Kuliah II new1.pdf - FTSL-ITB

ftsl.itb.ac.id

Kuliah II new1.pdf - FTSL-ITB

GELOMBANG

Program Studi Teknik Kelautan

GELOMBANG PERIODIK DI LABORATORIUM

GELOMBANG ACAK

GELOMBANG HARMONIK

GELOMBANG ACAK

KARAKTERISTIK GELOMBANG

T = PERIODA GELOMBANG

Yaitu waktu yang diperlukan untuk berpindah dari satu puncak ke

puncak yang berdekatan

H ⎛2πx 2πt⎞

η(

xt , ) = cos⎜

− ⎟

2 ⎝ L T ⎠

1


• Definisi Panjang Gelombang dan Perioda

Hubungan antara panjang gelombang dan

perioda ω2 =gk tanh kh

ω = 2π/ T k = 2π/ L

L = panjang gelombang T= perioda

Fungsi

Hiperbolik

h= kedalaman

ANIMASI PERGERAKAN GELOMBANG

Untuk

Persamaan Dispersi

2 ω = gk tanh (kh)

2

⎛2π ⎞ ⎛2π ⎞

⎜ ⎟ = g ⎜ ⎟tanh

kh

⎝ T ⎠ ⎝ L ⎠

Untuk Laut Dalam

⎛ ⎞

2

2 L g

C = ⎜ = tanh kh

2 ⎟

⎝T ⎠ k

⎛ g ⎞ 2 ⎛2πh⎞ L= ⎜ ⎟T tanh ⎜ ⎟

⎝2π⎠ ⎝ L ⎠

Dalam: tanh ( kh ) = 1

Apabila di Laut Dalam diketahui satu gelombang

mempunyai perioda gelombang T sebesar 8 detik, maka

panjang gelombang L 0 adalah

2

⎛2π ⎞ ⎛2π ⎞

⎜ ⎟ = g ⎜ ⎟tanh

kh

⎝ T ⎠ ⎝ L ⎠

2

L 0

⎛2π⎞ ⎛2π⎞ ⎜ ⎟ = (9.8) ⎜ ⎟

⎝ 8 ⎠ ⎝ L ⎠

L 0

2

⎛2π⎞ ⎛2π⎞ ⎜ ⎟ = g ⎜ ⎟

⎝ T ⎠ ⎝ L ⎠

L 0

L 0

L = .........

KARAKTERISTIK GELOMBANG

2


Pergerakan partikel air akibat gelombang

GELOMBANG PECAH

Definition of Terms

ELEMENTARY, SINUSOIDAL, PROGRESSIVE WAVE

Gelombang Laut

η = eta

Sebagian besar gelombang laut dibangkitkan oleh angin.

Ilustrasi Gelombang Pecah

3


REFRAKSI

REFRAKSI

Angin Membangkitkan Gelombang Laut

Transformasi

Gelombang

4


Bay

of

Fundy

(Canada)

Pasang Surut

Perbedaan Pasang dan Surut yang BESAR:

Penting Untuk merancang Pelabuhan

PASANG SURUT (TIDES)

Contoh kondisi air surut (kiri) dan kondisi air pasang (kanan)

Pengertian Fisik Pasang Surut (Tides)

• Pasang Surut (Pasut)

• Pasang berbeda dengan Banjir.

• Pasang surut adalah proses turun naiknya

muka air laut akibat gaya tarik menarik

antara bumi dengan benda angkasa lain

(bulan, matahari, dll.)

5


Karakteristik Perputaran

Sistem Bumi-Bulan-Matahari

Newton’s Law Universal Gravitation

M1× M2

F = G×

2

r

dimana :

G = bilangan Konstan

M = massa masing -masingbenda r = jarak

Bulan ber ROTASI

Karakteristik Perputaran

Sistim Bumi-Bulan

Bumi Bulan-Matahari Matahari

Bumi

Matahari

Bulan

Bulan TIDAK ber ROTASI

Dari Equilibrium Theory

• Gaya tarik menarik antara bumi dengan

bulan mengakibatkan terjadinya dua kali

pasang dan dua kali surut dalam waktu

satu hari (24.8 jam). Dikenal juga sebagai

semi-diurnal.

