Market Perspective June 2012 - Commonwealth Bank

commbank.co.id
  • No tags were found...

Market Perspective June 2012 - Commonwealth Bank

marketWealth Management Newsletter - Juni 2012• Global & Local Outlook• Analisa Valuta Asing• CommINSIGHT - Tips Untuk Meminimalisir FluktuasiPortofolio Anda Di Tengah Gejolak Pasar


1 | Market Perspective | Juni 2012Nasabah yang terhormat,Terima kasih atas kesetiaan Anda sebagai pembaca kami.Keadaaan Yunani yang simpang siur telah mengakibatkan berbagai persepsi mengenai kondisi perekonomian global. Masih merupakansuatu pertanyaan besar apakah Yunani tetap menjadi bagian dari Uni Eropa atau keluar dari Uni Eropa. Dengan semakin tingginyaprobabilitas Yunani untuk keluar dari Uni Eropa, ada banyak risiko yang harus diperhatikan, dan pasar keuangan dalam kondisivolatilitas yang tinggi. Akan tetapi kekhawatiran ini tidak perlu menjadi suatu hal yang merisaukan, dikarenakan ekonomi Yunani hanyamenyumbang 0,4% dari ekonomi dunia.Di edisi kali ini kami berikan beberapa saran untuk mencapai keberhasilan suatu investasi. Pada saat pasar memasuki periodepemulihan, saham-saham berkapitalisasi besar yang telah terkoreksi dengan signifikan akan kembali menjadi buruan investor lokalmaupun asing, sehingga ada baiknya Anda mulai melakukan diversifikasi portfolio pada reksa dana saham.Akhir kata, semoga edisi kali ini dapat membantu Anda dalam memilih produk investasi yang sesuai kebutuhan Anda secara bijaksana.Terima kasih telah menjadi Nasabah setia dan menjadi bagian dari Commonwealth Bank Indonesia. Selamat membaca!Salam hangat,Liliawati Gunawan - Executive Vice President, Head of Wealth ManagementGlobal Outlookelama kurun waktu 2,5 tahun ini, pemulihan bursa global masih terus ditekan oleh kekhawatiran seputar satu negara kecil,Syaitu Yunani. Perlu diketahui, ekonomi Yunani hanya menyumbang 0,4% terhadap ekonomi dunia, sehingga diharapkan haltersebut tidak membawa bencana sebesar yang ditakutkan oleh global. Selain itu, jika salah satu negara Eropa mengalamigagal bayar atau jika sampai terjadi penarikan dana perbankan secara besar-besaran maka isu perpecahan Uni Eropa dapatmenimbulkan spekulasi akan terjadinya efek domino. Di sisi lain, investor juga mengkhawatirkan perlambatan ekonomiChina. Sejauh ini, investor merespon negatif dengan menurunkan porsi portofolio pada ekuitas, dan menempatkan dananyapada obligasi pemerintah yang aman serta emas. Ada baiknya investor melihat gambaran yang lebih besar dalam kondisi iniuntuk mengambil keputusan investasi yang sesuai. Investor juga disarankan untuk tetap berhati-hati karena ketidakpastianmasih relatif tinggi dan untuk melakukan diversifikasi untuk menjaga volatilitas dalam portofolionya.YunaniReaksi terhadap ketidakpastian di Yunaniuntuk 2,5 tahun ini didorong oleh faktorketakutan, walaupun sebenarnya Yunanihanya menyumbang 0,4% terhadap ekonomidunia. Sesuai dengan GDP, ukuran Yunanisebagai negara cukup kecil sebanding denganChili atau Nigeria. Negara yang ekonominyadapat berdampak besar terhadap ekonomiglobal adalah Amerika Serikat (21,7%), China(11,1%), Jepang (8,3%). Menurut Organizationfor Economic Cooperation and Development(OECD), ekonomi Uni Eropa akan menyusut0,1% tahun ini, dan tumbuh 0,9% tahun depan.Sebaliknya ekonomi Amerika Serikat diharapkanakan tumbuh 2,4% tahun ini dan 2,6% di tahun2013.Seringkali, bursa global terkoreksi, karenainvestor membandingkan efek penyebarankeluarnya Yunani dari Uni Eropa