15.Edisi_Juli_2006 - Kantor Jaminan Mutu - Universitas Gadjah Mada

kjm.ugm.ac.id

15.Edisi_Juli_2006 - Kantor Jaminan Mutu - Universitas Gadjah Mada

1No.15 tahun 2006/Thn4Maju Bersama UGMKantor Jaminan MutuNEWSLETTER FOR TOTAL QUALITY CULTURE AND SYSTEMT . Q . C . S .AUDIT PROGRAM STUDI & FAKULTAS TAHUN 2006Universitas Gadjah Mada telah memulai Audit Program Studi (disebut sebagai AMAI AuditMutu Akademik Internal) dalam rangka melaksanakan sistem penjaminan mutu perguruantinggi pada tahun 2005 untuk seluruh program studi sarjana. Hampir seluruh program studimelaksanakan AMAI pada bulan Juli, walaupun ada beberapa program studi yang melaksanakannyapada bulan Agustus 2005.Dari AMAI 2005, telah dikumpulkan temuan-temuan oleh masing-masing auditor yangditugaskan, dan hasilnya (tanpa menunjukkan nama auditor dan program studi yang diaudit) telahdilokakaryakan pada bulan Desember 2005 di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya UGM. Dalamlokakarya tersebut diketahui banyak temuan yang hampir sama antara program studi satu denganyang lain. Temuan tersebut antara lain: belum seluruh dosen memiliki RPKPS/Rencana ProgramKegiatan dan Pembelajaan Semester seperti yang diharapkan, belum semua dokumen akademik dandokumen mutu tersedia, belum semua pelaksanaan kegiatan akademik didokumentasikan secarajelas, belum semua organisasi pelaksanaan penjaminan mutu berfungsi secara optimal.Pada tahun ini direncanakan akan dilaksanakan kembali AMAI dengan penekananpemeriksaan tindak lanjut temuan AMAI 2005. Secara umum konsep AMAI telah dilaksanakan yaitumemeriksa kepatuhan terhadap rencana yang artinya program-program pembelajaran yang telahtertuang dalam dokumen program studi dilaksanakan secara konsekuen sesuai dengan rencanatersebut, bahkan ditingkatkan. Untuk pelaksanaan AMAI 2005 berkenaan dengan tindak lanjuttemuan, maka diharapkan tim audit terdiri atas anggota yang sama dengan tim audit 2005 yang lalu,atau paling tidak dua dari tiga anggota tim lama masih tetap.Pada tahun 2006 ini juga direncanakan akan diselenggarakan audit fakultas pada bulanSeptember sampai dengan November 2006. Audit fakultas ini merupakan audit institusi, sejalandengan BAN-PT yang juga sedang melaksanakan uji coba akreditasi institusi untuk UGM padatahun 2006. Butir-butir audit fakultas akan mengikuti butir-butir audit institusi BAN-PT dengankemungkinan memberikan bobot nilai yang berbeda untuk masing-masing butir audit.Melalui audit fakultas ini diharapkan UGM dan masing-masing fakultas akan mengetahuikekuatan dan kelemahan pengelolaan sumberdaya yang dimiliki untuk menjalankan danmengembangkan fakultas masing-masing. Melalui hasil audit fakultas ini juga diharapkan akan dapatdilakukan sinergi yang lebih baik lagi antar fakultas dalam merencanakan dan mengelola programprogrampendidikan khususnya program unggulan, kegiatan penelitian maupun kegiatan pelayanankepada masyarakat. (HYN)MONITORING PELAKSANAAN KULIAH/PRAKTIKUMPada saat ini monitoring kegiatan pembelajaran pada program studi dilaksanakan denganinstrument/borang yang belum diseragamkan. Apabila ada ide format borang yang dapatdikomunikasikan, silakan sampaikan ke KJM untuk dapat disebarluaskan. Borang tersebut diharapkandapat memberikan informasi lengkap tentang keaktifan mahasiswa dalam mengikuti kuliah/praktikumdan ketertiban dosen dalam melaksanakan kuliah/praktikum, jumlah, waktu sesuai jadwal dan materisesuai minggu penyelenggaraan.Di bawah ini adalah contoh borang yang digunakan oleh suatu perguruan tinggi dalam memonitor