Borang Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas 2011.pdf
Borang Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas 2011.pdf
Borang Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas 2011.pdf
Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!
Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 0
BAN-PT<br />
Akreditasi Program Studi Sarjana<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Universitas Hasanuddin<br />
Kementerian Pendidikan Nasional<br />
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi<br />
Jakarta 2011<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 1
DAFTAR ISI<br />
STANDAR 1 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI<br />
PENCAPAIAN<br />
STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN<br />
PENJAMINAN MUTU<br />
STANDAR 3 MAHASISWA DAN LULUSAN<br />
STANDAR 4 SUMBER DAYA MANUSIA<br />
STANDAR 5 KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK<br />
STANDAR 6 PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA, SERTA SISTEM<br />
INFORMASI<br />
STANDAR 7 PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT,<br />
DAN KERJASAMA<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 2<br />
Halaman<br />
3<br />
12<br />
31<br />
34<br />
36<br />
38<br />
46
STANDAR 1.<br />
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN<br />
1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian<br />
1.1.1 Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi, serta pihakpihak<br />
yang dilibatkan<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> (FKM) adalah salah satu dari 14 <strong>Fakultas</strong> yang ada di<br />
Universitas Hasanuddin. <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> (FKM) mengembangkan<br />
pelaksanaan pendidikan dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu gizi,<br />
penelitian dan pengabdian pada masyarakat, dengan penjenjangan S1, S2 dan S3.<br />
Sejak berdiri pada tanggal 5 Nopember 1982 sampai sekarang, FKM telah memiliki 3<br />
(tiga) Program Studi yaitu S1 Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>, S1 Ilmu Gizi, dan S2 Ilmu<br />
Kesmas, yang didukung 110 tenaga pengajar dengan kualifikasi 49 orang berjenjang<br />
pendidikan S3 (21 orang dengan jenjang jabatan Guru Besar), 61 orang dengan<br />
kualifikasi S2/profesi. Sebanyak 12 orang diantara 42 orang Magister tersebut sedang<br />
mengikuti jenjang pendidikan S3. FKM <strong>Unhas</strong> juga didukung oleh tenaga<br />
kependidikan sebanyak 49 orang, yang terdiri dari PNS sebanyak 31 orang dan tenaga<br />
kontrak/honorer sebanyak 18 orang.<br />
Saat ini, FKM telah menghasilkan lulusan Sarjana <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> sebanyak<br />
4578 sarjana (4371 Sarjana Kesmas dan 98 Sarjana Gizi), dan 760 Magister sesuai<br />
daftar wisuda periode Juni tahun 2011. Alumni FKM <strong>Unhas</strong> tersebar di seluruh<br />
Indonesia, terutama pada wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI).<br />
Kronologi Sejarah Program Studi <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>:<br />
1. Pada tahun 1973, beberapa praktisi kesehatan mulai merasakan adanya<br />
kebutuhan yang mendesak terhadap tenaga-tenaga kesehatan masyarakat, yang<br />
kemudian direspon oleh pimpinan <strong>Fakultas</strong> Kedokteran Universitas Hasanuddin<br />
dengan jalan menjajaki kemungkinan pengembangan Bagian Ilmu <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong> dan Ilmu Kedokteran Pencegahan (IKM-IKP <strong>Fakultas</strong> Kedokteran<br />
<strong>Unhas</strong>) untuk dapat mengelola dan mendidik tenaga-tenaga dibidang kesehatan<br />
masyarakat.<br />
2. Delapan tahun kemudian yaitu tepatnya tanggal 16 Januari 1981, terbit SK Rektor<br />
Universitas Hasanuddin No.19/D.09.01/81 tentang pembentukan Panitia<br />
Persiapan Pendirian FKM <strong>Unhas</strong> (P3FKM). Anggota panitia ini terdiri atas unsurunsur<br />
<strong>Fakultas</strong> Kedokteran <strong>Unhas</strong> dan Kanwil Departemen <strong>Kesehatan</strong> Propinsi<br />
Sulawesi Selatan. Tugas panitia ini adalah mempersiapkan berdirinya FKM <strong>Unhas</strong><br />
untuk Program Studi S1 <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> yang diprioritaskan pada Sarjana<br />
Muda <strong>Kesehatan</strong> di wilayah Indonesia Timur. FKM yang akan dibentuk diusulkan<br />
terdiri dari 3 jurusan, yaitu jurusan Administrasi <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong>/Kependudukan, Statistik/Epidemiologi, <strong>Kesehatan</strong><br />
Lingkungan/Pendidikan <strong>Kesehatan</strong>. Namun, usulan ini kemudian berubah dengan<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 3
usulan pembentukan 5 (lima) jurusan yang sama dengan FKM yang telah berdiri<br />
terlebih dahulu pada beberapa perguruan tinggi negeri.<br />
3. Pada tanggal 8 Maret 1982, diadakan pertemuan antara P3FK dengan tim dari<br />
Universitas Indonesia, CMS, dan FKM Universitas Airlangga. Hasil pertemuan<br />
tersebut adalah bahwa FKM <strong>Unhas</strong> akan dibuka pada tahun ajaran 1982/1983,<br />
dengan program studi kesehatan masyarakat.<br />
4. Pada tanggal 18 Agustus 1982, kuliah perdana mahasiswa FKM <strong>Unhas</strong> kelas<br />
kerjasama angkatan I sebanyak 21 orang. Kelas ini adalah realisasi kelas<br />
kerjasama dengan Departemen <strong>Kesehatan</strong> untuk memenuhi persyaratan<br />
pendirian <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong>, dengan program studi tunggal<br />
yaitu program studi kesehatan masyarakat.<br />
5. Pada tanggal 5 Nopember 1982 dengan Nomor SK pendirian 0154/O/1982, FKM<br />
<strong>Unhas</strong> diresmikan berdirinya oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang<br />
diwakili oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Prof. Dr. Dodi Tisna Amidjaja),<br />
dan juga dihadiri oleh menteri <strong>Kesehatan</strong> Republik Indonesia.<br />
6. Satu tahun kemudian (1983) keluar SK Menteri P dan K No. 0568/1983 tentang<br />
izin pendirian program studi kesehatan masyarakat dengan dengan 5 jurusan;<br />
yaitu jurusan Administrasi Kebijakan <strong>Kesehatan</strong>/Gizi <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>,<br />
Biostatistik/Kependudukan & Keluarga Berencana, Epidemiologi, <strong>Kesehatan</strong><br />
Lingkungan/<strong>Kesehatan</strong> Kerja dan Pendidikan <strong>Kesehatan</strong> & Ilmu Perilaku.<br />
7. Pada tahun 1996, atas desakan kebutuhan dan permintaan masyarakat, maka<br />
FKM selain melaksanakan pendidikan untuk kelas kerja sama dan kelas regular,<br />
juga membuka kelas ekstensi dan menerima mahasiswa baru untuk jenis kelas<br />
kerja sama maupun kelas regular. Pada tahun 2005, atas keputusan Senat<br />
Universitas Hasanuddin, kelas nomenklatur kelas Ekstensi diubah menjadi Kelas<br />
regular Sore .<br />
8. Pada tahun 1999, dari 5 jurusan dikembangkan menjadi 7 bagian, yaitu Bagian<br />
Administrasi Kebijakan <strong>Kesehatan</strong>, Bagian Biostatistik/Kependudukan Keluarga<br />
Berencana, Bagian Epidemiologi, Bagian Gizi <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>, Bagian<br />
<strong>Kesehatan</strong> & Keselamatan Kerja, Bagian <strong>Kesehatan</strong> Lingkungan, dan Bagian<br />
Pendidikan <strong>Kesehatan</strong> dan Ilmu Perilaku.<br />
9. Pada tahun 2005, atas desakan kebutuhan permintaan tenaga gizi dengan<br />
kompetensi gizi klinik, maka diresmikan berdirinya Program Studi Ilmu Gizi<br />
berdasarkan SK Dikti Nomor 3127/D/T/2005.<br />
10. Pada tahun 2006, atas usulan Dekan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> tentang<br />
pembukaan peminatan Administrasi Rumah Sakit, maka Rektor Universitas<br />
Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 1595/J.04/O/2007 mengesahkan<br />
pendirian Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin, yang<br />
dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan proses belajar mengajar di bawah<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 4
koordinasi Bagian AKK. Kebijakan ini diambil berdasarkan keputusan Senat<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>.<br />
11. Pada tahun 2009, atas usulan Dekan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>, maka<br />
Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 1880/H4/O/2009<br />
mengesahkan Administrasi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin menjadi bagian.<br />
Selanjutnya, Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No.<br />
610/H4/P/2009 mengesahkan pendirian Peminatan <strong>Kesehatan</strong> Reproduksi dan<br />
Keluarga Universitas Hasanuddin, yang dalam pelaksanaan kegiatan akademik<br />
dan proses belajar mengajar di bawah koordinasi Bagian Biostatistik dan KKB.<br />
Kebijakan ini diambil berdasarkan keputusan Senat <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong>.<br />
12. Dalam melaksanakan Program Pendidikan, sejak awal pendirian 1982 sampai<br />
1986 hanya menerima kelas kerja sama atau dengan istilah kelas tugas belajar<br />
untuk pendidikan S1 2 tahun, kemudian pada tahun 1987 mulai melakukan<br />
penerimaan kelas reguler atau dengan istilah S1 4 tahun. Saat ini, FKM telah<br />
memiiliki 2 jenis kelas yaitu;<br />
1) Kelas Kerjasama 2 tahun<br />
2) Kelas Kerjasama 4 tahun<br />
13. Kepemimpinan (Dekanate) di FKM telah berganti sebanyajk 8 kali, dengan<br />
periode pimpinan dekan sebagai berikut;<br />
1) Prof. Dr. H. Siradjuddin BM, SKM (1982 – 1987)<br />
2) Prof. Dr. H. Nur Nasry Noor, MPH (1988 – 1993)<br />
3) Prof. Dr. dr. H. M. Rusli Ngatimin, MPH (1994 – 1996)<br />
4) Dr. dr. H. Tahir Abdullah, M.Sc., MSPH (1997 – 2000)<br />
5) Prof. Dr. dr. H. Nadjib Bustan, MPH. (2001 – 2003)<br />
6) Prof. Dr. dr. H. A. Razak Thaha, M.Sc (2004 – 2006)<br />
7) Prof. dr. Veni Hadju, M.Sc. Ph.D. (2006 – 2010)<br />
8) Prof. Dr. dr. H. M. Alimin Maidin, MPH (2010 – Skrg)<br />
1.1.2 Visi <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong><br />
”Menjadi Terbaik di Indonesia dalam Pengembangan Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
dan Ilmu Gizi 2015 IA dan Mampu Bersaing secara Global”<br />
Penetapan visi bersama oleh civitas akademika <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Universitas Hasanuddin pada Lokakarya tahun 2009, disosialisasikan dan<br />
dikembangkan secara terus menerus melalui kesepakatan, baik melalui dialog<br />
terbuka dan lokakarya, sehingga pada tahun 2010 berhasil mendapatkan penetapan<br />
oleh senat FKM <strong>Unhas</strong>. Visi tersebut sangat relevan dengan nilai-nilai yang<br />
terkandung dengan dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat. Sebagai<br />
ukurannya adalah mutu luaran yang kian meningkat kualitas dan kuantitasnya<br />
terutama kualitas dalam kemampuan memahami masalah kesehatan masyarakat,<br />
kemampuan dalam mengembangkan metode pemecahan masalah secara strategis,<br />
komprehensif, terfokus dan mandiri, yang seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 5
secara profesional. Dengan demikian, Visi FKM memiliki relevansi yang kuat dengan<br />
paradigma baru pendidikan tinggi yang menekankan pada aspek kualitas dalam<br />
pemahaman dan pemecahan masalah, kemampuan mengembangkan metode<br />
evaluasi secara otonom dan akuntabilitas (Paradigma Baru Pendidikan Tinggi, Diknas,<br />
2003).<br />
Visi FKM <strong>Unhas</strong> sangat jelas karena memuat 3 kata kunci, yaitu memakai kata terbaik<br />
di Indonesia, tanggap terhadap kondisi Global, dan akan dicapai pada tahun 2015.<br />
Tafsir terhadap terbaik di Indonesia berkenaan dengan kualifikasi tenaga pengajar<br />
90% Doktor bergelar Guru Besar, Publikasi internasional, rerata IPK lulusan saat ini<br />
untuk program sarjana adalah 3,40 (Prodi Ilmu Kesmas) dan akan mencapai 3,5 pada<br />
tahun 2015, 3,45 (Prodi Ilmu Gizi) dan akan mencapai 3,55 pada tahun 2015 dengan<br />
lama masa studi 6 semester. Sedangkan untuk program magister rerata lulusan saat<br />
ini adalah 3,62 dan akan mencapai 3.75 pada tahun 2015 dengan lama masa studi 4<br />
semester.<br />
Tanggap terhadap kondisi global ditandai dengan keanggotaan FKM <strong>Unhas</strong> dalam<br />
organisasi internasional, kerjasama pertukaran mahasiswa dengan 10 Perguruan<br />
Tinggi ternama di Asia Fasifik, jumlah dosen yang mengikuti kursus singkat di luar<br />
negeri mencapai 50%, terwujudnya Gedung Baru yang berfungsi sebagai pusat studi<br />
kesehatan masyarakat, dan penggunaan teknologi informasi yang berstandar<br />
internasional, mewujudkan FKM <strong>Unhas</strong> sebagai institusi pendikan kesehatan berbasis<br />
riset yang ditandai dengan jumlah mahasiswa S1 lebih sedikit dari jumlah mahasiswa<br />
S2.<br />
Jurnal MKMI (Media <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Indonesia) yang dikelola FKM <strong>Unhas</strong> akan<br />
dicapai dengan akreditasi A, dan terwujudnya Program Studi Doktoral Ilmu<br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>. Pada tahun 2015 akan dicapai 1 jurnal terakreditasi A dan 2<br />
jurnal terakreditasi B.<br />
Visi 2015 merupakan rumusan bersama civitas akademika sebagai ikhtiar untuk<br />
pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam bidang kesehatan<br />
masyarakat dan merupakan hasil evaluasi diri terhadap pencapaian visi 2010. Agar<br />
visi yang dikembangkan merupakan visi bersama, setiap bagian di FKM mengusulkan<br />
satu rumusan visi melalui rapat bagian yang selanjutnya diusulkan, dibahas dan<br />
diputuskan melalui rapat kerja tim perumus visi di tingkat fakultas. Rumusan ini<br />
kemudian diajukan dalam beberapa pertemuan dan disosialisasikan sebagai upaya<br />
mendapatkan umpan balik yang positif yang kemudian ditetapkan dalam rapat kerja<br />
FKM pada tahun 2010 di Malino. Hadir dalam Rapat Kerja tersebut para pemangku<br />
kepentingan dari Dinas <strong>Kesehatan</strong> Provinsi Sulsel, Dinas Kabupaten Gowa dan Dinas<br />
<strong>Kesehatan</strong> Kota Makassar. Hasil rumusan tim menetapkan visi FKM <strong>Unhas</strong> yaitu<br />
”Menjadi Terbaik di Indonesia dalam Pengembangan Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
dan Ilmu Gizi 2015 IA dan Mampu Bersaing secara Global”.<br />
Penekanan sebagai “terbaik di Indonesia”, adalah tafsir terhadap terminologi<br />
“berkualitas” bagi luaran pendidikan, dengan mengembangkan tema-tema<br />
penelitian yang relevan dengan satu isu utama kesehatan saat ini yakni pencegahan<br />
dan penanggulangan kesehatan berbasis masyarakat. Secara khusus, penekanan visi<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 6
untuk “terbaik di Indonesia” berkenaan dengan tiga kata kunci yaitu sebagai terbaik<br />
dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan masyarakat, terbaik sebagai pusat<br />
pengkajian pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, dan profesional dalam<br />
mengembangkan ilmu kesehatan dalam berbagai usaha yang sistematis untuk<br />
pencegahan dan penanggulangan berbagai macam masalah kesehatan masyarakat,<br />
serta ”terbaik di Indonesia” karena memiliki kemampuan bekerjasama dengan<br />
institusi pendidikan baik nasional maupun internasional, masyarakat dan stakeholder<br />
lainnya. Visi FKM <strong>Unhas</strong> juga memiliki relevansi yang kuat dengan paradigma baru<br />
pendidikan tinggi yang menekankan pada aspek kualitas, otonomi, evaluasi,<br />
akreditasi dan akuntabilitas (Paradigma Baru Pendidikan Tinggi, Diknas, 2003).<br />
“Mampu Bersaing secara Global” berarti <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
mengembangkan jejaring kerjasama nasional, regional, dan internasional dalam<br />
bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, dan bidang<br />
kemahasiswaan. Pada bidang pendidikan berarti metode pendidikan relevan dengan<br />
kondisi global; pada bidang penelitian dan pengabdian berarti hasil<br />
penelitian/pengabdian terpublikasi pada jurnal internasional; dan pada bidang<br />
