10 - 35 80 89 118 131 179

Taripa 91 83 45 35 - 45 54 83 96 114

Pendolo 136 128 90 80 45 - 9 88 51 99

Mayoa 145 137 99 89 54 9 - 29 42 90

Batas Sulteng 174 166 128 118 83 88 29 - 13 61

Kayulangi 187 179 141 131 96 51 42 13 - 48

Wonorejo 235 227 189 179 144 99 90 61 48 -

Sumber : Peta Kabupaten Poso

Source : Poso Regency Map


Geografi

Tabel

Tabel

18

Jarak

Distance

: 1.2.6. Jarak Mil Laut Antar Pelabuhan se-Kabupaten Poso, Tojo Unauna

dan Kabupaten Banggai

The Distance between Port Poso,Tojo Una-una and Banggai

Regency in Noutical Mile

Poso Ampana Una-

Una

Dolong Bunta Pagimana Balantak

Bone

bobakal

Luwuk

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

Poso - 62 98 123 98 132 110 242 260

Ampana 62 - 46 66 42 48 150 186 205

Una-Una 98 46 - 40 67 69 138 176 146

Dolong 123 66 40 - 45 46 104 136 150

Bunta 98 42 67 45 - 38 120 156 168

Pagimana 132 48 69 46 38 - 76 118 167

Balantak 110 150 138 104 120 76 - 34 56

Bonebobakal 242 186 176 136 156 118 34 - 22

Luwuk 260 205 146 150 168 167 56 22 -

Sumber : Kantor Pelabuhan Poso

Source : Poso Office of Harbormaster

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel : 1.2.7. Jarak Antara Poso- Tentena dan Poso-Tangkura (km)

Table The Distance between Poso-Tentena and Poso-Tangkura(km)

Jarak

Distance

Geografi

Poso Maliwuko Tambaro Watuawu Pandiri Tampemadoro Kuku

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Poso - 6 10 13 17 26 35

Maliwuko 6 - 7 7 11 20 29

Tambaro 10 4 - 3 7 16 25

Watuawu 13 7 3 - 4 13 22

Pandiri 17 11 7 4 - 9 18

Tampemadoro 26 20 16 13 9 - 9

Kuku 35 29 25 22 18 9 -

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 19


Geografi

Lanjutan Tabel : 1.2.7.

Continued Table

20

Jarak Poso Sangira Sulewana Saojo Tendeadongi Sawidago Tentena

(1) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15)

Poso 43 - 3 7 11 13 15

Sangira 46 3 - 4 8 10 12

Sulewana 50 7 4 - 4 6 8

Saojo 54 11 8 4 - 2 4

Tendeadongi 56 13 10 6 2 - 2

Sawidago 58 15 12 8 4 2 -

Tentena 43 - 3 7 11 13 15

Sumber : Peta Kabupaten Poso

Source : Poso Regency Map

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel : 1.2.8. Jarak Antara Poso-Tangkura (km)

Table The Distance between Poso-Tangkura (km)

Jarak

Distance

Geografi

Poso Moengko Toini Mapane Kasiguncu Betalemba Patiwunga Tangkura

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

Poso - 4 10 11 15 18 19 20

Moengko 4 - 6 7 12 14 14 16

Toini 10 6 - 1 5 8 9 10

Mapane 11 7 1 - 4 7 8 9

Kasiguncu 15 12 5 4 - 3 4 5

Betalemba 18 14 8 7 3 - 1 2

Patiwunga 19 14 9 8 4 1 - 1

Tangkura 20 16 10 9 5 2 1 -

Sumber : Peta Kabupaten Poso

Source : Poso Regency Map

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 21


Geografi

Tabel : 1.2.9. Jarak Antara Poso- Malei- Ampana (Km)

Table The Distance between Poso- Malei- Ampana (Km)

22

Jarak

DIstance

Poso Toyado Malei Toliba Tayawa Uekuli Uedele

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

Poso - 20 25 34 47 53 67

Toyado 20 - 5 15 28 34 48

Malei 25 5 - 9 22 28 42

Toliba 34 15 9 - 13 19 33

Tayawa 47 28 22 13 - 6 20

Uekuli 53 34 28 19 6 - 14

Uedele 67 48 42 33 20 14 -

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Lanjutan Tabel : 1.2.9.

Continued Table

Jarak

DIstance

Geografi

Poso Tojo Tongko Podi Tampanombo Marowo Ampana

(1) (2) (9) (10) (11) (12) (13) (14)

Poso - 73 86 97 129 135 155

Tojo 73 - 13 24 56 62 82

Tongko 86 13 - 11 43 49 69

Podi 97 24 11 - 32 38 58

Tampanombo 129 56 43 32 - 6 26

Marowo 135 62 49 38 6 - 20

Ampana 155 82 69 58 26 20 -

Sumber : Peta Kabupaten Poso

Source : Poso Regency Map

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 23


Keadaan iklim

Climate Situation


2.1 Suhu dan Kelembaban Udara

Keadaan udara disuatu tempat

yang tidak terlalu luas pada saat-saat

tertentu (cuaca) ditentukan oleh tekanan

udara. Dan suhu udara disuatu tempat

antara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya

suatu tempat dari permukaan laut serta

jaraknya dari tepi pantai. Keadaan iklim di

Kabupaten Poso dikenal dengan iklim hujan

tropis, karena pada bagian Utara wilayah ini

dilalui oleh garis Khatulistiwa.

Berdasarkan pengamatan melalui

Badan Meteorologi, Klimatologi dan

Geofisika (BMKG) Kasiguncu Poso Tahun

2011 secara umum rata-rata suhu udara

maksimum/minimum berada pada 31.21 o C

dan 22.5 0 C. Jika dibandingkan dengan

tahun-tahun sebelumnya suhu udara rata-

rata tidak banyak mengalami perubahan.

Kelembaban udara selama tahun

2011 rata-rata berkisar antara 72-84 persen.

Sedangkan jika dibandingkan kelembaban

udara tahun 2010 rata-rata berkisar antara

82-86 persen. Rata-rata penyinaran

matahari setiap bulan sejak lima tahun

terakhir berkisar antara 47-81 persen.

BAB II

KEADAAN IKLIM

Climate Condition

Keadaan Iklim

2.1 Air Temperature and Humidity

The air condition in a place that is

not too large at certain times (weather) is

determined by the air pressure. And the air

temperature in a place is determined by the

level of that place from the surface of the

sea and the distance from the shore.

Climatic condition in Poso Regency is

known for its tropical rain climate because in

the northern part of this area is traversed by

Equator line.

Based on the observation through

Bureau of Meteorology, Climatology and

Geophysics (BMCG) Kasiguncu Poso in

2011, the average of air temperature is

generally maximum/minimum at 31.21 o C

and 22.5 0 C. Compared to the previous

years, the average of air temperature from

the previous years does not undergo much

changes.

The air humidity during 2011 is

about 82-84 percent. While compared to the

air humidity in 2010 is about 82-86 percent.

The average sunshines every month since

the last five years is about 47-81 percent.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 27


Keadaan Iklim

Dan pada tahun 2011 terendah sekitar 47

persen pada bulan Februari dan tertinggi

pada bulan Oktober yaitu sekitar 81 persen.

2.2 Curah Hujan dan Kecepatan Angin

28

Curah hujan disuatu tempat

dipengaruhi oleh keadaan geografis dan

siklus angin serta perputaran arus udara.

Oleh sebab itu setiap bulannya curah hujan

cukup beragam. Menurut catatan curah

hujan dari Badan Metereologi dan Geofisika

Kabupaten Poso bahwa rata-rata jumlah

curah hujan selama tahun 2007-2011 relatif

rendah setiap tahunnya, dimana setiap

bulan selama periode tersebut berkisar

antara 49–560,1 mm. Pada tahun 2011

curah hujan tertinggi terjadi bulan

Desember yakni 560,1 mm yang terjadi

selama 20 hari. Sedangkan terendah 76

mm selama 20 hari yang terjadi bulan Juli.

Dari pengamatan ini berdasarkan

klasifikasi dari MEN MOHR bahwa selama

tahun 2011 keadaan curah hujan relatif

tinggi. dari 12 bulan, 2 bulannya merupakan

bulan kering, 4 bulan lembab dan sisanya

bulan lembab.

Pada umumnya kecepatan angin

rata-rata selama lima tahun terakhir (2007-

2011) berkisar antara 1-7 knot/jam, dan

pada tahun 2011 rata-rata antara 1-5

knot/jam. Kecepatan angin maksimum

setiap bulan pada tahun 2011 berkisar

antara 10-15 knot.

And in 2011, the lowest is about 47 percent

in February and the highest is in October

which is about 81 percent.

2.2 Rainfall and Wind Speed

The rainfall in a certain place is

influenced by the geographical condition

and the wind cycle as well as the rotation of

the air flow. Therefore, the rainfall in every

month is quite various. According to the

rainfall records from the Bureau of

Meteorology and Geophysic of Poso

Regency shows that the average amount of

rainfall during 2007-2011 is relatively low

every year, where every month during the

period is about 49 – 560,1 mm. in 2011, the

highest rainfall is occurred in December for

20 days which is 560,1 mm. While the

lowest rainfall is 76 mm occurred for 20

days in July.

This observation, based on the

classification from MEN MOHR shows that

during 2011, the condition of rainfall is

relatively high. From 12 months, its 2 month

is the dry month, 4 month is the humid

month and the remaining months is wet.

Generally, the average wind

speed for the last five years (2007-2011) is

about 1-7 knot / hour, and in 2011 is about

1-5 knot / hour. The maximum wind speed

every month in 2011 is approximately 10-15

knot.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Keadaan ini paling rendah jika dibandingkan

dengan keadaan selama 5 tahun terakhir.

(tabel 2.2.4).

Untuk melihat arah angin

terbanyak pada setiap bulan selama lima

tahun terakhir disajikan dalam tabel 2.2.5.

Berikut Grafik kelembaban udara

rata-rata selama tahun 2011 di Kabupaten

Poso.

Keadaan Iklim

This condition is the most low in 5 last year

(2.2.4).

To see the most wind direction

every month for the last five years is

provided in table 2.2.5.

Gambar 2.1 Kelembaban Udara Rata-rata Kab. Poso 2011

Figure The Average of Humidity of Poso Regency 2011

There is the average of humidity

graphic during 2011 in Poso Regency.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 29


Keadaan Iklim

2.1. Suhu dan Kelembaban Udara/ Temperature and Humidity

Tabel : 2.1.1. Suhu Udara Rata-rata Maksimum/ Minimum, 2007-2011 ( 0 C)

Table Maximum/ Minimum Average Temperature, 2007-2011 ( 0 C)

30

Bulan

Month

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari/ January 31,1/23,8 29.9/25.2 31.6/21.8 31.5 / 10.5 29.6 / 21.2

Pebruari/ February 31,2/23,2 31.0/23.2 31.1/21.3 31.5 / 10.5 30.6 / 22.1

Maret/ March 31,3/23,2 31.1/22.9 31.4/21.5 32.0 / 21.3 31.9 / 22.0

April/April 31,7/23,5 30.4/22.6 31.9/21.7 32.3 / 21.5 30.2 / 22.0

Mei/ May 32,1/23,5 32.0/23.1 32.2/22.3 32.3 / 21.4 31.6 / 23.5

Juni/ June 31,5/23,5 31.4/22.9 31.9/21.9 31.9 / 22.0 31.9 / 22.8

Juli/ July 31,9/23,4 31.4/22.1 31.9/21.3 31.6 / 22.1 31.9 / 22.8

Agustus/ August 32,0/22,6 31.4/22.1 32.6/21.6 31.3 / 22.6 29.6 / 21.2

September/ September 33,0/22,8 31.4/22.0 32.8/22.6 31.7 / 22.9 31.1 / 23.2

Oktober/ October 32,1/23,0 31.8/22.1 32.7/22.2 31.6 / 22.9 32.3 / 22.6

Nopember/ November 31,6/24,0 31.4/22.1 32.3/22.0 31.7 / 23.0 32.2 / 22.8

Desember/ December 31,2/24,6 31.1/21.8 31.8/22.1 31.7 / 22.8 31.6 / 23.8

Kabupaten Poso

(Average)

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Source : Meteorology, Climate and Geophysics Office

31,73/23,43 31,19/22,68 32,02/21,86 31,76/20,29 31,21/22,5

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel : 2.1.2. Kelembaban Udara Rata-rata, 2007-2011

Table Average Humidity, 2007-2011

Bulan

Month

Keadaan Iklim

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari/ January 86 84 85 86 82

Pebruari/ February 75 86 85 84 84

Maret/ March 83 85 86 82 84

April/April 83 84 84 84 81

Mei/ May 82 83 84 84 81

Juni/ June 84 85 84 84 81

Juli/ July 82 83 81 86 78

Agustus/ August 76 81 79 83 81

September/ September 74 89 74 84 72

Oktober/ October 78 83 79 84 80

Nopember/ November 80 84 81 82 80

Desember/ December 82 86 82 83 80

Kabupaten Poso

(Average)

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Source : Meteorology, Climate and Geophysics Office

80,3 84,3 82,0 83,8 80,3

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 31


Keadaan Iklim

Tabel : 2.1.3. Rata-rata Penyinaran Matahari, 2007-2011 (%)

Table Average of Sunshine, 2007-2011(%)

32

Bulan

Month

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari/ January 52 58 70 65 48

Pebruari/ February 61 46 52 80 47

Maret/ March 62 69 66 62 58

April/April 67 66 72 63 64

Mei/ May 76 68 78 67 62

Juni/ June 63 58 68 57 57

Juli/ July 63 46 60 62 57

Agustus/ August 68 59 79 60 57

September/ September 72 67 96 71 66

Oktober/ October 88 72 83 68 81

Nopember/ November 71 71 81 74 68

Desember/ December 60 54 75 48 68

Kabupaten Poso

(Average)

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Source : Meteorology, Climate and Geophysics Office

66,9 61,2 73,3 64,8 61,1

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


2.2. Curah Hujan dan Hari Hujan/ Rainfall and Rainfall Day

Tabel :2.2.1 Curah Hujan Pada Stasiun Kasiguncu Poso, 2007-2011 (MM/HH)

Tabel Rainfall in Kasiguncu Poso Station, 2007-2011 (MM/HH)

Bulan

Month

Keadaan Iklim

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari/ January 89,0/17 25,0/11 80/11 121 / 15 138 / 13

Pebruari/ February 294,8/20 191,3/15 76/16 235 / 14 301,6 / 19

Maret/ March 260,9/19 231,0/17 379/22 166 / 14 252,8 / 17

April/April 351,1/23 456,8/17 79/17 175 / 12 392,9 / 18

Mei/ May 292,4/18 119,4/19 110/13 66 / 12 148,7 / 17

Juni/ June 429,8/18 238,3/19 139/18 253 / 17 187 / 12

Juli/ July 145,1/20 74,6/19 186/14 215 / 19 76 / 20

Agustus/ August 203,8/18 78,9/18 307/14 170 / 17 36,3 / 8

September/ September 183,4/9 95,1/20 78/4 193 / 12 142 / 10

Oktober/ October 197,4/15 222,5/17 49/9 161 / 17 273,3 / 23

Nopember/ November 92,7/19 336,7/22 252/16 65 / 19 302 / 18

Desember/ December 331,6/18 321,1/19 119/11 210 / 14 560,1 / 20

Kabupaten Poso

(Average)

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Source : Meteorology, Climate and Geophysics Office

239,3/17,8 199,2/17,8 154,5/13,8 218,8/16,1 234,2/16,3

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 33


Keadaan Iklim

Tabel : 2.2.2. Banyaknya bulan basah, lembab dan kering, 2007-2011

Table Number of wet, humid and dry month, 2007-2011

34

Tahun / Year

Bulan Basah/

Wet Month

Bulan Lembab/

Humid Month

Bulan

Kering/ Dry

Month

Jumlah/ Total

(1) (2) (3) (4) (5)

2007 9 1 2 12

2008 8 3 1 12

2009 3 4 5 12

2010 4 7 1 12

2011 6 4 2 12

Catatan: Klasifikasi menurut MEH MOHR

Notes: Classification by MEH MOHR

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Kecepatan Angin rata-rata, 2007-2011 (knot)

Table

: 2.2.3.

Average Wind Velocity, 2007-2011(knot)

Bulan

Month

Keadaan Iklim

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari/ January 4 4 4 4 5

Pebruari/ February 4 4 4 4 2

Maret/ March 4 4 4 4 4

April/April 4 4 4 4 2

Mei/ May 5 5 5 4 1

Juni/ June 4 4 4 4 3

Juli/ July 5 4 5 4 3

Agustus/ August 5 4 5 5 3

September/ September 5 4 6 6 4

Oktober/ October 4 4 5 5 3

Nopember/ November 3 4 5 5 3

Desember/ December 4 4 4 5 3

Kabupaten Poso

(Average)

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Source : Meteorology, Climate and Geophysics Office

4 4 5 5 3

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 35


Keadaan Iklim

Tabel : 2.2.4. Kecepatan Angin Maksimum 2007-2011 (Knot)

Table Maximum Wind Velocity, 2007-2011(knot)

36

Bulan

Month

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari/ January 10 10 10 10 14

Pebruari/ February 10 10 10 11 10

Maret/ March 10 10 10 10 15

April/April 10 10 12 10 10

Mei/ May 11 10 10 20 10

Juni/ June 11 12 12 30 12

Juli/ July 10 10 16 12 12

Agustus/ August 14 20 12 12 10

September/ September 12 10 12 10 10

Oktober/ October 12 11 12 10 12

Nopember/ November 10 11 12 14 10

Desember/ December 12 10 40 14 10

Kabupaten Poso

(Maximum)

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Source : Meteorology, Climate and Geophysics Office

14 20 40 30 15

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel : 2.2.5. Arah angin terbanyak, 2007-2011 (derajat)

Table The most of Wind Direction , 2007-2011(degree)

Bulan

Month

Keadaan Iklim

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari/ January 20 20 20 20 20

Pebruari/ February 20 20 20 360 20

Maret/ March 40 20 20 360 20

April/April 20 360 20 20 20

Mei/ May 20 360 20 360 20

Juni/ June 20 350 20 200 20

Juli/ July 200 360 20 10 20

Agustus/ August 200 20 20 20 20

September/ September 200 20 20 360 20

Oktober/ October 20 360 20 360 20

Nopember/ November 20 40 20 360 20

Desember/ December 20 20 20 360 20

Kabupaten Poso

(The Most)

Sumber : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

Source : Meteorology, Climate and Geophysics Office

200 360 20 360 20

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 37


Pemerintahan

Government


Sesuai dengan amanat Undang-

Undang Dasar Tahun 1945, pemerintah

daerah berwenang untuk mengatur dan

mengurus sendiri urusan pemerintahan

menurut asas otonomi dan tugas

pembantuan. Hal ini diarahkan untuk

mempercepat terwujudnya kesejahteraan

masyarakat melalui peningkatan pelayanan,

pemberdayaan dan peran serta masyarakat.

3.1 Pemerintahan Umum

Wilayah administrasi Kabupaten

Poso terdiri dari 19 kecamatan yang

membawahi 133 desa definitif, 23 yang

berstatus kelurahan.

Pada tahun 2011 kabupaten Poso

tidak ada mengalami pemekaran wilayah.

Baik wilayah kecamatan maupun desa.

Jumlah Unit Pemukiman Transmigrasi pada

tahun ini adalah 2 unit, yaitu terdapat di

kecamatan Lage dan kecamatan Lore

Peore. Sementara pada tahun ini tidak

terdapat desa persiapan.

Sesuai dengan Undang-Undang

No. 32 Tahun 2005 tentang pemerintahan

daerah bahwa pemerintah daerah adalah

BAB III

PEMERINTAHAN

Government

Pemerintahan

In accordance with the mandate

of the Constitution of the Year 1945, the

local government is authorized to regulate

and manage their own affairs according to

the principles of autonomy and the

assistance duty. It is aimed to accelerate the

realization of people’s welfare through the

improvement of services, people’s

empowerment and participation.

3.1 General Government

Poso Regency’s administration

area consists of 19 Districts in charge of 133

definitive villages, 23 are urban villages.

In 2011, There is no experiencing

regional expansion in Poso Regency.

Regency regional and village regional not

expan. There are two transmigration settle

unit in this year, their location in the Lage

District and Lore Peore District. Meanwhile,

there is no preparation village unit during

this year.

According to Law No. 32 Year

2005 about the local government says that

local government is

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 41


Pemerintahan

pelaksana fungsi-fungsi pemerintahan

daerah yang dilakukan oleh lembaga

daerah yaitu pemerintah daerah dan Dewan

Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

42

DPRD Kabupaten sebagai salah

satu lembaga daerah yang mengawasi

terhadap jalannya pemerintahan, terdiri atas

wakil-wakil dari organisasi peserta

pemilihan umum yang dilaksanakan tahun

2009. Pada tahun 2011 keanggotaan

masing-masing adalah: anggota fraksi

Demokrat 8 orang, PDS 4 orang,Golongan

Karya 4 orang, Poso Bersatu 6 orang, dan

Fraksi Bhinneka Tunggal Ika sebanyak 8

orang, yang seluruhnya sebanyak 30 orang

yang kesemuanya laki-laki. Jika dilihat

jumlah anggota DPRD Kabupaten Poso,

yang berjenis kelamin perempuan tidak ada

sama sekali, seharusnya berdasarkan

Undang-undang diharapkan perempuan

yang menduduki kursi dewan sebanyak 30

% dari jumlah anggota dewan.

Produk keputusan DPRD

Kabupaten Poso yang dihasilkan selama

periode lima tahun terakhir (2007 - 2011)

disajikan pada tabel 3.1.3. Selama tahun

2011 keputusan masih dominan hasil dari

keputusan dari pimpinan DPRD yaitu

sebanyak 45 keputusan. Hal ini tidak jauh

berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kebijakan – kebijakan strategis

yang diambil pemerintah harus mendukung

kesejahteraan rakyat,

the implementer of the governmental

functions performed by the local institution

which is local government and Regional

House of Representative (DPRD).

District DPRD is one of the local

institutions that supervises the running of

the governance, consists of representatives

from organizations that were participating in

the election held in 2009. According 2011

parlemen condition : 8 members of

Demokrat fraction, 4 members of PDS, 4

members of Golongan Karya, 6 members

of Poso Bersatu and 8 members Bhinneka

Tunggal Ika Fraction. There are 30 men

who become DPRD members altogether.

Viewed from the number of DPRD members

in Poso Regency, there is not a woman at

all while based on the Law, it is expected

that women are occupying the board seats

as many as 30% of the total board

members.

Product decision of Poso

Regency’s DPRD that is produced during

the last five years period (2007-2011) is

presented in table 3.1.3. During 2011, the

decision was still the dominant result of the

DPRD leader’s decision as many as 45

decisions. It is not too different from the

previous years.

The strategic policies taken by the

government should support people’s

welfare;

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


pengembangan wilayah merupakan elemen

penting yang harus menjadi pusat perhatian

pemerintahan daerah, terutama daerah

pedesaan. Sarana prasarana yang

mendukung terutama kemudahan akses,

kelengkapan fasilitas kesehatan merupakan

faktor penting meningkatkan kelayakan

hidup di pedesaan.

Pengembangan suatu wilayah

membutuhkan dana yang tidak kecil, pada

tahun 2011 kabupaten Poso mengeluarkan

dana bantuan pembangunan desa dengan

total 1.709.987 ribu rupiah dengan alokasi

terbanyak di kecamatan Pamona Timur

yaitu 153.064 ribu rupiah. Alokasi terkecil

yaitu di kecamatan Lore Timur yaitu sebesar

59.196 ribu rupiah. Selain itu dana bantuan

juga di alokasi untuk biaya opersional BPD,

LPM dan PKK Desa dengan total berturut-

turut 683.990 ribu rupiah, 342.083 ribu

rupiah 205.192 ribu rupiah. Rincian untuk

kecamatan dapat dilihat pada tabel 3.3.2.

Anggaran belanja pemerintah

daerah dapat dilihat dari Dana Alokasi

Umum (DAU) dan Alokasi Dana Desa

(ADD) . Untuk menunjung kinerja aparatur

pemerintah daerah hingga tingkat desa /

kelurahan dibutuhkan biaya yang tidak

sedikit. Sebagian besar sumber dana

berasal dari APBD Kabupaten Poso.

Pemerintahan

the regional improvement is an important

element that should be the Central of

attention, especially the rural areas.

Supportive facilities and infrastructure

especially the access easiness, the

completeness of health facility are the main

factor in increasing the living feasibility in

rural areas.

The development of an area

needs a big fund. In 2011, Poso Regency

spend village development fund with the

total of 1.709.987 thousand rupiahs with the

largest allocation in the East Pamona

District that is 153.064 thousand rupiahs.

The smallest allocation is the East Lore

District as much as 59.196 thousand

rupiahs. In addition to that, the fund is also

allocated for the operational costs of the

village BPD, LPM and PKK with a total of

683.990 thousand rupiahs, 342.082

thousand rupiahs, and 205.192 thousand

rupiahs in a row. The details for District can

be seen in table 3.3.2.

The local government’s budget

can be seen from the General Allocation

Funds (GAF) and Village Fund Allocation

(VFA). To support the performance of local

government officials up to the level of village

/ urban village needs a lot of expense. Most

of the funding sources come from Poso

Regency’s budget.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 43


Pemerintahan

Gambar 3.1 Persentase Dana Bantuan Pengembangan Desa

Figure Percentage of Village Development Grant

44

Selain untuk biaya aparatur

negara se-kabupaten Poso, APBD juga

digunakan untuk pembangunan dan

pengembangan sarana kepentingan umum,

salah satunya untuk pembangunan desa.

Total dana pembangunan desa (ADD) di

Kabupaten Poso berjumlah 11.399.958 ribu

rupiah. Kecamatan Lage merupakan

kecamatan terbesar menyerap dana ini

yaitu sebesar 1.163.304 ribu rupiah dan

yang alokasi terkecil di Kecamtan Lore

Timur sekitar 394.643 ribu rupiah.

In addition to the cost of the state

apparatus for Poso Regency, the fund is

also used for the construction and

development of public facilities, one of them

is for the rural development. The total of

village development funds (ADD) in Poso

Regency is 11.399.958 thousand rupiahs.

Lage District is a District that used the

largest fund as much as 1.163.304

thousands rupiahs and the smallest

allocation is in the East Lore District for

about 394.643 thousands rupiahs.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Dibawah genta demokrasi dengan

menjunjung tinggi hak kebebasan

berpendapat dan memilih kabupaten Poso

ikut serta mengadakan pemilihan kepala

daerah secara langsung. Dengan

perwakilan 3 fraksi politik dan 2 fraksi

gabungan, pada tahun 2010 telah

dilaksanakan Pemilukada dengan

menampilkan 4 pasangan calon Bupati dan

wakil Bupati yang diusung oleh masing-

masing fraksi. Dengan total pemilih 142.151

orang dengan jumlah perempuan 69.092

orang dan laki-laki 73.095. Sementara

jumlah pemilih yang memilih 116.909 orang

dan yang tidak memilih sebanyak 25.242

orang. Pilkada Kabupaten Poso berhasil

menjadikan pasangan Drs. Piet Inkiriwang,

MM dan Ir. Samsuri, M.Si sebagai Bupati

dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Poso

Periode 2010-2015.

Pasangan terpilih ini memperoleh

dukungan sebanyak 39 persen dari total

pemilih, yaitu sebanyak 45.119 suara,

disusul oleh pasangan Sonny Tandra dan

H. Muliadi sebesar 26 persen dengan

jumlah 30.712 suara.

Pemerintahan

Under the democracy bell by

upholding the right of freedom of speech

and chooses Poso Regency to directly

participate in holding the local election. With

the representatives of three political

fractions and one joint fraction, the regional

election has been performed in 2010 by

presenting four pairs of regent and vice-

regent candidates carried by each fraction.

With the total voters of 142.151 people,

69.092 female and 73.095 male, only

116.909 who voted and 25.242 did not vote.

Regional election in Poso Regency

succeeded in making Drs. Piet Inkiriwang,

MM and Ir. Samsuri, M.Si as the Regent

and Vice-Regent who are chosen in Poso

Regency for the Period of 2010-2015.

