Laporan Keuangan Tahun 2012 - Indosat

indosat.com

Laporan Keuangan Tahun 2012 - Indosat

PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN31 Maret 2012 (Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan 31 Desember 2011 dan1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali data saham)31 Maret 31 Desember 1 Januari 2011 /Catatan 2012 2011 31 Desember 2010ASETASET LANCARKas dan setara kas2d,2n,2s,4,21,30,36 1.860.054 2.224.206 2.075.270Piutang2nUsaha 5,21,36Pihak-pihak berelasi - setelahdikurangi cadangan penurunannilai sejumlah Rp40.373 padatanggal 31 Maret 2012,Rp47.107 pada tanggal31 Desember 2011 dan Rp47.640pada tanggal 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 2s,30 303.450 257.537 222.506Pihak ketiga - setelah dikurangicadangan penurunan nilaisejumlah Rp537.213 padatanggal 31 Maret 2012,Rp489.544 pada tanggal31 Desember 2011 dan Rp448.470pada tanggal 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 1.272.399 1.183.532 1.325.920Lain-lain - setelah dikurangicadangan penurunan nilaisejumlah Rp16.953 padatanggal 31 Maret 2012,Rp16.702 pada tanggal31 Desember 2011 dan Rp15.281pada tanggal 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 16 71.675 5.660 10.031Persediaan - setelah dikurangipenyisihan keusangan sebesarRp17.011 pada tanggal31 Maret 2012,Rp18.401 pada tanggal31 Desember 2011 dan Rp13.961pada tanggal 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 2e 64.724 75.890 105.885Aset derivatif 2n,20,21,36 36.853 159.349 69.334Uang muka 31h 50.480 48.865 67.273Pajak dibayar di muka 2p,6,16 906.950 893.216 701.560Biaya dibayar di muka2f,2j,2m,2s,29,30 1.443.541 1.705.652 1.527.254Aset keuangan lancar2d,2j,2n,2s,7,lainnya - bersih 21,30,31g,36 30.139 29.833 56.279Aset lancar lainnya 36 685 742 702Jumlah Aset Lancar 6.040.950 6.584.482 6.162.014Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan.1


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN (lanjutan)31 Maret 2012 (Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan 31 Desember 2011 dan1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali data saham)31 Maret 31 Desember 1 Januari 2011 /Catatan 2012 2011 31 Desember 2010EKUITASEKUITAS YANG DAPATDIATRIBUSIKANKEPADA PEMILIK PERUSAHAANModal saham - nilai nominal Rp100setiap saham Seri A dan Seri BModal dasar - 1 saham Seri A dan19.999.999.999 saham Seri BModal ditempatkan dandisetor penuh - 1 sahamSeri A dan 5.433.933.499saham Seri B 23 543.393 543.393 543.393Agio saham 1.546.587 1.546.587 1.546.587Saldo labaTelah ditentukan penggunaannya 134.446 134.446 134.446Belum ditentukan penggunaannya 2j 15.934.217 15.917.528 15.338.118Selisih transaksi perubahan ekuitasentitas asosiasi/entitas anak 2b,2g 404.104 404.104 404.104Selisih kurs karena penjabaranlaporan keuangan 2b (2.002) (2.326) (2.727)Total Ekuitas Yang Dapat DiatribusikanKepada:Pemilik Perusahaan 18.560.745 18.543.732 17.963.921Kepentingan nonpengendali 2b 476.018 453.542 385.840JUMLAH EKUITAS 19.036.763 18.997.274 18.349.761JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 52.148.444 53.164.081 53.277.252Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan.4


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF INTERIM KONSOLIDASIANTiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2012 (Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan untuk Tahun 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali data saham)Catatan 2012 2011PENDAPATAN USAHA2j,2k,2s,24,30,33,34,35Selular 4.079.811 3.960.583Multimedia, Komunikasi Data,Internet (“MIDI”) 31e 672.255 590.999Telekomunikasi tetap 224.926 322.428Jumlah Pendapatan Usaha 4.976.992 4.874.010BEBAN USAHA 2s,30Beban jasa telekomunikasi2j,2k,25,31i,31j31m,33,34 1.874.388 1.741.843Penyusutan dan amortisasi 2h,2j,8,9 1.704.179 1.551.312Karyawan 2l,2m,26,29 336.216 511.955Pemasaran 2k 245.176 187.374Umum dan administrasi 2k,27 183.505 176.537Jumlah Beban Usaha 4.343.464 4.169.021LABA USAHA 633.528 704.989PENGHASILAN (BEBAN)LAIN-LAINPendapatan bunga 2j,2s,30,35 21.867 24.531Rugi perubahan nilai wajarderivatif - bersih 2n,20,35 (42.140) (34.901)Laba (rugi) selisih kurs - bersih 2n,2o,5,35 (144.733) 459.257Beban pendanaan2j,2s,18,19,28,30,35 (469.029) (485.962)Lain-lain - bersih 2j,6,8,12,16,35 15.588 23.794Beban Lain-lain - Bersih (618.447) (13.281)LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 15.081 691.708MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN 2p,16,35Periode berjalan 34.870 (30.720)Tangguhan 2j (10.836) (162.686)Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan - Bersih 24.034 (193.406)LABA PERIODE BERJALAN 39.115 498.302Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan.5


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF INTERIM KONSOLIDASIAN (lanjutan)Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2012 (Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan untuk Tahun 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah, kecuali data saham)Catatan 2012 2011PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAINSelisih kurs karena penjabaran laporankeuangan 2b 637 1.926Pajak penghasilan terkait (313) (482)Selisih kurs karena penjabaran laporankeuangan - setelah pajak 324 1.444JUMLAH PENDAPATAN KOMPREHENSIFPERIODE BERJALAN 39.439 499.746LABA PERIODE BERJALAN YANG DAPATDIATRIBUSIKAN KEPADA:Pemilik Perusahaan 16.689 483.702Kepentingan nonpengendali 2b 22.426 14.600Jumlah 39.115 498.302PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN - SETELAHDIKURANGI PAJAK YANG DAPATDIATRIBUSIKAN KEPADA:Pemilik Perusahaan 324 1.444Kepentingan nonpengendali 2b - -Jumlah 324 1.444JUMLAH PENDAPATAN KOMPREHENSIFPERIODE BERJALAN YANG DAPATDIATRIBUSIKAN KEPADA:Pemilik Perusahaan 17.013 485.146Kepentingan nonpengendali 22.426 14.600Jumlah 39.439 499.746LABA PER SAHAM DASAR YANG DAPATDIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIKPERUSAHAAN 2r,23 3,07 89,02LABA PER ADS (50 LEMBAR SAHAM PER ADS)YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADAPEMILIK PERUSAHAAN 2r,23 153,56 4.450,75Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan.6


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM KONSOLIDASIANTiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2012 (Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah)UraianCatatanModal Saham -Ditempatkandan DisetorPenuhAgio SahamEkuitas Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik PerusahaanSaldo LabaTelah DitentukanPenggunaannyaBelum DitentukanPenggunaannyaSelisihTransaksiPerubahanEkuitas EntitasAsosiasi/EntitasAnakSelisih KursKarenaPenjabaranLaporanKeuanganJumlahKepentinganNonpengendaliJumlah EkuitasSaldo pada tanggal 1 Januari 2011(dilaporkan sebelumnya) 543.393 1.546.587 134.446 15.224.843 404.104 (2.727) 17.850.646 385.840 18.236.486Penerapan retrospektif daripenerapan kebijakan akuntansibaru 2j - - - 113.275 - - 113.275 - 113.275Saldo pada tanggal 1 Januari 2011(disajikan kembali) 543.393 1.546.587 134.446 15.338.118 404.104 (2.727) 17.963.921 385.840 18.349.761Selisih kurs karena penjabaranlaporan keuangan IndosatFinance Company B.V., IndosatInternational Finance CompanyB.V. dari euro, dan IndosatPalapa B.V. dan IndosatSingapore Pte. Ltd. dari dolarA.S. ke rupiah - setelah ditambahmanfaat (beban) pajakpenghasilan terkait masingmasingsebesar (Rp143), (Rp53),(Rp584) dan Rp298 2b - - - - - 1.444 1.444 - 1.444Laba periode berjalan - - - 483.702 - - 483.702 14.600 498.302Perubahan pada kepentingannonpengendali - - - - - - - 2.660 2.660Saldo pada tanggal 31 Maret 2011543.393 1.546.587 134.446 15.821.820 404.104 (1.283) 18.449.067 403.100 18.852.167Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan7


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM KONSOLIDASIAN (lanjutan)Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2012 (Tidak Audit)Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah)UraianCatatanModal Saham -Ditempatkandan DisetorPenuhAgio SahamEkuitas Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik PerusahaanSaldo LabaTelah DitentukanPenggunaannyaBelum DitentukanPenggunaannyaSelisihTransaksiPerubahanEkuitas EntitasAsosiasi/EntitasAnakSelisih KursKarenaPenjabaranLaporanKeuanganJumlahKepentinganNonpengendaliJumlah EkuitasSaldo pada tanggal 1 Januari 2012(dilaporkan sebelumnya) 543.393 1.546.587 134.446 15.736.227 404.104 (2.326) 18.362.431 453.542 18.815.973Penerapan retrospektif daripenerapan kebijakan akuntansibaru 2j - - - 181.301 - - 181.301 - 181.301Saldo pada tanggal 1 Januari 2012(disajikan kembali) 543.393 1.546.587 134.446 15.917.528 404.104 (2.326) 18.543.732 453.542 18.997.274Selisih kurs karena penjabaranlaporan keuangan IndosatFinance Company B.V. danIndosat International FinanceCompany B.V. dari euro kerupiah - setelah ditambah bebanpajak penghasilan terkait masingmasingsebesar Rp225 danRp88 2b - - - - - 324 324 - 324Laba periode berjalan - - - 16.689 - - 16.689 22.426 39.115Perubahan pada kepentinganNonpengendali - - - - - - - 50 50Saldo pada tanggal 31 Maret 2012 543.393 1.546.587 134.446 15.934.217 404.104 (2.002) 18.560.745 476.018 19.036.763Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan8


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN ARUS KAS INTERIM KONSOLIDASIANPeriode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2012 (Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2011 (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah)Catatan 2012 2011ARUS KAS DARI KEGIATAN USAHAPenerimaan kas dari:Pelanggan 4.714.088 4.605.145Penyelesaian kontrakforward valuta asing 20w-bm 82.907 -Pendapatan bunga 19.918 21.845Pengeluaran kas kepada/untuk:Pihak otoritas, operator lain, pemasokdan lainnya (2.369.456) (1.887.729)Beban pendanaan (563.020) (574.761)Karyawan (333.537) (548.661)Pajak penghasilan (59.351) (101.982)Kontrak swap suku bunga 20i-v (6.407) (29.848)Kas Bersih yang Diperoleh dariKegiatan Usaha 1.485.142 1.484.009ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASIPenerimaan dari penjualan aset tetap 8 2 113Perolehan aset tetap 8 (1.391.265) (1.204.752)Perolehan aset takberwujud 9 (11.222) (4.258)Kas Bersih yang Digunakan untukKegiatan Investasi (1.402.485) (1.208.897)ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAANPenerimaan dari hutang jangka panjang 18 200.000 522.900Penerimaan dari hutang jangka pendek 14 200.000 -Pembayaran hutang jangka panjang 18 (601.410) (199.657)Pembayaran hutang jangka pendek 14 (200.000) -Pembayaran hutang obligasi 19 (41.989) -Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakanuntuk) Kegiatan Pendanaan (443.399) 323.243Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan9


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKLAPORAN ARUS KAS INTERIM KONSOLIDASIAN (lanjutan)Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2012 (Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Untuk Tahun 2011 (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah)Catatan 2012 2011Pengaruh Perubahan Kurs Bersih dariKas Dan Setara Kas (3.410) (17.210)KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIHKAS DAN SETARA KAS (364.152) 581.145KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 2.224.206 2.075.270KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 4 1.860.054 2.656.415RINCIAN KAS DAN SETARA KAS: 4Deposito berjangka yang jatuh tempodalam waktu tiga bulan atau kurangdan deposito on call 1.555.432 2.285.640Kas dan bank 304.622 370.775Kas dan setara kas yang disajikan padalaporan posisi keuangan interimkonsolidasian 1.860.054 2.656.415Lihat Laporan Reviu Akuntan Independen atas reviu terhadap laporan keuangan interim konsolidasian.Catatan atas laporan keuangan interim konsolidasian terlampir merupakan bagianyang tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim konsolidasian secara keseluruhan10


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)1. UMUMa. Pendirian PerusahaanPT Indosat Tbk (“Perusahaan”) didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal AsingNo. 1 Tahun 1967 berdasarkan akta notaris Mohamad Said Tadjoedin, S.H. No. 55 tanggal10 November 1967 di Negara Republik Indonesia. Akta pendirian ini diumumkan dalam BeritaNegara Republik Indonesia No. 26 tanggal 29 Maret 1968, Tambahan No. 24. Pada tahun 1980,Perusahaan dijual oleh American Cable and Radio Corporation, entitas anak dari InternationalTelephone & Telegraph, kepada Pemerintah Republik Indonesia (“Pemerintah”) dan menjadiBadan Usaha Milik Negara (Persero).Pada tanggal 7 Februari 2003, Perusahaan memperoleh persetujuan dari Badan KoordinasiPenanaman Modal (“BKPM”) dalam Surat No. 14/V/PMA/2003 atas perubahan status dari BadanUsaha Milik Negara (Persero) menjadi Perusahaan Penanaman Modal Asing. Selanjutnya, padatanggal 21 Maret 2003, Perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman dan HakAsasi Manusia Republik Indonesia atas perubahan Anggaran Dasar yang berkaitan denganperubahan status hukum tersebut.Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhirdiaktakan dengan Akta Notaris No. 123 tanggal 28 Januari 2010 oleh Aulia Taufani, S.H. (sebagainotaris pengganti Sutjipto, S.H.), sebagaimana disetujui pada Rapat Umum Pemegang SahamLuar Biasa tanggal 28 Januari 2010, dengan tujuan memenuhi Peraturan Badan PengawasPasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) Indonesia No. IX.J.1 tanggal14 Mei 2008 tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Yang MelakukanPenawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik dan Peraturan No. IX.E.1tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu. Perubahan terakhirAnggaran Dasar Perusahaan telah disetujui dan dilaporkan kepada Menteri Hukum dan Hak AsasiManusia Republik Indonesia berdasarkan Surat No. AHU-09555.AH.01.02 Tahun 2010 tanggal22 Februari 2010 dan No. AHU-AH.01.10-04964 tanggal 25 Februari 2010. Perubahan terkait,antara lain, perubahan maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perusahaan, pengangkatan pejabatDirektur Utama, jika pemegang jabatan Direktur Utama tidak tersedia dan definisi benturankepentingan.Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, maksud dan tujuan Perusahaan adalah melakukankegiatan usaha penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, jasa telekomunikasi serta teknologiinformasi dan/atau jasa teknologi konvergensi dengan melakukan kegiatan usaha utama sebagaiberikut:a. Menyelenggarakan jaringan telekomunikasi, jasa telekomunikasi serta teknologi informasidan/atau layanan konvergensi teknologi, termasuk tetapi tidak terbatas pada penyediaan jasateleponi dasar, layanan multimedia, layanan telepon internet untuk keperluan publik, layananinterkoneksi internet, layanan akses internet, jaringan telekomunikasi bergerak dan jaringantelekomunikasi tetap; danb. Menyelenggarakan jasa transaksi pembayaran dan layanan transfer uang melalui jaringantelekomunikasi serta teknologi informasi dan/atau teknologi konvergensi.Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas dan dalam rangka mendukung usaha utamaPerusahaan sebagaimana disebutkan di atas, Perusahaan dapat melakukan kegiatan usahapenunjang, sebagai berikut:11


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)1. UMUM (lanjutan)a. Pendirian Perusahaan (lanjutan)penyelenggaraan dari Menhub. Lebih lanjut, berdasarkan Surat Keputusan Menhub No. KP.247tanggal 6 November 2001, izin penyelenggaraan tersebut dialihkan kepada entitas anaknya,PT Indosat Multi Media Mobile (lihat “e” di bawah).Pada tanggal 7 September 2000, Pemerintah, melalui Menhub, memberikan izin prinsip kepadaPerusahaan untuk menyelenggarakan telepon lokal dan sambungan langsung jarak jauh dalamnegeri sebagai kompensasi atas terminasi hak eksklusif jasa telekomunikasi internasionalPerusahaan. Di lain pihak, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (“Telkom”) telah diberikan izinprinsip untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional sebagai kompensasi atasterminasi dini hak penyelenggaraan jasa telekomunikasi lokal dan sambungan langsung jarak jauhdalam negeri.Berdasarkan surat Menhub tanggal 1 Agustus 2002, Perusahaan diberikan izin penyelenggaraanjaringan telekomunikasi tetap lokal dengan wilayah operasi Jakarta dan Surabaya. Izinpenyelenggaraan ini diperbaharui menjadi izin nasional pada tanggal 17 April 2003 berdasarkanSurat Keputusan Menhub No. KP.130 Tahun 2003. Nilai izin yang diberikan kepada Telkom danPerusahaan atas terminasi hak eksklusif mereka, masing-masing atas penyelenggaraan jasatelekomunikasi lokal/domestik dan internasional telah ditentukan oleh penilai independen.Berikut adalah beberapa izin penyelenggaraan yang dimiliki Perusahaan dan PT Indosat MegaMedia, entitas anak:No. Izin19/KEP/M.KOMINFO/02/2006dan29/KEP/M.KOMINFO/03/2006252/KEP/M.KOMINFO/07/2011(sebelumnya102/KEP/M.KOMINFO/10/2006)181/KEP/M.KOMINFO/12/2006TanggalPenerbitan Izin14 Februari 2006dan27 Maret 2006PemberiIzinMenteriKomunikasidan Informatika(“Menkominfo”)6 Juli 2011 Menkominfo Dievaluasisetiap 5tahun12 Desember2006PeriodeIzinKeterangan10 tahun Penetapan sebagai pemenang danizin penyelenggaraan jaringanbergerak selular IMT-2000 padapita frekuensi radio 2,1 GHz(dikenal sebagai “3G”) untuk 1 blok(2 x 5 Mhz) frekuensi (*)Amandemen izin nasionalpenyelenggaraan untuk jaringanbergerak selular GSM (termasuklayanan teleponi dasar dan hak dankewajiban berkaitan dengan jasa3G) yang menggantikan izinsebelumnyaNo. 102/KEP/M.KOMINFO/10/2006tanggal 11 Oktober 2006Menkominfo - Pengalokasian dua kanal frekuensiskala nasional, yaitu kanal 589 dan630 pada pita frekuensi 800 Mhzuntuk Layanan Jaringan TetapLokal Nirkabel dengan MobilitasTerbatas(*) Sebagai salah satu pemenang dalam seleksi penyelenggara jaringan bergerak selular IMT-2000, Perusahaan berkewajiban, antaralain, melakukan pembayaran biaya nilai awal (upfront fee) sebesar Rp320.000 (Catatan 3a) dan biaya hak penggunaan pita frekuensiradio (Catatan 31j).13


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)1. UMUM (lanjutan)a. Pendirian Perusahaan (lanjutan)Pada tanggal 17 Maret 2008, Menkominfo mengeluarkan Keputusan MenteriNo. 02/PER/M.KOMINFO/2008 mengenai Pedoman Pembangunan dan Penggunaan MenaraBersama Telekomunikasi. Berdasarkan keputusan tersebut, pembangunan menaratelekomunikasi membutuhkan izin dari instansi pemerintah yang berwenang dan pemerintahdaerah untuk menentukan penempatan dari menara dan lokasi dimana menara bisa dibangun.Selanjutnya, sebuah penyelenggara telekomunikasi atau penyedia menara yang memiliki menaratelekomunikasi diwajibkan untuk mengijinkan penyelenggara telekomunikasi lainnya untukmenggunakan menara telekomunikasinya tanpa diskriminasi. Keputusan ini juga mengharuskansetiap kontraktor, penyedia dan pemilik menara adalah perusahaan yang 100% dimiliki oleh lokal.Pada tanggal 30 Maret 2009, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menkominfo danKepala BKPM mengeluarkan Peraturan Bersama No. 18 Tahun 2009, No. 07/PRT/M/2009,No. 19/PER/M.KOMINFO/03/09 dan No. 3/P/2009 mengenai Pedoman Pembangunan danPenggunaan Bersama Menara Telekomunikasi. Peraturan ini menjabarkan persyaratan danprosedur baku untuk pembangunan menara. Penyedia menara bisa merupakan penyelenggaratelekomunikasi atau bukan penyelenggara telekomunikasi. Apabila penyedia menara adalahbukan penyelenggara telekomunikasi, maka perusahaan tersebut harus merupakan perusahaanyang 100% dimiliki oleh lokal.Pada tanggal 3 September 2010, berdasarkan surat dari Bank Indonesia (Bank Sentral)No. 12/67/DASP/25, Perusahaan mendapat persetujuan untuk menjadi “penyelenggarapengiriman uang” untuk para pelanggan dalam pasar lokal dan internasional.Pada tanggal 13 Desember 2010, berdasarkan surat dari Badan Standardisasi NasionalNo. 2619/BSN/D3-d3/12/2010, Perusahaan memperoleh Issuer Identification Number (IIN) untukaplikasi “Indosat m-wallet” dan “penyelenggara pengiriman uang”. Pada tanggal 23 Maret 2011,Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 3 Tahun 2011tentang pengiriman uang. Peraturan ini menjadi panduan operasional Perusahaan sebagai salahsatu penyelenggara pengiriman uang.Perusahaan berkedudukan di Jalan Medan Merdeka Barat No. 21, Jakarta dan memiliki 4 kantorregional yang terletak di Jakarta, Surabaya, Batam dan Balikpapan.Qatar Telecom QSC, Qatar (“Qatar Telecom”) adalah entitas induk terakhir Perusahaan danEntitas Anak. Perusahaan induk langsung dari Grup adalah Qatar Telecom (Qtel Asia) Pte. Ltd.,Singapura.15


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)1. UMUM (lanjutan)b. Penawaran Umum Efek PerusahaanSemua saham Seri B Perusahaan dicatatkan dan diperdagangkan pada Bursa Efek Indonesia(entitas baru setelah penggabungan usaha antara Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabayapada bulan November 2007) sejak tahun 1994. American Depositary Shares (ADS, setiap ADSmewakili 50 saham Seri B) Perusahaan, mulai diperdagangkan di Bursa Efek New York sejaktahun 1994.Pada tanggal 31 Maret 2012, obligasi-obligasi yang diterbitkan ke publik oleh Perusahaan danEntitas Anak adalah sebagai berikut:Obligasi (Catatan 19) Tanggal Efektif Didaftarkan dan Diperdagangkan di1. Obligasi Indosat Kedua Seri B Tahun 2002 6 November 2002 Bursa Efek Indonesiadengan Tingkat Bunga Tetap2. Obligasi Indosat Kelima Tahun 2007 dengan 29 Mei 2007 Bursa Efek IndonesiaTingkat Bunga Tetap3. Sukuk Ijarah Indosat II Tahun 2007 29 Mei 2007 Bursa Efek Indonesia4. Obligasi Indosat Keenam Tahun 2008 dengan 9 April 2008 Bursa Efek IndonesiaTingkat Bunga Tetap5. Sukuk Ijarah Indosat III Tahun 2008 9 April 2008 Bursa Efek Indonesia6. Obligasi Indosat Ketujuh Tahun 2009 dengan 8 Desember 2009 Bursa Efek IndonesiaTingkat Bunga Tetap7. Sukuk Ijarah Indosat IV Tahun 2009 8 Desember 2009 Bursa Efek Indonesia8. Guaranteed Notes Jatuh Tempo Tahun 2020 29 Juli 2010 Singapore Exchange Securities TradingLimitedc. Direktur, Komisaris dan Komite AuditBerdasarkan keputusan dalam setiap Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham tanggal24 Juni 2011 dan 22 Juni 2010 yang diaktakan masing-masing dengan Akta Notaris No. 148 danNo. 164 oleh Aulia Taufani, S.H. (sebagai notaris pengganti Sutjipto, S.H.) pada tanggal yangsama, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012 dan31 Desember 2011 dan 2010, masing-masing, adalah sebagai berikut:Dewan Komisaris:31 Maret 2012 dan31 Desember 2011 31 Desember 2010Komisaris Utama Abdulla Mohammed Abdulla MohammedS.A Al ThaniS.A Al ThaniKomisaris Dr. Nasser Mohd. A. Marafih Dr. Nasser Mohd. A. MarafihKomisaris Rachmad Gobel Rachmad GobelKomisaris Richard Farnsworth Seney Richard Farnsworth SeneyKomisaris Rionald Silaban Rionald SilabanKomisaris Alexander Rusli * Alexander Rusli *Komisaris Chris Kanter * Chris Kanter *Komisaris Thia Peng Heok George * Thia Peng Heok George *Komisaris Soeprapto * Soeprapto *Komisaris -** Jarman* Komisaris independen** Parikesit Suprapto ditunjuk sebagai Komisaris pada tanggal 8 Februari 2011 dan mengajukan surat pengunduran dirinya pada tanggal14 Oktober 2011, yang berlaku efektif pada tanggal 14 Desember 2011. Pada tanggal 31 Maret 2012, belum terdapat penunjukan untukmenggantikan posisi beliau.16


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)1. UMUM (lanjutan)c. Direktur, Komisaris dan Komite Audit (lanjutan)31 Maret 2012 dan31 Desember 2011 31 Desember 2010Direksi:Direktur Utama danChief Executive Officer Harry Sasongko Tirtotjondro Harry Sasongko TirtotjondroDirektur dan Chief FinancialOfficer Curt Stefan Carlsson Peter Wladyslaw KuncewiczDirektur dan Chief CommercialOfficer Laszlo Imre Barta Laszlo Imre BartaDirektur dan Chief TechnologyOfficer Hans Christiaan Moritz Stephen Edward HobbsDirektur dan Chief Wholesaleand Infrastructure Officer Fadzri Sentosa Fadzri SentosaSusunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 2010adalah sebagai berikut:KetuaAnggotaAnggotaAnggotaAnggotaThia Peng Heok GeorgeChris KanterSoepraptoUnggul Saut Marupa TampubolonKanaka PuradiredjaPerusahaan dan Entitas Anak (selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Grup”)mempunyai sekitar 4.383, 4.461 dan 6.694 karyawan, termasuk pekerja harian lepas, masingmasingpada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 2010.d. Struktur Entitas AnakPada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 2010, Perusahaan mempunyai pemilikanlangsung maupun tidak langsung pada Entitas Anak berikut:MulaiBeroperasiPersentaseKepemilikan (%)31 Maret 2012 dan31 Desember 2011PersentaseKepemilikan (%)31 Desember2010Entitas Anak Lokasi Kegiatan UsahaIndosat Palapa CompanyAmsterdam Keuangan 2010 100,00 100,00B.V. (“IPBV”) (1)Indosat Mentari Company Amsterdam Keuangan 2010 100,00 100,00B.V. (“IMBV”) (1)Indosat Finance Company Amsterdam Keuangan 2003 100,00 100,00B.V. (“IFB”)Indosat InternationalAmsterdam Keuangan 2005 100,00 100,00Finance Company B.V.(“IIFB”)Indosat Singapore Pte.Singapura Telekomunikasi 2005 100,00 100,00Ltd. (“ISPL”)PT Indosat Mega MediaJakarta Multimedia 2001 99,85 99,85(“IMM”)PT Interactive VisionJakarta Televisi Berbayar 2011 99,83 -Media (“IVM”) (2)PT Starone MitraSemarang Telekomunikasi 2006 72,54 72,54Telekomunikasi(“SMT”)PT Aplikanusa LintasartaJakarta Komunikasi Data 1989 72,36 72,36(“Lintasarta”)PT Lintas Media DanawaJakarta Layanan Informasi dan2008 50,65 50,65(“LMD”) (3) KomunikasiPT Artajasa PembayaranJakarta Telekomunikasi 2000 39,80 39,80Elektronis (“APE”) (3)17


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)1. UMUM (lanjutan)d. Struktur Entitas Anak (lanjutan)Jumlah Aset(Sebelum Eliminasi)1 Januari 2011 /31 Desember 31 DesemberEntitas anak 31 Maret 2012 2011 2010IPBV (1) 5.982.675 6.015.894 5.966.764IMBV (1) 5.977.069 6.010.359 5.946.885IFB 21.180 20.923 21.876IIFB 8.643 8.688 9.635ISPL 82.681 78.264 54.353IMM 759.016 746.404 815.130IVM (2) 5.257 5.198 -SMT 224.410 209.651 155.297Lintasarta 1.824.886 1.783.759 1.739.896LMD (3) 5.005 5.199 2.671APE (3) 295.474 258.745 221.297(1)(2)(3)IPBV dan IMBV didirikan di Amsterdam pada tanggal 28 April 2010 untuk menjalankan kegiatan perbendaharaan, untuk memberikan pinjaman danmemperoleh pinjaman, baik dalam bentuk surat berharga atau lainnya, untuk melakukan pembiayaan di perusahaan-perusahaan, dan untuk memberikan suratberharga terkait dengan kewajibannya atau kewajiban kelompok perusahaannya dan kepada pihak ketiga.IVM, entitas anak IMM, didirikan pada tanggal 21 April 2009 untuk memberikan jasa televisi berbayar. IMM melakukan penyetoran modal kepada IVM padatanggal 9 dan 30 Maret 2011, sejumlah Rp4.999. Pada tanggal 12 Juli 2011, IVM memperoleh izin usaha untuk menjalankan layanan jasa TV berbayar.Namun, pada tanggal 31 Maret 2012, operasi komersial IVM belum berjalan.Lintasarta memiliki kepemilikan langsung masing-masing sebesar 55% dan 70% terhadap APE dan LMD.e. Penggabungan Usaha Perusahaan, Satelindo, Bimagraha dan IM3Berdasarkan Akta Penggabungan Usaha dari notaris Poerbaningsih Adi Warsito, S.H. No. 57tanggal 20 November 2003 (“tanggal penggabungan usaha”), Perusahaan, Satelindo,PT Bimagraha Telekomindo (“Bimagraha”) dan PT Indosat Multi Media Mobile (“IM3”) sepakatuntuk melakukan penggabungan usaha, dengan Perusahaan sebagai entitas yang dipertahankan.Seluruh aset dan liabilitas yang dimiliki oleh Satelindo, Bimagraha dan IM3 dialihkan kepadaPerusahaan pada tanggal penggabungan. Ketiga perusahaan tersebut bubar secara hukum tanpakewajiban untuk melakukan proses likuidasi.Nama “Satelindo” dan “IM3” dalam catatan atas laporan keuangan berikut mengacu pada entitasentitastersebut sebelum bergabung dengan Perusahaan, atau sebagai entitas yang mengikatkandiri dalam suatu perjanjian yang telah diambil alih oleh Perusahaan sebagai akibat daripenggabungan usaha.f. Persetujuan dan Pengesahan untuk Penerbitan Laporan Keuangan KonsolidasianPenerbitan laporan keuangan interim konsolidasian Grup yang tidak diaudit pada tanggal31 Maret 2012 dan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal tersebut dengan angkaperbandingan pada tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 danperiode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011 telah disetujui dan disahkan olehDireksi pada tanggal 3 Mei 2012, yang telah direviu dan direkomendasikan untuk disetujui olehKomite Audit.18


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTINGa. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Interim KonsolidasianLaporan keuangan interim konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar AkuntansiKeuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan olehDewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) dan Peraturan-peraturanserta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan olehBAPEPAM-LK. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait laporan keuangan interimkonsolidasian, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektiftanggal 1 Januari 2011.Laporan keuangan interim konsolidasian disusun sesuai dengan Pernyataan Standar AkuntansiKeuangan (“PSAK”) 1 (Revisi 2009), “Penyajian Laporan Keuangan”, yang diterapkan padatanggal 1 Januari 2011.PSAK 1 (Revisi 2009) mengatur penyajian laporan keuangan, yaitu antara lain, tujuan pelaporan,komponen laporan keuangan, penyajian secara wajar, materialitas dan agregasi, saling hapus,perbedaan antara aset lancar dan tidak lancar dan liabilitas jangka pendek dan jangka panjang,informasi komparatif dan konsistensi, dan memperkenalkan pengungkapan baru, antara lain,sumber estimasi ketidakpastian dan pertimbangan, pengelolaan permodalan, pendapatankomprehensif lainnya, penyimpangan dari standar akuntansi keuangan dan pernyataan kepatuhan.Penerapan PSAK 1 (Revisi 2009) memberikan pengaruh yang signifikan bagi penyajian danpengungkapan terkait dalam laporan keuangan konsolidasian.Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan interim konsolidasianselaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangankonsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011, kecuali bagipenerapan beberapa PSAK yang telah direvisi efektif sejak tanggal 1 Januari 2012 seperti yangtelah diungkapkan pada catatan ini.Laporan keuangan interim konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual denganmenggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan atas laporankeuangan interim konsolidasian yang relevan.Laporan arus kas interim konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung,menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalamaktivitas operasi, investasi dan pendanaan.Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan interim konsolidasian adalahrupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Setiap entitas di dalam Grupmenetapkan mata uang fungsional sendiri dan transaksi-transaksi di dalam laporan keuangan darisetiap entitas diukur berdasarkan mata uang fungsional tersebut.19


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)b. Prinsip-prinsip KonsolidasiSejak Tanggal 1 Januari 2011Efektif tanggal 1 Januari 2011, Grup menerapkan secara retrospektif PSAK 4 (Revisi 2009),“Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri”, kecuali beberapa halberikut yang diterapkan secara prospektif: (i) rugi entitas anak yang menyebabkan saldo defisitbagi kepentingan nonpengendali (“KNP”); (ii) kehilangan pengendalian pada entitas anak; (iii)perubahan kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian; (iv)hak suara potensial dalam menentukan keberadaan pengendalian; dan (v) konsolidasi atas entitasanak yang memiliki pembatasan jangka panjang.PSAK 4 (Revisi 2009) mengatur penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian untuksekelompok entitas yang berada dalam pengendalian suatu entitas induk, dan akuntansi untukinvestasi pada entitas anak, pengendalian bersama entitas dan entitas asosiasi ketika laporankeuangan tersendiri disajikan sebagai informasi tambahan.Seluruh transaksi material dan saldo akun antar perusahaan (termasuk laba atau rugi yangsignifikan yang belum direalisasi) telah dieliminasi.Laporan keuangan interim konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anakseperti yang disebutkan pada Catatan 1d, yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atautidak langsung) dengan kepemilikan saham lebih dari 50%.Entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Grup memperolehpengendalian, sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian. Pengendaliandianggap ada ketika Perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui EntitasAnak, lebih dari setengah kekuasaan suara suatu entitas. Pengendalian juga ada ketika entitasinduk memiliki setengah atau kurang kekuasaan suara suatu entitas jika terdapat:a) kekuasaan yang melebihi setengah hak suara sesuai perjanjian dengan investor lain;b) kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional entitas berdasarkananggaran dasar atau perjanjian;c) kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti sebagian besar direksi atau organ pengatur setaradan mengendalikan entitas melalui direksi atau organ tersebut; ataud) kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas pada rapat dewan direksi atau organ pengatursetara dan mengendalikan entitas melalui direksi atau organ tersebut.Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada KNP bahkan jika hal inimengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup:• menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak;• menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;• menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;• mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;• mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;• mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporanlaba rugi; dan• mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai pendapatankomprehensif lainnya ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba.20


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)b. Prinsip-prinsip Konsolidasi (lanjutan)Sejak Tanggal 1 Januari 2011 (lanjutan)KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapatdiatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada Perusahaan, yang masing-masingdisajikan dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian dan dalam ekuitas padalaporan posisi keuangan interim konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikankepada pemilik entitas induk.Sebelum Tanggal 1 Januari 2011Bagian pemilikan pemegang saham minoritas pada aset bersih dan laba atau rugi bersih darientitas anak yang dikonsolidasi sebelumnya disajikan sebagai “Hak Minoritas” pada laporan posisikeuangan interim konsolidasian dan sebagai “Hak Minoritas Atas Rugi (Laba) Bersih AnakPerusahaan” dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.Kerugian yang menjadi bagian dari pemegang saham minoritas pada suatu entitas anak dapatmelebihi bagiannya dalam modal disetor entitas anak tersebut. Kelebihan tersebut dan kerugianlebih lanjut yang menjadi bagian pemegang saham minoritas dibebankan kepada Perusahaansebagai pemegang saham mayoritas, kecuali pemegang saham minoritas memiliki kepentinganjangka panjang lainnya pada entitas anak terkait atau terdapat kewajiban yang mengikatpemegang saham minoritas dan pemegang saham minoritas mampu memenuhi kewajibannya.Apabila selanjutnya entitas anak melaporkan laba, maka laba tersebut harus dialokasikan kepadapemegang saham mayoritas, dalam hal ini, Perusahaan, sampai seluruh bagian kerugianpemegang saham minoritas yang sebelumnya dibebankan kepada Perusahaan dapat dipulihkan.Akun-akun IPBV, IMBV, IFB, IIFB dan ISPL dijabarkan dalam mata uang rupiah denganmenggunakan kurs tengah yang berlaku pada tanggal laporan keuangan untuk akun posisikeuangan dan kurs rata-rata selama periode tiga bulan berjalan untuk akun laba rugi. Selisih kurskarena penjabaran laporan keuangan IPBV, IMBV, IFB, IIFB dan ISPL disajikan sebagai bagiandari “Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan Keuangan” pada bagian Ekuitas dari laporan posisikeuangan interim konsolidasian.c. Kombinasi BisnisSejak Tanggal 1 Januari 2011Efektif tanggal 1 Januari 2011, Grup menerapkan secara prospektif PSAK 22 (Revisi 2010),“Kombinasi Bisnis” yang berlaku bagi kombinasi bisnis yang terjadi pada atau setelah awal tahunbuku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011.Sesuai dengan ketentuan transisi dari PSAK 22 (Revisi 2010), sejak tanggal 1 Januari 2011, Grup:• menghentikan amortisasi goodwill (Catatan 9);• mengeliminasi jumlah tercatat akumulasi amortisasi goodwill terkait; dan• melakukan uji penurunan nilai atas goodwill sesuai dengan PSAK 48 (Revisi 2009), “PenurunanNilai Aset”.21


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)c. Kombinasi Bisnis (lanjutan)Sejak Tanggal 1 Januari 2011 (lanjutan)Seperti diuraikan pada bagian ini, penerapan PSAK 22 (Revisi 2010) tersebut memberikanpengaruh yang signifikan terhadap pelaporan keuangan, berikut pengungkapan terkait dalamlaporan keuangan interim konsolidasian.Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuahakuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggalakuisisi, dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihakpengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun padaproporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biayabiayaakuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban-beban administrasi.Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan asetkeuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratankontraktual, kondisi ekonomi, dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Hal initermasuk pemisahan derivatif melekat dalam kontrak utama oleh pihak yang diakuisisi.Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukurkembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajartanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laporan laba rugi.Imbalan kontijensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi.Perubahan nilai wajar atas imbalan kontijensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikansebagai aset atau liabilitas, akan diakui dalam laporan laba rugi atau pendapatan komprehensiflainnya sesuai dengan PSAK 55 (Revisi 2006). Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalankontijensi tidak diukur kembali sampai penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisihlebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari asetteridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilaiwajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba rugi.Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada harga perolehan dikurangi akumulasi kerugianpenurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasibisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Grupyang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atauliabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebutdihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasukdalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian daripelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yangdihentikan dan porsi UPK yang ditahan.22


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)c. Kombinasi Bisnis (lanjutan)Sebelum Tanggal 1 Januari 2011Sebagai perbandingan dengan persyaratan-persyaratan tersebut di atas, kebijakan akuntansi ataskombinasi bisnis sebelum tanggal 1 Januari 2011 adalah sebagai berikut:i. Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode pembelian. Biaya-biaya transaksiyang secara langsung dapat diatribusikan pada akuisisi merupakan bagian dari hargaperolehan akuisisi. KNP (sebelumnya dikenal sebagai hak minoritas) diukur berdasarkanproporsi atas nilai tercatat aset neto teridentifikasi.ii. Kombinasi bisnis yang diperoleh secara bertahap diakui sebagai tahap-tahap yang terpisah.Tambahan kepemilikan saham tidak mempengaruhi goodwil yang telah diakui sebelumnya.iii. Ketika Grup mengakuisisi sebuah bisnis, derivatif melekat yang dipisahkan dari kontrakutama oleh pihak yang diakuisisi tidak diukur kembali pada saat akusisi, kecuali kombinasibisnis menyebabkan perubahan syarat-syarat kontrak yang secara signifikan merubah aruskas yang semula disyaratkan dalam kontrak.iv. Imbalan kontijensi diakui jika, dan hanya jika, Grup mempunyai kewajiban saat ini, yaitukemungkinan besar atas arus ekonomis keluar, yang dapat secara memadai diestimasi.Penyesuaian setelah tanggal akuisisi terhadap imbalan kontijensi diakui sebagai bagian darigoodwill.d. Kas dan Setara KasDeposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggalpenempatan dan deposito on call diklasifikasikan sebagai “Setara Kas”.Kas dan deposito berjangka yang dijadikan jaminan untuk bank garansi tidak diklasifikasikansebagai bagian dari “Kas dan Setara Kas”. Kas dan deposito berjangka ini disajikan sebagaibagian dari “Aset Keuangan Lancar Lainnya” atau “Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya”.e. PersediaanPersediaan, terutama terdiri dari kartu SIM, modem broadband, paket perdana, telepon genggamselular (cellular handset) dan voucher pulsa isi ulang dinilai menurut nilai yang terendah antaraharga perolehan atau nilai realisasi neto. Harga perolehan ditetapkan berdasarkan metode rataratatertimbang.Sesuai dengan PSAK 14 (Revisi 2008), Grup menerapkan panduan untuk menentukan biayapersediaan dan pengakuan selanjutnya sebagai beban, termasuk setiap penurunan menjadi nilairealisasi neto, termasuk juga panduan rumus biaya yang digunakan untuk melakukan atribusibiaya ke persediaan.f. Biaya Dibayar di MukaBiaya dibayar di muka, terutama terdiri dari biaya frekuensi, biaya sewa, biaya nilai awal izin 3Gdan BWA dan asuransi, dibebankan saat aset terkait digunakan. Bagian jangka panjang dari sewadibayar dimuka dan biaya nilai awal izin 3G dan BWA dibayar di muka masing-masing disajikansebagai bagian dari “Sewa Dibayar Di Muka Jangka Panjang - Setelah Dikurangi Bagian JangkaPendek” dan “Izin Dibayar Di Muka Jangka Panjang - Setelah Dikurangi Bagian Jangka Pendek”.23


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)g. Investasi pada Entitas AsosiasiEfektif tanggal 1 Januari 2011, Grup menerapkan PSAK 15 (Revisi 2009), “Investasi pada EntitasAsosiasi”. PSAK revisi ini diterapkan secara retrospektif dan mengatur akuntansi investasi dalamentitas asosiasi dalam hal penentuan pengaruh signifikan, metode akuntansi yang harusditerapkan, penurunan nilai investasi dan laporan keuangan tersendiri.Investasi Grup pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitasasosiasi adalah suatu entitas di mana Grup mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai denganmetode ekuitas, nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Grup atas labaatau rugi neto, dan penerimaan dividen dari entitas asosiasi sejak tanggal perolehan.Laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian mencerminkan bagian atas hasil operasidari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitasasosiasi, Grup mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jikadapat diterapkan, dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba atau rugi yang belumdirealisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi dieliminasipada jumlah sesuai dengan kepentingan Grup dalam entitas asosiasi.Grup menentukan apakah perlu untuk mengakui tambahan rugi penurunan nilai atas investasiGrup dalam entitas asosiasi. Grup menentukan pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapatbukti yang obyektif yang mengindikasikan bahwa investasi dalam entitas asosiasi mengalamipenurunan nilai. Dalam hal ini, Grup menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan selisihantara jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi dan nilai tercatatnya danmengakuinya dalam laporan laba rugi interim komprehensif konsolidasian.h. Aset TetapEfektif tanggal 1 Januari 2012, Grup menerapkan PSAK 16 (Revisi 2011), “Aset Tetap”, yangberdampak pada pengakuan aset, penentuan jumlah tercatat dan biaya penyusutan dan kerugianatas penurunan nilai harus diakui dalam kaitannya dengan aset tersebut.Aset tetap dinyatakan sebesar harga perolehan (termasuk kapitalisasi biaya pinjaman tertentuyang masih dalam tahap konstruksi), dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai.Penyusutan aset tetap dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiranmasa manfaat ekonomis aset tetap.Aset tetap yang diperoleh dalam pertukaran aset nonmoneter atau kombinasi aset moneter dannonmoneter diukur pada nilai wajar, kecuali:(i) transaksi pertukaran tidak memiliki substansi komersial, atau(ii) nilai wajar dari aset yang diterima dan diserahkan tidak dapat diukur secara andal.Aset yang diterima diukur dengan cara demikian, meskipun jika Grup tidak dapat langsungmenghentikan pengakuan dari aset yang diserahkan. Jika aset yang diperoleh tidak dapat diukursecara andal nilai wajarnya, maka biaya perolehannya diukur dengan jumlah tercatat dari asetyang diserahkan.24


