buku panduan.pdf - Departemen Kesehatan Republik Indonesia

depkes.go.id

buku panduan.pdf - Departemen Kesehatan Republik Indonesia

HARI KESEHATAN NASIONAL Ke - 43

12 November 2007

PANDUAN KEGIATAN

Panitia Nasional Peringatan

Hari Kesehatan Nasional ke-43

tahun 2007


PENDAHULUAN

Kesehatan merupakan karunia Tuhan yang sangat berharga dan

merupakan salah satu hak dasar manusia, serta salah satu dari tiga

faktor utama selain faktor pendidikan dan pendapatan yang menentukan

Indeks Pembangunan Sumberdaya Manusia. Peningkatan derajat kesehatan akan

memberikan sumbangan nyata dalam meningkatkan daya saing bangsa yang sangat

diperlukan dalam era globalisasi. Untuk itu, kesehatan bagi sebagian penduduk yang

terbatas kemampuanya serta yang berpengetahuan dan berpendapatan rendah perlu

diperjuangkan secara terus-menerus dengan cara mendekatkan akses pelayanan

kesehatan, dan sekaligus memberdayakan kemampuan mereka melalui pengembangan

berbagai upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang didorong menuju Desa

Siaga sebagai proses menjadi Desa Sehat. Di samping itu, kesadaran masyarakat

bahwa kesehatan merupakan investasi bagi pengembangan sumberdaya manusia,

01


juga perlu terus dipromosikan melalui sosialisasi dan advokasi kepada para pengambil

kebijakan dan stakeholders (pemangku) di berbagai jenjang administrasi.

Departemen Kesehatan yang memiliki visi ”Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup

Sehat” dengan misi ”Membuat Rakyat Sehat”, serta dengan strategi ”Menggerakkan

dan Memberdayakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat”, berupaya untuk memfasilitasi

percepatan pencapaian derajat kesehatan setinggi-tinginya bagi seluruh penduduk

dengan mengembangkan kesiap-siagaan masyarakat di tingkat desa yang dikenal

dengan Desa Siaga. Desa Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau

dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan

masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular, perilaku kesehatan yang keliru,

kejadian bencana, kedaruratan, dan sejenisnya dengan memberdayakan potensi

lokal secara gotong royong dan sinergis. Oleh karena itu, kesehatan bagi semua

rakyat perlu diperjuangkan dan diupayakan terus oleh semua pihak baik pemerintah,

masyarakat, maupun semua komponen bangsa secara sinergisme untuk mencapai

rakyat sehat, ketahanan bangsa dan akhirnya Negara kuat.

Untuk tahun 2007 tema dipilih yang lebih mengarah pada bentuk kegiatan kongkrit

berpihak kepada masyarakat yaitu dalam bentuk gerakan/tindakan nyata untuk

menjadikan rakyat sehat sebagai sumber kapital sosial dalam upaya mewujudkan

ketahanan bangsa yang tangguh dan negara kuat.

02


TEMA

“Rakyat Sehat, Negara Kuat”

Makna yang ingin disampaikan dalam tema ini adalah perlunya kesadaran,

kemauan dan kemampuan semua komponen bangsa untuk mewujudkan

semua rakyat sehat sebagai sumber kekuatan ketahanan bangsa yang tangguh

dan negara kuat. Negara kuat dapat diartikan sebagai negara kesatuan

Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki ketahanan bangsa yang tangguh

dengan basis utamanya dalam wujud semua rakyat sehat secara fisik, mental

dan sosial serta memiliki produktivitas yang tinggi.

03


KONSEP LOGO

Berangkat dari tema HKN 2007 yaitu Rakyat Sehat Negara Kuat, Logo menggambarkan

bagaimana 3 orang (rakyat) yang mengibarkan bendera merah putih, sebagai lambang

Negara.

Bendera merah putih melambangkan Negara, sementara rakyat sehat digambarkan

oleh gesture 3 orang tersebut yang mengangkat tangannya.

Grafis elips menggambarkan kekuatan Negara, yaitu rakyat dan bendera yang bersatu

padu membentuk hierarki kerucut ke atas menggambarkan satu visi Negara yang

kuat. Sementara itu bentuk bendera merah putih seperti kobaran api menggambarkan

semangat rakyat yang sehat dalam membentuk Negara yang kuat.

Warna: Merah dan biru tua.

Merah menggambarkan semangat kenegaraan yang tertuang dalam bendera Negara

kita.

Biru menggambarkan suatu visi yang ingin dicapai Negara Indonesia yaitu kemapanan,

kekuatan dan kesehatan Negara.