They got 39 percent of supports

from the total voters, that is approximately

45.119 votes, followed by Sonny Tandra

and H. Muliadi as many as 26 percent with

the total of 30.712 votes.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 45


Pemerintahan

46

Gambar 3.2 Jumlah Pemilih pada PemiluKada Kabupaten Poso Tahun 2010

Figure Number of Voters Poso Regency Election 2010

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


3.1. Pemerintahan Umum / General Government

Tabel

Table

Pemerintahan

3.1.1 Nama Ibu Kota Kecamatan dan Banyaknya Desa/Kelurahan menurut

Kecamatan Tahun 2011

Name of District Capital and Number of Villages by District, 2011

Kecamatan

District

Nama Ibu Kota

Kecamatan

Sumber : Tata Pemerintahan Sekda Kabupaten Poso

Source : Regional Secretary of Poso Rengency

Jumlah Desa/Kelurahan sesuai SK

Desa Kelurahan

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan Pendolo 12 -

02. Pamona Barat Meko 5 -

03. Pamona Tenggara Korobono 9 -

04. Pamona Utara Sulewana 7 3

05. Pamona Pusalemba Sangele 7 3

06. Pamona Timur Taripa 12 -

07. Lore Selatan Gintu 8 -

08. Lore Barat Lengkeka 6 -

09. Lore Utara Wuasa 7 -

10. Lore Tengah Doda 8 -

11. Lore Timur Maholo 4 -

12. Lore Peore Watutau 5 -

13. Poso Pesisir Mapane 12 2

14. Poso Pesisir Selatan Tangkura 8 -

15. Poso Pesisir Utara Tambarana 9 -

16. Poso Kota Poso - 4

17. Poso Kota Selatan Kawua - 5

18. Poso Kota Utara Lawanga - 6

19. Lage Tagolu 14 -

Kabupaten Poso 133 23

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 47


Pemerintahan

Tabel

Table

48

3.1.2 Anggota DPRD Kabupaten Poso menurut Fraksi dan Jenis Kelamin

Tahun 2011

Member of Poso Regency Parlement by Fraction and Sex, 2011

Fraksi

Paction

Laki/laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

1. Demokrat 8 - 8

2. Golkar 4 - 4

3. PDS 4 - 4

4. Poso Bersatu 6 - 6

5. Bhinneka Tunggal Ika 8 - 8

Jumlah 30 - 30

Sumber : Sekretariat DPRD Kabupaten Poso

Source : House of Parliament Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pemerintahan

3.1.3 Jumlah Keputusan DPRD Kabupaten Poso menurut Jenisnya

Tahun 2007-2011

Decree of Poso Regency Parlement by Type, 2007– 2011

Keputusan

Decree

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4)

1. Peraturan Daerah 7 40 7 16 10

2. Keputusan DPRD 12 26 14 12 13

3. Nota Kesepakatan - 2 3 2 4

4. Pernyataan Sikap - 11 - - -

5. Pernyataan Pendapat - - - - 25

6. Rekomendasi - 2 1 1 1

7. Kesimpulan - - 1 18 45

8. Keputusan Pimpinan DPRD 29 36 18 43 45

9. Keputusan Panitia

Musyawarah

12 11 - - -

10. Memorandum - 2 - - -

11. Panitia Anggaran 21 14 - - -

12. Panitia Khusus 37 18 6 12 12

13. Panitia Kerja - - - - 1

Sumber : Sekretaris DPRD Kabupaten Poso

Source : House of Parliament Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 49


Pemerintahan

3.2. Pemerintahan Desa / Villages Government

Tabel

Table

50

3.2.1. Jumlah Desa/Kelurahan, Desa Persiapan, dan Unit Pemukiman

Transmigrasi menurut Kecamatan Tahun 2011

Number of villages/administrative vilages, preparation, transmigration

settlement unit by District, 2011

Kecamatan

District

Desa Kelurahan

Desa

Persiapan

UPT/PMST

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 12 - - -

02. Pamona Barat 5 - - -

03. Pamona Tenggara 9 - - -

04. Pamona Utara 7 3 - -

05. Pamona Pusalemba 7 3 - -

06. Pamona Timur 12 - - -

07. Lore Selatan 8 - - -

08. Lore Barat 6 - - -

09. Lore Utara 8 - - -

10. Lore Tengah 7 - - -

11. Lore Timur 4 - - -

12. Lore Peore 5 - - 1

13. Poso Pesisir 12 2 - -

14. Poso Pesisir Selatan 8 - - -

15. Poso Pesisir Utara 9 - - -

16. Poso Kota - 4 - -

17. Poso Kota Selatan - 5 - -

18. Poso Kota Utara - 6 - -

19. Lage 14 - - 1

Kabupaten Poso 133 23 - 2

Sumber : Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


3.3. Pembangunan Masyarakat Desa / Villagers Development

Tabel

Table

Pemerintahan

3.3.1. Bantuan Dana Pembangunan Desa menurut Kecamatan dan Jenis

Kegiatan Tahun 2011(Rp. 000)

Fund Rural Development by District and Type,2011

Kecamatan

District

B.O. Pemb

Desa

Jenis Kegiatan

B.O. BPD B.O. LPM PKK Desa

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 149 906 59 962 29 981 17 988

02. Pamona Barat 71 801 28 720 14 360 8 616

03. Pamona Tenggara 104 318 41 727 20 863 12 518

04. Pamona Utara 87 520 35 008 17 594 10 502

05. Pamona Pusalemba 93 116 37 246 18 623 11 174

06. Pamona Timur 153 064 61 225 30 612 18 367

07. Lore Selatan 96 191 38 476 19 238 11 542

08. Lore Barat 71 046 28 418 14 209 8 525

09. Lore Utara 107 010 42 804 21 402 12 841

10. Lore Tengah 110 829 44 331 22 165 13 299

11. Lore Timur 59 196 23 678 11 839 7 103

12. Lore Peore 60 601 24 240 12 120 7 272

13. Poso Pesisir 148 951 59 580 29 790 17 874

14. Poso Pesisir Selatan 97 258 38 903 19 451 11 670

15. Poso Pesisir Utara 124 685 49 874 24 937 14 962

16. Poso Kota - - - -

17. Poso Kota Selatan - - - -

18. Poso Kota Utara - - - -

19. Lage 174 495 69 798 34 899 20 939

Kabupaten Poso 1 709 987 683 990 342 083 205 192

Sumber : Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kab. Poso

Source : Empowerment of Community and Villages Government Ministry of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 51


Pemerintahan

Tabel

Table

52

3.3.2. Alokasi Dana Desa (ADD) menurut Kecamatan Tahun 2011

Villages Fund Allocation by District, 2011

Kecamatan

District

Jumlah

Desa

Alokasi Dana Desa

(Rp. 000)

(1) (2) (3)

01. Pamona Selatan 12 999 374

02. Pamona Barat 5 478 677

03. Pamona Tenggara 9 695 457

04. Pamona Utara 7 583 467

05. Pamona Pusalemba 7 620 779

06. Pamona Timur 12 1 020 427

07. Lore Selatan 8 641 277

08. Lore Barat 6 473 642

09. Lore Utara 7 713 400

10. Lore Tengah 8 738 864

11. Lore Timur 4 394 643

12. Lore Peore 5 404 007

13. Poso Pesisir 12 993 008

14. Poso Pesisir Selatan 8 648 388

15. Poso Pesisir Utara 9 831 238

16. Poso Kota - -

17. Poso Kota Selatan - -

18. Poso Kota Utara - -

19. Lage 14 1 163 304

Kabupaten Poso 133 11 399 958

Sumber : Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kab. Poso

Source : Empowerment of Community and Villages Government Ministry of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


3.4. Politik / Politics

Tabel

Table

Pemerintahan

3.4.1. Jumlah Pemilih Pada Pilkada Bupati Poso menurut Kecamatan dan

Jenis Kelamin Tahun 2010

Number of Electioner at Poso Regent Election by District and Sex, 2010

Kecamatan

Pemilih yang Memilih Pemilih yang Tidak Memilih

District

Lk Pr Jumlah Lk Pr Jumlah

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 5 257 5 006 10 263 1 094 928 2 002

02. Pamona Barat 2 767 2 444 5 211 389 372 761

03. Pamona Tenggara 2 093 1 191 4 012 353 279 632

04. Pamona Utara 9 345 8 994 18 339 1 476 1 349 2 825

05. Pamona Pusalemba*

06. Pamona Timur 3 211 2 871 6 082 413 395 808

07. Lore Selatan 1 822 1 672 3 494 154 121 275

08. Lore Barat 939 841 1 780 43 47 90

09. Lore Utara 3 005 2 585 5 590 625 611 1 236

10. Lore Tengah 1 300 1 106 2 406 138 150 288

11. Lore Timur 1 547 1 253 2 800 265 194 459

12. Lore Peore 907 747 1 654 63 83 146

13. Poso Pesisir 5 267 5 165 10 432 1 747 1 529 3 276

14. Poso Pesisir Selatan 2 800 2 601 5 401 319 325 644

15. Poso Pesisir Utara 4 526 4 100 8 626 1 030 1 003 2 033

16. Poso Kota 4 625 4 826 9 451 2 289 1 992 4 281

17. Poso Kota Selatan 2 237 2 414 4 651 756 906 1 662

18. Poso Kota Utara 2 859 3 091 5 950 1 052 1 043 2 095

19. Lage 5 491 5 276 10 767 891 818 1 709

Kabupaten Poso 59 998 56 911 116 909 13 097 12 145 25 242

4

Sumber : Sekretariat KPUD Kabupaten Poso

Source : Electoral Commision of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 53


Pemerintahan

Tabel

Table

54

3.4.2. Jumlah Surat Suara yang Rusak, Surat Suara yang Tidak Terpakai,

Surat Suara yang Terpakai dan Jumlah TPS serta PPS pada Pilkada

Bupati Kabupaten Poso 2010

Kecamatan

District

Surat

Suara

Rusak

Surat Suara

Tidak

Terpakai

Surat Suara

yang Terpakai

TPS PPS

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

01. Pamona Selatan 2 2 308 10 284 39 12

02. Pamona Barat 2 887 5 234 18 5

03. Pamona Tenggara 10 711 4 049 17 9

04. Pamona Utara 52 3 167 18 526 77 20

05. Pamona Pusalemba*

06. Pamona Timur 3 950 6 112 25 12

07. Lore Selatan 6 338 3 525 14 8

08. Lore Barat - 88 1 804 8 6

09. Lore Utara 7 1 386 5 611 20 7

10. Lore Tengah - 330 2 431 10 8

11. Lore Timur 32 500 2 840 11 4

12. Lore Peore - 177 1 664 7 5

13. Poso Pesisir - 3 558 10 493 42 14

14. Poso Pesisir Selatan - 772 5 413 21 8

15. Poso Pesisir Utara 6 2 249 8 676 32 9

16. Poso Kota 29 4 579 9 521 40 4

17. Poso Kota Selatan 1 1 786 4 685 17 5

18. Poso Kota Utara 13 2 248 5 998 24 6

19. Lage 9 1 954 10 834 38 14

Kabupaten Poso 172 27 989 117 700 460 156

Sumber : Sekretariat KPUD Kabupaten Poso

Source : Electoral Commision of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pemerintahan

3.4.3. Jumlah Perolehan Suara Pada Pilkada Bupati menurut Pasangan

Calon Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2010

Number of Vote at Poso Regent Election by Couple of Regent, 2010

No Nama Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Perolehan Suara

(1) (2) (3)

1 Hendryk Gary Lyanto dan

Abdul Muthalib Rimi, SH, MH

2 Sonny Tandra dan

H. Muliadi

3 Frans Wangu Lemba Sowolino , SE, M.Si dan

Burhanuddin Andi Masse, S. Kom

4 Drs. Piet Inkiriwang, MM dan

Ir. Samsuri, M.Si

Sumber : Sekretariat KPUD Kabupaten Poso

Source : Electoral Commision of Poso Regency

18 592

30 712

21 579

45 119

Total Suara 116 402

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 55


Penduduk

Populations


4.1 Persebaran dan Kepadatan

penduduk

Jumlah penduduk kabupaten

Poso pada tahun 2011 mencapai 213.096

jiwa. Jumlah ini merupakan hasil proyeksi

penduduk berdasarkan hasil Sensus

Penduduk(SP) tahun 2010. Jumlah

penduduk laki-laki mencapai 110.757 jiwa,

sementara jumlah penduduk perempuan

102.339 jiwa. Jika di bandingkan tahun

2010 jumlah penduduk kabupaten Poso

bertambah bertambah 1,85 persen atau

sebanyak 3.868 jiwa. Pesatnya

pertambahan penduduk menunjukan

meningkatnya pertumbuhan ekonomi

wilayah kabupaten Poso.

Seiring dengan meningkatnya

jumlah penduduk, maka tingkat kepadatan

penduduk juga mengalami peningkatan.

Kepadatan penduduk tercatat 24 jiwa/km²,

dengan luas wilayah Kabupaten Poso

8.712,25 km². Kecamatan Poso Kota

merupakan daerah yang memiliki penduduk

terpadat yaitu 1.611 jiwa/Km 2 dengan luas

area 12,8 Km 2 , sementara Kecamatan Lore

Tengah memilki penduduk terjarang sekitar

4 jiwa/Km 2 dengan luas area 976,37 Km 2 .

BAB IV

PENDUDUK

Population

Penduduk

4.1 Distribution and Density of

Population

The number of Poso Regency’s

Popolation is 213.096 people in 2011. This

is Based on Population projection which

used the results of Census of Population

(CP) in 2010. The number of of men as

many as 110.757 people and the number of

women is 102.339 people. This number is

increased about 1,85 percent or as many as

3.868 people compared to the year 2010.

The rapidly increasing of Population shall

mean that the economic is going growth in

Poso Regency region.

Along with the increasing

population, then the population density level

is also increased. The population density is

24 people/km 2 and the total Poso Regency

area is 8.712,25 km². Poso City District is a

region that has the densest population

which is 1.611 people/ Km 2 with the total

area of 12,8 Km 2 , while Central Lore District

has the least population for about 4

peopole/ Km 2 with the total area of 976,37

Km 2 .

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 59


Penduduk

60

Berdasarkan kepadatan

penduduk pada tingkat kecamatan dapat

dilihat sebagian besar penduduk terpusat di

ibukota kabupaten yaitu sebesar 9,68

persen dengan 20.632 jiwa, diikuti

Kecamatan Poso Pesisir sebesar 9,61

persen dengan jumlah penduduk 20.470

jiwa dan Kecamatan Pamona Selatan

sebesar 8,78 persen dengan jumlah

penduduk 18.712 jiwa.

Rasio jenis kelamin di Kabupaten

Poso tahun 2011 adalah sebesar 108, yang

berarti setiap 100 penduduk perempuan

terdapat 108 penduduk laki-laki atau jumlah

penduduk laki-laki masih lebih dominan dari

penduduk perempuan. Demikian juga terjadi

pada tingkat kecamatan, terkecuali

kecamatan Poso Kota Selatan, jumlah laki-

laki lebih banyak daripada penduduk

perempuan. Sex ratio terbesar terdapat di di

Kecamatan Lore Timur yaitu sebesar 121.

Sementara jumlah rumah tangga

di Kabupaten Poso sekitar 51.863 rumah

tangga, dengan rata-rata jumlah penduduk

tiap rumah tangga sebanyak 4 jiwa. Jumlah

rumah tangga terbanyak terdapat di

Kecamatan Poso Kota, sekitar 4.742 rumah

tangga. Untuk mengetahui banyaknya

jumlah penduduk, jumlah rumahtangga dan

rata-rata penduduk per rumahtangga, dan

juga jumlah penduduk menurut kecamatan

dan jenis kelamin dapat dilihat pada Tabel

4.1.3. dan Tabel 4.1.4.

Based on the population density

on District level, it can be seen that most of

the population are Centraled in the capital of

district for about 9,68 percent with 20.632

people, followed with Coastal Poso District

for about 9,61 percent with the population of

20.470 people and South Pamona District

for about 8,78 percent with the population of

18.712 people.

The sex ratio in Poso Regency in

2011 is 108, which means that every 100

female residents, there are 108 male

residents or the number of male residents is

still more dominant than the female

residents. It also occurs in the Districts,

except South City Poso, the number of male

residents is more than the female residents.

The largest sex ratio is also found in East

Lore District as many as 121.

While the number of households

in Poso Regency is approximately 51.863

households, with the average population

from each household is 4 people. The

largest number of households is found in

Poso Kota District, approximately 4.742

households. To know the number of

population, households and the average

population per household, and also the

number of population according to District

and gender, it can be seen on Table 4.1.3,

and Table 4.1.4.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Berikut tingkat kepadatan

penduduk Kabupaten Poso berdasarkan

kecamatan pada tahun 2011.

Penduduk

There is population density in

Poso Regency based on district at 2011.

Gambar 4.1 Peta Persebaran Penduduk Kabupaten Poso 2011.

Figure Population Distribution Map of Poso Regency 2011

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 61


Penduduk

62

Distribusi penduduk Kabupaten

Poso berdasarkan kelompok umur

terbanyak pada usia 10 tahun ke bawah.

Baik penduduk laki-laki maupun perempuan

hampir sama, kelompok umur 10 tahun ke

bawah memiliki persentase tertinggi. Dari

total 213.096 jiwa penduduk, distribusi

terbesar di usia 5-9 tahun yaitu sebanyak

23.438 jiwa. Berikut perbandingan

penduduk laki-laki dan perempuan

berdasarkan kelompok umur dapat dilihat

pada piramida penduduk.

The distribution of Poso

Regency’s population based on age is

mostly at the age of 10 and under. Either

male residents or female residents is almost

the same, the group of age 10 and under

has the highest percentage. From the total

population of 213.096 people, the largest

distribution is at the age of 5-9 years old for

as many as 23.438 people. Here the

population ratio of men and women based

on the age can be seen from the population

pyramid.

Gambar 4.2 Piramida Penduduk Kabupaten Poso tahun 2011

Figure Population Pyramid of Poso Regency 2011

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


4.2 Transmigrasi

Program transmigrasi merupakan

program jangka panjang pemerintah dalam

rangka pemerataan jumlah penduduk dan

pemanfaatan potensi suatu wilayah. Daerah

tujuan transmigrasi harus memenuhi syarat

sebagai daerah yang berpotensi untuk

dikembangkan terutama untuk

pengembangan sector pertanian dan

perkebunan.

Pembangunan transmigrasi

diarahkan untuk mendukung pembangunan

daerah, memperluas lapangan kerja,

kesempatan berusaha, memperbaiki taraf

hidup rakyat dan memperkokoh persatuan

dan kesatuan bangsa.

Dalam usaha tersebut melalui

usaha penyebaran dan pembinaan

pemukiman baru yang sesuai dengan

sumber daya dan lingkungan setempat,

telah dilakukan program pemukiman dan

penempatan transmigran yang diarahkan ke

daerah Sulawesi Tengah khususnya di

Kabupaten Poso. Realisasi transmigrasi di

Kabupaten Poso pada tahun 2011 sebesar

60 kepala keluarga (KK) atau sekitar 277

jiwa. Semua transmigrasi ini merupakan

tramsmigrasi umum tidak ada yang melalui

swakarsa atau transmigrasi atas keinginan

sendiri.

4.2 Transmigration

Penduduk

Transmigration program is the

government’s long term program to ensure

equal distribution of population and the

potential utilization of one area.

Transmigration destination area should

qualify as a potential area to be developed

especially for the development of agriculture

and plantation sectors.

Construction transmigration is

directed to support the regional

development, expand the employement,

business opportunities, improve people’s

lives and strengthen the national unity.

In the efforts through the

deployment and new residential

development efforts which is in accordance

with the local environment and resources,

transmigrants settlement program directed

to the region in Central Sulawesi, especially

in Poso Regency has been done.

Transmigration realization in Poso Regency

in 2011 is as many as 60 families or

approximately 277 people.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 63


Penduduk

64

Dari 60 KK, semua nya dengan

277 jiwa berasal dari Kabupaten Poso.

Tahun ini tidak terdapat transmigrasi yang

bersala dari provinsi lain, yang biasanya

didominasi oleh penduduk pulau jawa.

Pada tahun 2011 daerah tujuan

transmigrasi masih sama dengan tahun

2010 , yaitu kecamatan Lore Peore di desa

Watutau atau Talabosa. Untuk lebih rinci

dapat dilihat pada tabel 4.2.4

4.3 Ketenagakerjaan

a. Pencari Kerja

Sebagai negara berkembang

Indonesia memiliki kecenderungan sebagai

negara yang konsumtif. Akibatnya

kebijakan-kebijakan strategis yang diambil

pemerintah lebih dominan untuk

meningkatkan perekonomian rakyat, dimana

masyarakat diharapkan mampu memenuhi

kebutuhan primer. Kebijakan ini sejalan

dengan penambahan lapangan usaha, akan

tetapi jumlah penduduk yang terus

meningkat seakan tidak mampu ditampung

oleh lapangan kerja yang ada, akibatnya

tingkat pengangguran secara nasional

masih tinggi.

Berbagai langkah dan

kebijaksanaan yang telah dilakukan

pemerintah dalam mengatasi masalah

dibidang ketenagakerjaan, khususnya

meningkatkan kesempatan kerja bagi

penduduk usia kerja.

From 60 families, all of them (277

people) are coming from Poso Regency.

There is no transmigrant from other

province for this year, as usually dominated

by java island population.

In 2011, the transmigration

destination area is still the same as in 2010,

which is Lore Peore District in Watuawu or

Talabosa village. For more detail, it can be

seen in table 4.2.4

4.3 Employment

a. Job Seeker

As a developing country,

Indonesia has a tendency to be a

consumptive country. Therefore, the

strategic policies taken by the government

are more dominant to increase the people’s

economy where they are expected to be

able to fulfill their primary needs. This policy

is in line with the addition of the business

field. However, the population continues to

increase as if it is not able to be

accommodated by the existing jobs.

Therefore, the rate of national

unemployment is still high.

Various steps and policies

performed by the government in overcoming

the problems in the employment fields,

especially in increasing the employment

opportunities for the working age population.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Untuk menunjang kebijaksanaan

tersebut, antara lain tercermin dari

banyaknya pencari kerja yang terdaftar

melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi

dan Sosial Kabupaten Poso dan

penempatannya pada berbagai lowongan

yang tersedia disetiap sektor kegiatan

ekonomi.

Pada tahun 2011 tampak bahwa

pencari kerja yang terdaftar terjadi

penurunan dibanding 2010 yaitu sebanyak

122 orang,sementara di 2010 berjumlah

1.865 orang. Pencari kerja yang terdaftar

terdiri dari 28 orang laki-laki dan 94 orang

perempuan, sedangkan lowongan yang

tersedia yaitu 12 orang dengan proporsi 7

laki-laki dan 5 perempuan.

Berdasarakan data Dinas Tenaga

Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kabupaten

Poso pada tahun 2011 total pencari kerja

yang belum ditempatkan atau belum

mendapat pekerjaan sebanyak 8.654 orang

(komulatif dari tahun-tahun sebelumnya).

Apabila dilihat berdasarkan

pendidikan tertinggi yang ditamatkan

pencari kerja yang terdaftar di Kabupaten

Poso terbanyak berasal dari lulusan

Diploma diikuti, tamatan SMA dengan total

pencari kerja 122 orang, sisanya

merupakan tamatan universitas atau

sarjana (S1/S2) dan SMP.

Penduduk

To these policies, it is reflected on

the number of job seekers registered

through Poso Regency’s Department of

Manpower, Transmigration and Social and

its settlement on various available

vacancies in every sector of economic

activity.

In 2011, it appears that the

registered job seekers is experiencing a

decline compared to the year 2010, which is

122 people, while in 2010 there are 1.865

people. The registered job seekers consists

of 28 male and 94 female, while the

available vacancy is 12 people with the

proportion of 7 male and 5 female.

Based on the data in the

Department of Labor, Transmigration and

Social in Poso Regency in 2011, the total of

job seekers who have not been placed or

have not got a job are 8.654 people

(cumulative from previous years).

Based on the highest education

attained, job seekers who are registered in

Poso Regency are mostly from diploma

followed by the high school graduates, with

the total of job seekers as many as 715

people, and the other job seekers from the

university graduates or undergraduate

(S1/S2) and Senior high school.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 65


Penduduk

66

Melihat data tersebut dapat dilihat

bahwa tingkat pendidikan yang tinggi masih

banyak menyumbang angka pengangguran

terutama para sarjana, hal ini membutuhkan

perhatian khusus bagi pemerintah untuk

dapat menciptakan lapangan usaha untuk

lulusan sarjana. Hal ini tentunya akan

mengubah pandangan masyarakat akan

pentingnya pendidikan setinggi mungkin.

Sementara itu pencari kerja yang

terdaftar hampir merata tiap bulannya pada

tahun 2011, hal ini jelas terjadi karena para

pencari kerja merupakan orang yang sama

pada tahun sebelumnya.

Selama tahun 2011 jumlah

pencari kerja terbesar di bulan November

yaitu sebanyak 28 orang, yang merupakan

bulan tahun ajaran baru. Hal ini jauh

berbeda dengan realisasi penempatan

pencari kerja, dimana tidak ada

penempatan sama sekali.

Pada tahun 2011 dari semua

penduduk usia kerja yaitu yang berumur 15

tahun keatas, tingkat partisipasi angkatan

kerja (TPAK) mencapai 74,29 persen,

artinya dari 100 penduduk usia kerja 74

penduduk merupakan angkatan kerja.

Sementar itu angkatan kerja terdiri dari

orang yang bekerja dan pengangguran.

The remaining job seekers are

Diploma and Junior High graduates.

Looking at the data, it can be seen that the

high education level are still unemployed

especially the undergraduates. This requires

special attention for the government to be

able to create the jobs for underfraduates.

This will surely change people’s perception

on how important it is to have a high

education.

Meanwhile, the registered job

seekers are almost even each month in

2011, it is because the job seekers are the

same people with those in previous years.

During 2011, the largest number

of job seekers are in November (28 people),

which is the month the new school year.

This is much different with the realization of

job seekers settlement that nothing

settlement in this year.

In 2011, of all working age

population which is 15 years above, labor

force participation rate (LFPR) reaches

74,29 percent which means from 100

working age population, there are 74

people which is in the labor force.

Meanwhile, the labor force consists of

people who work and unemployed.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Jumlah yang bekerja pada tahun

2011 dari semua penduduk usia kerja

mencapai 72,12 persen sementara

pengangguran 2,17 persen. Dengan

demikian berdasarkan jumlah penduduk

angkatan kerja dapat diketahui tingkat

pengangguran terbuka (TPT) mencapai

2,92 persen, artinya dari 100 angkatan kerja

terdapat 2 pengangguran. Sementara itu

dari penduduk usia kerja, 2,67 persen

memiliki kegiatan utama sekolah, 18,87

persen bekerja mengurus rumah tangga

dan lain-lain 4,17 persen. TPAK tahun 2011

meningkat dibandingkan tahun lalu yang

hanya mencapai 68,82 persen. Kondisi ini

menunjukan kesempatan bekerja di

Kabupaten Poso mulai meningkat. Perlu

diupayakan peningkatan kesempatan kerja

dengan menumbuh-kembangkan sektor-

sektor perekonomian yang dapat menyerap

tenaga kerja.

Tabel 4.3.6 menggambarkan

banyaknya perusahaan dan tenaga kerja

yang terdaftar menurut sektor kegiatan

ekonomi. Dilihat dari jumlah tenaga kerja

yang terdaftar, sektor jasa menyerap tenaga

kerja terbesar sebanyak 357 pekerja di

ikuti sektor konstruksi yang menyerap 292

orang.

Penduduk

The number of people who work

in 2011 reaches 72,12 percent while the

unemployed is 2,17 percent. Thus, based

on the labor force population, it is known

that the open unemployment rate (OUR)

reaches 2,92 percent which mean from 100

the labor force population, there are 2

unemployment. Meanwhile, from the

working age population, 2,67 percent has

primary school activities, 18,87 percent are

working in the household, and others are

4,17 percent. In 2011, the LFPR increased

if compared with last year that reached

68,82 percen. This condition shows the

opportunities to work in Poso Regency was

growing. It needs the improvement in the

job vacancies by growing and developing

the economy sectors that can employ

labors.

Table 4.3.6 shows the numbers of

companies and labors that are listed

according to the sector of economy activity.

Judging from the number of the register

workers, the service sector take the most

workers for as many as 357 workers

followed by construction sector which takes

292 people.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 67


Penduduk

b. Kebutuhan Fisik Minimum

Salah satu indikator untuk

menentukan tingkat upah/gaji adalah nilai

Kebutuhan Hidup Minimum (KHM). Nilai

rata-rata KHM seorang pekerja lajang (PL)

setiap bulannya mengalami peningkatan

selama kurun waktu 2007 - 2011.

Sementara pada tahun 2011 mengalami

kenaikan sebesar 9,89 persen menjadi

1.081.970 rupiah. Rata-rata KHM pekerja

lajang hingga bulan Desember nilanya

mencapai Rp. 1.081.970.-

68

Namun dengan kebutuhan hidup

minimum yang besar tersebut tidak

dibarengi dengan Upah Minimum

Kabupaten (UMK) yang memadai. Hal ini

menuntut pekerja lebih kreatif menambah

penghasilan dengan membuka usaha

ataupun bekerja sebagai tukang ojek yang

merupakan angkutan umum di Kabupaten

Poso. UMK Kabupaten Poso tahun 2011

sebesar Rp 827.500,- , mengalami kenaikan

sebesar 14,93 persen.

b. Minimum Physical Needs

One of the indicators to determine

the rate of wage / salary is the value of

Minimum Physical Needs (MPN). The

average MPN value of a single worker (SW)

every month is experiencing an increase

during 2007-2011. While in 2011 did

experience an increase that is 9,89 percent,

it’s become 1.081.970 rupiahs. The average

MPN value of a single worker until

December is Rp. 1.081.970.-

However, with the large minimum

living needs is not accompanied by the

adequate District Minimum Wage (DMW). It

requires the workers to be more creative in

raising their income by opening businesses

or working as a motorcycle driver which is a

public transportation in Poso Regency. Poso

Regency’s DMW in 2011 is as much as Rp.

827.500 ,-, it is increased about 14,93

percents.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


4.1. Persebaran dan Kepadatan Penduduk / Distribution

and Population Density

Tabel

Table

4.1.1. Penyebaran Penduduk menurut Kecamatan Tahun 2011

Population Distribution by District 2011

Sumber : Diolah dari data SP 2010

Source : Processed from SP 2010 Data

Kecamatan

District

Jumlah Penduduk

Number of Population

Penduduk

% Terhadap Penduduk

Kabupaten

Percentage

(1) (2) (3)

01. Pamona Selatan 18 712 8.78

02. Pamona Barat 9 516 4.47

03. Pamona Tenggara 6 607 3.10

04. Pamona Utara 12 444 5.84

05. Pamona Pusalemba 18 306 8.59

06. Pamona Timur 9 707 4.56

07. Lore Selatan 5 735 2.69

08. Lore Barat 2 874 1.35

09. Lore Utara 12 121 5.69

10. Lore Tengah 4 108 1.93

11. Lore Timur 4 966 2.33

12. Lore Peore 2 998 1.41

13. Poso Pesisir 20 470 9.61

14. Poso Pesisir Selatan 9 006 4.23

15. Poso Pesisir Utara 15 971 7.49

16. Poso Kota 20 623 9.68

17. Poso Kota Selatan 9 158 5.29

18. Poso Kota Utara 11 263 4.30

19. Lage 18 511 8.69

Kabupaten Poso 213 906 100

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 69


Penduduk

Tabel

Table

70

4.1.2. Kepadatan Penduduk menurut Kecamatan Tahun 2011

Population Density by District , 2011

Sumber : Diolah dari data SP 2010

Source : Processed from SP 2010 Data

Kecamatan

District

Luas Wilayah

(Km²)

Area

Jumlah Penduduk

Number of

Population

Kepadatan

Penduduk per

Km²

Population Density

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 399,86 18 712 47

02. Pamona Barat 272,16 9 516 35

03. Pamona Tenggara 487,4 6 607 14

04. Pamona Utara 634,27 12 444 20

05. Pamona Pusalemba 540,39 18 306 34

06. Pamona Timur 701,95 9 707 14

07. Lore Selatan 569,49 5 735 10

08. Lore Barat 428,2 2 874 7

09. Lore Utara 864,61 12 121 14

10. Lore Tengah 976,37 4 108 4

11. Lore Timur 423,87 4 966 12

12. Lore Peore 327,87 2 998 9

13. Poso Pesisir 437,39 20 470 47

14. Poso Pesisir Selatan 563,06 9 006 16

15. Poso Pesisir Utara 623,47 15 971 26

16. Poso Kota 12,8 20 623 1 611

17. Poso Kota Selatan 27,62 9 158 332

18. Poso Kota Utara 20,04 11 263 562

19. Lage 401,43 18 511 46

Kabupaten Poso 8 712,25 213 096 24

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Penduduk

4.1.3. Penduduk menurut Jenis Kelamin dan Rasio Jenis Kelamin Tahun

2011

Population by Sex and Sex Ratio, 2011

Sumber : Diolah dari data SP 2010

Source : Processed from SP 2010 Data

Kecamatan

District

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Rasio Jenis

Kelamin

Sex ratio

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 9 759 8 953 109

02. Pamona Barat 5 016 4 500 111

03. Pamona Tenggara 3 435 3 172 108

04. Pamona Utara 6 549 5 895 111

05. Pamona Pusalemba 9 353 8 953 104

06. Pamona Timur 5 135 4 572 112

07. Lore Selatan 2 986 2 749 109

08. Lore Barat 1 506 1 368 110

09. Lore Utara 6 418 5 703 113

10. Lore Tengah 2 196 1 912 115

11. Lore Timur 2 722 2 244 121

12. Lore Peore 1 610 1 388 116

13. Poso Pesisir 10 509 9 961 106

14. Poso Pesisir Selatan 4 684 4 322 108

15. Poso Pesisir Utara 8 326 7 645 109

16. Poso Kota 10 616 10 007 106

17. Poso Kota Selatan 4 565 4 593 99

18. Poso Kota Utara 5 706 5 557 103

19. Lage 9 666 8 845 109

Kabupaten Poso 110 757 102 339 108

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 71


Penduduk

Tabel

Table

72

4.1.4. Jumlah Penduduk, Rumah Tangga, dan Rata-Rata Penduduk per

Rumah Tangga menurut Kecamatan Tahun 2011

Number of Population, Household, Population Average of Household by

District, 2011

Sumber : Diolah dari data SP 2010

Source : Processed from SP 2010 Data

Kecamatan

District

Jumlah Penduduk

Number of

Population

Jumlah Rumah

Tangga

Number of

Househoold

Rata-Rata Penduduk

per RT

Average of Population

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 18 712 4 529 4

02. Pamona Barat 9 516 2 258 4

03. Pamona Tenggara 6 607 1 589 4

04. Pamona Utara 12 444 2 947 4

05. Pamona Pusalemba 18 306 4 302 4

06. Pamona Timur 9 707 2 449 4

07. Lore Selatan 5 735 1 374 4

08. Lore Barat 2 874 666 4

09. Lore Utara 12 121 2 918 4

10. Lore Tengah 4 108 971 4

11. Lore Timur 4 966 1 186 4

12. Lore Peore 2 998 722 4

13. Poso Pesisir 20 470 4 738 4

14. Poso Pesisir Selatan 9 006 2 268 4

15. Poso Pesisir Utara 15 971 3 878 4

16. Poso Kota 20 623 4 742 4

17. Poso Kota Selatan 9 158 2 245 4

18. Poso Kota Utara 11 263 2 617 4

19. Lage 18 511 4 464 4

Kabupaten Poso 213 096 50 863 4

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Penduduk

4.1.5. Jumlah Penduduk menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin

Tahun 2011

Number of Population by Age Group and Sex, 2011

Sumber : Diolah dari data SP 2010

Source : Processed from SP 2010 Data

Kelompok Umur

Age Group

Laki-Laki

Male

Perempuan

Female

Total

Total

(1) (2) (3) (4)

