Buku Excel Untuk Administras Pendidikan #1

kabarilagicom

Buku Tentang Penggunaan Excel dan Formula untuk Administrasi Pendidikan

AMIRUSOFT PRESS MEDIA

PANDUAN FORMULA

EXCEL

Untuk Administrasi Pendidikan

Moh Amirus Solikhin, S.Pd

2014

[ A M I R U S O F T P R E S S M E D I A ]


EXCEL UNTUK ADMINISTRASI

PENDIDIKAN

Prolog

Microsoft Excel merupakan aplikasi yang

sangat penting dalam kegiatan input data serta

olah data numerik. Di dalam dunia pendidikan,

data adalah sesuatu hal yang sangat penting.

Tak ada yang akan mengabaikannya, setiap

jengkal ketelitian harus lah dilakukan demi

keabsahan data. Olah data tersebut yang

kemudian menghasilkan statistik pendidikan

yang menyajikan data dari berbagai aspek.

Jaman dahulu , sebelum dunia IT masuk.

Olah data masih menggunakan Kalkulator

dengan perhitungan manual. Jelas system ini

memakan waktu yang sangat lama dan

membutuhkan kejelian yang sangat tinggi.

Ketika Jaman IT telah menjamah Indonesia,

olah data menjadi mudah dan mempersingkat

2


waktu. Namun kendala dalam setiap proses

pasti ada, diantaranya SDM yang kurang dalam

olah data hingga kurangnya sarana prasana

untuk mewujudkannya.

Didalam buku sederhana ini, saya akan

mengurai program excel yang kerap digunakan

untuk dunia pendidikan dalam hal olah data.

Jika anda sebagai guru maka keahlian dalam

mengolah data menggunakan excel sangatlah

diperlukan, hal ini akan memudahkan tugas

anda sebagai guru dalam melaksanakan tugas

sebagai pendidikan. Jika anda seorang Staff

TU maka keahlian ini menjadi hal mutlak bagi

anda, karena dunia pendidikan di era sekarang

sangat membutuhkan keahlian dalam dunia IT,

terutama penguasaan Office Software yang

didalamnya juga tercakup Excel.

Buku ini menyajikan ulasan Formula-formula

excel yang masyhur digunakan. Akan diurai pula

dalam beberapa Kelompok Fungsi yang berbeda

3


kegunaannya. Untuk level penggunaanya dari

tingkat pemula sampai menengah. Jika anda

baru belajar excel, maka tidak jadi masalah

untuk mempelajari Formula excel dengan buku

ini.

Semoga buku sederhana ini dapat menjadi

manfaat bagi anda, Terima Kasih.

4


BAB 1

FORMULA DASAR OPERASI HITUNG

BILANGAN

A. Rumus Operasi Hitung Bilangan

Operasi hitung bilangan sama seperti

operasi hitung bilangan matematika seperti

pada umumnya. Dalam hal ini rumus-rumus

tersebut ditulis dalam penulisan seperti

berikut:

Rumus

Bilangan

Ditulis Dalam

Formula Excel

Penjumlahan +

Pengurangan

Perkalian

_

x

5


Pembagian :

Untuk menulis rumus di excel digunakan

awalan = . lalu di isi dengan variable yang di

isi. Silahkan lihat gambar berikut.

Penjumlahan ditulis dengan menggunakan rumus

=B4+C4 artinya. Cell pada B4 ditambah dengan

Cell pada C4

Pengurangan : ditulis dalam kotak rumus

menggunakan rumus =B5-C5 artinya. Cell pada

B5 dikurangi Cell pada C5

6


Perkalian: ditulis dalam kotak rumus

menggunakan rumus =B6*C6 artinya Cell pada

B6 dikurangi pada C6.

Pembagian: ditulis dalam kotak rumus

menggunakan =B7/C7, artinya Cell pada B6

dibagi Cell pada C7.

