Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

mengurus anak-anak mereka sendiri dan

mengembangkan penempatan yang permanen yang

sesuai apabila pengasuhan keluarga tidak

memungkinkan. Reformasi dalam sistem kesejahteraan

sosial anak ini mendorong para profesional untuk

meyakini bahwa tidak ada anak yang boleh diadopsi, dan

usaha-usaha untuk menemukan rumah permanen bagi

anak-anak yang memiliki kebutuhan-kebutuhan khusus

telah membeikan suatu makna baru di dalam

penyelenggaraan pelayanan-pelayanan. Filosofi ini

memandu pemrograman pelayanan-pelayanan:

• Idealnya, anak harus tetap tinggal di rumahnya

dengan dukungan pelayanan keluarga yang sesuai.

• Apabila keselamatan anak mengharuskannya untuk

tinggal sementara di luar rumah, usaha-usaha

pelayanan harus menitikberatkan “reunifikasi” anak

dengan keluarganya secepat mungkin.

• Pekerja sosial harus mulai mencabut hak-hak

pengasuhan dan mengusahakan rencana-rencana

permanen bagi anak apabila usaha-usaha reunifikasi

gagal.

Undang-undang yang sama menegaskan pelayananpelayanan

untuk mejamin keberhasilan usaha-usaha

perencanaan permanensi, termasuk pelayanan-pelayanan

yang berbasiskan rumah, pelayanan-pelayanan

pengangkatan anak, orangtua asuh, dan pelayananpelayanan

yang berbasiskan panti.

Undang-undang tentang penganiayaan anak bermula

dengan pengesahan Undang-undang Pencegahan dan

Perlakuan Penganiayaan Anak pada tahun 1974.

Undang-undang ini telah direvisi dan diubah beberapa

kali. Pelayanan-pelayanan yang dijamin di dalam

amandemen tahun 1996 merinci suatu pendekatan yang

komprehensif yang

• Mengintegrasikan pekerjaan badan-badan dan

lembaga-lembaga pelayanan sosial, hukum,

kesehatan, kesehatan jiwa, pendidikan, dan

penyalahgunaan obat-obatan

469

More magazines by this user
Similar magazines