kemahasiswaan berarti <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> melakukan kegiatan<br />
pertukaran mahasiswa dengan Universitas di tingkat regional dan internasional.<br />
”Mampu Bersaing secara Global” berarti <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> adaptif<br />
terhadap perkembangan global, menguasai pasar tenaga kesehatan masyarakat di<br />
kawasan timur Indonesia, dan luaran <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> mampu<br />
menempatkan diri serta bersaing di kancah internasional. Visi fakultas juga memiliki<br />
relevansi yang kuat dengan paradigma baru pendidikan tinggi yang menekankan<br />
pada aspek kualitas, otonomi, evaluasi, akreditasi dan akuntabilitas (Paradigma Baru<br />
Pendidikan Tinggi, Diknas, 2003). Seluruh proses pencapaian Visi <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong> senantiasa dilandasi oleh nilai dan semangat kebaharian yang menjadi ciri<br />
Visi Universitas Hasanuddin yang berbasis pada Benua Maritim Indonesia.<br />
1.1.3 Misi <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong><br />
Berangkat dari kedudukan misi sebagai pernyataan tentang “cara” untuk mencapai<br />
visi, maka dikembangkan dari tiga kata kunci yaitu misi pendidikan, pengkajian<br />
(penelitian) dan pengabdian masyarakat yang profesional, yaitu:<br />
1. Menyelenggarakan pendidikan sarjana/magister dalam pengembangan ilmu<br />
kesehatan masyarakat dan ilmu gizi yang handal dan kompetetif dalam<br />
memahami masalah kesehatan masyarakat.<br />
2. Menyelenggarakan pengkajian melalui penelitian dosen dan mahasiswa dalam<br />
isu-isu terbaru masalah kesehatan masyarakat, yang dapat membantu<br />
memahami dan memecahkan masalah kesehatan berbasis masyarakat.<br />
3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan ilmu<br />
kesehatan masyarakat dan ilmu gizi secara profesional untuk melaksanakan<br />
program promotif dan preventif dalam peningkatan status kesehatan<br />
masyarakat.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 7
4. Mengembangkan jejaring di tingkat nasional, regional, dan internasional dalam<br />
bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.<br />
Menterjemahkan ketiga misi di atas, dapat diurai dengan penjelasan sebagai berikut:<br />
Sebagai Pusat Pendidikan, karena;<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dengan dua program studi, yaitu Prodi Ilmu Kesmas<br />
dan Prodi Ilmu Gizi adalah <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> terbesar di Kawasan Timur<br />
Indonesia (KTI), dengan penggunaan Kurikulum Berbasis Kompetensi serta didukung<br />
dengan fasilitas belajar mengajar yang memenuhi persyaratan ”learning”, meliputi<br />
laboratorium kesehatan masyarakat dan laboratorium kuliner yang terbesar dan<br />
terbaik di Indonesia, perangkat ICT mutakhir, jaringan kerjasama nasional dan<br />
internasional yang cukup luas, yang seluruhnya ditangani dan dilaksanakan oleh<br />
tenaga pengajar dengan kualifikasi minimal magister dengan kualitas yang handal.<br />
Selain itu, kedudukan FKM sebagai fakultas pembina di Indonesia khususnya<br />
Kawasan Timur Indonesia, yang mengemban kewajiban untuk ikut mempercepat<br />
pencapaian tujuan mencerdaskan masyarakat dalam pembangunan kesehatan<br />
melalui peran sebagai institusi pengampu dan pembina bagi institusi pendidikan<br />
kesehatan masyarakat yang tergabung dalam Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi<br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Indonesia (AIPTKMI). Dengan demikian, sebagai pusat<br />
pendidikan, <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> saat ini sedang mempersiapkan<br />
pengembangan jalur pendidikan profesi pada seluruh bagian dan program studi.<br />
Sebagai Pusat Pengkajian, karena;<br />
Mengembangkan kajian ilmu dalam kerangka Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dan Ilmu<br />
Gizi bagi kebutuhan pengembangan strategi promotif dan preventif masalah<br />
kesehatan masyarakat, maka FKM saat ini telah menerapkan; (1) sistem belajar<br />
mengajar yang yang terfokus pada mahasiswa (Student Centered Learning) pada<br />
seluruh mata ajaran, baik dalam bentuk studi kasus maupun tugas-tugas individu<br />
mahasiswa, dengan tetap mengacu pada penggunaan berbagai literatur terbaru dan<br />
penggunaan internet yang tersedia untuk pencarian jurnal sebagai referensi, (2)<br />
penelitian dosen yang saat ini terfokus pada usaha-usaha menyediakan kasus dan<br />
metode dalam bentuk modul sebagai outcome, dan (3) skripsi mahasiswa, yang<br />
keseluruhannya memfokuskan kajian pada isu-isu utama dan hasil-hasil riset<br />
mutakhir maupun isu-isu lokal daerah asal mahasiswa.<br />
Secara khusus, FKM mengembangkan kajian untuk pemahaman isu-isu utama lokal<br />
dan regional pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan masyarakat yang<br />
dilaksanakan dalam bentuk kontrak kerjasama pengembangan penelitian secara<br />
lintas sektor, seminar dengan Pemerintah Daerah (Badan Perencana Pembangunan<br />
Daerah) dan Dinas <strong>Kesehatan</strong> Propinsi dan Kabupaten secara sistematis. Untuk lebih<br />
meningkatkan kualitas pembelajaran, FKM <strong>Unhas</strong> juga melaksanakan benchmarking<br />
ke Universitas di kawasan Asia yang tergabung dalam South East Asia Public Health<br />
Association (SEAPHEAN) dan bekerja sama dengan perguruan tinggi di Australia<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 8
untuk penelitian isu utama dalam kesehatan masyarakat yaitu manajemen pelayanan<br />
kesehatan dan climate change.<br />
Menyelenggarakan Pengabdian secara Profesional, karena<br />
1. Program studi telah mengembangkan kurikulum yang berbasis kompetensi,<br />
dengan jumlah satuan kredit mencapai 70% dari kewajiban jumlah SKS maksimal<br />
144 SKS yang terfokus pada pemahaman pencegahan dan penanggulangan<br />
masalah kesehatan masyarakat secara spesifik yang ditunjukkan dengan adanya<br />
mata kuliah lapangan seperti KKN, PBL, dan magang dengan penekanan dalam hal<br />
pengabdian.<br />
2. Telah menempatkan Mata Ajaran Filsafat Pengetahuan, Logika serta Metodologi<br />
Penelitian untuk memperkuat kemampuan nalar mahasiswa dalam pemahaman<br />
masalah, kemampuan analisis secara sistematis dan metodis, serta mata ajaran<br />
Etika dan Hukum, Agama, Pancasila dan Aspek Sosial, Budaya dan Kepribadian<br />
untuk memperkuat kepribadian individu sebagai bagian dari bangsa dan budaya<br />
Indonesia yang memiliki etika dan santun sebagai ilmuan yang profesional.<br />
3. Dalam penerapan mata ajaran, Kurikulum KBK saat ini secara dominan diarahkan<br />
dalam pengembangan kemandirian studi mahasiswa, praktik lapang untuk<br />
menunjang keterampilan (skill) serta pengambilan kasus dalam penelitian skripsi<br />
yang berdasarkan wilayah asal mahasiswa sehingga memiliki pengetahuan dan<br />
skill yang cukup bila telah kembali ke masyarakat dan tempat kerja.<br />
Mengembangkan jejaring internasional, karena<br />
FKM <strong>Unhas</strong> adalah FKM Pembina di Kawasan Timur Indonesia dengan keterlibatan<br />
aktif dalam APACPH dan kerjasama dengan berbagai universitas terkemuka di luar<br />
negeri. Pertukaran mahasiswa dengan beberapa Universitas di luarnegeri selain<br />
meningkatkan kapasitas mahasiswa juga memperluas jaringan kerjasama dalam<br />
bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.<br />
1.1.4 Tujuan<br />
Tujuan Umum<br />
Menghasilkan luaran pendidikan yang kompeten dan profesional dalam<br />
pengembangan Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dan Ilmu Gizi secara mandiri, yang<br />
ditunjang dengan etik dan moral keilmuan dalam memahami dan memecahkan<br />
masalah kesehatan”.<br />
Tujuan Khusus<br />
1. Menghasilkan luaran pendidikan yang profesional dalam penalaran Ilmu<br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> untuk mendukung pembangunan kesehatan dalam suatu<br />
sistem kesehatan nasional.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 9
2. Menghasilkan penelitian-penelitian yang mampu memahami dan memecahkan<br />
masalah kesehatan masyarakat secara profesional.<br />
3. Menghasilkan program-program pengabdian masyarakat yang dapat menjadi<br />
acuan pemerintah dan masyarakat melalui program pengalaman belajar lapangan<br />
mahasiswa dan pengabdian masyarakat oleh dosen.<br />
4. Mengembangkan jejaring nasional, regional, dan internasional untuk kerjasama<br />
dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk ikut<br />
memecahkan masalah kesehatan masyarakat internasional.<br />
1.1.5 Sasaran dan Strategi Pencapaian<br />
Sasaran <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> adalah menghasilkan Sarjana dan Magister<br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dan Gizi yang berkualitas dan mampu memberikan pelayanan<br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>. Pencapaian sasaran ditempuh melalui:<br />
1. Sistem pembelajaran berdasarkan Kurikulum berbasis kompetensi (KBK), dengan<br />
jumlah satuan kredit mencapai 70% dari kewajiban jumlah SKS minimal 144 SKS<br />
untuk program sarjana dan 45 – 51 SKS untuk program magister yang terfokus<br />
pada pemahaman pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan<br />
masyarakat secara spesifik. Sasaran ini akan dicapai dengan melakukan<br />
penyegaran terhadap tenaga pendidik, penugasan dan pendampingan, sistem<br />
reward dan punishment terhadap kinerja dosen.<br />
2. Penyesuaian kurikulum pendidikan dengan kebutuhan pembangunan kesehatan<br />
dan dunia usaha.<br />
3. Meningkatkan mutu prasarana, sarana, dan teknologi serta mewujudkan atmosfir<br />
akademik yang kondusif serta bermanfaat bagi masyarakat.<br />
4. Memupuk dan mengembangkan kerjasama kemitraan dengan sektor eksternal<br />
seperti pemerintah, dunia usaha dan industri serta dengan perguruan tinggi dan<br />
lembaga-lembaga Iptek lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri.<br />
1.2 Sosialisasi<br />
Visi, misi, dan tujuan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> harus diketahui dan dipahami<br />
bersama civitas akademika. Oleh karena itu, penyebaran/sosialisasi visi, misi, dan<br />
tujuan program studi dilakukan secara luas. Sosialisasi dilakukan melalui kelas<br />
kerjasama dengan pemerintah daerah, roadshow dosen dan mahasiswa ke beberapa<br />
daerah (Kuliah Kerja Nyata dan perkenalan ke sekolah-sekolah di daerah), pertemuan<br />
dengan orang tua mahasiswa baru (POMB).<br />
Selain itu, sosialisasi juga dapat dilakukan pada mahasiswa melalui kegiatan PMB,<br />
pemajangan body banner visi, misi dan tujuan program studi di setiap bagian, di depan<br />
tangga, dan di tempat-tempat yang mudah dilihat, buku pedoman <strong>Unhas</strong> serta<br />
pengadaan booklet sebagai upaya mensosialisasikannya kepada seluruh civitas<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 10
akademika FKM. Sosialisasi juga dilakukan oleh pengurus BEM (Badan Eksekutif<br />
Mahasiswa) pada kegiatan pengkaderan mahasiswa baru. Hal ini dimaksudkan agar<br />
visi, misi dan tujuan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> diketahui lebih awal oleh<br />
mahasiswa. Sosialisasi terhadap pegawai dilakukan melalui pemasangan spanduk dan<br />
kegiatan rapat rutin.<br />
Visi, misi, dan tujuan FKM <strong>Unhas</strong> juga dipaparkan ketika pelaksanaan kegiatan-kegiatan<br />
FKM seperti seminar, diskusi buku, kegiatan PBL, dll. Secara online, juga ditampilkan di<br />
situs http://unhas.ac.id/fkm/. Dengan demikian, para alumni, segenap stakeholder,<br />
dan masyarakat luas dapat mengaksesnya.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 11
STANDAR 2.<br />
TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU<br />
2.1 Sistem Tata Pamong<br />
Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati<br />
bersama, serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur, fungsi, dan peran<br />
dalam program studi. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang<br />
dicerminkan dengan ada dan tegaknya aturan, tata cara pemilihan pimpinan, etika<br />
dosen, etika mahasiswa, etika tenaga kependidikan, sistem penghargaan dan sanksi<br />
serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi, perpustakaan, laboratorium,<br />
dan studio). Sistem tata pamong (input, proses, output dan outcome serta lingkungan<br />
eksternal yang menjamin terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan,<br />
disosialisasikan, dilaksanakan, dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur<br />
yang jelas.<br />
Perenc. &<br />
Pengemb.<br />
UP3K<br />
Penjaminan<br />
Mutu<br />
Ketua Prodi<br />
S1 Ilmu Gizi<br />
Nomor Surat : 6056/H4.16/KP.49/2010<br />
Tanggal : 18 Oktober 2010<br />
Senat<br />
Kerja<br />
sama<br />
Dekan<br />
Pembantu<br />
dekan I,II,III<br />
Ketua Prodi S1<br />
Ilmu Kesmas<br />
Ketua Bagian/<br />
Peminatan<br />
KABAG<br />
Tata Usaha<br />
Kepala Sub<br />
Bagian<br />
Keterangan :<br />
= Garis Komando<br />
= Garis Koordinasi<br />
Prodi = Program Studi<br />
Kesmas = <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
PPPMK = Perencanaan, Pengembangan, Penjaminan Mutu dan Kerjasama<br />
Kepala Sub Bagian :<br />
1. Kasubag Adm. Pendidikan<br />
2. Kasubag Keuangan dan Kepegawaian<br />
Ketua Prodi S2<br />
Ilmu Kesmas<br />
Ketua<br />
Konsentrasi<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 12
3. Kasubag Umum dan Perlengkapan<br />
4. Kasubag Kemahasiswaan dan Alumni<br />
Ketua Bagian/Peminatan :<br />
1. Administrasi dan Kebijakan <strong>Kesehatan</strong> (AKK)<br />
2. Epidemiologi<br />
3. Promosi <strong>Kesehatan</strong> dan Ilmu Prilaku<br />
4. <strong>Kesehatan</strong> Lingkungan<br />
5. <strong>Kesehatan</strong> dan Keselamatan Kerja<br />
6. Biostatistik/KKB<br />
7. Gizi <strong>Masyarakat</strong><br />
8. Manajemen Rumah Sakit<br />
9. <strong>Kesehatan</strong> Reproduksi<br />
Ketua Konsentrasi (S2) :<br />
1. Administrasi dan Kebijakan <strong>Kesehatan</strong> (AKK)<br />
2. Epidemiologi<br />
3. Promosi <strong>Kesehatan</strong><br />
4. <strong>Kesehatan</strong> Lingkungan<br />
5. <strong>Kesehatan</strong> dan Keselamatan Kerja<br />
6. <strong>Kesehatan</strong> Reproduksi<br />
7. Gizi <strong>Masyarakat</strong><br />
8. Manajemen Rumah Sakit<br />
Struktur organisasi Program Studi S1 Kesmas dan Program Studi S1 Gizi merupakan<br />
bagian dalam struktur yang terdapat pada <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> yang terdiri<br />
atas : Pimpinan <strong>Fakultas</strong> dan unit-unit pelaksana yang terdapat dalam satuan organisasi<br />
dimana Dekan sebagai penanggung jawab tertinggi.<br />
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, fakultas mempunyai fungsi:<br />
a. Melaksanakan dan mengembangkan pendidikan dan pengajaran.<br />
b. Melaksanakan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan<br />
seni.<br />
c. Melaksanakan pembinaan civitas akademika.<br />
d. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.<br />
e. Melaksanakan urusan tata usaha fakultas.<br />
Unsur organisasi <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin terdiri :<br />
- Unsur Pimpinan : Dekan dan Pembantu dekan.<br />
- Senat <strong>Fakultas</strong> diketuai oleh Dekan yang didampingi oleh seorang sekretaris senat<br />
yang dipilih anggotanya.<br />
- Unsur-unsur pelaksana akademik : Program Studi, Bagian, Laboratorium.<br />
- Unsur Pelaksana administrasi : Kabag Tata Usaha, Subag Administrasi Pendidikan,<br />
Subag Keuangan dan Kepegawaian, Subag Umum dan Perlengkapan, Subag<br />
Kemahasiswaan dan Alumni.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 13
Berdasarkan struktur di atas, disusun Tugas dan Fungdi Pokok (Tupoksi) masing-masing<br />
sebagai berikut:<br />
Dekan<br />
Dekan mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian<br />
(pengkajian), dan pengabdian kepada masyarakat dan pembinaan tenaga<br />
kependidikan, mahasiswa, tenaga administrasi, dan administrasi fakultas serta<br />
bertanggung jawab kepada Rektor.<br />
Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Dekan dibantu oleh 3 (tiga) Pembantu dekan.<br />
Pembantu dekan<br />
Pembantu dekan sebagai pelaksana tugas sehari-hari Dekan, terdiri:<br />
a. Pembantu dekan bidang Akademik dan kerjasama, selanjutnya disebut Pembantu<br />
dekan I (PD I).<br />
b. Pembantu dekan bidang Administrasi Umum, selanjutnya disebut Pembantu<br />
dekan II (PD II).<br />
c. Pembantu dekan bidang Kemahasiswaan, selanjutnya disebut Pembantu dekan III<br />
(PD III).<br />
Pembantu dekan I mempunyai tugas mewakili Dekan dalam bidang pendidikan dan<br />
pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pembantu dekan II<br />
mempunyai tugas mewakili Dekan dalam memimpin pelaksanaan kegiatan di bidang<br />
administrasi umum, meliputi keuangan dan kepegawaian. Pembantu dekan III<br />
mempunyai tugas mewakili Dekan dalam memimpin kegiatan kemahasiswaan yang<br />
bersifat kokurikuler, dan alumni.<br />
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut di atas, Pembantu dekan I mempunyai fungsi<br />
mengkoordinasikan kegiatan di lingkungan fakultas yang meliputi:<br />
a. Perencanaan, pelaksanaan, dan pengembangan pendidikan dan pengajaran serta<br />
penelitian.<br />
b. Pembinaan tenaga pengajar dan tenaga peneliti.<br />
c. Persiapan program pendidikan baru pada berbagai tingkat maupun bidang.<br />
d. Penyusunan program bagi usaha pengembangan daya penalaran mahasiswa.<br />
e. Perencanaan dan pelaksanaan kerjasama pendidikan dan pengajaran, dan<br />
penelitian dengan semua unsur pelaksana di lingkungan FKM <strong>Unhas</strong>.<br />
f. Pengolahan data yang menyangkut bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian,<br />
dan pengabdian kepada masyarakat di bidang masing-masing.<br />
g. Pelaksanaan kerjasama dengan semua unsur pelaksanaan di lingkungan<br />
Universitas Hasanuddin dalam setiap usaha di bidang pengabdian kepada<br />
masyarakat serta usaha penunjangnya.<br />
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut di atas Pembantu dekan II mempunyai fungsi<br />
mengawasi dan memelihara ketertiban serta mengkoordinasikan kegiatan di<br />
lingkungan FKM yang meliputi:<br />
a. Pengelolaan keuangan.<br />
b. Pengurusan kepegawaian.<br />
c. Pengelolaan perlengkapan.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 14
d. Pengurusan kerumahtanggaan dan pemeliharaan ketertiban.<br />
e. Pengurusan ketatausahaan.<br />
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut di atas, Pembantu dekan III mempunyai<br />
fungsi meneliti serta mengkoordinasikan kegiatan di lingkungan fakultas, meliputi:<br />
a. Penciptaan iklim pendidikan yang baik dalam kampus dan pelaksanaan program<br />
pembinaan pemeliharaan kesatuan dan persatuan bangsa.<br />
b. Pelaksanaan pembinaan mahasiswa oleh seluruh dosen dalam pengembangan<br />
sikap dan orientasi serta kegiatan mahasiswa antara lain seni budaya dan bidang<br />
olahraga sebagai kegiatan dari tugas pendidikan tinggi umumnya.<br />
c. Pelaksanaan usaha kesejahteraan mahasiswa serta usaha bimbingan dan<br />
penyuluhan mahasiswa, pelaksanaan pengembangan daya penalaran mahasiswa<br />
yang sudah diprogramkan oleh Pembantu dekan I.<br />
d. Kerjasama dengan semua unsur pelaksana di lingkungan Universitas Hasanuddin<br />
dalam setiap usaha di bidang kemahasiswaan.<br />
e. Pelaksanaan kegiatan di bidang pengabdian kepada masyarakat dalam rangka<br />
turut membantu memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat dalam<br />
pembangunan.<br />
f. Pengolahan data bidang pendidikan yang bersifat kokurikuler.<br />
Senat <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Senat <strong>Fakultas</strong> merupakan badan normatif dan perakilan tertinggi di lingkungan FKM<br />
yang memiliki wewenang untuk menjabarkan kebijakan dan peraturan Universitas<br />
untuk FKM <strong>Unhas</strong>.<br />
Tugas pokok Senat <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>:<br />
a. Merumuskan kebijakan akademik FKM <strong>Unhas</strong>.<br />
b. Merumuskan kebijakan penilaian akademik dan kecakapan serta kepribadian<br />
dosen.<br />
c. Merumuskan norma dan tolok ukur pelaksanaan penyelenggaraan fakultas.<br />
d. Menilai pertanggungjawaban pimpinan fakultas atas pelaksanaan kebijakan<br />
akademik yang ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a; dan<br />
e. Memberikan pertimbangan kepada pimpinan Universitas mengenai calon yang<br />
diusulkan untuk diangkat menjadi pimpinan fakultas.<br />
Jumlah anggota senat FKM <strong>Unhas</strong> adalah 38 orang terdiri atas: 14 orang guru besar, 4<br />
orang pimpinan fakultas, 8 orang ketua bagian/Prodi, dan 18 orang wakil bagian.<br />
1) Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Ketua Program Studi<br />
� Bertanggung Jawab dalam mengelola keberlangsungan PBM, pengelolaan Adm.<br />
Akademik, dan Adm. Keuangan Program Studi kepada dekan dan Pembantu<br />
dekan terkait<br />
� Bertanggung jawab dalam pengelolaan monitoring dan evaluasi penerimaan<br />
calon mahasiswa dan penyelesaian studi mahasiswa kepada Program Studi<br />
Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>.<br />
� Bertanggung jawab dan melaksanakan koordinasi dalam pelaksanaan<br />
monitoring dan evaluasi PBM kepada Dekan dan Pembantu dekan terkait<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 15
� Memberikan perintah dan melaksanakan koordinasi kepada Sekretaris, serta<br />
Bagian dalam tugas pelaksanaan proses belajar mengajar dan pengelolaan<br />
kegiatan perkuliahan<br />
� Memberikan perintah dan melakukan koordinasi unit Monitroring dan Evaluasi<br />
dalam pelaksanaan tugas monitoring PBM<br />
� Memberikan perintah dan melaksanakan koordinasi harian untuk pelaksanaan<br />
administrasi akademik, adminitrasi keuangan kepada sub Unit<br />
2) Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Sekretaris Program Studi<br />
� Bertanggung Jawab dalam pengelolaan adminitrasi PBM, Adm. Akademik, dan<br />
Adm. Keuangan Program Studi kepada Ketua Program Studi<br />
� Bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan rutin monitoring dan evaluasi<br />
penerimaan calon mahasiswa, proses belajar mengajar dan penyelesaian studi<br />
mahasiswa kepada Ketua Program Studi<br />
� Melaksanakan koordinasi bersama dengan Bagian dalam pelaksanaan kegiatan<br />
perkuliahan dan kerjasama<br />
� Melakukan koordinasi harian kepada unit Monitoring dan Evaluasi dalam<br />
pelaksanaan tugas monitoring PBM<br />
� Memberikan perintah dan melaksanakan koordinasi harian untuk pelaksanaan<br />
administrasi akademik, adminitrasi keuangan kepada sub Unit dan melaporkan<br />
kepada Ketua Program Studi<br />
3) Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Ketua Bagian<br />
� Bertanggung Jawab dalam pengelolaan administrasi PBM, Adm. Akademik, dan<br />
Adm. Keuangan dalam pengelolaan kegiatan perkuliahan<br />
� Bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan rutin monitoring dan evaluasi,<br />
proses belajar mengajar serta dan penyelesaian studi mahasiswa bagian kepada<br />
Ketua Program Studi<br />
� Melakukan koordinasi harian kepada unit Monitoring dan Evaluasi dalam<br />
pelaksanaan tugas monitoring PBM<br />
� Memberikan perintah dan melaksanakan koordinasi harian untuk pelaksanaan<br />
administrasi akademik, adminitrasi keuangan kepada Kepala Sekretariat Bagian<br />
dan melaporkan kepada Ketua Program Studi<br />
4) Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Ketua Unit Penjaminan Mutu<br />
� Merencanakan dan melaksanakan sistem jaminan mutu secara keseluruhan.<br />
� Membuat perangkat yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan sistem<br />
penjaminan mutu<br />
� Memonitor pelaksanaan sistem penjaminan mutu<br />
� Melakukan pemeriksaan dan validasi isi dokumen untuk keperluan eksternal<br />
(proposal PHK, <strong>Borang</strong>, berkas kepangkatan akademik, proposal pembukaan<br />
prodi)<br />
� Melakukan evaluasi pelaksanaan sistem penjaminan mutu<br />
� Melakukan analisis data sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan<br />
� Melakukan perencanaan dan pelaksanaan pelatihan sistem penjaminan mutu<br />
� Melaporkan secara berkala tentang pelaksanaan sistem penjaminan mutu<br />
kepada pimpinan.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 16
5) Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Unit Monitoring dan Evaluasi<br />
� Bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan rutin monitoring dan evaluasi<br />
penerimaan calon mahasiswa, poses belajar mengajar serta dan penyelesaian<br />
studi mahasiswa kepada Ketua Program Studi<br />
� Melaksanakaan audit internal setiap tahun dalam proses belajar mengajar<br />
� Merekomendasikan hasil monev dan audit untuk tindak lanjut perbaikan dalam<br />
kelancaran PBM kepada kepada Ketua, Sekretaris dan mengkordinasikan<br />
kepada Bagian<br />
6) Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Sekretariat<br />
� Bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan rutin administrasi akademik<br />
dan melaporkan kepada pimpinan Program Studi serta Bagian<br />
� Membuat pelaporan kemajuan dalam PBM dan kegiatan penunjang dalam PBM<br />
dan melaporkan kepada pimpinan pimpinan program studi dan Bagian<br />
Bagian<br />
Bagian adalah unit pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan akademik.<br />
Bagian dipimpin oleh seorang Ketua Bagian berasal dari dosen yang dipilih oleh senat<br />
fakultas dan bertanggung jawab langsung kepada Dekan. Dalam melaksanakan tugas<br />
sehari-hari, Ketua Bagian dibantu oleh satu orang Sekretaris Bagian.<br />
Bagian mempunyai tugas menyusun rencana, memberi petunjuk, mengkoordinasikan<br />
dan mengevaluasi pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian<br />
kepada masyarakat yang dilaksanakan dosen di lingkungan Bagian berdasarkan<br />
ketentuan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas.<br />
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Bagian mempunyai fungsi :<br />
a. Menyusun rencana dan program kerja Bagian sebagai pedoman kerja.<br />
b. Memeriksa beban tugas mengajar dosen setiap semester berdasarkan ketentuan<br />
yang berlaku, untuk mengetahui kesesuaiannya.<br />
c. Meneliti konsep rencana perkuliahan dan satuan acara perkuliahan berdasarkan<br />
ketentuan yang berlaku untuk mengetahui kecocokannya.<br />
d. Menyusun konsep surat penugasan dosen wali atau penasihat akademik sebagai<br />
bahan masukan atasan.<br />
e. Memonitor pelaksanaan perkuliahan berdasarkan ketentuan yang berlaku sebagai<br />
bahan evaluasi.<br />
f. Mengevaluasi hasil pelaksanaan perkuliahan berdasarkan hasil monitoring untuk<br />
meningkatkan mutu.<br />
g. Menyusun rencana biaya operasional Bagian per tahun berdasarkan beban kerja<br />
Bagian dan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran kegiatan perkuliahan.<br />
h. Membimbing dan menilai kegiatan kemahasiswaan di lingkungan Bagian untuk<br />
bahan pengembangan.<br />
i. Menentukan dosen pembimbing bagi mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir<br />
berdasarkan petunjuk atasan untuk kelancaran tugas akademik.<br />
j. Melayani doen yang akan melakukan penelitian dan pengabdian kepada<br />
masyarakat sesuai dengan beban tugas dan keahliannya untuk kelancaran<br />
pelaksanaan tugas.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 17
k. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Bagian sesuai dengan hasil yang dicapai<br />
sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.<br />
l. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan.<br />
Program Studi<br />
Penyelenggaraan pendidikan tinggi dilaksanakan dalam program studi atas dasar<br />
kurikulum yang disusun oleh masing-masing Program Studi. Penyelenggaraan program<br />
studi dipimpin oleh ketua program studi, kecuali Program Studi S1 Ilmu Kesmas dijabat<br />
secara ex officio oleh Pembantu dekan Bidang Akademik. Ketua program studi<br />
bertanggung jawab kepada Pembantu dekan Bidang Akademik. Ketua Program studi<br />
diangkat dan diberhentikan oleh Rektor atas usul Dekan. Masa jabatan Ketua Program<br />
Studi adalah 4 tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan.<br />
Laboratorium<br />
Laboratorium adalah sarana penunjang bagian/program studi dalam satu atau<br />
sebagian cabang ilmu, teknologi, atau seni tertentu sesuai dengan keperluan bidang<br />
studi yang bersangkutan dan unit sumber daya dasar untuk mengembangkan ilmu dan<br />
pendidikan. Laboratorium dipimpin oleh seorang tenaga pengajar yang keahliannya<br />
telah memenuhi persyaratan sesuai denga cabang ilmu, teknologi atau seni tertentu<br />
dan bertanggung jawab langsung kepada Dekan. Laboratorium mempunyai tugas<br />
melakukan kegiatan dalam ilmu, teknologi, atau seni tertentu sebagai penunjang<br />
pelaksanaan tugas pokok bagian/program studi sesuai dengan ketentuan bidang yang<br />
bersangkutan. FKM <strong>Unhas</strong> memiliki 2 buah laboratorium, yaitu Laboratorium Terpadu<br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dan Laboratorium Kuliner.<br />
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, laboratorium mempunyai fungsi:<br />
a. Mempersiapkan sarana penunjang untuk melaksanakan pendidikan dan<br />
pengajaran dalam satu atau sebagian cabang ilmu, teknologi atau seni tertentu<br />
sesuai dengan bidang studi yang bersangkutan.<br />
b. Mempersiapkan sarana penunjang untuk melaksanakan penelitian dan<br />
pengembangan dalam satu atau sebagian cabang ilmu, teknologi atau seni<br />
tertentu sesuai dengan bidang studi yang bersangkutan.<br />
Kode Perilaku Akademik<br />
1. Manajemen<br />
Manajemen dalam hal ini adalah manajemen <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
<strong>Unhas</strong> yang terdiri atas Dekan dan para Pembantu Dekan yang memiliki tanggung<br />
jawab dan wewenang atas keberlangsungan eksistensi dan penyelenggaraan<br />
program yang berada di dalam lingkup kewenangannya. Dengan demikian<br />
manajemen bertanggung jawab atas terlaksananya proses akademik sesuai<br />
dengan visi, misi, nilai, dan norma yang ditetapkan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Universitas Hasanuddin, sehingga dapat menjamin terciptanya kualitas keluaran<br />
yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, manajemen <strong>Fakultas</strong><br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong> seyogyanya:<br />
1. memastikan pengangkatan dan pemberhentian Ketua Program Studi/Ketua<br />
Bagian sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, disertai rincian<br />
tugas dan wewenang masing-masing;<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 18
2. melakukan pertemuan koordinatif dengan Ketua Program Studi/Ketua Bagian<br />
paling sedikit dua kali dalam satu semester untuk membicarakan berbagai hal<br />
aktual dalam program studi/bagian/konsentrasi masing-masing;<br />
3. bersama Ketua Program Studi/Ketua Bagian menyelenggarakan<br />
workshop/forum berkala untuk memantapkan kurikulum beserta silabus<br />
masing-masing program studi yang bersangkutan, setidaknya sekali dalam<br />
setahun;<br />
4. menetapkan dosen setiap awal semester, atas usul Ketua Program<br />
Studi/Ketua Bagian; memberi imbalan yang patut dan menyampaikan surat<br />
ucapan terimakasih kepada dosen setiap akhir semester.<br />
5. melalui Ketua Program Studi/Ketua Bagian memberikan penghargaan/teguran<br />
kepada dosen berkaitan dengan cepat/lambatnya penyampaian nilai hasil<br />
ujian;<br />
6. melakukan pertemuan dengan mahasiswa seluruh <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong> paling sedikit satu kali dalam satu semester untuk<br />
penyampaian visi dan misi <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong>, peraturan<br />
akademik, kode perilaku akademik (terutama yang berkaitan dengan<br />
mahasiswa), dan berbagai hal aktual dalam kehidupan di <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong>;<br />
7. menetapkan peraturan yang memastikan perlakuan sama terhadap semua<br />
