24.01.2014 Views

Analisa Ekonomi Teknik

Analisa Ekonomi Teknik

Analisa Ekonomi Teknik

SHOW MORE
SHOW LESS

Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!

Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.

Pengantar <strong>Teknik</strong> IndustriTIN 4103


Lecture 8 & 9• Outline:– <strong>Ekonomi</strong> <strong>Teknik</strong>• Biaya dan Bunga• Depresiasi• References: Thuesen, G.J., Fabrycky, W.J.. 1993. Engineering Economy 8th Ed.New Jersey: Prentice Hall. Wignjosoebroto, Sritomo. 2003. Pengantar <strong>Teknik</strong> dan ManajemenIndustri. Surabaya: Guna Widya. Yuniarti, Rahmi. 2011. Materi Kuliah: <strong>Analisa</strong> <strong>Ekonomi</strong> <strong>Teknik</strong>. Malang:PSTI UB.


Engineering and Science• Engineering– Not a science– Application of science• Engineering the profession in which a knowledge of the mathematical andnatural sciences gained by study, experience, and practice isapplied with judgement to develop ways to utilize,economically, the materials and forces of nature for thebenefit of mankind.• Engineering Economy Prepare engineers to cope effectively with the bienvironmentalnature of engineering application (physical andeconomic)


Investasi• Investasi pengorbanan atau pengeluaran dengan suatuharapan tertentu di masa yang akan datang• Dua jenis investasi, yaitu:– Investasi finansial: simpanan, tabungan, instrumenkeuangan (saham, obligasi, dsb)– Investasi nyata: pabrik, peralatan produksi, tanah, dsb• Dua faktor yang terlibat: waktu dan resiko


1. Biaya Siklus Hidup2. Biaya Historis3. Biaya Mendatang4. Biaya Kesempatan5. Biaya Langsung6. Biaya Tak Langsung7. Biaya Overhead8. Biaya Tetap9. Biaya VariabelKonsep Biaya


Klasifikasi Biaya:....1. BIAYA SIKLUS HIDUP• Biaya Siklus Hidup jumlah semua pengeluaran yang berkaitandengan sistem/produk sejak dirancang sampaitidak terpakai lagi• Merupakan kombinasi dari:– Biaya awal– Biaya operasional dan perawatan– Biaya disposisi (disposal)


Klasifikasi Biaya: Biaya Siklus HidupBiaya Sistem/Produk Total (C)Biaya Riset danPengembangan (Cr)Biaya Produksi danKonstruksi (Cp)Biaya Operasi danPerawatan (Co)Biaya Penghentian danPembuangan (Cd)• Perencanaan Produk (Crp)• Riset Produk (Crr)• Desain <strong>Teknik</strong> (Cre)• Dokumentasi Desain (Crd)• Sistem/Perangkat LunakProduk (Crs)• Uji dan EvaluasiSistem/Produk (Crt)• Manajemen Sistem Produk(Crm)• ManajemenProduksi/Konstruksi (Cpa)• Analisis <strong>Teknik</strong> dan OperasiIndustri (Cpi)• Manufaktur (Cpm)• Konstruksi (Cpc)• Kendali Mutu (Cpq)• Dukungan Awal (Cpl)• Manajemen Siklus HidupSistem/Produk (Coa)• Operasi Sistem/Produk (Coo)• Distribusi Sistem/Produk(Cod)• Pemeliharaan Sistem/Produk(Com)• Training Operator danPerawatan (Cot)• Modifikasi Sistem/Produk(Cor)• Pembuangan Sistem yangTidak Dapat Diperbaiki (Cdd)• Penghentian Sistem/Produk(Cdr)• Dokumentasi (Cdo)


Klasifikasi Biaya :2. BIAYA HISTORIS• Past Cost = biaya masa lalu• Sunk Cost = biaya yang tidak terbayarSunkCost NilaiBukuSaatIni NilaiJualSaatIni


Klasifikasi Biaya3. BIAYA MENDATANG– Mengandung unsur ketidakpastian atau resiko– Diperoleh dari peramalan atau estimasi4. BIAYA KESEMPATAN– Terjadi karena muncul lebih dari satu kesempatanuntuk melakukan investasi


