Mengenal Sejarah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

alqiyamah.files.wordpress.com

Mengenal Sejarah Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

@Penulis:Ustadz Khâlid SyamhudiSumber :http://muslim.or.idDisebarkan dalam bentuk Ebook diMaktabah Abu Salma al-Atsarihttp://dear.to/abusalma1Mengenal Sejarah Nabi


Mengenal Sejarah Nabi ShallallahuAlaihi wa SallamRasulullah sebagai sosok teladan yang baikmerupakan pribadi yang harus kita ketahuiperjalanan hidupnya sejak beliau lahir sampaiwafat. Mengetahui sejarah beliau merupakan satukewajiban yang dibebankan kepada umat ini karena beliauadalah perantara dan penafsir Al Quran secara perkataandan perbuatan, sehingga tidaklah mungkin kita dapatmemahami ajaran agama kita tanpa mengetahui sejarahRasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.Oleh karena itu, kaum muslimin sejak masa-masapertama perkembangan Islam telah sibuk mempelajarisiroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam denganmerekam kejadian-kejadian yang terjadi pada beliau danpada masa-masa beliau hidup serta bersungguh-sungguhmenukil hal-hal tersebut dengan penukilan yang teliti danakurat baik dalam buku-buku hadits dan siroh, atau bukubukusejarah umum.2Mengenal Sejarah Nabi


Sudah tidak diragukan lagi bahwa sejarah (siroh)Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam merupakan bidangyang sangat penting yang digeluti kaum muslimin dahuludan sekarang, dan dengan izin Allah subhanahu wa ta’alasenantiasa menjadi tempat perhatian kaum muslimin,karena siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallammerupakan aplikasi konkret dari syariat Ilahi dan penjelashukum-hukumnya. Dan dari sini muncullah perhatian yangsangat besar dari kalangan ulama Islam untukmempelajari, meneliti, dan menulis buku-buku danreferensi sejarah beliau shallallahu 'alaihi wa sallamdengan macam ragam metode penulisan dan penelitianyang mereka pakai sehingga memberikan gambaran yangjelas tentang siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.3Mengenal Sejarah Nabi


dakwah Islam di Jaziroh Arab dan di luarnya, sakit dankematian beliau dan pengaruhnya terhadap para sahabatshallallahu 'alaihi wa sallam sampai perawatan jenazahbeliau shallallahu 'alaihi wa sallam. (As-Siroh An-Nabawiyah oleh Muhammad Abdul Qadir Abu Faaris,cetakan pertama, Dar Al Furqaan, Ammaan, Yordania hlm.49).5Mengenal Sejarah Nabi


Target dan Faedah Mempelajari Siroh NabiShallallahu 'Alaihi wa SallamDi antara target dan faedah mempelajari sirohRasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah:1. Mendapatkan dan menemukan aplikasikonkret (pengejawantahan) dari hukum-hukum Islamyang terkandung dalam ayat-ayat Al Quran dan haditshaditsNabi dalam ragam bidang kehidupan.2. Mencontoh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallammenuntut seorang untuk mengetahui sifat-sifat dankeadaan kehidupan beliau shallallahu 'alaihi wa sallamdalam segala bidang kehidupan karena beliau adalah suriteladan yang baik yang harus dicontoh. Sebagaimanafirman Allah subhanahu wa ta'ala:ل َّق َد ك َان َ ل َك ُم فِي رسولِ‏ االلهِ‏ أ ُسوة ٌ حسنة ٌ ل ِّمن ك َان َ يرجوا االلهَ‏ وال ْيوم ا ْلأَخِ‏ روذ َك َر االلهَ‏ ك َثِيرا6Mengenal Sejarah Nabi


"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suriteladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yangmengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamatdan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al Ahzab: 21)3. Mencontoh dan mengikuti Rasulullah shallallahu 'alaihiwa sallam merupakan tanda kecintaan seseorang terhadapAllah 'azza wa jalla dan yang melakukannya akanmendapatkan kecintaan Allah dan ampunan-Nya,sebagaimana firman Allah 'azza wa jalla:ق ُل ْ إِن ك ُنتم تحِبون َ االلهَ‏ ف َاتبِعونِي يحبِبك ُم االلهُ‏ ويغفِر ل َك ُم ذ ُنوبك ُم وااللهُ‏ غ َف ُور‏ُ‏رحِي م"Katakanlah, Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah,ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampunidosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi MahaPenyayang." (QS. Ali Imran: 31)4. Mendapatkan dan menemui dalil-dalil mukjizat yangdapat menguatkan dan menambah iman.5. Menguatkan azzam kaum mukminin yang mengikutijalannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan7Mengenal Sejarah Nabi


memantapkan mereka dalam membela agama dankebenaran serta memberikan ketenangan dalam hatimereka dengan mengenal apa yang terdapat danterkandung dari siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berupa sikap-sikap keimanan dan kekuatan aqidahbeliau dalam menghadapi cobaan dan musuh-musuhnya.6. Dalam siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallamterdapat pelajaran dan nasihat serta hikmah-hikmah yangbisa diambil oleh semua muslim baik penguasa atau rakyatuntuk membentuk manusia yang baik.7. Siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam merupakangambaran contoh yang tinggi yang dimiliki seorangmanusia yang sempurna dari segala sisi.8. Siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berisikanpelajaran-pelajaran yang banyak bagi segala lapisanmasyarakat manusia dan meringankan mereka dalammenghadapi segala cobaan dan ujian hidup yang merekahadapi terlebih lagi para dai.9. Membantu memahami Al Quran dan sunnah Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam.8Mengenal Sejarah Nabi


10. Mendapatkan banyak pengetahuan yang benar tentangbermacam-macam ilmu-ilmu keislaman berupa aqidah,syariat, akhlak, tafsir, hadits, politik, pendidikan dan sosialkemasyarakatan dan yang lain-lainnya.11. Mengenal perkembangan dan pertumbuhan dakwahIslam dan apa yang terjadi padaRasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan sahabatsahabatnyadalam menegakkan kalimat Allah serta apayang dihadapi para sahabat dari kesulitan-kesulitan danbagaimana mereka bersikap serta solusi pemecahannya.12. Mengenal sebab turunnya ayat-ayat Al Quran dankorelasi ucapan-ucapan Rasulullah dan sahabatsahabatnya.13. Mengenal naskh dan mansukh dalam Al Quran danhadits.14. Mengenal dengan baik mukjizat-mukjizat yang Allahkaruniakan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.15. Menanamkan kecintaan kepada Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam.9Mengenal Sejarah Nabi