Catatan: ingat Penulisan tanpa spasi, dan

harus menggunakan awalan sama dengan (=)

B. Simbol-simbol Penting dalam Rumus Excel

Berikut saya tuliskan beberapa symbolsimbol

penting yang masuk dalam penulisan

excel formula. Simbol-simbol ini sangat

penting untuk di perhatikan dan diteliti

penggunaannya, Karena Simbol ini memegang

peranan penting dalam keabsahan rumus dan

fungsinya.

7


Berikut Simbol-simbol nya:

1. Simbol *

Simbol ini adalah perkalian, yang dalam

penulisan biasa ditulis x. cara

memunculkannya dengan cara menekan

tombol SHIFT+angka 8.

2. Simbol /

Symbol ini adalah pembagian , yang dalam

penulisan bias ditulis dengan ( : ). Cara

memunculkannya dengan menombol tanda /

yang terletak disamping kiri Shift.

3. Simbol =

Symbol ini sangat penting dalam olah rumus

excel. Setiap rumus selalu didahului dengan

=. Karena ini sebagai penanda bahwa itu

adalah rumus yang harus dijawab oleh

program excel.

4. Simbol < atau >

Symbol kurang dari atau lebih dari, simbol

ini digunakan dalam olah rumus LOGIKA

8


yang menggunakan criteria untuk hasil

akhirnya. Seperti : Jika nilai kurang dari 75

maka dinyatakan tidak lulus. Cara

memunculkannya dengan cara menekan

tombol SHIFT dan < / > secara bersamaan.

5. Simbol ( )

Simbol buka kurung dan tutup kurung.

Simbol ini kita gunakan jika kita

menggunakan rumus yang memerlukan

criteria banyak sehingga harus menutup

antara satu criteria dengan criteria yang

lain.

6. Simbol : / ;

Simbol ini digunakan dalam memberi jeda

pada rumus excel. Dalam beberapa kasus

computer anda akan menemukan settingan

yang berbeda, ada yang menggunakan : , ada

pula yang menggunakan ;.

9


7. Simbol $

Simbol ini digunakan untuk mengunci Cell

pada rumus agar tidak ikut berubah

sewaktu kita menggunakan tehnik Dragging

Cursor Down. Cara memunculkan nya adalah

dengan meletakkan cursor pada kotak

formula, lalu tekan F Cara memunculkan nya

adalah dengan meletakkan cursor pada

kotak formula, lalu tekan F4. Anda akan

menemukan cell yang diapit oleh tanda $

dikanan kirinya.

10


BAB 2

LOGIKA

A. IF

Rumus IF digunakan untuk menguji

kebenaran suatu kondisi tertentu dari

variable yang ada. Contoh Kasus.

Siswa yang nilai nya dibawah 60 dinyatakan

tidak lulus, sedangkan diatas 60 maka

dinyatakan lulus

Lihat Aplikasi Penggunaannya:

11


Dalam penghitungan ini yang menjadi

persyaratan adalah harus mendapatkan nilai

min 60 untuk bisa lulus. Yang menjadi

patokan adalah rata-rata nilai dari anak. Jadi

yang menjadi kunci nanti adalah Nilai ratarata

tersebut. Seperti pada contoh, Ratarata

terletak di Cell F7.

Maka pada kolom Hasil ditulislah rumus excel

seperti ini:

=IF(F7


Dalam penulisan rumus, penulisan LULUS atau

Tidak Lulus harus di beri tanda petik.

B. MULTI IF

Rumus IF digunakan untuk menguji

kebenaran suatu kondisi tertentu dari

variable yang ada namun kondisi yang

dipersyaratkan lebih dari 1.

Contoh Kasus. Tentang criteria penilaian

dalam bentuk huruf.

Lihat Aplikasi Penggunaannya:

13


Dalam Contoh ini. Hal yang dipersyaratkan

adalah :

1. Jika nilai < 60 maka mendapatkan D

2. Jika nilai < 80 maka mendapatkan C

3. Jika nilai < 90 maka mendapatkan B

4. Jika nilai 90+ maka mendapatkan A

Disini kita telah membuat interval nilainya

Lalu setelah kita jumlah nilai-nilai . Kita tulis

rumusnya. Di kotak Nilai Huruf di Cell G6.

=IF(F7

More magazines by this user
Similar magazines