NOTULENSI LOKAKARYA CFP PRBBK PROVINSI ... - UNDP

undp.or.id

NOTULENSI LOKAKARYA CFP PRBBK PROVINSI ... - UNDP

NOTULENSILOKAKARYA CFP PRBBK PROVINSI SUMBARHari/Tanggal : Rabu, 24 Feruari 2010Tempat : Pangeran Beach HotelPeserta : PPMU SCDRR, Pemda kab Solok, UNDP, SKPD terkait, NGO danPerguruan TinggiA. PENGANTAR MODERATOR (Rumainur, PPMU SCDRR Provinsi Sumbar)‣ Tujuan pelaksanaan lokakarya ini adalah :Menjelaskan secara menyeluruh dan rinci tentang Program Hibah PRBBK yangdisediakan oleh UNDP melalui Program SCDRRMendiskusikan dan merumuskan kesepakatan mengenai berbagai hal yangsekiranya belum jelas atau belum termuat dalam informasi Program Hibah PRBBKyang ada‣ Ada beberapa materi yang akan disampaikan dalam lokakarya ini yang meliputi PrioritasPemerintah Daerah dalam pengurangan risiko , sekilas tentang program SCDRR daninformasi program hibah PRBBK di Provinsi Sumatera Barat, mekanisme pengajuanproposal teknis , penjelasan aspek administratif dan proposal anggaran, dan akhiridengan diskusi dan tanya jawab.‣ Diharapkan semua peserta mengetahui dan memahami secara lebih lengkap apa yangdimaksud Program Hibah PRBBK di Provinsi Sumatera Barat dan bagaimana caramemperolehnyaB. PAPARAN1. Sekilas Program SCDRR (Moris Nuaimi, Direktorat KKDT, Bappenas)‣ Ada 4 output program SCDRR yaitu :Kebijakan: Tersususnnya Kerangka Peraturan, Undang-Undang dan Kebijakantentang PRBKelembagaan: Sistem Kelembagaan yang mendukung terbentuknya PRB secaradesentralisasi dan terintegrasi dengan pembangunan di tingkat daerahPendidikan dan Kesadaran: Terinformasikannya resiko bencana dan ukuranukuranyakepada masyarakat dan pemutus kebijakan agar dapat meminimalisirresiko-resiko tersebutPengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK): pedoman danmetodologi PRB di tingkat masyarakat and teraplikasi dengan baik, sehinggatercermin di dalam kerangka kebijakanTujuan Program Output 4 Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas(PRBBK) yaitu:Tujuan jangka panjang (goal) dari penyelenggaraan Program Hibah PRBBK adalahterwujudnya masyarakat di lokasi pilot project yang lebih aman dan memilikibudaya keselamatan (the culture of safety)1