Keistimewaan Siroh Nabi Shallallahu 'Alaihiwa SallamSiroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallammerupakan siroh (sejarah) yang memiliki banyakkeistimewaan sehingga terasa nikmat untukdipelajari dan ditelaah dibandingkan dengan siroh-sirohyang lainnya, sebagaimana juga ia merupakan suatu halyang harus dimiliki oleh seorang ulama syariat dan daiIslam dan orang yang merasa bertanggung jawabterhadap perbaikan umat manusia karena denganmencontoh gaya dan cara dakwah Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam akan menjadikan dakwah mereka benardan berhasil.Di antara keistimewaan siroh Rasulullah shallallahu 'alaihiwa sallam adalah sebagai berikut:1. Siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam merupakansiroh yang paling absah dan otentik yang menceritakansejarah para nabi dan rasul, atau tokoh-tokohpembaharuan umat manusia, karena siroh Rasulullah10Mengenal Sejarah Nabi


shallallahu 'alaihi wa sallam sampai kepada kita melalujalan penyampaian yang paling benar dan paling kuatsehingga membuat kemudahan-kemudahan dalammengenal kejadian-kejadian bersejarah yang ada di duniaini.Dan keistimewaan ini tidak terdapat pada siroh selainbeliau shallallahu 'alaihi wa sallam. Kita lihat siroh NabiMusa 'alaihi salam telah tercampur antara kejadiankejadianyang benar-benar terjadi pada beliau dengan halhalyang dimasukkan oleh orang Yahudi daripenyimpangan dan kesesatan, sehingga kita tidak bisamenjadikan Taurot sebagai sumber pengambilan sirohbeliau 'alaihi salam yang akurat dan benar. Demikian jugasiroh Nabi Isa 'alaihi salam karena beredarnya injil-injilyang banyak yang tidak sama isi kitab yang satu denganyang lainnya, sehingga kita tidak bisa mengambil sirohbeliau 'alaihi salam dengan terjamin keotentikannya.2. Kehidupan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallamadalah kehidupan yang sangat jelas dalam setiapmarhalah-nya (tingkatan), sejak menikah orang tua beliausampai wafatnya beliau shallallahu 'alaihi wa sallam,sehingga dapat diketahui kelahirannya, masa kecil dan11Mengenal Sejarah Nabi


emajanya, kehidupannya sebelum kenabian dan setelahkenabian sampai wafatnya beliau shallallahu 'alaihi wasallam, sehingga berkata seorang pengkritik barat(orientalis): "Sesungguhnya Muhammad shallallahu 'alaihiwa sallam adalah satu-satunya orang yang dilahirkan(jelas seperti) terangnya sinar matahari."3. Sesungguhnya siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan siroh seorang manusia yangdimuliakan Allah sebagai Rasul dengan tidakmengeluarkannya dari sifat kemanusiaannya dan tidak adapadanya dongeng-dongeng yang tidak benar.4. Siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallammenyeluruh kepada seluruh sisi-sisi kehidupan beliau,karena dia mengisahkan kepada kita sejarah kehidupanbeliau shallallahu 'alaihi wa sallam di masa muda sebelummenjadi Nabi dan juga menceritakan kepada kita tentangbeliau sebagai seorang pembawa bendera dakwah yangmemiliki gaya dan cara yang efektif dan akurat dalammenyampaikan isi dakwahnya, sebagaimana jugamengisahkan beliau sebagai seorang pemimpin negaradan sebagai pemimpin rumah tangga dan pendidik sertapolitikus sejati.12Mengenal Sejarah Nabi


Ringkasnya siroh Rasulullah meliputi seluruh sisikehidupan sosial kemanusiaan dalam suatu tatanankemasyarakatan yang menjadikan beliau sebagai teladanyang baik bagi da'i, panglima, bapak, suami, teman,pendidik, politikus, pemimpin negara dan yang lainlainnya.5. Siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallammemberikan kepada kita tanda kebenaran risalahnya dankenabiannya. (Disarikan dari As-Siroh An-Nabawiyah:Durus wa 'Ibar oleh Musthofa As-Siba'i hlm. 15-20).13Mengenal Sejarah Nabi


Sumber Pengambilan Siroh RasulullahShallallahu 'Alaihi wa SallamSesungguhnya siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam -secara hakikatnya- adalah ibarat daririsalah yang beliau bawa kepada masyarakatmanusia, oleh karena itu sudah selayaknya untukditayangkan dalam bentuk yang benar, akurat danterperinci, sehingga bisa bermanfaat bagi kaum musliminseluruhnya, maka untuk mencapai hal itu perlu kitamenengok kembali kepada sumber-sumber pengambilansiroh tersebut.Adapun sumber-sumber pengambilan siroh Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam yang menjadi sumber rujukanpara ulama dalam menjelaskan siroh tersebut dapatdiglobalkan menjadi 8 sumber, yaitu:1. Al QuranSesungguhnya dalam Al Quran terkandung banyakkejadian dari siroh Nabi, baik ketika pada masa Mekkah14Mengenal Sejarah Nabi


atau Madinah. Demikianlah Al Quran telah mengisahkankepada kita keadaan beliau di masa kecilnya ketika dalamkeadaan yatim dan fakir sebagaimana yang ada di dalamfirman Allah subhanahu wa ta’ala:أ َل َم يجِدك يتِيما ف َئ َاوى ووجدك ضآلا ف َهدى ووجدك عآئِلا ً ف َأ َغ ْنى"Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim laluDia melindungimu? Dan Dia mendapatimu sebagai seorangyang bingung lalu Dia memberikan petunjuk? Dan Diamendapatimu sebagai seorang yang kekurangan lalu Diamemberikan kecukupan?" (QS. Al Dhuha: 6-8)Dan menceritakan pula kisah turunnya wahyu di Gua Hiro'dalam firman-Nya:اق ْرأ ْ بِاسمِ‏ ربك ال َّذِي خل َق خل َق الإِنسان َ مِن عل َقٍ‏ اق ْرأ ْ وربك ا ْلأَ‏ ْكرم ال َّذِيعل َّم ابِال ْق َل َمِ‏ عل َّم ا ْلإِنسان َ مال َم يعل َم"Bacalah dengan (menyebut) nama Robb-mu Yangmenciptakan. Bacalah, dan Rabbmulah Yang PalingPemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraankalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak15Mengenal Sejarah Nabi