Klasifikasi Biaya5. BIAYA LANGSUNG– Dengan mudah bisa ditentukan pada suatu operasiyang spesifik6. BIAYA TAK LANGSUNG– Biaya yang sulit, bahkan tidak mungkin ditentukansecara langsung pada suatu operasi yang spesifik7. OVERHEAD– Biaya manufakturing selain Biaya langsung


Klasifikasi Biaya8. BIAYA TETAP (Fixed Cost = FC)– Biaya yang besarnya tidak dipengaruhi oleh jumlahoutput atau volume produksi.9. BIAYA VARIABEL (Variabel Cost = VC)– Biaya yang secara proporsional dipengaruhi olehjumlah output. Sebagai contoh: Biaya bahan langsungdan Biaya tenaga kerja langsung.• Total Cost (TC)TCx FC VCx


Klasifikasi BiayaHarga JualKeuntunganHarga PokokPenjualanPenjualanUmum danAdministrasiHarga PokokProduksiBiaya DasarBahanLangsungBiayaOverheadPabrikBahan TakLangsungTenaga KerjaLangsungTenaga KerjaTak LangsungLain-lain


Bunga dan Rumus Bunga


Nilai Uang dari Waktu• Nilai uang senantiasa berubah turun denganberjalannya waktu. Fenomena ini dikenalsebagai inflasi nilai finansial• Kesamaan nilai finansial disebut sebagaiekivalensi, dengan memperhatikan:– Jumlah yang dipinjam/diinvestasikan– Periode/waktu penyimpanan atau investasi– Tingkat bunga yang dikenakan


Perhitungan Bunga• Tingkat bunga adalah rasio dari bunga yangdibayarkan terhadap induk dalam suatuperiode waktu, dan biasanya dalampersentase dari induk.• Ada 2 jenis bunga yaitu bunga sederhana danbunga majemuk


Bunga SederhanaBunga sederhana dihitung hanya dari induk tanpamemperhitungkan bunga yang telah diakumulasikanI = P x i x Ndimana:I = Bunga yang terjadi (rupiah)P = Induk yang dipinjam atau diinvestasikani = tingkat bunga per periodeN = jumlah periode yang dilibatkan


Bunga SederhanaSeorang ibu rumah tangga meminjam uang Rp. 100.000,- dikoperasi simpan pinjam dengan bunga sederhana sebesar 10%per tahun selama 4 tahun dan dibayar sekali pada akhir tahunke-4. Berapa besarnya hutang yang harus dibayar oleh ibutersebut pada akhir tahun ke-4?TahunJumlahdipinjamBungaJumlahhutangJumlahdibayar(A)(B)(C)(D)(E)0 100.000 0 100.000 01 10.000 110.000 02 10.000 120.000 03 10.000 130.000 04 10.000 140.000 140.000


Bunga MajemukBesarnya bunga majemuk dihitung berdasarkan besarnyainduk ditambah dengan besarnya bunga yang telahterakumulasi pada periode sebelumnyaTahunJumlahdipinjamBungaJumlahhutangJumlahdibayar(A)(B)(C)(D)(E)0 100.000 0 100.000 01 10.000 110.000 02 11.000 121.000 03 12.000 133.000 04 13.000 146.410 146.410


Diagram Alir Kas / Cash Flow Diagram• Untuk menggambarkan arus kas keluar dan arus kas masuk• Aliran kas terjadi bila ada perpindahan uang tunai atauyang sejenis (cek, transfer bank, dsb) dari satu pihak kepihak lain• Penggambaran diagram aliran kas adalah langkah awaldalam menyelesaikan persoalan ekonomi teknik yangmelibatkan berbagai transaksi dalam berbagai periode• Terdapat dua sudut pandang yang berbeda dalam diagramaliran kas


Diagram Aliran KasRp. 10.000i=10%0 1 2 3dari sudut peminjamRp. 13.310Rp. 13.3100 1 2 3dari sudut pemberipinjaman


Bunga Majemuk DiskritNotasi yang digunakan:iNPFA= tingkat bunga efektif per periode= jumlah periode pemajemukan= nilai sekarang (Present Worth)= nilai mendatang (Future Worth)= aliran kas berurutan (Annual Worth)