0 – 4 11 271 10 660 21 931

5 – 9 12 212 11 226 23 438

10 – 14 10 594 9 997 20 591

15 – 19 8 602 7 988 16 590

20 – 24 8 691 7 528 16 219

25 – 29 10 275 9 373 19 648

40 – 44 9 637 8 946 18 583

45 – 49 9 006 8 098 17 104

40 – 44 7 695 6 837 14 532

45 – 49 6 170 5 612 11 782

50 – 54 5 189 4 792 9 981

55 – 59 3 846 3 533 7 379

60 – 64 2 771 2 698 5 469

65 – 69 1 883 1 829 3 712

70 – 74 1 388 1 480 2 868

75 + 1 525 1 741 3 266

TT 2 1 3

Jumlah 110 757 102 339 213 096

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 73


Penduduk

74

4.2. Transmigrasi / Transmigration

Tabel

Table

4.2.1. Realisasi Penempatan Transmigrasi menurut Daerah Asal dan

Jenisnya Sampai Dengan Tahun 2011

Realization of Transmigration by Regional origin and Type, 2011

Unit Pemukiman

Transmigrasi

Transmigration Settle Unit

1. Kab Poso

Umum/ Public

Swakarsa/

Swakarsa

Jumlah/ Total

KK Jiwa KK Jiwa KK Jiwa

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Target 110 - - - 110 -

Realisasi 60 277 - - 60 277

2. Luar Kab. Poso

Target - - - - - -

Realisasi - - - - - -

Jumlah Realisasi 60 277 60 277

Sumber : Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Unit Pemukiman

Transmigrasi

Transmigrasi Settle

Unit

Penduduk

4.2.2. Penempatan Transmigrasi menurut Daerah Asal dan Jenisnya

Sampai Dengan Tahun 2011

Transmigration Settlement by Regional Origin and Type, 2011

Daerah

Asal

Regional

Origin

Umum/ Public

Swakarsa/

Swakarsa

Jumlah/ Total

KK Jiwa KK Jiwa KK Jiwa

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Kab Poso Poso 60 277 - - 60 277

2. Luar Kab. Poso - - - - - - -

Jumlah

60 277 60 277

Sumber : Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 75


Penduduk

Tabel

Table

76

1. Lage

4.2.3. Jumlah Warga Transmigrasi Dalam Pembinaan Departemen

Transmigrasi menurut Kecamatan/Unit Pemukiman Tahun 2011

Number of Transmigration Population under Founding Manpower and

Transmigration Department by District ,2011

Kecamatan/UPT

District / UPT

Kepala Keluarga

Head House

Jumlah Jiwa

Number of Person

(1) (2) (3)

Watuawu (SP2 Pandiri) 100 382

2. Lore Peore

Talabosa / Watutau 260 1 088

Jumlah 360 1 470

Sumber : Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Penduduk

4.2.4. Jumlah Warga Transmigrasi Dalam Pembinaan Departemen

Transmigrasi menurut Kecamatan/Unit Pemukiman dan Asal Daerah

Tahun 2011

Number of Transmigration Population under Founding Manpower and

Transmigration Department by District and Regional Origin, 2011

Kecamatan/UPT

District / UPT

1. Lage

Asal Daerah

Regional Origin

Kepala Keluarga

Head House

Jumlah Jiwa

Number of

Person

(1) (2) (3) (4)

Watuawu SP2

Pandiri

2. Lore Peore

Jateng 25 94

Jatim 25 75

Poso 50 208

Watutau Jateng 25 99

Jumlah

Jatim 25 89

Bali 47 175

Poso 113 495

Sumber : Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

310 1 235

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 77


Penduduk

78

4.3. Ketenagakerjaan / Labor Force

Tabel

Table

4.3.1. Pencari Kerja yang Terdaftar dan Ditempatkan menurut Jenis Kelamin

Tahun 2011

Number of Job Seeker Registered and Placement by Sex, 2011

Uraian

Description

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

1. Sisa pencari kerja tahun lalu 3 966 5 198 9 164

2. Pencari kerja yang terdaftar 28 94 122

3. Ditempatkan/Pemenuhan lowongan - - -

4. Dihapuskan 334 298 632

5. Pencari kerja yang belum ditempatkan 3 660 4 994 8 654

6. Sisa lowongan tahun lalu 7 5 12

7. Permintaan lowongan 163 32 195

8. Penghapusan lowongan 68 28 96

9. Sisa lowongan belum terpenuhi 102 9 111

Sumber : Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Penduduk

4.3.2. Pencari Kerja yang Terdaftar dan Ditempatkan menurut Tingkat

Pendidikan Tahun 2011

Job Seeker Registered and Placement by Education, 2011

Uraian

Description

Tingkat Pendidikan / Education Level

SD SMP SMA DI/II/III S1/S2

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Sisa pencari kerja tahun lalu - 18 5 629 1 798 1 719 9 164

2. Pencari kerja yang terdaftar 1 8 35 58 20 122

3. Ditempatkan - - - - - -

4. Dihapuskan 1 22 304 72 233 632

5. Pencari kerja yang belum

ditempatkan

- 4 5 360 1 784 1 506 8 654

6. Sisa lowongan tahun lalu - - 12 - - 12

7. Permintaan lowongan - 83 110 - 2 195

8. Lowongan yang terpenuhi - 60 34 - 2 96

9. Sisa lowongan belum terpenuhi - 23 88 - - 111

Sumber : Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 79


Penduduk

Tabel

Table

80

Bulan

Month

4.3.3. Pencari Kerja yang Terdaftar Setiap Bulan menurut Tingkat

Pendidikan dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Job Seeker Registered Every Month by Education and Sex, 2011

SD SMP SMA Sarmud S1 dan S2 Jumlah

L P L P L P L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (14)

Januari - - - - 3 - - - 1 - 4 -

Pebruari - - - - 1 5 - 1 - 1 1 7

Maret - 1 - 4 1 - - 3 2 1 3 9

April - - - - 1 1 - - - 1 1 2

Mei - - 1 2 - 3 - 2 1 1 2 8

Juni - - - 1 3 1 - - - 1 3 3

Juli - - - - 1 2 - 1 1 - 2 3

Agustus - - - - 2 - - 1 - - 2 1

September - - - - 1 1 - 2 - 2 1 5

Oktober - - - - 4 1 - 18 2 4 6 23

November - - - - 1 1 1 27 - - 2 28

Desember - - - - 1 1 - 2 - 2 1 5

Total 0 1 1 7 19 16 1 57 7 13 28 94

Sumber: Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Penduduk

4.3.4. Penempatan Pencari Kerja Setiap Bulan menurut Tingkat Pendidikan

Tahun 2011

Placement of Job Seeker Every Month by Education, 2011

Bulan

Month

SD SMP SMA DI/II/III S1/S2 Jumlah

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Januari - - - - - -

Pebruari - - - - - -

Maret - - - - - -

April - - - - - -

Mei - - - - - -

Juni - - - - - -

Juli - - - - - -

Agustus - - - - - -

September - - - - - -

Oktober - - - - - -

November - - - - - -

Desember - - - - - -

Kabupaten Poso - - - - - -

Sumber: Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 81


Penduduk

Tabel

Table

82

4.3.5. Distribusi Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Jenis

Kegiatan Utama Tahun 2011

Distribution of Over 15 Population by Major Occupation 2011

Sumber : Diolah dari Data Sakernas 2011

Source : Processed from Sakernas 2011 Data

1. Angkatan Kerja

Kegiatan Utama

Main Occupation

Persentase

Percentage

(1) (2)

Bekerja 72,12

Pengangguran 2,16

2. Bukan Angkatan Kerja

Sekolah 2,67

Mengurus Rumah Tangga 18,86

Lainnya 4,17

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) 74,29

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2,92

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Penduduk

4.3.6. Perusahaan dan Tenaga Kerja Yang Terdaftar Menurut Sektor

Kegiatan Ekonomi, Kewarganegaraan Pekerja dan Jenis Kelamin,

2011

Number of Company and Workers Registered by Economics Activity

Sector, Citizenship and sex, 2011

Klasifikasi lapangan

Usaha Indonesia

( KLUI)

Perusahaan

Jumlah

Perusahaan

WNI WNA Jumlah

L P L P L + P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1. Kehutanan, Perkebunan, Budi

Daya Mutiara

2. Pertambangan

2 102 54 6 1 163

- - - - - 0

3. Industri 38 88 13 - - 101

4. Gas & Air 8 97 15 - - 112

5. Konstruksi 72 1011 17 20 1 1049

6. Perdagangan 120 200 217 - - 417

7. Transportasi 11 121 37 - - 158

8. Keuangan 44 132 52 - - 158

9. Jasa - Jasa 41 127 43 - - 170

Kabupaten Poso 336 1 878 448 26 2 2 354

Sumber: Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 83


Penduduk

Tabel

Table

84

4.3.7. Rata-rata Kebutuhan Hidup Minimum Pekerja Lajang Setiap Bulan

(Rp) Tahun 2007-2011

Average Workers Minimum Life Requirement Every Month, 2007-2011

Bulan

Month

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (4) (5) (6) (7)

Januari/ January 748 776,71 876 210,34 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Pebruari/ February 748 776,71 876 210,34 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Maret/ March 748 776,71 876 210,34 984 582,2 984 582,2 1 081 970

April/April 839 114,12 966 547,75 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Mei/ Mei 839 114,12 966 547,75 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Juni/ June 839 114,12 966 547,75 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Juli/ July 857 148,57 984 582,2 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Agustus/ August 857 148,57 984 582,2 984 582,2 984 582,2 1 081 970

September/ September 857 148,57 984 582,2 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Oktober/ October 857 148,57 984 582,2 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Nopember/ November 857 148,57 984 582,2 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Desember/ December 857 148,57 984 582,2 984 582,2 984 582,2 1 081 970

Sumber: Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Penduduk

4.3.8. Rata-rata Upah Minimum Pekerja Kabupaten Poso (Rp) Tahun 2007-2011

Average Workers Minimum Wage Poso Regency, 2007-2011

Bulan

Month

2007 2008 2009 2010 2011

(1) (2) (4) (5) (6) (7)

Januari/ January 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Pebruari/ February 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Maret/ March 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

April/April 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Mei/ Mei 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Juni/ June 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Juli/ July 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Agustus/ August 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

September/ September 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Oktober/ October 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Nopember/ November 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Desember/ December 615.000 720.000 720.000 720.000 827 500

Sumber: Dinas Nakertrans Kabupaten Poso

Source : Manpower and Transmigration Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 85


Sosial & budaya

Social & Culture


5.1 Pendidikan

Salah satu keberhasilan

pembangunan di suatu daerah adalah

apabila didukung oleh sumber daya

manusia yang berkualitas. Dunia pendidikan

merupakan salah satu wahana dalam

membentuk sumber daya manusia (SDM)

yang mampu memecahkan permasalahan

menuju kemajuan dan kesejahteraan

bangsa dan negara. Tersedianya data

pendidikan yang baik akan sangat

membantu perencanaan yang dibuat

menjadi lebih terarah dan mencapai

sasaran yang diinginkan.

Pada bagian ini disajikan

gambaran sektor pendidikan formal dari

jenjang pra sekolah sampai perguruan tinggi

yang ada di Kabupaten Poso selama kurun

waktu 2011.

Tabel 5.1.1 hingga tabel 5.1.10

memberikan gambaran yang jelas

mengenai jumlah sekolah, murid maupun

guru dalam tahun 2011.

BAB V

SOSIAL DAN BUDAYA

Social and Culture

5.1 Education

Sosial dan Budaya

One of the developing successes

in a region is if supported by qualified

human resources. Education world is one of

the vehicles in creating Human Resources

who are able to solve problems towards

progress and prosperity of the nation. The

availability of a good education data will be

very helpful in the planning that are made to

be more focused and achieve the desired

goals.

This part presents an illustration

of formal education sector from preschool to

university that exists in Poso Regency in

2011.

Table 5.1.1 until table 5.1.10

gives a clear description about the number

of schools, students and teachers in 2011.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 89


Sosial dan Budaya

90

Pada sekolah jenjang pendidikan

dasar dan menengah, melihat tingkat

pendayagunaan tenaga pendidik pada

tahun ajaran 2011 menunjukkan bahwa

beban tenaga pengajar di tingkat Sekolah

Dasar rata-rata seorang guru menghadapi

12 murid. Pada tahun 2011, jumlah guru

mencapai 2.240 orang, mengalami

penurunan sebesar 43,73 persen dari

tahun sebelumnya.

Untuk SLTP rata-rata seorang

guru menghadapi 11 pelajar, sedangkan

pada jenjang SMU beban guru menghadapi

murid sebanyak 12 pelajar oleh seorang

guru. Dan untuk jenjang SMK beban

seorang guru rata-rata menghadapi 7

pelajar. Jika dilihat dari jenjang pendidikan,

pada tahun 2011, beberapa jenjang

pendidikan mengalami penambahan jumlah

guru di bandingkan tahun 2010, sementara

jumlah murid mengalami kenaikan, kecuali

untuk jenjang pendidikan sekolah

menengah pertama (SMP).

Tingkat efisiensi penggunaan dan

kecukupan sarana pendidikan dalam

melakukan proses belajar mengajar yang

diukur dari rasio jumlah murid terhadap

sekolah. Pada tahun ajaran 2011 ditingkat

Sekolah Dasar rata-rata murid sebanyak

113 orang setiap sekolah, tingkat SLTP baik

Negeri dan Swasta masing-masing

mencapai rata-rata 204 dan 68 pelajar

setiap sekolah.

In basic and secondary schools,

by looking at the utilization rates of

educators in 2011 shows that the load of

teaching staff at elementary school level,

generally a teacher teaches 12 students. In

2011, the number of primary teachers

(2.240 people), declines as much as 43,74

percent from last year.

In Junior High School, a teacher

teaches 11 students, while in Senior High

School, a teacher teaches 12 students. For

vocational school, a teacher teaches 7

students. Viewed from the education level in

2011, some of education level is

experiencing additional number of teachers

compared to the year 2010, while the

number of students increasing, except for

the junior high school.

The level of efficient use and the

adequacy educational facility in doing

teaching-learning process that is measured

from the number of student ratio towards the

school. In the academic year of 2011, the

average elementary students are 113

students in each school; Junior High

students in both State and Private schools

reach the average of 204 and 68 students

in each school.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Hal ini dikarenakan perbandingan

jumlah sekolah menengah pertama swasta

jumlah nya jauh berbeda dengan sekolah

negeri, begitu juga denga jumlah muridnya.

Sedangkan untuk jenjang SMU dan SMK

masing-masing mencapai 295 dan 156

siswa setiap sekolah. Pemerataan jumlah

sekolah pada masing-masing kecamatan

baru pada jenjang pendidikan sekolah

menengah pertama dan sekolah dasar,

sementara untuk sekolah menengah atas

masing terdapat pada kecamatan-

kecamatan tertentu dan sebagian besar

terpusat di ibukota kabupaten.

Berikut grafik perkembangan

jumlah sekolah selama tiga tahun terakhir

bedasarkan tingkatan sekolah.

Sosial dan Budaya

It is due to the number of private

schools are more than state schools and

also its students. While for High School and

Vocational schools each reaches 327 and

223 students in each school. The

distribution of the number of schools in each

new district for high school in certain

districts and mostly concentrated in the

capital of Regency.

There is number of scholl graph

during last three years based on level og

education.

Gambar 5.1 Perkembangan Jumlah Sekolah 2009 - 2011.

Figure Number of Scholl 2009-2011

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 91


Sosial dan Budaya

92

Untuk melihat distribusi

penyebaran tenaga pendidik/guru yang

diukur dengan jumlah guru dan sekolah

yang tersedia disetiap kecamatan, serta

tingkat kualitas murid dan guru yang dilihat

dari sisi hasil evaluasi belajar tahap akhir

dari masing-masing jenjang pendidikan

dapat diamati dari tabel- tabel yang

disajikan. Pada tahun 2011 persentase

kelulusan pada sekolah dasar mencapai

97,27 persen, menurun jika dibandingkan

tahun 2010 yang mencapai 100 persen.

Sementara untuk sekolah menengah

pertama tingkat kelulusan mengalami

penurunan yaitu 97,9 persen pada tahun

2011, sekolah menengah atas persentase

kelulusan mencapai 97,84 persen.

Pada tahun 2011 terdapat 5

sarana pendidikan tertinggi, sebagai

lanjutan dari sekolah menengah atas, yaitu

Universitas Sintuwu Maroso, Akademi

Keperawatan Poso, Sekolah Tinggi

Theoloigia Tentena dan Universitas Kristen

Tentena dan STAIN. Sedangkan jumlah

mahasiswa dan dosen di perguruan tinggi

yang terdapat di kabupaten Poso dapat

dilihat pada tabel 5.1.11 s/d 5.1.13.

5.2 Kesehatan

Masalah kesehatan merupakan

polemik lama yang sangat sulit dipecahkan

pemerintah, tingginya biaya kesehatan

seakan kesehatan hanya milik kalangan

menengah keatas,

To see the distribution of teaching

staff / teachers that is measured by the

available number of teachers and schools in

each district as well as the level of qualified

students and teachers from the final

evaluation results from each education level

can be seen from the tables presented. In

2011, the percentage of elementary school

graduates is 97,27 percent , it’s declines if

compare with last year which is 100 percent

of graduates. While for Junior High

students, the graduates level is also

declines which is 97,9 percent in 2011, and

97,84 percent for High School graduates.

In 2011, there are 5 highest

educational facilities as the continuation

from the High School, namely Sintuwu

Maroso University, Poso Nursery Academy,

Theoloigia Tentena College, and Tentena

Christian University and STAIN. While the

number of the students and lecturers in

Poso Regency can be seen in table 5.1.11

until 5.1.13

5.2 Health

Health problem is a long polemic

that is difficult to be overcome by the

government, the high cost of health care as

if health care is only for middle and high

class,

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


padahal seharusnya hak untuk memperoleh

fasilitas kesehatan yang baik sama untuk

setiap masyarakat, jika masyarakatnya tidak

sehat bagaimana mungkin bisa

menciptakan sumber daya masyarakat yang

pintar untuk membangun masa depan

bangsa.

Pembangunan bidang kesehatan,

pemerintah telah melakukan upaya

perbaikan kesehatan melalui peningkatan

partisipasi aktif masyarakat yang

berorientasi khususnya pada golongan

masyarakat berpenghasilan rendah.

Disamping itu dilakukan pula upaya

pencegahan dan penyembuhan penyakit

yang disertai dengan peningkatan

pelayanan kesehatan masyarakat.

Peningkatan kesehatan

masyarakat dan keluarga serta pencegahan

penyakit, antara lain telah melakukan

berbagai vaksinasi hingga ke pelosok

pedesaan oleh pihak aparat kesehatan di

daerah ini.

Pada tahun 2011 peserta

vaksinasi yang tersebar di 19 kecamatan

rata-rata mencapai 3.674 orang menurun

dibanding tahun 2010 dengan rata-rata

3.826 orang. Peserta Vaksinasi tersebut

terdiri dari anak balita, anak wanita kelas VI

SD serta Ibu Hamil (Bumil). Pada tahun

2011 data vaksinasi merupakan target

pelaksanaan.

Sosial dan Budaya

while actually the right to get a good health

care facility is the same for everyone. If the

people are not healthy, how can they create

brilliant human resources to develop the

nation’s future.

Health sector development, the

government has made efforts for health

improvement through the improvement of

active participation from the oriented people

especially on the low-income communities.

Beside that, they also perform the efforts of

prevention and disease cure along with the

increase of public health services.

The health increase for people

and families as well as the disease

prevention is done by performing various

vaccines for everyone.

In 2011, vaccines participant

distributed in 19 districts is average 3.674

people, declines compared to the year 2010

for as many as 3.826 people. Those

vaccine participants consist of babies,

eleven years old girls and Pregnant Woman.

In 2011 vaccines data is the target.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 93


Sosial dan Budaya

94

Upaya pemerintah dalam

meningkatkan standar kesehatan

masyarakat harus diikuti dengan kesadaran

masyarakat dalam meningkatkan

kesehatannya masing-masing, tidak hanya

sebatas memperhatikan diri dan keluarga

juga lingkungan sekitar, karena masalah

kesehatan adalah masalah lingkungan juga.

Dalam meningkatkan pelayanan

kesehatan kepada masyarakat melalui

usaha penyediaan tenaga medis dan

tenaga kesehatan lainnya terus di upayakan

melalui penempatan tenaga dokter di setiap

kecamatan, bidan-bidan desa yang hampir

tersebar di seluruh desa. Perkembangan

selama kurun waktu 2011 serta

penyebaran tenaga dokter dan tenaga

kesehatan lainnya disetiap kecamatan

dapat dilihat pada tabel 5.2.2 dan tabel

5.2.3.

Dalam meningkatkan derajat

kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan

anak bidan di desa yang dibantu oleh dukun

bayi dalam menangani persalinan dan

perawatan ibu dan balitanya. Pada tahun

2011 bidan desa berjumlah 168 orang, lebih

sedikit dibanding tahun 2010 sebanyak 177

orang yang tersebar di 19 kecamatan,

dilihat dari jumlah tersebut dapat dikatakan

bahwa belum semua desa memiliki bidan

desa yang dapat memberikan penanganan

medis pada saat masyarakat desa

membutuhkan.

Goverment policy to increase

people health standard must be followed by

people care for himself. It’s can do by

increase their health themselves. Not only

care themselves , the people must be care

with their environment, because health

problem is environment problem.

In improving health service to the

community, the government tries to provide

more medical staff and other health

professionals through the settlement of

doctors’ in each district . The improvement

during 2011 as well as the doctors’

distribution and other health professionals in

each district can be seen in table 5.2.2 and

table 5.2.3.

In improving the health degree

and the survival of mothers and children,

village midwife is assisted by traditional birth

attendants in dealing with childbirth and

treatments for mothers and their babies. In

2011 village midwife is up to 168 people,

less than in 2010 (177 people) who are

distributed in 19 district . It can be said that

not all villages have midwife who can give

medical care when the villagers are in need.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Ketersediaan rumah sakit,

puskesmas dan berbagai fasilitas kesehatan

lainnya terus dikembangkan sebagaimana

yang disajikan dalam tabel 5.2.6 s.d tabel

5.2.7. Selama lima tahun terakhir jumlah

rumah sakit yang tidak mengalami

penambahan. Jumlah puskesmas sampai

dengan tahun 2011 mencapai 66 unit,

sama dengan jumlah tahun sebelumnya.

Sementara itu angka prevalensi

balita yang merupakan persentase balita

yang memiliki gizi baik, lebih, kurang dan

buruk di suatu wilayah, untuk Kabupaten

Poso menunjukan angka yang cukup

fantastis, balita yang memiliki gizi baik

mencapai 98,13 persen, Kecamatan

Pamona Puselemba gizi baik mencapai 100

persen.

Bisa dikatakan balita di

Kabupaten Poso memiliki nutrisi makanan

yang bagus dan secara tidak langsung

angka itu menunjukan tingkat harapan hidup

yang cukup tinggi. Jika dibandingkan

dengan tahun 2010 angka prevalensi tahun

ini naik, dimana balita gizi baik pada tahun

2010 mencapai 98,07 persen. Sementara

itu balita dengan gizi kurang hanya 1.36

persen dan balita gizi buruk 0.07 persen.

Kecamatan Lore Tengah merupakan

kecamatan dengan balita gizi buruk tertinggi

dengan 0,70 persen.

Sosial dan Budaya

The availability of hospital, health

center and other health facility is developed

as presented in Table 5.2.6 until table 5.2.7.

During the last five years, the number of

hospitals did not increase. The number of

health center until 2011 reach 66 units. This

number is as much as with last year.

Meanwhile, the infant prevalence

rate is the percentage of infants who have

good, more, less or bad nutrition in one

area. For Poso Regency shows quite a

fantastic number, the infants who have a

good nutrition is 98,13 percent. Pamona

Puselemba Regency have good nutriotion,

which is reach 100 persen.

It can be said that the infants in

Poso Regency have a good food nutrition

and the number indirectly shows the rate of

living hope which is increasing quite high.

Compared to 2010 , the prevalence number

of this year is increasing, where the infants

who have good nutrition in 2010 reaches

98,07 percent. Meanwhile, the infants who

have bad nutrition is only 1.36 percent and

the infants who have bad nutrition is 0.07

percent. Central Lore Regency is a district

with the highest infants’ bad nutrition (0,70

percent).

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 95


Sosial dan Budaya

96

Kecamatan Lore Barat

mempunyai persentase terbesar untuk

balita gizi kurang yaitu sebesar 13,64

persen. Angka Prevalensi ini dapat dijadikan

acuan dalam rangka menaikan tingkat

kesehatan balita dan angka harapan hidup.

tahun 2011.

Berikut angka prevalensi balita

West Lore District has the

biggest percentage for infants who have

less nutrition which is approximately 13.64

percent. This prevalence number can be

used as an indicator to increase the infants’

health rate and the survival rate.

2011.

There is the infant prevalence rate

Gambar 5.2 Angka Prevalensi Balita di Kabupaten Poso Tahun 2011

Figure The Infant Prevalence rate of Poso Regency 2011

5.3 Keluarga Berencana (KB)

Untuk menekan laju pertumbuhan

salah satu upaya yang dilakukan

pemerintah yaitu dengan menggalakkan

program keluarga berencana (KB).

Pelaksanaan program Keluarga

Berencana yang digalakkan hingga saat ini

menunjukkan perkembangan yang cukup

pesat, dengan adanya partisipasi aktif dari

berbagai pihak terutama mereka yang

tergolong pasangan usia subur (PUS).

5.3 Family Planning (FP)

To press the growth rate, one of

the efforts performed by the government is

by implementing Family Planning program.

The implementation of Family

Planning Program that is promoted up until

now shows a rapid development, with the

active participation from various parties

especially those who belong to childbearing

age-couples (CAC).

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Jumlah Klinik KB yang ada di

Kabupaten Poso tahun 2011 sebanyak 92

unit yang tersebar di 19 kecamatan. Jumlah

akseptor KB aktif dalam periode tahun 2011

sebanyak 32.103 orang meningkat dari

tahun 2010 yang mencapai 30.042.

Sementara pasangan usia subur pada

tahun 2011 sebanyak 39.278 pasangan

usia subur . Hal ini menunjukkan tingkat

kesadaran masyarakat dalam membatasi

dan mengatur kelahiran cukup tinggi.

Sosial dan Budaya

The number of FP Clinic in Poso

Regency in 2011 is 92 units distributed in 19

district . The number of active FP acceptor

in period of 2011 is as many as 32.103

people increasing from the year 2010 as

many as 30.042 while childbearing age-

couples in 2011 are 39.278 couples. It

shows that the public awareness to limit and

regulate birth is quite high.

Gambar 5.3 Persentase Akseptor KB menurut metode kontrasepsi Tahun 2011

Figure Percentage of KB Acceptor by Contracepstion Methode 2011

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 97


Sosial dan Budaya

98

Dari keseluruhan akseptor KB

Aktif yang tersebar di kecamatan-

kecamatan pada tahun 2011 tercatat 37

persen menggunakan Suntik, 37 persen

menggunakan pil, 12 persen menggunakan

susuk KB, 11 persen memakai IUD dan

yang melakukan Medis Operasi wanita

hanya mencapai 2 persen, sedangkan

yang melakukan Medis Operasi Laki-laki

dankondom masing-masing 0,001 persen

dan 1 persen, penggunaan obat vaginal

tidak ada sama sekali. (tabel 5.3.1).

Untuk Akseptor KB baru pada

tahun 2011 berjumlah 7.190 orang tersebar

di 19 kecamatan yang dapat dilihat pada

tabel 5.3.4.

Sedangkan target pencapaian

Akseptor KB Baru mencapai 100,49 persen.

Jika dilihat pencapaian target masing-

masing kecamatan pada tahun 2011 ini dari

19 kecamatan yang ada di kabupaten Poso

terdapat 11 kecamatan yang belum

memenuhi target yang ditetapkan.

Pencapaian target tertinggi berada di

Kecamatan Poso Kota Utara sebesar

147,38 persen. Hal ini dapat dilihat pada

tabel 5.3.4.

Petugas KB di Kabupaten Poso

berjumlah 35 orang yaitu 12 PLKB, 17

PKB dan 6 orang PKB desa/kelurahan.

Of overall Active FP acceptors

distributed in districts in 2010 is recorded as

37 percent by using Injection, 37 percent

using pill, 12 percent using FP implants, 11

percent using Spiran and 2 percent of

women who perform Medical Operation, and

men who performs Medical Operation and

Condoms are 0.001 percent and 1 percent

(table 5.3.1).

For new FP Acceptor in 2011 is

7.190 people distributed in 19 district s that

can be seen table 5.3.4.

The achieving target of New FP

Acceptor reaches 100,49 percent. Viewed

from each district ’s achieving target in

2011, there are 11 district s in Poso

Regency that have not met the target. The

highest achieving target is in North City

Poso Regency for as many as 147,38

percent. It can be seen in table 5.3.4.

FP officials in Poso Regency are

35 people such as 12 PLKB, 17 PKB and 6

village’s PKB.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Sementara jika dilihat

berdasarkan kecamatan, semua kecamatan

telah memiliki petugas KB, dengan

Kecamatan Pamona Utara yang memilki

petugas terbanyak sebanyak 3 orang.

5.4 Keamanan dan Ketertiban

Masyarakat (Kamtibmas)

Dampak negatif dari dinamika

pembangunan akan mewujudkan

kepincangan dan kecemburuan sosial yang

mengarah kepada kerawanan potensi

kamtibmas, yang pada akhirnya dapat

menimbulkan ancaman faktual kriminalitas

dan penyimpangan sosial lain, sehingga

menghambat proses pembangunan.

Gangguan Kamtibmas berupa

peristiwa kejahatan dan pelanggaran yang

terjadi dan ditangani oleh pihak Kepolisian

Resort Poso pada tahun 2011 dilaporkan

sebanyak 290 kasus, diselesaikan

sebanyak 257 kasus (88,62 %). Kasus

terbanyak berasal dari kasus Konvensional

yang melibatkan harta benda sebanyak 138

kasus. Sementara kejahatan terhadap

kekayaan negara yaitu Illegal Loging tidak

ada laporan.

Dalam hubungan kerjasama

antara sesama aparat penegak hukum

dengan melakukan penanganan berbagai

perkara tindak pidana yang terjadi.

Sosial dan Budaya

Based on the district , all districts

have FP officers and North Pamona District

has the most officers for as many as 3

people.

5.4 Public Order and Security

The negative impacts from

developmental dynamics will create

imbalance and social jealousy that leads to

vulnerability to potential security and order

that will evidently pose a threat of factual

criminality and other social deviation, and

inhibit the developmental process.

The disruption of public order and

security such as criminal events and

violations that happened and handled by the

Poso Resort Police in 2011 is as many as

290 cases and have been solved as many

as 257 cases (88,62 %). The most cases is

from Conventional case that involves

humans property in 138 cases, while crimes

against state’s property is Illegal Loging with

no report.

In cooperative relationship

between law enforcement officers by

handling various criminal cases that occurs.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 99


Sosial dan Budaya

100

Aparat kejaksaan sebagai

penyidik dan penuntut umum bertanggung

jawab dalam proses penyelesaian tindak

pidana tersebut. Banyaknya tindak pidana

dan pelanggaran Lalu Lintas yang

diterima/diselesaikan oleh pihak Kejaksaan

Negeri Poso bersama cabang-cabangnya

yang berada di 2 kecamatan selama tahun

2011 dapat dilihat pada tabel 5.4.3 dan

tabel 5.4.4.

5.5 Agama

Searah dengan kebijaksanaan

pembangunan, pelayanan kehidupan

beragama dan kepercayaan terhadap

Tuhan Yang Maha Esa senantiasa

ditumbuhkembangkan dalam membina

kehidupan masyarakat serta mengatasi

berbagai masalah sosial budaya yang

mungkin dapat menghambat kemajuan

bangsa.

