unduh disini - Kemenag Sumsel

sumsel.kemenag.go.id
  • No tags were found...

unduh disini - Kemenag Sumsel

PENDIDIKAN ALA NABI IBRAHIM. ASOleh:M. ABDUHAbstrakNabi Ibrahim sukses dalam mendidik anak, keluarga dan umatnya. Kerelaan dan kesabaranNabi Ismail untuk disembelih adalah bagian dari hasil didikan akhlak yang luar biasa NabiIbrahim kepadanya. Nabi Ibrahim mendidikan keluarganya dengan materi aqidah, ibadah,tazkiyatun nafsi, dan akhlak. Metode yang dipakai nabi Ibrahim dalam menanamkan nilainilailuhur yaitu keteladanan, nasihat, dialog, dan do’a.Kata kunci : Ibrahim, PendidikanA. PendahuluanPeran pendidikan dalam membentuk manusia yang bertakwa seperti yangdiamanatkan dalam Undang-Undang, masih jauh dari harapan. Upaya pemerintahmemasukan pendidikan karakter sebagai bagian kurikulum pendidikan nasional belummampu mengatasi problem moral anak bangsa. Tauran antar pelajar dan mahasiswa yangbelakangan ini semakin meningkat, minuman keras, narkoba, dan seks bebas di kalanganpara pelajar adalah bukti kegagalan pendidikan.Guna menjawab persoalan tersebut, ada baiknya kita kembali ke masa lampaumenggali kesukseskan Nabi Ibrahim dalam mendidik anak, keluarga dan umatnya.Kerelaan dan kesabaran Nabi Ismail untuk disembelih adalah bagian dari hasil didikanakhlak yang luar biasa Nabi Ibrahim kepadanya. Kerelaan dan kesabaran nabi Ismailtersebut bukanlah lahir begitu saja melainkan hasil dari nilai-nilai pendidikan yangditanamkan nabi Ibrahim kepada Ismail. Bagaimana proses pendidikan itu terjadi, akanmenjadi fokus dalam tulisan ini.B. Materi PendidikanAda kesalahan paradigma dalam menilai keberhasilan pendidikan. Keberhasilanpendidikan sering diukur dari prestasi akademik dan pekerjaan yang didapat setelahmenyelesaikan pendidikan. Sehingga dalam proses pendidikan kita jarangmenghubungkan prestasi anak dengan akhlaq dan kepribadiannya. Materi pendidikanagama seolah dijadikan kurikulum pelengkap sehingga sangat sedikit porsinya dibandingdengan mata pelajaran umum. Maka menjadi lumrah kita dapatkan, anak-anak cerdas


secara intlektual dan skill tinggi tapi ibadah, akhlaq dan kepribadiannya sangatmemprihatinkan.Berbeda dengan pendidikan Nabi Ibrahim. Beliau dalam mendidik keluarga danumat, sangat mengutamakan :Aqidah dan Ketauhidan.Seluruh nabi yang diutus oleh Allah membawa risalah tauhid, tak terkecuali nabiIbrahim as. Hal ini terlihat dalam ayat komunikasi dakwah antara Nabi Ibrahim denganbapaknya demikian juga kaumnya seperti frman Allah:‏ِإَِ٘إا ‏َو اَو ‏َوا ‏َو ‏َو ‏َّت ‏ِإ ‏ُما ‏َو ‏ْذٌَو هًم ا ‏َو اِإَِو ‏ًما ‏ِإًِّنٔا ‏َو ‏َو اَواَّو ‏َوْْذهَو ‏َواكِإٖا ‏َو ‏َواٍلاهُّم ‏ِإ٘يٍلا ø‏َّو ‏ِإ ‏ْذا ‏َو اَوا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نُما ‏َو“ dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, Pantaskah kamumenjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dankaummu dalam kesesatan yang nyata.” QS. Al Anam: 74‏ِإَِ٘إاَٗوآ ‏َو ‏َوتِإااِإنَوا ‏َوؼْذ ‏ُمدُماهَو الَوَٗوسْذوَوغُماَّوالَوُٗم ‏ْذصِإ ‏ُماَّوالَوُٗمْذٌِإٖاػَوٌ‏ ‏َواشَوْ٘ذئًم اااَٗوآ ‏َو ‏َوتِإا ‏ِإًِّنٖا ‏َودْذاجَوآ ‏َوًِإٖاهِإيَو ا اْذؼِإلْذنِإاهَو اَونْذاَٗوأ ‏ْذ ‏ِإ ‏َواكَو ‏َّت ‏ِإؼْذٌِإٖا ‏َوُْذدِإاَوا‏ِإ ‏ْذا ‏َو اَوا ‏َو‏ِإ ‏َو طًم اسَوِْإٗ‏ ‏ًم اااَٗوآ ‏َو ‏َوتِإاالَو ‏َوؼْذ ‏ُمدِإا اشَّتْ٘ذطَو ىَو ا ‏ِإىَّت ا اشَّتْ٘ذطَو ىَو اكَو ىَو ااِإل ‏َّتحْذوَويِإاػَوصِإ٘‏ ‏ًم ااَٗوآ ‏َو ‏َوتِإا ‏ِإًِّنٖا ‏َوخَو فُم ا ‏َوىاَٗووَوسَّت ‏َواػَو ‏َو بٌ‏ اهِّنيَو ا ا ‏َّتحْذوَويِإاكَو ‏َوكُمْىَو ااِإلشَّتْ٘ذطَو ىِإاَّواِإ٘‏ ‏ًم“ ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; “Wahai bapakku, mengapa kamumenyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamusedikitpun?Wahai bapakku, Sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmupengetahuan yang tidak datang kepadamu, Maka ikutilah Aku, niscaya aku akanmenunjukkan kepadamu jalan yang lurus.Wahai bapakku, janganlah kamu menyembahsyaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan yang Maha Pemurah.Wahaibapakku, Sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan yangMaha pemurah, Maka kamu menjadi kawan bagi syaitan”. QS. Maryam. 42-45Tauhid menjadi landasan pertama dakwah nabi Ibrahim karena memang tauhid harusmenjadi tujuan hidup manusia di dunia. Yaitu tidak menyembah sesuatu selain Allah yangmenciptakan, mengatur, dan memelihara alam semesta. Hal ini menjadi semakin urgenkarena ia akan menjadi penggerak terhadap cara berpikir manusia, bertindak, sertaberprilaku.Dzul Akmal.Lc menulis bahwa al Quraan dan as Sunnah menerangkan kepadakita pengaruh yang baik sekali atas tauhid, dimana tauhid itu jika diamalkan olehseseorang baik pribadi maupun masyarakat didalam kehidupan serta diwujudkan secarahakiki (murni), niscaya akan menghasilkan buah yang sangat manis diantaranya adalahmembentuk kepribadian yang kokoh, ia membuat hidup dan pengalaman seorang ahlitauhid begitu istimewa, tujuan hidupnya jelas, tidak ber`ibadah kecuali hanya satu (ilaah)