Jenis Huruf: IMPACT

Jenis huruf yang berkesan kuat dan kokoh mencerminkan pondasi bangsa yang sehat

dan kuat. Jenis huruf ini harus senantiasa digunakan dalam berbagai media (digunakan

untuk judul) pada spanduk, banner dll.

04


TUJUAN

Panduan ini untuk memberikan acuan kepada Panitia Peringatan Hari Kesehatan

Nasional (HKN) ke 43 tahun 2007, baik di tingkat pusat maupun daerah (provinsi dan

kabupaten/kota) untuk memperoleh kesamaan landasan berpikir dalam

penyelenggaraan peringatan HKN ke 43 tahun 2007.

Adapun tujuan dari penyelenggaraan peringatan HKN ke 43 tahun 2007 adalah:

TUJUAN UMUM:

Meningkatnya upaya pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mempercepat

terwujudnya rakyat sehat.

TUJUAN KHUSUS:

a. Meningkatnya kesadaran, kemauan dan kemampuan semua komponen bangsa

dalam mewujudkan rakyat sehat.

b. Meningkatnya komitmen dan dukungan nyata pemangku kepentingan termasuk

sektor swasta dan dunia usaha dalam mewujudkan rakyat sehat.

c. Meningkatnya kemitraan strategis antara masyarakat dan pemerintah dalam

mewujudkan rakyat sehat.

d. Meningkatnya kesadaran dan kemauan masyarakat untuk menerapkan perilaku

hidup bersih dan sehat sebagai modal dasar (entry point) menuju rakyat sehat.

05


HASIL

a. Bergaungnya gerakan masyarakat untuk mewujudkan rakyat sehat secara

berkesinambungan

b. Meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesiap-siagaan dalam menghadapi

kejadian luar biasa (KLB), bencana dan kedaruratan kesehatan.

c. Membudayanya kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan

perilku hidup bersih dan sehat.

d. Meningkatnya kemitraan berbagai pihak dalam mewujudkan rakyat sehat.

06


KEGIATAN

Kegiatan peringatan hari kesehatan nasional diselenggarakan secara sederhana,

namun cukup meriah, dan dapat menggaungkan pesan-pesan program kesehatan

prioritas terutama dalam mempercepat perwujudan rakyat sehat.

Kegiatan diselenggarakan dengan mengikut-sertakan berbagai pihak yang peduli

terhadap kesehatan dan gerakan pemberdayaaan masyarakat untuk mewujudkan

rakyat sehat. Peringaran HKN ke 43 tahun 2007 tidak saja diselenggarakan dalam

bentuk upacara bendera, melainkan dalam bentuk yang bersifat mengumpulkan

massa seperti penggerakan masyarakat, gelar pelayanan kesehatan, simulasi

masyarakat dalam kesiap-siagaan menghadapi berbagai ancaman kesehatan, gerakan

membangun kesehatan masyarakat desa, seminar, lokakarya, pameran, bazar,

pagelaran kesenian, olah raga rakyat dan lain-lain.

Untuk suksesnya kegiatan peringatan HKN ke 43 tahun 2007 ini hendaknya didukung

dengan organisasi dalam bentuk kepanitiaan yang dipimpin oleh seorang ketua

dengan bidang-bidang yang disesuaikan dengan situasi, kondisi, potensi dan

kemampuan setempat. Paling tidak kepanitiaan terdiri dari bidang yang memobilisasi

dana, bidang kegiatan, bidang penggerakan massa, bidang publikasi dan dokumentasi,

serta bidang peringatan hari puncak.

07


KELOMPOK BIDANG KEGIATAN

1. Bidang Mobilisasi Dana

Bidang ini bertanggung jawab dalam menghimpun dan mengelola pembiayaan untuk kegiatan

peringatan HKN ke 43 tahun 2007 dengan cara mobilisasi dana dari berbagai sumber antara

lain sumbangan, kemitraan saling menguntungkan dengan pihak dunia usaha, dan sektor

swasta lainnya.

2. Bidang Pameran dan Seminar

Kegiatan bidang ini bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pameran dan seminar yang

diintegrasikan dengan gelar pelayanan kesehatan dalam rangka peringatan HKN ke 43 tahun

2007 yang di tingkat nasional menurut rencana akan dipusatkan di Istora Senayan, Jakarta.

Pameran Indonesia Sehat Expo tanggal 24-27 Oktober 2007, dan Pameran Kesehatan pada

tanggal 12-13 November 2007 di Istora Senayan, Jakarta. Sedangkan gelar pelayanan kesehatan

di daerah dapat disesuaikan dengan kebutuhan, potensi dan kemampuan setempat.