prosespembelajaran mingguan, data selalu di-updateagar dosen dan mahasiswa mengetahui perkembangankegiatan pembelajaran yang berlangsung. (HYN)BORANG MONITORING PELAKSANAAN KULIAH/PRAKTIKUMNama matakuliah/praktikum : __________________________________________________________________Bobot (SKS): __________________________________________________________________Minggu ke: __________________________________________________________________Kuliah/Praktikum ke : __________________________________________________________________Materi minggu ini : __________________________________________________________________(sesuai dengan RPKPS) ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________Audit prodi dan fakultas 2006Monitoring kuliah/praktikumBuku Panduan satu siklus SPMPTAUN Quality LabelKeunggulan komparatif prodiBentuk dasar SPMPTSp4 Penjaminan Mutu PendidikanPerjalanan Impelementasi SCL UGMPortofolio Akreditasi Institusi PTQuotes on Education1122223334Nama mhs Nomor Mhs Jml hadir % hadir Paraf mhs yanghadir minggu iniCatatan dosen: ________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________


BUKU PANDUAN PELAKSANAAN SATU SIKLUS SPMPTSistem Penjaminan Mutu PendidikanTinggi (SPMPT) adalah instrumen untukmeningkatkan standar dan kualitaspenyelenggaraan perguruan tinggi. Dalampelaksanaannya, SPMPT dilakukan secarabertahap, terstruktur dan berkelanjutan.Karena tuntutan stakeholders senantiasameningkat, maka implementasi SPMPT punselalu meningkat dan tidak pernah berakhir( continuous quality improvement). SiklusSPMPT terdiri dari Standar PelaksanaanMonitoring - Evaluasi Diri Audit - RumusanKoreksi - Peningkatan Standar. Siklustersebut merupakan sistem dan untukmelaksanakan SPMPT tidak cukup hanyapaham tentang sistem namun perlua. Bagaimana menyusun standar denganbenar?b.Bagaimana melaksanakan standardengan baik?c:Bagaimana dan kapan memonitorpelaksanaan standar?d. Bagaimana melakukan evaluasi diri danaudit?e.Bagaimana melakukan rumusan koreksidiri dan meningkatkan mutu?f. B a g a i m a n a c a r a m e l a k u k a nbenchmarking?Begitu pentingnya knowledge dan skillsdalam mengimplementasikan satu siklus,Kantor Jaminan Mutu UGM saat ini sedangdidukung knowledge dan skills tentang menyusun buku panduan tentangsistem penjaminan mutu (Atyanto, 2006:3). Secara sederhana, yang dimaksudknowledge dan skills. Buku panduan inibermanfaat tidak saja bagi pelaksanaandengan knowledge dan skills adalah akademik tetapi juga bagi para auditor.bagaimana melaksanakan siklus SPMPTdengan baik. Karena rangkaian satu siklusDiharapkan pada tahun 2007 buku panduanini sudah dapat dimanfaatkan sehinggaitu terdiri dari tujuh langkah, maka pelaksanaan satu siklus pada tahun ini akandiperlukan tujuhyaitu:knowledge dan skills,berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya.(SJW)PERSIAPAN UGM MENGIKUTIAUN QUALITY LABELSaat ini sebuat tim yang terdiri darianggota KJM dan fakultas sedangmenyiapkan dokumen untuk mengikutiprogram AUN Quality Label. Dokumendalam bahasa Inggris tersebut terdiri selfevalution SPMPT UGM, dokumenakademik, dokumen mutu danpelaksanaan SPMPT UGM. Prinsip AUNQuality Label seperti disebutkan dalamdraf buku AUN QA Guidelines:aninterpretation (2006), adalah:The AUN-Quality label is a marker,provided by the AUN to a universityfor the evidence of meeting theAUN-QA criteria concerning internalQuality AssuranceDirencanakan pada bulan Desember2006 dokumen dan berkas telah selesaidisusun dan dikirimkan ke Seretariat AUNdi Thailand untuk selanjutnya diadakanvisitasi dari tim