Tabel 5.5.1 menyajikan data

persentase pemeluk agama menurut

kecamatan pada tahun 2011. Dan pada

tabel 5.5.2 disajikan sarana tempat ibadah

menurut kecamatan. Pada tahun 2011

sarana tempat ibadah yang ada bagi

ummat Islam sebanyak 205 buah, tempat

ibadah ummat Kristen 450 buah, Katholik

ada 19 buah dan ummat Hindu 46 buah.

Dari sebanyak tempat ibadah tersebut

telah disiapkan pula tenaga kerohanian

disetiap kecamatan sebagaimana disajikan

pada tabel 5.5.3.

Prosecuter Apparatus as an

investigator and public prosecutor is

responsible with the crime solving process.

The number of crimes and traffic violation

that is received / completed by Poso

Regency Attornet along with its branches

are located in 2 district s during 2011 can be

seen in table 5.4.3 and table 5.4.4.

5.5 Religion

In line with the development

policies, services to religious life and the

beliefs in God Almighty will always be

cultivated in developing community life and

overcome various socio-cultural issues that

may inhibit the progress of the nation.

Table 5.5.1 presents the data of

religious adherents’ percentage according

to district s in 2011. And table 5.5.2

presents the facility of worshipping place

according to district . In 2011, the existing

facility of worshipping place for Muslim are

205 places, 450 places for Christian, 19

places for Catholic, and 46 places for

Hindu. Those worshipping places are

provided with spiritual personnel in each

district as presented in Table 5.5.3.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Banyaknya peristiwa Nikah,

Talaq, Cerai dan Rujuk khusus untuk

ummat Islam disajikan pada tabel 5.5.4.

Tabel 5.5.5 menyajikan data

Jemaah Calon Haji yang diberangkatkan

Pemerintah Kabupaten Poso pada tahun

2011. Total jemaan haji pada tahun 2011

sebanyak 122 orang , 41 orang laki-laki dan

81 orang perempuan. Hal lain menyangkut

keagamaan adalah berbagai jenis perkara

yang diselesaikan melalui Pengadilan

Agama Poso khusus yang beragama Islam

dapat dilihat pada tabel 5.5.6.

5.6 Sosial Lainnya

Dalam rangka mewujudkan tata

kehidupan serta penghidupan sosial yang

bahagia dari segi material dan spiritual,

pemerintah bersama masyarakat

melaksanakan usaha untuk meningkatkan

kesejahteraan sosialnya. Usaha ini

terutama diarahkan untuk mengatasi

masalah-masalah pokok dalam

kesejahteraan sosial, dalam hal ini

kemiskinan, ketertinggalan, keterlantaran

dan korban bencana alam. Bagian ini

menyajikan beberapa masalah pokok

kesejahteraan sosial tersebut.

Sosial dan Budaya

The number of Marriage, Talaq,

Divorce and Reconciliation that is especially

for Muslim is presented in table 5.5.4.

Tabel 5.5.5 presents the data of

the pilgrims who are departed by Poso

Regency ’s Government in 2011. Total

pilgrims in 2011 are 122 people, 41 male

and 81 female. Other things regarding

religion is different type of cases that are

resolved through Poso Religious Courts can

be seen in table 5.5.6.

5.6 Other Social

In order to realize the order of life

and a happy social life in terms of material

and spiritual, the government along with the

people carries out the efforts to improve

social welfare. This effort is especially

directed to solve main problems in social

welfare; in this case are poverty,

backwardness, abandonment, and victims

of natural disaster. This part presents some

of the main problems of the social welfare.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 101


Sosial dan Budaya

102

Usaha perbaikan sosial

merupakan upaya untuk meningkatkan

kesadaran, tanggung jawab serta

kemampuan setiap warga negara untuk

berperan aktif dalam pembangunan. Untuk

itu telah dibentuk lembaga-lembaga sosial

antara lain, Tenaga Kesejahteraan Sosial

Masyarakat (TKSM), karang taruna dan

lain-lain. Jumlah Karang taruna pada tahun

2011 di kabupaten Poso adalah 155 dengan

jumlah terbanyak berada di Kecamatan

Lage sebanyak 24. Untuk lebih jelasnya

dapat dilihat dalam tabel 5.6.1.

Anak-anak yang berasal dari

keluarga yang tidak mampu telah dibina

melalui Panti Asuhan yang dikelola oleh

Pemerintah dan Swasta. Banyaknya Panti

Asuhan dan anak yang diasuh, secara rinci

di beberapa kecamatan disajikan pada tabel

5.6.2 dan tabel 5.6.3. Sedangkan para

penyandang cacat menurut jenis cacat yang

diderita oleh masyarakat ditunjukkan dalam

tabel 5.6.4.

Penderita cacat yang dibina

melalui SDLB tahun 2011 tidak ada karena

tidak ada pembinaan. Anak terlantar yang

dibina melalui Panti Sosial Binaan Remaja

sebanyak 3 orang, sementara pelayanan

keterampilan penyandang cacat pada tahun

2011 tidak diselenggarakan di Kabupaten

Poso.

Social improvement effort is an

effort to increase the awareness,

responsibility, and capability of every citizen

to play an active role in the development.

Therefore, social institutios have been

established such as Community Social

Welfare (CSW), youth and others. The

number of Youth in 2011 in Poso Regency

is 155 with the most number in Lage District

for as many as 24. For more details, it can

be seen in table 5.6.1.

Children who come from families

who cannot afford have been fostered in the

Orphanage run by the Government and

Private Sector. The number of orphanages

and foster children in some district s is

presented in table 5.6.2 and 5.6.3.

Meanwhile, people with disabilities

according to the type of disability suffered

by the people are shown in table 5.6.4.

Disabled people who are cultivated

in SDLB in 2011 are nobody because there

isn’t cultivation. Abandoned children who are

fostered in Teenagers Social Institution are 3

people, meanwhile skill servive for disabled

people in 2011 is not implemented in Poso

Regency.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Dalam upaya menanggulangi

para korban bencana alam di Kabupaten

Poso pemerintah telah memberikan bantuan

dan santunan sosial baik melalui Panti

maupun Non Panti seperti anak terlantar,

penderita cacat, manula yang tidak mampu,

serta rehabilitas sosial bagi bekas

narapidana, wanita tuna susila, anak nakal

dan lainnya secara kuantitatif disajikan pada

tabel 5.6.5 s.d tabel 5.6.6.

Berikut Jumlah Korban jiwa

bencana alam yang terjadi selama tahun

2011.

Sosial dan Budaya

In the effort to cope with victims of

natural disaster in Poso Regency , the

government has provided aid and social

compensation either through orphanage or

non-orphanage such as abandoned

children, disabled people, elderly, as well as

social rehabilitation for ex-convicts,

prostitutes, juvenile delinquents, and others

quantitatively presented in table 5.6.5 and

tabel 5.6.6.

Gambar 5.4 Jumlah Korban Jiwa Bencana Alam tahun 2011

Figure Disaster Victims 2011

There is Number of Disaster’s

Victim which happen during 2011.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 103


Sosial dan Budaya

104

Tabel 5.6.10 menyajikan

banyaknya organisasi sosial/yayasan

menurut kecamatan dan klasifikasinya

Departemen Sosial Kabupaten Poso. Pada

tahun 2011 terdapat 21 organisasi yang

tercatat di Kantor, dan tersebar di seluruh

Kabupaten Poso.

Table 5.6.10 presents the number

of social organization / foundation according

to district and the classification of Poso

Regency Social Department. In 2011, there

are 21 organizations listed in the Office and

spread all over Poso Regency.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


5.1. Pendidikan / Education

Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.1. Sekolah, Murid dan Guru TK menurut Kecamatan Tahun 2011

Schools, Pupils and Teacher of Kindergardens by District, 2011

Kecamatan

District

Sekolah

Schools

Murid

Pupils

Guru

Teacher

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 16 332 24

02. Pamona Barat 7 195 9

03. Pamona Tenggara 9 145 9

04. Pamona Utara 13 205 29

05. Pamona Pusalemba* 14 304 43

06. Pamona Timur 7 145 22

07. Lore Selatan 8 85 12

08. Lore Barat 6 62 6

09. Lore Utara 8 98 31

10. Lore Tengah 8 94 14

11. Lore Timur 2 32 4

12. Lore Peore 5 69 9

13. Poso Pesisir 16 270 35

14. Poso Pesisir Selatan 10 150 23

15. Poso Pesisir Utara 10 139 30

16. Poso Kota 9 293 27

17. Poso Kota Selatan 6 98 19

18. Poso Kota Utara 9 129 32

19. Lage 16 365 46

2011 179 3 210 424

Kab. Poso 2010 179 4 175 429

2009 177 5 592 477

*) Data masih tergabung dengan Pamona utara

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 105


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

106

5.1.2. Sekolah Dasar menurut Kecamatan dan Status Sekolah Tahun 2011

Kecamatan

District

Number of Primary Schools by District and Status of Schools, 2011

Negeri

Public

Swasta

Private

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 19 3 22

02. Pamona Barat 10 - 10

03. Pamona Tenggara 10 - 10

04. Pamona Utara 13 1 14

05. Pamona Pusalemba* 11 6 17

06. Pamona Timur 11 3 14

07. Lore Selatan 7 2 9

08. Lore Barat 6 - 6

09. Lore Utara 7 2 9

10. Lore Tengah 7 1 8

11. Lore Timur 5 - 5

12. Lore Peore 4 1 5

13. Poso Pesisir 16 6 22

14. Poso Pesisir Selatan 9 1 10

15. Poso Pesisir Utara 9 2 11

16. Poso Kota 13 2 15

17. Poso Kota Selatan 9 1 10

18. Poso Kota Utara 7 4 11

19. Lage 20 3 23

2011 193 38 231

Kab. Poso 2010 195 32 227

2009 191 31 222

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.3. Murid dan Guru Sekolah Dasar menurut Kecamatan dan Status

Sekolah Tahun 2011

Number of Pupils and Teacher of Primary School by District and Status of

Schools 2011

Kecamatan

DIstrict

Negeri Swasta Jumlah

Murid Guru Murid Guru Murid Guru

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 2 001 197 364 26 2 365 223

02. Pamona Barat 1 413 99 0 0 1 413 99

03. Pamona Tenggara 956 81 0 0 956 81

04. Pamona Utara 1 351 125 134 7 1 485 132

05. Pamona Pusalemba* 1 225 97 133 56 1 358 153

06. Pamona Timur 884 81 337 23 1 221 104

07. Lore Selatan 566 64 225 19 791 83

08. Lore Barat 398 41 0 0 398 41

09. Lore Utara 1 342 63 234 14 1 576 77

10. Lore Tengah 550 79 106 7 656 86

11. Lore Timur 773 52 0 0 773 52

12. Lore Peore 248 23 80 5 328 28

13. Poso Pesisir 1 996 167 638 55 2 634 222

14. Poso Pesisir Selatan 962 90 94 9 1 056 99

15. Poso Pesisir Utara 1 877 85 207 19 2 084 104

16. Poso Kota 2 354 199 250 31 2 604 230

17. Poso Kota Selatan 832 90 0 0 832 90

18. Poso Kota Utara 959 104 424 41 1 383 145

19. Lage 2 354 165 173 26 2 527 191

2011 23 041 1 902 3 399 338 26 440 2 240

Kab. Poso 2010 22 587 3 661 3 742 320 26 329 3 981

2009 22 186 1 540 3 807 285 25 993 1 825

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 107


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

108

5.1.4. Peserta dan Lulusan Ujian Akhir SD menurut Kecamatan Tahun

2011

Number of Test Following and Succeeded Student of Primary Schools

by District, 2011

Kecamatan

District

Peserta

Follower

Lulusan

Succeeded

Persentase

Percentage

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 324 322 98,38

02. Pamona Barat 172 172 100

03. Pamona Tenggara 145 145 100

04. Pamona Utara 222 222 100

05. Pamona Pusalemba* 335 335 100

06. Pamona Timur 174 174 100

07. Lore Selatan 106 106 100

08. Lore Barat 52 52 100

09. Lore Utara 202 202 100

10. Lore Tengah 82 82 100

11. Lore Timur 78 78 100

12. Lore Peore 120 120 100

13. Poso Pesisir 364 360 98,90

14. Poso Pesisir Selatan 153 153 100

15. Poso Pesisir Utara 271 271 100

16. Poso Kota 361 361 100

17. Poso Kota Selatan 115 115 100

18. Poso Kota Utara 219 219 100

19. Lage 363 341 93,94

2011 3 858 3 830 97,27

Kab. Poso 2010 3 648 3 648 100

2009 3 744 3 683 98

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Kecamatan

District

Sosial dan Budaya

5.1.5. Sekolah, Pelajar dan Guru SMP menurut Kecamatan dan

Status Sekolah Tahun 2011

Number of Schools, Student and Teacher of Junior High Schools

by District and Status of Schools , 2011

Negeri Swasta Jumlah

S P G S P G S P G

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

01. Pamona Selatan 3 756 57 - - - 3 756 57

02. Pamona Barat 2 565 37 - - - 2 565 37

03. Pamona Tenggara 1 96 10 - - - 1 96 10

04. Pamona Utara 2 211 26 - - - 2 211 26

05. Pamona Pusalemba* 4 843 81 3 464 55 7 1307 136

06. Pamona Timur 3 367 47 1 54 10 4 421 57

07. Lore Selatan 2 338 18 1 35 6 3 373 24

08. Lore Barat - - - - - - - - -

09. Lore Utara 1 427 20 - - - 1 427 20

10. Lore Tengah 2 226 20 - - - 2 226 20

11. Lore Timur 1 294 16 - - - 1 294 16

12. Lore Peore 1 114 8 - - - 1 114 8

13. Poso Pesisir 3 600 50 - - - 3 600 50

14. Poso Pesisir Selatan 1 290 20 - - - 1 290 20

15. Poso Pesisir Utara 3 631 54 - - - 3 631 54

16. Poso Kota 2 215 25 1 8 11 3 223 36

17. Poso Kota Selatan 1 224 17 1 104 12 2 328 29

18. Poso Kota Utara 4 1090 91 1 54 12 5 1144 103

19. Lage 4 768 72 - - - 4 768 72

2011 40 8055 669 8 719 106 48 8774 775

Kab. Poso 2010 43 9 278 710 13 946 151 56 10 224 861

2009 51 9 528 660 15 1 169 123 66 10 697 783

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 109


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

110

Kecamatan

District

5.1.6. Peserta dan Lulusan Ujian Akhir SMP menurut Kecamatan dan

Status Sekolah Tahun 2011

Number of Test Following and Succeeded Student of Junior High

Schools by District and Status of Schools, 2011

Negeri Swasta Jumlah

Peserta Lulusan Peserta Lulusan Peserta Lulusan %

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan 270 270 - - 270 270 100

02. Pamona Barat 177 177 - - 177 177 100

03. Pamona Tenggara - - - - - - 100

04. Pamona Utara 73 73 - - 73 73 100

05. Pamona Pusalemba 321 320 143 141 464 461 99,4

06. Pamona Timur 120 120 14 14 134 134 100

07. Lore Selatan 126 126 11 11 137 137 100

08. Lore Barat - - - - - - 100

09. Lore Utara 119 119 - - 119 119 100

10. Lore Tengah 62 61 - - 62 61 98,4

11. Lore Timur 81 81 - - 81 81 100

12. Lore Peore 22 22 - - 22 22 100

13. Poso Pesisir 180 179 - - 180 179 99,4

14. Poso Pesisir Selatan 78 70 - - 78 70 89,7

15. Poso Pesisir Utara 212 165 - - 212 165 77,8

16. Poso Kota 66 66 10 10 76 76 100

17. Poso Kota Selatan - - 30 30 30 30 100

18. Poso Kota Utara 410 410 20 20 430 430 100

19. Lage 248 248 - - 248 248 100

2011 2 565 2 507 228 226 2 793 2 733 97.9

Kab. Poso 2010 2 753 2 723 329 308 3 082 3 031 98.3

2009 2 580 2 339 399 375 2 979 2 714 91.1

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.7. Sekolah, Pelajar dan Guru SMA menurut Kecamatan dan Status

Sekolah Tahun 2011

Number of Schools, Students, Teacher of Senior High Schools by District

and Status of Schools, 2011

Kecamatan

District

Negeri Swasta Jumlah

S P G S P G S P G

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

01. Pamona Selatan 2 500 52 - - - 2 500 52

02. Pamona Barat 1 207 21 - - - 1 207 21

03. Pamona Tenggara - - - - - - - - -

04. Pamona Utara 1 197 33 - - - 1 197 33

05. Pamona Pusalemba - - - 2 558 55 2 558 55

06. Pamona Timur 1 131 16 - - - 1 131 16

07. Lore Selatan 1 304 19 - - - 1 304 19

08. Lore Barat - - - - - - - - -

09. Lore Utara 1 358 23 - - - 1 358 23

10. Lore Tengah - - - - - - - - -

11. Lore Timur - - - - - - - - -

12. Lore Peore - - - - - - - - -

13. Poso Pesisir - - - - - - - - -

14. Poso Pesisir Selatan 1 168 21 - - - 1 168 21

15. Poso Pesisir Utara 1 441 23 - - - 1 441 23

16. Poso Kota 2 862 57 - - - 2 862 57

17. Poso Kota Selatan 1 616 39 - - - 1 616 39

18. Poso Kota Utara 1 657 36 1 49 9 2 706 45

19. Lage 1 190 26 1 18 13 2 208 39

2011 14 4 631 366 4 625 77 18 5 256 443

Kab. Poso 2010 14 4 581 348 3 670 63 17 5 251 411

2009 14 4 306 277 8 1 007 77 22 5 313 354

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 111


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

112

Kecamatan

5.1.8. Peserta dan Lulusan Ujian Akhir SMA menurut Kecamatan dan

Status Sekolah Tahun 2010

Number of Following Test and Succeeded Student of Senior High

Schools by District and Status of Schools, 2010

Negeri Swasta Jumlah

Peserta Lulusan Peserta Lulusan Peserta Lulusan %

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan 181 181 - - 181 181 100

02. Pamona Barat 63 61 - - 63 61 96,83

03. Pamona Tenggara - - - - - - -

04. Pamona Utara 82 72 - - 82 72 87,80

05. Pamona Pusalemba* - - 214 210 214 210 98,13

06. Pamona Timur 48 37 - - 48 37 77,08

07. Lore Selatan 79 79 - - 79 79 100

08. Lore Barat - - - - - - -

09. Lore Utara 109 109 - - 109 109 100

10. Lore Tengah - - - - - - -

11. Lore Timur - - - - - - -

12. Lore Peore - - - - - - -

13. Poso Pesisir - - - - - - -

14. Poso Pesisir Selatan 44 44 - - 44 44 100

15. Poso Pesisir Utara 119 119 - - 119 119 100

16. Poso Kota 230 228 - - 230 228 99,13

17. Poso Kota Selatan - - - - - - -

18. Poso Kota Utara 193 193 12 12 205 205 100

19. Lage 62 60 - - 62 60 96,77

2011 1 210 1 183 226 222 1 436 1 405 97,84

Kab. Poso 2010 1 497 1 478 256 237 1 753 1 715 97.83

2009 1 602 1 154 401 235 2 003 1 389 69.34

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.9. Sekolah, Pelajar dan Guru SMK menurut Kecamatan dan Status

Sekolah Tahun 2011

Number of Schools, Students and Teacher of Vacational Senior High

Schools by District and Status of Schools, 2011

Kecamatan

District

Negeri Swasta Jumlah

S P G S P G S P G

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

01. Pamona Selatan 1 70 16 - - - 1 70 16

02. Pamona Barat - - - - - - - - -

03. Pamona Tenggara - - - - - - - - -

04. Pamona Utara 1 155 23 - - - 1 155 23

05. Pamona Pusalemba* - - - 3 738 79 3 738 79

06. Pamona Timur - - - - - - - - -

07. Lore Selatan - - - - - - - - -

08. Lore Barat - - - - - - - - -

09. Lore Utara - - - - - - - - -

10. Lore Tengah - - - - - - - - -

11. Lore Timur 1 143 8 - - - 1 143 8

12. Lore Peore - - - - - - - - -

13. Poso Pesisir 2 460 59 - - - 2 460 59

14. Poso Pesisir Selatan - - - - - - - - -

15. Poso Pesisir Utara - - - - - - - - -

16. Poso Kota - - - - - - - - -

17. Poso Kota Selatan 2 664 86 1 61 18 3 725 104

18. Poso Kota Utara - - - 1 143 18 1 143 18

19. Lage - - - 1 22 13 1 22 13

2011 7 1 492 192 6 964 128 13 2 456 320

Kab. Poso 2010 5 1 158 163 5 650 76 10 1 808 239

2009 3 1 124 107 2 372 37 5 1 496 144

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 113


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

114

Kecamatan

District

5.1.10. Peserta dan Lulusan Ujian Akhir SMK menurut Kecamatan dan

Status Sekolah Tahun 2011

Number of Following Test and Succeeded Student of Vacational Senior

High Schools by District and Status of Schools, 2011

Negeri Swasta Jumlah

Peserta Lulusan Peserta Lulusan Peserta Lulusan %

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan - - - - - - -

02. Pamona Barat - - - - - - -

03. Pamona Tenggara - - - - - - -

04. Pamona Utara 37 35 - - 37 35 94,59

05. Pamona Pusalemba* - - 154 144 154 144 93,51

06. Pamona Timur - - - - - - -

07. Lore Selatan - - - - - - -

08. Lore Barat - - - - - - -

09. Lore Utara - - - - - - -

10. Lore Tengah - - - - - - -

11. Lore Timur - - - - - - -

12. Lore Peore - - - - - - -

13. Poso Pesisir 110 105 - - 110 105 95,45

14. Poso Pesisir Selatan - - - - - - -

15. Poso Pesisir Utara - - - - - - -

16. Poso Kota - - - - - - -

17. Poso Kota Selatan 212 210 - - 212 210 99,06

18. Poso Kota Utara - - - - - - -

19. Lage - - 20 17 20 17 85

2011 359 350 174 161 533 511 95,87

Kab. Poso 2010 274 271 105 105 379 376 99,21

2009 340 320 90 79 430 399 92.79

Sumber : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso

Source : Education, Youth and Sport Service Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.11. Mahasiswa Universitas Sintuwu Maroso Menurut Fakultas, Status,

dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Sintuwu Maroso University Student by Faculty and Status,

and Sex, 2011

Facultas

Faculty

Mahasiswa Baru Alumni Drop Out

L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Keguruan & Ilmu Pendidikan 183 627 8 59 9 46

02. Ekonomi 248 360 12 16 - -

03. Pertanian 192 111 3 3 - -

04. Teknik 272 55 22 2 18 1

05. Fisip 261 212 30 35 - -

06. Hukum 243 102 54 56 - -

2011 1 399 1 467 129 171 27 47

Kab. Poso 2010 420 370 92 94 - -

Sumber : Universitas Sintuwu Maroso

Source : Sintuwu Maroso University

2009 384 443 ... ... - -

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 115


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

116

Facultas

Faculty

5.1.12. Dosen Universitas Sintuwu Maroso Menurut Status dan Tingkat

Pendidikan Tahun 2011

Number of Sintuwu Maroso University Lecturer by Status and level of

Education, 2011

Tetap Tidak Tetap

S3 S2 S1 S3 S2 S1

L P L P L P L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

01. Keguruan & Ilmu

Pendidkan

2 2 2 3 0 10 1 - 7 3 11 8

02. Ekonomi - - 3 2 8 - - - 3 1 9 4

03. Pertanian - - 6 4 3 3 - - 10 10 10 5

04. Teknik - - 4 2 2 4 - - 2 - 2 1

05. Fisip - - 4 3 2 3 - - 8 - 5 -

06. Hukum 1 - 7 5 6 1 - - 3 1 2 -

2011 3 2 26 19 21 21 - - 33 15 39 18

Kab. Poso 2010 2 2 13 13 33 18 - - - - - -

Sumber : Universitas Sintuwu Maroso

Source : Sintuwu Maroso University

2009 1 - 11 10 12 30 - - - - - -

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.13. Mahasiswa Universitas Sintuwu Maroso Menurut Fakultas dan

Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Sintuwu Maroso University Students by Faculty and Sex,

2011

Facultas

Faculty

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Keguruan & Ilmu Pendidikan 200 732 932

02. Ekonomi 260 376 636

03. Pertanian 195 114 309

04. Teknik 312 58 370

05. Fisip 291 247 538

06. Hukum 297 158 455

2011 1 555 1 685 3 240

Kab. Poso 2010 1 257 1 400 2 621

Sumber : Universitas Sintuwu Maroso

Source : Sintuwu Maroso University

2009 1 530 1 511 3 041

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 117


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

118

5.1.14. Mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia Tentena Menurut Fakultas,

Status, dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Tentena Institut of Theologia Student by Faculty and

Status, and Sex, 2011

Facultas

Faculty

Mahasiswa Baru Alumni Drop Out

L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pendidikan Agama Kristen 6 13 4 21 - -

02. Theologia 8 7 2 12 - -

2011 14 20 6 33 - -

Kab. Poso 2010 12 17 247 438 - -

Sumber : Sekolah Tinggi Theologia Tentena

Source : Tentena Institut of Theologia

2009 12 26 247 438 - -

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Facultas

Faculty

01. Pendidikan

Agama Kristen

Sosial dan Budaya

5.1.15. Dosen Sekolah Tinggi Theologia Tentena Menurut Status dan

Tingkat Pendidikan Tahun 2011

Number of Tentena Institut of Theologia Lecturer by Status and level

of Education, 2011

Tetap Tidak Tetap

S3 S2 S1 S3 S2 S1

L P L P L P L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

- - 1 2 - - - - 2 1 3 1

02. Theologia - - 2 2 - - - - 5 2 1 -

2011 - - 3 4 - - - - 7 3 4 1

Kab. Poso 2010 - - 3 4 - - - - 10 10 6 2

2009 - - 5 4 1 - 1 - 1 4 - 3

Sumber : Sekolah Tinggi Theologia Tentena

Source : Tentena Institut of Theologia

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 119


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

120

5.1.16. Mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia Tentena Menurut Fakultas

dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Tentena Institut of Theologia Students by Faculty and

Sex, 2011

Facultas

Faculty

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Pendidikan Agama Kristen 30 44 74

02. Theologia 15 23 38

2011 45 67 112

Kab. Poso 2010 36 83 119

Sumber : Sekolah Tinggi Theologia Tentena

Source : Tentena Institut of Theologia

2009 77 168 245

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.17. Mahasiswa Universitas Kristen Tentena Menurut Fakultas, Status,

dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Tentana Christian University Student by Faculty and

Status, and Sex, 2011

Facultas

Faculty

Mahasiswa Baru Alumni Drop Out

L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Keguruan & Ilmu Pendidikan 14 90 1 13 - -

02. Ekonomi 20 24 2 5 - -

03. Pertanian 15 4 - - - -

04. Fisip 15 6 - - - -

- -

2011 64 124 3 18 - -

Kab. Poso 2010 83 132 - - - -

Sumber : Universitas Kristen Tentena

Source : Tentena Christian University

2009 124 185 - - - -

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 121


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

122

Facultas

Faculty

5.1.18. Dosen Universitas Kristen Tentena Menurut Status dan Tingkat

Pendidikan Tahun 2011

Number of Tentana Christian University Lecturer by Status and level

of Education, 2011

Tetap Tidak Tetap

S3 S2 S1 S3 S2 S1

L P L P L P L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

01. Keguruan & Ilmu

Pendidkan

- - 10 4 8 10 - - 3 5 8 10

02. Ekonomi - - 5 2 4 3 - - - - 4 4

03. Pertanian 1 - 3 1 4 3 - - - - 3 4

04. Fisip - - 6 1 4 2 - - - - 4 2

2011 1 24 8 20 18 - - 3 5 19 20

Kab. Poso 2010 1 9 1 10 6 1 3 13 5 22 20

Sumber : Universitas Kristen Tentena

Source : Tentena Christian University

2009 - - 4 8 27 16 - - 3 5 13 17

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.19. Mahasiswa Universitas Kristen Tentena Menurut Fakultas dan

Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Tentana Christian University Students by Faculty and

Sex, 2011

Facultas

Faculty

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Keguruan & Ilmu Pendidikan 78 482 560

02. Ekonomi 76 84 160

03. Pertanian 72 21 93

04. Fisip 123 38 161

2011 349 625 974

Kab. Poso 2010 291 508 799

Sumber : Universitas Kristen Tentena

Source : Tentena Christian University

2009 244 329 573

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 123


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

124

5.1.20. Mahasiswa Akademi Keperawatan Poso Menurut Fakultas, Status,

dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Poso Nursing Academy Student by Faculty and Status,

and Sex, 2011

Facultas

Faculty

Mahasiswa Baru Alumni Drop Out

L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Kesehatan 34 61 39 71 - -

2011 34 61 39 71 - -

Kab. Poso 2010 41 59 35 64 - -

Sumber : Akademi Keperawatan Poso

Source : Poso Nursing Academy

2009 43 49 22 53 - -

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Facultas

Faculty

Sosial dan Budaya

5.1.21. Dosen Akademi Keperawatan Poso Menurut Status dan Tingkat

Pendidikan Tahun 2011

Number of Poso Nursing Academy Lecturer by Status and level of

Education, 2011

Tetap Tidak Tetap

S3 S2 S1 S3 S2 S1

L P L P L P L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

01. Kesehatan - - 4 2 3 6 - - - 1 6 1

02. Non Kesehatan - - - - - - - - - - - -

2011 - - 4 2 3 6 - - - 1 6 1

Kab. Poso 2010 - - 4 2 4 3 - 1 1 1 8 6

Sumber : Akademi Keperawatan Poso

Source : Poso Nursing Academy

2009 - - 2 3 10 6 1 - 1 2 1 6

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 125


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

126

5.1.22. Mahasiswa Akademi Keperawatan Poso Menurut Fakultas dan

Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Poso Nursing Academy Students by Faculty and Sex,

2011

Facultas

Faculty

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Kesehatan 99 137 236

2011 99 137 236

Kab. Poso 2010 113 181 294

Sumber : Akademi Keperawatan Poso

Source : Poso Nursing Academy

2009 147 198 345

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.23. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Poso

Menurut Fakultas, Status, dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Poso College of Islamic Region Student by Faculty and

Status, and Sex, 2011

Facultas

Faculty

Mahasiswa Baru Alumni Drop Out

L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Tarbiyah 35 34 - - - -

02. Syari’ah 14 15 - - - -

Kab. Poso 2011 49 49 - - - -

Sumber : Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri Poso

Source : Poso College of Islamic Region

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 127


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

128

Facultas

Faculty

5.1.24. Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Poso

Menurut Status dan Tingkat Pendidikan Tahun 2011

Number of Poso College of Islamic Region Lecturer by Status and

level of Education, 2011

Tetap Tidak Tetap

S3 S2 S1 S3 S2 S1

L P L P L P L P L P L P

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

01. Tarbiyah - - 19 - 7 - - - 19 - 8 -

02. Syari’ah - - 12 1 - 2 - - 28 - 6 -

Kab. Poso 2011 - - 31 1 7 2 - - 47 - 14 -

Sumber : Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri Poso

Source : Poso College of Islamic Region

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.1.25. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Poso

