17 RAPTURE

jimmy7468

PEMBACAAN FIRMAN

1 TESALONIKA 4:15-17

4:15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita

yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan,

sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah

meninggal.

4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu

penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi,

maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang

mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan

diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan

menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan

selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

4:18 Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan

perkataan-perkataan ini.


PEMBAHASAN

• Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan:

• kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan

Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang

telah meninggal.

• Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu

penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah

berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan

mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu

bangkit;

• Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan

diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan

menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan

selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan

• Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan

perkataan-perkataan ini


LATAR BELAKANG

• Reaksi Rasul Paulus terhadap adanya

kesalahpahaman teologis dalam jemaat

Tesalonika.

• Dimana beberapa anggota mengalami

kesulitan untuk memahami:

–keadaan umat percaya yang meninggal

sebelum Yesus datang kembali.

–Dan umat percaya yang masih hidup

pada saat Yesus datang kembali.


• Pada zaman Paulus ada pandangan tentang

akhir zaman dalam ajaran Yudaisme.

–hanya mereka yang masih hidup yang

akan dibawa ke surga.

–Sedangkan mereka yang meninggal

sebelum kedatangan Yesus akan

dibangkitkan dan tetap tinggal di dunia

ini.

• Dalam keyakinan seperti ini, akan menjadi

suatu kerugian yang besar jika seseorang

meninggal sebelum kedatangan Yesus.


• Konsep waktu di dunia

Timur adalah:

– waktu itu seperti putaran

roda yang tidak ada

habisnya (bersifat siklik)’

– inilah yang menimbulkan

pemikiran reinkarnasi.

• Kekristenan begitu

keras menyatakan

konsep waktu adalah:

– bersifat linier dan

terbatas.

– Waktu adalah seperti

garis lurus yang ada awal

dan akhirnya.

– Waktu yang sudah lewat

tidak mungkin balik lagi

AWAL

AKHIR


Ini kami katakan kepadamu

dengan firman Tuhan


• Ini kami katakan

kepadamu dengan

firman Tuhan.

– Atau dapat dikalimatkan

seperti berikut: “Apa yang

akan kami katakan kepada

kalian merupakan ajaran

Tuhan.”

• Paulus begitu berapi-api

tentang pengajaran:

– Kedatangan Tuhan Yesus

kedua kali

– Dan melihat ajaran ini

merupakan hal penting

yang layak untuk dibagikan

kepada setiap orang

Kristen.


kita yang hidup, yang masih tinggal

sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali

tidak akan mendahului mereka yang

telah meninggal.


• kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan,

• sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah

meninggal.

• Di sini Paulus memberikan

penghiburan kepada jemaat

Tesalonika bahwa:

• orang-orang Kristen yang

sudah meninggal dalam

Tuhan Yesus, tidak akan

diabaikan, dan tidak akan

mengalami kerugian apaapa.

• kebangkitan akan

mempersatukan mereka

dengan semua orang yang

mereka kasihi.


• Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada

waktu penghulu malaikat berseru dan

sangkakala Allah berbunyi,

• maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan

• mereka yang mati dalam Kristus akan lebih

dahulu bangkit;


Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu:

• pada waktu penghulu malaikat berseru dan

• sangkakala Allah berbunyi,

• suatu tanda yang dalam teks Yunaninya

adalah ”keleusma” sebuah istilah yang

berarti ”a loud Command” atau perintah

dengan suara keras seperti yang

diberikan oleh seorang pemimpin

batallion untuk membangunkan orang

tidur.

• Dalam konteks ini tentunya ”kleusma” itu

dimaksudkan sebagai

• perintah bagi orang percaya yang

sedang tidur atau meninggal dunia

agar bangun dari tidur atau bangkit

dari kematian


Perjanjian lama sangkakala dipakai dalam dua hal:

• Pertama: Memanggil orang berperang

• Kedua: memanggil untuk beribadah.

Hal yang pertama:

• Bagi para malaikat tiupan sangkakala akan berarti

bersiap untuk berperang,

• Dunia ini berada dalam genggaman si jahat

yaitu iblis.

• Iblis jelas akan melawan jika orang-orang

beriman diangkat dari kekuasaannya dan

menjadi bebas dari sistem duniawinya yang

jahat.

• Oleh karena itu bunyi sangkakala memerintahkan

para malaikat, ”Bersiaplah untuk berperang!” buka

jalan guna pengangkatan tubuh-tubuh yang

dibangkitkan dan orang-orang beriman yang hidup.