diketahuinya." (QS. Al 'Alaaq: 1-5)Dan tentang mukjizat isra' dan mi'roj dalan firman-Nya:سبحان َ ال َّذِي أ َسرى بِعبدِهِ‏ ل َيلا ً من ال ْمسجِدِ‏ ال ْحرامِ‏ إِل َى ال ْمسجِدِ‏ ا ْلأَق ْصاال َّذِي بارك ْنا حول َه لِنرِيه مِن ءَاياتِنآ إِنه هو السمِيع ال ْبصِ‏ ير"Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nyapada suatu malam dari Al-Masjid Al-Haram ke Al-MasjidAl-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kamiperlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaranKami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagiMaha Melihat." (QS. Al Isra 17:1)Dan tentang hijroh beliau shallallahu 'alaihi wa sallambersama Abu Bakar dalam firman-Nya:إِلا َّ تنصروه ف َق َد نصره االلهُ‏ إِذ ْأ َخرجه ال َّذِين ك َف َروا َثانِي اث ْنينِ‏ إِذ ْهما فِي ال ْغا ‏ِرإِذ ْيق ُول ُ لِصاحِبِهِ‏ لا َتحزن ْ إِن َّ االلهَ‏ معنا ف َأ َنزل َ االلهُ‏ سكِينته عل َيهِ‏ وأ َيده بِجنودٍ‏ ل َّم تروهاوجعل َ ك َلِمة َ ال َّذِين ك َف َروا السف ْل َى وك َلِمة ُ االلهِ‏ هِي ال ْعل ْيا وااللهُ‏ عزِيز حكِي م"Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka16Mengenal Sejarah Nabi


sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketikaorang-orang kafir (musyrikin Mekkah) mengeluarkannya(dari Mekkah) sedang dia salah seseorang dari dua orangketika keduanya berada dalam gua, pada waktu diaberkata kepada temannya, 'Janganlah berduka cita,sesungguhnya Allah bersama kita.' Maka Allahmenurunkan ketenangan kepada (Muhammad) danmembantunya dengan tentara yang kamu tidakmelihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orangkafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yangtinggi. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." (QS. AtTaubah 9:40)Serta menceritakan pula kisah perang Ahzab dalamfirman-Nya:ياأ َيها ال َّذِين ءَامنوا اذ ْك ُروا نِعمة َ االلهِ‏ عل َيك ُم إِذ ْ جآءَتك ُم جنود‏ُ‏ ف َأ َرسل ْنا عل َيهِمرِيحا وجنودا ل َّم تروها وك َان َ االلهُ‏ بِما تعمل ُون َ بصِيرا إِذ ْ جآءُوك ُم من ف َوقِك ُ مومِن أ َسف َل َ مِنك ُم وإِ‏ ْذزاغ َتِ‏ ا ْلأَبصار وبل َغتِ‏ ال ْق ُل ُوب ال ْحناجِر وتظ ُنون َ بِا ‏ِاللهالظ ُّنونا هنالِك ابتلِى ال ْمؤمِنون َ وزل ْزِل ُوا زِل ْزالا ً شدِيدا وإِذ ْ يق ُول ُ ال ْمنافِق ُو َن17Mengenal Sejarah Nabi


وال َّذِين فِي ق ُل ُوبِهِم مرض ماوعدنا االلهُ‏ ورسول ُه إِلا َّغ ُرورا وإِذ ْ ق َال َت ط َّآئِف َ ٌةمنهم يآأ َهل َ يث ْرِب لا َمق َام ل َك ُم ف َارجِعوا ويستئ ْذِن ُ ف َرِيق منهم النبِي يق ُول ُون َ إِن َّبيوتنا عورة ٌ وماهِي بِعورةٍ‏ إِن يرِيدون َ إِلا َّ فِرارا ول َو دخِل َت عل َيهِم من أ َق ْط َارِهاث ُم سئِل ُوا ال ْفِتنة َ لأَتوها وماتل َبث ُوا بِهآ إِلا َّ يسِيرا ول َق َد ك َانوا عاهدوا االلهَ‏ مِن ق َب ُللا َيول ُّون َ ا ْلأَدبار وك َان َ عهد االلهِ‏ مسئ ُولا ً ق ُل ل َّن ينف َعك ُم ال ْفِرار إِن ف َررتم م نال ْ موتِ‏ أ َوِ‏ ال ْق َتلِ‏ وإِذ ًا لا َّتمتعون َ إِلا َّ ق َلِيلا ً ق ُل ْ من ذ َا ال َّذِي يعصِمك ُم من االلهِ‏ إِ‏ ْنأ َراد بِك ُم سوءًا أ َو أ َراد بِك ُم رحمة ً ولا َيجِدون َ ل َهم من دونِ‏ االلهِ‏ ولِيا ولا َنصِيراق َد يعل َم االلهُ‏ ال ْمعوقِين مِنك ُم وال ْق َآئِلِين لإِخوانِهِم هل ُم إِل َينا ولا َيأ ْتون َ ال ْبأ ْس إِلا َّق َلِيلا ً أ َشِحة ً عل َيك ُم ف َإِذ َا جآءَ‏ ال ْخوف رأ َيتهم ينظ ُرون َ إِل َيك تدور أ َعينه مك َال َّذِي يغشى عل َيهِ‏ مِن ال ْموتِ‏ ف َإِذ َا ذ َه بال ْخوف سل َق ُوك ُم بِأ َل ْسِنةٍ‏ حِدا ‏ٍدأ َشِحة ً عل َى ال ْخيرِ‏ أ ُول َئِك ل َم يؤمِنوا ف َأ َحبط َ االلهُ‏ أ َعمال َهم وك َان َ ذ َلِك عل َى االلهِ‏يسِيرا يحسبون َ ا ْلأَحزاب ل َم يذ ْهبوا وإِن يأ ْتِ‏ ا ْلأَحزاب يودوا ل َو أ َنهم بادو َنفِي ا ْلأَعرابِ‏ يسئ َل ُون َ عن أ َنبآئِك ُم ول َو ك َانوا فِيك ُم ما ق َاتل ُوا إِلا َّ ق َلِيلا ً ل َّق َد ك َا َن18Mengenal Sejarah Nabi


ل َك ُم فِي رسولِ‏ االلهِ‏ أ ُسوة ٌ حسنة ٌ ل ِّمن ك َان َ يرجوا االلهَ‏ وال ْيوم ا ْلأَخِر وذ َك َر االلهَ‏ك َثِيرا ول َما رءَا ا ْلمؤمِنون َ ا ْلأَحزاب ق َال ُوا هذ َا ماوعدنا االلهُ‏ ورسول ُه وصدق ا ‏ُاللهورسول ُه ومازادهم إِلآ إِيمانا وتسلِيما"Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmatAllah (yang telah dikurniakan) kepadamu ketika datangkepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepadamereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamumelihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yangkamu kerjakan. (Yaitu) ketika mereka datang kepadamudari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagipenglihatan (mu) dan hatimu naik menyesak sampai ketenggorokan dan kamu menyangka terhadap Allah denganbermacam-macam purbasangka. Di situlah diuji orangorangmukmin dan diguncangkan (hatinya) denganguncangan yang sangat. Dan (ingatlah) ketika orangorangmunafik dan orang-orang yang berpenyakit dalamhatinya berkata, 'Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikankepada kami melainkan tipu daya.' Dan (ingatlah) ketikasegolongan di antara mereka berkata, 'Hai pendudukYatsrib (Madinah), tidak ada tempat bagimu, maka19Mengenal Sejarah Nabi