Menurut Fakultas dan Jenis Kelamin Tahun 2011

Number of Poso College of Islamic Region Students by Faculty and

Sex, 2011

Facultas

Faculty

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Tarbiyah 111 150 261

02. Syari’ah 32 40 72

Kab Poso 2011 143 190 333

Sumber : Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri Poso

Source : Poso College of Islamic Region

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 129


Sosial dan Budaya

5.2. Kesehatan / Health

Tabel

Table

130

5.2.1. Peserta Vaksinasi Menurut Kecamatan 2011

Number of Participants Vaccination by District, 2011

Kecamatan

District

BCG DPT3 Polio Campak

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 283 283 283 283

02. Pamona Barat 174 174 174 174

03. Pamona Tenggara 131 131 131 131

04. Pamona Utara 132 132 132 132

05. Pamona Pusalemba 587 587 587 587

06. Pamona Timur 179 179 179 179

07. Lore Selatan 105 105 105 105

08. Lore Barat 54 54 54 54

09. Lore Utara 221 221 221 221

10. Lore Tengah 75 75 75 75

11. Lore Timur 32 32 32 32

12. Lore Peore 55 55 55 55

13. Poso Pesisir 374 374 374 374

14. Poso Pesisir Selatan 166 166 166 166

15. Poso Pesisir Utara 293 293 293 293

16. Poso Kota 377 377 377 377

17. Poso Kota Selatan 167 167 167 167

18. Poso Kota Utara 204 204 204 204

19. Lage 340 340 340 340

2011 3 949 3 949 3 949 3 949

Kab. Poso 2010 4 273 4 301 4 262 4 066

2009 3 124 3 610 3 648 3 427

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Lanjutan

Continued

5.2.1

Kecamatan

District

TT1 TT2

(1) (6) (7

01. Pamona Selatan 180 159

02. Pamona Barat 56 46

03. Pamona Tenggara 169 189

04. Pamona Utara 23 7

05. Pamona Pusalemba 680 696

06. Pamona Timur 85 88

07. Lore Selatan 69 72

08. Lore Barat 22 33

09. Lore Utara 273 284

10. Lore Tengah 25 7

11. Lore Timur 75 68

12. Lore Peore 28 21

13. Poso Pesisir 254 261

14. Poso Pesisir Selatan 229 196

15. Poso Pesisir Utara 184 173

16. Poso Kota 320 312

17. Poso Kota Selatan 92 164

18. Poso Kota Utara 143 116

19. Lage 237 213

2011 3 144 3 105

Kab. Poso 2010 3 192 2 866

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

2009 3 219 2 817

Sosial dan Budaya

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 131


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

132

5.2.2 . Tenaga Dokter di Puskesmas Menurut Jenis dan Kecamatan

Tahun 2011

Number of Doctors Personnel at Health Public Center and District,

2011

Kecamatan

District

Dokter **)

Umum Spesialis Gigi

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 1 - - 1

02. Pamona Barat 2 - 1 3

03. Pamona Tenggara 1 - - 1

04. Pamona Utara 1 - 1 2

05. Pamona Pusalemba 3 - 1 4

06. Pamona Timur 1 - - 1

07. Lore Selatan 1 - - 1

08. Lore Barat 1 - - 1

09. Lore Utara 1 - 1 2

10. Lore Tengah - - - -

11. Lore Timur 1 - - 1

12. Lore Peore 1 - - 1

13. Poso Pesisir 1 - - 1

14. Poso Pesisir Selatan 2 - - 2

15. Poso Pesisir Utara 2 - - 2

16. Poso Kota 1 - - 1

17. Poso Kota Selatan 1 - - 1

18. Poso Kota Utara 1 - - 1

19. Lage 1 - - 1

Kab. Poso

2011 23 - 4 27

2010 27 - 6 33

2009 17 - 5 22

Catatan : **) termasuk Dokter Pegawai Tidak Tetap

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.2.3. Tenaga Kesehatan Lainnya Menurut Kecamatan Tahun 2011

Number of Others Medical Personnel at Health Public Center District, 2011

Kecamatan

District

Apoteker Bidan Penjenjang Perawat Perawat Akademi

dan SKM Kesehatan

Asisten (PNS) C/E/AB (SPK/SPR) Gigi Perawat

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan 1 3 13 - 8 3 6

02. Pamona Barat 1 1 6 - 1 1 7

03. Pamona Tenggara - 1 7 - 2 - 4

04. Pamona Utara 1 - 6 - 6 1 8

05. Pamona Pusalemba 1 6 14 2 1 19

06. Pamona Timur 1 2 12 - 3 - 9

07. Lore Selatan 1 2 6 - 1 - 3

08. Lore Barat - 1 5 - 1 - 1

09. Lore Utara - 2 5 - 5 - 3

10. Lore Tengah - 2 7 - 4 - 1

11. Lore Timur - 1 3 - 2 - 2

12. Lore Peore - - 4 - 2 - 4

13. Poso Pesisir - 2 12 - 4 1 9

14. Poso Pesisir Selatan 1 1 12 - 3 1 6

15. Poso Pesisir Utara - - 13 - 8 1 4

16. Poso Kota - 8 10 - 2 1 9

17. Poso Kota Selatan 1 2 7 - 1 - 12

18. Poso Kota Utara - 5 12 - 4 - 10

19. Lage 1 6 14 - 6 2 16

Kab. Poso

2011 9 45 168 - 65 12 133

2010 9 33 177 - 96 12 100

2009 2 15 129 - 87 7 57

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 133


Sosial dan Budaya

Lanjutan

continued

134

Kecamatan

District

5.2.3

Akademi Analisi

Refrasionis Penilik Labora-

Farmasi Anestesi Gizi Optison Kesehatan torium

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011

Skep /

Nurse

(1) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15)

01. Pamona Selatan 1 - 3 - - - -

02. Pamona Barat - - 2 - - - -

03. Pamona Tenggara - - - - 1 - -

04. Pamona Utara 1 - 1 - - 1 -

05. Pamona Pusalemba - - 2 - 2 - -

06. Pamona Timur - - 1 - - - -

07. Lore Selatan 1 - 1 - - - 1

08. Lore Barat - - - - - - -

09. Lore Utara - - - - - - -

10. Lore Tengah - - 1 - - - -

11. Lore Timur - - - - - - 1

12. Lore Peore - - - - - 1 -

13. Poso Pesisir 1 - - - 1 - -

14. Poso Pesisir Selatan - - - - - -

15. Poso Pesisir Utara - - - - - 1 -

16. Poso Kota 1 - 1 - - - -

17. Poso Kota Selatan - - 1 - 2 2 -

18. Poso Kota Utara 2 - 1 - 2 - -

19. Lage 1 - - - - - 1

Kab. Poso

2011 8 - 14 - 8 5 3

2010 8 - 14 - - 5 -

2009 5 - 7 - 3 2 -

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency


Lanjutan

continued

5.2.3

Kecamatan

District

Pembantu SPPH

Sosial dan Budaya

Ahli SMA/SMP Pekarya Jumlah

Gizi (Sanitasi)

(1) (14) (15) (16) (17) (18)

01. Pamona Selatan - 1 6 - 45

02. Pamona Barat - - - - 19

03. Pamona Tenggara - - - - 15

04. Pamona Utara 1 2 1 - 29

05. Pamona Pusalemba - 4 10 1 62

06. Pamona Timur 1 2 1 - 32

07. Lore Selatan - 1 3 - 20

08. Lore Barat - 1 2 - 11

09. Lore Utara - 1 3 - 19

10. Lore Tengah - - - - 15

11. Lore Timur - - - - 9

12. Lore Peore - - 2 - 13

13. Poso Pesisir - 1 - - 31

14. Poso Pesisir Selatan - 1 1 - 26

15. Poso Pesisir Utara - 2 3 3 35

16. Poso Kota - 2 4 - 38

17. Poso Kota Selatan - - - - 28

18. Poso Kota Utara - 3 2 - 41

19. Lage - - 2 - 49

Kab. Poso

2011 2 21 40 4 537

2010 1 32 22 13 522

2009 2 12 21 11 360

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 135


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

136

5.2.4. Penyalur Obat Menurut Kecamatan Tahun 2011

Number of Medicine Distributor by District, 2011

Kecamatan

District

Apotik Toko obat

Terbatas Bebas Jumlah

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 2 10 12

02. Pamona Barat - 2 2

03. Pamona Tenggara - - -

04. Pamona Utara - 1 1

05. Pamona Pusalemba 6 11 17

06. Pamona Timur - 3 3

07. Lore Selatan - 2 2

08. Lore Barat - - -

09. Lore Utara - 1 1

10. Lore Tengah - - -

11. Lore Timur - - -

12. Lore Peore - - -

13. Poso Pesisir - 1 1

14. Poso Pesisir Selatan - - -

15. Poso Pesisir Utara 1 2 2

16. Poso Kota 6 8 14

17. Poso Kota Selatan 1 6 7

18. Poso Kota Utara 3 2 6

19. Lage 1 4 5

Kab. Poso

2011 20 53 73

2010 17 37 54

2009 13 56 68

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.2.5. Jumlah Praktek Tenaga Kesehatan Lainnya Menurut Kecamatan

Tahun 2011

Number of Others Medical Personnel Practices by District, 2011

Kecamatan

District

Tenaga

Medis Perawat Bidan Jumlah

(Dokter)

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 3 14 12 29

02. Pamona Barat - 1 1 3

03. Pamona Tenggara 1 2 10 13

04. Pamona Utara 1 1 - 2

05. Pamona Pusalemba 4 4 10 18

06. Pamona Timur 1 - - 1

07. Lore Selatan 2 - - 2

08. Lore Barat 1 - - 1

09. Lore Utara - 4 7 11

10. Lore Tengah - - - -

11. Lore Timur - 2 6 8

12. Lore Peore - - 1 1

13. Poso Pesisir 1 3 - 4

14. Poso Pesisir Selatan 1 5 - 6

15. Poso Pesisir Utara 2 7 - 9

16. Poso Kota 6 9 12 27

17. Poso Kota Selatan 4 3 2 9

18. Poso Kota Utara 10 8 6 24

19. Lage 2 1 2 5

Kab. Poso

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

2011 39 64 69 172

2010 9 33 177 12

2009 28 18 45 91

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 137


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

138

5.2.6. Rumah Sakit Menurut Kecamatan dan Statusnya Tahun 2011

Number of Hospitals by District and Status, 2011

Kecamatan

District

RSU Pemerintah RSU Swasta

Jumlah RS Tempat Tidur Jumlah RS Tempat Tidur

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Utara - - 1 50

02. Poso Kota 1 185 - -

Kab. Poso

2011 1 185 1 50

2010 1 185 1 50

2009 1 185 1 50

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.2.7. Puskesmas Menurut Kecamatan, Tempat Tidur dan Status Tahun

2011

Number of Public Center by Distric, Bed Facility and Status, 2011

Kecamatan

District

Tempat Inpres Puskesmas Keliling Puskesmas

Tidur Inpres Pembantu Laut

Bed Facility Sub Center Roundtrip Puskesmas

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

01. Pamona Selatan 10 - 4 - 2

02. Pamona Barat - - 3 - 1

03. Pamona Tenggara - - 6 - 1

04. Pamona Utara 8 - 4 - 1

05. Pamona Pusalemba 10 - 3 - 2

06. Pamona Timur 8 - 5 - 1

07. Lore Selatan 10 - 3 - 1

08. Lore Barat - - 3 - 1

09. Lore Utara 10 - 4 - 1

10. Lore Tengah 10 - 4 - 1

11. Lore Timur - - 2 - 1

12. Lore Peore - - 3 - 1

13. Poso Pesisir 10 - 3 - 1

14. Poso Pesisir Selatan - - 3 - 1

15. Poso Pesisir Utara 10 - 4 - 1

16. Poso Kota - - 1 - 1

17. Poso Kota Selatan - - 2 - 1

18. Poso Kota Utara - - 1 - 1

19. Lage 10 - 8 - 1

Kab.

Poso

2011 96 - 66 - 21

2010 80 - 66 - -

2009 57 - 56 - -

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 139


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

140

5.2.7. Tempat Pelayanan Kesehatan Lainnya Menurut Kecamatan Tahun

2011

Number of Others Public Health Center by District, 2011

Kecamatan

District

Pengobatan Obat Polindes /

BKIA Posyandu

(swasta) Desa Poskesdes

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

01. Pamona Selatan - - 19 6 9

02. Pamona Barat - - 12 1 4

03. Pamona Tenggara - - 13 - 5

04. Pamona Utara - - 11 - 9

05. Pamona Pusalemba - - 22 5 10

06. Pamona Timur - - 20 - 9

07. Lore Selatan - - 8 1 5

08. Lore Barat - - 6 3 4

09. Lore Utara - - 12 3 5

10. Lore Tengah - - 8 8 7

11. Lore Timur - - 7 - 4

12. Lore Peore - - 6 - 2

13. Poso Pesisir - - 22 11 14

14. Poso Pesisir Selatan - - 12 2 7

15. Poso Pesisir Utara - - 19 2 9

16. Poso Kota - - 17 - 4

17. Poso Kota Selatan - - 8 - 5

18. Poso Kota Utara - - 12 - 5

19. Lage - - 20 2 13

Kab. Poso

2011 - - 254 44 130

2010 - - 255 44 106

2009 - - 217 11 82

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Sosial dan Budaya

5.2.7. Prevalensi Balita Menurut Status Gizi dan Kecamatan Tahun 2011

Prevalence of Children Underfives by Nutrient Status and District, 2011

Gizi Gizi Gizi Gizi

Kecamatan

District

Baik Lebih Kurang Buruk

Good

Over Under Mal

Nourished Nourished Nourished nourished

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 98,44 0,45 1,12 0,00

02. Pamona Barat 96,99 0,75 2,26 0,00

03. Pamona Tenggara 94,99 4,22 0,79 0,00

04. Pamona Utara

05. Pamona Pusalemba* 100 0,00 0,00 0,00

06. Pamona Timur 99,84 0,00 0,16 0,00

07. Lore Selatan 96,74 0,20 2,65 0,41

08. Lore Barat 86,36 0,00 13,64 0,00

09. Lore Utara 97,04 0,56 2,41 0,00

10. Lore Tengah 91,60 1,05 6,56 0,79

11. Lore Timur 93,10 6,90 0,00 0,00

12. Lore Peore 95,56 0,30 3,85 0,30

13. Poso Pesisir 99,86 0,14 0,00 0,00

14. Poso Pesisir Selatan 97,47 0,00 2,53 0,00

15. Poso Pesisir Utara 99,84 0,16 0,00 0,00

16. Poso Kota 99,45 0,25 0,30 0,00

17. Poso Kota Selatan 98,77 0,00 1,23 0,00

18. Poso Kota Utara 93,80 1,07 4,53 0,60

19. Lage 100 0,00 0,00 0,00

Kab. Poso

2011 98,13 0,44 1,36 0,07

2010 98.07 0.35 1.30 0.29

2009 70.8 1.2 22.5 5.5

Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Poso

Source : Health Services Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 141


Sosial dan Budaya

5.3. Keluarga Berencana / Family Planning

142

Tabel

Table

5.3.1. Klinik KB dan Akseptor KB Aktif Menurut Kecamatan dan Metode

Kontrasepsi Tahun 2011

Number of Family Planning Clinics and Active Acceptor by District and

Contraception. 2011

Kecamatan

District

Klinik KB IUD PIL Kondom Suntik

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

01. Pamona Selatan 8 406 775 25 1 297

02. Pamona Barat 4 150 550 14 549

03. Pamona Tenggara 6 40 245 3 435

04. Pamona Utara 6 529 709 2 407

05. Pamona Pusalemba 5 681 899 19 904

06. Pamona Timur 8 207 560 3 488

07. Lore Selatan 3 17 323 15 327

08. Lore Barat 3 32 168 0 155

09. Lore Utara 5 504 604 9 484

10. Lore Tengah 3 70 205 0 275

11. Lore Timur 4 78 228 0 339

12. Lore Peore 4 60 130 1 160

13. Poso Pesisir 4 96 1 174 5 1 075

14. Poso Pesisir Selatan 4 125 478 40 430

15. Poso Pesisir Utara 6 102 1 215 8 880

16. Poso Kota 2 150 1 400 48 1 403

17. Poso Kota Selatan 2 20 398 0 369

18. Poso Kota Utara 5 120 885 42 920

19. Lage 10 170 879 5 920

Kab. Poso

2011 92 3 557 11 825 239 11 817

2010 92 3 574 11 092 176 11 009

2009 90 11 617 3 319 128 10 886

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Lanjutan

continued

5.3.1.

Kecamatan

District

Susuk KB MOP MOW

Sosial dan Budaya

Obat

Vaginal

Jumlah

(1) (7) (8) (9) (10) (11)

01. Pamona Selatan 473 1 18 0 2 995

02. Pamona Barat 204 9 40 0 1 516

03. Pamona Tenggara 218 0 23 0 964

04. Pamona Utara 100 0 88 0 1 835

05. Pamona Pusalemba 300 11 130 2 944

06. Pamona Timur 78 8 50 0 1 394

07. Lore Selatan 175 0 1 0 858

08. Lore Barat 74 0 8 0 437

09. Lore Utara 93 12 38 0 1 744

10. Lore Tengah 52 0 10 0 612

11. Lore Timur 60 6 31 0 742

12. Lore Peore 106 3 23 0 483

13. Poso Pesisir 391 0 34 0 2 775

14. Poso Pesisir Selatan 185 1 40 0 1 299

15. Poso Pesisir Utara 543 5 80 0 2 833

16. Poso Kota 142 0 29 0 3 172

17. Poso Kota Selatan 72 0 11 0 2 342

18. Poso Kota Utara 225 0 150 0 1 516

19. Lage 270 0 44 0 2 288

Kab. Poso

2011 3 761 56 848 0 32 103

2010 3 233 29 837 0 30 042

2009 3 284 21 829 - 30 084

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan, KB dan Perlindungan Anak Kab. Poso

Source : Woman Empowerment , Family Planning and Children Protection Departement Poso

Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 143


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

144

5.3.2. Akseptor KB Baru Menurut Kecamatan dan Metode Kontrasepsi

Tahun 2011

Number of New Family Planning Acceptors by District and Contraception

2011

Kecamatan

District

Pil Spiral / IUD Kondom Suntik

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 156 71 36 147

02. Pamona Barat 142 75 24 150

03. Pamona Tenggara 193 13 80 131

04. Pamona Utara 191 36 61 169

05. Pamona Pusalemba* 103 197 17 149

06. Pamona Timur 157 25 72 164

07. Lore Selatan 89 27 30 103

08. Lore Barat 16 24 5 29

09. Lore Utara 149 64 9 182

10. Lore Tengah 14 16 3 47

11. Lore Timur 48 6 10 43

12. Lore Peore 20 15 15 29

13. Poso Pesisir 250 30 24 243

14. Poso Pesisir Selatan 22 31 16 106

15. Poso Pesisir Utara 138 7 60 137

16. Poso Kota 124 118 14 443

17. Poso Kota Selatan 91 14 45 102

18. Poso Kota Utara 99 63 25 226

19. Lage 89 39 29 137

Kab. Poso

2011 2 091 871 575 2 373

2010 1 159 368 145 2 052

2009 1 412 247 312 2 235

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Lanjutan

continued

5.3.2.

Kecamatan

District

Susuk KB MOP MOW

Sosial dan Budaya

Obat

Vaginal

Jumlah

(1) (7) (8) (9) (10) (11)

01. Pamona Selatan 111 0 0 0 94

02. Pamona Barat 42 8 0 0 113

03. Pamona Tenggara 15 0 0 0 69

04. Pamona Utara 14 0 0 0 67

05. Pamona Pusalemba 81 15 34 0 0

06. Pamona Timur 8 6 0 0 27

07. Lore Selatan 122 0 0 0 22

08. Lore Barat 23 0 0 0 33

09. Lore Utara 42 0 0 0 9

10. Lore Tengah 41 0 0 0 8

11. Lore Timur 18 0 0 0 8

12. Lore Peore 31 3 0 0 10

13. Poso Pesisir 46 0 3 0 59

14. Poso Pesisir Selatan 69 0 2 0 72

15. Poso Pesisir Utara 4 0 0 0 80

16. Poso Kota 17 0 2 0 1

17. Poso Kota Selatan 2 0 0 0 3

18. Poso Kota Utara 39 0 27 0 48

19. Lage 91 0 0 0 64

Kab. Poso

2011 816 32 68 0 7 190

2010 734 11 82 0 4 551

2009 509 3 65 - 4 783

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan, KB dan Perlindungan Anak Kab. Poso

Source : Woman Empowerment , Family Planning and Children Protection Departement Poso

Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 145


Sosial dan Budaya

Tabel

Table

146

5.3.3. Jumlah Pasangan Usia Subur Menurut Kecamatan Tahun 2011

Number of Age Eligible Couples by District, 2011

Kecamatan

District

Jumlah

(1) (2)

01. Pamona Selatan 3 581

02. Pamona Barat 1 811

03. Pamona Tenggara 1 166

04. Pamona Utara 2 242

05. Pamona Pusalemba 3 574

06. Pamona Timur 1 727

07. Lore Selatan 1 076

08. Lore Barat 526

09. Lore Utara 2 125

10. Lore Tengah 742

11. Lore Timur 917

12. Lore Peore 579

13. Poso Pesisir 3 480

14. Poso Pesisir Selatan 1 539

15. Poso Pesisir Utara 3 527

16. Poso Kota 3 903

17. Poso Kota Selatan 1 056

18. Poso Kota Utara 2 773

19. Lage 2 880

Kab. Poso

2011 39 278

2010 37 389

2009 37 388

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan, KB dan Perlindungan Anak Kab. Poso

Source : Woman Empowerment , Family Planning and Children Protection Departement Poso

Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.3.4. Target dan Pencapain Akseptor KB Baru Menurut Kecamatan Tahun

2011

Target and Realizatioan New Family Planning Acceptors by District 2011

Kecamatan

District

Target Pencapaian Persentase

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 505 521 103,17

02. Pamona Barat 428 441 103,04

03. Pamona Tenggara 462 432 93,51

04. Pamona Utara 412 471 114,32

05. Pamona Pusalemba 686 596 86,88

06. Pamona Timur 389 432 111,05

07. Lore Selatan 261 371 142,15

08. Lore Barat 119 97 81,51

09. Lore Utara 389 446 114,65

10. Lore Tengah 150 121 80,67

11. Lore Timur 130 125 96,15

12. Lore Peore 133 113 84,96

13. Poso Pesisir 538 596 110,78

14. Poso Pesisir Selatan 299 246 82,27

15. Poso Pesisir Utara 405 346 85,43

16. Poso Kota 757 718 94,85

17. Poso Kota Selatan 310 254 81,94

18. Poso Kota Utara 325 479 147,38

19. Lage 457 385 84,25

Kab. Poso

2011 7 155 7 190 100,49

2010 5 109 4 551 89.08

2009 3 498 4 783 136.74

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan, KB dan Perlindungan Anak Kab. Poso

Source : Woman Empowerment , Family Planning and Children Protection Departement Poso

Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 147


Sosial dan Budaya

Table

Table

148

5.3.5. Petugas KB Menurut Jenis dan Kecamatan Tahun 2011

Number of Family Planning Personnel by Kinds and District 2011

Kecamatan

District

PLKB PKB PKB Desa/

Kelurahan

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 2 0 0

02. Pamona Barat 0 1 0

03. Pamona Tenggara 0 2 0

04. Pamona Utara 0 3 0

05. Pamona Pusalemba 2 1 0

06. Pamona Timur 0 2 0

07. Lore Selatan 1 0 0

08. Lore Barat 1 0 0

09. Lore Utara 0 1 0

10. Lore Tengah 1 0 0

11. Lore Timur 1 0 4

12. Lore Peore 1 0 0

13. Poso Pesisir 0 1 2

14. Poso Pesisir Selatan 1 0 0

15. Poso Pesisir Utara 2 0 0

16. Poso Kota 0 1 0

17. Poso Kota Selatan 0 1 0

18. Poso Kota Utara 1 1 0

19. Lage 1 1 0

Kab. Poso

2011 12 17 6

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan, KB dan Perlindungan Anak Kab. Poso

Source : Woman Empowerment , Family Planning and Children Protection Departement Poso

Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.3.6. Jumlah PPKBD, Sub PPKBD dan Kelompok Akseptor Menurut

Kecamatan Tahun 2011

Number of PPKBD, Sub PPKBD and KB Acceptors Groups by District 2011

Kecamatan

District

PPKBD Sub PPKBD

Kelompok

Akseptor

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 12 30 1

02. Pamona Barat 5 16 2

03. Pamona Tenggara 9 12 0

04. Pamona Utara 10 33 0

05. Pamona Pusalemba* 10 28 1

06. Pamona Timur 12 34 0

07. Lore Selatan 8 13 0

08. Lore Barat 6 6 1

09. Lore Utara 7 25 0

10. Lore Tengah 8 24 4

11. Lore Timur 4 17 0

12. Lore Peore 5 26 0

13. Poso Pesisir 14 42 4

14. Poso Pesisir Selatan 8 25 0

15. Poso Pesisir Utara 9 30 1

16. Poso Kota 4 23 4

17. Poso Kota Selatan 5 21 1

18. Poso Kota Utara 6 8 0

19. Lage 15 36 0

Kab. Poso

2011 157 449 19

2010 156 513 30

2009 156 513 30

Sumber : Badan Pemberdayaan Perempuan, KB dan Perlindungan Anak Kab. Poso

Source : Woman Empowerment , Family Planning and Children Protection Departement Poso

Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 149


Sosial dan Budaya

5.4. Keamanan dan Ketertiban / Safety and Order

Table

Table

150

5.4.1. Peristiwa Kejahatan dan Pelanggaran yang Dilaporkan dan Diselesaikan

Menurut Jenis Tahun 2011

Number of Crimes and Offences Report and Cleared by Type of Crimes 2011

Jenis Kejahatan / Pelanggaran

Type Crimes / Offences

I. Kejahatan Konvensional

A. MANUSIA

Dilaporkan

Report

Diselesaikan

Cleared

(1) (2) (3)

01. Penodongan NIHIL -

02. Perzinahan 10 10

03. Pengancaman 10 10

04. Aniaya Berat 80 75

05. Pembunuhan - -

06. Aniaya Ringan 3 3

07. Aniaya Biasa 8 8

08. Penghinaan - -

09. Perkosaan 2 2

10. Pencabulan 9 9

11. Lain-lain - -

Kab. Poso

2011 123 118

2010 176 116

2009 225 128

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Lanjutan

continued

5.4.1.

Jenis Kejahatan / Pelanggaran

Type Crimes / Offences

B. HARTA BENDA

Dilaporkan

Report

Sosial dan Budaya

Diselesaikan

Cleared

(1) (2) (3)

01. Penipuan 33 28

02. Penggalapan 21 18

03. Pencurian Biasa 68 51

04. Pencurian Berat 2 1

05. Serobot Tanah 3 3

06. Pemalsuan Tanda Tangan 7 7

07. Pembakaran - -

08. Curanmor 4 2

09. Pemalsuan Surat - -

10. Lain-lain - -

Kab. Poso

2011 261 228

2010 331 187

2009 112 50

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 151


Sosial dan Budaya

Lanjutan

continued

152

5.4.1.

Jenis Kejahatan / Pelanggaran

Type Crimes / Offences

C. MANUSIA

Dilaporkan

Report

Diselesaikan

Cleared

(1) (2) (3)

01. Perjudian 28 28

02. Pelacuran NIHIL -

03. Pengrusakan 1 1

04. Lain-lain - -

II. Kejahatan Trans Nasional

01. Terorisme - -

III. Kejahatan Terhadap

Kekayaan Negara

01. Illegal Loging - -

Kab. Poso

Sumber : Kantor Kepolisian Resort Poso

Source : Police Office of Poso Regency

2011 290 257

2010 402 253

2009 352 192

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.4.2. Banyaknya Kejahatan Terhadap Jiwa/Badan dan Harta Benda Tahun 2011

Number of Crimes Againts Soul/Body and Valued Thing 2011

Jenis Kejahatan / Pelanggaran

Type Crimes / Offences

1. KEJAHATAN TERHADAP

JIWA/BADAN

2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4)

Penganiayaan Berat 2 7 80

Penganiayaan Ringan 17 35 3

Perkosaan / perzinahan 19 7 12

2. Kejahatan Terhadap benda

Pencurian Ringan 52 35 -

Pencurian dengan kekerasan - 7 2

Penipuan 25 22 33

Penggelapan 15 15 21

Jumlah 130 128 151

Sumber : Kantor Kepolisian Resort Poso

Source : Police Office of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 153


Sosial dan Budaya

Table

Table

154

5.4.3. Perkara Yang Diterima dan Diselesaikan Oleh Kejaksaan Negeri/Cabang

Kejari Menurut Jenis Tindak Pidana, 2011

Jenis

Pidana

Number of Settled / Finished Cases in Attorney by Criminal Type, 2011

Sisa Tahun

Lalu

Diterima Diselesaikan*

Sisa

Tahun ini

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pidana Umum 10 151 150 11

02. Pidana Khusus 2 4 1 5

03. Tindak Pidana Ringan 2 36 38 0

04. Pelanggaran Lalu Lintas 0 3 622 3 535 87

Jumlah 14 3 813 3 724 103

*) dilimpahkan ketahap penuntutan melalui proses persidangan

Sumber : Kejaksaan Negeri Poso

Source : Country Attorney of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.4.4. Perkara Yang Diterima dan Diselesaikan Oleh Kejaksaan Negeri/Cabang

Kejari, 2011

Kejaksaan Negeri/

Cabang Kejaksaan Negeri

Number of Settled / Finished Cases by Attorney, 2011

Sisa Tahun

Lalu

Diterima Diselesaikan

Sisa

Tahun ini

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Kejari Poso 13 3 785 3 699 99

02. Cabjari Tentena 1 28 25 4

Jumlah 14 3 813 3 724 103

*) dilimpahkan ketahap penuntutan melalui proses persidangan

Sumber : Kejaksaan Negeri Poso

Source : Country Attorney of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 155


Sosial dan Budaya

5.5. Agama / Religion

Table

Table

156

5.5.1. Persentase Pemeluk Agama Menurut Kecamatan Tahun 2011

Percentage of Population by Religion and District 2011

Kecamatan

District

Islam

Moeslem

Kristen

Christian

Katolik

Catholic

Hindu

Hindu

Budha

Budism

Lainnya

Others

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 39,36 57,87 1,11 1,65 0,00 0,00

02. Pamona Barat 0,29 59,50 3,25 36,96 0,00 0,00

03. Pamona Tenggara 0,47 90,48 0,56 8,49 0,00 0,00

04. Pamona Utara 5,67 82,71 3,71 7,74 0,17 0,00

05. Pamona Pusalemba*

06. Pamona Timur 3,54 95,93 0,26 0,27 0,01 0,00

07. Lore Selatan 2,28 96,51 0,92 0,22 0,06 0,00

08. Lore Barat 1,64 98,18 0,00 0,18 0,00 0,00

09. Lore Utara 45,10 54,00 0,76 0,14 0,00 0,00

10. Lore Tengah 4,96 93,46 1,46 0,12 0,00 0,00

11. Lore Timur 32,70 49,04 3,00 15,26 0,00 0,00

12. Lore Peore 11,23 77,22 0,11 11,45 0,00 0,00

13. Poso Pesisir 79,79 19,95 0,10 0,17 0,00 0,00

14. Poso Pesisir Selatan 16,23 63,20 0,05 20,46 0,06 0,00

15. Poso Pesisir Utara 55,82 18,55 0,14 25,48 0,01 0,00

16. Poso Kota 97,70 1,98 0,05 0,27 0,00 0,00

17. Poso Kota Selatan 29,48 69,90 0,31 0,30 0,01 0,00

18. Poso Kota Utara 87,22 12,20 0,28 0,29 0,01 0,00

19. Lage 27,08 72,68 0,11 0,13 0,00 0,00

Kab Poso 43,10 49,63 0,66 6,60 0,01 0,00

Sumber : Kantor Kementrian Agama

Source : Religion Departement of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.5.2. Tempat Ibadah Menurut Agama dan Kecamatan Tahun 2011

Number Of Religius Worship Facility by Religion and District 2011

Kecamatan

District

Islam

Moeslem

Kristen

Christian

Katolik

Catholic

Hindu

Hindu

Budha

Budism

Masjid Mushola Gereja Gereja Pura Wihara

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 15 4 36 4 7 -

02. Pamona Barat 1 - 27 3 6 -

03. Pamona Tenggara - - 23 1 1 -

04. Pamona Utara 2 1 90 5 1 -

05. Pamona Pusalemba*

06. Pamona Timur 1 - 27 2 2 -

07. Lore Selatan 2 - 18 1 - -

08. Lore Barat - - 6 - - -

09. Lore Utara 14 2 28 1 - -

10. Lore Tengah 1 - 18 1 - -

11. Lore Timur 5 7 15 - 4 -

12. Lore Peore 5 - 13 - 4 -

13. Poso Pesisir 33 9 20 - 1 -

14. Poso Pesisir Selatan 6 - 30 - 8 -

15. Poso Pesisir Utara 14 - 20 - 12 -

16. Poso Kota 22 14 2 - - -

17. Poso Kota Selatan 9 - 22 - - -

18. Poso Kota Utara 17 11 8 - - -

19. Lage 7 3 47 1 - -

2011 154 51 450 19 46 -

Kab Poso 2010 114 67 456 17 11 -

2009 149 45 403 17 24 -

Sumber : Kantor Kementrian Agama

Source : Religion Departement of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 157


Sosial dan Budaya

Table

Table

158

5.5.3. Tenaga Kerohanian Menurut Agama dan Kecamatan Tahun 2011

Number of Spiritualist by Religion and District 2011

Kecamatan

District

Ulama Mubaligh

Islam Kristen

Khatib/

Guru

Mengaji

Penyuluh Pendeta

Injil

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 69 - 19 - 50 -

02. Pamona Barat - - - - 34 -

03. Pamona Tenggara - - - - 27 -

04. Pamona Utara 3 - - - 43 -

05. Pamona Pusalemba* 121 74

06. Pamona Timur 3 - 1 - 34 -

07. Lore Selatan 6 - 2 - 19 -

08. Lore Barat - - - - 6 -

09. Lore Utara 16 - 14 - 32 -

10. Lore Tengah 7 - 1 - 20 -

11. Lore Timur 8 - 4 - 16 -

12. Lore Peore - - 2 - 14 -

13. Poso Pesisir 135 - 36 - 25 -

14. Poso Pesisir Selatan 16 - 6 - 37 -

15. Poso Pesisir Utara 53 - 14 2 22 -

16. Poso Kota 104 - 23 - 2 -

17. Poso Kota Selatan 35 - 6 10 29 -

18. Poso Kota Utara 61 - 17 - 12 -

19. Lage - - 10 11 58 -

2011 516 - 155 142 554 -

Kab Poso 2010 8 232 148/170 137 613 -

Guru

2009 7 167 222 137 529 944

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Lanjutan

continued

5.5.3.