Tujuan jangka pendek Program Hibah PRBBK adalah mendukung pemerintahdaerah Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok serta masyarakat di lokasi pilotproject di dalam mendemonstrasikan proses-proses dan tahapan-tahapan upayapengurangan risiko bencana berbasis komunitas dan pengintegrasiannya ke dalamproses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah2. Management Penanggulangan Bencana Provinsi Sumbar (Ade Edward, KesbanglinmasProvinsi Sumbar Selaku PPMU SCDRR Provinsi Simbar)‣ Tujuan Penanggulangan Bencana meliputi :Memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana;Menyelaraskan peraturan perundang-undangan yang sudah adaMenjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana,terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruhMenghargai budaya & kearifan lokalMembangun partisipasi dan kemitraan publik serta swastaMendorong semangat gotong royong, kesetiakawanan, dan kedermawanan; danMenciptakan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, danbernegara‣ Terdapat 6 jenis ancaman bencana di provinsi Sumatera Barat yaitu bencana gempa,tsunami, banjir, longsor, gunung api, dan kebakaran yang tersebar di 19 Kab/kota‣ Ancaman bencana gempa (16 Kab/kota), ancaman bencana tsunami (12 kab/kota),bencana banjir (15 kab/kota),bencana gunung api (8 kab/kota), dan ancaman bencanakebakaran (19 kab/kota)2. Program Hibah PRBBK (Basuki Setiabudi, PCISU SCDRR)Ada 9 output program hibah PRBBK yaitu1. Terwujudnya kemampuan masyarakat di dalam (i) mengenali dan memahamipotensi wilayah mereka, (ii) menganalisa risiko bencana (meliputi ancamanbencana, kerentanan dan kapasitas) yang dihadapi kelompok gender yangberbeda, (iii) menyusun rencana aksi komunitas dalam pengurangan risikobencana2. Terbentuknya sebuah Forum Pengurangan Risiko Bencana di lokasi pilot project,yang anggotanya berasal dari berbagai kalangan/pihak yang berkepentingandalam pengurangan risiko bencana (multi-stakeholder), dan memiliki representasiyang cukup dari kelompok gender yang berbeda3. Tersusunnya dokumen Rencana Penanggulangan Bencana dan RencanaKontingensi di masing-masing desa/nagari lokasi pilot project yangmempertimbangkan adanya peran dan kebutuhan spesifik dari kelompok genderyang berbeda4. Tersusunnya dan terdukungnya/terlaksananya rencana aksi komunitas dalampengurangan risiko bencana yang berisi kegiatan-kegiatan untuk mengurangirisiko bencana yang dihadapi oleh kelompok gender yang berbeda5. Terdokumentasikannya kearifan lokal yang telah terbukti efektif di dalammengurangi risiko bencana2


6. Teruji-cobanya perangkat (measures) pengurangan risiko bencana untukmengurangi kerentanan terkait dengan ancaman bencana tertentu7. Terintegrasinya prakarsa pengurangan risiko bencana ke dalam mekanismerembug masyarakat, perencanaan pembangunan dan peraturan desa/nagari8. Terdokumentasinya perangkat-perangkat kajian dan modul-modul pembelajaranPRBBK9. Tersusunnya laporan pelaksanaan dan pembelajaran (lesson learnt) ProgramHibah PRBBK.3. Prioritas Lokasi Pilot Project (Pemda Kabupaten Solok)‣ Ada 3 lokasi perioritas pilot project PRBBK di Kabupaten solok yaitu :1. Bahaya Letusan Gunung Api, terletak di nagari Batu Bajanjang Kecamatan LembangJaya. Terdiri dari 8 Jorong yaitu: Korong Lambah, Balai Baruah, Limau Puruik, AtehMesjid, Gurah, Simpang Ampek, Bawah Gunung dan Sapan Tanah. Daerah Bahayaterletak pada Kecamatan Lembang Jaya khusus terhadap Nagari Batu Bajanjang-Nagari Selayo Tanang dan Nagari-nagari sepanjang aliran Batang Lembang sebagaialiran lahar dingin.2. Bahaya Banjir, terletak di nagari Selayo dan Nagari Koto Baru Kecamatan Kubungyang terdiri dari 4 Jorong yaitu: Gelanggang Tangah, Sawah Sudut, Lurah Nan Tigo,Batu Pelano. Daerah aliran Batang Sumani Hulunya di Aro Suka melalui Nagari KotoGaek Guguk mengalir ke Nagari Talang-Nagari Cupak-Nagari Koto Baru bertemudengan Batang Lembang.3. Bahaya Tanah Longsor, Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti yang terdiridari 7 jorong yaitu: Aie Sonsang, Aie Abu, Cubadak, Data, Kayo Aro, Koto dan KotoBaru4. Panduan Penyusunan Proposal Teknis Dan Anggaran (Lukluk Ratrika, UNDP)‣ Hal penting yg perlu diperhatikan untuk format proposal teknis yaitu :Format penulisan Proposal Teknis harus mengikuti penomoran dalam acuanproposalProposal Teknis tidak boleh melebihi 15 halamanProposal Teknis harus disahkan dan ditanda-tanganiReferensi berupa brosur atau materi deskriptif dapat disebutkan dalam proposaltetapi materi itu sendiri sebaiknya dicantumkan pada proposal sebagailampiran (dalam amplop terpisah)‣ Hal penting yg perlu diperhatikan untuk format proposal anggaran yaituKomponen kegiatan harus jelas anggarannyaMinimal 30% dari total anggaran untuk Rencana Aksi Komunitas (RAK)Format anggaran harus sesuai dengan format yang sudah diberikan di panduan‣ Beberapa point bobot dan aspek penilaian proposal yaitu :Bobot 25% terdiri dari tujuan, output dan capaian-capaian/target (deliverables.Bobot 30% terdiri dari pendekatan dan metodologi pelaksanaanBobot 20% terdiri dari pengalaman dan kredibilitas lembagaBobot 25% terdiri kesesuaian usulan anggaran yang diajukan‣ Proses Seleksi meliputi :3


