Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

488

bagi pilihan-pilihan kehidupan yang positif. Suatu profil

ketahanan antara lain meliputi karakteristik para anakanak

muda itu sendiri dan lingkungan sosial mereka,

termasuk keluarga, sekolah, dan masyarakat dimana

mereka menjadi anggotanya (Bernard, 1992;

(McWhirter, McWhirter, McWhirter, & McWhirter,

1998; dalam DuBois & Miley, 2005: 400).

Karakteristik pribadi anak-anak muda yang memiliki

ketahanan meliputi faktor-faktor yang berkaitan dengan

kompetensi sosial, keterampilan-keterampilan

pemecahan masalah, otonomi, dan rasa memiliki tujuan

dan masa depan (Bernard, 1992, dalam DuBois & Miley,

2005: 400). Kompetensi sosial anak-anak muda meliputi

kemampuan-kemampuan mereka dalam berelasi dan

berkomunikasi dengan orang lain secara efektif. Ini

sering meliputi syarat-syarat seperti “responsivitas,

fleksibilitas, empati dan kepedulian, keterampilanketerampilan

komunikasi, rasa humor, dan perilakuperilaku

prososial lainnya” (h. 400). Selain itu, anakanak

muda yang lebih fleksibel dan dapat menyesuaikan

diri, dan yang memiliki rasa humor “cenderung

mengembangkan relasi yang lebih positif dengan orang

lain, termasuk persahabatan dengan teman-teman

sebaya” (h. 400). Keterampilan-keterampilan

pemecahan masalah meliputi kemampuan-kemampuan

anak-anak muda dalam memecahkan masalah-masalah

sosial dan kognitif dengan berpikir “secara abstrak,

reflektif, dan fleksibel” (h. 400) dan kemauan serta

kemampuan untuk menjajaki solusi-solusi alternatif.

Otonomi mengacu kepada rasa “identitas dan

kemampuan untuk bertindak secara bebas dan memiliki

beberapa kendali atas lingkungannya” (h. 400).

Terakhir, rasa memiliki tujuan dan masa depan meliputi

“harapan-harapan yang sehat, mengarah kepada tujuan,

berorientasi keberhasilan, memiliki motivasi berprestasi,

memenuhi aspirasi-aspirasi pendidikan, tabah, penuh

pengharapan, tangguh, memiliki keyakinan akan suatu

masa depan yang cerah, rasa antisipasi, rasa masa depan

yang mendorong, dan rasa masuk akal” (h. 400). Suatu

rasa memiliki tujuan dan masa depan adalah “peramal

yang paling kuat terhadap hasil yang positif” (h. 400).

More magazines by this user
Similar magazines