kembalilah kamu.' Dan sebahagian dari mereka minta izinkepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata,'Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak adapenjaga).' Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka,mereka tidak lain hanyalah hendak lari. Kalau (Yatsrib)diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepadamereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya;dan mereka tiada akan menunda untuk murtad itumelainkan dalam waktu yang singkat. Dan sesungguhnyamereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, 'Merekatidak akan berbalik ke belakang (mundur).' Dan adalahperjanjian dengan Allah akan diminta pertanggunganjawabnya. Katakanlah, 'Lari itu sekali-kali tidaklah bergunabagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian ataupembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian)kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecualisebentar saja.' Katakanlah, 'Siapakah yang dapatmelindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendakibencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu.'Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagimereka pelindung dan penolong selain Allah.Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yangmenghalang-halangi di antara kamu dan orang-orang yang20Mengenal Sejarah Nabi


erkata kepada saudara-saudaranya:”Marilah kepadakami”.Dan mereka tidak mendatangi peperanganmelainkan sebentar. Mereka bakhil terhadapmu, apabiladatang ketakutan (bahaya), kamu lihat mereka itumemandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balikseperti orang yang pingsan karena akan mati, dan apabilaketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu denganlidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuatkebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allahmenghapuskan (pahala) amalnya. Dan yang demikian ituadalah mudah bagi Allah. Mereka mengira (bahwa)golongan-golongan yang bersekutu itu belum pergi; danjika golongan-golongan yang bersekutu itu datangkembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusunbersama-sama orang Arab Badui, sambil menanyananyakantentang berita-beritamu Ddan sekiranya merekaberada bersama kamu, mereka tidak akan berperang,melainkan sebentar saja. Sesungguhnya telah ada pada(diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu)bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan(kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.Dan tatkala orang-orang mu’min melihat golongangolonganyang bersekutu itu, mereka berkata: 'Inilah yang21Mengenal Sejarah Nabi


dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita.' Dan benarlahAllah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu tidaklahmenambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan."(QS. Al Ahzaab: 9-22)وأ َنزل َ ال َّذِين ظ َاهروهم من أ َهلِ‏ ال ْكِتابِ‏ مِن صياصِيهِم وق َذ َف فِي ق ُل ُوبِهِم الرعبف َرِيق ًا تق ْتل ُون َ وتأ ْسِرون َ ف َرِيق ًا وأ َورث َك ُم أ َرضهم ودِيارهم وأ َموال َهم وأ َرضا ل َّ متط َئ ُوها وك َان َ االلهُ‏ عل َى ُكل ِّ شىءٍ‏ ق َدِيرا"Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (BaniQuraizhah) yang membantu golongan-golongan yangbersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Diamemasukkan rasa takut ke dalam hati mereka.Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lainkamu tawan. Dan Dia mewariskan kepada kamu tanahtanah,rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitupula) tanah yang belum kamu injak.Dan adalah Allah MahaKuasa terhadap segala sesuatu." (QS. Al Ahzaab: 26-27)dan kisah-kisah lainnya yang cukup banyak.Akan tetapi untuk dapat mengambil faedah yangsempurna dari Al Quran harus melihat kembali kepada22Mengenal Sejarah Nabi


uku-buku tafsir yang terpercaya seperti Tafsir bil ma'tsuryaitu Tafsir yang membawakan hadits-hadits yangbersanad periwayatan dalam menafsirkan ayat-ayat AlQuran seperti Tafsir ath Thobary dan Tafsir Ibnu Katsir danbuku-buku yang menjelaskan Naasikh dan Mansukh sertabuku-buku yang menjelaskan sebab-sebab turunnya ayatayatAl Quran dengan selalu melihat bahwa hadits-haditstersebut tidak diterima begitu saja akan tetapi harusdilihat keabsahannya.2. Buku-Buku Hadits (Hadits-Hadits Nabi)Adapun arti pentingnya buku-buku hadits dalampengambilan siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallamkembali kepada apa yang terkandung dalam buku-bukutersebut dari kumpulan ucapan, perbuatan, persetujuandan sifat-sifat beliau shallallahu 'alaihi wa sallam baik fisikataupun akhlak, karena hadits-hadits tersebutmenceritakan kehidupan beliau sehari-hari sehinggamemiliki hubungan yang erat sekali dalam pengambilansiroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Dan tidakdiragukan lagi bahwa madah (isi materi) siroh dalambuku-buku hadits adalah akurat dan wajib di jadikansandaran dalam pengambilan siroh shallallahu 'alaihi wa23Mengenal Sejarah Nabi


sallam dan di dahulukan dari riwayat-riwayat yang ada dibuku-buku sejarah dan yang lainnya.Di antara buku-buku hadits yang penting dan banyakmenceritakan kejadian-kejadian sejarah siroh shallallahu'alaihi wa sallam adalah Shohih Bukhori, Shohih Muslim,Jami' At Tirmidzy, Sunan Abu Dawud, Musnad Ahmad binHambal, Sunan An Nasa'i, Sunan Ibnu Majah danMushanaf Ibnu Ab Syaibah serta yang lain-lainnya.Misalnya Imam Bukhori telah memberikan perhatian yangbesar dalam hal ini sehingga membuat beberapa kitab danbab yang khusus menjelaskan sejarah Nabi sebelum dansesudah diutusnya beliau sebagai Nabi dan Rasul,peperangan dan navigasi militernya, delegasi dan suratmenyurat beliau, keutamaan sahabat dan istri-istri beliau.Demikian juga Imam Muslim dalam Shohih Muslim sepertiKitab Al Jihad was Siar, Fadhooil Nabi, Fadhoil shohabat,Imaroh dan banyak tersebar riwayat-riwayat siroh yangbeliau sampaikan dalam kitab tersebut.3. Buku-Buku SyamaailBuku-buku Syamaail adalah buku-buku yang dikaranguntuk menjelaskan sifat-sifat Rasulullah shallallahu 'alaihi24Mengenal Sejarah Nabi


wa sallam. Buku-buku ini sangat penting dalammelengkapi siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallamsehingga sebagian ulama menulis buku-buku ini terpisahdari buku-buku hadits. Padahal kalau dilihat kembali,sebenarnya sebagian besar hadits-hadits yangberhubungan dengan hal itu ada dalam buku-buku hadits.Di antara ulama-ulama tersebut adalah Imam At Tirmidzidalam kitabnya Syamaail Muhammadiyah, yang telahdiringkas oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani.Demikian pula Imam Al Baghowi dalam kitab Al Anwaar fiSyamaail An Nabi Al Mukhtar dan Ibnu Katsir dalam bukuSyamaail Al Rasul serta Syaikh Muhammad Jamil Jainudalam buku Quthb Min Al Syamaail Muhammadiyah WalAkhlaq An Nabawiyah Wall Adab Al Islamiyah yang telahditerjemahkan dengan judul Pribadi dan Akhlak Rasul.Akan tetapi dalam kitab-kitab ini belum seluruhnya berisihadits-hadits shohih, sehingga sehingga mengharuskankita untuk memilah-milahnya kembali. Namun Para ulamapun tidak berdiam diri dalam hal ini, mereka mulaimemilah-milahnya sehingga memudahkan kita untukmembacanya, di antara ulama yang telah melakukan halitu adalah Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani dalamringkasan beliau di atas dan Syaikh Muhammad Jamil25Mengenal Sejarah Nabi