Seleksi administrasiEvaluasi proposal Teknis/NarasiEvaluasi proposal AnggaranVerifikasi dan penilaian kapasitas lembaga5. Perjanjian Hibah (David Smith, UNDP)Beberapa hal penting dalam perjanjian hibah antara UNDP dan lembaga/LSM penerimahibah yaitu :‣ Tanggung jawab LSM yang meliputi rencana kerja, anggaran, monitoring danevaluasi‣ Waktu pelaksanaan program, perlu tepat waktu karena hal ini akanberpengaruh pada gaji sehingga perlu dikomunikasikan kepada UNDP tentangkemungkinan-kemungkinan perubahan yang terjadi‣ Pembayaran disesuaikan dengan harga kontrak. Sedangkan rekening bankhanya boleh dibuka atas nama 2 orang‣ Laporan-laporan, Catatan-catatan, Informasi dan Kekayaan Intelektual perludidokumentasikan baik dicetak maupun secara elektronik dan perlumencantumkan logo UNDP‣ Pengadaan, Rekrutmen, Penggunaan Peralatan dan Audit dengan kualitas tinggidan dilakukan secara transparan serta dipelihara dan digunakan secara baikuntuk keperluan pelaksanaan program‣ Sesi Pemaparan selesai Jam 11.30 dan acara diskors untuk istirahat dan makan siang. Acaraakan dilanjutkan jam 13.00 WIB dengan sesi tanya jawab.4


NoC. DISKUSI DAN TANYA JAWABQuestions1 a. Apakah UNDP atau pemerintah daerahmempunyai data standar tentang 3 jenisancaman seperti yang dipaparkan. Jika adastrandar apa yang digunakan? Hal ini pentinguntuk memudahkan pengkajian awal dalampenyusunan proposal yang akan kami buat.b. Kapan bisa melakukan amandemen kontrakbisa dilaksanakan?2 Dari penjelasan terlihat bahwa persyaratansemakin berat sehingga kemungkinan besar hanyalembaga yang benar berkualitas dan pernahmempunyai pengalaman yang sama yang akanbisa mendapatkan program hibah ini. Mengingatdana yang disediakan oleh UNDP cukup besar,disusulkan agar bisa memecah ketersediaananggaran tersebut sehingga lembaga –lembagayang masih kecil dan baru bisa ikut berpartisipasimendapatkan program hibah ini.3 a. Apakah nantinya dana proyek langsung dikirimke rekening LSM atau ada potongan daripemerintah dan bagaimana mekanismepenyalurannya?b. Dalam penyusunan anggaran, apakahtransportasi untuk koordinasi dengan tim diJakarta sudah termasuk dalam anggaran proyekatau disediakan oleh UNDP?Answer‣ Amandemen kontrak dilakukan setelah lembagadikontrak oleh UNDP. Perubahan ini terjadi apabilaterjadi kemungkinan perubahan pada saat programberlangsung, misalnya kejadian bencana dan itu bisadiamandemen‣ Terkait dengan standar data yang akan digunakandiserahkan kepada LSM untuk bisa berkreatifitas dilapangan. Data yang dimiliki oleh Pemda cukupbervariasi.‣ Sebelum program SCDRR di laksanakan di provinsiSumbar, SCDRR sudah melaksaankan baseline study diKabupaten Solok terkait dengan beberapa ancaman.Hasil baseline study tersebut bisa juga menjadi bahanreferensi dalam penyusunan proposal nanti. Secarainternal, nantinya lembaga penerima hibah PRBBK inijuga akan harus membuat indicator dalam progresspelaksanaan program.‣ Tentang pemecahan anggaran, sebetulnya bisadilakukan melalui koalisi antar lembaga. UNDP hanyamelakukan kontrak dengan 1 lembaga di satu lokasi danjika ada lembaga yang berkoalisi itu akan lebih baik .‣ Pada konteks Provinsi Sumbar memang anggaran $65.000 cukup besar bagi LSM. Disamping itu programPRBBK ini juga memberikan kesempatan kepada LSMlokal untuk saling bersinergi dengan lembaga lainmelalui koalisi.‣ Program ini adalah program pemberdayaanmasyarakat. Terlihat dari 30% RAK yang dikelola olehmasyarakat‣ Dana project akan langsung ke rekening LSM penerimahibah dan tidak ada potongan oleh pemerintah.Penyalurannya melalui tahapan pembayaran sesuaidengan kontrak yang ditandatangani. Dana RAK 30%RAK akan dikelola oleh komunitas dibawah tanggungjawab LSM terpilih.‣ Tentang anggaran transportasi sudah termasuk dalampaket dana hibah dan pelaksanaan kegiatan ini adalahhal-hal yang terkait dengan pelaksanaan program5


