Download PDF (23.1 MB) - DhammaCitta

dhammacitta.org
  • No tags were found...

Download PDF (23.1 MB) - DhammaCitta

InspirasiBerita Vimala DharmaNasihat Terbaik dari Guru BesarOleh : Herman SuDalam artikel yang singkat ini saya akan ceritatentang sebuah nasihat yang pernah sayadengarkan dari dua Guru Besar yang sangatsaya kagumi. Dua Guru Besar ini memiliki latarbelakang yang sangat berbeda. Yang pertamaadalah salah seorang Profesor saya di InstitutTeknologi Bandung (ITB), sedangkan yang satu lagiadalah Guru Dharma saya (Rinpoche). Meskipunberasal dari latar belakang yang cukup berbeda,dua Guru Besar ini menyampaikan nasihat yangserupa. Sebuah nasihat yang menurut sayaadalah nasihat terbaik yang pernah saya dengarsepanjang hidup saya.Tentu anda menjadi penasaran dan timbulpertanyaan: ‘Nasihat apa sih yang saya dengarkandari kedua Guru Besar ini?’ Sebenarnya nasihatdari para Guru Besar ini cukup sederhana, mungkinhanya terdiri dari satu atau dua kalimat saja.Namun, nasihat yang tidak lebih dari dua kalimatini sangat membantu saya dalam menjalani hidupyang penuh dengan masalah. Nasihat ini membuathidup saya menjadi lebih mudah, membuat sayatidak ragu dalam menjalani kehidupan. Nasihat inibahkan telah menjadi pegangan dan pedomanhidup saya. Jadi, saya mohon anda untukmeluangkan waktu sejenak untuk membaca danmemahami nasihat yang sangat berharga ini.Nasihat pertama adalah dari Profesor saya. Sayamasih ingat, waktu itu Profesor saya sedangmemberikan kuliah kepada kita di sebuah ruanganyang terdiri dari lebih 500 mahasiswa. Ini adalahsebuah kelas yang sangat besar. Mata kuliahyang diajarkan oleh Profesor ini adalah termasuksalah satu mata kuliah pilihan yang paling banyakdiminati oleh para mahasiswa di ITB. Pagi itu, SangProfesor memberikan sebuah nasihat yang sangatluar biasa kepada para mahasiswanya. Beliaumenyampaikan sebuah nasihat yang kira-kiraisinya seperti berikut:“Saya cuma punya satu pedoman dalam hidupini. Apapun yang saya kerjakan, saya akanberusaha untuk melakukan yang terbaik (just doyour best!), ya hanya itu pegangan hidup saya.”Beliau melanjutkan, berdasarkan pengalamansaya selama lebih dari 50 tahun, jika anda telahmelakukan yang terbaik, biasanya kesuksesanakan mengikuti dengan sendirinya. Kalaupun andagagal, anda tidak akan pernah menyesal karena tohanda telah melakukan yang terbaik dan inilah hasilterbaik yang dapat anda berikan kepada diri anda.Sekali lagi, untuk menjalani hidup yang suksesdan bermakna, anda hanya perlu melakukan yangterbaik. Cukup hanya itu!Nasihat kedua adalah dari Guru Dharmasaya (Rinpoche). Waktu ini, Rinpoche sedangmengadakan tur ke Indonesia untuk mengajarkanRetret Mahamudra I & II. Saya merasa cukupberuntung bisa bertemu dan belajar Dharmadari Rinpoche. Salah satu Dharma yang palingsaya ingat adalah ketika Rinpoche mengajarkantentang bagaimana kita menanggapi masalah.Rinpoche menjelaskan bahwa dalam hidup ini, kitasemua pasti akan menerima masalah. Rinpochemenawarkan nasihat yang sangat sederhana:Jika masalah tersebut ada solusi, maka lakukanyang terbaik untuk mencari solusinya. Jikaternyata masalah tersebut memang tidak adasolusi, ya sudah lah.”Maksud Rinpoche begini, di dunia ini, jenismasalah cuma ada dua, yang pertama adalahmasalah yang memiliki solusi, sedangkan yangkedua adalah masalah yang tidak memiliki solusi.Jadi, hal terbaik yang dapat kita lakukan untukmenyelesaikan masalah adalah ‘Just do our best’,kalau kita sudah berusaha berkali-kali dan masihsaja gagal, mungkin kita sedang menghadapimasalah yang tidak memiliki solusi. Pada kondisiseperti ini, hal terbijak yang dapat kita lakukanadalah merelakannya (ya sudah lah!), memangitu cara kerja dunia. Bukan lah merespon dengansedih, kesal, ataupun meratapi kegagalan sepertiyang biasa dilakukan oleh banyak orang. Rinpochemenegaskan bahwa merespon kegagalan dengankesedihan tidak akan menyelesaikan masalah. Jikaseandainya sedih bisa membuat masalah selesai,maka kita semua disarankan untuk sedih saatmenerima masalah! Namun, kita semua tahubahwa pada kenyataannya tentu bukan demikiancaranya.Jujur, kedua nasihat ini sangat lah sederhana,intinya cuma ‘Just Do Your Best’, dan saya yakinsekali anda pasti sudah pernah mendengar nasihatini sebelumnya. Jauh sebelum mendengar nasihatini dari Profesor dan Rinpoche, saya juga sudahpernah mendengarnya, namun waktu itu sayamengabaikannya karena saya mengerti tetapitidak memahami. Hanya kedua Guru Besar ini lahyang menyeampaikannya dengan sangat Indahsehingga membuat saya benar-benar mengerti danmemahami prinsip hidup yang sangat luar biasaini. Dan saya juga berharap anda juga demikiansetelah membaca artikel ini.14 Edisi Januari 2012

More magazines by this user
Similar magazines