3. pentingnya program rintisan sekolah bertaraf internasional (rsbi)

wanibesak.files.wordpress.com

3. pentingnya program rintisan sekolah bertaraf internasional (rsbi)

‣ SNP meliputi 8 (delapan) standarnasional dan XX dapat berupa:pendalaman, dan pengayaanmateri.ICTBahasaBudaya7


Fase-fase pengembangn SBIFase Rintisan (RSBI) (3 tahun)Fase konsoliasi (1-2 tahun)Fase mandiri (> 5 tahun)8


• Dihasilkannya lulusan RSBI yanglebih siap dalam mengikutipendidikan di perguruan tinggi,baik di dalam maupun di luarnegeri.• Lulusan RSBI yang siap bersaingdalam memasuki dunia kerjaapabila tidak mampu melanjutkanbelajar di jenjang yang lebih tinggi.12


B. Ditinjau dari guruMeningkatnya kemampuan guru dalam:• menguasai materi pelajaran.• melaksanakan kegiatan pembelajaran.• Menyusun alat evaluasi yang handal.• melakukan kegiatan penelitian dan menulisartikel hasil penelitian.• membimbing siswa calon peserta olimpiadeinternasional.• bersaing dengan guru sebidang yang ada diluar negeri.13


Meningkatnya kemampuan guru dalammenguasai materi pelajaranTermasuk di dalamnya adalahberkurangnya kesalahan konsep(miskonsepsi) pada guru.Kesalahan konsep?Kesalahan konsep merupakanpemahaman siswa dan guru terhadapsuatu konsep yang berbeda denganpemahaman yang diterima olehmasyarakat ilmiah.14


BulanBumiMatahari15


Contoh kesalahan konsep yang lain:‣Dalam proses fotosintesis reaksiterang dipahami sebagai reaksi yangterjadi pada siang hari sedangkanreaksi gelap adalah reaksi yangterjadi pada malam hari.‣Suatu benda yang berbentuk bolabila dipipihkan massanya menjadiberkurang.16


Dipipihkan10 kg< 10 kg17


‣Suatu molekul bila bentuknyasimetrik sifatnya adalahnonpolar sedangkan bila tidaksimetrik sifatnya adalah polar.‣Pada waktu sel Galvani bekerjaelektron-elekron bergerak darianode ke katode melaluijembatan garam.18


Persoalannya adalah:Program RSBI dapat dianggap sebagaiprogram pemerintah yang prematur.KarenaTanpa persiapan yang matang, sistematikdan mantap, 100 Sekolah Menengah Atas diseluruh Indonesia diharapkanmelaksanakan program tersebut mulaitahun ajaran 2006/2007.19


Persiapan tersebut adalah berkaitandengan: Dikembangkannya kemampuanguru dalam mengajarkanmatematika atau ipa denganpengantar bahasa asing, khususnyabahasa Inggris. Tersedianya bahan ajar dalambahasa Inggris. Sarana dan prasarana, dan lain-lain.20


Apa yang dijanjikan oleh pemerintahpada sekolah yang melaksanakanRSBI:Dana block grant sebesar Rp. 3 milyarpertahun, pinjaman dari ADB.Dengan dana itu sekolah yang ditunjukdiharapkan dapat membiayai semuakeperluan berkaitan denganpelaksanaan program RSBI.21


Dana tersebut dapat digunakan,antara lain untuk:‣Merekrut guru mapel matematikaatau ipa dari dalam atau luar negeriseandainya guru yang ada di sekolahbelum mampu mengajar bidangstudi dengan pengantar bahasaInggris.‣Menyediakan bahan ajar.‣Menambah sarana dan prasaranayang diperlukan.22


Janji itu menyebabkan sekolah-sekolah yangditunjuk bersedia untuk melaksanakanprogram RSBI.Realitanya: Dana yang dikucurkan hanyaRp. 300 juta.Persoalannya adalah:“Apakah sekolah-sekolah yang bersediamelaksanakan program RSBI akanmundur dengan dana yang hanya Rp 300juta tersebut?”23