NoQuestions4 a. Surat Keterangan terdaftar (SKT) seperti apayang menjadi standar?b. Tekait dengan 3 lokasi, diharapkan pemdaSolok memerikan data yang jelas sehingga bisajelas program apa yang cocokc. Apa hubungan antara lembaga dengan RAK30%d. Apakah dibolehkan peserta diberikan honor?e. Bisa dijelaskan dimana sajakah program hibahPRBBK ini sudah dilaksanakan?5 a. Terkait dengan output PRBBK tentangterintegrasi nya PRBBK kepada RPJM Nagari,apakah nantinya lembaga LSM akanmmembantu untuk merevisi dokumentersebut?b. Dalam pengajuan proposal apakah dibolehkanmengajukan lebih dari 1 lokasi dan apakahlembaga LSM dbisa menggunakan 1 orangtenaga ahli di setiap lokasi pilot project ?c. Dalam hal penandatangan surat kuasa, apakahjika seorang direktur yang menandatanganijuga diperlukan surat kuasa?d. Tentang rekening bank, harus dibuka baru ataumenggunakan rekening yg sudah ada?e. Apakah total anggaran project sudah masukpajak project?Answer‣ Biasanya SKT organisasi dari Kesbanglinmas pemerintahdaerah provinsi/kabupaten/kota setempat dimanalokasi lembaga berdomisili.‣ Terkait dengan lokasi 3 pilot project, seperti yang kamijelaskan sebelumnya bahwa ada 3 lokasi pilot projectsesuai ancaman bencananya yaitu Nagari Air dingin,dengan ancaman bencana longsor, Nagari BatuBajanjang dengan ancaman bencana letusan gunungapi, dan Nagari Salayo dengan ancaman banjir. Datalengkap dengan komposisi penduduk serta kelompokmasyarakatnya sebaiknya LSM bisa melakukankoordinasi dengan masing-masing Wali Nagari setiaplokasi.‣ Terkait denga RAK, itu merupakan rangkaian suatuproses dalam penanganan masyarakat melaluiidentifikasi jenis bencana, menilai dan merumuskantindakan. Sehingga perlu dilakukan apendekatan sesuaiprinsip-pronsip PRBBK dan singkron dengan RAK yangdisusun oleh masyarakat‣ Peserta biasanya diberikan transportasi lokal bukanhonor. Besarannya disesuaikan dengan standar dankelaziman yang berlaku di daerah setempat (dalam halini standar propinsi Sumbar).‣ PRBBK sudah ada dilaksanakan di Kota Palu, SulawesiTengah, Provinsi DI Yogyakarta dan Provinsi JawaTengah‣ Terkait dengan RPJM Nagari, memang dituntut lembagauntuk memberikan alternative untuk bisa mewarnaiRPJM Nagari agar PRBBK bisa terintegrasi kedalamdokumen perencanaan tersebut. Dalam konteks iniPemerintah kabupaten Solok akan siap bekerjasamauntuk perubahan dokumen RPJM Nagari ini.‣ Lembaga dibolehkan mengajukan lebih dari 1 lokasi,tetapi nantinya 1 lembaga maksimum hanya bisa dikontrak untuk 2 lokasi karena maksimum hibah yangdiberikan UNDP adalah $150.000/lembaga. Terkaitdengan tenaga ahli, sebaiknya menggunakan tenagayang berbeda sebagai bentuk keseriusan.‣ Jika dalam Akte ybs adalah ketua/pimpinan, tidakmemerlukan surat kuasa‣ Tentang rekening, perlu dipisahkan dan bisa digunakanrekening yang ada tetapi dikhususkan untuk programPRBBK‣ Program hibah PRBBK ini bebas pajak dan UNDP tidakmengenal system pajak. Jadi sebaiknya harga yangdiajukan sudah termasuk pajaknya.6 a. Dalam kontrak yang dijelaskan tidak terlihatadanya penjelasan jika terjadinya bencana,‣ Komunikasi oleh lembaga LSM pelaksana programhibah PRBBK perlu disampaikan ke UNDP terutama jika6