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)h. Aset Tetap (lanjutan)Sesuai dengan PSAK 16 (Revisi 2011), Grup telah memilih metode biaya untuk pengukuran asettetapnya. Grup melakukan penelaahan berkala dan penilaian masa manfaat ekonomis aset.Berikut adalah taksiran masa manfaat (dalam tahun):TahunBangunan 20 sampai 40Peralatan teknologi informasi 3 sampai 5Peralatan kantor 3 sampai 5Sarana penunjang bangunan dan partisi 3 sampai 25Kendaraan 5Peralatan teknis selular 10Peralatan transmisi dan cross-connection 10 sampai 15Peralatan teknis jaringan tetap nirkabel 7 sampai 10Pusat operasi dan pemeliharaan dan unit pengukuran 3 sampai 5Peralatan jaringan akses tetap 10Berdasarkan kebijakannya, Grup menelaah taksiran umur manfaat dari aset Grup secaraberkelanjutan. Berdasarkan penelaahan tersebut, Grup melakukan perubahan atas taksiran umurmanfaat untuk mencerminkan secara lebih baik taksiran sisa umur dimana aset tersebut masihdapat dipergunakan. Grup mengubah taksiran umur manfaat dari aset menara dalam klasifikasisarana penunjang bangunan dan partisi dari 15 tahun menjadi 25 tahun. Sebagai tambahan, Grupjuga mengubah taksiran umur manfaat atas gedung dari 20 tahun menjadi 40 tahun dan peralatanteknis jaringan tetap nirkabel dari 10 tahun menjadi 7 tahun, yang efektif pada tanggal1 Januari 2012.Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan.Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan sebagai biaya pada saat terjadinya; pemugarandan penambahan dalam jumlah besar yang meningkatkan kondisi aset melebihi standar kinerjasemula, dikapitalisasi. Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau dijual, biaya perolehanbeserta akumulasi penyusutannya dihentikan pengakuannya dari kelompok aset tetap, dan labaatau rugi yang terjadi dilaporkan dalam laporan laba rugi interim komprehensif konsolidasianperiode yang bersangkutan.Aset dalam pembangunan dan pemasangan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Efektif tanggal1 Januari 2012, Grup menerapkan PSAK 26 (Revisi 2011), “Biaya Pinjaman”. Semua biayapinjaman, termasuk bunga, amortisasi biaya yang terkait dengan perjanjian pinjaman dan selisihkurs (diestimasi setiap tiga bulanan, sepanjang selisih kurs tersebut sebagai penyesuaianterhadap biaya bunga dengan membatasi selisih kurs yang diperhitungkan sebagai biayapinjaman sebesar jumlah biaya pinjaman atas pinjaman yang setara dalam mata uang fungsional)yang dapat diatribusikan ke aset tertentu, dikapitalisasi ke harga perolehan aset dalampembangunan dan pemasangan. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada periodeterjadinya. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat pembangunan dan pemasanganselesai dan aset yang dibangun atau dipasang tersebut siap untuk digunakan.Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetapditelaah, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.25


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)i. Penurunan Nilai Aset Non-keuanganSebelum Tanggal 1 Januari 2011Berdasarkan kebijakan akuntansi yang diterapkan terhadap penurunan nilai aset non keuangansebelum tanggal 1 Januari 2011, sesuai dengan PSAK 48, “Penurunan Nilai Aktiva”, Grupmenelaah apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset pada tanggal laporan posisi keuanganinterim konsolidasian. Jika terdapat indikasi penurunan nilai aset, Grup melakukan estimasiterhadap nilai yang dapat dipulihkan dari aset tersebut. Kerugian atas penurunan nilai aset diakuisebagai beban pada operasi berjalan.Sejak Tanggal 1 Januari 2011Efektif tanggal 1 Januari 2011, Grup menerapkan secara prospektif PSAK 48 (Revisi 2009),“Penurunan Nilai Aset”, termasuk goodwill dan aset yang berasal dari kombinasi bisnis sebelumtanggal 1 Januari 2011.PSAK 48 (Revisi 2009) menetapkan prosedur-prosedur yang diterapkan entitas agar aset dicatattidak melebihi jumlah terpulihkannya. Suatu aset dicatat melebihi jumlah terpulihkannya jika nilaitercatatnya6 melebihi jumlah yang akan dipulihkan melalui penggunaan atau penjualan aset. Padakasus demikian, aset mengalami penurunan nilai dan PSAK yang direvisi ini mensyaratkan entitasmengakui rugi penurunan nilai. PSAK yang direvisi ini juga menentukan kapan entitas membaliksuatu rugi penurunan nilai dan pengungkapan yang diperlukan.Seperti diuraikan pada bagian ini, penerapan PSAK 48 (Revisi 2009) tersebut memberikanpengaruh yang berarti terhadap pelaporan keuangan, berikut pengungkapan terkait, terutama atasuji penurunan nilai bagi goodwill yang diharuskan minimal satu kali setiap tahun atau lebih seringbila ada indikasi penurunan nilai.Grup menilai pada setiap periode pelaporan tahunan indikasi penurunan nilai aset. Jika terdapatindikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (yaitu aset tidak berwujud denganumur manfaat tidak terbatas, aset tidak berwujud yang belum dapat digunakan, atau goodwill yangdiperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlahterpulihkan atas aset tersebut.Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antaranilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali asettersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset ataukelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka asettersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilainyamenjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakuipada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian sebagai “rugi penurunan nilai”. Dalammenghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini denganmenggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilaiwaktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untukmenjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksitersebut, model penilaian yang sesuai digunakan untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitunganperhitunganini dikuatkan oleh penilaian berganda (valuation multiples) atau indikator nilai wajaryang tersedia.Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugikomprehensif interim konsolidasian sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsidari aset yang diturunkan nilainya.26


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)i. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (lanjutan)Sejak Tanggal 1 Januari 2011 (lanjutan)Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwarugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwillmungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, makaentitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakuidalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahanasumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugipenurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlahterpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlahterpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugipenurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugipenurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian. Setelahpembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untukmengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yangsistematis selama sisa umur manfaatnya.Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan ketika terdapat suatu indikasi bahwa nilaitercatatnya mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan denganmenentukan jumlah tiap UPK (atau kelompok UPK) dimana goodwill terkait. Jika jumlahterpulihkan UPK kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilaiterkait goodwill tidak dapat dibalik pada periode berikutnya.Sesuai dengan PSAK 19 (Revisi 2010), piranti lunak yang tidak merupakan bagian terkait darisuatu perangkat keras diamortisasi menggunakan metode garis lurus selama 5 tahun dan dinilaiuntuk penurunan nilai saat terdapat indikasi penurunan nilai. Perusahaan melakukan reviu atasperiode amortisasi dan metode amortisasi untuk piranti lunak setidaknya setiap akhir tahun buku.Nilai residu diasumsikan sama dengan nol.j. SewaGrup sebagai lesseeSewa pembiayaan yang mengalihkan kepada Grup secara substansial seluruh risiko dan manfaatyang terkait dengan kepemilikan aset, dikapitalisasi pada awal masa sewa sebesar nilai wajar dariaset sewaan atau, jika lebih rendah, sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum.Pembayaran sewa dipisahkan antara beban keuangan dan pengurangan liabilitas sewa,sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu suku bunga periodik yang konstan atas saldoliabilitas yang tersisa. Beban keuangan diakui sebagai beban pendanaan dalam laporan laba rugikomprehensif interim konsolidasian.Sebuah aset sewaan disusutkan selama masa manfaat dari aset tersebut. Tetapi, jika tidakterdapat kepastian memadai bahwa Grup akan memperoleh kepemilikan di akhir masa sewa,maka aset disusutkan selama mana yang lebih pendek antara taksiran masa manfaat aset danmasa sewa.27


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)j. Sewa (lanjutan)Grup sebagai lessee (lanjutan)Bagian jangka pendek dari kewajiban sewa pembiayaan disajikan sebagai bagian dari LiabilitasKeuangan Jangka Pendek Lainnya.Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban usaha dalam laporan laba rugi komprehensifinterim konsolidasian secara garis lurus selama masa sewa.Grup sebagai lessorSewa dimana Grup tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat darikepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Biaya langsung awal yangdikeluarkan dalam menegosiasikan sewa operasi ditambahkan pada nilai tercatat dari asetsewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan dasar yang sama denganpendapatan sewa. Rental kontinjen diakui sebagai pendapatan selama periode terjadinya.Sewa dimana grup mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat terkait dengankepemilikan dari aset diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Aset sewaan diakui sebagai asetsewa pembiayaan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan disajikan sebagai piutangsebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa neto. Laba atau rugi dari penjualan diakui padaperiode sesuai dengan kebijakan yang diterapkan oleh Grup untuk penjualan biasa. Biaya yangdikeluarkan oleh Grup sehubungan dengan negosiasi dan pengaturan sewa diakui sebagai bebanketika laba penjualan diakui.Bagian jangka pendek dari piutang aset sewa pembiayaan disajikan sebagai bagian dari AsetKeuangan Lancar Lainnya - Bersih.Sebelum 1 Januari 2012, tidak terdapat ketentuan untuk menelaah secara terpisah perjanjiansewa yang mengandung elemen tanah dan bangunan. Oleh karena itu, penelaahan dilakukansecara gabungan. Salah satu pertimbangan dalam penentuan klasifikasi sewa adalahperbandingan antara masa sewa dengan umur ekonomis dari aset. Lebih lanjut, tanah yang hanyadapat dimiliki dalam bentuk hak atas tanah, tidak diamortisasi dan dianggap memiliki umur takterbatas. Oleh karena itu, perjanjian sewa yang mengandung elemen tanah dan bangunan akandiklasifikasikan sebagai sewa operasi.Sejak 1 Januari 2012, berdasarkan PSAK 30 (Revisi 2011), ketika sewa mengandung elementanah dan bangunan sekaligus, entitas harus menelaah klasifikasi untuk setiap elemen secaraterpisah apakah sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi. Sebagai hasil dari penelaahanterpisah yang dilakukan oleh Perusahaan dengan mempertimbangkan perbandingan antara masasewa dengan umur ekonomis yang ditelaah ulang dari masing-masing elemen dan faktor-faktorlainnya yang relevan, setiap elemen mungkin akan menghasilkan klasifikasi sewa yang berbeda.Grup mengubah taksiran umur manfaat dari aset menara dalam klasifikasi sarana penunjang danbangunan dengan mempertimbangkan penerapan restrospektif dari PSAK 30 (Revisi 2011),“Sewa”, sejak tanggal 1 Januari 2010, semenjak Perusahaan secara signifikan melakukantransaksi sewa menara.28


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)j. Sewa (lanjutan)Sebagai akibat dari penerapan efektif PSAK 30 (Revisi 2011), “Sewa”, penerapan retrospektifberikut telah dibuat terhadap laporan keuangan konsolidasian:Pada tanggal 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010:1 Januari 2011 /31 Desember2010 (DilaporkanSebelumnya)Penyesuaian -Kenaikan1 Januari 2011 /31 Desember2010(DisajikanKembali)ASETAset keuangan lancar lainnya -bersih 53.119 3.160 56.279Piutang sewa pembiayaan - 63.498 63.498Aset tetap - bersih 43.571.010 392.407 43.963.417LIABILITASLiabilitas keuangan jangka pendeklainnya 23.127 21.753 44.880Kewajiban sewa pembiayaan - 286.279 286.279Liabilitas pajak tangguhan - bersih 1.772.337 37.758 1.810.095EKUITASSaldo labaBelum ditentukan penggunaannya 15.224.843 113.275 15.338.118Pada tanggal 31 Desember 2011:31 Desember2011 (DilaporkanSebelumnya)Penyesuaian -Kenaikan31 Desember2011(DisajikanKembali)ASETAset keuangan lancar lainnya -bersih 24.790 5.043 29.833Piutang sewa pembiayaan - 81.966 81.966Aset tetap - bersih 42.573.369 904.761 43.478.130LIABILITASLiabilitas keuangan jangka pendeklainnya 16.072 57.129 73.201Kewajiban sewa pembiayaan - 692.907 692.907Liabilitas pajak tangguhan - bersih 1.920.787 60.433 1.981.220EKUITASLaba ditahanBelum ditentukan penggunaannya 15.736.227 181.301 15.917.52829


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)j. Sewa (lanjutan)Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011:PENDAPATAN USAHA31 Maret 2011(Dilaporkan)Sebelumnya)Penyesuaian -Kenaikan(Penurunan)31 Maret 2011(DisajikanKembali)Selular 3.964.388 (3.805) 3.960.583BEBAN USAHABeban jasa telekomunikasi 1.778.217 (36.374) 1.741.843Penyusutan dan amortisasi 1.556.896 (5.584) 1.551.312PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAINPendapatan bunga 21.830 2.701 24.531Beban pendanaan (462.083) (23.879) (485.962)Lain-lain - bersih 1.026 22.768 23.794BEBAN PAJAK PENGHASILANTangguhan (152.751) (9.935) (162.686)k. Pengakuan Pendapatan dan BebanEfektif pada tanggal 1 Januari 2011, Grup menerapkan PSAK 23 (Revisi 2010), “Pendapatan”.PSAK yang direvisi ini mengidentifikasi saat kriteria pengakuan pendapatan terpenuhi sehinggapendapatan dapat diakui, dan mengatur perlakuan akuntansi untuk pendapatan yang timbul darijenis transaksi dan kejadian tertentu, dan juga memberikan panduan praktis untuk penerapan darikriteria pengakuan pendapatan tersebut. Pendapatan diakui ketika kemungkinan besar manfaatekonomi masa depan akan mengalir ke Grup dan manfaat ini dapat diukur secara handal.Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima, dikurangi diskon, rabat dan PajakPertambahan Nilai (“PPN”). Kriteria spesifik berikut juga harus dipenuhi sebelum pendapatandiakui:SelularPendapatan selular yang berasal dari pemakaian pulsa dan penjelajahan diakui berdasarkandurasi percakapan yang berhasil tersambung melalui jaringan selular Perusahaan dan disajikansecara bruto.Untuk pelanggan pasca-bayar, pendapatan jasa bulanan diakui pada saat jasa diserahkan.Komponen aktivasi dari penjualan paket perdana ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatanselama rata-rata masa hubungan yang diharapkan dengan pelanggan. Penjualan voucher pulsaperdana/isi ulang dicatat sebagai pendapatan diterima di muka dan diakui sebagai pendapatanpada saat pemakaian pulsa atau pada saat pulsa telah habis masa berlakunya.30


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)k. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)Selular (lanjutan)Penjualan telepon genggam selular diakui pada saat penyerahan kepada pelanggan.Pendapatan dari komunikasi data broadband nirkabel diakui berdasarkan durasi dari pemakaianatau tagihan tetap bulanan tergantung perjanjian dengan pelanggan.Pendapatan selular disajikan sebesar jumlah bersih, setelah kompensasi kepada penyedia jasanilai tambah.Program Loyalitas PelangganPerusahaan menyediakan suatu program loyalitas pelanggan yang disebut “Poin Plus Plus”, yangmemperbolehkan para pelanggan untuk mengumpulkan poin dari setiap isi ulang dan pembayaranyang dilakukan oleh masing-masing pelanggan pra-bayar dan pasca-bayar Perusahaan. Pointersebut kemudian dapat ditukarkan dengan produk telekomunikasi atau non-telekomunikasisecara gratis, tergantung dari jumlah minimum poin yang telah diperoleh. Sejak tanggal29 Juli 2011, program “Poin Plus Plus” digantikan dengan program “Indosat Senyum”. Skemapenukaran dari kedua program tersebut sama, kecuali Perusahaan tidak lagi memasukan variabellama berlangganan sebagai dasar perhitungan poin dalam program yang baru.Poin penghargaan loyalitas pelanggan diakui sebagai sebuah komponen terpisah dari transaksipenjualan pada saat diberikan. Perusahaan mengakui liabilitas pada saat isi ulang danpembayaran yang dilakukan oleh masing-masing pelanggan pra-bayar dan pasca-bayar,berdasarkan nilai wajar yang diharapkan akan terjadi untuk menyalurkan produk tersebut di masayang akan datang. Penerimaan yang diperoleh dialokasikan antara produk selular yang terjual danjumlah poin yang dikeluarkan, di mana penerimaan yang dialokasikan ke poin setara dengan nilaiwajarnya. Nilai wajar poin yang dikeluarkan ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan padasaat poin tersebut ditukarkan atau pada saat periode penukaran berakhir.Komisi Penjualan untuk Agen Penjual (Dealer)Imbalan dalam bentuk potongan penjualan yang diberikan oleh Perusahaan kepada agen penjualdiakui sebagai pengurang dari pendapatan.Apabila Perusahaan menerima, atau akan menerima, suatu manfaat yang teridentifikasi sebagaipertukaran atas imbalan yang diberikan oleh Perusahaan kepada agen penjual, dan nilai wajardari manfaat imbalan tersebut dapat diestimasi secara wajar, maka imbalan akan dicatat sebagaibeban pemasaran.Sewa MenaraPendapatan dari sewa menara yang dikelompokkan sebagai sewa operasi diakui dengan metodegaris lurus selama masa sewa berdasarkan jumlah yang tercantum dalam perjanjian antara Grupdan lessee.31


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)k. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)Multimedia, Komunikasi Data, Internet (“MIDI”)InternetPendapatan dari jasa instalasi ditangguhkan dan diakui selama rata-rata masa hubungan yangdiharapkan dengan pelanggan. Pendapatan dari biaya jasa bulanan diakui pada saat jasa tersebutdiberikan. Pendapatan dari pemakaian diakui setiap bulan berdasarkan durasi pemakaian internetatau berdasarkan jumlah tetap, tergantung perjanjian dengan pelanggan.Frame Net, World Link dan Direct LinkPendapatan dari jasa instalasi ditangguhkan dan diakui selama rata-rata masa hubungan yangdiharapkan dengan pelanggan. Pendapatan jasa bulanan diakui pada saat jasa diserahkan.Sewa SatelitPendapatan satelit diakui dengan metode garis lurus selama periode sewa.Pendapatan jasa MIDI lainnya diakui pada saat penyerahan jasa tersebut.Telekomunikasi TetapTelepon InternasionalPendapatan telepon internasional ke luar negeri dilaporkan secara bruto.Telepon Jaringan Tetap NirkabelPendapatan telepon jaringan tetap nirkabel dari pemakaian pulsa diakui berdasarkan durasipercakapan yang berhasil tersambung melalui jaringan tetap Perusahaan.Untuk pelanggan pasca-bayar, pendapatan jasa bulanan diakui pada saat jasa diserahkan.Komponen aktivasi dari penjualan paket perdana ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatanselama rata-rata masa hubungan yang diharapkan dengan pelanggan. Penjualan voucher pulsaperdana/isi ulang dicatat sebagai pendapatan diterima di muka dan diakui sebagai pendapatanpada saat pemakaian pulsa atau pada saat pulsa telah habis masa berlakunya.Telepon Jaringan TetapPendapatan dari jasa instalasi telepon jaringan tetap ditangguhkan dan diakui selama rata-ratamasa hubungan yang diharapkan dengan pelanggan. Pendapatan dari pemakaian diakuiberdasarkan durasi percakapan yang berhasil tersambung melalui jaringan tetap Perusahaan.Pendapatan InterkoneksiPendapatan dari interkoneksi jaringan dengan perusahaan telekomunikasi dalam negeri daninternasional lainnya diakui setiap bulan berdasarkan lalu lintas komunikasi aktual yang tercatatsetiap bulannya.Pendapatan BungaBunga atas sewa pembiayaan dan kelebihan antara antara nilai pembayaran sewa minimum dannilai residu yang tidak dijamin atas biaya perolehan aset sewaan dikreditkan ke akun pendapatansewa diterima dimuka dan diamortisasi sesuai dengan masa sewa dengan menggunakan metodesuku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”).32


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)k. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)BebanBeban InterkoneksiBeban dari interkoneksi jaringan dengan penyelenggara telekomunikasi domestik daninternasional lainnya dicatat sebagai beban usaha pada periode terjadinya.Beban-beban LainnyaBeban diakui pada saat terjadinya.l. Beban KaryawanBeban karyawan yang langsung berhubungan dengan pengembangan, pembangunan danpemasangan aset tetap dikapitalisasi sebagai bagian dari harga perolehan aset yangbersangkutan.m. Dana Pensiun dan Kenikmatan KaryawanBeban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup, ditentukan melaluiperhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit-credit danmenerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil aset dana pensiun dan tingkat kenaikan manfaatpasti pensiun tahunan.Keuntungan atau kerugian aktuarial dari imbalan pasca-kerja diakui sebagai penghasilan ataubeban apabila akumulasi keuntungan atau kerugian aktuarial bersih dari masing-masing imbalanyang belum diakui pada akhir tahun pelaporan sebelumnya melebihi mana yang lebih tinggidiantara 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti atau 10% dari nilai wajar aset dana pensiun,pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian yang melebihi 10% batas koridor diakui secaramerata selama rata-rata sisa masa kerja yang diperkirakan dari karyawan. Biaya jasa lalu dariimbalan pascakerja diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama periode rata-ratasampai imbalan tersebut menjadi hak atau vested. Apabila imbalan tersebut vested setelahprogram imbalan pasti diperkenalkan atau program tersebut diubah, biaya jasa lalu diakui segera.Keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu dari imbalan kerja jangka panjang lainnyalangsung diakui pada laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.Grup mengakui laba atau rugi dari kurtailmen atas program pensiun manfaat pasti pada saatkurtailmen terjadi (apabila terdapat komitmen untuk melakukan pengurangan material terhadapjumlah karyawan yang mengikuti program pensiun atau apabila terdapat perubahan terhadapketentuan-ketentuan program pensiun manfaat pasti dimana bagian yang material untuk jasa yangdiberikan oleh karyawan aktif pada masa depan tidak lagi memenuhi ketentuan dari programpensiun, atau akan memenuhi ketentuan untuk manfaat yang lebih rendah). Laba atau rugi darikurtailmen terdiri dari perubahan yang terjadi dalam nilai wajar aset dana pensiun, perubahanyang terjadi dalam nilai kini kewajiban pensiun manfaat pasti dan keuntungan atau kerugianaktuarial dan biaya jasa lalu yang belum diakui sebelumnya.33


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)m. Dana Pensiun dan Kenikmatan Karyawan (lanjutan)Efektif 1 Januari 2012 , Grup menerapkan PSAK 24 (Revisi 2010), “Imbalan Kerja”, yang mengaturakuntansi dan pengungkapan untuk imbalan kerja, yang meliputi imbalan kerja jangka pendek(misalnya pembayaran cuti tahunan, pembayaran cuti sakit) dan imbalan kerja jangka panjang(misalnya cuti-berimbalan jangka panjang, imbalan kesehatan pasca-kerja). Grup telah memilih“10% corridor method” untuk pengakuan laba rugi aktuaria. Grup juga melakukan pengakuankewajiban dan beban ketika pekerja telah memberikan layanan dan entitas mengkonsumsimanfaat ekonomi yang timbul dari layanan tersebut.n. Instrumen KeuanganEfektif tanggal 1 Januari 2012, Grup menerapkan PSAK 50 (Revisi 2010), “Instrumen Keuangan:Penyajian”, PSAK 55 (Revisi 2011), “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” danPSAK 60, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”PSAK 50 (Revisi 2010), berisi persyaratan penyajian dari instrumen keuangan danmengidentifikasikan informasi yang harus diungkapkan. Persyaratan pengungkapan berlakuterhadap klasifikasi instrumen keuangan, dari perspektif penerbit, dalam aset keuangan, liabilitaskeuangan dan instrumen ekuitas; pengklasifikasian yang terkait dengan suku bunga, dividen,kerugian dan keuntungan; dan keadaan dimana aset keuangan dan liabilitas keuangan akan salinghapus. PSAK ini mensyaratkan pengungkapan, antara lain, informasi mengenai faktor yangmempengaruhi jumlah, waktu dan tingkat kepastian arus kas masa datang suatu entitas yangterkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan akuntansi yang diterapkan untuk instrumentersebut.PSAK 55 (Revisi 2011) mengatur prinsip-prinsip pengakuan dan pengukuran aset keuangan,liabilitias keuangan dan beberapa kontrak pembelian atau penjualan item non-keuangan. PSAK ini,antara lain, menyediakan definisi dan karakteristik derivatif, kategori instrumen keuangan,pengakuan dan pengukuran, akuntansi lindung nilai dan penetapan hubungan lindung nilai.PSAK 60 mensyaratkan pengungkapan signifikansi instrumen keuangan untuk posisi keuangandan kinerja; beserta sifat dan tingkat yang timbul dari resiko keuangan Grup yang tereksposselama periode berjalan dan pada akhir periode pelaporan, dan bagaimana entitas mengelolaresiko mereka.n1. Aset keuanganPengakuan awalAset keuangan dalam lingkup PSAK 55 (Revisi 2011) diklasifikasikan sebagai aset keuanganyang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba atau rugi, pinjaman yang diberikan danpiutang, investasi dimiliki hingga jatuh tempo, atau aset keuangan tersedia untuk dijual, ataumana yang sesuai. Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuanawal.Semua aset keuangan diakui pertama kali pada nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biayatransaksi, kecuali apabila aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.34


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n1. Aset keuangan (lanjutan)Pengakuan awal (lanjutan)Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan pengiriman aset dalam kurunwaktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdaganganyang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeliatau menjual aset tersebut.Aset keuangan Grup meliputi kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lainnya, piutangpihak-pihak berelasi, instrumen keuangan derivatif dan aset keuangan lancar dan tidak lancarlainnya (instrumen keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi).Pengukuran setelah pengakuan awalPengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagaiberikut:• Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugiAset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk asetkeuangan untuk diperdagangkan dan aset keuangan yang ditetapkan pada saatpengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperolehuntuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini meliputi instrumenkeuangan derivatif yang oleh Perusahaan tidak diperlakukan sebagai instrument lindungnilai dalam hubungan lindung nilai yang didefenisikan oleh PSAK 55 (Revisi 2011).Derivatif, termasuk derivatif melekat dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai kelompokdiperdagangkan kecuali derivatif tersebut ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi disajikan dalamlaporan posisi keuangan interim konsolidasian pada nilai wajar dengan perubahan nilaiwajar yang diakui dalam laporan laba rugi interim komprehensif konsolidasian.Derivatif yang melekat pada kontrak utama dicatat sebagai derivatif terpisah dan dicatatpada nilai wajar apabila karakteristik ekonomi dan risikonya tidak berkaitan erat dengankontrak utama, dan kontrak utama tersebut tidak untuk diperdagangkan atau diukur padanilai wajar melalui laporan laba rugi. Derivatif melekat ini diukur dengan nilai wajar denganperubahan nilai wajar diakui pada laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.Penilaian kembali hanya terjadi jika terdapat perubahan dalam ketentuan-ketentuankontrak yang secara signifikan mengubah arus kas yang akan diperlukan.Aset keuangan Grup yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilaiwajar melalui laporan laba rugi terdiri dari aset derivatif.35


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n1. Aset keuangan (lanjutan)Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)• Pinjaman yang diberikan dan piutangPinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif denganpembayaran tetap atau telah ditentukan, yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif.Setelah pengukuran awal, aset keuangan tersebut selanjutnya diukur sebesar biayaperolehan diamortisasi (amortized cost) dengan menggunakan EIR, setelah dikurangidengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung denganmemperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakanbagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi interimkomprehensif konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai diakui juga padalaporan laba rugi interim komprehensif konsolidasian.Kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lainnya, piutang pihak-pihak berelasi, asetkeuangan lancar lainnya, dan aset keuangan tidak lancar lainnya Grup termasuk dalamkategori ini.• Investasi dimiliki hingga jatuh tempo [Held-To-Maturity (“HTM”)]Aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuhtemponya telah ditetapkan diklasifikasikan sebagai HTM ketika Grup memiliki intensipositif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo.Setelah pengukuran awal, investasi HTM diukur pada biaya perolehan diamortisasidengan menggunakan metode EIR, setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Amortisasibiaya perolehan dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biayaakuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR. Amortisasi EIR dicatat dalamlaporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian. Kerugian yang timbul daripenurunan nilai diakui pada laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.Grup tidak memiliki investasi HTM selama tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010.• Aset keuangan tersedia untuk dijual [Available For Sale (“AFS”)]Aset keuangan AFS adalah aset keuangan non derivatif yang ditetapkan sebagai tersediauntuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan dalam tiga kategori sebelumnya. Setelahpengukuran awal, aset keuangan AFS diukur pada nilai wajar dengan keuntungan ataukerugian yang belum terealisasi diakui dalam ekuitas sampai investasi tersebut dihentikanpengakuannya, pada saat keuntungan atau kerugian kumulatif diakui, atau terjadipenurunan nilai, pada saat kerugian kumulatif direklasifikasi dari ekuitas ke pendapatankomprehensif. Bunga yang diterima selama memiliki investasi keuangan tersedia untukdijual disajikan sebagai pendapatan bunga dengan menggunakan metode EIR.36


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n1. Aset keuangan (lanjutan)Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)• Aset keuangan tersedia untuk dijual [Available For Sale (“AFS”)] (lanjutan)Grup memiliki investasi berikut yang diklasifikasikan sebagai AFS:- Investasi saham yang nilai wajarnya tidak tersedia dengan pemilikan modal kurangdari 20%, dan investasi jangka panjang lainnya. Investasi ini dinyatakan sebesarbiaya perolehan, dikurangi cadangan penurunan nilai.- Investasi saham ekuitas yang nilai wajarnya tersedia dengan pemilikan modal kurangdari 20%. Investasi ini dicatat sebesar nilai wajarnya.n2. Liabilitas keuanganPengakuan awalLiabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 55 (Revisi 2011) dapat dikategorikan sebagailiabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, pinjaman danhutang, atau derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yangefektif, mana yang sesuai. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saatpengakuan awal.Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam halpinjaman dan hutang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.Liabilitas keuangan Grup meliputi hutang usaha, hutang pengadaan, akrual, uang mukapelanggan, kewajiban sewa pembiayaan, hutang jangka panjang dan hutang obligasi, hutangpihak-pihak berelasi, instrumen keuangan derivatif dan liabilitas keuangan jangka pendeklainnya.Pengukuran setelah pengakuan awalPengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:• Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugiLiabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasukliabilitas keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan padasaat pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.37


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n2. Liabilitas keuangan (lanjutan)Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)• Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi (lanjutan)Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika merekadiperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasukinstrumen keuangan derivatif yang ditandatangani Perusahaan yang tidak ditujukansebagai instrumen lindung nilai dalam hubungan lindung nilai sebagaimana didefinisikandalam PSAK 55 (Revisi 2011). Derivatif melekat dipisahkan juga diklasifikasikan sebagaikelompok diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan sebagai instrumen lindung nilaiefektif.Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalamlaporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.• Pinjaman dan HutangSetelah pengakuan awal, pinjaman dan hutang yang dikenakan bunga selanjutnya diukurpada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode EIR.Keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi komprehensif interimkonsolidasian pada saat liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui prosesamortisasi EIR.n3. Saling hapus dari instrumen keuanganAset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalamlaporan posisi keuangan interim konsolidasian jika, dan hanya jika, entitas saat ini memilikihak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakuidan berniat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset danmenyelesaikan kewajibannya secara simultan.n4. Nilai wajar instrumen keuanganNilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggalpelaporan ditentukan dengan acuan pada kuotasi harga pasar atau kuotasi harga pedagangefek (harga penawaran untuk posisi beli dan harga permintaan untuk posisi jual), tidaktermasuk pengurangan apapun untuk biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidakmemiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknikpenilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar olehpihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions),penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kasyang didiskonto, atau model penilaian lain.38


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n4. Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)Penyesuaian risiko kreditPerusahaan menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkanadanya perbedaan risiko kredit pihak lawan antara instrumen yang diperdagangkan di pasartersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam menentukan nilaiwajar posisi liabilitas keuangan, risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen harusdiperhitungkan.n5. Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuanganBiaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode EIR dikurangi dengancadangan penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih.Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dantermasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari EIR.n6. Penurunan nilai dari aset keuanganPada setiap akhir periode pelaporan Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektifbahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai.• Aset keuangan dicatat pada biaya perolehan diamortisasiUntuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehandiamortisasi, Grup pertama kali menentukan apakah terdapat bukti obyektif mengenaipenurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual,atau secara kolektif untuk aset keuangan yang jumlahnya tidak signifikan secaraindividual. Jika Grup menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilaiatas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebutsignifikan atau tidak, maka mereka memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok asetkeuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan kelompok tersebutdinilai penurunan nilainya secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secaraindividual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasukdalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugiantersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kasmasa datang (tidak termasuk ekspektasi kerugian kredit masa datang yang belum terjadi).Nilai kini estimasi arus kas masa datang didiskonto menggunakan EIR awal dari asetkeuangan tersebut. Jika pinjaman yang diberikan atau piutang yang memiliki suku bungavariabel, tingkat diskonto untuk mengukur kerugian penurunan nilai adalah EIR terkini.rangi39


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n6. Penurunan nilai dari aset keuangan (lanjutan)• Aset keuangan dicatat pada biaya perolehan diamortisasi (lanjutan)Nilai tercatat aset tersebut berkurang melalui penggunaan akun penyisihan dan jumlahkerugian diakui dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian. Pendapatanbunga tetap diakui berdasarkan nilai tercatat yang telah dikurangi, berdasarkan sukubunga yang digunakan untuk mendiskontokan arus kas masa depan dengan tujuan untukmengukur kerugian penurunan nilai. Pinjaman yang diberikan dan piutang, bersama-samadengan penyisihan terkait, akan dihapuskan pada saat tidak terdapat kemungkinanpemulihan di masa depan yang realistik dan semua jaminan telah terealisasi atau telahdialihkan kepada Grup. Jika, pada periode berikutnya, jumlah taksiran kerugian penurunannilai bertambah atau berkurang karena suatu peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilaitersebut diakui, maka kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui ditambah ataudikurangi dengan menyesuaikan akun penyisihan. Jika penghapusan kemudian dipulihkan,maka pemulihan tersebut diakui dalam laporan laba rugi komprehensif interimkonsolidasian.• Aset keuangan AFSDalam hal investasi ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan AFS, buktiobyektif akan meliputi penurunan yang signifikan atau penurunan jangka panjang padanilai wajar dari investasi di bawah biaya perolehannya.Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugiankumulatif - yang diukur sebagai selisih antara biaya perolehan dengan nilai wajar kini,dikurangi kerugian penurunan nilai pada investasi yang sebelumnya telah diakui dalamlaporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian - direklas dari ekuitas ke pendapatankomprehensif. Kerugian penurunan nilai atas investasi ekuitas tidak boleh dipulihkanmelalui laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian; kenaikan nilai wajar setelahpenurunan nilai diakui dalam ekuitas.Dalam hal instrumen utang diklasifikasikan sebagai aset keuangan AFS, penurunan nilaidievaluasi berdasarkan kriteria yang sama dengan aset keuangan yang dicatat pada biayaperolehan diamortisasi. Pendapatan bunga di masa datang didasarkan pada nilai tercatatyang telah dikurangi dan diakui berdasarkan suku bunga yang digunakan untukmendiskontokan arus kas masa depan dengan tujuan untuk mengukur kerugianpenurunan nilai. Akrual tersebut dicatat sebagai bagian dari akun “Pendapatan Bunga”dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian. Jika, pada periodeberikutnya, nilai wajar instrumen utang meningkat dan peningkatan tersebut secaraobyektif dihubungkan dengan peristiwa yang terjadi setelah pengakuan kerugianpenurunan nilai pada laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian, maka kerugianpenurunan nilai tersebut harus dipulihkan melalui laporan laba rugi komprehensif interimkonsolidasian.40


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n7. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuanganAset keuanganAset keuangan (atau mana yang lebih tepat, bagian dari aset keuangan atau bagian darikelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untukmenerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Grup telahmentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau berkewajibanuntuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepadapihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”; dan baik (a) Grup telah secara substansialmentransfer seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Grup secara substansial tidakmentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu aset, namun telahmentransfer kendali atas aset tersebut.Liabilitas keuanganLiabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dihentikan ataudibatalkan atau kadaluwarsa.Ketika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberipinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasisecara substansial persyaratan dari suatu liabilitas yang saat ini ada, pertukaran ataumodifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal danpengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakuidalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.n8. Instrumen keuangan derivatifPerusahaan menandatangani kontrak swap valuta asing, swap suku bunga, dan instrumenlainnya yang diperbolehkan, jika dianggap perlu, untuk tujuan mengelola risiko perubahan nilaitukar mata uang asing dan suku bunga yang berasal dari hutang jangka panjang dan hutangobligasi Perusahaan dalam mata uang asing. Instrumen keuangan derivatif, yang manamemberikan lindung nilai ekonomi efektif dari risiko suku bunga dan nilai tukar mata uangasing yang spesifik berdasarkan tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuanganPerusahaan, tidak memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalamPSAK 55 (Revisi 2011) dan pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal kontrakderivatif ditandatangani dan kemudian diukur kembali pada nilai wajarnya.Derivatif dicatat sebagai aset keuangan saat memiliki nilai wajar positif dan sebagai liabilitaskeuangan apabila memiliki nilai wajar negatif.Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar derivatif selama tahunberjalan, yang ditandatangani sebagai lindung nilai ekonomi yang tidak memenuhi persyaratansebagai akuntansi lindung nilai, diakui langsung pada laporan laba rugi komprehensif interimkonsolidasian.41


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)n. Instrumen Keuangan (lanjutan)n8. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)Aset dan liabilitas derivatif disajikan masing-masing sebagai aset lancar dan liabilitas jangkapendek. Derivatif melekat disajikan bersama dengan kontrak utamanya pada laporan posisikeuangan interim konsolidasian yang mencerminkan penyajian yang tepat atas seluruh aruskas pada masa datang dari instrumen tersebut secara keseluruhan.Perubahan bersih nilai wajar instrumen derivatif, pendapatan atau beban swap, pendapatanatau beban terminasi, dan penyelesaian dari instrumen derivatif dikreditkan (dibebankan) pada“Rugi Perubahan Nilai Wajar Derivatif - Bersih”, yang disajikan sebagai Penghasilan (Beban)Lain-lain dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.o. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang AsingEfektif tanggal 1 Januari 2012, Grup menerapkan PSAK 10 (Revisi 2010), “Pengaruh PerubahanNilai Tukar Mata Uang Asing”, yang menggambarkan bagaimana memasukkan transaksi matauang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan keuangan entitas dan menjabarkanlaporan keuangan ke dalam mata uang penyajian. Grup mempertimbangkan indikator utama danindikator lainnya dalam menentukan mata uang fungsionalnya, jika ada indikator yang tercampurdan mata uang fungsional tidak jelas, manajemen menggunakan penilaian untuk menentukanmata uang fungsional yang paling tepat mengambarkan pengaruh ekonomi dari transaksi,kejadian dan kondisi yang mendasarinya.Laporan keuangan interim konsolidasian disajikan dalam rupiah, yang merupakan mata uangfungsional Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Transaksi dalam mata uang asing dicatatberdasarkan nilai tukar yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisikeuangan interim konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikanuntuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang timbuldikreditkan atau dibebankan pada usaha periode berjalan, kecuali untuk selisih kurs yang dapatdiatribusikan ke aset tertentu dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan dan pemasangan.Pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 dan tanggal 31 Desember 2011, kurs yang digunakan(dalam angka penuh) masing-masing adalah Rp9.180, Rp8.709 dan Rp9.068 untuk AS$1, yangdihitung dengan menggunakan rata-rata kurs jual dan beli mata uang asing yang dikeluarkan olehBank Indonesia pada periode tersebut.42


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)p. Pajak PenghasilanEfektif tanggal 1 Januari 2012, Grup menerapkan PSAK 46 (Revisi 2010), yang mensyaratkanGrup untuk memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan mendatang dari pemulihan(penyelesaian) jumlah tercatat aset (liabilitas) masa depan yang diakui dalam laporan posisikeuangan interim konsolidasian, dan transaksi dan kejadian lain dari periode kini yang diakuidalam laporan keuangan.Beban pajak periode berjalan dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak untuk periodeyang bersangkutan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer dari asetdan liabilitas antara pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajakmasa mendatang, seperti rugi pajak yang dapat dikompensasi, diakui sepanjang besarkemungkinan manfaat pajak tersebut dapat direalisasikan. Pengaruh pajak untuk suatu periodedialokasikan pada usaha periode berjalan, kecuali untuk pengaruh pajak dari transaksi yanglangsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif pajak yang akan dikenakan padaperiode saat nilai aset direalisasikan atau nilai liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan tarifpajak (dan undang-undang pajak) yang berlaku atau berlaku secara substantif pada tanggal posisikeuangan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan olehperubahan tarif pajak dikreditkan atau dibebankan pada usaha periode berjalan, kecuali untuktransaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak ("SKP")diakui sebagai pendapatan atau beban dalam laporan laba rugi komprehensif interimkonsolidasian periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya. Jumlahtambahan pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannyasepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset.Untuk setiap entitas yang dikonsolidasi, pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasirugi pajak, yang masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah bersihuntuk masing-masing entitas tersebut.q. Pelaporan SegmenEfektif tanggal 1 Januari 2011, Grup menerapkan PSAK 5 (Revisi 2009), “Segmen Operasi”.PSAK revisi ini mensyaratkan pengungkapan yang memungkinkan pengguna laporan keuanganuntuk mengevaluasi sifat dan dampak keuangan atas aktivitas bisnis yang mana entitas terlibatdan lingkungan ekonomi dimana entitas beroperasi.Segmen adalah bagian khusus Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa(segmen usaha), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikanlangsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuaidengan segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi.43


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)r. Laba per Saham/ADS DasarEfektif tanggal 1 Januari 2012, Grup menerapkan PSAK 56 (Revisi 2011), yang mengharuskanadanya perbandingan kinerja antara entitas yang berbeda dalam periode yang sama dan antaraperiode pelaporan yang berbeda untuk Grup.Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikankepada pemilik perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dandisetor penuh dalam periode berjalan.Laba per ADS dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan dihitung denganmengalikan laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan dengan50, sesuai dengan jumlah saham per ADS.s. Transaksi dengan Pihak-Pihak BerelasiEfektif tanggal 1 Januari 2011, Grup menerapkan PSAK 7 (Revisi 2010), “Pengungkapan PihakPihak Berelasi”. PSAK revisi ini mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldopihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan keuangan konsolidasian dan laporankeuangan tersendiri entitas induk, dan juga diterapkan terhadap laporan keuangan secaraindividual. Penerapan PSAK revisi tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadappengungkapan terkait dalam laporan keuangan interim konsolidasian.Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi disajikan dalamCatatan 30.t. Penerapan Standar Akuntansi Revisi dan Interpretasi LainnyaSelain standar akuntansi revisi yang telah disebutkan sebelumnya di atas, Grup juga telahmenerapkan standar dan interpretasi akuntansi revisian berikut pada tanggal 1 Januari 2012, yangdianggap relevan terhadap laporan keuangan interim konsolidasian namun tidak menimbulkandampak yang signifikan kecuali untuk pengungkapan terkait:• PSAK 53 (Revisi 2010), “Pembayaran Berbasis Saham”• PSAK 56 (Revisi 2010), “Laba Per Saham”• ISAK 20 (Revisi 2010), “Pajak Penghasilan - Perubahan Status Pajak Badan dan PemegangSahamnya”• ISAK 23 (Revisi 2011), “Insentif Sewa Operasi”• ISAK 24 (Revisi 2011), “Evaluasi Substansi Beberapa Transaksi yang Melibatkan suatu BentukLegal Sewa”• ISAK 25 (Revisi 2011), “Hak Atas Tanah”• ISAK 26 (Revisi 2011), “Penilaian Ulang Derivatif Melekat”.44


