Laporan Harian 1 Maret 2009 - BNPB

bnpb.go.id

Laporan Harian 1 Maret 2009 - BNPB

BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA( B N P B )JI. Ir. H. Juanda 36. Jakarta 10120 IndonesiaTelepon : (021) 345 8400 Fax : (021) 345 8500Email : posko@bnpb.go.idWebsite : http://www.bnpb.go.idLAPORAN HARIAN PUSDALOPS BNPBMinggu, 1 Maret 2009Pada hari Sabtu, 28 Februari 2009 pukul 08.00 WIB hingga hari Minggu 01 Maret 2009 pukul 08.00WIB, dilaporkan informasi kejadian alam dan bencana di wilayah Indonesia yang diperoleh PusdalopsBNPB sebagai berikut :I. Bencana Banjir Provinsi Jawa Timur (Laporan Perkembangan)A. KejadianNO KAB./KOTA WAKTU LOKASI PENYEBAB1 Kab. Tuban 23 Februari 20092 Kab. Kediri 23 Februari 20093 Kab. Bojonegoro 23 Februari 20094 Kab. Ngawi 26 Februarii 20095 Kab. Lamongan 26 Februarii 2009B. Kondisi Mutakhir• KorbanTerjadi 42desa di 5 kecamatan(Kec. Soko, Rengel, Plumpang,Widang dan ParenganTerjadi 11Desa di 5 Kecamatan(Kec. Puncu, Pare, Kepung,Ngancar dan Gampengrejo)Terjadi 128 Desa di 14kecamatan (Kec. Tambakrejo,Malo, Padangan, Purwosari,dander, Trucuk, Balen, Kalitidu,Bojonegoro, Kapas, Kanor,Baureno, Sulosewu danBubulan)Terjadi 4 Desa di KecamatanKwadunganTerjadi 55 Desa di 9 Kecamatan(Kac. Babat, Laren, Pucuk,Kalitengah, Karangbinangun,Gelagah, Deket, Turi danKaranggenengAkibat meluapnya Sungaibengawan SoloAkibat tingginya curahhujanAkibat meluapnya Sungaibengawan Solo.Akibat meluapnya Sungaibengawan SoloAkibat meluapnya Sungaibengawan SoloNOKAB./KOTAMeninggalLukaKorbanMenderita(jiwa)Pengungsi(jiwa)1 Kab. Tuban - - 18.183 2.0002 Kab. Kediri - - 2.503 -3 Kab. Bojonegoro 7 - 85.932 10.7534 Kab. Ngawi - - - -5 Kab. Lamongan - - 17.748 2.588Sub Total 7 0 114.366 15.341Keterangan : Data pengungsi masih dalam pendataan1


B. Upaya Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Prov. Riau1. TRC Interdep (BNPB, Menko Kesra dan BPPT) telah berangkat ke Riau untuk melakukankoordinasi dengan Pemda Riau dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan diwilayah Riau.2. Tim Pemadam Kebakaran dan Tagana Prov. Riau masih disiagakan untuk antisipasikemungkinan kebakaran yang terjadi akan meluas.3. Secara umum, Satlak PB, Satkorlak PB, Manggala Agni Dinas Kehutanan, Kepolisian daninstansi/sektor terkait tetap menyiagakan petugas untuk memantau perkembangan kondisititik api yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di masing-masingwilayahnya.4. Dinas Kebakaran masih memadamkan 3 titik api di wilayah Arhanud dengan 35 personildimana 1 pos pemadam terdiri dari 5 orang di setiap kecamatan.Sumber : Deputi Penanganan Darurat BNPB, Dep. Kehutanan, Dinas Kehutanan Prov. Riau dan BMKGIV. Aktivitas Gunung Api di Wilayah Indonesia (Laporan perkembangan)Saat ini masih ada 2 (dua) gunung api dinyatakan dalam status siaga (Level III) yaitu :1. Gunung Api Karangetang di Kab. Sitaro, Prov. Sulawesi UtaraSejak tanggal 01 Desember 2008 pukul 13.00 WITA hingga hari Sabtu, 28 Pebruari 2009 pukul06.00 WITA. Berstatus siaga (level III)2. Gunung Api Ibu di Kab. Halmahera Barat, Prov. Maluku UtaraSejak tanggal 21 April 2008 hingga hari Sabtu, 28 Pebruari 2009 pukul 06.00 WIT. Berstatussiaga (level III).Rekomendasi :1. Masyarakat di sekitar G. Api Karangetang dan G. Api Ibu dihimbau agar tetap tenangdan tidak mempercayai isu-isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.2. Masyarakat di sekitar G. Api Karangetang serta pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkanmendekati G. Api Karangetang melebihi ketinggian 500 meter.3. Masyarakat di sekitar G. Api Ibu serta pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkanmendekati G. Api Ibu dalam radius 2 km.4. Jika terjadi hujan abu cukup deras, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutuphidung dan mulut dikarenakan abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu saluranpernafasan.5. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selalu berkoordinasi dengan BadanNasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satkorlak PB setempat untuk memantauperkembangan kegiatan gunung api tersebut.Sumber : Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana GeologiV. Pemantauan Ancaman Banjir di Jabodetabek (Laporan Perkembangan)A. Ketinggian Muka AirBerdasarkan informasi dari Satkorlak PB Prov. DKI Jakarta dan Posko Banjir Dep. PU, hariSabtu, 28 Februari 2009 pukul 00.00, 06.00, 08.00, 12.00 dan pukul 18.00 WIB, perkembanganketinggian muka air di 3 Pintu Air dilaporkan sebagai berikut :KATULAMPA0:00 6:00 8:00 12:00 18:00210180Siaga I (>200 cm)150120Siaga II (>150 cm)906060 60 60 60 60 6050 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 505060Siaga III (>80 cm)30025-Feb 26-Feb 27-Feb 28-Feb4


