Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

342

5. Respons pelayanan kepada kemiskinan

Banyak program-program dikembangkan untuk

mengalamatkan sebab-sebab akar dari kemiskinan di

bidang-bidang pendidikan, stabilitas ekonomi, dan

partisipasi kerja. Tiga contoh dari pelayanan-pelayanan

model ini meliputi Proyek Head Start, program-program

pinjaman berbunga rendah, dan suatu program yang

berorientasikan pemberdayaan untuk mendukung kaum

perempuan dalam membuat transisi dari kesejahteraan

kepada bekerja.

a. Proyek Head Start

Proyek Head Start dikembangkan pada tahun 1956

sebagai suatu bagian dari program-program Great

Society yang dirancang untuk mengalamatkan

berbagai aspek kemiskinan. Secara khusus, Proyek

Head Start dipandang sebagai suatu cara untuk

memacu kinerja akademik anak-anak yang

keluarganya memiliki penghasilan di bawah garis

kemiskinan dengan meningkatkan akses mereka

kepada pendidikan masa awal anak-anak yang

berkualitas dan “untuk mendukung keluarga dari

anak-anak yang mengikuti berbagai program yang

disponsori oleh Head Start, termasuk suatu sistem

manajemen kasus” (Frankel, 1997: 172, dalam

DuBois & Miley, 2005: 291). Sepanjang

eksistensinya, program-program Head Start telah

memberikan pelayanan-pelayanan bantuan

pendidikan dan keluarga kepada lebih dari 25 juta

anak-anak; 912.345 anak-anak mengikuti program

ini pada tahun 2002 (Administration for Children and

Families, 2003, dalam DuBois & Miley, 2005: 291).

Data Biro Head Start menunjukkan bahwa 13 persen

anak-anak yang mengikuti program ini mengalami

beberapa jenis kecacatan. Suatu program tambahan

baru-baru ini, Early Head Start, yaitu suatu program

bagi keluarga-keluarga berpenghasilan rendah yang

memiliki bayi dan anak-anak yang baru dapat

berjalan yang memberikan informasi tentang

pelayanan-pelayanan perkembangan anak dan

dukungan keluarga, melayani lebih dari 62.000 anak-

More magazines by this user
Similar magazines