saja. Kepada-Nya ia menghadap, baik dalam kesendirian atau ditengah keramaian orang,ia berdo’a dalam keadaan sempit maupun lapang.Secara rinci dapat dijelaskan mengapa tauhid menjadi sesuatu yang harusdiutamakan, Di antaranya karena :1. Tauhid membebaskan jiwa dari penyembahan dan tunduk pada selain Allah.Semua yang ada di dunia ini adalah makhluq Allah SWT. Mereka tidak bisamenciptakan sesuatu yang belum. Tidak bisa memberikan kemanfaatan pada dirinyadan tidak pula bisa memberikan mudhorat. Tidak bisa menghidupkan yang mati, tidakbisa mematikan yang hidup.Tauhid pada dasarnya memberikan kebebasan bagi manusia dari segala bentukpenyembahan kepada selain Allah. Membebaskan aqal dari bentuk-bentuk khurofat dankeragu-raguan. Membebaskan hati dari ketundukan dan penyerahan diri kepadamakhluq. Dan membebaskan kehidupan dari dominasi tuhan-tuhan tandingan yangmereka ambil dari makhluq Allah dan membebaskan dari dominasi dan pengaruhdukun dan orang-orang yang ingkar dari penyembahan kepada Allah.2. Tauhid membentuk pribadi manusia yang tangguh.Dengan landasan tauhid yang kokoh, nabi Ibrahim dalam melaksanakan tugas dakwatidak pernah patah semangat. Meskipun ia harus dihadapkan dengan orang-orang yanggencar menghalanginya seperti ayahnya dan raja namrudz sekalipun. Cemoohan,ancaman, bahkan tindakan untuk membakar dirinya dalam api yang menyala tidakmampu mengendorkan ketangguhan Ibrahim. Belum lagi ketika nabi Ibrahim diuji olehAllah untuk menyembelih anaknya Ismail, semakin terlihat kesabaran dan ketangguhanjiwa keduanya.Pada saat ini, kita sulit menemukan pribadi-pribadi tangguh yang istiqomah dalammemegang dan menyampaikan kebenaran. Bangsa ini banyak dipenuhi oleh pribadipribadiyang lemah, tidak punya pendirian, penjilat, serakah, penipu, dan sebagainya.Apa lagi yang bisa kita harapkan dari orang seperti itu, baik sebagai ia pemimpin,pejabat, maupun sebagai rakyat biasa.3. Tauhid merupakan sumber keamanan bagi manusia.Tauhid merupakan sumber keamanan bagi manusia, karena tauhid memenuhi hatidengan rasa aman dan tenang. Tidak ada yang ditakuti selain Allah. Tauhid telahmenutup pintu-pintu rasa takut terhadap kekurangan rizki dan kematian. Menutuppintu-pintu rasa takut terhadap manusia, jin, kematian dan yang lainnya yang menjadiketakutan manusia.