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMENPenyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mensyaratkan manajemen untuk membuatpertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan atas pendapatan,beban, aset dan liabilitas, serta pengungkapan liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan.Namun, ketidakpastian asumsi dan estimasi ini dapat menyebabkan hasil yang memerlukanpenyesuaian material atas nilai tercatat aset atau liabilitas yang berdampak pada masa mendatang.a. PertimbanganDalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat pertimbanganpertimbanganberikut ini, yang terpisah dari estimasi dan asumsi, yang memiliki pengaruh palingsignifikan terhadap jumlah yang dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian:• Penentuan mata uang fungsionalMata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Grup adalah mata uang darilingkungan ekonomi primer dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uangyang mempengaruhi pendapatan dan beban dari jasa yang diberikan.• SewaGrup mempunyai perjanjian-perjanjian sewa dimana Grup bertindak sebagai lessor ataulessee untuk beberapa aset tetap tertentu. Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko danmanfaat yang signifikan dari aset sewa yang dialihkan berdasarkan PSAK 30 (Revisi 2011),“Sewa”, yang mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan dan estimasi dari pengalihanrisiko dan manfaat terkait dengan kepemilikan aset.Perusahaan adalah pihak dalam beberapa perjanjian sewa ruang menara, baik sebagai lessoratau lessee. Perusahaan telah menetapkan sejumlah sewa ruang menara sebagai sewapembiayaan berdasarkan penelaahan terhadap syarat dan kondisi dari perjanjian dimanasewa ruang menara tersebut mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaatterkait dengan kepemilikan. Untuk perjanjian sewa ruang menara yang tidak mengalihkansecara substansial semua risiko dan manfaat terkait dengan kepemilikan, Perusahaanmenetapkan perjanjian tersebut sebagai sewa operasi.Pada tahun 2006, Perusahaan mendapatkan izin penggunaan pita frekuensi radio 2,1 GHz(teknologi komunikasi bergerak generasi ketiga “3G” - Catatan 1a) oleh Menkominfo.Perusahaan berkewajiban, antara lain, untuk membayar biaya nilai awal dan biaya hakpenggunaan pita frekuensi radio tahunan untuk masa 10 tahun (Catatan 31j). Biaya nilai awaldiakui sebagai bagian dari Izin Dibayar di Muka Jangka Panjang untuk bagian jangka panjangdan Biaya Dibayar di Muka untuk bagian jangka pendek dan diamortisasi sepanjang 10 tahunmasa berlaku izin dengan menggunakan metode garis lurus.Pada tahun 2009, Perusahaan mendapatkan izin tambahan 3G (Catatan 1a) dan IMMmendapatkan izin penyelenggaraan untuk Jaringan Tetap Lokal berbasis “Packet Switched”yang menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel[Broadband Wireless Access (“BWA”)]. Perusahaan dan IMM berkewajiban, antara lain, untukmembayar biaya nilai awal dan biaya hak penggunaan pita frekuensi radio tahunan untukmasa 10 tahun (Catatan 31j). Biaya nilai awal diakui sebagai bagian dari Izin Dibayar di MukaJangka Panjang untuk bagian jangka panjang dan Biaya Dibayar di Muka untuk bagian jangkapendek dan diamortisasi sepanjang 10 tahun masa berlaku izin dengan menggunakan metodegaris lurus.45


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan)a. Pertimbangan (lanjutan)• Penentuan nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuanganKetika nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat dalam laporan posisikeuangan interim konsolidasian tidak dapat diambil dari pasar yang aktif, maka nilai wajarnyaditentukan dengan menggunakan teknik penilaian, termasuk model discounted cash flow.Masukan untuk model tersebut dapat diambil dari pasar yang dapat diobservasi, tetapi apabilahal ini tidak dimungkinkan, sebuah tingkat pertimbangan disyaratkan dalam menetapkan nilaiwajar. Pertimbangan tersebut mencakup penggunaan masukan seperti risiko likuiditas, risikokredit dan volatilitas. Perubahan dalam asumsi mengenai faktor-faktor tersebut dapatmempengaruhi nilai wajar dari instrumen keuangan yang dilaporkan.• SewaManajemen berkeyakinan, dengan didukung konfirmasi tertulis dari DJPT, bahwa izin 3G danBWA tersebut dapat dikembalikan setiap saat tanpa adanya kewajiban finansial untukmembayar biaya penggunaan pita frekuensi radio tahunan yang tersisa (bentuk perizinantersebut tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengankepemilikan). Oleh karena itu, Perusahaan dan IMM mengakui biaya hak penggunaan pitafrekuensi radio tahunan sebagai sewa operasi yang diamortisasi dengan menggunakanmetode garis lurus selama masa hak penyelenggaraan izin 3G dan BWA. Manajemenmelakukan evaluasi atas keberlangsungan penggunaan izin-izin tersebut setiap tahun.• Penurunan nilai dari aset non keuanganPenurunan nilai terjadi ketika nilai tercatat dari aset atau unit penghasil kas melebihi nilaiterpulihkannya, yang mana yang lebih tinggi dari nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dannilai pakai. Perhitungan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual berdasarkan data yangtersedia dari transaksi penjualan yang mengikat dalam sebuah transaksi wajar (arm's lengthtransaction) dari aset serupa atau harga pasar yang dapat diobservasi dikurangi biayapelepasan (incremental costs) untuk menjual aset tersebut. Perhitungan nilai pakaiberdasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaranuntuk lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belumdilakukan oleh Grup atau investasi signifikan di masa datang yang akan memutakhirkankinerja aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yangdigunakan dalam model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kasmasuk di masa datang (future cash-inflow) yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yangdigunakan untuk tujuan ekstrapolasi.• Transaksi pertukaran asetSelama tahun 2010 dan 2011, Grup menandatangani beberapa kontrak untuk pertukaran asetuntuk beberapa peralatan teknis selular tertentu dengan pemasok pihak ketiga. Untuktransaksi pertukaran aset tersebut, Grup melakukan evaluasi apakah transaksi tersebutmengandung substansi komersial sesuai dengan PSAK 16 (Revisi 2011) “Aset Tetap”, yangmengharuskan Grup untuk membuat pertimbangan dan estimasi mengenai arus kas di masadepan dan nilai wajar dari aset yang diterima dan diserahkan sebagai akibat dari transaksitersebut. Manajemen memperhitungkan bahwa transaksi pertukaran aset tersebut memenuhikriteria substansi komersial; tetapi nilai wajar dari aset yang diterima dan diserahkan tidakdapat diukur secara andal, sehingga nilainya diukur berdasarkan jumlah tercatat dari asetyang diserahkan.46


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan)b. Estimasi dan AsumsiAsumsi kunci mengenai masa depan dan sumber kunci lainnya untuk estimasi ketidakpastianpada akhir periode pelaporan yang memiliki risiko signifikan yang menyebabkan penyesuaianmaterial terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijabarkansebagai berikut:• Estimasi masa manfaat aset tetap dan aset takberwujudGrup mengestimasi masa manfaat dari aset tetap dan aset takberwujudnya berdasarkanekspektasi utilisasi dari aset yang diharapkan dapat didukung dengan rencana dan strategiusaha yang juga mempertimbangkan perkembangan teknologi di masa depan dan perilakupasar. Estimasi dari masa manfaat aset tetap adalah berdasarkan penelaahan Grup secarakolektif terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan pengalaman untuk aset yangsetara. Estimasi masa manfaat ditelaah paling sedikit setiap akhir tahun pelaporan dandiperbarui jika ekspektasi berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dankerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan hukum atau pembatasan lainatas penggunaan dari aset. Tetapi, adalah mungkin, hasil di masa depan dari operasi dapatdipengaruhi secara material oleh perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan olehperubahan faktor-faktor yang disebutkan diatas.Jumlah dan saat beban dicatat setiap tahun akan terpengaruh oleh perubahan atas faktorfaktordan situasi tersebut. Pengurangan dalam estimasi masa manfaat dari aset tetap Grupakan meningkatkan beban usaha dan menurunkan aset tidak lancar yang tercatat.Penambahan dalam estimasi masa manfaat aset tetap Grup akan menurunkan beban usahadan meningkatkan aset tidak lancar yang tercatat.• Goodwill dan aset takberwujudLaporan keuangan interim konsolidasian menggambarkan bisnis - bisnis yang diperolehsetelah penyelesaian akuisisi. Perusahaan menghitung bisnis yang diakuisisi menggunakanmetode akuisisi sejak tanggal 1 Januari 2011 dan metode pembelian untuk akuisisi padatahun-tahun sebelumnya, yang mensyaratkan penggunaan estimasi dan pertimbanganakuntansi untuk mengalokasikan harga perolehan terhadap nilai pasar wajar dari aset danliabilitas yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Setiap kelebihan dari harga perolehanatas nilai pasar wajar yang diestimasikan dari aset neto yang diakuisisi diakui sebagai goodwilldalam laporan posisi keuangan interim konsolidasian. Dengan demikian, pertimbangan yangdibuat dalam mengestimasi nilai pasar wajar yang diatribusikan ke aset dan liabilitas entitasyang diakuisisi dapat mempengaruhi kinerja keuangan Perusahaan secara material.• Realisasi dari aset pajak tangguhanGrup melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset pajak tangguhan pada setiap akhirperiode pelaporan dan mengurangi nilai tersebut sampai sebesar kemungkinan aset tersebuttidak dapat direalisasikan, dimana penghasilan kena pajak yang tersedia memungkinkanuntuk penggunaan seluruh atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut. PenelaahanGrup atas pengakuan aset pajak tangguhan untuk perbedaan temporer yang dapatdikurangkan didasarkan atas tingkat dan waktu dari penghasilan kena pajak yang ditaksirkanuntuk periode pelaporan berikutnya. Taksiran ini berdasarkan hasil pencapaian Grup di masalalu dan ekspektasi di masa depan terhadap pendapatan dan beban, sebagaimana jugadengan strategi perencanaan perpajakan di masa depan. Tetapi tidak terdapat kepastianbahwa Grup dapat menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup untuk memungkinkanpenggunaan sebagian atau seluruh bagian dari aset pajak tangguhan tersebut.47


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan)b. Estimasi dan Asumsi (lanjutan)• Estimasi cadangan untuk kerugian penurunan nilai atas piutangApabila terdapat bukti objektif bahwa rugi penurunan nilai telah terjadi atas piutang usaha.Grup mengestimasi cadangan untuk kerugian penurunan nilai atas piutang usaha yang secarakhusus diidentifikasi sebagai piutang yang kemungkinan tidak dapat ditagih. Tingkat cadanganditelaah oleh manajemen dengan dasar faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat tertagihnyapiutang tersebut. Dalam kasus ini, Grup menggunakan pertimbangan berdasarkan fakta dansituasi yang tersedia, termasuk tetapi tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan Grupdengan pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan laporan dari pihak ketiga danfaktor-faktor pasar yang telah diketahui, untuk mengakui pencadangan spesifik untukpelanggan terhadap jumlah yang jatuh tempo untuk menurunkan piutang Grup ke jumlah yangdiharapkan dapat ditagih. Pencadangan secara spesifik ini ditelaah dan diselesaikan jikaterdapat informasi tambahan yang diterima yang mempengaruhi jumlah yang diestimasikan.Sebagai tambahan atas cadangan terhadap piutang yang secara individual signifikan, Grupjuga meneliti cadangan penurunan nilai secara kolektif terhadap risiko kredit debitur merekayang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang sama, yang meskipun tidakdiidentifikasi secara spesifik memerlukan cadangan tertentu, memiliki risiko tidak tertagih yanglebih besar dibandingkan dengan saat awal piutang diberikan kepada debitur. Cadangansecara kolektif ini dihitung berdasarkan pengalaman kerugian historis dengan menggunakanfaktor yang bervariasi seperti kinerja historis dari debitur dalam grup kolektif, penurunan kinerjapasar dimana debitur beroperasi, dan kelemahan struktural yang diidentifikasi atau penurunankinerja arus kas dari debitur.• Estimasi beban pensiun dan imbalan kerja lainnyaBeban dari program pensiun manfaat pasti dan nilai kini dari kewajiban pensiun ditentukandengan menggunakan metode projected-unit-credit. Penilaian aktuaris termasuk membuatvariasi asumsi yang terdiri dari, antara lain, tingkat diskonto, tingkat pengembalian danapensiun yang diharapkan, tingkat kenaikan kompensasi dan tingkat kematian. Hasil aktualyang berbeda dengan asumsi Grup diakui sebagai pendapatan atau beban ketika akumulasilaba atau rugi aktuarial bersih pada akhir masa periode pelaporan sebelumnya melebihi 10%dari mana yang lebih tinggi antara nilai kini dari kewajiban manfaat pasti dan nilai wajar daridana pensiun pada tanggal tersebut. Dikarenakan kompleksitas dari penilaian, dasar asumsidan periode jangka panjang, kewajiban manfaat pasti sangat sensitif terhadap perubahanasumsi.Grup percaya bahwa asumsi mereka adalah memadai dan tepat, perbedaan signifikan dalampengalaman aktual Grup atau perubahan signifikan dalam asumsi dapat mempengaruhisecara material beban dan kewajiban pensiun dan imbalan kerja jangka panjang lainnya.Semua asumsi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan.48


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan)b. Estimasi dan Asumsi (lanjutan)• Kewajiban pembongkaran dan pemindahan aset tetapKewajiban pembongkaran dan pemindahan aset tetap diakui dalam periode terjadinya jikaestimasi yang memadai terhadap nilai wajar dapat dibuat. Pengakuan kewajiban tersebutmensyaratkan estimasi terhadap biaya untuk restorasi/membongkar untuk setiap lokasi danberdasarkan estimasi terbaik dari pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikankewajiban dari restorasi/pembongkaran di masa depan, didiskontokan dengan menggunakantarif sebelum pajak yang mencerminkan penelaahan pasar saat ini untuk nilai waktu dari uangdan, dimana sesuai, risiko tertentu dari kewajiban.• Pengakuan pendapatanKebijakan pengakuan pendapatan Grup mensyaratkan penggunaan estimasi dan asumsi yangdapat mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan dan piutang.Perjanjian Perusahaan dengan penyedia jasa domestik dan luar negeri untuk lalu lintasinbound dan outbound membutuhkan penyelesaian yang mensyaratkan rekonsiliasi lalu lintassebelum penyelesaian aktual dilakukan, yang mungkin bukan merupakan volume aktual lalulintas yang diukur oleh Perusahaan. Pengakuan awal pendapatan adalah berdasarkan lalulintas yang diobservasi yang disesuaikan dengan penyesuaian berdasarkan pengalamannormal, dimana secara historis tidak material terhadap laporan laba rugi komprehensif interimkonsolidasian. Perbedaan antara jumlah yang diakui pertama kali dan jumlah penyelesaianaktual diakui setelah proses rekonsiliasi. Tetapi, tidak terdapat kepastian apabila penggunaanestimasi tersebut tidak akan menghasilkan penyesuaian material di masa depan.Grup mengakui pendapatan dari pemasangan dan aktivasi dan pendapatan lainnya sesuaidengan masa hubungan rata-rata dengan pelanggan yang diharapkan untuk jasa selular, MIDIdan telekomunikasi tetap. Grup mengestimasi masa hubungan rata-rata dengan pelangganyang diharapkan berdasarkan analisa angka pemutusan terkini.• Ketidakpastian kewajiban perpajakanDalam situasi tertentu, Grup tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajakmereka pada saat ini atau masa depan karena proses keberatan, dan pemeriksaan dariotoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturanperpajakan yang kompleks dan jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan.Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti,Grup menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukanjumlah cadangan yang harus diakui sesuai dengan PSAK 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi,dan Aset Kontinjensi”. Grup membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait dengan pajakpenghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk beban yang belum diakui harusdiakui.Pada tanggal 31 Maret 2012, Perusahaan menjadi subyek pemeriksaan pajak untuk tahunpajak 2010.Sebelum tanggal 1 Januari 2012, Grup mencatat bunga dan denda untuk kekuranganpembayaran pajak penghasilan, jika ada, dalam Penghasilan (Beban) Lain-lain sebagaibagian dari “Lain-lain - bersih” dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.49


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan)b. Estimasi dan Asumsi (lanjutan)• Ketidakpastian kewajiban perpajakan (Lanjutan)Efektif tanggal 1 Januari 2012, Grup menerapkan PSAK 46 (Revisi 2010), yang mensyaratkanGrup mencatat bunga dan denda untuk kekurangan/kelebihan pembayaran pajakpenghasilan, jika ada, sebagai bagian dari “Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan - PeriodeBerjalan” dalam laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.4. KAS DAN SETARA KASAkun ini terdiri dari:1Januari 201131 Maret 31 Desember / 31 Desember2012 2011 2010KasRupiah 1.388 1.465 1.682Dolar A.S. (AS$11 pada tahun 2012,AS$13 pada tahun 2011 dan AS$12 pada tahun 2010) 98 115 1101.486 1.580 1.792BankPihak-pihak berelasi (Catatan 30)RupiahPT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Mandiri”) 37.128 45.441 45.792PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) 3.590 3.022 4.461PT Bank Syariah Mandiri (“Mandiri Syariah”) 1.802 719 1.215PT Bank Pembangunan Daerah DKI Jakarta 1.572 1.110 935PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) 1.269 1.409 11.345PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara 1.142 1.134 662PT Bank Pembangunan Daerah Yogyakarta(“BPD - Yogyakarta”) 1.077 1.473 256PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur 721 1.033 4.476PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”) 126 500 1.270PT Bank Pembangunan Daerah Papua 28 299 2.473Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1.000) 1.859 3.234 720Dolar A.S.Mandiri (AS$3.291 pada tahun 2012, AS$3.793pada tahun 2011 dan AS$4.606 pada tahun 2010) 30.215 34.397 41.412Lain-lain (AS$45 pada tahun 2012, AS$12pada tahun 2011 dan AS$120 pada tahun 2010) 412 109 1.090Pihak ketigaRupiahDeutsche Bank AG, Cabang Jakarta (“DB”) 25.094 2.614 2.153PT Bank Mega Syariah (“Mega Syariah”) 16.304 1.398 1.521PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB Niaga”) 13.090 4.828 21.845PT Bank Bukopin Tbk (“Bukopin”) 6.967 1.242 9.308PT Bank Danamon Indonesia Tbk(termasuk Danamon Syariah) 6.763 4.104 3.471Citibank N.A., Cabang Jakarta (“Citibank”) 6.004 52.768 2.848PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) 5.853 13.247 2.284Lain-lain (masing-masing dibawah Rp5.000) 7.931 6.843 6.31450


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)1Januari 201131 Maret 31 Desember / 31 Desember2012 2011 2010Bank (lanjutan)Pihak ketiga (lanjutan)Dolar A.S.Fortis Bank N.V., Belanda(AS$6.870 pada tahun 2012,AS$6.220 pada tahun 2011dan AS$6.960 pada tahun 2010) 63.066 56.405 62.577Citibank N.A., Cabang Singapura(AS$5.603 pada tahun 2012,AS$5.256 pada tahun 2011dan AS$4.945 pada tahun 2010) 51.435 47.660 44.464CIMB Niaga (AS$1.100 padatahun 2012, AS$697 pada tahun 2011dan AS$160 pada tahun 2010) 10.101 6.323 1.435Citibank (AS$646 pada tahun 2012,AS$790 pada tahun 2011dan AS$677 pada tahun 2010) 5.929 7.164 6.087Lain-lain (AS$399 pada tahun 2012,AS$543 pada tahun 2011 danAS$143 pada tahun 2010) 3.658 4.923 1.281303.136 303.399 281.695Deposito berjangka dan deposito on callPihak-pihak berelasi (Catatan 30)RupiahMandiri 320.401 245.820 421.400BNI 270.820 143.720 141.185BRI 100.000 145.000 68.500BTN 74.000 180.400 88.500PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Baratdan Banten Tbk (“BPD - Jawa Barat”) 31.850 24.850 8.350Mandiri Syariah 30.000 35.000 31.000PT Bank BRI Syariah 7.500 7.500 5.000BPD - Yogyakarta 1.000 1.000 1.000Dolar A.S.BRI (AS$5.000 pada tahun 2012 dan 2011dan AS$80.000 pada tahun 2010) 45.900 45.340 719.280Mandiri (AS$3.040 padatahun 2012 dan 2011 dan AS$1.540 padatahun 2010) 27.907 27.566 13.845Mandiri Syariah (AS$3.000) - 27.204 -BPD - Jawa Barat (AS$75 pada tahun 2011 danAS$165 pada tahun 2010) - 680 1.484Pihak ketigaRupiahPT Bank Syariah MuamalatIndonesia Tbk (“Muamalat”) 137.000 249.894 48.500DB 65.356 79.354 5.232CIMB Niaga 59.000 55.000 22.500PT Bank Himpunan Saudara 1906, Tbk 39.000 32.100 15.40051


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Deposito berjangka dan deposito on call (lanjutan)Pihak ketiga (lanjutan)Rupiah (lanjutan)PT Bank TabunganPensiunan Nasional Tbk 37.500 34.500 12.000Bukopin 22.000 27.500 21.400PT Bank ICB Bumiputera Tbk 13.500 9.500 -PT Bank Internasional Indonesia Tbk 12.500 12.500 13.000Mega Syariah 9.750 17.750 13.250PT Bank Mega Tbk 2.000 5.000 3.000PT Bank Danamon Indonesia Tbk 2.000 33.000 15.900BCA - 200.000 4.080PT Bank DBS Indonesia (“DBS”) - 50.000 -Lain-lain (masing-masing dibawah Rp5.000) 2.100 3.100 6.000Dolar A.S.DB (AS$12.617 pada tahun 2012,AS$17.917 pada tahun 2011 dan AS$5.454 padatahun 2010) 115.828 162.473 49.038Muamalat (AS$7.000 pada tahun 2012 dan 2011dan AS$5.000 pada tahun 2010) 64.260 63.476 44.955DBS (AS$5.000) 45.900 - -PT Bank Permata (Tbk) (AS$2.000) 18.360 - -CIMB Niaga (AS$2.000) - - 17.9841.555.432 1.919.227 1.791.783Jumlah 1.860.054 2.224.206 2.075.270Deposito berjangka dan deposito on call dalam rupiah memperoleh bunga per tahun berkisar antara2,00% sampai 9,75% pada tahun 2012, antara 2,50% sampai 9,75% pada tahun 2011 dan antara2,50% sampai 10,00% pada tahun 2010, sedangkan deposito berjangka dan deposito on call dalamdolar A.S. memperoleh bunga per tahun berkisar antara 0,01% sampai 2,75% pada tahun 2012,antara 0,01% sampai 2,75% pada tahun 2011 dan antara 0,05% sampai 4,75% pada tahun 2010.Tingkat bunga yang diperoleh dari deposito on call dan deposito berjangka pada bank pihak berelasisebanding dengan tingkat bunga yang diperoleh dari bank pihak ketiga.52


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)5. PIUTANG USAHAAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Pihak-pihak berelasi (Catatan 30)Telkom (termasuk AS$53 pada tahun 2012,AS$51 pada tahun 2011 dan AS$55 pada tahun 2010) 35.768 19.977 56.108Lain-lain (termasuk AS$4.809 pada tahun 2012,AS$8.085 pada tahun 2011 dan AS$7.764pada tahun 2010) 308.055 284.667 214.038Sub-jumlah 343.823 304.644 270.146Dikurangi cadangan penurunan nilai 40.373 47.107 47.640Bersih 303.450 257.537 222.506Pihak ketigaPerusahaan dalam negeri (termasuk AS$19.477 padatahun 2012, AS$16.593 pada tahun 2011 danAS$13.956 pada tahun 2010) 924.221 792.857 628.224Perusahaan telekomunikasi internasional(termasuk AS$63.851 pada tahun 2012,AS$66.532 pada tahun 2011 dan AS$93,755 padatahun 2010) 586.156 603.309 842.954Pelanggan pasca-bayar dari:Selular 277.200 254.565 255.973Telekomunikasi tetap 22.035 22.345 47.239Sub-jumlah 1.809.612 1.673.076 1.774.390Dikurangi cadangan penurunan nilai 537.213 489.544 448.470Bersih 1.272.399 1.183.532 1.325.920Jumlah 1.575.849 1.441.069 1.548.426Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut:1 Januari 2011 /31 Maret 2012 31 Desember 2011 31 Desember 2010Umur Piutang Jumlah Persentase (%) Jumlah Persentase (%) Jumlah Persentase (%)Pihak-pihak berelasi0 - 6 bulan 277.771 80,79 196.642 64,55 201.256 74,507 - 12 bulan 5.503 1,60 35.252 11,57 47.973 17,7613 - 24 bulan 43.286 12,59 64.498 21,17 6.913 2,56Lebih dari 24 bulan 17.263 5,02 8.252 2,71 14.004 5,18Jumlah 343.823 100,00 304.644 100,00 270.146 100,00Pihak ketiga0 - 6 bulan 849.192 46,93 947.089 56,61 787.871 44,407 - 12 bulan 80.727 4,46 208.218 12,44 279.806 15,7713 - 24 bulan 434.482 24,01 255.648 15,28 308.808 17,40Lebih dari 24 bulan 445.211 24,60 262.121 15,67 397.905 22,43Jumlah 1.809.612 100,00 1.673.076 100,00 1.774.390 100,0053


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)5. PIUTANG USAHA (lanjutan)Perubahan cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:Pihak-pihakPihakJumlah Berelasi Ketiga31 Maret 2012 (Tiga Bulan)Saldo awal periode 536.651 47.107 489.544Cadangan (pembalikan) - bersih (Catatan 27) 40.694 (7.007) 47.701Efek bersih penyesuaian kurs 241 273 (32)Penghapusan - - -Saldo akhir periode 577.586 40.373 537.213Penurunan nilai secara individual 196.100 37.547 158.553Penurunan nilai secara kolektif 381.486 2.826 378.660Jumlah 577.586 40.373 537.213Jumlah bruto piutang, penurunan nilai secara individual,sebelum dikurangi dengan cadangan penurunannilai yang dinilai secara individual 325.180 100.957 224.22331 Desember 2011 (Satu Tahun)Saldo awal tahun 496.110 47.640 448.470Cadangan (pembalikan) - bersih 41.051 (1.509) 42.560Efek bersih penyesuaian kurs 105 976 (871)Penghapusan (615) - (615)Saldo akhir tahun 536.651 47.107 489.544Penurunan nilai secara individual 189.486 44.086 145.400Penurunan nilai secara kolektif 347.165 3.021 344.144Jumlah 536.651 47.107 489.544Jumlah bruto piutang, penurunan nilai secara individual,sebelum dikurangi dengan cadangan penurunannilai yang dinilai secara individual 309.556 117.572 191.98454


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)5. PIUTANG USAHA (lanjutan)Perubahan cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut (lanjutan):Pihak-pihakPihakJumlah Berelasi Ketiga1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 (Satu Tahun)Saldo awal tahun 461.810 57.538 404.272Cadangan (pembalikan) - bersih 67.041 (9.712) 76.753Efek bersih penyesuaian kurs (9.155) (186) (8.969)Penghapusan (23.586) - (23.586)Saldo akhir tahun 496.110 47.640 448.470Penurunan nilai secara individual 182.175 37.576 144.599Penurunan nilai secara kolektif 313.935 10.064 303.871Jumlah 496.110 47.640 448.470Jumlah bruto piutang, penurunan nilai secara individual,sebelum dikurangi dengan cadangan penurunannilai yang dinilai secara individual 405.926 118.486 287.440Efek bersih penyesuaian selisih kurs disebabkan oleh menguatnya atau melemahnya rupiah terhadapdolar A.S. atas piutang dalam dolar A.S. yang sebelumnya telah disisihkan dan dikreditkan ataudibebankan pada “Laba (Rugi) Kurs - Bersih”.Tidak terdapat konsentrasi risiko kredit yang signifikan.Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk menutup kerugian penurunannilai dari tidak tertagihnya piutang.55


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)6. PAJAK DIBAYAR DI MUKAAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Desember31 Maret 2012 31 Desember 2011 2010Tagihan pajak 899.078 866.843 651.657PPN 4.611 25.355 47.701Lain-lain 3.261 1.018 2.202Jumlah 906.950 893.216 701.560Tagihan pajak pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember2010 terutama terdiri dari pajak penghasilan badan Perusahaan untuk tahun pajak 2006, 2009, 2010dan 2011 dan untuk kuartal pertama tahun 2012, pajak penghasilan pasal 26 Perusahaan untuk tahunpajak 2008 dan 2009, dan pajak penghasilan badan untuk tahun pajak 2002 dan pajak penghasilanpasal 26 untuk tahun pajak 2002 dan 2003 Satelindo.Pada tanggal 15 Juli 2010, Perusahaan menerima Surat Keputusan dari Direktorat Jenderal Pajak(“DJP”) No. KEP-357/WPJ.19/BD.05/2010 yang menolak keberatan Perusahaan atas koreksi pajakpenghasilan badan Satelindo untuk tahun pajak 2002 sebesar Rp105.809 (termasuk denda danbunga). Pada tanggal 14 Oktober 2010, Perusahaan mengajukan surat banding kepada PengadilanPajak terkait keberatan Perusahaan atas koreksi pajak penghasilan badan Satelindo untuk tahun pajak2002. Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, Perusahaan belum menerima keputusan dari PengadilanPajak terkait surat banding tersebut.Pada tanggal 12 Oktober 2010, Perusahaan mengajukan surat banding kepada Pengadilan Pajakterkait keberatan Perusahaan atas koreksi pajak penghasilan pasal 26 Satelindo untuk tahun pajak2002 dan 2003. Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, Perusahaan belum menerima keputusan dariPengadilan Pajak terkait surat banding tersebut.Pada tanggal 29 Oktober 2010, Perusahaan menerima Surat Keputusan dari Pengadilan Pajak yangmenerima keberatan Perusahaan atas koreksi pajak penghasilan badan untuk tahun pajak 2005sebesar Rp38.155, yang disalinghapuskan dengan jumlah kurang bayar atas pajak penghasilanpasal 26 Perusahaan untuk tahun pajak 2008 dan 2009 berdasarkan beberapa Surat Tagihan Pajak(“STP”) yang diterima Perusahaan pada tanggal 17 September 2010 (Catatan 16). Pada tanggal24 Februari 2011, Perusahaan menerima salinan Memori Permohonan Peninjauan Kembali dariPengadilan Pajak kepada Mahkamah Agung atas Surat Keputusan Pengadilan Pajak tanggal29 Oktober 2010 untuk pajak penghasilan badan tahun pajak 2005. Pada tanggal 25 Maret 2011,Perusahaan telah menyampaikan Kontra Memori Permohonan Peninjauan Kembali kepadaMahkamah Agung. Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, Perusahaan belum menerima keputusan dariMahkamah Agung terkait permohonan tersebut.56


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)6. PAJAK DIBAYAR DI MUKA (lanjutan)Pada tanggal 21 April 2011, Perusahaan menerima Surat Keputusan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”)dari DJP untuk pajak penghasilan badan Perusahaan tahun 2009 sebesar Rp29.272, dimana jumlahtersebut lebih rendah dari yang diakui oleh Perusahaan dalam laporan keuangannya. Perusahaanmenerima sebagian dari koreksi tersebut sebesar Rp836 dan dibebankan pada usaha tahun berjalan.Pada tanggal 31 Mei 2011, Perusahaan menerima pengembalian pajak dari tagihannya atas pajakpenghasilan badan tahun 2009 sebesar Rp23.695 setelah dikurangi dengan koreksi pajak yangditerima dari PPN untuk periode Januari - Desember 2009 (Catatan 16). Pada tanggal 20 Juli 2011,Perusahaan mengajukan surat keberatan kepada Kantor Pajak mengenai koreksi pajak penghasilanbadan Perusahaan tahun 2009 yang tersisa. Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, Perusahaan belummenerima keputusan dari Kantor Pajak terkait surat keberatan tersebut.Pada tanggal 25 April 2011, IMM menerima SKPLB dari Kantor Pajak untuk pajak penghasilan badanIMM tahun 2009 sebesar Rp34.950, dimana jumlah tersebut lebih rendah dari yang diakui oleh IMMdalam laporan keuangannya. IMM membebankan tagihan pajak tahun 2009 yang tidak disetujuisebesar Rp597 pada usaha tahun berjalan. Pada tanggal yang sama, IMM juga menerima SuratKeputusan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk pajak penghasilan pasal 21, 23 dan 26 dan PPN IMMuntuk tahun pajak 2009 sejumlah Rp4.512 (termasuk denda dan bunga). Pada tanggal 26 Mei 2011,IMM menerima pengembalian pajak atas tagihan pajak untuk penghasilan badan tahun 2009 sebesarRp30.438, setelah disalinghapuskan dengan jumlah kurang bayar atas pajak penghasilan pasal 21 dan23 dan PPN IMM untuk tahun pajak 2009.Pada tanggal 26 April 2011, Perusahaan menerima Surat Keputusan Pengadilan Pajak yangmenerima keberatan Perusahaan mengenai koreksi pajak penghasilan badan tahun 2006 yang tersisa.Pada tanggal 21 Juni 2011, Perusahaan menerima pengembalian pajak sebesar Rp82.626. Padatanggal 22 Agustus 2011, Perusahaan menerima salinan Memori Permohonan Peninjauan Kembalidari Pengadilan Pajak kepada Mahkamah Agung atas Surat Keputusan Pengadilan Pajak tanggal 26April 2011 untuk pajak penghasilan badan tahun pajak 2006. Pada tanggal 21 September 2011,Perusahaan telah menyampaikan Kontra Memori Permohonan Peninjauan Kembali kepadaMahkamah Agung. Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, Perusahaan belum menerima keputusan dariMahkamah Agung terkait permohonan tersebut.7. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA - BERSIHAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Investasi jangka pendek 25.395 25.395 25.395Dikurangi cadangan penurunan nilai 25.395 25.395 25.395Bersih - - -Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya(termasuk AS$221 pada tahun 2012, AS$168 padatahun 2011 dan AS$1.645 pada tahun 2010) 17.368 18.830 48.165Piutang sewa pembiayaan (Catatan 31g) 7.976 5.043 3.160Lain-lain (termasuk AS$17 pada tahun 2012, AS$10pada tahun 2011 dan AS$70 pada tahun 2010) 4.795 5.960 4.954Jumlah 30.139 29.833 56.27957


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)8. ASET TETAPRincian aset tetap adalah sebagai berikut:31 Maret 2012 (Tiga Bulan)Transaksi selama Periode BerjalanSaldo Penghentian SaldoAwal Periode Penambahan Pengakuan Reklasifikasi Akhir PeriodeBiaya PerolehanHak atas tanah 543.062 - - - 543.062Bangunan 867.712 - - 136 867.848Peralatan teknologiinformasi 3.395.355 66 - 42.283 3.437.704Peralatan kantor 1.234.758 5.870 - 19 1.240.647Sarana penunjang bangunandan partisi 13.008.550 63.657 (4.315) 82.009 13.149.901Kendaraan 23.794 933 - - 24.727Peralatan teknis selular 37.413.004 44.987 (125.008) 615.954 37.948.937Peralatan transmisi dancross-connection 19.735.033 45.662 - 202.928 19.983.623Peralatan teknis jaringantetap nirkabel 1.345.306 - - - 1.345.306Pusat operasi dan pemeliharaandan unit pengukuran 1.452.593 - - 3.827 1.456.420Peralatan jaringan aksestetap 1.167.401 - - 1.104 1.168.505Aset dalam pembangunandan pemasangan 2.808.976 1.075.863* - (948.260) 2.936.579Jumlah 82.995.544 1.237.038 (129.323) - 84.103.259Akumulasi PenyusutanBangunan 348.244 4.352 - - 352.596Peralatan teknologiinformasi 2.718.609 81.728 - - 2.800.337Peralatan kantor 965.840 15.515 - - 981.355Sarana penunjang bangunandan partisi 5.550.283 204.667 (3.280) - 5.751.670Kendaraan 20.431 529 - - 20.960Peralatan teknis selular 17.535.524 851.998 (80.021) - 18.307.501Peralatan transmisi dancross-connection 9.493.456 383.757 - - 9.877.213Peralatan teknis jaringantetap nirkabel 657.696 118.326 - - 776.022Pusat operasi dan pemeliharaandan unit pengukuran 1.219.365 21.632 - - 1.240.997Peralatan jaringan aksestetap 909.355 17.137 - - 926.492Jumlah 39.418.803 1.699.641 (83.301) - 41.035.143Dikurangi Penurunan Nilai Aset 98.611 - - - 98.611Nilai Buku Bersih 43.478.130 42.969.505* termasuk penambahan aset tetap yang dibeli dari Lintasarta sebesar Rp1.345 (setelah dikurangi laba antar perusahaan sebesar Rp834)58


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)8. ASET TETAP (lanjutan)31 Desember 2011 (Satu Tahun)Transaksi selama Tahun BerjalanSaldo Penghentian SaldoAwal Tahun Penambahan Pengakuan Reklasifikasi Akhir TahunBiaya PerolehanHak atas tanah 541.087 - - 1.975 543.062Bangunan 814.191 2.518 - 51.003 867.712Peralatan teknologiinformasi 3.046.084 16 (42.816) 392.071 3.395.355Peralatan kantor 1.232.237 37.596 (37.171) 2.096 1.234.758Sarana penunjang bangunandan partisi 12.283.317 491.985 (107.464) 340.712 13.008.550Kendaraan 24.700 160 (1.066) - 23.794Peralatan teknis selular 34.850.044 400.956 (1.709.433) 3.871.437 37.413.004Peralatan transmisi dancross-connection 18.329.220 122.992 (90.488) 1.373.309 19.735.033Peralatan teknis jaringantetap nirkabel 1.345.157 - - 149 1.345.306Pusat operasi dan pemeliharaandan unit pengukuran 1.355.263 - (22) 97.352 1.452.593Peralatan jaringan aksestetap 1.126.614 - - 40.787 1.167.401Aset dalam pembangunandan pemasangan 3.461.884 5.517.983* - (6.170.891) 2.808.976Jumlah 78.409.798 6.574.206 (1.988.460) - 82.995.544Akumulasi PenyusutanBangunan 313.721 34.523 - - 348.244Peralatan teknologiinformasi 2.349.288 412.137 (42.816) - 2.718.609Peralatan kantor 951.792 51.219 (37.171) - 965.840Sarana penunjang bangunandan partisi 4.719.215 936.454 (105.386) - 5.550.283Kendaraan 18.646 2.852 (1.067) 20.431Peralatan teknis selular 15.488.516 3.250.203 (1.203.195) - 17.535.524Peralatan transmisi dancross-connection 8.036.060 1.537.432 (80.036) - 9.493.456Peralatan teknis jaringantetap nirkabel 534.842 122.854 - - 657.696Pusat operasi dan pemeliharaandan unit pengukuran 1.093.598 125.789 (22) - 1.219.365Peralatan jaringan aksestetap 842.092 67.263 - - 909.355Jumlah 34.347.770 6.540.726 (1.469.693) - 39.418.803Dikurangi Penurunan Nilai Aset 98.611 - - - 98.611Nilai Buku Bersih 43.963.417 43.478.130* termasuk penambahan aset tetap yang dibeli dari Lintasarta sebesar Rp88.371 (setelah dikurangi laba antar perusahaan sebesar Rp27.578)59


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)8. ASET TETAP (lanjutan)1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 (Satu Tahun)Transaksi selama Tahun BerjalanSaldo Penghentian SaldoAwal Tahun Penambahan Pengakuan Reklasifikasi Akhir TahunBiaya PerolehanHak atas tanah 504.620 15.977 - 20.490 541.087Bangunan 652.677 4.088 - 157.426 814.191Peralatan teknologiinformasi 2.663.672 114 (14.159) 396.457 3.046.084Peralatan kantor 1.181.738 50.632 (14.998) 14.865 1.232.237Sarana penunjang bangunandan partisi 10.924.318 326.979 (88.693) 1.120.713 12.283.317Kendaraan 24.389 635 (1.500) 1.176 24.700Peralatan teknis selular 31.170.449 158.285 (1.741.072) 5.262.382 34.850.044Peralatan transmisi dancross-connection 16.349.982 205.849 (324.912) 2.098.301 18.329.220Peralatan teknis jaringantetap nirkabel 1.284.431 - (22.070) 82.796 1.345.157Pusat operasi dan pemeliharaandan unit pengukuran 1.286.658 - (1.315) 69.920 1.355.263Peralatan jaringan aksestetap 1.069.005 - (1.851) 59.460 1.126.614Aset dalam pembangunandan pemasangan 7.706.513 5.039.357* - (9.283.986) 3.461.884Jumlah 74.818.452 5.801.916 (2.210.570) - 78.409.798Akumulasi PenyusutanBangunan 283.781 29.940 - - 313.721Peralatan teknologiinformasi 1.983.438 379.995 (14.145) - 2.349.288Peralatan kantor 912.383 54.399 (14.990) - 951.792Sarana penunjang bangunandan partisi 3.952.460 847.287 (80.532) - 4.719.215Kendaraan 15.761 3.588 (703) - 18.646Peralatan teknis selular 14.044.917 3.026.386 (1.582.787) - 15.488.516Peralatan transmisi dancross-connection 6.925.779 1.435.193 (324.912) - 8.036.060Peralatan teknis jaringantetap nirkabel 434.990 121.922 (22.070) - 534.842Pusat operasi dan pemeliharaandan unit pengukuran 959.924 134.989 (1.315) - 1.093.598Peralatan jaringan aksestetap 777.601 66.342 (1.851) - 842.092Jumlah 30.291.034 6.100.041 (2.043.305) - 34.347.770Dikurangi Penurunan Nilai Aset 98.611 - - - 98.611Nilai Buku Bersih 44.428.807 43.963.417* termasuk penambahan aset tetap yang dibeli dari Lintasarta sebesar Rp71.423 (setelah dikurangi laba antar perusahaan sebesar Rp11.683)Kabel laut merupakan bagian investasi Perusahaan pada sirkit kabel laut yang dibangun,dioperasikan, dipelihara dan dimiliki bersama-sama dengan negara lain, berdasarkan kontrak dan/atauperjanjian pembangunan dan pemeliharaan.Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian sebesarRp1.699.641 dan Rp1.547.054 masing-masing untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan 2011. Sebagai akibat dari perubahan taksiran umur manfaat sebagaimanadijabarkan dalam Catatan 2h, beban penyusutan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 berkurang sebesar Rp12.286.Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap atau pemulihan cadanganpenurunan nilai sebagaimana dimaksud dalam PSAK 48 (Revisi 2009) untuk periode tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011.60


