Views
9 months ago

Binder MO 157

13 CEO PILIHAN GLEN

13 CEO PILIHAN GLEN GLENARDI SUKSES MEMBAWA BANK BUKOPIN TINGKATKAN KINERJA GEMILANG Dengan visi yang jernih dan pengalaman yang panjang di industri perbankan, Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Glen Glenardi sukses membawa Bank Bukopin mencetak kinerja gemilang. Betapa tidak? Sebagai nahkoda di Bank berkode emiten BBKP ini, pria humble itu berhasil memompa semangat seluruh jajaran dan stafnya untuk bekerja keras mencapai target. 66 | | FEBRUARI 2017 Naskah: Purnomo, Foto: Sutanto & Dok. Bukopin Berkat teamwork dan kerja keras yang ditanamkan Glen dalam mencapai target, Bank Bukopin terus mengalami pertumbuhan. Sukses kinerja terlihat pada kuartal III/2016 Bank Bukopin memperoleh laba sebesar Rp1,1triliun, tumbuh 12,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 978 miliar. Tak hanya itu, Bank Bukopin telah beroperasi di seluruh Tanah Air, tersebar di 23 provinsi yang terhubung secara real time on-line. Memiliki 42 kantor cabang, 143 kantor cabang pembantu, 133 kantor kas, 75 kantor fungsional (layanan mikro), 27 payment point, serta 8 layanan Pickup service. Bank Bukopin juga telah membangun jaringan microbanking yang diberi nama “Swamitra”, yang kini berjumlah 543 outlet, sebagai wujud program kemitraan dengan koperasi dan lembaga keuangan mikro. Untuk mendukung layanan terbaik pada nasabah, Bank Bukopin juga telah mengoperasikan 788 mesin ATM yang terkoneksi dengan seluruh jaringan ATM BCA Prima, ATM Bersama dan Plus di seluruh Tanah Air. Ya, sesuai dengan motto ‘Memahami dan Memberi Solusi’ Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya. Ia mengaku kesuksesan Bank Bukopin tak dimiliki oleh dirinya sendiri, tetapi merupakan kontribusi dari anggota tim dan seluruh karyawan Bank Bukopin. Karena karyawan selalu disiplin terhadap anggarannya dan komitmen untuk melaksanakan anggarannya dengan baik, maka terjadilah seperti itu. “Kalau fungsi saya di perusahaan adalah sebagai pengatur strategi, yang mengimplementasikannya di tataran teknis tentu seluruh karyawan,” ujar Glen. Artinya di Bank Bukopin, sambung Glen, ia mencoba untuk membangun sebuah teamwork yang baik dan memangkas jarak antara atasan dengan bawahan. “Ruangan saya selalu terbuka, kalaupun ada orang datang ke ruangan saya untuk

marah pun saya terima. Artinya saya terima sepanjang itu untuk kebaikan Bank Bukopin,” ungkap Glen. Pada tahun 2017, di tengah gejolak perekonomian global yang belum bisa diprediksi, Glen menargetkan Bank Bukopin tetap mampu tumbuh. Ia juga menginginkan agar pada 2021 Bank Bukopin dapat terus meningkatkan skala ekonomis. Pada saat itu, ditargetkan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) harus di bawah 85%, Non Performing Loas (NPL) di bawah 3%, dan Nett Interest Margin (NIM) di angka > 4%, serta tingkat produktivitas kerja karyawan mencapai 60%-70%. “Bank Bukopin harus membuat skala ekonomi bisnis sehingga dalam waktu lima tahun ke depan dapat tercapai angka-angka tersebut. Termasuk juga produktifitas SDM sudah mencapai 70 %. Artinya kalau mesin, kapasitasnya mendekati 100%,” tegas Glen. Bank Bukopin telah menjadi bank yang fokus pada segmen ritel yang terdiri dari mikro, UKM, dan konsumer, serta didukung oleh segmen komersial. Diharapkan, Bank Bukopin akan difokuskan untuk dapat menjadi pemain utama di segmen UKM. “Alhamdulillah,saat ini kita berada di posisi ketujuh dalam kategori bank hingga masuk ke lima atau tiga besar,” targetnya. Di bawah kepemimpinan Glen, Bank Bukopin secara konsisten terus memacu pertumbuhan bisnis pada segmen ritel sebagai motor penggerak utama pertumbuhan kinerja Perseroan dan memposisikan segmen komersial sebagai penyeimbang. Untuk lebih memacu pertumbuhan pada segmen mikro, ke depannya, Perseroan akan meningkatkan fokus pada kredit ke para pensiunan pegawai pemerintah, TNI, dan kepolisian serta memperkuat pengembangan aliansi strategis dengan mitra strategis. Bank Bukopin juga akan terus mendorong optimalisasi kinerja reseller/ partner, branchless banking, dan mendorong Swamitra, kemudian pengembangan Fin Tech. Dari sisi funding, Glen berharap dana yang masuk ke perusahaan akan semakin didominasi oleh dana jangka panjang. Dengan demikian, sustainability bank akan semakin terjaga. Oleh karena itu, perlu strategi maraton untuk mengelola funding. Jadi, lanjutnya, dalam mengelola dana pihak ketiga Bank Bukopin, manajemen harus mengelola dengan tepat antara danadana yang bersifat spint dan maraton. Tidak Ambisius Meskipun hidupnya dipenuhi dengan kerja keras, Glen mengaku tak mau terjebak menjadi sosok yang ambisius. “Kalau berambisi itu boleh, tetapi kalau ambisius menurut saya tidak baik. Hidup adalah keseimbangan. Artinya kerja tetap jalan, tetapi lingkungan harus tetap dijaga,” papar pria yang gemar bermain musik ini. Wawancara Eksklusif Glen Glenardi Dengan hidup secara seimbang, alokasi pembagian waktu antara kerja, keluarga, dan masyarakat harus diatur secara adil. “Yang penting dapat menjaga amanah dengan tetap bekerja fokus,” tuturnya. Glen menargetkan untuk menjadikan Bank Bukopin masuk ke dalam jajaran 10 bank di Tanah Air dilihar dari sisi laba. “Ini adalah cita-cita perusahaan yang harus kita realisasikan bersama,” pungkas Glen. n FEBRUARI 2017 | | 67

20150209_MajalahDetik_167
Edisi 220 • 13 Februari 2011 - Mirror UNPAD
Let’s Play • 1
majalah-mdp-edisi-II
1. RINGKASAN EKSEKUTIF
20140505_MajalahDetik_127
SEASON 4
Let’s Play • 1