dengankebangkrutan Lehman Brothers, walaupundalam hal ini terdapat beberapa perbedaan.Misalnya, total utang Lehman Brothers adalahsebesar US$600 miliar, jumlah tersebut jauh lebihbesar dibandingkan total utang Yunani sekitarUS$360 miliar. Kemudian, kebangkrutan LehmanBrothers terjadi sangat tiba-tiba, sedangkankrisis Yunani sudah berlangsung hampir 3 tahun.302520151050MaltaEstoniaSumber : MandiriEkonomi Yunani hanya menyumbang 2%dari total ekonomi kawasan EuroEuro-zone member GDP as percentage of totalregion output in 2011 (%, Total Euro Zone GDPUS$13.1 trillion)11%0% 0% 0% 0% 0% 1% 2% 2% 2% 2% 3% 4% 6%CyprusSloveniaLuxembourgSlovak Rep.IrelandPortugalFinlandGreeceAustriaBelgiumNetherlandsSpain17%Italy21%Pemerintah Uni Eropa juga sudah menyuntikkanmodal kepada perbankan. Dan, tingkatketerkaitan bank dengan Yunani sudah menurunsejak restrukturisasi hutang dan bailout. Lalu,Yunani merupakan suatu negara yang masihterus ada keberadaannya, bukan perusahaanseperti Lehman Brothers yang ditutup pascakebangkrutannya.Meskipun banyak spekulasi negatif menyangkutdampak Yunani meninggalkan Uni Eropa, tetapisebaliknya juga, jika hal tersebut sampai terjadi,akan ada hal-hal positif seperti devaluasi matauang Drachma, yang akan menurunkan bebanutang, mendorong ekspor, menurunkan biayapekerja serta mendorong pertumbuhan Yunani.France27%GermanyRIsiko Penyebaran padaPerbankan EropaMasa depan Yunani dan keputusan untuk tetapbersama Uni Eropa atau keluar pada pemilihanumum ulang Yunani pada 17 Juni nanti akanmenjadi sorotan utama. Sejauh ini surveimenunjukkan partai pro-bailout New Democracysedikit lebih unggul dibanding partai anti-bailoutyang ditakutkan juga anti-Uni Eropa. Jikakeputusan untuk keluar yang dipilih, maka proseskeluar diperkirakan akan memerlukan waktu 6sampai 9 bulan. Sementara proses berlangsung,tentunya akan ada efek negatif yang berlangsungsementara dikarenakan faktor psikologis sepertipanik menyikapi risiko efek penyebarannya.Dengan semakin tingginya ketidakpastian akankekokohan perbankan Uni Eropa serta masadepan Yunani, depositor Yunani sudah menariklebih dari 30% total dana perbankan. Jikapenarikan dana berlanjut menjadi bank run, makabank Yunani dapat jatuh dikarenakan tergerusnyalikuiditas serta kapitalisasinya. Dikhawatirkankepanikan dapat menyebar ke negara Eropalainnya yang juga sedang bermasalah, hal inidapat berakibat negara-negara lain mengikutijejak penduduk Yunani menarik depositonya.Penyebaran ini bisa mengoyangkan fondasi banknegara-negara lain yang sudah dalam keadaanEUROPEAN DEPOSITSGermany 4632,7 20,7France 3949,5 17,6UK 3849,6 17,2Spain 2391,7 10,7Italy 2270,1 10,1Portugal 349,5 1,6Greece 282,6 1,3Others 4690,1 20,8Total 22415,8 100Sumber : ECB, CommSecMarch 2012, Euro billions, % of totalUnited States $15,610 21,7China $7,992 11,1Japan $5,981 8,3Germany $3,475 4,8Sumber : IMF CommSecWORLD ECONOMIES 2012$USb % Total $USb % Total $USb % TotalFrance $2,712 3,8Italy $2,067 2,9India $1,779 2,5Spain $1,398 1,9Indonesia $928 1,3Nigeria $273 0,4Chile $272 0,4Greece $271 0,4


