teknik pengecoran jilid 2 smk

bos.fkip.uns.ac.id

teknik pengecoran jilid 2 smk

Teknik pengecoran logam

Gambar 6.24 Pengisian pasir cetak tahap ke 2

rata pada rangka cetakan bawah (drag)

f) Untuk selanjutnya kita akan membentuk cetakan kedua yakni bagian

cetakan pada cope, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan

pembentukan cetakan pada cetakan bawah (drag), dimana proses

pembentukan cope ini rangka cetak atas (cope) juga diposisikan

seperti dalam pembentukan cetakan atas (drag).)lihat gambar 56

berikut.

Pada bentuk benda sebagaimana diperlihatkan pada gambar

6.18a dan 6.18b yang memilki “naf” lebih panjang dari pada 6.18a

serta telah terbentuk pada drag, hal ini dimaksudkan agar

mempermudah dalam proses pengecorannya. Maka untuk Cope ini

digunakan untuk membuat cetakan dari bentuk model 6.18a. Pada

cetakan yang dibuat pada cope ini selain bentuk model juga

ditempatkan saluran-saluran, seperti saluran penuangan (pengisian),

saluran isap, dan saluran pembuang gas. Oleh karena peralatan

untuk pembuatannya harus dipersiapkan terlebih dahulu serta harus

dirancang sedemikian rupa posisi saluran-saluran tersebut serta

dipilih salah satu metoda yang tepat agar proses penuangan

menghasilkan produk yang memuaskan, karena kesalahan dalam

memposisikan saluran-saluran ini akan mengakibatkan terjebaknya

udara atau gas sehingga hasil tuangan akan kropos (lihat pada uaian

pembahasan berikutnya)

Hardi Sudjana Page 171

More magazines by this user
Similar magazines