Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

348

Salah pengertian ketiga tentang ketunawismaan ialah

bahwa orang-orang yang tuna wisma adalah

pengangguran. Data menunjukkan bahwa sekitar 40

persen orang-orang yang tuna wisma adalah bekerja;

akan tetapi, tentu saja ada suatu kaitan antara menjadi

tuna wisma dan menjadi miskin. Resesi ekonomi barubaru

ini telah meningkatkan instabilitas pasar kerja,

memperburuk keadaan orang-orang miskin yang sudah

buruk.

Salah pengertian keempat tentang ketunawismaan ialah

bahwa prakarsa-prakarsa pemerintah dalam mengatasi

krisis dan kebutuhan-kebutuhan jangka panjang yang

berkaitan dengan orang-orang yang tuna wisma.

Sebaliknya, para pakar di bidang ketunawismaan

menggambarkan respons pemerintah pada semua tingkat

seperti enggan, bertahap, dan hanya memberi respons

yang parsial atau setengah-setengah terhadap

berkembangnya krisis ketunawismaan dan kurangnya

perumahan. Di dalam kenyataan, anggaran pemerintah

untuk sektor perumahan berkurang secara besar-besaran

pada tahun 1980-an setelah Presiden Jimmy Carter

mengakhiri kepresidenannya: Anggaran untuk programprogram

perumahan bersubsidi dipotong menjadi 81

persen dan program-program perumahan sewaan menjadi

72 persen (First, Rife, & Toomey, 1995, dalam DuBois

& Miley, 2005: 294). Beberapa perkiraan menunjukkan

bahwa hanya sekitar sepertiga dari orang-orang yang

memenuhi persyaratan untuk memperoleh bantuan

perumahan benar-benar menerimanya (NCH, 2002a,

dalam DuBois & Miley, 2005: 294). Walaupun barubaru

ini Kementerian Perumahan dan Pengembangan

Perkotaan Amerika Serikat telah membuat suatu

komitmen untuk mengatasi isu-isu perumahan, sangat

sedikit program-program yang benar-benar dibiayai dari

anggaran pemerintah. Para pemohon harus menunggu

hampir tiga tahun untuk memperoleh suatu apartemen di

perumahan publik dan lebih dari dua tahun untuk

memperoleh kupon bantuan sewa perumahan. Perkiraan

Kementerian Perumahan dan Pengembangan Perkotaan

Amerika Serikat menunjukkan bahwa sekitar 5 juta

rumahtangga berpenghasilan rendah yang memenuhi

More magazines by this user
Similar magazines