yang dibentuk olehSekretariat AUN. (TON)KEUNGGULAN KOMPARATIF PROGRAM STUDIDi dalam basic policies pendidikan tinggiyang dituangkan dalam HELTS ( HigherEducation Long Term Strategy) ditekankanpentingnya pendidikan yang secara efektifberkontribusi pada nation's competitiveness.Berkaitan dengan hal tersebut, makakeunggulan komparatif perlu mendapatperhatian di dalam pengelolaan perguruantinggi atau bahkan program studi. Keunggulankomparatif suatu program studi secaralangsung akan ikut membentuk citra programstudi tersebut dan secara keseluruhan akanmenguntungkan peserta didik. Apakah semuaprogram studi harus mempunyai keunggulankomparatif dan yang seperti apa? Pertanyaanpertanyaantersebut dapat kita ajukan,terlebih bagi segenap staf di dalam programtersebut pada saat mengadakan evaluasi diri.Selanjutnya apa yang terjadi kalau masingmasingprogram studi yang mempunyaikeunggulan disejajarkan dengan programstudi sejenis dengan perguruan tinggi majuyang lain. Jawabnya sekali lagi peserta didikakan diuntungkan. Keuntungan lain adalahtumbuh mekarnya program sejenis dalampengembangan pengetahuan. Hal tersebutakan optimal kalau fasilitas dan sistemtransfer kredit telah diterapkan. Dengandemikian keunggulan di berbagai tempatdapat diperoleh peserta didik sehinggaberakibat pada naiknya kualitas lulusan(generasi muda). Hal tersebut tampak sangatidealis, tetapi bukan berarti tidak dapatd i l a k s a n a k a n . D e n g a n d e m i k i a npengembangan keunggulan komparatif justrumenjadi cara efisien untuk meningkatkankualitas lulusan secara bersama-sama bagibeberapa program studi serumpun. Dan dimasa depan, moving student menjadi hal yangtidak asing lagi. Beberapa program studi ataufakultas di UGM telah memberikan keunggulankomparatif yang tidak bisa dikatakan kecil.Sebagai salah satu contoh (dan masih banyaklainnya) adalah Fakultas Kehutanan IPBmenggunakan fasilitas praktik di hutan jatiyang dikelola dan dikembangkan FakultasBENTUK DASAR SISTEM PENJAMINAN MUTUPENDIDIKAN TINGGIKehutanan UGM. Hal yang sama dilakukanbeberapa perguruan tinggi dari Kalimantan.Hikmah yang dapat diambil adalah mutupendidikan dapat selalu ditingkatkan denganmemanfaatkan keunggulan komparatiftersebut. Dengan keterbukaan dan sistemyang baik, keunggulan komparatif menjadibermakna positif karena menjadi mediauntuk saling menumbuhkan kualitas di antaraprogram studi sejenis. Jika kita cermati makahal tersebut merupakan kontribusi nyataprogram pendidikan dalam mendukungnation's competitiveness. (GTS)Bentuk dasar SPMPT di Indonesia bisadirumuskan dari Undang-undangNomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknasdan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun2005 tentang Standar NasionalPendidikan. Selain itu juga dapatdirumuskan dari beberapa model qualityassurance yang dikembangkan sepertidalam ISO 9001:2000. QAFU-NUS, MUAThailand, Kaizen, dan sebagainya.Dalam berbagai rumusan tersebut yangterpenting adalah:1. Bentuk dasar biasanya suatu siklustertutup2. Komponen penting yang ada yaitu:standar, pelaksanaan dan monitoring,evaluasi diri, peningkatan mutu,standar baru (dengan melakukanbenchmarking).2Gambar 1. Prinsip-prinsip model Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPMPT)Bentuk dasar ini semoga dapatmenginspirasi kita semua untukmengembangkan SPMPT. (TON)


