26.04.2014 Views

Fundamental Internetworking Development & Design Life ... - Sharing

Fundamental Internetworking Development & Design Life ... - Sharing

Fundamental Internetworking Development & Design Life ... - Sharing

SHOW MORE
SHOW LESS

Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!

Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.

“<strong>Fundamental</strong><strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> <strong>Life</strong> CycleDeris Stiawan (Dosen Jurusan Sistem Komputer FASILKOM UNSRI)Sebuah Pemikiran, <strong>Sharing</strong>, Ide Pengetahuan, PenelitianBanyak sekali pertanyaan tentang “apakah ada suatu panduan / langkahlangkahyang harus dilakukan untuk mendesign suatu internetworking baikdalam skala lokal atau luas”, biasanya untuk dijadikan sebagai pedomandalam langkah-langkah penulisan ilmiah (TA/Jurnal). Dengan tulisan inipenulis mencoba memaparkan beberapa model / langkah-langkah yang bisamenjadi framework yang dikutip dari berbagai buku, Literatur, Whitepaper“Computer Networking dan Data Communications.Pendahuluan ...Saat ini dengan perkembangan perangkat IT terutama dibidang Networking telah menjadikankebutuhan akan infrastruktur sangat tinggi yang membuat para vendor berlomba untukmembuat solusi terintegrasi. Tetapi tidak semua solusi yang diberikan atau ditawarkan olehvendor sesuai dengan kebutuhan perusahaan, karena strategi bisnis perusahaan akan berbedabedasesuai dengan visi dan misi perusahaan.Dahulu pada saat IT menjadi booming dan “anak emas” diperusahaan, penggunaan dana yangunlimited sangat mudah dianggarkan, namun saat ini dengan semakin jenuhnya akan solusi yangdiberikan oleh IT ditambah dengan efek dari krisi global, banyak perusahaan mulai “menarikikat pinggang” untuk belanja produk IT. Pemahanan ini sangat lumrah karena solusi IT dandampak yang ada sangat susah untuk dituangkan dalam bentuk angka-angka keuntungan diataskertas. Karena itu perlu adanya pedoman bagi para praktisi / newbie freshgraduate/ penelitiuntuk membuat pedoman dan langkah-langkah dalam perancangan interkoneksi dan komunikasi.Namun dalam pengembangan jaringan akan mendapatkan tantangan tersendiri, langkahpertama adalah harus mengerti tentang internetworking requirement kita, karena unsurreliability dan internetworking harus tercapai.Penjelasan lebih lanjut tentang reliability dapat membaca tulisan penulis yang lain tentang“isu-isu pada network management”.<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 1


<strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> NDLCTahapan pada Network <strong>Development</strong> <strong>Life</strong> Cycle (NDLC) [1].Gambar 1. NDLC(Sumber : Applied Data Communications, A business-Oriented Approach, James E. Goldman,Philips T. Rawles, Third Edition, 2001, John Wiley & Sons : 470)1. Analysis : Tahap awal ini dilakukan analisa kebutuhan, analisa permasalahan yang muncul,analisa keinginan user, dan analisa topologi / jaringan yang sudah ada saat ini. Metodeyang biasa digunakan pada tahap ini diantaranya ;a. Wawancara, dilakukan dengan pihak terkait melibatkan dari struktur manajemenatas sampai ke level bawah / operator agar mendapatkan data yang konkrit danlengkap. pada kasus di Computer Engineering biasanya juga melakukanbrainstorming juga dari pihak vendor untuk solusi yang ditawarkan dari vendortersebut karena setiap mempunyai karakteristik yang berbeda<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 2


