Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

bos.fkip.uns.ac.id

Pekerjaan Sosial Jilid 3.pdf

1. Setting

Pekerja sosial bekerja dengan orang-orang yang mengalami

kecacatan fisik dan perkembangan di dalam berbagai

setting. Pekerja sosial sekolah merespons kepada Undangundang

tentang Pendidikan bagi Semua Anak Cacat yang

diterbitkan pada tahun 1975. Undang-undang ini

menetapkan hak semua anak-anak atas pendidikan;

memberi kewenangan atas suatu program yang

terintegrasikan dan terarusutamakan bagi anak-anak yang

memiliki kebutuhan-kebutuhan khusus; dan menetapkan

pengembangan rencana-rencana pendidikan yang

terindividualisasikan. Pekerja sosial sekolah sering

berfungsi sebagai anggota suatu tim lintas disiplin yang

bekerja dengan anak-anak yang memiliki kebutuhankebutuhan

khusus dan keluarga mereka. Pekerja sosial

medis memberikan konseling dan dukungan rehabilitasi

kepada individu-individu dan keluarga mereka. Pekerja

sosial medis memainkan peran-peran yang penting dalam

merencanakan kepulangan klien dari lembaga-lembaga

kesehatan dan mengkoordinasikan sumberdaya-sumberdaya

masyarakat yang sesuai. Beberapa pekerja sosial bekerja di

dalam program-program konseling rehabilitasi, walaupun

peran ini belum begitu berkembang pada saat ini.

2. Data demografis

Statistik menunjukkan bahwa terdapat sekitar lebih dari 50

juta penduduk di Amerika Serikat yang mengalami

keterbatasan-keterbatasan kegiatan akibat dari masalahmasalah

kesehatan yang menahun (McNeil, 2001, dalam

DuBois & Miley, 2005: 333); ini berarti bahwa sekitar 1

dari 5 orang memiliki suatu kecacatan. Dari orang-orang

ini, sekitar setengahnya memiliki kecacatan yang

diklasifikasikan sebagai parah. Proyeksi-proyeksi

menunjukkan bahwa prevalensi (angka kejadian) kecacatan

akan meningkat karena meningkatnya usia harapan hidup

dan jumlah populasi di atas usia 65 tahun. Secara

keseluruhan, orang-orang yang memiliki keterbatasanketerbatasan

cenderung mengalami putus sekolah,

menganggur, atau memperoleh pekerjaan yang

menghasilkan gaji atau upah yang lebih rendah (National

Organization on Disability, 2002, dalam DuBois & Miley,

2005: 333).

411

More magazines by this user
Similar magazines