Wealth Management Newsletter - March 2013 - Commonwealth Bank

commbank.co.id

Wealth Management Newsletter - March 2013 - Commonwealth Bank

2 | Market Perspective | March 2013tidak seimbang dengan penurunan di sektor jasa. Kondisi di Jermanrelatif lebih baik dibandingkan negara lainnya. Walaupun data PMI(Purchasing Managers Index) Jerman serta tingkat keyakinan bisnisdi bulan Februari mulai menunjukkan penurunan, ekonomi Jermanmasih berpotensi untuk bangkit di kuartal I-2013 ini karena indikatorPMI masih menunjukkan proses ekspansi, sebagai kontribusidari pemulihan permintaan global serta kondisi domestik yangcukup baik. Hal ini ditunjukkan oleh pemulihan permintaan eksporsebanyak 5,1 poin ke level 64,6, dan naik ke atas level 50 untukpertama kalinya sejak bulan Juni 2011.Permintaan ekspor untuk zona Eropa juga berangsur membaikdengan kenaikan 2,2 poin ke 51,7 dan merupakan kenaikanpertama kalinya sejak Juni 2011. Di bulan Februari, PresidenECB, Draghi memperingatkan penguatan EUR bisa menyebabkaninflasi meningkat melebihi target ECB di 2% untuk tahun 2013 dan2014 serta menekan ekspor. Untuk jangka pendek ini, perjalananpemulihan ekonomi zona Eropa terlebih dengan ketidakpastiankondisi politik Italia, akan memberikan pengaruh bagi pergerakanbursa global.Amerika SerikatPemerintah AS masih belum mencapai kesepakatan denganKongres dalam hal memperbaiki masalah defisit dan utangnya.Pemotongan anggaran secara otomatis yang dapat menurunkanpertumbuhan ekonomi AS sebanyak 0,5% dari GDP sudah efektifdilakukan dari tanggal 1 Maret. AS juga masih menghadapi duamasalah fiskal yang belum ada solusinya yaitu debt ceiling sertaresolusi untuk budget. Notulen dari pertemuan FOMC di bulanJanuari juga menunjukkan adanya keinginan dari beberapa petinggithe Fed untuk menghentikan atau paling tidak mengurangi programpembelian obligasi sebelum kondisi tenaga kerja AS mengalamiperbaikan yang signifikan sehingga membuat pasar kuatir akanpotensi pengetatan Moneter dari the Fed lebih awal dari yangdirencanakan.Berdasarkan ini, ekonomi AS diekspektasi tumbuh 2,1% di tahun2013 dan 2,4% di tahun 2014. Proyeksi tingkat pertumbuhan iniberdasarkan asumsi ekonomi AS akan dapat menyerap pengetatananggaran dengan baik, seperti yang terjadi di tahun 2011 dan 2012lalu.United KingdomPeringkat kredit Inggris diturunkan dari AAA menjadi Aa1 di bulanFebruari, karena prospek pertumbuhan ekonomi UK masih lemahdisebabkan oleh pengetatan moneter serta sektor swasta yangmasih menekan belanjanya. Bank Sentral Inggris diekspektasi akanmenambah stimulus di tahun 2013 dengan meningkatkan danauntuk pembelian aset dari level £375 miliar to £425 miliar, sedinimungkin bulan Maret ini.AAAAAA+Sumber : CBA AustraliaSOVEREIGN CREDIT RATING(SSP’s long term foreign currency debt rating)Mar-90JapanAustraliaUSEurozone(median)Mar-95 Mar-00 Mar-05 Mar-10UKLOCAL OutlookSelama bulan Februari 2013, kinerja IHSG mencatatkenaikan +7,68% dengan bergerak diantara rentang4.453,703-4.795,789 dengan aliran dana asing yangsangat deras sebesar USD 1,160juta. Asing membukukanpembelian bersih setiap hari kecuali satu hari di bulanFebruari, yang mendorong IHSG terus mencatat rekortertinggi baru berulang kali. IHSG diyakini masih dapatmencatat kinerja positif dengan dukungan dari berbagaikatalis.Menurut survei Morgan Stanley, tingkat keyakinan perusahaan kecildan menengah di tahun 2013 untuk mengembangkan bisnisnyacenderung lebih baik dibandingkan sebelumnya. Mengingatkenaikan IHSG yang cukup signifikan di bulan Februari, Investordisarankan untuk melakukan strategi berinvestasi secara bertahapdengan tidak terlalu menitikberatkan alokasi portofolio hanya padareksa dana saham semata dan bisa melakukan diversifikasi padaobligasi pemerintah.Pergerakan IHSG dan aliran dana asing selama bulanFebruari 2013Pertumbuhan ekonomi tahun