Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

konsisten, memberikan sumberdaya-sumberdaya

ekonomi yang mencukupi, mencegah para remaja

dari upaya melakukan tindakan-tindakan kenakalan,

dan menghilangkan label remaja yang tidak

semestinya sebagai orang nakal (Castelle, 1987,

dalam DuBois & Miley, 2005: 310).

d. Probasi dan parol

Probation (probasi) ialah suatu opsi atau pilihan

penghukuman yang menunda pemenjaraan. Ini

menspesifikasikan suatu periode waktu selama

mana individu-individu yang sedang berada di

bawah supervisi atau pengawasan dapat

memperlihatkan perilakunya yang sesuai. Hakim

menunda pemenjaraan berdasarkan kondisi bahwa

individu-individu memenuhi syarat-syarat

probasinya, yang meliputi kunjungan-kunjungan

secara berkala ke pengadilan yang ditunuk oleh

petugas probasi (Barker, 2003, dalam DuBois &

Miley, 2005: 310).

Probasi bermula di Boston, Negara Bagian

Massachusetts, Amerika Serikat, pada pertengahan

tahun 1800-an melalui usaha-usaha kepeloporan

John Augustus dan para reformator sosial serta para

filantropis lainnya. Sukarelawan program probasi

yang merehabilitasi para pencuri kecil-kecilan dan

pemabuk digantikan pada tahun 1878 dengan suatu

ketentuan yang memberi kewenangan kepada

Walikota Boston untuk mengembangkan suatu

program dan menggaji petugas probasi (Champion,

2001, dalam DuBois & Miley, 2005: 310).

Petugas pengadilan yang mensupervisi atau

mengawasi probationers and parolees (para pelaku

kenakalan atau kejahatan yang diberikan program

probasi dan parol) seringkali adalah pekerja sosial.

Akhir-akhir ini, petugas probasi, apakah yang

bekerja dengan para remaja atau orang dewasa,

mempersiapkan informasi sejarah sosial atau studi

kasus untuk memantu dalam pembuatan keputusan

resmi. Pekerja sosial juga memberikan supervisi

375

More magazines by this user
Similar magazines