Zainu dalam buku beliau tersebut.4. Buku-buku Dalaail An NubuwahBuku-buku ini adalah buku-buku yang dikarang untukmenjelaskan bukti kebenaran kenabian dan mukjizatmukjizatyang terjadi padanya. Di antara buku-buku iniadalah kitab Dalaail An Nubuwah karangan Abu Nu'aim AlAshbahani dan Dalaail An Nubuwah karangan Al Baihaqi.Demikian juga Imam Suyuthi menulis kitab AlKhoshooishul Kubro. akan tetapi kitab-kitab ini punmembutuhkan satu perhatian yang sangat serius agarlebih dapat di manfaatkan.5. Buku-buku Maghozy dan SirohBuku-buku Maghozy ini menampilkan kejadian-kejadiansiroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, peperanganbeliau, pengiriman saraya (pasukan perang yang tidakdipimpin langsung oleh beliau/Navigasi militer) danmarhalah (tingkatan) dakwah beliau shallallahu 'alaihi wasallam dan buku-buku ini merupakan referensi (rujukan)yang sangat penting dalam mempelajari siroh Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam.26Mengenal Sejarah Nabi


Demikian juga buku-buku siroh yang khusus menjelaskansiroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah dikarangoleh para ulama sejak abad pertama hijriah, dan di antaraulama-ulama pertama yang terkenal memiliki perhatiankhusus dalam penulisan siroh secara umum adalah:Abdulloh bin Abbas (Wafat tahun 78 H), Sa'id bin Sa'ad binUbadah, Sahl bin Abi Hatsmah (wafat di zamanMuawiyah), Urwah bin Zubair (wafat tahun 92 atau 94 H),Said bin Musayyib (wafat tahun 94 H), Abban bin Utsmanbin Affan (wafat tahun 87 atau 105 H) dan Abu FadhoolahAbdulloh bin Ka'ab bin Maalik Al Anshori (wafat tahun 97H). Dan dalam abad kedua Hijriah: Al Qashim binMuhammad bin Abi Bakr As Shiddiq (wafat tahun 107 H),Wahab bin Munabbih (wafat tahun 114 H), Syarahbiil binSaid (wafat Tahun 123 H), Abu Ruh Yazid bin Rumaan AlAsady (wafat tahun 130 H), Abul Aswad Muhammad binAbdur-Rahman bin Naufal Al Asady (Wafat tahun 131 H),Abdullah bin Abi Bakr bin Hazm (wafat antara tahun 130 -135 H), Musa bin Uqbah (wafat tahun 141 H), Muhammadbin Ishaaq Al Muthaliby (wafat tahun 151 H), Yunus binYazid Al Aily (wafat tahun 152 H), Ma'mar bin Rasyid AlBashri (wafat tahun 154 H), Abu Ma'syar As Sindy (wafatsetelah tahun 170 H), Abu Ishaaq Al Fazaary (wafat tahun27Mengenal Sejarah Nabi


187 H) dan Al Walid bin Muslim Ad Dimasyqi (wafat tahun195 H). Sedangkan dalam abad ketiga hijriah muncululama-ulama siroh seperti: Muhammad bin Umar Al Waqidi(wafat tahun 207 H), Abdurrozzaq bin Hammaam AsShon'ani (wafat tahun 211 H), Sa'id bin Al Mughiroh bin AsShoyaad Al Mushishi (wafat tahun 220 H), Ahmad binMuhammad Al Warroq (wafat tahun 227 H), Muhammadbin Saad bin Manii' Az Zuhri (wafat tahun 230 H),Muhammad bin Aidz Al Qurasyi (wafat tahun 224 H),Sulaiman bin Thorkhaan At Taimi (wafat tahun 245 H),Hisyam bin Ammar (wafat tahun 245 H), Said bin Yahya AlUmawi (wafat tahun 249 H),dan Umar bin Syabah binUbaid (wafat tahun 262 H).Sebagian ulama sejarah telah mengklasifikasikan paraulama penulis siroh menjadi beberapa kelompok tingkatan,yaitu pertama, kedua, dan ketiga dengan tokoh-tokohyang termasyhur dari mereka.Kelompok tingkatan yang pertama dengan tokoh-tokohnyayang terkenal Abaan, Urwah, Syarahbiil dan IbnuMunabbih. Buku-buku mereka tidak ada yang sampaikepada kita akan tetapi banyak riwayat-riwayat sirohmereka yang dapat ditemui di buku-buku ulama setelah28Mengenal Sejarah Nabi


mereka dan Prof. Dr. Muhammad Musthofa Al A'dzomymengumpulkan riwayat-riwayat Urwah dalam siroh denganmelalui riwayat Abil Aswad darinya dan dicetak denganjudul Maghozi Rasululloh shallallahu 'alaihi wa sallam liUrwah bin Az Zubair bi riwayat Abil Aswad yatiim urwah.Kelompok tingkatan yang kedua dengan tokoh-tokohnyayang terkenal Abdullah bin Abi Bakar, Ashim, dan Az Zuhri.Buku-buku mereka tidak ada yang sampai kepada kitaakan tetapi banyak riwayat-riwayat siroh mereka yangdapat ditemui di buku-buku ulama setelah mereka dansebagian penulis dan peneliti siroh Nabi pada masa kinimulai mengumpulkan riwayat-riwayat tersebut dalam satubuku, seperti Dr. Suhail Zikaar mengumpulkan riwayatriwayatAz Zuhri dari buku-buku yang ada dan memberijudul Al Maghozy An Nabawiyah.Kelompok tingkatan yang ketiga dengan tokoh-tokohnyayang terkenal Ibnu Uqbah, Ibnu Raasyid, Ibnu Ishaaq, AlFazaari, Al Waalid, Al Waaqidi, Abdurrozzaaq, Al Mushishi,Ibnu Saad, Al Waraq, Ibnu Aidz, Ibnu Abi Syaibah, IbnuThorkhon, Ibnu Ammaar, dan Al Umawi dan telah sampaikepada kita beberapa juz dari kebanyakan buku-bukumereka,seperti sebagian juz dari Maghozy Ibnu Uqbah dan29Mengenal Sejarah Nabi