Orang beriman memiliki tauhid yang kuat tidak akan takut kepada apapun selain Allah.Karena inilah dia akan merasa aman walaupun diancam oleh manusia dengan suatuyang membahayakan dirinya. Merasa tenang jika diusik oleh orang lain. Inilah sifatorang beriman yang digambarkan oleh Allah dalam AlQur’an: Orang-orang yangberiman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan syirik, mereka itulahorang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk. (QS: AlAn’am: 82).Keamanan yang terbentuk merupakan keamanan yang tumbuh dari dalam jiwa bukankeamanan yang terbentuk karena penjagaan satpam ataupun polisi. Ini baru merupakankeamanan yang ditimbulkan oleh tauhid di dunia, adapun keamanan di akhirat akanlebih besar dan lebih kekal. Keamanan ini tidak didapatkan kecuali dengan ikhlasberibadah hanya untuk Allah dan tidak mencampur-adukkan ketauhidan kepadaNyadengan perbuatan syirik. Karena syirik merupakan kezholiman yang sangat besar4. Tauhid merupakan sumber kekuatan jiwa.Tauhid memberikan kekuatan kepada jiwa, karena tauhid mengisi jiwa dengan sifatroja’ (harapan kepada Allah), sifat tsiqoh (percaya penuh kepada Allah), sifat tawakkal,ridho kepada ketetapan Allah, sifat tidak tergantung kepada makhluk. Dia teguh sepertisebuah gunung. Jika ditimpa oleh musibah maka dia meminta kepada Allah untukmenghilangkan musibah itu darinya, bukan meminta kepada benda-benda mati. Syi’ardalam hidupnya adalah sabda rasullallah SAW: Jika kamu meminta, maka pintalahkepada Allah. Dan jika kamu meminta pertolongan maka pintalah pertolongan kepadaAllah. (HR. At Tirmizi) dan firman Allah SWT: Dan Jika Allah menimpakan suatubencana kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia. Dan jika Diamendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS:Al An’am: 17)5. Tauhid merupakan dasar persaudaraan, persamaan dan keadilan.Tauhid merupakan dasar persaudaraan, persamaan dan keadilan, karena karena tauhidkepada Allah tidak mengizinkan bagi pengikutnya untuk menjadikan sebagian yanglainnya sebagai yang dipertuhankan selain Allah. Manusia di sisi Allah adalah sama.Berasal dari asal yang satu yaitu Adam. Sebagaimana Allah berfirman: Hai manusia,bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu. (QS: AnNisa’: 1). Manusia tidak dilebihkan dari yang satu dengan yang lainnya kecuali karenatakwanya. Rasulallah SAW bersabda: Hai manusia, sesungguhnya tuhan kalian adalahtuhan yang satu, dan bapak kalian adalah satu. Setiap kalian berasal dari Adam dan


Adam berasal dari tanah. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisiAllah adalah orang yang paling bertakwa di antara kalian. Dan tidak ada kelebihanantara orang arab dari orang yang bukan arab, tidak juga ada kelebihan bagi orangyang bukan arab dari orang arab. Tidak ada kelebihan antara yang berkulit merahdengan yang berkulit putih, tidak juga ada kelebihan antara orang yang berkulit putihdari orang yang berkulit merah kecuali karena takwanya. (HR. Bukhori dan Muslim).6. Tauhid merupakan sebab dibukakannya pintu-pintu rizki dan kebaikan bagimanusia.Dengan tauhid Allah akan membukakan bagi manusia pintu-pintu rizki dan kebaikandari langit dan bumi. Tauhid juga merupakan sebab datangnya kemuliaan danpertolongan Allah kepada orang-orang yang beriman dari ancaman musuh-musuhmereka walaupun umat islam berjumlah sedikit. Allah SWT berfirman:Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akanmelimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan(ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.(QS. AlA’raaf:96).Melihat besarnya pengaruh tauhid dalam kehidupan manusia seperti yang tersebut diatas, maka selayaknya pendidikan kita lebih mengedepankan penanaman nilai-nilaiketauhidan di samping ilmu pengetahuan yang lain.Ibadah dan Tazkiyatun NufusIbadah dan tazkiyyatun nufus sebagai manifestasi tujuan dan misi setiap manusiauntuk menyembah Allah SWT dan selalu melakukan pensucian diri dari penyakit penyakityang mengotori hati, Sholat, doa, haji, menunaikan nazar, dan semua perintah Allah sertamenjauhi larangan-larangannya, serta mengikhlaskan semua ibadah hanya karena Allah.Firman Allah:‏َو ‏َّتٌَوآا ‏ِإًِّنٖا ‏َوسْذكَوٌتُم اهِإيا ‏ُم ‏ِّنَّٗت ‏ِإٖا ‏ِإَْو دٍلاؿَوْ٘ذ ‏ِإ ا ‏ِإٕااَو ‏ٍل ‏ْذع اػِإٌدَوا ‏َوْ٘ذ ‏ِإ ‏َوا اْذوُمحَو ‏َّتمِإا ‏َو ‏َّتٌَو ااِإُ٘مقِإ٘وُمْ‏ ا اصَّت ‏َوةَواكَو جْذؼَولْذا ‏َوكْذئِإدَوةًماهِّنيَو ا اٌَّت سِإا ‏َوِْذِْإٕا ‏ِإاَوْ٘ذِِإنْذا‏َّو ‏ْذاُم ‏ْذُِمناهِّنيَو ا الَّتوَو ‏َو اِإااَوؼَولَّتُِمنْذاَٗوشْذكُم ‏ُمّىَوا“Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku dilembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yangdihormati, Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, MakaJadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah merekadari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur”. QS. Ibrahim 37‏َوبِّن ا جْذؼَولْذٌِإٖاهُمقِإ٘نَوا اصَّت ‏َوةِإاَّوهِإيْذ ا ‏ُم ‏ِّنَّٗت ‏ِإٖا ‏َو ‏َّتٌَو اَّو ‏َوقَو ‏َّتلْذادُمػَوآ ‏ِإا