. survey langsung kelapangan, pada tahap analisis juga biasanya dilakukan surveylangsung kelapangan untuk mendapatkan hasil sesungguhnya dan gambaranseutuhnya sebelum masuk ke tahap design, survey biasa dilengkapi dengan alatukur seperti GPS dan alat lain sesuai kebutuhan untuk mengetahui detail yangdilakukan.c. membaca manual atau blueprint dokumentasi, pada analysis awal ini jugadilakukan dengan mencari informasi dari manual-manual atau blueprintdokumentasi yang mungkin pernah dibuat sebelumnya. Sudah menjadi keharusandalam setiap pengembangan suatu sistem dokumentasi menjadi pendukung akhirdari pengembangan tersebut, begitu juga pada project network, dokumentasimenjadi syarat mutlak setelah sistem selesai dibangun.d. menelaah setiap data yang didapat dari data-data sebelumnya, maka perludilakukan analisa data tersebut untuk masuk ke tahap berikutnya. Adapun yang bisamenjadi pedoman dalam mencari data pada tahap analysis ini adalah ;• User / people : jumlah user, kegiatan yang sering dilakukan, peta politikyang ada, level teknis user• Media H/W & S/W : peralatan yang ada, status jaringan, ketersedian datayang dapat diakses dari peralatan, aplikasi s/w yang digunakan• Data : jumlah pelanggan, jumlah inventaris sistem, sistem keamananyang sudah ada dalam mengamankan data.• Network : konfigurasi jaringan, volume trafik jaringan, protocol,monitoring network yang ada saat ini, harapan dan rencanapengembangan kedepan• Perencanaan fisik : masalah listrik, tata letak, ruang khusus, sistemkeamanan yang ada, dan kemungkinan akan pengembangan kedepan.2. <strong>Design</strong> : Dari data-data yang didapatkan sebelumnya, tahap <strong>Design</strong> ini akan membuatgambar design topology jaringan interkoneksi yang akan dibangun, diharapkan dengangambar ini akan memberikan gambaran seutuhnya dari kebutuhan yang ada. <strong>Design</strong> bisaberupa design struktur topology, design akses data, design tata layout perkabelan, dansebagainya yang akan memberikan gambaran jelas tentang project yang akan dibangun.Biasanya hasil dari design berupa ;a. Gambar-gambar topology (server farm, firewall, datacenter, storages, lastmiles,perkabelan, titik akses dan sebagainya)b. Gambar-gambar detailed estimasi kebutuhan yang ada<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 3


3. Simulation Prototype : beberapa networker’s akan membuat dalam bentuk simulasidengan bantuan Tools khusus di bidang network seperti BOSON, PACKET TRACERT, NETSIM,dan sebagainya, hal ini dimaksudkan untuk melihat kinerja awal dari network yang akandibangun dan sebagai bahan presentasi dan sharing dengan team work lainnya. Namunkarena keterbatasan perangkat lunak simulasi ini, banyak para networker’s yang hanyamenggunakan alat Bantu tools VISIO untuk membangun topology yang akan didesign.4. Implementation : di tahapan ini akan memakan waktu lebih lama dari tahapan sebelumnya.Dalam implementasi networker’s akan menerapkan semua yang telah direncanakan dan didesign sebelumnya. Implementasi merupakan tahapan yang sangat menentukan dariberhasil / gagalnya project yang akan dibangun dan ditahap inilah Team Work akan diujidilapangan untuk menyelesaikan masalah teknis dan non teknis.Ada beberapa Masalah-masalah yang sering muncul pada tahapan ini, diantaranya ;a. jadwal yang tidak tepat karena faktor-faktor penghambat,b. masalah dana / anggaran dan perubahan kebijakanc. team work yang tidak solidd. peralatan pendukung dari vendormakanya dibutuhkan manajemen project dan manajemen resiko untuk menimalkan sekecilmungkin hambatan-hambatan yang ada.5. Monitoring : setelah implementasi tahapan monitoring merupakan tahapan yang penting,agar jaringan komputer dan komunikasi dapat berjalan sesuai dengan keinginan dan tujuanawal dari user pada tahap awal analisis, maka perlu dilakukan kegiatan monitoring.Monitoring bisa berupa melakukan pengamatan pada ;a. Infrastruktur hardware : dengan mengamati kondisi reliability / kehandalan sistemyang telah dibangun (reliability = performance + availability + security),b. Memperhatikan jalannya packet data di jaringan ( pewaktuan, latency, peektime,troughput)c. Metode yang digunakan untuk mengamati ”kesehatan” jaringan dan komunikasisecara umum secara terpusat atau tersebarPendekatan yang paling sering dilakukan adalah pendekatan Network Management, denganpendekatan ini banyak perangkat baik yang lokal dan tersebar dapat di monitor secara utuh.<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 4


6. Management, di manajemen atau pengaturan, salah satu yang menjadi perhatian khususadalah masalah Policy, kebijakan perlu dibuat untuk membuat / mengatur agar sistem yangtelah dibangun dan berjalan dengan baik dapat berlangsung lama dan unsur Reliabilityterjaga. Policy akan sangat tergantung dengan kebijakan level management dan strategibisnis perusahaan tersebut. IT sebisa mungkin harus dapat mendukung atau alignmentdengan strategi bisnis perusahaan.<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 5