itu berupa satu bagian yang ditemukan Edward S. danditerbitkan dengan terjemahan bahasa Jerman pada tahun1904 M, beberapa juz dari Siroh Ibnu Ishaaq dan yangterpenting adalah bagian yang terkenal dengan Siroh IbnuHisyaam kemudian juz yang diberi nama As Siyar walMaghozy yang diterbitkan dengan tahqiq Dr. MuhammadHamidullah Al Haidaraabadi dan yang lain ditahqiq oleh Dr.Suhail Zikaar, Sirotur Rasul shallallahu 'alaihi wa sallamkarangan Al Fazaari yang ditemukan dua juz dari kitabtersebut di Universitas Al Qorawiin di Maroko yang akanditahqiq oleh Dr. Faruuq Hammadah, Maghozy Al Waqidiyang dicetak tiga jilid dengan tahqiq M. John, dan jugasampai kepada kita kitab siroh karya Abdurrozaq yangdigabung dengan kitab beliau Al Mushannaf dan itu telahdicetak dan tersebar serta kitab Ath Thobaqaat Al Kubrokarya Ibnu Saad yang dicetak dalam tujuh jilid, pada jilidpertama dan keduanya merupakan riwayat siroh Nabi,akan tetapi kebanyakan riwayat-riwayatnya dalam sirohdiambil dari gurunya Al Waaqidi dan beliau telah menukildarinya sebanyak 143 riwayat. Demikian juga ditemukantranskrip dari kitab Ibnu 'Aaidz di Museum Nasional Inggrisdi London, transkrip Tarikh Ibnu Abi Syaibah di UniversitasIslam Madinah.30Mengenal Sejarah Nabi


Akan tetapi dari mereka semuanya ini hanya beberapasaja yang sampai sekarang masih terkenal dan tersohordalam siroh, di antaranya Ibnu Ishaaq, Al Waqidi dan IbnuSa'ad. Khususnya Ibnu Ishaaq yang telah dikenal olehkebanyakan orang hal itu mungkin disebabkan oleh faktorfaktorberikut:1. Penyampaian siroh dengan mengurutkan waktukejadian (Tasalsul Zamani).2. Mengumpulkan semua berita yang sampaikepadanya tentang satu kejadian danmembawakannya dalam satu penyampaian tanpamelihat kepada pengkhususan riwayat seorang dariyang lainnya.3. Keluasan ilmu dan kedudukan serta ketinggianbahasa (kefasihan) beliau dalam penyampaian.4. Khidmah Ibnu Hisyam dengan menyusun ulangkitab tersebut yang membuat kitab tersebutmenjadi lebih baik dan bagus sehingga banyakmembuat ulama memperhatikannya denganmeneliti, mensyarah dan memberikan komentarilmiah kepadanya. Kitab Siroh Ibnu Hisyam ini telahditerjemahkan dengan judul Siroh Ibnu Hisyam.31Mengenal Sejarah Nabi


6. Buku-Buku yang Dikarang Dalam Sejarah DuaTanah Suci yaitu Mekkah dan MadinahPara Ulama telah menulis karangan yang khusus tentangdua kota suci ini dalam rangka menjelaskan sejarah keduakota ini sebelum dan sesudah islam, sehingga banyakmembantu dalam memahami siroh Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, sehingga dengan demikian jugamerupakan satu referensi (rujukan) yang sangat pentingdalam siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.Di antara buku-buku tersebut yang telah diterbitkan padamasa ini adalah: Taarikh Makkah oleh Abul WalidMuhammad bin Abdullah Al Azrooqi (wafat tahun 250 H)dicetak dengan tahqiq As Syaikh Rusydi Ash Sholih,Taarikh Makkah wa ma Ja'a fiiha minal Atsar dan kitab AdDuroh Ats Tsaminah Fi Akhbaril Madinah oleh Ibnu Najjaar,Akhbaar Madinah Rasulullah wa taarikh Makkah oleh AlFaakihani (wafat tahun 280 H), Syifaul Gharam bi Akhbaarbalad Allah Al Haraam oleh Muhammad bin Ahmad Al Faasi(wafat tahun 832 H) di tahqiq oleh Dr. Umar AbdusalamTadmuri, Tarikh Al Madinah karya Ibnu Zubaalah (wafattahun 200 H) dicetak dengan tahqiq Abdul Malik binDuhaisi, Tarikh Al Madinah karya Ibnu Bakkaar (wafat32Mengenal Sejarah Nabi


tahun 256 H), Tarikh Al Madinah karya Umar bin Syabah(wafat tahun 262 H) dicetak oleh As Sayid habib MahmudAhmad dengan tahqiq Fuhaim Syaltut, dan buku-buku iniseperti buku-buku yang lainnya dapat dimanfaatkandengan sempurna dan baik setelah dilihat kembalikeabsahan berita yang ada.7. Buku-Buku Tarikh UmumBuku-buku ini memaparkan sejarah umat manusia dannegara serta tokoh-tokoh sejarah secara umum sejaksebelum islam sampai di masa penulisnya, seperti Taarikhal Umam wa Ar Rasul wa Al Muluk oleh Ibnu JarirAththobary dan Tarikh Kholifah bin Khiyath Al Ushfury(wafat tahun 240 H), Al Badu wa At Taarikh karya IbnuThohir (wafat tahun 355 H), Futuuh Al Buldan karyaAhmad bin Yahya Al Balaadzari (wafat tahun 279 H),Tarikh Al Ya'quby karya Ahmad bin Ja'far bin Wahb (wafattahun 292), Muruj Al Madzhab dan At Tanbiih Wal Isyraafkarya Abul Hasan Ali bin Husein Al Mas'udi, TaarikhDamaskus Al Kabir karya Abul Qashim Ali bin Al Hasan binAsaakir (wafat tahun 571 M) dan lain-lainnya.Buku-buku ini merupakan referensi penting dalam33Mengenal Sejarah Nabi


memahami siroh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallamkarena menceritakan kejadian-kejadian yang ada padawaktu itu secara umum. Demikian juga kitab Al BidayahWan Nihayah karya Ibnu Katsir.8. Buku-Buku Sastra Arab (Adab)Ini merupakan referensi pelengkap dalam siroh, karenaberisikan syair-syair yang banyak mengisahkan hal-halyang terjadi di masa-masa Rasulullah dan sekitarnya. Diantara buku-buku tersebut adalah Al Aghoony karya AbulFaraj Ali bin Husein Al Ashbahani, Al Kamil fi Al Lughoh walAdab karya Al Mubarid, Al Waqf wal Ibtida' wal Adhdhadkarya Al Anbari dan Al Aqdul Fariid karya Abu UmarAhmad bin Muhammad bin Adurrobih Al Qurthubi.9. Buku-Buku Pelengkap LainnyaBuku-buku geografi dan buku-buku yang membahasperkembangan Jazirah Arabiyah dan sekitarnya jugasangat membantu dalam memberikan gambaran jelaskeadaan dan kondisi daerah dan sosialnya, sehingga lebihmemberi kejelasan hikmah diturunkannya Rasulullah diJazirah Arabiyah, seperti buku Khashais Jaziroh Arabiyahkarya Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid. Di samping buku-34Mengenal Sejarah Nabi