Situasinya adalah sulit karena:Sekolah-sekolah yang ditunjuk kebanyakantelah memproklamirkan diri untukmelaksanakan program tersebut, padahaldana yang diberikan adalah sangat tidakmencukupi.Namun mengingat bahwa dasar utamadiadakannya program tersebut adalah untukpeningkatan mutu pendidikan di Indonesiamaka sekolah-sekolah tersebut tetap komitmelaksanakan program RSBI meskipundengan dana yang sangat terbatas.24


Oleh karena itu muncul banyakkritik yang dilontarkan oleh parapakar, politisi dan pemerhatipendidikan terhadap programRSBI, umumnya berkaitan dengan:‣ Pendanaan‣ Fasilitas yang tersedia‣ SDM, khususnya guru yang ada‣ Bahan ajar‣ Alat evaluasi25


Pada mulanya program RSBInamanya adalah program “Sekolahnasional bertaraf internasional(SNBI) ”Oleh para pengkritik, SNBI seringkalidiplesetkan sebagai:• Sekolah Nasional BertarifInternasional.• SNBI adalah Sekolah Nasionaldengan Biaya Internasional.26


Kritikan-kritikan tersebuttampaknya semakin mendorongsekolah-sekolah yang ditunjukuntuk bereksperimen denganprogram RSBI.Soalnya dasar utama diadakannyaprogram tersebut adalah untukpeningkatan mutu pendidikan diIndonesia.27


Kenapa perlu RSBI untuk meningkatkanmutu pendidikan di Indonesia?Jawabnya adalah:‣ Di era globalisasi ini diperlukan standaryang sifatnya internasional. Standar inimemungkinkan kita untuk:mengidentifikasi kekurangan yangkita miliki, baik dari sudut materipelajaran, proses pembelajaran danevaluasi hasil pembelajaran.28


‣Apabila proses pembelajaran yang kitalaksanakan sudah memenuhi standarinternasional dan kualitas lulusannyadapat mencapai standar tersebut makamereka akan lebih siap untuk bersaingsecara global.‣ Di masa yang akan datang tidak tertutupkemungkinan untuk dapatnya RSBImenarik siswa dari luar negeri untuksekolah di Indonesia. Ini dapat menjadisalah satu sumber devisa negara.29


‣ Peningkatan mutu pendidikantidak mungkin akan tercapaihanya dengan perubahankurikulum maupun perubahanpendekatan dan metode yangdigunakan dalam prosespembelajaran.30


Oleh karena itu RSBI ini dapatdianggap merupakan suatu taruhanyang besar bagi peningkatan mutupendidikan di Indonesia. Seandainyaprogram ini gagal maka: sulit dicari alternatif program yanglain untuk meningkatkan mutupendidikan di Indonesia. kepercayaan masyarakat nasionaldan internasional pada pendidikandi Indonesia akan merosot.31


Siapa yang diuntungkan dari kegagalanprogram RSBI:• Negara-negara maju yang banyakmenerima siswa dari Indonesiauntuk sekolah di negara tersebut.• Negara-negara maju yang sekarangini cenderung untuk berlombalombamembuka sekolah-sekolahinternasional filial dengan biayayang sangat mahal di Indonesia.32


Oleh karena itu:program RSBI tidak boleh gagaldan harus di laksanakan dengansegala daya dan upaya meskipunkita menyadari adanya begitubanyak kekurangan dankelemahan.33


Oleh karena itu dalam melaksankannya perlu:• Kebersamaan antara kepala sekolah, guru,staf pendukung sekolah, orang tua siswa, danpemerintah kota.• Perasaan memiliki dan tanggung jawabbersama pada semua guru, staf pendukungsekolah, orang tua siswa, dan pemerintahkota.• Komitmen yang tinggi.• Motivasi yang terus menguat.• Etos kerja yang tinggi.• Evaluasi program secara terus-menerus.34


Untuk itu perlu identifikasi semuakekurangan dan kelemahan yangdimiliki oleh suatu sekolah.Berdasarkan hal tersebut:Dapat dirumuskan kiat-kiat yang jituuntuk mengatasi semua kekurangandan kelemahan tersebut agar programRSBI dapat dilaksanakan denganbaik.35


Pada dasarnya kekurangan dankelemahan tersebut adalah berkaitandengan:• Fasilitas• Sumber dana• Bahan ajar• Guru• Sistem evaluasi36