Sosial dan Budaya

Kecamatan

District

Khatolik Hindu Budha

Pastor Biara

Katekis Pendeta Pemangku Biksu Upasaka

wati

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan - - 4 - 7 - -

02. Pamona Barat - - 3 - 6 - -

03. Pamona Tenggara - - 1 - 1 - -

04. Pamona Utara 2 - 5 - 1 - -

05. Pamona Pusalemba* - -

06. Pamona Timur - - 2 - 2

07. Lore Selatan - - 1 - - - -

08. Lore Barat - - - - - - -

09. Lore Utara - - 1 - - - -

10. Lore Tengah - - 1 - - - -

11. Lore Timur - - - - 4 - -

12. Lore Peore - - - - 4 - -

13. Poso Pesisir - - - - 1 - -

14. Poso Pesisir Selatan - - - - 8 - -

15. Poso Pesisir Utara - - - - 12 - -

16. Poso Kota - - - - - - -

17. Poso Kota Selatan - - - - - - -

18. Poso Kota Utara - - - - - - -

19. Lage - - 1 - - - -

2011 2 - 19 - 46 - -

Kab Poso 2010 - - - 1 50 - -

2009 - - - - 47 - -

Sumber : Kantor Kementrian Agama

Source : Religion Departement of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 159


Sosial dan Budaya

Table

Table

160

5.5.4. Jumlah Kasus Pernikahan Menurut Kecamatan Tahun 2011

Number of Marriage Cases by District 2011

Kecamatan

District

Nikah

Mariage

Talak

Refer

Cerai

Divorce

Rujuk

Reconciliation

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 53 1 2 -

02. Pamona Barat - - - -

03. Pamona Tenggara - - - -

04. Pamona Utara 7 - - -

05. Pamona Pusalemba*

06. Pamona Timur - - - -

07. Lore Selatan - - - -

08. Lore Barat - - - -

09. Lore Utara 63 - - -

10. Lore Tengah - - - -

11. Lore Timur - - 1 -

12. Lore Peore - - - -

13. Poso Pesisir 163 7 19 -

14. Poso Pesisir Selatan 15 - - -

15. Poso Pesisir Utara 70 2 2 -

16. Poso Kota 282 25 46 -

17. Poso Kota Selatan - - 3 -

18. Poso Kota Utara - 7 16 -

19. Lage 27 - 7 -

Kab. Poso

2011 680 42 96 -

2010 827 - 2 -

2009 832 - - -

Sumber : Kantor Kementrian Agama

Source : Religion Departement of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.5.5. Jemaah Calon Haji yang Diberangkatkan Menurut Kecamatan dan Jenis

Kelamin Tahun 2011

Number of Moeslem Pilgrims Departed by District and Sex, 2011

Kecamatan

District

Laki-laki

Male

Perempuan

Female

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan - - -

02. Pamona Barat - - -

03. Pamona Tenggara - - -

04. Pamona Utara - - -

05. Pamona Pusalemba* - -

06. Pamona Timur - - -

07. Lore Selatan - - -

08. Lore Barat - - -

09. Lore Utara - - -

10. Lore Tengah - - -

11. Lore Timur - - -

12. Lore Peore - - -

13. Poso Pesisir 19 38 57

14. Poso Pesisir Selatan - 2 2

15. Poso Pesisir Utara 2 7 9

16. Poso Kota 15 21 36

17. Poso Kota Selatan 1 - 1

18. Poso Kota Utara - 6 6

19. Lage 4 7 11

Kab. Poso

2011 41 81 122

2010 27 45 72

2009 40 67 107

Sumber : Kantor Kementrian Agama

Source : Religion Departement of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 161


Sosial dan Budaya

Table

Table

162

5.5.6. Perkara yang Diterima dan Diputus Pada Pengadilan Agama Setiap Bulan

Tahun 2011

Number of Case Received and Decided at Religion Court Every Month, 2011

Bulan

Month

Banyak Perkara

Sisa Tahun/ Diterima Jumlah Diputus Sisa

Bulan Lalu Tahun ini

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Januari / January 17 29 46 9 -

Februari / February 37 30 67 24 -

Maret / March 42 28 70 37 -

April / April 32 17 49 17 -

Mei / May 32 15 47 22 -

Juni / June 22 18 40 15 -

Juli / July 25 18 43 14 -

Agustus / August 26 9 35 14 -

September / September 21 22 43 8 -

Oktober / October 33 27 60 17 -

November / November 41 11 52 20 -

Desember / December 29 6 35 20 14

Jumlah

Sumber : Pengadilan Agama Kabupaten Poso

Source : Religion Courts of Poso Regency

230 587 217 14

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.5.7. Perkara yang Diputus dan Jenis Putusan Pada Pengadilan Agama Setiap

Bulan Tahun 2011

Number of Settled Cases and Type of Settled at Religion Court Every Month,

2011

Bulan

Month

Diputus

Dikabulkan Ditolak Digugurkan

Tidak

Diterima

(NO)

(1) (2) (3) (4) (5)

Januari / January 8 - 1

Februari / February 24 - - -

Maret / March 37 - -

April / April 16 - 1 -

Mei / May 22 - -

Juni / June 14 - 1 -

Juli / July 14 - -

Agustus / August 13 - 1 -

September / September 6 - 1

Oktober / October 15 - 1 -

November / November 20 - -

Desember / December 18 - 1 1

Jumlah 207 - 7 1

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 163

-

-

-

-

-

-


Sosial dan Budaya

Lanjutan

continued

164

Bulan

Month

5.5.7.

Diputus

Dicabut Dicoret dari Lain-lain Diputus

Register

(1) (2) (3) (4) (5)

Januari / January - - - 9

Februari / February 1 - - 24

Maret / March 1 - - 37

April / April - - - 17

Mei / May 3 - - 22

Juni / June - - - 15

Juli / July 3 - - 14

Agustus / August - - - 14

September / September 2 1 1 8

Oktober / October 2 1 1 17

November / November 3 - - 20

Desember / December 1 - - 20

Jumlah

Sumber : Pengadilan Agama Kabupaten Poso

Source : Religion Courts of Poso Regency

16 2 2 217

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


5.6. Sosial Lainnya / Others Social

Table

Table

Sosial dan Budaya

5.6.1. Aktifitas Bidang Kemasyarakatan Sosial Menurut Kecamatan Tahun 2011

Number of Society Activity by District 2011

Kecamatan

District

TKSM

TKSM

Karang Taruna

Youth Association

TKSK

TKSK

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan - 12 -

02. Pamona Barat - 5 -

03. Pamona Tenggara - 9 1

04. Pamona Utara - 11 1

05. Pamona Pusalemba 2 9 -

06. Pamona Timur 1 11 1

07. Lore Selatan - 8 1

08. Lore Barat - 6 -

09. Lore Utara - 8 -

10. Lore Tengah - 8 1

11. Lore Timur - 4 1

12. Lore Peore - 4 1

13. Poso Pesisir 10 14 1

14. Poso Pesisir Selatan 1 8 -

15. Poso Pesisir Utara - 9 -

16. Poso Kota 5 4 -

17. Poso Kota Selatan 15 15 -

18. Poso Kota Utara 10 10 1

19. Lage 24 24 1

Kab. Poso

2011 68 155 10

2010 110 155 10

2009 110 155 ...

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 165


Sosial dan Budaya

Table

Table

166

5.6.2. Panti Asuhan Menurut Kecamatan dan Status Pemilik Tahun 2011

Number of Orphanages By District and Ownership Status, 2011

Kecamatan

District

Pemerintah

Goverment

Non Pemerintah

Non-Goverment

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan - - -

02. Pamona Barat - - -

03. Pamona Tenggara - - -

04. Pamona Utara - 1 1

05. Pamona Pusalemba - 2 2

06. Pamona Timur - 1 1

07. Lore Selatan - - -

08. Lore Barat - - -

09. Lore Utara - - -

10. Lore Tengah - - -

11. Lore Timur - - -

12. Lore Peore - - -

13. Poso Pesisir - 3 3

14. Poso Pesisir Selatan - 1 1

15. Poso Pesisir Utara - - -

16. Poso Kota - 5 5

17. Poso Kota Selatan - - -

18. Poso Kota Utara - 3 3

19. Lage - - -

Kab. Poso

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

2011 - 17 17

2010 1 14 15

2009 - 14 14

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.6.3. Anak Asuh Menurut Kecamatan dan Pemilik Panti Asuhan Tahun 2011

Number of Orphan by District and Ownership of Orphanages, 2011

Kecamatan

District

Pemerintah

Goverment

Non Pemerintah

Non-Goverment

(1) (2) (3)

01. Pamona Selatan - -

02. Pamona Barat - -

03. Pamona Tenggara - -

04. Pamona Utara - 41

05. Pamona Pusalemba - 47

06. Pamona Timur - 12

07. Lore Selatan - -

08. Lore Barat - -

09. Lore Utara - -

10. Lore Tengah - -

11. Lore Timur - -

12. Lore Peore - -

13. Poso Pesisir - 39

14. Poso Pesisir Selatan - 45

15. Poso Pesisir Utara - -

16. Poso Kota - 195

17. Poso Kota Selatan - -

18. Poso Kota Utara - 100

19. Lage - -

Kab. Poso

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

2011 - 567

2010 100 335

2009 - 476

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 167


Sosial dan Budaya

Table

Table

168

5.6.4. Penyandang Cacat Menurut Kecamatan dan Jenisnya Tahun 2011

Number of Handicapped by District and Kinds, 2011

Kecamatan

District

Cacat

Tubuh

Tuna

Netra

Tuna

Rungu

Mental Cacat

Ganda

Bekas Penderita

Penyakit Kronis

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 188 - - - - -

02. Pamona Barat 64 - - - - -

03. Pamona Tenggara 72 - - - - -

04. Pamona Utara 52 - - - - -

05. Pamona Pusalemba* 199 - - - - -

06. Pamona Timur 140 - - - - -

07. Lore Selatan - - - - - -

08. Lore Barat 53 - - - - -

09. Lore Utara 68 - - - - -

10. Lore Tengah 79 - - - - -

11. Lore Timur 64 - - - - -

12. Lore Peore 48 - - - - -

13. Poso Pesisir 329 - - - - -

14. Poso Pesisir Selatan 28 - - - - -

15. Poso Pesisir Utara 112 - - - - -

16. Poso Kota 69 - - - - -

17. Poso Kota Selatan 45 - - - - -

18. Poso Kota Utara 75 - - - - -

19. Lage 149 - - - - -

Kab. Poso

2011 1 834 - - - - -

2010 715 255 363 283 90 381

2009 802 254 401 314 440 164

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

5.6.5. Korban Bencana Alam Menurut Jenisnya Tahun 2011

Number of Natural Disasters Victims by Kinds, 2011

Jenis Bencana Alam

Type of Natural Disasters

Frekuwensi Kejadian

Frequency

Sosial dan Budaya

Korban / Victims

KK Jiwa

Household Person

(1) (2) (3) (4)

01. Gunung Meletus - - -

02. Gempa Bumi - - -

03. Angin Topan / Puyuh - 39 168

04. Banjir - 137 595

05. Tanah Longsor - 6 23

06. Gelombang Pasang - 120 432

07. Kebakaran - 18 55

08. Kecelakaan Laut - - -

09. Kekeringan - - -

10. Lainnya (petir) - 19 94

Kab. Poso

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

2011 - 339 1 367

2010 18 33 601

2009 13 97 616

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 169


Sosial dan Budaya

Table

Table

170

5.6.6. Jumlah Jiwa Yang Mendapat Penyantunan Melalui Panti / Non Panti

Tahun 2011

Number of Person by Sympatize Servant Of House System / Non House

System, 2011

Uraian

Description

Korban / Victims

KK Jiwa

Household Person

(1) (2) (3)

01. Anak Terlantar - -

02. Penderita Cacat - -

03. Lanjut Usia / Jompo - -

04. Ekonomi Lemah - -

05. Bekas Narapidana - -

06. Wanita Tuna Susila - -

07. Penyantun Anak Nakal - -

08. Pelatihan Bekas Napi - -

Kab. Poso

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

2011 - -

2010 100 316

2009 - 291

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.6.7. Penderita Cacat yang Dibina Melalui Loka Bina Karya (LBK) dan Bantuan

Pengasramaan SDLB Menurut Jenis Kecamatan Tahun 2011

Number of Handicapped LBK and SDLB Billetinf by Kinds of Handicapped,

2011

Uraian

Description

Yayasan / Lembaga

LBK SDLB

LBK SDLB

(1) (2) (3)

01. Tuna Netra - -

02. Tuna Rungu - -

03. Cacat Tubuh / Tuna Daska - -

04. Cacat Mental / Tuna Grahita - -

05. Tuna Laras / Nakal Luar Biasa / Autis - -

06. Eks Penderita Penyakit Kronis - -

Kab. Poso

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

2011 - -

2010 0 38

2009 - 22

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 171


Sosial dan Budaya

Table

Table

172

5.6.8. Anak Terlantar yang Dibina Melalui Panti Sosial Binaan Remaja (PSBR)

Menurut Jenis Keterampilan Tahun 2011

Number of Neglected Child to Build of PSBR by Kinds of Skills, 2011

Jenis Perkara

Type of Cases

2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Salon Kecantikan 4 2 1 1

02. Menjahit / Menyulam 3 - 1 1

03. Anyaman - - - -

04. Ukiran - - - -

05. Instalasi - - - -

06. Pertukangan Kayu 4 - 1 -

07. Kursi Rotan - - - -

08. Service Motor - 1 1 1

09. Lainnya - - - -

Jumlah 11 2 4 3

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Table

Table

Sosial dan Budaya

5.6.9. Penyandang Cacat yang Mendapat Pelayanan Melalui Praktek Belajar

Kerja (PBK) Menurut Jenis Keterampilan Tahun 2011

Number of Neglected Child to Build of PBK by Kinds of Skills, 2011

Jenis Perkara

Type of Cases

2008 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4)

01. Salon Kecantikan - - - -

02. Menjahit / Menyulam - - - -

03. Anyaman - - - -

04. Ukiran - - - -

05. Instalasi - - - -

06. Pertukangan Kayu 15 20 20 -

07. Kursi Rotan - - - -

08. Service Motor - - - -

09. Lainnya - - - -

Jumlah 15 20 20 -

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 173


Sosial dan Budaya

Table

Table

174

5.6.10. Organisasi Sosial / Yayasan Yang Tercatat Menurut Menurut Kecamatan

Tahun 2011

Number of Organization/Foundation Registered by District, 2011

Kecamatan

District

Tercatat

Registered

(1) (2)

01. Pamona Selatan -

02. Pamona Barat -

03. Pamona Tenggara -

04. Pamona Utara 1

05. Pamona Pusalemba 2

06. Pamona Timur 1

07. Lore Selatan -

08. Lore Barat -

09. Lore Utara -

10. Lore Tengah -

11. Lore Timur -

12. Lore Peore -

13. Poso Pesisir 1

14. Poso Pesisir Selatan 1

15. Poso Pesisir Utara -

16. Poso Kota 5

17. Poso Kota Selatan 3

18. Poso Kota Utara 4

19. Lage 3

Kab. Poso

Sumber : Dinas Sosial Kabupaten Poso

Source : Social Services of Poso Regency

2011 21

2010 12

2009 18

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Pertanian

Agriculture


Negara Indonesia merupakan

negara agraris, sebagian besar

penduduknya memiliki mata pencaharian di

bidang pertanian. Sektor pertanian memiliki

potensi yang sangat bagus untuk

dikembangkan. Sebagian besar wilayah di

Kabupaten Poso memiliki tanah yang subur

dengan curah hujan yang relatif tinggi,

sektor ini menjadi andalan masyarakat.

Disamping itu sektor pertanian juga

merupakan penunjang sektor lainnya seperti

sektor industri, perdagangan, serta jasa

lainnya. Dengan demikian dalam era menuju

kemakmuran dan kemandirian bangsa,

sektor pertanian sampai saat ini masih tetap

memegang peranan penting dalam upaya

peningkatan taraf hidup masyarakat.

Sebagai gambaran serta dasar

evaluasi dan perencanaan pengembangan

selanjutnya, berikut ini disajikan data

mengenai keadaan sektor pertanian di

Kabupaten Poso beserta sub sektornya,

yakni:

Sub sektor Pertanian Tanaman

Pangan

Sub sektor Perkebunan

BAB VI

PERTANIAN

Agriculture

Pertanian

Indonesia is an agrarian country.

The majority of the population has

livelihoods in agriculture. Agriculture sector

has a great potential to be developed. Most

areas in Poso Regency has fertile soils with

a relatively high rainfall, this sector becomes

the mainstay of the people. Besides,

agriculture sector is also supporting other

sectors such as industry sector, trading

sector, as well as other services. Thus, in

the era towards the prosperity and

independence of the nation, agriculture

sector still plays an important role in

improving standards of living until now.

As an illustration as well as

basic evaluation and further development

planning, the data about the condition of

agriculture sector in Poso Regency is

presented here along with the sub-sector,

namely:

Food Crops Agriculture Sub Sector

Plantation Sub Sector

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 177


Pertanian

178

Sub sektor Kehutanan

Sub sektor Peternakan

Sub sektor Perikanan

Sub sektor – sub sektor

pertanian akan mempunyai sumbangan

terbesar dalam melihat pertumbuhan

perekonomian suatu wilayah. Kebijakan

yang diambil pemerintah biasanya

bergantung pada indikator yang paling

berpengaruh.

6.1. Sub Sektor Pertanian Tanaman

Pangan

Pada tahun 2011, secara

umum hasil produksi di subsektor ini

mengalami kenaikan. Hal ini menjadi tren

positif selama dua tahun terakhir setelah

tahun lalu hampir semua produksi juga

mengalami kenaikan. Pada jenis tanaman

palawija misalnya, hanya pada komoditas

Kacang Hijau yang mengalami penurunan

produksi. Bertambahnya luas panen

menjadi faktor utama naiknya produksi

pada tahun ini, selain itu kondisi alam dan

cuaca pada tahun 2011 juga berpengaruh.

Forestry Sub Sector

Livestock Sub Sector

Fishery Sub Sector

Agricultural sub sectors will

have the largest contribution in seeing the

economy growth in one area. The policies

taken by the government usually depends

on the most influential indicators.

6.1. Food Crops Agriculture Sub

Sector

In 2011, generally the

production result in this sub-sector is

increased. It becomes a positive trend

during two last year after almost all

production is also increased last year. On

the type of palawija, for example, only the

commodity of mugbeans production that is

decreased. The increasing harvest area

becomes the main factor in the increasing

production this year. In addition to that, the

natural and weather condition in 2011 are

also influential.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


a. Padi

Perkembangan produksi padi

di Kabupaten Poso untuk tahun 2011

mengalami kenaikan sebesar 10,41

persen, hasil ini mengalami penurunan,

jika dibandingkan dengan kenaikan tahun

lalu sebesar 33,89 persen. Pada tahun

2011 luas lahan mengalami kenaikan yaitu

menjadi 23.805 Hektar, hal ini merupakan

faktor penyebab naiknya produksi padi,

selain cuaca yang juga mendukung.

Produksi padi Kabupaten Poso pada tahun

2011 mencapai 101.054 ton, sedangkan

pada tahun 2010 hanya 91.527 ton. Hasil

per hektar pada tahun ini lebih tinggi jika

dibandingkan tahun yaitu sebesar 42,45

Kw/ha , sementara tahun lalu mencapai

38,78 Kw/Ha. Produksi padi tersebut terdiri

dari padi sawah dan padi ladang dengan

produksi masing-masing 96.691,28 ton

untuk padi sawah dan 4.363,57 ton untuk

padi ladang.

Sementara itu Gabah Kering

yang dipanen tahun 2011 mencapai

117.478,4 ton dengan panen terbanyak di

Kecamatan Pamona Selatan yaitu sebesar

19.563,4 ton. Panen tahun ini naek 10,41

persen dari tahun lalu, dimana tahun 2010

gabah kering yang di panen mencapai

106.402,3 ton.

a. Paddy

Pertanian

The development of rice

production in Poso Regency for the year

2011 is increasing by 10,41 percent. This

results are decreased compared with the

increase in last year by 33,89 percent. In

2011, the land area is increased become

23.804 Hectares. This is the factor that

causes the increase in rice production, in

addition to the weather which is also

supporting. Rice production in Poso

Regency in 2011 reaches 101.054 tons,

while it was only 91.527 tons in 2011. The

crops per hectare this year is higher than

last year which is 42,45 Kw/ha, while last

year reached 38,78 Kw/Ha. The rice

production consists of rice fields

(96.691,28 tons) and rice farms (4.363,57

tons).

Meanwhile, the Dried Grain

harvested in 2011 reached 117,478,4 ton

with the largest harvest in South Pamona

District which is 19.563,4 ton. Production

this year is increase 10,41 percent

compared last year, which dried grain

harvested is reached 106.402,3 ton in

2010.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 179


Pertanian

b. Palawija

180

Tanaman palawija terdiri dari

tanaman: Jagung, Ketela Pohon, Ketela

Rambat, Kacang Tanah, Kacang Kedelai

dan Kacang Hijau. Produksi tanaman

jagung pada tahun 2011 sebesar 5.102,1

ton, produksi ini naik drastis dari tahun

2010 sebesar 930,72 persen dengan

produksi sebesar 495 ton. Sedangkan

produksi tanaman ketela pohon pada

tahun 2011 sebesar 11.090,98 ton yang

berarti mengalami peningkatan sebesar

71,86 persen bila dibandingkan dengan

produksi tahun 2010 yaitu sebesar

6.453,32 ton. Luas panen terhadap

produksi untuk jagung luas panen tahun ini

mengalami kenaikan dengan 1.346 hektar

sementara untuk ketela pohon naik

menjadi 575 hektar.

Produksi tanaman ketela

rambat juga naik sebesar 18,54 persen,

dimana produksi pada tahun 2011 sebesar

2.496,7 ton sementara tahun 2010

sebesar 2.106,15 ton.

b. Palawija

Palawija consists of: Corn,

Cassava Trees, Creep Cassava, Peanut,

Soybean and Green Beans. The corn

production in 2011 is as many as 5.102,1

tons, this production is drastically

increased from 2010 for about 930,72

percent with the production as many as

495 tons. Meanwhile, the Cassava Trees

production in 2011 is 11.090,98 tons which

means that it is increased by 71,86 percent

compared to the production in 2010

(6.453,32 tons). The harvest area on the

corn production is decreased (1.346

hectares) while the harvest area on

Cassava Trees is increased become 575

hectares.

The Creep Cassava production

is also increased by 18,54 percent, where

the production in 2011 is equal to 2.496,7

tons and in 2010 was equal to 2.106,15

tons.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Untuk tanaman kacang tanah

produksinya naik sebesar 6,86 persen,

dimana produksi pada tahun 2011 sebesar

394,2 ton dan pada tahun 2010 sebesar

369 ton. Produksi tanaman kedele

produksi tahun 2011 naik sebesar 41,97

persen dimana tahun 2010 sebesar 396

ton dan naik pada tahun 2011 menjadi

523,93 ton.

Untuk tanaman kacang hijau

pada tahun 2011 ini produksinya sebesar

55,36 ton, turun 22,03 persen dari tahun

lalu yang mencapai 71 ton. Sementara

luas panen tahun 2011 juga mengalami

penurunan menjadi 61 hektare dimana

tahun 2010 mencapai 89 hektar. Hasil per

hektar mencapai 9,08 Kw/Ha.

Berikut produksi tanaman

palawija pada tahun 2011

Pertanian

For Peanut crops, the

production is increased by 6,85 percent,

where the production of 2011 is 394,2

tons and in 2010 was 369 tons. Peanut

production in 2011 is increased by 41,97

percent where it was 369 tons in 2010 and

increased become 523,93 tons in 2011.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 181

.

The production of green beans

in 2011 is 55,36 tons, decreased by 22,

03 percent from last year which was reach

71 tons. The harvest area in 2011 is also

decreased become 61 hectares from 89

hectares last year. The result per hectar

reaches 9,08 Kw/Ha.

at 2011

Gambar 6.1 Produksi Tanaman Palawija Tahun 2011

Figure The Production of Palawija at 2011

There is Production of Palawija


Pertanian

c. Tanaman Sayur-sayuran

182

Tanaman sayur-sayuran yang

ada di Kabupaten Poso terdiri atas

bawang daun, bawang merah, petsai/sawi,

tomat, kentang, buncis, ketimun, kacang-

kacangan, lombok, terung, bayam, dan

kangkung. Tabel 6.1.13 menunjukkan

keadaan produksi tanaman sayur-sayuran

pada tahun 2011 dimana produksi sayur-

sayuran pada umumnya mengalami

kenaiakan yang disebabkan

bertambahnya luas panen dan pengaruh

keadaan iklim dan cuaca. Hal ini

sebanding dengan produksi padi dan

tanaman palawija yang mengalami

kenaikan. Produksi tertinggi untuk sayur-

sayuran adalah jenis Bawang Merah yaitu

30.301 ton diikuti Kangkung yaitu

mencapai 17.654 ton, hal ini berbanding

lurus dengan pertambahan luas panen

pada 2 jenis sayuran ini yang mempunyai

luas tertinggi.

d. Tanaman Buah-buahan

Gambaran mengenai jumlah

pohon yang menghasilkan, produksi dan

produktivitas tanaman buah-buahan dapat

di Kabupaten Poso dapat dilihat pada tabel

6.1.14. Pada tahun 2011 produktivitas

tertinggi adakah untuk jenis Mangga yaitu

mencapai 290,47 kg/pohon.

c. Vegetable Crops

Vegetable crops that exist in

Poso Regency consist of scallion, onion,

petsai, tomatoes, potatoes, green beans,

cucumbers, beans, chilli, eggplant,

spinach, and kangkong. Table 6.1.13

shows the condition of the vegetables

production in 2011 in which it might

increase due to the increase in the harvest

areaand the influence of weather and

climatic condition. It is propotional to the

increasing production of rice and palawija.

The highest vegetable production is

shallots (30.301 tons), followed with water

cress (17.654 tons), it is directly

propotional to the additional harvest area

on these two types of vegetables which

has the largest area.

d. Fruit Trees

A description about the number

of productive trees, production and

productivity of fruit trees in Poso Regency

can be seen in table 6.1.14. In 2011, the

highest productivity is Mango type which

reaches 290,47 kg/ tree.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Sementara itu pohon terbanyak

yang menghasilkan adalah pohon Pisang

mencapai 30.149, hal ini jelas menunjukan

produksi Pisang di Kabupaten Poso cukup

tinggi. Selain itu untuk jenis Durian juga

mempunyai produktivitas tinggi mencapai

284,32 kg per pohon.Produktivitas terkecil

adalah jenis tanaman Nenas dengan 7,51

kg per pohon.

6.2. Sub Sektor Perkebunan

Komoditi tanaman perkebunan

adalah merupakan tanaman perdagangan

yang mempunyai peranan penting, karena

tidak saja merupakan sumber penghasilan

devisa tetapi juga dapat menciptakan

lapangan kerja yang diharapkan dapat

pula menyerap cukup banyak tenaga

kerja. Dilihat dari PDRB kabupaten Poso,

sub sektor perkebunan merupakan

pemberi sumbangan terbesar pada PDRB

dimana masyarakat Poso bermata

pencaharian utama di sub sektor ini. Dari

lingkungan usahanya, maka tanaman

perkebunan dibagi dalam 2 golongan

yakni ; Perkebunan besar dan Perkebunan

rakyat.

a. Perkebunan besar

Tanaman perkebunan besar

yang ada di Kabupaten Poso sudah tidak

ada, hal ini disebabkan karena

perusahaan perkebunan besar sudah tidak

aktif sejak tahun 2000.

Pertanian

Meanwhile, the most

productive tree is Banana tree which

reaches 30.149. It certainly shows that

Banana production in Poso Regency is

quite high. In addition to that, Durian also

has a high productivity that reaches 284,32

kg per tree. The smallest productivity is

Pineapple with 7,51 kg per tree.

6.2. Plantation Sub Sector

Plantation crops commodity is

a trading plantation that has an important

role, because not only it is the source of

foreign exchange earnings but also able to

create employment that is expected to give

jobs to many people. Judging from Poso

District’s GRDP, plantation sub sector is

the largest contributor to GRDP where the

main livelihood in Poso Regency is in this

sub sector. From the business

environment, the plantation is divided into

2 groups which are: big plantation and

public plantation.

a. Big plantation

The big plantation does not

exist anymore in Poso Regency because

the big plantation company is no longer

active since 2000.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 183


Pertanian

b. Perkebunan rakyat

184

Komoditi unggulan di

kabupaten Poso adalah coklat, cenkeh

dan kelapa dimana komoditi tersebut pada

umumnya diekspor ke luar wilayah

kabupaten Poso. Data perkebunan rakyat

tahun 2011 mengalami perubahan baik

mengenai luas tanamnya maupun

mengenai produksinya dan dapat dilihat

pada tabel 6.2.1. dan tabel 6.2.2. Untuk

luas panen sebagian besar mengalami

kenaikan kecuali jenis lada dan vanili.

Luas panen tertinggi adalah perkebunan

coklat mencapai 39.462 hektare dengan

produksi mencapai 27.727 ton. Walaupun

luas panen mengalami kenaikan cukup

signifikan nilai produksi coklat hanya

mengalami kenaikan 2,03 persen.

Sementara jumlah petani untuk

perkebunan cokla mencapai 34.749 orang

menurun dari tahun lalu.