ini diekspektasi dapatmencapai 6,8% didukung oleh konsumsi domestik daninvestasi, serta pemulihan ekonomi China diharapkandapat memacu pemulihan ekspor di tahun ini. Aliraninvestasi diekspektasi masih akan terus deras karenafokus pemerintah untuk merealisasikan berbagai proyekinfrastruktur. Tingkat inflasi sempat mengalami kenaikandiatas level 5% dikarenakan dampak temporer darikenaikan biaya distribusi makanan selama bencana banjirdan tanah longsor, namun diperkirakan belum menjadikatalis negatif bagi kinerja pasar modal domestik.20015097.114 100500-50-1001 4 5 6 7 8 11 12 13 14 15 18 19 20 21 22 25 26 27 28February 20134795.789475047004650460045504500445010083.3108500Sumber : Bloomberg


3 | Market Perspective | March 2013Pertumbuhan ekonomi di tahun 2012 tercatat sebesar 6,3%(dibandingkan 6,5% tahun 2011), sesuai dengan prediksi BankIndonesia di 6,3% dan sedikit lebih rendah dibandingkan targetpemerintah di level 6,5%. Di kuartal IV, tingkat pertumbuhanekonomi cukup baik didukung oleh tingkat konsumsi yang tumbuh5,4% YoY. Pertumbuhan investasi juga masih cukup deras walaupunturun dari 10% di kuartal III menjadi 7,3% di kuartal II.Untuk tahun 2013, pemerintah menargetkan pertumbuhanekonomi di 6,8% sedangkan Bank Indonesia menargetkan antara6,3-6,8%, walaupun pemulihan ekonomi global diestimasi masihberjalan lambat. Pertumbuhan di Amerika Serikat masih perlahan,sedangkan Eropa diekspektasi masih akan mengalami resesiringan. Hanya pemulihan ekonomi China yang mungkin diharapkanuntuk mendorong pemulihan ekspor Indonesia di tahun ini,meskipun kontributor utama dari pertumbuhan ekonomi domestikmasih bertumpu pada konsumsi domestik dan investasi. Sektorkonsumsi domestik diekspektasi masih bertumbuh kuat, terutamadengan kenaikan Upah Minimum Provinsi dan demografi yangmenguntungan. Aliran investasi asing ke sektor rill diestimasi akanterus berlanjut seiring dengan peningkatan kualitas infrastruktur olehpemerintah. Menurut Bappenas, sejumlah 146 proyek infrastruktursenilai Rp545 triliun akan memulai kontruksi tahun ini.7.5%7.0%6.5%6.0%5.5%5.0%4.5%4.0%3.5%3.0%7.5%7.0%6.5%6.0%Jan-10Apr-10Headline and Core Inflation (YoY%)Jul-10Oct-10Jan-11Sumber : BofA Memill Lynch Global Research, BloombergApr-11Jul-11Oct-11Headline CPIJan-12Apr-12Jul-12Core CPIFASBI, BI Rate and 10y and 20y Bond Yields (%)Oct-12Jan-13harga bahan pangan disebabkan oleh naiknya biaya distribusi akibatbencana banjir dan tanah longsor. Karena tingkat inflasi sudah naikdiatas level 5%, pelaku pasar akan menunggu langkah dari BI. Sukubunga BI diekspektasi masih akan bertahan sampai ada kenaikanharga BBM bersubsidi, namun suku bunga FASBI diestimasi akanmengalami kenaikan 25-75bps di tahun 2013 ini.BI kemungkinan masih cukup nyaman dengan tingkat inflasi saat inidikarenakan dampak dari bencana banjir hanya bersifat sementara.Kenaikan suku bunga acuan biasanya berdampak pada pelemahanharga obligasi pemerintah, tetapi kemungkinan penurunan akanbersifat terbatas dikarenakan minat asing untuk mengakumulasiobligasi pemerintah Indonesia masih relatif tinggi.Sentimen Mengembangkan InvestasiTetap Positif181614121029028027026025024023022021020086420224Foreign Ownership of Recap Bonds (IDR T)241250Jul-12 Sep-12 Oct-12 Nov-12 Dec-12 Jan-13 Feb-13Sumber : BofA Memill Lynch Global Research, BloombergSumber: Morgan Stanley270 271273Acceleration in 2013 Investment GrowthCapex Growth Expectation (in %)12.415.72012 20132775.5%5.0%4.5%4.0%3.5%Mar-12 May-12 Jul-12 Sep-12 Nov-12 Jan-13 Mar-13Sumber : BofA Memill Lynch Global Research, Bloomberg5y 20y FASBI BI RateTingkat Inflasi dan Suku BungaBank IndonesiaTingkat inflasi di bulan Februari dilaporkan lebih tinggi dari ekspektasisebesar 5,3% YoY dibandingkan 4,6% di bulan Januari. Inflasi intitetap di level 4,3% YoY. Tingkat inflasi ini merupakan yang tertinggisejak