mahasiswa, baik kelas reguler maupun non reguler dalam hal perlakuan<br />
akademik dan pelayanan administrasi.<br />
8. bersama-sama dengan Ketua Program Studi/Ketua Bagian melakukan<br />
berbagai upaya untuk memastikan agar ujian skripsi/tesis hendaknya<br />
dilakukan secara komprehensif; bukan sekadar ujian skripsi/tesis;<br />
9. bersama Ketua Program Studi/Ketua Bagian melakukan berbagai upaya untuk<br />
memastikan agar tidak terjadi penyelenggaraan seminar secara panel karena<br />
hal itu menganggu privacy mahasiswa;<br />
10. bersama Ketua Program Studi/Ketua Bagian melakukan berbagai upaya untuk<br />
memastikan agar kualitas lulusan mencerminkan standar akademik seperti<br />
yang diharapkan; sehingga tidak ada kasus kelulusan mahasiswa dengan<br />
performansi tidak layak lulus;<br />
11. melakukan berbagai upaya untuk memastikan agar fasilitas yang mendukung<br />
perluasan wawasan mahasiswa, seperti penggunaan internet, perpustakaan,<br />
debat ilmiah, forum diskusi, tersedia secara up to date dan luas, seiring<br />
dengan kemajuan Ipteks.<br />
12. secara berkesinambungan melakukan peningkatan dan pengembangan sistem<br />
manajemen <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong> beserta sarana dan<br />
prasarana pendukungnya.<br />
13. secara berkesinambungan melakukan peningkatan dan pengembangan<br />
kapasitas dan keterampilan dosen dan pegawai.<br />
14. menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan<br />
mutu pendidikan, pengembangan ilmu, dan fasilitas pendukungnya.<br />
2) Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi<br />
Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi selaku pelaksana peraturan dan<br />
kebijakan akademik dalam rangka pengelolaan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
pada tiap-tiap program studi memegang peranan penting dalam mempertahankan<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 19
dan meningkatkan kualitas keluaran <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>. Dengan<br />
demikian, dalam melaksanakan tugas seyogianya:<br />
� bersama-sama Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi menyusun<br />
daftar dosen yang akan mengajar setiap semester, berdasarkan kurikulum dan<br />
silabus yang berlaku, sesuai dengan bidang keahlian masing-masing dan<br />
pernyataan kesediaan secara tertulis dari dosen yang bersangkutan.<br />
� Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi bekerja sesuai dengan<br />
wewenang dan tanggung jawab yang diberikan dalam pengelolaan program<br />
studi/bagian menurut peraturan akademik agar tujuan meningkatkan kualitas<br />
keluaran <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dapat dicapai.<br />
� Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi menyediakan waktu yang<br />
terjadwal bagi mahasiswa, baik dalam lingkungan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong> maupun tempat lain di lingkungan kampus <strong>Unhas</strong>.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi secara bersamasama<br />
menetapkan kurikulum dan mengusulkan penetapan dosen pengajar,<br />
pembimbing, dan penguji berdasarkan kompetensi dan kapasitas dengan<br />
memperhatikan equity.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi memastikan agar<br />
skripsi/tesis sesuai dengan bidang keilmuan, dan memenuhi kriteria ilmiah<br />
sehingga tidak terjadi berbagai pelanggaran.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi memberikan<br />
kesempatan kepada setiap dosen di dalam program studinya untuk bertindak<br />
sebagai salah seorang penguji skripsi/tesis sesuai dengan kompetensi<br />
keilmuannya. Dengan demikian, Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi<br />
tidak selalu harus hadir dalam setiap seminar/ujian.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi melakukan<br />
pertemuan dengan mahasiswa di programnya sekurang-kurangnya pada setiap<br />
awal semester untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan<br />
program studi/bagian/konsentrasi bersangkutan.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi membangun<br />
jaringan dengan para alumni programnya agar memperoleh umpan balik dan<br />
masukan untuk pengembangan program studinya.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi melakukan<br />
pertemuan dengan para dosen di programnya sekurang-kurangnya sekali setiap<br />
semester untuk membicarakan berbagai hal aktual dan membina keakraban<br />
dalam program studi/bagian/konsentrasinya.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi melakukan<br />
pertemuan dengan para dosen/staf di programnya paling sedikit satu kali dalam<br />
satu semester untuk membicarakan antara lain kebijakan rekruitmen dosen,<br />
penetuan berbagai kebijakan yang menyangkut ruang lingkup program<br />
tersebut, dan berbagai hal aktual dalam program studi/bagian/konsentrasi<br />
termaksud.<br />
� Seyogianya Ketua Program Studi/Ketua Bagian/Konsentrasi bersama dosen<br />
menetapkan SAP yang diajarkan dalam setiap mata kuliah, dan memastikan<br />
tidak terjadi tumpang tindih di antara beberapa mata kuliah.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 20
3) Tenaga Kependidikan<br />
Tenaga Kependidikan merupakan bagian dari sistem manajemen <strong>Fakultas</strong><br />
<strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> yang bertugas membantu penyelenggaraan pelayanan<br />
administrasi untuk proses belajar-mengajar sehingga terwujud suasana akademik<br />
yang kondusif, tertib, dan lancar. Untuk mencapai hal tersebut, seyogianya Tenaga<br />
Kependidikan:<br />
� menjaga citra diri dan kelembagaan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dengan<br />
berpakaian dan berperilaku sopan, ramah, dan sesuai dengan aturan yang<br />
berlaku bagi Tenaga Kependidikan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong>.<br />
� melaksanakan tugas sesuai dengan uraian tugas (job description) dan dalam<br />
lingkup wewenang yang ditetapkan oleh manajemen <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong>.<br />
� melayani dosen dan mahasiswa dengan ramah dan sebaik-baiknya tanpa<br />
membedakan latar belakang mereka.<br />
� tidak menerima atau meminta sesuatu/fasilitas apa pun kepada<br />
dosen/mahasiswa yang dapat mengganggu integritas diri Tenaga<br />
Kependidikan dan kualitas pelayanannya.<br />
2.2 Kepemimpinan<br />
Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam<br />
program studi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati<br />
bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dipimpin oleh seorang Dekan dan dibantu oleh 3 orang<br />
Pembantu dekan. Dekan dipilih oleh Senat <strong>Fakultas</strong> dalam sebuah prosesi yang diawali<br />
dengan proses pendaftaran calon Dekan, ekspos visi dan misi calon Dekan dan<br />
selanjutnya pemilihan Dekan oleh anggota Senat. Calon Dekan yang meraih suara<br />
terbanyak pertama dan terbanyak kedua diusulkan kepada Rektor untuk ditetapkan<br />
sebagai Dekan. Setelah penunjukan Dekan terpilih melalui SK Rektor terbit. Dekan<br />
dilantik oleh Rektor untuk masa bakti 4 tahun. Selanjutnya dilakukan penjaringan calon<br />
pembantu dekan I, II, dan III melalui rapat senat. Calon pembantu dekan dipilih oleh<br />
anggota Senat <strong>Fakultas</strong> melalui pemungutan suara dan kandidat yang mendapatkan<br />
suara terbanyak diusulkan kepada Rektor untuk diterbitkan SK pengangkatan.<br />
Pembantu dekan I, II, dan III terpilih dilantik oleh Rektor untuk masa bakti 4 tahun.<br />
Pembantu dekan I merangkap sebagai Ketua Program Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong><br />
Masayarakat.<br />
Ketua Bagian dipilih oleh dosen pada masing-masing bagian melalui rapat bagian.<br />
Ketua Bagian terpilih diusulkan oleh Dekan kepada Rektor untuk diterbitkan SK-nya.<br />
Ketua Bagian dilantik oleh Rektor untuk masa bakti 4 tahun.<br />
Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi visi<br />
yang realistik, kredibel, serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang menekankan<br />
pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual<br />
dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta mampu memberikan<br />
arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi. Dalam<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 21
menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan operasional,<br />
kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik.<br />
Kepemimpinan Operasional<br />
Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke<br />
dalam kegiatan operasional program studi. Kepemimpinan organisasi berkaitan<br />
dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi.<br />
Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi<br />
rujukan bagi publik.<br />
Berdasarkan struktur organisasi seperti telah di tampilkan di atas, kepemimpinan<br />
operasional dijalankan berdasarkan kewenangan yang dipandu Tupoksi masing-masing.<br />
Struktur dan mekanisme kepemimpunan operasional mengikuti Pedoman Pelaksanaan<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> yang telah ditetapkan oleh Dekan (SK Dekan).<br />
Petunjuknya adalah;<br />
1) Pengambilan keputusan strategis yang menjadi kewenangan Pembantu dekan I<br />
selaku ex officio Ketua Program Studi Ilmu Kesmas dalam bidang akademik, harus<br />
dimulai dari penetapan oleh perwakilan dari setiap bagian melalui rapat koordinasi<br />
dengan membuat hasil dokumentasi rapat, mendapat koreksi teknis oleh Ketua<br />
Bagian, kemudian hasil keputusan rapat diteruskan sebagai permohonan untuk<br />
mendapat legalisasi oleh Dekan dan atau Pembantu dekan Terkait, berdasarkan<br />
usulan Ketua Program Studi<br />
2) Pengambilan keputusan dalam bidang administrasi keuangan, ketua program studi<br />
dibantu sekretaris hanya melakukan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Tahunan<br />
sebagai tanda persetujuan berdasarkan permohonan setiap bagian, untuk<br />
kemudian dilanjutkan kepada Pembantu dekan 2 sebagai pemegang hak kuasa<br />
anggaran di tingkat <strong>Fakultas</strong><br />
3) Melakukan koordinasi pengembilan keputusan ke tingkat bagian khusus untuk<br />
koordinasi pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan<br />
4) Pengambilan keputusan untuk kegiatan kerjasama, Pembantu dekan I selaku ex<br />
officio Ketua Program Studi Ilmu Kesmas memiliki kewenangan untuk melakukan<br />
kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta<br />
berkewenangan menyetujui dan melaksanakan kerja sama yang diinisiasi oleh<br />
Bagian. Pengambilan keputusan oleh dekan setelah mendapat persetujuan rapat<br />
pimpinan <strong>Fakultas</strong>.<br />
Kepemimpinan Organisasi<br />
Sebagaimana kepemimpinan operasional, dalam kepemimpinan organisasi Pembantu<br />
dekan I selaku ex officio Ketua Program Studi Ilmu Kesmas berkewenangan melakukan<br />
aktifitas organisasi internal secara rutin berdasarkan garis komando dan koordinasi<br />
yang telah ditetapkan. Aktifitas internal meliputi (1) koordinasi proses belajar<br />
berdasarkan pedoman SK Dekan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas<br />
Hasanuddin, Nomor 6309/H4.16/KP.49/2010 tertanggal 23 November 2010 tentang<br />
Kebijakan Akademik <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong>, (2) penyiapan sarana dan<br />
prasarana untuk mensukseskan pembelajaran sesuai rancangan pembelajaran setiap<br />
mata kuliah, yang sebelumnya telah diajukan oleh bagian dan telah disepakati untuk<br />
mendapat alokasi pembiayaan dari RKAT Tahunan, dan (3) Monitoring dan Evaluasi<br />
pelaksanaan proses belajar mengajar berdasarkan Pedoman dalam Standar Audit Mutu<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 22
Akademik Internal yang telah di SK kan oleh Dekan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> No<br />
3565/H4.16/KP.49/2010 tertanggal 3 September 2010, Standar Audit Mutu Akademik<br />
Internal Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Selain melaksanakan kontrol rutin pada mutu internal, aktivitas eksternal, Pimpinan<br />
Program Studi memiliki kewenangan untuk menetapkan pengaturan teknis, soal besar<br />
pembiayaan studi dan pelaksanaan kerjasama berdasarkan inisiasi Bagian, yang<br />
kemudian dilanjutkan ke <strong>Fakultas</strong> untuk mendapat persetujuan Dekan. Tugas ini<br />
ditetapkan dengan SK Dekan No 5657/H4.16/KP.49/2010, tertanggal 17 September<br />
2010 tentang pedoman pelaksanaan kerjasama di lingkungan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong><br />
Kepemimpinan Publik<br />
Kepemimpinan publik yang dimaksud adalah keikutsertaan pimpinan fakultas dalam<br />
organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat. Kepemimpinan publik<br />
terlihat dari keaktifan pimpinan fakultas, ketua program studi, dan beberapa dosen<br />
pada organisasi kemasyarakatan seperti LSM Yasin (Prof. Dr. dr. M. Alimin Maidin,<br />
MPH), Nahdhatul Ulama Wilayah Sul-Sel (Prof. Dr. dr. M. Syafar, MS), Dewan Dakwah<br />
Islamiyah Indonesia (Dr. drg. Andi Zulkifli Abdullah, M.Kes dan dr. Rum Rahim, MSc),<br />
dan Makassar Harm Reduction/MHaRC (Shanti Riskiyani, SKM, M.Kes). Melalui<br />
organisasi kemasyarakatan tersebut pimpinan fakultas, ketua program studi dan dosen<br />
Program Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> berkesempatan memberikan pencerahan<br />
dalam bidang agama dan kesehatan melalui ceramah agama maupun melalui media<br />
cetak. Hal ini sangat besar manfaatnya dalam mempengaruhi kehidupan sosial di<br />
masyarakat.<br />
2.3 Sistem Pengelolaan<br />
Sistem pengelolaan Program Studi <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>, meliputi:<br />
1. Planning : Perencanaan pengembangan Program Studi <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Universitas Hasanuddin dijabarkan berdasarkan visi, misi, dan<br />
rencana strategis pengembangan Universitas Hasanuddin yang<br />
kemudian dituangkan dalam bentuk visi, misi, tujuan, sasaran dan<br />
strategi Program Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas<br />
Hasanuddin. Pada setiap tahun dilakukan perencanaan kegiatan dan<br />
anggaran untuk satu tahun berjalan yang disusun dalam bentuk<br />
rencana kegiatan anggaran tahunan yang dikonsultasikan pada<br />
tingkat fakultas.<br />
Bersama konsentrasi menyusun Rencana Strategis Jangka Panjang<br />
Program Studi untuk lima tahunan serta menyusun program<br />
tahunan dalam bentuk Rencana Kegiatan Anggaran Tahunan (RKAT).<br />
Aktivitas ditetapkan sebagai kegiatan perencanaan<br />
2. Organizing : Susunan organisasi Program Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Universitas Hasanuddin sebagai unsur pelaksana akademik sesuai<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 23
dengan Statuta Universitas Hasanuddin yang ditindaklanjuti oleh SK<br />
Dekan 6305/H04.16.5/UM.15/2010.<br />
Mengadakan pertemuan semester dengan Tim Pengajar melalui<br />
rapat Bagian untuk merencanakan mata kuliah, menyusun kelompok<br />
tenaga pengajar, mengevaluasi perubahan dan adaptasi dari setiap<br />
mata kuliah berdasarkan perkembangan ilmu kesehatan. Aktivitas<br />
ini ditetapkan sebagai kegiatan pengorganisasian<br />
3. Staffing : Pengangkatan dan pemberhentian pejabat serta staf di Program<br />
Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin ditetapkan<br />
oleh Rektor atas usulan dari fakultas didasarkan pada hasil<br />
pemilihan, pertimbangan kompetensi (hasil tes seleksi), dan atau<br />
daftar urutan kepangkatan.<br />
Mengkoordinasi staf tenaga kependidikan untuk mengelola jadwal<br />
dan Tim Pengajar berdasarkan usulan Bagian mengusulkan ke Dekan<br />
untuk selanjutnya di terbitkan dalam bentuk Surat Keputusan Dekan<br />
tentang Mata Kuliah dan Pengajar untuk semester berjalan. Aktivitas<br />
ini sebagai kegiatan manajemen pengelolaan staf<br />
4. Leading : <strong>Fakultas</strong> dipimpin oleh Dekan dan dibantu oleh Pembantu dekan I, II,<br />