6.3. Sub Sektor Kehutanan

Hutan adalah merupakan

devisa yang handal disamping minyak

bumi. Untuk itu pemerintah senantiasa

menjaga dan melestarikan hutan dengan

maksud untuk tetap mempertahankan

sebagai sumber devisa, sumber

pendapatan masyarakat dan sebagai

salah satu penunjang industri.

b. Public plantation

The main commodity in Poso

Regency is chocolate, clove, coconut,

where the commodities are generally

exported to other areas. Public plantation

data in 2011 experienced good changes

about the planting area and about the

production and it can be seen in table

6.2.1 and table 6.2.2. Most of harvest

areas are experiencing a increase except

for pepper and vanilli type. The largest

harvest area is chocolate plantation which

is 39.462 hectares with the production that

reaches 27.727 tons. Although the the

harvest area is experiencing a increase

signifacntly, chocolate production value is

just increased 2,03 percent. Meanwhile,

the number of farmers for chocolate

plantation is 34.749 people, decreasing

from last year.

6.3. Forestry Sub Sector

Forest is a reliable foreign

exchange in addition to petroleum.

Therefore, the government always

maintains and preserves forest in order to

retain it as the source of foreign exchange,

source of public income and as one of the

supporting industries.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Gambaran mengenai keadaan

hutan menurut fungsinya yang ada di

daerah Kabupaten Poso tahun 2011 dapat

dilihat pada tabel 6.3.1. dengan klasifikasi

sebagai berikut :

Luas hutan seluruhnya 506.961,35 ha

Hutan lindung seluas 153.713,92 ha

Hutan Produksi biasa 39.168,66 ha

Hutan produksi terbatas 149.711,78 ha

Hutan Konversi seluas 25.632,68 ha

Areal Produksi 365.163,65 ha

Pada tabel 6.3.2. dapat dilihat

realisasi intersulair hasil hutan menurut

jenisnya, dimana jenis hasil hutan

dikategorikan kedalam 4 jenis yaitu Kayu

Bulat yang terdiri dari Kelompok Meranti,

Kelompok Rimba Campuran dan Kayu

Indah, jenis ini adalah jenis yang

dihasilkan di Kabupaten Poso selama

tahun 2011, selain itu masih banyak jenis

hasil hutan yang dapat digolongkan

kedalam hasil Kayu Bulat. Sementara

Kayu Olahan hanya menghasilkan Kayu

Gergajian. Hasil Hutan Non Kayu meliputi

Rotan, Damar, Getah Pinus, dan Akar

Kondongio. Untuk jenis Kayu rakyat

meliputi Jati dan Sengon.

Pertanian

A description about the forest

condition according to its functions in Poso

Regency in 2011 can be seen in table

6.3.1 with the classification as follows:

Total forest area (506.961,35 ha)

Protected forest area (153.713,92 ha)

Common production area (39.168,6 ha)

Limited production area (149.711,78 ha)

Convertion area (25.632,68 ha)

Production Area (365.163,65 ha)

In table 6.3.2., the intersulair

realization of forest products by its type

can be seen in this table, where the type of

forest products is categorized into 4 types

namely Round Wood, consists of Meranti

Group, Mixed Rimba Group, and Indah

Wood, this type is a type generated in

Poso Regency during 2011, meanwhile

there are still many types of forest products

that can be categorized into Round Wood

products. While the processed wood only

generates Sawn Wood, Non wooden

Forest Product including Rattan, Resin,

Pine Sap, and Kondongio Roots. Public

wooden type is including Teak and Sengon

wood.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 185


Pertanian

186

Berikut grafik jenis hasil hutan

Kabupaten Poso tahu 2011.

There is Forest Production

basen on Production type of Poso

Regency 2011.

Gambar 6.2 Perbandingan Jenis Hasil Hutan Kabupaten Poso Tahun 2011

Figure The Comparison of Forest Production Kinds in Poso Regency 2011

6.4. Sub Sektor Peternakan

Pembangunan sub sektor

peternakan diusahakan untuk

meningkatkan populasi dan produksi

ternak dengan tujuan disamping untuk

memperbaiki serta meningkatkan gizi

masyarakat, juga merupakan sumber

pendapatan masyarakat. Untuk itu perlu

peningkatan jumlah serta mutu ternak.

6.4. Livestock Sub Sector

The development of livestock

sector is endeavored to increase the

population and livestock’s production to

improve and increase people’s nutrition

and as the source of people’s income.

Therefore, we need an increase in the

number and quality of the livestock.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Populasi ternak di

klasifikasikan atas : ternak besar yang

meliputi sapi, kerbau, kuda; ternak kecil

meliputi kambing, babi dan domba serta

ternak unggas meliputi ayam kampung,

ayam petelur, itik dan ayam pus pedaging.

Tabel 6.4.1. adalah gambaran

keadaan populasi ternak besar yang

tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten

Poso pada tahun 2011. Pada tahun ini

dilakukan pendataan secara

menyeluruh(sensus) hewan ternak besar.

Untuk ternak sapi populasi tahun 2011

mencapai 13.397 ekor, ternak kerbau

sebesar 311 ekor, sementara unutk jenis

kuda mencapai 2.003 ekor. Berdasakan

pendataan PSPK terdapat 8 ekor sapi

perah di Kabupaten Poso, hasil olahannya

berupa keju. Sementara untuk populasi

ternak kecil untuk tahun 2011, jenis

kambing mencapai 1.323 dan babi

mencapai 55.625. Sementara Populasi

domba tidak ada pada tahun 2011.

Produksi daging ternak besar tahun 2011

mencapai 103.452 kg jenis sapi, 12.750 kg

kuda.

Gambaran mengenai jumlah

pemotongan serta produksi ternak dan

unggas dapat dilihat dengan jelas pada

tabel 6.4.4. - 6.4.6. Disamping untuk

pemenuhan gizi masyarakat, ternak juga

merupakan faktor penunjang juga pada

sektor lainnya, khususnya sektor industri.

Pertanian

Livestock population is

classified as: big livestock which is

including cows, buffalo, horses; small

livestock is including goats, pigs, and

sheep as well as poultry such as chicken,

ducks, and broiler chicken.

Table 6.4.1 is an illustration of

the condition of big livestock population

that are spread in 19 district s in Poso

Regency in 2011. This year, the

goverment cencus of population of big

livestock. The population of cows is 13.397

in 2011, buffalo is 311, meanwhile horse

population is 2.003. Based on Census of

Population of Big Livestock (PSPK), there

are 8 milk cows in Poso Regency. The

Small livestock population in 2011, such as

Goat is reach 1.323 and Pig is reach

55.625. Meanwhile sheep Population is

nothing in 2011. Meat’s Production of big

livestock in 2011 is 103.452 for cows and

12.750 kg for horse.

The description about the

number of cuts as well as the production of

livestock and poultry can be clearly seen in

table 6.4.4. - 6.4.6. In addition to the

fulfillment of people’s nutrition, livestock is

also the supporting factor for other sectors,

especially in industry sector.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 187


Pertanian

188

Data produksi daging ternak

lengkap di Kabupaten Poso dapat dilihat

pada tabel 6.4.7 - 6.4.9.

6.5. Sub Sektor Perikanan

Dewasa ini eksploitasi sumber

daya perikanan yang dilakukan disamping

sebagai pemenuhan kebutuhan sumber

gizi dan protein bagi masyarakat, sub

sektor perikanan juga merupakan sumber

devisa negara yang dapat menambah dan

membuka kesempatan kerja.

Untuk itulah diperlukan

peningkatan pada sektor ini baik melalui

usaha budi daya di daerah pantai, daerah

tambak, air tawar dan usaha peningkatan

di daerah pantai dan lepas pantai, maupun

pendayagunaan zona ekonomi eksklusif

(ZEE), oleh penyuluhan, pembinaan dan

penyediaan sarana prasarana,

kemampuan pemasaran serta partisipasi

pihak swasta sangat diharapkan. Sebagai

penilaian keadaan perkembangan

pembangunan khususnya pada sub sektor

perikanan, berikut ini disajikan data

perikanan yang bersumber dari Dinas

Perikanan dan Kelautan Poso.

The detail data of meat

production in Poso Regency can be seen

in table 6.4.7 - 6.4.9.

6.5. Fishery Sub Sector

Currently, the exploitation of

fisheries resources done in addition to the

fulfillment of protein and nutrition need for

the people, it also the source of foreign

exchange that can add and open business

opportunities.

Therefore, an increase in this

sector is needed either through cultivation

efforts in coastal areas, pond areas, fresh

water areas and the efforts to increase in

the coastal area and offshore, or the

utilization of Exclusive Economic Zone

(EEZ) through counseling, cultivation, and

the provision of facilities and infrastructure,

marketing ability as well as the

participation from private parties are

expected. As the assessment of the

development progress especially in fishery

sub sector, fishery data from Poso’s

Department of Fisheries and Marine is

presented here.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


a. Perikanan Laut

Gambaran situasi perikanan

laut di Kabupaten Poso tahun 2011

disajikan pada tabel 6.5.1 - 6.5.3, dimana

jumlah nelayan perikanan laut yang

tersebar di 5 Kecamatan daerah pantai

tercatat sebanyak 2.147 orang, dengan

produksi hasil tangkapan sebesar 1.327,86

ton dengan nilai 21.707.025.000,- rupiah

yang berarti setiap nelayan rata-rata

menghasilkan 0,61 ton dengan nilai rata-

rata 16.347.374 rupiah per ton. Jumlah

tangkapan ini turun dari tahun lalu yang

mencapai 2,45 ton dengan nilai rata- rata

16.009.035,- per ton. Jumlah nelayan pada

tahun ini mengalami kenaikan sementara

produksi menurun.

Dalam melakukan

penangkapan ikan para nelayan

menggunakan sarana berupa kapal motor,

perahu motor, perahu tak bermotor, dan

perahu motor tempel. Tabel 6.5.2. dan

6.5.3. menyajikan jumlah sarana alat yang

digunakan oleh para nelayan dalam

penangkapan. Perahu yang paling banyak

digunakan adalah perahu bermotor

mencapai 1.237 buah sementara alat

penangkap ikan yang banyak dipake

adalah jenis pancing lainnya.

b. Marine Fisheries

Pertanian

A description of marine

fisheries situation in Poso Regency in

2011 is presented in table 6.5.1 - 6.5.3,

where the number of marine fishermen

who are spread in 5 district of coastal area

are 2.147 people, with the population of

1.327,86 ton catches for 21.707.025.000,-

rupiah which means that every fisherman

catches 0,61 tons for 16.347.374 rupiah

per ton. The number of these catches is

increased from last year (2,45 tons) for

16.009.035,- per ton. The number of

fishermen this year is increased while the

production is decreased.

In catching fish, the fishermen

are using facility such as speed boat,

motor boats, non motor boats, and

outboard motors. Table 6.5.2. and 6.5.3

presents the number of facilities used by

the fishermen. Most fishermen are using

motor boats (almost 1.237 items).

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 189


Pertanian

c. Perikanan Darat

190

Gambaran perikanan darat di

Kabupaten Poso tahun 2011 disajikan

pada tabel 6.5.4 - 6.5.8, dengan rincian ;

nelayan perikanan darat perairan umum

sebanyak 253 dengan jumlah produksi

68,4 ton yang berarti pendapatan rata-

rata setiap nelayan sebesar 0,27 ton.

Perikanan darat umum berupa perikanan

danau yang hanya dibudidayakan di

Kecamatan Pamona Selatan dan Pamona

Tenggara sementara untuk perikanan

sungai dibudidayakan di empat kecamatan

yaitu, Kecamtan Poso Kota, Poso Kota

Utara, Poso Kota Selatan dan Lage.

Petani perikanan darat tambak

sebanyak 119 nelayan dengan luas areal

390,3 ha yang dibarengi dengan jumlah

produksi sebesar 399,3 ton yang berarti

pendapatan rata-rata setiap nelayan darat

tambak sebesar 1,13 ton. Jumlah

pendapatan ini lebih rendah jika dibanding

tahun 2010dimana pendapatan nelayan

mampu mencapai 4,44 ton. Total nilai

produksi perikanan darat tambak tahun

2011 mencapai 5.356.840.000 rupiah.

Nelayan perikanan darat yang

mengusahakan kolam sebanyak 1624

nelayan dengan luas areal 485,15 ha

dengan jumlah produksi 750,85 ton yang

berarti pendapatan rata-rata setiap

nelayan yang mengusahakan kolam

sebanyak 0,46 ton.

d. Land Fishery

A description about land fishery

in Poso Regency in 2011 is presented on

table .5.4 - 6.5.8, with the detail; fishermen

in both land and marine fishery are 385

with the production of 145.6 tons which

means the average income of each

fisherman is 0,38 ton. Public land fishery is

in the form of fishing lake which is only

cultivated in North Pamona and South

East Pamona distric, while river fishery is

cultivated in four district s namely, Poso

City District , North Poso City district ,

South Poso City district and Lage.

The fishermen of land fishery in

a pond are 119 fishermen with total area of

390,3 ha which is accompanied by the

number of production as many as 399,3

tons which means that the average income

of each pond fishermen is 1,13 tons. The

amount of this income is quite low

compared to the year 2010 where the

fishermen’s income reaches 4,44 ton. The

total production value in pond fishery in

2010 reaches 5.356.840.000 rupiahs.

Land fisherman who are using their ponds

as a business are 1624 fishermen with the

total area of 485,15 ha and the total

production of 750,85 tons which means

the average income for every fishermen

who are using their ponds as business are

0,46 ton.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Pada tahun 2011 luas areal

perikanan darat kolam mengalami

penurunan 7,36 persen sementara

produksinya juga ikut turun sebesar 55,21

persen. Jumlah nelayan yang bertambah

sebesar 1,5 persen dibanding tahun 2010.

Pertanian

In 2011, total area of fishery

ponds is decreased by 7,36 percent.

Meanwhile, the production is also

decreased, it was 55,21 percent. The

number of fishermen is increased by 1,5

percent compared last year.

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 191


Pertanian

6.1. Tanaman Pangan/ Food Crops

Tabel 6.1.1. Luas Penggunaan Tanah menurut Kecamatan Tahun 2011 (Ha)

Table Land Use by District, 2011 (Ha)

192

Kecamatan

District

Teknis

½

Teknis

Seder-

Hana

Tanah Sawah

Non

PU

Tadah

Hujan

Pasang

Surut

sementara

tidak

diusahak

an

Jumlah

Total

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

01. Pamona Selatan 80 453 740 2 039 28 - 142 3 482

02. Pamona Barat - 3 993 - 293 - - 200 4 486

03. Pamona Tenggara - 1 299 80 - 210 - 58 1 647

04. Pamona Utara - - - - 273 - - 273

05. Pamona Puselemba - - - - 217 - - 217

06. Pamona Timur - 2 226 263 95 - - 100 2 684

07. Lore Selatan - 600 62 - 80 - 110 852

08. Lore Barat - 1 104 113 393 24 - - 1 634

09. Lore Utara - - 145 482 25 - 385 1 037

10. Lore Tengah - - 676 50 - - - 726

11. Lore Timur - 596 - 1 001 79 - 50 1 726

12. Lore Peore - 45 - 1 031 69 - 44 1 189

13. Poso Pesisir 638 60 368 - - - - 1 066

14. Poso Pesisir Selatan 100 - - - - - 50 150

15. Poso Pesisir Utara 165 - - - - - 15 180

16. Poso Kota - - - - - - - -

17. Poso Kota Selatan - - - - - - - -

18. Poso Kota Utara - - - - - - - -

19. Lage - 40 93 - 20 - 50 203

Kabupaten Poso 983 10 416 2 540 5 384 1 025 - 1 204 21 552

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Lanjutan Tabel 6.1.1.

Continued Table

Kecamatan

District

Tanah Kering

Pertanian

Tanah sawah &

Tanah kering

Pekarangan/

lahan bangunan

Tegal/

kebun

Ladang/

huma

Jumlah

(1) (10) (11) (12) (13) (14)

01. Pamona Selatan 709 4 144 969 5 822 9 304

02. Pamona Barat 171 - - 171 4 657

03. Pamona Tenggara 336 1 960 458 2 754 4 401

04. Pamona Utara 6 348 17 244 9 069 32 661 32 934

05. Pamona Puselemba 392 3 538 - 3 930 4 147

06. Pamona Timur 172 8 960 - 9 132 11 816

07. Lore Selatan 50 1 000 2 000 3 050 3 902

08. Lore Barat 60 615 - 675 2 309

09. Lore Utara 207 850 - 1 057 2 094

10. Lore Tengah 15 1 567 1 500 3 082 3 808

11. Lore Timur 706 7 506 - 8 212 9 938

12. Lore Peore 705 7 505 - 8 210 9 369

13. Poso Pesisir 600 - 1 122 1 722 2 788

14. Poso Pesisir Selatan 400 1 000 2 500 3 900 4 050

15. Poso Pesisir Utara 305 8 725 125 9 155 9 335

16. Poso Kota 250 236 98 584 584

17. Poso Kota Selatan 164 486 202 852 852

18. Poso Kota Utara 269 8 759 - 9 028 9 028

19. Lage 80 3 514 183 3 777 3 980

Kabupaten Poso 11 939 77 609 18 226 107 774 129 326

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 193


Pertanian

Tabel

Table

194

6.1.2. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Padi Sawah menurut Kecamatan Tahun

2011

Harvested Area, Production and Yield rate of Wet Land Paddy by District, 2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 3 850 16 772,9 43,57

02. Pamona Barat 2 657 11 582,6 43,59

03. Pamona Tenggara 1 078 4 746,1 44,03

04. Pamona Utara 2 045 8 989,7 43,96

05. Pamona Puselemba 1 905 8 235,3 43,23

06. Pamona Timur 3 285 14 174,7 43,15

07. Lore Selatan 1 383 5 996,7 43,36

08. Lore Barat 429 1 860,9 43,38

09. Lore Utara 713 3 140,9 44,05

10. Lore Tengah 467 2 032,9 43,53

11. Lore Timur 1 733 7 575,6 43,71

12. Lore Peore 178 766,2 43,04

13. Poso Pesisir 2 035 8 956,7 44,01

14. Poso Pesisir Selatan 93 397,5 42,74

15. Poso Pesisir Utara 229 986,4 43,07

16. Poso Kota - -

17. Poso Kota Selatan - -

18. Poso Kota Utara - -

19. Lage 110 476,1 43,28

Kab. Poso

2011 22 190 96 691,28 43,57

2010 22 183 87 809,84 39,58

2009 16 497 68 231,59 41,36

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.1.3. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Padi Ladang menurut Kecamatan Tahun

2011

Harvested Area, Production and Yield rate of Dry Land Paddy by District, 2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 21 55,4 26,38

02. Pamona Barat - -

03. Pamona Tenggara 24 61,8 25,75

04. Pamona Utara 213 570,4 26,78

05. Pamona Puselemba 42 110,8 26,38

06. Pamona Timur - -

07. Lore Selatan - -

08. Lore Barat 2 5,5 27,50

09. Lore Utara - -

10. Lore Tengah - -

11. Lore Timur - -

12. Lore Peore 37 105,3 28,46

13. Poso Pesisir 15 39,4 26,27

14. Poso Pesisir Selatan 1 100 2 979,1 27,08

15. Poso Pesisir Utara - -

16. Poso Kota - -

17. Poso Kota Selatan 70 180,9 25,84

18. Poso Kota Utara - -

19. Lage 91 255,0 28,02

Kab. Poso

2011 1 615 4 363,57 27,02

2010 1 421 3 717,00 26,16

2009 229 563,80 24,62

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 195


Pertanian

Tabel

Table

196

6.1.4. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Padi Sawah dan Padi Ladang menurut

Kecamatan Tahun 2011

Harvested Area, Production and Yield of Paddy by District, 2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 3 871 16 828,4 43,47

02. Pamona Barat 2 657 11 582,6 43,59

03. Pamona Tenggara 1 102 4 807,9 43,63

04. Pamona Utara 2 258 9 560,1 42,34

05. Pamona Pusalemba 1 947 8 346,1 42,87

06. Pamona Timur 3 285 14 174,7 43,15

07. Lore Selatan 1 383 5 996,7 43,36

08. Lore Barat 431 1 866,3 43,30

09. Lore Utara 713 3 140,9 44,05

10. Lore Tengah 467 2 032,9 43,53

11. Lore Timur 1 733 7 575,6 43,71

12. Lore Peore 215 871,5 40,53

13. Poso Pesisir 2 050 8 996,1 43,88

14. Poso Pesisir Selatan 1 193 3 376,6 28,30

15. Poso Pesisir Utara 229 986,4 43,07

16. Poso Kota - -

17. Poso Kota Selatan 70 180,9 25,84

18. Poso Kota Utara - -

19. Lage 201 731,2 36,38

Kab. Poso

2011 23 805 101 054,9 42,45

2010 23 604 91 527,25 38,78

2009 16 726 68 359,00 40,87

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.1.5. Produksi Gabah Kering Panen, Gabah Kering Giling dan Beras

menurut Kecamatan Tahun 2011 (Ton)

Production of Rice by District 2011 (Ton)

Kecamatan

District

Gabah Kering /Dry Grain

Panen

Harvested

Giling

Minced

Beras

Rice

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 19 563,4 16 828,4 10 558,1

02. Pamona Barat 13 465,0 11 582,6 7 266,9

03. Pamona Tenggara 5 589,3 4 807,9 3 016,5

04. Pamona Utara 11 113,8 9 560,1 5 998,0

05. Pamona Puselemba 9 702,5 8 346,1 5 236,3

06. Pamona Timur 16 478,4 14 174,7 8 893,2

07. Lore Selatan 6 971,3 5 996,7 3 762,3

08. Lore Barat 2 169,6 1 866,3 1 170,9

09. Lore Utara 3 651,4 3 140,9 1 970,6

10. Lore Tengah 2 363,3 2 032,9 1 275,4

11. Lore Timur 8 806,8 7 575,6 4 752,9

12. Lore Peore 1 013,1 871,5 546,8

13. Poso Pesisir 10 458,1 8 996,1 5 644,2

14. Poso Pesisir Selatan 3 925,4 3 376,6 2 118,5

15. Poso Pesisir Utara 1 146,7 986,4 618,9

16. Poso Kota - - -

17. Poso Kota Selatan 210,3 180,9 113,5

18. Poso Kota Utara - - -

19. Lage 850,0 731,2 458,8

Kab. Poso

2011 117 478,4 101 054,9 63 401,8

2010 106 402,3 91 527,3 57 424,2

2009 79 468,7 68 359,0 42 888,4

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 197


Pertanian

Tabel

Table

198

6.1.6. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Jagung menurut

Kecamatan Tahun 2011

Harvested Area, Production and Yield Rate of Maize by District, 2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 97 368,0 37,94

02. Pamona Barat 17 64,1 37,71

03. Pamona Tenggara 77 293,3 38,09

04. Pamona Utara 60 227,4 37,90

05. Pamona Puselemba 40 150,9 37,73

06. Pamona Timur - -

07. Lore Selatan 102 386,1 37,85

08. Lore Barat 45 170,1 37,80

09. Lore Utara 69 260,5 37,75

10. Lore Tengah 30 112,6 37,53

11. Lore Timur 124 470,9 37,98

12. Lore Peore 60 227,1 37,85

13. Poso Pesisir 185 701,3 37,91

14. Poso Pesisir Selatan 41 156,6 38,20

15. Poso Pesisir Utara 158 600,2 37,99

16. Poso Kota 57 216,0 37,89

17. Poso Kota Selatan 60 227,1 37,85

18. Poso Kota Utara 27 102,2 37,85

19. Lage 97 367,9 37,93

Kab. Poso

2011 1 346 5 102,3 37,91

2010 1 244 495,00 33,54

2009 1 388 3 865,58 27,85

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.1.7. Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Ketela Pohon menurut

Kecamatan, 2011

Harvested Area, Production and Yield Rate of Cassava by District, 2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 33 659,9 199,97

02. Pamona Barat 4 74,7 186,75

03. Pamona Tenggara 3 56,0 186,67

04. Pamona Utara 10 217,9 217,90

05. Pamona Puselemba 19 382,8 201,47

06. Pamona Timur - -

07. Lore Selatan 38 768,7 202,29

08. Lore Barat 44 862,2 195,95

09. Lore Utara 309 5771,8 186,79

10. Lore Tengah 7 130,7 186,71

11. Lore Timur 6 115,1 191,83

12. Lore Peore - -

13. Poso Pesisir 16 320,6 200,38

14. Poso Pesisir Selatan - -

15. Poso Pesisir Utara 33 672,3 203,73

16. Poso Kota 9 180,5 200,56

17. Poso Kota Selatan 30 600,7 200,23

18. Poso Kota Utara 4 80,9 202,25

19. Lage 10 196,1 196,10

Kab Poso

2011 575 11 090,9 309,80

2010 358 6 453,32 180,26

2009 247 3 537,53 143,22

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 199


Pertanian

Tabel

Table

200

6.1.8 Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Ketela Rambat menurut

Kecamatan, 2011

Harvested Area, Production and Yield Rate of Sweet Potatoes by District,

2011

Kecamatan

District

Luas

Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 15 167,5 111,67

02. Pamona Barat - -

03. Pamona Tenggara 8 86,4 108,00

04. Pamona Utara 11 120,3 109,36

05. Pamona Puselemba 22 245,6 111,64

06. Pamona Timur - -

07. Lore Selatan 29 312,0 107,59

08. Lore Barat 40 446,6 111,65

09. Lore Utara 10 109,9 109,90

10. Lore Tengah 5 53,9 107,80

11. Lore Timur 7 77,9 111,29

12. Lore Peore - -

13. Poso Pesisir 19 215,0 113,16

14. Poso Pesisir Selatan 1 11,7 117,00

15. Poso Pesisir Utara 36 405,5 112,64

16. Poso Kota 7 78,1 111,57

17. Poso Kota Selatan 3 33,3 111,00

18. Poso Kota Utara - -

19. Lage 12 133,1 110,92

Kab Poso

2011 225 2 496,70 110,96

2010 201 2 106,15 104,78

2009 170 1 773,27 104,31

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.1.9 Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Tanah menurut

Kecamatan Tahun 2011

Harvested Area, Production and Yield Rate of Peanuts by District, 2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 17 26,3 15,47

02. Pamona Barat - -

03. Pamona Tenggara 41 57,4 14,00

04. Pamona Utara 12 17,2 14,33

05. Pamona Puselemba 17 25,0 14,71

06. Pamona Timur - -

07. Lore Selatan 30 50,5 16,83

08. Lore Barat 16 24,6 15,38

09. Lore Utara 4 6,7 16,75

10. Lore Tengah 14 22,9 16,36

11. Lore Timur 9 14,1 15,67

12. Lore Peore - -

13. Poso Pesisir 11 16,9 15,36

14. Poso Pesisir Selatan 5 6,8 13,60

15. Poso Pesisir Utara 28 44,4 15,86

16. Poso Kota 13 19,9 15,31

17. Poso Kota Selatan 19 30,0 15,79

18. Poso Kota Utara 8 13,4 16,75

19. Lage 11 18,2 16,55

Kab Poso

2011 255 394,20 15,46

2010 243 369,00 15,19

2009 200 265,20 13,26

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 201


Pertanian

Tabel

Table

202

6.1.10 Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Kedelai

menurut Kecamatan Tahun 2011

Harvested Area, Production and Yield Rate of Soybeans by District,

2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested

Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan - -

02. Pamona Barat - -

03. Pamona Tenggara 10 10,9 10,90

04. Pamona Utara 117 125,9 10,76

05. Pamona Puselemba 3 3,3 11,00

06. Pamona Timur - -

07. Lore Selatan - -

08. Lore Barat - -

09. Lore Utara - -

10. Lore Tengah 8 8,4 10,50

11. Lore Timur 14 15,0 10,71

12. Lore Peore 8 8,5 10,63

13. Poso Pesisir 26 27,7 10,65

14. Poso Pesisir Selatan 142 146,3 10,30

15. Poso Pesisir Utara 143 150,7 10,54

16. Poso Kota - -

17. Poso Kota Selatan 14 14,9 10,64

18. Poso Kota Utara - -

19. Lage 12 12,5 10,42

Kab Poso

2011 497 523,93 10,54

2010 243 369,00 15,19

2009 257 260,34 10,13

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.1.11 Luas Panen, Produksi dan Hasil per Hektar Kacang Hijau menurut

Kecamatan Tahun 2011

Harvested Area, Production and Yield Rate of Mungbeans by District,

2011

Kecamatan

District

Luas Panen

Harvested Area

(Ha)

Produksi

Production

(Ton)

Hasil Per Hektar

Yield Rate

(Kw/Ha)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan - - -

02. Pamona Barat - - -

03. Pamona Tenggara - - -

04. Pamona Utara 5 4,4 8,80

05. Pamona Puselemba - - -

06. Pamona Timur - - -

07. Lore Selatan 6 5,3 8,83

08. Lore Barat 17 14,8 8,71

09. Lore Utara - - -

10. Lore Tengah - - -

11. Lore Timur - - -

12. Lore Peore - - -

13. Poso Pesisir 9 7,8 8,67

14. Poso Pesisir Selatan - - -

15. Poso Pesisir Utara - - -

16. Poso Kota 7 6,1 8,71

17. Poso Kota Selatan 9 7,8 8,67

18. Poso Kota Utara 3 2,7 9,00

19. Lage 5 4,4 8,80

Kab Poso

2011 61 55,36 9,08

2010 89 71,00 8,01

2009 29 21,32 7,35

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 203


Pertanian

Tabel

Table

204

6.1.12 Luas Panen Tanaman Sayur-Sayuran Dirinci menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Ha)

Harvested Area of Vegetable by Kinds an d District 2011

Kecamatan

District

Bawang

Daun

Onion

Swing

Bawang

Merah

Shallot

Sawi

Mustard

Tomat

Tomato

Kentang

Potatoes

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011

Buncis

Greenbeans

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 0 0 21 13 0 10

02. Pamona Barat 0 0 0 6 0 0

03. Pamona Tenggara 0 0 0 0 0 0

04. Pamona Utara 6 0 17 11 0 13

05. Pamona Puselemba

06. Pamona Timur 0 0 0 0 0 0

07. Lore Selatan 5 0 6 1 0 0

08. Lore Barat 10 16 18 26 0 20

09. Lore Utara 27 191 158 17 18 56

10. Lore Tengah 10 9 6 6 0 7

11. Lore Timur 7 16 47 56 0 3

12. Lore Peore 0 0 0 0 0 0

13. Poso Pesisir 0 0 5 8 0 0

14. Poso Pesisir Selatan 0 0 0 2 0 0

15. Poso Pesisir Utara 0 0 5 15 0 0

16. Poso Kota 0 0 0 5 0 0

17. Poso Kota Selatan 0 0 0 0 0 0

18. Poso Kota Utara 0 0 0 2 0 2

19. Lage 11 3 11 10 0 0

Kab Poso

2011 76 235 294 178 18 111

2010 59 68 176 222 13 88

2009 45 21 80 88 8 42


Lanjutan Tabel

Continued Table

Kecamatan

District

6.1.12

Ketimun

Cucumbar

Kacangkacangan

Peanuts

Cabai

Chili

Terung

Eggplant

Pertanian

Bayam

Spinach

Kangkung

Water crees

(1) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

01. Pamona Selatan 1 20 6 4 16 16

02. Pamona Barat 2 5 2 0 0 0

03. Pamona Tenggara 0 0 0 0 0 0

04. Pamona Utara 0 15 7 3 17 3

05. Pamona Puselemba 0 0

06. Pamona Timur 0 0 0 0 0 0

07. Lore Selatan 0 4 0 1 1 1

08. Lore Barat 0 19 21 14 24 26

09. Lore Utara 2 67 5 4 195 186

10. Lore Tengah 1 8 1 4 4 0

11. Lore Timur 2 22 0 0 3 0

12. Lore Peore 0 0 0 0 0 0

13. Poso Pesisir 15 15 10 14 13 10

14. Poso Pesisir Selatan 0 3 2 0 0 0

15. Poso Pesisir Utara 0 11 14 1 6 6

16. Poso Kota 4 5 3 3 3 12

17. Poso Kota Selatan 0 10 7 8 0 16

18. Poso Kota Utara 0 3 8 6 2 0

19. Lage 2 13 16 9 10 23

Kab Poso

2011 29 220 102 71 294 299

2010 85 472 303 156 118 184

2009 32 65 79 45 60 82

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 205


Pertanian

Tabel

Table

206

Kecamatan

District

6.1.13 Produksi Tanaman Sayur-Sayuran Dirinci menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Kw)

Production of Vegetable by Kinds and District 2011

Bawang

Daun

Onion

Swings

Bawang

Merah

Shallot

Sawi

Mustard

Tomat

Tomato

Kentang

Potatoes

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011

Buncis

Greenbeans

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Pamona Selatan 0 0 309 504 0 261