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)8. ASET TETAP (lanjutan)Pada tanggal 31 Agustus 2009, Perusahaan meluncurkan Satelit Palapa D. Satelit tersebutmengalami gangguan kinerja dari kendaraan peluncur (launch vehicle) dalam proses penempatannyapada posisi orbit yang ditentukan. Akibatnya, masa orbit dari satelit menjadi berkurang. Klaim asuransiuntuk kerusakan sebagian (“partial loss”) telah dibuat dan diakui sebagai pengurang biaya perolehanSatelit. Satelit tersebut mulai beroperasi pada bulan November 2009 setelah mengalami prosespengujian dan penempatan pada posisi orbitnya pada bulan September dan Oktober 2009. Padatanggal 4 dan 19 Januari 2010, Perusahaan menerima klaim asuransi untuk Satelit Palapa D sebesarAS$58.008 (setara dengan Rp537.657) sebagai kompensasi kerugian dari penurunan masa manfaatSatelit dari 15 tahun menjadi 10,77 tahun yang disebabkan karena gangguan kinerja dari kendaraanpeluncur (launch vehicle) dalam proses pengorbitannya.Pada tanggal 31 Maret 2012, sekitar Rp14.179 aset tetap digunakan sebagai jaminan atas fasilitaskredit yang diperoleh Lintasarta.Pada tanggal 31 Maret 2012, Grup telah mengasuransikan aset tetapnya (kecuali kabel laut dan hakatas tanah) dengan nilai pertanggungan sebesar AS$215.654 dan Rp40.471.593 termasuk asuransiatas satelit Perusahaan sebesar AS$132.800. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggunganini dapat menutup kemungkinan kerugian akibat kebakaran, ledakan, petir, kerusakan pesawat udaradan bencana alam lainnya.Rincian aset dalam pembangunan dan pemasangan Grup pada tanggal 31 Maret 2012,31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:Persentase Biaya EstimasiPenyelesaian Perolehan Penyelesaian31 Maret 2012Peralatan teknis selular 8 - 99 1.721.258 April 2012 - Desember 2013Peralatan transmisi dan cross-connection 6 - 99 876.454 April 2012 - Februari 2013Sarana penunjang bangunan dan partisi 6 - 99 207.687 April - November 2012Peralatan teknologi informasi 19 - 98 115.679 April - Juni 2012Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50.000) 40 - 80 15.501 Juni - Desember 2012Jumlah 2.936.57931 Desember 2011Peralatan teknis selular 17 - 90 1.775.032 Januari - Juni 2012Peralatan transmisi dan cross-connection 18 - 98 799.321 Januari - Juni 2012Sarana penunjang bangunan dan partisi 20 - 95 141.022 Januari - Juni 2012Peralatan teknologi informasi 40 - 80 91.182 Januari 2012 - Januari 2013Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50.000) 40 - 90 2.419 Januari - September 2012Jumlah 2.808.9761 Januari 2011 / 31 Desember 2010Peralatan teknis selular 5 - 99 2.170.612 Januari - Desember 2011Peralatan transmisi dan cross-connection 5 - 99 955.425 Januari - Desember 2011Sarana penunjang bangunan dan partisi 6 - 95 242.194 Januari - Desember 2011Lain-lain (masing-masing di bawah Rp50.000) 5 - 95 93.653 Januari - Desember 2011Jumlah 3.461.884Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan dan pemasangan adalah sebesarRp1.503 untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2011.61


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)8. ASET TETAP (lanjutan)Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir padatanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010, pertukaran dan penjualan aset /hak atas aset tetap tertentu adalah sebagai berikut:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010(Tiga Bulan) (Satu Tahun) (Satu Tahun)Pertukaran AsetProyek Kalimantan (Catatan 31f)Jumlah tercatat aset yang diterima - 400.956 158.285Jumlah tercatat aset yang diserahkan - (400.956) (158.285)Proyek Sumatera dan Jawa (Catatan 31d)Jumlah tercatat aset yang diterima 44.987 115.734 -Jumlah tercatat aset yang diserahkan (44.987) (115.734) -Penjualan AsetPenerimaan 2 6.708 7.741Nilai buku bersih - (76) (841)Penjualan hak atas aset yang disewakanNilai wajar aset yang disewakan 18.612 27.529 66.658Nilai buku bersih (1.035) (2.001) (8.139)Laba 17.579 32.160 65.419Dalam pertukaran aset di atas, nilai wajar dari aset yang diterima dan diserahkan tidak dapat diukursecara andal, sehingga nilainya diukur berdasarkan jumlah tercatat dari aset yang diserahkan.Nilai tercatat dari aset sewa pembiayaan pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 masing-masing adalah sebesar Rp727.702, Rp695.426 danRp145.666. Penambahan selama satu tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 danperiode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 termasuk aset sewa pembiayaaansebesar Rp439.743 dan Rp63.656.62


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)9. GOODWILL DAN ASET TAKBERWUJUD LAINNYAGoodwill diperoleh dari akuisisi saham Bimagraha dan Satelindo masing-masing pada tahun 2001 dan2002, dan dari akuisisi tambahan kepemilikan di Lintasarta pada tahun 2005, di SMT pada tahun 2008dan LMD pada tahun 2010.Rincian aset takberwujud yang diperoleh dari akuisisi Satelindo pada tahun 2002 adalah sebagaiberikut:JumlahIzin spektrum (Spectrum license) 222.922Basis pelanggan (Customer base)- Pasca-bayar 154.220- Pra-bayar 73.128Merk (Brand) 147.178Jumlah 597.448Perubahan dalam akun goodwill dan aset takberwujud lainnya untuk periode tiga bulan yang berakhirpada tanggal 31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010adalah sebagai berikut:Piranti lunakAsetyang tak takberwujudterintegrasi lainnya Goodwill JumlahBiaya Perolehan1 Januari 2010 235.577 597.448 2.944.362 3.777.387Penambahan 40.052 - - 40.05231 Desember 2010 275.629 597.448 2.944.362 3.817.439Penambahan 10.340 112 - 10.45231 Desember 2011 285.969 597.560 2.944.362 3.827.891Penambahan 11.222 - - 11.22231 Maret 2012 297.191 597.560 2.944.362 3.839.113Akumulasi Amortisasi1 Januari 2010 215.357 588.351 1.393.599 2.197.307Amortisasi 10.595 9.097 226.380 246.07231 Desember 2010 225.952 597.448 1.619.979 2.443.379Amortisasi 17.608 51 - 17.65931 Desember 2011 243.560 597.499 1.619.979 2.461.038Amortisasi 4.536 2 - 4.53831 Maret 2012 248.096 597.501 1.619.979 2.465.576Nilai Buku Bersih31 Desember 2010 49.677 - 1.324.383 1.374.06031 Desember 2011 42.409 61 1.324.383 1.366.85331 Maret 2012 49.095 59 1.324.383 1.373.537Goodwill yang diperoleh melalui kombinasi bisnis telah dialokasikan ke unit usaha selular, yang jugamerupakan salah satu segmen usaha Grup.63


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)9. GOODWILL DAN ASET TAKBERWUJUD LAINNYA (lanjutan)Pengujian penurunan nilai atas Goodwill dilakukan secara tahunan (pada tanggal 31 Desember) danketika terdapat suatu indikasi bahwa nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai. Ketika menelaahindikasi-indikasi penurunan nilai, Perusahaan mempertimbangkan hubungan antara kapitalisasi pasardengan nilai buku, diantara faktor-faktor lainnya. Pada tanggal 31 Desember 2011, kapitalisasi pasarPerusahaan berada di atas nilai buku ekuitasnya. Nilai terpulihkan dari unit usaha selular ditentukanberdasarkan perhitungan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual [fair value less cost to sell(“FVLCTS”)] dengan menggunakan Pendekatan Pendapatan (metode diskonto arus kas (DiscountedCash Flow Method)) dan Pendekatan Pasar (metode Guideline Public Company)Asumsi kunci yang digunakan dalam perhitungan FVLCTS pada tanggal 31 Desember 2011:Tingkat diskonto - Perusahaan memilih menggunakan biaya modal rata-rata tertimbang [weightedaverage cost of capital (“WACC”)] sebagai tingkat diskonto untuk arus kas yang didiskontokan. WACCyang digunakan untuk mengestimasi nilai terpulihkan dari unit usaha selular tersebut adalah antara11% dan 12%.Compounded Annual Growth Rate (“CAGR”) - Proyeksi CAGR untuk anggaran periode 5-tahunan ataspendapatan unit usaha selular berdasarkan proyeksi analisis pasar adalah antara 3,9% dan 5,6%.Cost to Sell - Nilai terpulihkan atas unit usaha selular ditentukan berdasar FVLCTS, maka estimasibiaya untuk menjual usaha tersebut adalah menggunakan persentase tertentu atas nilai buku ekuitas.Estimasi biaya penjualan yang digunakan dalam perhitungan tersebut adalah sekitar 1,5% dari nilaiPerusahaan.Perusahaan mempertimbangkan hubungan antara kapitalisasi pasar dengan nilai buku, diantarafaktor-faktor lainnya, ketika meninjau indikator untuk penurunan nilai. Pada tanggal 31 Maret 2012,kapitalisasi pasar Perusahaan berada di atas nilai buku ekuitasnya. Akibatnya, manajemen tidakmelakukan perhitungan penurunan nilai pada tanggal 31 Maret 2012.10. SEWA DIBAYAR DI MUKA JANGKA PANJANG - SETELAH DIKURANGI BAGIAN JANGKAPENDEKAkun ini terutama merupakan bagian jangka panjang dari sewa dibayar di muka atas lahan danmenara.11. UANG MUKA JANGKA PANJANGAkun ini merupakan uang muka kepada pemasok dan kontraktor untuk pengadaan danpembangunan/pemasangan aset tetap, yang akan direklasifikasi ke aset tetap yang bersangkutanpada saat aset tetap yang dibeli sudah diterima atau setelah pembangunan/pemasangan aset tetapmencapai tahap penyelesaian persentase tertentu.64


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)12. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA - BERSIHAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Investasi jangka panjang lainnya 116.307 116.307 102.707Dikurangi cadangan penurunan nilai 113.577 113.577 99.977Bersih 2.730 2.730 2.730Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya (termasukAS$273 pada tahun 2012, AS$290 pada tahun 2011 danAS$155 pada tahun 2010) 50.708 50.826 39.595Piutang pinjaman karyawan 12.900 13.515 15.679Lain-lain (termasuk AS$1.001 pada tahun 2012, AS$1.288pada tahun 2011 dan AS$1.272 pada tahun 2010) 25.251 23.345 22.401Sub-jumlah 88.859 87.686 77.675Jumlah 91.589 90.416 80.405Investasi jangka panjang lainnya - bersih terdiri dari:a. Rincian dari investasi pada saham yang dicatat dengan metode biaya adalah sebagai berikut:31 Maret 2012LokasiKegiatan UsahaKepemilikan(%)Harga Perolehan/Nilai tercatatPT First Media Tbk Indonesia Televisi kabel dan penyelenggaralayanan jaringan internet1,07 50.000Pendrell Corporation[sebelumnya ICOGlobal Communication(Holdings) Limited*] Amerika Serikat Layanan satelit 0,0067 49.977Asean Cableship Pte. Ltd.(“ACPL”)**SingapuraPerbaikan dan pemeliharaankabel laut 16,67 1.265Lain-lain 12,80 - 18,89 14.966Jumlah116.208Dikurangi cadangan penurunan nilai 113.577Bersih 2.63165


0PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)12. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA - BERSIH (lanjutan)31 Desember 2011LokasiKegiatan UsahaKepemilikan(%)Harga Perolehan/Nilai tercatatPT First Media Tbk Indonesia Televisi kabel dan penyelenggara1,07 50.000layanan jaringan internetPendrell Corporation * Amerika Serikat Layanan satelit 0,0067 49.977ACPL** Singapura Perbaikan dan pemeliharaankabel laut 16,67 1.265Lain-lain 12,80 - 18,89 14.966Jumlah116.208Dikurangi cadangan penurunan nilai 113.577Bersih 2.6311 Januari 2011 / 31 Desember 2010PT First Media Tbk Indonesia Televisi kabel dan penyelenggara1,07 50.0000layanan jaringan internetPendrell Corporation * Amerika Serikat Layanan satelit 0,0087 49.977ACPL ** Singapura Perbaikan dan pemeliharaankabel laut 16,67 1.265Lain-lain 12,80 - 14,29 1.366Jumlah102.608Dikurangi cadangan penurunan nilai 99.977Bersih 2.631* Pada tanggal 15 Maret 2011, kepemilikan perusahaan di ICO Global Communication (Holdings) Limited terdilusi menjadi 0,0068% karena Perusahaan tidakmenggunakan haknya sehubungan dengan right issue yang dilaksanakan oleh ICO Global Communication (Holdings) Limited. Pada tanggal 21 Juli 2011, ICOGlobal Communication mengubah namanya menjadi Pendrell Corporation. Selanjutnya, pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011, kepemilikanPerusahaan di Pendrell terdilusi menjadi 0,0067%.** Perusahaan menerima pendapatan dividen dari investasi di ACPL masing-masing sejumlah AS$1.574 (setara dengan Rp13.790) dan AS$2.140 (setaradengan Rp19.281) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010.Perusahaan telah membentuk cadangan penurunan nilai investasi saham yang dicatatdengan metode biaya sejumlah Rp113.577 pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011dan sejumlah Rp99.977 pada tanggal 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010, yang menurutkeyakinan Perusahaan adalah cukup untuk menutup kerugian penurunan nilai atas investasi.b. Surat berharga ekuitas dari BNI sebesar Rp89 dan Telkom sebesar Rp10 yang tersedia untukdijual pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010.66


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)13. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA - BERSIHPada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010, akun initerdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Investasi pada entitas asosiasi 56.300 56.300 56.300Dikurangi cadangan penurunan nilai 56.300 56.300 56.300Bersih - - -Lain-lain 24.756 5.593 8.341Jumlah 24.756 5.593 8.34114. HUTANG JANGKA PENDEKSaldo akun ini pada tanggal 31 Maret 2012 sebesar Rp1.499.331 (setelah dikurangi beban emisipinjaman yang belum diamortisasi sebesar Rp669) dan pada tanggal 31 Desember 2011 sebesarRp1.499.256 (setelah dikurangi beban emisi pinjaman yang belum diamortisasi sebesar Rp744)merupakan pinjaman dari Mandiri, pihak berelasi (Catatan 30).Pada tanggal 21 Juni 2011, Perusahaan menandatangani perjanjian Fasilitas Pinjaman RevolvingBerjangka dengan Mandiri dengan jumlah maksimum Rp1.000.000 untuk membiayai modal kerjaoperasional Perusahaan, pengeluaran barang modal dan/atau pendanaan ulang (refinancing).Fasilitas ini tersedia dari tanggal 21 Juni 2011 sampai dengan tanggal 20 Juni 2014 dan setiappenarikan dikenakan bunga Jakarta Inter-Bank Offered Rate (“JIBOR”) 1 bulan ditambah 1,4% pertahun. Setiap penarikan akan jatuh tempo 3 bulan dari tanggal penarikan dan dapat diperpanjanguntuk periode 3 bulan berikutnya dengan mengajukan surat permohonan perpanjangan tertulis kepadaMandiri.Pada tanggal 2 Agustus 2011, Perusahaan melakukan penarikan pertama sebesar Rp300.000 darifasilitas ini, yang diperpanjang hingga tanggal 2 Februari 2012 berdasarkan surat permohonanperpanjangan tertanggal 25 Oktober 2011.Selanjutnya, pada tanggal 5 Desember 2011, Perusahaan menandatangani amandemen perjanjian iniyang meliputi peningkatan jumlah maksimum fasilitas menjadi Rp1.500.000 dan perubahan tingkatbunga menjadi JIBOR 1 bulan ditambah 1,25% per tahun.Pada tanggal 14 Desember 2011, Perusahaan melakukan penarikan sebesar Rp1.200.000 darifasilitas ini.Pada tanggal 2 Februari 2012, Perusahaan melakukan pembayaran sebagian dari pinjaman sebesarRp200.000.Pada tanggal 28 Maret 2012, Perusahaan melakukan penarikan sebesar Rp200.000 dari fasilitas ini.Pembayaran lebih awal secara sukarela diperbolehkan dengan pemberitahuan tertulis 3 harisebelumnya. Perusahaan dapat membayar kembali lebih awal seluruh atau sebagian dari pinjaman.Berdasarkan perjanjian pinjaman, Perusahaan diharuskan untuk memenuhi beberapa persyaratantertentu, seperti memelihara rasio keuangan tertentu. Pada tanggal 31 Maret 2012, Perusahaan telahmemenuhi semua rasio keuangan yang dipersyaratkan.67


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)14. HUTANG JANGKA PENDEK (lanjutan)Amortisasi dari biaya emisi pinjaman untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012sebesar Rp75 (Catatan 28).15. HUTANG PENGADAANAkun ini terdiri dari jumlah yang jatuh tempo untuk pengeluaran barang modal dan operasional yangterdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Pihak-pihak berelasi (Catatan 30)(termasuk AS$101 pada tahun 2012, AS$114pada tahun 2011 dan AS$404 pada tahun 2010) 52.694 36.073 68.681Pihak ketiga (termasuk AS$173.199 pada tahun 2012,AS$220.674 pada tahun 2011 dan AS$246.211pada tahun 2010) 2.997.242 3.393.848 3.575.786Jumlah 3.049.936 3.429.921 3.644.467Hutang pengadaan yang telah ditagih dan yang belum ditagih adalah masing-masing sebesarRp419.028 dan Rp2.630.908 pada tanggal 31 Maret 2012, Rp555.065 dan Rp2.874.856 pada tanggal31 Desember 2011 dan Rp360.508 dan Rp3.283.959 pada tanggal 1 Januari 2011 / 31 Desember2010.16. HUTANG PAJAKAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Taksiran hutang pajak penghasilan, dikurangi pembayaranpajak di muka sebesar Rp22.077 pada tahun 2012,Rp106.847 pada tahun 2011 dan Rp123.281 padatahun 2010 3.727 13.330 4.890Pajak penghasilan:Pasal 4(2) 9.515 10.624 14.299Pasal 21 24.299 15.366 14.032Pasal 23 4.390 4.107 9.177Pasal 25 14.964 14.964 18.899Pasal 26 12.084 18.863 88.787Pasal 29 13.187 - -PPN 9.140 11.123 18.107Lain-lain 172 186 1.254Jumlah 91.478 88.563 169.44568


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)16. HUTANG PAJAK (lanjutan)Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan dengan rugi pajak Perusahaan untuk periode tigabulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Laba sebelum pajak penghasilan sesuai dengan laporanlaba rugi komprehensif interim konsolidasian 15.081 691.708Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan dandampak dari eliminasi konsolidasi antar perusahaan (47.285) (42.483)Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan Perusahaan (32.204) 649.225Koreksi positifKompensasi bunga dari kelebihan pembayaranpajak penghasilan badan tahun pajak 2004 60.674 -Cadangan penurunan nilai piutang - bersih 38.877 12.537Akrual kenikmatan karyawan - setelah dikurangi realisasi 26.984 1.979Laba atas penjualan dan pertukaran aset tetap 23.870 107.348Penyusutan - bersih 15.497 -Penyisihan penyelesaian pemutusan hubungan kerja danpenetapan uang pesangon, uang penghargaan masakerja dan ganti kerugian - setelah dikurangi realisasi bersih 11.942 3.501Kenikmatan karyawan 10.496 19.149Beban dari transaksi sewa 7.616 9.477Amortisasi beban emisi pinjaman dan hutang obligasi,biaya solicitation dan diskon (Catatan 14, 18 dan 19) 7.269 6.162Sumbangan 3.087 2.920Representasi dan jamuan 308 3.899Lain-lain 31.809 396Koreksi negatifBagian laba bersih entitas anak/perusahaan asosiasi (56.627) (42.272)Amortisasi goodwill dan aset takberwujud lainnya (37.722) (43.318)Pendapatan dari transaksi sewa (15.913) (22.027)Pendapatan bunga yang dikenakan pajak final (7.333) (13.401)Beban pensiun berkala - bersih (1.579) (3.676)Penyusutan - bersih - (118.836)Lain-lain (1.389) (3.314)Taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan - periode berjalan 85.662 569.749Akumulasi rugi pajak pada awal periode (1.408.985) (1.142.061 )Akumulasi rugi pajak pada akhir periode (1.323.323) (572.312 )69


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)16. HUTANG PAJAK (lanjutan)Perhitungan beban pajak penghasilan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Beban (manfaat) pajak penghasilan - periode berjalan(sesuai tarif pajak yang berlaku)Perusahaan - -Entitas Anak 25.804 30.720Kompensasi bunga dari kelebihan pembayaranpajak penghasilan badan tahun pajak 2004 (Catatan 21 dan 36) (60.674) -Beban (manfaat) pajak penghasilan - periode berjalan - bersih (34.870) 30.720Beban (manfaat) pajak penghasilan - tangguhan - pengaruhperbedaan temporer pada tarif pajak yang berlakuPerusahaanRugi pajak 21.416 142.437Bagian laba bersih entitas anak/perusahaan asosiasi 10.101 10.568Amortisasi goodwill dan aset takberwujud lainnya 9.430 10.829Pendapatan dari transaksi sewa 3.978 5.507Beban pensiun berkala - bersih 395 919Cadangan penurunan nilai piutang - bersih (9.719) (3.134)Akrual kenikmatan karyawan - bersih (6.746) (495)Laba atas penjualan dan pertukaran aset tetap - bersih (5.968) (26.837)Penyusutan - bersih (3.874) 29.709Akrual penyisihan penyelesaian pemutusan hubungankerja dan penetapan uang pesangon, uang penghargaan masakerja dan ganti kerugian - bersih (2.986) (875)Beban dari transaksi sewa (1.904) (2.369)Amortisasi beban emisi pinjaman dan hutang obligasi,biaya solicitation dan diskon (Catatan 14, 18 dan 19) (1.817) (1.540)Lain-lain (525) 803Bersih 11.781 165.522Entitas Anak (945) (2.836)Beban pajak penghasilan bersih - tangguhan 10.836 162.686Beban (manfaat) pajak penghasilan - bersih (24.034) 193.40670


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)16. HUTANG PAJAK (lanjutan)Perhitungan taksiran hutang pajak penghasilan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Beban (manfaat) pajak penghasilan - periode berjalanPerusahaan - -Entitas Anak 25.804 30.720Kompensasi bunga dari kelebihan pembayaran pajakpenghasilan badan tahun pajak 2004 (Catatan 21 dan 36) (60.674) -Beban (manfaat) pajak penghasilan - periodeberjalan - bersih (34.870) 30.720Dikurangi pajak penghasilan dibayar di muka PerusahaanPasal 22 19.220 5.800Pasal 23 21 38Jumlah pajak penghasilan dibayar di muka Perusahaan 19.241 5.838Dikurangi pajak penghasilan dibayar di muka Entitas AnakPasal 23 1.567 2.589Pasal 25 44.891 105.331Jumlah pajak penghasilan dibayar di muka Entitas Anak 46.458 107.920Jumlah pajak penghasilan dibayar di muka 65.699 113.758Taksiran hutang pajak penghasilan Entitas Anak 3.727 1.887Tagihan pajak (disajikan sebagai bagiandari “Pajak Dibayar Di muka”)Perusahaan 19.241 5.838Entitas Anak 24.381 79.087Jumlah 43.622 84.92571


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)16. HUTANG PAJAK (lanjutan)Rekonsiliasi antara beban (manfaat) pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak25% terhadap laba sebelum pajak penghasilan dan beban (manfaat) pajak penghasilan seperti padalaporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian untuk periode tiga bulan yang berakhir padatanggal 31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Laba sebelum pajak penghasilan sesuai dengan laporanlaba rugi komprehensif interim konsolidasian 15.081 691.708Beban pajak penghasilan dengan tarif pajak yang berlaku 3.770 172.927Bagian Perusahaan atas laba Entitas Anak sebelumpajak penghasilan dan pembalikan eliminasi konsolidasiantar perusahaan 14.543 15.994Pengaruh pajak atas perbedaan tetapKenikmatan karyawan 3.779 5.213Sumbangan 1.244 730Representasi dan jamuan 176 1.070Pendapatan bunga yang dikenakan pajak final (4.344) (5.352)Lain-lain 16.718 457Kompensasi bunga dari kelebihan pembayaranpajak penghasilan badan tahun pajak 2004 (Catatan 21 dan 36) (60.674) -Lain-lain 754 2.367Beban (manfaat) pajak penghasilan sesuai denganlaporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian (24.034) 193.40672


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)16. HUTANG PAJAK (lanjutan)Jumlah pengaruh pajak atas perbedaan temporer yang signifikan antara pelaporan komersial danpajak Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Aset pajak tangguhanAkumulasi rugi pajak 330.831 352.246 285.515Akrual kenikmatan karyawan - bersih 216.148 206.416 235.104Cadangan penurunan nilai piutang 134.792 125.073 118.195Cadangan penurunan nilai investasi pada perusahaanasosiasi dan investasi jangka panjang lainnya 42.469 42.469 39.069Beban pensiun 17.901 18.296 22.143Beban dari transaksi sewa 15.556 13.652 4.175Cadangan penurunan nilai pada investasijangka pendek 6.349 6.349 6.349Lain-lain 427 1.550 3.300Jumlah 764.473 766.051 713.850Liabilitas pajak tangguhanAset tetap 2.490.094 2.499.934 2.247.179Investasi pada entitas anak/perusahaanasosiasi - setelah dikurangi amortisasi goodwilldan aset takberwujud lainnya 214.962 195.431 229.239Pendapatan dari transaksi sewa 23.841 19.863 14.912Izin dibayar di muka jangka panjang 16.662 16.876 13.562Beban emisi pinjaman dan hutang obligasi,biaya solicitation dan diskon tangguhan 5.039 6.856 10.526Selisih transaksi perubahan ekuitas perusahaanasosiasi/entitas anak 1.460 1.460 1.460Lain-lain 136 659 659Jumlah 2.752.194 2.741.079 2.517.537Liabilitas pajak tangguhan - bersih 1.987.721 1.975.028 1.803.687Rincian saldo aset dan liabilitas pajak tangguhan setiap perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012,31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:31 Maret 2012 31 Desember 2011 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010Liabilitas Liabilitas LiabilitasAset Pajak Pajak Aset Pajak Pajak Aset Pajak PajakTangguhan Tangguhan Tangguhan Tangguhan Tangguhan TangguhanPerusahaan - 1.987.721 - 1.975.028 - 1.803.687Entitas AnakLintasarta 82.411 - 80.396 - 77.755 -IMM 32.479 - 33.718 - 17.263 -APE - 4.995 - 5.165 - 4.383ISPL - 1.027 - 1.027 - 428SMT - - - - - 1.597Jumlah 114.890 1.993.743 114.114 1.981.220 95.018 1.810.09573


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)16. HUTANG PAJAK (lanjutan)Aset pajak tangguhan Lintasarta sebagian besar berkaitan dengan pajak tangguhan atas perbedaantemporer dalam pengakuan penyusutan aset tetap.Perbedaan temporer signifikan atas mana aset pajak tangguhan dihitung, tidak dapat dikurangkanuntuk tujuan perhitungan pajak penghasilan sampai akrual kenikmatan karyawan telah dibayarkan,cadangan penurunan nilai piutang terealisasi pada saat piutang dihapuskan memenuhi ketentuantertentu berdasarkan Undang-undang Pajak Penghasilan, cadangan penurunan nilai investasi padaperusahaan asosiasi dan investasi jangka panjang lainnya terealisasi pada saat penjualan investasidan beban pensiun dibayar.Liabilitas pajak tangguhan signifikan berasal dari perbedaan dasar pencatatan aset tetap, investasipada entitas anak/perusahaan asosiasi, izin dibayar di muka jangka panjang, beban emisi pinjamandan hutang obligasi, biaya solicitation dan diskon menurut pembukuan dan pelaporan pajak.Sebelum tahun 2011, Perusahaan mencadangkan liabilitas dan aset pajak tangguhan yang berasaldari perbedaan dasar pencatatan investasi pada entitas anak menurut pembukuan dan pelaporanpajak karena Perusahaan berkeyakinan bahwa kemungkinan besar investasi pada entitas anaktertentu akan terpulihkan melalui penjualan saham yang merupakan transaksi kena pajak, dan untukentitas anak tertentu, perbedaan tersebut dapat dikurangkan dari pendapatan sebagai akibatpenggabungan usaha. Pada tahun 2011, Perusahaan mengevaluasi kembali strategi investasitermasuk perlakuan akuntansi terhadap pengakuan liabilitas dan aset pajak tangguhan yang berasaldari perbedaan dasar pencatatan investasi pada entitas anak menurut pembukuan dan pelaporanpajak dan mengevaluasi pertimbangan atas “masa depan yang dapat diperkirakan (forseeable future)”dan “kemungkinan besar (probable)”. Berdasarkan peninjauan Perusahaan, liabilitas pajak tangguhanyang berasal dari perbedaan dasar pencatatan investasi pada entitas anak tertentu (IMM, ISPL danIPBV) menurut pembukuan dan pelaporan pajak tidak diakui sebagai perbedaan temporer karenaPerusahaan berkeyakinan bahwa waktu pembalikan perbedaan temporer dapat dikendalikan dankemungkinan besar perbedaaan temporer tersebut tidak akan dibalik di masa depan yang dapatdiperkirakan. Oleh karena itu, saldo liabilitas pajak tangguhan atas perbedaan temporer kena pajakdari investasi pada IMM, ISPL dan IPBV pada tanggal 1 Januari 2011 sejumlah Rp111.097 dibalik dandikreditkan terhadap manfaat pajak penghasilan tangguhan tahun berjalan.Pada tanggal 17 September 2010, Perusahaan menerima beberapa STP dari DJP atas kekuranganpajak penghasilan pasal 26 Perusahaan untuk tahun pajak 2008 dan 2009 sejumlah Rp80.018(termasuk bunga). Pada tanggal 13 Oktober 2010, Perusahaan mengajukan surat pembatalan kepadaKantor Pajak atas STP tersebut. Selanjutnya, pada tanggal 16 November 2010, Perusahaandiwajibkan untuk membayar sebagian tertentu dari STP tersebut dengan menggunakan tagihan pajakyang telah disetujui atas pajak penghasilan badan perusahaan untuk tahun pajak 2005 sebesarRp38.155 (Catatan 6). Pada tanggal 7 Januari 2011, Perusahaan membayar jumlah Rp41.863 yangtersisa dari kurang bayar Perusahaan untuk pajak penghasilan pasal 26 Perusahaan untuk tahunpajak 2008 dan 2009 berdasarkan STP dari DJP. Pada tanggal 11 April 2011, Perusahaan menerimasurat dari Kantor Pajak yang menolak permintaan untuk membatalkan STP tersebut. Pada tanggal5 Mei 2011, Perusahaan mengajukan surat banding kepada pengadilan pajak mengenai STP tersebut.Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, Perusahaan belum menerima keputusan dari Pengadilan Pajakmengenai banding tersebut.74


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)16. HUTANG PAJAK (lanjutan)Pada tanggal 21 April 2011, Perusahaan menerima SKPKB dari DJP untuk PPN Perusahaan periodeJanuari - Desember 2009 sejumlah Rp182.800 (termasuk denda). Perusahaan menerima sebagiandari koreksi tersebut sebesar Rp4.160 yang dibebankan pada operasi tahun berjalan (Catatan 6).Pada tanggal 15 Juli 2011, Perusahaan membayar kekurangan pembayaran atas PPN periode Januari- Desember 2009 yang tersisa sebesar Rp178.640. Pada tanggal 19 Juli 2011, Perusahaanmengajukan surat keberatan kepada Kantor Pajak mengenai koreksi PPN Perusahaan periode Januari- Desember 2009 yang tersisa. Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, Perusahaan belum menerimakeputusan dari Kantor Pajak atas surat keberatan tersebut.Pada tanggal 13 Maret 2012, Perusahaan menerima Surat Keputusan dari Pengadilan Pajak yangmenerima permintaan Perusahaan atas kompensasi bunga terkait dengan penerbitan SKPLB tahunpajak 2004 sebesar Rp60.674, yang dikreditkan ke manfaat pajak penghasilan periode berjalan dalamlaporan laba rugi komprehensif Perusahaan. Sampai dengan tanggal 3 Mei 2012, pengembalian pajakbelum diterima.Akumulasi rugi pajak SMT dan Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012 dapat dikompensasikansampai dengan tahun 2017 berdasarkan jadual sebagai berikut:Tahun Jatuh TempoJumlah2013 26.6602014 31.9012015 1.107.2882016 289.6952017 5.626Jumlah 1.461.17017. AKRUALAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Perbaikan dan perawatan jaringan telekomunikasi 262.398 288.731 265.428Pemasaran 239.961 214.907 120.092Bunga 206.487 319.880 339.957Kenikmatan karyawan (Catatan 22 dan 29) 152.703 180.441 216.732Listrik, gas dan air 81.916 58.609 85.650Kewajiban pelayanan universal (“USO”) (Catatan 33) 78.323 59.716 59.899Insentif agen penjual (dealer) (Catatan 2k) 70.817 82.615 125.836Sewa 69.959 59.929 28.090Biaya hak penggunaan frekuensi radio (Catatan 33) 59.630 283.588 195.686Jaringan 57.357 55.593 31.111Jasa konsultan 52.707 35.309 65.288Biaya layanan akses Blackberry 42.750 79.627 20.679Biaya hak penyelenggaraan telekomunikasi (Catatan 33) 35.830 35.370 38.005Umum dan administrasi 26.418 31.119 27.706Lain-lain (masing-masing di bawah Rp20.000) 105.943 106.043 90.726Jumlah 1.543.199 1.891.477 1.710.88575


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)18. HUTANG JANGKA PANJANGAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Pihak ketiga - setelah dikurangi beban emisi pinjaman danbiaya solicitation yang belum diamortisasi sebesarRp133.670 pada tahun 2012, Rp146.511 pada tahun2011 dan Rp189.979 pada tahun 2010; diskon pinjamanyang belum diamortisasi sebesar Rp9.921 pada tahun 2012,Rp11.891 pada tahun 2011 dan Rp19.267 pada tahun 2010 8.401.665 8.727.473 9.553.906Pihak berelasi (Catatan 30)Mandiri - setelah dikurangi beban emisi pinjaman danbiaya solicitation yang belum diamortisasi sebesarRp777 pada tahun 2012, Rp1.157 padatahun 2011 dan Rp2.955 pada tahun 2010 999.223 998.843 1.297.045Jumlah hutang jangka panjang 9.400.888 9.726.316 10.850.951Dikurangi bagian jangka pendek (setelah dikurangi bebanemisi pinjaman dan biaya solicitation yang belumdiamortisasi sebesar Rp1.542 pada tahun 2012,Rp2.295 pada tahun 2011 dan Rp373 pada tahun 2010)Pihak ketiga 2.310.381 2.301.694 2.884.147Pihak berelasi 999.223 998.843 300.000Jumlah bagian jangka pendek 3.309.604 3.300.537 3.184.147Bagian jangka panjangPihak ketiga 6.091.284 6.425.779 6.669.759Pihak berelasi - - 997.045Jumlah bagian jangka panjang 6.091.284 6.425.779 7.666.804Pinjaman dari pihak ketiga terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Fasilitas Pinjaman Sindikasi Dolar A.S. - setelah dikurangibeban emisi pinjaman dan biaya solicitation yang belumdiamortisasi sebesar Rp8.156 pada tahun 2012, Rp11.621pada tahun 2011 dan Rp27.122 pada tahun 2010 2.098.654 2.069.484 4.018.828AB Svensk Exportkredit, Swedia dengan Jaminan dariExportkreditnamnden - setelah dikurangi beban emisipinjaman yang belum diamortisasi sebesar Rp24.096pada tahun 2012, Rp26.434 pada tahun 2011 danRp27.593 pada tahun 2010 2.054.518 2.127.216 1.972.905BCA Fasilitas Pinjaman Revolving Berjangka - setelahdikurangi beban emisi pinjaman yang belum diamortisasisebesar Rp649 pada tahun 2012 dan Rp736 padatahun 2011 1.299.351 1.499.264 -76


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)18. HUTANG JANGKA PANJANG (lanjutan)1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010HSBC Perancis - setelah dikurangi beban emisi pinjaman danbiaya solicitation yang belum diamortisasi sebesarRp98.148 pada tahun 2012, Rp104.536 padatahun 2011 dan Rp129.167 pada tahun 2010 1.288.399 1.356.403 1.500.434BCA - setelah dikurangi beban emisi pinjaman dan biayasolicitation yang belum diamortisasi sebesar Rp764 padatahun 2012, Rp1.138 pada tahun 2011 dan Rp2.903pada tahun 2010 999.236 998.862 1.297.097Goldman Sachs InternationalPokok Pinjaman, setelah dikurangi diskon yang belumdiamortisasi sebesar Rp9.921 pada tahun 2012, Rp11.891pada tahun 2011 dan Rp19.267 pada tahun 2010 424.379 422.409 415.033Opsi Konversi Nilai Tukar Mata Uang Asing[Foreign Exchange (FX)] 37.852 49.518 54.595Pinjaman Komersial 9 Tahun - setelah dikurangi bebanemisi pinjaman dan biaya solicitation yang belumdiamortisasi sebesar Rp1.857 pada tahun 2012, Rp2.046pada tahun 2011 dan Rp2.821 pada tahun 2010 184.293 181.834 203.805Fasilitas Kredit Investasi 6 dari CIMB Niaga 14.983 22.483 52.483Finnish Export Credit Ltd. - setelah dikurangi beban emisipinjaman dan biaya solicitation yang belum diamortisasisebesar Rp373 - - 33.793Fasilitas Kredit Investasi 5 dari CIMB Niaga - - 4.933Jumlah 8.401.665 8.727.473 9.553.906Dikurangi bagian jangka pendek (setelah dikurangi bebanemisi pinjaman dan biaya solicitation yang belumdiamortisasi sebesar Rp764 pada tahun 2012,Rp2.295 pada tahun 2011 dan Rp373 pada tahun 2010) 2.310.381 2.301.694 2.884.147Bagian jangka panjang 6.091.284 6.425.779 6.669.75977


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)18. HUTANG JANGKA PANJANG (lanjutan)Rincian hutang dari pihak berelasi dan pihak ketiga adalah sebagai berikut:Counterparties Jenis Pinjaman Jatuh Tempo Jumlah Struktur Bunga Pembayaran Lebih Awala. Mandiri* • Fasilitas kredit 1 selama5 tahun tanpa jaminan• Pembayaran pokokpinjaman terhutangsetiap tahun18 September2012Rp2.000.000b. FasilitasPinjamanSindikasi DolarA.S. - 12LembagaKeuangan**c. AB SvenskExportkredit(“SEK”),SwediadenganJaminan dariExportkreditnamnden (“EKN”)• Fasilitas kredit selama5 tahun tanpa jaminan• Pembayaran pokokpinjaman terhutangsetiap enam-bulanan• Fasilitas kredit ini terdiridari Fasilitas A, B dan Cdengan jumlahmaksimum masingmasingsebesarAS$100.000,AS$155.000 danAS$60.000• Pembayaran pokokpinjaman terhutangsetiap enam-bulanan• Tahun 1: 9,75% pertahun• Tahun 2: 10,5% pertahun• Tahun 3-5: rata-rataJIBOR 3 bulanan +1,5% per tahun• Terhutang setiaptriwulanan12 Juni 2013 AS$450.000 • London Inter-BankOffered Rate(“LIBOR”) dolar A.S.+ 1,9% per tahun(onshore lenders);LIBOR dolar A.S.+ 1,85% per tahun(offshore lenders)• Terhutang setiapenam-bulanan31 Mei 2016untuk FasilitasA, 28 Februari2017 untukFasilitas B dan30 November2017 untukFasilitas CAS$315.000• Fasilitas A: Marjinsebesar 0,25%,LIBOR, BiayaPendanaan SEKsebesar 1,05% danMarjin Premi EKNsebesar 1,57%• Fasilitas B: Marjinsebesar 0,05%,Commercial InterestReference Rate(“CIRR”) dan MarjinPremi EKN sebesar1,61%• Fasilitas C: Marjinsebesar 0,05%,CIRR dan MarjinPremi EKN sebesar1,59%• Terhutang setiapenam-bulanan• Tidak dikenakan denda jikapembayaran lebih awaldilakukan setelah bulan ke-24 dari tanggal perjanjiandengan pemberitahuantertulis 7 hari sebelumnya.• Dikenakan denda sebesar2% dari jumlah yangdibayarkan jikapembayaran lebih awaldilakukan sebelum bulanke-24 dari tanggalperjanjian.• Hanya diperbolehkan jikapembayaran dilakukansetelah bulan ke-6 daritanggal perjanjian pinjamandengan pemberitahuantertulis 15 hari sebelumnya(dengan jumlah minimumsebesar AS$10.000 dandalam jumlah kelipatanAS$1.000).• Diperbolehkan jika FasilitasA, B dan C dibayarkanpada saat bersamaan dandalam jumlah yangproporsional untuk FasilitasA, B dan C setelah hariterakhir dari periodeketersediaan dan padatanggal pembayarankembali denganpemberitahuan tertulis 20hari sebelumnya.• Dengan jumlah minimumsebesar AS$5.000 dandalam jumlah kelipatanAS$500.• Setiap pembayaran lebihawal akan digunakan untukmelunasi kewajibanpembayaran pinjamanyang terlama lebih dahulu.* pihak berelasi (Catatan 30)** Pada tanggal 14 Oktober 2011, PT Bank UOB Indonesia (salah satu kreditur di Fasilitas Pinjaman Sindikasi Dolar A.S.) memindahkan hutangnya kepada UOB Limited(kreditur lain di Fasilitas Pinjaman Sindikasi Dolar A.S.), sehingga jumlah kreditur menjadi 12.78


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)18. HUTANG JANGKA PANJANG (lanjutan)Counterparties Jenis Pinjaman Jatuh Tempo Jumlah Struktur Bunga Pembayaran Lebih Awald. BCA • Fasilitas PinjamanRevolving Berjangkadengan jumlahmaksimumRp1.000.000• Setiap penarikan akanjatuh tempo 1 bulandari tanggal penarikan.Selanjutnya, padatanggal 9 Agustus2011, Perusahaanmendapat persetujuandari BCA untukmengubah tanggaljatuh tempo setiappenarikan menjadiselambat-lambatnyapada tanggal 10Februari 2014• Pada tanggal 1Desember 2011,fasilitas inidiamandemen untukmeningkatkan nilaifasilitas menjadiRp1.500.000 danmerubah suku bunga10 Februari2014Rp1.500.000 • JIBOR + 1,4% pertahun. Namun, sejaktanggal 1 Desember2011, menjadiJIBOR + 1,25% pertahun• Terhutang setiapbulan• Diperbolehkan denganpemberitahuan tertulis 1hari sebelumnya.• Perusahaan dapatmembayar kembali seluruhatau sebagian daripinjaman.e. HSBC Perancis • Fasilitas BerjangkaCOFACE 12 tahun• Terhutang dalam 20 kalicicilan tengah tahunan• Fasilitas BerjangkaSINOSURE 12 tahun• Terhutang dalam 20 kalicicilan tengah tahunan30 September201930 September2019AS$157.243AS$44.200• 5,69% per tahun• Terhutang setiapenam-bulanan• LIBOR dolar A.S.+0,35% per tahun• Terhutang setiapenam-bulanan• Diperbolehkan jikadilakukan bersamaandengan pembayaransecara sukarela untukfasilitas SINOSURE secaraproporsional setelah hariterakhir dari periodeketersediaan dan padatanggal pembayarankembali denganpemberitahuan tertulis 30hari sebelumnya.• Dengan jumlah minimumsebesar AS$10.000 dandalam jumlah kelipatanAS$1.000.• Setiap pembayaran lebihawal akan digunakan untukmelunasi kewajibanpembayaran pinjamanyang terlama lebih dahulu.• Diperbolehkan jikadilakukan bersamaandengan pembayaransecara sukarela untukfasilitas COFACE secaraproporsional setelah hariterakhir dari periodeketersediaan dan padatanggal pembayarankembali denganpemberitahuan tertulis 30hari sebelumnya.• Dengan jumlah minimumsebesar AS$10.000 dandalam jumlah kelipatanAS$1.000.• Setiap pembayaran lebihawal akan digunakan untukmelunasi kewajibanpembayaran pinjamanyang terlama lebih dahulu.79