NoQuestionsbagaimana kondisi kontrak kerja jika terjadibencana?b. Tentang pembayaran, apakah dalam kontraknanti dijelaskan tahap pembayaran?c. Seperti dijelaskan bahwa salah satu syaratlembaga untuk mengajukan proposal adalahmempunyai pengalaman, apakah yangdimaksud pengalaman tentang penguranganrisiko bencana atau tentang pemberdayaanmasyarakat?d. Apakah dibolehkan jika lembaga LSMmendapatkan rekomendasi dari nagari yangmenjadi calon pilot project PRBBK?Answerterjadi “bencana” sehingga amandemen kontrakdimungkinkan dilakukan secara bersama‣ Tentang tahap pembayaran ada dimuat di perjanjiankontrak yang dibuat berdasarkan rencana kerja danrencana anggaran‣ Lembaga yang mempunyai pengalaman dalam bidangpengurangan risiko bencana menjadi prioritas‣ Jika lembaga mendapatkan rekomendasi dariNagari/pemerintah setempat lokasi pilot project ituakan akan lebih baik.‣ Pemda kabupaten Solok tidak akan memberikanrekomendasi “khusus” untuk lembaga tertentu. Untukitu proses seleksi sesuai mekanisme dan tahapan yangberlaku.7 Sesuai pengalaman Pusat Pelatihan AgrobisnisSilungkang bekerjasama dengan UNDP, terlihatbahwa program PRBBK adalah meningkatkankapasitas msyakakat dan juga lembaga LSM dalamupaya. Untuk itu perlu dilakukan kolaborasi antaralembaga untuk bisa saling sinergis dan bisaberpartisipasi dalam program hibah ini.8 Apakah Taruna Siaga Bencana (Tagana) bisa ikutmengajukan proposal untuk program hibah inimengingat tagana ini adalah lembaga yang diSKkan oleh pemerintah pusat?Apresiasi terhadap lembaga yang sudah mempunyaipengalaman melaksankana program dengan UNDP danpemerintah daerah.Tagana sebetulnya secara legal formalnya sudah jelasmulai tingkat pusat sampai daerah, namun untuk kategorikerja social. Untuk itu bisa terlibat dalam program HIbahini dapat melalui koalisi dengan lembaga lain.7

More magazines by this user
Similar magazines