teknik perencanaan gizi makanan jilid 1 smk

bos.fkip.uns.ac.id

teknik perencanaan gizi makanan jilid 1 smk

42

Gambar 2.13: Padi juga sumber protein

Keadaan seperti ini sebenarnya berbahaya, karena

apabila dalam menu jumlah beras berkurang, maka dengan

sendirinya kadar protein dalam makanan juga akan berkurang.

Inilah yang menjadi sebab mengapa dalam masa paceklik sering

timbul bahaya busung lapar. Mutu protein beras dianggap

teringgi diantara serealia terutama kandungan lisinnya.

Protein dalam bahan makanan yang dikonsumsi manusia

akan diserap oleh usus dalam bentuk asam amino. Kadangkadang

beberapa asam amino yang merupakan peptida dan

molekul-molekul protein kecil dapat juga diserap melalui dinding

usus, masuk ke dalam pembuluh darah.

Hal semacam inilah yang akan menimbulkan reaksi-reaksi

alergik dalam tubuh yang sering kali timbul pada orang yang

makan bahan makanan yang mengandung protein hewani

seperti susu, ikan laut, udang, telur, dan sebagainya.

2) Kacang-kacangan

Satu-satunya bahan makanan yang dapat menambah

jumlah protein dalam makanan penduduk yang harganya sedikit

lebih murah dari harga daging, ikan dan sebagainya,adalah

bahan makanan dari jenis kacang-kacangan, terutama kacang

kedele.

Kadar protein dalam kacang kedele cukup tinggi yaitu 40

%, sedangkan kadar lemaknya 21 %.Tingginya kadar lemak

dalam jenis kacang-kacangan ini sering menimbulkan kesukaran

dalam pencernaan, sehingga pemakaian kacang kedelai harus

dalam jumlah yang agak terbatas.

Protein yang banyak pada kacang-kacangan adalah

globulin. Disamping itu didalam kacang kedelai terdapat sejenis

enzim, yaitu enzim anti tripsin yang bekerja menghambat

pekerjaan tripsin dalam usus untuk mencernakan protein.Tetapi

enzim ini tidak akan aktif apabila dipanaskan.

More magazines by this user
Similar magazines