FEBRUARI 2009 VOL. VI/NO.20 | UKIBC.ORG

ukibc.org
  • No tags were found...

FEBRUARI 2009 VOL. VI/NO.20 | UKIBC.ORG

erpakaian dengan perayaan Ekaristi?Bagaimanapun juga, peristiwa penting yang akan dialamipada saat mengikuti perayaan Ekaristi adalah pada saatmenerima kehadiran Yesus sendiri dalam rupa hosti. Padasaat menyambut komuni, seorang katolik dituntut agarmempersiapkan diri sebaik-baiknya, terutama kesiapanbatin atau sikap imannya. Karena Kristus sendirilah yangakan kita terima dalam komuni tersebut. Persoalan yangcenderung terjadi dalam kehidupan iman umat katolik adalahmelumrahkan hal-hal yang semestinya tidak terjadi dalamgereja, termasuk ketika menyambut Tubuh dan Kristus. Sikapsantun, terutama di dalam sikap tubuh dan cara berpakaianmerupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan, karenakita akan menghadap Tuhan.Banyak sekali keluhan di setiap paroki, terutama diperkotaan, umat menerima komuni sebagai hal yangdianggap biasa saja. Kadang-kadang baru datang dariperjalanan jauh mampir ke sebuah gereja saat mendekatikomuni dan langsung menyambut komuni suci. Entahmereka sadar atau tidak dengan makna perayaan Ekaristitersebut. Sesuatu yang sepatutnya dihindari adalah, selaincara perpakaian, terutama kaum ibu dan remaja, juga sikapyang kurang memperhatikan situasi sakral pada saat Kristushadir bersama mereka.Persoalan yang berbau profan selalu muncul dalam situasiyang memungkinkan. Mengambil komuni bukanlah prosesi,seperti layaknya seseorang berjalan di atas cat walk. Karenaitu, kita tidak dituntut untuk mengenakan baju yang mewah,modis serta berparfum yang semerbak mewangi. Dengantidak mengurangi itu semua, kebersamaan dengan Kristuspada saat itu, adalah hal yang utama.Kebersamaan KeluargaHal yang juga luput dari perhatian adalah kebersamaankeluarga saat merayakan Ekaristi. Ekaristi adalah puncak darihidup kita sebagai seorang Katolik. Karena pada saat EkaristiKristus sungguh hadir secara nyata dalam Tubuh dan Darah-Nya. Pada saat itu, Kristus menunjukkan cinta yang sehabishabisnyapada umat-Nya. Karena itu, kita perlu menyadarimakna sesungguhnya dari kehadiran Kristus dalam diri setiapinsan dan kehadiran-Nya yang nyata dalam keluarga katolik.Jarang dijumpai pada saat merayakan Ekaristi, khususnyapada saat menerima komuni, orang tua perlu mendampingidan membimbing anaknya agar dapat memahami maknaEkaristi yang sebenarnya. Pada saat menerima komuni,berjalan beriringan untuk menghadap Tuhan. Dan menerima

More magazines by this user
Similar magazines