2 | Market Perspective | Juni 2012rapuh, seperti Spanyol. Jika Yunani sampai keluardari Uni Eropa, artinya Yunani harus mempunyaimata uang sendiri yang kemungkinan nilainyaakan jatuh di bawah Euro. Utang negara Yunanidan juga perusahaan Yunani dalam Euro akannaik berlipat dalam Drachma.Dengan mempelajari porsi deposito negaranegaraEropa terhadap total deposito Uni Eropa,dapat terlihat deposito Yunani sangat kecilporsinya, yaitu hanya 1,3%. Sedangkan Spanyolmenyumbang total deposito sebesar 10,7%dari total deposito di Uni Eropa. Deposito Italiamenyumbang 10,1% dan deposito Portugalmencakup 1,6% dari total deposito Uni Eropa.Pemerintah Yunani juga kemungkinan akanmemberlakukan pengendalian modal danpembekuan deposit bank Yunani. Untuk menjagakestabilan perbankannya, International MonetaryFund (IMF) juga kemungkinan akan membantumenyuntikan dana dengan merekapitalisasiperbankan.Perlambatan ekonomi ChinaInvestor juga mengkhawatirkan kondisiperlambatan pertumbuhan ekonomi di China ditingkat 7% YoY, tetapi diharapkan belum menjaditanda hard landing. Aktivitas manufaktur Chinapada bulan Mei menunjukkan pelemahan, turunke tingkat 50,4 dibanding bulan sebelumnya di53,3 dan dibawah angka konsensus 52. Secaraterpisah, HSBC Final Manufacturing PMI, yaitutolak ukur aktivitas pabrikan China, pada bulanMei kemarin juga turun 48,4, melambat dari bulansebelumnya di tingkat 49,3. China diharapkanakan segera mengeluarkan kebijakan melindungi1614121086420Pertumbuhan ekonomi China di kuartal I/2012terendah sejak kuartal I/2009 dan di bawah rataratapertumbuhan normalnyaMar-00Dec-00Sep-01Sumber : MandiriChina’s growth performanceYear on Year (%)Average (2000-2011)Jun-02Mar-03Dec-03Sep-04Jun-05pertumbuhan seperti menurunkan suku bungapinjaman,dan mempercepat proyek-proyekpembangunan infrastruktur.Mar-06Dec-06Sep-07Jun-08Mar-09Dec-09Sep-10Jun-11Mar-12Local Outlookada bulan Mei, IHSG terkoreksi -7,8% sehingga menghapus sebagian besar kenaikan dari bulan Januari - April sebesar 9,65%. Koreksi indeks yang cukup dalam ini terutama karena aksiPjual dari investor asing yang sebagian besar dipicu oleh kekhawatiran tentang ketidakpastian di Eropa. Investor asing juga mengkhawatirkan beberapa perkembangan isu domestik sepertiketidakpastian tentang kenaikan harga BBM bersubsidi yang berdampak menimbulkan ketidakpastian tentang inflasi. Lalu, asing juga merespon negatif ketidakpastian yang menyelimuti kebijakanyang dinilai nasionalis, tentang pembatasan kepemilikan asing disektor perbankan. Kondisi keluarnya asing di bulan Mei 2012 ini masih lebih sedikit dibandingkan saat Agustus 2011 lalu. Per Meipelaku pasar asing tercatat melakukan penjualan bersih sekitar Rp7 triliun, sementara Agustus 2011 lalu sekitar Rp8,5 triliun tetapi diikuti inflow asing yang sangat deras di bulan depannya.Arus dana asing diharapkan akan berbalik setelah kekhawatiran global akan Eropa mereda dan asing menyadari bahwa Indonesia merupakan negara tujuan investasi yang menarik. PertumbuhanIndonesia adalah nomor dua di dunia, posisinya di bawah China dan di atas India. Eropa bukan merupakan rekan dagang yang utama, sehingga apabila ditinjau secara mendasar mengenai dampakmasalah Eropa di Indonesia, terlihat relatif lebih kecil dibandingkan negara-negara kawasan Asia. Untuk investor jangka panjang, pergunakanlah fluktuasi dan koreksi di pasar untuk average downterutama untuk Reksa Dana saham yang berbasis bluechips, sehingga di saat arus asing masuk kembali dan portofolio pun akan mengikuti rebound indeks.Tingkat Pertumbuhan IndonesiaPenurunan indeks di bulan Mei membawavaluasi indeks IHSG menjadi lebih menarik,sehingga aliran dana asing yang keluardiharapkan akan kembali lagi setelah mulaisurutnya juga kekhawatiran akan kondisi diEropa khususnya. Indonesia akan tetap menjadisalah satu negara tujuan investasi asing,dikarenakan valuasi bursa sudah turun ke tingkatyang menarik, laju