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)18. HUTANG JANGKA PANJANG (lanjutan)Counterparties Jenis Pinjaman Jatuh Tempo Jumlah Struktur Bunga Pembayaran Lebih Awalf. BCA • Fasilitas kredit 1 selama5 tahun tanpa jaminan• Penarikan pokokpinjaman terhutangsetiap tahun27 September2012Rp2.000.000g. GoldmanSachsInternational(“GSI”)h. HSBC CabangJakarta, CIMBNiaga danBank ofChina Limited,CabangJakarta• Pinjaman investasi• Memberikan “OpsiKonversi FX” kepada GSIuntuk melakukankonversi pinjamantersebut menjadipinjaman dolar A.S.sebesar AS$50.000 padatanggal 30 Mei 2012(“Opsi Konversi FX”)• Nilai wajar Opsi KonversiFX pada tanggal31 Maret 2012, 31Desember 2011 dan31 Desember 2010adalah masing-masingsebesar AS$4.123,34(setara denganRp37.852), AS$5.460,78(setara denganRp49.518) danAS$6.072,20 (setaradengan Rp54.595)(Catatan 20)• Fasilitas pinjamanKomersial 9 tahun tanpajaminan• Pembayaran dalam limabelas cicilan tengahtahunan setelah 24 bulandari tanggal perjanjianpinjaman. Untuk limacicilan pertama,Perusahaan akanmembayar masingmasingsebesarAS$1.351,85; danAS$2.027,78 untukcicilan berikutnya• Tahun 1: 9,75% pertahun• Tahun 2: 10,5% pertahun• Tahun 3-5: JIBOR3 bulanan + 1,5% pertahun• Terhutang setiaptriwulanan30 Mei 2013 Rp434.300 • 8,75% per tahun• Terhutang setiaptriwulanan• Apabila GSImengambil OpsiKonversi, mulaitanggal 30 Mei 2012pinjaman akandikenakan bungatetap sebesar 6,45%per tahun atas pokokpinjaman AS$50.00028 November2016AS$27.037 • LIBOR A.S. dolar +1,45% per tahun• Terhutang setiapenam-bulanan• Tidak dikenakan denda jikapembayaran lebih awaldilakukan setelah bulan ke-24 dari tanggal perjanjiandengan pemberitahuantertulis 7 hari sebelumnya.• Dikenakan denda sebesar2% dari jumlah yangdibayarkan jikapembayaran lebih awaldilakukan sebelum bulanke-24 dari tanggalperjanjian.• Perubahan yangberhubungan denganperpajakan di Inggris ataudi Indonesia.• Kegagalan pelunasanGuaranteed Notes JatuhTempo 2012.• Kegagalan pelunasanNotes dolar A.S. danobligasi rupiahPerusahaan.• Penarikan kembali,pembelian, ataupembatalan GuaranteedNotes Jatuh Tempo 2012dan tidak terdapat saldoNotes dolar A.S. Indosatyang terhutang karenapenarikan kembali,pembelian ataupembatalan tersebut.• Perubahan kendali dalamPerusahaan.• Diperbolehkan pada setiaptanggal pembayarankembali setelah tanggalpembayaran pertamadengan pemberitahuantertulis 30 hari sebelumnya.• Dengan jumlah minimumsebesar AS$5.000 dandalam jumlah kelipatanAS$1.000.• Setiap pembayaran lebihawal akan digunakan untukmelunasi kewajibanpembayaran pinjamanyang terlama lebih dahulu.80


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)18. HUTANG JANGKA PANJANG (lanjutan)Counterparties Jenis Pinjaman Jatuh Tempo Jumlah Struktur Bunga Pembayaran Lebih Awali. CIMB Niaga • Fasilitas kredit Investasi6 yang diperolehLintasarta• Terhutang setiaptriwulanan24 Agustus2012Rp75.000j. Finnish ExportCredit Ltd.• Fasilitas kredit 5 tahun• Dibayar setiapenam-bulanank. CIMB Niaga • Fasilitas Kredit Investasi5 yang diperolehLintasarta• Dibayar setiap triwulanan• 14,5% per tahun,yang dapat diubaholeh CIMB Niagatergantung keadaanpasar• Terhutang setiaptriwulanan12 Mei 2011 AS$38.000 • 4,15% per tahun• Dibayar setiapenam-bulanan10 Januari2011Rp50.000 • SBI satu-bulanan +2,25% per tahun• Dibayar setiaptriwulanan• Diperbolehkan padatanggal pembayaranbunga denganpemberitahuan tertulis 15hari sebelumnya.Lintasarta bolehmembayar kembaliseluruh atau sebagiandari pinjaman sebelumtanggal jatuh tempohanya denganmenggunakan dana darikegiatan operasionalLintasarta. Pembayarankembali denganmenggunakan dana yangdiperoleh dari pinjamanpihak lain diperkenankandengan membayar dendayang ditentukan olehCIMB Niaga.• Pinjaman ini dijamindengan seluruh peralatan(Catatan 8) yang dibelidari penerimaan fasilitaskredit ini.• Diperbolehkan jikapembayaran dilakukansetelah 60 hari daritanggal pinjaman denganpemberitahuan tertulis 15hari sebelumnya (denganjumlah minimum sebesarAS$10.000 dan dalamjumlah kelipatanAS$1.000).• Pada bulan Mei 2011,pinjaman ini telah dilunasiseluruhnya.• Hanya diperbolehkanpada tanggal pembayaranbunga denganpemberitahuan tertulis 13hari sebelumnya.Lintasarta bolehmembayar kembaliseluruh atau sebagiandari pinjaman sebelumtanggal jatuh tempohanya denganmenggunakan dana darikegiatan operasionalLintasarta. Pembayarankembali denganmenggunakan dana yangtelah diperoleh daripinjaman pihak laindiperkenankan denganmembayar denda 1% darijumlah pembayaran lebihawal.• Pinjaman ini dijamindengan seluruh peralatan(Catatan 8) yang telahdibeli dari penerimaanfasilitas kredit ini.• Pada bulan Januari 2011,pinjaman ini telah dilunasiseluruhnya.81


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)18. HUTANG JANGKA PANJANG (lanjutan)Jadual pembayaran pokok semua pinjaman hutang jangka panjang dari tahun 2013, pada tanggal31 Maret 2012 adalah sebagai berikut:Dua belas bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret2017 dan2013 2014 2015 2016 sesudahnya JumlahDalam rupiahFasilitas pinjamanrevolving berjangkadengan BCA - 1.300.000 - - - 1.300.000Mandiri 1.000.000 - - - - 1.000.000BCA - fasilitas 5 tahun 1.000.000 - - - - 1.000.000CIMB Niaga 14.983 - - - - 14.983GSI - 434.300 - - - 434.300Sub-jumlah 2.014.983 1.734.300 - - - 3.749.283Dalam dolar A.S.Fasilitas PinjamanSindikasi Dolar A.S.(AS$229.500) 660.960 1.445.850 - - - 2.106.810SEK, Swedia(AS$226.428,57) 413.100 413.100 413.100 413.100 426.214 2.078.614HSBC Perancis(AS$151.040,02) 184.873 184.873 184.873 184.873 647.055 1.386.547Fasilitas PinjamanKomersial 9 Tahun(AS$20.277,75) 37.230 37.230 37.230 37.230 37.230 186.150GSI (AS$4.123,34) - 37.852 - - - 37.852Sub-jumlah 1.296.163 2.118.905 635.203 635.203 1.110.499 5.795.973Jumlah 3.311.146 3.853.205 635.203 635.203 1.110.499 9.545.256Dikurangi:- beban emisi pinjaman dan biaya solicitation yang belum diamortisasi (134.447)- diskon pinjaman yang belum diamortisasi (9.921)Bersih 9.400.888Jumlah amortisasi beban emisi pinjaman, diskon dan biaya solicitation masing-masing adalah sebesarRp15.191 dan Rp16.332 untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011(Catatan 28).Pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010, Grup telahmemenuhi semua rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman.19. HUTANG OBLIGASIAkun ini terdiri dari:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010a. Guaranteed Notes Jatuh Tempo Tahun 2020 - setelahdikurangi beban emisi hutang yang belum diamortisasisebesar Rp56.720 pada tahun 2012, Rp58.420pada tahun 2011 dan Rp64.885 pada tahun 2010dan diskon hutang yang belum diamortisasi sebesarRp25.444 pada tahun 2012, Rp26.208 pada tahun 2011dan Rp29.666 pada tahun 2010 5.884.836 5.809.572 5.749.59982


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)19. HUTANG OBLIGASI (lanjutan)1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010b. Obligasi Indosat Kelima Tahun 2007 dengan TingkatBunga Tetap - setelah dikurangi beban emisihutang obligasi dan biaya solicitation yang belumdiamortisasi sebesar Rp8.618 pada tahun 2012, Rp9.102pada tahun 2011 dan Rp11.041 pada tahun 2010 2.591.382 2.590.898 2.588.959c. Obligasi Indosat Ketujuh Tahun 2009 dengan TingkatBunga Tetap - setelah dikurangi beban emisihutang obligasi yang belum diamortisasisebesar Rp4.195 pada tahun 2012, Rp4.442pada tahun 2011 dan Rp5.362 pada tahun 2010 1.295.805 1.295.558 1.294.638d. Obligasi Indosat Keenam Tahun 2008 dengan TingkatBunga Tetap - setelah dikurangi beban emisihutang obligasi dan biaya solicitation yang belumdiamortisasi sebesar Rp3.121 pada tahun 2012, Rp3.603pada tahun 2011 dan Rp5.414 pada tahun 2010 1.076.879 1.076.397 1.074.586e. Sukuk Ijarah Indosat III Tahun 2008 - setelah dikurangibeban emisi hutang obligasi dan biaya solicitation yangbelum diamortisasi sebesar Rp1.257 pada tahun 2012,Rp1.545 pada tahun 2011 dan Rp2.625 pada tahun 2010 568.743 568.455 567.375f. Sukuk Ijarah Indosat II Tahun 2007 - setelah dikurangi bebanemisi hutang obligasi dan biaya solicitation yang belumdiamortisasi sebesar Rp1.020 pada tahun 2012, Rp1.124pada tahun 2011 dan Rp1.517 pada tahun 2010 398.980 398.876 398.483g. Obligasi Indosat Kedua Tahun 2002 dengan Tingkat BungaTetap dan Mengambang - setelah dikurangi biayasolicitation yang belum diamortisasi sebesar Rp648pada tahun 2012, Rp649 pada tahun 2011 dan Rp652pada tahun 2010 199.352 199.351 199.348h. Sukuk Ijarah Indosat IV Tahun 2009 - setelah dikurangibeban emisi hutang obligasi yang belum diamortisasisebesar Rp722 pada tahun 2012, Rp754 pada tahun 2011dan Rp873 pada tahun 2010 199.278 199.246 199.127i. Obligasi Terbatas II yang diterbitkan oleh Lintasarta - 25.000 25.000j. Obligasi Terbatas I yang diterbitkan oleh Lintasarta - 16.989 16.989k. Obligasi Indosat Keempat Tahun 2005 dengan TingkatBunga Tetap - setelah dikurangi beban emisi hutangobligasi dan biaya solicitation yang belum diamortisasisebesar Rp1.382 - - 813.618l. Obligasi Syari’ah Ijarah Indosat Tahun 2005 - setelahdikurangi beban emisi hutang obligasi dan biayasolicitation yang belum diamortisasi sebesar Rp487 - - 284.513Jumlah hutang obligasi 12.215.255 12.180.342 13.212.235Dikurangi bagian jangka pendek - 41.989 1.098.131Bagian jangka panjang 12.215.255 12.138.353 12.114.10483


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)19. HUTANG OBLIGASI (lanjutan)Obligasia. GuaranteedNotes JatuhTempo Tahun2020JumlahNominalAS$650.000Bunga Jatuh Tempo Catatan• 7,375% per tahun• Terhutang dalam cicilan tengahtahunanb. Obligasi Indosat Kelima Tahun 2007• Seri A Rp1.230.000 • 10,20% per tahun• Terhutang dalam cicilan tiga-bulanan• Seri B Rp1.370.000 • 10,65% per tahun• Terhutang dalam cicilan tiga-bulananc. Obligasi Indosat Ketujuh Tahun 2009• Seri A Rp700.000 • 11,25% per tahun• Terhutang dalam cicilan tiga-bulanan• Seri B Rp600.000 • 11,75% per tahun• Terhutang dalam cicilan tiga-bulanan29 Juli 2020 GN dapat ditarik kembali atas opsi IPBV:• Setiap saat pada atau setelahtanggal 29 Juli 2015.• Sebelum tanggal 29 Juli 2013, IPBVdapat menarik kembali sampaidengan 35% dari seluruh nilai pokokGN.• Setiap saat, dengan pemberitahuantidak kurang dari 30 hari atau lebihdari 60 hari, dengan harga 100% darinilai pokok ditambah bunga danjumlah tambahan yang belum danmasih harus dibayar sampai dengan(tetapi tidak termasuk) tanggalpenarikan kembali, apabila terdapatperubahan tertentu yangmempengaruhi potongan pajak diIndonesia dan Belanda.• Atas perubahan kendali dari IPBV,pemegang GN memiliki hak untukmeminta IPBV untuk membelikembali seluruh atau sebagian GNmiliknya.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir (yang dipublikasikan padabulan Februari 2012), GN tersebutmemiliki peringkat BB (watch positiveoutlook), Ba1 (stable outlook) danBBB- (positive outlook), masingmasingdari Standard & Poor’s(“S&P”), Moody’s Investors Service(“Moody’s”) dan Fitch Ratings(“Fitch”).29 Mei 2014 • Perusahaan memiliki hak opsi untukmembeli kembali sebagian atau29 Mei 2017 seluruh obligasi, setelah ulang tahunemisi ke-1, pada harga pasar untukdimiliki sementara atau sebagaipelunasan awal.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir yang dipublikasikan padabulan Maret 2012, obligasi tersebutmemiliki peringkat idAA+ (stableoutlook) dari PT Pemeringkat EfekIndonesia (“Pefindo”).8 Desember20148 Desember2016• Perusahaan memiliki hak opsi untukmembeli kembali sebagian atauseluruh obligasi, setelah ulang tahunemisi ke-1, pada harga pasar untukdimiliki sementara atau sebagaipelunasan awal.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir yang dipublikasikan padabulan Maret 2012, obligasi tersebutmemiliki peringkat idAA+ (stableoutlook) dari Pefindo.84


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)19. HUTANG OBLIGASI (lanjutan)JumlahObligasiNominald. Obligasi Indosat Keenam Tahun 2008Bunga Jatuh Tempo Catatan• Seri A Rp760.000 • 10,25% per tahun• Terhutang dalam cicilan tiga-bulanan• Seri B Rp320.000 • 10,80% per tahun• Terhutang dalam cicilan tiga-bulanane. Sukuk IjarahIndosat IIITahun 2008(“Sukuk IjarahIII”)f. Sukuk IjarahIndosat II Tahun2007 (“SukukIjarah II”)g. Obligasi IndosatKedua Tahun2002 Seri BRp570.000 • Pemegang obligasi berhak atasCicilan Imbalan Ijarah tetap tahunansejumlah Rp58.425, terhutang setiaptiga-bulanan mulai tanggal 9 Juli 2008sampai dengan 9 April 2013.Rp400.000 • Pemegang obligasi berhak atasCicilan Imbalan Ijarah tetap tahunansejumlah Rp40.800, terhutang setiaptiga-bulanan mulai tanggal 29 Agustus2007 sampai dengan 29 Mei 2014.Rp200.000• 16% per tahun• Terhutang dalam cicilan tiga-bulananh. Sukuk Ijarah Indosat IV Tahun 2009 (“Sukuk Ijarah IV”)• Seri A Rp28.000 • Pemegang obligasi berhak atasCicilan Imbalan Ijarah tetap tahunansejumlah Rp3.150, terhutang setiaptiga-bulanan mulai tanggal 8 Maret2010 sampai dengan 8 Desember2014.• Seri B Rp172.000 • Pemegang obligasi berhak atasCicilan Imbalan Ijarah tetap tahunansejumlah Rp20.210, terhutang setiaptiga-bulanan mulai tanggal 8 Maret2010 sampai dengan 8 Desember2016.9 April 2013 • Perusahaan memiliki hak opsi untukmembeli kembali sebagian atau9 April 2015 seluruh obligasi, setelah ulang tahunemisi ke-1, pada harga pasar untukdimiliki sementara atau sebagaipelunasan awal.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir yang dipublikasikan padabulan Maret 2012, obligasi tersebutmemiliki peringkat idAA+ (stableoutlook) dari Pefindo.9 April 2013 • Perusahaan memiliki hak opsi untukmembeli kembali sebagian atauseluruh obligasi, setelah ulang tahunemisi ke-1, pada harga pasar.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir yang dipublikasikan padabulan Maret 2012, obligasi tersebutmemiliki peringkat idAA+ (sy) (stableoutlook) dari Pefindo.29 Mei 2014 • Perusahaan memiliki hak opsi untukmembeli kembali sebagian atauseluruh obligasi, setelah ulang tahunemisi ke-1, pada harga pasar.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir yang dipublikasikan padabulan Maret 2012, obligasi tersebutmemiliki peringkat idAA+ (sy) (stableoutlook) dari Pefindo.6 November • Perusahaan mempunyai hak untuk2032membeli kembali pada ulang tahunemisi ke-10, ke-15, ke-20 dan ke-25pada tingkat harga 101% dari nilainominal obligasi dan pemegangobligasi mempunyai hak untukmenjual apabila peringkat obligasiturun menjadi idAA- atau lebih rendahpada ulang tahun emisi ke-15, ke-20dan ke-25.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir yang dipublikasikan padabulan Maret 2012, obligasi tersebutmemiliki peringkat idAA+ (stableoutlook) dari Pefindo.8 Desember20148 Desember2016• Perusahaan memiliki hak opsi untukmembeli kembali sebagian atauseluruh obligasi, setelah ulang tahunemisi ke-1, pada harga pasar.• Berdasarkan laporan pemeringkatterakhir yang dipublikasikan padabulan Maret 2012, obligasi tersebutmemiliki peringkat idAA+ (sy) (stableoutlook) dari Pefindo.85


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)19. HUTANG OBLIGASI (lanjutan)Obligasii. ObligasiTerbatas II yangditerbitkan olehLintasarta(diamandemenpada tanggal25 Agustus2009)j. ObligasiTerbatas I yangditerbitkan olehLintasarta(diamendemenpada tanggal25 Agustus2009)k. Obligasi IndosatKeempat Tahun2005l. ObligasiSyari’ahIjarah IndosatTahun 2005(“Syariah IjarahBonds”)JumlahNominalRp66.150dengan sisasejumlahRp60.000sejak tanggal14 Juni 2009Rp34.856,dengan sisasejumlahRp26.553sejak tanggal2 Juni 2009Rp815.000Rp285.000Bunga Jatuh Tempo Catatan• Rata-rata deposito berjangka rupiahtiga-bulanan Mandiri, BNI, BRI danBTN ditambah premi tetap sebesar3% (Batas maksimum tingkat bungamengambang sebesar 19% dan batasminimum sebesar 11% per tahun danmulai tanggal 14 Juni 2009, batasminimum ditingkatkanmenjadi12,75%).• Dibayar dalam tiga-bulanan.• Rata-rata deposito berjangka rupiahtiga-bulanan Mandiri, BNI, BRI danBTN ditambah premi tetap sebesar3% (Batas maksimum tingkat bungamengambang sebesar 19% dan batasminimum sebesar 11% per tahun danmulai tanggal 14 Juni 2009, batasminimum ditingkatkan menjadi12,75%).• Dibayar dalam tiga-bulanan.• 12% per tahun• Dibayar dalam cicilan tiga-bulanan• Pemegang obligasi berhak atasCicilan Imbalan Ijarah tetap tahunansejumlah Rp34.200, dibayar setiaptiga-bulanan mulai tanggal21 September 2005 sampai dengan21 Juni 2011.14 Juni 2009diperpanjangmenjadi14 Juni 20122 Juni 2009diperpanjangmenjadi 2 Juni2012• Pada tanggal 29 Februari 2012,Lintasarta melunasi secara penuhobligasi ini.• Pada tanggal 29 Februari 2012,Lintasarta melunasi secara penuhobligasi ini.21 Juni 2011 • Perusahaan memiliki opsipelunasan awal pada ulang tahunemisi ke-4 obligasi pada 100% darinilai nominal obligasi dan opsimembeli kembali setelah ulangtahun emisi ke-1 dari obligasi padaharga pasar untuk dimilikisementara atau sebagai pelunasanawal.• Pada tanggal 21 Juni 2011,Perusahaan melunasi secara penuhobligasi ini.21 Juni 2011 • Perusahaan memiliki opsipelunasan awal pada ulang tahunemisi ke-4 obligasi pada 100% darinilai nominal obligasi dan opsimembeli kembali setelah ulangtahun emisi ke-1 dari obligasi padaharga pasar untuk dimilikisementara atau sebagai pelunasanawal.• Pada tanggal 21 Juni 2011,Perusahaan melunasi secara penuhobligasi ini.86


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)19. HUTANG OBLIGASI (lanjutan)Jadual pembayaran pokok hutang obligasi pada tanggal 31 Maret 2012 adalah sebagai berikut:Dua belas bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret2017 dan2013 2014 2015 2016 sesudahnya * JumlahDalam dolar A.S.Guaranteed NotesJatuh Tempo Tahun2020* (AS$650.000) - - - - 5.967.000 5.967.000Dalam rupiahObligasi Indosat Kelima* - - 1.230.000 - 1.370.000 2.600.000Obligasi Indosat Ketujuh* - - 700.000 - 600.000 1.300.000Obligasi Indosat Keenam* - 760.000 - 320.000 - 1.080.000Sukuk Ijarah III* - 570.000 - - - 570.000Sukuk Ijarah II* - - 400.000 - - 400.000Obligasi Indosat Kedua* - - - - 200.000 200.000Sukuk Ijarah IV* - - 28.000 - 172.000 200.000Sub-jumlah - 1.330.000 2.358.000 320.000 2.342.000 6.350.000Jumlah - 1.330.000 2.358.000 320.000 8.309.000 12.317.000Dikurangi :- beban emisi GN yang belum diamortisasi (56.720)- diskon GN yang belum diamortisasi (25.444)- beban emisi hutang dan biaya solitication yang belum diamortisasi (19.581)Bersih 12.215.255* Mengacu ke pembahasan sebelumnya mengenai opsi pelunasan awal untuk masing-masing obligasi/GN.Hutang obligasi ini tidak dijamin dengan aset tertentu Perusahaan maupun oleh pihak lain. Seluruhaset Perusahaan, kecuali aset yang telah ditentukan spesifik merupakan jaminan bagi kreditor lainnya,digunakan sebagai jaminan pari-passu untuk semua kewajiban Perusahaan termasuk obligasi ini.Jumlah amortisasi beban emisi, biaya solicitation hutang obligasi, beban emisi GN dan diskon hutangGN masing-masing adalah sebesar Rp4.102 dan Rp4.237 untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan 2011 (Catatan 28).Pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010, Grup telahmemenuhi semua rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam Ketentuan GN dan PerjanjianPerwaliamanatan.87


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIFPerusahaan menandatangani beberapa kontrak swap dan forward. Di bawah ini adalah informasisehubungan dengan kontrak dan nilai wajarnya (setelah penyesuaian risiko kredit) pada tanggal31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010:Nilai Wajar (Rp)Jumlah 31 Maret 2012 31 Desember 2011 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010Nosional(AS$) Piutang Hutang Piutang Hutang Piutang HutangKontrak Swap Valuta Asing:a. Goldman Sachs International 75.000 - - - - 50.866 -(“GSI”) (1)b. Standard Chartered(“StandChart”) 25.000 - 10.532 - 6.981 - 12.055c. StandChart 25.000 - 1.697 1.620 - - 1.731d. StandChart 25.000 9.604 - 12.608 - 9.443 -e. Merrill Lynch InternationalBank Limited, CabangLondon (“MLIB”) (2) 50.000 - - - - - 2.234f. MLIB (6) 25.000 denganjumlah menurun 2.534 - 3.639 - 2.154 -g. MLIB (3) 25.000 - - - - 3.778 -h. DBS (6) 25.000 denganjumlah menurun 2.784 - 4.271 - 3.093 -Sub-jumlah 14.922 12.229 22.138 6.981 69.334 16.020Kontrak Swap Suku Bunga:i. HSBC, Cabang Jakarta 27.037 denganjumlah menurun - 14.179 - 13.254 - 13.100j. HSBC, Cabang Jakarta 44.200 denganjumlah menurun - 31.533 - 35.370 - 29.027k. GSI 100.000 - 64.706 - 60.869 - 90.273l. DBS 25.000 denganjumlah menurun - 4.379 - 4.174 - 9.238m. DBS 25.000 denganjumlah menurun - 3.873 - 3.678 - 9.343n. Bank of Tokyo MUFJ(“BTMUFJ”)25.000 denganjumlah menurun - 2.925 - 2.649 - 6.656o. BTMUFJ 25.000 denganjumlah menurun - 2.617 - 2.347 - 5.885p. BTMUFJ 25.000 denganjumlah menurun - 2.383 - 2.118 - 5.297q. StandChart 40.000 denganjumlah menurun - 2.977 - 2.692 - 6.814r. DBS 26.000 denganjumlah menurun - 1.548 - 1.486 - 4.966s. DBS 26.000 denganjumlah menurun - 1.342 - 1.282 - 4.303t. BTMUFJ 36.500 denganjumlah menurun - 1.308 - 1.289 - 7.347u. International NetherlandsGroup (“ING”)Bank N.V. (5)25.000 denganjumlah menurun - - - - - 4.014v. ING Bank N.V. (4) 33.500 - - - - - 3.120Sub-jumlah - 133.770 - 131.208 - 199.383(1)(2)(3)(4)(5)(6)kontrak ditandatangani pada bulan Agustus 2005 dan diterminasi pada bulan Juni 2011kontrak ditandatangani pada bulan Agustus 2008 dan diterminasi pada bulan Juni 2011kontrak ditandatangani pada bulan September 2008 dan diterminasi pada bulan Juni 2011kontrak ditandatangani pada bulan April 2009 dan diselesaikan pada bulan Juni 2011kontrak ditandatangani pada bulan Maret 2009 dan diselesaikan pada bulan Desember 2011Pada bulan Desember 2011, Perusahaan menggunakan opsi melakukan pelaksanaan sebesar AS$6.000 dari nilai kontrak88


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Kontrak Forward Valuta Asing:Nilai Wajar (Rp)Jumlah 31 Maret 2012 31 Desember 2011 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010Nosional(AS$) Piutang Hutang Piutang Hutang Piutang Hutangw. JP Morgan (7) 10.000 - - - - - -x. DBS (7) 20.000 - - - - - -y. Deutsche Bank (7) 20.000 - - - - - -z. Deutsche Bank (7) 10.000 - - - - - -aa. JP Morgan (7) 10.000 - - - - - -ab. StandChart (7) ) 5.000 - - - - - -ac. JP Morgan (7) 10.000 - - - - - -ad.PT Danareksa (Persero)(“Danareksa”) (7) 5.000 - - - - - -ae. JP Morgan (7) 5.000 - - - - - -af. StandChart (7) 5.000 - - - - - -ag. JP Morgan (7) 5.000 - - - - - -ah. HSBC, Cabang Jakarta (8) 5.000 - - - - - -ai. HSBC, Cabang Jakarta (9) 5.000 - - - - - -aj. JP Morgan (8) 5.000 - - - - - -ak. HSBC, Cabang Jakarta (8) 1.000 - - - - - -al. HSBC, Cabang Jakarta (8) 3.000 - - - - - -am. HSBC, Cabang Jakarta (10) 10.000 - - 5.231 - - -an. JP Morgan (10) 2.000 - - 1.011 - - -ao. StandChart 7.000 3.068 - 3.902 - - -ap. JP Morgan (10) 9.500 - - 4.832 - - -aq. HSBC, Cabang Jakarta (11) 6.000 - - 3.222 - - -ar. HSBC, Cabang Jakarta (11) 7.500 - - 4.021 - - -as. JP Morgan (12) 13.750 - - 6.771 - - -at. StandChart 8.000 3.579 - 4.542 - - -au. StandChart 6.600 2.880 - 3.666 - - -av. StandChart (10) 3.000 - - 1.486 - - -aw. DBS (10) 10.000 - - 5.010 - - -ax. ING (10) 7.000 - - 3.538 - - -ay. DBS (10) 7.000 - - 3.528 - - -az.. DBS 10.000 4.213 - 5.497 - - -ba. JP Morgan 10.000 4.093 - 5.523 - - -bb. HSBC Cabang Jakarta 10.000 4.098 - 4.909 - - -bc. ING (10) 10.000 - - 5.330 - - -bd. ING (10) 13.000 - - 6.960 - - -be. DBS (11) 13.000 - - 6.859 - - -bf. ING (12) 13.500 - - 7.386 - - -bg. ING (10) 10.000 - - 5.478 - - -bh. ING (10) 10.000 - - 5.508 - - -bi. GSI (10) 8.000 - - 4.558 - - -bj. GSI (10) 13.000 - - 7.550 - - -bk. Royal Bank of Scotland (“RBS”) (11) 12.000 - - 6.370 - - -bl. GSI (11) 12.000 - - 7.185 - - -bm. GSI (11) 12.500 - - 7.338 - - -Sub-jumlah 21.931 - 137.211 - - -Jumlah 36.853 145.999 159.349 138.189 69.334 215.403(7)(8)(9)(10)(11)(12)kontrak ditandatangani pada bulan Juli 2011 dan diselesaikan pada bulan Desember 2011kontrak ditandatangani pada bulan Agustus 2011 dan diselesaikan pada bulan November 2011kontrak ditandatangani pada bulan Agustus 2011 dan diselesaikan pada bulan Desember 2011kontrak ditandatangani pada bulan Agustus 2011 dan diselesaikan pada bulan Januari 2012kontrak ditandatangani pada bulan Agustus 2011 dan diselesaikan pada bulan Februari 2012kontrak ditandatangani pada bulan Agustus 2011 dan diselesaikan pada bulan Maret 2012Perubahan nilai wajar kontrak swap bersih, kontrak forward valuta asing dan derivatif melekat(Catatan 18g), pendapatan atau beban swap, pendapatan atau beban terminasi dan penyelesaian dariinstrumen derivatif sejumlah (Rp42.140) dan (Rp34.901) masing-masing untuk periode tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011, dikreditkan atau dibebankan ke “Rugi Perubahan NilaiWajar Derivatif - Bersih” yang disajikan sebagai bagian dari Penghasilan (Beban) Lain-lain padalaporan laba rugi komprehensif interim konsolidasian.89


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Berikut adalah rincian dari kontrak:Kontrak Swap Valuta AsingNo.CounterpartiesPeriode Kontrak dan JumlahSwapa. GSI (1) 22 Agustus 2005 - 22 Juni 2012Perusahaan akan melakukan swapsebagai berikut:• AS$75.000 setara denganAS$75.000 dikalikan denganyang paling rendah antara kursnilai tukar rupiah/AS$ dariperiode 22 Agustus 2005 -22 Juni 2012 jika kurs spotrupiah/AS$ pada tanggalterminasi lebih kecil dari atausetara dengan yang palingrendah dari nilai tukarrupiah/AS$ yang disebutkan diatas ditambah Rp4.300 (dalamangka penuh)• AS$75.000 setara denganAS$75.000 dikalikan dengankurs spot rupiah/AS$ padatanggal terminasi dikurangiRp4.300 (dalam angka penuh)jika kurs spot rupiah/AS$ padatanggal terminasi lebih besar dariyang terendah antara kurs nilaitukar rupiah/AS$ yangdisebutkan di atas ditambahRp4.300 (dalam angka penuh)b. StandChart 11 Januari 2006 - 22 Juni 2012Jumlah swap sebesar Rp236.250untuk AS$25.000c. StandChart 15 Maret 2006 - 22 Juni 2012Jumlah swap sebesar Rp228.550untuk AS$25.000d. StandChart 12 Mei 2006 - 22 Juni 2012Jumlah swap sebesar Rp217.500untuk AS$25.000e. MLIB (2) 8 Agustus 2008 - 22 Juni 2012Perusahaan akan menerima sebagaiberikut:• nol apabila kurs spot rupiah/AS$pada tanggal terminasi kurangdari atau sama dengan Rp8.950terhadap AS$1 (dalam angkapenuh)• sejumlah dolar A.S. tertentu yangsetara dengan AS$50.000dikalikan dengan (1 - Rp8.950dibagi dengan kurs spotrupiah/AS$) (dalam angkapenuh), apabila kurs spotrupiah/AS$ pada tanggalterminasi lebih besar dariRp8.950, tetapi kurang dari atausama dengan Rp11.000 terhadapAS$1 (dalam angka penuh)• sejumlah dolar A.S. tertentu yangsetara dengan AS$50.000dikalikan dengan (Rp11.000 -Rp8.950) dibagi dengan kurs spotrupiah/AS$ (dalam angka penuh),apabila kurs spot rupiah/AS$pada tanggal terminasi lebihbesar dari Rp11.000 terhadapAS$1 (dalam angka penuh)Suku Bunga PremiSwap TahunanTanggal PembayaranPremi Swap3,28% dari AS$75.000 Setiap tanggal22 Juni dan22 Desember4,78% dari AS$25.000 Setiap tanggal22 Juni dan22 Desember3,75% dari AS$25.000 Setiap tanggal22 Juni dan22 Desember3,45% dari AS$25.000 Setiap tanggal 22 Junidan 22 Desember4,22% dari AS$50.000 Setiap tanggal22 Junidan 22 DesemberJumlah Pembayaran /Amortisasi Premi Swap(Rp)2012 2011- -- -- -- -- -(1)(2)Pada tanggal 28 Juni 2011, kontrak ini diterminasi dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak swap valuta asing sebesar AS$3.650 atau setara denganRp31.379 pada tanggal 1 Juli 2011.Pada tanggal 28 Juni 2011, kontrak ini diterminasi dan Perusahaan membayar rugi penyelesaian kontrak swap valuta asing sebesar (AS$1.456) atau setara dengan(Rp12.519) pada tanggal 1 Juli 2011.90


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Kontrak Swap Valuta Asing (lanjutan)No.CounterpartiesPeriode Kontrak dan Jumlah Swapf. MLIB (3) 2 September 2008 – 12 Juni 2013.Perusahaan akan menerima sebagaiberikut:• nol apabila kurs spot rupiah/AS$pada tanggal terminasi kurangdari atau sama dengan Rp8.800terhadap AS$1 (dalam angkapenuh)• sejumlah dolar A.S. tertentusesuai kontrak dikalikan dengan(kurs spot rupiah/AS$ - Rp8.800dibagi dengan kurs spotrupiah/AS$ (dalam angka penuh),apabila kurs spot rupiah/AS$pada tanggal terminasi lebihbesar dari Rp8.800, tetapi kurangdari atau sama dengan Rp12.000terhadap AS$1 (dalam angkapenuh)• sejumlah dolar A.S. tertentusesuai kontrak dikalikan dengan(Rp3.200 dibagi dengan kurs spotrupiah/AS$) (dalam angkapenuh), apabila kurs spotrupiah/AS$ pada tanggalterminasi lebih besar dariRp12.000 terhadap AS$1 (dalamangka penuh)Suku Bunga PremiSwap Tahunan4,10% dari AS$25.000 sampaidengan tanggal 12 Juni 2011 dan4,10% dari jumlah dolar A.S. yangmenurun sebagaimana telah diaturdi dalam kontrak sampai dengantanggal 12 Juni 2013Tanggal PembayaranPremi SwapSetiap tanggal22 Junidan 22 DesemberJumlah Pembayaran /Amortisasi Premi Swap(Rp)2012 2011- -g. MLIB (4) 8 September 2008 - 22 Juni 2012Perusahaan akan menerima sebagaiberikut:• nol apabila kurs spot rupiah/AS$pada tanggal terminasi kurangdari atau sama dengan Rp9.000terhadap AS$1 (dalam angkapenuh)• sejumlah dolar A.S. tertentu yangsetara dengan AS$25.000dikalikan dengan (1 - Rp9.000dibagi dengan kurs spotrupiah/AS$) (dalam angkapenuh), apabila kurs spotrupiah/AS$ pada tanggalterminasi lebih besar dariRp9.000, tetapi kurang dari atausama dengan Rp11.000 terhadapAS$1 (dalam angka penuh)• sejumlah dolar A.S. tertentu yangsetara dengan AS$25.000dikalikan dengan (Rp11.000 -Rp9.000) dibagi dengan kurs spotrupiah/AS$ (dalam angka penuh),apabila kurs spot rupiah/AS$pada tanggal terminasi lebihbesar dari Rp11.000 terhadapAS$1 (dalam angka penuh)2,52% dari AS$25.000 Setiap tanggal22 Juni dan22 Desember- -(3)(4)Pada tanggal 12 Desember 2011, Perusahaan menggunakan opsi melakukan pelaksanaan sebesar AS$6.000 dari nilai kontrak, dan menerima laba penyelesaiankontrak dari pelaksanaan tersebut sebesar AS$189 atau setara dengan Rp1.716.Pada tanggal 28 Juni 2011, kontrak ini diterminasi dan Perusahaan membayar rugi penyelesaian kontrak swap valuta asing sebesar (AS$194) atau setara dengan(Rp1.666) pada tanggal 1 Juli 2011.91


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Kontrak Swap Valuta Asing (lanjutan)No.CounterpartiesPeriode Kontrak dan JumlahSwaph. DBS (5) 10 September 2008 - 12 Juni 2013Perusahaan akan menerimasebagai berikut:■ nol apabila kurs spot rupiah/AS$pada tanggal pembayaran samadengan atau kurang dariRp8.800 terhadap AS$1 (dalamangka penuh)• sejumlah dolar A.S. tertentuyang setara dengan jumlahdolar A.S. pada tanggalpembayaran dikalikan dengan(kurs spot rupiah/AS$ -Rp8.800) dibagi dengan kursspot rupiah/AS$ (dalam angkapenuh), apabila kurs spotrupiah/AS$ pada tanggalpembayaran lebih besar dariRp8.800, dan sama denganatau kurang dari Rp12.000terhadap AS$1 (dalam angkapenuh)• sejumlah dolar A.S. tertentuyang setara dengan jumlahdolar A.S. pada tanggalpembayaran dikalikan dengan(Rp12.000 - Rp8.800) dibagidengan kurs spot rupiah/AS$(dalam angka penuh), apabilakurs spot rupiah/AS$ padatanggal pembayaran lebih besardari Rp12.000 terhadap AS$1(dalam angka penuh)Suku Bunga PremiSwap Tahunan3,945% dari AS$25.000 sampaidengan tanggal 12 Juni 2011, dan3,945% dari jumlah dolar A.S.yang menurun sesuai kontraksampai dengan tanggal12 Juni 2013Tanggal PembayaranPremi SwapSetiap tanggal12 Juni dan12 DesemberJumlah Pembayaran/Amortisasi Premi Swap(Rp)2012 2011- -Jumlah - -(5)Pada tanggal 12 Desember 2011, Perusahaan menggunakan opsi melakukan pelaksanaan sebesar AS$6.000 dari nilai kontrak, dan menerima laba penyelesaiankontrak dari pelaksanaan tersebut sebesar AS$189 atau setara dengan Rp1.716.Kontrak swap valuta asing dengan GSI (kontrak nomor a), dirancang dengan memasukkan creditlinkagedengan Perusahaan sebagai entitas referensi dan dengan (i) kebangkrutan Perusahaan, (ii)kegagalan untuk melakukan pembayaran atas hutang tertentu atau (iii) restrukturisasi hutang tertentusebagai peristiwa kredit (credit events) yang relevan. Atas terjadinya salah satu dari peristiwa kreditini, kewajiban Perusahaan dan GSI yang timbul dari kontrak swap tersebut akan diterminasi tanpapembayaran atau penyelesaian lebih lanjut dari atau ke masing-masing pihak, termasuk pembayaranoleh salah satu pihak atas nilai pasar dari kontrak swap tersebut.Kontrak Swap Suku BungaNo.CounterpartiesPeriode KontrakSuku Bunga PremiSwap Tahunani. HSBC 23 April 2008 - 27 November 2016 5,42% dari AS$27.037, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,45% per tahunj. HSBC 23 April 2008 - 29 September 2019 4,82% dari AS$44.200, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. ditambah 0,35% pertahunTanggal PembayaranPremi SwapSetiap tanggal1 April dan 1 Oktobersampai dengan bulanOktober 2009, dansetiap tanggal 27 Meidan 27 Novembersampai dengan tanggalterminasiSetiap tanggal28 Januari dan 28 Julisampai dengan bulanJuli 2009, dan setiaptanggal 29 Maret dan29 September sampaidengan tanggalterminasiJumlah Beban Swapyang Dibayar(Rp)2012 20116.407 7.045- -92


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Kontrak Swap Suku Bunga (lanjutan)No.CounterpartiesPeriode KontrakSuku Bunga PremiSwap Tahunank. GSI 2 September 2008 - 12 Juni 2013 (8,10% - underlyer return) dariAS$100.000 per tahun, sebagaipertukaran untuk LIBOR dolar A.S.6 bulanan ditambah 1,85% pertahunl. DBS 5 September 2008 - 12 Juni 2013 5,625% dari AS$25.000 per tahun,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunm. DBS 23 Oktober 2008 - 12 Juni 2013 5,28% dari AS$25.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunn. BTMUFJ 1 Desember 2008 - 12 Juni 2013 4,46% dari AS$25.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahuno. BTMUFJ 4 Desember 2008 - 12 Juni 2013 4,25% dari AS$25.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunp. BTMUFJ 12 Desember 2008 - 12 Juni 2013 4,09% dari AS$25.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunq. StandChart 19 Desember 2008 - 12 Juni 2013 3,85% dari AS$40.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunTanggal PembayaranPremi SwapSetiap tanggal10 Junidan 10 Desember sampaidengan bulan Juni 2011,dan setiap tanggal12 Juni dan 12 Desembersampai dengan tanggalterminasiSetiap tanggal10 Juni dan10 Desember sampaidengan bulanDesember 2010, dansetiap tanggal12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal 12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiJumlah Beban Swap yangDibayar(Rp)2012 2011- -- -- 3.242- 2.116- 2.345- 1.942- 2.687r. DBS 22 Desember 2008 - 12 Desember20124,02% dari AS$26.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal 12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasi- 1.94093


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Kontrak Swap Suku Bunga (lanjutan)No.Counter- partiesPeriode KontrakSuku Bunga PremiSwap Tahunans. DBS 21 Januari 2009 - 12 Desember 2012 3,83% dari AS$26.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunt. BTMUFJ 2 Maret 2009 - 12 Juni 2012 4,10% dari AS$36.500, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunu. ING Bank N.V. 3 Maret 2009 - 12 Desember 2011 4,0094% dari AS$25.000, denganjumlah nosional yang akanmenurun berdasarkan jadual yangtelah ditetapkan sebelumnya,sebagai pertukaran untuk LIBORdolar A.S. 6 bulanan ditambah1,85% per tahunv. ING Bank N.V. 14 April 2009 - 12 Juni 2011 3,75% dari AS$33.500, sebagaipertukaran untuk LIBOR dolar A.S.6 bulanan ditambah 1,85% pertahunTanggal PembayaranPremi SwapSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal 12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal 12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan setiaptanggal 12 Juni dan12 Desember sampaidengan tanggal terminasiSetiap tanggal25 Maret dan25 September sampaidengan bulanMaret 2011, dan tanggal12 Juni 2011Jumlah Beban Swap yangDibayar(Rp)2012 2011- 1.724- 2.851- 1.853- 2.103Jumlah 6.407 29.84894