DEPOK0:00 6:00 8:00 12:00 18:00335Siaga I (>350 cm)285Siaga II (>270 cm)23518 5Siaga III (>200 cm)13 585110 110105 105 105110 110105 105 105110 110 11095 9510090 90 9525-Feb 26-Feb 27-Feb 28-Feb12010 0 0MANGGARAI0:00 6:00 8:00 12:00 18:00900Siaga I (>950 cm)800Siaga II (>850 cm)700710 710 710 710 710 710700 700 700 700690 690700 700690700690700 700 700Siaga III (>750 cm)60025-Feb 26-Feb 27-Feb 28-FebSumber :Satkorlak PB Prov. DKI Jakarta dan Posko Banjir Dep. PU.B. Prakiraan Cuaca Wilayah JABODETABEKPrakiraan cuaca wilayah JABODETABEK berlaku untuk hari Minggu, 01 Maret 2009 dilaporkansebagai berikut :C U A C ANO L0KASIPagi(00.05 – 12.00)Siang(12.05 – 18.00)Malam(18.05 – 24.00)1 JAKARTA PUSAT Berawan BerawanBerawan dan hujan ringankadang sedang2 JAKARTA UTARA Berawan Berawan dan hujan ringan Berawan dan hujan ringan3 JAKARTA SELATAN Berawan dan hujan ringan Berawan dan hujan ringanBerawan dan hujan ringansedang4 JAKARTA TIMUR Berawan Berawan dan hujan ringan Berawan dan hujan ringan5 JAKARTA BARAT Berawan dan hujan ringan Berawan dan hujan ringanBerawan dan hujan ringankadang sedang6 KEP. SERIBU Berawan Berawan dan hujan ringan Berawan dan hujan ringan7 BOGOR Berawan dan hujan ringan8 TANGERANG Berawan dan hujan ringanBerawan dan hujan ringansedangBerawan dan hujan ringankadangsedang9 DEPOK Berawan dan hujan ringan Berawan dan hujan ringan10 BEKASI Berawan BerawanKeterangan- Hujan ringan : 1.0 – 5.0 mm/jam 5 – 20 mm/hari- Hujan sedang : 5.0 – 10 mm/jam 20 – 50 mm/hari- Hujan lebat : 10 – 20 mm/jam 50 – 100 mm/hari- Hujan sangat lebat : >20 mm/jam >100 mm/hariBerawan dan hujan ringankadang sedangBerawan dan hujan ringankadang sedangBerawan dan hujan ringan -sedangBerawan dan hujan ringankadang sedang5