<strong>Life</strong> Cycle ApproachMenurut whitepaper ”Creating business value and operational excellence with the ciscolifecycle services approach” halaman 6 [8], yang akan dijabarkan penulis dari sudut pandanglain sesuai dengan analisa penulis.Gambar 2. tahapan-tahapan <strong>Life</strong> CylePada setiap phase dalam sebuah lifecycle pengembangan jaringan, dibutuhkan pada setiapbagian dengan kesesuaian bisnis dan kebutuhan teknis dari perusahaan tersebut.1. Prepare, pada bagian ini biasanya analis melihat strategi dari perusahaan, proses bisnis,core bisnis dan produk yang dihasilkan, hal ini berguna untuk menetapkan danmenempatkan strategi <strong>Internetworking</strong> yang akan dibangun dengan “blue print” ITInfrastruktur dan aspek financial yang akan dikembangkan kedepan.Hindari :• karena tidak adanya “support” dari manajemen atas maka tidak semua user akanmembantu pencarian analisa data awal ini• beberapa user “keep” data dan bersikap acuh tak acuh, padahal data merekadibutuhkan untuk tahapan perencaan berikutnya• mendapatkan data mentah, carilah data-data sedetil mungkin tentang project ini• tidak mengajak semua level pegawai, usahakan lakukan analisa dari sudut berbagaikebutuhan user di jaringan tersebut.<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 6


4. Implement, sebelum di implementasikan akan dilakukan testing terlebih dahulu, banyakpara analis akan melakukan pilot project dan simulasi sebelum implementasi system yangbaru, hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kesalahan yang mungkin muncul. Prosesditahapan ini adalah instalasi, konfigurasi, dan integrasi system. Bisa jadi salah satu bagiannetwork telah berhasil dimigrasi dengan baik namun tidak berarti semua bagian akan lancar.Hindari :• Ketidakpastian dan ketidakyakinan sistem yang akan diimplementasi, misalnya denganmencoba-coba implementasi sistem yang belum pernah digunakan atau pengalamansebelumnya tanpa di temani pihak lain yang sudah pengalaman.• Kurangnya team support / pendukung lainnya, usahakan team terdiri dari beberapaorang yang disesuaikan dengan skill yang dibutuhkan.• Plug n play, jangan berpikir setelah di integrasikan, di interkoneksikan, di install dapatberjalan sesuai dengan rencana diatas kertas.5. Operate, tahapan ini bagian dari tahapan implementasi, setelah di implementasi makaperlu dilakukan pengawasan dan pemantauan pada pengoperasiannya, beberapa kasus padatahapan ini akan terlihat beberapa kasus masalah misalnya tidak kompatibelnya hardware,masalah pada software dan aplikasi yang selama ini jalan tidak ada hambatan namunsetelah implementasi menjadi terganggu, user yang mengeluh tidak adanya perubahanpada performance dengan sistem yang baru dan sebagainya.Hindari :• Tidak melibatkan team lain dari beberapa bagian lain di perusahaan tersebut• Tidak mempunya plan lain, buatlah Plan A, Plan B dan sebagainya untuk menghindarimasalah yang akan muncul• Team langsung bubar, beberapa kasus team project langsung pergi, usahakan untuktetap di tempat selama beberapa waktu sampai kondisi bisa di kendalikan.6. Optimize, masukan pada saat tahapan implementasi dan operate akan sangatmempengaruhi tahapan optimalisasi ini, dimana dari masukan tadi bisa memberikan inputuntuk penanganan, redesign, rekonfigurasi dan perubahan yang perlu dilakukan tanpamerubah arah dari tujuan project tersebut.Hindari :• Tidak melibatkan team lain dari beberapa bagian lain di perusahaan tersebut• Tutup mata dan telinga untuk aduan dari user kepada team, sangat disarankan untukmembuat heldesk / hotline<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 8


<strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> GNDPKebutuhan Pengembangan <strong>Internetworking</strong> (GNDP)Secara umum, ada 3 elemen penting pada saat pengembangan jaringan menurut literaturewhite paper internetworking design guide cisco ;1. Kebutuhan yang diinginkan (environmental given), termasuk lokasi host, servers, terminal,dan peralatan end point lainna, yang menjadi focus adalah biaya yang dibutuhkan untukmembawa setiap tingkatan layanan yang diinginkan user.2. Batasan Kinerja, performance constraints sangat focus pada masalah reliability jaringan,traffic throughput, dan kecepatan host / client (seperti NIC dan kecepatan akses hardisk)3. <strong>Internetworking</strong> Variabel, termasuk network topology, kapasitas jaringan, dan aliranpaket data.Gambar 2. General Network <strong>Design</strong>n Process (sumber Interneworking design guide : 9)<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 9


1. Assessing User Requirements, Melakukan analisa kebutuhan user pengguna adalahdilangkah awal ini, dimana unsur availability seperti respon time, throughput danreliability harus tercapai.a. Respon time dapat diukur dengan berapa lama respon yang dibutuhkan pada saatmemberikan perintah atau menjalankan aplikasi ke sistem, karena beberapaaplikasi kritikan membutuhkan waktu respon yang cepat seperti online services.b. Throughput, paket-paket yang lewat dijaringan yang padat akan sangat sensitivedengan bandwitdh yang ada, aplikasi, file transfer, sumber daya yang bisa diaksesdan protocol yang digunakan. Volume traffic Aplikasi-aplikasi kritikal akan sangatterpengaruh pada keadaan kondisi jaringan saat itu. Troughput sangat terpengaruhdengan bandwidth, devices yang digunakan, media transmisi yang digunakan dantopology yang dibangun.c. Reliability sangat sensitive dan penting, beberapa aplikasi sangat sensitive dengankondisi jaringan untuk koneksi yang selalu online, apalagi saat ini era UnifiedCommunications yang menconvergence data, suara dan video dalam jaringan yangterpusat. Kehandalan sangat dibutuhkan untuk menjamin layanan dapat didelivered ke user / pelanggan.Dilangkah awal ini untuk mendapatkan kebutuhan yang detil dapat menggunakan beberapapendekatan, seperti metode ;a. Profile komunitas user secara keseluruhan, dibutuhkan untuk menyamakan persepsisemua user yang ada tentang kebutuhan dan policy di jaringan, seperti akses mail,group user, hak akses sumber daya printer dan storages server.b. Wawancara dan survey langsung kelapangan, dibutuhkan wawancara dan surveyuntuk mendapatkan data sebenarnya, karena bisa saja ekspetasi setiap user diberbeda bagian juga berbeda keinginan dan problemnya selama ini, problemseperti akses ke aplikasi sistem informasi, penggunaan bandwidth, dan sebagainya.Assessing Cost, Analisa kebutuhan biaya, biaya sangat mempengaruhi dari implementasidan design yang akan dilakukan, jumlah yang dibutuhkan sangat mempengaruhi Total CostOwnership (TCO). Dalam pengangaran produk sebagai solusi yang digunakan sebagaibackbone, core, distribusi, dan akses akan sangat tergantung pembiayaannya dari produkyang akan digunakan. Setiap solusi punya karakteristik sendiri yang membedakan kelasantar vendor tersebut.<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 10


Estimasi biaya yang harus dikeluarkan untuk implementasi design network, seperti ;Kebutuhan biaya h.w dan s.w, Biaya Instalasi, Biaya ekspansi, Biaya Support dan BiayadowntimeTCO sangat sensitive tentang berapa lama investasi yang ada akan kembali dan berapapersen efisien dan efektif dari implementasi yang telah dilakukan dapat dinikmati.Pembiyaan sangat terpengaruh dari solusi teknologi yang akan digunakan, Beberapa vendorinternetworking malah memberikan solusi garansi yang lama, pembelian barang seconduntuk ditukarkan dengan solusi terbaru, model garansi penggantian alat yang rusak selamamasa kontrak, jaminan sukucadang / heldesk hotline produk dan sebagainya ini juga perlumenjadi perhatian networker’s dalam menentukan solusi.2. Select Topologies and Technologies to satisfy needs, pada tahap adalah memilih topologydan teknologi yang tepat digunakan. Dalam perancangan jaringan computer, pemilihantopology sangat berpengaruh pada performace network, factor yang harus diperhatikandalam perancangan topology adalah aplikasi yang berjalan, jumlah device endpoint yangakan dikoneksikan, sebaran endpoint, mobilitas pengguna, dan solusi vendor yang akandigunakan.Pemilihan teknologi perangkat core backbone, distribusi, access, dan sistem keamananakan sangat menentukan kepuasan user dari penggunaan perangkat switch, router, dansumber daya lain yang digunakan. Pengaruhnya pada jaminan layanan kepada user yangakan diberikan oleh teknologi yang tepat, jaminan layanan akan sangat erat denganreliability atau kehandalan network kita.Gambar 3. Model Hirarki<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 11


