Fulltext PDF - Jurnal UPI

jurnal.upi.edu

Fulltext PDF - Jurnal UPI

klasik Sunda agar tetap eksis dan berkembang ditengah-tengah masyarakat pendukungnya. Hal inimenjadi dasar pemikiran dan kiat berdirinya sanggarseni Pusbitari. Wujud kesungguhannya dan strategiyang dijalankannya dalam merealisasikankeinginannya terbukti setiap tahun sanggar tari yangdipimpinnya memiliki program rutin yaitupergelaran tari tahunan sebagai ajang pertunjukanbagi murid-muridnya selama belajar tari di sanggarPusbitari. Program rutin lainnya berupa pembuatanbuku dan model tarian anak-anak dan remaja untuktingkatan usia yang berbeda. Beberapa programyang telah dilaksanakan Pusbitari antara lain dapatdikemukakan lebih rinci sebagai berikut:a. Pembuatan paket buku Teknik Gerak,Tari dan Tari Dasa Sunda ( 2004), b.Pelatihan Tari Dasar untuk anak-anak padaGuru atau dosen tari di Bandung (2004 ),c. Pelatihan dan Workshop Tari Dasar Sundauntuk anak-anak di beberapa daerah, salahsatunya Kabupaten Subang. (2005), d.Pergelaran tahunan 2005, 2006, e. SemarakTari di Tatar Sunda ( pentas kelilingPusbitari (2007), f. Pergelaran tahunan “Hari Yang Cerah “ 2 Februari (2008).Program utama dari sanggar tari Pusbitarilebih menekankan pada penyelenggaraan pelatihantari tradisional Sunda untuk anak-anak. Kegiatanpelatihan tari dilakukan setiap hari Minggu denganmengambil tempat di BKN dan Museum SriBaduga. Sanggar Pusbitari ini, tidak hanyamembuka pelatihan tari saja, tetapi juga membuatsebanyak delapan orang tetapi karena sebagian darimereka mempunyai kesibukan sendiri dan sebagianlagi ada yang menikah. Sekarang pelatih tari yangberasal dari alumni STSI Bandung berkurangmenjadi enam orang, terbagi dua orang di sanggarpusat, dua orang di BKN dan dua orang lagi diMuseum Sribaduga. Anggota sanggar Pusbitaritidak memiliki batasan usia dan berbagai kalangan,peraturan keanggautaannya dilakukan dengan caramengisi formulir pendaftaran yang telah tersediadan sanggup membayar uang administrasi antaraRp. 40.000,- sampai Rp. 60.000,- sesuai dengantingkatan kelas diklat tari.Kiprah sanggar tari Pusbitari hingga kinimenginjak usia 54 tahun. Keberadaannya sanggartarinya sangat ditentukan penggagas dan sekaliguspemiliknya yakni Irawati Durban. Dengankemampuannya, baik sebagai penari, koreografer,narasumber, pimpinan tari dan sekaligus dengansanggar tari “ Pusbitari” merupakan sosok buktiseorang wanita kreatif untuk hidup dan tetap eksisdengan jalan membina dan pengembangankankesenian Sunda, khususnya tari Sunda melaluiwadah aktifitas sanggar yang melibatkan banyakorang dengan keragaman keterampilan seni.3. Padepokan Sekar PanggungPadepokan Sekar Panggung merupakanwadah aktifitas dan kreativitas tari, khususnya taribuku sumber untuk para pengajar tari juga mediaJaipong bertempat Jalan Paledang Rt 04 Rw 06penunjang sumber ajar dalam bentuk Kaset dan CD Desa Pasanggrahan, Kecamatan Ujung Berung,pembelajaran tari.Kota Bandung. Sanggar tari yang didirikan WawanSanggar Pusbitari pada saat ini memilikiHendrawan pada tahun 1980-an ini, awalnya diberianggota kurang lebih 100 orang dari mulai pengurusnama “One Group”, dan kemudian diresmikan padasanggar, administrasi, sampai orang yang membuattanggal 10 Desember 2004 dengan nama sanggarproperty dan kostum. Pada mulanya pelatih tari yang berubah oleh Nanu Munajar, yakni Padepokan36 Jurnal Penelitian PendidikanVol. 13 No. 1, April 2012

More magazines by this user
Similar magazines