Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

Gutheil dan Congress (2000: 42, dalam DuBois & Miley,

2005: 430) mengingatkan bahwa melebih-lebihkan

penuaan yang berhasil dapat mendorong kita

mengevaluasi orang-orang lanjut usia itu dengan

kecacatan dan kelemahan-kelemahan kognitif yang

negatif. Barangkali bagus juga bahwa individu-individu

mendemonstrasikan kekuatan-kekuatan, daya suai, dan

ketahanan yang luar biasa dalam menghadapi kesulitankesulitan

ini. “Ketahanan (resilience) pada usia lanjut

dapat dipandang sebagai kemampuan untuk

mempertahankan kehidupan dan mengatasi sejumlah

stresor utama, termasuk penyakit, kecacatan, dan

serangkaian kehilangan utama lainnya” h. 430). Faktorfaktor

yang menyumbang bagi ketahanan antara lain

ialah strategi-strategi menghadapi tantangan-tantangan

yang dapat memberikan makna stres, rasa penguasaan,

fleksibilitas, dan akses kepada dukungan social.

Sejumlah studi mengindikasikan bahwa rasa kendali

pribadi, bukan kesehatan saja, memainkan suatu peran

yang signifikan dalam mempromosikan suatu rasa

kesejahteraan psikologis yang positif (Smith et al., 2000,

dalam DuBois & Miley, 2005: 430). “Ketahanan

didorong oleh ketergantungan dengan orang lain dan

didasarkan pada kemampuan untuk menyesuaikan diri

dengan tuntutan-tuntutan yang berubah” Gutheil dan

Congress (2000: 44-45, dalam DuBois & Miley, 2005:

430-431). Memodifikasikan lingkungan agar sesuai

dengan kebutuhan-kebutuhan individu juga memainkan

suatu peran dalam mendorong ketahanan. Prinsipprinsip

praktek yang mempromosikan ketahanan antara

lain ialah sebagai berikut:

o Mengidentifikasikan indikator kekuatan-kekuatan

dan ketahanan pada diri klien

o Melibatkan klien dalam mengidentifikasikan bidangbidang

ketahanan

o Membantu klien mengidentifikasikan bidang-bidang

apa yang ia masih dapat kendalikan

o Membantu klien mengesampingkan apa yang ia tidak

dapat kendalikan

523

More magazines by this user
Similar magazines