4(Sambungan dari hal 3)muncul. Misalnya SCL diterjemahkan menjadi'semakin cepat lupa' atau dalam bahasa Jawamenjadi ' saya cepet lali' . Para instrukturmembalas dengan istilah ' don't go to themilk' untuk menterjemahkan 'aja kesusu'atau jangan terburu-buru. Sementara itu adainstruktur yang menggambarkan suasanap e r k u l i a h a n s e l a m a i n i d e n g a nmemopulerkan istilah ' monkey see monkeydo' ( MSMD), karena kebiasaan burukmahasiswa yang hanya melakukan dengarduduk-catat-copydalam perkuliahan.Secara konsepsional PembelajaranBerpusat Mahasiswa sesungguhnyamengikuti faham Pembelajaran denganPengalaman ( experiencial learning). Olehkarena itu dalam pelaksanaan pelatihan parainstruktur juga berusaha taat asas untukselalu memulai dengan mengajak pesertamelakukan sesuatu ( games) agar dapatm e m i l i k i p e n g a l a m a n , kemudianmempublikasikan sesuatu yang diperoleh,s e l a n j u t n ya m e m b a n g u n k o n s e p(konseptualisasi), dan akhirnya menerapkansesuatu yang telah dibangun itu (aplikasi).Dengan demikian sesungguhnya faham iniadalah pengejawantahan dari system belajarkonstruktivisme atau memberikankesempatan pembelajar untuk membangunpikirannya sendiri dengan fasilitasi daripengajar atau dosen.B e r d a s a r k a n k e n y a t a a n d a npengalaman itu maka di masa yang akandatang diharapkan para peserta pelatihanSCL dapat menjadi pelatih dan inspirator dilingkungannya dalam ikut menularkanketerampilan dan menyebarluaskanpendekatan baru dalam pembelajaran di UGMini. Setelah sebagian besar kolega memahamik o n s e p S C L d a n b e r u s a h amengaplikasikannya, maka diharapkan dapatditemukan kesepahaman bersama bahwabukan untuk mempersoalkan pendekatanTCL dan atau SCL, tetapi bagaimana upayam e n g a k t i f k a n m a h a s i s w a d a l a mpembelajaran dapat diwujudkan. Bagimereka yang lebih memilih pendekatan TCLdiharapkan selalu memberikan peluang bagihak dan kesempatan belajar mahasiswa.Demikian pula bagi mereka yang inginmenerapkan pendekatan SCL diharapkansecara taat asas menerapkan pengetahuandan keterampilannya sejak dari perencanaanpembelajaran sampai dengan konsekuensiterhadap evaluasi hasil belajar mahasiswa.Sebagai bahan referensi dan inspirasi, PusatPengembangan Pendidikan UGM juga telahmenerbitkan 10 buku kecil tentang elemenelemenpembelajaran yang dapat diperolehsecara cuma-cuma oleh segenap dosen dilingkungan UGM. Semoga upaya ini dapatmembuahkan hasil sesuai dengan yangdiharapkan sekaligus menjadi penandamasyarakat modern yang selalu terbukaterhadap perubahan.(DKD-P3).NEWSLETTER FOR TOTALQUALITY CULTURE AND SYSTEMPenanggung Jawab: Dr.Ir. Toni Atyanto Dharoko, M.Phil.Anggota Redaksi: Ir. Haryana, M.Arch., Dr.Ir. Hari Hartadi M.Sc.,Drs. H.C. Yohannes, Dr.Kirbani Sri Brotopuspito,Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S.,Drs. Soeprapto, S.U., Drs. Sajarwa, M.Hum.,Dr,Ir, J.P. Gentur Pramana Sutapa, M.Sc.Penerbit: KJM-UGM, Gedung Pusat Sayap Selatan Lt. II,Bulaksumur, Yogyakarta - 55281Contact Person: Ishaq, Lilik , Teguh, Arum , AgitTelefon: (0274) 90-1989, 90-1986, 90-1921, Faksimili: (0274) 90-1989E-mail: kjm_ugm@yahoo.com, kjm_ugm@operamail.com, qa@ugm.ac.idWebsite: http://kjm.ugm.ac.id Education's purpose is to replace an empty mind with an open one - Malcolm Forbes The secret of education is respect the pupil - Ralph Waldo Emerson It is the supreme art of the teacher to awaken joy in creative expression andknowledge - Albert EinsteinPENYUSUNAN PORTOFOLIOAKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGIAkreditasi Institusi Perguruan Tinggi(PT) adalah penilaian ( assessment)institusi PT (dapat berbentuk universitas,institut, sekolah tinggi, politeknik danakademi) secara holistik untuk mendapatkangambaran mengenai komitmen institusi