Ya Tuhanku, Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat,Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.QS. Ibrahim: 40Suatu permohonan kepada Allah yang dilakukan oleh seorang nabi tentu setelahmelakukan ikhtiar yang sudah maksimal, dan sudah melakukan proses pembinaan danpendidikan sebelumnya, dalam doa yang dimunajatkan beliau meminta agar Allahmemberikan kekuatan kepada mereka untuk tetap istiqamah dan mendirikan sholat.Demikian pentingnya aspek ibadah ini, sehingga disamping usaha pembinaan yangdilakukan nabi Ibrahim juga senantiasa berdoa untuk dirinya sendiri dan jugaketurunannya agar senantiasa mendirikan sholat.Dari ayat di atas juga dapat dipahami bahwa materi yang di ajarkan nabi Ibrahimbukan hanya menyentuh aspek kognitif seperti yang terjadi dalam dunia pendidikan kita,tetapi juga sangat menekankan aspek afektif dan psikomotor berupa istiqomah dalammendirikan ibadah.Ahlaq Al KarimahCakupan pembahasan ahlaq dalam pendidikan islam amatlah luas dia mencakupahlaq kepada Allah, akhlak kepada kedua orang tua, akhlaq kepada sesama manusia danakhlaq kepada siapapun juga, Firman Allah: menggambarkan ucapan nabi Ibrahim AS.كَوإِإًَّتُِمنْذاػَودُمٌّّااِّنٖا ‏ِإالَّت ‏َوبَّت ا اْذؼَو اَووِإ٘يَو اا اَّت ‏ِإٕاخَولَوقَوٌِإٖاكَوُِمَْواَٗوِْذدِإٗيِإاااَّو اَّت ‏ِإٕاُُمَْواُٗمطْذؼِإوُمٌِإٖاَّوَٗوسْذقِإ٘يِإاااَّو ‏ِإ ‏َو هَو ‏ِإ ‏ْذتُم اكَوُِمَْواَٗوشْذلِإ٘يِإاااَّو اَّت ‏ِإٕا ö‏ُٗموِإ٘‏ ‏ُمٌِإٖاثُمنَّتاُٗمحْذِ٘إ٘يِإاااَّو اَّت ‏ِإٕا ‏َوطْذوَوغُما ‏َوىاَٗوْذلِإ ‏َوااِإٖاخَوطِإ٘ئَو ‏ِإٖاَٗوْْذمَوا ادِّنٗيِإااا ‏َوبِّن اَُوبْذ ااِإٖاحُمكْذوًم اَّو ‏َواْذحِإقْذٌِإٖا ‏ِإ اصَّت اِإحِإ٘يَو اااَّو جْذؼَولااِّنٖا‏ِإٖا ‏ِإًَّتَُماكَو ىَو اهِإيَو ا اضَّتآاِّن٘يَو اااَّوالَو ‏ُم ‏ْذزِإًِإٖاَٗوْْذمَواُٗم ‏ْذؼَولُمْىَو ا اِإسَو ىَو ا ‏ِإدْذمٍلاكِإٖا ‏ْذ ‏َوخِإ ‏ِإٗيَو ا‏َّو جْذؼَولْذٌِإٖاهِإياَّو ‏َوثَو ‏ِإاجَوٌَّت ‏َوا اٌَّتؼِإ٘نِإاااَّو ؿْذلِإ ‏ْذا ‏َو‏َٗوْْذمَواالَوَٗوٌلَوغُماهَو اٌاَّوالَو ‏َوٌُمْىَو ااا ‏ِإالَّتاهَويْذ ا ‏َو ‏َؤا ‏َوا ‏ِإقَولْذبٍلاسَولِإ٘نٍلا“karena Sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhansemesta alam, (Yaitu Tuhan) yang telah menciptakan Aku, Maka Dialah yang menunjukiAku,dan Tuhanku, yang Dia memberi Makan dan minum kepadaKu,dan apabila aku sakit,Dialah yang menyembuhkan Aku,dan yang akan mematikan Aku, kemudian akanmenghidupkan aku (kembali),dan yang Amat kuinginkan akan mengampuni kesalahankupada hari kiamat”. (Ibrahim berdoa): “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku Hikmah danmasukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,dan Jadikanlah aku buahtutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) Kemudian, dan Jadikanlah aku Termasukorang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,dan ampunilah bapakku,karena Sesungguhnya ia adalah Termasuk golongan orang-orang yang sesat, danjanganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dananak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah denganhati yang bersih”, QS. Asyuaro‟: 77-89


