teknik pengelasan kapal jilid 2 smk

bos.fkip.uns.ac.id

teknik pengelasan kapal jilid 2 smk

TEKNOLOGI LAS KAPAL

Untuk mesin las busur listrik AC, sisi arus masuk (sisi pertama)

sesuai dengan tegangan 200-220V satu fase, sedangkan arus keluar

sesuai dengan tegangan 65-95V tanpa beban.

Menurut hukum Ohm:

Di mana,

I : Arus yang mengalir ke dalam tubuh operator

E : Tegangan (V) tanpa beban dari mesin las busur listrik;

sekitar 80V untuk mesin las nilai arus keluar 300A

R1 : Tahanan hubungan arus antara tangan dengan gagang

elektrode atau batang las (W)

R2 : Tahanan arus pada tubuh manusia (W)

R3 : Tahanan hubungan arus antara kaki dan bumi (W)

Walaupun demikian, tahanan arus R1, R2 dan R3 bergantung pada

situasi. Misalnya, tahanan arus listrik pada tubuh R2 dibagi menjadi

tahanan pada kulit dan tahanan pada tubuh manusia. Tahanan arus listrik

pada kulit, dengan kulit yang kering dan keras, kira-kira 10000W. Namun

demikian, jika kulit itu berkeringat, maka nilainya berkurang setengahnya

dan jika kulit itu basah, maka nilainya turun drastis menjadi 1/25. Secara

umum, sesuai dengan situasinya, tahanannya adalah sekitar 500W.

Dengan demikian:

(a) Jika kulit operator kering dan ia mengenakan sarung tangan

pelindung serta sepatu pengaman, maka tahanannya dihitung

sebagai berikut:

R1 = 20.000 W

R2 = 500~1.000 W

R3 = 30.000 W

I = Kurang lebih 1,6 A. Arus listrik dianggap tidak berbahaya

bagi tubuh manusia.

(b) Jika tubuh manusia berkeringat, I = kurang lebih 17,1mA, yang bisa

menimbulkan bahaya bagi nyawa manusia. Walaupun demikian,

otot-otot dan urat syaraf yang dialiri arus listrik dapat dianalisis

tetapi tidak dapat dipindahkan, sehingga operator tidak dapat

melepaskan batang las yang disentuhnya.

471

More magazines by this user
Similar magazines