3. Bidang Penggerakan Massa

Kegiatan ini diarahkan pada hal-hal penggalangan massa dalam antara lain membangun

aliansi-aliansi gerakan masyarakat secara sinergis dalam upaya mewujudkan rakyat sehat.

Diharapkan semua komponen bangsa ikut serta dalam peringatan HKN ke 43 tahun 2007, dan

sekaligus dapat memberikan komitmen dan dukungan dalam suatu aliansi gerakan masyarakat

sehat dalam suatu jejaring yang berkesinambungan. Massa yang diharapkan tidak terbatas

pada profesional kesehatan saja, melainkan seluruh komponen bangsa lainnya antara lain

yang berasal dari komunitas-komunitas perempuan, pemuda, mahasiswa, Pramuka, pekerja,

keagamaan, profesional, dan sebagainya.

08


KELOMPOK BIDANG KEGIATAN

4. Bidang Pelayanan Kesehatan

Kegiatan pro rakyat ini bersifat konkrit membantu masyarakat untuk mengatasi masalah

kesehatan yang dihadapi. Kegiatan diarahkan dalam bentuk pelayanan kesehatan secara

langsung bagi masyarakat yang membutuhkan baik bersifat preventif maupun kuratif misalnya

pemeriksaan mata, pemriksaan THT, pemeriksaan darah, mengukur tekanan darah, sunatan

massal, operasi katarak, operasi bibir sumbing, dan sebagainya. Kegiatan ini dapat diintegrasikan

pada satu tempat dengan publikasi luas sehingga masyarakat dapat mengakses.

5. Bidang Kesehatan Masyarakat

Kegiatan pro rakyat ini bersifat konkrit membantu masyarakat untuk mengatasi masalah

kesehatan yang dihadapi. Kegiatan diarahkan dalam bentuk pelayanan kesehatan secara

langsung bagi masyarakat yang membutuhkan baik yang bersifat preventif maupun promotif

yang diselenggarakan dengan mendatangi kantong-kantong masalah kesehatan yang tersebar

di berbagai wilayah. Dapat juga dilakukan dalam rangka kunjungan bakti sosial di Panti Weda,

Pondok Pesantren, pemukiman miskin, daerah perbatasan, tertinggal dan kepulauan.

6. Bidang Olah Raga dan Seni

Kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan peringatan HKN ke 43 tahun 2007 sebagai ”hari

kesehatan rakyat”. Gelar olah raga dan kesenian ini diharapkan dapat membangkitkan

semangat rakyat dan rasa memiliki ”kesehatan” yang didukung berbagai komponen bangsa

lainnya. Olah raga seperti sepak bola, volley ball, basket ball, tenis meja, tenis lapangan, bulu

tangkis, catur serta kesenian rakyat hendaknya melibatkan seluruh provider kesehatan, berbagai

organisasi kemasyarakatan dan LSM, yang didukung oleh dunia usaha dan sektor swasta.

Kompetisi kesenian rakyat hendaknya juga dapat menitipkan pesan-pesan kesehatan yang

bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.

09


KELOMPOK BIDANG KEGIATAN

7. Bidang Upacara dan Pemberian Penghargaan/Lomba

Kegiatan yang dilakukan oleh bidang ini mencakup menyelenggarakan upacara bendera dan

pemberian penghargaan. Upacara bendera terutama dalam rangka mengenang kembali saat

ditetapkannya HKN, mereka yang telah berjasa di bidang kesehatan, dan mengevaluasi

pembangunan kesehatan. Sedangkan lomba-lomba dan pemberian penghargaan dimaksudkan

sebagai pemberian tanda penghargaan kepada yang berjasa di bidang kesehatan dalam bentuk

Ksatria Bakti Husada dan Manggala Karya Bakti Husada bagi para Gubernur dan Bupati/Walikota

termasuk institusi/perorangan, serta hadiah yang akan diberikan oleh Menteri Kesehatan

kepada penerima pemenang lomba.

8. Bidang Publikasi dan Dokumentasi

Kegiatan bidang ini mencakup kegiatan menyiapkan atau menyusun panduan HKN ke 43 tahun

2007, merancang media serta menyebarluaskan informasi tentang HKN melalui media dan

berbagai cara. Kegiatan tersebut antara lain:

• Penyusunan panduan dan media HKN ke-43 tahun 2007

• Mendistribusikan panduan dan media HKN ke 43 tahun 2007 ke seluruh provinsi dan

kabupaten/kota.

