teknik pengecoran jilid 2 smk

bos.fkip.uns.ac.id

teknik pengecoran jilid 2 smk

Teknik pengecoran logam

SINOPSIS

Buku teks ini merupakan salah satu referensi untuk membantu

siswa SMK dalam mencapai kompetensi kejuruan dibidang pengecoran

logam yang mencakup berbagai aspek prasyarat kerja yang harus

dipelajari dan dikuasai sehingga dapat melakukan kegiatan praktik sesuai

dengan ketentuan prosedur kerja yang benar.

Melalui buku Teks ini sedikitnya akan memberi gambaran kepada

peserta didik khususnya siswa SMK untuk mencari dan mengembangkan

pengetahuan dan keterampilannya serta memperkaya wawasan

keilmuannya dari berbagai sumber yang relevan, yang tidak dimuat pada

Buku Teks ini.

Buku Teks ini disusun berdasarkan analisis persyaratan

penguasaan materi pendukung yang secara utuh harus dimiliki siswa

SMK sebagai calon tenaga kerja yang akan bekerja pada bidang

pengecoran logam, antara lain meliputi pemahaman teoritis tentang :

1. Bahan-bahan teknik yang terdiri atas bahan alam, bahan tiruan,

bahan logam dan bahan non-logam, logam ferro dan logan non-ferro

dari berbagai sifat dan karakteritiknya yang dapat dipilih dan

digunakan sebagai bahan pembuat cetakan model (pattern) melalui

pencetakan pasir (sand-cast), cetakan logam (die-cast), serta sebagai

bahan baku produk pengecoran, antara lain sifat mekanik secara

umum, berat jenis, dan titik cair (melting point) dari berbagai jenis

logam.

2. Bahan logam menjadi bagian pembahasan yang luas dan

memerlukan pengembangan yang lebih aplikatif oleh guru dan siswa

disekolah melalui pengalaman secara praktis, khususnya dalam

memformulasikan bahan-bahan tersebut menjadi produk pengecoran

yang dapat memenuhi kualitas mutu yang disyaratkan.

3. Membaca dan menggunakan gambar teknik merupakan materi

pendukung pelaksanaan pekerjaan bagi operator mesin maupun

tenaga kerja pengecoran logam, pada gambar teknik khususnya

gambar kerja memuat berbagai informasi pekerjaan yang meliputi

dimensional geometris dan berbagai persyaratannya termasuk

besaran penyimpangan yang diizinkan, allowance yang harus

dipersiapkan dalam pembuatan cetakan yang berhubungan dengan

kemungkinan terjadinya perubahan ukuran yang disebabkan oleh

adannya penyusustan, bending, pengerjaan mesin (machining) dan

lain-lain, dimana gambar kerja akan memandu kita dalam

menentukan langkah-langkah kerja, dengan mesin jenis apa benda

Hardi Sudjana Page x

More magazines by this user
Similar magazines