Peringatan Dini : Hati-hati/Waspada potensi hujan dengan intensitas ringan kadang sedang yangdisertai kilat/petir serta angin kencang antara sore dan menjelang malam hari.Sumber : Badan Meteorologí Klimatologi dan GeofísikaVI. Prakiraan Gelombang TinggiPrakiraan gelombang tinggi berlaku tanggal 01 Maret 2009, pukul 07:00 WIBsampai dengan tanggal 02 Maret 2009, pukul 07:00 sebagai berikut :• 2.0 - 3.0 m : Perairan selatan Jawa Tengah hingga NTB, Selat Sunda, Laut Sulawesi,Perairan Sangihe Talaud, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera,Perairan utara Papua yang berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang• 3.0- 4.0 m : Perairan Mentawai, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Sangihe Talautyang berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang, tugboat, roro, LCT dan Ferry• 4.0 - 5.0 : Perairan barat Bengkulu hingga Lampung, Perairan barat daya Banten,Perairan selatan Jawa Barat, Samudera Hindia barat Sumatera Barat hinggaLampung yang berbahaya bagi semua jenis kapalSumber : Badan Meteorologi Klimatologi dan GeofísikaVII. Lain-lain1. Bencana Banjir di Kab. Bandung Prov. Jawa BaratA. KejadianTelah terjadi banjir di Kab. Bandung Prov. Jawa Barat yang meliputi wilayah :- Kec. Cileunyi (Kel. Cileunyi Wetan) yang terjadi pada tanggal 20 Februari 2009 denganjumlah 35 KK/105 jiwa korban menderita, 5 unit KK terendam dan 1 unit sarana ibadahterendam.- Kec. Rancaekek (Kel. Rancaekek wetan, Bojongloa, Linggar, Sukamulya, Cangkuang,Haur Pugur dan Bojong Salam) yang terjadi pada tanggal 21 Februari 2009 denganjumlah 2.593 KK menderita, 2 unit sekolah terendam, 5 unit sarana ibadah terendamdan 240 ha sawah terendam. Selain bencana banjir pada tanggal 22 Februari 2009juga terjadi bencana angin puting beliung di desa Jelagong dan Bojongloa yangmenyebabkan 2 unit rumah rusak berat dan 30 unit rusak ringan.- Kec. Baleendah (Kel. Andir dan Baleendah) yang terjadi pada tanggal 22 Februari 2009dengan jumlah korban menderita 1.614 KK/4.215 jiwa, 300 KK/850 jiwa mengungsi,523 unit rumah terendam, 1 unit sekolah dan sarana ibadah 3 unit.- Pengungsi yang berjumlah 850 jiwa ditempatkan di Gedung DPC PDIP, Rel Kereta Apidan Mesjid. Saat ini telah terjadi penurunan debit air sungai Citarum yang merendamrumah penduduk sekitar 50 cm dan keadaan di lapangan masih dalam tingkatsiaga/waspadaB. Upaya Penanganan- Pemkab Bandung telah mengevakuasi warga di Kec. Baleendah ke gedung sekretariatPDIP dan telah didirikan dapur umum di lokasi lapangan Kecamatan Baleendah,melaksanakan pembendungan dengan kantung-kantung pasir untuk menahanmeluapnya air dari sungai Cikeruh dan melaksanakan pembersihan lumpur dari rumahrumahdi kecamatan Cileunyi, dan Kec. Rancaekek.- Pemkab Bandung telah memberikan bantuan tanggap darurat yang di 3 Kecamatanberupa, beras, lauk-pauk, sarana transportasi untuk pengungsi , mesin pompa air,pelampung dan lampu senter.Sumber : Bupati Bandung6


2. Bencana Tanah Longsor di Kab. Madiun Prov. Jawa TimurTelah terjadi bencana Tanah longsor di desa Batok kecamatan Gemarang pada tanggal 28Pebruari 2009 pukul 13.51 WIB di 3 (tiga) titik. Tidak ada korban dalam bencana tersebutmengakibatkan 3 unit rumah penduduk rata dengan tanah.Upaya yang telah dilakukan adalah evakuasi pemindahan barang ketempat yang lebih aman,sedang keluarga yang terkena musibah mengungsi di rumah tetangga.Sumber : Koramil 0803/06 Gemarang3. Gempa Bumi TektonikTelah terjadi 3 (tiga) kali gempa bumi tektonik pada hari Sabti, 28 Pebruari 2009 adalah :- Pada pukul 08.43.38 WIB dengan kekuatan 5.2 SR kedalaman 60 km. Pusat gempaberada pada garis koordinat 3,47 LU – 126.67.88 BT (124 km Tenggara Melonguane-Sulut). Gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami.- Pada pukul 17:50:28 WIB dengan kekuatan 5.4 SR kedalaman 56 km. Pusat gempaberada pada garis koordinat 3.65 LU - 126.63 BT (112 km Tenggara Melonguane - Sulut )Gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami.- Pada pukul 19.24.19 WIB dengan kekuatan 5,1 SR kedalaman 55 kmm. Pusat gempaberada pada garis koordinat 3,54 LU – 126.71 BT (125 km Tenggara Melonguane - Sulut),Gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami dan dirasakan oleh masyarakat KecamatanMelonguane-Talaud. Gempa dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Melonguane - Talaud,informasi bahwa aktifitas perkantoran masih dilaksanakan diluar gedung mengingat gempamasih sering terjadi dan kondisi gedung perkantoran kondisinya sudah miring dan retakretak,sedang masyarakat telah kembali kerumah masing-masing dengan mendirikan tendadi depan rumahnya, jumlah pengungsi secara keseluruhan berjumlah 6.015 orang.informasi diperoleh dari Ibu Dra. Olha Rompah/Kabid Dayasos Dinsos Kab.Talaut.Sumber : Badan Meteorologí Klimatologi dan GeofísikaPengawas,Jakarta, 1 Maret 2009Ketua Kelompok Piket,Drg. Maria Sidang Doki, M.Kes.Hendro Sigit Prabowo, SH7

More magazines by this user
Similar magazines