• Jumpa pers

• Dialog interaktif di Metro TV dan TVRI

• Iklan layanan masyarakat di media cetak dan elektronik

• Editorial pada media cetak dan elektronik

• Penulisan khusus HKN di tabloid/koran

• Advetorial di media cetak

• Mendokumentasikan seluruh kegiatan HKN

9. Bidang Hari Puncak

Kegiatan bidang acara puncak adalah menyelenggaraan acara puncak Peringatan HKN ke 43

tahun 2007 yang secara nasional akan dipusatkan di Istora Senayan dengan menghadirkan

Presiden Republik Indonesia dengan acara utama yaitu pemberian penghargaan bakti husada

tingkat nasional, menerima deklarasi aliansi gerakan masyarakat sehat, atraksi kesenian rakyat,

amanat Presiden Republik Indonesia. Acara puncak di masing-masing daerah ditetapkan oleh

daerah yang bersangkutan.

10


PEMBIAYAAN

Penyelenggaraan HKN ke 43 tahun 2007 baik di pusat maupun di daerah dilaksanakan

oleh panitia yang terdiri dari unsur pemerintah dan masyarakat, khususnya lintas

sektor, organisasi masyarakat/LSM, organisasi profesi, sektor swasta dan dunia

usaha.

Pembiayaan peringatan HKN ke 43 tahun 2007 ditanggung bersama oleh pemerintah

dan masyarakat dengan menggali potensi yang ada, dan secara sah yang dapat

dipertanggung-jawabkan pengunaannya.

11


PENUTUP

Peringatan HKN ke 43 tahun 2007 merupakan peringatan yang diharapkan dapat

lebih melibatkan peran aktif masyarakat, sehingga kesehatan dapat lebih dirasakan

oleh semua rakyat.

Demikian pokok-pokok kegiatan peringatan Penyelenggaraan HKN 2007 sebagai

acuan umum yang pelaksanaannya disesuaikan dengan situasi, kondisi, potensi, dan

kemampuan yang ada.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, perlindungan

dan petunjukNya kepada kitra semua. Amin.

Jakarta, Oktober 2007

Panitia Hari Kesehatan Nasional Ke 43

12


Menimbang :

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR : 1142/ MENKES / SK / X / 2007

TENTANG

PANITIA PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL

KE – 43 TAHUN 2007

MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

a. bahwa Hari Kesehatan Nasional merupakan momen yang tepat untuk memasyarakatkan paradigma sehat

dan visi, misi Indonesia Sehat;

b. bahwa untuk percepatan pencapaian visi Indonesia Sehat, perlu dikembangkan Desa Siaga sebagai basis

berkembangnya desa sehat, kecamatan sehat, kabupaten/kota sehat, provinsi sehat dan Indonesia Sehat;

c. bahwa sehubungan dengan huruf a dan b diatas perlu diselenggarakan peringatan Hari Kesehatan Nasional

baik di Pusat maupun di Daerah dengan mengikutsertakan unsur masyarakat dan pemerintah;

d. bahwa sehubungan dengan huruf a, b dan c diatas perlu dibentuk Panitia Peringatan Hari Kesehatan Nasional

ke – 42 Tahun 2006 dengan Keputusan Menteri Kesehatan;

Mengingat:

1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100,

Tambahan Lembaran Negara 3495);

2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor

125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437);

3. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah

(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi

Sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Nomor

3952);

5. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 131/Menkes/SK/II /2004 Tahun 2004 tentang Sistem Kesehatan

Nasional;

6. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1575/Menkes/Per/XI /2005 tentang

Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan;

7. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 331/Menkes/SK/V /2006 Tahun 2006 tentang

Rencana Strategis Departemen Kesehatan 2005-2009;

8. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 564/Menkes/SK/VIII /2006 tentang

Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga.

13


MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

Pertama : KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PANITIA PERINGATAN HARI

KESEHATAN NASIONAL KE- 43 TAHUN 2007.

Kedua : Tema Hari Kesehatan Nasional ke-43 Tahun 2007 adalah “Rakyat Sehat Negara Kuat”.

Ketiga : Membentuk Panitia Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-43 tahun 2007 Tingkat Pusat dengan

susunan panitia sebagaimana terlampir.

Keempat : Panitia Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-43 tahun 2007 sebagaimana dimaksud diktum ketiga

bertugas:

a. Menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-43, termasuk Acara Puncak.

b. Memberikan Panduan Peringatan HKN untuk daerah.

c. Mengkoordinasikan kegiatan dari berbagai pihak dalam kerangka kegiatan HKN ke-43.

Kelima : Menghimbau kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten, dan Kota seluruh Indonesia untuk

menyelenggarakan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-43 tahun 2007 untuk wilayahnya dengan

mengikutsertakan masyarakat.

Keenam : Anggaran biaya peringatan di Pusat dan di Daerah digali dari berbagai sumber yang tidak bertentangan

dengan perundangan yang berlaku.