Ahlaq terhadap sesama muslim dengan dianjurkannya berpegang teguh pada kitab Allahdan tidak boleh pecah belah diantara mereka, firman Allah:شَو ‏َوعَوااَوكُمناهِّنيَو ا ادِّنٗيِإاهَو ‏َّو ‏َّتٔا ‏ِإَِإاًُمْحًم اَّو اَّت ‏ِإٕا ‏َوّْذحَوْ٘ذٌَوآا ‏ِإاَوْ٘ذ ‏َواَّوهَو ‏َّو ‏َّتْ٘ذٌَو ا ‏ِإَِإا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نَواَّوهُمْسَؤاَّوػِإ٘سَؤا ‏َوىْذ ا ‏َو ‏ِإ٘وُمْ‏ ا ادِّنٗيَو ا‏َّوالَو ‏َو ‏َولَو ‏َّت ‏ُمْ‏ اكِإَِ٘إاكَو ‏ُم ‏َواػَولَؤا اْذوُمشْذ ‏ِإ كِإ٘يَو اهَو ‏َودْذػُمُُْمنْذا ‏ِإاَوْ٘ذَِإا ‏ُماَٗو ‏ْذ ‏َو ‏ِإٖا ‏ِإاَوْ٘ذَِإاهَوياَٗوشَوآ ‏ُماَّوَٗوِْذدِإٕا ‏ِإاَوْ٘ذَِإاهَوياُٗمٌِإ٘بُماDia telah mensyari‟atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nyakepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kamiwasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa Yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamuberpecah belah tentangnya” .QS.Asyura: 13Akhlaq kepada orang tua‏ِإَِ٘إا ‏َوسْذ ‏َوْذلِإ ‏َوىَّت ااَو ‏َواَّوهَوآ ‏َوهْذلِإ ‏ُمااَو ‏َواهِإيَو ا ‏ِإاهِإياشَؤْذ ‏ٍلا ž‏ْذالَّتا ‏َوْْذاَوا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نَواِإ ‏َو“Kecuali Perkataan Ibrahim kepada bapaknya: “Sesungguhnya aku akan memohonkanampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”.QS. Al Mumtahanah : 4Meskipun kemudian beliau dilarang mendoakan lagi karena bapaknya dalamkekafiranAkhlaq terhadap tamu dengan memberikan sambutan hangat dan memberikan jamuan‏َُولْذا ‏َو ‏َو اَواحَودِإٗثُم ا ‏َوْ٘ذقِإا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نَوا اْذوُمكْذ ‏َوهِإ٘يَو ااا ‏ِإ ‏ْذادَوخَولُمْ‏ اػَولَوْ٘ذَِإاكَوقَو اُمْ‏ اسَو ‏َوهًم ا ‏َو اَواسَو ‏َومٌا ‏َوْْذمٌاهُّمٌكَو ‏ُمّىَو اااكَو ‏َو ؽَوا ‏ِإاَؤا ‏َوُْذلِإَِإاكَو ‏َوآ ‏َوا ö‏ِإؼِإ ‏ْذلٍلاسَووِإ٘يٍلا“Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (Yaitu malaikatmalaikat)yang dimuliakan?(ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalumengucapkan: “Salaamun”. Ibrahim menjawab: “Salaamun (kamu) adalah orang-orangyang tidak dikenal. Maka Dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudiandibawanya daging anak sapi gemuk “ QS. Adzariyat 24-26C. Metode PendidikanDalam upaya transfer pengetahuan dan internalisasi ajaran agama, nabi Ibrahimmenggunakan beberapa pendekatan :KeteladananKeteladanan merupakan salah satu metode dalam pendidikan Islam yangpengaruhnya luar biasa bagi peserta didik. Allah jadikan Nabi Ibrahim sebagai teladanbagi keluarga, anak dan ummatnya dalam menunaikan perintah-perintah Allah danmenjauhi larangannya, demikian juga akhlaq kesehariannya. Sampai kita ummatMuhaamd SAW juga diperintahkan untuk mengambil teladan dari Abul Anbiya’ ini,Firman Allah dalam QS. QS. Al Mumtahanah 4 dan 6