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Kontrak Forward Valuta AsingLaba Penyelesaian (Rp)Nilai Tukar Tetap IDR/AS$No. Counter-parties Periode Kontrak(dalam angka penuh)2012 2011w. JP Morgan (10) 14 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.699 untuk setiap AS$1 - -x. DBS (11) 19 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.699 untuk setiap AS$1 - -y. Deutsche Bank (12) 19 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.714 untuk setiap AS$1 - -z. Deutsche Bank (13) 21 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.665 untuk setiap AS$1 - -aa. JP Morgan (14) 21 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.665 untuk setiap AS$1 - -ab. StandChart (15) 22 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.623 untuk setiap AS$1 - -ac. JP Morgan (16) 22 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.637 untuk setiap AS$1 - -ad. Danareksa (17) 26 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.604 untuk setiap AS$1 - -ae. JP Morgan (18) 26 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.614 untuk setiap AS$1 - -af. StandChart (19) 26 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.614 untuk setiap AS$1 - -ag. JP Morgan (20) 29 Juli 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.568 untuk setiap AS$1 - -ah. HSBC (7) 1 Agustus 2011 - 30 November 2011 Rp8.533 untuk setiap AS$1 - -ai. HSBC (21) 1 Agustus 2011 - 12 Desember 2011 Rp8.541 untuk setiap AS$1 - -aj. JP Morgan (8) 2 Agustus 2011 - 30 November 2011 Rp8.538 untuk setiap AS$1 - -ak. HSBC (6) 4 Agustus 2011 - 28 November 2011 Rp8.547 untuk setiap AS$1 - -al. HSBC (9) 4 Agustus 2011 - 30 November 2011 Rp8.549 untuk setiap AS$1 - -am. HSBC 10 Agustus 2011 - 24 Januari 2012 Rp8.698 untuk setiap AS$1 3.200 -an. JP Morgan 10 Agustus 2011 - 24 Januari 2012 Rp8.696 untuk setiap AS$1 578 -ao. StandChart 10 Agustus 2011 - 24 Januari 2012 Rp8.696 untuk setiap AS$1 966 -ap. JP Morgan 11 Agustus 2011 - 24 Januari 2012 Rp8.693 untuk setiap AS$1 2.774 -aq. HSBC 11 Agustus 2011 - 28 Februari 2012 Rp8.714 untuk setiap AS$1 2.226 -ar. HSBC 11 Agustus 2011 - 28 Februari 2012 Rp8.715 untuk setiap AS$1 2.775 -as. JP Morgan 12 Agustus 2011 - 29 Maret 2012 Rp8.764 untuk setiap AS$1 5.830 -at. StandChart 15 Agustus 2011 - 30 Mei 2012 Rp8.785 untuk setiap AS$1 - -au. StandChart 15 Agustus 2011 - 30 Mei 2012 Rp8.787 untuk setiap AS$1 - -av. StandChart 16 Agustus 2011 - 12 Juni 2012 Rp8.788 untuk setiap AS$1 - -aw. DBS 19 Agustus 2011 - 27 Januari 2012 Rp8.708 untuk setiap AS$1 3.173 -ax. ING 19 Agustus 2011 - 27 Januari 2012 Rp8.706 untuk setiap AS$1 2.235 -ay. DBS 19 Agustus 2011 - 27 Januari 2012 Rp8.705 untuk setiap AS$1 2.242 -az. DBS 19 Agustus 2011 - 12 Juni 2012 Rp8.819 untuk setiap AS$1 - -ba. JP Morgan 19 Agustus 2011 - 12 Juni 2012 Rp8.826 untuk setiap AS$1 - -bb. HSBC 19 Agustus 2011 - 12 Juni 2012 Rp8.832 untuk setiap AS$1 - -95


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)20. DERIVATIF (lanjutan)Kontrak Forward Valuta Asing (lanjutan)Laba Penyelesaian (Rp)Nilai Tukar Tetap IDR/AS$No. Counter-parties Periode Kontrak(dalam angka penuh)2012 2011bc. ING 22 Agustus 2011 - 12 Januari 2012 Rp8.662 untuk setiap AS$1 5.405 -bd. ING 22 Agustus 2011 - 30 Januari 2012 Rp8.679 untuk setiap AS$1 4.054 -be. DBS 22 Agustus 2011 - 28 Februari 2012 Rp8.715 untuk setiap AS$1 4.786 -bf. ING 22 Agustus 2011 - 28 Maret 2012 Rp8.737 untuk setiap AS$1 6.070 -bg. ING 23 Agustus 2011 - 12 Januari 2012 Rp8.644 untuk setiap AS$1 5.585 -bh. ING 23 Agustus 2011 - 12 Januari 2012 Rp8.647 untuk setiap AS$1 5.555 -bi. GSI 23 Agustus 2011 - 12 Januari 2012 Rp8.640 untuk setiap AS$1 4.500 -bj. GSI 24 Agustus 2011 - 27 Januari 2012 Rp8.645 untuk setiap AS$1 4.940 -bk. RBS 24 Agustus 2011 - 10 Februari 2012 Rp8.666 untuk setiap AS$1 3.901 -bl. GSI 24 Agustus 2011 - 29 Februari 2012 Rp8.663 untuk setiap AS$1 6.005 -bm. GSI 24 Agustus 2011 - 29 Februari 2012 Rp8.675 untuk setiap AS$1 6.107 -Jumlah 82.907 -(6)(7)(8)(9)(10)(11)(12)(13)(14)(15)(16)(17)(18)(19)(20)(21)Pada tanggal 28 November 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp553.Pada tanggal 30 November 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp3.185.Pada tanggal 30 November 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp3.160.Pada tanggal 30 November 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp1.863.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp3.860.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp7.720.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp7.420.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp4.200.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp4.200.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp2.310.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp4.480.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp2.405.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp2.355.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp2.355.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp2.585.Pada tanggal 12 Desember 2011 kontrak ini berakhir dan Perusahaan menerima laba penyelesaian kontrak forward valuta asing sebesar Rp2.720.96


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)21. ASET DAN LIABILITAS KEUANGANGrup memiliki berbagai aset keuangan seperti piutang usaha dan lain-lain, kas dan setara kas daninvestasi jangka pendek yang timbul secara langsung dari kegiatan usaha Grup. Liabilitas keuanganpokok Grup, selain derivatif, terdiri dari hutang jangka panjang dan hutang obligasi, hutangpengadaan, dan hutang usaha dan lain-lain. Tujuan utama dari liabilitas keuangan tersebut adalahuntuk membiayai kegiatan usaha Grup. Perusahaan juga mengadakan transaksi derivatif, terutamaswap valuta asing dan swap suku bunga dengan tujuan untuk mengelola risiko valuta asing dan sukubunga yang berasal dari hutang jangka panjang dan hutang obligasi Perusahaan dalam mata uangasing.Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan Grup yangdicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan1 Januari 2011 / 31 Desember 2010:Nilai TercatatNilai Wajar1 Januari 2011 / 1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember 31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010 2012 2011 2010Aset Keuangan LancarKas dan setara kas 1.860.054 2.224.206 2.075.270 1.860.054 2.224.206 2.075.270Piutang usaha danlain-lain - bersih 1.586.850 * 1.446.729 1.558.457 1.586.850 1.446.729 1.558.457Aset derivatif 36.853 159.349 69.334 36.853 159.349 69.334Aset keuangan lancarlainnya - bersih 30.139 29.833 56.279 30.139 29.833 56.279Jumlah aset keuanganlancar 3.513.896 3.860.117 3.759.340 3.513.896 3.860.117 3.759.340Aset Keuangan Tidak LancarPiutang pihak-pihak berelasi 8.504 10.654 8.421 7.447 8.967 7.176Piutang sewa pembiayaan 95.537 81.966 63.498 95.537 81.966 63.498Aset keuangan tidak lancarlainnya - bersih 91.589 90.416 80.405 89.969 88.795 76.039Jumlah aset keuangantidak lancar 195.630 183.036 152.324 192.953 179.728 146.713Jumlah aset keuangan 3.709.526 4.043.153 3.911.664 3.706.849 4.039.845 3.906.053Liabilitas Keuangan JangkaPendekHutang jangka pendek 1.499.331 1.499.256 - 1.499.331 1.499.256 -Hutang usaha 242.092 319.058 645.505 242.092 319.058 645.505Hutang pengadaan 3.049.936 3.429.921 3.644.467 3.049.936 3.429.921 3.644.467Akrual 1.543.199 1.891.477 1.710.885 1.543.199 1.891.477 1.710.885Uang muka pelanggan 42.995 37.265 50.279 42.995 37.265 50.279Liabilitas derivatif 145.999 138.189 215.403 145.999 138.189 215.403Hutang jangka panjang -bagian jangka pendek 3.309.604 3.300.537 3.184.147 3.656.400 3.927.062 3.155.634Hutang obligasi - bagianjangka pendek - 41.989 1.098.131 - 43.137 1.110.737Liabilitas keuangan jangkapendek lainnya 88.850 73.201 44.880 88.850 73.201 44.880Jumlah liabilitas keuanganjangka pendek 9.922.006 10.730.893 10.593.697 10.268.802 11.358.566 10.577.790* Tidak termasuk kompensasi bunga yang belum dibayar dari Kantor Pajak sebesar Rp60.674 (Catatan 16)97


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)21. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)Nilai TercatatNilai Wajar1 Januari 2011 / 1 Januari 2011/31 Maret 31 Desember 31 Desember 31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010 2012 2011 2010Liabilitas Keuangan JangkaPanjangHutang pihak-pihak berelasi 15.068 15.480 22.099 13.195 13.030 18.833Kewajiban sewa pembiayaan 717.617 692.907 286.279 717.617 692.907 286.279Hutang jangka panjang -bagian jangka panjang 6.091.284 6.425.779 7.666.804 4.624.172 5.864.354 7.510.510Hutang obligasi - bagianjangka panjang 12.215.255 12.138.353 12.114.104 13.485.782 13.334.903 13.228.171Jumlah liabilitas keuanganjangka panjang 19.039.224 19.272.519 20.089.286 18.840.766 19.905.194 21.043.793Jumlah LiabilitasKeuangan 28.961.230 30.003.412 30.682.983 29.109.568 31.263.760 31.621.583Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan disajikan dalam jumlah di mana instrumen tersebut dapatdipertukarkan dalam transaksi kini antara pihak-pihak yang berkeinginan (willing parties), bukanlahdalam penjualan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi yang dipaksakan.Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompokinstrumen keuangan yang praktis untuk memperkirakan nilai tersebut:Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek:• Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu tahun atau kurang (kas dansetara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain, aset keuangan lancar lainnya, hutang jangkapendek, hutang usaha, hutang pengadaan, akrual, uang muka pelanggan dan liabilitaskeuangan jangka pendek lainnya).Instrumen keuangan ini mendekati nilai tercatat mereka sebagian besar karena jatuh tempo merekadalam jangka pendek.• Instrumen Keuangan DerivatifKontrak swap valuta asing (termasuk derivatif melekat yang dipisahkan)Derivatif ini diukur pada nilai wajarnya dengan menggunakan teknik penilaian internal karenatidak terdapat kuotasi harga pasar untuk instrumen tersebut. Teknik utama yang digunakanuntuk menilai instrumen tersebut adalah penggunaan diskonto arus kas (discounted cashflows). Data masukan termasuk kurva imbalan suku bunga (interest rate yield curves), nilaitukar mata uang asing, Credit Default Spread (“CDS”), dan harga spot dari instrumen yangdijadikan acuan (underlying instruments).Kontrak swap suku bungaDerivatif ini diukur pada nilai wajarnya, dihitung menggunakan diskonto arus kas berdasarkanmasukan dari pasar yang dapat diamati yang meliputi kurva imbalan suku bunga (interest rateyield curves) dan tanggal pembayaran.98


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)21. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek: (lanjutan)• Instrumen Keuangan Derivatif (lanjutan)Kontrak forward valuta asingDerivatif ini diukur pada nilai wajarnya, dihitung menggunakan diskonto arus kas berdasarkanmasukan dari pasar yang dapat diamati yang meliputi nilai tukar mata uang asing, tanggal -tanggal pembayaran dan harga spot dari instrumen yang dijadikan acuan (underlyinginstruments).Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang:• Liabilitas keuangan jangka panjang dengan suku bunga tetap dan variabel (hutang jangkapanjang dan hutang obligasi yang tidak dikuotasikan)Nilai wajar dari liabilitas keuangan ini ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masadatang menggunakan suku bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untukinstrumen dengan persyaratan, risiko kredit dan jatuh tempo yang sama.• Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang lainnya (piutang/hutang pihak-pihak berelasi,piutang sewa pembiayaan dan aset keuangan tidak lancar lainnya)Estimasi nilai wajar didasarkan pada nilai diskonto dari arus kas masa datang yang disesuaikanuntuk mencerminkan risiko pihak lawan (untuk aset keuangan) dan risiko kredit Grup (untukliabilitas keuangan) dan menggunakan suku bunga bebas risiko (risk-free rates) untukinstrumen yang serupa.• Instrumen keuangan yang dikuotasikan dalam pasar aktifNilai wajar dari obligasi yang diterbitkan oleh Perusahaan yang diperdagangkan di pasar aktifditentukan dengan mengacu pada harga pasar kuotasi.Untuk investasi ekuitas yang diklasifikasikan sebagai tersedia-untuk-dijual, nilai wajarnyaditentukan berdasarkan kuotasi harga pasar terakhir yang dipublikasikan oleh Bursa EfekIndonesia pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010.99


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)21. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)Hirarki Nilai WajarAset dan liabilitas keuangan diklasifikasikan secara keseluruhan berdasarkan tingkat terendah darimasukan (inputs) yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar. Penilaian dampak signifikan darisuatu inputs tertentu terhadap pengukuran nilai wajar membutuhkan pertimbangan dan dapatmempengaruhi penilaian dari aset dan liabilitas yang diukur dan penempatannya dalam hirarki nilaiwajar.Bukti terbaik dari nilai wajar adalah harga yang dikuotasikan (quoted prices) dalam sebuah pasaryang aktif. Jika pasar untuk sebuah instrumen keuangan tidak aktif, entitas menetapkan nilai wajardengan menggunakan metode penilaian. Tujuan dari penggunaan metode penilaian adalah untukmenetapkan harga transaksi yang terbentuk pada tanggal pengukuran dalam sebuah transaksipertukaran yang wajar dengan pertimbangan bisnis normal. Metode penilaian termasuk penggunaanharga dalam transaksi pasar yang wajar (arm’s length) terakhir antara pihak-pihak yang memahamidan berkeinginan, jika tersedia, referensi kepada nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secarasubstansial sama, analisa arus kas yang didiskontokan dan model harga opsi (option pricing models).Jika terdapat metode penilaian yang biasa digunakan oleh para peserta pasar untuk menentukanharga dari instrumen dan metode tersebut telah didemonstrasikan untuk menyediakan estimasi yangandal atas harga yang diperoleh dari transaksi pasar yang actual, entitas harus menggunakanmetode tersebut. Metode penilaian yang dipilih membuat penggunaan maksimum dari input pasardan bergantung sedikit mungkin atas input yang spesifik untuk entitas (entity-specific inputs). Metodetersebut memperhitungkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh peserta pasar dalammenentukan sebuah harga dan selaras dengan metode ekonomis untuk penilaian sebuah instrumenkeuangan. Secara berkala, Perusahaan menelaah metode penilaian dan mengujinya untuk validitasdengan menggunakan harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen yangsama (yaitu tanpa modifikasi dan pengemasan kembali) atau berdasarkan data pasar yang tersediadan dapat diobservasi.Hirarki nilai wajar Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:31 Maret 2012Inputs yangsignifikan danHarga Pasardapatyang diobservasi Inputs yangdikuotasikan secara signifikanuntuk aset langsung tetapi tidakdan liabilitas maupun tidak dapatyang sama langsung diobservasiJumlah (Level 1) (Level 2) (Level 3)Aset Keuangan LancarAset derivatif 36.853 - 36.853 -Jumlah Aset Keuangan 36.853 - 36.853 -Liabilitas Keuangan LancarLiabilitas derivatif 145.999 - 145.999 -Derivatif melekat 37.852 - 37.852 -Jumlah Liabilitas Keuangan 183.851 - 183.851 -100


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)21. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)Hirarki Nilai Wajar (lanjutan)31 Desember 2011Inputs yangsignifikan danHarga Pasardapatyang diobservasi Inputs yangdikuotasikan secara signifikanuntuk aset langsung tetapi tidakdan liabilitas maupun tidak dapatyang sama langsung diobservasiJumlah (Level 1) (Level 2) (Level 3)Aset Keuangan LancarAset derivatif 159.349 - 159.349 -Jumlah Aset Keuangan 159.349 - 159.349 -Liabilitas Keuangan LancarLiabilitas derivatif 138.189 - 138.189 -Derivatif melekat 49.518 - 49.518 -Jumlah Liabilitas Keuangan 187.707 - 187.707 -1 Januari 2011 / 31 Desember 2010Inputs yangsignifikan danHarga Pasardapatyang diobservasi Inputs yangdikuotasikan secara signifikanuntuk aset langsung tetapi tidakdan liabilitas maupun tidak dapatyang sama langsung diobservasiJumlah (Level 1) (Level 2) (Level 3)Aset Keuangan LancarAset derivatif 69.334 - 69.334 -Jumlah Aset Keuangan 69.334 - 69.334 -Liabilitas Keuangan LancarLiabilitas derivatif 215.403 - 215.403 -Derivatif melekat 54.595 - 54.595 -Jumlah Liabilitas Keuangan 269.998 - 269.998 -Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2011, tidak terdapatpengalihan antara pengukuran nilai wajar level 1 dan level 2.101


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)22. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA - SETELAH DIKURANGI BAGIAN JANGKA PENDEKAkun ini terdiri dari bagian jangka panjang dari kewajiban imbalan kerja sebagai berikut:1 Januari 201131 Maret 31 Desember / 31 Desember2012 2011 2010Jaminan kesehatan masa pensiun (Catatan 29) 575.248 555.752 639.271Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 (Catatan 29) 208.428 194.329 187.944Penghargaan 35.722 35.071 43.058Akumulasi manfaat cuti 2.332 2.161 2.134Jumlah 821.730 787.313 872.40723. MODAL SAHAMPemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:Jumlah SahamPersentaseDitempatkanKepemilikanPemegang Saham dan Disetor Penuh Jumlah (%)31 Maret 2012Saham Seri APemerintah 1 - -Saham Seri BQatar Telecom (Qtel Asia) Pte. Ltd. 3.532.056.600 353.206 65,00Pemerintah 776.624.999 77.662 14,29SKAGEN Funds (SKAGEN AS) 305.714.450 30.571 5,62Direksi:Fadzri Sentosa 10.000 1 0,00Publik lainnya (persentasepemilikan di bawah 5%) 819.527.450 81.953 15,09Jumlah 5.433.933.500 543.393 100,0031 Desember 2011Saham Seri APemerintah 1 - -Saham Seri BQatar Telecom (Qtel Asia) Pte. Ltd. 3.532.056.600 353.206 65,00Pemerintah 776.624.999 77.662 14,29SKAGEN Funds (SKAGEN AS) 305.498.450 30.550 5,62Direksi:Fadzri Sentosa 10.000 1 0,00Publik lainnya (persentasepemilikan di bawah 5%) 819.743.450 81.974 15,09Jumlah 5.433.933.500 543.393 100,00102


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)23. MODAL SAHAM (lanjutan)Jumlah SahamPersentaseDitempatkanKepemilikanPemegang Saham dan Disetor Penuh Jumlah (%)1 Januari 2011 / 31 Desember 2010Saham Seri APemerintah 1 - -Saham Seri BQatar Telecom (Qtel Asia) Pte. Ltd. 3.532.056.600 353.206 65,00Pemerintah 776.624.999 77.662 14,29SKAGEN Funds (SKAGEN AS) 277.824.400 27.782 5,11Direksi:Fadzri Sentosa 10.000 1 0,00Publik lainnya (persentasepemilikan di bawah 5%) 847.417.500 84.742 15,60Jumlah 5.433.933.500 543.393 100,00Saham “Seri A” adalah saham khusus yang dimiliki oleh Pemerintah dan mempunyai hak suarakhusus. Hak dan batasan yang berlaku pada saham “Seri B” juga berlaku bagi saham “Seri A”, kecualibahwa Pemerintah tidak dapat mengalihkan saham “Seri A”, dan mempunyai hak veto sehubungandengan (i) perubahan maksud dan tujuan Perusahaan; (ii) penambahan modal tanpa hak memesanterlebih dahulu; (iii) penggabungan, peleburan, pengambilalihan dan pemisahan; (iv) perubahan atasketentuan-ketentuan yang mengatur hak-hak saham “Seri A” sebagaimana diatur dalam AnggaranDasar; dan (v) pembubaran, kepailitan dan likuidasi Perusahaan. Saham “Seri A” juga memiliki hakuntuk menunjuk satu orang direktur dan satu orang komisaris Perusahaan.103


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)24. PENDAPATAN USAHAAkun ini untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 terdiri dari:2012 2011SelularPendapatan pemakaian 1.961.110 1.971.936Jasa nilai tambah 1.843.106 1.747.135Jasa interkoneksi (Catatan 34) 277.722 276.354Sewa menara (Catatan 31g) 96.718 88.009Pendapatan langganan bulanan 37.090 30.636Pendapatan jasa penyambungan 3.858 2.648Penjualan telepon genggam Blackberry 17 1.550Potongan harga di muka dan Program Loyalitas Pelanggan(Catatan 2k) (198.364) (215.606)Lain-lain 58.554 57.921Sub-jumlah 4.079.811 3.960.583MIDIInternet Protocol Virtual Private Network (IP VPN) 171.298 157.830World link dan direct link 87.886 74.282Internet 84.350 97.460Sewa jaringan 82.001 44.241Jasa aplikasi 50.360 41.860Sewa satelit 47.082 24.300Jasa nilai tambah 44.571 33.358Digital data network 26.335 19.414Multiprotocol Label Switching (MPLS) 24.659 20.735Frame net 24.500 45.077TV link 2.239 2.289Lain-lain 26.974 30.153Sub-jumlah 672.255 590.999Telekomunikasi TetapTelepon Internasional 160.343 248.361Telepon Jaringan Tetap Nirkabel 36.487 42.419Telepon Jaringan Tetap 28.096 31.648Sub-jumlah 224.926 322.428Jumlah 4.976.992 4.874.010Pendapatan usaha dari pihak-pihak berelasi berjumlah Rp362.821 dan Rp362.444 masing-masinguntuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011. Jumlah ini merupakan7,29% dan 7,44% dari jumlah pendapatan usaha, masing-masing untuk periode tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 (Catatan 30).Pendapatan usaha dari jasa interkoneksi disajikan secara bruto (Catatan 2k).104


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)25. BEBAN USAHA - JASA TELEKOMUNIKASIAkun ini untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 terdiri dari:2012 2011Biaya hak penggunaan frekuensi radio (Catatan 31j dan 33) 481.052 423.553Interkoneksi (Catatan 34) 364.728 424.487Listrik, gas dan air 203.091 180.522Pemeliharaan 197.504 240.301Sewa (Catatan 31i) 150.739 109.145Biaya layanan akses Blackberry 119.968 72.898Sewa sirkit 94.949 85.119USO (Catatan 33) 78.621 52.788Harga pokok penjualan kartu SIM dan voucher pulsa isi ulang 54.353 63.733Biaya hak penyelenggaraan telekomunikasi (Catatan 33) 37.779 27.221Pengiriman dan transportasi 31.939 18.941Pemasangan 18.152 13.770Penagihan dan penerimaan 17.528 6.297Perizinan 11.316 5.155Harga pokok modem dan telepon genggam 4.597 2.490Lain-lain 8.072 15.423Jumlah 1.874.388 1.741.843Interkoneksi terkait dengan beban untuk interkoneksi antara jaringan telekomunikasi Perusahaandengan jaringan yang dimiliki Telkom atau penyelenggara telekomunikasi lainnya (Catatan 2k).26. BEBAN USAHA - KARYAWANAkun ini untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 terdiri dari:2012 2011Gaji 135.042 128.108Insentif dan tunjangan lainnya 76.129 78.085Tunjangan pajak penghasilan karyawan 45.558 63.539Jaminan kesehatan masa pensiun (Catatan 29) 22.894 7.734Bonus 20.374 63.476Pengobatan 14.526 22.166Penyelesaian pemutusan hubungan kerja,uang penghargaan masa kerja danganti kerugian berdasarkan UU KetenagakerjaanNo. 13 Tahun 2003 (Catatan 29) 14.246 6.494Beban pensiun (Catatan 29) 3.938 2.671Manfaat pesangon dari Skema Pemutusan Kerja Sukarela[“Voluntary Separation Scheme” (“VSS”)]* 1.583 116.375Lain-lain 1.926 23.307Jumlah 336.216 511.955* Pada tanggal 20 Januari 2011 dan 2 Januari 2012, Direksi Perusahaan dan Lintasarta mengeluarkan Keputusan DireksiNo. 003/Direksi/2011 dan No.015/Direksi/40000/2012 mengenai Program Restrukturasi Organisasi melalui skemapenawaran dengan dasar kesepakatan bersama antara Perusahaan dan pegawai tertentu (VSS) yang efektif pada tanggalyang sama. Untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 terdapat 24 pegawai Lintasartadan 85 pegawai Perusahaan yang mengikuti skema tersebut, dan pesangon yang dibayarkan masing-masing sejumlahRp1.583 dan Rp116.375105


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)26. BEBAN USAHA - KARYAWAN (lanjutan)Beban karyawan yang dikapitalisasi ke aset dalam pembangunan dan pemasangan masing - masingsebesar Rp15.654 dan Rp9.265 untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012dan 2011.27. BEBAN USAHA - UMUM DAN ADMINISTRASIAkun ini untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 terdiri dari:2012 2011Cadangan penurunan nilai piutang - bersih 40.694 16.940Honorarium tenaga ahli 33.987 39.189Sewa 24.745 28.895Listrik, gas dan air 22.165 25.671Transportasi 15.637 17.770Asuransi 9.830 10.605Administrasi kantor 9.306 8.470Makan karyawan 5.113 6.738Lain-lain (masing-masing dibawah Rp5.000) 22.028 22.259Jumlah 183.505 176.53728. BEBAN LAIN-LAIN - BEBAN PENDANAANAkun ini untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 terdiri dari:2012 2011Bunga pinjaman 421.020 439.421Beban pendanaan atas sewa pembiayaan 27.343 23.879Amortisasi beban emisi pinjaman dan hutangobligasi, biaya solicitation dan diskon(Catatan 14, 18 dan 19) 19.368 20.569Biaya bank 1.298 2.093Jumlah 469.029 485.962106


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUNPerusahaan, Satelindo dan Lintasarta menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti dan iuranpasti untuk seluruh karyawan tetapnya yang memenuhi syarat.Program Pensiun Manfaat PastiPerusahaan, Satelindo dan Lintasarta menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti untukkaryawannya dimana manfaat pensiun yang akan dibayar dihitung berdasarkan gaji pokok terakhir danmasa kerja karyawan. PT Asuransi Jiwasraya (“Jiwasraya”), perusahaan asuransi jiwa milik negara,mengelola program pensiun ini. Kontribusi pensiun ditentukan dengan perhitungan aktuaria secaraperiodik yang dilakukan oleh Jiwasraya.Berdasarkan amandemen program pensiun Perusahaan tanggal 22 Desember 2000, yangdiamandemen lebih lanjut pada tanggal 29 Maret 2001, pola manfaat dan pembayaran premi diubah.Sebelum amandemen tersebut, premi dibayar tahunan sampai program tersebut dibiayai penuh danmanfaat terdiri dari manfaat pensiun (pensiun rutin bulanan atau lump-sum) dan asuransi kematian.Sehubungan dengan amandemen tersebut, jumlah premi yang jatuh tempo pada tanggal1 September 2000 untuk membiayai penuh program ini dihitung dan dibayarkan dalam beberapatahap sampai dengan bulan Januari 2002. Amandemen tersebut juga mencakup tambahan manfaatdalam bentuk Pensiun Hari Tua bulan ketigabelas yang dibayarkan setiap tahun yaitu empat belas harimenjelang Hari Raya Idul Fitri.Amandemen ini berlaku bagi karyawan yang tercatat sebagai peserta program pensiun pada tanggal1 September 2000 dan termasuk kenaikan gaji dasar pensiun sebesar 9% secara majemuk setiaptahun terhitung sejak 1 September 2001. Amandemen ini juga menyatakan bahwa tidak akandilakukan kenaikan premi, termasuk jika terjadi pemberhentian karyawan secara massal atauperubahan status perkawinan.Jumlah cicilan premi keseluruhan berdasarkan amandemen perjanjian adalah sebesar Rp355.000 dandibayarkan Perusahaan pada tanggal jatuh tempo.Pada tanggal 1 Maret 2007, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan Jiwasraya untuk penyediaanprogram asuransi kematian pasti untuk 1.276 karyawan pada tanggal 1 Januari 2007, yang tidaktercatat sebagai peserta program pensiun manfaat pasti seperti yang dijelaskan di atas. Berdasarkanperjanjian tersebut, seorang karyawan akan menerima:• Jaminan ekspirasi setara dengan nilai tunai pada usia pensiun normal, atau• Jaminan kematian bukan karena kecelakaan setara dengan 100% uang asuransi ditambah nilaitunai ketika karyawan meninggal dunia bukan karena kecelakaan, atau• Jaminan kematian karena kecelakaan setara dengan 200% uang asuransi ditambah nilai tunaiketika karyawan meninggal dunia karena kecelakaan.Premi sebesar Rp7.600 dibayarkan secara penuh pada tanggal 29 Maret 2007. Selanjutnya, padabulan Agustus 2007, bulan Februari sampai Desember 2008, bulan Januari sampai Desember 2009,bulan Januari sampai Desember 2010, bulan Januari sampai Desember 2011 dan bulan Januarisampai Maret 2012, Perusahaan melakukan pembayaran premi tambahan masing-masing sebesarRp275 untuk tambahan 55 orang karyawan, Rp805 untuk tambahan 161 orang karyawan, Rp415untuk tambahan 81 orang karyawan, Rp120 untuk tambahan 14 orang karyawan, Rp378 untuktambahan 41 orang karyawan dan Rp110 untuk tambahan 14 orang karyawan.107


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Program Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan)Pada tanggal 25 Juni 2003, Satelindo menandatangani perjanjian dengan Jiwasraya untuk mengubahpola manfaat dan pembayaran premi program pensiun sebelumnya. Amandemen ini berlaku bagikaryawan yang tercatat sebagai peserta program pensiun pada tanggal 25 Desember 2002 sampaidengan tanggal 25 Juni 2003. Ketentuan lain yang baru mencakup hal-hal berikut:• Kenaikan gaji dasar pensiun sebesar 6% secara majemuk setiap tahun terhitung sejak tanggal25 Desember 2002• Tunjangan pensiun bulan ketigabelas yang dibayarkan setiap tahun yaitu empat belas harimenjelang Hari Raya Idul Fitri• Kenaikan pembayaran berkala manfaat pensiun sebesar 6% secara majemuk setiap tahunterhitung satu tahun setelah menerima manfaat pensiun berkala yang pertama• Apabila tingkat bunga rata-rata tahunan deposito berjangka bank pemerintah melebihi 15%,manfaat pensiun peserta program pensiun akan meningkat sebesar persentase tertentu sesuaidengan formula yang disetujui oleh kedua belah pihak.Pada tanggal 15 April 2005, Lintasarta menandatangani perjanjian dengan Jiwasraya untukmenggantikan perjanjian yang ada. Berdasarkan pada perjanjian yang baru, pola manfaat danpembayaran premi diubah. Perjanjian ini mulai berlaku efektif tanggal 1 Januari 2005. Jumlah cicilanpremi berdasarkan perjanjian adalah sebesar Rp61.623, yang terhutang dalam 10 cicilan tahunanmulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2015.Perjanjian baru ini berlaku bagi karyawan yang tercatat sebagai peserta program pensiun padatanggal 1 April 2003. Ketentuan lain yang baru mencakup hal-hal berikut:• Kenaikan gaji dasar pensiun sebesar 3% (sebelumnya diproyeksikan 8%) secara majemuk setiaptahun terhitung sejak 1 April 2003• Kenaikan pembayaran berkala manfaat pensiun sebesar 5% secara majemuk setiap tahun dimulaisejak satu tahun setelah menerima manfaat pensiun berkala yang pertama• Apabila tingkat bunga rata-rata tahunan deposito berjangka bank pemerintah melebihi 15%,manfaat pensiun peserta program pensiun akan meningkat sebesar persentase tertentu sesuaidengan formula yang disetujui oleh kedua belah pihak.Pada tanggal 2 Mei 2005, Lintasarta menandatangani perjanjian dengan Jiwasraya untuk mengubahperjanjian di atas. Amandemen ini berlaku bagi karyawan yang tercatat sebagai peserta programpensiun pada tanggal 1 April 2003 sampai dengan tanggal 30 November 2004 dengan jumlahtambahan 10 cicilan premi tahunan sejumlah Rp1.653 yang terhutang mulai tahun 2005 sampaidengan tahun 2015.Tidak terdapat kontribusi yang dilakukan Lintasarta ke Jiwasraya untuk periode tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011.108


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Program Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan)Beban pensiun berkala bersih program pensiun Perusahaan dan Lintasarta untuk periode tiga bulanyang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 dihitung berdasarkan penilaian aktuaria masingmasingpada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010. Penilaian aktuaria dilakukan oleh aktuarisindependen dengan menggunakan metode “projected-unit-credit” dan dengan menerapkan asumsiberikut:2012 2011Tingkat diskonto tahunan 7,0 - 7,5% 8,5 - 9,0%Ekspektasi tingkat pengembalian aset danapensiun tahunan 4,5 - 9,0% 4,5 - 9,0%Tingkat kenaikan kompensasi tahunan 3,0 - 9,0% 3,0 - 9,0%Tabel kematian (Tabel Mortalitas Indonesia - TMI) TMI 1999 TMI 1999a. Komposisi beban pensiun berkala bersih untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Beban bunga 8.016 9.692Beban jasa 7.401 7.638Amortisasi atas rugi aktuaria yang belum diakui 296 299Pengembalian aset dana pensiun (11.775) (8.113)Laba kurtailmen - (5.393)Rugi penyelesaian - (1.452)Beban pensiun berkala bersih (Catatan 26) 3.938 2.671b. Status pendanaan program pensiun pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:1 Januari 201131 Maret 31 Desember / 31 Desember2012 2011 2010Nilai wajar aset dana pensiun 567.619 538.902 852.958Kewajiban pensiun yang diproyeksikan (478.491) (463.074)* (750.625)Kelebihan aset dana pensiun atas kewajibanpensiun yang diproyeksikan 89.128 75.828 102.333Rugi aktuaria yang belum diakui 12.336 29.464 10.928Jumlah pensiun dibayar di muka 101.464 105.292 113.261*setelah dikurangi dampak kurtailmen selama tahun 2011 sehubungan dengan VSS (Catatan 26)109


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Program Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan)c. Mutasi nilai wajar aset dana pensiun untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 adalahsebagai berikut:31 Maret 2012 (Tiga Bulan)Perusahaan Lintasarta JumlahNilai wajar aset dana pensiun awal periode 476.890 62.012 538.902Laba (rugi) aktuaria atas aset dana pensiun 22.990 (6.158) 16.832Pengembalian aset dana pensiun yangdiharapkan 10.457 1.318 11.775Kontribusi 110 - 110Nilai wajar aset dana pensiun akhir periode 510.447 57.172 567.61931 Desember 2011 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta JumlahNilai wajar aset dana pensiun awal tahun 793.664 59.294 852.958Pengembalian aset dana pensiun yangdiharapkan 47.175 5.038 52.213Laba (rugi) aktuaria atas aset dana pensiun 14.651 (610) 14.041Kontribusi 378 9.653 10.031Pembayaran manfaat (378.978) (11.363) (390.341)Nilai wajar aset dana pensiun akhir tahun 476.890 62.012 538.90231 Desember 2010 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta JumlahNilai wajar aset dana pensiun awal tahun 763.244 50.344 813.588Pengembalian aset dana pensiun yangdiharapkan 67.149 4.320 71.469Kontribusi 120 9.653 9.773Rugi aktuaria atas aset dana pensiun (12.283) (2.677) (14.960)Pembayaran manfaat (24.566) (2.346) (26.912)Nilai wajar aset dana pensiun akhir tahun 793.664 59.294 852.958110


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Program Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan)d. Mutasi nilai sekarang kini dari kewajiban pensiun manfaat pasti untuk periode tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal31 Desember 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut:31 Maret 2012 (Tiga Bulan)Perusahaan Lintasarta JumlahKewajiban manfaat pasti awal periode 409.808 53.266 463.074Beban bunga 7.035 981 8.016Beban jasa kini 6.500 901 7.401Kewajiban manfaat pasti akhir periode 423.343 55.148 478.49131 Desember 2011 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta JumlahKewajiban manfaat pasti awal tahun 700.410 50.215 750.625Beban bunga 43.786 4.189 47.975Beban jasa kini 27.167 3.839 31.006Rugi (laba) aktuaria atas kewajiban (12.066) 4.315 (7.751)Pengaruh penyelesaian (358.597) (9.080) (367.677)Pembayaran manfaat yang dilakukan (18.750) (1.857) (20.607)Pengaruh kurtailmen (18.886) 1.645 (17.241)Pengaruh perubahan asumsi aktuaria 46.744 - 46.744Kewajiban manfaat pasti akhir tahun 409.808 53.266 463.07431 Desember 2010 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta JumlahKewajiban manfaat pasti awal tahun 684.611 41.816 726.427Beban bunga 70.279 4.279 74.558Beban jasa kini 38.375 3.374 41.749Rugi (laba) aktuaria atas kewajiban (156.345) 2.912 (153.433)Pembayaran manfaat yang dilakukan (24.102) (2.166) (26.268)Pengaruh perubahan asumsi aktuaria 87.592 - 87.592Kewajiban manfaat pasti akhir tahun 700.410 50.215 750.625111


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Program Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan)e. Perubahan beban pensiun dibayar di muka untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 adalahsebagai berikut:31 Maret 2012 (Tiga Bulan)Perusahaan Lintasarta TotalSaldo beban pensiun dibayardi muka awal periode 75.731 29.561 105.292Kontribusi ke Jiwasraya 110 - 110Beban pensiun berkala bersih (3.078) (860) (3.938)Saldo beban pensiun dibayardi muka akhir periode 72.763 28.701 101.46431 Desember 2011 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta TotalSaldo beban pensiun dibayardi muka awal tahun 82.871 30.390 113.261Kontribusi ke Jiwasraya 378 9.653 10.031Beban pensiun berkala bersih (5.887) (10.056) (15.943)Pengembalian dari Jiwasraya (1.631) (426) (2.057)Saldo beban pensiun dibayardi muka akhir tahun 75.731 29.561 105.29231 Desember 2010 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta TotalSaldo beban pensiun dibayardi muka awal tahun 124.720 25.100 149.820Kontribusi ke Jiwasraya 120 9.653 9.773Beban pensiun berkala bersih (41.505) (4.183) (45.688)Pengembalian dari Jiwasraya (464) (180) (644)Saldo beban pensiun dibayardi muka akhir tahun 82.871 30.390 113.261112


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Program Pensiun Manfaat Pasti (lanjutan)f. Pensiun dibayar di muka terdiri dari:1 Januari 201131 Maret 31 Desember / 31 Desember2012 2011 2010Bagian jangka pendek (disajikan sebagaibagian dari “Biaya Dibayar di Muka”)Perusahaan 1.730 1.730 1.401Lintasarta 381 381 5162.111 2.111 1.917Bagian jangka panjang (disajikan sebagai“Pensiun dibayar di muka jangkapanjang - setelah dikurangi bagianjangka pendek”)Perusahaan 71.033 74.001 81.470Lintasarta 28.320 29.180 29.87499.353 103.181 111.344Jumlah beban pensiun dibayar di muka 101.464 105.292 113.261Kategori-kategori utama aset dana pensiun sebagai persentase nilai wajar dari jumlah aset danapensiun untuk 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut:1 Januari 201131 Maret 31 Desember / 31 Desember2012 2011 2010Investasi dalam bentuk reksadana 78,56% 78,11% 78,90%Investasi dalam bentuk deposito berjangka 6,60% 12,50% 12,16%Investasi dalam bentuk efek hutang 5,58% 5,19% 5,06%Investasi dalam bentuk saham dan properti 9,25% 4,19% 3,87%Investasi lainnya 0,01% 0,01% 0,01%Tingkat pengembalian aset yang diharapkan, secara keseluruhan dipengaruhi oleh ekspektasi pasarpada tanggal tersebut, dimana obligasi diterbitkan. Perubahan secara signifikan terjadi pada tingkatpengembalian aset yang diharapkan, didasarkan atas perkembangan positif skenario harga saham113


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Program Pensiun Iuran PastiPada bulan Mei 2001 dan Januari 2003, Perusahaan dan Satelindo membantu karyawan merekauntuk memiliki program pensiun iuran pasti, sebagai tambahan atas program pensiun manfaat pastiseperti disebut di atas. Mulai bulan Juni 2004, Perusahaan juga membantu karyawan eks-IM3 untukmemiliki program pensiun iuran pasti. Berdasarkan program pensiun iuran pasti tersebut, kontribusikaryawan adalah sebesar 10% - 20% dari gaji pokoknya, sedangkan Perusahaan tidak memberikankontribusi. Jumlah kontribusi karyawan untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan 2011 adalah masing-masing sebesar Rp4.114 dan Rp3.809. Aset dana pensiundikelola oleh tujuh lembaga keuangan yang ditunjuk oleh Perusahaan dan Satelindo, berdasarkanpilihan karyawan.Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003Perusahaan, Lintasarta dan IMM mencatat beban manfaat karyawan sesuai dengan Undang-undangKetenagakerjaan (“UUK”) No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003. Karyawan mereka akan menerimamanfaat sejumlah yang ditetapkan dalam Undang-undang ini atau program pensiun manfaat pasti,mana yang lebih tinggi.Beban pensiun berkala bersih Perusahaan dan entitas anak berdasarkan UUK untuk tiga bulanyang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 dihitung berdasarkan penilaian aktuariamasing-masing pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010. Penilaian aktuaria dilakukan oleh aktuarisindependen dengan menggunakan metode “projected-unit-credit” dan dengan menggunakan asumsiberikut:2012 2011Tingkat diskonto tahunan 7,5% 8,5 - 9,0%Tingkat kenaikan kompensasi tahunan 8,0 - 9,0% 8,0 - 9,0%a. Komposisi beban pensiun berkala berdasarkan UUK untuk periode tiga bulan yang berakhir padatanggal 31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Beban jasa 7.510 5.589Beban bunga 5.412 4.279Amortisasi rugi aktuaria yang belum diakui 1.151 5Amortisasi biaya jasa lalu yang belum diakui 173 179Laba kurtailmen - (3.558)Jumlah beban pensiun berkalaberdasarkan UUK - bersih (Catatan 26) 14.246 6.494114


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (lanjutan)b. Komposisi beban pensiun yang masih harus dibayar berdasarkan UUK pada tanggal31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 adalah sebagaiberikut:1 Januari 201131 Maret 31 Desember / 31 Desember2012 2011 2010Kewajiban pensiun yang diproyeksikan 303.911 291.135* 217.754Rugi aktuaria yang belum diakui (82.343) (83.494) (17.245)Biaya jasa lalu yang belum diakui (8.440) (8.612) (9.632)Beban pensiun masih harus dibayarberdasarkan UUK - bersih 213.128 199.029 190.877*setelah dikurangi dampak kurtailmen selama tahun 2011 sehubungan dengan VSS (Catatan 26)c. Mutasi nilai kini dari beban pensiun berdasarkan UUK untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 adalahsebagai berikut:31 Maret 2012 (Tiga Bulan)Perusahaan Lintasarta IMM JumlahSaldo kewajibanimbalan awal periode 250.988 24.160 15.987 291.135Beban jasa kini 6.241 523 746 7.510Beban bunga 4.664 451 298 5.413Manfaat aktual yang dibayarkan (147) - - (147)Saldo kewajiban imbalanakhir periode 261.746 25.134 17.031 303.91131 Desember 2011 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta IMM JumlahSaldo kewajiban imbalanawal tahun 182.572 24.340 10.842 217.754Beban jasa kini 24.740 2.003 2.612 29.355Beban bunga 12.855 2.064 969 15.888Rugi (laba) kewajiban aktuaria 75.163 (5.182) (1.442) 68.539Manfaat aktual yang dibayarkan (1.826) (111) (255) (2.192)Dampak kurtailmen (38.828) (890) - (39.718)Dampak perubahan asumsiaktuaria (3.688) 1.936 3.261 1.509Saldo kewajiban imbalanakhir tahun 250.988 24.160 15.987 291.135115


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (lanjutan)31 Desember 2010 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta IMM JumlahSaldo kewajibanimbalan awal tahun 159.055 22.173 6.660 187.888Beban jasa kini 17.661 1.967 2.119 21.747Beban bunga 16.574 2.319 693 19.586Rugi (laba) kewajiban aktuaria 1.166 (890) 804 1.080Manfaat aktual yang dibayarkan (2.150) (97) (102) (2.349)Dampak perubahan asumsiaktuaria (9.734) (1.132) 668 (10.198)Saldo akhir tahunnilai kini obligasi 182.572 24.340 10.842 217.754d. Perubahan beban pensiun yang masih harus dibayar berdasarkan UUK untuk periode tiga bulanyang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2011 dan2010 adalah sebagai berikut:31 Maret 2012 (Tiga Bulan)Perusahaan Lintasarta IMM JumlahSaldo beban pensiun yang masihharus dibayar berdasarkanUUK awal periode 165.213 21.489 12.327 199.029Beban pensiun berkalaberdasarkan UUK 12.087 1.081 1.078 14.246Pembayaran manfaat (147) - - (147)Saldo beban pensiun yangmasih harus dibayarberdasarkan UUKakhir periode 177.153 22.570 13.405 213.128116