Ketujuh : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan diperbaiki apabila dikemudian hari

ternyata terdapat kekeliruan.

Ditetapkan di : Jakarta

Pada tanggal : 22 Oktober 2007

MENTERI KESEHATAN RI,

Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP (K)

14


LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN

NOMOR : 1142 / MENKES / SK / X / 2007

TANGGAL : 22 Oktober 2007

PANITIA PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE- 43 TAHUN 2007 TINGKAT PUSAT

Penasehat

: Menteri Kesehatan RI

Pengarah :

1. Para Pejabat Eselon I, Departemen Kesehatan

2. Ketua Konsil Kedokteran Indonesia

3. Deputi Bidang Kesra, Menko Kesra

4. Kapuskes TNI

5. Kapusdokkes Polri

6. Dr. Doddy Partomihardjo

7. Ketua Umum TP PKK Pusat

8. Federasi Olahraga Masyarakat Indonesia (FOMI)

9. Palang Merah Indonesia (PMI)

10. Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

11. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

12. Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI)

13. Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

14. Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

15. Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI)

16. Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI)

17. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

18. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI)

19. Perkumpulan Promosi dan Pendidikan Kesehatan

Masyarakat Indonesia (PPPKMI)

Penanggungjawab

: Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan

Ketua Pelaksana

:Jenny Go (PT. Sari Husada)

Ketua I (Kemitraan & PSM)

: PT. Unilever

Ketua II (Pelayanan & Kegiatan Masyarakat :Mulya A. Hasjmy (Setditjen Bina Pelayanan Medik)

Ketua III (Supporting Sumber Daya)

: Meinarwati (Setditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan)

Sekretaris

: A. Chalik Masulili (Pusat Promosi Kesehatan)

Wk. Sekretaris

: Wandaningsih (Biro Umum)

Bendahara

: Suhardjono (Biro Keuangan dan Perlengkapan)

Wk. Bendahara

: Erita (Biro Umum)

15


Bidang Hari Puncak

Ketua : Lily S. Sulistyowati (Pusat Komunikasi Publik)

Wk. Ketua : Setjo (PT. Sari Husada)

Anggota :

1. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta

2. Wan Alkadri (Ditjen Penyehatan Lingkungan)

3. Ratna Dewi Umar (Ditjen Pelayanan Medik)

4. Murti Utami (Biro Umum)

5. Asmanul Rabihamzah (Biro Umum)

6. Ghufron Sholihin (RSAL)

7. Dyah Yuniar S (Pusat Komunikasi Publik)

8. Astuti (Biro Kepegawaian)

9. Kuswati Ningsih (Ditjen Bina Yanfar dan Alkes)

10.Endang Sri Widyaningsih (Pusat Promosi Kesehatan)

11. Dedi Nurhidayat (Ditjen Pelayanan Farmasi)

12.Busroni (Pusat Komunikasi Publik)

13.Lauwrence Candra (IM Assc)

Bidang Pelayanan

Ketua : Ratna Rosita Hendardji

(Dit. Bina Pelayanan Medik Spesialistik)

Wk. Ketua : PERSI

Anggota :

1. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta

2. BKKBN

3. Pusdokes Polri

4. RSAL dr. Mintohardjo

5. RSCM

6. PT. Garuda Food

7. Bunda Seci

8.Perdhaki

Bidang Kesehatan Masyarakat

Ketua : Bambang Sardjono

(Setditjen Bina Kesehatan Masyarakat)

Wk. Ketua : Wan Alkadri (Ditjen Penyehatan Lingkungan)

Anggota :

1. Edi Suranto (Dit. Bina Kesehatan Komunitas)

2. Ina Hernawati (Dit. Bina Gizi Masyarakat)

3. Sri Hermiyanti (Dit. Bina Kesehatan Ibu)

4. Untung Suseno Sutardjo (Dit. Bina Kesehatan Kerja)

5. Marwan T. Nusri (Setditjen PP-PL)

6.TP PKK Pusat

7. Purjanto (Pusat Promosi Kesehatan)

8. PT. Tempo

9. PT. Indofood

16


Bidang Pameran dan Seminar

Ketua : Tugijono (Pusat Sarana, Prasarana dan

Peralatan Kesehatan)

Wk. Ketua : PT. Wahyu Promocitra

Anggota :

1. Minarma (Sekretaris Iluni FK UI)

2. IAKMI

3.PPSDM

4. James Johnson (Pusat Promosi Kesehatan)

5. Sri Bugo Suratmo (PT. Mayora)

6. Setio Nugroho (Pusat Promosi Kesehatan)

Bidang Upacara Bendera & Penghargaan/Lomba-lomba

Ketua : Sri Rahayu Mustikowati (Biro Kepegawaian)