To Find F given PJika uang sejumlah P diinvestasikan saat ini (t=0) dengan tingkat bungaefektif sebesar i% per periode dan dimajemukkan tiap periode makajumlah uang tersebut pada waktu akhir periode 1 akan menjadi :Periode 1• F 1 = P + bunga dari P= P + Pi= P (1+i)Pada periode 2 akan menjadi:• F 2 = F1 + bunga dari F 1= P (1+i) + P (1+i)i= P (1+i) (1+i)= P (1+i) 2


To Find F given PPada periode 3 akan menjadi:• F 3 = F 2 + F 2 i= P (1+i) 2 + P (1+i) 2 i= P (1+i) 2 (1+i)= P (1+i) 3Maka• F = P (1+i) N• F/P = P (1+i) NPersamaan di atas bisa dinyatakan dengan:• F/P = (F/P, i%, N)


• Diagram Alir KasRp. 1 juta = P0 1 2 345F


• Dengan rumusP = Rp. 1 juta, i = 12%, N = 5F = Rp. 1 juta (1+0,12)5= Rp. 1 juta (1,12)5= Rp. 1 juta (1,762)= Rp. 1,762 juta• Dengan tabelF = Rp. 1 juta (F/P, 12%, 5)= Rp. 1 juta (1, 762)= Rp. 1,762 juta


• Dengan tabelPeriodei=12%SinglePaymentN F/P P/F12345 1,7626-NNilai faktorF/P yangdicari


To Find P Given F• F= P (1+i) NMaka P 1F (1 i)NMaka dapat diekspresikan:P = F (P/F, i%, N)F = diketahui01 2 3SSN-3N-2 N-1P = ?


ContohTentukanlah berapa banyaknya uang yangharus didepositokan Roi pada saat ini agar 5tahun lagi bisa menjadi Rp. 10 juta biladiketahui tingkat bunga yang berlaku adalah18%


• Diagram alir kasF=Rp.10juta0 1 2345P=?


• Dengan rumus• Dengan tabel: P = F (P/F, 18%, 5)


Contoh lain:Berapa tahunkah uang yang jumlahnya Rp. 4juta harus disimpan di bank yang memberikantingkat bunga 15% pertahun sehingga uangtersebut menjadi Rp. 10 juta?


dengan rumusF= P (1+i) N10 juta = Rp. 4 juta (1+0,15) N(1+0,15) N = 2,5N = ln 2,5 / ln 1,15= 6,556 tahun


dengan tabelF/P = (F/P, i%, N)(F/P, i%, N) = 2,5Berdasar tabel dengan i=15% maka:(F/P, 15%, 6) = 2,313(F/P, 15%, 7) = 2,660gunakan interpolasi


To Find F Given A• Faktor Pemajemukan Deret Seragam• F = A + A (1+i) + A (1+i) 2 + … + A (1+i) N-1 (1)dengan mengalikan kedua ruas dengan (1+i)• F (1+i) = A (1+i) + A (1+i) 2 + … + A (1+i) N-1 (2)apabila persamaan 2 dikurangkan dengan persamaan 1 maka menjadi:• F (1+i) – F = A (1+i) N – A atau• F (1+i -1) = A [(1+i) N – 1]makaF• F = A (F/A, i%, N)(1 i)A iN1


Contoh:• Jika Lintang menabung Rp. 200.000 tiap bulanselama 20 bulan dengan bunga 1% per bulan,berapakah yang ia miliki pada bulan ke-20tersebut?.............maka F = A (F/A, i%, N)


To Find A Given FBerdasar persamaan sebelumnyaF(1 i)A iN1Maka :A iF (1 i)N1sehingga dapat dinyatakan menjadi:A = F (A/F, i%, N)


Contoh:• Yongky saat ini berusia 20 tahun. Ia berencana membelirumah tipe 80 pada saat ia berusia 28 tahun. Harga rumahpada saat ia berusia 28 tahun diperkirakan Rp. 180 juta.• Untuk memenuhi keinginannya ia harus berusaha kerasmenabung mulai sekarang. Bila ia akan menabung denganjumlah yang sama tiap tahun dan bunga yang sama tiap tahundan bunga yang diberikan oleh Bank adalah 12%, berapakahHeru harus menabung tiap tahunnya?


To Find P Given A• F = P (1+i) Nsubstitusi dengan


Contoh:Seorang investor menawarkan rumah denganpembayaran kredit. Sebuah rumah ditawarkandengan membayar uang muka Rp. 15 jutadengan angsuran selama 120 bulan sebesarRp.500 ribu per bulan. Bila bunga yangberlaku adalah 1% per bulan, berapakah hargarumah yang harus dibayar kontan saat ini?.....