bulan Juni 2011 karena didorong oleh kenaikan harga bahanpangan (+2%), rumah (+0,8%), dan kesehatan (+0,6%). KenaikanMorgan Stanley melakukan survei pada 110 perusahaan denganskala kecil dan menengah untuk mengukur sentimen bisnis dantingkat keyakinannya, ditengah melemahnya harga komoditas,fluktuasi mata uang rupiah serta semakin dekatnya pemilu ditahun 2014. Di luar ekspektasi, perusahaan lebih optimis akanpertumbuhan belanja modal dan laba di tahun 2013. Hasil surveijuga menunjukkan belanja modal akan naik dari 12,4% di tahun2012 menjadi 15,7% ditahun 2013, sedangkan pertumbuhanlaba diekspektasi naik dari 16,3% menjadi 18,2% dan proporsijumlah perusahaan yang lebih percaya diri naik dari 22% di tahun2012 menjadi 37% di tahun 2013. Bahkan, sentimen terhadapekonomi global dan domestik untuk tahun 2013 ini jauh lebih positifdibandingkan tahun 2012.Keyakinan perusahaan untuk berekspansi serta derasnya alirandana investasi yang masuk akan memotori pertumbuhan ekonomiyang lebih stabil untuk jangka panjang serta menurunkanrisiko inflasi. Hal ini akan menjadi salah satu katalis positif bagipertumbuhan IHSG kedepannya.


4 | Market Perspective | March 2013Analisa Valuta AsingPergerakan USD/IDR pada bulanFebruari 2013 cenderung stabildengan rentang harga 9,605 – 9,768per dollar Amerika. PenguatanUSD pada minggu akhir Februari tidak begituberdampak negatif pada IDR. Di tengah angkaneraca perdagangan Indonesia yang masihperlu diwaspadai, aliran dana asing yangmemasuki pasar Indonesia masih mengalirderas. Secara akumulasi dana asing yangmasuk ke Indonesia sudah mencapai IDR 54,8triliun, semenjak September 2012.Inflasi pada bulan Maret 2013 berada padatingkat 5,31% dimana masih dalam rentangtarget inflasi yang ditetapkan pemerintah(3,5% - 5,5%). Dengan masih terkendalinyatingkat inflasi di Indonesia, maka perubahankebijakan moneter dalam merubah sukubunga masih belum diperlukan.Indonesia masih memberikan imbal hasilinvestasi yang menarik diantara negara –negara lain dengan peringkat kredit yangsama. Oleh karena itu, investor asing masihmemilih mengalokasikan sebagian danamereka di pasar Indonesia dan berdampakpada penguatan IDR terhadap USD, sekalipunUSD cenderung menguat terhadap mata uanglainnya. Hal ini tercermin jelas pada penguatanIHSG dari awal tahun yang dibuka di level4,346 dan mencapai titik tertinggi pada 1Maret 2013 di level 4,811. Kenaikan sebesar10,70% hanya dalam 2 bulan merupakanpencapaian yang luar biasa. Perlu diperhatikankenaikan IHSG yang demikian tinggi jugaberakibat pada kenaikan P/E ratio ke level18,69. Dibandingkan dengan negara – negarasekelasnya P/E ratio IHSG bukanlah beradapada level yang rendah. Hal ini berpotensiuntuk menjadi alasan bagi investor asinguntuk melakukan profit taking dan repatriasi.Repatriasi USD berpotensi memberikandampak negatif pada IDR.Diprediksikan USD/IDR akan masih bergerakpada rentang 9,650 – 9,800 sampai akhirMaret 2013.USD masih menjadi pilihan alokasiaset para investor di tengah tidakmenentunya keadaan ekonomiglobal. Beberapa hal yang memicupenguatan USD terhadap mata uang lainnyaadalah kekhawatiran para pelaku pasarterhadap pemilu di Italia yang berpotensimemperburuk krisis utang di zona Eropa,ketidakpastian mengenai keputusan revisibatas utang Amerika Serikat, dan kemungkinandari penurunan peringkat kredit Inggris. Ketigahal ini memicu aksi flight to quality yangberakibat pada penguatan USD terhadap matauang lainnya.Pada bulan Maret 2013 pergerakan USDakan dipengaruhi oleh keputusan mengenaibatas utang Amerika Serikat. USD cenderungmelemah apabila batas utang Amerika Serikatsetuju untuk dinaikan. Pelemahan USDtersebut akan berdampak pada kenaikandi major currency dan high yielding assetslainnya.Pada umumnya kondisiperekonomian di zona Eropamengalami peningkatan danperbaikan yang bertahap. Dan