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (lanjutan)31 Desember 2011 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta IMM JumlahSaldo beban pensiun yang masihharus dibayar berdasarkanUUK awal tahun 164.285 17.648 8.944 190.877Beban pensiun berkalaberdasarkan UUK 2.754 3.952 3.638 10.344Pembayaran manfaat (1.826) (111) (255) (2.192)Saldo beban pensiun yangmasih harus dibayarberdasarkan UUK akhirtahun 165.213 21.489 12.327 199.02931 Desember 2010 (Satu Tahun)Perusahaan Lintasarta IMM JumlahSaldo beban pensiun yangmasih harus dibayarberdasarkan UUK awaltahun 131.416 12.771 6.206 150.393Beban pensiun berkalaberdasarkan UUK 35.019 4.974 2.840 42.833Pembayaran manfaat (2.150) (97) (102) (2.349)Saldo beban pensiun yangmasih harus dibayarberdasarkan UUK akhirtahun 164.285 17.648 8.944 190.877Bagian jangka pendek dari beban pensiun berdasarkan UUK disajikan sebagai bagian dari Akrual(Catatan 17) masing-masing sebesar Rp4.700 pada tanggal 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011dan Rp2.933 pada tanggal 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010. Bagian jangka panjang yangtermasuk dalam kewajiban imbalan kerja masing-masing sebesar Rp208.428 dan Rp194.329 danRp187.944 (Catatan 22) pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010.117


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Jaminan Kesehatan Masa PensiunPerusahaan menyediakan jaminan kesehatan masa pensiun untuk para karyawannya yangmeninggalkan Perusahaan setelah memenuhi persyaratan pensiun dini. Pasangan dan anak-anakdari karyawan yang telah terdaftar secara resmi dalam catatan administrasi Perusahaan jugamemenuhi syarat untuk menerima manfaat tersebut. Jika karyawan tersebut meninggal dunia,pasangan dan anak-anak dari karyawan tersebut masih memenuhi syarat untuk menerima jaminankesehatan masa pensiun sampai dengan pasangan tersebut meninggal atau menikah kembali dananak-anak tersebut mencapai usia 25 atau telah menikah.Pemanfaatan dari jaminan kesehatan masa pensiun ini dibatasi sampai dengan batas maksimumtahunan yang mengacu ke pensiun bulanan dari Jiwasraya sebagai berikut:• 16 kali dari pensiun bulanan Jiwasraya untuk pensiunan yang menerima pensiun bulanan dariJiwasraya• 16 kali setara dengan pensiun bulanan untuk pensiunan yang menjadi pegawai tetap setelahtanggal 1 September 2000• 16 kali dari pensiun bulanan terakhir untuk pensiunan yang pensiun setelah tanggal 1 Juli 2003dan tidak menerima pensiun bulanan Jiwasraya.Beban jaminan kesehatan masa pensiun berkala bersih untuk periode tiga bulan yang berakhir padatanggal-tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 dihitung berdasarkan penilaian aktuaria masing-masingpada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010. Penilaian aktuaria dilakukan oleh aktuaris independendengan menggunakan metode “projected-unit-credit” dan dengan menggunakan asumsi berikut:2012 2011Tingkat diskonto tahunan 8,0% 9,5%Tingkat tren biaya maksimum 6,0% 6,0%Tingkat tren tahun depan 12,0% 14,0%Periode untuk mencapai tingkat tren biaya maksimum 4 tahun 4 tahuna. Komposisi beban jaminan kesehatan masa pensiun berkala bersih untuk periode tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Beban bunga 13.626 16.138Beban jasa 6.653 6.691Amortisasi biaya jasa lalu yang belum diakui 1.935 2.120Amortisasi rugi aktuaria yang belum diakui 680 1.301Laba kurtailmen - (18.516)Beban jaminan kesehatan masa pensiunberkala - bersih (Catatan 26) 22.894 7.734118


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Jaminan Kesehatan Masa Pensiun (lanjutan)b. Komposisi beban jaminan kesehatan masa pensiun masih harus dibayar pada tanggal31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 adalah sebagaiberikut:1 Januari 2011 /31 Maret 2012 31 Desember 2011 31 Desember 2010Kewajiban pensiun yang diproyeksikan 704.670 687.789* 846.636Rugi aktuaria yang belum diakui (101.744) (103.679) (161.443)Biaya jasa lalu yang belum diakui (14.721) (15.401) (31.253)Beban jaminan kesehatan masapensiun masih harus dibayar - bersih 588.205 568.709 653.940*Setelah dikurangi dampak kurtailmen selama tahun 2011 sehubungan dengan program VSS (Catatan 26)c. Perubahan nilai kini dari kewajiban imbalan pasti untuk periode tiga bulan yang berakhir padatanggal 31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 adalahsebagai berikut:31 Maret 2012 31 Desember 2011 31 Desember 2010(Tiga Bulan) (Satu Tahun) (Satu Tahun)Saldo awal periode 687.789 846.636 605.660Beban bunga 13.626 68.955 65.919Beban jasa 6.653 24.149 28.229Manfaat aktual yang dibayarkan (3.398) (10.978) (12.465)Dampak perubahan asumsiaktuaria - 150.330 197.867Dampak kurtailmen - (230.600) -Laba kewajiban aktuaria - (160.703) (38.574)Saldo akhir periode 704.670 687.789 846.636d. Perubahan beban jaminan kesehatan masa pensiun masih harus dibayar untuk periode tiga bulanyang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal31 Desember 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut:31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010(Tiga Bulan) (Satu Tahun) (Satu Tahun)Saldo awal periode 568.709 653.940 561.805Beban (pendapatan) jaminan kesehatan masapensiun berkala bersih 22.894 (74.253) 104.600Pembayaran manfaat (3.398) (10.978) (12.465)Saldo akhir periode 588.205 568.709 653.940119


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Jaminan Kesehatan Masa Pensiun (lanjutan)Bagian jangka pendek dari beban jaminan kesehatan masa pension disajikan sebagai bagian Akrual(Catatan 17) masing-masing sebesar Rp12.957 pada 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 danRp14.669 pada 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010. Bagian jangka panjang masing-masing sebesarRp575.248, Rp555.752 dan Rp639.271 pada tanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 disajikan sebagai bagian dari kewajiban imbalan kerja(Catatan 22).e. Efek dari perubahan satu poin persentase dalam tingkat tren beban jaminan kesehatan masa pensiunyang di asumsikan akan menghasilkan beban jasa dan bunga agregat untuk periode tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2011 dan 2010 danakumulasi kewajiban manfaat jaminan kesehatan masa pensiun pada tanggal 31 Maret 2012,31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 sebagai berikut:31 Maret 31 Desember 1 Januari 2011 /2012 2011 31 Desember 2010KenaikanBeban jasa dan bunga 25.415 118.454 116.581Akumulasi kewajiban jaminankesehatan masa pensiun 869.245 844.612 1.030.938PenurunanBeban jasa dan bunga 16.048 73.626 76.868Akumulasi kewajiban jaminankesehatan masa pensiun 581.893 566.627 702.632120


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)29. DANA PENSIUN (lanjutan)Jumlah imbalan kerja untuk periode tiga bulan berjalan dan empat tahun sebelumnya adalah sebagaiberikut:Program Pensiun Manfaat Pasti31 Maret 2012 31 Desember 2011 31 Desember 2010 31 Desember 2009 31 Desember 2008PerusahaanAset dana pensiun 510.447 476.890 793.664 763.244 763.700Kewajiban pensiun yangdiproyeksikan (423.343) (409.808) (700.410) (684.611) (512.513)Kelebihan aset dana pensiun ataskewajiban pensiun yangdiproyeksikan 87.104 67.082 93.254 78.633 251.187Rugi (laba) aktuaria yang belumdiakui (14.341) 8.649 (10.383) 46.087 (96.746)Jumlah Pensiun dibayar di muka 72.763 75.731 82.871 124.720 154.441LintasartaAset dana pensiun 57.172 62.012 59.294 50.344 41.499Kewajiban pensiun yangdiproyeksikan (55.148) (53.266) (50.215) (41.816) (28.726)Kelebihan aset dana pensiun ataskewajiban pensiun yangdiproyeksikan 2.024 8.746 9.079 8.528 12.773Rugi aktuaria yang belum diakui 26.677 20.815 21.311 16.572 5.886Pensiun dibayar di muka bersih 28.701 29.561 30.390 25.100 18.659Jumlah 101.464 105.292 113.261 149.820 173.100UUK No. 13/200331 Maret 2012 31 Desember 2011 31 Desember 2010 31 Desember 2009 31 Desember 2008PerusahaanKewajiban pensiun yangdiproyeksikan (261.746) (250.988) (182.572) (159.055) (141.316)Rugi aktuaria yang belum diakui 84.593 85.775 18.287 27.639 40.798Bersih (177.153) (165.213) (164.285) (131.416) (100.518 )LintasartaKewajiban pensiun yangdiproyeksikan (25.134) (24.160) (24.340) (22.173) (11.464)Rugi (laba) aktuaria yang belumdiakui) (5.539) (5.598) (2.569) (547) 2.855Biaya jasa lalu yang belum diakui 8.103 8.269 9.261 9.949 -Bersih (22.570) (21.489) (17.648) (12.771) (8.609 )IMMKewajiban pensiun yangdiproyeksikan (17.031) (15.987) (10.842) (6.660) (3.674)Rugi (laba) aktuaria yang belumdiakui) 3.289 3.317 1.527 55 (955)Biaya jasa lalu yang belum diakui 337 343 371 399 427Bersih (13.405) (12.327) (8.944) (6.206) (4.202 )Jumlah (213.128) (199.029) (190.877) (150.393) (113.329 )Jaminan Kesehatan Masa Pensiun31 Maret 2012 31 Desember 2011 31 Desember 2010 31 Desember 2009 31 Desember 2008PerusahaanKewajiban pensiun yangdiproyeksikan (704.670) (687.789) (846.636) (605.660) (492.615)Biaya jasa lalu yang belum diakui 101.744 103.679 161.443 2.150 (43.315)Rugi aktuaria yang belumdiakui) 14.721 15.401 31.253 41.705 52.158Bersih (588.205) (568.709) (653.940) (561.805) (483.772 )121


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)30. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASIRincian akun dan transaksi signifikan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:Persentase terhadap JumlahJumlah Aset/Liabilitas (%)1 Januari 1 Januari2011 / 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember 31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010 2012 2011 2010Kas dan setara kas (Catatan 4)Entitas berelasi dengan pemerintah:Bank-bank milik negara 990.319 977.960 1.615.651 1,90 1,84 3,03Piutang usaha (Catatan 5)Entitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 343.231 297.717 267.319 0,66 0,56 0,50Entitas induk:Qatar Telecom 592 6.927 2.827 0,00 0,01 0,01Jumlah 343.823 304.644 270.146 0,66 0,57 0,51Dikurangi cadangan penurunan nilai 40.373 47.107 47.640 0,08 0,09 0,09Bersih 303.450 257.537 222.506 0,58 0,48 0,42Biaya dibayar di mukaEntitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 8.384 8.222 11.683 0,01 0,01 0,02Departemen pemerintah - 205 - - 0,00 -Entitas di bawah pengaruhsignifikan yang sama:Kopindosat 4.049 3.681 3.294 0,01 0,01 0,01Jumlah 12.433 12.108 14.977 0,02 0,02 0,03Aset lancar dan aset tidak lancar lainnya -keuangan dan non keuanganEntitas berelasi dengan pemerintah:Bank-bank milik negara 69.996 71.825 91.231 0,13 0,14 0,17Departemen pemerintah - 87 87 - 0,00 0,00Jumlah 69.996 71.912 91.318 0,13 0,14 0,17Piutang dengan pihak-pihak berelasiEntitas di bawah pengaruhsignifikan yang sama:Kopindosat 6.032 6.012 5.958 0,01 0,01 0,01Entitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 1.524 1.583 1.693 0,01 0,00 0,01Karyawan kunci:Manajemen senior 908 3.020 1.362 0,00 0,01 0,00Entitas induk:Qatar Telecom 55 54 54 0,00 0,00 0,00Jumlah 8.519 10.669 9.067 0,02 0,02 0,02Dikurangi cadangan penurunan nilai 15 15 646 0,00 0,00 0,00Bersih 8.504 10.654 8.421 0,02 0,02 0,02Sewa dibayar di muka jangkapanjang - setelahdikurangi bagian jangka pendekEntitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 20.864 21.587 24.672 0,04 0,04 0,05Entitas di bawah pengaruhsignifikan yang sama:Kopindosat 9.231 9.962 12.817 0,02 0,02 0,02Jumlah 30.095 31.549 37.489 0,06 0,06 0,07122


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)30. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)Persentase terhadap JumlahJumlah Aset/Liabilitas (%)1 Januari 1 Januari2011 / 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember 31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010 2012 2011 2010Uang muka jangka panjangEntitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 8.605 44 3.705 0,02 0,00 0,01Entitas di bawah pengaruhsignifikan yang sama:PT Personel Alih Daya - 9.111 - - 0,02 -Kopindosat - - 1.016 - - 0,00Jumlah 8.605 9.155 4.721 0,02 0,02 0,01Pensiun dibayar di muka jangkapanjang - setelah dikurangi bagianjangka pendek (Catatan 29)Entitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 99.353 103.181 111.344 0,19 0,19 0,21Hutang jangka pendek (Catatan 14)Entitas berelasi dengan pemerintah:Bank milik negara 1.499.331 1.499.256 - 4,53 4,39 -Hutang usahaEntitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 7.960 23.233 22.260 0,02 0,07 0,06Entitas induk:Qatar Telecom 3 348 - 0,00 0,00 -Jumlah 7.963 23.581 22.260 0,02 0,07 0,06Hutang pengadaan (Catatan 15)Entitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 34.107 9.882 33.348 0,10 0,03 0,10Entitas di bawah pengaruhsignifikan yang sama:PT Personel Alih Daya 11.697 16.319 13.210 0,04 0,05 0,04Kopindosat 6.890 9.872 22.123 0,02 0,03 0,06Jumlah 52.694 36.073 68.681 0,16 0,11 0,20AkrualKaryawan kunci:Manajemen senior 45.095 37.851 33.553 0,14 0,11 0,10Entitas di bawah pengaruh signifikanyang sama:PT Personel Alih Daya 36.803 18.222 16.906 0,11 0,05 0,05Kopindosat 11.703 5.817 13.838 0,03 0,02 0,04Entitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 15.248 66.399 82.641 0,05 0,20 0,23Jumlah 108.849 128.289 146.938 0,33 0,38 0,42Hutang pihak-pihak berelasiEntitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 14.422 14.928 20.609 0,05 0,05 0,06Entitas induk:Qatar Telecom 646 552 - 0,00 0,00 -Entitas di bawah pengaruhsignifikan yang sama:Kopindosat - - 1.490 - - 0,00Jumlah 15.068 15.480 22.099 0,05 0,05 0,06123


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)30. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)Persentase terhadap JumlahJumlah Aset/Liabilitas (%)1 Januari 1 Januari2011 / 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember 31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010 2012 2011 2010Liabilitas jangka pendek danjangka panjanglainnya - keuangan dannon keuanganEntitas berelasi denganpemerintah:Badan usaha milik negara 6.039 6.455 8.118 0,02 0,02 0,02Departemen pemerintah 5.568 2.141 3.895 0,02 0,01 0,01Jumlah 11.607 8.596 12.013 0,04 0,03 0,03Hutang jangka panjang(termasuk bagianjangka pendek) (Catatan 18)Entitas berelasi denganpemerintah:Bank milik negara 999.223 998.843 1.297.045 3,02 2,92 3,71Persentase terhadap Pendapatanatau Beban BersangkutanJumlah (%)Tiga Bulan yang Berakhir padatanggal-tanggal 31 MaretTiga Bulan yang Berakhir padatanggal-tanggal 31 Maret2012 2011 2012 2011Pendapatan usaha (Catatan 24)Entitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 356.867 343.801 7,17 7,05Departemen pemerintah 4.046 7.525 0,08 0,16Entitas induk:Qatar Telecom 1.769 10.966 0,04 0,23Entitas di bawah pengaruh signifikan yang sama:Kopindosat 139 152 0,00 0,00Jumlah 362.821 362.444 7,29 7,44Beban usahaJasa telekomunikasiEntitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 368.416 383.053 8,48 9,19Entitas di bawah pengaruh signifikan yang sama:Kopindosat 43.711 25.697 1,01 0,61PT Personel Alih Daya 13.301 22.382 0,31 0,54Entitas induk:Qatar Telecom 14.524 15.376 0,33 0,37Jumlah 439.952 446.508 10,13 10,71124


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)30. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)Persentase terhadap Pendapatanatau Beban bersangkutanJumlah (%)Tiga Bulan yang Berakhir padatanggal-tanggal 31 MaretTiga Bulan yang Berakhir padatanggal-tanggal 31 Maret2012 2011 2012 2011KaryawanKaryawan kunci:Manajemen seniorImbalan kerja jangka pendek 30.512 39.039 0,70 0,93Pesangon pemutusan kontrak kerja - 27.424 - 0,66Imbalan kerja jangka panjang lainnya 1.768 283 0,04 0,01Sub-jumlah 32.280 66.746 0,74 1,60Entitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 3.938 4.749 0,09 0,12Entitas dibawah pengaruh signifikan yang sama:PT Personel Alih Daya - 7.175 - 0,17Jumlah 36.218 78.670 0,83 1,89PemasaranEntitas di bawah pengaruh signifikan yang sama:PT Personel Alih Daya 17.603 16.711 0,40 0,40Kopindosat 4.598 2.420 0,11 0,06Jumlah 22.201 19.131 0,51 0,46Umum dan administrasiEntitas berelasi dengan pemerintah:Badan usaha milik negara 21.674 20.758 0,50 0,50Entitas di bawah pengaruh signifikan yang sama:Kopindosat 3.593 5.602 0,08 0,13PT Personel Alih Daya 3.090 3.702 0,07 0,09Jumlah 28.357 30.062 0,65 0,72Penghasilan (beban) lain-lain - bersihEntitas berelasi dengan pemerintah:Bank-bank milik negara (28.913) (11.031) (4,68) (83,06)125


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)30. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)Hubungan dan sifat saldo akun/transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:,No. Pihak-Pihak Berelasi Hubungan Sifat Saldo Akun/Transaksi1. Bank-bank milik negara Entitas berelasi dengan Kas dan setara kas, aset keuangan danpemerintah non keuangan lancar dan tidak lancarlainnya, hutang jangka pendek, hutangjangka panjang dan penghasilan(beban) lain-lain - bersih2.Badan usaha miliknegaraEntitas berelasi denganpemerintahPiutang usaha, biaya dibayar di muka,piutang pihak-pihak berelasi, sewadibayar di muka jangka panjang, uangmuka jangka panjang, pensiun dibayardimuka jangka panjang, hutang usaha,hutang pengadaan, akrual, hutangpihak-pihak berelasi, liabilitas keuangandan non keuangan jangka pendek danjangka panjang lainnya, pendapatanusaha, beban usaha-jasatelekomunikasi, beban usaha-karyawan,beban usaha-umum dan administrasi.3. Qatar Telecom Entitas induk Piutang usaha, piutang pihak-pihakberelasi, hutang usaha, hutang pihakpihakberelasi, pendapatan usahatelekomunikasitetap dan selular danbeban usaha-jasa telekomunikasi4. Departemen pemerintah Entitas berelasi denganpemerintahBiaya dibayar dimuka, aset keuangandan non keuangan lancar dan tidaklancar lainnya, liabilitas keuangan dannon keuangan jangka pendek danjangka panjang lainnya, pendapatanusaha – MIDI5KopindosatEntitas di bawahpengaruh signifikanyang samaBiaya dibayar dimuka, piutang pihakpihakberelasi, sewa dibayar di mukajangka panjang, uang muka jangkapanjang, hutang pengadaan, akrual,hutang pihak-pihak berelasi,pendapatan usaha, beban usaha-jasatelekomunikasi, beban usahapemasarandan beban usaha-umumdan administrasi6.Manajemen seniorKaryawan kunciPiutang pihak-pihak berelasi, akrual danbeban usaha-karyawan7. PT Personel Alih Daya Entitas di bawahpengaruh signifikanyang samaUang muka jangka panjang, hutangpengadaan, akrual, beban usaha-jasatelekomunikasi, beban usaha-karyawan,beban usaha-pemasaran dan bebanusaha-umum dan administrasi126


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)31. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKANa. Pada tanggal 31 Maret 2012, ikatan pengeluaran barang modal yang merupakan perjanjiankontraktual yang belum terealisasi sehubungan dengan pengadaan dan instalasi aset tetap adalahsebesar AS$82.876 (Catatan 37f) dan Rp555.428.Ikatan pengeluaran barang modal signifikan adalah sebagai berikut:TanggalKontrak Keterangan Kontrak PemasokProcurement ofTechnology Upgrade for2G and 3GTelecommunicationsNetwork in Kalimantan(lihat “g” dibawah)10 Desember20101 Oktober 2010 Procurement ofTelecommunicationsEquipment and RelatedServices16 Juni 2010 Procurement ofTelecommunicationsInfrastructurePT Nokia SiemensNetworks dan NokiaSiemens Networks OyNilai Kontrak/PurchaseOrders (“PO”) yang TelahDiterbitkanAS$38.439Nilai Kontrak/PO yangBelum DilaksanakanAS$17.959PT Ericsson Indonesia danEricsson AB AS$81.881 dan Rp241.947 AS$1.567 dan Rp6.470PT Nokia SiemensNetworks dan NokiaSiemens Networks OyAS$109.274 dan Rp495.269AS$1.708 dan Rp23.510b. Pada tanggal 7 Februari 2012, Perusahaan menandatangani perjanjian pembelian aset denganPT Tower Bersama Infrastructure Tbk dan entitas anaknya, PT Solusi Menara Bersama (secarabersama-sama disebut “Tower Bersama”), dimana Perusahaan menyetujui untuk menjual 2.500menara telekomunikasi milik Perusahaan kepada Tower Bersama untuk penerimaan sejumlahAS$518.500, yang terdiri dari AS$406.000 dibayar di muka dan pembayaran potensial yangditangguhkan dengan jumlah maksimum sebesar AS$112.500. Pembayaran di muka tersebuttermasuk kepemilikan atas saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk tidak kurang dari 5% darimodal yang ditingkatkan (setelah Right Issue oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk).Berdasarkan perjanjian, Perusahaan juga setuju untuk menyewa kembali sebagian ruang (spaces)dari 2.500 menara telekomunikasi tersebut.c. Pada tanggal 30 Desember 2011, Lintasarta, entitas anak, menandatangani perjanjian denganMenkominfo-Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika(Menkominfo-BPPPTI), dimana Lintasarta setuju untuk menyediakan Jasa Akses Publik LayananInternet Wireless Fidelity (WiFi) Kabupaten Kewajiban Pelayanan Umum / Universal ServiceObligation (KPU/USO) untuk Paket Pekerjaan 3 dan 6 yang meliputi wilayah Kalimantan Barat,Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan NusaTenggara Timur. Perjanjian ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp71.992 dan Rp44.422 masingmasinguntuk Paket Pekerjaan 3 dan 6.Selanjutnya pada tanggal 10 Januari 2012, Lintasarta juga menandatangani perjanjian denganMenkominfo-BPPPTI untuk Penyediaan Jasa Akses Publik Layanan Internet WiFi KabupatenKPU/USO untuk Paket Pekerjaan 4 yang meliputi provinsi Gorontalo, Sulawesi Barat, SulawesiSelatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara dengan nilai kontrak sebesarRp83.174.d. Selama bulan Mei 2011 sampai dengan Maret 2012, Perusahaan telah mengeluarkan beberapaPO kepada PT Nokia Siemens Network dan Nokia Siemens Network OY dengan jumlahAS$34.829 dan Rp208.948 untuk pembelian peralatan teknis selular di daerah Sumatera danJawa. Berdasarkan PO-PO tersebut, Perusahaan setuju untuk menukarkan beberapa peralatanteknis selular yang ada dengan peralatan baru dan membayar sejumlah AS$11.462 danRp171.844 kepada Nokia untuk jasa pemasangan dan tambahan peralatan. Untuk tiga bulan yangberakhir pada tanggal 31 Maret 2012, nilai tercatat dari peralatan teknis selular yang diserahkansejumlah Rp44.987 dan akumulasi nilai tercatat untuk peralatan tersebut sampai tanggal31 Maret 2012 sejumlah Rp160.721 (Catatan 8).127


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)31. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)e. Pada tanggal 28 Juli 2011, Perusahaan menandatangani perjanjian dengan PT Quadra Solution,dimana Perusahaan setuju untuk menyediakan layanan komunikasi data kepada PT QuadraSolution terkait dengan Proyek e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronis). Perjanjian tersebutmencakup penyediaan layanan hingga Desember 2012 untuk nilai kontrak sejumlah Rp283.352.Sampai dengan tanggal 31 Maret 2012, Perusahaan telah mengakui pendapatan usaha terkaitdengan perjanjian ini sebesar Rp39.531 yang diklasifikasikan sebagai bagian dari pendapatanMIDI.f. Pada tanggal 10 Desember 2010, Perusahaan bersama PT Nokia Siemens Networks dan NokiaSiemens Networks OY (“Nokia”) setuju untuk menyatakan kembali dan mengubah perjanjian“Procurement of Technology Upgrade for 2G and 3G Telecommunications Network in Kalimantan”yang ditandatangani pertama kali pada tanggal 30 Juni 2010. Berdasarkan perjanjian yang baru,Perusahaan setuju untuk menukar peralatan teknis selular tertentu yang berada di areaKalimantan dengan peralatan baru dari Nokia dengan jumlah AS$75.243 terdiri dari peralatanteknis selular dengan nilai buku AS$66.963 (dikurangi potongan harga sebesar AS$2.029) untuk1.325 unit Base Transceiver Station (BTS) 2G, 24 unit Base Station Controller (BSC), 11 unitTranscoders, 66 unit peralatan Node B dan 3 unit Radio Network Controller (RNC) dan membayarsebesar AS$6.251 ke Nokia untuk jasa pemasangan. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2011,Perusahan telah membayar jasa pemasangan. Akumulasi nilai tercatat untuk peralatan tersebutsampai tanggal 31 Maret 2012 sejumlah Rp559.241 (Catatan 8). Perusahaan juga melakukanperikatan dengan Nokia untuk pengadaan peralatan tambahan dari Nokia dengan jumlahAS$11.708 sampai dengan akhir tahun 2012.g. Pada tanggal 29 Januari, 15 April, 24 Mei, 3 Juni 2010, dan 4 dan 10 Februari 2011, Perusahaansetuju untuk menyewakan menara telekomunikasi dan lahan miliknya masing-masing kepadaPT Hutchison CP Telecommunications (“Hutchison”) selama jangka waktu 12 tahun, PT NatrindoTelepon Selular (“NTS”) selama jangka waktu 10 tahun, PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”) selamajangka waktu 10 tahun, PT Berca Global Access (“Berca”) selama jangka waktu 10 tahun,PT Dayamitra Telekomunikasi (“Mitratel”) selama jangka waktu 10 tahun dan PT First Media Tbk(“FM”) selama jangka waktu 5 tahun. Hutchison, NTS dan XL Axiata (secara tahunan), Berca danMitratel (secara tiga bulanan) dan FM (secara enam bulanan) diwajibkan membayar biaya sewadan pemeliharaan di muka yang dicatat sebagai bagian dari pendapatan diterima di muka.Pada tanggal 18 Agustus 2011, Perusahaan dan Hutchison mengubah perjanjian tersebut meliputibeberapa perubahan tertentu, diantaranya adalah jumlah kompensasi yang dibayarkan olehPerusahaan kepada pemilik lahan sewa atau masyarakat di sekitar lahan sewa, denda yangdibebankan atas keterlambatan pembayaran dan periode sewa efektif.Jumlah minimum dari piutang sewa di masa depan dalam perjanjian sewa operasi per tanggal31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 adalah sebagaiberikut:128


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)31. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Dalam satu tahun 879.274 374.864 410.828Di atas satu tahun tetapi tidak melebihi lima tahun 3.519.138 1.514.834 2.372.145Di atas lima tahun 3.865.387 1.822.169 2.044.071Jumlah 8.263.799 3.711.867 4.827.044Jumlah minimum dari piutang sewa di masa depan dalam perjanjian sewa pembiayaan padatanggal 31 Maret 2012 adalah sebagai berikut:Pembayaran Nilai kini dariminimum pembayaranDalam satu tahun 11.413 7.976Diatas satu tahun tetapi tidak melebihi lima tahun 60.871 39.442Diatas lima tahun 66.804 56.095Jumlah 139.088 103.513Dikurangi nilai yang merupakan beban keuangan 35.575 -Nilai kini dari pembayaran sewa minimum 103.513 103.513Bagian jangka pendek (disajikan sebagai bagian dari Aset KeuanganLancar Lainnya - Bersih) (Catatan 7) 7.976Bagian jangka panjang (disajikan sebagai Piutang Sewa Pembiayaan) 95.537Jumlah 103.513h. Pada tanggal 15 April 2010, Lintasarta, entitas anak, menandatangani perjanjian denganMenkominfo-Balai Telekomunikasi dan Informatika Pedesaan (Menkominfo-BTIP), dimanaLintasarta setuju untuk menyediakan Pusat Layanan Jasa Akses Internet Kecamatan (PLIK) untukPaket Pekerjaan 7, 8 dan 9 yang meliputi provinsi-provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, NusaTenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah,Maluku dan Papua. Pada tanggal 22 Desember 2010, perjanjian-perjanjian tersebut diamandemenuntuk meningkatkan nilai kontrak. Perjanjian tersebut meliputi empat tahun yang dimulai daritanggal 15 Oktober 2010 dengan jumlah nilai kontrak masing-masing sebesar Rp91.895,Rp143.668 dan Rp116.721 untuk Paket Pekerjaan 7, 8 dan 9. Sesuai dengan perjanjian,Lintasarta menempatkan deposito berjangka sejumlah Rp18.200 sebagai jaminan pelaksanaanuntuk periode kontrak empat tahun yang diklasifikasikan sebagai bagian dari aset keuangan tidaklancar lainnya.Pada tanggal 12 Desember 2010, Lintasarta menandatangani perjanjian dengan Menkominfo-BTIP untuk menyediakan Pusat Layanan Jasa Akses Internet Kecamatan Bergerak (PLIKB) untukPaket Pekerjaan 2, 3, 11, 15, 16 dan 18 yang meliputi provinsi-provinsi Sumatera Utara, SumateraBarat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.Perjanjian tersebut meliputi empat tahun yang dimulai dari tanggal 22 September 2011 denganjumlah nilai kontrak masing-masing sebesar Rp79.533, Rp92.003, Rp60.149, Rp71.879,Rp84.583, dan Rp69.830 untuk Paket Pekerjaan 2, 3, 11, 15, 16 dan 18. Pada tanggal19 Oktober 2011, perjanjian ini diamandemen untuk mengubah tanggal mulai pekerjaan dari22 September 2011 menjadi 22 Desember 2011.129


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)31. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)Sampai dengan tanggal 31 Maret 2012, Lintasarta telah menerima pembayaran uang muka dariMenkominfo-BTIP terkait dengan perjanjian sebesar Rp46.112 dan Rp5.836, yang masing-masingdiklasifikasikan sebagai bagian dari pendapatan diterima di muka untuk bagian jangka pendek danliabilitas jangka panjang lainnya untuk bagian jangka panjang.Pada tanggal 6 Mei 2010, Lintasarta menandatangani perjanjian dengan PT Wira Eka Bhakti(WEB), untuk pengadaan peralatan dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk pembangunan PLIK,sesuai kesepakatan dengan Menkominfo-BTIP di atas, dengan nilai kontrak sejumlah Rp189.704.Perjanjian ini telah diamandemen beberapa kali, dengan amandemen terakhir tertanggal9 Maret 2011 yang meningkatkan nilai kontrak menjadi Rp208.361.Pada tanggal 23 Maret 2011, Lintasarta menandatangani perjanjian dengan WEB danPT Personel Alih Daya (pihak berelasi), untuk pengadaan peralatan dan infrastruktur yangdibutuhkan untuk pembangunan PLIKB, sesuai kesepakatan dengan Menkominfo-BTIP di atas,dengan nilai kontrak masing-masing berjumlah Rp276.274 dan Rp60.739.Sampai dengan tanggal 31 Maret 2012, Lintasarta telah membayar uang muka kepada WEB danPT Personel Alih Daya sejumlah Rp18.192 dan Rp44.189, yang masing-masing diklasifikasikansebagai uang muka untuk bagian jangka pendek dan uang muka jangka panjang untuk bagianjangka panjang.i. Selama tahun 2008-2010, Perusahaan menandatangani beberapa perjanjian dengan, antara lainperusahaan penyedia menara, PT Professional Telekomunikasi Indonesia (“Protelindo”), XLAxiata, Mitratel, PT Solusindo Kreasi Pratama, dan PT Gihon Telekomunikasi Indonesia untukmenyewa sebagian ruang (spaces) pada menara telekomunikasi dan lahan untuk periode awal 10tahun. Perusahaan dapat memperpanjang masa sewanya selama 10 tahun berikutnya, denganbiaya sewa tambahan berdasarkan tingkat inflasi di Indonesia.Kewajiban sewa minimum di masa akan datang untuk perjanjian sewa operasi di atas padatanggal 31 Maret 2012, 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 / 31 Desember 2010 adalahsebagai berikut:1 Januari 2011 /31 Maret 31 Desember 31 Desember2012 2011 2010Dalam satu tahun 109.440 97.522 119.310Di atas satu tahun tetapi tidak melebihi lima tahun 547.133 488.183 477.243Di atas lima tahun 197.955 193.659 452.738Jumlah 854.528 779.364 1.049.291130


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)31. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)Kewajiban sewa minimum di masa akan datang untuk perjanjian sewa pembiayaan pada tanggal31 Maret 2012 adalah sebagai berikut:Pembayaran Nilai kini dariminimum pembayaranDalam satu tahun 109.122 72.309Diatas satu tahun tetapi tidak melebihi lima tahun 581.986 361.016Diatas lima tahun 432.960 356.601Jumlah 1.124.068 789.926Dikurangi nilai yang merupakan beban keuangan 334.142 -Nilai kini dari pembayaran sewa minimum 789.926 789.926Bagian jangka pendek (disajikan sebagai bagian dari Liabilitas KeuanganJangka Pendek Lainnya) 72.309Bagian jangka panjang (disajikan sebagai Kewajiban Sewa Pembiayaan) 717.617Jumlah 789.926j. Perusahaan dan IMM mempunyai ikatan untuk membayar biaya frekuensi radio tahunansepanjang periode izin 3G dan BWA, selama Perusahaan dan IMM memegang izin 3G dan BWA.Jumlah pembayaran setiap tahun adalah berdasarkan skema pembayaran yang telahditetapkan dalam Peraturan Menkominfo No. 7/PER/M.KOMINFO/2/2006,No. 268/KEP/M.KOMINFO/9/2009 dan No. 237/KEP/M.KOMINFO/7/2009 masing-masing padatanggal 8 Februari 2006, 1 September 2009 dan 27 Juli 2009. Perusahaan dan IMM membayarbiaya penggunaan frekuensi radio tahunan untuk izin 3G dan BWA sejumlah Rp333.594,Rp442.511 dan Rp381.123, masing-masing untuk periode 3 bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010.k. Pada tanggal 20 Juli 2005, Perusahaan memperoleh fasilitas dari HSBC untuk mendanaikebutuhan modal kerja jangka pendek Perusahaan. Perjanjian tersebut telah diamandemenbeberapa kali. Pada tanggal 20 September 2011, fasilitas ini diamandemen untukmemperpanjang tanggal jatuh temponya sampai dengan tanggal 30 April 2012 dan mengubahsuku bunga dan beberapa persyaratan tertentu dalam perjanjian sebagai berikut:• Fasilitas Overdraft sebesar AS$2.000 (termasuk fasilitas overdraft dalam mata uang rupiahsebesar Rp17.000). Bunga dikenakan berdasarkan saldo harian sebesar 3,75% per tahun dan6% per tahun di bawah suku bunga pinjaman terbaik HSBC (HSBC Best Lending Rate)masing-masing untuk pinjaman dalam mata uang rupiah dan dolar A.S.• Fasilitas pinjaman revolving sebesar AS$30.000 (termasuk pinjaman revolving dalam matauang rupiah sebesar Rp255.000). Pinjaman ini jatuh tempo dengan jangka waktu maksimum180 hari dan dapat ditarik dalam beberapa tranche dengan nilai minimum sebesar AS$500 danRp500, masing-masing untuk pinjaman dalam mata uang dolar A.S. dan rupiah. Bungadikenakan berdasarkan saldo harian sebesar 2,25% per tahun di atas suku bunga pinjamanHSBC (HSBC Cost of Fund Rate) masing-masing untuk pinjaman dalam mata uang rupiah ataudolar A.S.• Fasilitas ini dianggap fasilitas uncommitted berdasarkan pedoman No. 12/516/DPNP/DPnPtanggal 21 September 2010 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia; sebagai akibatnya, fasilitasini dapat secara otomatis dibatalkan oleh HSBC bila kolektibilitas kredit Perusahaan menurunmenjadi kurang lancar, diragukan atau kerugian berdasarkan penilaian HSBC sesuai dengankriteria umum yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.131


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)31. IKATAN DAN PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)Pada tanggal 27 Maret 2012, Perusahaan menerima surat dari HSBC untuk memperpanjang jatuhtemponya sampai dengan tanggal 30 April 2013.l. Pada tahun 1994, Perusahaan ditunjuk sebagai Administrator Keuangan [Financial Administrator(“FA”)] oleh sebuah konsorsium yang didirikan untuk membangun dan menjual/menyewakan kabellaut Asia Pacific Cable Network (“APCN”) untuk negara-negara di kawasan Asia Pasifik. SebagaiFA, Perusahaan mengumpulkan dan mendistribusikan dana hasil penjualan Indefeasible Right ofUse (“IRU”), Defined Underwritten Capacity (“DUC”) dan Occassional Commercial Use (“OCU”)APCN.Dana penjualan IRU, DUC dan OCU serta dana yang diterima untuk meng-upgrade kabel APCNbukan merupakan milik Perusahaan dan oleh karena itu, tidak dicatat dalam pembukuanPerusahaan. Namun, Perusahaan mengelola dana ini dalam rekening terpisah.Pada tanggal 31 Maret 2012, saldo dana (termasuk perolehan bunga) yang dalam pengelolaanPerusahaan berjumlah AS$4.278. Selain dana dari penjualan IRU, DUC dan OCU, anggotakonsorsium juga akan menerima bagian mereka atas bunga yang diperoleh atas penempatandana tersebut.m. Perjanjian lain yang dibuat bersama Telkom adalah sebagai berikut:• Berdasarkan perjanjian kerjasama, kompensasi kepada Telkom sehubungan dengan jasapenyewaan sirkit/saluran, seperti world link dan bit link adalah sebesar 15% dari pendapatantertagih Perusahaan yang berasal dari jasa tersebut.Perusahaan dan Satelindo juga menyewa sirkit dari Telkom untuk menghubungkan Jakarta,Medan dan Surabaya.• Pada tahun 1994, Satelindo mengadakan perjanjian penyerahan penggunaan sebidangtanah hak pengelolaan (“Land Transfer Agreement”) dengan Telkom untuk penyerahanpenggunaan lahan tanah seluas 134.925 meter persegi yang berlokasi di Daan Mogot,Jakarta Barat, dimana terletak stasiun pengendali bumi (earth control station) milik Satelindo.Berdasarkan perjanjian tersebut, Satelindo berhak menggunakan lahan tanah untuk jangkawaktu 30 tahun terhitung sejak tanggal perjanjian, dengan harga setara AS$40.000 dikurangiRp43.220. Jangka waktu perjanjian tersebut dapat diperpanjang berdasarkan perjanjiankedua belah pihak.Perjanjian ini selanjutnya digantikan oleh perjanjian sewa tanah tanggal 6 Desember 2001,dengan syarat yang sama seperti perjanjian land transfer agreement.• Pada tahun 1999, Lintasarta mengadakan perjanjian dengan Telkom, dimana Telkommenyewakan transponder kepada Lintasarta. Perjanjian ini telah mengalami beberapaamandemen, terakhir berdasarkan amandemen kesembilan tanggal 24 Mei 2010. Sewatransponder yang dibebankan pada usaha sebesar Rp5.286 dan Rp6.119 masing-masingpada tahun 2012 dan 2011 yang disajikan sebagai bagian dari “Beban Usaha - Beban JasaTelekomunikasi” dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.132


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)32. SISTEM TARIFa. Jasa telekomunikasi internasionalTarif jasa (“tarif”) dengan perusahaan telekomunikasi internasional ditentukan berdasarkanperaturan telekomunikasi internasional yang dibuat oleh International Telecommunications Union(“ITU”).Peraturan ini mensyaratkan bahwa pengelola telekomunikasi internasional, berdasarkan perjanjiantimbal balik, menyusun dan merevisi tarif perhitungan (“accounting rate”) yang akan diterapkan,dengan mempertimbangkan biaya penyelenggaraan jasa telekomunikasi spesifik dan rekomendasidari Consultative Committee on International Telegraph and Telephone (“CCITT”). Tarif ini dibagidalam porsi terminal yang dibayarkan kepada pengelola di negara terminal, dan bila harus melaluitransit, dalam porsi transit yang dibayarkan kepada pengelola di negara transit.ITU juga mengatur bahwa unit moneter yang digunakan, bila tidak diatur secara khusus dalamperjanjian, adalah Special Drawing Right (“SDR”) atau Gold Franc, yang setara dengan1/3,061 SDR. Tiap pengelola sesuai dengan hukum negaranya masing-masing, akan menentukanbiaya yang akan ditagih dari pelanggan masing-masing.Tarif yang ditagih kepada pelanggan telepon internasional di Indonesia, yang disebut juga tarifpungut, ditetapkan dengan surat keputusan Menhub, yang biasanya lebih tinggi dari tarifperhitungan. Selama periode 1996 sampai dengan 1998, Menhub telah melakukan perubahantarif yang berlaku efektif mulai tanggal 1 Januari 1997, 15 Maret 1998 dan 15 November 1998.Berdasarkan Surat Keputusan Menkominfo No. 09/PER/M.KOMINFO/02/06 tanggal28 Februari 2006, tarif pungut dihitung dengan formula tarif yang disebut formula price cap yangtelah memperhitungkan indeks harga konsumen mulai tanggal 1 Januari 2007.b. Jasa selularTarif jasa telepon dasar melalui jaringan bergerak selular ditentukan berdasarkan PeraturanMenkominfo No. 12/PER/M.KOMINFO/02/2006 tanggal 28 Februari 2006. Berdasarkan peraturanini, tarif selular terdiri dari:• Biaya aktivasi• Biaya berlangganan bulanan• Biaya penggunaan• Biaya fasilitas tambahanPenyelenggara jaringan bergerak selular harus mengimplementasikan tarif baru yang disebutsebagai “tarif bawah”. Untuk biaya penggunaan, tarif bawah adalah biaya originasi ditambah biayaterminasi (jumlah biaya interkoneksi), sementara untuk biaya aktivasi dan biaya berlanggananbulanan, tarif bawah tergantung pada struktur biaya dari setiap penyelenggara jaringan bergerakselular.Pada bulan April 2008, Menkominfo mengeluarkan Peraturan MenteriNo. 09/PER/M.KOMINFO/04/2008 mengenai tata cara penetapan tarif jasa telekomunikasi yangdisalurkan melalui jaringan bergerak selular. Berdasarkan peraturan baru ini, operator selularharus menerapkan tarif baru yang disebut batas harga (“price cap”). Jenis tarif untuk layanantelekomunikasi melalui jaringan selular terdiri dari:• Tarif jasa teleponi dasar• Tarif jelajah• Tarif jasa multimedia133


