teknik pengelasan kapal jilid 2 smk

bos.fkip.uns.ac.id

teknik pengelasan kapal jilid 2 smk

Tingkat patahan

rapuh

(%)

Tenaga terserap, vE

(kgf.m)(J)

Temperatur uji hentakan

o

(C)

Gambar V.6 Temperatur peralihan

dalam uji hentakan charpy

4. Uji Kekerasan

Tingkat patahan pipa

saluran

(%)

TEKNOLOGI LAS KAPAL

Arah hentakan

(b) Spesimen No. 4

Gambar V.7 Spesiman rapuh

uji hentakan charpy

Kekerasan material logam merupakan faktor penting dalam

menentukan sifat-sifat mekanis dari material tersebut. Uji kekerasan,

seperti halnya uji tarik, seringkali dilaksanakan. Pada sebagian besar dari

bermacam-macam metode uji kekerasan seperti tampak pada Tabel. V.4,

spesimen bergantung pada tekanan dari unsur lain (intan atau bola baja),

dan ukuran lekukan yng terbentuk di dalam spesimen diukur dan

dikonversikan dengan menghitung kekerasannya. Karena daerah las

dipanaskan dan didinginkan dengan cepat, maka daerah yang terkena

panas akan menjadi keras dan rapuh. Kekerasan maksimal pada daerah

las yang diukur dengan uji kekerasan digunakan sebagai dasar

penentuan kondisi-kondisi sebelum dan sesudah pemanasan yang akan

dilakukan untuk mencegah retakan hasil pengelasan. Gb. V.8

menunjukkan kekerasan maksimal pada daerah las yang telah dipanasi

pada baja dengan kuat tarik tinggi yang diukur dengan uji Vickers.

Retakan las dapat dicegah jika kondisi-kondisi pengelasan diatur

sehingga nilai kekerasan maksimalnya tidak melebihi 350Hv.

447

More magazines by this user
Similar magazines