dalamkapasitas institusi (komitmen inti I) danefektivitas pendidikan (komitmen inti II).Kapasitas institusi dicerminkan dalamketersediaan dan kecukupan berbagaiperangkat dasar yang diperlukan untukmenyelenggarakan pendidikan, seperti:eligibilitas, visi, misi, tujuan dan sasaran; tatapamong ( governance); sumber daya manusia;prasarana dan sarana; dana; serta sisteminformasi.Efektivitas pendidikan dicerminkandengan tersedianya sejumlah masukan,proses dan suasana yang diperlukan dalamproses pendidikan serta produk kegiatanakademik seperti: mahasiswa; kurikulum;sistem pembelajaran; penelitian, pengabdiankepada masyarakat; sistem penjaminanmutu; suasana akademik; sistempengelolaan; lulusan; dan mutu programstudi.Komitmen institusi merupakan sikappeduli dan tanggung jawab institusi dalampenyelenggaraan pendidikan tinggi. Akreditasiinstitusi dilakukan oleh pakar sejawat, atasnama BAN-PT, yang menilai sejumlah standaryang ditetapkan oleh BAN-PT. Uraian berbagaistandar tersebut disusun oleh PT dalamportofolio akreditasi institusi PT. Portofolioadalah alat untuk mengumpulkan danmengungkapkan data dan informasi yangdigunakan untuk menilai kelayakan dan mutuinstitusi perguruan tinggi.Portofolio memiliki ciri-ciri yaitu: (1)menggunakan pendekatan penilaian yangbersifat kualitatif. Pendekatan ini diterapkanberdasarkan asumsi bahwa akreditasiPeople will pay more to be entertained than educated - Johnny Carson Education makes people easy to lead, but difficult to drive; easy to govern, butimpossible to enslave - Henry Peter Brougham He who opens a school door, closes a prison - Victor Hugoterhadap institusi perguruan tinggimemerlukan masukan yang bersifatmendalam ( in-depth), komprehensif danmenyeluruh (holistik), dinamik sehinggahasil penilaian itu tidak hanya merupakanpotret sesaat, (2) meliputi penilaian secaramenyeluruh dan mendalam terhadaprancangan kinerja yang disusun oleh institusiperguruan tinggi. Penilaian dilakukanterhadap dinamika yang terjadi dalamsuasana dan kinerja yang dapat dikelola( manageable) dan layak ( feasible), ditinjaudari norma-norma etis dan ilmiah, terhadapmutu, efisiensi dan relevansinya, (3)mengungkapkan kesesuaian antara rencanakerja dan atau penyelenggaraan programinstitusi dengan visi dan misi institusi, dan(4) mengungkapkan interaksi antara standardan parameter yang dinilai danketerkaitannya dengan misi dan tujuan yangdicanangkan.Tim penyusun portofolio terdiri ataspimpinan dan pakar perguruan tinggibersangkutan yang menghayati hakekatakreditasi. Penyusunan portofolio olehinstitusi perguruan tinggi dilakukan melaluitahap-tahap berikut: (1) pengumpulan datadan informasi, (2) analisis data dan informasiy a n g t e l a h d i k u m p u l k a n , ( 3 )mendeskripsikan respon terhadapparameter dalam 15 standar yangditetapkan, dan (4) menyiapkan buktipendukung sebagai lampiran portofolio. Timpenyusun portofolio UGM telah dibentukpada bulan Oktober 2005, yang sampaidengan Juli 2006 berusaha menyelesaikantahap (1) dan (2). Harus diakui bahwakendala utama dalam usaha penyusunanportofolio UGM adalah keterbatasanpenyediaan dokumen, baik yang berupa dataataupun informasi. (HTD) ACADEME, n. An ancient school were morality and philosophy were taught- Ambrose BierceBy learning you will teach; by teaching you will learn - latin proverb Education is a progressive discovery of our own ignorance - Will Durant Education is the ability to listen to almost anything without losing your temper- Robert FrostQuotes on Education

More magazines by this user
Similar magazines