Wk. Ketua : Ungkap (KKI)

Anggota :

1. Wicaksono (Biro Kepegawaian)

2. Ardian (Biro Umum)

3. Ditjen Pelayanan Medik

4.Resty Kiantini (Pusat Komunikasi Publik)

5. Ditjen Bina Farmasi dan Alkes

6. PT. Aqua Danone

7. Suaeb (Biro Umum)

Bidang Olah Raga

Ketua : I Gede Subawa (PT. ASKES)

Wk. Ketua : Hermanto Setiadi Hadi (Subdit Bina Upaya Kesehatan Perkotaan dan Olahraga)

Anggota :

1. Bayu Aji (Pusat Promosi Kesehatan)

2. Masino (Yayasan Jantung Indonesia)

3. PT. Nestle Indonesia

4. PT. Kimia Farma

5. PT. Indofarma

6. Phapros

17


Bidang Dokumentasi dan Publikasi

Ketua : Bambang Hartono (Pusat Data dan Informasi)

Wk. Ketua : Hikmandari (Pusat Komunikasi Publik)

Anggota :

1. Sumardi (Pusat Komunikasi Publik)

2. Anitasari (Pusat Komunikasi Publik)

3. Nursila Dewi (Pusat Komunikasi Publik)

4. Prawito (Pusat Komunikasi Publik)

5. Ruflina Rauf (Pusat Promosi Kesehatan)

6. Ngajiyan (Pusat Promosi Kesehatan)

7. Pang Rengga Sudira (Pusat Promosi Kesehatan)

Bidang Penggerakan Massa

Ketua : Abidinsyah Siregar (Sekretaris KKI)

Wk. Ketua : Zulkarnain Kasim (Ses Badan PPSDM)

Anggota :

1. Nursiah Baharudin (Pusdiklat)

Toto RS (Departemen Sosial)

2.Sari Arum Sitepu (Departemen Pendidikan Nasional)

3. Masruri Haris (Departemen Agama)

4. Achmad Hardiman (Direktur PTM)

5. Tini Suryanti (Dinkes DKI Jakarta )

6. Masino (Yayasan Jantung Indonesia)

7. Marlo (Serikat Rakyat Miskin Kota)

Bidang Mobilisasi Dana

Ketua : Direktur Utama PT. Kimia Farma

Wk. Ketua : Budihardja (Biro Perencanaan dan Anggaran)

Anggota :

1. Ati (Badan POM)

2. Widyawati (Pusat Promosi Kesehatan)

3. PT. Blue Bird

4.Intan Endang S. Damanik (Pusat Promosi Kesehatan)

5. Ati (Ditjen Bina Farmasi & Alkes)

18


Sekretariat

Ketua

Wk. Ketua

: M. Taufick (Pusat Promosi Kesehatan)

: P. A. Kodrat Pramudho

(Pusat Promosi Kesehatan)

Anggota :

1. Fitri Sulistiati (Biro Keuangan dan Perlengkapan)

2. Iskandar Malkiwi (Pusat Promosi Kesehatan)

3. Mieke Agustin (Pusat Promosi Kesehatan)

4. Bambang Setiaji (Pusat Promosi Kesehatan)

5. Hafni Rochmah (Pusat Promosi Kesehatan)

6. Zuraidah (Pusat Promosi Kesehatan)

7. Siti Muasilah (Pusat Promosi Kesehatan)

8. Theresia Irawati (Pusat Promosi Kesehatan)

9. Teti Hartati (Biro Keuangan dan Perlengkapan)

10. Chandra Rudyanto (Pusat Promosi Kesehatan)

11. Yono Mulyana (Pusat Promosi Kesehatan)

12. Rusdi Satar (Pusat Promosi Kesehatan)

13. Umarjono (Pusat Promosi Kesehatan)

14. Syamsudin (Pusat Promosi Kesehatan)

15. Cahyaningrum KH (Pusat Promosi Kesehatan)

URAIAN TUGAS

Panitia Pengarah : Memberikan arahan tentang penyelenggaraan HKN ke 43 tahun 2007 kepada Panitia Pelaksana.

Ketua Pelaksana : Memimpin penyelenggaraan peringatan HKN Ke 43 tahun 2007 secara menyeluruh.

Wakil Ketua Pelaksana : Membantu Ketua Pelaksana serta menyelia Bidang Acara Puncak

Ketua I

: Membantu Ketua Pelaksana serta menyelia Bidang Panduan, Media dan Penyebarluasan Informasi.