02. Pamona Barat 0 0 0 460 0 0

03. Pamona Tenggara 0 0 0 0 0 0

04. Pamona Utara 119 0 534 733 0 646

05. Pamona Puselemba

06. Pamona Timur 0 0 0 0 0 0

07. Lore Selatan 139 0 170 168 0 0

08. Lore Barat 411 964 778 2 562 0 1 472

09. Lore Utara 2 130 26 850 8 620 5 555 2 454 3 437

10. Lore Tengah 435 893 283 647 0 782

11. Lore Timur 145 1 476 1 195 2 366 0 534

12. Lore Peore 0 0 0 0 0 0

13. Poso Pesisir 0 0 94 133 0 0

14. Poso Pesisir Selatan 0 0 0 61 0 0

15. Poso Pesisir Utara 0 0 29 418 0 0

16. Poso Kota 0 0 0 390 0 0

17. Poso Kota Selatan 0 0 0 0 0 0

18. Poso Kota Utara 0 0 0 211 0 82

19. Lage 390 118 355 878 0 0

Kab Poso

2011 3 769 30 301 12 367 15 086 2 454 7 214

2010 2 421 9 965 6 510 11 611 1 849 4 804

2009 2 755 1 308 3 819 3 655 662 855


Lanjutan Tabel

Continued Table

Kecamatan

District

6.1.13

Ketimun

Cucumbar

Kacangkacangan

Peanuts

Cabai

Chili

Terung

Eggplant

Bayam

Spinach

Pertanian

Kangkung

Water

Crees

(1) (8) (9) (10) (11) (12) (13)

01. Pamona Selatan 171 763 506 173 247 240

02. Pamona Barat 186 212 60 0 0 55

03. Pamona Tenggara 0 0 0 0 0 0

04. Pamona Utara 0 775 789 528 254 500

05. Pamona Puselemba 0 0

06. Pamona Timur 0 0 0 0 0 0

07. Lore Selatan 73 273 68 321 25 103

08. Lore Barat 0 1 947 2 350 1 910 595 1 948

09. Lore Utara 455 1 782 1 122 162 4 925 7542

10. Lore Tengah 155 279 251 336 142 0

11. Lore Timur 265 1 629 508 38 70 111

12. Lore Peore 0 0 0 0 0 0

13. Poso Pesisir 358 218 146 248 201 473

14. Poso Pesisir Selatan 0 131 157 0 0 0

15. Poso Pesisir Utara 0 246 335 122 74 267

16. Poso Kota 270 280 353 475 173 3 830

17. Poso Kota Selatan 0 229 124 170 0 454

18. Poso Kota Utara 52 175 514 275 47 0

19. Lage 462 1 080 1 226 814 300 2 131

Kab Poso

2011 2 447 10 019 8 509 5 572 7 053 17 654

2010 3 988 16 233 10 790 8 822 1 623 8 377

2009 942 1 968 1 499 1 241 511 4 162

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 207


Pertanian

Tabel

Table

208

6.1.14 Jumlah Pohon menghasilkan, Produksi dan Produktivitas Tanaman

Buah-buahan Tahun 2011

Number of Produced Tree, Production and Fruits Trees Productivity 2011

Jenis Pohon

Kinds of Trees

Jumlah Pohon

Menghasilkan

(pohon)

Produksi

Production

(kw)

Produktivitas

Productivity

(kg/ pohon)

(1) (2) (3) (4)

Alpukat 8 772 13 303 151,65

Belimbing - -

Duku/ Langsat 3 183 7 301 229,37

Durian 13 910 39 549 284,32

Jambu biji 4 402 2 610 59,29

Jambu air 540 498 92,22

Jeruk siam/ Keprok 11 408 12 698 111,31

Jeruk Besar 635 1 306 205,67

Mangga 3 713 10 785 290,47

Manggis - -

Nangka/ Cempedak - -

Nenas 8 450 635 7,51

Pepaya 10 239 6 983 68,20

Pisang 30 149 18 146 60,19

Rambutan - -

Salak 180 43 23,89

Sawo - - -

Sirsak - - -

Sukun - - -

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


6.2 Perkebunan/Plantation

Tabel

Table

Pertanian

6.2.1 Luas Lahan Tanaman Perkebunan Rakyat menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Ha)

Planted area of Estate by District ang Type of Crops,2011(Ha)

Kecamatan

District

Kelapa

Coconut

Cengkeh

Clove

Kopi

Coffe

Coklat

Cacao

Vanili

Vanilli

Lada

Pepper

Kemiri

Candle

Nut

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan 20 34 45 4 098 - 4 -

02. Pamona Barat 11 19 30 3 171 - - -

03. Pamona Tenggara - 34 69 1 694 - - 20

04. Pamona Utara 11 745 - 2 054 284 28 -

05. Pamona Puselemba - - - - - -

06. Pamona Timur 15 616 83 2 920 83 - 9

07. Lore Selatan 15 27 402 1 824 71 3 52

08. Lore Barat 17 6 44 1 493 - - -

09. Lore Utara - - 176 830 3 - 20

10. Lore Tengah - - 179 1 086 6 1 -

11. Lore Timur - - 302 719 - - 38

12. Lore Peore - - 98 579 - - -

13. Poso Pesisir 1 035 10 2 6 872 - - -

14. Poso Pesisir Selatan 932 11 22 2 102 25 - 3

15. Poso Pesisir Utara 360 15 - 4 627 - - -

16. Poso Kota 51 37 - 325 - - -

17. Poso Kota Selatan 268 2 19 689 - - -

18. Poso Kota Utara 957 2 - 863 - - -

19. Lage 897 47 - 3 516 - - -

Kab Poso

2011 4 589 1 596 1 471 39 462 472 28 122

2010 3 596 1 596 1 266 36 156 515 39 -

2009 3 656 1 692 1 429 38 155 515 37 26

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 209


Pertanian

Tabel

Table

210

6.2.2 Produktifitas Perkebunan Rakyat Menurut Kecamatan dan Jenis

Tanaman 2011 (Kg/Ha)

Productivities of small Estate by District and Type of Crops, 2011 (Kg/Ha)

Kecamatan

District

Kelapa

Coconut

Cengkeh

Clove

Kopi

Coffe

Coklat

Cacao

Vanili

Vanilli

Lada

Pepper

Kemiri

Candle

Nut

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan 3 050 882 1 711 1 004 - 3500 -

02. Pamona Barat 2 444 0 1 957 1 237 - - -

03. Pamona Tenggara - 100 1 689 306 - - -

04. Pamona Utara 2 000 278 - 2 001 450,2 866,7 -

05. Pamona Puselemba - - - - - - -

06. Pamona Timur 3 467 163 1 863 225 - - 571

07. Lore Selatan 3 417 56 1 400 4 350 250 500 -

08. Lore Barat - 117 1 438 1 062 - - -

09. Lore Utara - - 8 421 963 - - 600

10. Lore Tengah - - 2 325 2 754 - - -

11. Lore Timur - - 1 311 856 - - 625

12. Lore Peore - - 1 868 1 492 - - -

13. Poso Pesisir 359 - 1 000 290 - - -

14. Poso Pesisir Selatan 713 80 4 545 742 280 - 666,7

15. Poso Pesisir Utara 1 518 188 - 1 914 - - -

16. Poso Kota 1 957 410 - 1 514 - - -

17. Poso Kota Selatan 1 442 125 15 667 1 159 - - -

18. Poso Kota Utara 3 539 - - 233 - - -

19. Lage 791 - - 687 - - -

Kab Poso

2011 1 075 661 1 862 1 034 420,6 1 333,3 286,8

2010 1 045 428,2 1 100 380,4 1 200 -

2009 8 071 185,26 6 548 10 482 549 940 900

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.2.3 Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Ton)

Production of Small Estate by District and Type of Corps, 2011 (Ton)

Kecamatan

District

Kelapa

Coconut

Cengkeh

Clove

Kopi

Coffe

Coklat

Cacao

Vanili

Vanilli

Lada

Pepp

er

Kemiri

Candle

Nut

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan 61 30 77 3 187 - 14 -

02. Pamona Barat 22 - 45 2 958 - - -

03. Pamona Tenggara - 0,3 76 2 254 - - 20

04. Pamona Utara 16 745 - 2 965 95 13 -

05. Pamona Puselemba - - - - - - -

06. Pamona Timur 17 13 52 457 33 - 4

07. Lore Selatan 41 0,5 189 4 350 4 1 -

08. Lore Barat - 0,7 23 1 157 - - -

09. Lore Utara - - 463 525 - - 6

10. Lore Tengah - - 170 920 - -

11. Lore Timur - - 312 339 - - 7,5

12. Lore Peore - - 71 479 - - -

13. Poso Pesisir 343 - 2 1 401 - - -

14. Poso Pesisir Selatan 595 0,8 50 1 253 - - 2

15. Poso Pesisir Utara 498 1,5 - 4 550 - - -

16. Poso Kota 49 16 90 262 - - -

17. Poso Kota Selatan 313 1 94 620 - - -

18. Poso Kota Utara 295 1 189 - 227 - - -

19. Lage 642 - - 1 823 - - -

Kab Poso

2011

3 862 341,8 1 708 27 727 106 28 19,5

2010 3 457 737 737 27 175 83,7 24 -

2009 6 445,72 29,13 651,62 27 697,15 6,59 4,74 8,30

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 211


Pertanian

Tabel

Table

212

Kecamatan

District

6.2.4 Jumlah Petani Perkebunan Rakyat Menurut Kecamatan dan Jenis

Tanaman, 2011 (KK)

Number of Farmer of Small Estate by District snd Type of Crops, 2011

(Household)

Kelapa

Coconut

Cengkeh

Clove

Kopi

Coffe

Coklat

Cacao

Vanili

Vanilli

Lada

Pepper

Kemiri

Candle Nut

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

01. Pamona Selatan 200 100 75 2 159 - 43 -

02. Pamona Barat 24 - 52 3 250 - - -

03. Pamona Tenggara - 34 119 1 450 - - 20

04. Pamona Utara 26 100 - 1 950 68 36 -

05. Pamona Puselemba - - - - - -

06. Pamona Timur 7 62 74 3 782 33 - 16

07. Lore Selatan 26 2 339 945 42 14 -

08. Lore Barat 20 1 60 700 - - -

09. Lore Utara - - 111 725 2 - 25

10. Lore Tengah - - 640 658 - 15 -

11. Lore Timur - - 290 550 - - 37

12. Lore Peore - - 92 250 - - -

13. Poso Pesisir 516 - 3 6 531 - - -

14. Poso Pesisir Selatan 725 15 10 5 560 20 - 7

15. Poso Pesisir Utara 255 15 - 4 300 - - -

16. Poso Kota 35 17 35 235 - - -

17. Poso Kota Selatan 226 1 12 621 - - -

18. Poso Kota Utara 120 - - 180 - - -

19. Lage 503 - - 903 - - -

Kab Poso

2011 2 738 1 406 1 877 34 749 165 674 133

2010 1 828 855 1 699 38 397 674 674 -

2009 3 324 866 682 37 569 362 87 64

Sumber : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso

Source : Agriculture and Plantation Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


6.3 Kehutanan/Forestry

Tabel

Table

6.3.1 Luas Hutan menurut Fungsinya Tahun 2009 - 2011

Area of Forest by Function, 2009 – 2011 (Ha)

Pertanian

Jenis Hutan 2009 2010 2011

(1) (2) (3) (4)

1. Hutan Lindung 153 713,92 153 713,92 153 713,92

2 .Hutan Produksi Biasa 39 168,66 39 168,66 39 168,66

3 .Hutan Produksi Terbatas 149 711,78 149 711,78 149 711,78

4 .Hutan Suaka Alam dan Wisata 137 834,31 137 834,31 137 834,31

5 .Hutan yang Dikonversi 25 632,68 25 632,68 25 632,68

6 .Luas Hutan Seluruhnya 871 225,00 871 225,00 506 061,35

7 .Areal Produksi Lainnya - - 365 163,65

Sumber : Dinas Kehutanan Kabupaten Poso

Source : Forest Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 213


Pertanian

Tabel

Table

214

6.3.2 Realisasi Intersulair Hasil Hutan Menurut Jenisnya Tahun 2011 (Ton)

Intersulair Realization of Forest Production by Kinds 2011 (Ton)

Jenis Hasil Hutan

Kinds of Forest Production

1. Kayu Bulat

Satuan

Unit

2011

(1) (2) (3)

Kel Meranti M 3

Kel Rimba Campuran M 3

Kayu Indah M 3

2. Kayu Olahan

Kayu Gergajian M 3

3. Hasil Hutan Non Kayu

5 099,79

9 183,52

10958

Rotan Ton 2 417

Damar Ton 35

Getah Pinus Ton 341

Akar Kondongio Ton -

4. Kayu Rakyat

Jati M 3

Sengon M 3

Sumber : Dinas Kehutanan Kabupaten Poso

Source : Forest Department of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011

-

19

48


6.4 Peternakan / Livestock

Tabel

Table

Pertanian

6.4.1 Populasi Ternak Besar menurut Jenis dan Kecamatan Tahun

2011 (Ekor)

Large Livestock Population by Kinds and District 2011

Kecamatan

District

Sapi

Cow

Kuda

Horse

Kerbau

Buffalo

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 1 488 223 -

02. Pamona Barat 128 29 -

03. Pamona Tenggara 430 345 -

04. Pamona Utara 1 511 - -

05. Pamona Puselemba 1 059 67 -

06. Pamona Timur 1 361 165 20

07. Lore Selatan 866 408 -

08. Lore Barat 249 118 -

09. Lore Utara 440 63 17

10. Lore Tengah 610 470 259

11. Lore Timur 221 111 11

12. Lore Peore 363 4 4

13. Poso Pesisir 776 - -

14. Poso Pesisir Selatan 890 - -

15. Poso Pesisir Utara 616 - -

16. Poso Kota 285 - -

17. Poso Kota Selatan 399 - -

18. Poso Kota Utara 329 - -

19. Lage 1 276 - -

Kab Poso 2011 13 397 2 003 311

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 215


Pertanian

Tabel

Table

216

6.4.2 Populasi Ternak Kecil menurut Jenis dan Kecamatan Tahun 2011

(Ekor)

Small Livestock Population by Kinds and District 2011

Kecamatan

District

Kambing

Goat

Domba

Sheep

Babi

Pig

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 137 - 4 335

02. Pamona Barat - - 5 351

03. Pamona Tenggara - - 1 084

04. Pamona Utara - - 2 113

05. Pamona Puselemba 17 - 1 921

06. Pamona Timur - - 7 866

07. Lore Selatan - - 2 973

08. Lore Barat - - 622

09. Lore Utara - - 821

10. Lore Tengah - - 1 843

11. Lore Timur 12 - 870

12. Lore Peore - - 1 643

13. Poso Pesisir 192 - 1 125

14. Poso Pesisir Selatan 129 - 4 980

15. Poso Pesisir Utara 439 - 4 575

16. Poso Kota 164 - -

17. Poso Kota Selatan 47 - 999

18. Poso Kota Utara 119 - 101

19. Lage 67 - 12 403

Kab Poso 1 323 - 55 625

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.4.3 Populasi Ternak Unggas menurut Jenis dan Kecamatan Tahun 2011

(Ekor)

Poultry Population by Kinds and District 2011 (Tail)

Kecamatan

District

Ayam

Kampung

Village Hen

Ayam Ras

Petelur

Eggs

Ayam Ras

Pedaging

Broiler

Itik

Duck

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 21 561 - 250 608

02. Pamona Barat 17 549 - - 326

03. Pamona Tenggara 12 126 - - 428

04. Pamona Utara 17 888 1 000 1 750 638

05. Pamona Puselemba 20 762 - 10 000 509

06. Pamona Timur 16 115 - 2 000 176

07. Lore Selatan 4 058 - - 928

08. Lore Barat 4 094 - - 809

09. Lore Utara 1 606 - 1 500 506

10. Lore Tengah 10 145 - - 1 237

11. Lore Timur 4 237 - - 2 519

12. Lore Peore 2 802 - - 781

13. Poso Pesisir 13 428 3 000 3 500 1 008

14. Poso Pesisir Selatan 6 524 - 750 159

15. Poso Pesisir Utara 14 517 1 750 1 500 512

16. Poso Kota 12 446 5 000 12 950 163

17. Poso Kota Selatan 7 969 500 500 153

18. Poso Kota Utara 6 995 1 000 1 500 141

19. Lage 28 264 2 000 7 000 312

Kab Poso 2011 223 096 14 250 43 200 11 913

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 217


Pertanian

Tabel

Table

218

6.4.4 Jumlah Pemotongan Ternak Besar menurut Jenis dan Kecamatan

Tahun 2011 (Ekor)

Number of Slaughtered Large Livestock by Kind and District 2011 (Tail)

Kecamatan

District

Sapi

Cow

Kerbau

Buffalo

Kuda

Horse

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 78 6 -

02. Pamona Barat 16 1 -

03. Pamona Tenggara 11 9 -

04. Pamona Utara 68 - -

05. Pamona Puselemba 87 2 -

06. Pamona Timur 43 5 -

07. Lore Selatan 32 11 9

08. Lore Barat 14 3 4

09. Lore Utara 47 2 -

10. Lore Tengah 43 12 3

11. Lore Timur 15 3 -

12. Lore Peore 11 - -

13. Poso Pesisir 55 - -

14. Poso Pesisir Selatan 39 - -

15. Poso Pesisir Utara 83 - -

16. Poso Kota 742 - -

17. Poso Kota Selatan 86 - -

18. Poso Kota Utara 24 - -

19. Lage 57 - -

Kab Poso 2011 1 551 54 16

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.4.5 Jumlah Pemotongan Ternak Kecil menurut Jenis dan Kecamatan

Tahun 2011 (Ekor)

Number of Slaughtered Small Livestock by Kinds and District 2011 (Tail)

Kecamatan

District

Kambing

Goat

Domba

Sheep

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 219

Babi

Pig

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 9 - 1 488

02. Pamona Barat - - 1 837

03. Pamona Tenggara - - 372

04. Pamona Utara - - 725

05. Pamona Puselemba 3 - 659

06. Pamona Timur - - 2 307

07. Lore Selatan - - 1 020

08. Lore Barat - - 213

09. Lore Utara - - 282

10. Lore Tengah - - 632

11. Lore Timur - - 299

12. Lore Peore - - 295

13. Poso Pesisir 29 - 386

14. Poso Pesisir Selatan 11 - 1 709

15. Poso Pesisir Utara 33 - 1 570

16. Poso Kota 51 - -

17. Poso Kota Selatan 22 - 343

18. Poso Kota Utara 15 - 35

19. Lage 10 - 4 041

Kab Poso 2011 183 - 18 213

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency


Pertanian

Tabel

Table

220

6.4.6 Jumlah Pemotongan Ternak Unggas menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Ekor)

Number of Slaughtered Poultry by Kinds and District 2011 (Tail)

Kecamatan

District

Ayam Kampung

Village Hen

Ayam Ras

Petelur

Eggs

Ayam Ras

Pedaging

Broiler

Itik

Duck

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 32 395 600 10 000 909

02. Pamona Barat 26 366 - - 296

03. Pamona Tenggara 18 220 - - 330

04. Pamona Utara 34 134 500 1 750 832

05. Pamona Puselemba 31 195 - 12 000 491

06. Pamona Timur 24 212 - 3 500 136

07. Lore Selatan 6 097 - - 714

08. Lore Barat 6 152 - - 623

09. Lore Utara 2 414 - 1 500 700

10. Lore Tengah 15 243 - - 1 043

11. Lore Timur 6 366 - - 2 057

12. Lore Peore 4 210 - - 1 217

13. Poso Pesisir 23 684 - 1 500 1 344

14. Poso Pesisir Selatan 11 765 - 750 123

15. Poso Pesisir Utara 26 180 100 1 100 394

16. Poso Kota 23 883 1 000 43 800 168

17. Poso Kota Selatan 14 370 - 1 000 118

18. Poso Kota Utara 12 560 - - 109

19. Lage 46 477 - 9 000 240

Kab Poso 2011 365 923 2 200 85 900 11 844

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.4.7 Produksi Daging Ternak Besar menurut Jenis dan Kecamatan

Tahun 2011 (Kg)

Production of Meat Large Livestockt by Kinds and District 2011 (Kg)

Kecamatan

District

Sapi

Cow

Kerbau

Buffalo

Kuda

Horse

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 5 203 1 500 -

02. Pamona Barat 1 067 250 -

03. Pamona Tenggara 734 2 500 -

04. Pamona Utara 4 536 - -

05. Pamona Puselemba 5 803 250 -

06. Pamona Timur 2 868 500 -

07. Lore Selatan 2 134 2 750 1 125

08. Lore Barat 934 750 500

09. Lore Utara 3 135 500 -

10. Lore Tengah 2 868 3 000 375

11. Lore Timur 1 001 750 -

12. Lore Peore 734 - -

13. Poso Pesisir 3 669 - -

14. Poso Pesisir Selatan 2 601 - -

15. Poso Pesisir Utara 5 536 - -

16. Poso Kota 49 491 - -

17. Poso Kota Selatan 5 736 - -

18. Poso Kota Utara 1 601 - -

19. Lage 3 802 - -

Kab Poso 2011 103 452 12 750 2 000

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 221


Pertanian

Tabel

Table

222

6.4.8 Produksi Daging Ternak Kecil menurut Jenis dan Kecamatan Tahun

2011 (Kg)

Production of Meat Small Livestockt by Kinds and District 2011 (Kg)

Kecamatan

District

Kambing

Goat

Domba

Sheep

Babi

Pig

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 122 - 86 899

02. Pamona Barat - - 107 281

03. Pamona Tenggara - - 21 725

04. Pamona Utara - - 42 340

05. Pamona Puselemba 41 - 38 486

06. Pamona Timur - - 134 729

07. Lore Selatan - - 59 568

08. Lore Barat - - 12 439

09. Lore Utara - - 16 469

10. Lore Tengah - - 36 909

11. Lore Timur - - 13 374

12. Lore Peore - - 17 228

13. Poso Pesisir 392 - 22 542

14. Poso Pesisir Selatan 149 - 99 806

15. Poso Pesisir Utara 446 - 91 688

16. Poso Kota 689 - -

17. Poso Kota Selatan 297 - 20 031

18. Poso Kota Utara 203 - 2 044

19. Lage 135 - 235 994

Kab Poso 2011 2 471 - 1 059 551

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.4.9 Produksi Daging Unggas menurut Jenis dan Kecamatan Tahun

2011 (Kg)

Production of Meat Poultry by Kinds and District 2011 (Kg)

Kecamatan

District

Ayam Kampung

Village Hen

Ayam Ras

Petelur

Eggs

Ayam Ras

Pedaging

Broiler

Itik

Duck

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan 53 452 1 125 21 000 1 364

02. Pamona Barat 43 504 - - 444

03. Pamona Tenggara 30 063 - 495

04. Pamona Utara 56 321 938 3 675 1 248

05. Pamona Puselemba 51 472 - 25 200 737

06. Pamona Timur 39 950 7 350 204

07. Lore Selatan 10 060 - - 1 071

08. Lore Barat 10 151 - - 935

09. Lore Utara 3 983 - 3 150 1 050

10. Lore Tengah 25 151 - - 1 565

11. Lore Timur 10 504 - - 3 086

12. Lore Peore 6 947 - - 1 826

13. Poso Pesisir 39 079 - 3 150 2 016

14. Poso Pesisir Selatan 19 412 - 1 575 182

15. Poso Pesisir Utara 43 197 188 2 310 591

16. Poso Kota 39 407 1 875 91 980 252

17. Poso Kota Selatan 23 711 - 2 100 177

18. Poso Kota Utara 20 724 - - 164

19. Lage 76 687 - 18 900 350

Kab Poso 2011 603 773 4 125 180 390 17 766

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 223


Pertanian

Tabel

Table

224

6.4.10 Produksi Kulit Ternak Besar menurut Jenis dan Kecamatan Tahun

2011 (Kg)

Production of Leather Large Livestockt by Kinds and District 2011(Kg)

Kecamatan

District

Sapi

Cow

Kerbau

Buffalo

Kuda

Horse

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 390 36 -

02. Pamona Barat 50 6 -

03. Pamona Tenggara 55 54 -

04. Pamona Utara 125 - -

05. Pamona Puselemba 430 12 -

06. Pamona Timur 80 30 -

07. Lore Selatan 165 66 45

08. Lore Barat 70 18 20

09. Lore Utara 235 12 -

10. Lore Tengah 50 72 15

11. Lore Timur 75 18 -

12. Lore Peore 50 - -

13. Poso Pesisir 115 - -

14. Poso Pesisir Selatan 75 - -

15. Poso Pesisir Utara 650 - -

16. Poso Kota 4 675 - -

17. Poso Kota Selatan 50 - -

18. Poso Kota Utara 75 - -

19. Lage 60 - -

Kab Poso 2011 7 475 324 80

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.4.11 Produksi Kulit Ternak Kecil menurut Jenis dan Kecamatan Tahun

2011 (Kg)

Production of Leather Small Livestock by Kinds and District 2011(Kg)

Kecamatan

District

Kambing

Goat

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 225

Babi

Pig

Domba

Sheep

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 12 - -

02. Pamona Barat - - -

03. Pamona Tenggara - - -

04. Pamona Utara - - -

05. Pamona Puselemba 4 - -

06. Pamona Timur - - -

07. Lore Selatan - - -

08. Lore Barat - - -

09. Lore Utara - - -

10. Lore Tengah - - -

11. Lore Timur - - -

12. Lore Peore - - -

13. Poso Pesisir 38 - -

14. Poso Pesisir Selatan 14 - -

15. Poso Pesisir Utara 43 - -

16. Poso Kota 66 - -

17. Poso Kota Selatan 29 - -

18. Poso Kota Utara 20 - -

19. Lage 13 - -

Kab Poso 2011 238 - -

Su Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency


Pertanian

Tabel

Table

226

6.4.12 Produksi Telur Unggas menurut Jenis dan Kecamatan Tahun 2011

(Kg)

Production of Egg Poultry by Kinds and District 2011(Kg)

Kecamatan

District

Ayam Kampung

Village Hen

Ayam Ras

Petelur

Eggs

Itik

Duck

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 11 978 29 200 3 316

02. Pamona Barat 9 749 - 1 778

03. Pamona Tenggara 6 737 - 2 335

04. Pamona Utara 9 938 14 600 3 480

05. Pamona Puselemba 11 534 - 2 776

06. Pamona Timur 8 935 - 960

07. Lore Selatan 2 254 - 5 062

08. Lore Barat 2 274 - 4 413

09. Lore Utara 892 - 2 760

10. Lore Tengah 6 483 - 6 747

11. Lore Timur 2 548 - 13 740

12. Lore Peore 1 557 - 4 260

13. Poso Pesisir 7 454 - 5 498

14. Poso Pesisir Selatan 3 624 - 867

15. Poso Pesisir Utara 8 065 - 2 793

16. Poso Kota 6 926 65 700 889

17. Poso Kota Selatan 4 427 7 300 835

18. Poso Kota Utara 3 886 - 769

19. Lage 15 702 21 900 1 702

Kab Poso 2011 124 983 138 700 64 980

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

6.4.13 PengirimanTernak Besar ke Propinsi Lain menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Kg)

Regional Export Large Livestockt by Kinds and District 2011(Kg)

Kecamatan

District

Sapi

Cow

Kerbau

Buffalo

Pertanian

Kuda

Horse

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan 20 6 -

02. Pamona Barat 4 1 -

03. Pamona Tenggara 3 8 -

04. Pamona Utara 17 - -

05. Pamona Puselemba 22 2 -

06. Pamona Timur 11 2 -

07. Lore Selatan 78 10 -

08. Lore Barat 32 3 -

09. Lore Utara 6 2 -

10. Lore Tengah 14 11 -

11. Lore Timur 5 3 -

12. Lore Peore 12 - -

13. Poso Pesisir 16 - -

14. Poso Pesisir Selatan 3 - -

15. Poso Pesisir Utara 25 - -

16. Poso Kota 10 - -

17. Poso Kota Selatan 11 - -

18. Poso Kota Utara 7 - -

19. Lage 36 - -

Kab Poso 2011 328 48 -

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 227


Pertanian

Tabel

Table

228

6.4.14 PengirimanTernak Kecil ke Propinsi Lain menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Kg)

Regional Exports Small Livestock by Kinds and District 2011(Kg)

Kecamatan

District

Kambing

Goat

Babi

Pig

Domba

Sheep

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan - - 221

02. Pamona Barat - - 273

03. Pamona Tenggara - - 55

04. Pamona Utara - - 98

05. Pamona Puselemba - - 108

06. Pamona Timur - - 394

07. Lore Selatan - - 152

08. Lore Barat - - 32

09. Lore Utara - - 42

10. Lore Tengah - - 94

11. Lore Timur - - 44

12. Lore Peore - - 74

13. Poso Pesisir 6 - 57

14. Poso Pesisir Selatan 2 - 254

15. Poso Pesisir Utara - - 234

16. Poso Kota - - -

17. Poso Kota Selatan - - 51

18. Poso Kota Utara - - -

19. Lage 3 - 625

Kab Poso 2011 11 - 2 808

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011


Tabel

Table

Pertanian

6.4.15 Pemasukan Unggas dari Propinsi Lain menurut Jenis dan

Kecamatan Tahun 2011 (Kg)

Regional Import of Poultry by Kinds and District 2011 (Kg)

Kecamatan

District

Ayam Kampung

Village Hen

Ayam Ras

Petelur

Eggs

Ayam Ras

Pedaging

Broiler

Itik

Duck

(1) (2) (3) (4) (5)

01. Pamona Selatan - 500 - -

02. Pamona Barat - - - -

03. Pamona Tenggara - - - -

04. Pamona Utara - 1 000 - -

05. Pamona Puselemba - - - -

06. Pamona Timur - - - -

07. Lore Selatan - - - -

08. Lore Barat - - - -

09. Lore Utara - - - -

10. Lore Tengah - - - -

11. Lore Timur - - - -

12. Lore Peore - - - -

13. Poso Pesisir - - - -

14. Poso Pesisir Selatan - 2 600 - -

15. Poso Pesisir Utara - 1 500 - -

16. Poso Kota - 4 500 - -

17. Poso Kota Selatan - 550 - -

18. Poso Kota Utara - 800 - -

19. Lage - 2 000 - -

Kab Poso 2011 - 13 450 - -

Sumber : Dinas Peternakan, Perikanan dan Keswan Kabupaten Poso

Source : Livestock, Fishery,Animal’s Health Service of Poso Regency

Kabupaten Poso Dalam Angka 2011 229


Pertanian

6.5 Perikanan/Fishery

Tabel

Table

230

6.5.1 Perikanan Laut menurut Kecamatan Tahun 2011

Marine Fisher by District, 2011

Kecamatan

District

Nelayan

Fisherman

(Person)

Produksi

Production

(Ton)

Nilai

Value

(000Rupiahs)

(1) (2) (3) (4)

01. Pamona Selatan - - -

02. Pamona Barat - - -

03. Pamona Tenggara - - -

04. Pamona Utara - - -

05. Pamona Puselemba - -

06. Pamona Timur - - -

07. Lore Selatan - - -

08. Lore Barat - - -

09. Lore Utara - - -

10. Lore Tengah - - -

11. Lore Timur - - -

12. Lore Peore - - -

13. Poso Pesisir 377 285,35 4 664 723

14. Poso Pesisir Selatan - - -

15. Poso Pesisir Utara 507 325,13 5 315 022

16. Poso Kota 529 296,98 4 854 843