Pendanaan Perubahan Iklim - IESR

iesr.or.id

Pendanaan Perubahan Iklim - IESR

GCF tidak dapat berjalan di awal tahun 2013, maka kemungkinan pengucuran dana untuk aktivitasaktivitas

mitigasi dan adaptasi di negara-negara berkembang, akan tertunda juga. Tertundanya pengucuran

dana tersebut akan mengakibatkan terjadinya gap pendanaan; suatu kondisi yang dikhawatirkan

oleh banyak negara berkembang.

Work Programme on Long Term Finance (LTF)

Long Term Finance (LTF) merupakan sebuah program kerja (work programme) yang ditetapkan berdasarkan

Decision 1/CP17 di paragraf 127. WP LTF ini memiliki tujuan untuk memberikan masukan

mengenai jenis upaya apa saja yang dapat dilakukan guna melakukan scale-up dana setelah tahun

2012; setelah masa Fast Start Finance (FSF) berakhir. Berdasarkan keputusan COP 17 mengenai Long

Term Finance, Presiden COP diminta untuk menunjuk 2 (dua) co-chairs; satu dari negara maju, dan

satu lagi dari negara berkembang untuk menangani WP LTF. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan

di bawah WP LTF adalah melakukan konsultasi dengan Para Pihak serta observers, mengadakan

workshops untuk mengumpulkan berbagai macam pandangan mengenai climate finance, serta menyamakan

persepsi mengenai pendanaan jangka panjang, baik kepada developed countries, maupun

pada developing countries.

Keputusan COP 17 juga menetapkan, bahwa keluaran dari Program Kerja ini adalah sebuah laporan

yang nantinya akan dibawa kepada Konferensi Para Pihak ke-18, untuk menjadi bahan pertimbangan

dalam menentukan langkah LTF selanjutnya. Pada akhirnya, COP-lah yang akan memutuskan

mekanisme seperti apa yang paling baik untuk dapat memastikan scale-up pendanaan dari US$ 10

miliar per tahun (tahun 2010-2012) menjadi US$ 100 miliar per tahun hingga 2020. Itulah sebabnya,

isu Long Term Finance, hanya akan dibahas dibawah COP, dan bukan pada working group tertentu.

Hal ini dimaksudkan agar LTF tetap berjalan, walaupun Ad hod Working Group yang ditunjuk, Longterm

Cooperative Actions (LCA) telah habis masa mandatnya.

Melalui konsultasi yang dilakukan oleh Ketua WP LTF di pertemuan Bonn Mei 2012 lalu, ditegaskan

bahwa Work Programme ini bukan lah suatu wadah untuk melakukan negosiasi melainkan sebuah

wadah dimana banyak pihak akan bertukar ide, pikiran, pengalaman, mengenai pendanaan perubahan

iklim. Setelah melakukan pertukaran pikiran inilah, chair dari WP LTF ini akan membuat analisa

mengenai pilihan-pilihan yang mungkin untuk memobilisasi sumber pendanaan tersebut.

Dimulai dari detik tahun 2012 berakhir sampai dengan ditetapkannya mekanisme yang akan dijalankan

untuk mengoperasikan pendanaan ini, tentu saja ada rentang waktu. Pertanyaannya adalah

dalam rentang waktu tersebut, siapa yang akan memberikan jaminan bahwa dana-dana dari negaranegara

maju masih akan tetap mengalir? Diskusi ini yang banyak mewarnai LCA pada sesinya yang

ke-15 di Bonn lalu. Walau bagaimana pun juga, keputusan pembentukan LTF ada di bawah Ad hoc

Working Group on Long-term Cooperative Action (AWG-LCA) kepada COP. Itu sebabnya, menjelang

akhir mandatnya, pertanyaan mengenai keberlanjutan LTF diajukan di dalam forum AWG-LCA.

Beberapa negara mengusulkan untuk mengadakan apa yang disebut dengan spin-off group selama

di Bonn yang khusus membicarakan mengenai Long Term Finance, di bawah LCA, agar para Pihak

dapat berdiskusi dengan skala yang lebih kecil; bahkan apabila dimungkinkan, tanpa kehadiran observers.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan kepastian konkrit, bahwa isu pendanaan tidak lepas

3

More magazines by this user
Similar magazines