‏َودْذاكَو ‏ًَوتْذ ااَوكُمنْذا ‏ُم سْذَْوةٌاحَوسَوٌَو ‏ٌاكِإٖا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نَواَّو اَّت ‏ِإٗيَو اهَوؼَوَُما ‏ِإ ‏ْذا ‏َو اُمْ‏ ااِإقَوْْذهِإِِإنْذا ‏ِإًَّت ا ‏ُم ‏َو اهِإٌكُمنْذاَّوهِإوَّت ا ‏َوؼْذ ‏ُمدُمّىَو اهِإيادُمّىِإا ‏َّت ‏ِإاكَولَو ‏ْذًَو ا ‏ِإكُمنْذاَّو ‏َودَو ا‏ِإَِ٘إا ‏َو ‏َوسْذ ‏َوْذلِإ ‏َوىَّت ااَو ‏َواَّوهَو ا ‏َوهْذلِإ ‏ُمااَو ‏َواهِإيَو ا ‏َّت ‏ِإاهِإيا‏َوْ٘ذٌَوٌَو اَّو ‏َوْ٘ذٌَوكُمنُما اْذؼَودَو ‏َّوةُماَّو اْذ ‏َوْذضَو ا ‏َو ‏َودًم احَو ‏َّتٔا ‏ُمؤْذهِإٌُمْ‏ ا ‏ِإ ‏َّللَّت ‏ِإاَّوحْذدَوٍُما ‏ِإالَّت ا ‏َوْْذاَوا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نَوا ‏ِإ ‏َوشَوْٖذ ‏ٍلا ‏َّت ‏َّتٌَو اػَولَوْ٘ذ ‏َوا ‏َوَْوكَّتلْذٌَو اَّو ‏ِإاَوْ٘ذ ‏َوا ‏َوًَو ‏ْذٌَو اَّو ‏ِإاَوْ٘ذ ‏َوا اْذوَوصِإ٘‏ ‏ُمااَوقَودْذاكَو ىَو ااَوكُمنْذاكِإِِ٘إنْذا ‏ُم سْذَْوةٌاحَوسَوٌَو ‏ٌااِإوَوياكَو ىَو اَٗو ‏ْذجُمْا ‏َّت ‏َواَّو اْذَ٘وْْذمَوا ٙ ‏ْذ خِإ ‏َواَّوهَوياَٗو ‏َوَْواَّتاكَوإِإىَّت ا ‏َّت ‏َواُُمَْوا اْذَوٌِإُّٖما اْذحَووِإ٘دُما“Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orangyang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “SesungguhnyaKami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah,Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara Kami dan kamu permusuhan dankebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. kecualiPerkataan Ibrahim kepada bapaknya: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunanbagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah”. (Ibrahimberkata): “Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepadaEngkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali.”Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu;(yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) harikemudian. dan Barangsiapa yang berpaling, Maka Sesungguhnya Allah Dia-lah yangMaha Kaya lagi Maha Terpuji. QS. Al Mumtahanah 4 dan 6Banyak sekali keteladanan yang diberikan oleh Nabi Ibrahim bagi keluarganya,ummatnya dan juga ummat Muhammad SAW yang tersebar di berbagai surat dalam AlQuran: diantaranya Keteladanan dalam kesabaran, Keteladanan dalam keimanan,Keteladanan dalam bersyukur terhadap nikmat-nikmat yang Allah berikan, Keteladanandalam kehanifannya. Firman Allah SWT:‏ِإىَّت ا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نَواكَو ىَو ا ‏ُم هَّت ‏ًما ‏َو ‏ًِإ ‏ًم اَّللِإ ‏ِإاحَوٌِإ٘لًم اَّواَونْذاَٗو ‏ُماهِإيَو ا اْذوُمشْذ ‏ِإ كِإ٘يَو اااشَو كِإ ‏ًم ا ‏ِّن ‏َوًْذؼُموِإَِإا جْذ ‏َو ‏َو ‏ٍُماَّوَُودَو ‏ٍُما ‏ِإاَؤا ‏ِإ ‏َو طٍلاهُّمسْذ ‏َوقِإ٘نٍلاَّوآ ‏َوْ٘ذٌَو ‏ٍُماكِإٖا اْذدُّمًْذَ٘و احَوسَوٌَو ‏ًماَّو ‏ِإًَّتَُماكِإٖا ‏ٙخِإ ‏َوةِإااَووِإيَو ا اصَّت اِإحِإ٘يَوا“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuhkepada Allah dan hanif. dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk orang-orang yangmempersekutukan (Tuhan),(lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telahmemilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. dan Kami berikan kepadanyakebaikan di dunia. dan Sesungguhnya Dia di akhirat benar-benar Termasuk orang-orangyang saleh.”NasihatMetode nasehat dalam Alquran digunakan untuk menyentuh hati supaya manusiamengarah kepada tujuan yang diharapkan. Metode ini juga menempati posisi yang sangat