pertumbuhan Indonesia yangtinggi, dan Indonesia bertahan terhadap kondisiperlambatan ekonomi global serta adanyamasalah di Eropa. Pertumbuhan Indonesia di6,4% YoY hanya di belakang pertumbuhanChina, bahkan lebih cepat dari pertumbuhanIndia yang melambat ke 5,7%. Presiden SBYberkomitmen akan terus mendorong kekuatankonsumsi domestik dengan konsentrasimenaikkan pendapatan per kapita dariUS$3,000 per tahun saat ini menjadi lebih dariUS$14,000 di tahun 2025 nanti.908070605040302010-(1.0)(2.0)Pertumbuhan Indonesia masih tumbuh baikdidukung oleh konsumsi domestik.1Q09Contribution to GDP growth by expenditure 9%0Net exportsGovernment expenditureGDP growth (5, YoY)2Q093Q09Sumber : IMF, Mandiri4Q091Q102Q103Q10Gross Fixed Capital FormationPrivate Consumption4Q101Q112Q113Q114Q111Q12Porsi Ekspor Yang Kecil Ke EropaHongkongSingaporeMalaysiaThailandTaiwanKoreaChinaPhillipinesIndiaIndonesiaNon-Japan Asia export exposureto the Euro Zone (2011 data)Portugal, Ireland& GreeceTotal Euro Zone*% exports Data % exports Data0.20.30.20.30.20.40.50.10.61.3Sumber : Credit Suisse, CEIC0.30.50.20.20.10.20.10.00.10.39.07.79.38.97.79.116.311.515.58.915.912.27.65.85.14.54.22.52.52.1Berbeda dengan negara tetangganya,pertumbuhan Indonesia tidak bergantungpada pendapatan dari ekspor ke Eropa danAmerika Serikat, sehingga perlambatanekonomi di negara-negara tersebut mempunyaidampak terbatas terhadap pendapatan ekspor.Pertumbuhan GDP didukung oleh tiga pilarutama yaitu ekspor (26%), investasi (32%) dankonsumsi domestik (58%). Lalu, Eropa bukanlahrekan dagang yang utama karena hanya 8,9%nya dari total ekspor Indonesia menuju Eropa.Dampak krisis Eropa pada ekspor Indonesiasejauh ini belum signifikan jika mengacu kepadadata ekspor, yang dilaporkan turun sedikit dari7,9% YoY di kuartal IV/2012 menjadi 7,8% YoYdi kuartal I/2012. Kontribusi dari investasi dankonsumsi domestik terhadap pertumbuhanGDP juga bisa menutupi pelemahan ekspor.Konsumsi domestik yang merupakan motorutama pertumbuhan ekonomi Indonesiatumbuh 4,9% YoY. Kedepannya, konsumsidomestik diharapkan masih akan tetap menjadikontributor utama sejalan juga dengan turunnyatingkat pengangguran dari 6,3% di bulanFebruari, turun 6,8% dari tahun sebelumnya.Pertumbuhan investasi masih baik walaupunmengalami penurunan dari 11,5% YoY di kuartalIV/2011 menjadi 9,9% YoY kuartal I/2012.RIsiko InflasiKarena ketidakpastian akan kebijakan BBMbersubsidi ini berdampak langsung terhadaptekanan inflasi, ketidakpastian ini diperkirakanmasih akan menjadi penahan masuknyakembali asing, dan juga menahan reboundindeks IHSG untuk sementara ini. Banyakekonom yang memperingatkan jika harga BBMbersubsidi dinaikkan, tingkat inflasi untuk 2012berpotensi naik sampai tingkat 7%, jauh di atastarget pemerintah 5,3%. Ketidakpastian akankebijakan harga BBM bersubsidi dan langkahyang akan diambil pemerintah, juga memberikandampak ketidakpastian pada pertumbuhan diIndonesia. Bisa dikatakan, laju pertumbuhanekonomi tahun ini bergantung pada keputusanpemerintah akan harga BBM bersubsidi ini.Dikarenakan maraknya sentimen negatif secaraglobal, pelaku pasar mengacuhkan berita positiftentang penurunan tingkat inflasi di bulan Meike tingkat 4,45% dari tingkat 4,5% di bulanApril. Dengan terjadinya penurunan harga bahanmakanan di musim panen ini, dapat dikatakantingkat inflasi dinilai cukup terjaga. Penurunantingkat inflasi ini juga positif karena memberikanruang bagi BI untuk tetap menahan BI rate di5,75% untuk saat ini.