haltersebut tercermin pada kenaikan EUR/USDpada awal tahun 2013 sampai menembuslevel 1,3700. Namun di pertengahan Februarisampai akhir Februari, beberapa beritadirilis dan cenderung membuat investormengurangi selera risiko mereka dan kembalimengalokasikan dana mereka ke safe haven.Beberapa faktor yang menyebabkanpenurunan EUR terhadap USD adalahketidakpastian pemilu di Italia. Yang manaberpotensi memperkeruh keadaan utangdi Italia sendiri. Pernyataan dari PresidenEuropean Central Bank (ECB) pada awalFebruari mengenai projeksi penyusutanpertumbuhan ekonomi di Eropa pada tahun2013 juga mewarnai penurunan EUR/USD.Perlu diingat, penurunan EUR/USD cenderungbersifat sementara dan tidak seburuk keadaansebelumnya, karena beberapa program Troikayang sudah ada seperti LTRO dan danatalangan lainnya akan mampu menangani krisisutang di zona Eropa dan memberikan dampakpositif pada pergerakan EUR/USD dalamjangka menengah hingga panjang.Secara technical EUR/USD berada dalam trendmenurun dengan potensi rebound yang cukupbesar. Diprediksikan EUR/USD akan bergerakdalam rentang 1,2850 – 1,3400 pada bulanMaret 2013.Beban utang yang meningkat dandefisitnya necara perdaganganInggris di bulan Februari 2013membuat GBP/USD kian terpuruk ke sisinegatif. Pasalnya serangkaian programpelonggaran kebijakan yang dilakukanpemerintah Inggris dinilai belum efektif.Diperkirakan nilai dari pelonggaran kebijakanakan ditambahkan lagi dengan tujuanmemaksimalkan efektifitas dari programtersebut.Rencana penambahan likuiditas tersebutmembuat GBP/USD kembali mengalamitekanan ke bawah. Secara technical, GBP/USD masih berada dalam pola trend menurun,dengan rentang harga 1,4900 – 1,5550 padabulan Maret 2013.Kondusifnya perekonomian Australiamembuat AUD kembali terdorongnaik pada awal Maret 2013. Datapenjualan ritel yang dirilis pada awalMaret 2013 menunjukan adanya kenaikan yangsignifikan di luar prediksi ekonom. Penjualanritel Australia naik dari -0,2% ke 0,9%, dimanahanya diprediksikan naik sampai 0,4%. Hal inimembuat AUD/USD terdorong untuk bergerakpositif pada awal Maret 2013.Reserve Bank of Australia (RBA) punmemutuskan untuk tidak mengubah sukubunga acuan (RBA cash rate) yang dianggapmasih cocok untuk keadaan dan situasipertumbuhan ekonomi Australia saat ini. Dalamrapat RBA tersebut, juga disebutkan beberapafaktor yang mendukung keputusan untuk tidakmengubah suku bunga saat ini (3%) antaralain; risiko resesi global yang mulai turun dalambeberapa bulan terakhir, tingkat inflasi Australiayang rendah menambah fleksibilitas untukpelonggaran kebijakan apabila diperlukan,dan pertumbuhan China yang sudah mulaistabil cukup memberikan dampak positif padaperekonomian Australia.Secara technical, AUD/USD masih dalamposisi sideways dan cenderung masih bergerakdengan rentang harga 1,0120 – 1,0450 untukbulan Maret 2013 ini. Kecenderungan AUD/USD akan berpotensi untuk naik pada awalbulan Maret dan bergerak stabil di level 1,0350– 1,0400 di pertengahan bulan Maret hinggaakhir bulan Maret 2013.Pelemahan perekonomian globalyang menyebabkan penurunanterhadap permintaan dari berbagaiindustri perekonomian membuatneraca perdagangan negara – negaramengalami penurunan. Selandia Baru tidakluput dari penurunan yang dialami oleh negara– negara lain. Neraca perdagangan SelandiaBaru mengalami defisit sebesar 1,3 miliardollar Selandia Baru. Nilai ekspor di Selandiabaru pun turun sebanyak 5,1% semenjakJanuari 2013.Hal tersebut melemahkan pergerakan NZD/USD. Namun pelemahan NZD ini memangsudah diharapkan oleh pemerintah SelandiaBaru guna mendukung kembali ketertinggalanekspor mereka dan mempecepat pemulihanekonomi Selandia baru di tahun ini. Secaratechnical NZD/USD juga pada pola trend turundengan potensi rebound yang cukup besar.Diperkirakan NZD/USD akan bergerak denganrentang 0,8120 – 0,8320 pada bulan Maret2013 ini.


