organisasi standar - Komunitas Blogger Unsri - Universitas Sriwijaya

blog.unsri.ac.id

organisasi standar - Komunitas Blogger Unsri - Universitas Sriwijaya

International Organization for Standardization ( ISO)

ORGANISASI STANDAR

By DONI IRAWAN

email: doni.irawan39@yahoo.com

KOMUNITAS BLOGGER UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Organisasi Internasional untuk Standardisasi (bahasa Inggris: International Organization for Standardization disingkat ISO

atau Iso) adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap

negara. Pada awalnya, singkatan dari nama lembaga tersebut adalah IOS, bukan ISO. Tetapi sekarang lebih sering memakai

singkatan ISO, karena dalam bahasa Yunani isos berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau

isonomi.

Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO, yang merupakan

lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional

untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM Bank,

ukuran dan ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka mengundang wakil anggotanya

dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis (TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG).

Meski ISO adalah organisasi nonpemerintah, kemampuannya untuk menetapkan standar yang sering menjadi hukum melalui

persetujuan atau standar nasional membuatnya lebih berpengaruh daripada kebanyakan organisasi non-pemerintah lainnya,

dan dalam prakteknya ISO menjadi konsorsium dengan hubungan yang kuat dengan pihak-pihak pemerintah. Peserta ISO

termasuk satu badan standar nasional dari setiap negara dan perusahaan-perusahaan besar.

ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) yang bertanggung jawab terhadap standardisasi

peralatan elektronik.

Penerapan ISO di suatu perusahaan berguna untuk:

● Meningkatkan citra perusahaan

● Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan

● Meningkatkan efisiensi kegiatan

● Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan

perbaikan (plan, do, check, act)

● Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan

● Mengurangi risiko usaha

● Meningkatkan daya saing

● Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan

● Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal

Sumber Data :

http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_Internasional_untuk_Standardisasi

.O { color: black; font-size: 149%; }a:link { color: red ! important; }a:active { color: rgb(255, 207, 1) ! important; }a:visited {

color: rgb(51, 51, 204) ! important; }.sld { left: 0px ! important; width: 6in ! important; height: 4.5in ! important; font-size: 103% !

important; }


nInternational Telecommunications Union-Telecommunication Standards Section (ITU-T).

ITU-T adalah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa terkemuka untuk masalah teknologi informasi dan komunikasi, dan titik

fokus global untuk pemerintah dan sektor swasta dalam mengembangkan jaringan dan layanan. Selama 145 tahun, ITU telah

berkoordinasi penggunaan global bersama dari spektrum radio, mempromosikan kerjasama internasional dalam menentukan

orbit satelit, bekerja untuk meningkatkan infrastruktur telekomunikasi di negara berkembang, menetapkan standar di seluruh

dunia yang mendorong mulus interkoneksi dari berbagai macam sistem komunikasi dan membahas tantangan global zaman

kita, seperti perubahan iklim dan cybersecurity penguatan. ITU-T juga menyelenggarakan pameran di seluruh dunia dan

regional dan forum, seperti DUNIA ITU TELECOM, membawa bersama wakil pemerintah yang paling berpengaruh dan

telekomunikasi dan industri TIK untuk bertukar ide, pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan masyarakat global, dan

khususnya berkembang dunia. Dari Internet broadband untuk teknologi nirkabel generasi terbaru, dari navigasi penerbangan

dan maritim untuk radio astronomi dan meteorologi berbasis satelit, dari konvergensi di telepon fixed-mobile, akses internet,

data, suara dan siaran TV untuk jaringan generasi mendatang, ITU berkomitmen untuk menghubungkan dunia.

peran ITU-T dalam komunikasi global Setiap kali seseorang mengambil telepon dan memutar nomor, menjawab panggilan

ponsel, mengirim faks atau menerima e-mail, mengambil pesawat atau kapal, mendengarkan radio atau menonton program

televisi favorit, mereka manfaat dari telekomunikasi universal dan kerangka TIK diberlakukan oleh International