Kelemahan 1: FASILITASSekolah-sekolah internasional maupunsekolah-sekolah yang tidak mengklaimdirinya sebagai sekolah internasionalyang ada di negara-negara majumemiliki fasiltas yang amat memadahiberkaitan dengan:‣ Lahan dan bangunan37


‣ Sarana olahraga seperti kolamrenang, lapangan sepakbola dll.‣ Perpustakaan.‣ Akses memanfaatkan fasilitasyang ada di perguruan tinggiyang dekat dengan lingkungansekolah.‣ Internet38


Kita tidak perlu kuatir tentangkekurangan dan kelemahanberkaitan dengan fasilitas yang adakarena fasilitas itu dapat dilengkapisecara bertahap.Di samping itu, sekolah memilikikemungkinan untuk memanfaatkanfasilitas yang ada di sekitar sekolah.39


Kelemahan 2: SUMBER DANAprogram RSBI memerlukan dana yangbesar yang tidak mungkin ditanggungoleh pemerintah pusat dan orang tuasiswa. Oleh karena itu perlu dukungandana dari pemprov, pemkab ataupemkot. Pempus, pemprov, pemkab ataupemkot harus memiliki komitmen yangkuat bahwa RSBI merupakan suatu asetyang tidak hanya memberikankeuntungan prestise tetapi juga finansialdimasa yang akan datang.40


Kelemahan 3: BAHAN AJARKetersediaan bahan ajar yangmemadahi merupakan salah satufaktor terpenting untukkeberhasilan program RSBI.Memang banyak buku-buku yangdigunakan oleh sekolah-sekolahinternasional yang mungkin dapatjuga digunakan dalam programRSBI.41


Misalnya untuk mata pelajaran kimia:“A Level Chemistry, 4th Edition”written by E.N. Ramsden(published by Nelson Thornes,2000)“AS and A Level Chemistry”written by E. Lewis & M. Berry(published by Longman, 2000)42


Persoalannya adalah: Buku itu harganya sangat mahal dancenderung tidak terbeli oleh sebagian besarorang tua siswa. Tidak mungkin kita membeli satu buku laludifoto kopi sebanyak yang diperlukankarena ini melanggar undang-undang fotokopi. Buku tersebut tidak memuat istilah-istilahdalam bahasa Indonesia, padahal siswaRSBI tetap harus mengikuti Unas danSNMPTN.43


Buku-buku tersebut miskin contohcontohyang berkaitan dengan fenomenayang ada di Indonesia sehinggamemungkinkan siswa tidak peka dengankejadian yang ada di lingkungannya. Buku-buku tersebut tidak memuatpedoman pronunciation yangmemungkinkan guru dan siswa di RSBIbelajar pronunciation dengan cepat dantepat. Buku-buku tersebut tidak memuat aspekkeimanan dan ketaqwaan.44


Oleh karena itu perlu disusun suatu bukuatau paling tidak hand out yang memenuhikebutuhan riil di RSBI.Siapa yang sebaiknya menulis bukuatau hand out untuk mapelmatematika dan ipa?Jawabnya adalah:“Siapa saja yang memilikikemampuan untuk menulisnya”45


Tahap-tahap apa saja yang harus ditempuholeh penulis dalam menulis buku atau handout tersebut?Sedikitnya ada 5 tahap, yaitu:1. Mempelajari dengan seksamakurikulum nasional dan kurikuluminternasional yang dijadikan acuan.2. Menentukan topik apa saja yang ada didalam dua kurikulum di atas, kemudianmenentukan topik-topik yang harus adadalam kurikulum RSBI.46


Penulisan bahan ajar dimulai dari:Pemetaan materi dalam KTSP denganmateri dalam kurikulum luar negeriyang dijadikan acuan.Materi KTSP Cambridge curriculum1. Laju reaksi2. Kimia lingkunganavnot avavav3. Spektroskopi not av av47


Dalam hal ini kurikulum RSBI harusmemuat semua topik yang ada di dalamkedua kurikulum tersebut.3. Mempelajari kedalaman materi yangterdapat dalam kedua kurikulumtersebut. Hal ini dapat dilakukan denganmempelajari dengan seksama uraiansetiap topik beserta soal-soal yangterdapat dalam buku-buku yangdigunakan dalam proses pembelajaranyang berkaitan dengan kurikulumtersebut.48