5 | Market Perspective | March 2013Analisa Valuta AsingEkspor Jepang yang masih tergolonglemah masih menjadi doronganutama Bank of Japan (BOJ) dalammelemahkan JPY terhadap USD demimendukung pertumbuhan di sektor eksporJepang. Target inflasi 2% yang dipasang olehPerdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, jugamasih jauh dari pencapaian. Diperkirakanpengetatan kebijakan moneter lebih diperlukandaripada pelemahan nilai mata uang gunamencapai target inflasi 2%. Namun, fokus daripemerintah Jepang untuk membenahi sektorekspor masih membuka peluang untuk BOJterus melemahkan JPY terhadap USD.Secara technical USD/JPY diperkirakan akanbergerak dengan rentang harga antara 92,00 –94,50 selama bulan Maret 2013.Strategi Forex TradingSituasi perekonomian dunia pada bulanMaret 2013 terlihat lebih menarik danberpotensi untuk memperlihatkan angkafluktuasi yang lebih besar daripada bulan– bulan sebelumnya. Pasalnya, beberapaagenda penting dunia akan dilewati di bulanMaret 2013.Pada akhir Februari, perdebatan mengenaipengurangan atau pemberhentian pembelianaset oleh negara di Amerika Serikat, sempatmenuai sentimen negatif di pasar. Akantetapi, Gubernur Bank Sentral Amerika, BenBernanke, menyebutkan, bahwa Amerikamasih membutuhkan program QuantitativeEasing tersebut guna mendukung pertumbuhanekonomi di Amerika Serikat, sehingga,sentimen positif kembali mewarnai pasar. Dibulan Maret ini, Amerika Serikat akan harusmembuat keputusan mengenai ketentuandebt ceiling dan keputusan mengenaipengetatan anggaran di Amerika Serikat.Pemilu di Italia yang masih dipenuhi oleh ketidakpastian, membuat para pelaku pasar melakukanaksi flight to quality, atau kembali mengalokasikan dana investasi mereka ke safe haven. EURmengalami tekanan negatif sebagai akibat dari ketidakpastian akan pemilu di Italia tersebut.Pasalnya para investor khawatir, krisis utang di zona Eropa tersebut akan semakin parah. Tindakanpanik bukanlah tindakan yang bijaksana dalam pengambilan keputusan berinvestasi, Perlu diingat,penurunan EUR saat ini tidak akan menjadi parah seperti tahun – tahun sebelumnya, karenabeberapa program pelonggaran kebijakan dari ECB dan LTRO yang sudah dijalankan dan berpotensiuntuk menyelesaikan masalah krisis utang di Eropa dalam jangka menengah hingga panjang.Recommendation:USD/IDR EUR/USD GBP/USD AUD/USD USD/JPYExpected Buying level 9650 - 9675 1.2880 - 1.2950 1.4950 - 1.5030 1.0125 - 1.0160 92.20 - 92.50Expected Selling level 9850 - 9900 1.3280 - 1.3350 1.5350 - 1.5425 1.0400 - 1.0450 94.25 - 94.50Long profit taking @ 9800 and above 1.3150 and above 1.5225 and above 1.0320 and above 93.80 and aboveShort profit taking @ 9700 and below 1.3080 and below 1.5200 and below 1.0220 and below 92.50 and belowLong cut loss @ 9500 - 9525 1.2720 - 1.2780 1.4875 - 1.4910 1.0075 - 1.0100 91.50 - 91.75Short cut loss @ 10000 - 10100 1.3450- 1.3500 1.5500 - 1.5555 1.0675 - 1.0710 95.00 - 95.25Rekomendasi entry level Profit Taking Cut Loss*Data di atas hanya besifat indikatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.COMMINSIGHTKinerja IHSG di sepanjang tahun 2013 terus memberikan kejutan baru bagi investor. Setelah mencetak rekor tertinggi barupada bulan Januari 2013, IHSG kembali bergerak di luar ekspektasi analis dengan kembali mencetak rekor tertinggi baru dibulan Februari 2013 di level 4795,79 pada tanggal 28 Februari 2013. Sepanjang bulan Februari 2013, IHSG mencatat kinerja 7,68%;sementara sepanjang tahun 2013 sendiri, IHSG telah mencatat kinerja 11,09%. Sebuah pencapaian yang mengejutkan analis,yang mayoritas hanya mengekspektasikan kinerja IHSG berada di level 13%-15% untuk 1 tahun 2013.Semenjak pulih dari krisis ekonomi global,IHSG secara konstan mencatat kinerjapositif yang signifikan bagi investor.Rasio harga berbanding pendapatan(P/E) mencatat pertumbuhan 2 kali lipatdibandingkan tahun 2009, pertumbuhanharga IHSG sendiri tercatat lebih dari 3kali lipat pada