• Semi-diurnal lebih rendah pengaruhnya di

daerah jauh dari equator.

6


Elevasi (m)

1.20

1.00

0.80

0.60

0.40

0.20

Pengamatan

Peramalan

0.00

1/1/2001 0:00 1/6/2001 0:00 1/11/2001 0:00 1/16/2001 0:00 1/21/2001 0:00 1/26/2001 0:00 1/31/2001 0:00 2/5/2001 0:00

Jakarta

Contoh Data Pasang Surut

Lembah

Puncak

Tanggal dan Jam Pengamatan

Purnama Perbani

Komponen-Komponen

Komponen Komponen Utama Pasang Surut

Komponen

M2

S2

N2

K2

K1

O1

P1

Perioda

(jam)

12.42

12.00

12.66

11.97

23.93

25.82

24.07

Jenis

Semi-Diurnal

Semi-Diurnal

Semi-Diurnal

Semi-Diurnal

Diurnal

Diurnal

Diurnal

Nama Komponen

Principal Lunar

Principal Solar

Larger Lunar Elliptic

Luni-Solar Semi-Diurnal

Luni-Solar Diurnal

Principal Lunar Diurnal

Principal Solar Diurnal

Pola Pasang Surut

Klasifikasi Pasang Surut

F = (K1+O1)/(M2+S2) F =

(Amplitudo K1 + Amplitudo O1 )

(Amplitudo M2 + Amplitudo S2 )

F = 0 – 0,25 : Semi Diurnal

F = 0,25 – 1,5 : Mixed, mainly Semi Diurnal

F = 1,5 – 3,0 : Mixed, mainly Diurnal

F > 3,0 : Diurnal

F = Formzhal Number

7


F = 0.10 F = 0.91

F = 2.15 F = 20.29

Komponen-Komponen

Komponen Komponen Utama Pasang Surut

Pasang Surut merupakan penjumlahan dari komponenkomponen

Harmonik

Setiap komponen Harmonik, yang disebut juga konstituen

atau komponen utama Pasang Surut

Komponen Utama masing-masing memiliki Amplitudo,

Perioda atau Frekuensi, dan fasa

Komponen-komponen Pasang Surut sangat banyak, tetapi

untuk memprediksi Pasang Surut untuk setahun cukup

hanya dengan komponen-komponen M2, S2, K1, dan O1

Konstituen Pasang Surut

Constituent Z O M 2 S2 N2 K 2 K 1 O 1 P 1 M 4 MS4

Amplitude (cm) 149.73 55.64 10.13 7.63 26.7 28.43 5.84 16.64 3.98 3.8

Phase ( o ) -66.46 28.32 74.62 114.91 -43.44 241.41 39.74 156.36 -58.63

No. Reference Elevation

W. r. t. MSL

(cm)

W. r. t. LWS

(cm)

1 HHWL Highest High Water Level 124.26 264.94

2 MHWS Mean High Water Spring 100.08 240.76

3 MHWL Mean High Water Level 63.11 203.79

4 MSL Mean Sea Level 0.00 140.68

5 MLWL Mean Low Water Level -60.26 80.42

6 MLWS Mean Low Water Spring -113.42 27.26

7 LLWL Lowest Low Water Level -140.68 0.00

8


Elevasi Penting Pasang Surut

Dihitung selama 18,6 tahun (berulang)

HHWL Highest High Water Level = Elevasi Muka Air Tertinggi

MHWS Mean High Water Spring = Rata-rata Elevasi Puncak Tertinggi Pasut saat Purnama

MHWL Mean High Water Level = rata-rata elevasi semua puncak pasut

MSL Mean Sea Level = rata-rata elevasi semua muka air

MLWL Mean Low Water Level = rata-rata elevasi semua lembah pasut

MLWS Mean Low Water Spring = rata-rata elevasi lembah terendah pasut saat purnama

LLWL Lowest Low Water Level = elevasi muka air terendah

Elevasi Penting Pasang Surut

Tunggang

Pasang

Papan Duga (Peilschaal)

