Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!
Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.
BALAI PENGELOLAAN<br />
DAS TONDANO<br />
2.1. Keadaan Biofisik.<br />
2.1.1. Letak dan Luas.<br />
BAB. II<br />
<strong>KEADAAN</strong> <strong>UMUM</strong><br />
II-1<br />
Data Spasial Lahan Kritis<br />
Kabupaten Minahasa Selatan<br />
Kabupaten Minahasa Selatan beribu kota di Amurang merupakan<br />
kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Minahasa. Jarak ibukota Amurang<br />
sekitar 64 km dari Kota Manado. Luas Kabupaten Minahasa Selatan adalah<br />
2.266,66 km 2 .<br />
Adapun batas-batas Kabupaten Minahasa Selatan meliputi:<br />
2.1.2. Iklim.<br />
o Sebelah Utara : Kabupaten Minahasa<br />
o Sebelah Timur : Laut Maluku<br />
o Sebelah Selatan : Kabupaten Bolaang Mongondow<br />
o Sebelah Barat : Laut Sulawesi<br />
Sebagai wilayah tropis yang mengalami dua musim, tercatat velositas<br />
angin maksimum terjadi pada bulan Juli yakni 37 km/jam (Stasiun Geofisika<br />
Tondano 2002). Curah hujan tertinggi (±300 mm) terjadi bulan April,<br />
sedangkan terendah (±1,5 mm) terjadi pada bulan Juli. Kelembaban udara<br />
berkisar antara 60 – 90 %, sedangkan suhu bulanan rata-rata adalah 23,5 0 C<br />
(Dinas Sumber Daya Air Sulut 2002). Curah hujan rata-rata per tahun adalah<br />
1.282 mm dengan musim penghujan jatuh pada bulan Nopember s/d Pebruari.<br />
Namun pada beberapa kasus, data curah hujan rata-rata sejak tahun<br />
1987 menunjukkan bahwa curah hujan masih relatif tinggi hingga bulan Juni.<br />
Musim kemarau berkisar antara bulan Juli hingga Oktober.
BALAI PENGELOLAAN<br />
DAS TONDANO<br />
2.1.3. Topografi.<br />
II-2<br />
Data Spasial Lahan Kritis<br />
Kabupaten Minahasa Selatan<br />
Sebagian besar wilayah Kabupaten Minahasa Selatan memiliki topografi<br />
bergunung-gunung yang membentang dari utara ke selatan, diantaranya<br />
terdapat beberapa gunung berapi yang masih aktif yaitu Gunung Soputan (±<br />
1.780 m) yang baru meletus bulan Desember 2004.<br />
II.1:<br />
Gunung di Kabupaten Minahasa Selatan berjumlah 6 buah, sesuai Tabel<br />
Tabel II.1. Nama dan Tinggi Gunung di Kabupaten Minahasa Selatan.<br />
No Nama Gunung Tinggi (m)<br />
1 G. Soputan 1.780<br />
2 G. Manimporok 1.661<br />
3 G. Tagui 1.550<br />
4 G. Lumedon 1.425<br />
5 G. Lolombulan 1.402<br />
6 G. Kawatak 1.200<br />
2.2. Keadaan Sosial Ekonomi.<br />
2.2.1. Kependudukan.<br />
Berdasarkan hasil pendaftaran Pemilih dan Pendataan Penduduk<br />
Berkelanjutan (P4B) 2003 tercatat penduduk Kabupaten Minahasa Selatan<br />
sebanyak 289.476 jiwa. Dengan luas wilayah 2.266,66 km 2 , berarti kepadatan<br />
penduduk rata-rata mencapai 128 jiwa/km 2 . Berdasarkan data per kecamatan,<br />
kepadatan penduduk tertinggi di kecamatan Ratatotok yaitu 965 jiwa/km 2<br />
sedangkan kepadatan penduduk terendah di kecamatan Touluan yaitu 71<br />
jiwa/km 2.<br />
II.2:<br />
Adapun data kepadatan penduduk per km 2 adalah sebagaimana Tabel
BALAI PENGELOLAAN<br />
DAS TONDANO<br />
II-3<br />
Data Spasial Lahan Kritis<br />
Kabupaten Minahasa Selatan<br />
Tabel II.2. Luas dan Kepadatan Penduduk Per Km 2 Menurut Kecamatan<br />
Tahun 2003.<br />
No Kecamatan Luas Area Penduduk Kepadatan<br />
(Km2) (Jiwa) (Jiwa/Km 2 )<br />
1 Modoinding 66,4 10.403 156,67<br />
2 Tompaso Baru 235,9 20.673 87,63<br />
3 Belang 218,5 31.890 145,95<br />
4 Tombatu 111,5 23.056 206,78<br />
5 Touluaan 208,6 14.747 70,70<br />
6 Motoling 221,51 26.731 120,68<br />
7 Ranoyapo 109,59 14.518 132,48<br />
8 Tenga 157,76 22.422 142,13<br />
9 Sinonsayang 95,74 14.779 154,37<br />
10 Tombasian 252,3 33.369 132,26<br />
11 Ratahan 161,2 23.174 143,76<br />
12 Tareran 98,2 20.636 210,14<br />
