Buku Data dan Informasi ITB 2012
Buku Data dan Informasi ITB 2012
Buku Data dan Informasi ITB 2012
- No tags were found...
Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!
Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.
lan saat ini, yang mendukung sertifikasi dari Laporan Keuangan tersebut oleh Rektor <strong>dan</strong> DirekturKeuangan. Antara lain, Dewan Audit telah membahas dengan para auditor independen <strong>dan</strong> PimpinanEksekutif <strong>dan</strong> Jajarannya berbagai permasalahan yang secara umum perlu dibahas berdasarkanberbagai standar audit yang berlaku umum.Dewan juga telah menerima laporan akhir audit dari auditor independen atas audit LaporanKeuangan <strong>ITB</strong> – BHMN Tahun 2011 <strong>dan</strong> berdasarkan berbagai review <strong>dan</strong> pembahasan yang telahdilakukan atas seluruh laporan audit, Dewan menyetujui semua temuan, saran, rekomendasi <strong>dan</strong>komentar dalam semua laporan audit. Dewan kemudian merekomendasikan kepada MWA, <strong>dan</strong>MWA menyetujui, bahwa Laporan Keuangan <strong>ITB</strong> yang telah diaudit <strong>dan</strong> dikoreksi disertai denganhasil audit dari auditor (akuntan) independen dapat diteruskan kepada Menteri Pendidikan Nasionaluntuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2011.Dewan bersama SPI dengan cermat telah memantau upaya evaluasi teknis oleh Direktorat Logistikdalam pengadaan jasa akuntan publik melalui repeat order terhadap KAP KBS untuk melakukanaudit akhir tahun atas Laporan Keuangan <strong>ITB</strong> – BHMN Tahun <strong>2012</strong>.Selama tahun <strong>2012</strong> Dewan Audit telah melakukan dua kali rapat pleno yang memenuhi korum <strong>dan</strong>mengambil berbagai keputusan yang menyangkut kebijakan audit serta mengambil kesimpulan <strong>dan</strong>menyampaikan saran kepada Majelis Wali Amanat. Program Kerja Dewan Audit Tahun <strong>2012</strong> adalahmendampingi <strong>ITB</strong> dalam rangka audit eksternal atas Laporan Keuangan <strong>ITB</strong> BHMN Tahun <strong>2012</strong> olehKantor Akuntan Publik. Pendampingan ini berakhir pada 30 April <strong>2012</strong> sesuai dengan SK MWA NO.007a/SK/K01-MWA/2011 tanggal 8 Desember 2011.Majelis Guru Besar1. Pendahuluan1.1. Fungsi, Tanggung Jawab, <strong>dan</strong> Tugas MGBMajelis Guru Besar (MGB) merupakan salah satu organ Institut yang keberadaannya diatur dalam PP155 Tahun 2000. Mengacu pada PP tersebut, Pasal 1 Ayat 8, MGB berfungsi melakukan pembinaankehidupan akademik <strong>dan</strong> integritas moral serta etika dalam lingkungan civitas academica <strong>ITB</strong>. Selainitu, menurut Pasal 36 Ayat 2-3, MGB mengemban tanggung jawab atas tegaknya integritas moral<strong>dan</strong> etika professional sivitas akademika Institut <strong>dan</strong> atas kukuhnya kesarjanaan di lingkungan Institut,<strong>dan</strong> bertanggungjawab kepada masyarakat akademik.Selanjutnya, bila mengacu pada ART <strong>ITB</strong> 2005, Pasal 50 Ayat 2, maka MGB mempunyai beberapatugas, yaitu:1. Mengkaji <strong>dan</strong> mengembangkan konsep pembinaan kehidupan akademikcivitas academica Institut;2. Mengkaji <strong>dan</strong> mengembangkan sistem nilai akademik Institut;3. Mengkaji <strong>dan</strong> merumuskan pan<strong>dan</strong>gan pengembangan Institut;4. Memberikan pertimbangan kepada SA mengenai pengusulanpengangkatan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) <strong>dan</strong>penganugerahan penghargaan Institut.Menurut PP No. 155 Tahun 2000, Pasal 36 Ayat 5-6, MGB (juga) memberikan pertimbangan atasusulan pengangkatan Guru Besar kepada Pimpinan Institut, <strong>dan</strong> atas usulan pengangkatan DoktorKehormatan atau pemberian kehormatan lainnya kepada Senat Akademik <strong>dan</strong>/atau Pimpinan Institut.Tugas lain MGB, sebagaimana diamanatkan oleh SK SA No. 041/2003 tentang Persyaratan <strong>dan</strong>Prosedur Pengusulan Pembukaan Program Studi Baru di Institut Teknologi Bandung, adalah memberipendapat atas usulan pembukaan program studi baru di <strong>ITB</strong>.Untuk menjalankan tanggungjawab <strong>dan</strong> tugasnya di atas, MGB mempunyai 4 (empat) komisi, yakniKomisi Kegurubesaran, Komisi Budaya Akademik, Komisi Tridharma, <strong>dan</strong> Komisi PermasalahanBangsa, serta dapat membentuk panitia ad hoc sebagaimana diatur dalam Tata Tertib MGB. Namun,di dalam sistem governance <strong>ITB</strong>, MGB tidak mempunyai perangkat kewenangan eksekusi. Kekuatanutama dari MGB adalah pada potensi, kontribusi, serta kualitas kepemimpinan akademik dari paraanggotanya, yakni para Guru Besar yang tersebar secara horisontal maupun vertikal, di dalam kampusmaupun di luar kampus. Dengan latar belakang di atas, setiap aktivitas MGB diusahakan agarberdampak pada membangun value & wisdom kepemimpinan para anggotanya di samping meningkatkankualitas kehidupan akademik pada komunitas di dalam kampus.1.2 Struktur <strong>dan</strong> Susunan Pengurus MGBStruktur organisasi MGB ditetapkan melalui PP 155 Tahun 2000, ART <strong>ITB</strong> 2005, Tata Tertib MGB 2008<strong>dan</strong> Adendum Tata Tertib MGB 2008. Struktur organisasi MGB terdiri atas 3 (tiga) unsur utama yakni:- Pimpinan (Ketua <strong>dan</strong> Sekretaris);- Ba<strong>dan</strong> Kerja (Ketua, Sekretaris, para Ketua Komisi <strong>dan</strong> Sekretaris Komisi);- Komisi-komisi.Per tahun 2009, MGB mempunyai 4 (empat) komisi, yaitu:1. Komisi Kegurubesaran52 53