teknik pengecoran jilid 2 smk

bos.fkip.uns.ac.id

teknik pengecoran jilid 2 smk

Teknik pengecoran logam

Kata Pengantar

Pengecoran logam merupakan salah satu metoda pembentukan

benda kerja atau bahan baku benda kerja yang telah sejak lama

dilakukan bahkan jauh sebelum berkembangnya Ilmu pengetahuan dan

teknologi sebagaimana bukti-bukti yang ditemukan oleh archaeologist

berupa benda kuno seperti koin-koin emas, perak dan perunggu dalam

bentuk tiga dimensi dibuat melalui proses pengecoran, artinya paling

tidak proses pengecoran sudah dilakukan sejak berkembangnya

peradaban manusia.

Dalam berbagai hal benda-benda kerja yang dibentuk melalui

proses pengecoran memiliki keunggulan baik sifat maupun efisiensinya

pembentukannya, bahkan tidak dimiliki oleh bahan yang dibentuk dengan

cara lain, misalnya pada besi/baja tempa, dimana benda-benda tuangan

(hasil pengecoran) sifat-sifatnya dapat ditentukan oleh formulasi

campuran dan dapat diperbaiki menurut kebutuhan kita, bentuk dan

dimensinya dapat dibentuk melalui pengecoran ini, misalnya ronggarongga,

saluran-saluran dan lain-lain yang mungkin tidak dapat dilakukan

dengan cara lain, dengan demikian benda tuangan berkembang sejalan

dengan moderenisasi teknologi itu sendiri hal ini dikarenakan benda

tuangan memiliki keunggulan dan dapat diterima diberbagai jenis produk,

seperti permesinan, automotif, listrik dan elektronik, konstruksi/ bangunan

gedung, assesoris dan lain-lain. Namun demikian jika kita lihat industri

manufaktur yang bergerak dibidang pengecoran ini jumlahnya masih

relative kecil dengan kualitas produknya pun masih rendah walaupun ada

produk dengan kualitas tinggi tetapi masih dengan teknologi luar negeri.

Hal ini menjadi tantangan bagi kita semua agar dapat berkompetisi

dengan bangsa lain terutama dalam era globalisasi seperti sekarang ini.

Buku teks ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk

mengejar ketertinggalan sebagaimana disebutkan yang diharapkan

menjadi bahan rujukan sebagai dasar pengembangan teknik pengecoran

di SMK untuk dikembangkan dan disempunakan melalui temuan-temuan

dalam praktik di sekolah serta memotivasi pelaku-pelaku pendidikan di

sekolah khususnya guru praktik untuk senantiasa mengembangkan

materi bahan ajar sesuai dengan bidangnya, memberikan kritik dan saran

untuk menyempurnakan dan melengkapi buku teks ini agar dapat

membekali peserta didik secara optimal.

Akhirnya penulis berharap mudah-mudahan buku teks ini ada

guna dan manfaatnya dalam pengembangan teknologi khususnya

dibidang pengecoran logam dan pendidikan teknologi pada umumnya.

Hardi Sudjana Page i

More magazines by this user
Similar magazines