kelompok belajar melalui jaringan maya di indonesia

endangwa.staff.ipb.ac.id

kelompok belajar melalui jaringan maya di indonesia

KELOMPOK 2

SANDRA MALEACHI

(7317110580)

SRI WIDAYATI

(7317110586)

ENDANG SRI WAHYUNI

2


LATAR BELAKANG

• Kesadaran akan lingkungan dan situasi

global

• Interkoneksitas yang meningkat

• Ruang lingkup aktivitas yang meningkat

• Meningkatnya ketergantungan antara

kemuktahiran teknologi dan perubahan

sosial budaya

3


LATAR BELAKANG

• Merupakan salah satu Kompetensi

Pedagogik Guru (memanfaatkan teknologi

informasi dan komunikasi untuk

kepentingan pembelajaran)

• Merupakan satu dari literasi abad 21

(media, multikultural, informasi, teknologi)

• Mendukung pengembangan profesional

secara berkelanjutan

4


DEFINISI BELAJAR

BERJARINGAN (ONLINE

LEARNING)

Belajar berjaringan adalah lingkungan

pembelajaran yang “terbuka” dan

terdistribusi menggunakan internet

(international networking/interconnected

network) dan teknologi berdasarkan

jaringan (web-based) untuk memfasilitasi

pembelajaran dan membangun

pengetahuan melalui aksi dan interaksi

yang berarti. 5


2 JENIS PEMBELAJAR

BERJARINGAN

• CLASSIC : independen, berusia dewasa, motivasi

diri, disiplin, berorientasi pada tujuan, isolasi,

separasi, responsif

• EMERGING : menekankan interaksi sosial dan

pembelajaran kolaboratif (berbagi hasil kerja,

berinteraksi dengan kelompok besar dan kecil

dalam dunia maya, berkolaborasi dalam proyek

berjaringan), mempunyai kompetensi dalam

menggunakan teknologi pembelajaran

berjaringan.

6


KARAKTERISTIK

PEMBELAJAR BERJARINGAN

• Mampu memimpin diri sendiri

• Mampu mematuhi peraturan yang berlaku

• Memiliki disiplin diri

• Bertanggung jawab

• Independen

• Fokus (tidak mudah terganggu)

• Proaktif

• Gemar berkomunikasi secara tertulis

• Menguasai dasar teknologi jaringan

• Menguasai pemakaian komputer

7


TEKNOLOGI BELAJAR

BERJARINGAN

• Teknologi Web-based hypermedia

• Web-based multimedia technologies

• Piranti komunikasi asynchronous and

synchronous

8


Komunikasi virtual bisa dilakukan secara real

time juga unreal time. Secara real time artinya

komunikasi dilakukan secara langsung,

komunikator dan komunikan berinteraksi pada

waktu yang sama, tanpa penundaan waktu

untuk memberi respon atas pesan yang diterima

(synchronous system). Sedangkan yang unreal

time yaitu kebalikan dari yang real time, ada

penundaan waktu respon atas pesan-pesan

yang disampaikan oleh para pihak yang

berkomunikasi (asynchronous system). 9


• Piranti web-based publishing and

authoring

Misalnya : www.author-it.com

• Piranti untuk presentasi and visualisasi

• Course Management System (CMS)

Misalnya: moodle

10


KOMPETENSI PENGAJAR

BELAJAR BERJARINGAN

• Memiliki kemampuan berkomunikasi secara

interpersonal serta terbuka terhadap saran dan

umpan balik

• Berkemampuan tertib administrasi dan dapat

mengatasi masalah-masalah mendasar

berkaitan dengan belajar berjaringan

(troubleshooting)

• Mampu bekerja sama dalam sebuah tim

• Mampu mendisain tugas-tugas untuk online

learning sesuai analisa kebutuhan

11


KOMPETENSI PENGAJAR

BELAJAR BERJARINGAN

• Memahami secara komprehensif mengenai

teknologi pembelajaran dan pengaruhnya

terhadap siswa/mahasiswa.

• The International Society for Technology in

Education (ISTE) pada tahun 1999

merekomendasikan Foundation in Technology

for All Teacher Foundation Standard (Lowther

et al. 2000: 132). Dalam standar ini

mengindikasikan bahwa para guru harus:

12


KOMPETENSI PENGAJAR

BELAJAR BERJARINGAN

• Pertama, memiliki pemahaman umum dan

kemampuan teknologi.

• Kedua, mampu menggunakan teknologi untuk

meningkatkan kemampuan dalam kehidupan

profesional dan personal.

• Ketiga, harus bisa mengintegrasikan teknologi

ke dalam kurikulum secara efektif.

13


TEACHER ROLE

IN ONLINE LEARNING

• Resource

• Coparticipant

• Scaffolder

• Colearner

• Moderator

• Facilitator

• Coach

• Monitor

• Advisor

14


STUDENT ROLE

IN ONLINE LEARNING

• Problem solver

• Explorer

• Researcher

• Collaborator

• Goal-setter

• Moderator

• Facilitator

• Scaffolder

• Participant

15


TES PENGUASAAN

Jelaskan beserta contoh konkrit mengenai ketiga

standar Foundation in Technology for All

Teacher. Standar ini mengindikasikan bahwa

para guru harus: Pertama, memiliki pemahaman

umum dan kemampuan teknologi. Kedua,

mampu menggunakan teknologi untuk

meningkatkan kemampuan dalam kehidupan

profesional dan personal.

Ketiga, harus bisa mengintegrasikan teknologi

ke dalam kurikulum secara efektif.

16

More magazines by this user
Similar magazines