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)32. SISTEM TARIFb. Jasa selular (lanjutan)Tarif retail seharusnya dihitung berdasarkan Biaya Elemen Jaringan, Biaya Aktivasi LayananRetail dan Marjin Laba.Penerapan tarif baru untuk penyelenggara telekomunikasi dominan wajib mendapat persetujuandari Pemerintah. Penyelenggara telekomunikasi dominan adalah penyelenggara telekomunikasiyang memiliki pendapatan lebih dari 25% atas jumlah pendapatan industri pada segmen tertentu.Mulai bulan Mei 2008, Perusahaan telah menerapkan secara penuh sistem tarif telekomunikasiselular baru ini.c. Jasa telekomunikasi tetapPada bulan Februari 2006, Menkominfo mengeluarkan PeraturanNo. 09/PER/M.KOMINFO/02/2006 mengenai tarif jasa teleponi dasar melalui jasa jaringan tetap.Pada bulan April 2008, Menkominfo mengeluarkan Peraturan MenteriNo. 15/PER/M.KOMINFO/04/2008 mengenai tata cara penetapan tarif jasa teleponi yangdisalurkan melalui jaringan tetap. Peraturan ini juga diterapkan untuk layanan telepon jaringantetap nirkabel.Berdasarkan peraturan baru ini, tarif untuk jasa teleponi dasar dan pesan singkat (“SMS”) harusdihitung berdasarkan rumus yang ditetapkan dalam Peraturan. Penyelenggara telekomunikasijaringan tetap harus menerapkan tarif baru yang disebut batas harga (“price cap”).Mulai bulan Mei 2008, Perusahaan telah menerapkan secara penuh sistem tarif telekomunikasitetap baru ini.33. TARIF INTERKONEKSI, USO, BIAYA SPEKTRUM FREKUENSI DAN PEMBAGIAN PENDAPATANTarif interkoneksi antar operator telekomunikasi dalam negeri ditetapkan berdasarkan KeputusanMenhub No. KM.108/PR.301/MPPT-94 tanggal 28 Desember 1994. Peraturan ini telah diperbaharuibeberapa kali dengan perubahan terakhir Keputusan No. KM.37 Tahun 1999 (“Keputusan No. 37”)tanggal 11 Juni 1999. Keputusan ini, bersama dengan Keputusan No. KM.46/PR.301/MPPT-98(“Keputusan No. 46”) tanggal 27 Februari 1998, menetapkan struktur dan besaran tarif interkoneksiantara jaringan telekomunikasi selular dengan Public Switched Telephone Network (“PSTN”), jaringantelekomunikasi selular dengan jaringan telekomunikasi internasional, jaringan telekomunikasi selulardengan jaringan telekomunikasi selular dalam negeri lainnya, jaringan telekomunikasi internasionaldengan PSTN dan antara dua PSTN dalam negeri.134


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)33. TARIF INTERKONEKSI, USO, BIAYA SPEKTRUM FREKUENSI DAN PEMBAGIAN PENDAPATAN(lanjutan)Berdasarkan keputusan Menhub, pengaturan tarif interkoneksi adalah sebagai berikut:1. Struktur dan Besaran Tarif Interkoneksia. Antara internasional dengan PSTN lokalBerdasarkan Keputusan No. 37 tanggal 11 Juni 1999, tarif interkoneksi adalah sebagaiberikut:Tarif aksesTarif pemakaianTarifRp850 untuksetiap panggilanRp550 untuk setiapmenit percakapanDasar PerhitunganJumlah panggilan ke luar negeri(outgoing) dan dari luar negeri (incoming)yang berhasil tersambungJumlah waktu (durasi) percakapan daripanggilan ke luar negeri (outgoing) dan dariluar negeri (incoming) yang berhasiltersambungb. Antara PSTN dalam negeri dan PSTN dalam negeri lainnyaBiaya interkoneksi untuk percakapan telekomunikasi dalam negeri (lokal dan SLJJ) antaraPSTN dalam negeri dengan PSTN dalam negeri lainnya diatur dan disepakati bersama antarapenyelenggara PSTN dalam negeri.c. Antara Sistem Telepon Bergerak Selular (“STBS”) dan PSTN dalam negeriBerdasarkan Keputusan No. 46 tanggal 27 Februari 1998 yang mulai berlaku efektif sejaktanggal 1 April 1998, tarif interkoneksi adalah sebagai berikut:(1) Percakapan LokalUntuk percakapan lokal yang berasal dari STBS ke pelanggan PSTN, operator selularmembayar operator PSTN sebesar 50% dari tarif percakapan lokal yang berlaku. Untukpercakapan lokal dari PSTN ke pelanggan selular, operator selular menerima biaya airtimeyang dibebankan operator PSTN kepada pelanggannya.(2) SLJJUntuk SLJJ yang berasal dari PSTN ke pelanggan selular, operator selular menerimasebagian tarif SLJJ, dengan proporsi berkisar mulai 15% dari tarif ditambah biaya airtimedalam hal seluruh percakapan jarak jauh tidak diselenggarakan oleh operator selulartersebut, sampai dengan 60% dari tarif ditambah biaya airtime dalam hal seluruhpercakapan jarak jauh tersebut diselenggarakan oleh operator selular tersebut.Untuk SLJJ yang berasal dari STBS ke pelanggan PSTN, operator selular berhakmemperoleh sebagian tarif SLJJ, dengan proporsi berkisar mulai 15% dari tarif dalam halseluruh percakapan jarak jauh tidak diselenggarakan oleh operator selular tersebut,sampai dengan 60% dari tarif dalam hal seluruh bagian jarak jauh diselenggarakan olehoperator selular tersebut.135


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)33. TARIF INTERKONEKSI, USO, BIAYA SPEKTRUM FREKUENSI DAN PEMBAGIAN PENDAPATAN(lanjutan)1. Struktur dan Besaran Tarif Interkoneksi (lanjutan)d. Antara STBS dan STBS lainnyaBerdasarkan Keputusan No. 46, tarif interkoneksi adalah sebagai berikut:(1) Percakapan LokalUntuk percakapan lokal yang berasal dari STBS ke STBS lainnya, operator selular “asal”membayar biaya airtime kepada operator selular “tujuan”. Jika percakapan dilakukanmelalui PSTN, operator selular asal membayar operator PSTN 50% dari tarif percakapanlokal yang berlaku.(2) SLJJUntuk SLJJ yang berasal dari STBS, operator selular berhak memperoleh sebagian tarifSLJJ, dengan proporsi berkisar mulai 15% dari tarif dalam hal seluruh percakapan jarakjauh tidak diselenggarakan oleh operator selular tersebut, sampai dengan 85% dari tarifdalam hal seluruh percakapan jarak jauh diselenggarakan oleh operator selular tersebutdan percakapan ditujukan kepada operator selular lainnya, dan sampai dengan 100% jikapercakapan ditujukan kepada operator selular yang sama.e. Antara PSTN internasional dengan STBSMulai tahun 1998, tarif interkoneksi untuk percakapan selular internasional ke atau daripelanggan selular luar negeri dari atau ke pelanggan selular dalam negeri, baik yangpercakapannya dilakukan melalui PSTN dalam negeri maupun tidak, menggunakan tarif yangsama dengan percakapan melalui PSTN domestik sebagaimana disebutkan dalam catatan “a”di atas. Akan tetapi, berdasarkan kesepakatan bersama dengan operator telekomunikasiselular, Perusahaan (termasuk Satelindo sampai saat penggabungan - Catatan 1e) sampaidengan 31 Desember 2006 masih menggunakan perjanjian awal pembagian kontraktual untuktarif interkoneksi (Catatan 34).f. Interkoneksi antar Sentral Gerbang InternasionalBiaya interkoneksi untuk percakapan telekomunikasi internasional antar sentral gerbanginternasional diatur dan disepakati bersama antara badan penyelenggara jasa telekomunikasiinternasional dengan badan usaha patungan penyelenggara jasa telekomunikasiinternasional.Keputusan No. 37 dan Keputusan No. 46 selanjutnya digantikan oleh Keputusan Menhub No. 32Tahun 2004 mengenai interkoneksi berbasis biaya menggantikan perjanjian interkoneksi yangberbasis pembagian pendapatan. Berdasarkan keputusan baru tersebut, penyelenggara tujuanpanggilan menetapkan biaya interkoneksi berdasarkan formula yang diputuskan oleh Pemerintah,yang mengharuskan penyelenggara telekomunikasi membebankan interkoneksi berdasarkanbiaya menyelenggarakan panggilan tersebut.Tanggal berlaku efektif keputusan baru ini yang sebelumnya mulai tanggal 1 Januari 2005 ditundasampai dengan tanggal 1 Januari 2007 berdasarkan Peraturan MenkominfoNo. 08/PER/M.KOMINFO/02/2006 tanggal 8 Februari 2006 (Catatan 34).136


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)33. TARIF INTERKONEKSI, USO, BIAYA SPEKTRUM FREKUENSI DAN PEMBAGIAN PENDAPATAN(lanjutan)1. Struktur dan Besaran Tarif Interkoneksi (lanjutan)Penerapan tagihan interkoneksi antara penyelenggara telekomunikasi dimulai dari perjanjian yangditandatangani oleh kedua belah pihak. Semua perjanjian interkoneksi harus mengacu padaDokumen Penawaran Interkoneksi (“DPI”) (Reference Interconnection Offer). Semuapenyelenggara telekomunikasi harus menerbitkan DPI dan penyelenggara telekomunikasidominan harus mendapat persetujuan dari Pemerintah.Pada bulan Agustus 2006, DJPT mengeluarkan keputusan No. 278/DIRJEN/2006 yangmenyetujui DPI yang berasal dari Perusahaan dan dua penyelenggara telekomunikasi dominanlainnya (Telkom dan Telkomsel). Keputusan ini diterapkan efektif sejak bulan Januari 2007 yangdisepakati oleh semua penyelenggara telekomunikasi dan disetujui oleh Pemerintah. Pada tanggal11 April 2008, DJPT menyetujui diberlakukannya DPI yang baru dari penyelenggaratelekomunikasi dominan (Telkom, Telkomsel dan Perusahaan). DJPT mengharuskan agar seluruhpenyelenggara telekomunikasi dalam negeri mengubah perjanjian interkoneksi agar sesuaidengan DPI baru mulai tanggal 1 April 2008. Pada tanggal 1 April 2008, Perusahaan telahmenerapkan tarif interkoneksi yang baru berdasarkan DPI yang disetujui.Namun, pada tanggal 31 Desember 2010, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)mengeluarkan surat No. 227/BRTI/XII/2010 tentang penerapan tarif interkoneksi baru berdasarkanimplementasi biaya interkoneksi berbasis biaya, yang akan digunakan oleh semua operatortelekomunikasi efektif 1 Januari 2011. Perusahaan sudah menerapkan tarif baru mulai tanggal1 Januari 2011.Pada tanggal 27 Juni 2011, Menkominfo mengeluarkan PeraturanNo. 16/PER/M.KOMINFO/06/2011 mengenai perubahan keputusan Menteri Perhubungan No. 35Tahun 2004 mengenai penyelenggaraan jaringan tetap lokal tanpa kabel dengan mobilitasterbatas, yang mendorong penerapan tarif berbasis biaya oleh semua operator telekomunikasiefektif 1 Juli 2011.2. USO dan Biaya Spektrum FrekuensiPada tanggal 16 Januari 2009, Pemerintah mengeluarkan Peraturan No. 7 Tahun 2009, yangmeningkatkan kontribusi untuk pengembangan USO dari 0,75% menjadi 1,25% dan menurunkanbiaya hak penyelenggaraan telekomunikasi dari 1% menjadi 0,50% dari pendapatan bruto tahunan(setelah dikurangi piutang tak tertagih dan biaya interkoneksi), efektif sejak tanggal1 Januari 2009.Pada tanggal 13 Desember 2010, Presiden Republik Indonesia mengeluarkan PP No. 76/2010tentang perubahan atas PP No. 7/2009 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukanpajak yang dipungut oleh Menkominfo. Peraturan ini berdampak pada metode perhitungan danpembayaran biaya spektrum yang dialokasikan ke Perusahaan (pita frekuensi 800 Mhz, 900 Mhzdan 1.800 Mhz).137


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)33. TARIF INTERKONEKSI, USO, BIAYA SPEKTRUM FREKUENSI DAN PEMBAGIAN PENDAPATAN(lanjutan)3. Pembagian PendapatanPendapatan dari tarif akses dan biaya pemakaian yang berasal dari percakapan telekomunikasiinternasional yang melibatkan interkoneksi jaringan telekomunikasi yang dimiliki oleh beberapapenyelenggara jasa telekomunikasi dalam negeri yang tidak diatur oleh KeputusanNo. 08/PER/M.KOMINFO/02.2006, dibagi secara proporsional ke setiap penyelenggara jasatelekomunikasi dalam negeri, dimana bagian pendapatan interkoneksi tersebut akan diatur lebihlanjut dalam perjanjian bilateral diantara penyelenggara.34. PERJANJIAN INTERKONEKSIPerusahaan (termasuk Satelindo dan IM3 sampai dilakukan merger - Catatan 1e) mengadakanperjanjian interkoneksi dengan operator-operator dalam negeri dan luar negeri. Beberapa perjanjianinterkoneksi yang signifikan adalah sebagai berikut:1. TelkomPerjanjian/transaksi interkoneksi yang signifikan dengan Telkom adalah sebagai berikut:a. Pelayanan telekomunikasi tetapPada tanggal 23 September 2005, Perusahaan dan Telkom mengadakan perjanjian interkoneksijaringan tetap lokal, jarak jauh dan internasional. Hal-hal pokok yang dicakup dalam perjanjiantersebut adalah sebagai berikut:• Interkoneksi antara jaringan tetap lokal, jarak jauh dan internasional Perusahaan danTelkom yang memungkinkan pelanggan jasa telekomunikasi tetap Perusahaan untukmelakukan atau menerima panggilan ke atau dari pelanggan atau sentral gerbanginternasional Telkom.• Jasa panggilan internasional Perusahaan dan Telkom dapat diakses dan terus menerusterbuka pada jaringan tetap kedua belah pihak.• Perusahaan dan Telkom bertanggung jawab atas sarana telekomunikasi masing-masing.• Kompensasi untuk jasa yang disediakan didasarkan pada tarif interkoneksi yang ditentukanoleh kedua belah pihak.• Masing-masing pihak melakukan penagihan atas jasa panggilan internasional pihak lainnyayang digunakan oleh pelanggan pihak lainnya. Masing-masing pihak harus membayarkepada pihak lainnya 1% dari penerimaan tagihan yang dilakukan oleh pihak lainnya,ditambah biaya proses penagihan sebesar Rp82 per record of outgoing call sebagaikompensasi atas proses penagihan. Namun, biaya penerimaan tagihan dan prosespenagihan tersebut diubah menjadi biaya layanan (“service charge”), yang dihitung sebesarRp1.250 per menit dari outgoing call berlaku mulai 1 April 2008. Berdasarkan perjanjianterakhir, biaya layanan diubah menjadi Rp1.200 per menit dari outgoing call mulai tanggal1 Januari 2009.138


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)34. PERJANJIAN INTERKONEKSI (lanjutan)1. Telkom (lanjutan)a. Pelayanan telekomunikasi tetap (lanjutan)Pada tanggal 28 Desember 2006, Perusahaan dan Telkom menandatangani nota kesepakatanuntuk menerapkan tarif interkoneksi baru sesuai dengan peraturan interkoneksi berbasis biayayang efektif mulai tanggal 1 Januari 2007. Nota kesepakatan ini diubah menjadi perjanjiantanggal 18 Desember 2007. Perjanjian ini telah diamandemen beberapa kali. Amandementerakhir adalah tanggal 20 Desember 2011 untuk memenuhi persyaratan surat BRTINo. 227/BRTI/XII/2010 tertanggal 31 Desember 2010 mengenai implementasi tarif interkoneksibaru di 2011. Perusahaan sudah menerapkan tarif baru mulai tanggal 1 Januari 2011.b. Jasa SelularPada tanggal 1 Desember 2005, Perusahaan dan Telkom menandatangani perjanjianinterkoneksi antara jaringan bergerak selular Perusahaan dan jaringan tetap Telkom.Berdasarkan perjanjian tersebut, interkoneksi antara jaringan bergerak selular Perusahaandengan jaringan tetap Telkom memungkinkan pelanggan selular Perusahaan untuk melakukanatau menerima panggilan ke atau dari pelanggan telekomunikasi tetap Telkom.Pada tanggal 28 Desember 2006, Perusahaan dan Telkom menandatangani nota kesepakatanuntuk menerapkan tarif interkoneksi baru sesuai dengan peraturan interkoneksi berbasis biayayang efektif mulai tanggal 1 Januari 2007. Nota kesepakatan ini diubah menjadi perjanjiantanggal 18 Desember 2007. Perjanjian ini diamandemen beberapa kali. Amandemen terakhiradalah tanggal 20 Desember 2011 untuk memenuhi persyaratan surat BRTI No.227/BRTI/XII/2010 tertanggal 31 Desember 2010 mengenai implementasi tarif interkoneksi barudi 2011. Perusahaan sudah menerapkan tarif baru mulai tanggal 1 Januari 2011.2. XL Axiata, PT Smartfren Telecom Tbk (sebelumnya PT Mobile-8 Telecom Tbk) (“Smartfren”) danTelkomselHal-hal yang diatur dalam perjanjian ini adalah sebagai berikut:• Interkoneksi antara sentral gerbang internasional Perusahaan dan Satelindo dengan jaringanSTBS operator tersebut untuk melakukan percakapan internasional dari atau ke luar negerimelalui sentral gerbang internasional Perusahaan dan Satelindo.• Perusahaan dan Satelindo menerima sebagian pendapatan operator tersebut dari percakapanyang dilakukan melalui sentral gerbang internasional Perusahaan dan Satelindo sebagaikompensasi atas interkoneksi tersebut.• Satelindo dan IM3 juga mengadakan perjanjian dengan operator tersebut di atas untukinterkoneksi STBS GSM milik Satelindo dan IM3 dengan jaringan operator tersebut, yangmemungkinkan pelanggan operator tersebut melakukan panggilan/mengirim SMS kepada ataumenerima panggilan/SMS dari pelanggan Satelindo dan IM3.• Perjanjian ini dapat diperbaharui setiap tahun.Perusahaan (termasuk Satelindo dan IM3 sampai saat penggabungan) dan operator di atas masihtetap melakukan perhitungan berdasarkan perjanjian tersebut dengan menerapkan perhitungankompensasi semula, kecuali untuk biaya interkoneksi.139


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)34. PERJANJIAN INTERKONEKSI (lanjutan)2. XL Axiata, PT Smartfren Telecom Tbk (sebelumnya PT Mobile-8 Telecom Tbk) (“Smartfren”) danTelkomsel (lanjutan)Pada tanggal 8, 27 dan 28 Desember 2006, Perusahaan menandatangani nota kesepakatanmasing-masing dengan Telkomsel, Smartfren dan XL Axiata mengenai penerapan tarifinterkoneksi baru berbasis biaya yang efektif pada tanggal 1 Januari 2007 sesuai denganPeraturan Menkominfo No. 08/PER/M.KOMINFO/02/2006. Nota kesepakatan dengan Smartfren,XL Axiata dan Telkomsel selanjutnya digantikan dengan perjanjian masing-masing pada tanggal14 September, 17 dan 19 Desember 2007. Perjanjian dengan Smartfren dan XL Axiatadiamandemen pada tanggal 31 Maret 2008, sedangkan perjanjian dengan Telkomseldiamandemen pada tanggal 18 Februari 2008. Lebih lanjut, perjanjian dengan Smartfren dan XLAxiata diamandemen masing-masing pada tanggal 15 Maret 2011 dan 3 Maret 2011, sedangkanperjanjian dengan Telkomsel diamandemen pada tanggal 19 Juli 2011 untuk memenuhipersyaratan surat BRTI No. 227/BRTI/XII/2010 tertanggal 31 Desember 2010 mengenaiimplementasi tarif interkoneksi baru di 2011. Perusahaan sudah menerapkan tarif baru mulaitanggal 1 Januari 2011.3. PT Bakrie Telecom Tbk (“Bakrie Telecom”)Hal-hal yang diatur dalam amandemen terakhir dari perjanjian tanggal 10 Juni 2009 adalah yangberhubungan dengan interkoneksi dari jaringan selular bergerak dan sentral gerbang internasionalPerusahaan dengan jaringan Bakrie Telecom, termasuk jaringan SLI 009. Lebih lanjut, perjanjiandengan Bakrie Telecom diamandemen pada tanggal 9 Februari 2011 untuk memenuhi persyaratansurat BRTI No. 227/BRTI/XII/2010 tertanggal 31 Desember 2010 mengenai implementasi tarifinterkoneksi baru di 2011. Perusahaan sudah menerapkan tarif baru mulai tanggal 1 Januari 2011.Pendapatan (beban) interkoneksi - bersih dari (kepada) operator tersebut untuk periode tiga bulanyang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut:2012 2011Telkom 31.072 39.699Smartfren 2.354 3.142XL Axiata (19.474) (29.151)Telkomsel (10.029) (37.703)Bakrie Telecom (477) (3.453)Pendapatan (beban) bersih 3.446 (27.466 )140


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)35. INFORMASI SEGMENGrup mengelompokkan dan mengevaluasi usahanya dalam tiga segmen dilaporkan: selular,telekomunikasi tetap dan MIDI. Segmen usaha diatur secara terpisah karena masing-masingmenawarkan jasa/produk yang berbeda dan melayani pasar yang berbeda pula. Grup hanyaberoperasi dalam satu wilayah geografis, oleh karena itu informasi segmen geografis tidak disajikan.Hasil segmen dan aset segmen termasuk pos-pos yang dapat diatribusikan secara langsung maupunyang dialokasikan dengan dasar yang memadai. Pengeluaran untuk aset segmen adalah jumlahpengeluaran selama periode berjalan untuk memperoleh aset segmen yang penggunaannyadiharapkan lebih dari satu tahun.Informasi konsolidasian menurut segmen industri adalah sebagai berikut:Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012Segmen UtamaTelekomunikasiJumlahSelular Tetap MIDI SegmenPendapatan usahaPendapatan dari pelanggan eksternal 4.079.811 224.926 672.255 4.976.992Pendapatan antar segmen - - 152.848 152.848Jumlah pendapatan usaha 4.079.811 224.926 825.103 5.129.840Eliminasi pendapatan antar segmen (152.848)Pendapatan usaha - bersih 4.976.992PenghasilanLaba (rugi) usaha 662.691 (120.224) 91.061 633.528Manfaat pajak penghasilan 24.034Pendapatan bunga 21.867Beban pendanaan (469.029)Rugi kurs - bersih (144.733)Rugi perubahan nilai wajar derivatif - bersih (42.140)Lain-lain - bersih 15.588Laba periode berjalan 39.115Penyusutan dan amortisasi 1.359.760 151.825 192.594 1.704.17931 Maret 2012Informasi LainnyaAset segmen 46.547.756 1.747.395 8.638.289 56.933.440Aset yang tidak dapat dialokasikan 3.126.796Eliminasi aset antar segmen (7.911.792)Aset - bersih 52.148.444Liabilitas segmen 25.918.410 591.313 2.906.009 29.415.732Liabilitas yang tidak dapat dialokasikan 9.919.174Eliminasi liabilitas antar segmen (6.223.225)Liabilitas - bersih 33.111.681Pengeluaran barang modal 1.030.375 36.849 181.036 1.248.260141


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)35. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)Segmen UtamaPeriode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2011TelekomunikasiJumlahSelular Tetap MIDI SegmenPendapatan usahaPendapatan dari pelanggan eksternal 3.960.583 322.428 590.999 4.874.010Pendapatan antar segmen - - 151.837 151.837Jumlah pendapatan usaha 3.960.583 322.428 742.836 5.025.847Eliminasi pendapatan antar segmen (151.837)Pendapatan usaha - bersih 4.874.010PenghasilanLaba (rugi) usaha 706.445 (87.492) 86.036 704.989Laba kurs - bersih 459.257Pendapatan bunga 24.531Beban pendanaan (485.962)Beban pajak penghasilan (193.406)Rugi perubahan nilai wajar derivatif - bersih (34.901)Lain-lain - bersih 23.794Laba periode berjalan 498.302Penyusutan dan amortisasi 1.280.050 73.005 198.257 1.551.31231 Desember 2011Informasi LainnyaAset segmen 45.932.612 2.057.272 8.497.302 56.487.186Aset yang tidak dapat dialokasikan 4.605.669Eliminasi aset antar segmen (7.928.774)Aset - bersih 53.164.081Liabilitas segmen 26.766.907 737.859 2.981.840 30.486.606Liabilitas yang tidak dapat dialokasikan 9.949.269Eliminasi liabilitas antar segmen (6.269.068)Liabilitas - bersih 34.166.807Pengeluaran barang modal 5.585.641 227.755 771.149 6.584.5451 Januari 2011 / 31 Desember 2010Informasi LainnyaAset segmen 47.349.629 2.111.778 8.548.970 58.010.377Aset yang tidak dapat dialokasikan 3.069.422Eliminasi aset antar segmen (7.802.547)Aset - bersih 53.277.252Liabilitas segmen 27.506.806 629.891 3.248.080 31.384.777Liabilitas yang tidak dapat dialokasikan 9.762.239Eliminasi liabilitas antar segmen (6.219.525)Liabilitas - bersih 34.927.491Pengeluaran barang modal 4.787.383 209.776 844.809 5.841.968142


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGANa. Manajemen RisikoRisiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko suku bunga, risiko nilai tukarmata uang asing, risiko harga ekuitas, risiko kredit dan risiko likuiditas. Kepentingan untukmengelola risiko-risiko tersebut telah meningkat secara signifikan dengan mempertimbangkanperubahan dan volatilitas pasar keuangan baik di Indonesia maupun internasional. DireksiPerusahaan menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang dirangkum dibawah ini.Risiko suku bungaRisiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatuinstrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur terhadaprisiko perubahan suku bunga pasar Grup terutama terkait dengan hutang jangka panjang danhutang obligasi dengan suku bunga mengambang.Kebijakan Perusahaan terkait dengan risiko suku bunga adalah sebagai berikut:(1) Mengelola biaya bunga melalui kombinasi hutang dengan suku bunga tetap dan variabel.Perusahaan mengevaluasi perbandingan suku bunga tetap terhadap suku bungamengambang dari hutang jangka panjang dan hutang obligasi sejalan dengan perubahansuku bunga yang relevan di pasar uang. Berdasarkan penilaian manajemen, pembiayaanbaru akan ditentukan harganya pada suku bunga tetap atau mengambang.(2) Mengelola eksposur atas suku bunga yang berasal dari hutang jangka panjang dan hutangobligasi dengan menandatangani kontrak swap suku bunga.Pada tanggal 31 Maret 2012, lebih dari 65% hutang Grup berada pada suku bunga tetap.Beberapa kontrak swap suku bunga ditandatangani untuk melindungi nilai suku bungamengambang dari hutang dalam mata uang dolar A.S. Kontrak ini dicatat sebagai transaksi yangtidak ditetapkan sebagai lindung nilai, dimana perubahan nilai wajar akan dikreditkan ataudibebankan langsung pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian periode berjalan.Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada sukubunga, dimana semua variabel lainnya dianggap tetap, terhadap laporan laba bersih komprehensifkonsolidasian Grup untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 (melaluidampak atas hutang dengan suku bunga mengambang yang didasarkan pada suku bunga LIBORuntuk hutang dalam dolar A.S. dan suku bunga JIBOR untuk hutang dalam Rupiah).Kenaikan/penurunan basis poin:Dolar A.S.Rupiah2836Dampak terhadap laba konsolidasian periode berjalan:Dolar A.S.RupiahAS$184 (setara dengan Rp1.690)Rp3.248Manajemen melakukan survei di antara bank-bank Perusahaan untuk mendapatkan perkiraanmengenai suku bunga LIBOR dan JIBOR sampai dengan tanggal pelaporan Perusahaanberikutnya pada tanggal 30 Juni 2012. Perkiraan tersebut adalah suku bunga LIBOR dan JIBORdapat bergerak 28 dan 36 basis poin, masing-masing lebih tinggi atau lebih rendah daripada sukubunga untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012.143


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)a. Manajemen Risiko (lanjutan)Risiko suku bunga (lanjutan)Jika suku bunga LIBOR menjadi 28 basis poin lebih tinggi atau lebih rendah daripada suku bungapasar untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012, dengan semua variabellainnya dianggap tetap, maka pendapatan komprehensif bersih Grup untuk periode yang berakhirpada tanggal tersebut dan ekuitas masing-masing akan menjadi Rp15.323 atau Rp18.703 danRp18.559.055 atau Rp18.562.435, yang lebih rendah atau lebih tinggi dari hasil aktual untukperiode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012, terutama disebabkan oleh bebanbunga yang lebih tinggi atau lebih rendah atas pinjaman dengan suku bunga mengambang.Jika suku bunga JIBOR menjadi 36 basis poin lebih tinggi atau lebih rendah daripada suku bungapasar untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012, dengan semua variabellainnya dianggap tetap, maka pendapatan komprehensif bersih Grup untuk periode yang berakhirpada tanggal tersebut dan ekuitas masing-masing akan menjadi Rp13.765 atau Rp20.261 danRp18.557.497 atau Rp18.563.993, yang lebih rendah atau lebih tinggi dari hasil aktual untukperiode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012, terutama disebabkan oleh bebanbunga yang lebih tinggi atau lebih rendah atas pinjaman dengan suku bunga mengambang.Risiko nilai tukar mata uang asingRisiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang darisuatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.Eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar Grup terutama berasal dari hutang jangka panjang danhutang obligasi, piutang usaha, hutang usaha dan hutang pengadaan dalam mata uang dolar A.S.Untuk mengelola risiko nilai tukar mata uang asing, Perusahaan menandatangani beberapakontrak swap valuta asing dan kontrak forward valuta asing dan instrumen lainnya yangdiperbolehkan. Kontrak ini dicatat sebagai transaksi yang tidak ditetapkan sebagai lindung nilai,dimana perubahan nilai wajar dikreditkan atau dibebankan langsung pada laporan laba rugikomprehensif konsolidasian periode berjalan.Akun hutang usaha Grup terutama merupakan hutang bersih dari pembayaran dalam mata uangasing kepada penyelenggara telekomunikasi luar negeri, sedangkan sebagian besar akun piutangusaha Grup merupakan tagihan dalam mata uang rupiah Indonesia dari penyelenggaratelekomunikasi dalam negeri.Apabila penurunan nilai tukar mata uang rupiah Indonesia berlanjut melemah dari nilai tukar yangberlaku pada tanggal 31 Maret 2012, liabilitas Grup berupa hutang jangka panjang dan hutangobligasi, hutang usaha dan hutang pengadaan akan meningkat dalam mata uang rupiahIndonesia. Namun, kenaikan liabilitas ini akan dihapus oleh peningkatan nilai deposito berjangkadan piutang usaha dalam mata uang asing. Pada tanggal 31 Maret 2012, sebanyak 11,91% darihutang Grup dalam mata uang dolar A.S. dilindungi dari risiko nilai tukar mata uang asing denganmenandatangani beberapa kontrak swap valuta asing dan kontrak forward valuta asing.144


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)a. Manajemen Risiko (lanjutan)Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan)Tabel berikut menunjukkan aset dan liabilitas konsolidasian Grup dalam mata uang dolar A.S.pada tanggal 31 Maret 2012:Dolar A.S. Rupiah *Aset:Kas dan setara kas 52.622 483.069Piutang usaha 88.190 809.581Aset derivatif 4.014 36.852Aset keuangan lancar lainnya - bersih 238 2.182Aset lancar lainnya 15 139Piutang pihak-pihak berelasi 95 872Aset keuangan tidak lancar lainnya - bersih 1.274 11.694Jumlah aset 146.448 1.344.389Liabilitas:Hutang usaha 23.566 216.336Hutang pengadaan 173.300 1.590.898Akrual 24.383 223.837Uang muka pelanggan 2.247 20.631Liabilitas derivatif 15.904 145.999Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya 6 59Liabilitas jangka pendek lainnya 6.331 58.119Hutang pihak-pihak berelasi 306 2.808Hutang jangka panjang (termasuk bagian jangka pendek) 631.370 5.795.974Hutang obligasi (termasuk bagian jangka pendek) 650.000 5.967.000Liabilitas jangka panjang lainnya 8.730 80.144Jumlah liabilitas 1.536.143 14.101.805Posisi liabilitas bersih 1.389.695 12.757.416* Nilai tukar yang digunakan untuk menjabarkan dolar A.S. ke rupiah adalah sebesar Rp9.180 per AS$1 (dalam angka penuh) yangdikeluarkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 31 Maret 2012.Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam nilai tukarmata uang dolar A.S., dengan semua variabel lainnya dianggap tetap, terhadap laporan laba rugikomprehensif konsolidasian Grup untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal31 Maret 2012:Perubahan dalam nilai tukar dolar A.S. 0,52%Dampak terhadap laba konsolidasian periode berjalan (50.029)Manajemen melakukan survei di antara bank-bank Grup untuk mendapatkan perkiraan mengenainilai tukar mata uang dolar A.S. sampai dengan tanggal pelaporan Grup berikutnya pada tanggal30 Juni 2012. Perkiraan tersebut adalah bahwa nilai tukar mata uang dolar A.S. dapat menguatsebesar 0,52% dibandingkan dengan nilai tukar pada tanggal 31 Maret 2012.145


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)a. Manajemen Risiko (lanjutan)Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan)Jika nilai tukar mata uang dolar A.S. menguat sebesar 0,52% dibandingkan dengan nilai tukarpada tanggal 31 Maret 2012, dengan semua variabel lainnya dianggap tetap, maka labakomprehensif bersih Grup untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012akan menjadi (Rp33.016), yang lebih rendah dari hasil aktual terutama disebabkan rugi selisihkurs - bersih konsolidasian atas penjabaran liabilitas bersih dalam mata uang dolar A.S.Risiko harga ekuitasInvestasi jangka panjang Grup terutama terdiri dari investasi minoritas dalam ekuitas perusahaanswasta Indonesia dan perusahaan asing. Sehubungan dengan perusahaan Indonesia dimanaGrup memiliki investasi, kinerja keuangan perusahaan tersebut kemungkinan besar sangatdipengaruhi oleh kondisi ekonomi di Indonesia.Risiko kreditRisiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klienatau pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredityang terpusat secara signifikan. Grup mengelola dan mengendalikan risiko kredit denganmenetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk pelanggan individu dan memantaueksposur terkait dengan batasan-batasan tersebut.Grup melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel. Grupmemiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kreditharus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan, jumlah piutang dipantau secara terusmenerus untuk mengurangi risiko piutang ragu-ragu.Tabel di bawah menunjukkan eksposur maksimum risiko kredit untuk komponen dalam laporanposisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Maret 2012:EksposurMaksimum (1)Pinjaman yang diberikan dan piutang:Kas dan setara kas 1.860.054PiutangUsaha - bersih 1.575.849Lain-lain - bersih 11.001*Aset keuangan lancar lainnya - bersih 30.139Piutang sewa pembiayaan 95.537Piutang pihak-pihak berelasi - bersih 8.504Aset keuangan tidak lancar lainnya - lain-lain 88.859Kelompok diperdagangkan:Swap valuta asing 14.922Forward valuta asing 21.931Investasi tersedia-untuk-dijual:Aset keuangan tidak lancar lainnya -investasi jangka panjang lainnya - bersih 2.730Jumlah 3.709.526(1) Tidak ada agunan yang ditahan atau pemutakhiran (enhancement) kredit lain atau perjanjian saling hapus (offsetting) yangmempengaruhi eksposur maksimum.* Tidak termasuk kompensasi bunga yang belum dibayar dari Kantor Pajak sebesar Rp60.674 (Catatan 16).146


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)a. Manajemen Risiko (lanjutan)Risiko likuiditasRisiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Grup menunjukkan bahwapendapatan jangka pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek.Kebutuhan likuiditas Grup secara historis timbul dari kebutuhan untuk membiayai investasi danpengeluaran barang modal terkait dengan perluasan bisnis telekomunikasi. Bisnis telekomunikasiGrup membutuhkan modal yang substansial untuk membangun dan memperluas infrastrukturselular dan jaringan data dan untuk mendanai operasional, khususnya pada tahap pengembanganjaringan. Meskipun Grup memiliki jaringan infrastruktur yang substansial, Grup berharap untukmenambah pengeluaran barang modal terutama berfokus pada pengembangan jaringan selular didaerah yang diantisipasi mereka sebagai daerah dengan pertumbuhan tinggi, serta untukmeningkatkan kualitas dan cakupan jaringan yang ada.Dalam mengelola risiko likuiditas, Grup memantau dan menjaga tingkat kas dan setara kas yangdianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasiarus kas. Grup juga secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasukjadual jatuh tempo hutang jangka panjang mereka, dan terus menelaah kondisi pasar keuanganuntuk mengambil inisiatif penggalangan dana. Kegiatan ini meliputi pinjaman bank, ekuitas hutangdan penerbitan ekuitas pasar modal.Tabel di bawah ini merupakan jadual jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkanpembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan.Akan jatuh tempo pada tanggal 31 Maret,Diskon/beban emisi Nilai tercatathutang dan pada tanggal2017 dan biaya 31 Maret2013 2014 2015 2016 sesudahnya Jumlah solicitation 2012Hutang jangka pendek 1.500.000 - - - - 1.500.000 (669) 1.499.331Hutang usaha 242.092 - - - - 242.092 - 242.092Hutang pengadaan 3.049.936 - - - - 3.049.936 - 3.049.936Akrual 1.543.199 - - - - 1.543.199 - 1.543.199Uang muka pelanggan 42.995 - - - - 42.995 - 42.995Liabilitas derivatif 145.999 - - - - 145.999 - 145.999Liabilitas keuanganjangka pendek lainnya 88.850 - - - - 88.850 - 88.850Hutang pihak-pihak berelasi - 15.068 - - - 15.068 - 15.068Kewajiban sewa pembiayaan - 107.193 94.297 82.955 433.172 717.617 - 717.617Hutang jangka panjangDalam rupiah 2.014.983 1.734.300 - - - 3.749.283 (12.111) 3.737.172Dalam dolar A.S. 1.296.163 2.118.905 635.203 635.203 1.110.499 5.795.973 (132.257) 5.663.716Jumlah hutang jangkapanjang 3.311.146 3.853.205 635.203 635.203 1.110.499 9.545.256 (144.368) 9.400.888Hutang obligasiDalam rupiah - 1.330.000 2.358.000 320.000 2.342.000 6.350.000 (19.581) 6.330.419Dalam dolar A.S. - - - - 5.967.000 5.967.000 (82.164) 5.884.836Jumlah hutang obligasi - 1.330.000 2.358.000 320.000 8.309.000 12.317.000 (101.745) 12.215.255Jumlah 9.924.217 5,305,466 3.087.500 1,038,158 9.852.671 29.208.012 (246.782) 28.961.230147


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)36. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)b. Manajemen modalGrup bertujuan mencapai struktur modal yang optimal untuk memenuhi tujuan usaha, di antaranyadengan mempertahankan rasio modal yang sehat dan pemeringkat pinjaman yang kuat, danmaksimalisasi nilai pemegang saham.Beberapa instrumen hutang Grup memiliki rasio keuangan yang mensyaratkan rasio leveragemaksimum. Selain itu, pemeringkat pinjaman Perusahaan yang berasal dari badan pemeringkatpinjaman internasional didasarkan pada kemampuan Perusahaan mempertahankan rasioleverage tertentu. Grup telah memenuhi semua persyaratan modal yang ditetapkan oleh pihakluar.Manajemen memantau modal dengan menggunakan beberapa ukuran leverage keuangan sepertirasio ekuitas terhadap hutang. Tujuan Grup adalah mempertahankan rasio ekuitas terhadaphutang sebesar maksimum 2,50 pada tanggal 31 Maret 2012.Pada tanggal 31 Maret 2012, akun-akun Grup yang membentuk rasio ekuitas terhadap hutangadalah sebagai berikut:HutangJangka Pendek dan Guaranteed NotesJangka Panjang Jatuh Tempodan Hutang Obligasi Tahun 2020Hutang jangka pendek - bruto 1.500.000 1.500.000Hutang jangka panjang dan hutang obligasi- termasuk bagian jangka pendek - bruto 21.862.256 21.862.256Kewajiban sewa pembiayaan - 789.926Jumlah hutang 23.362.256 24.152.182Jumlah ekuitas 19.036.763 19.036.763Rasio hutang terhadap ekuitas 1,23 1,27c. JaminanHutang jangka panjang Lintasarta, entitas anak, yang diperoleh dari CIMB Niaga, dijamin denganseluruh peralatan (Catatan 8 dan 18i) yang dibeli oleh Lintasarta dari hasil fasilitas kredit tersebut.Tidak terdapat persyaratan dan kondisi signifikan lainnya terkait dengan penggunaan jaminan.Perusahaan sendiri tidak memiliki jaminan pada tanggal 31 Maret 2012.148


PT INDOSAT Tbk DAN ENTITAS ANAKCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIANPada Tanggal 31 Maret 2012 dan Periode Tiga Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut(Tidak Diaudit)Dengan Angka Perbandingan Pada Tanggal 31 Desember 2011 dan 1 Januari 2011 /31 Desember 2010 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit) dan Untuk Periode Tiga Bulan Yang BerakhirPada Tanggal 31 Maret 2011 (Disajikan Kembali) (Tidak Diaudit)(Disajikan dalam jutaan rupiah dan ribuan dolar A.S., kecuali data saham dan tarif)37. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORANa. Pada tanggal 3 April 2012, Perusahaan menandatangani “Perjanjian Pendahuluan PencatatanEfek” dengan Bursa Efek Indonesia terkait dengan rencana Perusahaan untuk mengeluarkanObligasi Konvensional senilai Rp2.000.000 dan Obligasi Sukuk Ijarah senilai Rp500.000.b. Pada tanggal 13 April 2012, Perusahaan menandatangani perjanjian perwaliamanatan denganBRI, “Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Sukuk” dengan wali amanat yang ditunjuk“Perjanjian Agen Pembayaran” dan “Perjanjian Pendaftaran Obligasi dan Sukuk” denganKustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sehubungan dengan rencana Perusahaan untukmengeluarkan Obligasi Konvensional senilai Rp2.000.000 dan Obligasi Sukuk Ijarah senilaiRp500.000.c. Pada tanggal 16 April 2012, Perusahaan melakukan pendaftaran untuk pertama kalinya keBAPEPAM-LK sehubungan dengan rencana Perusahaan untuk mengeluarkan ObligasiKonvensional senilai Rp2.000.000 dan Obligasi Sukuk Ijarah senilai Rp500.000.d. Pada tanggal 30 April 2012, Perusahaan melakukan konferensi pers untuk menginformasikanrencana Perusahaan melakukan pembayaran awal atas Obligasi Indosat Kedua sejumlahRp200.000 pada tanggal 6 November 2012.e. Pada tanggal 30 April 2012, Perusahaan menerima konfirmasi dari Fitch untuk peringkat ObligasiIndosat yang direncanakan akan diterbitkan di tahun 2012 pada peringkat BBB (stable outlook).f. Pada tanggal 3 Mei 2012, kurs yang berlaku adalah Rp9.196 untuk AS$1 (dalam angka penuh),sementara pada tanggal 31 Maret 2012, kurs yang berlaku adalah Rp9.180 untuk AS$1 (dalamangka penuh). Apabila menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal 3 Mei 2012, Grupmengalami rugi kurs sekitar Rp22.235 (tidak termasuk dampak penilaian kembali kontrak derivatifpada tanggal 3 Mei 2012) atas liabilitas dalam mata uang asing, setelah dikurangi aset dalammata uang asing, pada tanggal 31 Maret 2012 (Catatan 36).Penjabaran liabilitas dalam mata uang asing, setelah dikurangi aset dalam mata uang asing, tidakdapat ditafsirkan bahwa liabilitas dan aset dalam mata uang asing ini telah, telah dapat, atau akandapat dikonversikan ke rupiah di masa depan dengan kurs Rupiah pada dolar A.S pada tanggal31 Maret 2012 atau kurs lainnya.Ikatan untuk pengeluaran barang modal dalam mata uang asing pada tanggal 31 Maret 2012seperti yang diungkapkan dalam Catatan 31a akan menjadi sekitar Rp762.124 jika dijabarkandengan kurs pada tanggal 3 Mei 2012.149

More magazines by this user
Similar magazines