Views
3 years ago

BAB 1 - USU Library - Universitas Sumatera Utara

BAB 1 - USU Library - Universitas Sumatera Utara

jumlah berkisar XC =

jumlah berkisar XC = 0,0010. Hal ini menujukkan penurunan kadar asam sulfatkarena sebelumnya sudah berkumur dengan larutan baking soda (1 %).Pemberian aquabidest setelah berkumur dengan larutan baking soda (1%)dimaksudkan agar perasaan tidak enak atau kesat didalam mulut setelah berkumurdengan larutan baking soda (1%) dapat dihilangkan. Kegunaan dari berkumuraquabidest setelah berkumur larutan baking soda untuk melihat apakah setelahberkumur larutan aquabidest asam sulfat hilang sama sekali. Ternyata setelahberkumur larutan aquabidest, asam sulfat masih ada di dalam rongga mulut.Penelitian Parnadji, R dan Soeprapto (2001) juga menemukan bahwa hasil ujiLSD disimpulkan bahwa konsentrasi 5 % larutan baking soda merupakan yang palingefektif menurunkan jumlah candida albicans pada lempeng Resin Acrylic. lni dapatdilihat pada tabel 4.4.Pada tabel 4.5 menjelaskan gambaran umur dan masa kerja karyawan yangtidak berbeda berdasarkan perbedaan shift kerja baik pada pekerja pagi, siang danmalam. Ini dijelaskan dimana p > 0,05 sehingga tidak ada hubungan antara umurdan masa kerja dengan kadar asam sulfat dalam rongga mulut.Menurut Schuurs (1992) bahwa pada erosi gigi diperkirakan adanya asidosissetempat didalam jaringan periodontal, tetapi ukuran asam cairan krevikularmenunjukan pH adalah normal 6,9 oleh radang nilai ini dapat menjadi 8,5 jadikebalikan oleh asam tentang sebabnya yang benar masih dalam penelitian.Kemudian dilakukan pengukuran pH mulut dengan pH meter dimana darihasil sampel air kumur yang diambil dari pekerja sebelum memasuki kerja pagi,siang dan malam hari pada hari pertama menujukkan pH dalam rongga mulutberkisar x = 5,783 -6,183 dan setelah bekerja berkumur lagi dengan aquabidest baikpada pekerja dengan shift pagi, siang maupun malam menunjukkan penurunan pHterutama pada malam hari. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.6. Kemudian dari hasilsampel air kumur yang dilakukan pada pekerja pada pagi, siang, clan malamsebelum bekerja didapat hasil berkisar x = 4,783 -5,633 lalu setelah bekerjaberkumur baking soda menunjukkan basil x = 5,067 -6,183. Disini terlihat kenaikanpH seteleh pemberian larutan baking soda lalu berkumur lagi dengan aquabidestdengan jumlah berkisar x = 6,100 -6,850 dan pH juga hampir mencapai normal.(tabel 4.7).Pada tabel4.8 dapat kita lihat dari hasil berkumur aquabidest pada haripertama setelah bekerja baik pada pagi, siang dan malam hari menunjukkan jumlahberkisar = 4,433 -5,117 dan setelah berkumur baking soda (1%) pada hari keduamenunjukkan jumlah berkisar x = 5,067 -6,183. Disini terlihat kenaikan pH setelahberkumur larutan baking soda (1 %). .Pada tabel 4.9 juga dapat dilihat hasil berkumur larutan aquabidest pada haripertama setelah bekerja baik pada pagi, siang dan malam hari menunjukkan jumlahberkisar x = 4,433 -5,117 dan setelah bekerja berkumur larutan aquabidest padahari kedua dengan jumlah berkisar x = 6,100 -6,850 menujukkan kenaikan pH.Dari penelitian ini jelas bahwa berkumur larutan baking soda (1%) dapatmenurunkan kadar asam sulfat dalam rongga mulut serta menaikkan pH mulut.©2002 digitized by USU digital library 28

BAB 5KESIMPULAN DAN SARAN5.1. KESIMPULANDan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan beberapa hal, antara lain:1. Program pencegahan erosi gigi dengan pemberian larutan baking soda (1%)mempunyai keampuhan dalam menurunkan kadar asam sulfat di dalammulut.2. Tidak ada pengaruh antara usia tenaga kerja terhadap kadar Asam Sulfat didalam mulut.3. Tidak ada pengaruh antara masa kerja dengan kadar Asam Sulfat di dalammulut.4. Program pencegahan erosi gigi dengan pemberian larutan baking soda (1%)juga mempunyai keampuhan untuk menaikkan pH mulut5.2. SARAN! Pada pihak perusahaan : agar dilakukan kepada pekerja berkumur-kumurlarutan baking soda (1 %) dan dilanjutkan dengan berkumur aquabidestsebelum dan setelah bekerja.! Sebagai masukan bagi Departemen Kesehatan bahwa program berkumurdengan larutan baking soda (1 %)dan dilanjutkan berkumur aquabidest dapatmenurunkan kadar asam sulfat di dalam mulut.! Perlu penelitian lanjutan terhadap pekerja-pekerja pabrik yang menggunakanatau memproduksi asam.©2002 digitized by USU digital library 29

disini - USUpress - Universitas Sumatera Utara
Teknik Elektro - Universitas Sumatera Utara
WORKSHOP NASIONAL III - USUpress - Universitas Sumatera Utara
Prof. Ir. Zulkifli Nasution, M.Sc. Ph.D - Universitas Sumatera Utara
Chapter I.pdf - USU Institutional Repository - Universitas Sumatera ...
Bab 1 - International IDEA
3 in 1 magazine – Desember 2011 - DIGITAL LIBRARY - FAKULTAS ...
bab 1.pdf - SME Corporation Malaysia
Prof. Dr. Ir. Farel Hasiholan Napitupulu, DEA - Universitas Sumatera ...
Bab 1 SINYAL & SUARA - Penerbit Graha Ilmu
SMK Negeri 1 Tangerang - Universitas Esa Unggul
SMA Yuppentek 1 Tangerang - Universitas Esa Unggul
Audit Lingkungan 1 - Blog Staff UI - Universitas Indonesia
bab 1 - makro - Kementerian Pengajian Tinggi
Bab 4 Model Kerjasama Antar Daerah - Bayu Dardias - Universitas ...
SMA 1 Barunawati Jakarta Barat - Universitas Esa Unggul
1. renstra undip 2010-2014 - Fakultas Teknik UNDIP - Universitas ...
BAB 1 - USU Library - Universitas Sumatera Utara
BAB I - USU Library - Universitas Sumatera Utara
BAB I - USU Library - Universitas Sumatera Utara
BAB I - USU Library - Universitas Sumatera Utara
Disini - USU Library - Universitas Sumatera Utara
MANAJEMEN MUTU - USU Library - Universitas Sumatera Utara
RINITIS VASOMOTOR - USU Library - Universitas Sumatera Utara
Suliarni, dr - USU Library - Universitas Sumatera Utara