Ketua II

: Membantu Ketua Pelaksana serta menyelia Bidang Upacara Bendera Lomba dan Penghargaan

serta Bidang Acara Puncak

Ketua III

: Membantu Ketua Pelaksana serta menyelia Bidang Penggerakan Masyarakat,

Bidang Pameran dan Seminar, Bidang Mobilisasi Dana.

Sekretaris : Mengkoordinasikan kesekretariatan penyelenggaraan peringatan HKN ke-43 tahun 2007

secara menyeluruh.

Wakil Sekretaris : Membantu Sekretaris dan memfasilitasi sekretariat.

Bendahara

: Mengelola dana penyelenggaraan peringatan HKN ke-43 tahun 2007 dan

membantu mobilisasi/menghimpun dana.

Wakil Bendahara : Membantu Bendahara dan mengkoordinasikan pengelolaan dana Bidang-bidang dan Sekretariat.

19


Bidang Hari Puncak :

1. Menyelenggarakan Acara Puncak Peringatan HKN ke-43 tahun 2007

2. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana.

Bidang Pelayanan :

1. Menyelenggarakan bakti sosial kesehatan

2. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana

Bidang Kesehatan Masyarakat :

1. Menyelenggarakan pekan kesehatan rakyat

2. melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana

Bidang Pameran & Seminar:

1. Menyelenggarakan pameran dalam rangka HKN ke 43 tahun 2007.

2. Menyelenggarakan dan mengkoordinasikan penyelenggaraan seminar dan lokakarya dalam rangka HKN ke-43 tahun 2007.

3. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana.

Bidang Upacara Bendera dan Penghargaan/Lomba-Lomba :

1. Menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka HKN ke 43 tahun 2007di Lapangan Departemen Kesehatan

2. Menetapkan pihak-pihak yang akan mendapat penghargaan dan hadiah.

3. Menyelenggarakan acara/sub acara pemberian penghargaan dan hadiah.

4. Membuat/menyusun buku Katalog Penghargaan dan Hadiah dalam rangka HKN ke-43 tahun 2007.

5. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana.

Bidang Olah Raga :

1. Menyelenggarakan pekan olah raga kesehatan (PORKES)

2. Menentukan cabang olahraga yang akan dilombakan

3. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana

Bidang Dokumentasi & Publikasi :

1. Menyusun Panduan Penyelenggaraan Peringatan HKN ke-43 tahun 2007.

2. Menyebarluaskan informasi tentang peringatan HKN ke-43 tahun 2007 dengan berbagai cara dan alat komunikasi.

3. Mendokumentasikan setiap acara dalam HKN ke 43 Tahun 2007.

4. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana.

20


Bidang Penggerakan Massa :

1. Mendata dan mengerahkan massa provider kesehatan

2. Mengatur transportasi, mobilisasi, penampilan massa

3. Mengkoordinir hulu hilir pengerahan massa provider kesehatan sejak pesiapan hingga selesai acara puncak

4. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana.

Bidang Mobilisasi Dana :

1. Memobilisasi/menghimpun bantuan dana penyelenggaraan HKN ke-43 tahun 2007.

2. Melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Ketua Pelaksana

Sekretariat:

1. Melaksanakan kesekretariatan untuk mendukung seluruh kegiatan peringatan HKN ke-43 tahun 2007.

2. Menggandakan dan mendristribusikan Panduan Penyelenggaraan Peringatan HKN ke-43 tahun 2007.

3. Melaksanakan tugas-tugas lain dari Sekretaris/Wakil Sekretaris.

Ditetapkan di : Jakarta

Pada tanggal : 22 Oktober 2007

MENTERI KESEHATAN RI,

Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP (K)

21


DAFTAR KEGIATAN DALAM RANGKA

PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-43

TAHUN 2007

No.

WAKTU

KEGIATAN

LOKASI

PENANGGUNG JAWAB

1.

Agust-Okt

Kompetisi Jurnalistik

Jakarta

PusKompublik

2.

Agust–Okt

Penilaian Penerima

Penghargaan Manggala Ksatria

Husada dan Manggala Karya

Husada

Daerah

Biro Kepegawaian dan Unit

Utama Depkes

3.

5 Okt

Bazaar Ramadhan

Jakarta

KORPRI Unit Depkes

4.

Okt

Produksi dan distribusi Panduan

dan Media HKN-43 tahun 2006

Jakarta

Pusat Promkes

5.

Okt- Nov

Penulisan artikel dan advetorial

HKN pada Koran/Majalah

Jakarta

Pusat PromKesdan Pusat

Kompublik

6.

23-27 Okt

Pameran Kesehatan Indonesia

Sehat Expo

Jakarta

PT. Wahyu Promo Citra dan

Depkes RI

7.