4. Mempelajari dengan seksama soal-soalujian Unas, SNMPTN dan soal-soalujian sertifikasi berdasarkankurikulum internasional yangdijadikan acuan.5. Menulis buku atau hand out denganbahasa yang jelas dan sederhana agarmudah dipahami oleh siswa, serta artiyang tepat untuk setiap konsep agartidak terjadi kesalahan konsep padaguru dan siswa. Soal-soal yangdigunakan dalam latihan dan tugastugasdalam buku harus setara dengansoal-soal dalam Unas, SNMPTN danujian sertifikasi.49


PenyusunanMateri pelajaranProgram RSBIBerpedoman padaKurikulum RSBIBuku yang dipakaiuntuk programsertifikasiSoal-soalujiansertifikasiSoal-soalUnasdanSNMPTN50


Di samping itu, penulis juga harusmemberikan:1. padanan setiap istilah atau nama dalambahasa Indonesia agar siswa mampumemahami buku-buku dan soal-soalujian di bidang yang sama yang ditulisdalam bahasa Indonesia.2. guidance to pronunciation agarmemudahkan siswa dan guru dalammeningkatkan kemampuannya dalamkomunikasi lisan.51


SIAPA YANG MAUMENCOBA MENULIS BUKUatau HAND OUT?Dipersilakan untuk segeramemulai karena kita dikejaroleh kebutuhan yang sangatmendesak.52


Bagaimana dengan bahan ajar diRSBI SD/MI?Sepanjang yang saya ketahuibahan ajar matematika dan ipayang diperlukan belum tersediakarena RSBI SD baru dimulaipada tahun ajaran 2007/2008.53


Bagaimana dengan bahan ajar diRSBI SMP?Bahan ajar matematika dan IPA dalamBahasa Inggris telah ditulis untuk kelasVII, VII, dan IX oleh beberapa dosen yangditunjuk oleh diknas.Bahan ajar tersebut diberikan oleh diknassecara gratis ke smua RSBI SMP dalambentuk DVD.Sekolah mencetak sendiri bahan ajar itu.54


Bagaimana dengan bahan ajar untukRSBI SMA?Diknas tidak melakukan penyiapan bahan ajarseperti yang digunakan untuk RSBI SMP.Jadi, siapapun dapat mencoba membuat bahan ajaruntuk RSBI SMA.Pada saat ini bahan ajar apa yang sudahditulis?A Level Chemistry for Senior High SchoolStudents, Volume 1A, 1B, 2A, dan 2B55


Di samping buku dan hand out,juga perlu ditulis students’ worksheetSiapa yang harus menulis?Sebaiknya guru denganbimbingan fasilitator yangmemenuhi syarat.60


Bagaimana pola work sheet tersebut?Work sheet harus ditulis dalam suatupola yang semaksimal mungkinmendorong siswa untuk aktif dalamkegiatan pembelajaran. Dengan katalain, work sheet harus dirancangberdasarkan pola pembelajarankontruktivistik.61


Kelemahan 4: GURUKelemahannya adalah:1. Kemampuan sebagian besar guruyang cenderung terbatas dalammemahami bahan pustaka dalambahasa asing, khususnya bahasaInggris.2. Kemampuan sebagian besar guruyang cenderung terbatas dalamkomunikasi dengan bahasa Inggris,baik tulis maupun lisan.62


3. Minimnya kesempatan para guruuntuk memperdalam pemahamanmateri pelajaran karena kesibukansekolah dan kesibukan dalammenambah sumber penghasilan.4. Minimnya upaya sebagian guruuntuk memanfaatkan sumbersumberinformasi yang ada.63


Kelemahan pertama, keterbatasan gurudalam memahami bahan pustaka dalambahasa asing, khususnya bahasa Inggris,akan menyulitkan guru dalammenyiapkan bahan ajar, baik yang berupahand out, work sheet, maupun soal-soalevaluasi.Apa solusinya?Perlu bimbingan intensif dari fasilitatoryang kompeten di bidang studi yangberkaitan.64


Kelemahan kedua, sebagian besar gurucenderung terbatas kemampuannyadalam komunikasi dengan bahasaInggris, baik tulis maupun lisan, akanmenyulitkan guru dalam melaksanakankegiatan pembelajaran.Apa solusinya?Dalam kegiatan pembelajaransebaiknya guru:1. Menggunakan power point agarinformasi lebih mudah dipahami,serta untuk menghindari kesalahandalam komunikasi.65