HHWL Highest High Water Level

MHWS Mean High Water Spring

MHWL Mean High Water Level

MSL Mean Sea Level

MLWL Mean Low Water Level

MLWS Mean Low Water Spring

LLWL Lowest Low Water Level

Pengamatan Pasang Surut Pengukuran Pasang Surut

Muka Air Laut

Δh

Palem /

Peilschall

0.00

0.00

Jenis Tekanan (Pressure Tide Gauge)

h

BT

BM

Rambu

BT

Elevasi

Utama

Ref

Tabung Penenang

Scale

HHWL

MHWS

MHWL

MSL

MLWL

MLWS

LLWL

Jenis Palem ( Tide Pole).

Pressure Sensor

HWS

MSL

LWS

9


Jenis Palem ( Tide Pole) di Dermaga.

Skema Jenis pelampung (float type tide gauge)

Cara Kerja Jenis pelampung (float type tide gauge)

Jenis pelampung (float type tide gauge)

Cara Kerja Jenis pelampung (float type tide gauge)

10


PROSES PANTAI

1 Pendahuluan

Pengertian mengenai proses pantai. pantai

Pengertian mengenai pantai. pantai

Pokok pikiran tentang pantai dengan

ilustrasi visual.

Definisi

Pantai = pertemuan antara darat dan laut.

Proses Pantai

1 Pendahuluan

2 Gaya Lingkungan di

Laut

3 Proses Pantai

4 Perlindungan Pantai

Definisi

Coastal processes = collective term covering

the action of natural forces on the shoreline

and the nearshore seabed.

Proses pantai = istilah umum untuk mewakili

proses yang terjadi akibat aksi semua gaya

lingkungan pada pantai dan dasar perairannya.

(Web definition www.sbparks.org/goletabeach/docs/Glossary.htm)

A

B

C

D

Pokok pikiran tentang pantai dengan ilustrasi visual

Peradaban berkembang dari kawasan pesisir. Kawasan

budidaya (pemukiman, industri, bisnis) lebih banyak berada

di kawasan pesisir.

Laut menyimpan potensi besar yang dapat dimanfaatkan

untuk meningkatkan kesejahteraan manusia.

Laut berpotensi merusak. Daya rusaknya dahsyat.

Keamanan manusia harus diutamakan. Makin beradab

suatu masyarakat, makin utama urusan pengamanan

kawasan budidaya.

Pemahaman tentang perilaku laut harus dikuasai untuk

dapat memanfaatkan sumberdaya laut dan mengelola

resiko bencana dari laut.

11


A

A

Vancouver, Canada

Peradaban berkembang dari kawasan pesisir. Kawasan

budidaya (pemukiman, industri, bisnis) lebih banyak berada

di kawasan pesisir.

Waikiki, Honolulu, USA

Separuh penduduk dunia dinggal di kawasan pesisir dalam

jarak 60 km dari garis pantai < http://web.worldbank.org/

http://earthtrends.wri.org/

A

Miami, USA

Separuh penduduk dunia tinggal di kawasan pesisir dalam

jarak 60 km dari garis pantai < http://web.worldbank.org/

http://earthtrends.wri.org/

10 Kota Terbesar Dunia menurut http://www.oceansatlas.org/

No

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Tokyo

Mumbai

Lagos

Calcutta

Kota *)

Mexico City

Sao Paulo

New York

Shanghai

Los Angeles

Buenos Aires

India

India

*) Ranking kota dari

http://www.oceansatlas.org/

Brasil

Cina

Nigeria

Negara

Jepang

Meksiko

Amerika Serikat

Amerika Serikat

Argentina

Pantai?

Ya

Tidak

Ya

Tidak

Ya

Ya

Ya

Ya

Ya

Ya

Penduduk **)

35,53 Juta

19.24 Juta

18.84 Juta

18.61 Juta

18.65 Juta

12.63 Juta

11.70 Juta

12.22 Juta

14.57 Juta

13.52 Juta

**) Informasi jumlah penduduk dari

http://www.citymayors.com/statistics/urban_2006

12

More magazines by this user
Similar magazines