3 | Market Perspective | Juni 2012Analisa Valuta AsingAUDSalah satu dampak dari turunnya pertumbuhanperekonomian global secara keseluruhan, AUD/USD tembus di bawah parity (1:1 dengan USD)pada tanggal 14 Mei 2012. Penurunan AUD/USD ini bermula dari tingkat inflasi YoY Australiayang turun di bulan April lalu, maka Reserve BankAustralia (RBA) memutuskan untuk menurunkansuku bunga RBA atau yang biasa disebut RBAcash rate sebesar 0,5%.Hal kedua yang menambah kekuatan jual AUDadalah turunnya pertumbuhan di China, ditambahlagi dengan indeks manufaktur China yang jugaturun. Turunnya indeks manufaktur di China,mencerminkan permintaan terhadap komoditasasal Australia seperti batu bara, minyak dangas berkurang. Dengan demikian harga darikomoditas secara keseluruhan pun turun, danmemberikan dampak pada penurunan AUD/USD.Ditambah lagi prediksi pertumbuhan China yangdi perkirakan masih akan turun dan kemungkinanmengalami hard landing, menambah kekhawatiraninvestor akan tingkat pertumbuhan ekonomi diAustralia sebagai importir komoditas terbesarChina. Apabila pertumbuhan ekonomi di Australiamelemah, maka RBA memiliki ruang yang lebihfleksibel untuk menurunkan suku bunganya lagi.Pertengahan Mei 2012, Yunani kembali menjadiisu yang hangat dari zona Eropa. Ketidakpastianmengenai keberadaan Yunani sebagai anggotazona Eropa yang menggunakan mata uangtunggal EURO kembali menjadi perundingan.Pasalnya, apabila Yunani di biarkan keluar darianggota negara-negara Eropa tersebut, Yunanikehilangan haknya untuk mendapatkan danabantuan guna membayar surat utangnya padasaat jatuh tempo dan akan menjadi ancamanbaru mengenai kegagalan bayar utang-utangnya.Hal ini menyebabkan persepsi risiko di pasarmeningkat dan investor kembali memburu safehaven currency sebagai langkah pengamananaset dari aset-aset berisiko tinggi.Kondisi ekonomi global mengalihkan perhatianinvestor dari aset-aset dengan yield yang tinggiseperti AUD. Namun, perlu diingat AUD adalahmata uang dengan tingkat volatilitas palingtinggi dibandingkan dengan mata uang lainnya.Sehingga apabila keadaan ekonomi globalsudah mulai membaik, khususnya perbaikanpertumbuhan ekonomi di China, maka kenaikanAUD diprediksikan akan menjadi yang tercepat.Inflasi di bulan April naik 0,2% YoY. Angka 0,2%masih jauh dari target inflasi Jepang di angka1%. Diperkirakan Bank of Japan (BOJ) perlu lebihagresif dalam mengejar target inflasi tersebut danmelemahkan JPY. Karena Jepang sebagai negaraekspor, JPY yang lebih murah akan sangatmembantu aktivitas ekspor di negara tersebut.Secara technical, USD/JPY memiliki strongsupport di 79,00 dan strong resistance di 81,80.Kekhawatiran Yunani akan keluar dari anggota negara dengan mata uang tunggal EUR kembaliAUD/USD memiliki strong support di 0,9650.mencuat mewarnai pergerakan pasar global dan menyebabkan turunnya selera risiko disecara technical, tren AUD/USD masihpasar yang berakibat pada melemahnya major currency dan bursa global. Hasil terbaik yangdalam trend bearish. Target mengejar strongdiharapkan adalah Yunani tetap menjadi bagian dari EUR dan efek domino dapat dihindarkan.support di 0,9650. Apabila level 0,9650, pasarmasih didominasi oleh aksi jual, dan break diShort-term trading masih menjadi strategi andalan kita di tengah kondisi pergerakan pasarbawah 0,9650, AUD/USD akan cenderungyang sangat sensitif terhadap perubahan berita dari ekonomi dan politik di zona Eropa.turun mengejar support berikutnya di 0,9320.Resistance AUD/USD ada di level 1,0075, apabilalevel resistance break, maka pasar memberikanUSD/IDR EUR/USD GBP/USD AUS/USD AUS/USDindikasi trend reversal menjadi bullish. Buying level 9300 - 9350 1.2350 - 2400 1.5300 - 1.5400 0.9600 - 0.9700 78.00 - 78.50USDKoreksi di bursa Amerika, Dow Jones IndustrialAverage, juga salah satunya dikarenakankekhawatiran yang ada di zona Eropa. Hal iniditandai dengan menguatnya USD terhadap 16mata uang lainnya selain JPY, selaku perannyasebagai safe haven currency. Perkembanganekonomi di Amerika Serikat