2. Kegiatan belajar dirancang denganmenggunakan pendekatan yangseoptimal mungkin menuntutkeaktifan siswa. Untuk itupembelajaran yang berorientasi padakontrukstivistik harus dioptimalkan.3. Guru diharapkan sebanyak mungkinbelajar pronunciation dari siswakarena fakta menunjukkan bahwabanyak siswa yang memilikikemampuan pronunciation lebih baikdari gurunya.66


4.Setiap memulai pembelajaran guruharus memberikan introductionselama 5 sampai 10 menit. Hal inipenting untuk meningkatkankemampuan guru dalam komunikasilisan dan untuk meningkatkan rasapercaya diri guru bahwa dia betulbetulmemiliki bekal terpendam yangsebetulnya dapat dikembangkansecara optimal.67


5. Guru seoptimal mungkinmenggunakan bahasa Inggris dalamberkomunikasi dengan siswameskipun dalam keadaan terpaksapenggunaan bahasa Indonesia tidakdiharamkan. Di samping itu, harusada perjanjian dengan siswa bahwadengan berlangsungnya waktufrekuensi penggunaan bahasa Inggrisharus semakin ditingkatkan.68


6. Pada semester pertama tahunpertama sebaiknya guru tidakdipaksa untuk menyelesaikan semuatopik yang harus diajarkan padasemester itu karena mereka dansemua siswa perlu adaptasiterhadap program yang baru ini.Penambahan jam pelajaran dapatdilakukan untuk menggantikelambatan menyelesaikan materipelajaran akibat proses adaptasi.69


Kelemahan ketiga, minimnyakesempatan para guru untukmemperdalam pemahaman materimateri pelajaran karena kesibukansekolah dan kesibukan dalammenambah sumber penghasilan, dapatdiatasi dengan jalan:1. Mengurangi beban tugas guru,terutama tugas-tugas yang kurangmenunjang keberhasilan programRSBI.70


2. Menyekolahkan guru diprogram S2 yang bidangnyalinear.3. Memberikan honorarium yangcukup sehingga para gurudapat berkonsentrasi penuhdalam melaksanakan programRSBI.71


Kelemahan keempat, minimnyaupaya sebagian guru untukmemanfaatkan sumber-sumberinformasi yang ada, dapat diatasidengan jalan:1. Meningkatkan kemampuan gurudalam memanfaatkan semua sumberinformasi, terutama yang terdapatdalam internet.2. Melibatkan guru dalam kegiatan inhouse training yang intensif.72


Kelemahan 5: SISTEMEVALUASIApa yang perlu diperhatikan dalamevaluasi?Evaluasi untuk program RSBI harus berbedadengan evaluasi untuk program reguler karena:Siswa RSBI harus mengikuti Unas danSNMPTN sebagian mungkin ada yangmengikuti program sertifikasi oleh karena itumereka harus dibiasakan dengan soal-soaldalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.73


Oleh karena itu:1. Evaluasi harus diberikan dalambahasa Inggris dan bahasa Indonesia.Dalam evaluasi setiap item tes dalamBahasa Inggris harus adapasangannya dalam BahasaIndonesia. Setiap pasangan soaltersebut harus memiliki dasarkonseptual yang sama.74


Contoh:Soal Bahasa Indonesia“Berapa volume 2 gram gas hidrogen (H2)bila pada tekanan dan temperatur yangsama 14 gram gas nitrogen (N2) memilikivolume 10 L?”Soal Bahasa Inggris“What is the mass of 10 L of hydrogen gas(H2) if at the same temperature andpressure 20 L nitrogen gas (N2) has themass of 28 gram?”75


2. Soal-soal evaluasi bentuk dantingkatnya harus setara dengan soalsoalyang ada pada Unas, SNMPTNdan ujian sertivikasi.3. Soal-soal evaluasi sebanyak mungkinberkenaan dengan kemampuananalisis.4. Soal-soal tes harus mencakup baikaspek algoritmik dan aspekkonseptual.76