penting dalam proses pendidikan islam dan penanaman nilai nilai sebagaiman firmanAllah: QS An Nahl: 125دْذعُما ‏ِإاِإٔاسَو ‏ِإ٘لِإا ‏َو ‏ِّن ‏َوا ‏ِإ اْذحِإكْذوَو ‏ِإاَّو اْذوَوْْذػِإظَو ‏ِإا اْذحَوسَوٌَو ‏ِإاَّوجَو دِإاْذُِمنا ‏ِإ اَّت ‏ِإٖاُِإَٖوا ‏َوحْذسَويُم ا ‏ِإىَّت ا ‏َو ‏َّت ‏َواُُمَْوا ‏َوػْذلَونُما ‏ِإوَويا ‏َولَّتاػَوياسَو ‏ِإ٘لِإَِإاَّوُُمَْوا ‏َوػْذلَونُما‏ِإ اْذوُمِْذ ‏َودِإٗيَوا“serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik danbantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebihmengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahuiorang-orang yang mendapat petunjuk. QS. An Nahl: 125Hikmah disni adalah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakanantara yang hak dengan yang bathil. Nasehat atau juga bisa dengan sebutan wasiat ataupesan yang baik dengan cara yang baik dan disesuaikan dengan situaisi dan kondisi yangtepat akan sangat berpengaruh pada diri peserta didik. Nabi Ibrahim menggunakan metodeini dalam pendidikan anak-anaknya tergambar dalam firman Allah SWT. QS. Al Baqarah:132‏َّوَّو ‏َّتٔا ‏ِإَِو ا ‏ِإ ‏ْذ ‏َو ‏ُِإ٘نُما ‏َوٌِإَِ٘إاَّوَٗوؼْذقُمْبُم اَٗو ا ‏َوٌِإَّٖتا ‏ِإىَّت ا ‏َوا ‏ْذطَولَؤااَوكُمنُما ادِّنٗيَو اكَو ‏َوا ‏َووُمْ‏ ‏ُميَّت ا ‏َوالَّتاَّو ‏َوً‏ ‏ُمناهُّمسْذلِإوُمْىَواdan Ibrahim telah Mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya‟qub.(Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama inibagimu, Maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. QS. AlBaqarah : 132Demikian juga nasehat beliau kepada bapak dan juga kaumnya. Firman Allah‏ِإَِ٘إاَّو ‏َوْْذهِإَِإاهَو ‏َو ا ‏َوؼْذ ‏ُمدُمّىَو ااا ‏َو ‏ِإلْذ ‏ًما ‏َو اِإَِو ‏ًمادُمّىَو ا ‏ِإا ‏ُم ‏ِإٗدُمّىَو اااكَووَو اَوٌُّمكُمنا ‏ِإ ‏َوبِّن ا اْذؼَو اَووِإ٘يَو اااكَوٌَوظَو ‏َواًَوظْذ ‏َوةًماكٖ‏ ‏ِإ ا اٌُّم ‏ُمْمِإا‏ِإ ‏ْذا ‏َو اَوا ‏َو“ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Apakah yang kamu sembahitu? Apakah kamu menghendaki sembahan-sembahan selain Allah dengan jalanberbohong?Maka Apakah anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?” QS. AShoffat:85-87DialogSalah satu metode yang digunankan nabi Ibrahim adalah metode dialog. Metodeini digunakan untuk mengetahui dan memantapkan pangetahuan peserta didik yang diamiliki. Dialog yang begitu mengharukan sekaligus sarat dengan ibroh pendidikansekaligus menggambarkan tingkat keimanan yang sangat tinggi dari pendidik ( NabiIbrahim) dan peserta didik (Nabi Ismail)كَولَووَّت ا ‏َولَوؾَواهَوؼَوَُما اسَّتؼْذَٖوا ‏َو اَواَٗو ا ‏ُمٌَوَّٖتا ‏ِإًِّنٖا ‏َو ‏َوٓاكِإٖا اْذوَوٌَو مِإا ‏َوًِّنٖا ‏َو ‏ْذ ‏َوحُم ‏َواكَو ‏ًظُم ‏ْذاهَو ‏َو ا ‏َو ‏َوٓا ‏َو اَواَٗو ا ‏َو ‏َوتِإا كْذؼَولْذاهَو ا ‏ُمؤْذهَو ‏ُماسَو ‏َو ‏ِإدُمًِإٖا ‏ِإىاشَو ا‏َّت ‏ُماهِإيَو ا اصَّت ‏ِإ ‏ِإٗيَوا


“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim,Ibrahim berkata: “Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa akumenyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” ia menjawab: “Hai bapakku,kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatikuTermasuk orang-orang yang sabar”. QS. AshShoffat: 102Subhanallah terlihat jelas , sang ayah yang shalih ini menuntun dan mendidikanaknya dengan cara yang bijak agar sama-sama patuh kepada semua perintah Allahbetapapun beratnya. Beliau menggunakan metode dialogis dengan seolah-olah memintapendapat putranya, “Ya anakku, aku melihat di dalam mimpiku, aku menyembelihmu.Bagaimana menurut pendapatmu?” Kebijakan sang ayah ini pun dijawab denganketegasan dan kesabaran seorang anak, “Ya ayah, kerjakanlah apa yang Allah perintahkankepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk golongan orang-orang yangsabar.” Dari dialog tersebut kita melihat bagaimana seorang anak dapat memahami betapaayahnya mendapat perintah Allah yang begitu berat. Lalu dengan segala kerendahanhatinya dan tak lupa menyebut kata insya Allah, Ismail berusaha meyakinkan ayahnyabahwa ia siap membantu ayahnya untuk mentaati perintah Allah tersebut.Metode ini juga digunakan Jibril AS ketika mengajarkan tentang prinsip-prinsipagama dimajlis Rosulullah SAW. Demikian juga Rosulullah dengan shahabatshahabatnya. Sebagaimana hadist Mudz bin Jabal yang ditanya Rosullullah tentang Hakhamba atas Allah dan hak Allah atas hamba.Do’aKeberhasilan proses pendidikan yang dilakukan oleh manusia tidak terlepas dariintervensi Allah SWT. Oleh karena itu, dalam menjalankan dakwanya, nabi Ibrahim selalumenyertainya dengan do’a. Seperti dalam ayat :‏َوبِّن ا جْذؼَولْذٌِإٖاهُمقِإ٘نَوا اصَّت ‏َوةِإاَّوهِإيْذ ا ‏ُم ‏ِّنَّٗت ‏ِإٖا ‏َو ‏َّتٌَو اَّو ‏َوقَو ‏َّتلْذادُمػَوآ ‏ِإاYa Tuhanku, Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat,Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.QS. Ibrahim: 40Do’a memiliki kedudukan yang tinggi dalam agama. Do’a adalah kunci kebaikandan penutup pintu kejelekan, mendatangkan manfaat dan menolak berbagai malapetaka.Do'a adalah kekuatan terbesar di muka bumi. Do'a adalah obat yang paling manjur. Doasebagaimana kesimpulan pakar psikologi merupakan kekuatan terbesar yang tersedia bagiseseorang dalam memecahkan masalah pribadinya. Kekuatan doa adalah manifestasi darienergi seperti halnya ada teknik ilmiah untuk pelepasan energi atom, maka ada prosedur


