Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

398

• Mendukung kebijakan-kebijakan yang berfokuskan klien

(Lapham, Weiss, & Allen, 2000, dalam DuBois & Miley,

2005: 326).

Isu-isu genetika berkembang ke dalam banyak bidang praktek

pekerjaan sosial. Pekerja sosial yang bekerja di dalam programprogram

pelayanan pengangkatan anak memasukkan informasi

genetik ke dalam studi kasus dan evaluasi serta memberikan

konseling genetik kepada orangtua angkat. Pekerja sosial

perlindungan anak barangkali harus berhadapan dengan isu-isu

genetik seperti kekerasan prenatal (sebelum kelahiran bayi),

suatu isu yang mulai mendapatkan perhatian oleh peraturan

perundang-undangan dan pengadilan. Para pelaku

pengorgansiasian masyarakat (community organizers) dan

pekerja sosial yang bekecimpung di dalam pelayanan

ketenagakerjaan dapat mengambil peran-peran advokasi untuk

melindungi anak-anak yang belum lahir dari masalah-masalah

kesehatan dan reproduksi yang berkaitan dengan keracunan di

dalam lingkungan dan tempat kerja.

Lagi pula, pengetahuan publik tentang genetika dan isu-isu etika

yang berkaitan dengan genetika itu cenderung akan

meningkatkan tuntutan akan konseling genetika. Klien

barangkali akan bertanya tentang sejarah keluarganya dalam

kaitan dengan masalah kecacatan lahir, penyalahgunaan obatobat

terlarang dan alkohol, atau gangguan-gangguan kejiwaan

(Rauch, 1990, dalam DuBois & Miley, 2005: 326). Sebagai

suatu pelayanan spesialis, konseling genetik sering hanya ada di

pusat-pusat kesehatan yang besar. Keluarga dapat bekerjasama

dengan praktisioner pekerjaan sosial yang rumahnya berdekatan

untuk menindaklanjuti pelayanan-pelayanan dukungan,

konseling, dan koordinasi kasus.

Isu-isu etika apa yang terkandung di dalam penyelenggaraan

pelayanan genetik? Dilema etik melekat di dalam pelayananpelayanan

pekerjaan sosial yang berkaitan dengan setiap aspek

pembuatan anak. Sebagai contoh, bekerja dengan calon

orangtua pada periode waktu sebelum kelahiran dapat

menimbulkan pertanyaan-pertanyaan etika tentang proses

pembuatan anak melalui bayi tabung atau tentang pengakhiran

kehamilan melalui aborsi. Pada masing-masing situasi ini, tidak

ada satu pun posisi etika yang tunggal. Reamer (1986: 470,

More magazines by this user
Similar magazines