buku-1-sistem-pendidikan-di-inggris_edisi-1_2012-09-25

ppiukofficial

buku-1-sistem-pendidikan-di-inggris_edisi-1_2012-09-25

2. Pendidikan di Inggris

Berdasarkan undang-undang yang diatur Childcare Act 2006, saat ini telah

diberlakukan sistem Early Years Foundation Stage (EYFS). EYFS ditujukan untuk bayi

sejak lahir hingga usia 5 tahun. Terdapat enam bidang pembelajaran dan

pengembangan, yaitu: pengembangan pribadi, sosial, dan emosi; komunikasi, bahasa

dan melek huruf; pemecahan masalah, reasoning dan angka; pengetahuan umum dan

pemahaman terhadap dunia; olah raga; dan pengembangan kreatifitas [3].

Tahap paling awal pendidikan di jenjang ini diberikan secara paruh waktu, sampai

dengan 12 jam seminggu. Kurikulum perkembangan anak disusun dalam beberapa

bidang pembelajaran, seperti [9] :

Lembaga Pendidikan di Irlandia Utara

Tanggung jawab di tingkat nasional untuk urusan pendidikan dibagi dua di

Irlandia Utara. Urusan pendidikan primer dan sekunder dipegang oleh

Departemen Pendidikan (Department of Education - DE), sedangkan untuk

urusan pendidikan lanjutan dan tinggi dipegang oleh Department for

Employment and Learning (DEL). Untuk sektor pendidikan tinggi, DEL

didukung dalam hal perencanaan dan pembiayaan bidang pendidikan

oleh Northern Ireland Higher Education Council (NIHEC). Biaya langsung

untuk riset masih diatur oleh UK Research Councils yang menginduk ke

Departemen Bisnis, Inovasi dan Skills (BIS) pemerintah pusat. Fungsi

inspeksi atau pemeriksaan kualitas pendidikan dipegang oleh suatu badan

yang dinamakan The Education and Training Inspectorate (ETI). Perihal

urusan kurikulum, ujian dan kualifikasi diatur oleh suatu badan dibawah

Departemen Pendidikan yang dinamakan Council for the Curriculum,

Examinations and Assessment (CCEA). Di tingkat pendidikan tinggi,

penjaminan mutu pendidikan diawasi oleh badan Quality Assurance

Agency (QAA) [16].

Di tingkat daerah, pengelolaan pendidikan berada dibawah lima Education

and Library Boards (ELBs). Di tingkat lembaga sekolah, arah pengelolaan

pendidikan dilakukan oleh Boards of Governors sekaligus alokasi

pembiayaan pendidikan. Untuk tingkat pendidikan lanjutan dan tinggi,

lembaga memiliki hak otonomi penuh [16].

14

A t d i k b u d l o n d o n . c o m

Similar magazines