dan III yang mengkoordinasikan bagian dan program studi untuk<br />
meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian,<br />
pengabdian kepada masyarakat, dan administrasi, serta membina<br />
tenaga kependidikan, mahasiswa, dan tenaga administrasi dalam<br />
suasana atmosfer budaya akademik yang kondusif.<br />
Melaksanakan fungsi pengendalian sebagai pimpinan Program Studi<br />
yaitu pengendalian proses belajar mengajar yaitu mempersiapkan<br />
seluruh Garis Besar Rancangan Pembelajaran (GBRP) pada semester<br />
berjalan, dan memastikan seluruh mahasiswa memperoleh GBRP<br />
serta satuan Acara Pengajaran (SAP) yang diperoleh dari setiap<br />
dosen. Aktivitas ini sebagai kegiatan manejemen kepemimpinan<br />
dalam mengelola Program Studi<br />
5. Controlling : Pelaksanaan semua kegiatan yang telah direncanakan selalu<br />
dimonitor dan dievaluasi, baik secara internal maupun eksternal.<br />
Bentuk evaluasi terpusat yang dilakukan secara rutin sebulan sekali<br />
dalam bentuk Rapat Kerja Umum (RKU)yang dipimpin langsung oleh<br />
Rektor dan masing-masing Wakil Rektor sesuai kebutuhan masingmasing.<br />
Pada tingkat fakultas dilakukan monitoring dan evaluasi<br />
melalui kegiatan rapat pimpinan, rapat koordinasi fakultas dan bila<br />
ada hal yang sangat urgen akan diajukan ke rapat senat fakultas.<br />
Melaksanakan monitoring dan evaluasi sebagai penjaminan mutu,<br />
untuk Pedoman Penjamian Mutu Akademik sesuai fungsi pedoman<br />
yaitu;<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 24
(1) Melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) seluruh proses<br />
pembelajaran<br />
(2) Menggunakan manual prosedur untuk menilai berdasarkan<br />
standar akademik berbasis evaluasi diri<br />
(3) Menyusun laporan proses pembelajaran setiap 3 tatap muka,<br />
dan melakukan perbaikan kepada dosen, dan atau<br />
merekomendasikan perbaikan ke pejabat (PD-1) untuk upaya<br />
perbaikan peningkatan kualitas pembelajaran<br />
(4) Melakukan evaluasi akhir semester dan AMAI tahunan untuk<br />
menilai kemajuan proses belajar mengajar sesuai fungsi dan<br />
tugas pokok Program Studi<br />
Sistem dan mekanisme kerja ini dikontrol pelaksanaannya yaitu;<br />
dalam bidang akademik dikontrol oleh Pembantu dekan I, dalam<br />
bidang administrasi dikontrol oleh pembantu dekan dua, dan dalam<br />
bidang penjaminan mutu dikontrol oleh unit penjaminan mutu<br />
tingkat fakultas. Aktivitas ini masuk dalam kegiatan melakukan<br />
kontrol pelaksanaan kegiatan di tingkat Program Studi dan Bagian.<br />
Untuk pengelolaan Program Studi Sarjana secara efisien dan efektif, merujuk pada<br />
Surat Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 1870/H4/P/2009 tentang<br />
Peraturan Akademik Universitas Hasanuddin sebagai berikut ;<br />
(1) Program Studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan<br />
pendidikan akademik, profesi dan/atau vokasi yang diselenggarakan atas dasar<br />
suatu kurikulum serta ditujukan agar mahasiswa dapat menguasai pengetahuan,<br />
keterampilan, dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum. (Pasal 1 ayat 17)<br />
(2) Bagian adalah unsur pelaksana akademik dalam lingkungan <strong>Unhas</strong> yang tidak<br />
membawahi program studi, tetapi sebagai pengelompokan dosen pengasuh mata<br />
kuliah serumpun. (Pasal 1 ayat 12)<br />
(3) Laboratorium adalah unit kerja pengampu kompetensi keilmuan beserta peralatan<br />
utama dan pendukung yang mengembangkan sejumlah mata kuliah. (Pasal 1 ayat<br />
19)<br />
(4) Dosen adalah pendidik professional dan ilmuwan <strong>Unhas</strong> dengan tugas utama<br />
memfasilitasi: transformasi, pengembangan dan penyebarluasan ilmupengetahuan,<br />
teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada<br />
masyarakat. (Pasal 1 ayat 20)<br />
(5) Mahasiswa adalah peserta didik <strong>Unhas</strong> yang telah terdaftar dan memenuhi<br />
persyaratan lain yang ditetapkan universitas. (Pasal 1 ayat 22)<br />
Dengan mengacu pada ketentuan di atas, maka Program Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong> dalam menterjemahkan peraturan akademik di atas maka dilakukan suatu<br />
koordinasi yang dianggap efisien dan efektif yaitu Ketua Program Studi bertindak<br />
sebagai Koordinator dan Ketua bagian bertugas membantu pelaksanaan pengelolaan<br />
program pada tingkat bagian masing-masing. Pengambilan keputusan yang bersifat<br />
penting dan strategis ditetapkan dalam mekanisme rapat antara Ketua Program Studi<br />
dan Ketua bagian.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 25
Pengelolaan Program Studi hanya melaksanakan kebijakan pengelolaan proses belajar<br />
mengajar sebagai tugas utamanya seperti penyusunan kurikulum, penentuan staf<br />
pengajar setiap mata kuliah, penentuan judul/topik dan pembimbing tetap<br />
menggunakan diagram organisasi yang berada di bawah koordinasinya yaitu Ketua<br />
bagian. Dengan demikian, kepemimpinan dalam pengelolaan Program Studi menganut<br />
kepemimpinan kolektif.<br />
2.4 Penjaminan Mutu<br />
Penjaminan mutu dilaksanakan dalam suatu sistem, mekanisme dan prosedur mulai<br />
dari tingkat Universitas, fakultas sampai ke Program Studi. Mekanisme penjaminan<br />
mutu diandalkan untuk mengontrol pelaksanaan proses belajar mengajar dan<br />
adiministrasi, sarana dan prasarana pendukung.<br />
Mekanisme pejaminan mutu sebagai berikut:<br />
(1) Kelembagaan di tingkat Universitas di laksanakan oleh Lembaga Kajian<br />
Pengembangan Pendidikan (LKPP)<br />
(2) Kelembagaan di tingkat Pascasarjana yaitu Unit Audit Manajemen Akademik<br />
Internal (AMAI)<br />
(3) Kelembagaan di Tingkat <strong>Fakultas</strong> yaitu Unit Penjaminan Mutu, Perencanaan<br />
Pengembangan dan Kerjasama (UP3K)<br />
(4) Kelembagaan di Tingkat Program Studi yaitu Unit Monitoring dan Evaluasi<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> telah berupaya untuk menerapkan prinsip-prinsip<br />
manejemen mutu (quality assurance). Penerapan prinsip-prinsip manajemen mutu ini,<br />
meliputi penyiapan infrastruktur, pencatatan setiap kegiatan, dokumentasi, audit, dan<br />
tindak lanjut audit. Manajemen mutu terhadap kurikulum dilakukan dengan cara<br />
mengkaji kurikulum secara periodik satu kali setahun. Kegiatan ini bertujuan untuk<br />
secara komprehensif mengkaji isi dari masing-masing matakuliah, keterkaitan antar<br />
matakuliah, relevansi mata kuliah dengan perkembangan ilmu teknologi. Membentuk<br />
kurikulum yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dan sesuai dengan<br />
kebutuhan pengguna merupakan tujuan akhir dari kemungkinan perubahan yang<br />
terjadi.<br />
Penilaian indikator kinerja akademik dosen melalui EWMP, Tim Pembimbing dan<br />
pengelola seminar di masing-masing bagian melakukan penjaminan mutu tugas akhir<br />
mahasiswa, keberadaan penguji eksternal untuk menjamin mutu kompetensi<br />
lulusan dibidang keahlian kesehatan masyarakat. Unit Penjaminan Mutu di staf<br />
administrasi akademik dan staf dosen. Penjaminan mutu dilaksanakan sesuai standar<br />
penjaminan mutu, ada umpan balik dan tindak lanjutnya.<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> telah memiliki tim penjaminan mutu yang<br />
melakukan penjaminan mutu pembelajaran khususnya evaluasi isi GBRP dan<br />
SAP, kesesuaian evaluasi mata kuliah, dan metode pembelajaran mata kuliah<br />
tersebut. Program studi menugaskan salah satu dosen untuk menjadi tim<br />
penjaminan mutu ditingkat fakultas, dan satu dosen menjadi tim penjaminan mutu<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 26
tingkat universitas. Hubungan koordinasi program studi dengan tim penjaminan<br />
mutu fakultas maupun universitas selalu dilakukan, agar evaluasi mutu lebih<br />
bersifat komprehensif.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 27
Instrumen Sistem Penjaminan Mutu terdiri atas:<br />
No.<br />
1<br />
2<br />
3<br />
4<br />
5<br />
6<br />
7<br />
Nama Dokumen/<br />
No. SK Dekan<br />
Kebijakan akademik/<br />
SK Dekan Nomor 3559/H4.16/KP.49/2010,<br />
tertanggal 3 September 2010<br />
Standar akademik/<br />
SK Dekan Nomor 3560/H4.16/KP.49/2010,<br />
tertanggal 3 September 2010<br />
Piagam AMAI/<br />
SK Dekan Nomor 3561/H4.16/KP.49/2010,<br />
tertanggal 3 September 2010<br />
Kode etik auditor/<br />
SK Dekan Nomor 3562/H4.16/KP.49/2010,<br />
tertanggal 3 September 2010<br />
Manual mutu akademik/<br />
SK Dekan Nomor 3563/H4.16/KP.49/2010,<br />
tertanggal 3 September 2010<br />
Manual prosedur AMAI/<br />
SK Dekan Nomor 3564/H4.16/KP.49/2010,<br />
tertanggal 3 September 2010<br />
Standar AMAI/<br />
SK Dekan Nomor 3565/H4.16/KP.49/2010,<br />
tertanggal 3 September 2010<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 28<br />
Isi<br />
Kebijakan FKM <strong>Unhas</strong> dalam bidang pendidikan,<br />
penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan<br />
asas penyelenggaraannya.<br />
Standar Akademik FKM <strong>Unhas</strong> merupakan<br />
penjabaran dari Kebijakan Akademik FKM <strong>Unhas</strong><br />
dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian<br />
kepada masyarakat, dan asas penyelenggaraannya.<br />
Kedudukan, fungsi dan peran, wewenang dan<br />
tanggung jawab Tim dan Ketua Tim AMAI FKM<br />
<strong>Unhas</strong>.<br />
Azas kode etik audit mutu akademik dan perilaku<br />
yang harus ditunjukkan oleh auditor akademik.<br />
Organisasi penjaminan mutu di tingkat FKM <strong>Unhas</strong><br />
dan tingkat Program Studi dan dokumen-dokumen<br />
mutu.<br />
Prosedur implementasi AMAI Program Studi oleh<br />
auditor FKM <strong>Unhas</strong><br />
Standar Ciri, Standar Kinerja, dan Standar<br />
Implementasi audit mutu akademik internal.<br />
Penjaminan mutu dilakukan secara internal dan eksternal yang dilakukan secara<br />
periodik. Penjaminan mutu secara internal antara lain dilakukan dalam bentuk evaluasi<br />
kualitas perkuliahan dan kinerja dosen oleh mahasiswa yang dilakukan setiap<br />
pertemuan. Angket tentang kinerja dosen dalam perkuliahan meliputi penguasaan<br />
materi, sistematka penyajian, penguasaan metode dan alat bantu, dorongan motivasi<br />
belajar, bahasa, sikap dan penampilan, dan ketepatan waktu. Disamping itu juga<br />
terdapat panduan pembimbingan Skripsi pada Program Studi, dan Pembimbing<br />
Akademik. Evaluasi layanan administrasi atau kinerja karyawan dan teknisi<br />
laboratorium dilakukan oleh dosen melalui forum rapat bagian setiap 2 bulan, dan oleh<br />
mahasiswa melalui angket setiap semester. Penjaminan mutu secara eksternal<br />
dilakukan melalui angket yang diisi oleh pengguna lulusan, temu alumni yang<br />
diselenggarakan secara berkala, dan workshop/lokakarya pengkajian-pengkajian<br />
terhadap kurikulum yang digunakan sesuai dengan tuntutan masyarakat.<br />
Pada tingkat bagian secara rutin dilakukan rapat bagian sebagai fungsi penjaminan<br />
mutu setiap semester melalui rapat persiapan semester, rapat tengah semester, dan<br />
rapat akhir semester. Pada bagian terdapat staf yang bertugas melakukan pemantauan<br />
dan evaluasi proses pembelajaran. Penjaminan mutu bidang akademik meliputi<br />
beberapa hal sebagai berikut:<br />
a. Melakukan monitoring dan evaluasi mutu Program Studi secara periodik oleh tim<br />
penjamin mutu.<br />
b. Melakukan evaluasi kinerja dosen dengan scoring melalui Ekuivalensi Waktu<br />
Mengajar Penuh (EWMP), sehingga setiap dosen mempunyai skor untuk setiap<br />
bidang Tridharma Perguruan Tinggi
c. Menyusun quality improvement untuk membuat IPK minimal 3,25 untuk program<br />
sarjana dan mnimal 3,50 untuk program magister<br />
d. Menyusun dokumen prosedur pengembangan kurikulum<br />
e. Mewajibkan dosen untuk menyusun rencana satu tahun ke depan tentang kegiatan<br />
pembelajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat, penulisan ilmiah dan<br />
sebagainya<br />
f. Mewajibkan dosen untuk membuat feedback pelaksanaan/kinerja bimbingan<br />
skripsi Program Studi dosen pada mahasiswa yang dibimbing.<br />
g. Mengevaluasi kesesuaian materi kuliah dengan SAP yang dilakukan oleh mahasiswa<br />
(bila sesuai dengan SAP mahasiswa akan membubuhkan tanda tangan pada format<br />
yang disediakan, tapi bila berbeda SAP harus diubah).<br />
Dampak Proses Penjaminan Mutu pada Tingkat <strong>Fakultas</strong><br />
Dampak proses penjaminan mutu pada tingkat Program Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong> adalah :<br />
a. Kelengkapan GBRP dan SAP mata kuliah<br />
b. Ketersediaan materi ajar<br />
c. Ketersediaan prosedur penyelesaian tugas akhir kuliah<br />
d. Peta kurikulum yang sudah KBK<br />
e. Penerapan hasil monev pembelajaran<br />
f. Rata-rata IPK lulusan tiga tahun terakhir > 3,40 untuk program sarjana<br />
dan > 3.6 untuk program magister<br />
2.5 Keberlanjutan<br />
a. Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa:<br />
Promosi Program Studi untuk peningkatan animo calon mahasiswa dilakukan secara<br />
proporsional, wajar, dan jujur dengan memperhatikan aspek akademik, finanansial,<br />
regulasi dan prospektif, namun di program studi tidak dilakukan promosi khusus<br />
tetapi terintagrasi dengan Program Studi yang ada pada <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong><br />
<strong>Masyarakat</strong>. Promosi tersebut dilakukan dengan melalui :<br />
1. Brosur yang dikrimkan ke berbagai dinas terkait, dan pihak-pihak lain.<br />
2. Penyebaran brosur juga dilakukan pada acara-acara temu ilmiah, temu alumni,<br />
atau pada saat dosen-dosen dari Program Studi <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
melakukan kunjungan ke daerah-daerah.<br />
3. Penyebaran brosur yang dilakukan oleh mahasiswa di setiap bagian melalui<br />
kegiatan Road Show ke daerah-daerah.<br />
b. Upaya peningkatan mutu manajemen:<br />
Upaya untuk peningkatan mutu manajemen dengan merekrut tenaga administrasi<br />
baik sebagai tenaga tetap yang berstatus pegawai negeri spil (PNS), tenaga honorer<br />
maupun tenaga kontrak, yang ketiganya bertanggung jawab terhadap administrasi<br />
program studi, proses kelancaran perkuliahan, dan keuangan.<br />
c. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan:<br />
Untuk peningkatan mutu lulusan, setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan<br />
berupa Praktikum Dasar Kesmas, Praktek Belajar Lapangan, Magang, Pra-proposal,<br />
Seminar Proposal, Seminar Hasil, dan Ujian Meja yang sifatnya komprehensif.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 29
d. Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan:<br />
Dalam rangka pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan, upaya yang dilakukan<br />
program studi kesmas tidak dilakukan secara khusus tetapi terintegrasi dengan<br />
program studi yang ada di <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong>. Upaya tersebut<br />
dilakukan oleh pimpinan universitas dan fakultas yang ditandai dengan<br />
penandatanganan MoU dan MoA.<br />
e. Upaya dan prestasi memperoleh dana hibah kompetitif:<br />
Upaya yang dilakukan untuk memperoleh dana hibah kompetitif dengan cara<br />
merangsang setiap dosen untuk membuat proposal penelitian yang dilakukan oleh<br />
dosen lintas bagian dan fakultas. Pada tingkat fakultas terdapat lembaga Unit<br />
Penelitian dan Pengabdian <strong>Masyarakat</strong> yang secara rutin melakukan Pelatihan<br />
Penulisan Proposal, Analisis Data, dan Penulisan Jurnal Ilmiah. Pada tingkat<br />
Universitas terdapat Lembaga Penelitian dan Pengabdian <strong>Masyarakat</strong> (LP2M).<br />
Lembaga ini yang mendorong para dosen untuk melakukan kegiatan penelitian dan<br />
pengabdian kepada masyarakat, lembaga inilah yang membantu para dosen untuk<br />
mengajukan proposal penelitian ke berbagai penyandang dana dan donatur lainnya.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 30
STANDAR 3. MAHASISWA DAN LULUSAN<br />
3.1 Mahasiswa<br />
3.1.1 Sistem Rekrutmen dan Seleksi Calon Mahasiswa Baru dan Efektivitasnya.<br />
Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa FKM <strong>Unhas</strong> mengacu pada sistem<br />
rekrutmen UNHAS dan Sistem Informasi Manajemen yang dapat diakses di alamat<br />
website www.sim.unhas.ac.id. Sistem Informasi Manajemen ini dikembangkan oleh<br />
<strong>Unhas</strong> bersama World Bank melalui Proyek I-Mhere B2.2a Batch II tahun 2007-2010,<br />
dengan tujuan untuk untuk mengembangkan tata kelola universitas yang baik dan<br />
manajemen universitas yang efektif, serta akuntabilitas sehingga Universitas<br />
Hasanuddin akan siap memasuki kompetisi global. Beberapa strategi telah dirumuskan<br />
untuk mencapai tujuan yaitu:<br />
1. Peningkatan kapasitas kelembagaan untuk kepemimpinan dan manajemen<br />
universitas, berbasis keputusan dan rencana strategi jangka panjang,<br />
2. Mengembangkan manajemen keuangan dan prosedur pengadaan barang dan jasa<br />
yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,<br />
3. Mengembangkan sistem manajemen sumber daya manusia meliputi penempatan,<br />
pelatihan/pengembangan staf, manajemen dan pemanfaatan staf akademik dan<br />
mendukung tercapainya misi universitas,<br />
4. Mengembangkan manajemen aset universitas yang baik untuk mendukung misi<br />
universitas secara efektif, dan<br />
5. Mengembangkan sistem pemnjaminan mutu internal handal bagi proses<br />
pembelajaran dan pengajaran, penelitian, dan mengubah sistem layanan dari form<br />
subject-based to institutional accreditation.<br />
Untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut di atas, <strong>Unhas</strong> mengembangkan sistem<br />
kampus berbasis pada ICT. Keseluruhan sistem informasi manajemen terpadu yaitu:<br />
registrasi calon mahasiswa, registrasi mahasiswa, informasi akademik, portal dosen<br />
dan mahasiswa, informasi SDM, portal SDM, informasi asset, informasi keuangan,<br />
Penjaminan Mutu Akademik, dan portal Manajemen.<br />
Seleksi calon mahasiswa baru untuk program sarjana dilakukan dengan menerima<br />
mahasiswa baru tanpa melakukan test dan melalui ujian tulis. Seleksi calon mahasiswa<br />
baru tanpa test dilakukan dengan melakukan seleksi calon mahasiswa yang dinilai<br />
akademiknya selama di SLTA baik, dibuktikan dengan perolehan nilai rapor yang tinggi.<br />
Seleksi melalui ujian tulis dilakukan dengan ujian lokal dan ujian nasional (SNMPTN).<br />
Promosi program studi dilakukan dengan membuat leaflet yang dikirimkan ke berbagai<br />
sekolah di berbagai provinsi.<br />
Sedangkan untuk program magister dilakukan dengan menggunakan pedoman<br />
standard yang ditetapkan melalui SK Rektor <strong>Unhas</strong>, yang tertuang dalam Buku<br />
Pedoman Penyelenggaraan Program Magister (S2) No. 824/H4/P/2007 tertanggal 30<br />
Maret 2007. Calon mahasiswa baru mendaftarkan diri secara langsung dengan<br />
membuat lamaran tertulis yang ditujukan kepada Direktur Program Pascasarjana<br />
Universitas Hasanuddin atau mengisi format digital melalui website<br />
http://pasca.unhas.ac.id. Ujian seleksi dilaksanakan oleh tim yang dibentuk<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 31
erdasarkan ketetapan Surat Keputusan Direktur PPs. Materi ujian tulis terdiri atas (1)<br />
Tes Potensi Akademik (TPA) dengan bekerjasama Bappenas, (2) Test of English as<br />
Foreign Language (TOEFL) dilaksanakan oleh Pusat Bahasa Universitas Hasanuddin<br />
yang telah mendapat status sebagai pelaksana TOEFL, dan (3) tes bidang ilmu dalam<br />
bentuk wawancara.<br />
Sistem rekrutmen yang dilakukan secara konsisten, yang dibarengi dengan promosi,<br />
terbukti efektif menjaring calon mahasiswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah<br />
peminat dan makin beragamnya daerah asal calon mahasiswa baru. Saat ini,<br />
mahasiswa FKM <strong>Unhas</strong> berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, khususnya dari<br />
kawasan timur Indonesia.<br />
3.1.2 Data Mahasiswa Regular dan Mahasiswa Transfer untuk masing-masing Program<br />
Studi S1 dan S2 pada Tahun Sekarang (2010)<br />
Jumlah Mahasiswa pada<br />
Program Studi<br />
Total Mhs<br />
pada<br />
<strong>Fakultas</strong><br />
No. Hal<br />
S1 Ilmu<br />
Kesmas<br />
S1 Gizi<br />
S2 Ilmu<br />
Kesmas<br />
1 2 3 4 5 6 7<br />
1 Program Mhs baru regular 254 93 235 582<br />
Reguler Mhs baru transfer 0 0 0 0<br />
Total mhs regular 254 93 235 582<br />
2 Program 1. Mhs baru program<br />
Kerjasama kerjasama<br />
Total mhs regular<br />
Catatan:<br />
1. Mahasiswa program regular adalah mahasiswa yang mengikuti program pendidikan<br />
secara penuh waktu (baik kelas pagi, siang, sore).<br />
2. Mahasiswa program non-reguler<br />
3.1.3 Alasan/pertimbangan <strong>Fakultas</strong> dalam menerima mahasiswa transfer. Alasan<br />
mahasiswa melakukan transfer.<br />
Tidak ada mahasiswa transfer.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 32
3.2 Lulusan<br />
3.2.1 Rerata masa studi dan rerata IPK lulusan selama tiga tahun terakhir dari<br />
mahasiswa reguler bukan transfer untuk tiap Program Studi S1 yang dikelola<br />
FKM <strong>Unhas</strong>:<br />
No Program Studi<br />
Rerata Masa Studi<br />
(tahun)<br />
Rerata IPK<br />
Lulusan<br />
1 2 3 4<br />
1 S1 Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> 3 tahun 11 bulan 3,40<br />
2 S1 Ilmu Gizi 3 tahun 11 bulan 3,45<br />
Rerata S1 3 tahun 11 bulan 3,425<br />
3 S2 <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> 2 tahun 3,62<br />
3.2.2 Uraian Pandangan <strong>Fakultas</strong> tentang rerata masa studi dan rerata IPK Lulusan,<br />
yang mencakup aspek: kewajaran, upaya pengembangan, dan upaya<br />
peningkatan mutu. Uraian kendala-kendala yanag dihadapi.<br />
Rata-rata masa studi dan rata-rata IPK lulusan tersebut pada Tabel 3.2.1 sudah<br />
baik, namun demikian peningkatannya masih selalu diupayakan, diantaranya<br />
melalui pengembangan kurikulum, peningkatan mutu dan metode pembelajaran,<br />
peningkatan kualifikasi dosen, pemenuhan sarana dan prasarana, serta<br />
peningkatan peran penasehat akademik. Kendala yang dihadapi dalam upaya<br />
peningkatan mutu ini antara lain berasal dari diri mahasiswa yang kadang<br />
motivasi belajarnya kurang kuat dan kurang dapat mengimbangi tuntutan<br />
kompetensi.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 33
STANDAR 4. SUMBER DAYA MANUSIA<br />
4.1 Dosen Tetap<br />
Dosen tetap dalam borang akreditasi BAN-PT adalah dosen yang diangkat dan<br />
ditempatkan sebagai tenaga tetap pada PT yang bersangkutan; termasuk dosen<br />
penugasan Kopertis, dan dosen yayasan pada PTS dalam bidang yang relevan dengan<br />
keahlian bidang studinya. Seorang dosen hanya dapat menjadi dosen tetap pada satu<br />
perguruan tinggi, dan mempunyai penugasan kerja minimum 20 jam/minggu.<br />
Dosen tetap dipilah dalam 2 kelompok, yaitu :<br />
1. Dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS<br />
2. Dosen tetap yang bidang keahliannya di luar PS<br />
4.1.1 Jumlah dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan masing-masing<br />
Program studi di lingkungan FKM <strong>Unhas</strong>, berdasarkan jabatan fungsional dan<br />
pendidikan tertinggi.<br />
No Hal<br />
Jumlah Dosen Tetap yang<br />
bertugas pada Program Studi<br />
Kesmas Gizi<br />
Total di<br />
<strong>Fakultas</strong><br />
1 2 3 4 5<br />
A Jabatan Fungsional:<br />
1 Asisten Ahli 10 8 18<br />
2 Lektor 23 14 37<br />
3 Lektor Kepala 18 16 34<br />
4 Guru Besar/Profesor 13 8 21<br />
TOTAL 64 46 110<br />
B Pendidikan Tertinggi<br />
1 S1 0 0 0<br />
2 S2/Profesi 37 24 61<br />
3 S3 27 22 49<br />
TOTAL 64 46 110<br />
4.1.2 Banyaknya penggantian dan perekrutan serta pengembangan dosen tetap yang<br />
bidang keahliannya sesuai dengan Program Studi pada FKM <strong>Unhas</strong> dalam tiga<br />
tahun terakhir.<br />
No Hal Kesmas Gizi Total di<br />
<strong>Fakultas</strong><br />
1 2 3 4 7<br />
1 Banyaknya dosen pensiun/berhenti 1 0 1<br />
2 Banyaknya perekrutan dosen baru 4 2 6<br />
3 Banyaknya dosen tugas belajar S2 0 0 0<br />
4 Banyaknya dosen tugas belajar S3 11 2 13<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 34
4.1.3 Pandangan <strong>Fakultas</strong> tentang data pada butir 4.1.1 dan 4.1.2, yang mencakup<br />
aspek: kecukupan, kualifikasi, dan pengembangan karir. Kendala yang ada<br />
dalam pengembangan tenaga dosen tetap<br />
Dari aspek kuantitas, rasio jumlah dosen terhadap mahasiswa pada Program<br />
Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> masih tergolong wajar, yaitu sekitar 1:22 dan<br />
dari Program Studi Ilmu Gizi adalah 1:22 sedangkan untuk program magister 1:6.<br />
Dari aspek kualitas pun sudah menunjukkan kecenderungan membaik, yang<br />
ditunjukkan oleh jumlah Profesor sekitar 19% dan Doktor sekitar 32%, yang<br />
diperkirakan akan terus meningkat karena pada saat ini jumlah dosen yang<br />
sedang menempuh studi S3 berjumlah cukup banyak, yaitu 17 orang. Kendala<br />
yang dialami dalam pengembangan tenaga dosen terutama adalah formasi<br />
penerimaan dosen masih terbatas karena kuota ditentukan oleh Universitas.<br />
4.2 Tenaga Kependidikan<br />
Data tenaga kependidikan yang ada di <strong>Fakultas</strong>.<br />
Tingkat Pendidikan<br />
No Jenis Tenaga Kependidikan S3 S2 S1 D3 SMA/<br />
SMK<br />
Unit Kerja<br />
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)<br />
1 Pustakawan *<br />
1 2 5<br />
UPT Perpustakaan<br />
<strong>Unhas</strong><br />
1 1 FKM <strong>Unhas</strong><br />
2 Laboran/Teknisi/Analis/Operator/<br />
Programer<br />
3 3 3 FKM <strong>Unhas</strong><br />
3 Administrasi 4 15 3 13 FKM <strong>Unhas</strong><br />
4 Lainnya : …<br />
Total 1 6 22 5 16<br />
*Hanya yang memiliki pendidikan formal dalam bidang perpustakaan<br />
Uraian pandangan <strong>Fakultas</strong> tentang data di atas yang mencakup aspek: kecukupan,<br />
dan kualifikasi. Kendala yang ada dalam pengembangan tenaga kependidikan.<br />
Jumlah tenaga kependidikan belum optimal, terutama pustakawan dan<br />
laboran/programer, untuk meningkatkan layanan yang prima. Kendala yang dialami<br />
dalam pengembangan tenaga kependidikan disebabkan oleh formasi penerimaan<br />
pegawai yang jumlahnya kurang, terutama untuk tenaga laboratorium dan<br />
pustakawan.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 35
STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK<br />
5.1 Kurikulum<br />
Penyusunan kurikulum didesentralisasikan ke Bagian/program studi. Penyusunan<br />
kurikulum dilakukan dengan membentuk tim penyusunan kurikulum. Peran fakultas<br />
dalam penyusunan kurikulum adalah dengan memfasilitasi pembentukan tim<br />
penyusun kurikulum, memberikan konsultasi dan supervisi serta arahan dalam<br />
penyusunan kurikulum program studi, serta memfasilitasi penyediaan dana dan<br />
sarana prasarana yang dibutuhkan dalam penyusunan kurikulum. Dalam<br />
pengembangan kurikulum, fakultas memfasilitasi sarana prasarana, dana dan<br />
membantu program studi dalam melakukan tracer study dalam rangka<br />
mengidentifikasi kebutuhan dalam pengembangan kurikulum. <strong>Fakultas</strong> juga<br />
memfasilitasi pelaksanaan monitoring dan evaluasi kurikulum secara berkala melalui<br />
lokakarya kurikulum.<br />
5.2 Pembelajaran<br />
Monitoring dan evaluasi dilakukan setiap semester dengan menyebarkan kuesioner<br />
kepada mahasiswa untuk menilai indeks kinerja dosen dan mendapatkan masukan<br />
dari mahasiswa mengenai pelaksanaan kurikulum dan proses pembelajaran yang<br />
dilakukan oleh program studi. Peran fakultas adalah memberikan nasehat, masukan<br />
dan arahan terhadap pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembelajaran serta dalam<br />
membentuk tim monitoring dan evaluasi pembelajaran di tiap program studi yang<br />
ada. Monitoring dan evaluasi pembelajaran juga dilakukan dengan audit mutu<br />
akademik internal (AMAI). AMAI dilaksanakan oleh para auditor yang ditunjuk oleh<br />
universitas atas permintaan fakultas atau program studi atau atas dasar tugas yang<br />
diberikan Rektor kepada auditor untuk melaksanakan audit.<br />
5.3 Suasana Akademik<br />
Kebijakan tentang suasana akademik dilakukan dengan mengeluarkan surat<br />
keputusan tentang peraturan akademik dan menciptakan suasana akademik yang<br />
kondusif. <strong>Fakultas</strong> berupaya meningkatkan penyediaan sarana prasarana<br />
pembelajaran, dengan membangun dan melakukan perencanaan untuk<br />
pembangunan sarana prasarana pembelajaran agar memenuhi persyaratan sesuai<br />
dengan peraturan yang berlaku. <strong>Fakultas</strong> juga berupaya mengupayakan penyediaan<br />
dana untuk pembangunan sarana prasarana pendidikan yang berasal dari DIPA FKM<br />
<strong>Unhas</strong> dan rupiah murni serta dana hibah kompetisi. Saat ini, FKM Universitas<br />
Hasanuddin mendapatkan 2 macam dana hibah kompetisi, yaitu PHKI dan HPEQ<br />
Project. Dalam kegiatan akademik di kelas, fakultas senantiasa berupaya agar<br />
ketersediaan dan kesiapan peralatan di dalam kelas tetap terjamin, dengan secara<br />
melakukan pemeriksaan peralatan yang ada secara rutin dan membeli peralatan baru<br />
yang dibutuhkan seiring dengan penambahan fasilitas gedung dan ruang kelas untuk<br />
proses pembelajaran. Untuk kegiatan di luar kelas, fakultas memfasilitasi<br />
peningkatan kerja sama pendidikan dan penelitian dengan institusi di luar<br />
universitas.<br />
Sarana yang tersedia untuk memelihara interaksi dosen dengan mahasiswa baik di<br />
dalam maupun di luar kampus iklim yang mendorong perkembangan dan kegiatan<br />
akademik adalah melalui kegiatan, baik kegiatan akademik maupun kemahasiswaan.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 36
Interaksi dalam kegiatan akademik diwujudkan dalam kegiatan perkuliahan, tutorial,<br />
praktikum, pembimbingan dan seminar usul penelitian maupun hasil penelitian.<br />
Interaksi kegiatan kemahasiswaan diwujudkan melalui UKM (Unit Kegiatan<br />
Mahasiswa), Bakti sosial, Kajian ilmiah, PKM (Pusat Kegiatan Mahasiwa), kunjungan<br />
ilmiah dan pelatihan keterampilan. Sedangkan interaksi diluar kampus diwujudkan<br />
melalui Kuliah Kerja Nyata, Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) dan magang di<br />
Puskesmas, rumah sakit, Dinas <strong>Kesehatan</strong> Kab/Kota dan industri.<br />
Ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki fakultas cukup memadai. Hal<br />
tersebut tercermin dari kegiatan akademik (Pendidikan, Tutorial dan Praktikum)<br />
sudah dapat berjalan dengan baik.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 37
STANDAR 6. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA SERTA SISTEM<br />
INFORMASI<br />
6.1 Pembiayaan<br />
Sumber dana untuk pelaksanaan kegiatan <strong>Fakultas</strong> berasal dari Pemerintah, hibah<br />
dan masyarakat. Dana masyarakat : SPP/DPP dan BOPP (PNBP) dan dana Pemerintah<br />
(APBN) sering disebut Rupiah Murni.<br />
Dana <strong>Fakultas</strong> diterima dari Universitas setiap tahun (setahun anggaran). Jumlah<br />
Penerimaan tahun 2008/2009 Rp. 1.647.500.000,- tahun 2009/2010 Rp.<br />
1.566.500.000,- dan tahun 2010/2011 Rp. 2.079.500.000,- Dana tersebut diterima<br />
<strong>Fakultas</strong> dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Rincian sebagaimana pada tabel<br />
6.2.1<br />
Tabel 6.1.1.a. Sumber Dana Program Studi S1 Ilmu Kesmas<br />
Sumber<br />
Dana<br />
Jenis Dana<br />
2008<br />
Jumlah Dana (Rupiah)<br />
2009 2010<br />
Rata-rata<br />
(1) (2) (3) (4) (5) (6)<br />
PT Dana SPP 1,774,500,000,- 2,059,500,000,- 2,014,500,000,- 1,949,500,000,sendiri<br />
Dana Pengabdian 1.650.000.000,- 1.775.000.000,- 1.815.000.000,- 1,746,666,667,-<br />
Gaji 7.260.000.000,- 7.260.000.000,- 7.260.000.000,- 7,260,000,000,-<br />
Diknas Sertifikasi Dosen 2.016.000.000,- 2.016.000.000,- 2.016.000.000,- 2,016,000,000,-<br />
Dana Penelitian 5.065.000.000,- 5.250.000.000,- 6.175.000.000,- 5,496,666,667,-<br />
Usaha<br />
Sendiri<br />
Dana Kerjasama<br />
bidang pendidikan<br />
484,500,000,- 969,000,000,- 1,385,000,000,- 946,166,667,-<br />