13 Tumpaan 183,6 28.031 152,67<br />
14 Tombariri 139,2 24.894 178,84<br />
Jumlah 2.260,00 309.323 136,87<br />
Sumber: Minahasa Selatan Dalam Angka Tahun 2002<br />
Secara keseluruhan jumlah penduduk jenis kelamin laki-laki lebih banyak<br />
dari penduduk jenis kelamin perempuan yang tercermin dari angka sex ratio<br />
lebih dari 100 yaitu 109,22.<br />
Selatan.<br />
Penduduk menurut jenis kelamin dan sex ratio di Kabupaten Minahasa<br />
Tabel II.3. Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Sex Ratio<br />
No Kecamatan Laki-laki Perempuan Jumlah Sex Ratio<br />
1 Modoinding 5.328 5.075 10.403 104,99<br />
2 Tompaso Baru 10.738 9.935 20.673 108,08<br />
3 Belang 16.751 15.139 31.890 110,65<br />
4 Tombatu 11.398 11.658 23.056 97,77
BALAI PENGELOLAAN<br />
DAS TONDANO<br />
II-4<br />
Data Spasial Lahan Kritis<br />
Kabupaten Minahasa Selatan<br />
5 Touluaan 7.404 7.343 14.747 100,83<br />
6 Motoling 13.589 13.142 26.731 103,40<br />
7 Ranoyapo 7.568 6.950 14.518 108,89<br />
8 Tenga 11.462 10.960 22.422 104,58<br />
9 Sinonsayang 7.354 7.425 14.779 99,04<br />
10 Tombasian 16.924 16.445 33.369 102,91<br />
11 Ratahan 11.943 11.231 23.174 106,34<br />
12 Tareran 10.631 10.005 20.636 106,26<br />
13 Tumpaan 17.749 10.282 28.031 172,62<br />
14 Tombariri 12.635 12.259 24.894 103,07<br />
Jumlah 161.474 147.849 309.323 109,22<br />
Sumber: Minahasa Selatan Dalam Angka Tahun 2002<br />
2.2.2. Mata Pencaharian dan Tenaga Kerja.<br />
Tenaga kerja adalah modal dasar pembangunan, jumlah dan<br />
komposisinya berubah seiring berlangsungnya proses demografi. Pada tahun<br />
2003 di Kabupaten Minahasa Selatan tercatat sebanyak 457 pencari kerja yang<br />
terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Minahasa Selatan.<br />
2.2.3. Prasarana Umum.<br />
Sarana dan prasarana umum yang tersedia di Kabupaten Minahasa<br />
Selatan antara lain dibidang pendidikan jumlah sekolah TK sebanyak 161 buah,<br />
SD 326 buah, SLTP 87 buah dan SLTA berjumlah 22 buah, Sekolah Kejuruan 2<br />
buah, Madrasah 5 buah.<br />
Tabel II.4. Banyaknya Sekolah Menurut Kecamatan<br />
No Kecamatan TK SD SLTP SLTA<br />
1 Modoinding 3 16 2 1<br />
2 Tompaso Baru 13 32 3 1<br />
3 Belang 14 26 3 4<br />
4 Tombatu 8 23 5 1
BALAI PENGELOLAAN<br />
DAS TONDANO<br />
5 Touluaan 5 19 2 -<br />
6 Motoling 19 36 5 1<br />
7 Ranoyapo 12 19 2 1<br />
8 Tenga 11 25 5 3<br />
9 Sinonsayang 7 16 2 -<br />
10 Tombasian 16 36 5 3<br />
11 Ratahan 11 30 2 3<br />
12 Tareran 13 30 5 3<br />
13 Tumpaan 10 24 4 1<br />
14 Tombariri 12 32 4 2<br />
Jumlah 154 364 49 24<br />
Sumber: Minahasa Selatan Dalam Angka Tahun 2002<br />
II-5<br />
Data Spasial Lahan Kritis<br />
Kabupaten Minahasa Selatan<br />
Dibidang agama, tercatat tempat peribadatan masjid sejumlah 47 buah,<br />
mushola 5 buah, dan gereja 579 buah.<br />
Tabel II.5. Banyaknya Tempat Peribatan Menurut Kecamatan<br />
No Kecamatan Masjid Langgar Gereja Gereja<br />
(Katolik)<br />
1 Modoinding - - 31 1<br />
2 Tompaso Baru 5 3 60 5<br />
3 Belang 17 1 38 5<br />
4 Tombatu 3 - 79 1<br />
5 Touluaan<br />
6 Motoling - - 52 -<br />
7 Ranoyapo - - 33 2<br />
8 Tenga 11 - 68 9<br />
9 Sinonsayang<br />
10 Tombasian 3 - 62 1<br />
11 Ratahan 2 - 36 4<br />
12 Tareran - 41 -<br />
13 Tumpaan 6 - 44 7<br />
14 Tombariri - 32 6<br />
Jumlah 47 4 576 41<br />
Sumber: Minahasa Selatan Dalam Angka Tahun 2002
BALAI PENGELOLAAN<br />
DAS TONDANO<br />
II-6<br />
Data Spasial Lahan Kritis<br />
Kabupaten Minahasa Selatan<br />
Dibidang kesehatan terdapat rumah sakit dan puskesmas namun tidak<br />
tercatat secara kuantitatif, namun tersedia tenaga kerja kesehatan yaitu dokter<br />
umum 28 orang, dokter ahli 15 orang dan 2 orang dokter gigi.