To Find A Given PUntuk mengkonversikan nilai sekarang pada nilai seragam.atauSehinggaA = P (A/P, i%, N)


Contoh:• Sebuah industri membutuhkan sebuah mesinCNC dengan harga Rp. 200juta. Pimpinanindustri memutuskan untuk membeli mesindengan pembayaran angsuran 5 tahun dandibayar tiap bulan dengan jumlah angsuranyang sama. Jumlah maksimum yang dapatdiangsur adalah 75% dari harga. Bila bungayang berlaku adalah 1% perbulan, berapabesarnya angsuran yang harus dibayarkansetiap bulannya?


A = P (P/A, i%, N)= Rp. 150 juta (A/P, 1%, 60)= Rp. 150 juta (0,2224)= Rp. 3,336 juta


Aliran Kas Tidak TeraturPada kenyataannya, aliran kas sering terjaditidak teratur, dimana besarnya aliran kas nettopada setiap periode tidak memiliki pola yangteratur.Konversi harus dilakukan satu per-satu ke awalatau akhir periode sehingga kita mendapatkannilai total dari P, F, atau A dari aliran kastersebut.


Contoh:0 1 2 3 4 5Rp. 4000Rp. 7.000Rp. 8000Rp. 10.000Rp. 13.000


DEPRESIASIPenurunan nilai suatu properti atauaset karena waktu dan pemakaian.


47Faktor-faktor Depresiasia) Kerusakan fisik akibat pemakaian alat atauproperti tersebutb) Kebutuhan produksi atau jasa yang lebih barudan lebih besarc) Penurunan kebutuhan produksi atau jasad) Properti atau aset tersebut menjadi usangkarena perkembangan teknologie) Penemuan fasilitas baru yang bisa menghasilkanproduk lebih baik dengan ongkos yang lebihrendah dan tingkat keselamatan lebih memadai


Besarnya depresiasi tahunantergantung :481. Ongkos investasi2. Tanggal pemakaian awalnya3. Estimasi masa pakai4. Nilai sisa yang ditetapkan5. Metode depresiasi yang digunakan


Kriteria aset/properti yang bisadidepresiasi :491) Harus digunakan untuk keperluan bisnis ataumemperoleh penghasilan2) Umur ekonomis bisa dihitung3) Umur ekonomis lebih dari satu tahun4) Harus menjadi sesuatu yang digunakan,sesuatu yang menjadi usang, atau nilainyamenurun karena sebab alamiah


51Metode-metode Depresiasi1. Metode garis lurus (straight line / SL)2. Metode jumlah digit tahun (sum of yearsdigit/SOYD)3. Metode keseimbangan menurun (decliningbalance / DB)4. Metode dana sinking (sinking fund / SF)5. Metode unit produksi (production unit / PU)


531. Metode Garis LurusDtP NSDt = besarnya depresiasi pada tahun ke-tP = ongkos awal dari aset yang bersangkutanS = nilai sisa dari aset tersebutN = masa pakai (umur) dari aset tersebutdinyatakan dalam tahun


54• Karena aset depresiasi dengan jumlah yang sama tiaptahun maka aset tersebut dikurangi dengan besarnyadepresiasi tahunan dikalikan t, atau:BVPttD tP• Tingkat DepresiasiP NStd1N


55Contoh Sebuah perusahaan membeli alat transportasi dengan hargaRp. 38 juta dan biaya pengiriman dan uji coba besarnya adalahRp. 1 juta. Masa pakai alat ini adalah 6 tahun denganperkiraan nilai sisa sebesar Rp. 3 juta. Gunakan metodedepresiasi garis lurus untuk menghitung:a. Nilai awal dari alat tersebutb. Besarnya depresiasi tiap tahunc. Nilai buku alat pada akhir tahun ke dua dan ke limad. Buat tabel depresiasi dan nilai buku selama masa pakai


56• Nilai awal +harga ditambah biaya pengirimandan uji cobanya:P = Rp. 38 juta + Rp. 1 juta = Rp. 39 juta• Besarnya depresiasi tiap tahunD tP SNRp. 39 juta Rp.3juta6 Rp.6 juta