periode tersebut (bahkanhampir 4 kali lipat dengan mencatattotal return 293%), serta kapitalisasipasar IHSG mengalami lonjakan 4 kalilipat dibandingkan tahun 2009. Dapatdibayangkan apa yang dilewatkan olehinvestor yang terus bersikap pesimisterhadap kinerja pasar saham Indonesiaselama 4 tahun terakhir.Kinerja IHSG selama 4 tahun terakhirhanya dapat disaingi oleh kenaikan hargaproperti di wilayah pesisir Jakarta yangjuga mengalami pertumbuhan sangatpesat. Berdasarkan data yang disusun olehCLSA, rata-rata kenaikan harga propertidi wilayah tersebut mencapai 20% pertahun (suku bunga majemuk disetahunkan– berbanding dengan kinerja IHSG 40,8%dengan menggunakan metode yangsama). Kenaikan IHSG dalam periodetersebut bahkan tidak bisa disaingi olehsalah satu instrumen yang sangat populerdi mata investor, yaitu emas, yang hanyamengalami pertumbuhan 13,53% (sukubunga majemuk disetahunkan) di periodeyang sama, atau hanya 30% dari kinerjaIHSG di periode tersebut.20151050Doubling Valuation (P/E)81625 Februari 2009 25 Februari 2012Tripling Price5000466840003000200013001000025 Februari 2009 25 Februari 2012Quadrupling Market Cap (Trillion)5000450040003000200010401000025 Februari 2009 25 Februari 2012


6 | Market Perspective | March 2013Dalam kondisi euforia saat ini, investordiharapkan tetap melakukan pengambilankeputusan investasi dengan memperhatikanaspek diversifikasi terhadap portofolioinvestasinya. Hal ini sangat penting untukdilakukan, mengingat pertumbuhan IHSGyang sangat signifikan dalam 2 bulanterakhir telah mengakibatkan IHSG beradapada posisi jenuh beli, bahkan indeks RSI(sebagai indikator posisi jenuh beli/jenuhjual) telah berada dalam level tertinggidalam 5 tahun terakhir. Hal ini disebabkanoleh pertumbuhan IHSG di tahun 2013 inirelatif lebih diakibatkan oleh faktor likuiditasdan permintaan, sebagaimana terlihat padagrafik di bawah ini.10.00%9.00%8.00%7.00%8.00%5.00%4.00%3.00%2.00%1.00%0.00%JCI 2013 Performance Attribution7.90%0.82%8.70%P/E Expansion EPS Growth PerformanceYTDDapat dilihat pada grafik di atas, kontributorutama yang menggerakkan kinerja IHSG ditahun 2013 ini adalah kenaikan P/E yanghampir mencapai 90% dari total kinerjaIHSG. Perlu diingat data yang digunakanpada grafik di atas merupakan data kinerjaIHSG semenjak tanggal 28 Desember 2012hingga tanggal 25 Februari 2013 kemarin.Kontribusi dari faktor fundamental, yaknipertumbuhan pendapatan emiten hanyamencapai 10% dari total kinerja IHSG. Halini dapat dimaklumi, mengingat aliran danainvestor asing yang mengalir masuk padapasar saham domestik telah mencapaiUSD1,5 miliar semenjak awal tahun hinggatanggal 25 Februari 2013, atau 13 kali lipatlebih banyak dibandingkan periode yangsama tahun lalu. Angka ini bahkan telahmencapai 87% dari total dana asing yangmasuk sepanjang tahun 2012!Foreign Inflow to equities (USD million)200015001000500013xHigher !119.5522 Februari20121492.8222 Februari20131702.86Full Year2012Penguatan signifikan yang terjadi di bulan Februari 2013, mendorong hampir semuasektor (kecuali pertambangan dan agrikultural) memiliki valuasi (diukur melalui rasioP/E) lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata rasio P/E masing-masing sektordalam 5 tahun terakhir. Namun yang perlu dicermati, dalam kondisi pasar seperti saat ini,mekanisme buy low, sell high akan sulit dilakukan mengingat tingginya aliran likuiditas yangmemaksa IHSG terus bergerak positif. Meskipun harus melakukan mekanisme buy high, sellhigher investor perlu mencermati sektor-sektor yang masih memiliki proyeksi pertumbuhanpendapatan emiten yang tinggi, sebagaimana tergambar pada grafik di bawah ini.302520151050Rasio P/E sektor-sektor di IHSG saat ini relatif lebih tinggi dibandingkanrata-rata 5 tahun terakhir25.9719.63 19.33 19.33 1917.72JakartaConsumerIndexSumber : Bloomberg, PTBCJakartaPropertyConstructionIndex12.54Jakarta BasicIndustry andChemical13.97Jakarta Tradeand ServiceIndexCurrent P/E15.28 