ilmiah untuk pelepasan energi spiritual melalui mekanisme doa. Kekuatan doa tampaknyabahkan mampu menormalkan proses penuaan, meniadakan atau membatasi kelemahan dankemunduran.Begitu pentingnya do’a, maka kita para orang tua maupun guru hendaknyamenjadikan doa bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan. ”Dan Tuhanmu berkata,„berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kupenuhi permintaanmu’.” (QS Al Mu’min ayat 60).“sesungguhnya Tuhan kalian Yang Mahasuci lagi Mahatinggi itu Mahamalu lagiMahamulia, Dia malu terhadap hamba-Nya mengangkat kedua tangannya kepada-Nyauntuk mengembalikan kedua tangannya dalam keadaan kosong”(HR. Abu Daud)Di samping doa, nabi Ibrahim juga mengajarkan agar doa selalu diikuti olehusaha yang maksimal. Ketika nabi Ibrahim berdo’a agar anak keturunannya istiqomahmendirikan sholat, beliau mengambil langkah-langkah konkrit untuk merealisasikanharapannya langkah selanjutnya yang beliau ambil yakni memimilih lingkungan yangkondusif yang dapat mendukung nilai-nilai keagamaan, dan merenovasi Ka’bah sebagaisarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Allah berfirman :‏َو ‏َّتٌَوآا ‏ِإًِّنٖا ‏َوسْذكَوٌتُم اهِإيا ‏ُم ‏ِّنَّٗت ‏ِإٖا ‏ِإَْو دٍلاؿَوْ٘ذ ‏ِإ ا ‏ِإٕااَو ‏ٍل ‏ْذع اػِإٌدَوا ‏َوْ٘ذ ‏ِإ ‏َوا اْذوُمحَو ‏َّتمِإا ‏َو ‏َّتٌَو ااِإُ٘مقِإ٘وُمْ‏ ا اصَّت ‏َوةَواكَو جْذؼَولْذا ‏َوكْذئِإدَوةًماهِّنيَو ا اٌَّت سِإا ‏َوِْذِْإٕا ‏ِإاَوْ٘ذِِإنْذا‏َّو ‏ْذاُم ‏ْذُِمناهِّنيَو ا الَّتوَو ‏َو اِإااَوؼَولَّتُِمنْذاَٗوشْذكُم ‏ُمّىَوا“Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku dilembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yangdihormati, Ya Tuhan Kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, MakaJadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah merekadari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur”. QS. Ibrahim 37D. PenutupNilai-nilai pendidikan yang diajarkan nabi Ibrahim kepada keluarga dan umatnya,menjadi sangat relevan untuk diterapkan dalam dunia pendidikan kita, ditengah kondisimoral bangsa yang memperihatinkan.Nilai-nilai pendidikan yang dapat diambil dari kisah nabi Ibrahim yang saat iniditinggalkan oleh kita yaitu tentang tujuan utama pendidikannya yakni penanaman nilaitauhid. Tauhid adalah materi pertama dan utama dalam proses pendidikan. Sebelum materilain seperti matematika, bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan lain sebagainya.Nabi Ibrahim telah mewariskan kepada kita tentang bagaimana seharunya prosespendidikan dilaksanakan. Mulai dari materi-materi pokok yang utama sampai pada cara


atau metode penyampainnya. Kebarhasilan nabi Ibrahim dalam membentuk pribadi shalehnabi Ismail dan Ishak, ketabahan siti Hajar dan Sara, dan banyaknya nabi-nabi dariketurunan nabi Ibrahim adalah bukti kesukses pendidikan yang laksanakan oleh nabiIbrahim as.REFERENSIHarjani Hefni, 2009, MA, The 7 Islamic Habits, Jakarta : Pustaka IkadiImam Munadi, Super Muslim, Jakarta : HikmahAgus Salim, Lc, Makalah Tafsir Hadits Maudhui Pendidikan : Konsep Pendidikan Para Nabi(Nabi Ibrahim As)http://www.dakwatuna.com/2009/manajemen-doa-untuk-harapan-yang-menguatkan-hidup/http://shirotholmustaqim.wordpress.com/2009/10/25/pengaruh-tauhid-dalam-kehidupanpribadi-dan-masyarakat/http://lenteradankehidupan.blogspot.com/2012/10/6-tauhid-yang-tertanam-dalamkehidupan.htm

More magazines by this user
Similar magazines