sendiri masihmenunjukan pertumbuhan walaupun masih dibawah ekspektasi pasar. Pasar ekonomi globalmasih terus fokus memantau perkembangankeadaan ekonomi dan politik di zona Eropa.Selama perkembangan kondisi ekonomi danpolitik di zona Eropa masih belum menunjukanperubahan ke arah perbaikan, USD cenderungmenguat.EURYunani kembali menjadi berita hangat dari zonaEropa. Ketidaktentuan mengenai akankah Yunanikeluar dari negara-negara dengan mata uanggabungan EUR menyebabkan persepsi risiko dipasar meningkat dan investor kembali menjualasset-aset berisiko tinggi (high yielding asset)kembali ke safe haven. Secara teknis, EUR/USDmasih dalam trend bearish yang cukup kuat.Ditambah lagi secara fundamental, kondisi utangdi zona Eropa pun masih jauh dari kondisi baikdan normal. Dengan demikian, EUR/USD masihakan cenderung untuk turun selama belum adaperbaikan secara fundamental.GBPTerkena imbas dari penguatan USD terhadapmata uang lainnya, GBP pun turun. Namunpelemahan GBP masih tergolong yang palingkecil dibandingkan dengan major currencylainnya. Hal ini juga disebabkan oleh kebijakanBOE (Bank of England) yang belum memutuskanuntuk menambahkan stimulus ekonomi di Inggris.Tentunya kondisi ekonomi dan politik di zonaEropa juga sangat mempengaruhi pergerakanGBP/USD.Secara teknis, untuk periode trading selama1 bulan ke depan, GBP/USD memiliki strongsupport di 1.5284 dengan kecenderungan turun.Strategi Forex TradingNZDSelling level 9600 - 9650 1.2800 - 1.2850 1.6000 - 1.6060 1.0250 - 1.0300 82.10 - 82.50Long profit taking @ 9525 and above 1.2630 and above 1.5750 and above 1.0150 and above 80.10 and aboveShort profit taking @ 9300 and below 1.2500 and below 1.5600 and below 1.0080 and below 80.80 and belowJPYLong cut loss @ 9200 - 9250 1.2200 - 1.2250 1.5200 - 1.5225 0.9500 - 0.9545 76.80 - 77.30Short cut loss @ 9775 - 98100 1.2960 - 1.3030 1.6180 - 1.6250 1.0400 - 1.0450 83.00 - 83.40IDR*data diatas hanya besifat indikatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.NZD/USD sudah turun sebanyak 8% dalam bulanMei 2012. Bill English, Menteri Keuangan SelandiaBaru, menyambut baik pelemahan NZD terhadapUSD dikarenakan hal ini baik untuk kegiatanekspor di Selandia Baru. Penurunan lebih lagimasih diharapkan oleh Selandia Baru untukmendukung aktifitas ekspor. Resesi di zona Eropapun membuka peluang untuk RBNZ memotongsuku bunganya guna tetap mendukung sektor riildi Selandia Baru.Secara technical NZD/USD memiliki strongsupport di 0,7400 dan cenderung turun seiringperkembangan ekonomi global.Pelemahan IDR terhadap USD semenjakawal bulan Mei 2012 dipicu oleh nett-sell darikepemilikan asing baik di SBN (Surat BerhargaNegara) dan pasar saham. Kekhawatiran yangmeningkat di zona Eropa membuat investormencari investasi yang lebih aman. Dana asingyang keluar dari saham-saham lokal sebesarUSD448 juta, dan dari SBN sebesar IDR3,5triliun, total dana yang keluar dari pasar ekuivalen+/- USD 825 juta. Ditambah lagi kelangkaanlikuiditas USD di pasar membuat harga USDsemakin meroket. Neraca perdaganganIndonesia di bulan Mei 2012 pun dirilis turundari awal Tahun, hal ini mengindikasikan totalimpor yang meningkat lebih besar daripada totalekspor.


4 | Market Perspective | Juni 2012CommINSIGHT - Tips Untuk MeminimalisirFluktuasi Portofolio Anda Di Tengah Gejolak PasarIHSG telah melemah 6,65% sepanjang bulan Mei 2012 (hingga tanggal 25 Mei 2012); sementara HSBC Bond Index juga mengalami pelemahan 2,5%pada periode yang sama. Investor asing melakukan penjualan bersih sebesar USD630 juta terhadap pasar saham Indonesia, sementara kepemilikanasing terhadap obligasi pemerintah Indonesia juga mengalami penurunan sebesar USD450 juta di bulan Mei 2012. Aksi jual investor asing juga sangatdipengaruhi oleh melemahnya mata uang IDR terhadap USD sebesar 3% pada periode yang sama. Bank Indonesia melakukan intervensi selektif, baikterhadap pasar obligasi maupun mata uang, mengingat pelemahan yang terjadi lebih banyak dipengaruhi oleh faktor selera risiko investor