Soal algoritmik tentang gas:Sebuah silinder yang memiliki pistonyang dapat bergerak bebas terisi 10 Lgas dengan tekanan 1 atm. Berapakahvolume gas jika gas mengembangpada temperatur tetap sehinggatekanannya menjadi separoh daritekanan mula-mula.77


Soal konseptual tentang gas:Sebuah silinder yang memiliki pistonyang dapat bergerak bebas terisi dengan8 molekul karbon dioksida (gambar kiri).Pemberian beban menyebabkan volumesilinder berkurang (gambar kanan).Perubahan tersebut dapat dinyatakansecara mikroskopik dengan gambar:78


(a) P 1 , T 1 , V 1 P 2 = 2P 1(b) P 1 , T 1 , V 1 P 2 = 2P 1T 2 = T 1T 2 = T 11V 2 = 2V 11V 2 = 2V 1(c)P 1 , T 1 , V 1 P 2 = 2P 1T 2 = T 11V 2 = 2V 179


Contoh soal algoritmik tentang reaksi gas:Berapa volume gas setelah reaksiberlangsung apabila 2 mol H2 bereaksidengan 2 mol N2 membentuk NH3 bila diukurpada keadaan standar.Contoh soal konseptual:Bandingkan volume gas sebelum dan setelahsetelah reaksi berlangsung apabila H2bereaksi dengan N2 membentuk NH3.80


Evaluasi dengan pasangan soal dalamBahasa Inggris dan Bahasa Indonesiadapat digunakan untuk:1. Mengidentifikasi keberhasilan dariprogram RSBI yang dilaksanakan.Kriterianya adalah:(a) bila skor rata-rata untuk soal dalamBahasa Inggris adalah sama denganskor rata-rata untuk soal dalam BahasaIndonesia, dan rata-rata skorkeduanya di atas tingkat pencapaianminimal maka ada indikasi bahwaprogram RSBI dapat dianggapberhasil.81


(b) bila skor rata-rata untuk soaldalam Bahasa Inggris adalahlebih tinggi dibandingkan skorrata-rata untuk soal dalam BahasaIndonesia, maka ada indikasibahwa program RSBI dapatdianggap kurang berhasil karenahal itu dapat menyulitkan siswadalam mengikuti Unas danSNMPTN.82


(c)bila skor rata-rata untuk soaldalam Bahasa Inggris adalahlebih rendah dibandingkan skorrata-rata untuk soal dalamBahasa Indonesia, maka adaindikasi bahwa program RSBIdapat dianggap tidak berhasilkarena hal itu dapat menyulitkansiswa dalam mengikuti sertifikasi.83


(d)bila skor rata-rata untuk soaldalam Bahasa Inggris adalahsama dengan skor rata-rata untuksoal dalam Bahasa Indonesia,tetapi rata-rata skor keduanya dibawah tingkat pencapaianminimal maka ada indikasi bahwaprogram RSBI dapat dianggapgagal total. Dalam hal ini mungkinprogram RSBI perlu dibubarkan.84


MAMPUKAH KITA MELAKSANAKANPROGRAM RSBIJawabnya adalah:“Insya Allah mampu, Tetapi perlu persiapanyang matang dan terprogram”Soalnya kita memiliki beberapa kelebihan,diantaranya adalah:1. Calon siswa yang umumnya memilikikemampuan intelektual yang tinggi. Hal initerbukti dengan skor Unas dan skor rapormereka yang tinggi.85


2. Calon siswa yang umumnya memilikikemampuan bahasa Inggris yang baik.Hal ini terbukti pada waktu tes tulisdan wawancara dapat dianggap hampirsemua siswa mampu memahami danmenjawab semua pertanyaan yang adadengan baik.3. Kita memiliki guru yang memilikidedikasi dan motivasi yang tinggi, sertarela berkorban demi perbaikan mutupendidikan di republik ini.86


4. Kita punya stake holder yang insyaAllah dengan “Ikhlas” akanberpartisipasi secara optimal dalammencapai keberhasilan programRSBI asalkan sekolah betul-betuldapat memenuhi harapan mereka.5. Kita memiliki banyak pakar yangsiap membantu pelaksanaanprogram RSBI.87