uku siroh karya para ulama zaman ini yang sangatbanyak sekali.Inilah referensi-referensi yang bisa kita jadikan rujukandalam mempelajari siroh shallallahu 'alaihi wa sallamdengan melihat kembali keabsahan berita yangtertuangkan dalam buku-buku tersebut. Sudahsepantasnyalah kita memberikan perhatian yang lebihterhadap buku-buku yang menjelaskan keabsahan dankeotentikan berita dan data yang ada padanya dengantetap melihat kepada metode para ulama islam seputar haltersebut, mudah-mudah dengan demikian dapatmemberikan gambaran yang jelas tentang kehidupanbeliau shallallahu 'alaihi wa sallam.(Disarikan dari kitab As-Siroh An-Nabawiyah As-Shahihaholeh Akrom Dhiya' Al-Umary, cetakan ketiga, Maktabah Al'Ubaikaan Riyadh, KSA hlm. 47-50 dan kitab As-Siroh An-Nabawiyah Fi Dhau'i Al-Mashodir Al-Ashliyah oleh MahdiRizqullah Ahmad, cetakan pertama, Pecetakan Markaz AlMalik Faishol Lil Buhuts Wa Al Dirasat Al Islamiyah,Riyaadh, KSA hlm 15-46 serta As-Siroh An-Nabawiyaholeh Muhammd Abdul Qadir Abu Faaris op.cit hlm. 51-56)35Mengenal Sejarah Nabi


Bagaimana Memahami Siroh NabiShallallahu 'Alaihi wa SallamSeorang yang ingin memahami siroh Nabi denganbenar dan akurat harus kembali mempelajari,merenungkan dan meneliti sumber-sumberpengambilan siroh tersebut dengan memperhatikanmetode-metode penulisan siroh Nabi yang telah ditulispara ulama dengan memandang hal-hal sebagai berikut:1. Meyakini bahwa As Sunnah An Nabawiyah adalah wahyudari Allah ta'ala dan siroh merupakan bagian dari Sunnahtersebut. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:أ َلا َ إِني أ ُوتِيت ال ْق ُرآن َ و مِث ْل َه معه"Ketahuilah bahwa diturunkan kepadaku Al Quran danyang semisalnya bersamanya."2. Mengetahui bahwa Rasulullah ketika terjunmemperbaiki umat manusia bukanlah sekedar pembaharusosial yang bersandar kepada kepakaran dan36Mengenal Sejarah Nabi


kehebatannya semata akan tetapi dia adalah seorangRasul yang diutus Allah dengan wahyu sehinggakeberhasilan beliau adalah taufik dari Allah, oleh karenaitu seluruh aspek kehidupannya berada di bawahbimbingan dan arahan dari Allah. Dengan demikian kitaakan melihat siroh Nabi sebagai siroh yang ma'shum dandapat mengarahkan akal kita untuk memahami konsep ini.3. Memahami siroh Nabi sebagai siroh yang komprehensif(menyeluruh) dan sempurna yang menggambarkan satupribadi yang sempurna.4. Mempelajarinya untuk dapat mengambil faedah danpelajaran yang dapat digunakan dalam mengarungikehidupan ini.37Mengenal Sejarah Nabi


Metode Menetapkan Siroh Nabi dan ManhajIlmiyahnyaTidak diragukan lagi bahwa dalam mempelajari sirohNabi dibutuhkan satu metode yang sesuai dengankonsep islam dalam memahami siroh dan sesuaidengan metodologi para Muhaditsin (Ahli Hadits) dalampembahasan kandungan siroh tersebut. Dari sini paraulama menetapkan metode mempelajari siroh Nabi yaitumetode kritik dan pembuktian kebenaran. Metode iniadalah metode yang ditetapkan dan diterapkan paraMuhaditsin dalam menerima segala khobar dengan melihatdan mempelajari sanad dan matan (isi) berita untuk dapatmenguji keotentikan dan keakuratan berita tersebut.Pertama, Penelitian dan kritik Sanad atau Isnad (diringkasdan diubah dari Fitnah Kubro karya Prof. DR. M. Amhazunyang diterjemahkan oleh Daud Rasyid dari hal. 39-79dengan beberapa perubahan dan penambahan)Isnad atau sanad adalah rangkaian para periwayat yangmenyampaikan suatu khabar (berita) dari satu perawi38Mengenal Sejarah Nabi


kepada perawi berikutnya secara berangkai, hinggasampai pada sumber khabar yang diriwayatkan itu (AlManhaj Al Islaamy fil Jarh Wat Ta'dil hal. 231).Dalam konsep islam, sanad dipandang sebagai tulangpunggung berita, dia merupakan media kritik terhadapsatu berita, karena dengan diketahui siapa-siapa yangmeriwayatkannya maka akan dapat diketahui pula nilaiberita tersebut. Sanad yang bersambung lagi shohihmerupakan karakteristik (kekhususan) umat Islam.Kegunaannya ialah untuk memberikan rasa tenteram danpercaya pada berita yang diriwayatkan dengan cara sepertiini, karena di dalamnya terhimpun sejumlah bukti danpendukung berupa perawi-perawinya bersifat adil, tsiqaatdan dhobit. Dari sejumlah pendukung itulah keshahihansuatu berita yang diriwayatkan menjadi kokoh. Kegunaanlainnya, bahwa riwayat-riwayat yang disandarkan padasanad jauh lebih utama dibandingkan riwayat atau khobaryang disampaikan dengan tanpa sanad,karena sanaddalam suatu riwayat itu dapat digunakan untuk melacakkeotentikan riwayat tersebut. Mekanisme kritik danpengujiannya juga dapat dilakukan dengan cara yang jauhlebih sempurna dibandingkan dengan khabar-khabar atauriwayat yang tidak bersanad. (Akrom Dhia’ul Umary,39Mengenal Sejarah Nabi