asing akibatkekhawatiran keluarnya Yunani dari Uni Eropa, sementara fundamental Indonesia tetap kokoh dan jauh lebih baik dibandingkan tahun 2008.Hingga tanggal 25 Mei 2012, berikut adalah kinerja dari portofolio CommINSIGHT dibandingkan kinerja indeks acuan (80% IHSG + 20% HSBC BondIndex). Terlihat bahwa kinerja dari portfolio Growth A dan Growth B membukukan kinerja yang lebih baik dibandingkan indeks acuan. Sementarauntuk portfolio Value, meskipun mencatat kinerja lebih rendah dibanding indeks acuan, tetap mencatat kinerja lebih baik dibandingkan apabila investormenempatkan 100% dananya pada pasar saham tanpa menggunakan model portofolio.INDEKS ACUAN – KINERJA MTD -5,82%PORTFOLIO GROWTH A – KINERJA MTD -5,21%20%10%20%35%80%35%JCI Index (-6,65%) HKDGACUM Index (-2,5%) BNP Paribas Solaris (-6,35%) Schroder Dana Istimewa (-6,26%)FSI Multistrategy (-7,03%) Manulife Pendapatan Bulanan 2 (-0,48%)PORTFOLIO VALUE A – KINERJA MTD -6,32% PORTFOLIO VALUE A – KINERJA MTD -5,25%15%10%10%20%35%75%35%BNP Paribas Pesona (-6,95%) BNP Paribas Spektra (-7,07%)Manulife Pendapatan Bulanan 2 (-0,48%)Mandiri Investa Ekuitas Dinamis (-6,00%) BNP Paribas Star (-6,25%)Manulife Dana Tumbuh Berimbang (-6,04%) FSI Bond Fund (-1,82%)Pelemahan IHSG akibat semakin tingginya probabilitas Yunani untuk keluar darikeanggotaan Uni Eropa, serta mengingat dana investor asing yang masih tersisasebesar USD622 juta pada pasar saham (berdasarkan foreign inflow tahun2012), peningkatan alokasi pada reksa dana pendapatan tetap berdurasi rendahManulife Pendapatan Bulanan 2 (MPB 2) dalam portofolio Nasabah disarankanuntuk dilakukan (dari sebelumnya 20% menjadi 30%)


5 | Market Perspective | Juni 2012Untuk mengantisipasi dampak pelemahan lebih lanjut, tingkat dividen yang diberikan oleh Manulife Pendapatan Bulanan 2 (MPB 2) dapat tetap menjadisumber pendapatan yang stabil bagi Nasabah di tengah menurunnya portofolio mereka pada aset-aset yang berisiko tinggi seperti saham. Alokasi reksadana saham tetap dipertahankan di level yang dominan (70%) mengingat valuasi saat ini yang telah atraktif (14,8x) serta potensi rebound yang sewaktuwaktudapat terjadi akibat kembali pulihnya risk appetite investor asing (tidak ada masalah pada fundamental Indonesia). Pada saat pasar memasukiperiode pemulihan, saham-saham berkapitalisasi besar yang telah terkoreksi dengan signifikan akan kembali menjadi buruan investor lokal maupun asing,sehingga ada baiknya Nasabah mulai melakukan diversifikasi portofolio pada reksa dana saham dengan strategi benchmarking seperti BNP ParibasPesona, Schroder Dana Istimewa yang juga berfungsi untuk mengurangi fluktuasi. Berikut adalah rekomendasi yang disarankan untuk bulan Juni 2012 :INDEKS ACUAN – KINERJA MTD -5,41% -VOLATILITY* 14,06PORTFOLIO GROWTH A – KINERJA MTD -4,56% -VOLATILITY 12,1730%35% 35%70%35%JCI IndexHSBC Bond IndexSchroder Dana IstimewaManulife Pendapatan Bulanan 2BNP Paribas SolarisPORTFOLIO GROWTH B – KINERJA MTD -4,57% -VOLATILITY 13,56PORTFOLIO VALUE – KINERJA MTD -5,08% - VOLATILITY12,2910%10%20%35%20%35%35%35%BNP Paribas StarFSI Bond FundMandiri Investa Ekuitas DinamisBNP Paribas PesonaSchroder 90 Equity PlusManulife Pendapatan Bulanan 2 FSI Bond FundManulife Pendapatan Bulanan 2*VOLATILITY : pengukuran fluktuasi dari sebuah portfolio/aset investasi yang diukur melalui pergerakan nilai aset tersebut pada sebuah periodewaktu. Semakin besar tingkat volatility dari sebuah aset menandakan semakin tingginya fluktuasi dari aset tersebut pada sebuah periode waktu.DISCLAIMERKecuali dinyatakan lain, semua data bersumber dari berita media massa, dan tidak diterbitkan oleh PT Bank Commonwealth (PTBC). PTBC harus dijamin untuk dibebaskan dari tanggung jawab, termasuk tetapi tidak terbatas pada penuntutanhukum oleh pihak ketiga. PTBC beserta direkturnya, karyawannya dan perwakilannya dalam Lampiran ini selanjutnya bersama-sama disebut sebagai “Grup” “Laporan ini diterbitkan semata-mata untuk tujuan informasi dan tidak boleh