Telecommunication Union (ITU). ITU-T telah berada di ujung tombak teknologi informasi dan komunikasi, mendefinisikan dan

mengadopsi standar teknis global setuju bahwa telah memungkinkan industri untuk menghubungkan orang dan peralatan

mulus di seluruh dunia. Hal ini juga berhasil di seluruh dunia diatur menggunakan spektrum frekuensi radio, memastikan

semua komunikasi nirkabel internasional tetap bebas interferensi untuk memastikan relay informasi penting dan data

ekonomi di seluruh dunia. Ujung tombak pembangunan telekomunikasi dalam skala global, ITU-T juga mendorong

penyebaran telekomunikasi di negara-negara berkembang dengan memberikan nasihat mengenai kebijakan pembangunan,

kerangka peraturan dan strategi, dan menyediakan bantuan teknis khusus di bidang transfer teknologi, cybersecurity,

manajemen, pembiayaan, instalasi dan pemeliharaan jaringan, mitigasi bencana, dan pembangunan kapasitas. ITU-T

prestasi terbesar tidak diragukan lagi peran penting yang telah dimainkan dalam penciptaan jaringan telekomunikasi

internasional - artefak buatan terbesar yang pernah dibuat. Hari ini, berkat munculnya internet, telepon mobile wireless,

strategi konvergensi dan banyak lagi, jaringan ini membuat kita tetap berhubungan, membawa kita berita dunia dan hiburan,

menyediakan akses ke toko global yang sangat besar informasi, dan mendukung ekonomi global. Ini tidak akan ada tanpa

kerja ITU.

sumber data :

http://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.itu.int/ITU-T/&ei=vStjTbv3A4nsrAfjiaX8AQ&sa=X&oi=translate&ct=re

.O { color: black; font-size: 149%; }a:link { color: red ! important; }a:active { color: rgb(255, 207, 1) ! important; }a:visited {

color: rgb(51, 51, 204) ! important; }.sld { left: 0px ! important; width: 6in ! important; height: 4.5in ! important; font-size: 103% !

important; }

American National Standards Institute (ANSI)

ANSI C adalah sebuah standar yang dibuat oleh American National Standard Institute (ANSI) untuk bahasa pemrograman C.

Tujuannya adalah agar bahasa pemrograman C lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar

bahasa C.

ANSI C adalah standar bahasa C pertama.

Sumber Data :


http://id.wikipedia.org/wiki/ANSI_C

.O { color: black; font-size: 149%; }a:link { color: red ! important; }a:active { color: rgb(255, 207, 1) ! important; }a:visited {

color: rgb(51, 51, 204) ! important; }.sld { left: 0px ! important; width: 6in ! important; height: 4.5in ! important; font-size: 103% !

important; }

Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)

IEEE adalah organisasiinternasional, beranggotakan para insinyur, dengan tujuan untuk mengembangan teknologi untuk

meningkatkan harkat kemanusiaan.

Sebelumnya IEEE memiliki kepanjangan yang dalam Indonesia berarti Institut Insinyur Listrik dan Elektronik (Institute of

Electrical and Electronics Engineers). Namun kini kepanjangan itu tak lagi digunakan, sehingga organisasi ini memiliki nama

resmi IEEE saja.

IEEE adalah sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli di bidang teknik yang mempromosikan

pengembangan standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi-teknologi baru dalam semua

aspek dalam industri dan rekayasa (engineering), yang mencakup telekomunikasi, jaringan komputer, kelistrikan, antariksa,

dan elektronika.

IEEE memiliki lebih dari 300.000 anggota individual yang tersebar dalam lebih dari 150 negara. Aktivitasnya mencakup

beberapa panitia pembuat standar, publikasi terhadap standar-standar teknik, serta mengadakan konferensi.

IEEE Indonesia Section berada pada IEEE Region 10 (Asia-Pasifik). Ketua IEEE Indonesia Section tahun 2009-2010 adalah

Arnold Ph Djiwatampu. Saat ini IEEE Indonesia Section memiliki beberapa chapter, yaitu:

● Chapter Masyarakat Komunikasi (Communications Society Chapter)

● Chapter Masyarakat Sistim dan Sirkuit (Circuits and Systems Society Chapter)

● Chapter Teknologi Bidang Kesehatan dan Biologi (Engineering in Medicine and Biology Chapter)

● Chapter Gabungan untuk Masyarakat Pendidikan, Masyarakat Peralatan Elektron, Masyarakat Elektronik Listrik, dan

Masyarakat Pemroses Sinyal (Join Chapter of Education Society, Electron Devices Society, Power Electronics Society,

Signal Processing Society)

● Chapter Gabungan MTT/AP-S (Joint chapter MTT/AP-S).

Sumber Data :

http://id.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Electrical_and_Electronics_Engineers

sumber: http://www.crayonpedia.org/mw/PROTOKOL_DAN_STANDAR_JARINGAN_12.1_Pramudi_utomo

More magazines by this user
Similar magazines