PERLUKAH KIAT-KIAT TERTENTU DALAMMELAKSANAKAN PROGRAM RSBI?Apa itu:MUTLAK DIPERLUKAN1. Perhatian serius dari sekolah dan komitesekolah akan kebutuhan energi ekstra bagiguru-guru pelaksana program RSBI.Untuk itu honorarium harus betul-betulmemadahi dan sejak dini diketahuibesarnya oleh para pelaksana programSBI.88


2. Diberikannya jam pelajaran yangmencukupi untuk setiap matamatematika dan ipa. Hal ini sangatpenting karena pada tahun pertamabaik siswa maupun guru perlu waktuyang cukup untuk adaptasi. Adalahtidak logis bila jam pelajaran tersebutsama dengan jam pelajaran untukprogram reguler. Di samping itu, isimateri mata pelajarannya cenderunglebih luas dan lebih dalam.89


3. Perlu supervisi dan dorongan morildari kepala sekolah, baik kepadasiswa maupun pada guru, secaraterus-menerus. Untuk itu kepalasekolah atau petinggi RSBI yangditunjuk harus seringmengunjungi kelas pada saatpembelajaran atau kegiatanpembimbingan guru berlangsung.90


4. Perlu suntikan motivasi yang terusmenerusdari kepala sekolah sekolah danjajarannya kepada guru dan siswa.5. Perlu strategi evaluasi yang jitu. Dua atautiga kali ulangan pertama di kelas I SD, VIISMP dan X SMA semester 1 harusmenggunakan soal-soal yang tingkatkesukarannya rendah sampai sedang agarsemua siswa memperoleh skor yang tinggi.Ini dapat menimbulkan keyakinan padasiswa bahwa dirinya mampu mengikutiprogram RSBI.91


6. Optimalisasi penggunaan bahasa Inggris diluar kelas. Siswa RSBI tidak hanyaberinteraksi dengan guru-guru yangmengajarnya semata. Mereka jugaberinteraksi dengan guru-guru lainnya,dengan staf pendukung sekolah, jugadengan siswa. Mengingat semua sekolahyang melaksanakan program RSBInantinya diharapkan menjadi sekolah yangbertaraf internasional, maka semua guru,staf pendukung sekolah, dan semua siswadisarankan untuk terus-menerusmenggunakan bahasa Inggris ataubahasa asing yang lain dalamberkomunikasi.92


7. Kita harus menghadapi semua kritikdengan seksama dan dengan kepaladingin, serta menggunakannya sebagaipemacu untuk memperbaiki kinerjakita.8. Komunikasi dengan orang tua siswatentang perkembangan siswa disekolah harus dilakukan secara rutindan terbuka untuk memudahkandalam mengatasi segala permasalahanyang ada.93


9. Kerjasama antar sekolah yangmelaksanakan program RSBImutlak harus terus dilaksanakankarena program ini dapat dianggapmerupakan tugas kita semua demimeningkatkan mutu pendidikan dinegara kita yang sedang terpurukini.94


FasilitatorUjung tombak dari program RSBIadalah para guru mapelmatematika dan ipa. Mereka akantertolong dalam melaksanakanprogram RSBI apabila dibimbingoleh fasilitator yang mampumelaksanakan tugasnya denganbaik.95


Oleh karena itu fasilitator yang dipilih harusmemiliki kriteria-kriteria berikut:‣ Memiliki kemampuan yang memadai dalamBahasa Inggris baik lisan maupun tulis.Dalam hal ini disarankan agar fasilitatoryang dipilih adalah lulusan dari luar negeri.‣Memiliki kemampuan yang tinggi dalambidang ilmunya.‣Memiliki dedikasi yang tinggi dalammelaksanakan tugasnya.‣Bersedia memberikan sebagian waktunyauntuk membina para guru secara sistematikdan berkelanjutan melalui in house training.96


Dalam memilih fasilitatorsebaiknya sekolah menyebutkansecara tegas deskripsi tugas yangharus dilaksanakan.Beberapa tugas pokok fasilitatorRSBI adalah:‣ Membantu guru dalam mencarisumber bahan ajar.97


‣Membantu guru dalammenyiapkan bahan ajar baikyang berupa handout danworksheet.‣ Membina guru dalammelaksanakan micro teaching.‣ Menelaah soal-soal tes yang akandigunakan dalam evaluasipembelajaran.98


TERIMAKASIH99


100


101


102

More magazines by this user
Similar magazines