Total 18.250.000.000,- 19.329.500.000,- 20.665.500.000,- 19,415,000,000,-<br />
Tabel 6.1.1.b. Sumber Dana Program Studi S1 Ilmu Gizi<br />
Sumber<br />
Dana<br />
Jenis Dana<br />
2008<br />
Jumlah Dana (Juta Rupiah)<br />
2009 2010 Rata-Rata<br />
(1) (2) (3) (4) (5) (6)<br />
PT<br />
sendiri<br />
Dana SPP<br />
Kerjasama Pendidikan<br />
Dana Pengembangan<br />
421.500.000<br />
330.000.000<br />
458.000.000<br />
508.500.000<br />
375.000.000<br />
210.000.000<br />
538.500.000<br />
396.000.000<br />
385.000.000<br />
489.500.000<br />
367.000.000<br />
351.000.000<br />
Gaji 1.174.200.000 1.174.200.000 1.174.200.000 1.174.200.000<br />
Diknas<br />
Sertifikasi Dosen<br />
Dana Penelitian<br />
180.000.000<br />
322.645.000<br />
249.600.000<br />
938.233.000<br />
249.600.000<br />
8.500.000.000<br />
226.400.000<br />
3.253.626.000<br />
Dana Pengabdian Masy 44.500.000 197.500.000 127.500.000 123.166.666<br />
Usaha<br />
Sendiri<br />
Dana Kerjasama Bidang<br />
Pendidikan<br />
294.145.000 1.269.000.000 905.408.650 905.408.650<br />
Total 3.224.990.000,- 4.922.033.000,- 12.523.880.950,- 6.890.301.316,-<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 38
Tabel 6.1.1.c. Sumber Dana Program Studi S2 Kesmas<br />
Jumlah Dana (Juta Rupiah)<br />
Sumber Dana Jenis Dana<br />
2008 2009 2010<br />
Rata-Rata per<br />
Tahun<br />
(1) (2) (3) (4) (5) (6)<br />
Usaha sendiri<br />
Mahasiswa<br />
Jasa Kerjasama<br />
Pendidikan<br />
Kerjasama<br />
Penelitian<br />
546.000.000 789.600.000 305.000.000 546.866.667<br />
6,985,000,000<br />
4,847,937,000 5,425,348,000 5,752,761,667<br />
SPP 2.256.300.000 2.119.200.000 2.123.800.000 2.268.100.000<br />
Pengembangan 300.500.000 386.000.000 334.500.000 340.333.333<br />
Registrasi 170.350.000 165.350.000 151.800.000 162.500.000<br />
Total 10,258,150,000 8,308,087,000 8,340,448,000<br />
9,070,561,667<br />
Penggunaan dana:<br />
Alokasi dana untuk kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Investasi (Pengadaan)<br />
sarana dan prasarana meliputi :<br />
Pendidikan dan pengajaran, penelitiaan dan pengabdian kepada masyarakat,<br />
investasi sarana dan prasarana dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan<br />
penggunaan untuk pembiayaan kegiatan/kesejahteraan mahasiswa dan pembiayaan<br />
kerumahtanggaan dan pengelolaan lingkungan kampus seperti terlihat pada tabel 6.1<br />
Dana yang diterima dari universitas digunakan untuk penyelanggaraan kegiatan Tri<br />
Dharma Bagian/program studi yang ada.<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> memiliki dua program studi yaitu : Program Studi<br />
Ilmu <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> dan Program Studi Ilmu Gizi. Distribusi penggunaan dana<br />
Bagian diberikan secara proporsional berdasarkan Rencana Kegiatan Bagian/program<br />
studi masing-masing.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 39
Alokasi penggunaan dana untuk penyelenggaraan perguruan tinggi pada masingmasing<br />
Bagian/program studi dapat dilihat pada tabel 6.1.1<br />
Dari uraian tersebut di atas dapat dikatakan bahwa alokasi dana atau dana yang<br />
diterima dapat dikatakan belum mencukupi untuk mendukung (pemenuhan)<br />
kebutuhan yang ada di fakultas terutama dalam pemenuhan investasi prasarana dan<br />
sarana dalam upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengembangan Institusi.<br />
No. Jenis Penggunaan<br />
2008<br />
Persentase Dana<br />
2009 2010<br />
(1) (2) (3) (4) (5)<br />
1 Pendidikan 2.955.294.084 2,692,699,694 2,981,423,500<br />
2 Penelitian 30,000,000 135,000,000 135,000,000<br />
3<br />
Pengabdian kepada<br />
25,000,000 90,000,000 90,000,000<br />
<strong>Masyarakat</strong><br />
4 Investasi prasarana 337.378.900 316,165,791 970,754,435<br />
5 Investasi sarana 144,635,800 1,526,216,827 1,124,635,491<br />
6 Investasi SDM 108.733.240 235,232,640 825,774,644<br />
7 Lain-lain 6,400,000 8,971,309 2,104,027<br />
6.1.2 pendapat pimpinan <strong>Fakultas</strong> tentang perolehan dana pada butir 6.1.1, yang<br />
mencakup aspek: kecukupan dan upaya pengembangannya serta kendala yang<br />
dihadapi.<br />
Jumlah dana yang dialokasikan telah mencukupi keperluan operasional dan<br />
pengmbangannya. Kendala yang sering dihadapi dalam pembiayaan <strong>Fakultas</strong> adalah<br />
system alokasi distribusi dana yang diberikan oleh Universitas ke <strong>Fakultas</strong>.<br />
Pengalokasian dana yang diberikan oleh Universitas kepada <strong>Fakultas</strong> didasarkan pada<br />
estimasi penerimaan berdasarkan jumlah mahasiswa masing-masing <strong>Fakultas</strong>.<br />
<strong>Fakultas</strong> mendapat anggaran 65% dari estimasi penerimaan, dan 35% nya untuk<br />
Universitas. Sistem alokasi anggaran seperti ini sudah barang tentu menjadi kendala<br />
atau hambatan bagi <strong>Fakultas</strong>. Keberlanjutan pendanaan sangat tergantung dari<br />
jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahun. Untuk itu <strong>Fakultas</strong> harus dapat<br />
mmencari sumber dana lain selain dari sumber dana SPP/DPP mahasiswa seperti<br />
dana-dana hibah kompetitif.<br />
6.2 Sarana<br />
6.2.1 Uraian tentang sarana untuk menjamin penyelenggaraan program Tri Dharma<br />
PT yang bermutu tinggi.<br />
Sarana dan prasarana yang terkait dengan proses pembelajaran (akademik) adalah<br />
ruang kelas, ruang laboratorium, kantor administrasi pendidikan, dan layanan ilmiah<br />
(ruang computer dan perpustakaan). Pengelolaan dan pemanfaatan dilakukan oleh<br />
Pembantu dekan I bidang akademik dan bidang kemahasiswaan <strong>Fakultas</strong> melalui sub<br />
bagian pendidikan dengan menyusun jadwal secara terpadu. Pemanfaatan dan<br />
pengelolaan sarana dan prasarana laboratorium dilakukan oleh kepala laboratorium.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 40
Dalam upaya mewujudkan visi, misi, dan tujuan institusi/fakultas, penyediaan sarana<br />
dan fasilitas utama mendapat perhatian yang penting. Fasilitas-fasilits pendukung<br />
pembelajaran tersebut antara lain :<br />
- laboratorium praktek/program studi<br />
- laboratorium computer<br />
- pusat informasi ilmiah (PII)<br />
- ruang administarsi pendidikan, administrasi umum, dan keuangan serta<br />
administrasi kemahasiswaan.<br />
- ruang secretariat untuk kegiatan mahasiswa (UKM)<br />
- ruang kelas/tutorial blok yang dilengkapi LCD proyektor, computer, AC, dan<br />
whiteboard<br />
- ruang seminar dan ruang ujian, ruang pimpinan fakultas dan Bagian serta ruang<br />
rapat.<br />
- hotspot area/wireless, tempat ibadah, fasilitas parkir, kamar mandi dan WC serta<br />
taman refleksi<br />
Infrasturuktur tersebut pada prinsipnya dapat digunakan oleh semua prodi yang<br />
berada dilingkungan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> melalui koordinasi pimpinan<br />
fakultas. Sarana pendukung proses pembelajaran juga dilakukan untuk sarana<br />
kegiatan ekstrakurikuler. Masalah/kendala yang sering ditemukan atau dihadapi<br />
adalah tersedianya energy yang cukup (listrik). Hal ini akan berakibat terhadap<br />
kerusakan alat-alat yang menggunakan energy listrik. Dampak dari energy yang tidak<br />
stabil akan mengakibatkan kerusakan alat, sehingga mengganggu pelayanan<br />
akademik. Masalah lain dalam hal sumber daya manusia (SDM) yang terdidik dan<br />
terlatih yang sesuai dengan kompetensinya masih belum seimbang dengan prasarana<br />
yang ada. Sehingga pelayanan belum dapat mencapai maksimal. Namun hal ini<br />
fakultas telah berupaya untuk memecahkannya, yaitu melalui kegiatan pelatihan,<br />
lokakarya, workshop dan lain-lain.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 41
6.2.2 sarana tambahan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan program Tri<br />
Dharma PT pada semua program studi yang dikelola dalam tiga tahun terakhir. Serta<br />
rencana investasi untuk sarana dalam lima tahun mendatang, dengan mengikuti<br />
format table berikut:<br />
Berbagai fasilitas seperti yang terlihat pada table 6.2.2<br />
No.<br />
Jenis Sarana<br />
Tambahan<br />
Investasi sarana<br />
selama tiga tahun<br />
terakhir<br />
(juta Rp)<br />
Rencana investasi sarana<br />
dalam lima tahun mendatang<br />
Nilai Investasi<br />
Sumber Dana<br />
(juta Rp)<br />
(1) (2) (3) (4) (5)<br />
1 Sarana penelitian<br />
dan Pengabdian<br />
25.000 37.500 PNBP, Hibah<br />
2 Sarana<br />
Laboratorium<br />
(Terpadu, Kuliner,<br />
dan Halal Centre)<br />
32.000 48.000 PNBP, Hibah<br />
3 Sarana Perkuliahan 40.000 60.000 PNBP, Hibah<br />
4 Sarana<br />
Perkantoran<br />
23.000 34.500 PNBP, Hibah<br />
6.3 Prasarana<br />
6.3.1 Uraikan penilaian fakultas/sekolah tinggi tentang prasarana yang telah dimiliki,<br />
khususnya yang digunakan untuk program-program studi. Uraian ini mencakup<br />
aspek: kecukupan dan kewajaran serta rencana pengembangan dalam lima tahun<br />
mendatang. Uraikan kendala yang dihadapi dalam penambahan prasarana. Prasarana<br />
di FKM <strong>Unhas</strong> ini telah lengkap untuk kegiatan operasional Tri Dharma perguruan<br />
tinggi.<br />
Infrastruktur yang dimiliki berupa tanah bersertifikat yang digunakan sebagai kampus<br />
adalah milik Universitas Hasanuddin. <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> berkedudukan<br />
di Kampus <strong>Unhas</strong> Tamalanrea dengan luas 8.400 m 2 .<br />
Mengingat luas tanah yang dimiliki oleh Universitas Hasanuddin cukup luas, maka<br />
pengembangan gedung untuk fakultas tidaklah terlalu menjadi masalah. Dari tanah<br />
yang dimiliki universitas, sampai saat ini baru sekitar 80% saja yang telah dibangun<br />
menjadi gedung. Sisanya masih sangat mungkin untuk pengembangan, baik untuk<br />
pengembangan gedung kuliah, laboratorium pendidikan dan laboratorium riset<br />
maupun untuk sarana olahraga dan taman.<br />
Jika melihat jumlah mahasiswa <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> <strong>Unhas</strong> sebanyak 1914<br />
orang dengan dosen sebanyak 110 orang, tenaga administrasi 37 orang ditambah 14<br />
orang tenaga honorer, sangat memungkinkan akan keberlanjutan (Sustainability)<br />
dalam mencapai visi, misi, dan tujuan setiap fakultas. Untuk meningkatkan kinerja<br />
dosen, saat ini telah dan sedang dipersiapkan pembangunan gedung. Diharapkan<br />
dosen dan tenaga administrasi memiliki ruang khusus yang memadai sehingga dapat<br />
meningkatkan kinerja akademiknya.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 42
Dalam penggunaan prasarana, ketentuan dibuat bersama antara fakultas dan<br />
universitas. Setiap fakultas bertanggung jawab terhadap pemeliharaan gedung yang<br />
digunakan untuk aktivitasnya. Pengadaan ruang kuliah, ruang dosen dan ruang<br />
tenaga administrasi diatur oleh fakultas masing-masing. Pengadaan referensi/bukubuku<br />
diserahkan sepenuhnya kepada program studi/Bagian masing-masing.<br />
Prasarana yang memadai tersebut memungkinkan pelaksanaan kegiatan<br />
pembelajaran, konsultasi pembimbing akademik, konsultasi skripsi, praktikum dan<br />
konsultasi lainnya dapat berjalan secara efektif. Himpunan mahasiswa Bagian dan<br />
BEM fakultas juga mendapat fasilitas ruang yang digunakan untuk aktivitasnya. Untuk<br />
menunjang peribadatan fakultas memiliki sarana ibadah dikampus yang berdekatan<br />
dengan gedung perkuliahan.<br />
Program studi/Bagian memiliki akses untuk mengembangkan kapasitasnya, terutama<br />
dalam memanfaatkan prasarana yang ada dalam menunjang pembelajaran maupun<br />
Tri dharma perguruan tinggi.<br />
6.3.2 Prasarana tambahan untuk semua program studi yang dikelola tiga tahun<br />
terakhir dan rencana investasi untuk prasarana dalam lima tahun mendatang dengan<br />
mengukuti format tabel berikut:<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> telah sangat baik dalam perencanaan pengadaan<br />
prasarana, didukung dana yang memadai, sehingga akan memungkinkan memiliki<br />
prasarana yang lengkap. Hal ini dapat dilihat dari tabel di bawah ini:<br />
No.<br />
Jenis Prasarana<br />
Tambahan<br />
Investasi prasarana<br />
selama tiga tahun<br />
terakhir<br />
(juta Rp)<br />
Rencana investasi prasarana<br />
dalam lima tahun mendatang<br />
Nilai Investasi<br />
Sumber Dana<br />
(juta Rp)<br />
(1) (2) (3) (4) (5)<br />
1 Prasarana<br />
penelitian dan<br />
Pengabdian<br />
2 Prasarana<br />
Laboratorium<br />
(Terpadu, Kuliner,<br />
dan Halal Centre)<br />
3 Prasarana<br />
Perkuliahan<br />
4 Prasarana<br />
Perkantoran<br />
35.500 53.250 PNBP, Hibah<br />
49.000 73.500 PNBP, Hibah<br />
63.500 95.250 PNBP, Hibah<br />
31.000 46.500 PNBP, Hibah<br />
6.4 Sistem Informasi<br />
6.4.1 Sisten informasi manajemen fakultas dan fasilitas ICT (Information and<br />
Communication Tchnology) yang digunakan fakultas untuk proses penyelenggaraan<br />
akademik dan adminstrasi (misalkan SIAKAD, SIMAWA, EPSBED, dan sejenisnya),<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 43
termasuk distance-learning. Pemanfaatannya dalamm proses pemngambilan proses<br />
keputusan dalam pengembangan institusi.<br />
Dengan komputer yang terhubung dengan jaringan luas/internet, software yang<br />
berlisensi dengan jumlah yang memadai. Tersedia e-learning yang digunakan secara<br />
baik.<br />
Dalam penyelenggaraan kegiatan akademik menggunakan software Sistem Informasi<br />
Akademik yang dapat diakses secara luas (on-line). Sistem informasi ini bermanfaat<br />
untuk keperluan kentrolling harian dan monitoring semester.<br />
Penggunaan sistem informasi tersebut diantaranya berguna untuk menentukan arah<br />
kebijakan seperti KRS/KHS, Yudisium, Beasiswa dan transkrip akademik.<br />
Untuk mempermudah dalam proses penyusunan Perencanaan Kegiatan dan<br />
Anggaran secara teringtegrasi antara <strong>Fakultas</strong> dan Universitas telah disediakan<br />
aplikasi sistem informasi perencanaan dan anggaran.<br />
Sementara untuk melakukan monitoring dalam pelaksanaan kegiatan dan<br />
penyerapan anggaran telah direncanakan disediakan pula aplikasi sistem monitoring<br />
anggaran terpadu yang kedua aplikasi tersebut teringtegrasi dan dapat diakses secara<br />
online.<br />
Dalam melakukan pencatatan atas penggunaan keuangan serta untuk<br />
mempermudah dalam pembukuan dan penyusunan laporan keuangan digunakan<br />
aplikasi. Sementara untuk proses perhitungan gaji bagi PNS digunakan aplikasi<br />
GPP2010.<br />
6.4.2 Tanda √ diberikan pada kolom yang sesuai dengan aksesibilitas tiap jenis data.<br />
Sistem Pengelolaan Data<br />
Dengan Dengan Dengan<br />
No. Jenis Data<br />
Secara Komputer Komputer Komputer<br />
Manual Tanpa Jaringan Jaringan Luas<br />
Jaringan Lokal (LAN) (WAN)<br />
(1) (2) (3) (4) (5) (6)<br />
1 Mahasiswa �<br />
2 Kartu Rencana Studi (KRS) �<br />
3 Jadwal mata kuliah �<br />
4 Nilai mata kuliah �<br />
5 Transkrip akademik �<br />
6 Lulusan �<br />
7 Dosen �<br />
8 Pegawai �<br />
9 Keuangan �<br />
10 Inventaris �<br />
11 Perpustakaan �<br />
6.4.3 upaya penyebaran informasi/kebijakan untuk sivitas akademika di <strong>Fakultas</strong><br />
(misalnya melalui surat, faksimili, mailing list, email, sms, dan buletin)<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 44
Upaya penyebaran informasi/kebijakan untuk sivitas akademika di <strong>Fakultas</strong> telah<br />
menggunakan secara efektif fasilitasnya yakni dilakukan melalui surat, rapat<br />
koordinasi, website, sms, dan fasilitas telepon.<br />
6.4.4 Uraian rencana pengembangan sistem informasi jangka panjang dan upaya<br />
pencapaiannya, serta uraian tentang kendala-kendala yang dihadapi.<br />
Pada saat ini semua ruang, baik ruang kuliah, laboratorium, maupun ruang kantor di<br />
<strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin dapat mengakses internet.<br />
Ke depan jaringan internet yang telah ada akan ditingkatkan pemanfaatannya untuk<br />
pangkalan data terpadu dan untuk wahana komunikasi yang efektif sehingga dapat<br />
mengurangi penggunaan kertas (paperless). Untuk itu, bandwidth internet yang ada<br />