15.14JakartaInfrastructureIndex13.9213.41 13.13 13.5212.62 12.92JakartaFinancialIndexAverage P/E in 5 yearsJakartaMiscellaneousIndustryJakartaAgriculturalIndexJakarta MiningIndexSektor konstruksi, properti, konsumer, dan agrikultur masih memiliki proyeksipertumbuhan pendapatan yang tinggi di tahun 2013, meski telah mencatat kinerjayang relatif signifikan35302520151050-5-10-1521.0730.579.50JakartaPropertyConstructionIndexSumber : Bloomberg, PTBC14.699.93JakartaFinancialIndex-4.766.8212.92Jakarta BasicIndustry andChemical6.10 6.7312.73Jakarta Tradeand ServiceIndex6.00 5.14JakartaConsumerIndexPada bulan Februari 2013 sendiri, 5 reksa dana+1 unit link yang direkomendasikan olehCommInsight mencatat kinerja yang lebih baik dibandingkan IHSG, sebagaimana terlihatpada daftar kinerja di bawah ini. Mayoritas reksa dana yang memiliki kinerja baik di bulanFebruari 2013 menitikberatkan alokasi pada sektor konstruksi, properti, dan perbankanyang mejadi sektor dengan kinerja terbaik di bulan Februari 2013.15.7010.564.794.59 3.671.80-2.99 9.92Jakarta MiningIndexYTD Return EPS Growth Projection 2013 Gap to 2013 Projection12.22.27-6.31-8.58 -2.83Jakarta JakartaInfrastructure MiscellaneousIndex IndustryManulife Greater Indonesia Fund 8.86% 12.83%Manulife Saham Andalan 8.77% 11.74%Manulife Dana Ekuitas Small Mid Capital 8.75% 11.60%BNP Paribas STAR 8.75% 12.00%Schroder Dana Istimewa 8.59% 10.74%Danareksa Mawar Konsumer 10 8.57% 8.12%LQ45 8.34% 10.75%BNP Paribas Infrastruktur Plus 8.21% 11.60%Schroder 90 Plus Equity Fund 8.21% 11.16%Schroder Dana Prestasi Plus 7.98% 10.00%BNP Paribas Pesona Amanah 7.83% 10.12%IHSG 7.68% 9.03%Sumber : Infovesta, periode kinerja 31 Januari 2013 – 28 Februari 201315.3626.4823.65JakartaAgriculturalIndexNama Reksa Dana Total Return Annualized Risk


7 | Market Perspective | March 2013Sebagaimana telah disebutkan di atas, fokus rekomendasikami masih berpusat pada sektor-sektor yang memiliki proyeksipertumbuhan pendapatan tinggi di tahun 2013, dikombinasikandengan sektor yang berpotensi menjadi katalis pada saat pasarmengalami kondisi bearish. Kami mempertahankan alokasireksa dana saham pada angka 60% dan 40% pada reksa danapendapatan tetap, mengingat pergerakan IHSG saat ini lebih banyakdidorong oleh faktor likuiditas dibandingkan faktor fundamental,sebagaimana telah dijelaskan di atas. Reksa dana pendapatan tetapdiharapkan menjadi katalis yang dapat menyeimbangkan portofolioapabila sewaktu-waktu IHSG mengalami penurunan yang signifikan.Portfolio IDR March 2013Portfolio Concepts Mutual Fund/Bond Portfolio AllocationCore Portfolio Manulife Saham Andalan 30%BNP Paribas PesonaSchroder Dana IstimewaGrowth Portfolio BNP Paribas Infrastruktur Plus 20%Danareksa Mawar Konsumer 10Manulife Dana Ekuitas Small Mid CapitalValue Portfolio BNP Paribas Pesona Amanah 10%Batavia Dana Saham AgroFixed Income Medium to long duration First State Indonesia Bond Fund 20%FR62 / FR65 / FR58Fixed Income Short duration Manulife Pendapatan Bulanan 2 20%Schroder Dana Andalan 2FR66Portfolio USD March 2013Portfolio Concepts Mutual Fund/Bond Portfolio AllocationCore Portfolio Manulife Greater Indonesia Fund 30%Panin SRC Moderate FundGrowth Portfolio Manulife Dana Ekuitas Indo India 20%Value Portfolio Manulife Dana Ekuitas Indo China 10%Fixed Income Long duration Indon 35/37/38/42 20%Fixed Income Medium duration Indon 19/22 20%DISCLAIMERKecuali dinyatakan lain, semua data bersumber dari berita media massa, dan tidak diterbitkan oleh PT Bank Commonwealth (PTBC). PTBC harus dijamin untuk dibebaskan dari tanggung jawab, termasuk tetapitidak terbatas pada penuntutan hukum oleh pihak ketiga. PTBC beserta direkturnya, karyawannya dan perwakilannya dalam Lampiran ini selanjutnya bersama-sama disebut sebagai “Grup” “Laporan ini diterbitkansemata-mata untuk tujuan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai suatu ajakan atau penawaran untuk membeli efek atau instrumen