Contoh pembagian akses secara hirarki dari cisco, membagi dalam beberapa hirarki sepertipada gambar 3. Model tersebut menjadi 3 layer / tingkatan ;1. Hirarki Core : pada bagian Inti terdapat interkoneksi utama atau akses utama darinetwork dan yang akan mengoptimalkan transport antar sites. Bisa berupa perangkatSwitching di Layer 2 atau Layer 3 yang tugas pokonya sebagai interkoneksi semuasumber daya. Contohnya perangakt Switching Layer 3 yang bertugas forward danrouting semua paket masuk dan keluar network, fungsi firewall dan sistem keamananlainnya juga bisa di implementasikan di Hirarki Core ini.2. Hirarki Distribution : di bagian distribusi akan ditugaskan untuk mendistribusikansemua pengaturan di hirarki Core ke Access dan yang akan membuat kebijakan koneksi.Distribusi lebih ditekankan untuk mempermudah pengaturan dan menyebarkan resourceyang ada di network sesuai dengan aturan yang telah dibuat. Peralatan pada hirarki inibiasanya berupa Switching di layer 2.3. Hirarki Access : di bagian inilah semua perangkat disebarkan dan di interkoneksikan kesemua end point sumber daya yang ada misalnya terminal user dan sebagainya.Peralatan bisa berupa router layer 3 atau switching layer 2.4. Model Network Workload, model beban kerja jaringan harus menjadi perhatian pada saatmendesign topology yang akan dibuat, terutama untuk solusi aplikasi yang kritikal,peektime traffic yang tinggi, akses ke resources yang besar, solusi yang sering digunakanseperti loadbalanced systems baik backbone atau akses link, sistem distribusi/tersebar,model synchronization, database terdistribusi, dan lain-lain yang akan menjamin realibility100% tanpa downtime.5. Simulate behavior under expected Load, membuat mekanisme seperti pekerjaan yangsebenarnya, biasanya para networker’s akan mempresentasikan design yang dibuat ke teamwork atau ke pelanggan, penggunaan simulasi perangkat lunak menjadi solusinya. Denganpenggunaan simulasi ini diharapkan dapat mengukur performa dari design network yangdibuat.6. Perform sensitive test, testing performa biasanya dilakukan pada network dibagiantertentu untuk melihat seberapa jauh perubahan yang terjadi pada saat implementasinantinya.7. Rework design as needed, lakukan design ulang jika dibutuhkan untuk mendapatkan hasilyang lebih optimal, biasanya hasil didapatkan dari masukan user, team work ataumanagement.<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 12


Bahan Bacaan[1] James E. Goldman, Philips T. Rawles, Third Edition, 2001, Applied Data Communications, Abusiness-Oriented Approach, , John Wiley & Sons[2] Mani Subramanian, 2000, “Network Management: an Introductions to principals andpractice”, Addison-wesley, USA[3] Steve McQuerry, 2008” Interconnecting Cisco Network Devices”, Part 1 (ICND1), SecondEdition, Cisco Press, USA[4] Steve McQuerry, 2008” Interconnecting Cisco Network Devices”, Part 2 (ICND2), ThirdEdition, Cisco Press, USA_________, <strong>Internetworking</strong> Network <strong>Design</strong>,cisco.com[5] _________, Architecting for business Productivity, 2002, cisco.com[6] _________, Architecting for e-business, 2001, cisco.com[7] _________, Network Configuration Manager, http://www.cisco.com/en/US/technologies/[8] _________, White paper,http://www.cisco.com/warp/public/437/services/lifecycle/<strong>Life</strong>cycleServicesWhitePaper.pdf<strong>Internetworking</strong> <strong>Development</strong> & <strong>Design</strong> | April 2009 13

Hooray! Your file is uploaded and ready to be published.

Saved successfully!

Ooh no, something went wrong!