58• Tabel jadwal depresiasi dan nilai bukuakhir tahun depresiasi tahun akhir tahun nilai buku0 0 Rp. 39 juta1 Rp. 6 juta Rp. 33 juta2 Rp. 6 juta Rp. 27 juta3 Rp. 6 juta Rp. 21 juta4 Rp. 6 juta Rp. 15 juta5 Rp. 6 juta Rp. 9 juta6 Rp. 6 juta Rp. 3 juta


592. Metode Jumlah Digit TahunMetode ini membebankan depresiasi lebih besarpada tahun-tahun awal dan semakin kecil untuktahun-tahun berikutnyaSisa umur asetD t(ongkos awal - nilai sisa)SOYDN - t 1 (P -S), (t 1,2,...N)SOYDdimanaDt = beban depresiasi pada tahun ke-tSOYD = jumlah digit tahun dari 1 sampai N


60• Besarnya SOYD, umur N tahun:SOYD• Rumus yang dipakai dalam perhitungan nilai buku:• Tingkat depresiasi1BV t P -23... (N -1) NN (N 1)2t (N - t/2 0.5)(P -S)SOYDN - t 1d tSOYD


61Contoh• Gunakan metode depresiasi SOYD untukmenghitung besarnya depresiasi dan nilaibuku tiap tahun dengan data dari contohperhitungan depresiasi dengan metode SL.Plot juga besarnya nilai buku terhadap umurperalatan tersebut


62a. Jumlah digit tahun = 1+2+3+4+5+6 = 21Besarnya depresiasi tahun pertama:D tDD11N - t 1(P -S)SOYD6 -11(39 juta -3 juta)21Rp.10,286 juta


63DDD2236 - 2 1(39 juta -3 juta)21Rp.8,571 juta Rp.6,857 juta• Perhitungan dilakukan sampai D6• Perhitungan BV setiap akhir tahun dapat dilakukandengan mengurangi langsung dengan nilai buku akhirtahun sebelumnya dengan besarnya depresiasi padaakhir tahun bersangkutan


64• Atau dihitung dengan rumus:t (N - t/2 0.5)BV t P -SOYD(P -S)BV1BV11(6 -1/2 Rp.39 juta -21Rp.28,714 juta0.5)(39juta -3 juta)


Metode Jumlah Digit Tahun: ContohTahun (t)0depresiasi pada tahun t0nilai buku akhir tahun ke-t391 6/21 x (39 - 3) = 10,286 39 - 6/21 x (39 - 3) = 28,7142 5/21 x (39 - 3) = 8,571 39 - 11/21 x (39 - 3) = 20,1433 4/21 x (39 - 3) = 6,857 39 - 15/21 x (39 - 3) = 13,2864 3/21 x (39 - 3) = 5,143 39 - 18/21 x (39 - 3) = 8,1435 2/21 x (39 - 3) = 3,429 39 - 20/21 x (39 - 3) = 4,7146 1/21 x (39 - 3) = 1,714 39 - 21/21 x (39 - 3) = 3


Jadwal depresiasi dan nilai bukuAkhirtahun0123456Depresiasi tahun (rupiah)06/21 x 36,00 juta = 10,286 juta5/21 x 36,00 juta = 8,571 juta4/21 x 36,00 juta = 6,857 juta3/21 x 36,00 juta = 5,143 juta2/21 x 36,00 juta = 3,429 juta1/21 x 36,00 juta = 1,714 jutaNilai buku akhir tahun(rupiah)39,000 juta28,714 juta20,143 juta13,286 juta8,143 juta4,714 juta3,000 juta


DECLINING BALANCE10/11/2012 67


Metode Keseimbangan Menurun• Menyusutkan nilai suatu aset lebih cepatpada tahun-tahun awal dan secara progresifmenurun pada tahun-tahun berikutnya• Bisa digunakan bila umur aset lebih dari tigatahun


Metode Keseimbangan Menurun• d = tingkat depresiasi yang ditetapkan– Maksimum = 200% dari tingkat depresiasi garis lurus = 2/N double declining balance– Dapat dinyatakan sebagai d = k/N, maksimum k = 2• BV t = nilai buku aset pada akhir tahun ke-t