ditafsirkansebagai suatu ajakan atau penawaran untuk membeli efek atau instrumen keuangan. Laporan ini telah disusun tanpa mempertimbangkan tujuan, situasi keuangan dan kapasitas untuk menanggung kerugian, pengetahuan, pengalaman atau kebutuhanorang-orang tertentu yang mungkin menerima laporan ini. Tidak ada anggota dari Grup yang melakukan atau harus melakukan penilaian kelayakan atau penyesuaian laporan untuk penerima laporan ini yang karenanya tidak mendapatkan manfaatdari perlindungan peraturan dalam hal ini. Laporan ini bukan nasihat atau petunjuk. Semua penerima laporan ini harus, sebelum bertindak atas dasar informasi dalam laporan ini, mempertimbangkan kewajaran/kelayakan dan kesesuaian informasi,dengan memperhatikan tujuan-tujuan mereka sendiri, situasi keuangan dan kebutuhan, dan, jika perlu mencari profesional yang tepat, memperhatikan kondisi valuta asing atau nasihat keuangan tentang isi laporan ini sebelum membuat keputusaninvestasi. Kami percaya bahwa informasi dalam laporan ini adalah benar dan setiap pendapat, kesimpulan atau rekomendasi yang cukup telah diadakan atau dibuat, berdasarkan informasi yang tersedia pada saat kompilasi, tetapi tidak ada pernyataanatau jaminan, baik tersurat maupun tersirat, yang dibuat atau disediakan untuk akurasi, kehandalan atau kelengkapan setiap pernyataan yang dibuat dalam laporan ini. Setiap pendapat, kesimpulan atau rekomendasi yang ditetapkan dalam laporan inidapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dan mungkin berbeda atau bertentangan dengan, kesimpulan pendapat atau rekomendasi yang diungkapkan oleh Grup di tempat lain. Kami tidak berkewajiban untuk, dan tidak,memberitahukanperkembangan terkini atau terus mengikuti informasi terkini yang terdapat dalam laporan ini. Grup tidak menerima tanggung jawab untuk setiap kerugian atau kerusakan yang timbul akibat dari penggunaan seluruh atau setiap bagian dari laporan ini.Setiap penilaian, proyeksi dan prakiraan yang terkandung dalam laporan ini didasarkan pada sejumlah asumsi dan perkiraan dan tunduk pada kontinjensi dan ketidakpastian. Asumsi dan perkiraan yang berbeda dapat mengakibatkan hasil materialyang berbeda pula. Grup tidak mewakili atau menjamin bahwa salah satu proyeksi penilaian atau prakiraan, atau salah satu dasar asumsi atau perkiraan, akan dipenuhi. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator yang dapat diandalkan untukkinerja masa depan Grup tidak menjamin kinerja dari produk investasi atau pembayaran kembali modal dengan produk yang didistribusikan oleh PTBC. Investasi dalam produk ini bukan merupakan simpanan atau kewajiban lainnya dari Grup atau anakperusahaannya dan setiap jenis produk investasi memiliki risiko investasi termasuk hilangnya pendapatan dan modal yang diinvestasikan. Contoh yang digunakan dalam komunikasi ini hanya untuk ilustrasi. Semua materi yang disajikan dalam laporanini, kecuali bila ditentukan lain, berada di bawah hak cipta Grup. Tak satu pun dari materi, maupun isinya, maupun salinannya, dapat diubah dengan cara apapun, ditransmisikan ke, disalin atau didistribusikan kepada pihak lain, tanpa izin tertulis dariperusahaan terkait yang menjadi bagian dalam Grup. Grup, berikut agennya, asosiasinya dan kliennya memiliki atau telah memiliki posisi panjang atau pendek pada efek atau instrumen keuangan lainnya yang disebut di sini, dan dapat setiap saatmelakukan pembelian dan/atau penjualan terhadap kepentingan atau surat berharga dalam kapasitasnya sebagai prinsipal atau agen, termasuk menjual atau membeli dari klien atas dasar pokok dan dapat terlibat dalam transaksi yang tidak konsistendengan laporan ini. Silahkan melihat website kami di www.commbank.co.id untuk informasi lebih lanjut. Jika Anda ingin berbicara dengan seseorang mengenai instrumen keuangan yang dijelaskan dalam laporan ini, silakan hubungi kami hubungi CallCentre kami di 5000 30 atau email kami di customercare@commbank.co.id.

More magazines by this user
Similar magazines