teknik pengecoran jilid 2 smk

bos.fkip.uns.ac.id

teknik pengecoran jilid 2 smk

Teknik pengecoran logam

Disamping itu pula produk hasil pencetakan harus mudah

dikeluarkan dari dalam cetakannya. Untuk kebutuhan ini sebagai

bahan cetakan (dies) dipilih dari baja paduan (alloy steel) misalnya:

“heat resistant steels”, yang diproduksi BŌHLER dengan Standar

SAE (AISI)-310/314 (30310) type : ANTI THERM FFB/FF, SAE

(AISI) 305/309 (-30309) atau sejenis dari produser baja yang

lainnya, atau dapat pula menggunakan baja tuang dengan

kandungan fosphor dan sulphur atau besi tuang perlitis.

Pembuatan Dies ini memerlukan biaya yang cukup mahal

serta pengguaan Mesin dan peralatan khusus serta disain yang

cermat, namun demikian perkembangan teknologi dan rekayasa

industri melalui system Computerisasi rancangan dan manufactur

(CAD/CAM), pemakaian mesin EDM dan lain-lain, pembuatan dies

relatif menjadi lebih mudah. Oleh karena itu die Casting biasanya

diterapkan dalam pembuatan produk-produk dengan tingkat

ketelitian tinggi dan produksi terus menerus (mass production) atau

produksi dengan jumlah banyak dan seragam.

Dalam perkembangannya pemakaian mesin pembuat cetakan

logam ini mengalami kemajuan yang pesat mengingat proses

pembentukan melalui pengecoran dapat dipertimbangkan sebagai

suatu proses yang cukup efisien dengan menghasilkan produk

dengan kualitas yang dikendalikan sejak bahan berbentuk bahan

baku yang diformulasikan secara sistematis, proses pembentukan

melalui pemesinan serta memungkinkan diperbaiki sifatnya melalui

proses perlakuan panas. Namun untuk itu pula diperlukan berbagai

kemampuan serta senantiasa mengembangkannya sesuai dengan

kebutuhan dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

B. Proses peleburan (pencairan) logam tuangan (cor)

1. Berat Jenis, titik Cair dan koefisien kekentalan

Sebagaimana telah diuraikan pada bab III bahwa Besi

tuang (cast Iron) ialah paduan dari besi dengan lebih dari 1,7 %

Karbon, biasanya kadar Karbon ini berada pada kisaran antara

2,4 hingga 4 %. Merupakan bahan yang relatif mahal, untuk

bahan yang diproduksi dari besi mentah cair, atau besi/baja tua,

ini merupakan produksi Besi tuang yang memiliki fungsi mekanis

sangat penting dan diproduksi dalam jumlah besar. Prosesnya

sering dilakukan dengan cara menambahkan unsur graphite

kedalam “ladle”sebagai pengendali. Paduan Besi tuang (Alloy

Iron Castings) bahannya telah dilakukan penghalusan (refined)

dan pemaduan besi mentah (pig Iron). Dalam proesnya

peleburan bahan logam ini tidak terlalu sulit terutama untuk

Hardi Sudjana Page 177

More magazines by this user
Similar magazines