Metode Keseimbangan Menurun PdBVPddDdBVdBVBVDBVBVdBVDtttttttttttt111111111


Metode Keseimbangan Menurun• Nilai buku suatu aset (BV t ) akan sama dengan suatunilai (F) setelah t tahun dimana:tlnlnF1Pd• Tingkat depresiasi pada saat t:d1FP1t


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh• Gunakan metode depresiasi Double DecliningBalance untuk menghitung besarnya depresiasi dannilai buku tiap tahun.• Double Declining Balancekd2kN2613


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh• Depresiasi pada tahun pertamaD1dd 1313BVP039


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh• Depresiasi pada tahun ketigaD3d131 3 7 591d1491 3 393 1P2395,778


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh• Nilai buku pada akhir tahun pertamaBV1BV0P D139 1326D1


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh• Nilai buku pada akhir tahun ketigaBV31d 18275119133P3393911,556


Metode Keseimbangan Menurun:ContohTahun (t) depresiasi pada tahun t nilai buku akhir tahun ke-t0 0391 1/3 x 39 = 13,000 262 1/3 x 26 = 8,667 17,3333 1/3 x 17,333 = 5,778 11,5564 1/3 x 11,556 = 3,852 7,7045 1/3 x 7,704 = 2,568 5,1366 1/3 x 5,136 = 1,712 3,424


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh• Nilai buku akhir tahun ke-6 = 3,424• Nilai buku akhir tahun ke-6 yang diharapkan = 3• Penyesuaian:D N disesuaikan = D N + (BV N – BV N diharapkan)D 6 disesuaikan = D 6 + (BV 6 – BV 6 diharapkan)= 1,712 + (3,424 – 3)= 1,712 + 0,424= 2,136


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh 2• Biaya aset pertama (P) = 5.000• Perkiraan nilai sisa (S) = 1.000• Tingkat depresiasi (d) = 30%


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh 2Tahun (t) depresiasi pada tahun t nilai buku akhir tahun ke-t0 050001 0,30 x 5000 = 1500,000 35002 0,30 x 3500 = 1050,000 24503 0,30 x 2450 = 735,000 17154 0,30 x 1715 = 514,500 1200,5005 0,30 x 1200,5 = 360,150 840,350


Metode Keseimbangan Menurun:Contoh 2• Nilai buku akhir tahun ke-5 = 840• Nilai buku akhir tahun ke-5 yang diharapkan =1.000• Penyesuaian:D N disesuaikan = D N + (BV N – BV N diharapkan)D 5 disesuaikan = D 5 + (BV 5 – BV 5 diharapkan)= 360,150 + (840,450 – 1.000)= 360,150 – 159,650= 200,500


SINKING FUND


Metode Depresiasi Sinking Fund• Penurunan nilai suatu aset semakin cepat darisuatu saat ke saat berikutnya konsep nilaiwaktu dari uang• Besarnya depresiasi lebih kecil di tahun awal tidak menguntungkan bila ditinjau darisudut pajak yang harus ditanggungperusahaan


Metode Depresiasi Sinking Fund• Besarnya nilai patokan depresiasi akan didepresiasi(P-S) selama N periode ke nilai seragam tahunandengan bunga i%, menjadi:A = (P-S) (A/F, i, n)• Besarnya depresiasi pada tahun ke-t:D t = (P-S) (A/F, i, n) (F/P, i, t-1)DtBVt1BVt


Metode Depresiasi Sinking Fund• Nilai buku pada periode t adalah nilai awal asettersebut setelah dikurangi akumulasi nilai patokandepresiasi maupun bungaBVtPA(F/A,i,t)atauBVtP(P -S)(A/F,i,n)(F/A,i,t)


Metode Depresiasi Sinking Fund:Contoh• Hitung depresiasi soal sebelumnya denganmengasumsikan i sebesar 12% denganmetode depresiasi sinking fund


Metode Depresiasi Sinking Fund:Nilai depresiasi dasar:ContohA = (P-S)(A/F, i, n)= (Rp. 39 juta – Rp. 3 juta)(A/F, 12, 6)= Rp. 36 juta (0,12323)= Rp. 4,436 juta


Metode Depresiasi Sinking Fund:ContohBesarnya depresiasi pada tahun pertama:D t = (P-S) (A/F, i, n) (F/P, i, t-1)= Rp. 36 juta (A/F, 12, 6)(F/P, 12, 0)= Rp. 36 juta (0,12323) (1)= Rp. 4,436 juta