Nov

Iklan Layanan Masyarakat di

Media Cetak Elektronik

Jakarta

Pusat Komunikasi Publik

8.

Nov

Ziarah ke Makam Pejuang

Kesehatan

Jakarta/ Daerah

Biro Umum dan Panitia HKN

ke 43 tahun 2007

9.

8 Nov

Round Table Discussion

Jakarta

FKM UI

10.

10 Nov

Jumpa Pers

Jakarta

Pusat Komunikasi Publik

11.

Nov

Pekan Olah Raga dan Seni

Jakarta dan daerah

PT. ASKES bekerjasama

dengan sektor swasta

12.

11-13 Nov

Gelar Pelayanan Kesehatan

untuk Rakyat (Pro Rakyat)

Jakarta dan daerah

Ditjen Yanmedik Depkes

bekerjasama dengan sektor

swasta

13.

11-13 Nov

Bakti Sosial Kesehatan

Jakarta dan

sekitarnya

Ditjen Bina Kesmas

bekerjasama dengan sektor

swasta

14.

Nov

Bakti Sosial Kesehatan di daerah

Daerah

Dinas Kesehatan

bekerjasama dengan sektor

swasta

22


DAFTAR KEGIATAN DALAM RANGKA

PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-43

TAHUN 2007

No.

WAKTU

KEGIATAN

LOKASI

PENANGGUNG JAWAB

15.

12 - 13 Nov

Pameran Lukisan dan Foto

Jakarta

Depkes, Binkesmas

16.

11-14 Nov

Pameran Kesehatan

Istora Senayan

Jakarta

ILUNI FKUI dan Depkes RI

17.

12 Nov

Seminar Wacana Pembangunan

Kesehatan sebagai arus utama

daerah

Jakarta

ILUNI FKUI

18.

13 Nov

Simposium Peran Kedokteran

Dasar sebagai Landasan

Pembangunan Kesehatan

Jakarta

ILUNI FKUI

19.

13 Nov

Simposium Kesehatan

Masyarakat

Jakarta

FKMUI

20.

13 Nov

Malam Penghargaan

Leimena Depkes

Biro Kepegawaian Depkes

21.

Nov-Des

Produksi dan Penayanangan

Kaleidoskop Kesehatan

Media elektronik

Seluruh Provinsi

Pusat Promosi Kesehatan

FOMI dan Dit. Bina

Kesehatan Komunitas

22.

19 Nov

Bergerak Serentak untuk Hidup

Sehat

Semua Daerah

Panitia Pusat & Daerah

23.

12 Nov

Upacara peringatan HKN ke-42

tahun 2006

Lap. Depkes RI

Panitia HKN Pusat dan

Panitia HKN DKI Jakarta

24.

15 Nov

• Acara Puncak HKN ke-43

tahun 2007

• Seruan Presiden RI dalam

mewujudkan Rakyat Sehat

• Penyerahan Penghargaan

Manggala Karya dan Ksatria

Bakti Husada

• Deklarasi Aliansi Gerakan

Masyarakat Sehat

Istora Senayan

Jakarta

Panitia Pusat

25.

Nov-Des dan

seterusnya

Terbentuknya Aliansi-Aliansi

Gerakan Masyarakat Sehat

Profesional Kesehatan, dan

berbagai komponen bangsa

23


APLIKASI LOGO HKN KE - 43

DALAM BERBAGAI PENERAPAN

MEDIA

24


APLIKASI LOGO HKN KE - 43

DALAM BERBAGAI PENERAPAN MEDIA

PAPER BAG

30 x 40 x 10 cm

25


APLIKASI LOGO HKN KE - 43

DALAM BERBAGAI PENERAPANMEDIA

STICKER 12 x 6 cm

PIN diameter 4 cm

Kipas diameter 18 cm

Mug diameter 8 cm

26


APLIKASI LOGO HKN KE - 43

DALAM BERBAGAI PENERAPANMEDIA

Poster 50 cm x 70 cm

27


APLIKASI LOGO HKN KE - 43

DALAM BERBAGAI PENERAPANMEDIA

UMBUL-UMBUL

ukuran 90 x 600 cm

28


APLIKASI LOGO HKN KE - 43

DALAM BERBAGAI PENERAPANMEDIA

Spanduk

100 x 500 cm

29


APLIKASI LOGO HKN KE - 43

DALAM BERBAGAI PENERAPANMEDIA

BILBOARD

5 M X 10 M

Foto pejabat disesuaikan

tokoh masyarakat

setempat (daerah setempat)

30

More magazines by this user
Similar magazines