Dirasat Tarikhiyah hal 26). Dengan demikian tujuanpenetapan sanad adalah memastikan keshahihan(keotentikan) suatu nash (teks) atau berita, sertamelenyapkan kepalsuan dan kebohongan yang mungkinada padanya.Nilai penting atau urgensi sanad tidak hanya terbatasuntuk hadits-hadits Nabawi saja, lebih dari itu juga masukpada sejumlah cabang ilmu-ilmu lainnya seperti Tafsir,tarikh, sastra, bahkan sepertinya telah mendominasimetode pengkodifikasian ilmu-ilmu keislaman yangberaneka ragam.Dalam bidang siroh Nabi, penyebutan sanad akan banyakmembantu pelacakan kebenaran suatu riwayat dan kritikinformasi, oleh karena itu para ulama tetapmempertahankan keberadaan sanad ini dan terusmelakukan pengumpulan, penelitian dan penulisannya.Mereka telah memperhatikan hal ini sejak dini dan terusmelakukan usaha keras untuk meluruskan danmembongkar kedustaan yang ada dalam khabar (berita)dengan melalui dua aspek yaitu:1. Aspek teoritis, yaitu penetapan kaidah-kaidah yang40Mengenal Sejarah Nabi


dapat digunakan untuk mendeteksi adanyakedustaan.2. Aspek praktis, yaitu penjelasan tentang pribadipribadiyang disinyalir sebagai pendusta danseruannya pada umat manusia agar bersikap hatihatiterhadap mereka.Dalam aspek teoritis, metode kritik para ulama telahberhasil sampai pada peletakan kaidah-kaidah ilmuperiwayatan yang canggih dan sangat teliti sebagai puncakkreasi yang dihasilkan oleh kemampuan manusia. Untukmengetahui ketelitian metode ilmiah yang diikuti ulamayang berkecimpung di bidang ini, maka cukuplah kita bacakarya-karya yang mereka hasilkan dalam bentuk kaidahkaidahAl Jarh dan At Ta’dil, pengertian istilah-istilah yangtercakup dalam dua kategori itu, urutan hirarkisnya yangdimuali dari yang teratas -Ta’dil- sampai tingkat yangterbawah -Jarh-, syarat-syarat penerimaan suaturiwayat,di mana mereka tetapkan dua syarat pokokterhadap perawi yang bisa diterima periwayatannya, yaitu:1. Al Adalah (keadilan) yaitu seorang perawi itu harusmuslim, baligh, berakal, jujur, terbebas dari sebab-41Mengenal Sejarah Nabi


sebab kefasikan dan terhindar dari hal-hal yangmerusak muru'ah (martabat diri).2. Adh Dhobt yaitu seorang perawi harus menguasaiapa yang diriwayatkannya, hafal atas apa yangdiriwayatkan kalau dia meriwayatkannya denganmetode hafalan, cermat dengan kitabnya kalau diameriwayatkannya dengan melalui kitabnya.Di antara kaidah-kaidah periwayatan itu adalahmenghindari pengambilan riwayat (informasi) dari narasumber yang lemah (dhoif) dan sebaliknya selalu memilihriwayat dari perawi yang amanah (tsiqat), mensyaratkankejujuran, karena kebodohan dan kedustaan itumenyebabkan gugurnya sifat Al Adalah (adil), tidakmeriwayatkan dari orang yang kacau dan berubah-ubahhafalannya dan tidak menjadikan riwayat-riwayat darimereka sebagai hujjah. Juga tidak menjadikan sebagaihujjah, hadits-hadits yang berasal dari perawi-perawi yangbanyak keliru dan kesalahan dalam periwayatan danmenghindari periwayatan dari ahlil hawa.Adapun dari aspek praktis adalah seperti penyebutan paraperawi, curriculum vitae-nya serta penjelasan kualitas atau42Mengenal Sejarah Nabi


penilaian terhadapnya. Untuk kepentingan ini terdapatpara ulama yang khusus menyusun sejumlah besar karyayang menjelaskan hal tersebut. Dan sudah menjadi satuhal yang tidak diragukan lagi bahwa karya-karya tentangkaidah-kaidah periwayatan dan tentang para perawi itutelah memberi andil yang cukup besar dan penting dalampemurnian islam dan pelurusan siroh dan sejarah Nabiserta Islam umumnyaKedua, Kritik dan Penelitian Matan. Secara bahasa matanadalah sesuatu yang keras/terjal dan mencuat dari tanah(Al Qamus Al Muhiith), sedangkan menurut Istilah, matanmerupakan susunan kalimat yang tercantum pada akhirsanad pada umumnya dan terkadang ditulis sebelumsanad, yang berarti teks dari khabar itu sendiri. Dan yangdimaksudkan dengan studi matan di sini adalahmempelajari nash-nash (teks khabar) dari berbagaiseginya; di antaranya ada yang memfokuskan padapenelitian di seputar keshohihannya, apabila tidakbertentangan dengan prinsip-prinsip Syariah dan kaidahkaidahyang sudah pasti (qath'iy); tidak berlawanandengan watak zaman di mana peristiwa itu terjadi, tradisimasyarakat dan nilai-nilainya, dan tidak bertentangandengan watak alami sesuatu dan informasi-informasi43Mengenal Sejarah Nabi


kesejarahan yang telah valid, atau tidak mengandungsesuatu yang tidak mungkin atau kemustahilan, dan lainlain.Di antaranya pula, studi matan itu ada yangdifokuskan pada upaya pemahaman makna nash itusendiri,baik menyangkut pemahaman atas muatanhukumnya, dalalah (konotasi) nya, atau pemahaman segibahasa dan lafadznya.Dalam penelitian hadits dan sumber-sumber siroh ini, paraulama tidak berhenti hanya meneliti dan memfokuskanpenelitian pada sanad akan tetapi juga memberikanperhatian serius pada penelitian matan, karena illat(cacat/Ilaat adalah faktor yang tersembunyi, merusakkeshohihan hadits, kendatipun dari luar tampak tidakbermasalah. (lihat Ibnul Madini, Ilalul Hadits wa Ma'rifaturRijal hal. 10). Satu riwayat dapat terjadi di sanad dan dimatan, atas dasar ini didapatkan para ulama menghukumisatu hadits dengan kelemahan sanadnya tidak mestimenunjukkan matannya pun lemah demikian jugasebaliknya, karena boleh jadi ada hadits yang sanadnyalemah tetapi matannya shohih karena ada riwayat darisanad yang lain yang mendukung keshohihannya,sebagaimana mungkin juga sanadnya shohih tetapimatannya tidak shohih, karena adanya penyelisihan44Mengenal Sejarah Nabi


terhadap yang lebih kuat dan shohih (syudzudz) dan illat(cacat yang tidak nampak yang merusak) dalam matan itu(Ibid).Di sini terbukti bahwa para ulama hadits telahmemberikan perhatian yang serius pada studi matansebagaimana mereka memperhatikan studi sanad.Demikian pula mereka tidak hanya menggunakan metodeini pada hadits saja akan tetapi metode ini juga relevanuntuk bidang-bidang keislaman yang lainnya seperti tarikhIslam, apalagi pada siroh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallamyang merupakan satu perwujudan dari kehidupan beliaudan masyarakat pada masa itu. Mudah-mudahan denganini akan semakin jelas tujuan dan target kita dalammempelajari siroh Nabawiyah, sehingga membawa kitasemua kepada kesempurnaan dalam meneladaniRasululloh.45Mengenal Sejarah Nabi