Metode Depresiasi Sinking Fund:ContohNilai buku pada akhir tahun pertama:BV t = P – A(F/A, i, t)= Rp. 39 juta – Rp. 4,436 (F/A, 12, 1)= Rp. 39 juta – Rp. 4,436 (1)= Rp. 34,564 juta


Metode Depresiasi Sinking Fund:ContohNilai buku pada akhir tahun pertama (dalamjuta):BV t = P – (P-S) (A/F, i, n) (F/A, i, t)= 39 – (39-3) (A/F, i, 6) (F/A, i, 1)= 39 – (36) (0,12323) (1)= 39 – 4,436= 34,564


Metode Depresiasi Sinking Fund:Contohn =6 tahunP =39 jutaS =3 jutai = 12%A = 4,436Tahun (t) (F/P, i, t-1) depresiasi pada tahun t (F/A, i, t) nilai buku akhir tahun ke-t0 0 39,0001 1,000 4,436 4,436 34,5642 1,120 4,968 9,405 29,5953 1,254 5,565 14,969 24,0314 1,405 6,232 21,202 17,7985 1,574 6,980 28,182 10,8186 1,762 7,818 36,000 3,000


PRODUCTION UNIT


Metode Depresiasi Unit Produksi• Metode ini didasarkan atas unit produksi atauunit output dari aset atau properti tersebut.• Unit produksi pada prinsipnya dinyatakanberdasarkan:– Output produksi, volume material yang dipindahkandibanding dengan total keseluruhan material selamamasa pakai alat– Hari operasi, jumlah hari operasi dibandingekspektasi total hari operasi masa pakai– Proyeksi pendapatan, estimasi pendapatan tahuntertentu dibanding estimasi pendapatan masa pakai


Metode Depresiasi Unit Produksi• Beban DepresiasiDtPUS UtU tU: jumlah unit produksi aset tahun ke-t: total unit produksi selama masa pakai• Nilai buku akhir tahun ke-tBVtP S P U ( U1 U2...Ut)


Metode Depresiasi Unit Produksi:Contoh• Sebuah alat pemecah batu dibeli dengan harga Rp.12 jutadengan perkiraan umur 5 tahun dan nilai sisa Rp.2juta padaakhir umurnya. Pemecah batu ini akan digunakan dalampembangunan sebuah dam yang diperkirakan berlangsungselama 5 tahun. Dengan menyesuaikan jadwal pembangunandam, pekerjaan yang ditangani oleh alat ini adalah 8000,12000, 18000, 8000, 4000 (dalam meter kubik). Tentukanbeban depresiasi dan nilai buku tiap tahun.


Metode Depresiasi Unit Produksi:Contoh• Total UP 5 tahun:U = 8000 + 12000 +…+ 4000 = 50000• Nilai yang terdepresiasiP-S = Rp.12juta - Rp.2 juta= Rp.10 juta


Metode Depresiasi Unit Produksi:Contoh• D 1 = 8/50 (10juta) = 1,6 juta• D 2 = 12/50 (10juta) = 2,4 juta• D 3 = 18/50 (10juta) = 3,6 juta• D 4 = 8/50 (10juta) = 1,6 juta• D 5 = 4/50 (10juta) = 0,8 juta


Metode Depresiasi Unit Produksi:Contoh• BV 1 = 12 – 1,6 = 10,4 juta• BV 2 = 10,4 – 2,4 = 8 juta• BV 3 = 8 – 3,6 = 4,4 juta• BV 4 = 4,4 – 1,6 = 2,8 juta• BV 5 = 2,8 – 0,8 = 2 juta


Metode Depresiasi Unit Produksi:Contoht UP Dt BVt0 12,001 8.000 8000/50000 x 10 = 1,6 10,402 12.000 12000/50000 x 10 = 2,4 8,003 18.000 18000/50000 x 10 = 3,6 4,404 8.000 8000/50000 x 10 = 1,6 2,805 4.000 4000/50000 x 10 = 0,8 2,00total UP 50.000


Lecture 10 – Preparation• Read:– Operation Research

Hooray! Your file is uploaded and ready to be published.

Saved successfully!

Ooh no, something went wrong!