Views
2 years ago

BAB 1 - USU Library - Universitas Sumatera Utara

BAB 1 - USU Library - Universitas Sumatera Utara

Eccles, et al. (1982)

Eccles, et al. (1982) mengklasifikasikan faktor penyebab erosi berupa faktor luardan dalam. Salah satu faktor luar penyebab erosi gigi adalah faktor lingkunganindustri. Faktor lingkungan industri dapat menyebabkan erosi gigi pada gigi depanakibat menghirup uap asam baik dalam bentuk aerosol ataupun kabut (fume). McIntyre J.M.(1992) membagi penyebab erosi :I. Faktor ekstemal adalah karena :1. Diet (jus buah, buah sitrun, karbonat yang berbahaya, asam cuka)2. Obat-obatan (asam klorida, asam askorbat, asam asetil salisilat, preparatbesi)3. Pekerjaan (industri yang berhubungan dengan asam)4. Olahraga (berenang pada air yang mengandung klorit)II. Faktor Internal:1. Sendawa dari cairan lambung2. Masalah psikologi misalnya anoreksia, pecandu alkohol yang berat, stres yangberat.3. Efek samping dari obat sitostatika (obat untuk asma kronis, overdosis ataukelebihan obat yang dapat mengiritasi lambung).Penelitian Petersen (1961), pada pekerja pabrik baterai didapati seratuspersen menderita erosi gigi. Gejalanya dimana gigi tumpul, pendek dan mudahpecah. Erosi gigi hanya terkena pada gigi depan oleh karena faktor eksternal.Untuk mengenal lebih jauh proses terjadinya erosi gigi perlu diketahui siklusperubahan pH pada permukaan gigi. Adanya paparan asam sulfat dalam waktu yanglama kedalam mulut akan menyebabkan kadar asam sulfat menjadi tinggi akibatnyapH ludah menjadi asam. pH kritis dari hidroksi apatit 5,2-5,5 dan pH kritis pada fluorapatit 4,5 ( Cate, 1996; Zero, 1996 ). Gabungan air ludah dengan asam pada pHlebihkecil dari 4 menyebabkan air ludah berada di titik jenuh sehingga terjadipengurangan kristal apatit, baik pada hidroksi apatit maupun fluor apatit, sehinggamineral di permukaan menjadi hilang. Keadaan inilah yang disebut dengan erosi gigi( Lussi, 1991 )Pada model siklus pH, pada stadium awal terjadi interaksi antara ion asamdan grup fosfat yang terdapat pada air ludah. Bila konsentrasi ion Hidrogen sangatkuat ada perubahan patologi berupa demineralisasi permukaan jaringan keras gigi,pertama - tama terjadi pelarutan kristal apatit. Luas dan banyaknya destruksi gigbergantung pada kekuatan dari pH yang rendah, kurangnya kalsium, fosfor.©2002 digitized by USU digital library 6

Proses demineralisasi yang cepat pada dentin akan dapat menyebabkanhipersensitif pada gigi.Proses demineralisasi enamel pada gigi dapat terjadi sebagai berikut:! Adanya asam kuat (misalnya: asam klorida, asam sitrat, asam fosfat)melekat pada permukaan gigi, sering bila air ludah berada pada pH istirahat(6,8) ( Mc Intyre, 1992 ).! Adanya asam-asam mengatasi kekuatan buffer ion HPO4 air ludah dan bufferplak yang tipis yang dijumpai pada beberapa kasus, sebelum ion HCO3 dapatdisediakan oleh stimulasi saliva ( Mc Intyre, 1992 ).Secara umum bukan hanya pH saja penyebab erosi gigi tetapi juga bergantungpada titer asam, jumlah titratable asam ( buffer capacity ) dan kemungkinan faktorkelasi ( Imfeld, 1996 ), komposisi fluorida dan fosfat pada enamel gigi. Disamping itujuga produk higiene mulut juga mempunyai potensi sebagai penyebab erosi gigi(Zero, 1996). Meskipun asam sebagai penyebab erosi gigi, banyak mekanisme lain dirongga mulut yang dapat mencegah terjadinya erosi gigi (tingkat awal) antara lainadalah air ludah. Adanya air ludah secara perlahan menetralisasi asam denganmengurangi atau mencegah sehingga menghalangi terjadinya dekalsifikasi levelkalsium dan fosfat mengurangi atau mencegah sehingga menghalangi terjadinyadekalsifikasi level kalsium dan fosfat di dalam air ludah adalah sangat jenuh danberpengaruh terhadap hidroksi apatit pada pH rongga mulut normal ( Lussi, 1996 ).2.2. Peran baking soda dalam menetralisir kadar asam sulfat dalam ronggamulut.Baking soda merupakan suatu garam yang terbentuk dari asam lemah danbasa kuat. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat ini bila dilarutkandalam air akan terhidrolisa menghasilkan larutan yang bersifat basa yang dapatmenetralisir kadar asam asam sulfat dalam rongga mulut ( Svehla, 1995 ).2.3. Pengaruh pabrik Aluminium sulfat terhadap terjadinya erosi gigi.Pada proses pembuatan aluminium sulfat (16-18 %) sebagai bahan dasarnyaadalah asam sulfat (

Teknik Elektro - Universitas Sumatera Utara
disini - USUpress - Universitas Sumatera Utara
Prof. Ir. Zulkifli Nasution, M.Sc. Ph.D - Universitas Sumatera Utara
WORKSHOP NASIONAL III - USUpress - Universitas Sumatera Utara
Prof. Dr. Ir. Farel Hasiholan Napitupulu, DEA - Universitas Sumatera ...
Bab 1 - International IDEA
Chapter I.pdf - USU Institutional Repository - Universitas Sumatera ...
bab 1.pdf - SME Corporation Malaysia
SMA Yuppentek 1 Tangerang - Universitas Esa Unggul
SMK Negeri 1 Tangerang - Universitas Esa Unggul
3 in 1 magazine – Desember 2011 - DIGITAL LIBRARY - FAKULTAS ...
Bab 1 SINYAL & SUARA - Penerbit Graha Ilmu
Audit Lingkungan 1 - Blog Staff UI - Universitas Indonesia
bab 1 - makro - Kementerian Pengajian Tinggi
Bab 4 Model Kerjasama Antar Daerah - Bayu Dardias - Universitas ...
SMA 1 Barunawati Jakarta Barat - Universitas Esa Unggul
1. renstra undip 2010-2014 - Fakultas Teknik UNDIP - Universitas ...
BAB 1 - USU Library - Universitas Sumatera Utara
BAB I - USU Library - Universitas Sumatera Utara
BAB I - USU Library - Universitas Sumatera Utara
BAB I - USU Library - Universitas Sumatera Utara
Disini - USU Library - Universitas Sumatera Utara
Trypanosomiasis Gambia - USU Library - Universitas Sumatera Utara
MANAJEMEN MUTU - USU Library - Universitas Sumatera Utara
RINITIS VASOMOTOR - USU Library - Universitas Sumatera Utara