keuangan. Laporan ini telah disusun tanpa mempertimbangkan tujuan, situasikeuangan dan kapasitas untuk menanggung kerugian, pengetahuan, pengalaman atau kebutuhan orang-orang tertentu yang mungkin menerima laporan ini. Tidak ada anggota dari Grup yang melakukan atau harusmelakukan penilaian kelayakan atau penyesuaian laporan untuk penerima laporan ini yang karenanya tidak mendapatkan manfaat dari perlindungan peraturan dalam hal ini. Laporan ini bukan nasihat atau petunjuk.Semua penerima laporan ini harus, sebelum bertindak atas dasar informasi dalam laporan ini, mempertimbangkan kewajaran/kelayakan dan kesesuaian informasi, dengan memperhatikan tujuan-tujuan mereka sendiri,situasi keuangan dan kebutuhan, dan, jika perlu mencari profesional yang tepat, memperhatikan kondisi valuta asing atau nasihat keuangan tentang isi laporan ini sebelum membuat keputusan investasi. Kami percayabahwa informasi dalam laporan ini adalah benar dan setiap pendapat, kesimpulan atau rekomendasi yang cukup telah diadakan atau dibuat, berdasarkan informasi yang tersedia pada saat kompilasi, tetapi tidak adapernyataan atau jaminan, baik tersurat maupun tersirat, yang dibuat atau disediakan untuk akurasi, kehandalan atau kelengkapan setiap pernyataan yang dibuat dalam laporan ini. Setiap pendapat, kesimpulan ataurekomendasi yang ditetapkan dalam laporan ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dan mungkin berbeda atau bertentangan dengan, kesimpulan pendapat atau rekomendasi yang diungkapkan olehGrup di tempat lain. Kami tidak berkewajiban untuk, dan tidak,memberitahukan perkembangan terkini atau terus mengikuti informasi terkini yang terdapat dalam laporan ini. Grup tidak menerima tanggung jawab untuksetiap kerugian atau kerusakan yang timbul akibat dari penggunaan seluruh atau setiap bagian dari laporan ini. Setiap penilaian, proyeksi dan prakiraan yang terkandung dalam laporan ini didasarkan pada sejumlahasumsi dan perkiraan dan tunduk pada kontinjensi dan ketidakpastian. Asumsi dan perkiraan yang berbeda dapat mengakibatkan hasil material yang berbeda pula. Grup tidak mewakili atau menjamin bahwa salahsatu proyeksi penilaian atau prakiraan, atau salah satu dasar asumsi atau perkiraan, akan dipenuhi. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja masa depan Grup tidak menjaminkinerja dari produk investasi atau pembayaran kembali modal dengan produk yang didistribusikan oleh PTBC. Investasi dalam produk ini bukan merupakan simpanan atau kewajiban lainnya dari Grup atau anakperusahaannya dan setiap jenis produk investasi memiliki risiko investasi termasuk hilangnya pendapatan dan modal yang diinvestasikan. Contoh yang digunakan dalam komunikasi ini hanya untuk ilustrasi. Semuamateri yang disajikan dalam laporan ini, kecuali bila ditentukan lain, berada di bawah hak cipta Grup. Tak satu pun dari materi, maupun isinya, maupun salinannya, dapat diubah dengan cara apapun, ditransmisikan ke,disalin atau didistribusikan kepada pihak lain, tanpa izin tertulis dari perusahaan terkait yang menjadi bagian dalam Grup. Grup, berikut agennya, asosiasinya dan kliennya memiliki atau telah memiliki posisi panjangatau pendek pada efek atau instrumen keuangan lainnya yang disebut di sini, dan dapat setiap saat melakukan pembelian dan/atau penjualan terhadap kepentingan atau surat berharga dalam kapasitasnya sebagaiprinsipal atau agen, termasuk menjual atau membeli dari klien atas dasar pokok dan dapat terlibat dalam transaksi yang tidak konsisten dengan laporan ini. Silahkan melihat website kami di www.commbank.co.iduntuk informasi lebih lanjut. Jika Anda ingin berbicara dengan seseorang mengenai instrumen keuangan yang dijelaskan dalam laporan ini, silakan hubungi kami hubungi Call Centre kami di 5000 30 atau email kami dicustomercare@commbank.co.id.www.commbank.co.idfacebook.com/CommbankIDtwitter.com/Commbank_ID

More magazines by this user
Similar magazines