Hal yang

kedua:

• orang

beriman,

tiupan

sangkakala

akan

berarti,

bersiaplah

untuk

beribadah


maka Tuhan sendiri akan

turun dari sorga

Ketika mereka sedang menatap ke

langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba

berdirilah dua orang yang

berpakaian putih dekat mereka,

dan berkata kepada mereka: "Hai

orang-orang Galilea,

mengapakah kamu berdiri

melihat ke langit? Yesus ini, yang

terangkat ke sorga meninggalkan

kamu, akan datang kembali

dengan cara yang sama seperti

kamu melihat Dia naik ke sorga."

(Kisah Rasul 1:10-11)


mereka yang mati dalam Kristus akan lebih

dahulu bangkit

• seruan kebangkitan ini merupakan pengalaman, sebab ketika Tuhan

masih ada di dunia, setidaknya Dia memanggil tiga orang untuk

bangkit dari kematian.

• Perempuan kecil anak perempuan Yairus, anak janda di kota Nain,

dan yang paling menakjubkan dari segalanya ketika kebangkitan

sahabat-Nya, Lazarus setelah empat hari di mana tubuh jasmani

mulai membusuk. Semua merespons panggilan Tuhan.

• Didapat dari pembahasan diatas bahwa: Tuhan Yesus

mendemonstrasikan. Suara kebangkitan-Nya jelas berkuasa. Untuk

membangkitkan orang mati.


• Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal,

akan diangkat bersama-sama dengan mereka

dalam awan

• menyongsong Tuhan di angkasa.

• Demikianlah kita akan selama-lamanya

bersama-sama dengan Tuhan


Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal,

akan diangkat bersama-sama dengan mereka

dalam awan

“Sesungguhnya aku menyatakan

kepadamu suatu rahasia:

• kita tidak akan mati semuanya,

tetapi kita semuanya akan diubah,

dalam sekejap mata, pada waktu

bunyi nafiri yang terakhir. Sebab

nafiri akan berbunyi dan

• orang-orang mati akan

dibangkitkan dalam keadaan yang

tidak dapat binasa dan

• kita semua akan diubah”

(I Korintus 15:51-52).


• Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal,

akan diangkat bersama-sama dengan mereka

dalam awan

saat semua orang kudus di

zaman ini diangkat

(Rapture)

• Orang yang mati dalam

Yesus akan dibangkitkan

terlebih dulu.

• Kemudian mereka

bersama orang percaya

yang masih hidup naik

bersama-sama untuk

bertemu dengan Tuhan di

angkasa


KENAPA PENGANGKATAN TERJADI

1. Janji Tuhan kepada sebuah gereja yang tidak bercela

yaitu Filadelfia ( Wahyu 3:10)

– Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan

Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari

pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk

mencobai mereka yang diam di bumi.

2. Paulus mengatakan bahwa gereja Tuhan akan

diselamatkan dari murka Allah yang akan datang

(1 Tes 1:10)

– 1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga,

yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu

Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan

datang.

3. Orang Kristen tidak ditetapkan untuk menerima murka

Allah, melainkan untuk beroleh keselamatan (Roma 5:9)

– 5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh

darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.


menyongsong Tuhan di angkasa

• Reuni ini terjadi di

udara bukan di bumi.

• Jadi, ini

merupakan suatu

pertemuan besar di

udara dimana semua

orang percaya dari

segala tempat dan abad

berkumpul di udara

bersama dengan Tuhan

Yesus


Demikianlah kita akan selama-lamanya

bersama-sama dengan Tuhan

• Sesudah bertemu dengan Tuhan di

udara, orang-orang saleh yang telah

diubah itu akan bersama-sama

dengan Tuhan selama-lamanya.

• Keadaan tidak berpengharapan

merupakan kondisi fatal dari orang

yang hidup di luar anugerah Allah dan

yang belum memiliki pengampunan

dan penyucian oleh darah Yesus

Kristus.

• Bagi mereka tidak ada kesempatan

kedua. Firman Tuhan jelas, bahwa

kondisi mereka di masa depan ialah

keputusasaan belaka.


Karena itu hiburkanlah seorang

akan yang lain dengan perkataanperkataan

ini


Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain

dengan perkataan-perkataan ini


KESIMPULAN

URUTAN DALAM RAPTURE

1. Tanda diberi

a. Penghulu malaikat berseru dan

b. sangkakala Allah berbunyi

2. Maka Tuhan sendiri akan turun dari

sorga

3. Orang yang mati dalam Kristus

dibangkitkan (1 Tes 4:16 atau 1 Kor

4:16)

4. Kita Hidup yang masih tinggal diubah

5. akan diangkat bersama-sama (1 Tes

4:17)

6. Menyongsong Tuhan di angkasa.

7. Demikianlah kita akan selamalamanya

bersama-sama dengan

Tuhan

More magazines by this user
Similar magazines