perlu ditingkatkan dan jaringannya juga perlu diperbaiki kualitasnya, diantaranya<br />
dengan menggunakan serat optik. Pengembangan sistem informasi ini menghadapi<br />
kendala, terutama berkaitan dengan pembiayaan dan perubahan tradisi pengguna<br />
(pimpinan, dosen, pegawai, mahasiswa, dan masyarakat) dari kebiasaan dengan<br />
sistem konvensional ke elektronik.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 45
STANDAR 7. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT<br />
7. 1 Penelitian<br />
7.1.1 Jumlah dan dana penelitian yang dilakukan oleh masing-masing PS di<br />
lingkungan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin dalam tiga tahun<br />
terakhir.<br />
Jumlah Judul<br />
Total Dana Penelitian<br />
No. Nama Program Studi<br />
Penelitian<br />
2008 2009 2010 2008<br />
(juta Rp)<br />
2009<br />
2010<br />
(TS-2) (TS-1) (TS) (TS-2) (TS-1)<br />
(TS)<br />
1 Prodi S1 Ilmu Kesmas 26 34 45 942 834,974 1.127,267<br />
2 Prodi Ilmu Gizi 7 24 17 279,645 2.127,233 8.812,611,95<br />
3 Prodi S2 Kesmas 9 18 13 6.985 5.247,937 5.425,348<br />
Total (na) 42 (nb) 77 (nc) 74 (nd) 8.206,65 (ne) 8.210,14 (nf) 15.365,23<br />
Catatan: Kegiatan yang dilakukan bersama oleh dua PS atau lebih sebaiknya dicatat<br />
sebagai kegiatan PS yang relevansinya paling dekat.<br />
7.1.2 Uraian pandangan pimpinan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas<br />
Hasanuddin tentang data pada butir 7.1.1, dalam perspektif: kesesuaian dengan Visi<br />
dan Misi, kecukupan, kewajaran, upaya pengembangan dan peningkatan mutu, serta<br />
uraian tentang kendala-kendala yang dihadapi.<br />
Secara kuantitatif, jumlah penelitian di <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas<br />
Hasanuddin sudah baik, bahkan secara umum di tingkat universitas, FKM adalah yang<br />
terbaik. Namun, dari aspek kualitas masih perlu ditingkatkan agar setiap penelitian<br />
berorientasi pada publikasi (baik nasional maupun internasional) serta kemungkinan<br />
perolehan HaKI. Kendala yang dihadapi diantaranya penelitian yang kurang<br />
memenuhi state of the art serta kemampuan peneliti dalam menulis artikel ilmiah<br />
menggunakan Bahasa Inggris.<br />
7. 2 Pelayanan/Pengabdian kepada <strong>Masyarakat</strong> (PPM)<br />
7.2.1 Jumlah dan dana kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat yang<br />
dilakukan oleh masing-masing PS di lingkungan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Universitas Hasanuddin dalam satu tahun terakhir (tahun 2010).<br />
Jumlah Judul Kegiatan Total Dana Penelitian<br />
No. Nama Program Studi<br />
Pelayanan/PPM<br />
2008 2009 2010 2008<br />
(juta Rp)<br />
2009 2010<br />
(TS-2) (TS-1) (TS) (TS-2) (TS-1) (TS)<br />
1 Program Studi S1 Ilmu Kesmas 0 20 30 0 200 734<br />
2 Program Studi Ilmu Gizi 5 6 5 44,5 197,5 127,5<br />
3 Program Studi S2 Kesmas 0 16 3 0 427,45 30<br />
Total (na) 5 (na) 42 (na) 38 (na) 44,5 (na) 824,5 (na) 891,5<br />
Catatan: Kegiatan yang dilakukan bersama oleh dua PS atau lebih agar dicatat<br />
sebagai kegiatan PS yang relevansinya paling dekat.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 46
7.2.2 Uraian pandangan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin<br />
tentang data pada butir 7.2.1 dalam perspektif: kesesuaian dengan Visi dan Misi,<br />
kecukupan, kewajaran, upaya pengembangan dan peningkatan mutu, serta uraian<br />
tentang kendala-kendala yang dihadapi.<br />
Kendala yang dihadapi pada dasarnya sama dengan kendala pada bidang penelitian,<br />
yaitu masih ketatnya persaingan dosen dalam mendapatkan dan pengabdian<br />
masyarakat namun demikian para dosen FKM telah berupaya terus menerus<br />
menyusun proposal pengabdian masyarakat dan ditambah upaya mereka<br />
mendapatkan angka kredit pengabdian masyarakat dari kegiatan insidentil yang<br />
dilakukan melalui kerjasama dengan institusi lain maupun dengan organisasi<br />
kemahasiswaan, antara lain penyuluhan PHBS dan Kespro di institusi pendidikan,<br />
sosialisasi cuci tangan pakai sabun, pelatihan pembuatan media kesehatan, pelatihan<br />
GIS dan pelatihan manajemen data. Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi<br />
kendala tersebut adalah dengan memberikan insentif dana pengabdian masyarakat<br />
dan memfasilitasi para dosen untuk melakukan konsultasi penyusunan proposal<br />
pengabdian masyarakat dengan staf ahli di lembaga penelitian dan pengabdian<br />
masyarakat. Disamping itu kuantitas keikutsertaan mahasiswa dalam setiap kegiatan<br />
pengabdian masyarakat terus ditingkatkan.<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 47
7.3 Kegiatan Kerjasama dengan Instansi Lain<br />
7.3.1 Instansi dalam negeri yang menjalin kerjasama* dengan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin dalam tiga<br />
tahun terakhir.<br />
No. Nama Instansi<br />
Jenis<br />
Kegiatan<br />
Kurun Waktu<br />
Kerja Sama Manfaat yang Telah Diperoleh<br />
Mulai Berakhir<br />
(1) (2) (3) (4) (5) (6)<br />
1<br />
Penyelenggaraan pendidikkan tugas<br />
Meningkatkan kualitas SDM instansi<br />
Departemen <strong>Kesehatan</strong><br />
belajar program sarjana (S1) dalam<br />
negeri<br />
2007/2008 2008/2009 kesehatan<br />
2<br />
Penyelenggaraan pendidikkan tugas<br />
Meningkatkan kualitas SDM instansi<br />
Pemerintah Provinsi Maluku<br />
belajar program sarjana (S1) dalam<br />
negeri<br />
2008/2009 2009/2010 kesehatan<br />
3<br />
Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husdo<br />
Pelaksanaan Magang Dietetik dan<br />
Magang Food Service<br />
2010 2014<br />
Meningkatkan keahlian mahasiswa dalam<br />
food service dan dietetic<br />
4.<br />
Meningkatnya julah penelitian dosen dan<br />
Jurusan Farmasi <strong>Fakultas</strong> MIPA UNHAS Kerjasama dalam bidang penelitian 2007 2008 mahasiswa<br />
laboratorium<br />
terutama yang berbasis<br />
5. Program Studi Ilmu <strong>Kesehatan</strong> Bantuan Tenaga Dosen<br />
Peningkatan kualitas dosen dalam proses<br />
<strong>Masyarakat</strong> Sekolah Tinggi Ilmu Bantuan Manajemen akademik<br />
2008 2012 belajar mengajar<br />
<strong>Kesehatan</strong> IST Buton<br />
Bantuan Sarana Pendidikan<br />
6<br />
- Pembukaan program studi dalam<br />
Peningkatan kegiatan akademik erta<br />
lingkup Ilmu-Ilmu <strong>Kesehatan</strong> antara<br />
penelitian di bidang ilmu kesehatan yang<br />
lain keperawatan, kesehatan<br />
berdampak pada kualitas sumber daya<br />
masyarakat, farmasi dll yang sesuai<br />
manusia, serta penyelesaian masalah<br />
Universitas Gorontalo<br />
dengan kebutuhan daerah dan<br />
2007 2012 pembangunan kesehatan di Provinsi<br />
kemampuan Univ Gorontalo<br />
- Penyelenggaraan kegiatan akademik<br />
yg terkait dengan peningkatan<br />
kompetensi baik dosen maupun<br />
Gorontalo<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 43
7<br />
8<br />
Kantor <strong>Kesehatan</strong> Pelabuhan Kelas II<br />
Makassar<br />
<strong>Fakultas</strong> Ilmu Keolahragaan<br />
Universitas Negeri Semarang<br />
9 Badan Pengembangan dan<br />
Pemberdayaan Sumber Daya manusia<br />
<strong>Kesehatan</strong> DEPKES RI<br />
10 <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
Universitas Mulawarman<br />
11<br />
12<br />
13<br />
Pemprov Sulbar<br />
FKM Universitas Cendrawasih<br />
Universitas Negeri Semarang<br />
mahasiswa antara lain kurikulum,<br />
proses perkuliahan, prktikum,<br />
penelitian, kesiapan materi, bahan<br />
ajar, strategi dan metode<br />
pembelajaran<br />
- Praktek Kerja Lapangan (PKL), Kuliah<br />
Kerja Nyata (KKN) Profesi, magang,<br />
penelitian dan pengabdian pda<br />
masyarakat<br />
- Pertukaran Mahasiswa<br />
- Peningkatan SDM<br />
- Kegiatan Penelitian Bersama<br />
- Kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi<br />
- Kerjasam di bidang tridarm<br />
perguruan tinggi<br />
2008 2013<br />
2007 -<br />
2007 2012<br />
-Bantuan dosen dalam proses belajar 2008 2013<br />
- Seleksi administrasi untuk<br />
penerimaan calon mahasiswa baru<br />
- Tugas Belajar<br />
- Penyelenggaraan pendidikan<br />
Magister Manajemen Pelayanan<br />
<strong>Kesehatan</strong> (MMPK)<br />
Pertukaran Mahasiswa<br />
Peningkatan SDM<br />
Kegiatan Penelitian Bersama<br />
Kerjasama Dalam Kegiatan Tridarma<br />
Perguruan Tinggi<br />
2008 2013<br />
2010 2015<br />
2007 2012<br />
Peningkatan kegiatan tridharma perguruan<br />
tinggi<br />
Peningktan kualitas akademik, SDM, dan<br />
pelaksanaan tridarma perguruan tinggi<br />
Peningkatan kualitas akademik, SDM, dan<br />
pelaksanaan tridarma perguruan tinggi<br />
Peningkatan kualitas SDM<br />
Peningkatan kualitas SDM<br />
Peningkatan kualitas SDM<br />
- Pertukaran mahasiswa<br />
- Peningkatan sumber daya manusia<br />
- Kerjasama di bidang penelitian<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 44
14<br />
Sekolah Tinggi Ilmu <strong>Kesehatan</strong> IST<br />
Buton<br />
15 Kantor <strong>Kesehatan</strong> Pelabuhan Kelas II<br />
16<br />
17<br />
Makassar<br />
FKM Universitas Mulawarman<br />
Universitas Negeri Gorontalo<br />
Bantuan Tenaga Dosen<br />
Bantuan Manajemen Akademik<br />
Bantuan Sarana Pendidikan<br />
Magang/Praktek<br />
Penelitian<br />
Pengabdian<br />
Pelaksanaan Tri Dharma<br />
Peningkatan Sumber Daya Manusia<br />
Pengembangan Ilmu <strong>Kesehatan</strong><br />
Penyelenggaraan Program Studi<br />
2008 2012<br />
2008 2013<br />
2008 2013<br />
2007 2012<br />
18 Pemerintah Provinsi Maluku Kerjasama di bidang pendidikan 2008 2013<br />
19<br />
Universitas Airlangga, Universitas<br />
Indonesia, Universitas Diponegoro,<br />
Universitas Sumatera Utara<br />
Kerjasama Lima FKM Pembina di<br />
Indonesia dalam Pengembangan<br />
Tridharma Perguruan Tinggi<br />
Catatan : (*) dokumen pendukung disediakan pada saat visitasi<br />
2011 2014<br />
- Bantuan tenaga dosen<br />
- Bantuan manajemen akademik<br />
- Bantuan sarana pendidikan<br />
Kerjasama Praktek Kerja Lapangan,<br />
Magang, Kuliah Kerja Nyata, penelitian<br />
dan pengabdian masyarakat<br />
Peningkatan kualitas akademik, sumber<br />
daya manusia, dan pelaksanaan<br />
tridharma<br />
Pengembangan ilmu kesehatan dan<br />
penyelenggaraan ilmu kesehatan serta<br />
penelitian di bidang ilmu kesehatan<br />
Meningkatnya jumlah dan kulitas petugas<br />
kesehatan di Provinsi Maluku<br />
- Pertukaran Tim Penguji Eksternal untuk<br />
Program Master dan Doktoral<br />
- Updating Kurikulum FKM<br />
- Pengembangan Modul Mata Kuliah<br />
Dasar <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong><br />
(Epidemiologi, <strong>Kesehatan</strong> Lingkungan,<br />
Biostatistik, Promosi <strong>Kesehatan</strong>)<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 45
7.3.2 Instansi luar negeri yang menjalin kerjasama* dengan <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin dalam tiga tahun<br />
terakhir.<br />
No. Nama Instansi<br />
Jenis<br />
Kegiatan<br />
Kurun Waktu<br />
Kerja Sama<br />
Mulai Berakhir<br />
Manfaat yang Telah Diperoleh<br />
(1) (2) (3) (4) (5) (6)<br />
1<br />
Memberi dukungan kepada<br />
Kemampuan meneliti dosen menjadi lebih<br />
Australian Research Centre in Sex,<br />
Health and Society (ARCSHS)<br />
peneliti di bidang HIV-AIDS<br />
Pengembangan Sumber Daya<br />
Manusia<br />
2009 2013<br />
baik, jejaring kerjasama semakin luas, dan<br />
jumlah publikasi ilmiah bertambah<br />
2<br />
3<br />
4<br />
5<br />
National Institute of Preventive and<br />
Social Medicine (NIPSOM)<br />
Pengembangan kapasitas<br />
tenaga pendidik dan<br />
kerjasama penelitian<br />
2008 2013<br />
Griffith University, Australia Sandwich bagi dosen 2007 2012<br />
La Trobe University, Australia<br />
Spatial Repellent Insecticide (Spirit) For<br />
Malaria Control In Sumba<br />
6 National Institute of Preventive and<br />
Social Medicine (NIPSOM), Mohakhali,<br />
Peningkatan Kapasitas dalam<br />
penelitian kualitatif<br />
2009 2012<br />
Keterlibatan staf dosen dan<br />
mahasiswa dalam penelitian<br />
malaria di Sumba 2010 2015<br />
scholarly interaction, academic<br />
exchange, joint research and<br />
- Meningkatnya kapasitas dosen dalam hal<br />
penelitian<br />
- Kemampuan meneliti dosen menjadi lebih<br />
baik, jejaring kerjasama semakin luas, dan<br />
jumlah publikasi ilmiah bertambah<br />
- Kerjasama saling menguntungkan dalam<br />
pertukaran budaya<br />
- Kerjasama di bidang penelitian<br />
Kemampuan meneliti dosen menjadi lebih<br />
baik, jejaring kerjasama semakin luas, dan<br />
jumlah publikasi ilmiah bertambah.<br />
- Meningkatnya kapasitas dosen dalam hal<br />
penelitian malaria<br />
- Kemampuan meneliti dosen menjadi lebih<br />
baik, jejaring kerjasama semakin luas, dan<br />
jumlah publikasi ilmiah bertambah.<br />
2008 sekarang peningkatan kualitas akademik<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 46
7<br />
Dhaka-Bangladesh other frms of academic and<br />
program collaboration<br />
Strengthening HIV Social<br />
Research in Indonesia<br />
Australian Research Centre in Sex,<br />
Health and Society (ARCSHS), La Trobe<br />
University<br />
8 Griffith University, Australia - Exchange of Students and<br />
Academic staff members<br />
- Co-operation, collaborative<br />
research and delivery of<br />
award and non-award courses<br />
particularly in the areas of<br />
Health Planning and<br />
environmental managementclimate<br />
change, pollution<br />
management and sustainable<br />
environmental policy and<br />
practice<br />
- Opprtunities for other forms<br />
of co-operation, collaborative<br />
research and possible<br />
exchange of academic papers<br />
in the areas of medical<br />
research, nutrition,<br />
2009 sekarang<br />
2007 sekarang<br />
- Undertake research into social,<br />
psychological and cultural aspects of<br />
human sexualty and sexual health<br />
- Provide research leadership at state,<br />
national and international levels<br />
- Provide knowledge, skills and resources to<br />
assist other organizations in health<br />
promotion,<br />
formulation<br />
service delivery and<br />
Peningkatan kualitas akademik terutama di<br />
bidang sumber daya manusia<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 47
engineering, business, law, etc<br />
Catatan : (*) dokumen pendukung disediakan pada saat visitasi<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 48
DAFTAR LAMPIRAN<br />
A. LAMPIRAN YANG HARUS DIKIRIM BERSAMA BORANG YANG DIISI FAKULTAS<br />
No.<br />
Nomor<br />
Butir<br />
Keterangan<br />
1 - Fotokopi SK pendirian FKM <strong>Unhas</strong><br />
2 1.1 Dokumen Renstra FKM <strong>Unhas</strong><br />
B. LAMPIRAN YANG HARUS DISEDIAKAN FAKULTAS PADA SAAT ASESMEN LAPANGAN<br />
No.<br />
Nomor<br />
Butir<br />
Keterangan<br />
1 2.1 Dokumen SOP yang terkait dengan tata pamong.<br />
2 2.5 Dokumen tentang sistem penjaminan mutu di tingkat FKM <strong>Unhas</strong><br />
3 3.1.1 Dokumen sistem penerimaan mahasiswa baru yang mencakup:<br />
(1) Kebijakan penerimaan mahasiswa baru<br />
(2) kriteria penerimaan mahasiswa baru<br />
(3) prosedur penerimaan mahasiswa baru<br />
(4) instrumen penerimaan mahasiswa baru<br />
(5) sistem pengambilan keputusan<br />
4 5.1 Dokumen yang terkait dengan penyusunan dan pengembangan<br />
kurikulum.<br />
5 6.1.1 Laporan keuangan FKM <strong>Unhas</strong> dalam tiga tahun terakhir.<br />
6 6.4 Daftar software yang berlisensi, petunjuk pemanfaatan SIM.<br />
7 7.1.1 Hasil penelitian (daftar judul) yang jumlah judulnya ada dalam<br />
borang.<br />
8 7.2.1 Hasil pelayanan/pengabdian kepada masyarakat (daftar judul) yang<br />
jumlah judulnya ada dalam borang.<br />
9 7.3.1 Dokumen pendukung kegiatan kerjasama FKM <strong>Unhas</strong> dengan<br />
instansi dalam negeri<br />
10 7.3.2 Dokumen pendukung kegiatan kerjasama FKM <strong>Unhas</strong> dengan<br />
instansi luar negeri<br />
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 48
<strong>Borang</strong> <strong>Fakultas</strong> <strong>Kesehatan</strong> <strong>Masyarakat</strong> Universitas Hasanuddin 49